PERTIMBANGAN PENGAJUAN AGENDA DALAM RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (“RUPS”) TAHUNAN 2010 PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk

(“Perseroan”) Sesuai panggilan RUPS yang telah ditayangkan pada harian Bisnis Indonesia, The Jakarta Post dan Suara Pembaruan pada hari Jumat tanggal 30 April 2010 sebagai pemenuhan sebagian persyaratan RUPS yang diatur dalam UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pasal 82 dan Anggaran Dasar Perseroan pasal 13 ayat 5 dan ayat 6, agenda RUPS Tahunan Perseroan adalah sebagai berikut : 1. Persetujuan RUPS atas : • Laporan Tahunan; • Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Subordinasi Rupiah Bank Mandiri I Tahun 2009; dan, Pengesahan RUPS atas : • Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan; • Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris; • Laporan Tahunan Pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan seluruhnya untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009. 2. Persetujuan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009. 3. Persetujuan penetapan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan Auditor untuk mengaudit Laporan Tahunan Pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010. 4. Persetujuan penetapan gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris serta tantieme bagi segenap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan. 5. Persetujuan pelimpahan kewenangan RUPS kepada Dewan Komisaris untuk melakukan penambahan modal ditempatkan /disetor Perseroan. 6. Persetujuan kenaikan manfaat pensiun bagi peserta Dana Pensiun Bank Mandiri Satu sampai dengan Dana Pensiun Bank Mandiri Empat. 7. Persetujuan penambahan penyertaan modal Perseroan di PT AXA Mandiri Financial Services. 8. Persetujuan perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. Adapun pertimbangan pengajuan agenda tersebut di atas dalam RUPS Tahunan Perseroan pada tanggal 17 Mei 2010 mendatang adalah sebagai berikut : 1. Agenda 1 s/d agenda 4 merupakan agenda yang wajib diajukan pada setiap RUPS Tahunan sebagaimana disyaratkan dalam UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pasal 66 s/d 69, UU No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN pasal 23 ayat (1), dan Anggaran Dasar Perseroan pasal 11 yang antara lain menyatakan bahwa Direksi menyampaikan Laporan Tahunan untuk mendapatkan persetujuan, termasuk pengesahan Laporan Keuangan. Bentuk dan isi Laporan Tahunan ditetapkan dalam UU dan Anggaran Dasar Perseroan yang 1

5% di tahun 2005 menjadi 22.2 Triliun di tahun 2009 (audited) atau naik 12 kali lipat. Penetapan alokasi penggunaan laba bersih Perseroan yang dibahas dalam agenda ke 2. Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Haryanto Sahari & Rekan – anggota Pricewaterhouse Coopers dengan pendapat “Wajar Tanpa Pengecualian” dan telah dipublikasikan pada tanggal 23 Maret 2010. LHE2391/PW30/4/2010 tanggal 27 April 2010.8% (gross) dan 0.2% (gross) dan 15. dilakukan dengan pertimbangan atas kemampuan Perseroan.2% pada tahun 2009. PER-05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007” sebagaimana dinyatakan dalam Laporan Hasil Evaluasi No. 2 . PER-05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007. Sedangkan kinerja Program Kemitraan dan Bina Lingkungan serta Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009.07% di tahun 2009 atau naik 9 kali lipat. penurunan NPL tersebut juga diiringi dengan peningkatan coverage PPAP terhadap NPL dari sebesar 43.97% pada tahun 2005 menjadi 200.34% (netto) di tahun 2005 menjadi sebesar 2. LHA2353/PW30/4/2010 tanggal 23 April 2010.45% pada tahun 2009 serta dari sisi efisiensi operasional Perseroan mampu memperbaiki Cost Efficiency Ratio (CER) dari 55. Adapun pengajuan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hasil penawararan umum Obligasi Subordinasi Rupiah Bank Mandiri I Tahun 2009 kepada RUPS adalah untuk memenuhi ketentuan Peraturan Bapepam-LK No.4.didalamnya mensyaratkan materi yang memerlukan pengesahan RUPS. dan opini auditor terkait Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dengan pendapat : “WAJAR TANPA PENGECUALIAN”. Non Performing Loan (NPL) berhasil turun signifikan dari sebesar 25. Terkait dengan penetapan gaji anggota Direksi dan honorarium Dewan Komisaris sebagaimana terdapat pda agenda ke 4. X. kebutuhan pembentukan modal untuk mengantisipasi beberapa perubahan regulasi dan potensi pertumbuhan kredit di masa yang akan datang. sebagaimana dinyatakan dalam Laporan Hasil Audit No. telah diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta II dengan opini: “Secara umum pengelolaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri No. dilakukan atas dasar kondisi makro ekonomi saat ini. Kinerja keuangan Perseroan di tahun 2007 meningkat signifikan yang ditandai dengan pertumbuhan laba bersih dari Rp 603 milyar di tahun 2005 menjadi Rp 7.K. Return on Equity (ROE) meningkat signifikan dari 2. perbandingan dengan bank lain yang sejenis dan pencapaian Perseroan.42% (netto) di tahun 2009.6% pada tahun 2005 menjadi 40. sedangkan persyaratan pengesahan Laporan Tahunan Pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dalam RUPS Tahunan Perseroan ditetapkan dalam Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara No.

penambahan modal Perseroan dilakukan berdasarkan keputusan RUPS dan RUPS dapat menyerahkan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun. Adapun jangka waktu pelimpahan kewenangan yang diberikan oleh RUPS tersebut adalah 1 tahun sampai dengan tanggal 3 Mei 2010. 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun dan PP No. Saat ini Perseroan memiliki 49% saham pada PT AXA Mandiri Financial Services dan Perseroan bermaksud untuk meningkatkan penyertaannya sebesar 2% sehingga kepemilikan saham 3 3. RUPS menyerahkan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk melakukan penambahan modal yang berasal dari konversi MSOP tahap 2 dan tahap 3. maka diperlukan pelimpahan kewenangan RUPS kepada Dewan Komisaris untuk melakukan penambahan modal yang berasal dari konversi opsi MSOP dimaksud. sedangkan untuk konversi MSOP tahap 1 tidak memerlukan pelimpahan kewenangan mengingat jangka waktu opsinya (option life MSOP 1) telah berakhir. tanggal 18 Mei 2005 (MSOP Tahap 2) dan tanggal 22 Mei 2006 (MSOP Tahap 3). 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. tidak terdapat penambahan modal Perseroan. Selain penambahan modal yang berasal dari konversi opsi MSOP dimaksud. dimana berdasarkan UU No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas tindakan Perseroan untuk mengambilalih kepemilikan saham sehingga menjadi pemegang saham pengendali harus mendapat persetujuan RUPS. Agenda 7 merupakan persetujuan RUPS atas penambahan penyertaan modal Perseroan di PT AXA Mandiri Financial Services. peningkatan manfaat pensiun yang akan diusulkan dalam agenda ini dengan mempertahankan RKD serendah-rendahnya 110% untuk setiap Dana Pensiun. perubahan Peraturan Dana Pensiun harus dinyatakan dalam pernyataan tertulis pendiri. Perseroan merupakan pendiri substitusi dari ke-4 Dana Pensiun dimaksud sehingga perubahan manfaat pensiun tersebut perlu mendapat persetujuan RUPS Perseroan. Adapun Pertimbangan yang mendasari dilakukannya kenaikan manfaat pensiun antara lain adalah berdasarkan laporan keuangan per 31 desember 2009 yang telah diaudit. Sesuai ketentuan pasal 41 UU No. dimana pernyataan tertulis tersebut harus mendapatkan persetujuan RUPS dan selanjutnya diajukan kepada Menteri Keuangan RI untuk mendapatkan pengesahan. Berdasarkan ketentuan UU No. Berdasarkan keputusan RUPS tanggal 4 Mei 2009. Dana Pensiun Bank Mandiri 1 sampai dengan Dana Pensiun Bank Mandiri 4 memiliki Rasio Kecukupan Dana (RKD) diatas 100% dan jumlah surplus untuk membiayai kenaikan manfaat pensiun tanpa menimbulkan kewajiban iuran tambahan dan kewajiban (beban) akuntansi sesuai PSAK No. 4. Agenda 6 merupakan persetujuan RUPS atas kenaikan manfaat pensiun Dana Pensiun Bank Mandiri 1 s/d Bank Mandiri 4 dimana dalam rangka meningkatkan manfaat pensiun tersebut perlu dilakukan perubahan Peraturan Dana Pensiun atas ke-4 Dana Pensiun tersebut. Agenda ke 5 merupakan persetujuan pelimpahan kewenangan RUPS kepada Dewan Komisaris untuk meningkatkan modal ditempatkan/disetor Perseroan yang berasal dari eksekusi opsi program MSOP yang telah disetujui oleh RUPS tanggal 29 September 2003 (MSOP Tahap I). 24 bagi Perseroan selaku pendiri substitusi.2. Mengingat masih terdapat opsi MSOP tahap 2 dan tahap 3 yang belum dikonversi. . 76 Tahun 1992.

(4) dan (5) serta Anggaran Dasar Perseroan pasal 15 ayat (5) dan pasal 18 ayat (5). Demikian penjelasan pertimbangan pengajuan agenda dalam RUPS Tahunan Perseroan tanggal 17 Mei 2010 mendatang. c. diganti dan diberhentikan oleh RUPS dengan tata cara diatur dalam Anggaran Dasar. Dengan melakukan peningkatan kepemilikan saham dimaksud.Perseroan akan menjadi 51%. d. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pasal 94 dan pasal 111 ayat (1). dimana Perseroan akan menjadi pemegang saham pengendali. 4 . maka Perseroan akan : a. Agenda 8 merupakan perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan dimana berdasarkan ketetuan UU No. Menjadi pengendali AXA Mandiri baik secara financial maupun pengembangan bisnis. Saat ini masa jabatan beberapa anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang diangkat berdasarkan keputusan RUPS tanggal 16 Mei 2005 akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan ini. e. b. Menjadi pemegang saham mayoritas yang sejalan dengan visi strategis Perseroan. 5. anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan diangkat. Mengkonsolidasikan laporan keuangan AXA Mandiri yang akan memberikan nilai positif bagi kinerja Perseroan. Memperoleh peningkatan fee based income berupa bank commission melalui sinergi yang kuat antara Perseroan dengan dengan AXA Mandiri dalam memasarkan produk AXA Mandiri. sehingga perlu ditetapkan anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi untuk mengisi jabatan anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi yang akan berakhir masa jabatannya tersebut. Memperoleh peningkatan porsi dividen.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful