MAKALAH SISTEM INFORMASI E-BUSINESS

Dosen Pembina : Andarbeni, MT Oleh : Endang Ayu Ningsih (08560024) Mida Cahya Pratiwi (08560047) Nur Hidayatul Latifah (08560183) Lailatul Habibah Ainy A. R (08560186) Syarifah Nadya Assegaff (08560002) Kelas 4E

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2008/2009

berkualitas. dan tepat waktu. Meningkatnya penggunaan teknologi informasi. Tujuan :  Mahasiswa mengerti tentang model sistem e-business  Mahasiswa mengerti tentang cross functional integrated enterprise application antara lain EAI (Enterprise Application Integration). khususnya internet. Setiap organisasi dapat memanfaatkan internet dan jaringan teknologi informasi untuk menjalankan berbagai aktivitasnya secara elektronis. mereka dituntut untuk selalu dapat memperoleh informasi yang paling akurat dan terkini yang dapat digunakannya dalam proses pengambilan keputusan. CRM (Customer Relationship Management) . Perkembangan ini juga telah menyebabkan perubahan-perubahan peran dari para manajer dalam pengambilan keputusan. telah membawa setiap orang dapat melaksanakan berbagai aktivitas dengan lebih akurat.BAB I Pendahuluan Latar Belakang Perkembangan sistem informasi manajemen telah menyebabkan terjadinya perubahan yang cukup signifikan dalam pola pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajemen baik pada tingkat operasional (pelaksana teknis) maupun pimpinan pada semua jenjang. ERP (Enterprise Resource Planning).

ecommerce hanya sebuah mobil tanpa bahan bakar. E-business adalah istilah yang lebih umum dari e-commerce karena tidak hanya mengarah pada aktifitas membeli dan menjual melainkan melayani konsumen dan bekerja sama dengan rekan-rekan bisnis lainnya atau dengan kata lain E-business merupakan interaksi dengan rekan-rekan bisnis. Dengan memanfaatkan kenyamanan . Proses transaksi online memegang peranan yang sangat penting pada e-business Pembagian E-Bisnis E-BUSINESS dibagi menjadi 4 bagian :  Customer Relationship Management (CRM) : sistem kustomisasi real time yang memanajemen kustomer dan melakukan personalisasi produk dan servis berdasarkan keinginan customer atau menyangkut hubungan antara¬ perusahaan dengan konsumen yang meliputi : Sales. produksi. accounting. marketing. Tanpa e-business. Perusahaan-perusahaan sekrang menggunakan web untuk membeli peralatan dan persediaan dari perusahaan lain untuk kemudian bekerja sama dalam promosi penjualan. bulan oktober 1997. CRM. shipping.  Enterprise Resource Planning (ERP) : sistem informasi pendukung e-business. yang meliputi : . dan payment. banyak perusahaan seperti Amazon.com dan eBay. yaitu bisnis di internet. penjualan dan jasa. E-business adalah sebuah ilmu untuk membawa proses kepada orang yang tepat dan mengajak orang untuk tertarik pada produk itu sehingga membelinya. anggapan dari konsumen. sekarang perusahaan-perusahaan besar kembali memikirkan bisnis mereka di dalam hal internet dengan kebudayaan dan kemampuanya yang baru. dan human resource management. keberadaan dan jangkauan yang mencapai seluruh dunia. Fungsi dari e business yaitu untuk mensupport bagian dari marketing. serta mampu melakukan otomatisasi proses bisnis atau menyangkut hubungan dalam-internal perusahaan tersebut.com. dan mereka melakukan penelitian bersama-sama. pemasaran. warehouse. data-data penjualan dan pelayanan.BAB II Pembahasan Sistem E-Business E-Business merupakan kegiatan berbisnis di Internet yang tidak saja meliputi pembelian. E-business diturunkan dari istilah seperti “e-mail” dan “e-commerce”. tapi juga meliputi pelayanan pelanggan dan kerja sama dengan rekan bisnis (baik individual maupun instansi). Salah satu yang pertama kali menggunakan istilah tersebut adalah IBM. finance. yang menyediakan berbagai macam kebutuhan perusahaan seperti supply chain.

Sistem ERP didasarkan pada database pada umumnya dan rancangan perangkat lunak modular. sehingga memudahkan semua departemen berbagi informasi dan berkomunikasi. Sales and distribution. Informasi tersebut harus dapat dipercaya. EAI berfungsi sebagai penghubung ERP dengan SCM atau ERP dengan CRM. . order management. dan dapat menambahkan modul baru untuk meningkatkan unjuk kerja bisnis. SCM menyangkut hubungan antara perusahaan dengan supplier. baik dari departemen penjualan. Syarat terpenting dari sistem ERP adalah Integrasi Integrasi yang dimaksud adalah menggabungkan berbagai kebutuhan pada satu software dalam satu logical database. produksi atau keuangan. ERP merupakan software yang ada dalam organisasi/perusahaan untuk Otomatisasi dan integrasi banyak proses bisnis serta pelanggan. TUJUAN DAN PERANANNYA DALAM ORGANISASI • • Tujuan sistem ERP adalah untuk mengkoordinasikan bisnis organisasi secara keseluruhan. Database yang ada dapat mengijinkan setiap departemen dalam perusahaan untuk menyimpan dan mengambil informasi secara real-time. HRD. otomatis E-BISNIS terbagi menjadi 4 bagian yang telah disebutkan diatas. informasi dan aktifitas yang diperlukan untuk proses bisnis lengkap. dapat diakses dan mudah disebarluaskan. Rancangan perangkat lunak modular harus berarti bahwa sebuah bisnis dapat memilih modul-modul yang diperlukan.  Supply Chain Management (SCM) : manajemen rantai supply secara terkomputerisasi. ERP merupakan software yang mengintegrasikan semua departemen dan fungsi suatu perusahaan ke dalam satu system komputer yang dapat melayani semua kebutuhan perusahaan. integrated logistics. Enterprise Resource Planning (ERP) ERP adalah sebuah sistem informasi perusahaan yang dirancang untuk mengkoordinasikan semua sumber daya.Production planning.  Enterprise Aplication Program (EAI) : merupakan konsep integrasi berbagai proses bisnis dengan memperbolehkan mereka saling bertukar data berbasis message. dikombinasikan dan disesuaikan dari vendor yang berbeda. Human Resource. namun kelompok kami akan menjelaskan yang tertera pada sub pokok bahasan yaitu mengenai ERP dan CRM secara detail. Accounting and Finance.

Sayangnya. produktifitas dan efisiensi yang tepat. kustomisasi dan jasa pendukung. . dan pembiayaan • Akuntasi untuk keseluruhan tugas: melacak pemasukan. • Rancangan Perekayasaan • Pelacakan pemesanan dari penerimaan sampai fulfillment • Mengatur saling ketergantungan dari proses penagihan material yang kompleks • Pelacakan 3 cara yang bersesuaian antara pemesanan pembelian. Hal ini dapat meningkatkan resiko kehilangan informasi sensitif. • Sistem dapat terlalu kompleks jika dibandingkan dengan kebutuhan dari pelanggan • Data dalam sistem ERP berada dalam satu tempat. biaya dan keuntungan pada level inti KELEMAHAN ERP • Terbatasnya kustomisasi dari perangkat lunak ERP • Sistem ERP sangat mahal • Perekayasaan kembali proses bisnis untuk menyesuaikan dengan standar industri yang telah • dideskripsikan oleh sistem ERP dapat menyebabkan hilangnya keuntungan kompetitif.• • • Perusahaan membutuhkan jasa konsultasi. jika terdapat pembobolan sistem keamanan. data keuangan. Migrasi data merupakan aktifitas terakhir sebelum fase produksi IMPLEMENTASI ERP • Implementasi sistem ERP tergantung pada ukuran bisnis. jika terdapat pembobolan sistem keamanan KESUKSESSAN IMPLEMENTASI ERP Langkah strategi migrasi data yang dapat menentukan kesuksesan implementasi ERP: o Mengidentifikasi data yang akan di migrasi o Menentukan waktu dari migrasi data o Membuat template data o Menentukan alat untuk migrasi data o Memutuskan persiapan yang berkaitan dengan migrasi o Menentukan pengarsipan data KELEBIHAN ERP • Integrasi antara area fungsional yang berbeda untuk meyakinkan komunikasi. contohnya : pelanggan. Migrasi data adalah salah satu aktifitas terpenting dalam menentukan kesuksesan dari implementasi ERP. penerimaan inventori. ruang lingkup dari perubahan dan peran resiko kehilangan informasi sensitif.

MODUL ERP o Manufacturing o Supply Chain Management o Financials o Projects o Human Resources o Customer Relationship Management o Data warehouse o Access Control o Customization Customer Relationship Management (CRM) CRM adalah strategi bisnis yang terdiri dari software dan layanan yang didesain untuk meningkatkan keuntungan (profit). antarmuka keuangan dan simulasi analisis dari kebutuhan yang diperlukan. o Menghasilkan informasi yang real-time o Memungkinkan perpaduan proses transaksi dan kegiatan perencanaan TAHAPAN EVOLUSI ERP • Tahap I : Material Requirement Planning (MRP) Merupakan cikal bakal dari ERP. rantai pasok dan meliputi lintas batas fungsi organisasi dan juga perusahaan dengan dilakukan secara mudah • Tahap V: Extended ERP (ERP II) Merupakan perkembangan dari ERP yang diluncurkan tahun 2000. • Tahap III: Manufakturing Resource Planning (MRP II) Merupakan pengembangan dari close-loop MRP yang ditambahkan 3 elemen yaitu: perencanaan penjualan dan operasi. pendapatan (revenue) dan kepuasan pelanggan (customer . dengan konsep perencanaan kebutuhan material • Tahap II: Close-Loop MRP Merupakan sederetan fungsi dan tidak hanya terbatas pada MRP. Sistem dapat terlalu kompleks jika dibandingkan dengan kebutuhan dari pelanggan Data dalam sistem ERP berada dalam satu tempat. serta lebih konflek dari ERP sebelumnya.• • • ERP sering terlihat terlalu sulit untuk beradaptasi dengan alur kerja dan proses bisnis tertentu dalam beberapa organisasi. • Tahap IV: Enterprise Resource Planning Merupakan perluasan dari MRP II yaitu perluasan pada beberapa proses bisnis diantaranya integrasi keuangan. Hal ini dapat meningkatkan : o Membagi database yang umum dan praktek bisnis melalui enterprise. contohnya : pelanggan. terdiri atas alat bantu penyelesaian masalah prioritas dan adanya rencana yang dapat diubah atau diganti jika diperlukan. data keuangan.

Selain itu web based front-ends telah diciptakan sehingga pelanggan dapat menghubungi perusahaan secara online untuk memperoleh informasi mengenai produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan itu. Supply Chain Management/Logistic Management. Profilprofil pelanggan biasanya disimpan dalam data warehouse. field representatives. sales dan support. memesan order. yang meliputi marketing. Asuransi. call centers. mengecek status order yang ada. retail dan dealer networks. menjual dan melayani pelanggan melalui multimedia. Dengan kata lain. Sistem CRM berusaha menyediakan sebuah pendekatan terintegrasi terhadap semua aspek dalam perusahaan dalam kaitannya dengan pelanggannya. termasuk Web. memperoleh jawaban atas pertanyaan yang diajukan atau untuk memperoleh layanan. Keuangan. perusahaan berusaha mengelola kinerja perusahaannya dengan lebih baik.tetapi kebanyakan tergantung dari perolehan.satisfaction). business partners. dan mempertahankan kesetiaan pelanggannya. Tujuan dan Manfaat Implementasi E-Bisnis Tujuan implementasi e-bisnis adalah untuk mendukung efisiensi dan integritas pengelolaan data Sumber Daya Manusia. Tujuan system CRM yaitu dengan penggunaan tekhnologi diharapkan terjadi jalinan hubungan yang kuat antara perusahaan dan pelanggannya. Secara khusus CRM berusaha memberikan layanan yang sifatnya professional sehingga dapat memberikan kepuasaan yang tinggi pada pelanggannya. updating dan utilisasi profil individu pelanggan. Sistem CRM dalam Proses Bisnis : Bnyak paket software diciptakan untuk memudahkan customer relationship. Selain itu berfungsi sebagai sarana komunikasi dan informasi bagi public dan stakeholders lainnya. Paket software CRM membantu perusahaan untuk memasarkan. Contohnya : KRS Online. sistem ini dapat diakses dimana saja sesuai dengan hak akses yang telah ditentukan. memperoleh lebih banyak pelanggan dengan lebih cepat. Selanjutnya profil pelanggan ini terhubung secara online sehingga mereka yang bekerja dalam perusahaan itu dapat menghubungi pelanggan yang bersangkutan. dan datamining digunakan untuk mengekstrasi informasi yang berhubungan dengan perusahaan dari pelanggan yang bersangkutan. . Cara Kerja CRM Dengan membantu berbagai bentuk perusahaan untuk mengidentifikasi pelanggannya dengan tepat. Dengan berbasiskan internet.

memproses. Contohnya: www. Menekan biaya menyusun. Manfaat E-Bisnis bagi perusahaan. • • • . pemasok dan pendanaan yang sangat luas. ¬ Meningkatkan peluang akses ke pasar. memilih pemasok terbaik dan menjamin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling cocok. ¬ Dll. sehingga perusahaan bias menjangkau lebih banyak pelanggan.pawprintbooks. yang prosesnya berawal dari pesanan pelanggan dan menggunakan pemanufakturan just-intime (JIT). ¬ Mempermudah pengelolaan asset perusahaan. customer dan masyarakat a. Bagi Perusahaan • Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar global. www. mendistribusikan. menyimpan dan mengakses informasi berbasis kertas (paperbased information). ¬ Meningkatkan efisiensi perusahaan. ¬ Mengatasi kesenjangan digital. ¬ Meningkatkan kualitas layanan terhadap pelanggan.com.dogtoys.cattoys. ¬ Memperlancar transaksi bisnis.com dan www.com.Manfaat implementasi e-bisnis adalah : ¬ Meningkatkan kinerja operasional perusahaan. ¬ Media mempromosikan kompetensi perusahaan. Menekan biaya persediaan dan overhead dengan cara memfasilitasi manajemen rantai nilai bertipe “pull”. ¬ Sarana penyebaran informasi secara luas. Memungkinkan perusahaan mewujudkan bisnis yang sangat terspesialisasi. ¬ Meningkatkan komunikasi seluruh stakeholders.

harga dan kecepatan penciptaan sebuah produk atau jasa kerap sangat ditentukan oleh faktor-faktor luar yang tidak berada di dalam control perusahaan. Memungkinkan konsumen dalam mendaptakan produk dann jasa yang lebihmurah. e-business memungkinkan pengiriman produk secara cepat dan real-time. sehingga control kualitas. • • • • c. • b. Bagi Masyarakat Luas . Memfasilitasi kompetisi yang mengarah pada diskon substansial bagi pelanggan. Memungkinkan pelanggan berinteraksi dengan pelanggan lainnya dalam electronic communities dan saling bertukar gagasan serta pengalaman. Meningkatkan prouktifitas karyawan melalui rekayasa ulang proses bisnis. karena konsumen biasa berbelanja di banyak tempat dan melakukan perbandingan secara cepat. Bagi Customer • • Memungkinkan konsumen berbelanja atau melakukan transaksi lainnya setiap saat (24 jam sehari) dan dari hampir semua lokasi. Memungkinkan pelanggan untuk berpartisipasi dalam lelang virtual. Dalam beberapa kasus. Memberikan pilihan produk dan pemasok yang lebih banyak kepada pelanggan. proses yang lebih sederhana. Menekan biaya telekomunikasi. waktu siklus dan pengiriman yang lebih murah dan fleksibilitas yang lebih tinggi. seperti citra yang lebih baik. layanan pelanggan yang lebih bagus. mitra bisnis yang baru.• • • • • Memungkinkan perusahaan untuk menerapkan mass customization terhadap produk dan jasanya. Fenomena jejaring (internetworking) memaksa perusahaan untuk bekerjasama dengan berbagai mitra bisnis untuk dapat menawarkan produk atau jasa secara kompetitif. Manfaat-manfaat lainnya. Menekan waktu antara pemabyaran dan penerimaan produk/jasa. terutama produk yang terdigitalisasi.

Memungkinkan beberapa jenis barang dijual dengan harga murah. yang terjadi adalah adanya unit-unit kecil di dalam perusahaan yang mulai mencoba membangun program-program kecil (software) berbasis internet. terutama yang berkaitan dengan cara mereka melihat bisnis yang ada. termasuk di dalamnya belajar jarak jauh lewat university. Yang menjadi dasar penggabungan modul-modul ini biasanya adalah sebuah rangkaian proses yang saling berhubungan. Tahap Automate Tahap berikutnya adalah mencoba untuk mengintegrasikan beberapa unit di dalam perusahaan yang masing-masing telah mengimplementasikan konsep kecil e-business. Tahap Reinvent Tahap terakhir di dalam evolusi dapat secara efektif diimplementasikan jika ada perubahan paradigma mendasar dari manajemen perusahaan. Tahap Integrate Tahap selanjutnya dari pengembangan aplikasi e-business adalah mengintegrasikan proses bisnis perusahaan dengan perusahaan atau entiti-entiti lain yang ada di luar perusahaan. dan distribusi layanan social pemerintah secara lebih murah dan/atau berkualitas. 4.• Memungkinkan lebih banyak orang bekerja di rumah dan lebih jarang bepergian untuk berbelanja. Memfasilitasi penyampaian jasa publik. Tahap Inform Pada tahap awal ini. pendidikan. • • • Empat Tahap Evolusi e-Business 1. sehingga kemacetan dan polusi udara bisa berkurang. Memungkinkan masyarakat di negara berkembang dan kawasan pedalaman menikmati produk dan jasa yang relatif langka di tempat tinggalnya. 3. seperti pelayanan kesehatan. Security Dalam E-Business . sehingga bias terjangkau oleh orang yang kurang mampu. 2.

akhirnya dikirim. PGP sering disebut dengan kriptosistem gabungan (hybrid cryptosystem). tuts keyboard dan sebagainya dengan menggunakan algoritma konvensional yang sangat cepat untuk mengenkripsi plaintext menjadi teks terenkripsi kemudian session key ini dienkripsi menggunakan public key. disk space dan hal penting lainnya yang dapat memperkuat keamanan kriptografi.  Kriptografi Public Key .  Cara kerja PGP Ketika user mengenkripsi data untuk menggunakan PGP yang dilakukan oleh PGP pertama kali adalah mengkompres teks biasa (plaintext) terlebih dahulu yang dapat mengurangi pola-pola yang ada pada plaintext sehingga dapat mempertinggi daya tahan terhadap serangan karena pada umumnya penyerang (attacker) memanfaatkan pola-pola yang ada pada plaintext untuk meng-crack chiper. Lalu dengan session key tersebut . Kompresi tersebut menyimpan informasi penting seperti waktu transmisi modem . RSA . Untuk proses dekripsi . Keuntungan : kombinasi keamanan distribusi public key dan kecepatan enkripsi dari konsep konvensional. Hasil ini bersama-sama dengan teks terenkripsi tadi .Security Beberapa metode pengamanan data dalam transaksi E-Commerce dan EBussines yaitu Kriptografi Public Key yang merupakan sistem asimetris (tidak simetris) menggunakan beberapa key untuk pengenkripsian yaitu public key untuk enkripsi data dan private key untuk dekripsi data. Public key disebarkan ke seluruh dunia sementara private key tetap disimpan. Keuntungan : memberikan jaminan keamanan kepada siapa saja yang melakukan pertukaran informasi meskipun diantara mereka tidak ada persetujuan mengenai keamanan data terlebih dahulu maupun saling tidak mengenal satu sama lain :  Kriptografi Gabungan (PGP) Mengkombinasikan bagian-bagian yang memiliki sifat terbaik yang ada pada kedua teknik kriptografi tersebut yaitu kriptografi konvensional dan kriptografi public key. Siapapun yang memiliki public key tersebut dapat mengenkripsi informasi yang hanya dapat dibaca oleh seseorang yang memiliki private key walaupun anda belum pernah mengenal bahkan tidak tahu sama sekali siapa yang memiliki public key tersebut. Contoh : Elgamal . penerima menerima paket tersebut menggunakan private key untuk mendekripsi session key dahulu. Kemudian PGP membuat session key yang merupakan private key yang bersifat tercipta hanya pada saat itu juga (one-time only). penerima dapat mengenkripsi teks terenkripsi tersebut menjadi teks biasa kembali. DSA.Key ini merupakan hasil pengacakan yang didapat dari pergerakan mouse .

Jenis E-Bisnis Karakteristik  B2C (Bussiness to Consumers) ¬ Anatara organisasi dengan perorangan. Contoh : Elgamal . lebih akurat Logistik lingkar luar . DSA. Siapapun yang memiliki public key tersebut dapat mengenkripsi informasi yang hanya dapat dibaca oleh seseorang yang memiliki private key walaupun anda belum pernah mengenal bahkan tidak tahu sama sekali siapa yang memiliki public key tersebut. o Transaksi tidak sering terjadi. RSA . o Nilai uang yang dilibatkan lebih kecil. o Secara relatif sederhana. Public key disebarkan ke seluruh dunia sementara private key tetap disimpan.Merupakan sistem asimetris (tidak simetris) menggunakan beberapa key untuk pengenkripsian yaitu public key untuk enkripsi data dan private key untuk dekripsi data.  B2B (Bussiness to Bussiness)  B2G (Bussiness to Government)  B2E (Bussiness to Education) o Antar organisasi o Nilai uang yang dilibatkan lebih besar o Hubungan yang kuat dan berkelnjutan o Pemberian kredit oleh penjual ke pelanggan o Lebih kompleks Pengaruh E-Bisnis Atas Aktivitas-aktivitas Rantai Nilai • • • • • • • Rantai Nilai-Aktivitas Utama Peluang E-Bussiness Logistik lingkar dalam Akuisisiproduk yang dapat digitalkan Pengurangan persediaan penyangga Operasi Produksi yang lebih cepat. Keuntungan : memberikan jaminan keamanan kepada siapa saja yang melakukan pertukaran informasi meskipun diantara mereka tidak ada persetujuan mengenai keamanan data terlebih dahulu maupun saling tidak mengenal satu sama lain Kategori E-Bisnis.

yaitu : Validitas. FEDI. . dan Privasi. o Faktor kedua adalah kemampuan untuk menjamin bahwa proses e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun. Integritas. Pembayaran elektronik lainnya Faktor-faktor keberhasilan E-Bussiness Terdapat dua faktor penting dalam menetapkan keberhasilan langkah-langkah untuk masuk dalam e-business : o Faktor pertama adalah tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e-business atas strategi keseluruhan perusahaan.• • • • • • • • • • • • • • • Distribusi produk yang dapat digitalkan Pelacakan status berkelanjutan Penjualan dan pemasaran Peningkatan pelayanan ke pelanggan Pengurangan biaya iklan Periklanan dengan lebih efektif Pelayanan dan dukungan purna jual Mengurangi biaya Ketersediaan pelayanan 24/7 Pembelian Sumber daya manusia Infrastruktur Identifikasi sumber dan lelang terbalik Pelayanan mandiri karyawan EFT.

Yang kedua adalah orang. yang memungkinkan kita untuk melakukan transaksi bisnis secara elektronik. namun merupakan sebuah persyaratan dasar bagi perusahaan untuk dapat eksis dan memenangkan persaingan yang semakin tajam diantara perusahaan baik dalam skala local.BAB III PENUTUP Kesimpulan Dua hal yang penting dari E-business adalah yang pertama. . nasional. Perdagangan Elektronik (E-Bisnis) adalah penggunaan sistematik teknologi maju jaringan dan komunikasi untuk memperbaikai cara perusahaan berinteraksi dengan para pelanggan dan para pemasok. dimana pekerjaan yang ada sekarang penuh dengan orangorang yang lebih akrab dengan kemajuan teknologi dibandingkan dengan dua pulih tahun yang lalu. teknologi informasi atau sering disebut Internet. Saat ini. regional maupun internasional. perdagangan elektronis bukan merupakan pilihan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful