BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Masalah Berkaitan dengan sejarah perkembangan filsafat hukum, di Indonesia perkembangan filsafat hukum dapat dilihat pada Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945, dimana pembudayaan nilai dasar negara Pancasila sebagai ideologi nasional secara filosofis-ideologis dan konstitusional adalah imperatif. Karenanya, semua komponen bangsa, lebih-lebih kelembagaan dan kepemimpinan negara berkewajiban melaksanakan amanat dimaksud. Perkembangan Filsafat hukum dimulai dengan sejarah filsafat barat, yang merupakan filsafat kuna dan terbagi dalam beberapa zaman seperti zaman Filsafat Pra – Sokrates, tokoh pertamanya adalah Thales (+ 625 -545 SM) samapai kepada zaman yang terakhir adalah Leukippos dan Demokritos, keduanya yang mengajarkan tentang atom. Akan tetapi yang paling dikenal adalah Demokritos (+460-370 SM) sebagai Filsuf Atomik. Dalam Perkembangan sejarah filsafat yang terkenal dengan para ahli filsafat, seperti kaum sofis dan Sokrates, Protagoras dan ahli sofis yaitu Gorglas yang terkenal diathena. Masih banyak lagi para ahli filsafat dari beberapa periode seperti pada masa Filsafat pada abad Petengahan, filsafat masa peralihan ke zaman modern dan Filsafat Modern. Perkembangan filsafat tersebut adalah merupakan sebagai akar dari fisafat hukum yaitu pada era abad ke 19, dimana filsafat hukum menjadi landasan ilmu-ilmu dibidang hukum, seperti Ilmu Politik, Ilmu Ekonomi, dan lainlainnya. Demi tegaknya sistem kenegaraan Pancasila, negara berkewajiban mendidikkan dan membudayakan nilai dasar negara (ideologi negara, ideologi nasional) bagi generasi penerus demi integritas NKRI. Pemikiran-pemikiran untuk pelaksanaan pembudayaan nilai dasar negara Pancasila seyogyanya dikembangkan secara melembaga, konsepsional dan fungsional oleh negara dengan mendayagunakan semua kelembagaan dan komponen bangsa.

1

yang dapat diamati dalam bentuk yang bermacam-maca. dan sebagai benda keras (es) ”. dengan didasari oleh Kerangka teori dan konsep dari filsafat hukum adalah Filsafat Kuna yaitu Thales dari Milotos yang difinisinya adalah : “Bahwa asal mula segalanya dari air. dengan bercermin kepada Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 yang merupakan proyeksi di unsur-unsur filsafat hukum. yang paling bersifat umum itulah yang paling nyata.B. 2 . Tujuan Penulisan Tujuan dan Maksud penulisan paper ini. esa “. oleh karena itu zat yang sifatnya paling umum tentu memiliki realitas yang paling tinggi dan zat yang demikian itu adalah alam semesta. dengan maksud untuk memperdalam nilai-nilai filsafat hukum yang terkandung didalam nilai-nilai luhur Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 yang diselaraskan dengan kondisi dan sistim hukum di Negara Indonesa. Proyeksi nilai-nilai luhur tersebut adalah sebagai realisasi dari filsafat hukum yang merupakan sumber dari segala sumber Ilmu Pengetahuan di dunia. makin nyatalah sesuatu itu. hakekat alam adalah satu. alam semesta keseluruhan realita. Kerangka Teori dan Konseptual. tampak sebagai benda halus (uap). benda cair (air). Teori dan Konsep dari Filsafat Abad Pertengahan (Skolastik)bernama Johanes Eriugena yaitu : “Bahwa makin umum sifat sesuatu. bertujuan untuk mengetahui secara mendalam filsafat Hukum yang merupakan sumber dari sagal ilmu pengetahuan. Rumusan Masalah Bagaimanakah pemahaman dari setiap warga negara terhadap norma-norma hukum yang berlaku dan apa yang menyebabkan sering terjadinya pelanggaran terhadap hukum ? C.

com.com dan media cetak lainya yang berkaitan dengan judul Paper penulis.Landasan Hukum. yahoo. Metode Penelitian Metode Penelitian. pasal yang terkandung didalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Ketetapam MPR yang berkaitan dengan filsafat hukum Pancasila D. serta bahan Pengetahuan Hukum primair yaitu produk-produk hukum undang-undang dan Ketetapan MPR yang terkait dengan filsafat hukum sera bahan-bahan/artikel di internet : www.didalam penulisan makalah ini. Pancasila. 3 .google. www. Nilai-nilai filsafat kuna sampai filsafat abad petengahan. penulis hanya menggunakan data primair yang terdiri dari bahan-bahan Pengetahuan lapangan yaitu data-data kepustakan filsafat hukum.

yang telah tahu arti tahu yang sedalam-dalamnya(ajaran kebatinan). cina kuno adalah orang bijak. Pengertian Filsafat Pengertian Filsafat. yang mana kebenaran tersebut tidak mungkin ditemukan oleh satu orang saja. sedangkan pengertian “ orang bijak” (di Timur) seperti di India. orang bijak/filsuf adalah orang yang sedang berusaha mendapatkan kebijaksanaan atau kebenaran.BAB II PEMBAHASAN A. Yang melatar belakangi filsafat kuna adalah rasa keingin tahuan dari manusia dan rasa keingin tahuan manusia dari pertanyaan-pertanyaan yang tidak/ susah untuk mencari jawabannya. akan tetapi belum menampakkan hakekat yang sebenarnya adalah himbauan kepada kebijaksanaan. Berawal dari mite bahwa pelangi atau bianglala adalah tempat para bidadari turun dari surge. dapat diteli akal dan dapat diperdebatkan kebenarannya. Dan kemenangan serta jawaban tersebut diperoleh secara berangsur-angsur. mite ini disanggah oleh Xenophanes bahwa :” pelangi adalah awan” dan pendapat Anaxagoras bahwa pelangi adalah pemantulan matahari pada awan ( pendapat ini adalah pendapat pemikir yang menggunakan akal). Akan tetapi akal manusia tidak puas dengan keterangan dongeng atau mite-mite dan mulai manusia mencari-cari dengan akalnya dari mana asal alam semesta yang menakjubkan itu. berjalan hingga berabad-abad lamanya. Dimana pendekatan yang rasional demikian menghasilkan suatu pendapat yang dapat dikontrol. Dengan demikian seorang filsuf adalah orang yang sedang mencari kebijaksanaan. pengertian Filsafat adalah berasal dari kata Yunani yaitu Filosofia berasal dari kata kerja Filosofein artinya mencintai kebijaksanaan. 4 .

Nilai ekonomis (ditunjukkan oleh harga pasar dan meliputi semua benda yang dapat dibeli). Parmenidesa (+540-475SM). Empedokles (492-432 SM). 2. orang lain atau sesama. dimana pada abad tersebut tentang pemikiran mereka disimpulkan dari potongan-potongan. yang diberitakan kepada manusia dikemudian hari atau zaman. keduanya yang mengajarkan tentang atom. Nilai kejasmanian (mengacu pada kesehatan. Dan dapat dikatakan bahwa mereka adalah filsafat alam artinya para ahli fikir yang menjadikan alam yang luas dan penuh keselarasan yang menjadi sasaran para ahli filsafat tersebut (objek pemikirannya adalah alam semesta). Sedangkan Pancasila sebagai Sistim Nilai yang pada hakikatnya adalah sifat atau kualitas yang melekat pada suatu objek dan macam-macam nilai tersebut menurut Walter G. Tokoh pertamanya yang melakukan penyelidikan adalah Thales (+ 625 -545 SM) dikuti dengan tokoh kedua yaitu Anaximandros ( + 610-540 SM) dan ada juga tokoh lain yang bernama Pythagoras (+ 580 – 500SM). Anaxagoras (499-420 SM) dan yang terakhir adalah Leukippos dan Demokritos. efisiensi dan keindahan badan). Zeno (490 SM). yaitu : 1. Akan tetapi yang paling dikenal adalah Demokritos (+ 460-370 SM) sebagai Filsuf Atomik. Pancasila Sebagai Sistim Filsafat. B. Herakleitosa (+ 540-475SM). serta dengan Tuhan Sang penciptanya. alam sekitar. Pancasila sebagai paham filsafat dalam kehidupannya manusia selalu menghadapi persoalan-persoalan pokok manusia yang meliputi : hubungan manusia dengan dirinya sendiri.\ 5 . Everet adalah nilai-nilai manusiawi menjadi 8 kelompok. Xenophanesa (+ 570430SM).Para pemikir filsafat yang pertama hidup dimiletos kira-kira pada abad ke 6 SM. Empedoklis (492-432 SM).

Nilai sosial ( berasal mula dari berbagai bentuk perserikatan manusia). Nilai material. sehingga bangsa indonesia sebagai kuasa materialis. 4. 3.karena pada hakikatnya pancasila adalah nilai. Inti nilai pancasila berlaku tidak terikat oleh ruang. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas dan 3.3. menurut ilmu hukum memenuhi syarat sebagi pokok kaidah negara yang fundamental. Nilai vital. Pandangan berdasarkan Darmoduharjo nilai pancasila yang bersifat subjektif adalah : 1. 2.Sedangkan menurut notonagoro nilai tersebut dibagi menjadi 3. 2. 8. 6 . Nilai-nilai pancasila timbul dari bangsa indonesia sendiri. Nilai keagamaan (nilai-nilai yang ada dalam agama). Nilai kerohanian. Nilai pancasila merupakan filsafat bangsa Indonesia. Pancasila yang terkandung dalam pembukaan UUD’45. Nilai estetis ( nilai keindahan dalam alam dan dan karya seni). Nilai hiburan ( nilai-nilai permainan dan waktu senggang yang dapat menyumbang pada pengayaan kehidupan ). 5. 2. yaitu: 1. Rumusan dari sila-sila pancasila itu sebenarnya hakikat maknanya yang terdalam menunjukkan adanya sifat-sifat yang umum universal dan abstrak. 6. Nilai pancasila merupakan nilai-nilai yang sesuai dengan hati nurani bangsa indonesia. sehingga merupakan suatu sumber hukum positif di Indonesia. Nilai watak ( keseluruhan dari keutuhan kepribadian dan sosial yang diinginkan). 7. yaitu segala sesuatu yang yang berguna bagi unsur jasmani manusia. Menurut dasar kaedah nilai-nilai pancasila bersifat objektif dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Nilai intelektual ( nilai-nilai pengetahuan dan pengejaran kebenaran). yaitu segala seuatu yang berguna bagi rohani manusia. 3.

bukan unsur komplementer dan sebagai satu kesatuan yang mutlak. Pancasila dikatakan memiliki dimensi terbuka memiliki dimensi identitas karena memiliki nilai-nilai yang dianggap baik. C. satu sama lain membentuk suatu sistem yang disebut dengan istilah majemuk tunggal. tidak memaksa warga negara untuk beragama serta 7 . Perbandingan antara ideologi liberalisme. bersikap embivalen terhadap sifat manusia. Pancasila Sebagai Ideologi Negara. benar oleh masyarakat Indonesia. mempunyai kepercayaan terhadap nalar manusiawi.kewajiban warga negara. dan pancasila Liberalisme ciri-cirinya adalah: memiliki kecenderungan untuk mendukung perubahan. Susunan pancasila adlah susunan sila-sila pancasila merupakan kesatuan yang organis.Liberalisme yang menyuarakan kebebasan hak-hak manusia yang hampir tanpa batas ini berbeda dengan UUD’45 . Pancasila sebagai suatu sistem nilai yang mempunyai ciri-ciri yaitu merupakan sebagai kesatuan yang utuh dari setiap unsur pembentuk pancasila merupakan unsur mutlak yang membentuk kesatuan. mendukung kebebasan individu. bersifat tetap dan tidak berubah. dalam UUD’45 juga menyuarakan hak azasi manusia tetapi juga mencantumkan kewajiban. Makna Sila-Sila Pancasila. Pancasila adalah sebagai ideologi terbuka dan dalam ideologi terbuka terdapat cita-cita dan nilai-nilai yang mendasar.Dimana bentuk dan susunan pancasila tersebut adalah : 1. bersedia menggunakan pemerintah untuk meningkatkan kondisi manusiawi. komunisme. Majemuk tunggal artinya pancasila terdiri dari 5 sila tetapi merupakan satu kesatuan yang berdiri sendiri secara utuh. dan 2. tidak dapat ditambah atau dikurangi. Arti dan makna sila ketuhanan yang maha esa adalah mengandung arti pengakuan adanya kuasa prima yaitu Tuhan Yang Maha Esa untuk menjamin penduduk agar memeluk agama dan beribadat menurut kepercayaannya masing-masing.

menumbuhkan rasa senasib sepenanggungan.Dalam melaksanakan keputusan dibutuhkan kejujuran bersama arti dan makna sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. keadilan distributuf. Tiga macam keadilan legalis. menggalang persatuan dan kesatuan bangsa. yaitu keseluruhan masyarakat wajib memperlakukan manusia pribadi sebagai manusia yang sama martabatnya dan keadilan komutatif. menjunjung tinggi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa serta mewujudkan keadilan dan peradaban yang tidak lemah arti dan makna sila persatuan indonesia. cinta bangsa dan tanah air. Pancasila sebagai kerangka acuan 8 . Permusyawaratan artinya mengusahakan putusan bersama secara bulat. Pokok-pokok pikiran yang perlu dipahami antara lain : Nasionalisme. menghilangkan penonjolan kekuatan atau kekuasaan maupun warna kulit dan keturunan. yaitu keadilan yang arahnya dari diri pribadi ke seluruh masyarakat. demokratis dan adil bagi seluruh rakyat. baru sesudah itu diadakan tindakan bersama. yaitu memperlakukan warga lain sebagi pribadi yang sama martabatnya. Pancasila sebagai orientasi pembangunan yang memberi orientasi untuk terbentuknya struktur kehidupan sosial politik dan ekonomi yang manusiawi. D. Sedangkan arti dan makna sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan pada hakikatnya sila ini adalah demokrasi. Pancasila Sebagai Pradigma Pembangunan Bangsa. Arti dan makna sila kemanusian yang adil dan beradab menempatkan manusia sesuai dengan hakikatnya sebagai makhluk Tuhan.menjamin berkembang dan tumbuh suburnya kehidupan beragama yang berorientasi pada alam kehidupan beragama dan Negara memberi fasilitator bagi tumbuh kembangnya agama dan iman warganya. kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat dalam arti dinamis dan meningkat seluruh kekayaan alam dan sebagainya dipergunakan bagi kebahagian bersama menurut potensi masing-masing dengan melindungi yang lemah agar kelompok warga masyarakat dapat bekerja sesuai dengan bidangnya.

nilai dasar yang menjadi referensi kritik sosial budaya dimaksudkan agar proses perubahannya yang sangat cepat yang terutama diakibatkan oleh perkembangan teknologi yang luar biasa yang terjadi dalam derap dan langkah pembangunan tetap dijiwai nilai-nilai pancasila. idealitas dan fleksibilitas menghendaki adanya dialog yang tiada henti dengan tantangan-tantangan masa kini dan masa depan dengan tetap mengacu kepada pencapaian tujuan nasional dan citacita nasional indonesia. sudah semestinya pancasila sebagai landasan filosifinya. Demokratisasi merupakan upaya penting dalam mewujudkan civil society. E. Implementasi pancasila sebagai paradigma dalam berbagai bidang Pancasila sebagai paradigma pembangunan pendidikan. Pancasila sebagai paradigma pembangunan politik untuk mengatasi permasalahan politik.penyelesaian masalah-masalah pendidikan nasional dipegunakan secara langsung sistem-sistem aliran-aliran ajaran. tidak ada jawaban lain kecuali bahwa kita harus mengembangkan sistem politik yang benar-benar demokratis. Bangsa. teori. Penyelenggaraan ketahanan nasional itu dengan sendirinya berbeda-beda sesuai dengan letak dan kondisi geografisnya serta budaya. filsafat.Pancasila sebagai paradigma pembangunan sosial buadaya dalam kehidupan sosial buadaya masyarakat masing.pembangunan Pancasila sebagai nilai. Pancasila sebagai paradigma pembangunan ekonomi nasional harus juga berarti pembangunan sistem ekonomi yang kita anggap paling cocok bagi bangsa indonesi. Pancasila sebagai paradigma pembangunan ketahanan nasional. Tak sesogyanya bagi penyelesaian. Dalam penyusunan sistem ekonomi nasional yang tangguh untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.Pancasila sebagai paradigma pembangunan ideologi Pengembangan pancasila sebagai ideologi yang memiliki dimensi realitas. praktek pedidikan berasal dari luar.bangsa itu terpeliraha persatuannya berkat adanya seperangkat nilai yang duhayati bersama oleh 9 .masing melalui pengembangan kehidupan yang bermakna dan kemampuan untuk memuliakan kehidupan itu sendiri. Pendidikan nasional harus dipersatuan atas pancasila.

sehingga persatuan dan kesatuan tetap terjaga. 10 . Bagi bangsa indonesia perangkat nilai .perangkat nilai itu ialah pancasila. Pancasila sebagai paradigma pembangunan hukum terahadap sistim hukum menurut wawasan pancasila yang merupakan bagian integral dari keseluruhan sistem kehidupan masyarakat sebagai satu keutuhan dan karena itu berkaitan secara timbal balik. Begitu pula Pancasila sebagai paradigma pengembangan ilmu dan teknologi. Pada hakikatnya semua agama dianggap sama hanya cara beribahnya berbeda satu dengan yang lain. Kita hidup dalam berbagai perbedaan. salah satunya ialah perbedaan dalam beragama. F. Saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Perangkat nilai bangsa yang satu berbeda dengan perangkat nilai bangsa lain. Dengan adanya pancasila sebagai falsafah hidup diharapkan tidak ada batasan pergaulan antar agama.para warganegaranya. Dari sila 1 hingga 5 merupakan tolak ukur bagaimana manusia mengembangkan ilmu dan teknologi tersebut. Pancasila mengandung hal-hal yang penting dalam pengembangan ilmu dan teknologi. Pancasila sebagai paradigma pembangunan kehidupan beragama. melalui berbagai pengaruh dan interaksinya.

serta dengan Tuhan Sang penciptanya. sedangkan pengertian “ orang bijak” (di Timur) seperti di India.BAB III PENUTUP A. yang mana kebenaran tersebut tidak mungkin ditemukan oleh satu orang saja. yang telah tahu arti tahu yang sedalam-dalamnya(ajaran kebatinan). cina kuno adalah orang bijak. orang bijak/filsuf adalah orang yang sedang berusaha mendapatkan kebijaksanaan atau kebenaran. Plato dan Aristoteles 3. 1. alam sekitar. 11 . Dengan demikian seorang filsuf adalah orang yang sedang mencari kebijaksanaan. Para ahli filsafat tersebut diatas adalah sebagai pintu pemikiran tentang filsafat yang mengenai alam semesta adalah Filsafat Pra Sokrates dan jaman Filsafat Sokrates. Pancasila sebagai paham filsafat dalam kehidupannya manusia selalu menghadapi persoalan-persoalan pokok manusia yang meliputi : hubungan manusia dengan dirinya sendiri. orang lain atau sesama. Kesimpulan. akan tetapi belum menampakkan hakekat yang sebenarnya adalah himbauan kepada kebijaksanaan. Sedangkan Pancasila sebagai Sistim Nilai yang pada hakikatnya adalah sifat atau kualitas yang melekat pada suatu objek dan macam-macam nilai tersebut. 2. Pengertian Filsafat adalah berasal dari kata Yunani yaitu Filosofia berasal dari kata kerja Filosofein artinya mencintai kebijaksanaan.

Nilai keagamaan (nilai-nilai yang ada dalam agama). yaitu : 1. Nilai material. 2. yaitu segala sesuatu yang yang berguna bagi unsur jasmani manusia. Nilai vital. Nilai watak ( keseluruhan dari keutuhan kepribadian dan sosial yang diinginkan). yaitu segala seuatu yang berguna bagi rohani manusia. Nilai kerohanian. Nilai estetis ( nilai keindahan dalam alam dan dan karya seni). 3.Menurut Walter G. Nilai intelektual ( nilai-nilai pengetahuan dan pengejaran 12 . Nilai ekonomis (ditunjukkan oleh harga pasar dan meliputi semua benda yang dapat dibeli). 5. 6. 4.karena pada hakikatnya pancasila adalah nilai. Nilai kejasmanian (mengacu pada kesehatan. Nilai hiburan ( nilai-nilai permainan dan waktu senggang yang dapat menyumbang pada pengayaan kehidupan ). kebenaran) dan 8. 4. efisiensi dan keindahan badan).Sedangkan menurut notonagoro nilai tersebut dibagi menjadi 3. 2. Nilai sosial ( berasal mula dari berbagai bentuk perserikatan manusia). 7. yaitu: 1. Everet adalah nilai-nilai manusiawi menjadi 8 kelompok. Menurut dasar kaedah nilai-nilai pancasila bersifat objektif dapat dijelaskan sebagai berikut:  Rumusan dari sila-sila pancasila itu sebenarnya hakikat maknanya yang terdalam menunjukkan adanya sifat-sifat yang umum universal dan abstrak. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas dan 3.

 Pancasila yang terkandung dalam pembukaan UUD’45. menurut ilmu hukum memenuhi syarat sebagi pokok kaidah negara yang fundamental. Pandangan berdasarkan Darmoduharjo nilai pancasila yang bersifat subjektif adalah  Nilai-nilai pancasila timbul dari bangsa indonesia sendiri. komunisme. 6. Makna Sila-Sila Pancasila. bersifat tetap dan tidak berubah. benar oleh masyarakat Indonesia. Pancasila dikatakan memiliki dimensi terbuka memiliki dimensi identitas karena memiliki nilai-nilai yang dianggap baik. dan pancasila Liberalisme ciri-cirinya adalah: memiliki kecenderungan untuk mendukung perubahan. .  Nilai pancasila merupakan filsafat bangsa Indonesia dan  Nilai pancasila merupakan nilai-nilai yang sesuai dengan hati nurani bangsa indonesia.Liberalisme yang menyuarakan kebebasan hak-hak manusia yang hampir tanpa batas ini berbeda dengan UUD’45 dalam UUD’45 juga menyuarakan hak azasi manusia tetapi juga mencantumkan kewajibankewajiban warga negara.Pancasila adalah sebagai ideologi terbuka dan dalam ideologi terbuka terdapat cita-cita dan nilai-nilai yang mendasar. bersedia menggunakan mendukung pemerintah kebebasan untuk meningkatkan bersikap kondisi manusiawi. sehingga merupakan suatu sumber hukum positif di Indonesia. Perbandingan antara ideologi liberalisme. sifat individu. mempunyai kepercayaan terhadap nalar manusiawi. arti dan makna sila ketuhanan yang maha esa adalah mengandung arti pengakuan adanya kuasa prima yaitu Tuhan Yang Maha Esa untuk menjamin penduduk agar memeluk agama dan beribadat 13 . 5. Inti nilai pancasila berlaku tidak terikat oleh ruang. sehingga bangsa indonesia sebagai kuasa materialis. embivalen terhadap manusia.

Arti dan makna sila kemanusian yang adil dan beradab menempatkan manusia sesuai dengan hakikatnya sebagai makhluk Tuhan. 14 . demokratis dan adil bagi seluruh rakyat. Pancasila Sebagai Pradigma Pembangunan Bangsa.nilai dasar yang menjadi referensi kritik sosial budaya dimaksudkan agar proses perubahannya yang sangat cepat yang terutama diakibatkan oleh perkembangan teknologi yang luar biasa yang terjadi dalam derap dan langkah pembangunan tetap dijiwai nilai-nilai pancasila. Pancasila sebagai kerangka acuan pembangunan Pancasila sebagai nilai. tidak memaksa warga negara untuk beragama serta menjamin berkembang dan tumbuh suburnya kehidupan beragama yang berorientasi pada alam kehidupan beragama dan Negara memberi fasilitator bagi tumbuh kembangnya agama dan iman warganya. Implementasi pancasila sebagai paradigma dalam berbagai bidang Pancasila sebagai paradigma pembangunan pendidikan. menjunjung tinggi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa serta mewujudkan keadilan dan peradaban yang tidak lemah.menurut kepercayaannya masing-masing. Pancasila sebagai orientasi pembangunan yang memberi orientasi untuk terbentuknya struktur kehidupan sosial politik dan ekonomi yang manusiawi. 7.

cetakan ke-4. 1995.: Beberapa Pikiran Sekitar Pancasila. Jakarta. 15 . Kartohadiprodjo. Jakarta.cv. Penerbit Alumni. 2002. Soediman. Usman Suparman. Bandung.DAFTAR PUSTAKA Al-Ahwani. 2010. (cetakan 7). Pustaka Firdaus (terjemahan Pustaka Firdaus).Pokok-Pokok Filsafat Hukum. SUHUDSentrautama. Ahmad Fuad: Filsafat Islam.

Hasan Basri Muaradua. Fakultas Hukum. Kemudian pada tahun 2002 beliau masuk SMPN 1 talang padang dan Masuk SMAKH. semester 7 dan sedang menyelesaikan program S-1 nya. kemudian Tahun 2007 beliau melanjutkan keperguruan tinggi negri di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA).DAFTAR RIWAYAT HIDUP Sucipto Wahyudi. dilahirkan pada tanggal22 November 1990. Beliau sekolah di SDN 1 Kotaway . 16 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful