BAB I PENDAHULUAN

Sejak lahirnya agama islam, lahirlah pendidikan dan pengajaran islam, pendidikan dan pengajaran islam itu terus tumbuh dan berkembang pada masa khulafaurasyidin dan masa bani Umayyah. Pada permulaan masa Abbasiyah pendidikan dan pengajaran berkembang dengan sangat hebatnya di seluruh negara islam. Sehingga lahir sekolah-sekolah yang tidak terhitung banyaknya, tersebar di kota sampai ke desa-desa. Anak-anak dan pemuda berlomba-lomba untuk menuntut ilmu pengetahuan, pergi kepusat-pusat pendidikan, meninggalkan kampung halamannya karena cinta akan ilmu pengetahuan. Kerajaan islam di Timur yang berpusat di Bagdad dan Cordova telah menunjukan dalam segala cabang ilmu pengetahuan sehingga kalau kita buka lembaran sejarah dunia pada masa keemasan, yang bermula dengan berdirinya kerajaan Abbasiyah di Bagdad, pada tahun 750 M dan berakhir dengan kerajaan Abbasiyah pada tahun 1258 Masehi.

1

Dinamakan khilafah Abbasiyah karena para pendiri dan penguasa dinasti ini adalah keturunan Al-Abbas paman Nabi Muhammad Saw. Pendidikan Pada Masa Dinasti Abbasiyah Dinasti Abbasiyah merupakan dinasti islam yang sempat membawa kejayaan umat islam pada masanya. Zaman keemasan islam dicapai pada masa dinasti-dinasti ini berkuasa. Disamping itu. pemandianpemandian umum juga dibangun. kesehatan. Akibatnya pada masa ini banyak para ilmuan dan cendikiawan bermunculan sehinnnngga membuat ilmu pengetahuan menjadi maju pesat. dinasti didirikan oleh Abdullah Alsaffah Ibnu Muhammad Ibn Ali Ibn Abdullah Ibn Al. pendidikan. Dinasti Bani Abbasiyah Kekuasaan dinasti bani abbas. untuk menerjemahkan bukubuku Yunani. ia mengkaji penerjemah-penerjemah dari golongan kristen dan penganut golongan lain yang ahli. dikenal sebagai khalifah yang sangat cinta kepada ilmu. Al. rumah sakit. Pada masa pemerintahannya. ilmu pengetahuan.BAB II PEMBAHASAN A. kekota 2 . Popularitas daulah Abbasiyah mencapai puncaknya di zaman khalifah Harun Al-Rasyid (786-809 M) dan puteranya Al-Ma’mum (813-833 M). penerjemahan buku-buku asing digalakan. pusat penerjemah yang berfungsi sebagai perguruan tinggi dengan perpustakaan yang besar dan menjadi perpustakaan umum dan diberi nama ”Darul Ilmi” yang berisi buku-buku yang tidak terdapat di perpustakaan lainnya.Ma’mun pengganti Al. lembaga pendidikan. Kesejahteraan sosial.Rasyid. B. dokter. Ia juga banyak mendirikan sekolah. Pada masa ini pula umat islam banyak melakukan kajian kritis terhadap ilmu pengetahuan. Pada masa Al-Ma’mun inilah Bagdad mulai menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan. pada masanya sudah terdapat paling tidak sekitar 800 orang dokter.Abbas. dan kebudayaan serta kesusasteraan berada pada zaman keemasannya. Kekayaan yang dimanfaatkan Harun Arrasyid untuk keperluan sosial. dan farmasi didirikan. salah satu karya besarnya yang terpenting adalah pembangunan Bait Al-Hikmah.pada masa inilah Negara islam menempatkan dirinya sebagai Negara terkuat dan tak tertandingi. Tingkat kemakmuran yang paling tinggi terwujud pada zaman khalifah ini. sebagaimana disebutkan melanjutkan kekuasaan dinasti bani Umayyah.

Suffah Pada masa Rasulullah SAW. adalah: 1. tempat pertemuan para pujangga. c) Majlis Munadharah. ilmuan. Kuttab atau maktab berasal dari kata dasar yang sama. a.inilah para pencari datang berduyun-duyun. Lembaga Pendidikan  Lembaga-lembaga pendidikan sebelum madrasah Adapun lembaga-lembaga pendidikan islam yang sebelum kebangkitan madrasah pada masa klasik. para ulama. yang didirikan oleh seorang perdana menteri bernama Nidzamul Muluk (456-486 M). yaitu kataba yang artinya menulis. yakni tempat belajar bagi para siswa sekolah dasar dan menengah. 3 . gedung perpustakaan pusat. Tabaristan. Naisabur dan lain-lain. Bangunan madrasah tersebut tersebar luas di kota Bagdad. Sedangkan kuttab atau maktab berarti tempat untuk menulis atau tempat dimana dilangsungkan kegiatan tulis menulis. astronomi. cendikiawan dan para filosof dalam menyeminarkan dan mengkaji ilmu yang mereka geluti. d) Darul Hikmah. 2. dan pada masa ini pula kota Bagdad dapat memancarkan sinar kebudayaan dan peradaban islam keberbagai penjuru dunia. Balkan. kedokteran. Muro. suffah adalah suatu tempat yang dipakai untuk aktivitas pendidikan biasanya tempat ini menyediakan pemondokan bagi pendatang baru dan mereka yang tergolong miskin disini para siswa diajari membaca dan menghafal al-qur’an secara benar dan hukum islam dibawah bimbingan langsung dari Nabi. Diantara bangunan-bangunan atau sarana untuk pendidikan pada masa Abbasiyah yaitu: a) Madrasah yang terkenal ketika itu adalah madrasah Annidzamiyah. b) Kuttab. dalam perkembangan berikutnya. sekolah shuffah juga menawarkan pelajaran dasar-dasar menghitung. geneologi dan ilmu filsafat. Kuttab atau maktab.

termasuk filsafat. yang lebih penting adalah sebagai lembaga pendidikan. terlebih lagi pada saat masyarakat islam mengalami kemajuan. Namun. 6. khan al narsi yang berlokasi di alun-alun karkh di bagdad. majlis berarti sesi dimana aktivitas pengajaran atau berlangsung. 3. Khan biasanya difungsikan sebagai penyimpanan barang-barang dalam jumlah besar atau sebagai sarana komersial yang memiliki banyak toko. tetapi juga ilmu pengetahuan umum. Kegiatan di halaqah ini tidak khusus untuk megajarkan atau mendiskusikan ilmu agama. termasuk filsafat.Dengan adanya perubahan kurikulum tersebut dapat dikatakan bahwa kuttab pada awal perkembangan merupakan lembaga pendidikan yang tertutup dan setelah adanya persentuhan dengan peradaban helenisme menjadi lembaga pendidikan yang terbuka terhadap pengetahuan umum. seperti. Masjid Semenjak berdirinya di zaman Nabi SAW. 7. membacakan karangannya. 4. Seorang guru biasanya duduk dilantai menerangkan. Majlis. Perkembangan masjid sangat signifikan dengan perkembangan yang terjadi di masyarakat. Urgensi masyarakat terhadap masjid menjadi semakin kompleks. Istilah majlis telah dipakai dalam pendidikan sejak abad pertama islam. baik yang menyangkut pendidikan maupun sosial ekonomi. hal ini menyebabkan karakteristik masjid berkembangmenjadi dua bentuk yaitu mesjid sebagai tempat sholat jum’at atau jami dan masjis biasa. mulanya ia merujuk pada arti tempat-tempat pelaksanakan belajar mengajar. Halaqah artinya lingkaran. 4 . Khan. Halaqah. Ribarth. atau memberikan komentar atas karya pemikiran orang lain. masjid telah menjadi pusat kegiatan dan informasi berbagai masalah kaum muslimin. Pada perkembangan berikutnya disaat dunia pendidikan islam mengalami zaman keemasan. Artinya proses belajar mengajar disini dilaksanakan dimana murid dan meringkari gurunya. 5.

485 H/1092 M). perpustakan juga memilki peranan penting dalam kegiatan transfer keilmuan islam. Disamping tokobuku. bahkan pertemuan rutin sering dirancang dan dilaksanakan disitu. 8. 9. percabaan dalam bidang kedokteran dan obat-oibatan dilaksanakan sehingga ilmu kedoteran dan obat-obatan cukup pesat.Ribath adalah tempat kegiatan kaum sufi yang ingin menjauhkan diri dari kehidupan duniawi dan mengkonsentrasikan diri untuk semata-mata ibadah. pada awalnya memang hanya manjual buku-buku. salah seorang wajir dinasti saljuk sejak 456 H/1068 M sampai dengan wafatnya. tetapi juga mendidik tenaga-tenaga yang berhungan dengan perawatan dan pengobatan. Rumah sakit juga merupan tempat praktikum sekolah kedoteran yang didirikan diluar rumah sakit. tetapi berikutnya menjadi sarana untuk berdiskusi dan berdebat. • Menurut al-makrizi. Pada masa itu. Beberapa teori tentang timbulnya madrasah: • Madrasah selalu dikaitkan dengan nama nidzam al-mulk (W. Toko-toko buku memiliki peranan penting dalam kegiatan keilmuan islam. dengan usahanya membangun madrasah nizhamiyah diberbagai kota utama daerah kekuasaan saljuk begituh dominannya peran nidzam al-mulk adalah orang pertama yang membangun madrasah. Rumah sakit pada zaman klasik bukan saja berfungsi sebagai tempat merawat dan mengobati orang-orang sakit. Madrasah sudah eksis semenjak awal islam seperti bait al-hikmah yang didirikan AlMakmun di Bagdad abad ke-3 H. rumah sakit juga berfungsi sebagai lembaga pendidikan . 5 . Toko-toko buku dan perpustakaan. ia berasumsi bahwa madrasah pertama adalah madrasah nizhamiyah yang didirikan tahun 457 H.  Lembaga Pendidikan Madrasah Beberapa paradigma dapat digunakan dalam memandang sejarah dan motivasi pendirian madrasah. Rumah sakit.

madrasah tyersebut berada diwilayah Persia. dan merupakan karakteristik tradisi pendidikan islam sebagai suatu lembaga pendidikan resmi dengan system asrama. dibuatlah tempat khusus untuk belajar yang dikenal madrasah. didirikan oleh Sultan Mamluk di Mesir. Diantara madrasah Abu Hanifah. misalnya madrasah albaihaqiyah. Yaitu pendidikan menjadi fungsi bagi negara dan madrasah-madrasah dilembagakan untuk tujuan pendidikan sektarian dan indoktrinasi politik.Syalabi mengemukakan bahwa perkembangan dari masjid ke madrasah terjadi secara tidak langsung. Dengan berdirinya madrasah. madrasah ursufiyah. sarana fisik dan lain-lain. Pemerintah atau penguasa ikut terlibat didalam menentukan tujuan. madrasah muzhafariah. ia juga dianggap sebagai tonggak baru dalam penyelenggaraan pendidikan islam. Lebih lanjut secara kuantitatif madrasah di Mekah lebih banyak dibandingkan di Madinah. menurutnya madrasah sebagai konsekuensi logis dari semakin ramainya pengajian di masjid yang fungsi utamanya adalah ibadah. madrasah sa’idiyah dan madrasah yang terdapat di Khusan. Maliki. Kendati madrasah nizhamiyah mampu melestarikan tradisi keilmuan dan menyebarkan ajaran islam dalam persi tertentu. Informasi tentang madrasah mendapat dukungan banyak dari berbagai literatur. 6 . sedangkan madrasah megah yang dijumpai di Mekah adalah madrasah qoi’it bey. ini bukan berarti bahwa sejak awal perkembangannya islam tidak mempunyai lembaga pendidikan dan pengajaran. Meskipun madrasah sebagai lembaga pendidikan dan pengajaran didunia islam baru timbul sekitara abad ke-14 H. pendanaan. tepatnya di daerah Nisyapur. Madrasah nizhamiyah merupakan pertotipe awal bagi lembaga pendidikan tinggi. Pada awal telah berdiri madrasah yang menjadi cikal-bakal munculnya madrasah nizamiyah. Hal ini mengakibatkan pelacakan informasi tentang permasalahan tersebut kurang lengkap. Tetapi keterkaitan dengan standarisasi dan pelestarian ajaran kurang mampu menunjang pengembangan ilmu dan penelitian yang inofatif. tenaga pengajar. Namun sayang para sejarawan tidak cukup tertarik berbicara madrasan di Mekah dan Madinah. Agar tidak kegiatan ibadah. maka pendidikan islam mesasuki periode baru. kurikulum.

Kurikulum pendidikan tingkat ini dibagi kepada dua jurusan. ada perbedaan antara kuttab-kuttab yang diperuntukanbagi masyarakat umum yang ada diistana. demikian juga guru tidak mewajibkan kepada mahasiswa untuk mengikuti kurikulum tertentu. politis. peperanganpeperangan. Namun demikian. dan lain-lain.b. cara bergaul dengan masyarakat disamping pengetahuan pokok. syair dan bahasa. Kurikulum Pendidikan Islam  Kurikulum pendidikan islam sebelum berdirinya madrasah: a. Rencana pelajaran untuk pendidikan istana ialah pidato. kadang diajarkan bahasa nahwu dan arudh. karena sebuah kurikulum dibuat tidak akan pernah lepas dari faktor sosiologis. Tidak ada kurikulum khusus yang diikuti oleh seluruh umat islam. ilmu kitabah (sekretaris). Kurikulum pendidikan tinggi. Sedangkan kurikulum yang ditawarkan oleh Ibnu Sina untuk tingkat ini adalah mengajari al-qur’an. karena anak-anak dari segi fisik dan mental telah siap menerima pendiktean. tidak ada tingkatan dalam pendidikan islam. seperti alqur’an. dilembaga kuttab biasanya diajarkan membaca dan menulis disamping al-qur’an. b. Kurikulum pada tingkat ini bervariasi tergantung pada tingkat kebutuhan masyarakat. sejarah. ilmu nahwu. Kurikulum pendidikan rendah Sebelum berdirinya madrasah. jurusan ilmu-ilmu agama dan jurusan ilmu pengetahuan. ilmu kalam. ilmu arudh. Di istana orang tua (para pembesar istana) adalah yang membuat rencana pelajaran tersebut sesuai dengan anaknya dan tujuan yang dikehendaki. ekonomis masyarakat yang melingkupinya. Al-Khuwarazmi (Yusuf al-kutub. Kurikulum pendidikan tinggi. tetapi hanya satu tingkat yang bermula dikuttab dan berakhir didiskusi halaqah. tahun 976) meringkas kurikulum agama sebagai berikut: Ilmu Fiqih. berpariasi tergantung pada syaikh yang mau mengajar para mahasiswa tidak terikat untuk mempelajari mata pelajaran tertentu. Ikhwan Al-Ahafa mengklasifikasikan ilmu-ilmu umum kepada: 7 .

ilmu angka-angka. Dalam bidang tafsir. arsitektur. historiografi. sejarah. Pendirian lembaga pendidikan tinggi islam ini terjadi di bawah patronase wazir Nizam Al-Mulk (1064 M). mereka meyelidiki setip cabang ilmu pengetahuan manusia. 2) Ilmu-ilmu filosofis: matematika. logika. Perkembangan Ilmu Keislaman Pengaruh dari kebudayaan bangsa yang sudah maju. Tetapi juga ilmu pengetahuan agama. logika. Berdirinya madrasah. pertama. etika. seni. sulap. bukan saja membawa kemajuan dibidang ilmu pengetahuan umum. kimia.1) Disiplin-disiplin umum: tulis baca. Karenanya ilmu-ilmu profan banyak berkembang di lembaga nonformal. teologi. ilmu hitung. sosiologi. interpretasi tradisional dengan mengambil 8 . filsafat. dagang. musik. ilmu sihir. jimat. Umpamanya Nuruddin Mahmud bin Zanki telah mendirikan di Damaskus dan Halab beberapa madrasah untuk mazhab Hanafi dan Syafi’i dan telah dibangun juga sebuah madrasah untuk mazhab ini di kota Mesir. baik psikologi. ilmu-ilmu profan yang sangat dicurigai dihapus dari kurikulum madrasah. tafsir bi al-ma’tsur yaitu. kedokteran. dan sebagainya. matematika. sejak awal sudah dikenal dua metode penafsiran. Biasanya sebuah madrasah dibangun untuk seorang ahli fiqih yang termasyhur dalam suatu mazhab yang empat. satra. Sejalan dengan perkembangan zaman dan tingkat kebutuhan. c. Akibatnya kurikulum madrasah ini dibatasi hanya pada wilayah hukum (fiqih) dan teologi. aritmatika dan hukum-hukum geometri. ”pemakruhan” penggunaan nalar setelah runtuhnya Mu’tazilah.  Kurikulum setelah berdirinya madrasah: Pada zaman keemasan islam. merupakan sumbangan islam bagi peradaban sesudahnya. mereka yang punya minat besar terhadap ilmu-ilmu ini terpaksa belajar sendiri-sendiri. ilmu tentang tanda dan isyarat. aktivitas-aktivitas kebudayaan pendidikan islam tidak mengizinkan teologi dan dugma membatasi ilmu pengetahuan mereka. terutama melalui gerakan terjemahan. pada satu sisi. tapi pada sisi lain membawa dampak yang buruk bagi dunia pendidikan setelah hegomoni negara terlalu kuat terhadap madrasah ini. mendirikan madrasah dianggap krusial. astronomi. geometri. arti baca gramatika. kesustraan. hukum. dan sebagainya.

akan tetapi karena pengikutnya tidak berkembang pemikiran dan mazhab itu hilang bersama berlalunya zaman. Imam-imam mazhab hukum yang empat hidup pada masa pemerintahan Abbasiyah pertama. akan tetapi jelas sekali bahwa tafsir dengan metode bi al ra’yi (tafsir rasional). Kedua. Berbeda dengan Abu Hanifah. dan terutama dalam ilmu teologi perkembangan logika dikalangan umat islam sangat mempengaruhi perkembangan dua bidang ilmu tersebut. Imam Abu Hanifah (700-767 M) dalam pendapat-pendapat hukumnya di pengaruhi ole perkembangan yang terjadi di Kuffah. akan tetapi perkembangan pemikirannya masih terbatas. dan hadis merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an. Namun pemikirannya yang sudah kompleks dan sempurna baru dirumuskanpada masa pemerintahan bani Abbas periode pertama. kota yang berada ditengah-tengah kebudayaan Persia yang hidup kemasyarakatannya telah mencapai tingkat kemajuan yang lebih tinggi. Disamping empat pendiri mazhab besar tersebut. hal yang sama juga terlihat dalam ilmu fiqh. 9 . dan mu’tazilah. Muridnya dan sekaligus pelanjutnya. sangat dipengaruhi oleh perkembangan pemikiranfilsafat dan ilmu pengetahuan. tafsir bi al-ra’yi yaitu metode rasional yang lebih banyak bertumpu kepada pendapat dan pikiran dari pada hadis dan pendapat sahabat. Pendapat dua tokoh mazhab hukum ditengahi oleh imam Syafi’i (767-820 M) dan imam Ahmad ibn Hambal (780. karena itu mazhab ini lebih banyak menggunakan pemikiran rasional dari pada hadis. Hal itu mungkin terutama disebabkan oleh tersedianya pasilitas dan transportasi. penulisan hadis juga berkembang pesat pada masa bani Abbas. Selain itu dalam bidang sastra. Kedua metode ini memang berkembang pada masa pemerintahan Abbasiyah. imam Malik (713-795 M) banyak menggunakan hadis dan tradisi masyarakat madmah. pada masa pemerintahan bani Abbas banyak mujtahid mutlak lain yang mengeluarkan pendapatnya secara bebas dan mendirikan mazhabnya pula. murji’ah. sehingga memudahkan para pencari dan penulis hadis bekerja. Aliran teologi sudah ada sejak masa bani Umayah.855 M). menjadi Qodhi Al-Qudhal dizaman Harun Al-Rasyid. Teologi rasional mu’tazilah muncul diujung pemerintahan bani Umayah.interpretasi dari Nabi SAW dan para sahabatnya. Abu Yusuf. seperti khawarij.

Sekolah-sekolah tinggi kedokteran banyak didirikan diberbagai tempat. Para Ilmuan Muslim dan Kepakarannya  Kedokteran Seiring dengan ilmu-ilmu lain. d. begitulah rumah-rumah sakit besar yang berfungsiselain sebagai perawatan para pasien. Perkembangan Ilmu-ilmu Non Keislaman (Kedokteran. Filsafat. Sebab itulah lahirla filsafat islam yang akhirnya menjadi bintangnya dunia filsafat diantara para ahli filsafat yang terkenal pada waktu itu adalah: ·Abu Ishak Al-Kindi (1994-260 H/809-873 M). ilmu kedokteran juga sempat mencapai masa keemasannya. ma’any. shorof. ·Abu Nasr Al-Faraby (390 H/961 M) ·Al-Ghazali (450-505 H/1058-1101 M) c. karena bahasa arab semakin berkembang memerlukan ilmu bahasa yang menyeluruh.  Filsafat Melalui proses penerjemahan buku-buku filsafat yang berbahasa Yunani para ulama muslim banyak mendalami dan mengkaji filsafat serta mengadakan perubahan serta perbaikan sesuai dengan ajaran islam. dan lain-lain. Inti ajarannya adalah tekun beribadah dengan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah dan meninggalkan kesenangan perhiasan dunia dan bersembunyi diri beribadah. Ilmu bahasa pada daulah bani Abbasiyah berkembang dengan pesat. ilmu tasawuf adalah ilmu syari’at.Dan pada zaman bani Abbasiyah juga ilmu tasawuf dan ilmu bahasa mengalami kemajuan. bayan. badi’. dan lain-lain). Astronomi.Qur’an fi al rhibb yang merupakan ensiklopedi kedokteran paling besar dalam sejarah.Ilmu Astronomi 10 . arudl. daulah Abbasiyah telah melahirkan banyak dokter ternama.dalam ilmu bahasa ini didalamnya mencakup ilmu nahwu. Ibnu Sina berhasil menemukan sistem peredaran darah pada manusia diantara karyanya adalah Al.juga sebagai ajang peraktek para dokter dan calon dokter.

India. Dan ilmu falak arab jahiliyah. Persia. kaum muslimin pada masa bani Abbasiyah mempunyai modal yang terbesar dalam mengembanngkan ilmu perhitungan. AlKhawarizmi. Kaldan. bahkan sampai mencapai puncaknya. seorang pakar matematika muslim yang mengarang buku Al-Gebra (Aljabar). karyanya adalah Almughni (memuat tentang obat-obatan) dan lain-lain. tetapi yang paling terkenal adalah ibnu Baithar. Diantara para ahli ilmu astronomi pada masa ini adalah Al-battani atau Albatagnius. Mereka menggodok dan mempersatukan aliran-aliran ilmu bintang yang berasal atau dianut oleh Yunani.Ilmu astronomi atau perbintangan berkembang dengan baik. Ia adalah seorang ilmuan farmasi yang produktif menulis. 11 . seorang insinyur dan arsitek kota Bagdad.  Ilmu Farmasi dan Kimia Pakar ilmu farmasi dan kimia pada masa dinasti Abbasiyah sebenarnya sangat banyak. Ilmu bintang memegang peranan penting dalam menentukan garis politik para khalifah dan amir.  Ilmu Matematika Diantara tokohnya Umar Al Farukhan. Dan dia juga yang menemukan angka nol. Abul Wafak dan Rahyan Al Bairuny serta Abu Mansyur Al Falaky.

Kemajuan pada saat itu juga melahirkan beberapa ahli filsafat islam seperti ibnu sina. ekonomi. yang ahli dalam berbagai bidang misalnya kedokteran. Dalam bidang pendidikan bermunculan berbagai lembaga. pada masa itu berbagai kemajuan dalam segala bidang mengalami peningkatan seperti bidang pendidikan. astronomi. filsafat. 12 . politik dan sistem pemerintahannya.BAB III PENUTUP Masa kejayaan islam mengalami puncak keemasan adalah pada masa Daulah bani Abbasiyah. disiplin-disiplin ilmu baik agama ataupun umum serta tokoh-tokoh Masa Abbasiyah yang masyhur hingga kini. astrologi dan matematika dan lain sebagainya yang membangun kemajuan islam pada masa itu. ar-razi dan yang lainnya. al-farabi.

Badri. Tafsir.com/doc/17392541/pendidikan-Islam-Pada-Masa-Bani-Abbasiyah 13 . Raja Grafika Persada. Abuddin. perkembangan ilmu pengetahuan Islam. Sejarah Islam Klasik. 2004 Sunanto. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Ahmad.DAFTAR PUSTAKA Nata. Sejarah Peradaban Islam. Musyrifah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Jakarta: PT. 2003. 2002 http://www. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Jakarta: Prenada Media. Sejarah Pendidikan Islam. 2000 Yatim.scribd.

Ed SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM PADA ZAMAN BANI ABBASIYAH \ Disusun Oleh.Tugas kelompok Sejarah Pendidikan Islam Dosen Pengampu Najmi Hayati. M. ICHA MAISYARAH 10812003279 JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA ARAB FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SULTAN SYARIF KASIM RIAU 2010 14 .

15 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful