BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Teknologi Informatika adalah hal yang penting yang harus dipelajari oleh setiap mahasiswa atau mahasiswi Biologi. Salah satunya adalah ilmu yang mempelajari tentang suatu perangkat yang diperlukan dalam penyelesaian suatu bidang studi. Didalam Teknologi Informatika ini kita mempelajari tentang Microsoft Word, Excell, Power Point dan cara mengaplikasikannya didalam kehidupan untuk menjalani suatu pengetahuan yang diperlukan untuk berbagai bidang studi. Pada makalah ini akan dibahas masalah system pencernaan pada manusia yang meliputi bahan makanan yang akan dikonsumsi dan alat pencernaan yang akan mencerna bahan makanan yang dikonsumsi tersebut.

B. Batasan Masalah Adapun batasan masalah dalam makalah ini adalah : a) Pengertian Sistem Pernafasan b) Organ Pernafasan c) Fungsi Organ-organ Pernafasan

C. Tujuan Makalah Adapun tujuan pembuatan makalah ini untuk : 1. Sebagai salah satu tugas dalam mengikuti mata kuliah Teknologi Informatika. 2. Untuk mengenal bermacam-macam Perangakat soft ware. 3. Agar dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan khususnya dalam pendidikan. 4. Untuk mendapatkan pengetahuan dari Aplikasi yang kita pelajari.

1

2 .D. Metode yang digunakan Metode yang digunakan yaitu metode Presentasi yang mana bahan makalahnya bersumber dari literatur yang mempelajari Ilmu Teknologi dan Internet yang akan disampaikan oleh narasumber kelompok.

di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera). Walaupun demikian. Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk. Rongga hidung berlapis selaput lendir. bernapas. yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. Faring (Tenggorokan) Udara dari rongga hidung masuk ke faring. terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara. yakni saluran pernapasan dan mekanisme pernapasan. Selain itu. Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan. Urutan saluran pernapasan adalah sebagai berikut: a. Pada bagian belakang faring (posterior) terdapat laring (tekak) tempat terletaknya pita suara (pita vocalis). b. saraf kita akan mengatur agar peristiwa menelan. Faring merupakan percabangan 2 saluran. 3 . Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar sebagai suara.BAB II PEMBAHASAN SISTEM RESPIRASI PADA MANUSIA Sistem pernapasan pada manusia mencakup dua hal. dan berbicara tidak terjadi bersamaan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan. Rongga Hidung (Cavum Nasalis) Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis). Makan sambil berbicara dapat mengakibatkan makanan masuk ke saluran pernapasan karena saluran pernapasan pada saat tersebut sedang terbuka.

c. terletak sebagian di leher dansebagian di rongga dada (torak). e. Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea. dikelilingi oleh cincintulang rawan. 4 . Bronkus bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis). Paru-paru (Pulmo) Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas. Tenggorokan (Trakea) Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm. Cabang-cabang Tenggorokan (Bronki) Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian. di bagian samping dibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. dan pada bagian dalam rongga bersilia. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. disebut pleura. Paru-paru ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. Dinding tenggorokan tipis dan kaku. d.

Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan.Paru-paru tersusun oleh bronkiolus. yaitu pernapasan luar dan pernapasan dalam. yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Cairan pleura berasal dari plasma darah yang masuk secara eksudasi. sedangkan pernapasan dalam adalah pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh.Gambar : Paru-paru Manusia. Antara selaput luar dan selaput dalam terdapat rongga berisi cairan pleura yang berfungsi sebagai pelumas paru-paru. Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler. Sehubungan dengan organ yang terlibat dalam pemasukkan udara (inspirasi) dan pengeluaran udara (ekspirasi) maka mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam. Mekanisme Pernafasan : Pernapasan adalah suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun karma sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf otonom. Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis. alveolus. Paru-paruberstruktur seperti spon yang elastis dengan daerah permukaan dalam yang sangat lebar untuk pertukaran gas. Dinding rongga pleura bersifat permeabel terhadap air dan zat-zat lain. jaringan elastik. dan pembuluh darah. 5 .

6 . Fase inspirasi. Besarnya volume udara pernapasan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. serta jumlah maupun jenis bahan makanan yang dimakan. Udara ini dikenal sebagai kapasitas total udara pernapasan manusia. tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar. Fase Ekspirasi. Volume Udara Pernafasan Dalam keadaan normal. sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar. Sebagai akibatnya. akibatnya udara keluar dari paru-paru. akibatnya rongga dada membesar dan tekanan menjadi kecil sehingga udara luar masuk. Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar. Pada fase ini otot diafragma berkontraksi sehingga diafragma mendatar. kemampuan dan kebiasaan bernapas. volume udara paru-paru manusia mencapai 4500 cc. ukuran tubuh. mengembang) sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar. serta kondisi kesehatan. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk. Pernapasan perut merupakan pernapasan yang mekanismenya melibatkan aktifitas otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada. Pertukaran O2 Dan CO2 Dalam Pernafasan: Jumlah oksigen yang diambil melalui udara pernapasan tergantung pada kebutuhan dan hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh jenis pekerjaan.Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan otot antartulang rusuk. Fase Inspirasi. antara lain ukuran alat pernapasan. Fase ekspirasi merupakan fase berelaksasinya otot diafragma (kembali ke posisi semula. Fase ekspirasi.

Dalam keadaan biasa. pengikatan oksigen oleh hemoglobin : Hb4 + O2 4 Hb O2 7 . Kebutuhan tersebut berbanding lurus dengan volume udara inspirasi dan ekspirasi biasa kecuali dalam keadaan tertentu saat konsentrasi oksigen udara inspirasi berkurang atau karena sebab lain. misalnya konsentrasi hemoglobin darah berkurang. Oksigen yang dibutuhkan berdifusi masuk ke darah dalam kapiler darah yang menyelubungi alveolus. manusia membutuhkan sekitar 300 cc oksigen sehari (24 jam) atau sekitar 0.5 cc tiap menit. sebagian besar oksigen diikat oleh zat warna darah atau pigmen darah (hemoglobin) untuk diangkut ke sel-sel jaringan tubuh. Selanjutnya. Secara sederhana.

Gambar: respirasi pada manusia 8 .

9 .

BAB III PENUTUP Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa sistem pernafasan adalah suatu sistem yang manusia menghirup oksigen dan mengeluarkan Karbondioksida yang ada di dalam tubuh. Faring (Tenggorokan). Trakea. Organ-organ pada system pernafasan adalah : Rongga hidung (Cavum Nasalis). Cabang-cabang tenggorokan (Bronki). 10 . Paru-paru (Pulmo).

Omegawati. BIOLOGI 2. Penerbit Tiga Serangkai Pustaka Mandiri-Solo. Penerbit Intan Pariwara-Klaten. Furqonita. Lestari. www. Purwanto. 1991. 2007. Google. 2006. Longman Group UK Limited-England. Penerbit Bumi Aksara-Jakarta. dan Hadisumarto. Seri PIA BIOLOGI SMP Kelas VIII. 1997. dan Nugroho. PT. 2 dan 3. B. 2004. Prawirohartono. S. S. D. Gitamedia Press-Surabaya. SMP Kelas VIII. R. Galaxy Mega Puspa-Bekasi. Penerbit Quadra dari YudhistiraJakarta. dan Kusumawati. Penerbit Esis dari Penerbit ErlanggaJakarta Tim BIOLOGI SMU. Kamus Lengkap Kedokteran Edisi Revisi. Sains BIOLOGI SMP Untuk Kelas VIII.H. Com 11 . E. Saktiyono. Penerbit Yudhistira-Jakarta. 2007. Sains BIOLOGI-2b Untuk Kelas 2 Tengah Tahun Kedua Sesuai Kurikulu. W. 1994. IPA BIOLOGI Eksplorasi Kelas VII untuk SMP dan MTs. Lawrence. Caturwulan 1. Henderson¶s Dictionary of : Biological Terms Tenth Edition. 1999. Belajar Ilmu Alam dan Sekitarnya 2. Berdasarkan Kurikulum 1994. Pegangan Belajar BIOLOGI 2 Untuk SMU 2. A. 2007. Kadaryanto et al. S.DAFTAR PUSTAKA Ahmad. 2003. Mengungkap Rahasia Alam Kehidupan. Longman Scientific & Technical.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful