14 BAB II TINJAUAN PUSTAKA

A.

Pengetahuan Pengetahuan bukanlah hanya sekedar pertemuan antara subjek yang mengetahui

dengan objek yang diketahui, tetapi pengetahuan adalah persatuan antara subyek yang mengetahui dengan objek yang diketahui. Namun dalam pertemuan inisubyek tidak melebur menjadi subjek. Pengetahuan pada hakekatnya yang dituntut atau yang ingin dicapai tujuannya adalah mencapai kebenaran. Dengan mengetahui yang benar kita dapat mengetahui yang salah tanpa terlebih dahulu mengetahui yang benar. (Agustrisno, 2005) Menurut Notoadmojo (2003, hal : 128), pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang. Karena dari pengalaman dan penelitian ternyata perilaku yang disadari oleh pengetahuan akan lebih langgeng dari pada prilaku oleh pengetahuan. Notoadmojo (2003, hal : 128), mengungkapkan bahwa sebelum orang mengadopsi perilaku baru, di dalam diri orang tersebut terjadi proses yang berurutan : 1. Kesadaran, di mana orang tersebut menyadari dalam arti mengetahui terlebih dahulu terhadap stimulus (objek). 2. Merasa tertarik, terhadap stimulus atau objek tersebut. Disini sikap mulai timbul. 3. Menimbang-nimbang, terhadap baik dan tidaknya stimulus tersebut bagi dirinya, hal ini berarti sikap responden mulai baik lagi. 4. Mencoba, dimana subjek mulai mencoba melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh stimulis. 5
Universitas Sumatera Utara

15 5. 6. Aplikasi Kemampuan untuk menggunakan materi yang dipelajari pada suatu kondisi real (sebenarnya). Pengetahuan yang dicakup di dalam domain kognitif mempunyai enam tingkat yaitu: 1. dimana subjek telah berprilaku baru sesuai dengan pengetahuan. dan masih ada menghubungkan bagian-bagian di dalam batas keseluruhan yang baru. Memahami Yaitu kemampuan menjelaskan secara benar tentang objek yang diketahui dan dapat menginterpretasikan materi tersebut secara benar. Analisis Kemampuan untuk menjabarkan suatu materi atau objek ke dalam komponenkomponen. Adopsi. 3. 5. Evaluasi Kemampuan untuk melakukan suatu penilaian terhadap suatu materi atau objek. 2. Termasuk ke dalam pengetahuan tingkat ini adalah mengingat kembali terhadap suatu yang spesifik dari seluruh bahan yang dipelajari atau rangsangan yang diterima. kesadaran dan sikapnya terhadap stimulus. Tahu Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang telah dipelajari sebelumnya. Sintesis Sintesis menunjukkan kepada kemampuan untuk melakukan atau organisasi tersebut. tapi masih dalam struktur kaitannya satu sama lain. Universitas Sumatera Utara . 4.

tata nilai peristiwa dan sebagainya. Sikap Menurut Syah M (2004) sikap (attitude) adalah kecenderungan yang relative menetap untuk bereaksi dengan cara baik atau buruk terhadap orang atau barang tertentu. Adapun ciri-ciri sikap menurut WHO adalah : 1. pada prinsipnya sikap itu dapat kita anggap suatu kecenderungan siswa atau seseorang untuk bertindak dengan cara teretentu. Ketiga komponen ini secara bersama-sama membentuk sikap yang utuh. 3.16 B. keyakinan. 3. dan emosi memegang peranan yang penting. Dalam hal ini. Dalam penentuan sikap yang utuh ini pengetahuan berpikir. yaitu : Universitas Sumatera Utara . 2. Di dalam suatu masyarakat apapun selalu berlaku nilai-nilai yang menjadi pegangan setiap orang dalam menyelenggarakan hidup bermasyarakat. Kepercayaan (keyakinan). Sikap akan ikut atau tidak diikuti oleh tindakan yang mengacu pada pengalaman orang lain. perwujudan perilaku belajar siswa dan perilaku seseorang akan ditandai dengan munculnya kecenderungan-kecenderungan baru yang telah berubah (lebih maju dan lugas) terhadap suatu objek. Kecenderungan untuk bertindak. Menurut Notoadmodjo (2003. 2. hal : 131). Sikap akan terwujud di dalam suatu tindakan tergantung pada situasi saat itu. ide konsep terhadap suatu objek. Sikap akan di ikuti atau tidak oleh suatu tindakan berdasarkan pada banyak atau sedikitnya pada pengalaman seseorang. Dengan demikian. sikap mempunyai 3 komponen pokok yaitu : 1. Sikap ini terdiri dari berbagai tingkatan. Kehidupan emosional atau evaluasi terhadap suatu objek.

3. mengerjakan dan menyelesaikan tugas yang diberikan adalah suatu indikasi dan sikap. menghargai Mengajak orang lain untuk mengerjakan atau mendiskusikan suatu masalah. Universitas Sumatera Utara . hal: 13). 4. 2009.17 1. Bidan Bidan adalah seseorang yang telah menyelesaikan Program Pendidikan Bidan yang diakui oleh negara serta memperoleh kualifikasi dan diberi izin untuk menjalankan praktek kebid6anan di negeri itu (Hidayat. Skala Sikap Sikap dapat di ukur dengan mempergunakan Skala Likert. Menerima Bila orang atau subjek mau dan memperhatikan stimulus yang diberikan objek. Merupakan metode pelaksanaan pernyataan sikap yang menggunakan distribusi responden sebagai dasar penentuan nilai skalanya. Bertanggung jawab Tanggung jawab atas segala sesuatu yang telah dipilihnya denngan segala resiko adalah merupakan sikap yang paling tinggi. tidak setuju dan sangat tidak setuju (Arikunto. Merespon Memberikan jawaban apabila ditanya. 1997) D. 2. Kelompok uji coba ini hendaknya memiliki karakteristik yang semirip mungkin dengan karakteristik individu yang hendak diungkapkan sifatnya. setuju. C. Skala likert di pergunakan untuk mengukur sikap yang terdiri dari komponen sangat setuju.

hal : 5). hal : 102). migrasi. konsepsi. karena terjadi dehidrasi. hCG melewati kontrol ovarium di hipofisis dan menyebabkan korpus luteum terus memproduksi estrogen dan progesteron.18 E. (Muchtar. (Manuaba. Mual dan muntah selama kehamilan biasanya di sebabkan oleh perubahan dalam sistem endokrin yang terjadi selama kehamilan. suatu fungsi yang nantinya diambil alih oleh lapisan korionik plasenta (Tiran. Universitas Sumatera Utara . Keadaan ini disebabkan oleh gangguan metabolisme karbohidrat. hal : 95). G. 1999. hal : 195). spermatozoa ovum. Pengertian Hiperemesis Hiperemesis gravidarum adalah mual dan muntah yang berlebihan pada wanita hamil sampai mengganggu pekerjaan sehari-hari karena keadaan umumnya menjadi buruk. terutama disebabkan oleh tingginya fluktuasi kadar hCG (human Chorionik gonadotropin). Pengertian Emesis Emesis adalah keluhan kepala pening. F. jadi bila mungkin minum teh hangat dengan gula sebelum bangun dan berjalan (Manuaba. pembentukan plasenta dan tumbuh kembang hasil konsepsi sampai janin aterm. 2008. khususnya karena periode mual dan muntah gestasional yang paling umum adalah pada 12-16 minggu pertama. 1999. nidasi. mual ringan sampai muntah. 1998. Pengertian Kehamilan Kehamilan adalah suatu proses yang merupakan mata rantai yang berkesinambungan terdiri dari ovulasi (pelepasan ovum). hCG sama dengan LH (luteinizing hormon) dan di sekresikan oleh sel-sel trofoblas blastosit. pertumbuhan zygot. setelah duduk sebentar dapat diatasi. yang pada saat itu hCG mencapai kadar tingginya.

dapat terjadi robekan pada selaput lendir esofagus dan lambung dengan akibat perdarahan gastrointestinal. sehingga cairan ekstraselular dan plasma berkurang. akan mengalami emesis gravidarum yang lebih berat. demikian pula klorida air kemih. bila terjadi terus-menerus dapat menyebabkan dehidrasi dan tidak imbangnya elektrolit dengan alkalosis hipokloremik. Natrium dan khlorida darah turun. menambah frekuensi muntah-muntah yang lebih banyak. Selain itu dehidrasi menyebabkan hemokonsentrasi. Hal ini menyebabkan jumlah zat makanan dan oksigen ke jaringan mengurang pula dan tertimbunnya zat metabolik yang toksik. Pada umumnya robekan ini ringan dan perdarahan dapat (Prawirohardjo.2002. berhenti sendiri Universitas Sumatera Utara . Patofisiologi Hiperemesis gravidarum yang merupakan komplikasi mual-muntah pada hamil muda. Hiperemesis gravidarum ini dapat mengakibatkan cadangan karbohidrat dan lemak habis terpakai untuk keperluan energi. Di samping dehidrasi dan terganggunya keseimbangan elektrolit. tetapi faktor fisiologik merupakan faktor utama. sehingga aliran darah kejaringan berkurang. terjadilah ketosis dengan tertimbunnya asam aseton-asetik. Yang jelas wanita yang sebelum kehamilan sudah menderia lambung spastik dengan gejala tak suka makan dan mual. Belum jelas mengapa gejala-gejala ini hanya terjadi kepada sebagian kecil wanita. asam hidroksi butirik dan aseton dalam darah.19 H. Karena oksidasi lemak yang tak sempurna. hal : 276). Kekurangan cairan yang diminum dan kehilangan cairan karena muntah yang menyebabkan dehidrasi. dapat merusak hati dan terjadilah lingkaran setan yang sulit untuk dipatahkan. disamping pengaruh hormonal. Kekurangan kalium akibat dari muntah dan bertambahnya ekskresi lewat ginjal.

Faktor psikologis Hubungan faktor psikologis dengan kejadian hiperemesis gravidarum belum jelas. Dapat dimasukkan dalam ruang lingkup faktor adaptasi adalah wanita hamil dengan anemia. wanita primigravida dan over distensi rahim pada hamil ganda dan hamil mola hidatidosa.20 I. muntah berlebihan sampai menimbulkan gangguan kehidupan sehari-hari dan dehidrasi. diduga dapat menjadi faktor kejadian hiperemesis gravidarum. takut kehilangan pekerjaan. sedangkan pada hamil ganda dan mola hidatidosa. keretakan hubungan dengan suami dan sebagainya. (Manuaba. 1998. Universitas Sumatera Utara . Tetapi beberapa faktor predisposisi dapat dijabarkan sebagai berikut : 1. dengan menentukan kehamilan. Sebagian kecil primigravida belum mampu beradaptasi terhadap hormon estrogen dan khorionik gonadrotropin. Faktor adaptasi dan hormonal Pada wanita hamil yang kekurangan darah lebih sering terjadi hiperemesis gravidarum. 3. jumlah hormon yang dikeluarkan terlalu tinggi dan menyebabkan terjadi hiperemesis gravidarum itu. di mana diduga terjadi invasi jaringan villi korialis yang masuk ke dalam peredaran darah ibu. Besar kemungkin bahwa wanita yang menolak hamil. J. Faktor alergi Pada kehamilan. Penyebab Hiperemesis gravidarum Kejadian hiperemesis gravidarum belum diketahui dengan pasti. Diagnosis Menetapkan kejadian hiperemesis gravidarum tidak sukar. maka faktor alergi dianggap dapat menyebabkan kejadian hiperemesis gravidarum. hal: 209). 2.

Tingkat III (berat) Keadaan umum jelek.nadi kecil dan cepat. perubahan mental (Mochtar. Tingkat Hiperemesis Gravidarum 1. mata cekung. Komplikasi yang berakibat fatal terjadi pada susunan syaraf pusat (ensefalopati Wernicke) dengan adanya : nistagmus. lidah kering dan kotor. ikterus ringan. Dapat pula terjadi asetonuria dan dari nafas keluar bau aseton. dehidrasi hebat. apatis turgor kulit jelek. dan tensi turun sekali. tekanan darah menurun. lidah kering. hiperemesis gravidarum berkelanjutan harus dicegah dan harus mendapat pengobatan yang adekuat. Tingkat II (sedang) Mual-muntah yang hebat menyebabkan keadaan umum penderita lebih parah: lemas. Universitas Sumatera Utara . suhu badan naik dan dehidrasi. kesadaran sangat menurun. berat badan turun. nadi kecil halus dan cepat. hal: 211) K. berat badan turun dan rasa nyeri epigastrium. hemokonsentrasi. hal: 195). mata cekung. Oleh karena itu. tensi turun. Tingkat I (ringan) Mual-muntah terus-menerus menyebabkan penderita lemah tidak mau makan. samnolen sampai koma.21 Muntah yang terus-menerus tanpa pengobatan dapat menimbulkan gangguan tumbuh kembanng janin dalam rahim dengan manifestasi kliniknya. ikterus. 2. (Manuaba. suhu badan naik. diplopia. 1998. nadi sekitar 100x/menit. turgor kulit kurang. oliguri dan konstipasi. 1998. 3.

akan terasa oyong. Pencegahan dengan memberikan informasi dan edukasi tentang kehamilan dan edukasi kehamilan kepada ibu-ibu dengan maksud menghilangkan faktor psikis rasa takut. Kelainan lemak ini nampaknya tidak menyebabkan kematian dan dianggap sebagai akibat muntah teru-menerus. 3. 2. 3. kecil dari biasa. Ginjal : tampak pucat. Terapi obat. tetapi dalam porsi sedikit-sedikit namun sering. Jangan tiba-tiba berdiri waktu bangun pagi. Juga tentang diet ibu hamil. anti muntah. vitamin. Patologi Dari otopsi wanita yang meninggal (menurut Manuaba. makan jangan sekaligus banyak . Penanganan 1. Hepar : Pada tingkat ringan hanya ditemukan degenerasi lemak sentrilobuler tanpa nekrosis. Defekasi hendaknya dilakukan teratur. Otak : terdapat perdarahan pada otak dan kelainan seperti pada ensefalopati wernicke dapat dijumpai (dilatasi kapiler dan perdarahan kecil-kecil didaerah korpora mamilaria ventrikel ketiga dan ke empat). 4. Jantung : jantung atrofi. ini sejalan dengan lamanya penyakit.22 L. Hiperemesis gravidarum tingkat II dan III harus dirawat inap di rumah sakit: Universitas Sumatera Utara . degenerasi lemak pada tubuli kontorti. 1999. menggunakan sedative. M. Kadang kala dijumpai perdarahan subendokardial. antasida dan antimulas. 2. hal: 102) karena hiperemesis gravidarum diperoleh keterangan bahwa terjadi kelainan pada organ-organ tubuh sebagai berikut : 1. kadang-kadang ditemukan perdarahan sub-endokardial. mual dan muntah.

b. dapat dipertimbangkan suatu abortus buatan (Mochtar. e. Wanita yang mengalami mual dan muntah ringan sampai berat memperlihatkan peningkatan insiden disritmia lambung yang terbukti berkurang secara lebih signifikan setelah memakan makanan kaya protein dari pada setelah memakan makanan yang di dominasi oleh karbohidrat atau lemak. Nilai vitamin B6 untuk mengurangi mual dan muntah dapat terletak dalam perannya pada metabolisme glukosa. 1998. Kadang-kadang pada beberapa wanita. Isolasi. antasida dan anti mulas. Ada beberapa anjuran bahwa memakan makanan kaya protein dapat membantu mengurangi takigastria atau bradigastria gelombang lambat lambung. jangan terlalu banyak tamu. Pada beberapa kasus dan bila terapi tidak dapat dengan cepat memperbaiki keadaan umum penderita. dengan suplementasi akan mengurangi efek hipoglikemi pada tubuh yang umumnya diyakini sebagai salah satu penyebab utama “ mual dan muntah” Akan tetapi. Berikan infus dekstrose atau glukosa 5% sebanyak 2-3 liter dalam 24 jam. normal dan fisiologis jadi tidak perlu takut dan khawatir. telah banyak mengurangi mual dan muntahnya. dikirim ke hati dan diubah menjadi bentuk yang lebih berguna oleh asam amino transferase dalam suatu proses yang memerlukan vitamin B6. Berikan obat-obatan sedative. hal: 196).23 a. kalau perlu hanya perawat dan dokter saja yang boleh masuk. vitamin. suplemen vitamin B6 dan asam Universitas Sumatera Utara . hanya tidur di rumah sakit saja. Protein di metabolisme menjadi asam amino. f. anti muntah. Kadang kala hal ini saja tanpa pengobatan khusus telah mengurangi mual dan muntah. Terapi psikologik. Penambahan cairan. Berikan pengertian bahwa kehamilan adalah suatu hal yang wajar. c. d.

Universitas Sumatera Utara . Dosis vitamin B6 harian sebesar 2-3 mg selama kehamilan (Tiran. 2008.24 folat memiliki efek yang terbaik terhadap pertumbuhan janin. hal : 106).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful