You are on page 1of 11

BAB III TINJAUAN KASUS ASUHAN KEBIDANAN GANGGUAN REPRODUKSI PADA Nn.

S UMUR 16 Tahun DENGAN ABSES BARTOLINI RESIDIF Di RSJ.Prof.dr.SOEROYO – MAGELANG

Tanggal Pengkajian Jam Tempat Pengkajian I. Pengkajian A. DATA SUBYEKTIF 1. Identitas nama pasien Umur Agama Suku/ Bangsa Pendidikan Pekerjaan Alamat Penanggung Jawab Umur Agama Suku/ Bangsa Pendidikan Pekerjaan Alamat

: 21 Desember 2010 : 14.30 WIB : Bangsal Dewi Ratih (Kebidanan)

: Nn. S : 16 tahun : Islam : Jawa/ Indo : SMA : Pelajar : Madyocondro : Tn. K : 45 tahun : Islam : Jawa/ Indo :: Swasta : Madyocondro

2. Alasan dating ke klinik Nn. S Mengatakan ingin memeriksakan keadaannya

DM dan tidak ada riwayat kembar. DM. DM dan Nn. 5. nyeri ditambah saat BAK terasa sakit dan tidak menderita penyakit menular seperti HIV/ AIDS. ginjal. ginjal. persalinan dan nifas yang lalu - . S mengatakan ini benjolan yang ketiga dan pernah dua kali diobati. hepatitis dan penyakit menurun seperti gejala jantung. Riwayat Kesehatan a. hipertensi. S mengatakan terdapat benjolan di kemaluan bawah sejak dua hari yang lalu. TBC. Riwayat Hamil. TBC. S Mengatakan terdapat benjolan di kemaluan bawah sejak dua hari yang lalu. hipertensi. hepatitis dan penyakit menurun seperti gejala jantung. Riwayat Kesehatan Sekarang Nn. b. Riwayat Perkawinan 6. Riwayat Menstruasi Menarche : 12 tahun Siklus Lama jumlah Bau : 28 hari : 5 hari : Khas darah(amis) Konsistensi Flouralbus : Cairan ada gumpalan :Desminorea : Jarang : 2x ganti pembalut/hr Teratur/ tidak : Teratur b. S mengatakan didalam keluarganya tidak ada yang menderita penyakit menular seperti HIV/AIDS. Riwayat Kesehatan Keluarga Nn. Keluhan Utama Nn. c. hipertensi.3. Riwayat Obstetric a. ginjal. nyeri ditambah saat BAK terasa sakit 4. Riwayat Kesehatan Dahulu Mengatakan dahulu tidak pernah menderita penyakit menular seperti HIV/AIDS. hepatitis dan penyakit menurun seperti gejala jantung. TBC.

nasi. Riwayat Psikologi Spiritual dan Ekonomi − Nn. S selalu mendapat dukungan dari keluarganya − Pengambil keputusan dalam keluarga adalah Bapak − Nn. DATA OBYEKTIF 1. bau khas feses BAK + 500 cc/hr. − Nn. S hanya disibin dan ganti baju d. Istirahat 9. KU Kesadaran TTV TD N Pemeriksaan Umum : Baik : Composmentis : 110/70 mmHg : 80x/mnt . Aktivitas Saat ini Saat ini : Nn. c. S jarang menjalankan ibadah − Penghasilan keluarga cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari 10. Pola Kebutuhan Sehari-hari a. lauk pauk minum + 7-8 gelas/hr dengan air putih b. S mengatakan tidur malam + 7-8 jam/hr tidur siang + 2 jam/hr e. S cemas dengan keadaannya saat ini. S mengatakan belum tahu cara mengatasi keluhannya. Personal Hygiene Saat ini : Nn. Climinasi Saat ini : BAB 1x/hr konsistensi : lembek. warna kuning. Nutrisi Saat ini : makan 3x sehari menu.7. S hanya berbaring ditempat tidur saja : Nn. B. Data Pengetahuan Pasien Nn. Riwayat KB 8.

tidak ada penampakan secret : Bersih. reflek patella (+) g. c. ada ketombe : Tidak oedem dan tidak pucat : Simetris. tidak ada caries gigi. Kepala Muka Mata Hidung Telinga Mulut Ketiak : Bentuk mesoekepal. turgor kulit baik. Palpasi Mamae : Tidak ada benjolan abnormal Genetalia : Teraba massa kistik . Anus : Tidak ada hemoroid b. Pemeriksaan Obstetric a. Abdomin : Tidak ada luka bekas operasi e. sklera putih : Bersih. Dada : Simetris. gerakan aktif. gerakan aktif. Leher : Tidak ada pembesaran vena jugularis dan kelenjar tiroid. pendengaran (+) : Kotor. tidak ada benjolan abnormal. tidak ada kelainan.Rir S 2. turgor kulit baik : Tidak oedem. tidak ada kelainan. tidak ada penumpukan sprumen. tidak ada pembesaran polip. : Tidak ada pembesaran kelenjar limfe (-) d. : 22x/mnt : 3630C BB TB : 55Kg : 159 cm Pemeriksaan Fisik a. Inspeksi Mamae : Tidak ada kelainan (simetris) Abdomen : Tidak ada luka bekas operasi Genetalia : Tampak benjolan di labia mayora kanan b. tidak ada gigi berlubang. kunjungtiva merah muda. Genetalia : Terdapat benjolan pada labio mayora kanan f. Elastremitas Atas Bawah : Tidak oedem. kulit kepala bersih. retraksi dinding dada 3.

00 35.8 x 10-9/L 5.100.5 2.2fl 30.0 – 47.1 – 1.0 0.2% 77.4.0 .8 – 4. Range 4. Pemeriksaan Penunjang Hasil Lab : Nn.0x10-5/L 1.0 37.4fl Ref.0 – 56.0 0.0 .S Paramater WBC Lymph# Mid# Gran# HCT MCV RDW-SD L L L Result 8.0 80.5x10-9/L 34.7x10-9/L 0.0 – 10.0 – 7.

Abdomen : tidak ada bekas luka operasi Palpasi .Anjurkan pasien istirahat cukup 14.43wib untuk melakukan tindakan marsupialisasi : .Beritahu 14.S hasil pemeriksaan 1. Pasien bersedia untuk istirahat cukup.38wib 2.S 14.Siapkan pasien untuk melakukan tindakan marsupialisasi 14.44wib 4.Abdomen : tidak ada bekas operasi .Mamae : tidak ada benjolan .Tanggal/ Jam 21-Des2010 Jam 14. cara cebok yang benar yaitu dari atas kebawah.36wib Nn. masalah cemas dengan Nn.39wib tentang personal hygiene 14. sikat gigi 2x/hari.Pasien mengatakan residif DX.Coakes (+) . ganti baju 1x/hari.Menganjurkan pasien istirahat cukup. Bartholini . ganti celana dalam 2x/hari. Pasien sudah siap untuk tindakan marsupialisa si 14.Puasa (+) .42wib 3. Pasien sudah mengerti tentang personalhygi ene 1.30wib Interpretasi Diagnosa Data Potensial DS : DX.40wib 14. 14. DO : KU : Baik Kesadaran : CM TTV TD : 110/70mmHg N : 80x/mnt Rir : 20x/mnt S : 365oC Inspeksi .37wib hasil pemeriksaan TO : 110/70mmHg N : 80x/mnt Rir : 22x/mnt S : 365 C 2.SP (+) .Beri Penkes 14. S cemas keadaannya saat ini. Pasien sudah mengetahui hasil pemeriksaan 2. Menyiapkan pasien 14.45wib 4.Memberitahu Nn.Lab (+) . .Mamae : tidak ada kelainan .Pasien mengatakan 16tahun ada benjolan pada dengan abses bartolini kemaluannya. S Umur bernama Nn.35wib Perencanaan Jam Pelaksanaan Jam Evaluasi 1. .46wib 3. . Memberikan penkes tentang hygiene dengan cara minimal mandi 2x/hari.14wib 3.S.Infus Ril 4. keramas 3x/minggu. 14.Genetalia : terdapat abses pada labia mayora dextra Pengkajian Identifikasi Jam 14.Pasien mengatakan kebidanan Nn.

Pasien sudah diantar keruang operasi.39wib 08.S.Genetalia : benjolan pada labia mayora kanan berdiameter +2cm. Palpasi . Mengantarkan pasien keruang operasi 08.Lakukan marsupialisasi 08.44wib 4. Baju operasi sudah terpakai.40wib 3.41wib 3.35wib Nn.30wib Interpretasi Diagnosa Data Potensial DS : DX.37wib 2. 4. 08.43wib 4. Pasien sudah tahu keadaan.Antarkan pasien keruang operasi 08. 08. 08. 2.38wib pasien baju operasi.30wib Perencanaan Jam Pelaksanaan Jam Evaluasi 1. Kista .Marsupiali sasi sudah dilakukan.Melakukan 14. Memasangkan pasien baju operasi.Genetalia : terdapat benjolan pada labia mayora kanan.Pasien mengatakan bartolini nyeri pada residif kemaluan. dengan abses .Pasangkan 08.S 08. Pengkajian Identifikasi Jam 08.Memberitahu Nn.S hasil pemeriksaan 1. DO : KU : Baik Kesadaran : CM TTV TD : 110/70mmHg N : 80x/mnt Rir : 20x/mnt S : 365oC Inspeksi . . S Umur . .Tanggal/ Jam 22-Des2010 Jam 08.Pasien mengatakan cemas dengan keadaannya saat ini. 1.45wib 3.46wib marsupialisasi pada abses bartholini. Nn.36wib hasil pemeriksaan TO : 110/70mmHg N : 80x/mnt Rir : 22x/mnt S : 365 0C 2.Beritahu 08.Pasien mengatakan kebidanan Bartholini bernama Nn.Pasien mengatakan 16tahun berumur 16tahun.

.Pasien mengatakan bernama Nn. Terapi sudah diberikan pada pasien.Pasien mengatakan cemas dengan keadaannya saat ini.S mengeluh cemas Diagnosa Potensial Infeksi Identifikasi Jam 08.37wib 2. 4. Menganjurkan pasien untuk istirahat cukup agar cepat pulih.Tanggal/ Jam 23-Des2010 Jam 08.42wib sesuai advice dokter yaitu : .36wib Nn. S Umur 16tahun dengan Post Marsupialisasi abses bartolini residif DX.41wib 4. Melakukan perawatan luka post marsupialisasi dan aff tampon dengan cara membersihkan vulva dengan betadine dan aff tampon menggunakan gunting hanya 2cm 08. Memberikan terapi 08. kebidanan Nn. Pasien sudah tahu keadaannya 2. Pasien bersedia untuk istirahat cukup.Memberitahu pasien 08. .S. Berikan terapi sesuai advice dokter.30wib Pengkajian DS : .Pasien mengatakan nyeri pada bagian labia mayora kanan . Perawatan luka sudah dilakukan dan aff tampon sudah dilakukan 08.Anjurkan 08.41wib 4.Pasien mengatakan berumur 16tahun. terdapat robekan teratur pada daerah benjolan. 3.S hasil pemeriksaan 1.38wib 08. DO : KU : Baik Kesadaran : CM TTV TD : 110/70mmHg N : 80x/mnt Rir : 20x/mnt S : 365oC Inspeksi .Genetalia : benjolan mengecil/ kempes.35wib Perencanaan Jam Pelaksanaan Jam Evaluasi 1.39wib 08. 08.Beritahu 08.Lakukan perawatan luka post marsupialisasi dan aff tampon 08.37wib hasil pemeriksaan TO : 110/70mmHg N : 80x/mnt Rir : 22x/mnt S : 365 o C 2. . 1.39wib 08.37wib pasien untuk istirahat cukup 3. Interpretasi Data DX. masalah Nn.40wib 3.

08. Interpretasi Data DX.00wib Perencanaan Jam Pelaksanaan Jam Evaluasi 1.00wib Pengkajian DS : .10wib 08. Memberikan penkes PMS pada pasien. .S. . Melakukan perawatan luka dan aff sisa tampon dengan cara melakukan vulva hygiene terlebih dahulu dan di oleskan salep cinolon (fluoxinolone) pada tempat marsupialisasi.Memberitahu pasien 08. Telah dilakukan perawatan luka dan aff sisa tampon.Lakukan 08.07wib 08.07wib 3.10wib 08. 08.07wib 08.06wib hasil pemeriksaan TO : 120/80mmHg N : 80x/mnt Rr : 20x/mnt S : 365 o C 2.Genetalia : Terdapat DC (+) dan luka post marsupialisasi. Berikan terapi sesuai advice dokter.07wib perawatan luka dan aff sisa tampon.Pasien mengatakan berumur 16tahun. kebidanan Nn.Pasien mengatakan sudah tidak nyeri pada luka post marsupialisasi DO : KU : Baik Kesadaran : CM TTV TD : 120/80mmHg N : 80x/mnt Rir : 20x/mnt S : 365oC Inspeksi .06wib 2. 4.09wib 3.Tanggal/ Jam 24-Des2010 Jam 08. Terapi sudah diberikan. 2. 3. 08. Pasien sudah mengerti tentang PMS 4.Pasien mengatakan bernama Nn. Pasien telah mengetahui keadaannya 1.11wib . Memberikan terapi sesuai advice dokter seperti : Cefodroxil 2x1 Asmet 3x1 Vit C 1x1 08. Beri penkes PMS pada pasien 4.05wib pasien hasil pemeriksaan 1. S Umur 16tahun dengan Post Marsupialisasi abses bartolini residif Diagnosa Potensial Infeksi Identifikasi Jam 08.Beritahu 08.

Berikan terapi sesuai 08. Perawatan luka dan aff sisa tampon sudah dilakukan 07.51wib 07.21wib 08.Beritahu 07. Beri Penkes 07.Genetalia : Terdapat DC (+) dan luka post marsupialisasi. S Umur 16tahun dengan Post Marsupialisasi abses bartolini residif Diagnosa Potensial Infeksi Identifikasi Jam 07. 5.41wib pasien hasil pemeriksaan 1. 07. 5.30wib .45wib hasil pemeriksaan TO : 120/80mmHg N : 80x/mnt Rr : 20x/mnt S : 365 o C 2.11wib 08.Pasien mengatakan tidak nyeri pada post marsupialisasi DO : KU : Baik Kesadaran : CM TTV TD : 120/80mmHg N : 80x/mnt Rir : 20x/mnt S : 365oC Inspeksi . Melakukan aff DC 07.50wib 07. Terlampir 5.S.Pasien mengatakan Jam bernama Nn.25wib . Memberikan terapi sesuai advice dokter 08.Pasien mengatakan berumur 16tahun.10wib tentang PMS pada pasien. Terapi sudah diberikan 4. kebidanan Nn.56wib 3.46wib 2. 6.Memberitahu pasien 07. Beritahu pasien bahwa pasien diperbolehkan pulang berikan surat kontrol 6.55wib 3. 2. Melakukan perawatan luka dan aff sisa tampon dengan cara melakukan vulva hygiene terlebih dahulu dan di oleskan salep cinolon (fluoxinolone) pada tempat marsupialisasi. Lakukan Aff 07. 3. Pasien telah mengetahui mengenai PMS.20wib 08. DC telah dilakukan 4. 6.52wib DC 4. Interpretasi Data DX.40wib Perencanaan Jam Pelaksanaan Jam Evaluasi 1.12wib 07. Pasien telah mengetahui keadaannya 1.15wib 08.Tanggal/ Pengkajian Jam 25/Des DS : 2010 . Memberitahu pasien bahwa pasien diperbolehkan pulang dan memberikan surat kontrol.47wib perawatan luka dan aff tampon. Pasien telah mengetahuinya dan surat kontrol telah diberikan.Memberikan penkes 08.57wib tentang PMS pasien. .Lakukan 07.

advice dokter. . Salep cinolon .