http://www.pixeletphotomagz.

com/id/parmalim-keagamaan-lokal-tradisional-batak-toba/

Parmalim, Keagamaan Lokal Tradisional Batak Toba
Pada desa Hutatinggi Kecamatan Lagu Boti Kabupaten Tobasamosir Provinsi Sumatera Utara Indonesia terdapat satu komunitas masyarakat keagamaan lokal tradisional Batak Toba yaitu Parmalim. Berasal dari kata Par-Malim atau Par-Ugamo Malim, Parmalim menjadi pengikut dari sebuah lembaga keagamaan Ugamo Malim yang berpusat di desa Hutatinggi kecamatan Laguboti di Kabupaten Tobasamosir.

Komunitas ini berkeyakinan bahwa para leluhur tidak ada dipenjara dan tertindas karena mencuri, membunuh, memitnah, menipu dan berjinah yang merupakan etika Hamalimon. Menurut kepercayaan Hamalimon, apabila melakukan tindakan melanggar hukum maka leluhur akan dipenjara dan difitnah meskipun tindakan itu dilakukan atas kebenaran yang diyakini, seperti menyembah Mulajadi Nabolon yang di sebut Debata dan Tuhan tertinggi.

Kerbau dicucuk hidungnya sebelum di sembelih sebelum upacara ritual Parmalim dimulai di Desa Hutatinggi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Tobasamosir, Sumatera Utara, Indonesia, 26 Juli 2010. FOTO: SUTANTA ADITYA | PIXELET

Parmalim berkembang pada masa pemerintahan Sisingamangaraja XII. Kemudian diturunkan kepada Raja Mulia Naipospos. Salah seorang pengikut dari Raja Si Singamangaraja XII diberi amanah untuk mempertahankan Hadebataon Batak dengan ajaran Hamalimon. Sampai sekarang, keberadaan Parmalim masih terus dipertahankan oleh turunan Raja Mulia Naipospos.

Kecamatan Laguboti. FOTO: SUTANTA ADITYA | PIXELET Generasi ke tiga Sisingamangaraja XII Raja Marnangkok Naipospos. Kalimantan dan Irian Jaya. Kabupaten Labuhanbatu. Duri hingga sebagian di pulau Jawa.Seorang anak turunan suku Batak menggntungkan hiasan berbahan pelepah kelapa di pundaknya pada saat persiapan upacara ritual Parmalim di Desa Hutatinggi. . salah satu turunan Raja Mulia Naipospos mengatakan. Pekanbaru. Kabupaten Tobasamosir. Sumatera Utara. pada waktu dimana upacara besar tahunan yaitu perayaan Sipaha sada dan Sipaha lima diselenggarakan. kota Medan.´ katanya sebelum pelaksanaan upacara ritual Parmalim. persebarannya meliputi beberapa wilayah di Indonesia. ³Para pengikut ajaran ini pada umumnya berkumpul di desa Hutatinggi sebagai pusat keagamaan. Kabupaten Simalungun. Batam. Senin (26/7). Indonesia. 26 Juli 2010. Kabupaten Asahan. seperti wilayah Toba-Samosir. sedikitnya dua kali dalam setahun.

Mereka disebut ³Ihutan´ yang secara bebas diterjemahkan ³yang diikuti´ warga Parmalim. Sumatera Utara. Dan selengkapnya disebut Ihutan Parmalim. FOTO: SUTANTA ADITYA | PIXELET Desa Hutatinggi menjadi pusat dari berbagai kegiatan kepercayaan Parmalim sejak 1921 ketika dikeluarkan Controleur Van Toba yang sekaligus menandai lembaga keagamaan Parmalim diakui secara legal-formal. 26 Juli 2010. Kepemimpinan ini bukan lah menganut monarki dan keharusan dari garis keturunan yang sama.Sejumlah umat menggiring kerbau liar mengakhiri upacara ritual Parmalim di Desa Hutatinggi. Indonesia. Kecamatan Laguboti. . Kabupaten Tobasamosir. Indonesia. FOTO: SUTANTA ADITYA | PIXELET Hingga saat ini pemimpin Parmalim Hutatinggi sudah tiga generasi dan kebetulan turunan Raja Mulia Naipospos. Seorang Parmalim yang sudah dewasa wajib mengenakan tali-tali dan sarung dalam upacara Parmalim. 26 Juli 2010. Tampakk seorang suku Batak mengenakan tali-tali sebelum upacara ritual Parmalim dimulai di Desa Hutatinggi. Kecamatan Laguboti. Kabupaten Tobasamosir. Sumatera Utara.

tapi memang karena dorongan hati yang menyatakan bahwa wadah ini tepat untuk taat kepada ajaran Tuhan.´ ucapnya. .Togap Sitorus. Sumatera Utara. 26 Juli 2010. Seorang umat Parmalim berdoa dengan khsusuk dalam upacara ritual Parmalim di Desa Hutatinggi. Tidak ada perbedaan termasuk dalam berpakaian. Kecamatan Laguboti. Indonesia. setiap upacara atau ritual Parmalim akan diikutinya tanpa ada paksaan dari siapapun. Karena itu. Kabupaten Tobasamosir. FOTO: SUTANTA ADITYA | PIXELET Sementara Lenny boru Sitorus (23) menilai bahwa ajaran Parmalim ini merupakan wadah yang tepat untuk taat kepada ajaran Tuhan YME secara tulus atas dorongan hati. ³Pemakaian sarung menandakan seluruh umat manusia sama. ³Tidak juga karena saya turunan Parmalim makanya saya taat kepada ajaran ini. salah satu pengikut Parmalim mengaku bahwa ajaran ini mengajarkan umat untuk bersikap bijaksana dan sederhana. Contohnya menggunakan sarung saat mengikuti upacara ritual Parmalim untuk mengakui kesepahaman dan keseteraan antar umat.´ katanya.

http://toniibloges. Rizal Hendrik Sirait (16). Biasanya anak seusianya pada jaman sekarang. Parmalim masih terpenjara dalam arti bukan fisik.Usai menortor muda-mudi suku Batak beragama Parmalim kembali ke tempat menandai upacara ritual Parmalim berakhir di Desa Hutatinggi.blogspot. Indonesia. Sampai sekarang meski Indonesia telah merdeka. Kecamatan Laguboti. Kabupaten Tobasamosir. Parmalim masih berpegang teguh kepada pesan leluhur untuk tidak bersifat dendam. Sumatera Utara.html Kepercayaan asli Suku Batak . belum begitu taat mengikuti ajaran agama. 26 Juli 2010. FOTO: SUTANTA ADITYA | PIXELET Sedangkan.com/2010/10/kepercayaan-asli-suku-batak. seorang siswa kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengaku bersemangat setiap mengikuti upacara ritual Parmalim meski usianya masih tergolong muda.

seperti yang diungkapkan oleh Koentjaraningrat bahwa kebudayaan memiliki 3 wujud yaitu: wujud Ide. dan fisik atau benda. benda dan kebudayaan kelompok masyarakat tersebut. Tylor ( dalam Adimihardja 1976. Kebudayaan memiliki 7 unsur dan salah satunya yaitu Agama yang juga dianggap Religi atau kepercayaan. Sehingga dari kebudayaan yang ada pada masyarakat dapatlah dilihat hubungannya terhadap pembentukan kepribadian seseorang dari tiap kelompok masyarakat yang tampak pada kelakuan-kelakuan atau kebiasaan individu yang mengandung nilai dan diturunkan secara turun-temurun ke generasi berikutnya.Negara Indonesia yang merupakan Negara kepulauan. Diangkat dari uraian di atas. sistem sosial atau tindakan masyarakat.186-187). memiliki masyarakat yang terdiri dari berbagai etnis dan beragam budaya yang tampak pada kebiasaan-kebiasaan. 86-87) yang mengatakan bahwa agama yang paling awal adalah animisme yakni kepercayaan bahwa segala sesuatu baik yang dalam dunia yang bernyawa ataupun benda mati dihuni roh dimana roh tersebut dapat meninggalkan manusia baik untuk sementara seperti pada saat manusia sedang tidur dan untuk selamanya seperti manusia mati dan segala bentuk kepercayaan dan praktek keagamaan mulai dari yang primitif hingga yang paling tinggi tingkatannya . Kebiasaan-kebiasaan yang dimaksud sangat terkait dengan lingkungan tempat kelompok masyarakat tersebut berdiam. artefak (Koentjaraningrat 2000. dapat kita lihat bahwa banyak kebudayaan-kebudayaan yang harus kita jaga dan kita lestarikan dan bagi pemegang kebudayaan tersebut haruslah tetap menjaga dan menurunkan kebudayaan mereka dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Di dalam doa-doa dan pujian pengikut Parmalim selalu menyampaikan doa kepada Debata Mulajadi Nabolon dan Raja Sisingamangaraja yang dipandang sebagai malim tertinggi yaitu malim pilihan Tuhan atau Malim Ni Debata Tuhan dalam ajaran Parmalim di sebut dengan Mulajadi Nabolon. Sehingga Perkembangan Animisme secara keseluruhan termasuk percaya kepada roh-roh dan keadaan dimasa depan dalam upaya mengendalikan dewa-dewa dan roh yang lebih rendahan dan ajaran-ajarannya menghasilkan beberapa macam penyembahan yang tetap berlangsung. Il Nomensen maka pengikut ajaran kepercayaan tua ini pun berkurang. serta dapat membatasi diri dari menikmati dan bertindak dari hal-hal duniawi. dimana haiason diartikan dengan kebersihan fisik dan parsolamon diartikan dengan membatasi diri dari menikmati dan bertindak. Parmalim berasal dari kata malim yang memiliki 2 arti yaitu: malim sebagai sifat dasar yang dituju yang berawal dari haiason dan parsolamon. seperti halnya agama Parmalim yang merupakan kepercayaan tua dan kepercayaan asli pada suku Batak Toba dimana kepercayaan ini dahulunya hanya sebagai kepercayaan masyarakat Batak Toba pada masa penjajahan belanda dan dibawa oleh Raja Sisingamangaraja. dimana pengikutnya harus memiliki sifat yang bersih atau suci baik fisik maupun rohani. kedua adalah malim sebagai sosok pribadi. Hari . Parmalim sendiri dapat diartikan dengan orang yang mengikuti ajaran malim. sehingga muncul istilah dari suku Batak Toba sendiri istilah Parmalim yang artinya orang yang mengikuti ajaran ugamo. Tetapi dengan masuknya agama modern yang dibawa oleh Dr. Hubungan penganut dengan Mulajadi Nabolon disebut dengan Ugamo dan inti ajaran dalam menjalankan hubungan itu disebut dengan Hamalimon atau kebersihan atau kesucian.berkembang dari Animisme. Bentuk penghayatan dari kepercayaan Parmalim dahulunya hanya berbentuk upacara biasa saja dan belum disebut sebagai kepercayaan Parmalim tetapi disebut sebagai Ugamo Malim pada masyarakat Batak dan inti ajarannya berpegang pada adat istiadat Batak. lama-kelamaan kepercayaan ini mulai berkembang seiring dengan bertambahnya pengikut kepercayaan ini.

sehingga Desa Pardomuan Nauli yang lebih dikenal masyarakat sebagai Desa Hutatinggi dijadikan sebagai pusat dari kepercayaan Parmalim dan tidak dapat dipindahkan ke daerah lain. Pengikut kepercayaan Parmalim saat ini sudah mulai berkembang dan sudah mulai menyebar ke beberapa daerah di Nusantara bahkan hingga keluar Negeri. dimana mereka melakukan perkumpulan atau parpunguan tersebut pada satu tempat yang merupakan tempat berkumpul mereka dalam melaksanakan ibadahnya yang disebut dengan Balai Partonggoan atau Bale Pasogit untuk di pusat. Batam. yang terletak di desa Pardomuan Nauli Hutatinggi. dalam setiap pelanggarannya akan ada sanksi-sanksi tertentu bagi orang yang melanggar peraturan agama tersebut. salah satu hukumannya yaitu pemberian peringatan kepada si pelaku dan membuat suatu upacara tersendiri untuk menebus kesalahannya. Laguboti. kecamatan. Untuk di Indonesia sendiri pengikutnya telah ada di daerah Pekanbaru. . Ciri khas dari pengikut Parmalim yaitu adanya bane-bane yang diikat bersama jeruk kecil dan bonang manalu atau bonang Batak dan diletakkan di atas pintu atau di suatu tempat yang dapat terlihat oleh orang lain. Toba Samosir. upacara ini haruslah berupa persembahan seekor ayam dan diiringi oleh gondang sabangunan. Semarang dan di daerah Sumatera Utara yaitu Medan dan di tanah Batak. Irian Jaya.Adapun peraturan-peraturan yang ada di dalam Parmalim yaitu para pengikutnya dilarang berdusta. Jakarta. berjinah dan mencemari agama mereka. Peribadatan atau biasa disebut parpunguan bagi pengikut Parmalim biasannya dilakukan di Bale partonggoan untuk di pusat dan rumah parsantian untuk di setiap cabang Dalam melakukan parpunguan. kabupaten. Desa Pardomuan Nauli merupakan desa tempat tinggal dari Raja Mulia Naipospos yang merupakan salah satu panglima dari Raja Sisingamangaraja yang menerima perintah dari Raja Sisingamangaraja untuk memimpin dan meneruskan ajaran Parmalim. mereka hanya memanjatkan doa kepada Debata Mulajadi Nabolon dan nasihat-nasihat di dalam melaksanakan kehidupan sehari-sehari dan mereka tidak mengumpulkan persembahan tetap mingguan atau bulanan.khusus bagi penganut Ugamo Malim yaitu hari Sabtu.

pohon. orang Batak pada mulanya belum mengenal nama dan istilah dewa-dewa . batu. Sebelum orang Batak mengenal tokoh dewa-dewa orang India dan istilah Debata .Sejarah Parmalim Sebelum masuknya pengaruh agama Hindu. Ompu Nabolon (pada awalnya) bukan salah satu dewa atau tuhan tetapi dia adalah yang telah dahulu dilahirkan sebagai nenek moyang orang Batak yang memiliki kemampuan luar biasa dan juga menciptakan adat bagi manusia. Karena kata Tuan. Benda-benda mati dipercayai memiliki tondi (roh) misalnya: gunung. Selanjutnya untuk menegaskan pendewaan bahwa Ompu Nabolon atau Mula Jadi . Penghormatan dan penyembahan dilakukan kepada arwah leluhur akan mendatangkan keselamatan. dll yang kalau dianggap keramat dijadikan tempat yang sakral (tempat sembahan). Mula.1. Kuasa-kuasa inilah yang paling ditakuti dalam kehidupan orang Batak di dunia ini dan yang sangat dekat sekali dengan aktifitas manusia. Ompu Nabolon menjadi Mula Jadi Nabolon atau Tuan Mula Jadi Nabolon . sombaon yang paling besar orang Batak (kuno) disebut Ompu Na Bolon (Kakek/Nenek Yang Maha Besar). Kepercayaan orang Batak dahulu (kuno) adalah kepercayaan kepada arwah leluhur serta kepercayaan kepada benda-benda mati. Tetapi setelah masuknya kepercayaan dan istilah luar khususnya agama Hindu. Ompu Nabolon ini dijadikan sebagai dewa yang dipuja orang Batak kuno sebagai nenek/kakek yang memiliki kemampuan luar biasa. Orang Batak percaya kepada arwah leluhur yang dapat menyebabkan beberapa penyakit atau malapetaka kepada manusia. pertama dan yang diciptakan merupakan kata-kata asing yang belum pernah dikenal oleh orang Batak kuno. Islam. Jadi berarti yang dihormati. Untuk menekankan bahwa Ompu Nabolon ini sebagai kakek/nenek yang terdahulu dan yang pertama menciptakan adat bagi manusia. dan Kristen ke tanah Batak. kesejahteraan bagi orang tersebut maupun pada keturunan.

sebuah agama kepercayaan yang lahir dari kebudayaan Batak. Alasan lain. Misalnya. Orang lebih mengenalnya sebagai Parmalim Hutatinggi. sementara kelembagaannya disebut Ugamo Malim. Pada masyarakat kebanyakan. sebenarnya Ugamo Malim layak menjadi sebuah agama resmi.Parmalim di anggap sesat Menurut beberapa pandangan ilmuwan sosial. peraturan pemerintah membantah advokasi tersebut dengan alasan masih adanya berbagai kejanggalan. Di desa ini ada rumah ibadah orang Parmalim yang disebut Bale Pasogit. Perjuangan dimulai sejak Raja Sisingamangaraja menyatakan tolak kolonialisme Belanda yang dinilai merusak tatanan kehidupan masyarakat adat dan budaya Raja Monang Naipospos adalah Pengurus Pusat Ugamo Malim. 4 kilometer dari kecamatan Laguboti Kabupaten Toba Samosir Sumatera Utara. Alasannya ialah dalam ajaran aliran ini juga terdapat nilai-nilai religius yang bertujuan menata pola kehidupan manusia menuju keharmonisan. baik sesama maupun kepada Pencipta. ketidakadaan dokumen sejarah yang jelas mengenai kapan Parmalim pertama kali diyakini sebagai sebuah kepercayaan di Tanah Batak. Hanya saja. Kini pusat agama Parmalim terbesar berada di Desa Hutatinggi. karena leluhur pendahulunya dari awal dan akhir hidupnya selalu dalam perjuangan. 2. Agama ini merupakan peninggalan Raja Batak Sisingamangaraja. Parmalim sebenarnya adalah identitas pribadi. Parmalim sebagai identitas pribadi itu lebih populer dari Ugamo Malim sebagai identitas lembaganya Berjuang bagi Parmalim bukan hal baru. yang . yang tentu saja mengacu pada persepsi umum adalah ketidakadaan kitab suci dan nabi yang jelas berdasarkan kitab suci.Nabolon adalah salah satu dewa terbesar orang Batak ditambahkanlah di depan Nabolon atau Mula Jadi Nabolon itu kata Debata yang berarti dewa (jamak) sehingga menjadi Debata Mula Jadi Nabolon . Dan secara ilmu sosial tujuan ini mengandung nilai luhur.

Yang kami puja tak lain adalah Oppu Mula Jadi Na Bolon bukan begu (roh jahat). Parmalim meyakini bahwa Raja Sisingamangaraja dan utusan-utusannya mampu mengantarkan mereka (Bangsa Batak) kepada Debata. Lantas. Marnangkok kemudian menjelaskan. aliran ini dianggap sesat dengan tuduhan sebagai pengikut sipele begu (penyembah roh jahat atau setan). jelas Marnangkok. kata Marnangkok. Selasa (2/1/07). Parmalim dengan demikian merupakan orang-orang mengutamakan kesucian dalam hidupnya. Kami bukan penganut ajaran sesat.apabila ada. ajaran Parmalim menuntut manusia agar hidup dalam kesucian. Raja Nasiak Bagi merupakan julukan terhadap kesucian (hamalimon) serta jasa-jasanya yang hingga akhir hidupnya tetap setia mengayomi Bangsa Batak. jelasnya kemudian menerangkan secara detail asal-muasal kata Parmalim yang berasal dari kata malim . Mereka (masyarakat awam dan pemerintah) tidak mengerti siapa sebenarnya yang kami sembah dan luhurkan. sehingga Ia mengutus sewujud manusia sebagai perantaraannya (parhiteon). Dengan demikian. . Malim berarti suci dan hidup untuk mengayomi sesama dan meluhurkan Oppu Mulajadi Nabolon atau Debata (Tuhan pencipta langit dan bumi). Ia bukan raja yang kaya raya tetapi hidup sama miskin seperti rakyatnya. Di samping itu masih saja ada persepsi masyarakat yang mengatakan bahwa ajaran Parmalim adalah ajaran sesat. Dan inilah yang menjadi bias negatif dari masyarakat terhadap Parmalim. Nasiak Bagi sendiri berarti ditakdirkan untuk hidup menderita. kata Naipospos kepada Global ketika dijumpai di kediamannya. Oppu Mula Jadi Nabolon adalah Tuhan pencipta alam semesta yang tak berwujud. katanya. yakni Raja Sisingamangaraja yang juga dikenal dengan Raja Nasiak Bagi. Maka. Alasannya jelas. apa pasal sehingga aliran ini tidak layak dijadikan sebagai agama resmi? Bahkan. Bahkan.

. Dan Sipaha Lima yang dilakukan saat bulan Purnama yang dilakukan antara bulan juni-juli. 3. namun hasilnya tetap nihil. Semua acara Parmalin dipimpin langsung oleh Raja Marnokkok Naipospos. Mereka menggunakan dupa dan air suci (pagurason) di samping daun sirih untuk ritual khusus. laki-laki yang telah menikah biasanya mengunakan sorban seperti layaknya orang muslim.Hanya saja. dalam menyoal status Parmalim muncul lagi sebuah pertanyaan mengenai sampai kapan keterkungkungan mereka itu akan lepas? Kenyataan menjelaskan bahwa Parmalim selalu diperlakukan secara diskriminatif dalam banyak perolehan akses hidup sebagai warga negara. Di samping itu tak jarang pula media mengadvokasi eksistensi mereka demi hak-hak dan kebebasan mereka. Tentu saja ini dipandang dari tata cara pelaksanaan setiap ritualnya sangat berbeda dengan ritual agama-agama samawi dan agama lainnya. izin-izin resmi serta bias sosial yang negatif. Mereka tersebar di 39 tempat di Indonesia termasuk di Singkil Nanggroe Aceh Darussalam.Adat kebiasaan kepercayaan Parmalim Mereka beribadah setiap hari sabtu dan memiliki dua hari peringatan besar setiap tahunnya yaitu Sipaha Sada dan Sipaha Lima. Kini penganut Parmalin ini mencapai 7000 orang termasuk yang bukan orang batak. dalam memperoleh pekerjaan di dinas pemerintahan. Contohnya. hingga kini persepsi umum mengatakan bahwa Parmalim memuja Raja-raja Batak terdahulu dan utusan-utusannya. sarung dan Ulos (selendang batak). Sementara yang wanitanya bersarung dan mengonde rambut mereka. Namun. Kakek Raja Marnokkok adalah Raja Mulia Naipospos yang menjadi pembantu utama Sisingamangaraja XI. Sipaha Sada ini dilakukan saat masuk tahun baru Batak yang dimulai setiap bulan Maret. Dalam upacara.

upacara ini juga dilaksanakan di Bale Partonggoan dan dihadiri oleh seluruh umat Parmalim. Mangan Napaet Upacara berpuasa untuk menebus dosa dan dilaksanakan selama 24 jam penuh pada setiap penghujung tahun kalender batak yaitu pada ari hurung bulan hurung. Mardebata Upacara yang dilakukan secara individual untuk meminta ampunan atas penyimpangan yang dilakukan dari aturan ajaran kepercayaannya.Martutuaek Upacara yang dilakukan di rumah umat karena mendapat karunia kelahiran seorang anak ataupun pemberian nama pada anak. 5.1. Pasahat Tondi Upacara yang dilakukan pada umat yang mengalami duka atau meninggal dunia.00 sebelum berbuka dilaksanakanlah mangan napaet. dalam perkumpulan ini para pengikut parmalim akan diberi poda atau bimbingan untuk lebih tekun dalam menghayati ajaran kepercayaan Parmalim. bisa dilakukan dengan sederhana atau besar tergantung pada kemampuan keluarga yang mengalami kemalangan. Dimana seorang anak yang baru lahir haruslah terlebih dahulu diperkenalkan dengan bumi terutama air yaitu umbul mata air disertai dengan bara api tempat membakar dupa. 4. 3. Setelah berpuasa selama 24 jam maka tepat tengah hari pukul 12. lalu dilakukan perkumpulan di dalam Bale Partonggoan dan dipimpin oleh Ihutan.Marari Sabtu Di mana seluruh pengikut Parmalim di manapun mereka berada haruslah melaksanakan perkumpulan setiap hari Sabtunya dan dilaksanakan di setiap cabang atau rumah parsantian. Bahwa agama Parmalim adalah Kepercayaan yang tertua di daerah Sumatera utara yang sampai saat ini belum jelas keberadaannya karena Agama kepercayaan ini belum di anggap sebagai agama . dalam upacara ini biasanya dilakukan doa saja. Dimana setelah satu bulan pemakaman maka dilakukanlah upacara pasahat tondi atau menghantar roh. 2.

Setiap kepercayaan yang di anut seseorang hendaknya kita saling menghargai. . tetapi Parmalim tetap menjalankan kepercayaannya dan masih menjalin hubungan social dengan Penganut Agama lain. Karena setiap manusia berhak memilih agamanya masing-masing sesuai kepercayaan yang mereka anggap benar. Dan kepada setiap agama kepercayaan agar saling menjaga perasaan agama kepercayaan yang lain agar tidak terjadi perpecahan dang perperangan.resmi Republik Indonesia. Meskipun Parmalim belum di akui keberadaannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful