“ WAWASAN NUSANTARA “

BAB I PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang Kehidupan manusia di dunia mempunyai kedudukan sebagai hamba Tuhan Yang

Maha Esa dan sebagai wakil Tuhan (Khalifatullah) di bumi yang menerima amanat- NYA untuk mengelola kekayaan alam. Adapun sebagai wakil Tuhan di bumi, manusia dalam hidupnya berkewajiban memelihara dan memanfaatkan segenap karunia kekayaan alam dengan sebaik – baiknya untuk kebutuhan hidupnya. Manusia dalam menjalankan tugas dan kegiatan hidupnya bergerak dalam dua bidang yaitu universal filosofis dan sosial politis. Bidang universal filosofis bersifat transeden dan idealistik misalnya dalam bentuk aspirasi bangsa, pedoman hidup dan pandangan hidup bangsa. Aspirasi bangsa ini menjadi dasar wawasan nasional bangsa Indonesia dalam kaitannya dengan wilayah Nusantara. Sebagai negara kepulauan dengan masyarakatnya yang berbhineka, negara Indonesia memiliki unsur – unsur kekuatan sekaligus kelemahan. Kekuatannya terletak pada posisi dan keadaan geografi yang strategis dan kaya akan sumber daya alam (SDA). Sementara kelemahannya terletak pada wujud kepulauan dan keanekaragaman masyarakat yang harus disatukan dalam satu bangsa, satu negara dan satu tanah air. Dalam kehidupannya, bangsa Indonesia tidak terlepas dari pengaruh interaksidan interelasi dengan lingkungan sekitarnya (regional atau internasional). Dalam hal ini bangsa Indonesia memerlukan prinsip – prinsip dasar sebagai pedoman agar tidak terombang – ambing dalam memperjuangkan kepentingan nasional untuk mencapai cita – cita serta tujuan nasionalnya. Salah satu pedoman bangsa Indonesia wawasan nasional yang berpijak pada wujud wilayah nusantara sehingga disebut WAWASAN NUSANTARA. Karena hanya dengan upanya inilah bangsa dan negara Indonesia tetap eksis dan dapat melanjutkan perjuangan menuju mayarakat yang adil, makmur dan sentosa. Latar Belakang Konsepsi Wawasan Nusantara Latar belakang yang mempengaruhi tumbuhnya konsespi wawasan nusanatara adalah sebagai berikut :

1

Aspek Historis Dari segi sejarah, bahwa bangsa Indonesia menginginkan menjadi bangsa yang bersatu dengan wilayah yang utuh adalah karena dua hal yaitu : 1. Kita pernah mengalami kehidupan sebagai bangsa yang terjajah dan terpecah, kehidupan sebagai bangsa yang terjajah adalah penederitaaan, kesengsaraan, kemiskinan dan kebodohan. Penjajah juga menciptakan perpecahan dalam diri bangsa Indonesia. Politik Devide et impera. Dengan adanya politik ini orang – orang Indonesia justru melawan bangsanya sendiri. Dalam setiap perjuangan melawan penjajah selalu ada pahlawan, tetapi juga ada pengkhianat bangsa. 2. Kita pernah memiliki wilayah yang terpisah-pisah, secara historis wilayah Indonesia adalah wialayah bekas jajahan Belanda . Wilayah Hindia Belanda ini masih terpisah-pisah berdasarkan ketentuan Ordonansi 1939 dimana laut territorial Hindia Belanda adalah sejauh 3 (tiga) mil. Dengan adanya ordonansi tersebut , laut atau perairan yang ada diluar 3 mil tersebut merupakan lautan bebas dan berlaku sebagai perairan internasional. Sebagai bangsa yang terpecah pecah dan terjajah, hal ini jelas merupakan kerugian besar bagi bangsa Indonesia.Keadaan tersebut tidak mendudkung kita dalam mewujudkan bangsa yang merdeka, bersatu dan berdaulat.Untuk bisa keluar dari keadaan tersebut kita membutuhkan semangat kebangsaan yang melahirkan visi bangsa yang bersatu. Upaya untuk mewujudkan wilayah Indonesia sebagai wilayah yang utuh tidak lagi terpisah baru terjadi 12 tahun kemudian setelah Indonesia merdeka yaitu ketika Perdana Menteri Djuanda mengeluarkan pernyataan yang selanjutnya disebut sebagai Deklarasi Djuanda pada 13 Desember 1957. Isi pokok dari deklarasi tersebut menyatakan bahwa laut territorial Indonesia tidak lagi sejauh 3 mil melainkan selebar 12 mil dan secara resmi menggantikam Ordonansi 1939. Dekrasi Djuanda juga dikukuhkan dalam UU No.4/Prp Tahun 1960 tentang perairan Indonesia yang berisi : 1. Perairan Indonesia adalah laut wilayah Indonesia beserta perairan pedalaman Indonesia 2. Laut wilayah Indonesia adalah jalur laut 12 mil laut 3. Perairan pedalaman Indonesia adalah semua perairan yang terletak pada sisi dalam dari garis dasar. Keluarnya Deklarasi Djuanda melahirkan konsepsi wawasan Nusantara dimana laut tidak lagi sebagai pemisah, tetapi sebagai penghubung.UU mengenai perairan Indonesia
2

Kepentingan nasional itu merupakan turunan lanjut dari cita-cita nasional.com ) Aspek Geopolitis dan Kepentingan Nasional Prinsip geopolitik bahwa bangsa Indonesia memanndang wikayahnya sebagai ruang hidupnya namun bangsa Indonesia tidak ada semangat untuk memperluas wilayah sebagai ruang hidup (lebensraum).diperbaharui dengan UU No. Rumusan Masalah 3 .2. tujuan nasional maupun visi nasional I. Aspek Geografis dan Sosial Budaya Dari segi geografis dan Sosial Budaya. Keunikan wilayah dan dan heterogenitas menjadikan bangsa Indonesia perlu memilikui visi menjadi bangsa yang satu dan utuh . sebanyak 218. Kaya akan flora dan fauna dan sumberdaya alam 8.datastatistik-Indonesia. Memiliki jumlah penduduk dalam jumlah yang besar. Salah satu kepentingan nasional Indonesia adalah bangaimanan menjadikan bangsa dan wilayah negara Indonesia senantiasa satu dan utuh. Indonesia terletak anata dua benua dan dua sameudera(posisi silang) 3. Indonesia bercirikam negara kepulauan atau maritim 2. Indonesia meruapakan negara bangsa dengan wialayah dan posisi yang unik serta bangsa yang heterogen. Berdasarkan Konvensi Hukum Laut 1982 tersebut Indonesia diakui sebagai negara dengan asas Negara Kepulauan (Archipelago State).6 Tahun 1996 tentang Perairan Indonesia Deklarasi Djuanda juga diperjuangkan dalam forum internasional. Melalui perjuangan panjanag akhirnya Konferensi PBB tanggal 30 April menerima “ The United Nation Convention On The Law Of the Sea”(UNCLOS) . Indonesia berada pada iklim tropis dengan dua musim 5. Keunikan wilayah dan heterogenitas itu antara lain sebagai berikut : 1. Indonesia terletak pada garis khatulistiwa 4. Memiliki etnik yang banyak sehingga memiliki kebudayaan yang beragam 9.868 juta jiwa (tahun 2005 – www. Indonesia menjadi pertemuan dua jalur pegunungan yaitu sirkumpasifik dan Mediterania 6. Wilayah subur dan dapat dihuni 7.

4. 6. Pengertian Tujuan Wawasan Nusantara Makalah wawasan nusantara ini mempunyai beberapa tujuan yaitu: • Untuk mengetahui unsur – unsur dari wawasan nusantara. 5. Hakikat dari wawasan nusantara. 7.Di dalam makalah ini yang berjudul “Wawasan Nusantara” mempunyai beberapa rumusan masalah yaitu: 1. 3. Faktor – faktor yang mempengaruhi wawasan nusantara. Kedudukan. Unsur – unsur dari wawasan nusantara. 1. Pengertian dari wawasan nusantara. Latar belakang filosofis dari wawasan nusantara. 2. • Untuk mengetahui latar belakang filosofis dari wawasan nusantara. BAB II 4 . fungsi dan tujuan wawasan nusantara. 8.3. Implementasi serta tantangan yang dihadapi dari wawasan nusantara. • Untuk mengetahui hakekat/makna dari wawasan nusantara. Arah pandang wawasan nusantara.

laut dan udara diatasnya dipandang sebagai ruang hidup (lebensraum) yang satu atau utuh. Wawasan berarti pula cara pandang. Cara pandang suatu bangsa memandang tanah air dan beserta lingkungannya menghasilkan wawasan nasional. meninjau atau melihat. Nusantara berasal dari kata nusa dan antara. Apakah wawasan Nusantara itu? Secara konsepsional wawasan nusantara (Wasantara) merupakan wawasan nasionalnya bangsa Indonesia. Wawasan Nasional Sebelum membahas Wawasan Nusantara. Wawasan Nusantara berasal dari kata Wawasan dan Nusantara. Wawasan nasional itu selanjutnya menjadi pandangan atau visi bangsa dalam menuju tuannya. Jadi wawasan nusantara merupakan penerapan dari teori geopolitik bangsa Indonesia. kita sebaiknya terlebih dahulu mengerti dan memahami wawasan nasional suatu secara universal.ISI WAWASAN NUSANTARA 2. penglihatan. pencipta alam semesta. Wawasan artinya pandangan. tujuan. Adapun bangsa Indonesia memiliki wawasan nasional yaitu wawasan nusantara. Pandangan bangsa Indonesia didasarkan kepada konstelasi lingkungan tempat tinggalnya yang menghasilakan konsepsi wawasan Nusantara. Wawasan berasal dari kata wawas (bahasa Jawa) yang berarti pandangan. Ini berarti tanah inggris bukan hanya sebatas pulaunya. cara melihat. Namun. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Manusia memiliki kelebihan dari makhluk yang lainmelalui akal pikiran dan budi nuraninya. Namun tidak semua bangsa memiliki wawasan nasional Inggris adalah salah satu contoh bangsa yang memiliki wawasan nasional yang berbunyi” Britain rules the waves”. Perumusan wawasan nasional bangsa Indonesia yang selanjtnya disebut Wawasan Nusantara itu merupakan salah satu konsepsi politik dalam ketatanegaraan Republik Indonesia. sehingga manusia yang satu dan yang lain tidak memiliki tingkat kemampuan yang sama. kemampuannya dalam menggunakan akal pikiran dan budi nurani tersebut terbatas. tinjauan atau penglihatan indrawi.1. Nusa artinya pulau atau kesatuan 5 . Sebagai Wawasan nasional dari bangsa Indonesia naka wilayah Indonesia yang terdiri dari daratan. Selanjutnya muncul kata mawas yang berarti memandang. Suatu bangsa meyakini bahwa kebenaran yang hakiki atau kebenaran yang mutlak adalah kebenaran yang datang dari Tuhan. tetapi juga lautnya. keanekaragaman tersebut memerlukan perekat agar bangsa yang bersangkutan dapat bersatu memelihara keutuhan negaranya. tanggap indrawi. Wawasan nusantara sebagai wawasan nasionalnya bangsa Indonesia dibangunatas pandangan geopolitik bangsa.

dalam menyelenggarakan kehidupannya tidak terlepas dari pengaruh lingkungannya. budaya. Visi bangsa Indonesia sesuaidengan konsep wawasan Nusantara adalah menjadi bangsa yang satu dengan wilayah yang satu dan utuh pula. tekad. Berdasarkan pengertian modern. aspirasi serta cita-cita dan kondisi sosial masyarakat. Kehidupan suatu bangsa dan negara senantiasa dipengaruhi oleh perkembangan lingkungan strategis. wawasan itu harus mampu memberi inspirasi pada suatu bangsa dalam menghadapi berbagai hambatan dan tantangan yang ditimbulkan oleh lingkungan strategis dan dalam mengejar kejayaannya. Pengaruh itu timbul dari hubungan timbal balik antara filosofi bangsa. Suatu bangsa yang telah bernegara. yaitu Samudera Hindia dan Pasifik. Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam. Dalam mewujudkan aspirasi dan perjuangan. Jiwa. Lingkungan sekitarnya Dengan demikian. Nusantara artinya kesatuan kepulauan yang terletak antara dua benua. keadaan alam. keutuhan wilayah serta jati diri bangsa. kata “Nusantara” digunakan sebagai pengganti nama Indonesia. satu bangsa perlu memperhatikan tiga faktor utama: 1. wawasan nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang telah bernegara tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensinya yang serba terhubung (melalui 6 . Pemerintah dan rakyat memerlukan suatu konsepsi berupa wawasan nasional untuk menyelenggarakan kehidupannya. dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayahh dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat. Dengan penambahan akhiran “an” kata ini secara harfiah memiliki arti yaitu cara meliha atau cara tinjau atau cara pandang. dan semangat manusiany aatau rakyatnya 3. ideologi. Atau cara pandang dan sikap bangsa Indonesia menganai diri dan lingkungannya. Wawasan ini dimaksudkan untuk menjamin kelangsungan hidup. berbangsa dan bernegara. Antara artinya menunjukkan letak anatara dua unsur. Wawasan nasional merupakan visi bangsa yang bersangkutan dalam menuju masa depan. wilayah serta pengalaman sejarahnya. Visi adalah keadaan atau rumusan umum mngenai keadaan yang dinginkan. Karena itu. yaitu benua Asia dan Australia dan dua samudera. Kata “wawasan ” itu sendiri berasal dari wawas (bahasa Jawa ) yang artinya melihat atu memandang. Kedudukan wawasan nusantara adalah sebagai visi bangsa. Bumi atau ruang dimana bangsa itu hidup 2. tradisi.kepulauan.

b. 7 . Machiavelli memberikan pesan tentang cara membentuk kekuatan politik yang besar agar sebuah negara dapat berdiri dengan kokoh. Paham Machiavelli (Abad XVII) Dalam bukunya tentang politik yang diterjemahkan kedalam bahasa dengan judul “The Prince”. regional. Teori-teori yang dapat mendukung rumusan tersebut antara lain: a. buku tersebut menjadi sangat dan banyak dipelajari oleh orang-orang serta dijadikan pedoman oleh banyak kalangan politisi dan para kalangan elite politik. sebuah negara akan bertahan apabila menerapkan dalil-dalil berikut: pertama. Napoleon berpendapat bahwa perang di masa depan akan merupakan perang total yang mengerahkan segala upaya dan kekuatan nasional. serta global. Didalamnya terkandung beberapa postulat dan cara pandang tentang bagaimana memelihara kekuasaan politik. dalam dunia politik (yang disamakan dengan kehidupan binatang buas ). dan ketiga. politik adu domba (divide et impera) adalah sah. namun menjadi bumerang bagi dirinya sendiri sehingg akhir kariernya dibuang ke Pulau Elba. Beberapa teori paham kekuasaan dan teori geopolitik. yang kuat pasti dapat bertahan dan menang. buku “The Prince” dilarang beredar oleh Sri Paus karena dianggap amoral. kedua.interaksi dan interelasi) dan dalam pembangunannya di lingkungan nasional (termasuk lokal dan propinsional). selain penganut baik dari Machiavelli. Paham Kaisar Napoleon Bonaparte (abad XVIII) Kaisar Napoleon merupakan tokoh revolusioner di bidang cara pandang. Ketiga postulat Machiavelli telah diimplementasikan dengan sempurna oleh Napoleon. Semasa Machiavelli hidup. Menurut Machiavelli. Teori Kekuasaan Sebagai Lahirnya Wawasan Nasional Suatu Bangsa Wawasan nasional suatu bangsa dibentuk dan dijiwai oleh paham kekuasaan dan geopolitik yang dianutnya.2. Kekuatan ini juga perlu didukung oleh kondisi sosial budaya berupa ilmu pengetahuan teknologi demi terbentuknya kekuatan hankam untuk menduduki dan menjajah negaranegara disekitar Prancis. Tetapi setelah Machiavelli meninggal. segala cara dihalalkan dalam merebut dan mempertahankan kekuasaan. untuk menjaga kekuasaan rezim. Perumusan wawasan nasional lahir berdasarkan pertimbangan dan pemikiran mengenaisejauh mana konsep operasionalnya dapat diwujudkan dan dipertanggung jawabkan. 2.

Paham Lenin (XIX) Lenin telah memodifikasi paham Clausewitz. Jenderal Clausewitz sempat terusir oleh tentara Napoleon dari negaranya sampai ke Rusia. di angkat menjadi kepala staf komando Rusia. Clausewitz akhirnya bergabung dan menjadi penasihat militer Staf Umum Tentara Kekaisaran Rusia. Paham ini juga yang mendorong Belanda untuk melakukan perdagangan (VOC) dan pada akhirnya menjajah Nusantara selama 3. Baginya.5 abad. Paham Feuerbach dan Hegel Paham materialisme Feuerbach dan teori sintesis Hegel menimbulkan dua aliran besar Barat yang berkembang didunia. dan lain-lainnya.c. Saat itu orang-orang berpendapat bahwa ukuran keberhasilan ekonomi suatu negara adalah seberapa besar surplus ekonominya. Pemikiran inilah yang membenarkan Rusia berekspansi sehingga menimbulkan perang Dunia I dengan kekalahan di pihak Rusia atau Kekaisaran Jerman. Karena itu. invasi tentara Napoleon pada akhirnya terhenti di Moskow dan diusir kembali ke Perancis. Sejarah selanjutnya menunjukkan bahwa paham komunisme ternyata berakhir secara tragis seperti runtuhnya Uni Soviet. Inilah yang memotivasi Columbus untuk mencari daerah baru.30. selama perang dingin. 8 . Sebagaimana kita ketahui. Menurut Clausewitz. peperangan adalah sah-sah saja untuk mencapai tujuan nasional suatu bangsa. Clausewitz. G. d. perang atau pertumpahan darah atau revolusi di seluruh dunia adalah sah dalam kerangka mengkomuniskan seluruh bangsa di dunia. Paham ini memicu nafsu kolonialisme negara Eropa Barat dalam mencari emas ke tempat yang lain. terutama diukur dengan emas. Bagi Leninisme/komunisme. Menurutnya. kemudian Magellan. Di sana dia menulis sebuah buku mengenai perang berjudul Vom Kriege (Tentara Perang). perang adalah kelanjutan politik dengan cara kekerasan. e. Paham Jendral Clausewitz (XVIII) Pada era Napoleon. yaitu kapitalisme di satu pihak dan komunisme di pihak yang lain. perang adalah kelanjutan politik dengan cara lain. baik Uni Soviet maupun RRC berlomba-lomba untuk mengekspor paham komunis ke seluruh dunia. Pada abad XVII paham perdagangan bebas yang merupakan nenek moyang liberalisme sedang marak.S/PKI adalah salah satu komoditi ekspor RRC pada tahun 1965. setelah Rusia bebas kembali.

9 persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat.3. Sehingga wawasan dapat berarti cara pandang. dan aspek kesejarahan. latar belakang falsafah pancasila. dan bernegara untuk mencapai . Istilah wawasan nusantara terdiri dari dua buah kata yakni wawasan dan nusantara. 1972 ). mereka mengatakan :”The political culture of society consist of the system of empirical believe expressive symbol and values which devidens the situationin political action can take place. cara meninjau. Paham Lucian W. Sedangkan Nusantara berasal dari kata ‘nusa’ yang berarti pulau – pulau.Pye dan Sidney Dalam buku Political Culture and Political Development (Princeton University Press. Berdasarkan teori-teori tentang wawasan. atau cara melihat. latar belakang pemikiran aspek kewilayahan. 2. berbangsa. aspek sosial budaya. Pengertian wawasan nusantara berdasarkan ketetapan majelis permusyawarahan rakyat tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN adalah wawasan nusantara yang merupakan wawasan nasional yang bersumber pada Pancasila dan berdasarkan UUD 1945 adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan tujuan nasional. Para ahli tersebut menjelaskan adanya unsur-unsur sebyektivitas dan psikologis dalam tatanan dinamika kehidupan politik suatu bangsa. Adapun wawasan nasional bangsa Indonesia di kenal dengan Wawasan Nusantara..... kemantapan suatu sistem politik dapat dicapai apabila sistem tersebut berakar pada kebudayaan politik bangsa yang bersangkutan.The political culture of society is highly significant aspec of the political system”. Pengertian Wawasan Nusantara Setiap bangsa mempunyai wawasan nasional (national outlook) yang merupakan visi bangsa yang bersangkutan meneju ke masa depan. Wawasan berasal dari kata ‘wawas’ yang berarti pandangan. tinjauan atau penglihatan inderawi. it provides the subjective orientation to politics. dan ‘antara’ yang berarti diapit di antara dua hal (dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia serta dua samudera yakni samudera Pasifik dan samudera Hindia).f. meninjau atau melihat. Akar kata ini membentuk kata ‘mawas’ yang berarti memandang. terbetuklah satu wawasan nasional indonesia yang disebut wawasan nusantara dengan rumusan pengertian yang sampai ini berkembang sebagai berikut: 1.

terutama dan ‘pelagos’ berarti laut atau wilayah lautan. 3. Wilayah (geografi).2. yang diusulkan menjadi ketetapan majelis permusyawaratan rakyat dan dibuat di Lemhanas tahun 1999 adalah “cara pandang dan sikap bangsa indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang berseragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelengarakan kehidupan bermasyarakat. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Wawasan Nusantara Ada beberapa faktor yang mempengaruhi wawasan nusantara diantaranya: 1. berbangsa. Akar katanya adalah ‘archi’ yang berarti terpenting. Jadi archipelago adalah lautan terpenting. 10 . menurut kelompok kerja wawasan nusantara. ” Secara umum wawasan nasional berarti cara pandang suatu bangsa tentang diri dan lingkungannya yang dijabarkan dari dasar falsafah dan sejarah bangsa itu sesuai dengan posisi dan kondisi geografi negaranya untuk mencapai tujuan atau cita – cita nasionalnya. Hal tersebut disampaikannya saat lokakarya wawsan nusantara dan ketahanan nasional di Lemhanas pada Januari 2000.4. Ia juga menjelaskan bahwa wawasan nusantara merupakan geopolitik indonesia. Dengan demikian wawasan nusantara berperan untuk membimbing bangsa Indonesia dalam penyelengaraan kehidupannya serta sebagai rambu – rambu dalam perjuanagan mengisi kemerdekaan. dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. 2. Asas Kepulauan (archipelagic principle) Kata ‘archipelago’ dan ‘archipelagic’ berasal dari kata Italia yakni ‘archipelagos’. Wawasan nusantara sebagai cara pandang juga mengajarkan bagaimana pentingnya membina persatuan dan kesatuan dalam segenap aspek kehidupan bangsa dan negara dalam mencapai tujuan dan cita – citanya. a.”. Pengertian wawasan nusantara. Dr. Wan usman (Ketua Program S-2 PKN – UI ) “wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam. Sedangkan arti dari wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta sesuai dengan geografi wilayah nusantara yang menjiwai kehidupan bangsa dalam mencapai tujuan atau cita – cita nasionalnya. Pengertian wawasan nusantara menurut prof.

sementara tempat unsur perairan atau lautan antara pulau – pulau berfungsi sebagai unsur penghubung dan bukan sebagai unsur pemisah. b.E.Istilah archipelago antara lain terdapat dalam naskah resmi perjanjian antara Republik Venezza dengan Michael Palaleogus (1268) yang menyebutkan ‘arc(h) Pelego’yang maksudnya adalah ‘Aigaius Pelagos’ atau laut Aigia yang dianggap sebagai laut terpenting oleh negara – negara yang bersangkutan kemudian pengertian ini berkembang tidak hanya laut Aigia tetapi juga termasuk pulau – pulau di dalamnya. ‘Indo’ berarti India dan ‘nesos’ berarti pulau. Kemudian dipertegas lagi pada proklamasi kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945. Setelah cukup lam istilah itu hanya dipakai sebagai nama keilmuan. 11 . Lahirnya asas archipelago mengandung pengertian bahwa pulau – pulau tersebut selalu dalam kesatuan utuh. Bangsa Indonesia sangat mencintai nama ‘Indonesia’ walaupun bukan dari bahasanya sendiri tetapi ciptaan orang barat. yaitu kepulauan India. Maxwell (seorang ahli hukum) juga memakainya dalam kegemarannya mempelajari rumpun melayu. ‘Nusantara’. ‘Insulinde’ oleh Multatuli. Itulah wilayah jajahan Belanda yang kemudian menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. maka pada awal abad ke-20 perkumpulan mahasiswa Indonesia di Belanda menyebut dirinya sebagai ‘Perhimpunan Indonesia’. Kata Indoneis semakin terkenal berkat peran Adolf Bastian. Kepulauan Indonesia Bagian wilayah Indische Archipel yang dikuasai Belanda dinamakan Nederandsch Oost Indishe Archipelago. Sebagai sebutan untuk kepulauan ini sudah banyak nama yang dipakai yaitu ‘Hindia Timur’. ‘Indonesia’. Dalam bahasa Yunani. Nama Indonesia mengandung arti yang tepat. Berikutnya pada peristiwa Sumpah Pemuda tanggal 28-10-1928 kata Indonesia di pakai sebagai sebutan bagi bangsa. Indonesia menjadi nam resmi negara dan bangsa Indonesia sampai sekarang. ‘Hindia Belanda (Nederlandschindie)’ pada masa penjajahan Belanda. Sebutan ‘Indonesia’ merupakan ciptaan ilmuwan J.R Logan dalam Journal of The Indian Archipelago And East Asia (1850). seorang etnolog yang menegaskan arti kepulauan ini dalam bukunya Indonesien Order Die Inseln Des Malaysichen Archipels (1884 – 1889). Sir W. tanah air dan bahasa.

~ Negara Kepulauan adalah negara yang seluruhnya terdiri dari satu atau lebih kepulauan dan dapat mencakup pulau – pulau yang lain. 12 .c. Zone Ekonomi Ekskusif dan Landasan Kontinen. sedangkan garis pangkal adalah garis air surut terendah sepanjang pantai. serta perlindungan dan pelestarian lingkungan laut. dimana tidak boleh melebihi 200 mil laut dari garis pagkal. ekploitasi. ~ Perairan Pedalaman adalah wilayah sebelah dalam daratan atau sebelah dalam dari garis pangkal. Di dalam ZEE. Saat ini konvensi PBB tentang hukum laut (United Nation Convention on the Law of the Sea – UNCLOS) mengakui adanya keinginan untuk membentuk tertib hukum dan samudera yang dapat mempermudah komunikasi internasional. Kepulauan adalah suatu gugusan pulau. Dalam perkembangan hukum laut internasional dikenal beberapa konsep mengenai kepemilikan dan penggunaan wilayah laut sebagai berikut : ~ Res Nullius : menyatakan bahwa laut itu tidak ada yang memilikinya. Perairan Pedalaman. mendayagunakan sumber kekayaan alam secara adil dan efisien. ~ Mare Liberum : menyatakan bahwa wilayah laut adalah bebas untuk semua bangsa. ~ Mare Clausum (The Right and Dominion of The Sea) : menyatakan bahwa hanya laut sepanjang pantai saja yang dapat dimiliki oleh suatu negara sejauh yang dapat dikuasai dari darat (kira – kira sejauh 3 mil). ~ Archipelagic State Principles (asas negara kepulauan) : menjadi dasar dalam konvensi PBB tentang hukum laut. Sesuai dengan hukum laut internasional. konservasi dan pengelolan sumber kekayaan alami hayati dari perairan. konservasi dan pengkajian sumber kekayaan hayatinya. negara yang bersangkutan memiliki hak kedaulatan untuk keperluan eksplorasi. ~ Zone Ekonomi Eksklusif (ZEE). termasuk bagian pulau. ~ Laut Teritorial adalah satu wilayah laut yang lebarnya tidak melebihi 12 mil laut diukur dari garis pangkal. secara garis besar Bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki Laut Teritorial. perairan diantaranya. ~ Res Cimmunis : menyatakan bahwa laut itu adalah milik masyarakat dunia karena tidak dapat dimiliki oleh masing – masing negara. Konsep tentang Wilayah Lautan.

~ Landasan Kontinen suatu negara berpantai meliputi dasar laut dan tanah dibawahnya yang terletak di luar laut teritorialnya sepanjang merupakan kelanjutan alamiah wilayah daratannya.163 km².888 Kemerdekaan. Geografi mempelajari fenomena geografi dari aspek politik. tidak boleh melebihi 100 mil dari garis batas kedalaman dasar laut sedalam 2500 m.027.166.250 km².110 Kemerdekaan. Geopolitik. Luas wilayah Indonesia seluruhnya adalah 5. Geopolitik dan Geostrategi. d. a. sedangkan geopolitik mempelajari fenomena politik dari aspek geografi.193. Pandangan ajaran Frederich Ratzel. Karakteristik Wilayah Nusantara. Jaraknya 200 mil dari garis pangkal tau dapat lebih dari itu dengan tidak melebihi 350 mil.087 km² dan perairan seluas 3. sedangkan jarak barat-timur sekitar 5. Nusantara berarti Kepulauan Indonesia yang terletak di antara benua Asia dan benua Australia dan diantara samudra Pasifik dan samudra Indonesia. yang terdiri dari daratan seluas 2. Kepulauan Indonesia terletak pada batas astronomi sbb: Utara : ± 6°08’ LU Selatan : ± 11°15’ LS Barat : ± 94°45’ BT Timur : ± 141°05’ BT Jarak utara-selatan sekitar 1. yang terdiri dari 17. Prinsip-prinsip dalam geopolitik menjadi perkembangan suatu wawasan nusantara. 2. Pengertian Geopolitik.. Geopolitik memaparkan dasar pertimbangan dalam menentukan alternatif kebijakan nasional untuk mewujudkan tujuan tertentu.508 pulau besar maupun kecil.Ratzel adalah sebagai berikut : 13 . Pokok-Pokok ajaran F.

Negara dimungkinkan untuk memperoleh ruang yang cukup luas agar kemampuan dan kekuatan rakyatnya dapat berkembang secara bebas. perindustrian/produksi) harus diimbangi oleh pemekaran wilayah. makin besar kemungkinan kelompok politik itu tumbuh (teori ruang. dan sosiopolitik. Negara adalah ruang yang ditempati oleh kelompok mayarakat politik (bangsa). Hal ini melegitimasikan hukum ekspansi yaitu perkembangan atau dinamika budaya dalam bentuk gagasan kegiatan (ekonomi. Apabila wilayah/ruang hidup tidak mendukung. sosial politik. Makin luas potensi ruang tersebut. Kjellen melanjutkan ajaran Ratzel tentang teori organisme. suatu organisme hidup. demokrasi politik . perdagangan. konsep ruang) 3) Suatu bangsa dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya tidak terlepas dari hukum alam. batas-batas suatu negara pada hakikatnya bersifat sementara. Negara merupakan sistem politik yang mencakup geopolitik. Kjellen menegaskan bahwa negara adalah suatu organisme yang dianggap sebagai “prinsip dasar”. tumbuh. Pandangan Ajaran Rudolf Kjellen Frederich Ratzel pada akhir abad ke – 19 mengenbangkan kajian geografi politik dengan dasar pandangan bahwa Negara adalah mirip organisme (makhluk hidup). Jika bangsa dan negara ingin tetap eksis dan berkembang. ekonomi politik. ekonomi politik. semakin besar kebutuhan akan sumber akan sumber daya alam. 2. melalui proses lahir. kratopolitik. Esensi ajaran Kjellen adalah sebagai berikut: 1.menyusut dan mati. mempertahankan hidup. 4) Semakin tinggi budaya suatu bangsa. 14 . maka harus diberlakukan hukum ekspansi (pemekaran wilayah).dan krato politik (politik memerintah). bangsa tersebut akan mencari pemenuhan kebutuhan akan kekayaan alam diluar wilayahnya (ekspansi). Negara merupakan suatu sistem politik/ pemerintahan yang meliputi bidangbidang: geopolitik. 2) Negara identik dengan suatu ruang yang ditempati oleh kelompok politik dalam arti kekuatan.1) Dalam hal-hal tertentu pertumbuhan negara dapat dianalogikan dengan pertumbuhan organisme yang memerlukan ruang lingkup. Di samping itu Rudolf Kjellen berpendapat bahwa negara adalah organisme yang harus memiliki intelektual. Hanya bangsa yang unggul saja yang dapat bertahan hidup. yang memiliki intelektual. berkembang. Negara merupakan satuan biologis.

Pandangan demikian ini semakin jelas pada pemikiran Karl Haushorfer yang pada masa itu mewarnai geopolitik Nazi Jerman di bawah pimpinan Adolf Hittler. Pandangan Karl Houshofer. 2. Pokok-pokok teori Karl Haushofer ini pada dasarnya menganut teori Kjellen. Pandangan Karl Haushofer berkembang di Jerman ketika negara ini berada di bawah kekuasaan Adolf Hitler. Beberapa negara besar di dunia akan timbul dan akan menguasai Eropa Barat (Jerman dan Italia) serta Jepang di Asia Timur Raya. Rumusan ajaran Karl Haushofer lainnya adalah sebagai berikut: Geopoltik adalah doktrin negara yang manitikberatkan soal-soal strategi perbatasan. Menguasai perdagangan berarti menguasai ” kekayaan dunia”sehingga pada akhirnya menguasai dunia. yaitu kekuatan di laut. 15 . Pandangan Ajaran Nicholas J. Ruang hidup bangsa dan tekanan-tekanan kekuasaan dan sosial yang rasial mengharuskan pembagian baru kekayaan alam di dunia. yang menyatakan yang menyatakan bahwa ras Jerman adalah ras paling unggul yang harus dapat menguasai dunia. Kekusaan imperium daratan yang kompak akan dapat mengejar kekuasaan imperium maritim untuk menguasai pengawasan di laut. Kedua ahli ini mempunyai gagasan “wawasan bahari”. Spkyman. Pandangan Ajaran Sir Walter Raleigh dan Alfred Thyer Mahan.3. Negara tidak harus bergantung pada sumber pembekalan luar. Geopolitik adalah landasan bagi tindakan politik dalam perjuangan mendapatkan ruang hidup. 3. Pemikiran Haushorfer di samping berisi paham ekspansionisme juga mengandung ajaran rasialisme. Pandangan semacam ini juga di dunia berkembang di Jepang berupa ajaran Hako Ichiu yang dilandasi oleh semangat militerisme dan fasisme. untuk memperoleh batas-batas negara yang lebih baik.yaitu: 1. Ia harus mampu berswasembada serta memanfaatkan kemajuan kebudayaan dan teknologi untuk meningkatkan kekuatan nasionalnya: ke dalam. untuk mencapai persatuan dan kesatuan yang harmonis dan ke luar. ajarannya mengatakan bahwa barang siapa menguasai laut akan menguasai “perdagangan”.

yaitu Eropa. Mitchel. dan udara. Pandangan Ajaran W. dihadapkan pada kondisi dan konstelasi geografis Indonesia dengan segala aspek kehidupan nasionalnya. Wawasan nasional bangsa Indonesia tidak mengembangkan ajaran mengenai kekuasaan dan adu domba. Giulio Douhet dan John Frederik Charles Fuller. tetapi lebih cinta kemerdekaan.Mereka melahirkan teori ”wawasan dirgantara” yaitu konsep kekuatan di udara. akan tetapi lebih cinta kemerdekaan”. Keempat ahli geopolotik ini berpendapat bahwa kekuatan di udara justru yang paling menentukan.Ajaran ini menghasilkan teori yang dinamakan Teori Daerah Batas (rimland) yaitu teori wawasan kombinasi yang menggabungkan kekuatan darat. yaitu Eurasia (Eropa dan Asia). Kekuatan di udara hendaknya mempuyai daya yang dapat diandalkan untuk menangkis ancaman dan melumpuhkan kekuatan lawan dengan menghancurkannya dikandangnya sendiri agar lawan tidak mampu lagi menyerang. karena hal tersebut mengandung benih-benih persengketaan dan ekspansionisme. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang cinta damai..Saversky. ia akan dapat menguasai “pulau dunia”. karena penjajahan tidak sesuai denga peri kemanusiaan dan peri keadilan. Bangsa yang berfalsafah dan berideologi Pancasila menganut faham perang dan damai : ” Bangsa Indonesia cinta damai. 16 . Pandangan geopolitik bangsa Indonesia yang didasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan yang luhur dengan jelas dan tegas tertuang di dalam Pembukaan UUD 1945. laut. Asia dan Afrika. Ajaran wawasan nasional bangsa Indonesia menyatakan bahwa : Ideologi digunakan sebagai landasan idiil dalam menentukan politik nasional. Dalam pelaksanaannya. Geopolitik Bangsa Indonesia. Ajarannya menyatakan : barang siapa dapat menguasai “daerah jantung”. Bangsa Indonesia menolak segala bentuk penjajahan. teori ini disesuaikan dengan keperluan dan kondisi suatu negara Pandangan Ajaran Sir Halfold Mackinder. yaitu konsep kekutan di darat. A. Teori ahli geopolitik ini pada dasarnya menganut ”konsep kekuatan” dan mencetuskan wawasan benua.

Tujuannya adalah agar bangsa Indonesia dapat menjamin kepentingan bangsa dan negaranya ditengah-tengah perkembangan dunia. ideologi. Asia dan Australia. pembahasan latar belakang filosofis sebagai pemikiran pembinaan dan pengembangan wawasan nasional Indonesia ditinjau dari : a. Dalam hubungan internasional. Aspek demografi. yaitu upaya bagaimana mencapai tujuan atau sasaran yang ditetapkan sesuai dengan keinginan keinginan politik. Dalam menentukan. dan Hankam. dan mengembangkan wawasan nasionalnya. Wawasan nasional Indonesia dibentuk dan dijiwai oleh pemahaman kekuasaan bangsa indonesia yang berlandaskan falsafah Pancasila dan pandangan geopolitik Indonesia yang berlandaskan pemikiran kewilayahan dan kehidupan bangsa Indonesia. serta si antara samudra Pasifik dan samudra Hindia. 2) Demografi : penduduk Indonesia terletak di antara penduduk jarang di selatan (Australia) dan penduduk padat di utara (RRC dan Jepang) 3) Ideologi : ideologi Indonesia (Pancasila) terletak di antara liberalisme di selatan ( Australia dan Selandia Baru) dan komunisme di utara ( RRC. ekonomi. politik. Latar belakang pemikiran aspek kewilayahn Nusantara c. Bangsa Indonesia selalu terbuka untuk menjalin kerjasama antar bangsa yang saling menolong dan saling menguntungkan. Karena itu. Sebagai contoh pertimbangan geostrategis untuk negara dan bangsa Indonesia adalah kenyataan posisi silang Indonesia dari berbagai aspek. disamping aspek aspek geografi juga dari aspek . Geostrategi. bangsa Indonesia menggali dan mengembangkan dari kondisi nyata yang terdapat di lingkungan Indonesia sendiri. Semua ini dalam rangka ikut mewujudkan perdamaian dan ketertiban dunia yang abadi. 17 . membina. Vietnam dan Korea Utara). sosial budaya. Latar belakang pemikiran aspek Sosial Budaya bangsa Indonesia d. Posisi silang Indonesia tersebut dapat di rinci sebagai berikut : 1) Geografi : wilayah Indonesia terletak di antara dua benua. bangsa Indonesia berpijak pada paham kebangsaan (nasionalisme) yang membentuk suatu wawasan kebangsaan dengan menolak pandangan chauvisme. Latar belakang aspek Kesejarahan bangsa Indonesia b. Latar Belakang Pemikiran beradasarkan Falsafah Pancasila b. Geostrategi adalah politik dalam pelaksanaan.

Deklarasi Juanda kemudian dikukuhkan dengan Undang-Undang No. 4/Prp/1960 tanggal 18 Februari 1960. Sejak 17-8-1945 sampai dengan 13-12-1957 Pada masa tersebut wilayah Negara Republik Indonesia bertumpu pada wilayah daratan pulau-pulau yang saling terpisah oleh perairan atau selat di antara pulau-pulau itu. Wilayah laut teritorial masih sangat sedikit karena untuk setiap pulau hanya ditambah perairan sejauh 3 mil disekelilingnya. Dengan demikian geostrategis adalah perumusan strategi nasional dengan memperhitungkan kondisi dan konstelasi geografi sebagai faktor utama. 7) Budaya : Budaya Indonesia terletak di antara budaya Barat di selatan dan budaya Timur di utara. 6) Sosial : Masyarakat Indonesia terletak di antara masyarakat individualisme di selatan dan masyarakat sosialisme di utara. 8) Hankam : Geopolitik dan geostrategis Hankam (Pertahanan dan Keamanan) Indonesia terletak diantara wawasan kekuatan maritim di selatan dan wawasan kekuatan kontinental di utara. tentang Perairan Indonesia. 3. 5) Ekonomi : Ekonomi Indonesia terletak di antara ekonomi Kapitalis dan selatan Sosialis di utara. 2) Penentuan batas-batas wilayah Negara Indonesia disesuaikan dengan asas Negara kepulauan (archipelagic state principles). Dari Deklarasi Juanda ( 13-12-1957) sampai dengan 17-2-1969 Pada tanggal 13 Desember 1957 dikeluarkan Deklarasi Juanda dengan tujuan sebagai berikut: 1) Perwujudan bentuk wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang utuh dan bulat.4) Politik : Demokrasi Pancasila terletak di antara demokrasi liberal di selatan dan demokrasi rakyat ( diktatur proletar) di utara. 18 . b. 3) Pengaturan lalu lintas damai pelayaran yang lebih menjamin keselamatan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejak itu terjadi perubahan bentuk sejauh 12 mil dari titik-titik pulau terluar yang saling berhubungan. Perkembangan Wilayah Indonesia dan Dasar Hukumnnya a.

Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Pengumuman Pemerintah tentang Zona Ekonomi Eksklusif terjadi pada 21 Maret 1980. Asas-asas pokok yang termuat di dalam Deklarasi tentang landas kontinen sebagai berikut: 1) Segala sumber kekayaan alam yang terdapat dalam landas kontinen Indonesia adalah milik eksklusif Negara Republik Indonesia. 1/1973 juga memberi dasar bagi pengaturan eksplorasi serta penyelidikan ilmiah atas kekayaan alam di landas kontinen dan masalah-masalah yang ditimbulkan. maka landas kontinen adalah suatu garis yang di tarik di tengah-tengah antara pulau terluar Indonesia dengan wilayah terluar negara tetangga. Alasan-alasan yang mendorong sebagai – berikut: 1) Persediaan ikan yang semakin terbatas. 19 . 2) Pemerintah Indonesia bersedia menyelenggarakan soal garis batas landasan kontinen dengan negara-negara tetangga melalui perundingan. Di samping itu UU No. 2) Kebutuhan untuk pembangunan nasional Indonesia 3) ZEE mempunyai kekuatan hukum internasional. Dari 17-2-1969 (Deklarasi Landas kontinen) Sampai Sekarang Deklarasi tentang landas kontinen Negara RI merupakan konsep politik yang berdasarkan wilayah. Batas ZEE adalah selebar 200 mil yang dihitung dari garis dasar laut wilayah Indonesia.5. Wadah a. 3) Jika tidak ada garis batas. 2. Unsur – unsur Dasar Wawasan Nusantara 1. d.c. Wujud Wilayah Batas ruang lingkup wilayah nusantara ditentukan oleh lautan yang di dalamnya terdapat gugusan ribuan pulau yang saling dihubungkan oleh perairan. Disamping di pandang pula sebagai upaya untuk mewujudkan pasal 33 ayat 3 UUD 1945. Oleh karena itu Nusantara dibatasi oleh lautan dan daratan serta dihubungkan oleh perairan didalamnya. 4) Klaim tersebut tidak mempengaruhi sifat serta status dari perairan diatas landasan kontinen Indonesia maupun udara diatasnya. Asas-asas pokok tersebut dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 1 tahun 1973 tentang Landasan Kontinen Indonesia.

dan antara dua benua. Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. bangsa indonesia memiliki organisasi kenegaraan yang merupakan wadah berbagi kegiatn kenegaraan dalam wujud suprastruktur politik. yaitu banua Asia dan benua Australia. Yang dapat diwujudkan demokrasi yang secara konstitusional berdasarkan UUD 1945 dan secara ideal berdasarkan dasar filsafat pancasila. Sementara itu.Setelah bernegara dalam negara kesatuan Republik Indonesia. kalangan pers seluruh aparatur negara. Persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan yang meliputi semua aspek kehidupan nasional. menganut sistem presidensial. 2. b. yaitu: a. sistem pemerintahan. dan sistem perwakilan. Indonesia adalah Negara hukum ( Rechtsstaat ) bukan Negara kekuasaan ( Machtsstaat ). Sistem pemerintahan. golongan dan organisasi masyarakat. c. Letak geografis negara berada di posisi dunia antara dua samudra. Kedaulatan di tangan rakyat yang dilaksanakan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Tata Inti Organisasi Bagi Indonesia. ekonomi. bangsa Indonesia harus mampu menciptakan persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan dalam kehidupan nasional. Tata Kelengkapan Organisasi Wujud tata kelengkapan organisasi adalah kesadaran politik dan kesadaran bernegara yang harus dimiliki oleh seluruh rakyat yang mencakup partai politik. Perwujudan wilayah Nusantara ini menyatu dalam kesatuan politik. dan pertahanan keamanan. tata inti organisasi negara didasarkan pada UUD 1945 yang menyangkut bentuk dan kedaulatan negara kekuasaaan pemerintah. Presiden memegang kekuasaan bersadarkan UUD 1945. Realisasi aspirasi bangsa sebagai kesepakatan bersama serta pencapaian cita-cita dan tujuan nasional. Isi menyangkut dua hal yang essensial. b. sosial-budaya. 20 . yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. wadah dalam kehidupan bermasyarakat adalah lembaga dalam wujud infrastruktur politik. Untuk mencapai aspirasi yang berkembang di masyarakat maupun cita-cita dan tujuan nasional seperti tersebut di atas. Isi Wawasan Nusantara Isi adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional yang terdapat pada pembukaan UUD 1945.

adil dan makmur. 6. 21 . Batiniah dan Lahiriah Tata laku merupakan dasar interaksi antara wadah dengan isi. Kedua hal tersebut akan mencerminkan identitas jati diri atau kepribadian bangsa indonesia berdasarkan kekeluargaan dan kebersamaan yang memiliki rasa bangga dan cinta kepada bangga dan tanah air sehingga menimbulkan nasionalisme yang tinggi dalm segala aspek kehidupan nasional. Asas keterpaduan semua aspek kehidupan nasional berciri manunggal. perbuatan. 3. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. berdaulat. Cita-cita bangsa Indonesia tertuang di dalam Pembukaan UUD 1945 yang menyebutkan : 1) Negara Indonesia yang merdeka. mencerdaskan kehidupan bangsa. Satu kesatuan pertahanan dan keamanan dalam satu system terpadu. Satu kesatuan kebijakan nasional dalam arti pemerataan pembangunan dan hasilnya yang mencakup aspek kehidupan nasional. dalam arti kemanunggalan. Tata laku batiniah mencerminkan jiwa.semangat. Satu kesatuan sosial-budaya. pelaksanaan. Satu kesatuan ekonomi dengan berdasarkan atas asas usaha bersama dan asas kekeluargaan dalam satu sistem ekonomi kerakyatan. perdamaian abadi dan keadilan sosial. dalam arti satu UUD dan politik pelaksanaannya serta satu ideologi dan identitas nasional. sedang tata laku lahiriah tercermin dalam tindakan . 5. 4. dan perilaku dari bangsa idonesia. b. Satu kesatuan politik. Tata laku lahiriah merupakan kekuatan yang utuh. Meliputi perencanaan. yaitu sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata). pengawasan dan pengendalian. Satu kesatuan wilayah nusantara yang mencakup daratan perairan dan dirgantara secara terpadu. dan mentalitas yang baik dari bangsa indonesia. Tata Laku Wawasan Nusantara Mencakup Dua Segi. dalam arti satu perwujudan masyarakat Indonesia atas dasar “Bhinneka Tunggal Ika”. 3) Pemerintahan Negara Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. yang terdiri dari tata laku tata laku batiniah dan lahiriah. utuh menyeluruh meliputi : 1. 2. bersatu. 3. satu tertib sosial dan satu tertib hukum.Isi wawasan nusantara tercemin dalam perspektif kehidupan manusia Indonesia meliputi : a. 2) Rakyat Indonesia yang berkehidupan kebangsaan yang bebas.

8. dan bertindak secara utuh menyeluruh demi kepentingan bangsa dan negara indonesia. bangsa Idonesia harus berusaha mengamankan kepentingan nasionalnya dalam semua aspek kehidupan demi tercapainya tujuan nasional sesuai tertera pada Pembukaan UUD1945. seperti kepentingan daerah. 2. Hakikat Wawasan Nusantara Hakikat wawasan nusantara adalah keutuhan nusantara. dan keadilan sosial. baik aspek alamiah maupun sosial. Wawasan nusantara sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia merupakan ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat agar tidak terjadi penyesatan dan penyimpangan dalam upaya mencapai serta mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional.7. dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional.2. Fungsi dan Tujuan Wawasan Nusantara 1. Demikian juga produk yang dihasilkan oleh lembaga negara harus dalam lingkup dan demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia.6. 2. Arah Pandang Ke Luar Arah pandang ke luar ditujukan demi terjaminnya kepentingan nasional dalam dunia serba berubah maupun kehidupan dalam negeri serta dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. 2. perdamaian abadi. tanpa menghilangkan kepentingan lainnya. Arah pandang ke dalam mengandung arti bahwa bangasa indonesia harus peka dan berusaha untuk mencegah dan mengatasi sedini mungkin faktor-faktor penyebab timbulnya disintegrasi bangsa dan harus mengupayakan tetap terbina dan terpeliharanya persatua dan kesatuan dalam kebhinekaan. serta kerja sama dan sikap saling menghormati. Arah Pandang Wawasan Nusantara 1. Kedudukan a. 22 . Kedudukan. Arah Pandang Ke Dalam Arah pandang ke dalam bertujuan menjamin perwujudan persatuan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional. bersikap. Arah pandang ke luar mengandung arti bahwa kehidupan internasionalnya. Hal tersebut berarti bahwa setiap warga bangsa dan aparatur negar harus berpikir. golongan dan orang per orang.

serta ramburambu dalam menentukan segala jenis kebijaksanaan. Wawasan nusantara sebagai visi nasional. berbangsa dan bernegara. Wawasan nusantara dalam paradigma nasional dapat dilihat dari stratifikasinya sebagai berikut: 1.atau daerah. Pancasila sebagai falsafah. Dengan kata lain. 2. 3. berkedudukan sebagai landasan visional. motivasi. 4. dan bertindak dalam rangka menghadapi berbagai masalah menyangkut kehidupan bermayarakat. Ketahanan nasional sebagai konsepsi nasional atau sebagai kebijaksanaan nasional. bersikap. berkedudukan sebagai landasan operasional. suku bangsa. 3. 2. suku bangsa. Hal tersebut bukan berarti menghilangkan kepentingan-kepentingan individu. golongan.9. atau daerah. dan pola tindak yangsenantiasa mendahulukan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi atau kelompok. tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat. Undang0undang dasar 1945 sebagai landasan konstitusi negara. kelompok. Implementasi wawasan nusantara senantiasa berorientasi pada kepentingan rakyat dan wilayah tanah air secara utuh dan menyeluruh sebagai berikut : 23 . ideologi bangsa dan dasar negara berkedudukan sebagai landasan idiil. Fungsi Wawsan nusantara berfungsi sebagai pedoman. dorongan. berbangsa dan bernegara.b. wawasan nusantara menjadi pola yang mendasari cara berpikir. keputusan. berkedudukan sebagai landasan konstitusional. kelompok. 2. Tujuan Wawasan nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mementingkan kepentingan nasional dari pada kepentingan individu. Implementasi Wawasan Nusantara Implementasi atau penerapan wawasan nusantara harus tercermin pada pola pikir. pola sikap.

Hal tersebut tampak dalam wujud pemerintahan yang kuat aspiratif dan terpercaya yang dibangun sebagai penjelmaan kedaulatan rakyat.1. serta upaya untuk mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia. baik potensial maupun efektif. 3) Kehidupan perekonomian di seluruh wilayah nusantara diselenggarakan sebagai usaha bersama dengan asas kekeluargaan dalam sistem ekonomi kerakyatan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. b. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Politik Bangsa Indonesia bersama bangsa-bangsa lain ikut menciptakan ketertiban dunia dan perdamaian abadi melalui politik luar negeri yang bebas aktif. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Ekonomi Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan ekonomi akan menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Sosial Budaya Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan sosial budaya akan menciptakan sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui segala bentuk perbedaan sebagai kenyataan hidup 24 . Di samping itu. Wawasan Nusantara dalam Pembangunan Nasional a. Keyakinan ini dibuktikan dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia sejak awal proses pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia sampai sekarang. Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan politik akan menciptakan iklim penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis. Wawasan Nusantara sebagai Pancaran Falsafah Pancasila Falsafah Pancasila diyakini sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang sesuai dengan aspirasinya. Dengan demikian wawasan nusantara menjadi pedoman bagi upaya mewujudkan kesatuan aspek kehidupan nasional untuk menjamin kesatuan. 2) Tingkat perkembangan ekonomi harus seimbang dan serasi di seluruh daerah tanpa mengabaikan ciri khas yang memiliki daerah masing-masing. c. adalah modal dan milik bersama bangsa untuk memenuhi kebutuhan di seluruh wilayah Indonesia secara merata. implementasi wawasan nusantara mencerminkan tanggung jawab pengelola sumber daya alam yang memperhatikan kebutuhan masyarakat antar daerah secara timbal balik serta kelestarian sumber daya alam itu sendiri. 2. persatuan dan keutuhan bangsa. 1) Kekayaan di wilayah nusantara.

Adalah diterimanya konsepsi nusantara di forum internasional. Budaya Indonesia tidak menolak nilai-nilai budaya asing asalkan tidak bertentangan dengan nilai budaya bangsa sendiri dan hasilnya dapat dinikmati. Pertambahan luas wilayah sebagai ruang lingkup tersebut menghasilkan sumber daya alam yang mencakup besar untuk kesejahteraan bangsa Indonesia. Budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satu kesatuan dengan corak ragam budaya yang menggambarkan kekayaan budaya bangsa. Sehingga terjaminlah integritas wilayah territorial Indonesia. Salah satu manfaat paling nyata dari penerapan wawasan nusantara. Penerapan wawasan nusantara dalam pembangunan negara di berbagai bidang tampak pada berbagai proyek pembangunan sarana dan prasarana ekonomi.serta golongan berdasarkan status sosialnya. d.sekaligus karunia Tuhan. Khususnya di bidang wilayah. Perwujudan Kepulauan Nusantara Sebagai Satu Kesatuan Pertahanan dan keamanan Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan pertahanan dan keamanan akan menumbuhkan kesadaran cinta tanah air dan bangsa. yang lebih lanjut akan membentuk sikap bela negara pada tiap warga negara Indonesia. b. Kesadaran dan sikap cinta tanah air dan bangsa serta bela negara ini menjadi modal utama yang akan mengerakkan partisipasi setiap warga negara indonesia dalam menghadapi setiap bentuk ancaman antara lain : 1) Bahwa ancaman terhadap satu pulau atau satu daerah pada hakikatnya adalah ancaman terhadap seluruh bangsa dan negara. c. Implementasi ini juga akan menciptakan kehidupan masyarakat dan bangsa yang rukun dan bersatu tanpa membedakan suku. Laut nusantara yang semula dianggap “laut bebas” menjadi bagian integral dari wilayah Indonesia. 3. komunikasi dan transportasi. atau kepercayaan. 2) Tiap-tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk ikut serta dalam pertahanan dan keamanan Negara dalam rangka pembelaan negara dan bangsa. Pertambahan luas wilayah tersebut dapat diterima oleh dunia internasional terutama negara tetangga yang dinyatakan dengan persetujuan yang dicapai. agama. d. 25 . Penerapan Wawasan Nusantara a. asal usul daerah.

senasib sepenanggungan dengan asas pancasila. b.e. bersikapdan bertindak mementingkan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan sehingga timbul semangat kebangsaan yang selalu cinta tanah air. Wawasan nasional bangsa Indonesia adalah wawasan nusantara yang merupakan pedoman bagi proses pembangunan nasional menuju tujuan nasional. yakni melalui metode pendekatan formal dan informal. perlu juga dilakukan pemasyarakatan materi Wawasan Nusantara kepada seluruh masyarakat Indonesia. diskusi. Penerapan wawasan nusantara di bidang pertahanan keamanan terlihat pada kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh rakyat melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta untuk menghadapi berbagai ancaman bangsa dan Negara. Pendidikan dormal ini dimulai dari tingkat taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi. Menurut metode penyampaian yang berupa : a. Pemasyarakatan Wawasan Nusantara tersebut dapat dilakukan dengan cara berikut : 1. 4. Edukasi. Hubungan Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional Dalam penyelenggaraan kehidupan nasional agar tetap mengarah pada pencapaian tujuan nasional diperlukan suatu landasan dan pedoman yang kokoh berupa konsepsi wawsan nasional untuk mewujudkan aspirasi bangsa serta kepentingan dan tujuan nasional. tatap muka b. dialog.10. setanah air. Melalui metode penularan keteladanan dalam sikap perilaku kehidupan sehari-hari kepada lingkungannya serutama dengan memberikan contoh-contoh berpikir. Keteladanan. Tidak langsung. Penerapan di bidang sosial dan budaya terlihat pada kebijakan untuk menjadikan bangsa Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika tetap merasa sebangsa. Secara ringkas dapat dikatakan bahwa wawasan nusantara dan ketahanan nasional merupakan dua konsepsi dasar yangsaling mendukung sebagai pedoman bagi penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara agar tetap jaya dan berkembang seterusnya. 2. disamping implementasi seperti yang telah disebutkan diatas. yang terdiri dari media elektronik dan media cetak 2. Langsung yang terdiri dari ceramah. Menurut sifat/ atau cara penyampaian. Sedangkan ketahanan nasional merupakan kondisi yang harus diwujudkan agar proses pencapaian tujuan nasional tersebut dapat berjalan dengan sukses. f. yang dapat dilaksanakan sebagai berikut a. pendidikan karier di 26 . Sosialisasi / pemasyarakatan Wawasan Nusantara Untuk mempercepat tercapainya tujuan wawasan Nusantara.

dan bernegara sedang mengalami perubahan. alamiah. jenis. Tujuan yang ingin dicapai dari sosialisasi wawasan nusantara melalui metode komunikasi adalah tercapainya hubungan komunikatif secara baik yang akan mampu menciptakn iklim saling menghargai. Dalam melaksanakan pemasyarakatan. Dan kita juga menyadari bahwa faktor utama yang mendorong terjadinya proses perubahan tersebut adalah nilai . era baru kapitalisme. Tantangan dari Implementasi Wawasan Nusantara Dewasa ini kita menyaksikan bahwa kehidupan individu dalam bermasyarakat.11. berbangsa. penataran. serta lingkungan pendidikan agar materi yang disampaikan tersebut dapat mengerti dan dipahami. 2. Dalam dunia ini. Tantangan itu antara lain adalah pemberdayaan rakyat yang optimal. lingkup materi wawasan nusantara yangdisampaikan hendaknya disesuaikan dengan tingkat. Integrasi. d. mawas diri. dunia yang tanpa batas.semua strata dan bidang profesi. c. kursus dan sebagainya. Apabila kita menengok sejarah kehidupan manusia dan alam semesta. menghormati. pekerjaan. Sedangkan pendidikan non-formal dapat dilaksanakan di lingkungan keluarga. dan tenggang rasa sehingga terciptanya kesatuan bahasa dan tujuan tentang wawasan nusantara. perubahan dalam kehidupan itu adalah suatu hal yang wajar. yang abadi dan kekal itu adalah perubahan. dan kesadaran warga negara 27 . Tujuan yang ingin dicapai dari pemasyarakatan/sosialisasi wawasan nusantara melalui metode ini adalah terjalinnya pemahaman tentang wawasan nusantara akan membatasi sumber konflik di dalam tubuh bangsa Indonesia baik pada saat ini maupun di masa mendatang dan akan memantapkan kesadaran untuk mengutamakan kepentingan nasional dan cita-cita tujuan nasional. apakah wawasan bangsa Indonesia tentang persatuan dan kesatuan itu akan terhanyut tanpa bekas atau akan tetap kokoh dan mampu bertahan dalam terpaan nilai global yang menantang Wawasan Persatuan bangsa. Berkaitan dengan wawasan nusantara yang syarat dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia dan di bentuk dalam proses panjang sejarah perjuangan bangsa.nilai kehidupan baru yang di bawa oleh negara maju dengan kekuatan penetrasi globalnya. dan organisasi kemasyarakatan. Komunikasi. pemukiman.

Dalam kaitannya dengan pemuda penerus bangsa hendaknya ditanamkan sikap wawasan nusantara sejak dini sehingga kecintaan mereka terhadap bangsa dan negara lebih meyakini dan lebih dalam. Dimana pengawasan tersebut tidak hanya dilakukan oleh pihak TNI/Polrisaja tetapi semua lapisan masyarakat Indonesia. sedangkanketahanan nasional merupakan kondisi yang harus diwujudkan agar proses pencapaian tujuan nasional tersebut dapat berjalan dengan sukses. Saran Dengan adanya wawasan nusantara. Wawasan nasional bangsa Indonesia adalah wawasan nusantara yang merupakan pedoman bagi proses pembangunan nasional menuju tujuan nasional. Indonesia yang memiliki kurang lebih 13. Bila hanya mengandalkan TNI/Polri saja yang persenjataannya kurang lengkap mungkin bangsa Indonesia sudah tercabik – cabik oleh bangsa lain. kita harus dapat memiliki sikap dan perilaku yang sesuai kejuangan.670 pulau memerlukan pengawasan yang cukup ketat.2. Dengan adannya wawasan nusantara kita dapat mempererat rasa persatuan di antara penduduk Indonesia yang saling berbhineka tunggal ika. Kesimpulan Wilayah Indonesia yang sebagian besar adalah wilayah perairan mempunyai banyak celah kelemahan yang dapat dimanfaatkan oleh negara lain yang pada akhirnya dapat meruntuhkan bahkan dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia. Untuk itulah perlu kiranya pendidikan yang membahas/mempelajari tentang wawasan nusantara dimasukan ke dalam suiatu kurikulum yang sekarang diterapkan dalam dunia pendidikan di Indonesia (misalnya : pelajaran Kewarganegaraan. 28 . Oleh karena itu diperlukan suatu konsepsi ketahanan nasional yang sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia. PPKn dan lain lain). cinta tanah air serta rela berkorban bagi nusa dan bangsa.BAB III PENUTUP 3. 3. Pancasila.1.

dkk “PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Untuk Perguruan Tinggi”.H “PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN”. DAFTAR PUSTAKA HAMDHAN MANSYUR. Paradigma.Si. Bumi Aksara. M. Drs.PD.2002 Winarno. M. PT Gramedia Pustaka Utama.S. S.H. pembaca makalah serta yang lain) agar dapat menjaga makna dan hakikat dari wawasan nusantara yang tercermin dari perilaku – perilaku sehari hari misalnya ikut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Jakarta: 2002. Drs.Untuk masyarakat Indonsia (baik bagi si pembuat makalah. Paradigma Baru : Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta : 2007 29 . Yoyakarta. KAELAN.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful