Lampiran V : Peraturan Zonasi

Fungsi Perumahan

Tujuan Penetapan

No 1 2 R-1 R-2

Klasifikasi & Kode Zona = = Rumah Tunggal Rumah Kopel

Kriteria/ Karakteristik Bangunan dengan strukur tunggal, mempunyai halaman depan, samping kanan dan kiri serta belakang. Bangunan tunggal dengan atap menyambung untuk 2 unit hunian Bangunan dibatasi oleh dinding pada bagian utama rumah. Bangunan berada di bawah satu atap yang sama untuk beberapa unit hunian. Umumnya memiliki halaman hanya di bagian depan bangunan. Umumnya hanya memiliki 1 lantai Bangunan gandeng yang hanya dipisahkan oleh dinding. Tiap-tiap unit hunian memiliki atap tersendiri. Umumnya memiliki lantai lebih dari satu Rumah susun dengan jumlah lantai ≤ 5 lantai Rumah susun dengan jumlah lantai 5 s/d 8 lantai. Rumah susun dengan jumlah lantai lebih dari 8 lantai. Perumahan rakyat dengan bentuk bangunan, lebar kapling yang beragam dan berkepadatan tinggi, KDB tinggi dengan prasarana jalan berupa gang. Kegiatan perdagangan dan/atau jasa dengan skala pelayanan regional (internasional, indonesia, provinsi, beberapa kota/kabupaten). Kegiatan perdagangan dan/atau jasa dengan skala pelayanan kota/kabupaten atau melayani . Kegiatan perdagangan dan/atau jasa dengan skala pelayanan BWK. Kegiatan perdagangan dan/atau jasa dengan skala pelayanan kecamatan. Kegiatan perdagangan dan/atau jasa dengan skala pelayanan kelurahan. Kegiatan perdagangan dan/atau jasa dengan skala pelayanan lingkungan. Industri yang non limbah, dengan tingkat polusi, baik

 Menyediakan lahan untuk
pengembangan hunian dengan kepadatan yang bervariasi di seluruh wilayah kota;  Mengakomodasi bermacam tipe hunian dalam rangka mendorong penyediaan hunian bagi semua lapisan masyarakat;  Merefleksikan pola-pola pengembangan yang diingini masyarakat pada lingkungan hunian yang ada dan untuk masa yang akan datang

3

R-3

=

Rumah Deret

4

R-4

=

Townhouse

5 6 7 8

R-5 R-6 R-7 R-8

= = = =

Rumah Susun Rendah Rumah Susun Sedang Rumah Susun Tinggi Rumah Kampung

Komersial

 Menyediakan lahan untuk menampung tenaga kerja, pertokoan, jasa, rekreasi, dan pelayanan masyarakat;  Menyediakan peraturan-peraturan yang jelas pada kawasan Perdagangan dan Jasa, meliputi: dimensi, intensitas, dan disain dalam merefleksikan berbagai macam pola pengembangan yang diinginkan masyarakat.

9

K-1

=

Regional

10 11 12 13 14

K-2 K-3 K-4 K-5 K-6 I-1

= = = = = =

Kota BWK Kecamatan Kelurahan Lingkungan Tidak Mengganggu

Industri

 Menyediakan ruangan bagi

15

baik udara. air. TB-2. Memberikan kemudahan dalam fleksibilitas bagi industri baru dan redevelopment proyek-proyek industri. Industri yang mempunyai limbah. Kawasan yang apabila digunakan untuk kegiatan pertambangan secara ruang akan memberikan manfaat dalam: meningkatkan produksi pertambangan meningkatkan perkembangan pembangunan lintas sektor dan sub sektor serta kegiatan ekonomi sekitarnya tidak mengganggu fungsi lindung tidak mengganggu upaya pelestarian kemampuan sumberdaya alam meningkatkan pendapatan masyarakat meningkatkan pendapatan nasional dan daerah meningkatkan kesempatan kerja meningkatkan ekspor meningkatkan perkembangan masyarakat Catatan: Kriteria/karakteristik pertambangan (TB-1. No Klasifikasi & Kode Zona Kriteria/ Karakteristik udara. air maupun suara yang mengganggu lingkungannya. serta industri yang mengganggu kinerja transportasi lingkungannya. 16 I-2 = Mengganggu   Pertambangan  17 18 19 TB-1 TB-2 TB-3 = = =   Golongan bahan galian startegis Golongan bahan galian vital Golongan bahan galian yang tidak termasuk dalam kedua golongan di atas 1) 2)          Kawasan yang secara teknis dapat digunakan untuk pemusatan kegiatan pertambangan. dan melindungi penggunaan lahan untuk pertambangan serta membatasi penggunaan non pertambangan. maupun suara yang kecil dan yang tidak mengganggu kinerja transportasi lingkungannya. lingkungan dan mendorong pertumbuhan lapangan kerja. Memberikan kemudahan dalam fleksibilitas bagi pertambangan baru.Fungsi Tujuan Penetapan kegiatan-kegiatan industri dan manufaktur dalam upaya meningkatkan keseimbangan antara penggunaan lahan secara ekonomis dan mendorong pertumbuhan lapangan kerja. TB-3). Menjamin kegiatan pertambangan yang berkualitas tinggi. serta tidak mengganggu kelestarian fungsi lingkungan hidup. dan melindungi penggunaan industri serta membatasi penggunaan non industri Menyediakan ruangan bagi kegiatan-kegiatan pertambangan dalam upaya meningkatkan keseimbangan antara penggunaan lahan secara ekonomis. Menjamin pembangunan industri yang berkualitas tinggi. menimbulkan polusi. .

dan melindungi penggunaan lahan untuk pemerintahan. beberapa kota/kabupaten. kota/kabupaten. pertahanan dan keamanan yang berkualitas tinggi. Korem. Kodam. kelurahan). Kawasan yang apabila digunakan untuk kegiatan pertanian lahan basah secara ruang dapat memberikan manfaat untuk : meningkatkan produksi pangan dan pendayagunaan investasi. pertahanan dan keamanan.Fungsi Tujuan Penetapan No Klasifikasi & Kode Zona Kriteria/ Karakteristik dapat mengacu pada Peraturan Pemerintah RI No. provinsi. Kantor pemerintahan baik tingkat pusat maupun daerah (provinsi. 27 Tahun 1980 tentang Penggolongan Bahan-Bahan Galian.  Menjamin kegiatan pertanian yang berkualitas tinggi. Fasilitas sosial dan fasilitas umum dengan skala pelayanan Kelurahan. Polda. Fasilitas sosial dan fasilitas umum dengan skala pelayanan BWK. kecamatan.  Mengakomodasi bermacam tipe fasilitas sosial dan umum untuk mendorong penyediaan pelayanan bagi semua lapisan masyarakat. Fasilitas sosial dan fasilitas umum dengan skala pelayanan Kecamatan. Indonesia.  Menjamin kegiatan pemerintahan. Polwil. Pertahanan dan Keamanan Pertanian  Menyediakan lahan untuk pengembangan fasilitas sosial dan umum sesuai dengan kebutuhan dan daya dukung untuk menjamin pelayanan pada masyarakat. Koramil. Fasilitas sosial dan fasilitas umum dengan skala pelayanan Kota/Kabupaten.  Mengakomodasi bermacam tipe pertanian dalam rangka mendorong penyediaan lahan untuk pertanian.  Menyediakan lahan untuk pengembangan pertanian. Kantor atau instalasi militer termasuk tempat latihan baik pada tingkatan nasional. Fasilitas sosial dan fasilitas umum dengan skala pelayanan Lingkungan.  Merefleksikan pola-pola pengembangan yang diingini masyarakat pada lingkungan hunian yang ada dan untuk masa yang akan datang  Menyediakan lahan untuk pengembangan pemerintahan dan pertahanan serta keamanan sesuai dengan kebutuhan dan daya dukung untuk menjamin pelayanan pada masyarakat. dan melindungi penggunaan lahan untuk pertanian 20 FP-1 = Regional 21 22 23 24 25 FP-2 FP-3 FP-4 FP-5 FP-6 = = = = = Kota BWK Kecamatan Kelurahan Lingkungan 26 27 PK-1 PK-2 = = Pemerintahan Pertahanan dan Keamanan 28 P-1 = Pertanian Lahan Basah 1) 2)   Kawasan yang secara teknis dapat digunakan untuk pertanian lahan basah. Fasilitas sosial dan fasilitas umum dengan skala pelayanan Internasional. polsek dan sebagianya Fasilitas Pelayanan Pemerintahan. meningkatkan perkembangan pembangunan lintas sektor dan sub sektor .

meningkatkan upaya pelestarian kemampuan sumberdaya alam.Fungsi Tujuan Penetapan tersebut. meningkatkan ekspor. 2) kawasan yang apabila dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian lahan kering secara ruang dapat memberikan manfaat untuk : meningkatkan produksi pertanian dan mendayagunakan investasi. meningkatkan upaya pelestarian kemampuan sumberdaya alam untuk pertanian pangan. 1) kawasan yang secara teknis dapat dimanfaatkan sebagai kawasan pertanian lahan kering. meningkatkan pendapatan masyarakat. meningkatkan pendapatan masyarakat. meningkatkan pendapatan nasional dan daerah. 1) kawasan yang secara teknis dapat digunakan untuk kegiatan perkebunan. 2) kawasan yang apabila digunakan untuk kegiatan perkebunan secara ruang dapat memberikan manfaat 29 P-2 Pertanian Lahan Kering          30 P-3 = Perkebunan . meningkatkan kesejahteraan masyarakat. meningkatkan pendapatan nasional dan daerah. meningkatkan fungsi lindung. meningkatkan perkembangan pembangunan lintas sektor dan sub sektor serta kegiatan ekonomi sekitarnya. menciptakan kesempatan kerja. menciptakan kesempatan kerja. meningkatkan ekspor. meningkatkan kesejahteraan masyarakat. No Klasifikasi & Kode Zona         Kriteria/ Karakteristik serta kegiatan ekonomi sekitarnya meningkatkan fungsi lindung.

meningkatkan perkembangan pembangunan lintas sektor dan sub sektor serta kegiatan ekonomi sekitarnya. meningkatkan pendapatan masyarakat. tidak mengganggu upaya pelestarian kemampuan sumberdaya alam.       31 P-4 = Peternakan          . meningkatkan fungsi lindung. meningkatkan kesejahteraan masyarakat. cabang usaha. maupun industri. 1) kawasan yang secara teknis dapat digunakan untuk usaha peternakan baik sebagai sambilan. meningkatkan pendapatan nasional dan daerah.Fungsi Tujuan Penetapan No Klasifikasi & Kode Zona   Kriteria/ Karakteristik untuk : meningkatkan produksi perkebunan dan mendayagunakan investasi. meningkatkan perkembangan pembangunan lintas sektor dan sub sektor serta kegiatan ekonomi sekitarnya. usaha pokok. menciptakan kesempatan kerja. meningkatkan upaya pelestarian kemampuan sumberdya alam. meningkatkan pendapatan nasional dan daerah. meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 2) kawasan yang apabila digunakan untuk kegiatan peternakan secara ruang dapat memberikan manfaat : meningkatkan produksi peternakan dan mendayagunakan investasi. meningkatkan pendapatan masyarakat. meningkatkan fungsi lindung. meningkatkan ekspor. meningkatkan kesempatan kerja.

3) Terminal terdiri dari Terminal tipe A. 2) Prasarana angkutan yang merupakan bagian dari sistem transportasi untuk melancarkan arus penumpang dan barang.  meningkatkan ekspor. Tempat yang terdiri dari daratan dan perairan disekitarnya dengan batas-batas tertentu sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan ekonomi yang dipergunakan sebagai tempat kapal bersandar. pengaturan dan pengoperasian lalu-lintas. tipe B dan Tipe C. naik turun penumpang dan/atau bongkar muat barang yang dilengkapi dengan fasilitas Transportasi  Menyediakan lahan untuk  pengembangan prasarana transportasi.  menciptakan kesempatan kerja. 33 TR-1 = Terminal  34 TR-2 = Pelabuhan .Fungsi Tujuan Penetapan No 32 P-5 Klasifikasi & Kode Zona = Perikanan Kriteria/ Karakteristik kawasan yang apabila digunakan untuk kegiatan perikanan secara ruang dapat memberikan manfaat :  meningkatkan produksi perikanan dan mendayagunakan investasi. tempat pengendalian.  tidak mengganggu upaya pelestarian kemampuan sumberdaya alam. 1) Titik simpul dalam jaringan trasnportasi jalan dan berfungsi sebagai pelayanan umum. Mengakomodasi bermacam tipe prasarana transportasi dalam rangka mendorong penyediaan lahan untuk prasarana transportasi tersebut.  meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  meningkatkan pendapatan masyarakat. berlabuh.  meningkatkan pendapatan nasional dan daerah. dan melindungi penggunaan lahan untuk prasarana transportasi. Menjamin kegiatan trasnportasi yang berkualitas tinggi.  meningkatkan perkembangan pembangunan lintas sektor dan sub sektor serta kegiatan ekonomi sekitarnya.  meningkatkan fungsi lindung. pengawasan.

keselamatan.  Diberlakukan pada lahan yang penggunaan utamanya adalah taman atau ruang terbuka. 36 37 38 39 40 H-1 H-2 H-3 H-4 H-5 = = = = = Taman Kota Taman BWK Taman Kecamatan Taman Kelurahan Taman Lingkungan Kawasan Hutan 41 KH-1 = Hutan Produksi Kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil hutan. 2) kawasan yang secara ruang apabila digunakan untuk budidaya hutan alam dan hutan tanaman dapat memberi manfaat :  meningkatkan perkembangan pembangunan lintas sektor dan sub sektor serta kegiatan . sarana pendidikan. serta melindungi kesehatan. dan kesejahteraan publik. serta dilengkapi dengan fasilitas kasper sebagai tempat perpindahan antar moda transportasi Taman dengan skala pelayanan Kota Taman dengan skala pelayanan BWK Taman dengan skala pelayanan Kecamatan Taman dengan skala pelayanan Kelurahan Taman dengan skala pelayanan Lingkungan 35 TR-3 = Bandar Udara Ruang Terbuka Hijau  Zona yang ditujukan untuk mempertahankan/ melindungi lahan untuk rekreasi di luar bangunan. Lapangan terbang yang digunakan untuk mendarat dan lepas landas pesawat udara.Fungsi Tujuan Penetapan No Klasifikasi & Kode Zona Kriteria/ Karakteristik keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan serta sebagai tempat perpindahan intra dan antar moda transportasi. dan untuk dinikmati nilai-nilai keindahan visualnya. atau lahan perorangan yang pembangunannya harus dibatasi untuk menerapkan kebijakan ruang terbuka.  Preservasi dan perlindungan lahan yang secara lingkungan hidup rawan / sensitif. diluar hutan suaka alam dan hutan pelestarian alam. jenis tanah dan intensitas hujan setelah masingmasing dikalikan dengan angka penimbang mempunyai jumlah nilai (skor) 124 atau kurang. dengan kriteria: 1) Kawasan hutan dengan faktor-faktor kelas lereng. naik turun penumpang dan/atau bongkar muat kargo dan atau pos.

perkebunan. permukiman.Fungsi Tujuan Penetapan No Klasifikasi & Kode Zona        Kriteria/ Karakteristik ekonomi sekitarnya.  meningkatkan pendapatan masyarakat terutama di daerah setempat. meningkatkan pendapatan daerah dan nasional. diluar hutan suaka alam dan hutan pelestarian alam. jenis tanah dan intensitas hujan setelah masing-masing dikalikan dengan angka penimbang mempunyai jumlah nilai (skor) 124 atau kurang. meningkatkan ekspor. Kawasan hutan dengan faktor-faktor kelas lereng. industri dan lain-lain apabila dapat memberikan manfaat :  meningkatkan perkembangan pembangunan lintas sektor dan sub sektor serta kegiatan ekonomi sekitarnya. transmigrasi.  meningkatkan upaya pelestarian kemampuan sumberdaya hutan. meningkatkan kesempatan kerja terutama untuk masyarakat daerah setempat. meningkatkan fungsi lindung.  meningkatkan pendapatan daerah dan nasional.  meningkatkan fungsi lindung. kawasan hutan yang secara ruang dicadangkan untuk digunakan bagi pengembangan transportasi. meningkatkan pendapatan masyarakat terutama di daerah setempat. 42 KH-2 = Hutan yang dapat dikonversi 1) 2) . mendorong perkembangan usaha dan peran serta masyarakat terutama di daerah setempat. pertanian. meningkatkan upaya pelestarian kemampuan sumberdaya hutan.

25 hektar dan mempunyai fungsi hidrologis/pelestarian ekosistem.  meningkatkan kesempatan kerja. Dalam satu zona dapat terdiri penggunaan lahan perumahan dan jasa perkantoran dan atau dalam satu bangunan dapat dimanfaatkan sebagai rumah dan kantor. 2) kawasan yang apabila digunakan untuk kegiatan hutan rakyat secara ruang dapat memberikan manfaat:  meningkatkan perkembangan pembangunan lintas sektor dan sub sektor serta kegiatan ekonomi sekitarnya. terutama di daerah setempat.  meningkatkan pendapatan.  mendorong perkembangan usaha dan peran serta masyarakat terutama di daerah setempat.  meningkatkan ekspor.  meningkatkan pendapatan daerah dan nasional. 1) luas minimal 0.  meningkatkan fungsi lindung. 43 KH-3 = Hutan Rakyat Campuran 44 C-1 = Rumah-Toko 45 C-2 = Rumah-Kantor .Fungsi Tujuan Penetapan No Klasifikasi & Kode Zona  Kriteria/ Karakteristik meningkatkan kesempatan kerja terutama untuk masyarakat daerah setempat.  meningkatkan upaya pelestarian kemampuan sumberdaya alam. luas penutupan tajuk minimal 50 persen dan merupakan tanaman cepat tumbuh.  mendorong perkembangan usaha dan peran serta masyarakat terutama di daerah setempat. Dalam satu zona dapat terdiri penggunaan lahan perumahan dan perdagangan dan atau dalam satu bangunan dapat dimanfaatkan sebagai rumah dan perdagangan (toko).  meningkatkan ekspor.

berstruktur tanah yang mudah meresapkan air dan mempunyai geomorfologi yang mampu meresapkan air hujan secara besar-besaran. 1) Garis sempadan sungai bertanggul ditetapkan dengan batas Kawasan Lindung  Memelihara dan mewujudkan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan mencegah timbulnya kerusakan lingkungan hidup. serta menghindari berbagai usaha dan/atau kegiatan di kawasan rawan bencana. 47 48 KL-2 = Perlindungan Setempat . kawasan cagar budaya dan kawasan lindung lainnya. mencegah banjir. 2) kawasan hutan yang empunyai lereng lapangan 40% atau lebih.Fungsi Tujuan Penetapan No 46 C-3 KL-1 Klasifikasi & Kode Zona = = Apartemen-Pusat Belanja Lindung untuk kawasan bawahannya Kriteria/ Karakteristik Dalam satu zona dapat terdiri hunian dengan perdagangan (pusat belanja). daratan sepanjang tepian yang lebarnya proporsional dengan bentuk dan kondisi fisik pantai. da/atau kawasan hutan yang mempunyai ketinggian di atas permukaan laut 2000 m atau lebih. air. Kriterianya adalah: 1) kawasan hutan dengan faktor-faktor kelas lereng. dan memelihara kesuburan tanah.  mempertahankan keanekaragaman hayati.  Mencegah timbulnya kerusakan fungsi lingkungan hidup dan melestarikan fungsi lindung kawasan yang memberikan perlindungan kawasan bawahannya. Sempadan pantai. mengendalikan erosi. minimal 100 meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat. kawasan pelestarian alam. kawasan suaka alam. Sempadan sungai. mencegah intrusi air laut. serta nilai budaya dan sejarah bangsa. tipe ekosistem dan keunikan alam. satwa. 5) kawasan bercurah hujan yang tinggi . tumbuhan dan satwa. 3) kawasan tanah bergambut dengan ketebalan 3 meter 4) atau lebih yang terdapat dibagian hulu sungai dan rawa. iklim.  meningkatkan fungsi lindung terhadap tanah. kawasan perlindungan setempat. jenis tanah dan intensitas hujan setelah masing-masing dikalikan dengan angka penimbang mempunyai jumlah nilai (skor) 175 atau lebih. Hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air.

daratan sepanjang tepian danau/waduk yang lebarnya proporsional dengan bentuk dan kondisi fisik . Garis sempadan sungai tidak bertanggul ditetapkan berdasarkan pertimbangan teknis dan sosial ekonomis oleh Pejabat yang berwenang. Garis sempadan sungai yang bertanggul dan tidak bertanggul yang berada di wilayah perkotaan dan sepanjang jalan ditetapkan tersendiri oleh Pejabat yang berwenang 2) 3) Kawasan sekitar danau/waduk.Fungsi Tujuan Penetapan No Klasifikasi & Kode Zona Kriteria/ Karakteristik lebar sekurangkuran gnya 5 (lima) meter di sebelah luar sepanjang kaki tanggung.

kawasan disekitar mata air dengan jari-jari sekurangkurangnya 200 meter.Fungsi Tujuan Penetapan No Klasifikasi & Kode Zona Kriteria/ Karakteristik danau/waduk antara 50-100 meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat. 1) lokasi sasaran kawasan terbuka hijau kota termasuk di dalamnya hutan kota antara lain di kawasan permukiman. industri. 3) hutan yang terbetuk dari komunitas tumbuhan yang berbentuk . Kawasan sekitar mata air. 2) hutan yang terletak di dalam wilayah perkotaan atau sekitar kota dengan luas hutan minimal 0. tepi sungai/ pantai/jalan yang berada di kawasan perkotaan.25 hektar. Kawasan terbuka hijau kota termasuk di dalamnya hutan kota.

dari berbagai jenis baik jenis asing atau eksotik maupun jenis asli atau domestik. jenis tanaman untuk hutan kota adalah tanaman tahunan berupa pohonpohonan. dari berbagai jenis baik jenis asing atau 4) 5) .Fungsi Tujuan Penetapan No Klasifikasi & Kode Zona Kriteria/ Karakteristik kompak pada satu hamparan. Jenis tanaman untuk kawasan terbuka hijau kota adalah berupa pohonpohonan dan tanaman hias atau herba. berbentuk jalur atau merupakan kombinasi dari bentuk kompak dan bentuk jalur. bukan tanaman hias atau herba.

Fungsi Tujuan Penetapan No Klasifikasi & Kode Zona Kriteria/ Karakteristik eksotik maupun jenis asli atau domestik. tanah longsor. dan/atau 2) mewakili formasi biota tertentu dan/atau unitunit penyusunnya. serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa. yang mempunyai fungsi pokok perlindungan sistem penyangga kehidupan. kawasan yang diidentifikasi sering dan berpotensi tinggi mengalami bencana alam seperti letusan gunung berapi. gempa bumi. serta gelombang pasang dan banjir. hutan dengan ciri khas tertentu. 1) kawasan yang ditunjuk mempunyai keanekaragam an jenis tumbuhan dan satwa serta tipe ekosistemnya. baik biota maupun fisiknya yang masih asli dan tidak atau 49 KL-3 = Rawan Bencana Alam 50 KL-4 = Pelestarian Alam 51 KL-5 = Suaka Alam . antara lain kawasan rawan letusan gunung berapi. gempa bumi dan tanah longsor serta gelombang pasang dan banjir. 3) mempunyai kondisi alam.

Departemen Pekerjaan Umum. Direktorat Jenderal Penataan Ruang.Fungsi Tujuan Penetapan No Klasifikasi & Kode Zona Kriteria/ Karakteristik belum diganggu manusia dan/atau 4) mempunyai luas dan bentuk tertentu agar menunjang pengelolaan yang efektif dengan daerah penyengga yang cukup luas. Juni. 2006. 52 KL-6 = Konservasi Sumber : Konsep Dasar Panduan Penyusunan Peraturan Zonasi Wilayah Perkotaan. Hutan dengan ciri khas tertentu. . Kekerabatan Sub Direktorat Pembinaan Pemanfaatan Ruang dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang. yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. dan/atau 5) mempunyai ciri khas dan dapat merupakan satu-satunya contoh disuatu daerah serta keberadaanny a memerlukan koservasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful