1

PROPOSAL PENELITIAN

A. JUDUL PERANAN PEGAWAI UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PUSAT KOMPUTER DALAM PENGELOLAAN KARTU HASIL STUDI (KHS) MAHASISWA DI UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR B. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Masalah

Konsep dasar administrasi adalah adanya dua orang atau lebih yang saling bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan. Di berbagai tempat dalam kehidupan sehari-hari, administrasi sering dilakukan, terlebih lagi di lembaga-lembaga, baik pemerintah maupun swasta. Dalam sistem kenegaraan kita, administrasi

terorganisasi di mulai dari tingkat pusat, Provinsi, Kota/Kabupaten, Kecamatan, sampai ke tingkat pemerintahan Kelurahan/Desa guna mengelolah pemerintahan agar tujuan dari pemerintah dapat tercapai secara maksimum. Dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea ke 4, yaitu: a. b. c. d. Melindungi seluruh tumpah darah Indonesia Mensejahterakan rakyat Mencerdasakan kehidupan bangsa Ikut serta mewujudkan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Sesuai dengan Tujuan Administrasi Negara Indonesia, maka pemerintah mengelolah pemerintahan dengan merumuskan kebijakan yang diarahkan untuk melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, mensejahterahkan rakyat dan mencerdaskan klehidupan bangsa, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

2

Pemerintah dalam mencapai tujuan-tujuan tersebut serta demi kelancaran administrasi pemerintah, dibentuklah lembaga-lembaga/departemen-departemen yang dapat mengatur kearsipan secara teratur dan tertib sebagai alat informasi dan referensi dasar yang sitematik yang metodenya dapat membantu pimpinan guna melancarkan kegiatannya. Di setiap lembaga, baik lembaga pemerintah maupun swasta, memiliki biro/bagian yang menangani masalah arsip yang biasanya disebut biro administrasi atau bagian tata usaha. Universitas Negeri Makassar (UNM), sebagai lembaga pendidikan memiliki biro khusus yang menangani administrasi yang disebut Biro Administrasi, Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sistem Informasi (BAAKPSI). Biro ini mempunyai tugas memberikan layanan administratif di bidang akademik, kemahasiswaan, perencanaan dan sistem informasi di lingkungan UNM yang bertanggungjawab ke rektor sebagai pimpinan universitas. Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, BAAKPSI mempunyai fungsi melaksanakan administrasi

pendidikan; melaksanakan administrasi kemahasiswaan; melaksanakan administrasi perencanaan dan sistem informasi. BAAKPSI, terdiri atas tiga bagian yaitu bagian pendidikan dan kerjasama, bagian kemahasiswaan, bagian perencanaan dan sistem informasi. Untuk menunjang pelaksanaan program pendidikan, sivitas akademika UNM dilengkapi dengan empat Unit Pelaksana Teknis (UPT). Empat unit ini didesain untuk memfasilitasi pelaksanaan proses belajar mengajar, penelitian dan pengabdian

4. teknik dan lingkungan. Perpustakaan UNM memberikan layanan yang berupa peminjaman bahan pustaka yang dimilikinya untuk dibawa pulang. orang. skripsi. bahan. 3. UPT Pusat Sumber Belajar mempunyai fungsi utama mengembangkan media dan sarana pengajaran untuk meningkatkan keefektifan proses belajar mengajar melalui pengembangan sistem pembelajaran. Satu unit lainnya dimaksudkan untuk membantu pemeliharaan kampus. majalah. menggunakan media dan peralatan pengajaran serta membantu dalam perancangan dan produksi media pengajaran. naskah. alat. 2. dan bahan kearsipan yang semuanya berbentuk hasil cetak. ataupun untuk dibaca dengan menggunakan fasilitas yang telah disediakan. Layanan yang disajikan oleh PSB kepada sivitas akademika antara lain berupa pemberian latihan dalam bidang keterampilan mengajar. Perpustakaan Pusat Sumber Belajar (PSB) Unit Program Pengalaman Lapangan (UPPL) Pusat Komputer (PUSKOM) UPT Perpustakaan memiliki koleksi buku. thesis. Sistem ini mencakup 6 komponen. PSB juga melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang teknik pembelajaran dan penyebarluasan inovasi strategi pembelajaran. . UPT dalam lingkup UNM adalah sebagai berikut : 1. unit PSB juga berfungsi sebagai tempat pelatihan untuk meningkatkan keterampilan mengajar bagi sivitas akademika. jurnal. Disamping itu.3 pada masyarakat. dokumen. yaitu: pesan.

mengelola kegiatan belajar di masyarakat bagi program pendidikan luar sekolah atau praktek administrasi di kantor-kantor bagi program administrasi. mahasiswa diharapkan mampu menyatukan ilmu dan pengetahuan yang telah diperolehnya dari ruang kuliah dengan keadaan nyata di lapangan. UPT PUSKOM. Kegiatan ini dilakukan secara terpadu. Dengan PPL. dan menyimpan data dan informasi serta memberikan layanan untuk program-program pendidikan. mengolah. Adapun praktek non keguruan antara lain dapat berupa pembuatan media pengajarann bagi program teknologi kependidikan. UPT Pusat Komputer (PUSKOM) mempunyai tugas mengumpulkan. Selain itu dengan pengalaman semacam ini. dipandu oleh guru pamong dan dibimbing oleh seorang dosen dalam rangka pembentukan tenaga kependidikan yang profesional. UPPL merupakan koordinator pengalaman lapangan bagi mahasiswa program S1 dan program diploma. menyajikan.4 UPPL merupakan unit pelaksana teknis di bidang pendidikan dan pengajaran yang berfungsi mengorganisasi. yang merupakan salah satu persyaratan penyelesaian program studi. bagi kalangan mahasiswa merupakan tempat terbitnya . penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan UPPL mencakup latihan mengajar (keguruan) dan tugas kependidikan selain mengajar (non keguruan). nilai dan sikap yang nantinya sangat diperlukan setelah terjun ke masyarakat dan atau dunia kerja. keterampilan. mahaiswa diharapakan memperoleh seperangkat pengetahuan. mengkoordinasi dan mengembangkan program pengalaman lapangan yang meliputi praktek keguruan dan bukan keguruan.

keterlambatan diterimanya KHS oleh mahasiswa hampir merata. Berdasarkan survei awal di seluruh fakultas yang ada di UNM. Khususnya KHS yang diterbitkan setelah final semester sering mengalami keterlambatan diterima oleh mahasiswa sehingga untuk pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). Semester) dan jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) yang akan diprogramkan menjadi terhambat.5 absensi. Sejauhmana peranan pegawai pusat komputer (PUSKOM) dalam mengelola Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa di Universitas Negeri Makassar (UNM)? . Bagaimana proses terbitnya Kartu Hasil Studi (KHS) Mahasiswa di Universitas Negeri Makassar (UNM)? b.P. Sistem yang baik tercipta oleh dukungan dari seluruh komponennya agar tujuan dapat tercapai secara efisien dan efektif di lingkungan PUSKOM UNM. kartu hasil studi (KHS) dan transkrip nilai. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas. maka masalah penelitian ini dirumuskan sebagai berikut : a. 2. Harapan terciptanya sistem tersebut mendorong penulis untuk mengadakan studi penelitian tentang sejauhmana peranan pegawai Pusat Komputer dalam pengelolaan kartu hasil studi (KHS) mahasiswa di Universitas Negeri Makassar. di mana dalam KHS tersebut terdapat Indeks Prestasi Semester (I.

khususnya Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa. Untuk mengetahui peranan pegawai pusat komputer (PUSKOM) dalam mengelola Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa di Universitas Negeri Makassar (UNM). A. b. Sistematika Penulisan Judul Pendahuluan . Tujuan Penelitian Adapun tujuan pelaksanan penelitian ini sebagai berikut : a. 4. khususnya Universitas Negeri Makassar dan Pegawai dalam mengelola data.6 3. Secara praktis diharapkan akan bermanfaat bagi praktisi. c. Untuk mengetahui proses terbitnya Kartu Hasil Studi (KHS) Mahasiswa di Universitas Negeri Makassar (UNM) b. 5. B. Secara teoritis diharapkan dapat bermanfaat bagi ilmuan dalam mengkaji masalah pengelolaan data. Manfaat Hasil Penelitian Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut : a. Menjadi bahan banding atau bahan kepustakaan bagi peneliti yang berminat mengkaji permasalahan ini.

Jadwal Penelitian F. Pengukuran Variabel 3. D. 2. Daftar Pustaka G.7 1. 1. Definisi Operasional Variabel f. 5. C. 2. 5. 2. 4. 4. TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA BERPIKIR Populasi dan Sampel Tehnik Pengumpulan Data Rancangan Analisis Data . E. Halaman Pengesahan C. 1. 3. Variabel Metode Penelitian Latar belakang Rumusan Masalah Tujuan penelitian Manfaat hasil penelitian Sistematika penulisan Tinjauan Pustaka dan Kerangka Pikir Tinjauan Pustaka Kerangka Pikir Variabel dan Desain Penelitian Definisi Operasional dan Pengukuran e.

yang senantiasa dibutuhkan dan karena itu menjadi salah satu modal pokok dalam badan usaha kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu (organisasi). bahwa: “Peranan adalah aspek dinamis dari kedudukan atau status seseorang”.8 1. dapat diketahui bahwa peranan pada hakekatnya adalah adanya suatu fungsi atau status pada sesuatu dalam menjalankan fungsinya yang merupakan suatu hal yang penting atau bagian utama yang harus dilaksanakan. menyatakan bahwa: “Peranan merupakan fungsi penting dan fungsi itu adalah tidak lain daripada pembagian tugas dalam rangkaian organsisasi”. b. Pengertian Pegawai Pegawai secara umum merupakan tenaga kerja manusia. “Peranan sebagai bagian utama yang harus dilaksanakan”. jasmaniah maupun rohaniah (mental dan pikiran). Hal yang sama dikatakan oleh Soekamto (1987:237). Tinjauan Pustaka a. maka penulis akan menguraikan pengertian peranan agar argumen-argumen yang dikemukakan dapat terarah dan dimengerti maksudnya. Pengertian Pengelolaan . Pengertian Peranan Untuk mendapatkan landasan teoritis dalam pembahasan selanjutnya. Beberapa pendapat tersebut di atas. Sedangkan Utrecht (1979:20). Menurut Poerwadarminta (1995:667). c.

penggerakan dan pengawasan bahwa dengan pengelolaan maka kegiatan yang dilakukan akan menjadi lebih baik dari keadaan sebelumnya.9 Pengelolaan pada dasarnya tidak terlepas dari konteks manajemen sebagaimana yang dikemukakan oleh Hamalik (1993:18) bahwa pengelolaan dalam hal ini identik dengan istilah manajemen sedangkan manajemen sebagai suatu proses. Poerwadarminta (1985:470) mengartikan pengelolaan sebagai : Proses. Dari uraian di atas. dapat disimpulkan bahwa pengelolaan adalah kegiatan merubah keadaan tertentu sehingga diharapkan dapat lebih berkembang melalui proses atau usaha-usaha memantapkan jalur perencanaan. Menurut Terry dalam Arifin (1998:27) bahwa : Manajemen merupakan suatu proses yang khas. pengorganisasian. pengelolaan diartikan suatu proses melaksanakan kegiatan . penggerakan dan pengawasan yang dilakukan untuk menetapkan serta mencapai sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya alam. yang terdiri dari tindakan perencanaan. pengorganisasian. perbuatan mengelolah Proses melakukan kegiatan tertentu dengan menggerakkan tenaga orang lain. Demikian pula dalam penelitian ini. secara umum pengelolaan dapat dikatakan sebagai suatu proses melaksanakan sesuatu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Proses yang membantu merumuskan kebijakan dan tujuan organisasi Proses yang memberikan pengawasan pada semua hal yang terlambat dalam pelaksanaan kebijaksanaan dan pencapaian tujuan organisasi. cara. lebih sesuai dan lebih sempurna serta lebih bermanfaat dari yang sebelumnya. Berdasarkan beberapa pengertian di atas.

Pengertian perencanaan sebagaimana yang dikemukakan oleh Terry dalam Winardi (1999:163) sebagai berikut : Perencanaan adalah tindakan memilih dan menghubungkan faktor-faktor dan membuat serta menggunakan asumsi-asumsi mengenai masa yang akan datang yang dalam hal ini menvisualisasikan serta merumuskan aktifitas yang diusulkan yang dianggap perlu untuk mencapai hasil-hasil yang diinginkan.Planning (Perencanaan) b. sistem dan prosedur yang hendak dipergunakan serta alat-alat lain yang dipergunakan untuk kelancaran-kelancaran kegiatan tersebut. Kebijakan-kebijakan yang dirumuskan dalam suatu rencana mencakup struktur organisasi yang hendak diciptakan penggandaan serta penggunaan tenaga kerja. Sehubungan dengan itu. Terry dalam Siagian (1990:105) mengklasifikasikan fungsi-fungsi manajemen sebagai berikut : a. Organizing (Pengorganisasian) c.10 untuk mencapai target Kartu Hasil Studi yang telah ditetapkan dan ditunjang oleh beberapa fungsi-fungsi manajemen yang dapat mempercepat pencapaian tujuan. Controling (Pengawasan) a) Planning (Perencanaan) Perencanaan sebagai sifat organik manajemen merupakan perumusan yang diteliti dari pada kebijakan mengenai berbagai aspek dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditentukan.Actuating (Penggerakan) d. .

b) Organizing (Pengorganisaian) Fungsi pengorganisasian (organizing = Pembagian kerja) berkaitan erat dengan fungsi perencanaan karena pengorganisasian harus direncanakan. sehingga yang satu dengan yang lain terkait oleh hubungan terhadap keseluruhannya.11 Menurut Terry (2000:68) sebagian besar rencanan memiliki langkah sebagai upaya dasar dari manajemen sebagai berikut : 1) Perlihatkan dan kemukakan problema yang ingin diselesaikan melalui perencanaan 2) Dapatkan dan klasifikasikan informasi-informasi yang bermanfaat tentang kegiatan yang diusulkan 3) Pilihlah dasar perencanaan 4) Susunlah beberapa rencana. . maka dapat disimpulkan bahwa perencanaan adalah proses pemikiran yang matang serta penentuan daripada kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan di masa yang akan datang. Proses perencanaan itu hanya mungkin dijelaskan dengan baik baik apabila administrasi dan manajemen dapat mengumpulkan data-data dan fakta-fakta selengkap mungkin. Data-data yang dianalisis dan dihubungkan dengan situasi yang dihadapi di masa depan terutama yang berkaitan dengan pengelolaan Kartu Hasil Studi. Pengorganisasian menciptakan struktur dengan bagian-bagian yang diintegrasikan sedemikian rupa. kemudian pilihlah rencana yang dilaksanakan 5) Tentukan segi detail dan timing dari rencana yang terpilih kemudian persiapkan kelanjutannya Dari defenisi di atas.

dan mengembangkan dan memberi kompensasi kepada mereka”. karena fungsi penggerakan ini mempunyai manusia sebagai objek langsungnya. Agar penggerakan dapat berjalan dengan baik. c) Actuating (Penggerakan) Penggerakan merupakan fungsi manajemen yang terpenting. maka dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut : . Jadi dapat disimpulkan bahwa pengorganisasian berfungsi menciptakan suatu tata hubungan kerja yang dapat digerakkan dalam suatu kesatuan dalam pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. “Actuating mencakup penetapan dan pemuasan kebutuhan manusia dari pengawasan-pengawasannya. Pengertian penggerakan berkaitan dengan motivasi kerja bawahan. Menurut Terry (2000:17) mengemukakan.12 Terry (1999:10) mengemukakan bahwa : “Organizing adalah mengelompokkan dan menentukan berbagai kegiatan penting dan memberikan kekuasaan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan itu”. kelakuan yang efektif antara orang-orang sehingga mereka dapat bekerjasama secara efisien dan dengan demikian memperoleh kepuasan pribadi dalam hal melaksanakan tugas-tugas tertentu guna mencapai tujuan atau sasaran tertentu. memberikan penghargaan. memimpin. Menurut Terry dalam Hasibuan (1996:23) bahwa : Pengorganisasian adalah tindakan mengusahakan hubungan.

6. Jelaskan peranan masing-masing anggota organisasi. Menjelaskan filsafat yang dianut pimpinan organisasi didalam menjalankan tugasnya. d) Controling (Pengawasan) Pengawasan dimaksudkan agar keputusan yang telah dibuat sungguhsungguh dijalankan dengan kebijakan yang telah ditentukan sebelumnya. 8. 9. 5. Menjelaskan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang ditempuh oleh pimpinan organisasi. Jika hal ini tidak dilaksanakan. 2. Menekankan pentingnya kerjasama Perlakukan bahwa mereka sebagai manusia. besar kemungkinan akan terjadi kemungkinan penyimpanganpenyimpangan yang pada akhirnya akan berakibat tidak tercapainya tujuan yang telah . Menjelaskan tujuan organisasi kepada setiap orang yang ada dalam Mengusahakan agar setiap orang menyadari. 7. Mengusahakan agar setiap orang mengerti struktur organisasi. organisasi. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penggerakan adalah upaya memtivasi karyawan atau pegawai agar mau bekerjasama dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 3. memahami serta menerima baik tujuan tersebut. 4. Memberikan penghargaan atas prestasinya.13 1.

penyimpangan- penyimpangan dan mengambil tindakan-tindakan korektif dimana perlu”. pengertian Controling adalah “mengukur pelaksanaan dengan tujuan dan menentukan sebab-sebab. Atau tujuan tercapai setelah pengorbanan yang terlalu besar karena di dalam pelaksanaannya terdapat pemborosan dalam berbagai bentuk.14 ditentukan. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengawasan berfungsi sebagai alat penilai keberhasilan jalannya suatu kegiatan yang dilaksanakan. Kerangka Berpikir Bekerjanya sebuah sistem yang baik apabila seluruh komponen atau instrumen bekerja secara efisien dan efektif. Menurut Terry (1999:10). dijelaskan pada bagan berikut ini : Perencanaan Unit Pelaksana Teknis Pusat Komputer Pengorganisasian Penggerakan Pengelolaan Kartu Hasil Studi Pengawasan . 2. Secara konseptual. apakah sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. kerangka berfikir partispasi masyarakat dalam pengambilan keputusan pembangunan fisik Desa Arasoe.

Artinya. Variabel yang dimaksud adalah : Peranan pegawai adalah pelaksanaan secara aktif pegawai pusat komputer dalam mengelolah kartu hasil studi (KHS) mahasiswa UNM. Definisi Operasional Variabel Untuk memperoleh gambaran dalam penelitian ini dianggap perlu mendefinisikan variabel penelitian ke dalam bentuk rumusan yang dapat diukur. tetapi bermaksud mendeskripsikan tentang peranan pegawai pusat komputer dalam pengelolaan KHS mahasiswa di Universitas Negeri Makassar. sehingga merupakan variabel mandiri.15 Gambar 1: Skema Kerangka Berfikir D. Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel a. METODE PENELITIAN 1. 2. penulis tidak mengkaji variabel yang lain dalam bentuk hubungan ataupun penjelasan sebab akibat. Adapun indikatornya adalah : .Variabel dan Desain Penelitian Penelitian ini mengkaji variabel “Peranan Pegawai Unit Pelaksana Teknis Pusat Komputer Universitas Negeri Makassar dalam pengelolaan Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa di Universitas Negeri Makassar”.

Populasi dan Sampel Penelitian . bahwa “skala ordinal adalah angka-angka yang menunjukkan derajat antara kategori dengan kategori lainnya”. cukup berperan. 3. kurang berperan. Untuk mengukur variabel digunakan instrumen angket yang disusun berdasarkan indikator variabel dengan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada responden penelitian. Perencanaan yaitu bahwa sebelum melaksanakan tugas. Pengorganisasian yaitu menciptakan suatu tata hubungan kerja yang dapat digerakkan dalam pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Penggerakan yaitu upaya untuk memotivasi pegawai agar dapat melaksanakan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya. b. maka terlebih dahulu merencanakan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan seperti penentuan target dan sebagainya. c. Pengawasan yaitu hasil kerja yang dilakukan harus dapat dipertanggungjawabkan sehingga hasil yang diperoleh dapat sesuai dengan apa yang direncanakan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak.16 a. sebagaimana dikemukakan oleh Sigit (1993:125). dan tidak berperan. yaitu sangat berperan. berupa pencapaian target pengelolaan KHS mahasiswa. Kategorisasi kemungkinan jawaban setiap pertanyaan mengandung perbedaan nilai antara satu dengan yang lainnya. b. Pengukuran Variabel Pengukuran variabel yang digunakan yaitu berskala ordinal.

dapat dilihat sebagai berikut: Tabel 1. Sampel Jumlah Mahasiswa . gejala. 1 2 3 4 5 6 7 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Bahasa dan Seni Tehnik Ekonomi dan Ilmu Sosial Ilmu Pendidikan Psikologi Ilmu Keolahragaan Jumlah Sumber: BAAKPSI Universitas Negeri Makassar b...17 a.. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Psikologi. Fakultas Tehnik (FT). nilai tes. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang ada di Universitas Negeri Makassar... dan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).. yaitu sebanyak .. orang yang tersebar di 7 (tujuh) fakultas/setingkat. Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS).. Fakultas Bahasa dan Seni (FBS)... hewan. ataupun peristiwa yang membentuk suatu kumpulan atau himpunan”. baik yang berupa manusia. Lebih Jelasnya mengenai populasi penelitian ini... benda-benda. yaitu Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA. Keadaan Populasi Penelitian. Dengan demikian. Menurut Pasau (1966:21) “Populasi adalah keseluruhan jumlah obyek yang akan menjadi perhatian peneliti. Populasi Populasi merupakan keseluruhan obyek yang akan diteliti. No.

...... responden.... Tabel. maka penarikan sampel dilakukan dengan cara proporsional sampling.......... Psikologi sebanyak ...... 2. FEIS . responden. mahasiswa..... dapat diambil 10 persen-15 persen atau 20 persen – 25 persen atau lebih.......... penulis merujuk ke teknik penarikan sampel yang dikemukakan oleh Arikunto (1993:210): Apabila populasi obyeknya kurang dari 100 lebih baik diambil semua dan jika populasi besar. FT ...18 Karena jumlah populasi sangat besar (lebih 100).... Sebanyak 10 persen atau sebanyak .. Populasi Sampel Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Bahasa dan Seni Tehnik Ekonomi dan Ilmu Sosial Ilmu Pendidikan Psikologi Ilmu Keolahragaan Jumlah Sumber : Hasil Olahan Tabel Populasi . tenaga dan besar kecilnya resiko yang ditanggung peneliti............ responden........ tergantung kemampuan peneliti dilihat dari segi waktu..... Untuk penarikan sampel..... FBS sebanyak . responden. responden. Dengan perincian FMIPA . responden...... responden dan FIK sebanyak . Untuk lebih memudahkan penulis dalam pengumpulan data........ 1 2 3 4 5 6 7 Keadaan dan penyebaran sampel penelitian..... No....... maka ditetapkan sampel sebagai perwakilan dari jumlah keseluruhan populasi... FIP sebanyak .

dll. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang akan digunakan adalah: 1.19 2.... seperti ... .. Dokumentasi Sebagai teknik pelengkap dalam memperoleh data lewat pencatatan berupa dokumen seperti mahasiswa.. 4. Pengamatan dilakukan untuk mengetahui kondisi awal dan hal-hal yang bersifat umum yang terkait dengan obyek dan materi yang akan diteliti.. Angket terdiri dari 20 pertanyaan. karena merupakan pernyataan langsung dari obyek.... pertanyaan 1 sampai 5 merupakan pertanyaan yang bersifat umum...... dan dokumen lain yang erat hubungannya dengan penulisan skripsi. Sedangkan pertanyaan 6 sampai 20 merupakan pertanyaan inti yang akan mengungkap peranan pegawai pusat komputer dalam pengelolaan Kartu Hasil Studi mahasiswa di Universitas Negeri Makassar. Wawancara Yaitu mengadakan wawancara secara langsung kepada pihak yang berkaitan dengan permasalahan yang akan dikaji.. Observasi dan Pengamatan Observasi atau pengamatan adalah langkah awal sebelum melakukan penelitian. keadaan pusat komputer. Angket Angket atau quesioner merupakan teknik utama atau primer dalam pengumpulan data... 2.. dengan klasifikasi.. yaitu mahasiswa dan pegawai pusat komputer 3..

digunakan rumus seperti yang dikemukakan oleh Sudijono (1989:40): f P= N X 100 % Keterangan : P = Persentase f = Frekuensi jawaban responden N = Jumlah sampel (responden) Berdasarkan rumus di atas. penelitian ini bermaksud mendeskripsikan atau membuat gambaran mengenai suatu variabel. Untuk menetapkan persentase.20 E. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis persentase. di gunakan rumus yang dikemukakan oleh Ali (1985:184) sebagai berikut: n % = N di mana : % = Persentase n = Jumlah skor yang diperoleh N = Total skor yang diharapkan X 100 % . Teknik Analisis Data Penelitian ini merupakan penelitian analisis deskriptif kualitatif artinya. gejala atau keadaan. maka untuk mengetahui peranan pegawai Puskom dalam pengelolaan KHS mahasiswa di Universitas Negeri Makassar.

peneliti memilih standar pengukuran yaitu: a. 76 % .100 % Sangat berperan b.21 Untuk menghitung skor data. 40 % 75 % cukup berperan 55 % kurang berperan d. maka persentase tingkat pencapaian skor dikonsultasikan dengan kriteria yang dikemukakan oleh Arikunto (1993:210) sebagai berikut : 76 % 56 % 40 % 100 % 75 % 55% dikategorikan baik dikategorikan cukup baik dikategorikan kurang baik Kurang dari 40 % dikategorikan tidak baik Berpedoman pada pendapat di atas. 56 % c. Kurang dari 40 % tidak berperan . bobotnya 2 alternatif jawaban d. bobotnya 3 alternatif jawaban c. yaitu : • • • • alternatif jawaban a. setiap option pada setiap option pada setiap item diberi bobot. bobotnya 1 Untuk menentukan persentase tingkat peranan pegawai Puskom dalam pengelolaan KHS mahasiswa di Universitas Negeri Makassar. bobotnya 4 alternatif jawaban b.

Bandung: Madu Maju. Organisai dan Motivasi. W. Anwar. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Suharsini. Jakarta: UVRI. Pengantar Administrasi Pembangunan. Widjaja. DAFTAR PUSTAKA Arifin.P. Ujungpandang: SMPT IKIP Ujungpandang Pembukaan Undang-udang Dasar Tahun 1945.R. Ketetapan MPR RI No. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Malayu. 2000. Rineka Cipta. Balai Pustaka. G. 1985. 1990. Anas. Filsafat Administrasi. Sudijono. Jakarta: Erlangga Departemen Pendidikan Nasional. Asas-Asas Manajemen. Arikunto. Jakarta: Rajawali. Publik Relation (PUREL). Gunung Agung. Prinsip-Prinsip Manajemen. Jakarta: PN. Siagian. Gunung Agung. 1993. 1999. 1989. 1999. A. Jakarta: . 1974. Poerwadarminta. 1996. 1966. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. S. Anwar. Administrasi Kepegawaian suatu Pengantar. Surabaya: Arloka Pasau. Perilaku dalam Organisasi. Jakarta: PT.> Raja Grafindo Persada Winardi. Makalah Seminar. Dasar-Dasar Manajemen. Davis. Jakarta: Bumi Aksara. Pengantar Studi Administrasi dan Manajemen. Terry. Keith dan John. Jakarta: Bumi Aksara. Jakarta: Balai Pustaka Handayaningrat. 1998. Soewarno. M. Jakarta Hasibuan.22 E. 1989. 2001. IV/MPR/1999 tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara. Jakarta: Bumi Aksara. 1996. Jakarta: PT. Populasi dan Sampel Penelitian.

HALAMAN PENGESAHAN Makassar. NIP. Pd.994234030 Disetujui Oleh : Pembimbing I Pembimbing II Drs. Si.Muchtar Yunus. Mengetahui. S.23 F.M. Desember 2005 Yang Mengajukan Muhammad Adli NIM.. Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi FEIS UNM Drs. M. 130 780 253 Herman. Mursalim Massuanna NIP. 130 535 999 .Si NIP.

24 PERANAN PEGAWAI UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PUSAT KOMPUTER DALAM PENGELOLAAN KARTU HASIL STUDI (KHS) MAHASISWA DI UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Proposal Penelitian Oleh MUHAMMAD ADLI 994234030 FAKULTAS EKONOMI DAN ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR 2005 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.