1. 2.

Islam Memerintahkan untuk Menundukkan Pandangan Halal dan Haram dalam Islam

3. Nafais Tsamrah: Menundukkan Pandangan 4. Menundukkan Pandangan dan Manfaatnya 5. Pentingnya Menjaga Mata 6. Menundukkan Pandangan Menjaga Hati 7. 8. Demi Menjaga Mata dan Hati Kita Faedah Menundukkan Pandangan

9. Hikmah Menundukkan Pandangan 10. Manisnya Menundukkan Pandangan 11. Cara Menundukkan Pandangan

1-Islam Memerintahkan untuk Menundukkan Pandangan
Thursday, September 17, 2009 at 7:47am Allah memerintahkan kaum muslimin untuk menundukkan pandangan ketika melihat lawan jenis. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Katakanlah kepada laki–laki yang beriman : ”Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. An Nuur [24]: 30 ) Dalam lanjutan ayat ini, Allah juga berfirman, “Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menundukkan pandangannya, dan kemaluannya” (QS. An Nuur [24]: 31) Ibnu Katsir ketika menafsirkan ayat pertama di atas mengatakan, ”Ayat ini merupakan perintah Allah Ta’ala kepada hamba-Nya yang beriman untuk menundukkan pandangan mereka dari hal-hal yang haram. Janganlah mereka melihat kecuali pada apa yang dihalalkan bagi mereka untuk dilihat (yaitu pada istri dan mahromnya). Hendaklah mereka juga menundukkan pandangan dari hal-hal yang haram. Jika memang mereka tiba-tiba melihat sesuatu yang haram itu dengan tidak sengaja, maka hendaklah mereka memalingkan pandangannya dengan segera.” Ketika menafsirkan ayat kedua di atas, Ibnu Katsir juga mengatakan, ”Firman Allah (yang artinya) ‘katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman : hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka’ yaitu hendaklah mereka menundukkannya dari apa yang Allah haramkan dengan melihat kepada orang lain selain suaminya. Oleh karena itu, mayoritas ulama berpendapat bahwa tidak boleh seorang wanita melihat laki-laki lain (selain suami atau mahromnya, pen) baik dengan syahwat dan tanpa syahwat. … Sebagian ulama lainnya berpendapat tentang bolehnya melihat lakilaki lain dengan tanpa syahwat.” Lalu bagaimana jika kita tidak sengaja memandang lawan jenis? Dari Jarir bin Abdillah, beliau mengatakan, “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja). Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku.” (HR.

Muslim no. 5770) Faedah dari menundukkan pandangan, sebagaimana difirmankan Allah dalam surat An Nur ayat 30 (yang artinya) “yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka” yaitu dengan menundukkan pandangan akan lebih membersihkan hati dan lebih menjaga agama orang-orang yang beriman. Inilah yang dikatakan oleh Ibnu Katsir –semoga Allah merahmati beliau- ketika menafsirkan ayat ini. –Semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk menundukkan pandangan sehingga hati dan agama kita selalu terjaga kesuciannya-

2-Halal dan Haram dalam Islam
BAB KETIGA. GHARIZAH, PERNIKAHAN DAN KELUARGA
3.1 Lapangan Gharizah

ALLAH menjadikan manusia supaya menjadi khalifah di permukaan bumi dan mengatur kesejahteraan bumi itu. Tujuan ini tidak akan bisa tercapai, melainkan apabila jenis manusia ini terus berkembang. Hidupnya berlangsung terus di permukaan bumi ini baik dengan bercocoktanam, mendirikan perusahaan, pertukangan atau membuat bangunan-bangunan serta melaksanakan hak-hak Allah yang dibebankan kepadanya. Dan supaya kesemuanya itu dapat tercapai juga, maka Allah melengkapi tubuh manusia ini dengan gharizah (instink) dan rangsanganrangsangan yang dapat membawa manusia ini dengan seluruh daya kemampuannya untuk kelangsungan hidupnya secara pribadi dan kelangsungan jenis. Di antara sekian banyak gharizah itu ialah makan, dengan adanya makan ada kenyang, pribadi manusia itu bisa terus hidup. Dan ada pula gharizah seksual, dimana dengan tersalurnya gharizah ini jenis manusia itu dapat berlangsung. Gharizah kedua ini sangat kuat sekali pada tubuh manusia. Oleh karena itu dia selalu minta tempat penyaluran untuk memenuhi fungsinya dan memuaskan keinginannya. Untuk itu manusia pasti berhadapan dengan salah sate posisi sebagai berikut:
1. Mungkin manusia akan melepaskan kendali seksualnya, sehingga akan pergi ke mana saja dan berbuat apa saja tanpa batas perisai yang membendungnya berupa agama, budi ataupun adat. Situasi ini terjadi di kalangan aliran-aliran yang bebas (free thinker) yang tidak beriman kepada Allah dan nilai-nilai yang luhur. Situasi seperti ini cukup dapat menjatuhkan derajat manusia kepada derajat binatang dan menghancurkan pribadi dan rumahtangga serta masyarakat secara keseluruhan. 2. Mungkin juga manusia akan menentang gharizah seksualnya itu, seperti halnya yang terjadi di kalangan aliran-aliran yang menganggap hubungan seksual itu suatu perbuatan yang kotor (cemar), melarang perkawinan dan menganggap celaka kalau kawin, seperti aliran Mano, kependetaan dan sebagainya. Pendirian ini berarti suatu penguburan terhadap gharizah dan menghilangkan fungsi gharizah seksual serta meniadakan kebijaksanaan dzat yang menciptakannya serta melawan aturan hidup yang mengatur gharizah ini supaya tersalur sesuai dengan fungsinya. 3. Mungkin juga manusia akan membuat pembatas yang beroperasi ke dalam, tanpa menjatuhkan derajat manusia dan tanpa memberikan kebebasan yang kegila-gilaan itu.

menghancurkan rumahtangga. niscaya rumahtangga yang dibina di bawah naungan kehalusan budi yang tumbuh dari rasa cinta kasih (mawaddah warahmah) itu tidak akan ada. Karena perzinaan itu dapat mengaburkan masalah keturunan. atau yang memberikan jalan-jalan untuk berbuat yang keji. bibi dan sebagainya yang insya Allah nanti akan kami bicarakan selanjutnya. Ini bukan berarti menghilangkan kepercayaan kedua belah pihak atau salah satunya. niscaya gharizah seksual ini tidak akan dapat memenuhi fungsinya dalam rangka kelangsungan manusia. Begitu juga andaikata pembunuhan itu tidak dilarang dan tidak diharuskannya seorang laki-laki mengadakan hubungan dengan perempuan. karena sesungguhnya dia itu perbuatan yang kotor dan cara yang sangat tidak baik. Pendirian ini lebih menonjol lagi terdapat di dalam ajaran Islam yang mengakui gharizah seksual ini. masyarakat pun tidak akan ada.1. merusak keturunan. Terakhir ialah Islam yang dengan keras melarang perzinaan serta memberikan ultimatum yang sangat tajam. Yang dimaksud perempuan lain. apabila mengharamkan sesuatu. saudara. seperti ibu. Kemudian dibuatlah aturan-aturan yang melarang perbuatan zina dengan segala macam manifestasi dan pendahuluannya.1 Jangan Dekat-dekat pada Zina Tidak mengherankan kalau seluruh agama Samawi mengharamkan dan memberantas perzinaan. serta mengharamkan cara apa saja serta seluruh pendahuluannya yang mungkin dapat membawa kepada perbuatan haram itu. maka Islam melarangnya demi untuk menutup jalan berbuat haram dan menjaga daripada perbuatan yang merusak. sebagaimana kita maklumi. di samping Islam melarang hidup membujang dan menjauhi perempuan. Pendirian inilah yang kiranya sangat adil dan bijaksana. Justru itu pula. bukan salah satu kerabat yang haram dikawin untuk selama-lamanya. maka ditutupnyalah jalan-jalan yang akan membawa kepada perbuatan haram itu. 3. 3.2 Pergaulan Bebas adalah Haram Di antara jalan-jalan yang diharamkan Islam ialah: Bersendirian dengan seorang perempuan lain. Oleh karena itu tepatlah apa yang dikatakan Allah: "Jangan kamu dekat-dekat pada perzinaan. yaitu: bukan isteri. tetapi demi .Pendirian ini berlaku di kalangan pemeluk-pemeluk agama Samawi (agama-agama yang datangnya dari Tuhan) yaitu dengan diharamkannya pembunuhan dan dianjurkannya kawin. meretakkan perhubungan. dan niscaya masyarakat tidak akan menemukan jalan untuk menuju kemajuan dan kesempurnaannya. serta mendorong orang untuk berbuat yang keji atau paling tidak mendekatkan perbuatan yang keji itu. meluasnya penyakit kelamin. Dan jika rumahtangga tidak ada. Untuk itu maka dipermudah jalan-jalan penyalurannya. kejahatan nafsu dan merosotnya akhlak. maka apa saja yang dapat membangkitkan seks dan membuka pintu fitnah baik oleh laki-laki atau perempuan.1. Sebab andaikata tidak ada anjuran untuk kawin." (al-Isra': 32) Islam.

" mengatakan: maksudnya perasaanperasaan yang timbul dari orang laki-laki terhadap orang perempuan.a. Yakni." (Riwayat Bukhari) Yang dimaksud ipar. Sebab sering terjadi. yaitu keluarga isteri/keluarga suami. karena dianggap sudah terbiasa dan memperingan hal tersebut di kalangan keluarga. karena terjadinya perbuatan maksiat. karena yang ketiganya ialah syaitan. Yakni cara seperti itu lebih ampuh untuk meniadakan perasaanperasaan bimbang dan lebih dapat menjauhkan dari tuduhan yang bukan-bukan dan lebih positif untuk melindungi keluarga. Oleh karena itu menjauhi hal tersebut akan lebih baik dan lebih dapat melindungi serta lebih sempurna penjagaannya." Imam Qurthubi dalam menafsirkan firman Allah yang berkenaan dengan isteri-isteri Nabi. Berbeda sekali dengan orang lain. serta membawa kehancuran hubungan sosial apabila salah satu . Karena yang demikian itu lebih dapat membersihkan hati-hati kamu dan hati-hati mereka itu. maka jangan sekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya. dan perasaan-perasaan perempuan terhadap laki-laki. Ini berarti. Karena bersendirian dengan keluarga itu bahayanya lebih hebat daripada dengan orang lain. Secara khusus. kecuali bersama mahramnya. Sebab memungkinkan dia dapat masuk tempat perempuan tersebut tanpa ada yang menegur. Dalam hal ini Rasulullah bersabda sebagai berikut: "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir. Dia tidak boleh berkhalwat dengan mereka ini. yang artinya: "Apabila kamu minta sesuatu (makanan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi). Rasulullah s. yaitu hancurnya agama. maka kadang-kadang membawa akibat yang tidak baik. pernah bersabda sebagai berikut: "Hindarilah keluar-masuk rumah seorang perempuan. bahwa manusia tidak boleh percaya pada diri sendiri dalam hubungannya dengan masalah bersendirian dengan seorang perempuan yang tidak halal baginya. tanpa ada orang ketiganya.w. Yang sama dengan ini ialah keluarga perempuan yang bukan mahramnya seperti kemanakannya baik dari pihak ayah atau ibu. maka mintalah dari balik tabir. Kemudian ada seorang laki-laki dari sahabat Anshar bertanya: Ya Rasulullah! Bagaimana pendapatmu tentang ipar? Maka jawab Nabi: Bersendirian dengan ipar itu sama dengan menjumpai mati.menjaga kedua insan tersebut dari perasaan-perasaan yang tidak baik yang biasa bergelora dalam hati ketika bertemunya dua jenis itu. Rasulullah memperingatkan juga seorang laki-laki yang bersendirian dengan ipar. yaitu yang tersebut dalam surah al-Ahzab ayat 53. dan hancurnya seorang perempuan dengan dicerai oleh suaminya apabila sampai terjadi cemburu. bahwa berkhalwat (bersendirian) dengan ipar membawa bahaya dan kehancuran." (Riwayat Ahmad) "Jangan sekali-kali salah seorang di antara kamu menyendiri dengan seorang perempuan. dan fitnah pun lebih kuat.

Sebab seorang suami tidak merasa kikuk untuk melihat dalamnya ipar dengan keluarmasuk rumah ipar tersebut. pergaulan yang tidak baik atau lainnya.perempuan memandang laki-laki. Dan katakanlah kepada orang-orang mu'min perempuan: hendaknya mereka itu menundukkan sebagian pandangannya dan menjaga kemaluannya. kemudian senyum. Justru itu pula. Oleh karena itulah Allah menjuruskan perintahnya kepada orang-orang mu'min laki-laki dan perempuan supaya menundukkan pandangannya. dan jangan menampakkan perhiasannya kecuali kepada suaminya atau kepada ayahnya atau kepada mertuanya atau kepada anak-anak laki- . raja itu sama dengan api. karena yang demikian itu lebih bersih bagi mereka.3 Melihat Jenis Lain dengan Bersyahwat Di antara sesuatu yang diharamkan Islam dalam hubungannya dengan masalah gharizah. tetapi akan mengancam eksistensi rumahtangga dan kehidupan suami-isteri serta rahasia kedua belah pihak yang dibawa-bawa oleh lidah-lidah usil atau keinginan-keinginan untuk merusak rumahtangga orang. Jadi berkhalwat dengan ipar lebih hebat bahayanya daripada berkhalwat dengan orang lain.keluarganya itu ada yang berburuk sangka kepadanya. diiringi dengan perintah untuk memelihara kemaluannya. lalu berjanji. Bahayanya ini bukan hanya sekedar kepada instink manusia dan perasaan-perasaan yang ditimbulkan saja. Mata adalah kuncinya hati. Firman Allah: "Katakanlah kepada orang-orang mu'min laki-laki: hendaklah mereka itu menundukkan sebagian pandangannya dan menjaga kemaluannya. Seperti kata seorang syair kuna: Semua peristiwa. dan jangan menampak-nampakkan perhiasannya kecuali apa yang biasa tampak daripadanya. dan hendaknya mereka itu melabuhkan tudung sampai ke dadanya. 3. yakni bertemu dengan singa dan raja sama dengan bertemu mati dan api. dan pandangan adalah jalan yang membawa fitnah dan sampai kepada perbuatan zina. Sebab kemungkinan dia dapat berbuat baik yang banyak kepada si ipar tersebut dan akhirnya memberatkan kepada suami yang di luar kemampuan suami. yaitu pandangan seorang laki-laki kepada perempuan dan seorang. Sesungguhnya Allah maha meneliti terhadap apa-apa yang kamu kerjakan. asalnya karena pandangan Kebanyakan orang masuk neraka adalah karena dosa kecil Permulaannya pandangan. Ibnul Atsir dalam menafsirkan perkataan ipar adalah sama dengan mati itu mengatakan sebagai berikut: Perkataan tersebut biasa dikatakan oleh orang-orang Arab seperti mengatakan singa itu sama dengan mati. dan sesudah itu bertemu. lantas beri salam Kemudian berbicara.1.

sebagai suatu perbuatan zina mata. Sedang yang lain khusus untuk perempuan. Sabda beliau: "Dua mata itu bisa berzina. dan zinanya ialah melihat. Di sini tidak berarti kita harus membungkam mulut sehingga tidak berbicara. bahwa dua ayat tersebut memerintahkan menundukkan sebagian pandangan dengan menggunakan min tetapi dalam hal menjaga kemaluan." (anNur: 30-31) Dalam dua ayat ini ada beberapa pengarahan.lakinya atau kepada anak-anak suaminya. sebagaimana yang akan kita ketahui nanti. tidak dilepaskan begitu saja tanpa kendali sehingga dapat menelan perempuan-perempuan atau laki-laki yang beraksi. yaitu: menjaga pandangan.w. Abu Daud dan Tarmizi) Rasulullah s. atau kepada saudaranya atau anak-anak saudara laki-lakinya (keponakan) atau anak-anak saudara perempuannya atau kepada sesama perempuan atau kepada hamba sahayanya atau orang-orang yang mengikut (bujang) yang tidak mempunyai keinginan." (Riwayat Bukhari) Dinamakannya berzina. yaitu menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Berbeda dengan masalah pandangan yang Allah masih memberi kelonggaran walaupun sedikit.a. Hal ini sama dengan menundukkan suara seperti yang disebutkan dalam al-Quran dan tundukkanlah sebagian suaramu (Luqman 19). Kamu hanya boleh pada pandangan pertama. Dan kalau diperhatikan pula. Allah tidak mengatakan wa yahfadhu min furujihim (dan menjaga sebagian kemaluan) seperti halnya dalam menundukkan pandangan yang dikatakan di situ yaghudh-dhu min absharihim. Bukan ini yang dimaksud dan ini satu hal yang tidak mungkin. Dua diantaranya berlaku untuk laki-laki dan perempuan. Ini berarti kemaluan itu harus dijaga seluruhnya tidak ada apa yang disebut toleransi sedikitpun. apabila memandang kepada jenis lain tidak mengamat-amati kecantikannya dan tidak lama menoleh kepadanya serta tidak melekatkan pandangannya kepada yang dilihatnya itu. Tetapi apa yang dimaksud menundukkan pandangan. Pandangan yang terpelihara. yaitu orang laki-laki atau anak yang tidak suka memperhatikan aurat perempuan dan jangan memukul-mukulkan kakinya supaya diketahui apa-apa yang mereka rahasiakan dari perhiasannya. adapun yang berikutnya tidak boleh. karena memandang itu salah satu bentuk bersenang-senang dan memuaskan gharizah seksual dengan jalan yang tidak dibenarkan oleh syara'. guna mengurangi kesulitan dan melindungi kemasalahatan. Dan apa yang dimaksud menundukkan pandangan itu bukan berarti memejamkan mata dan menundukkan kepala ke tanah. menganggap pandangan liar dan menjurus kepada lain jenis." (Riwayat Ahmad. Penegasan Rasulullah ini ada persamaannya dengan apa yang tersebut dalam Injil. Oleh karena itu pesan Rasulullah kepada Sayyidina Ali: "Hai Ali! Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. dimana al-Masih pernah mengatakan .

dan memalingkan hati dari pikiran. Seperti di pasar." Pandangan yang menggiurkan ini bukan saja membahayakan kemurnian budi. godaan. Islam memberikan sebuah ajaran indah untuk menundukkan pandangan. tetapi juga bagi kaum lelaki. maka ia berzina. menangis karena takut kepada Allah. Tetapi untuk sebagainya maka engkau tidak bisa tahan.sebagai berikut: Orang-orang sebelummu berkata: "Jangan berzinal" Tetapi aku berkata: "Barangsiapa melihat dengan dua matanya. Bukan hanya bagi muslimah. kampus. Maka. Pada satu saat pandangan-pandangan itu akan menyusahkanmu jua. Maksudnya. bahkan pada tempat-tempat suci sekalipun. gunakanlah mata untuk membaca al-Quran. . kereta api. Sebuah fitnah yang mengepung kita pada berbagai situasi dan kondisi. 4-Menundukkan Pandangan Dan Manfaatnya Fitnah An-Nazhar (bahaya pandangan) merupakan salah satu problematika terbesar yang menimpa kaum muslimin pada umumnya. Kalau sudah begini maka naluri ke-dai-an kita harus bangkit untuk menyadarkan mereka yang terlanjur jatuh pada mepertontonkan aurat. dan gangguan tersebut. melindungi pandangan mata agar terhindar dari obyek maksiyat dan segala sesuatu yang berdampak buruk. Bina Ilmu." Halal dan Haram dalam Islam. rumah sakit. Sejauh mata memandang bisa saja kita terjatuh pada maksiat pandangan ini. Karena fitnah annazhar tidak terbatas pada kondisi dadakan saja --misalnya seseorang berlalu di hadapan kita. kelompok pemuda pada khususnya dan lebih khusus lagi kepada mereka yang belum menikah. mall. secara tidak sengaja kita melihat aurat orang tersebut—boleh jadi lingkungan kita memang dipenuhi orang-orang yang secara sadar mempertontonkan auratnya. pesawat terbang. 1993 3-NAFAIS TSAMRAH: Menundukkan Pandangan Memandang sesuatu yang tidak halal untuk dipandang bisa mengubah pandangan menjadi panah syetan yang beracun.179). Engkau tidak mampu melihat semua yang kau lihat. sekolah. Penerbit: PT. bis kota. Siapa yang menundukkan pandangan. bahkan akan merusak kestabilan berfikir dan ketenteraman hati. Bagi mereka yang keluar rumah. al-Jawab al-Kafi. Salah seorang penyair mengatakan: "Apabila engkau melepaskan pandanganmu untuk mencari kepuasan hati. Allah akan menggantinya dengan manisnya iman dalam dada (Ibnu al-Qayyim al-Jauziyah.Oleh Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi.

tidak juga boleh disentuh. melindungi pandangan mata agar terhindar dari obyek maksiyat dan segala sesuatu yang berdampak buruk. yaitu di bagian muka dan dua tapak tangan. maka haram tersebut bisa hilang. Tetapi ternyata tidak.Sepintas ajaran ini nampak remeh. Ada yang tidak boleh dilihat. ialah kepada aurat. Tetapi ternyata tidak. Di antara yang harus ditundukkannya pandangan. maka seperti apa yang akan diterangkan dalam Hadis yang membicarakan masalah menampakkan perhiasan. yaitu antara pusar dan lutut. dan begitu juga perempuan dengan perempuan lain bercampur dalam satu pakaian. Tetapi jika dalam keadaan terpaksa seperti untuk mengobati. Di balik itu tersimpan begitu besar hikmah. Kemudian beliau berpaling dan . dan gampang. Sabda Rasulullah s. Abu Daud dan Tarmizi) Aurat laki-laki yang tidak boleh dilihat oleh laki-laki lain atau aurat perempuan yang tidak boleh dilihat oleh perempuan lain. bahwa saudaranya yaitu Asma' binti Abubakar pernah masuk di rumah Nabi dengan berpakaian jarang sehingga tampak kulitnya. adalah dengan syarat dalam keadaan normal (tidak terpaksa dan tidak memerlukan). BATAS DIBOLEHKANNYA MELIHAT AURAT LAKI-LAKI ATAU PEREMPUAN Dan keterangan yang kami sebutkan di atas. sebagaimana yang diterangkan dalam Hadis Nabi. Karena Rasulullah s. dan tidak boleh seorang laki-laki bercampur dengan laki-laki lain dalam satu pakaian. sepele. Kalau ada fitnah atau syahwat. Lebih jauh tentang manfaat menundukkan pandangan diuraikan di sini. telah melarangnya sekalipun antara laki-laki dengan laki-laki atau antara perempuan dengan perempuan baik dengan syahwat ataupun tidak. Sedang aurat perempuan dalam hubungannya dengan laki-laki lain ialah seluruh badannya kecuali muka dan dua tapak tangan. Tetapi sementara ulama. Aisyah meriwayatkan. seperti Ibnu Hazm dan sebagian ulama Maliki berpendapat.w. misalnya bisa menjadi barometer kondisi hati --yakni menyangkut kebersihan dan kekotorannya. baik dilihat ataupun disentuh. Islam memberikan sebuah ajaran bagus untuk menundukkan pandangan. dan begitu juga perempuan tidak boleh melihat aurat perempuan lain. jelas bahwa perempuan melihat laki-laki tidak pada auratnya. sepele. misalnya bisa menjadi barometer kondisi hati --yakni menyangkut kebersihan dan kekotorannya." (Riwayat Muslim. Sepintas ajaran ini nampak remeh. yaitu di bagian atas pusar dan di bawah lutut.a. Di balik itu tersimpan begitu besar hikmah. Ahmad. Maksudnya. baik dengan anggota-anggota badan yang lain. bahwa paha itu bukan aurat. HUKUM MELIHAT AURAT Bagi mereka yang keluar rumah. Adapun yang dalam hubungannya dengan mahramnya seperti ayah dan saudara. hukumnya mubah. selama tidak diikuti dengan syahwat atau tidak dikawatirkan akan menimbulkan fitnah. Bukan hanya bagi muslimah. dan gampang. maka kebolehan tersebut bisa hilang juga justru untuk menutup pintu bahaya. Lebih jauh tentang manfaat menundukkan pandangan diuraikan di sini. Tetapi bolehnya melihat itu dengan syarat tidak akan menimbulkan fitnah dan tidak ada syahwat.: "Seseorang laki-laki tidak boleh melihat aurat laki-laki lain. Sebab Rasulullah sendiri pernah memberikan izin kepada Aisyah untuk menyaksikan orang-orang Habasyi yang sedang mengadakan permainan di masjid Madinah sampai lama sekali sehingga dia bosan dan pergi. Semua aurat yang haram dilihat seperti yang kami sebutkan di atas.w. hukumnya mubah selama tidak diikuti dengan syahwat atau tidak dikawatirkan menimbulkan fitnah. Yang seperti ini ialah seorang laki-laki melihat perempuan tidak kepada auratnya.a. tetapi juga bagi kaum lelaki.

Yang berpendapat seperti ini ialah sahabat Anas. tidak patut diperlihatkan tubuhnya itu. seperti tersebut dalam riwayat di bawah ini: "Dari Jarir bin Abdullah. Adapun yang khusus buat orang perempuan dalam ayat kedua (ayat 31) yaitu: a. maka sebagian lengan ada yang dikecualikan. Qatadah dan lain-lain menisbatkan dua gelang termasuk perhiasan yang boleh dilihat. baik berbentuk ciptaan asli seperti wajah. Dalam ayat di atas Allah memerintahkan kepada para perempuan supaya menyembunyikan perhiasan tersebut dan melarang untuk dinampak-nampakkan. PERHIASAN PEREMPUAN YANG BOLEH TAMPAK DAN YANG TIDAK BOLEH Ini ada hubungannya dengan masalah menundukkan pandangan yang oleh dua ayat di surah anNur 30-31. Di samping satu kelonggaran ini. melainkan apa yang bisa tampak. yaitu muka dan kedua tapak tangan. selama tidak berulang dan menjurus yang pada umumnya untuk kemesraan dan tidak membawa fitnah. Apakah artinya: apa yang tampak karena terpaksa tanpa disengaja. yaitu selendang dan pakaian yang biasa tampak. Dengan demikian. ia berkata dalam menafsirkan apa yang tampak itu ialah: celak dan cincin. Ini tidak sama dengan make-up dan cat-cat yang biasa dipakai oleh perempuan-perempuan zaman sekarang untuk mengecat pipi dan bibir serta kuku. ataupun buatan seperti pakaian.sambil ia menunjuk muka dan dua tapak tangannya. misalnya terbuka karena ditiup angin. 'Atha'. Tetapi tentang batasnya dari pergelangan sampai siku. make-up dan sebagainya. Firman Allah: "Janganlah orang-orang perempuan menampakkan perhiasannya. ataukah apa yang biasa tampak dan memang dia itu asalnya tampak? Kebanyakan ulama salaf berpendapat menurut arti kedua. ia berkata: Saya bertanya kepada Rasulullah s. Begitulah seperti apa yang ditegaskan oleh sekelompok sahabat dan tabi'in. seperti celak di mata dan cincin pada tangan. Make-up ini semua termasuk berlebih-lebihan . yang tidak mungkin disembunyikan. yaitu dibatasinya pengertian apa yang tampak itu pada wajah dan dua tapak tangan serta perhiasan yang biasa tampak dengan tidak ada maksud kesombongan dan berlebih-lebihan. tentang melihat dengan mendadak. Tetapi pendapat yang kami anggap lebih kuat (rajih). Abu Daud dan Tarmizi) -. Salah satu kelapangan Islam. Demikianlah apa yang ditegaskan oleh Said bin Jubair. yaitu: Dia membolehkan melihat yang sifatnya mendadak pada bagian yang seharusnya tidak boleh. ada juga yang mempersempit. Sedang bolehnya dilihat celak dan cincin. masih diperselisihkan.mengatakan: "Hai Asma'! Sesungguhnya seorang perempuan apabila sudah datang waktu haidh. tetapi diperkuat dengan hadis-hadis lain yang membolehkan melihat muka dan dua tapak tangan ketika diyakinkan tidak akan membawa fitnah. rambut dan potongan tubuh. melainkan ini dan ini -. Ringkasnya." (Riwayat Abu Daud) Dalam hadis ini ada kelemahan.yakni: Jangan kamu ulangi melihat untuk kedua kalinya. hukumnya tetap halal. Allah tidak memberikan pengecualian. Oleh karena itu para ulama kemudian berbeda pendapat tentang arti apa yang biasa tampak itu dan ukurannya.a. Sedang Aisyah. Auza'i dan lain-lain." Yang dimaksud perhiasan perempuan. bahwa melihat biasa bukan kepada aurat baik terhadap laki-laki atau perempuan. misalnya: Abdullah bin Mas'ud dan Nakha'i. Muslim. berarti boleh dilihatnya kedua tempatnya. Kedua beliau ini menafsirkan perhiasan yang boleh tampak. Allah perintahkan kepada laki-laki dan perempuan. perhiasan. melainkan apa yang biasa tampak daripadanya. Misalnya Ibnu Abbas. w. Maka jawab Nabi: Palingkanlah pandanganmu itu!" (Riwayat Ahmad. yaitu apa saja yang dipakai berhias dan untuk mempercantik tubuh.

sambil ia menunjuk muka dan dua tapak tangannya. misalnya: perhiasan telinga (anting-anting). termasuk wajahnya itu sendiri kalau mungkin. yang tidak boleh dipakai kecuali di dalam rumah. sama saja. Firman Allah: "Dan hendaknya mereka itu tidak menampak-nampakkan perhiasannya terhadap suami atau ayahnya. Setiap perempuan muslimah harus menutup kepalanya dengan kudung dan menutup belahan dadanya itu dengan apapun yang memungkinkan. yaitu semua alat yang dapat dipakai untuk menutup kepala. termasuk juga lehernya. baik menurut adat ataupun dalam ibadat. Jadi jelas hukumnya adalah haram. Dia perlu usaha untuk mencari nafkah buat anak anaknya. Termasuk juga terbukanya perhiasan karena angin dan sebagainya yang boleh dianggap darurat. Mengharuskan perempuan supaya memakai cadar dan menutup kedua tangannya adalah termasuk menyakitkan dan menyusahkan perempuan. atau dia harus membantu suaminya." (an-Nur: 31) Pengertian khumur (kudung). bukan suatu yang dibuatbuat. perhiasan rambut (tusuk). tidak tertutup oleh pakaian/baju. demi menjaga meluasnya kerusakan dan banyaknya kefasikan di zaman kita sekarang ini. adalah justru menutupi kedua anggota badan tersebut termasuk suatu hal yang cukup memberatkan perempuan. seperti waktu sembahyang dan haji. lebih-lebih kalau mereka perlu bepergian atau keluar yang sangat menghajatkan. kecuali ini dan ini -.a. c." (an-Nur: 31) Pengarahan ini tertuju kepada perempuan-perempuan mu'minah. tidak dapat diterima. Sebab itu termasuk hal yang lumrah (tabi'i) yang tidak bisa dibayangkan untuk dilarangnya sehingga perlu dikecualikan. Dalil yang kuat untuk pentafsiran ini ialah hadis riwayat Abu Daud dari jalan Aisyah r.w. Jadi baik dikecualikan ataupun tidak. sehingga sedikitpun tempat-tempat yang membawa fitnah ini tidak terbuka yang memungkinkan dilihat oleh orang-orang yang suka beraksi dan iseng. niscaya tidak ada perintah menundukkan sebagian pandangan.. b. adalah untuk menarik perhatian laki-laki. dan ma'qul sekali (bisa diterima akal) kalau dia itu adalah muka dan dua tapak tangan. yaitu belahan dada yang terbuka. perhiasan leher (kalung). Namun. Sedang penafsiran apa yang tampak dengan pakaian dan selendang yang biasa di luar. perhiasan dada (belahan dadanya) dan perhiasan kaki (betis dan gelang kaki).yang sangat tidak baik. Imam Qurthubi berkata: "Kalau menurut ghalibnya muka dan dua tapak tangan itu dinampakkan. Seandainya seluruh tubuh perempuan itu tertutup termasuk mukanya. bahwa muka perempuan itu tidak tertutup." Sedang firman Allah yang mengatakan: "Katakanlah kepada orang-orang mu'min laki-laki supaya menundukkan pandangan" itu memberikan suatu isyarat. Sedang yang cepat diterima akal apa yang dimaksud istimewa (pengecualian) adalah suatu rukhsah (keringanan) dan justru untuk mengentengkan kepada perempuan dalam menampakkan sesuatu yang mungkin disembunyikan. Sedang apa yang disebut juyub kata jama' (bentuk plural) dari kata jaibun. dengan berpakaian tipis. Sebab dalam keadaan darurat. maka layak kiranya kalau pengecualian itu kembalinya kepada kedua anggota tersebut. Sebab perempuanperempuan sekarang memakai itu semua di luar rumah. sebab di situ tidak ada yang perlu dilihat sehingga memerlukan menundukkan pandangan. bahwa Asma' binti Abubakar pernah masuk ke rumah Nabi s. Lebih-lebih kalau perempuan tersebut mempunyai paras yang cantik yang sangat dikawatirkan akan menimbulkan fitnah. Semuanya ini tidak boleh .a. kiranya sesempurna mungkin seorang muslimah harus bersungguh-sungguh untuk menyembunyikan perhiasannya. Adanya kelonggaran pada muka dan dua taak tangan. Firman Allah: "Hendaknya mereka itu melabuhkan kudungnya sampai ke dadanya. kemudian Nabi memalingkan mukanya sambil ia berkata: "Hai Asma'! Sesungguhnya perempuan apabila sudah datang waktu haidhnya (sudah baligh) tidak patut dinampakkan badannya. dimana mereka dilarang keras membuka atau menampakkan perhiasannya yang seharusnya disembunyikan. misalnya dia orang yang tidak mampu.

Tentunya ini akan sangat bermanfaat bagi semua pihak. Yang bisa membentuknya adalah si empunya pikiran sendiri. kecuali perhiasan yang boleh dilihat oleh laki-laki. Keponakan dari saudara perempuan. Mereka ini ialah buruh atau orang-orang yang ikut perempuan tersebut yang sudah tidak bersyahwat lagi karena masalah kondisi badan ataupun rasio. Menjaga pandangan adalah salah satu sarananya. Hamba sahaya. 7. Karena mereka ini selamanya tidak boleh dikawin. LARANGAN INI DIKECUALIKAN UNTUK 12 ORANG 1. karena mereka ini sekedudukan dengan ayah. Ayah. bukan hamba lakilaki. 9. bahwa si isteri waktu itu sudah menduduki sebagai ibu bagi anak-anak tersebut. Jadi yang terpenting di sini ialah: adanya dua sifat. Sesama perempuan. yaitu mengikut dan tidak bersyahwat. Termasuk juga datuk. anak-anak yang sudah bergelora syahwatnya. Sebab perempuan kafir tidak boleh melihat perhiasan perempuan muslimah. Mereka ini ialah anak-anak yang masih belum merasa bersyahwat. Karena itu sangat penting untuk memperhatikan apa-apa yang didengar dan dilihat demi menjamin kebersihan hati dan pikiran. 10. didengar. ditambah lagi. sekalipun anak-anak tersebut masih belum baligh. baik dari anak laki-laki ataupun dari anak perempuan. seperti yang diterangkan dalam hadis Nabi: "Pamannya seseorang adalah seperti ayahnya sendiri. baik yang ada kaitannya dengan nasab ataupun orang lain yang seagama. dicium." (Riwayat Muslim) BUAH DARI MENUNDUKKAN PANDANGAN a. Tidak pula ditentukan sewenang-wenang oleh Allah. Bujang/orang-orang yang ikut serumah yang tidak ada rasa bersyahwat. semuanya akan terekam di dalam otak. Kalau kita perhatikan dari kalimat ini. Demikianlah menurut pendapat yang rajih. Apa yang dilihat. . 6. sebapa atau seibu. Karena ada suatu keharusan untuk bergaul dengan mereka itu. baik dari pihak ayah ('aam) atau dari pihak ibu (khal). Karena mereka ini haram dikawin untuk selamanya. Suami. ada yang lekat sampai tua. melalui pemrosesan data dan informasi dalam otak. Anak-anaknya suami. Proses pembentukan pola pikir itu bisa berjalan walau tanpa dikehendaki pemiliknya sendiri. Ini ditegaskan juga oleh hadis Nabi yang mengatakan: "Peliharalah auratmu. Semakin banyak dan semakin sering data dimasukkan. Ada yang cepat hilang dan dilupakan. 11. 8. Keponakan. baik dari pihak ayah ataupun ibu.dinampakkan kepada laki-laki lain. Tetapi sebagian ulama ada yang berpendapat: Khusus buat hamba perempuan (amah). 3. maka orang perempuan tidak boleh menampakkan perhiasannya kepada mereka. Anak-anak laki-lakinya. Mereka hanya boleh melihat muka dan kedua tapak tangan yang memang ada rukhsah untuk dinampakkan. baik sekandung.Pikiran yang jernih akan menghasilkan keputusan-keputusan yang sehat dan tepat. semakin besar pula kemungkinannya untuk tertanam tajam dalam memori. Yakni si suami boleh melihat isterinya apapun ia suka. Karena mereka ini sudah dianggap sebagai ayah sendiri dalam hubungannya dengan isteri. b. Ayah mertua. Menjadikan Pikiran Jernih. 4. 12. Mempertajam Hati Nurani. disentuh dan dirasa. kecuali terhadap isterimu. Termasuk juga cucu. lalu membentuk pola pikir seseorang. Dalam ayat ini tidak disebut-sebut masalah paman. Anak-anak kecil yang tidak mungkin bersyahwat ketika melihat aurat perempuan. Sebab mereka ini oleh Islam dianggap sebagai anggota keluarga. Informasi itu masuk melalui panca indera. Saudara laki-laki. 5. Alam pikiran manusia tidak terjadi dengan sendirinya." 2.

hati pun ikut terjaga kebersihannya. Pola pikir kotor yang mulai meracuni hati dapat diselamatkan jika seseorang masih mampu mengingat Allah banyak-banyak. seseorang akan lebih mudah mengingat Allah sehingga memberinya kekuatan kepada hati untuk memerangi pengaruh negatif yang disodorkan pikiran kotor dan hawa nafsu. Apabila intuisi ini dipelihara. 24:30) "Sesungguhnya Allah telah menetapkan bagi anak Adam mendapat bagian dari zina. Meyakini tentang perintah Allah berkenaan dengan perintah untuk menundukkan pandangan (ghadhdhul bashar) dan larangan melepaskan pandangan kepada hal-hal yang haram. Dengan menundukkan pandangan. dan zina hati ialah keinginan dan syahwat. karena sesungguhnya sumber bencana Bani Israil adalah wanita.. Melihat Dengan Fitrah Bashirah Setiap orang memiliki bashirah yang dapat membedakan kebaikan dari keburukan. e. (QS. sehingga hati terselubungi oleh cahaya keimanan dan terjauhkan dari kegelapan. Proses perubahan suasana hati itupun bisa berjalan tanpa disadari. Sebaliknya. yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Fitrahnya rusak." d. Perumpamaan cahaya Allah. zina kedua mata ialah memandang. misalnya mulai menganggap remeh perintah Allah. Senantiasa Dzikir Kepada Allah. ". sehingga hatinya lebih sulit diajak meniti jalan kebenaran. sehingga dapat membersihkan hati maka intuisi bukan sekedar terpelihara melainkan terasah semakin tajam. seperti firman Allah. jika intuisi tidak terpelihara gara-gara hati tidak bersih. tidak boleh tidak. serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya melewati batas. Muslim) 1." (Muttafaqun `Alaih). Liar artinya tak bisa dikendalikan.. Kian lama kian berani melanggar larangan dan mengabaikan anjuran. adalah seperti sebuah lobang yang tak tembus yang di dalamnya ada pelita besar. Hati bisa menjadi keras bila dalam kurun cukup lama tidak dilatih dekat dengan Allah lantaran pola pikirnya tidak mendukung. "Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. begitu pula indera yang lain. Telah berfirman Allah SWT dalam surat Al-Kahfi 28. Rasulullah juga bersabda:"Sesungguhnya dunia itu manis nan menawan. Janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami." (An-Nur: 35) c. Diantaranya firman Allah: "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman:"Hendaklah mereka menahan pandangannya. dan memelihara kemaluannya.Pola pikir yang telah terbentuk. Menjaga pandangan merupakan salah satu sarana latihan mengendalikan diri. kemudian Dia melihat apa yang kamu kerjakan.. Maka berhati-hatilah kamu terhadap (godaan) dunia dan wanita. dirawat. Sebaliknya jika mata terjaga." (H. Sikap ini gampang muncul bila tidak ada niatan dari yang bersangkutan untuk mengendalikan dirinya. Ini ibarat sebuah perang antara kebersihan hati yang didasarkan pada ingat kepada Allah dengan pola pikir kotor yang berdasarkan hawa nafsu. Apalagi jika seseorang selalu menjaga pandangan matanya. Mencegah Sikap Liar. dan dijaga maka ia akan berfungsi banyak bagi pemiliknya.R. sedang faraj (kemaluan) saja yang menentukan benar ataau tidaknya dia . LANGKAH -LANGKAH MENJAUHKAN DIRI DARI FITNAH AN-NAZHAR Jauh empat belas abad yang lampau Rasulullah telah mengingatkan kita dengan sabdanya : "Tiada suatu fitnah (bencana) sepeninggalku yang lebih berbahaya bagi kaum pria selain daripada wanita. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". Prosesnya bisa dimulai dari hal-hal sepele. zina lidah ialah perkataan. lama-kelamaan akan mempengaruhi standar nurani seseorang. maka ukuran benar salah menjadi rancu baginya. hingga akhirnya keyakinanpun bisa goyah. dan sesungguhnya Allah memberikan penguasaannya kepada kamu sekalian.

dan tidak untuk yang pandangan kedua. sesat yang nyata. dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. Firman Allah : "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya." (Muattafaqun `Alaih) Dari Jarir bin Abdillah z berkata : Saya bertanya kepada Rasulullah mengenai "pandangan yang tiba-tiba"." (QS. 2:186) Beliau berdoa :"Ya Allah.R.) Beliau juga berdoa : "Ya Allah. Kita menyadari bahwa kedua mata kita akan menjadi saksi di Yaumil Hisab kelak atas apa yang kita lihat selama hidup di dunia. 2. 5. serta mengikat diri terhadap syahwat pandangan sebagai tindakan pencegahan untuk melindungi diri dari kejahatan fitnah tersebut. Rasulullah bersabda:"Jangan kamu ikuti pandangan (pertama) itu dengan pandangan (berikutnya). kalian semua tersesat kecuali yang Aku beri hidayah (petunjuk). di seluruh tempat. Berlindung kepada Allah dan berpaling dari fitnah nazhar ini.) 3. Tirmidzi dan AlBani menilai hadits ini hasan. lidahku. pandangan pertama untukmu. akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka." ( H." (QS. maka beliau bersabda :"Palingkan pandanganmu. 41:20) Dalam shahih Muslim dari Anas berkata:"Pada suatu hari kami sedang bersama-sama Rasulullah .R." (H. Al Hasan bin Sufyan. Abu Daud dan dishahihkan oleh Al Bani." ( H." ( H. 33:36) 4.Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat. lafadz hadits Abu Daud) Dalam hadits lain. waktu dan kondisi.R. hatiku dan maniku. bahwa pada situasi dan kondisi bagaimana pun Anda tidak memiliki hak khiyar (pilihan) dalam perkara ini. Kita wajib menundukkan pandangan kita terhadap hal-hal yang diharamkan. Firman Allah : "Sehingga apabila mereka sampai ke neraka. maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku. aku berlindung kepada-Mu dari bahaya pendengaranku. 40:19) Rasulullah bersabda : "Saya wasiatkan kepadamu. bahwasanya Aku adalah dekat. Muslim dan Abu Daud. Tidak ada alasan bagi kita untuk ikut tergelincir pada kerusakan moral dan membebaskan diri dari kesalahan dengan adanya situasi dan kondisi yang merangsang kita melakukankan fitnah tersebut." H. Firman Allah :"Dan tidakkah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu'min. penglihatanku.R.R. Menghadirkan pengawasan Allah dan keluasan ilmu-Nya sehingga kita merasa takut dan malu kepada-Nya ketika ada kesempatan berbuat dosa. At-Tirmidzi dan Al Bani menilai hadits ini hasan. (QS. Dalam hadits Qudsi yang diriwayatkan oleh Muslim : "Wahai hamba-hamba-Ku." (QS. Tirmidzi dan Abu Daud. 50:16) "Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati". maka (jawablah). agar mereka selalu berada dalam kebenaran. hendaklah kamu malu (berbuat dosa) di hadapan Allah seperti kamu malu (berbuat dosa) di hadapan seorang yang shalih dari kaummu. Ahmad dalam kitab Az Zuhud dan dishahihkan oleh Al Bani.) Yang dimaksud dengan pandangan pertama adalah pandangan yang terlontar tanpa sengaja. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku.berbuat zina. penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan. maka mintalah petunjuk itu dari-Ku niscaya kalian akan Ku tunjuki. Pada prinsipnya kita mengetahui dan menyadari. pendengaran. apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan." (QS. jadikanlah bagi kami dari rasa ketakutan kami terhadap-Mu sebagai dinding pemisah antara kami dengan kemaksiatan kepada-Mu." Firman Allah : "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku.

Allah l menjawab : "Benar". Ingatlah bahwa bidadari yang menyejukkan mata menunggu para penghuni surga. lalu orang tersebut dipersilahkan untuk berbicara. sama seperti halnya hati yang mengatur aktivitas akal dan jasad. Rasulullah n bersabda : (Seorang hamba bertanya kepada Rabbnya : "Wahai Rabbku bukankah kamu berjanji untuk melindungiku dari tindakan kezhaliman." (QS An ." Dari sini telah menjadi jelas bahwa mata yang anda tundukkan dari hal-hal yang haram akan memberikan persaksian terhadap anda di hari Qiamat maka ikatlah ia dari hal-hal yang haram. dengan berkata : (Dia melakukan ini dan begini. Mata sangatlah berperan penting untuk membentuk diri seorang manusia. "Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Maka mulutnya terkunci dan diperintahkan kepada seluruh anggota tubuhnya untuk berbicara. Kemudian hamba tersebut berkata : Saya tidak memperkenankan (perhitungan) atas diri saya kecuali dihadirkan saksi dari diriku sendiri". 50:18) "Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu).ia berkata: menjauhlah engkau (kepada anggota tubuhnya) selanjutnya ia berdebat dengannya. Disarikan dari : Fitnah An-Nazhar wa `Ilajiha. Allah l berfirman mengenai ihwal bumi pada Hari Qiamat kelak : "Pada hari itu bumi menceritakan beritanya. Firman Allah :"Tiada suatu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.R. Allah berkata: "Cukuplah bagimu saksinya dirimu sendiri pada hari ini dan para Malaikat pencatat. kami menjawab : "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui. Mata yang sehat akan membawa manusia kepada dzikrullah. Astagfirullahal adzim Allah telah berfirman : "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman. Sedangkan mata yang sakit adalah mata yang setiap pandangannya hanya mengalir hawa nafsu. H. 8. pada hari ini dan ini)". Dan yang paling sering menjadi masalah adalah memandang lawan jenis. At Tirmidzi. Mengingat bahwa bumi yang kita pijak akan memberikan persaksian atas seluruh peristiwa kemaksiatan yang terjadi diatasnya. melihat sesuatu yang akan selalu mengingatkan kita pada kebesaran Allah. 99:4) Nabi menafsirkan ayat ini dengan sabdanya : "Akhbaaruhaa (beritanya) yaitu dengan bumi ini bersaksi atas setiap manusia dan umat terhadap setiap perbuatan yang dilakukannya di permukaan bumi." (QS.kemudian beliau tertawa." (QS. tampak sumsum betisnya dari belakang daging. 6. 5-PENTINGNYA MENJAGA MATA Sebegitu berpengaruhnyakah mata bagi hati kita?. Mengingat eksistensi Malaikat yang bertugas mencatat segala perbuatan anda. setiap bidadari memiliki 70 pakaian. 82:10-12) 7. Membuat otak selalu berfikiran ngeres saat memandang sesuatu. dan berkata : "Hadits hasan shahih". yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu). maka anggota tubuhnya menceritakan seluruh perbuatannya. dari Abu Hurairah dari Nabi : "Setiap lelaki penduduk syurga memiliki dua istri dari bidadari yang cantik jelita. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. maka beliau bertanya : "Apakah kalian mengetahui apa yang menjadikan saya tertawa ?". Tidaklah berlebihan jika fenomena-fenomena kehancuran moral yang ada dihubungkan dengan sakitnya mata kita. yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Saya akan selalu menjawab sangat." (QS.

Karena itulah kita harus mulai mewaspadai hal-hal sekecil apapun yang beresiko pada terkotorinya hati kita.. ketiga."(QS At Talaq 4) 6-MENUNDUKKAN PANDANGAN MENJAGA HATI Posted by Mumtaz Tuesday. Dan akhirnya perintah untuk menundukkan pandangan (Ghadhdhul Bashar) memang merupakan penyelesaian yang tepat untuk fenomena sakitnya mata kita. keempat. maka segera beristighfar dan tentu saja tidak melanjutkan lagi dengan pandangan kedua. 2009 Sekadar satu muhasabah diri menjelang peperiksaan. Terlalu berlebihan mungkin jika saya kaitkan beberapa fenomena-fenomena tersebut dengan sakitnya mata.. Allah berfirman : "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman. Bukan berarti pula memandang sekali tapi dengan tenggang waktu bermenit-menit. Menjaga hati tidaklah mudah. bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Apalagi ditambah dengan adanya pemandangan yang tidak sopan dalam film-film maupun acara lainnya di TV yang hanya mengajarkan nilai-nilai jelek saja. Kecuali jika hal itu dilakukan untuk suatu keperluan darurat yang dibenarkan syariat. . Maka tidaklah salah kalau akhirnya Rasulullah saw pernah memutar kepala Fudhail yang saat itu sampai bengong melihat seorang perempuan yang ditemuinya."(Al Hasyr 18). April 7. Yah. Menonjolkan perempuan dengan gaya seronok dan pesan-pesan implisit yang merangsang terutama bagi kalangan usia anak-anak dan remaja yang pikirannya sangat imajinatif dan suka coba-coba. senantiasa menundukkan pandangan dari lawan jenis adalah kewajiban. Mengingat banyaknya pemandangan mengenaskan yang tersedia gratis setiap saat dan membuat kita sakit perut. Tidak hanya bagi laki-laki atau perempuan saja. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan. Hati yang bersih itu memudahkan untuk ilmu duduk di dalamnya. 'Hendaklah mereka menahan pandangannya. Tapi justru saya semakin yakin bahwa mata memang memiliki peranan yang sangat penting karena setiap pemandangan yang menggoda dapat menggerakkan hati kita untuk berbuat. karena keduanya mempunyai potensi yang sama untuk berbuat salah. Kalaupun dengan tidak sengaja melihat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Hukum dasar syariat dalam memandang sesuatu atau seseorang yang dapat menimbulkan syahwat adalah haram.. "Hai orang-orang yang beriman.' Katakanlah kepada wanita yang beriman. karena seringkali kita memudahkan aturan-aturan dengan mengenyampingkan rasa malu demi untuk kepentingan nafsu kita. "Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya. yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. dan bertaqwalah kepada Allah.Nur 30). dan seterusnya. dan memelihara kemaluannya.

dan memelihara kemaluannya". maka Allah akan memberikannya keimanan yang dirasakan kenikmatannya dalam hati. Sedangkan jika ia mengulangi pandangannya. Hikmah pengharaman memandang adalah karena perbuatan itu mendorong kepada rusaknya hati. Setiap kali pandangan itu diulang-ulang. Jika kebetulan pandangan matanya melihat kepada yang diharamkan. Barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah. "Pandangan mata adalah panah beracun dari iblis.'Hendaklah mereka menahan pandangannya. maka hendaknya ia segera mengalihkan pandangannya. Karena itu Allah memerintahkan untuk menjaga kemaluan. sedangkan pandangan yang kedua dilarang. "Semua mata pada hari kiamat menangis.S. Ini adalah perintah dari Allah bagi hamba-hamba yang beriman. dan mata yang darinya keluar (air . An Nuur : 3031). (Q. sehingga ia menuntut untuk melihat lagi. Karena pandangan yang pertama dimaafkan. dan menjerumuskannya untuk melakukan perbuatan perbuatan terlarang dan tercela." (HR. Penyebab hal itu adalah karena orang yang melihat itu matanya merasa nikmat memandang pada pertama kalinya. janganlah engkau ulangi pandangan yang pertama. juga memerintahkan untuk menjaga pandangan mata yang merupakan faktor pendorong ke arah itu. yang akhirnya merusak hati dan melalaikannya dari memikirkan tugas-tugas yang seharusnya ia jalankan. Jika pemilik mata segera bertindak tegas setelah pandangan yang pertama dengan tidak mengulanginya. Siapa yang meninggalkannya karena takut kepada Allah. Thabrani. sehingga ia menangkap gambaran yang indah dan melukiskannya dalam hatinya yang kosong serta tercetak disitu. dan kemaluan akan membenarkannya (dengan menuruti nafsu itu) atau mendustakannya (dengan tidak menuruti)". Maka pengharaman memandang itu adalah sebagai salah satu langkah sebagai 'tindakan pencegahan atas perbuatan dosa'. maka Allah akan memberikannya ganti yang lebih baik. kemudian "Hawa nafsu selalu berkhayal dan berkeinginan. dan Baihaqi) Manis dan lezatnya keimanan yang diperoleh itu lebih nikmat dan lebih baik dari obyek pandangan mata yang dihindari untuk dilihat. Sehingga pohon cinta itu terus berkembang dan membesar. Hakim. yang dilakukan demi mencapai keridhaan Allah. niscaya hatinya tak akan terganggu dan menjadi aman. Rasulullah SAW menetapkan bahwa "Zinanya mata adalah memandang (hal yang diharamkan)". Seandainya ia menundukkan pandangannya pada kali pertama. maka terbentuklah rasa cinta. Angan-angan itu dapat mendorong seseorang untuk mengambil langkah ke jalan yang haram. maka ia menjadi seperti air yang mengairi pohon." Pandangan mata bisa memberi pengaruh ke dalam hati. maka mudah baginya untuk mengekang hatinya. Juga akan membinasakan hatinya. Yaitu agar mereka menundukkan pandangan mereka dari melihat yang diharamkan. Nabi SAW bersabda. Nabi bersabda kepada Ali bin Abi Thalib. "Hai Ali. Nabi SAW bersabda. Lalu mengantarkan pemilik hati yang seperti itu kepada kesulitan dan bencana. kecuali mata yang menahan pandangannya dari hal-hal yang diharamkan Allah. mata yang begadang di jalan Allah. Juga mendorong orang untuk memikirkan dan mengangankannya.

mata) seperti kepala lalat karena takut kepada Allah". maka Allah akan menggantikannya dengan kebahagiaan dan kelezatan yang lebih sempurna dari itu. . Faedah menundukkan pandangan: . Barangsiapa mengumbar pandangan matanya. lama kelamaan akan menyebabkan munculnya anggapan bahwa hal itu adalah biasa saja. . Kebanyakan kasus perzinaan yang terjadi diawali dengan pandangan yang diharamkan ini. Mata adalah cermin hati.Membukakan jalan dan pintu-pintu ilmu pengetahuan. dan keinginan.Membebaskan hati dari tawanan syahwat. wajah dan tubuh. Pandangan mata merupakan sumber utama terjadinya kasuskasus keji yang dilakukan oleh manusia. . menahan syahwatnya. Melihat hal-hal tersebut merupakan indikasi keinginan gejolak nafsu birahi. Menjaga pandangan mata berarti menjaga kemaluan dari melakukan perbuatan nista. . dan menundukkannya atas dirinya. maka ia telah menggiring dirinya sendiri menuju jurang kehancuran. niscaya hatinya akan menundukkan syahwat dan nafsunya. Apabila keinginan ini menjadi kuat. Menundukkan pandangan akan akan menimbulkan cahaya hati. Oleh karena itu dikatakan bahwa "sabar dalam . niscaya hatinya akan membebaskan syahwatnya. pandangan mata merupakan penunjuk jalan bagi hawa nafsu dan sekaligus utusannya. Melihat hal-hal yang diharamkan oleh agama merupakan cobaan yang sangat besar dan sangat berbahaya bagi iman kita. Bahkan ia merupakan sumber malapetaka. menimbulkan khayalan dan keinginan terlarang dalam pikiran dan hati. Orang yang menahan pandangan matanya tidak akan lalai dari mengingat Allah dan kehidupan akhirat. syahwat. Karena ketika is menghindari kelezatan memandang dan menahan syahwatnya dengan tujuan mencari ridha Allah. Hal itu adalah kepedihan yang paling besar. Ia juga merupakan salah satu pintu tempat masuknya setan sehingga banyak manusia tergelincir karenanya. Pandangan mata melahirkan perkataan hati. memandang barang haram. hawa nafsu.Sebagai jalan untuk menjaga hati. maka berubah menjadi tekad dan diakhiri dengan perbuatan dan tindakan. Ibnu Qayyim menjelaskan. Rentetan proses ini pasti terjadi apabila tidak ada hal-hal yang menghentikannya. Karena mata memperlihatkan kepada hati apa yang tidak dapat ia raih dan tidak dapat ia tahan. Sehingga ia tidak jatuh dalam mabuk cinta dan hawa nafsu. . Kemudian diikuti oleh pikiran. . dan kelalaian. Dengan menundukkan mata kepedihan dan penyesalan itu tidak akan terjadi. Sementara mereka yang membebaskan pandangannya.Menutup pintu fitnah. Lebih berbahaya lagi jika kemudian hati menganganangankannya dan menginginkannya yang lebih jauh lagi bisa mendorong untuk melakukan perbuatan dosa. Jika hati telah tercerahkan maka terbukalah jalan dan pintu pengetahuan dengan cepat.Menutup satu pintu neraka bagi pelakunya. Karena memandang adalah pintu syahwat yang dapat mendorong seseorang melakukan perbuatan haram. Sebaliknya jika dia membebaskan pandangan matanya. Orang yang membebaskan pandangan matanya akan merasakan penyesalan. selain itu juga mewariskan cahaya dan kecerahan yang tampak di mata. Maka jika seseorang menundukkan pandangannya. Hal itu merupakan balasan atas usahanya untuk mengalahkan musuhnya. Di samping itu.Memberikan kebahagiaan dan kegembiraan yang lebih besar ke dalam hati dibandingkan dengan kenikmatan melihat. hatinya akan keruh dan menggelap karena disibukkan oleh pandangan dan anganangan.Membebaskan hati dari penyesalan. Hasil pandangan yang diterima hati dapat membuat hati menjadi sibuk memikirkannya sehingga melupakan tugas-tugas yang seharusnya. sehingga tertutup pintu pengetahuan.

Setelah disepakati. Namanya sering tampil pada deretan teratas dalam setiap organisasi yang ia geluti. Mereka juga sama-sama punya daya tarik bagi lawan jenis. tapi sayang. Gema Insani Press. 09/02/2009 07:58 WIB Oleh M. sama-sama aktifis pergerakan dakwah dan punya komitmen yang sama. Rozi dan Risa memang pasangan yang serasi. Walau selalu menjadi Top Leaders dibeberapa organisasi yang pernah ia terjuni. juga dikenal seorang aktifis dikalangan mahasiswi. Sedangkan Hamid tak jauh berbeda dengan Rozi. mereka memilih aktifitas yang berbeda sehingga diantara mereka pun timbul perbedaan manhaj berfikir. akhirnya mereka datang pada hari Kamis setelah ashar. Rozi tinggal di kawasan Hay Tsamin. kajian. Baginya kecantikan bukanlah prioritas. Hamid dan Rozi telah lama menjalin persahabatan sejak di Indonesia. dialog.menundukkan pandangan mata sebenarnya lebih mudah dan lebih ringan dibanding sabar merasakan pesakitan setelahnya". Arif As-Salman Suatu kali. Dalam beberapa kesempatan ia sering diminta tampil memberikan materi dalam acara bedah buku. mereka tetap akur dan saling menghargai pandangan masing-masing. diskusi. Sumber : Abdul Aziz Al-Ghazuli. sama-sama pintar. Risa juga seorang yang jelita. Ia bahkan jadi rebutan para mahasiswa. Sebelum melangkah ia akan berpikir dua kali. Hamid dan Rima adalah pasangan yang serasi. Rozi termasuk salah seorang figur yang dikenal luas dikalangan mahasiswa. Tak heran banyak mahasiswi yang melirik padanya. Tulisantulisannya menyebar di buletin mahasiswa. sama-sama gagah dan cantik dan sama-sama jadi rebutan. Hamid dan istrinya diundang Rozi datang ke rumahnya. Rozi dan istrinya punya pikiran yang seirama. "Ghadhdhul Bashar". sedangkan Hamid tinggal di bilangan Hay `Asyir. Ide-idenya yang segar selalu mendapat respon positif dari pembaca. Selain cerdas. Terjemahan bahasa Indonesia oleh Abdul Hayyie al-Kattani. Ia juga termasuk figur dikalangan mahasiswa. Aktifitas Hamid lebih banyak dalam pergerakan dakwah. Hamid adalah seorang pribadi yang penuh hati-hati. Arif Chasanul Muna. (2003) "Menahan Pandangan Menjaga Hati". ia juga seorang aktifis. cinta mereka tidak bersambut. Risa. ia juga termasuk mahasiswa yang berprestasi dibangku kuliah. buah cinta Risa jatuh pada Rozi. seminar dan lain-lainnya. istri Rozi dikenal seorang akfitis di Kairo. yang paling utama adalah akhlak dan agama. Tapi Rozi bukan tipe cowok matre. ia punya prinsip dalam menentukan pilihan hidup. Istrinya adalah rekan kerjanya disebuah organisasi yang pernah ia geluti. Rozi dikenal sebagai seorang aktifis. Hamid dengan . Persahabatan mereka tetap terjaga. Namun belakangan sejak mereka tiba di Mesir. Dan karenanya mereka pun memadu cinta yang terbina dalam bingkai pernikahan. Rima istrinya Hamid. masih dalam suasana lebaran. 7-Demi Menjaga Mata dan Hati Kita Senin. Walau demikian. Perjalanan dari Hay `Asyir ke Hay Tsamin hanya memakan waktu lebih kurang seperempat jam dengan mengendarai mobil. Daarul Manaar il-Haditsiyyah. Ia baru menyempurnakan setengah agamanya beberapa waktu yang lalu.

enak di pandang mata. Dan ia menemukan ada daya tarik dari diri saya yang ia sukai tapi tidak ia temukan dalam diri akhi. senyum saya. "Akhi. Sedangkan Rima. Bisa jadi terbersit dalam hati istri akhi ketika melihat saya rasa tertarik pada paras saya. mereka masih berdiri di depan pintu. "Nanti akan saya jelaskan pada Akhi. Apa yang akan terjadi. kenapa ia dahulu cepat-cepat menikah. "Akhi. saya duduk dengan istri saya dan akhi duduk dengan istri akhi. "Ada apa Akhi ?" Hamid menjawab. Kalau kita duduk saling berhadapan. Rozi pun menyetujui dan ia tidak merasa keberatan. Rozi bertanya sambil mengernyitkan keningnya. maka akan berkurang dan hilanglah lezatnya iman dalam hati dan nikmatnya beribadah. apa yang menjadi alasan Akhi sehingga antara kita dengan istri kita berpisah ruangan? Coba Akhi jelaskan alasan yang Akhi miliki" Hamid hanya tersenyum. seorang mukmin harus lebih dahulu tahu akan hal itu. kita sudah sama-sama pernah belajar. Hamid dan istrinya dipersilahkan masuk menuju ruang tamu. sesampai di depan pintu rumah Rozi. mendengar suara saya dan seterusnya. saling tertawa dan tersenyum. Di ruang tamu Risa telah menunggu kedatangan mereka. "Hanya ingin jaga mata dan hati kita". Saling berbagi cerita dan pengalaman sambil menikmati makanan dan minuman yang telah dihidangkan Rozi. kita mungkin bisa saling menjaga. Pandangan adalah umpama anak panah beracun dari syetan yang akan mengotori dan meracuni hati kita. "Iya". sedangkan pria . sudah sama-sama tahu bahwa Allah telah perintahkan laki-laki yang beriman dan wanita-wanita yang beriman untuk selalu menjaga. Mungkin akan timbul sedikit penyesalan dalam hatinya. adalah wanita anggun dengan sikap penuh keibuan dan kasih sayang. namun kita tidak tahu apa yang terjadi dalam hati. Kemudian ia coba bandingkan antara saya dengan diri akhi yang telah ia kenal luar-dalam segala kekurangan dan kelemahan akhi.perawakan tenang dan air muka yang selalu berseri. "Hanya sebatas itu?". Kemudian kita saling mengobrol. saya minta istri kita di ruang dalam dan kita berdua di ruang tamu". Akhirnya rasa penasaran yang bergejolak dalam hati Rozi ingin segera ditumpahkan. Hamid melanjutkan. Dan mencegah lebih baik dari mengobati. Semakin sering mata melihat pada sesuatu yang akan mengotori hati. Kita kembali ke cerita awal. Sebelum syetan lebih dulu menjerat kita dengan tipuannya. kemudian berkata. Rozi bertanya pada Hamid. cerdas dan taat. ia bertanya pada Hamid. kalau kita sama-sama duduk diruangan ini dengan istri-istri kita? Kita tetap berbaik sangka. jawab Hamid sambil kembali tersenyum. saling memandang. Mereka berdua duduk diruang tamu. karena itu lebih menyucikan hati. Hamid dan Rima agak berat kaki melangkah menuju ruang tamu. menahan dan menundukkan pandangan mereka dari melihat segala sesuatu yang diharamkan Allah dan dari segala sesuatu yang akan dapat membangkitkan syahwat.

Sejak saat itu kehidupan Rozi mulai berubah juga keadaan istrinya.com . kenapa saya menikah terlalu cepat dahulunya. Kalau dahulu ia selalu gesit dalam kegiatan yang didalamnya ada ikhtilath dengan lawan jenis. tapi kita tidak tahu dengan esok.dihadapannya. jangan sampai kita memberi peluang pada syetan dan hawa nafsu untuk mencelakakan diri kita. Tapi inilah yang saya pahami selama pembelajaran saya sampai saat ini. Barangkali syetan akan membisikkan dihati akhi rasa penyesalan. Dan tidak ada pria yang lebih gagah dan ia cintai selain suaminya. dan cerdas dari istri saya saat ini. tapi mempertahankan agama di zaman yang fitnah telah tersebar dimana-mana ibarat memegang bara api". * * *Betapa berharganya seorang sahabat yang soleh. Iapun nampak lebih alim. kata-katanya kurang manis terdengar. mamandang pada suaminya. Mungkin terkesan agak fundamental dikalangan sebagian orang. Seorang mukmin harus cerdas. Apa yang saya utarakan hanya sebagai contoh. saya ingin istri saya hanya milik saya seutuhnya. tapi kita tidak bisa menjamin seutuhnya bahwa kita bisa selamat dari keadaan itu. Saya berbaik sangka. istri-istri kitapun juga tidak ingin dihati suaminya ada wanita-wanita lain yang lebih membuatnya tertarik. maksudnya adalah ia hanya melihat. Mungkin hari ini kita bisa tejaga. marif_assalman@yahoo. sekarang semua itu berusaha ia hindari. yang mungkin suaranya kurang indah. Apa yang saya sampaikan hanyalah pandangan saya yang mungkin salah dan mungkin juga benar. Sebagaimana saya dan akhi tidak ingin hal itu terjadi pada istri-istri kita. rupanya ada sisi daya tarik yang akhi temukan pada dirinya. ia manggut-manggut tanda setuju. ia menjawab "Saya telah bertobat". Diantara karakteristik bidadari sorga adalah 'Qashiratut tharfi'. Sahabat yang tak ragu menyampaikan kebenaran. lusa dan seterusnya.. Jadi pada intinya mencegah lebih baik dari pada mengobati. akhi bandingkan dengan istri akhi. lebih kekar tubuhnya. Apakah akhi ingin keadaan tersebut menimpa istri akhi? Tentu tidak bukan?! Begitu juga dengan saya. saya juga sangat cemburu bila istri saya punya perhatian dan daya tarik pada lelaki lain. Tidak ada pria yang ia kenal selain suaminya. lebih pintar dan segalanya. anggun. ah. lebih manis senyumnya.. Sahabat yang melandasi persahabatan atas dasar ketaatan pada Allah. Sungguh beruntung orang-orang yang selalu mengambil manfaat dari sahabat yang soleh dan amat merugilah mereka yang mengabaikan keberadan mereka. lebih indah suaranya. singkatnya segala hal yang akhi dambakan. Kalau kita saling bertemu. lebih ganteng. Salam dari Kairo. dugaan-dugaan diatas mungkin tidak akan terjadi diantara kita. Dan hal itu juga mungkin bisa terjadi pada diri saya. tapi tidak akhi temukan hal tersebut pada diri istri akhi. lebih sopan. Disamping itu saya ingin istri saya menjadi bidadari di dunia sebelum menjadi bidadari di sorga. akhi melihat istri saya. agar kita lebih berhati-hati dalam setiap perbuatan kita. budi bahasanya kurang elok dan lain-lainnya. Betapa indahnya hubungan tersebut. rupanya masih banyak wanita yang lebih jelita. Rozi tertegun mendengar penjelasan Hamid. Ketika ditanya kenapa ia berobah.

6) Membuka pintu pengetahuan. melenyapkan kegelapan yang terdapat pada wajah dan anggota badan. iman dan ma'rifat kepada Allah s. 10) Dapat membebaskan hati dah fikiran yang selalu merumitkan.8-Faedah Menundukkan Pandangan Menundukkan pandangan mempunyai banyak sekali faedahnya. 3) Dapat menghiasi hati dengan sinaran cahaya.Sedangkan mereka yang tidak mahu. 8) Mewariskan hati dengan kesenangan dan kebahagiaan yang sangat indah. 12) Menundukkan pandangan dapat membebaskan hati dari gila syahwat dan menghilangkan sifat lalai. Orang yang tidak mahu menundukkan pandangannya maka akan kekallah ia dalam kesusahan. yang mana boleh menyebabkan kehancuran. antaranya ialah: 1) Menunjukkan tanda bahawa seseorang itu tunduk kepada Allah s. yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. tidak dapat apa-apa hasil kecuali hilang sikap waspada terhadap ahibat-akibat buruk yang akan berlaku. 2) Dapat menangkis serangan anak-anak panah iblis yang sangat panas lagi beracun.t. 9-Hikmah Menundukkan Pandangan Disunting daripada tulisan Imam Ibn Qayyim al-Jawziyah Allah SWT telah berfirman: Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya. sedangkan bagi mereka yang tidak mahu menundukkan pandangan. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. dan memelihara kehormatannya. Sebaliknya bagi mereka yang tidak mahu menundukkan pandangan akan membuatkan dia melupakan Allah dan kampung (alam) akhirat. 11) Menguatkan dan meningkatkan daya fikiran. maka itulah yang dikatakan tawanan hawa nafsu.w. 4) Membersihkan hati dari akibat sedih. 7) Menundukkan pandangan dapat mewariskan keteguhan dan keberanian.t. fikiran mereka akan hanyut dengan angan-angan yang tinggi.w." . 9) Dapat menyucikan hati dan syahwat yang tersembunyi. dan merupakan puncak kebahagiaan seseorang hamba di dunia dan di akhirat. serta hokum-hakamnya. 5) Mewariskan firasat yang sihat dan benar yang dapat membezakan antara yang baik dengan yang buruk.

maka kamu perlu memaksa hati untuk bersabar. hubungan antara mata dan hati ini akan memenatkan kedua-duanya seperti dikatakan: Apabila pada suatu hari kamu menjadikan mata kamu sebagai pemandu jalan bagi hati. Ishk akan bertambah kuat lalu menyebabkan dia mabuk cinta (shaghafa) sejenis cinta yang menyelaputi setiap ceruk dalam hati. Barangsiapa yang membiarkan pandangannya bebas melihat ke mana sahaja. Kamulah yang menghantar saya masa mula-mula dahulu!" Perkara di atas berlaku pada hati yang di dalamnya tiada lagi cinta serta keikhlasan pada Allah. Ini akan bertambah kuat lagi dan menjadi cinta ghairah (ishk) yang merupakan cinta yang mengatasi segala had. mata pun menjawab. Oleh sebab inilah. Maka apabila pandangan mata itu dicegah daripada melihat perkara-perkara yang dilarang. Nauzubillah min zalik. apabila cintanya menjadi cinta yang berupa pujaan/sembahan. dan apabila mata itu melihat sesuatu yang cantik. Hawa nafsu akan meminta panduan daripada mata untuk melihat apa yang ada. maka hati tersebut perlu mencintai dan menyembah objek lain." (HR Ahmad) Hawa nafsu manusia itu sentiasa cinta untuk melihat perkara-perkara yang cantik. dia akan mendapati dirinya berada dalam keadaan kehilangan dan kesengsaraan yang tiada berkesudahan. Maka hati tersebut mula memuja sesuatu yang tidak patut dipujanya .Allah SWT telah menjadikan penyucian serta perkembangan rohani itu satu natijah daripada menundukkan pandangan dan memelihara kehormatan. Perasaan sababah ini pula akan bertambah kuat lagi langsung menjadikannya tergila-gila (gharamah) yang mengikat hati seperti mana penghutang mengekori pemiutang yang belum membayar hutangnya. Mata itu merupakan pemandu jalan bagi hawa nafsu. apabila sebuah hati itu tidak mencintai Allah semata-mata serta tidak menjadikannya sebagai Ilah. nescaya Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Agung akan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik daripada itu. yang utamanya: Merasai keseronokan dan kemanisan iman. apa yang dilihat oleh mata kamu akan memenatkan kamu kerana kamu melihat sesuatu yang kamu tiada kuasa ke atasnya walau sebahagian pun. Keseronokan dan kemanisan iman adalah lebih sedap dan nikmat daripada keseronokan yang mungkin diperoleh daripada objek yang seorang Mukmin menundukkan pandangan daripadanya kerana Allah SWT. Wallahua'lam. Hal ini demikian kerana hati manusia itu memerlukan objek cinta yang membolehkannya mencurahkan ketaatan dan kesetiaan. hati akan berasa lega dan tenang kerana ia tidak perlu mengalami kepayahan dalam menginginkan sesuatu. Kemuncaknya ialah tatayyum. Hal ini demikian kerana pandangan itu melahirkan rasa suka (mahabbah) yang merupakan titik tolak ketertautan hati dengan apa yang dilihat oleh matanya. Perasaan mahabbah ini kemudiannya bertambah kuat lalu menjadi keinginan yang meluap-luap (sababah) di mana hati tersebut menjadi tertaut dan bergantung sepenuhnya kepada objek yang dilihatnya. Hati tersebut telah dikongkong oleh matanya dan apabila hati mengutarakan hal ini pada mata. Biasanya. "Saya ialah pemandu jalan juga utusan kamu. Oleh sebab itu. timbullah perasaan suka dan keinginan terhadap sesuatu yang dilihat oleh mata itu. . menundukkan pandangan daripada melihat sesuatu yang dilarang itu membawa kepada tiga kebaikan yang mendukung nilai yang amat besar. Benarlah sesungguhnya "barangsiapa yang meninggalkan sesuatu kerana Allah.dan sebabnya tidak lain tidak bukan adalah kerana satu pandangan yang tidak dibenarkan. Hati tersebut kini terikat dek rantai-rantai walhal sebelum ini hatilah yang 'merantai' atau menguasai anggota tubuh yang lain.

Islam menganjurkan ummatnya lelaki dan wanita supaya menundukkan pandangan. Mula-mula memang kena paksa dulu. terdapat perkara yang lebih utama menyebabkan kita dapat menikmati kelazatan sesuatu makanan. Persekitaran yang bersih dan nyaman menambahkan lagi keselesaan kita menjamu selera. hati memberontak. Belum lagi dikira acara bebas melayarinya di internet. Islam mempunyai kaedah ‘mencegah lebih baik dari berubat’. kalau kita ternampak iklan mohon derma atau datang si fakir meminta sedekah. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Hari ini profesional bertaraf menteri pun mahu merasa kerjaya yang jelik itu. Kalau dulu terpaksa cari secara sembunyi-sembunyi pita video atau VCD lucah. Begitulah perumpamaan kalau kita punya hati yang sihat. tunduk pandangan. Justeru dalam merawat penyakit zina ini. Hari ini diberi percuma tanpa diminta. Menundukkan pandangan bukan bererti menundukkan kepala sehingga berjalan terlanggar tiang! Allah perintahkan kita melalui ayat 30 surah an-Nur. Na’uzubillah. Ambil cara mudah. Kenal pasti dulu penyakitnya.10-Manisnya Menundukkan Pandangan Dikirim oleh ummuabbas dalam Islamika. Bukan itu sahaja. Kita pun mulalah bangun tahajjud setiap malam untuk membuang penyakit tersebut. Sedangkan kita tidak pula cuba-cuba ‘transfer’ akaun kepada individu atau badan yang memerlukannya. Selagi kita tidak merasakan demikian. ‘Malaslah…’ Itu simpton hati kita yang sudah dijangkiti virus. sudah tentu kita akan mencari ubatnya. Ubatnya pula mesti sesuai dengan jenis penyakit. percayalah bahawa jiwa kita sedang sakit. Natijahnya penyakit kedekut kekal melarat pada diri kita.’ Ayat seterusnya yakni ayat 30 surah yang sama menitahkan pula kepada kaum wanita. ‘Katakanlah (wahai Muhammad) kepada orang-orang lelaki yang beriman supaya mereka menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram) dan memelihara kehormatan mereka. menambahkan lagi penyakit. Bersih pula.‘ . Kemudian baru dapatkan kaedah rawatan dan ubat yang sesuai. Indahnya taqwa. sesungguhnya Allah Amat Mendalam PengetahuanNya tentang apa yang mereka kerjakan. Begitu juga hati kita. Alah bisa tegal biasa. Kalau dulu hanya pelacur kelas bawahan yang berlakon (?) aksi seks. Penyakit Seks Akhir-akhir ini. hulurkan sahaja apa yang ada di tangan. Iya! Badan yang sihat dan lidah tiada masalah. Hebat. 2 Komen ‘ Sedapnya makanan di sini’. Tagged: taqwa. Memang cukup hebat. Tersilap ubat. Hati yang sihat dapat merasakan manisnya iman. Apatah lagi apabila mendengar suruhan dan larangan Allah. Tak pun… terus KO!. Sudah tentu apa sahaja perintah dan larangan Allah dapat dirasai kelazatan melaksanakannya. kita sering dihadapkan dengan masalah dan penyakit berkait zina. Dari sekecil-kecil skandal seperti yang menimpa orang awam (kena tangkap khalwat) hinggalah sebesar-besarnya (dapat VCD percuma aksi seks menteri). Kita memuji sambil menyuapkan nasi ke mulut. Berdebar-debar hati tatkala disebut nama Allah. Bila badan tidak sihat. Kita punya penyakit kedekut. Itulah tanda cinta. Sebagai contoh. “Susahlah…”.

Akibatnya dia dapat merasa puncak kebahagiaan seorang hamba di dunia dan di akhirat. Allah tidak membebankan hambaNya dengan perkara yang tidak mampu dilakukan. ‘ Perempuan yang keluar tidak menutup aurat dan berhias-hias tidak menurut syarak hakikatnya iblis. 3. 4. Kemudian barulah diperintahkan kaum wanita supaya memelihara pandangan mereka serta menutup aurat. Pinjaman sahaja dari Allah. yang mana semuanya mengakibatkan kemusnahan moral manusia. Pintu masuk kepada ‘kawah api’ zina ini bermula dari pandangan. kita hantar sambil mengucapkan terima kasih. Manusia hanya alat iblis untuk melalaikan kita dari mengingati Allah dan mengabdikan diri kepadaNya.’ Jangan salah sangka pula. Bala pertama ialah hilang ketenangan jiwa. kesenangan dan kegembiraan hati yang sangat lazat. mahu atau tidak. Allah yang mencipta kita mengetahui dan sangat memahami kegemaran kita. Orang yang tidak mahu menundukkan pandangan di dunia akan kekallah dia dalam kesedihan. Lagi pula. Menundukkan pandangan ialah mengalihkan pandangan daripada melihat perkara yang diharamkan Allah. . Begitu juga dengan mata.’ Di syurga itu ada bidadari. Dari mata jatuh ke hati. Sama ada di dunia lagi seperti menjadi buta (minta dijauhkan Allah) atau setelah hayat berpindah ke alam barzakh. kenikmatan. Menunjukkan bahawa seseorang patuh pada perintah Allah. Selebihnya bergantung pada hati kita sendiri.Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram) dan memelihara kehormatan mereka serta janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya’ Allah perintahkan kaum lelaki dahulu supaya menjaga pandangan. Bayangkan disebalik wajah dan bodi yang tidak menutup aurat itu. Kalau pun kita merasa ‘lazat’ pandangan tersebut… hakikatnya ia adalah simpton bahawa hati kita sedang sakit. nescaya semua perempuan di dunia ini kelihatan hodoh belaka. Ibarat kita meminjam barang orang. loya atau mual. Selepas pinjam. 2. iblis sedang menjelirkan lidahnya menyorak kebodohan kita mengenepikan larangan Allah. Sebab itu Rasulullah menegah kita mengulangi pandangan pada tempat yang diharamkan. kita terpaksa pulangkan semula nikmat tersebut. Dapat menghiasi hati dengan cahaya serta melenyapkan kegelapan pada wajah dan anggota badan. ‘ Sesiapa yang takut akan kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari menuruti hawa nafsunya. Sampai masanya. Allah akan mengganti keseronokan syahwat dengan ketenangan jiwa. Yang cantik hanya perempuan solehah. Maka sesungguhnya syurgalah tempatnya. Tiada rasa ‘syok’ atau ‘best’. Seperti kata Tok Guru Nik Abdul Aziz suatu ketika dahulu (lebih kurang beginilah bunyinya). Kata-kata di atas hanya perumpamaan Tuan Guru yang bersifat ‘mursyid’ dan ‘murabbi’ agar kita tidak merasa seronok melihat perkara yang diharamkan. keindahan. Kalau kita diperlihatkan dengan seorang sahaja dari bidadari itu. Hati yang sihat secara automatik menolak perkara-perkara jelik dan hina. Hanya perempuan beriman dapat mengalahkan kecantikan bidadari syurga. Menyuci hati dari akibat sedih. Kita guna ikut cara yang diredai Allah. Dapat menangkis anak panah berapi syaitan dan sangat beracun. keseronokan. kemanisan akibat menundukkan pandangan. Itu tanda terima kasih kita sebagai peminjam. Sebaliknya merasa benci. Bolehkah kita menggunanya sesuka hati kita?. Justeru Dia menjanjikan nikmat atau kelazatan yang jauh lebih umph! Allah menyebut dalam ayat 40 dan 41 surah al-Naa’ziaat. seperkara yang kita perlu sedari mata kita bukan milik kita. 1. Fikir-fikirkan… Berikut adalah kelazatan. Ia membuktikan bahawa lelaki sebenarnya mampu mengawal pandangan mereka walaupun terdapat wanita yang tidak menutup aurat di hadapannya. Keseronokan syahwat bersifat sementara dan mengundang pelbagai bala. Haram bererti ‘penyakit’ atau dosa.

yang ia dapatkan manisnya di dalam hatinya (HR ath-Thabrani dan al-Hakim) Tepat sekali Rasulullah membuat ibarat. kalaupun obyek yang dilihat sudah tidak tampak di mata. Sekaligus dapat meningkatkan hubungan dengan Allah dan cintakan kampung akhirat. di semua daerah di Indonesia ini bisa kita lihat para wanita pada umumnya tidak mengenakan pakaian yang menutup aurat. namun pengaruh pandangan itu akan tetap mempengaruhi orang yang memandangnya. 11. lalu apakah saya sebagai lelaki berdosa jika setiap kali keluar komplek pondok Assalaam secara sengaja atau tidak sengaja melihat aurat wanita. 7. Sebaliknya. Menguatkan dan meningkatkan daya berfikir. Ummu Abbas© Kerana Cinta’s Weblog 2008 1047am 3 Safar 1429H/ 1o Februari 2008 11-Cara Menundukkan Pandangan Sabtu. Membebaskan hati dan minda dari berangan-angan tinggi. kalaupun panahnya sudah dicabut.5. 9. 6. Seterusnya mewarisi sikap waspada terhadap akibat buruk yang akan berlaku dalam setiap tindakan. Mewariskan keteguhan hati dan keberanian. Di antara penguaruh pandangan itu adalah. malam menjadi . lalu bagaimana solusinya? Jawab: Bukan hanya di Solo. masih juga telanjang. Demikian juga pandangan mata. racun panah yang masuk ke dalam tubuh akan tetap bekerja. Hanya di daerah khusus pesantren saja kita bisa menyaksikan setiap wanita menutup aurat. Mengurangkan sikap lalai. maka di mana pun sama saja. yang terbanyak adalah orang-orang yang tidak menutup aurat. Dalam kaca mata syari’ah memang masalah pandangan adalah masalah yang sangat penting. iman dan makrifat kepada Allah serta peraturanNya. 10. Menyucikan hati dari syahwat yang tersembunyi. Orang yang terkena panah beracun. Seterusnya menawan nafsu untuk disalurkan pada tempat yang betul dan diredai Allah. Atau kalaupun menutup aurat. Sedanghkan di lluar wilayah itu. Rasulullah menyebutkan hadis qudsi yang menerangkan bahwa padangan itu seperti panah beracun ‫النظرة سهم مسموم من سهام إبليس من تركها من مخافتي‬ ‫أبدلته إيمانا يجد حلوته في قلبه‬ Pandangan itu adalah panah beracun di antara panah iblis. 8. orang yang memakai kerudung (pakaian yang menutup aurat) jumlahnya lebih sedikit dibanding yang tidak menutup aurat. sedangkan tidak mungkin saya berjalan dengan terus menerus menundukkan kepala saya. Karena itu di manapun kita berada akan bertemu dengan pemandangan seperti ini. siapa yang meninggalkannya karena takut kepadaKu maka akan Aku gantikan dengan keimanan. Mewariskan firasat yang sihat dan benar yang dapat membezakan antara yang baik dan buruk. Membuka pintu pengetahuan. 16 Mei 2009 13:42 Pengelola Di Daerah Solo ini masih banyak sekali wanita yang tidak mentup aurat (memakai kerudung).

ُ َ ْ َ ْ َ ْ ‫قُل ل ِل ْمؤْمنين ي َغُضوا من أ َب ْصارِهِم وَي َحفظوا فُروجهُم ذ َل ِك أ َزكى‬ ّ ْ َ ُ ْ َ ْ ِ َ ِ ِ ُ ‫ل َهُم إ ِن الل ّه خبير ب ِما ي َصن َعون‬ َ ُ ْ ّ ْ َ ٌ ِ َ َ Hendaklah mereka menahan pandangannya.tidak bisa tidur terbayang-bayang. lalu berjanji. kemudian senyum. Kamu hanya boleh pada pandangan pertama. dan zinanya ialah melihat. Berarti kita tidak sanggup menahan hawa nafsu kita Untuk lebih memahami makna menundukkan pandangan ini mari kita simak pesan Nabi kepada Ali bin Abi Thalib. Kewajiban kita untuk tidak memfokuskan pandangan kepada hal yang diharamkan itu. asalnya karena pandangan. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. َ ُ ‫إ ِن ّما الت ّوْب َة عَلى الل ّهِ ل ِل ّذين ي َعْملون السوء ب ِجهال َةٍ ث ُم ي َتوبون من‬ َ ُ َ َ َ َ َ ّ ْ ِ َ ُ ُ ّ َ ِ ُ ّ ‫قَريب فَأول َئ ِك ي َتوب الل ّه عَل َي ْهم وَكان الل‬ ‫ِ ْ َ َ ه عَليما حكيما‬ ُ ُ َ ً ِ َ ً ِ ُ ُ ٍ ِ Sesungguhnya Taubat di sisi Allah hanyalah Taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan. Menundukkan pandangan ialah menjaga dan mengendalikan pandangan. Abu Daud dan Turmidzi). dalam masalah menundukkan padangan ini. Maka mereka Itulah yang diterima Allah taubatnya. kewajiban kita adalah menyingkirkan pandangan kita (menundukkan mata) ke objek yang lain. karena pandangan yang tidak sengaja itu. adapun yang berikutnya tidak boleh”. Hadis ini menunjukkan bahwa pandangan sekejap. َ ُ َ ّ َ ُ‫يا عَل ِى ل َ ت ُت ْب ِع الن ّظ ْرةَ الن ّظ ْرةَ فَإ ِن ل َك الولى وَل َي ْست ل َك الخرة‬ َ ْ َ َ ِ َ َ ِ ّ ”Hai Ali! Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Ketika pandangan mata kita tertumbuk pada suatu obyek yang haram. tidak ada kata tidak bisa melakukan terus menerus. Menghadapi situasi yang seperti ini solusinya adalah menundukkan pandangan. sebagaimana firman Alah.” (HR Al-Bukhari) Meskipun di dalam hadis di atas rasulullah menyatakan pandangan pertama itu adalah hakmu. maka pandangan tersebut dinilai sebagai bentuk zina mata sebagaimana sabda Rasulullah ْ ‫العينان زِناهما الن ّظ َر‬ ُ َ ِ ُ ”Dua mata itu bisa berzina. perbanyaklah taubat dan istighfar. Dengan pengertian demikian. dan sesudah itu bertemu…. lantas beri salam. (An-Nuur:30). Di dalam pepatah arab kuno dikatakan. makan terasa tidak enak.’ yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. tidak dilepaskan begitu saja tanpa kendali. atau penglihatan terhadap hal-hal yang haram sesaat yang pertama adalah pandangan yang diampuni. kemudian berbicara. ”Semua peristiwa. Menundukkan pandangan juga bukan berarti memejamkan mata. Permulaannya pandangan. Jika kita tidak mau mengalihkannya. dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana (An-Nisa’:17) Terakhir Diperbaharui ( Selasa. (HR Ahmad. dan memelihara kemaluannya. Kebanyakan orang masuk neraka adalah karena dosa kecil. Istilah menundukkan pandangan ini tidak sama dengan menundukkan kepala ke tanah. 14 Juli 2009 08:51 ) . yang Kemudian mereka bertaubat dengan segera. Ketika kita tidak bisa menundukkan pandangan terus menerus berarti kita tidak bisa mengendalikan pandangan kita. dan muncul rasa ingin bertemu dan seterusnya.

AlhamdulillahiRobbil ‘Alamin Astaghfirullahal ‘Adziim Robbi Zidnii ‘Ilman Nafi’an Robbighfirlii waliwalidayya warhamhuma kama robbayani shighoro .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful