Andri Zulfikar

BAWALAH HATIKU BERSAMA CINTA
kumpulan catatan facebook [edisi juli 2009 - juli 2010]

1

BAWALAH HATIKU BERSAMA CINTA [KUMPULAN CATATAN DI FACEBOOK EDISI JULI 2009 - JULI 2010] EDISI 1 Oleh: Andri Zulfikar Copyright © 2011 by Andri Zulfikar

Penerbit Pustaka ‘Ibadurrahman www.museumkeikhlasan.blogspot.com e-mail : andrizul1972@gmail.com Desain Sampul: Abu Rifqah

Diterbitkan Oleh Pustaka ‘Ibadurrahman
2

Hadiah untuk kedua orang tuaku tercinta

H. Anwar Manaf dan Hj. Habibah Ismail. (Lahir di Matur, 27 Maret 1931 – Wafat di Pontianak, 16 Oktober 2000)

“Ya Alloh, angkatlah derajat mereka, ampunkanlah dosadosa mereka dan kumpulkanlah kami semua bersama mereka di Kampung Halaman Syurga JannatunNa’im nanti. Amin”

Peluk cium ananda

     3

Persembahan untuk Bangsaku di Hari Pahlawan
Bahwa pahlawan sejati adalah mereka yang melindungi alam ini dari tangan-tangan yang hendak berbuat kerusakan, mereka berkelana mengelilingi dunia ini untuk menghentikan manusia berbuat kerusakan di muka bumi ini, mereka menjaga alam ini dengan sebaik-baiknya, sebab alam ciptaan Alloh ini bukan untuk dirusak, melainkan untuk dijaga, dilindungi, sebab kita diturunkan ke alam ini bukan ditugaskan untuk merusak, melainkan untuk menjadi khalifah yang memanajemen bumi dan langit agar tetap terjaga, karena kita semuanya akan mati, dan apa yang kita kerjakan, pasti dipertanggungjawabkan. Profesi mereka mungkin saja petani, guru, mahasiswa, tukang sampah, pemulung, tukang becak, pedagang kecil, anggota dewan, hakim, jaksa, polisi, presiden, menteri, nelayan, buruh dan pelajar, tetapi ketika mereka memposisikan diri di garis depan, untuk menjadi pelindung dan penjaga alam ini dari kerusakan, maka merekalah pahlawan-pahlawan sejati, pahlawan-pahlawan yang terbarukan, yang tanda jasa pun takkan mencukupi untuk disematkan di dada mereka...

Pontianak, 10 November 2009

4

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. Al-Baqarah : 153)

Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian (QS. Adz-Dzariyaat : 19)
     5

UCAPAN SYUKUR
Kepada Alloh Swt yang telah membimbing diriku yang penuh kekurangan dan keterbatasan ini, tanpa petunjuk dan bimbingan-Mu hamba takkan berarti apa-apa. Terima kasih Ya Alloh, Engkau selalu temani hamba dengan dua Surah Agung, Al-Baqarah dan Ali Imran, yang selalu hamba dengarkan tatkala mengetik buku ini. Kepada Utusan Alloh, Suri Tauladan Agung, Nabiyyuna, Qudwatuna, Sayyiduna, Muhammad Rasulullullah Shollallahu ‘Alaihi Wa Salam. Tanpa wejangan nasehatnya dan ucapan-ucapannya yang dihimpun dalam Kitabkitab Hadist. Tanpa kitab Sirohnya yang harum semerbak, hamba takkan pernah bertemu dengan mutiara-mutiara hikmah dalam hidup ini. Kepada Kedua orang Tua hamba, Ibunda Allahyarham Hj. Habibah Ismail, dan ayahanda tercinta, H. Anwar Manaf. Keduanya adalah orang yang paling besar jasanya dalam hidup hamba. Ya Alloh, balaslah kebaikan keduanya, angkatlah derajat mereka, kumpulkan kami bersama mereka kelak di Taman Syurga-Mu yang indah dan abadi. Amin

6

Untuk kedua mertuaku, Hj. Salmah dan Allahyarham H. Usman A. Syukur, semoga Alloh selalu membalas kebaikan keduanya berlipat ganda. Amin. Kepada Guru-guruku seluruhnya yang tak dapat kusebutkan satu persatu. Kepada Istriku Tersayang, drg. Yeni Maryani, Ya Alloh, balaslah kebaikannya, angkatlah derajatnya dan jadikan dia sebagai istriku di Taman Syurga-Mu yang abadi. Amin.Dan untuk ketiga mujahid-mujahidahku, Rifqah Sajidah, Muhammad ‘Ibadurrahman, ‘Athifah Raihanah. Semoga Alloh mengumpulkan kami semua di kebun Syurga yang nikmat dan abadi. Amin. Untuk saudara-saudaraku, Uwak, Bude Ita (thanks ya atas pelajaran sedekahnya), Om Acol, Om Adek, Tante Olin, Om Budi. Jadikanlah mereka semua tetangga-tetangga hamba di Syurga Jannatun-Naim. Amin. Dan semua pihak yang telah menanamkan sahamnya untuk proyek kebaikan ini, dan tak mampu penulis sebutkan satu persatu. Semoga menjadi tabungan amal kebajikan untuk kita semua. Amin. !

     7

DAFTAR ISI
UCAPAN SYUKUR, 6 DAFTAR ISI, 8 MUKADDIMAH, 9 1. INDONESIA TERCINTA, 13 2. DO'A DEKLARASI YANG MEMBUAT AIR MATA KAMI MENANGIS...., 17 3. MATA YANG TIDAK PERNAH TIDUR, 24 4. MEREKA YANG MELAWAN ALLOH, JUGA MENGHABISKAN HARTA YANG TIDAK SEDIKIT, 28 5. KESULITAN DAN KEMUDAHAN SELALU BERIRINGAN, 31 6. KITA HARUS SIAP MENJADI BAHAN OLOKOLOKAN ORANG YANG KAFIR, 34 7. IBLIS BEKERJA DENGAN SERIUS, 41 8. PERBEDAAN ADALAH SESUATU YANG TAK MUNGKIN DAPAT DIHINDARKAN, 46 9. SEJARAH ADALAH PENGULANGAN, 52 10. TIDAK MENINGGALKAN SATUPUN CIRI IMAN YANG HAKIKI, 56 11. KEBEBASAN BERBUAT APAPUN DI DUNIA INI HANYALAH MILIK ORANG-ORANG KAFIR, 61 12. TERUS-MENERUS MENDAKWAHI ORANG YANG BELUM MEMELUK ISLAM, 66
8

13. POLIGAMI MEMILIKI DAMPAK YANG MENGKHAWATIRKAN TERHADAP GERAK MAJU DAKWAH, 70 14. JANGAN SAMPAI API NERAKA MEMANGGIL KITA DAN ANAK CUCU KITA, 74 15. JADILAH KAFILAH PERTAMA YANG MENYAMBUT PANGGILAN-NYA, 77 16. TATKALA HARI DIMANA ALLOH BERTANYA KEPADA RASUL, APA JAWABAN ANDA?, 81 17. HARI YANG SULIT PASTI DATANG BAGI IBLIS DAN PENGIKUTNYA, 85 18. KANDUNGAN ROKOK DAN BAHAYA YANG MENGANCAM DIBALIKNYA, 88 19. MEREKA YANG BERSYUKUR TIDAK BANYAK, 97 20. TETAP OPTIMIS WALAU DALAM KESULITAN, 101 21. SELALU BERSIAP MENJEMPUT MAUT, 104 22. PARA PEMBANGKANG AKAN TETAP SELALU ADA, 108 23. SELALU MENGADAKAN PERJALANAN, 112 24. BAGAIMANA ILMU KEDOKTERAN MENJELASKAN TENTANG DAMPAK API NERAKA?, 116

     9

25. TATKALA PEMIMPIN UMMAT DURHAKA KEPADA ALLOH, 125 26. MENGASIHANI MANUSIA BAGAIKAN MALAIKAT PEMIKUL ARSY DAN YANG MENGELILINGINYA, 130 27. SELALU MEWASPADAI GEROMBOLAN PERUSAK PERJANJIAN, 135 28. TATKALA KITA SUDAH KIKIR UNTUK BERSEDEKAH, 139 29. MASJID TERBESAR DI EROPA AKAN DIBANGUN DI MARSEILLE, PRANCIS, 143 30. WAHAI AHLI IBADAH ( !"#‫ ) %ـ‬BERADALAH DI ANTARA HARAP (‫ )ر'#ء‬DAN CEMAS(,(‫+*ف‬ 148 31. PELAYANANMU YANG BAIK....MENYAMAI SELURUH AMALANKU....., 167 32. CUKUPLAH ALLOH YANG MEMBALASNYA, 172 33. ALLOH MAHA KUASA MEMBERIKAN KEBAIKAN ATAUPUN KEMUDHARATAN KEPADA SIAPAPUN, 175 BIODATA PENULIS, 180 DAFTAR PUSTAKA, 183

10

MUKADDIMAH
“Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhanmu, maka kamu akan menemui-Nya” [QS. AlInsyiqaq : 6] Setelah menerbitkan buku tentang status Facebook saya di dunia maya dengan judul “MEMETIK HIKMAH DARI DASAR HATI”. Kali ini penulis merangkum semua notes-notes atau catatan-catatan penulis di Facebook. Catatan ini memiliki tiga jenis kategori, pertama yang murni tulisan penulis, dan yang kedua adalah hasil copy paste dari internet, dan ketiga adalah copy paste dari internet dan sedikit modifikasi. Semua itu penulis cantumkan dalam setiap awal catatan. Catatan-catatan ini telah mendapatkan komentar yang beragam dari teman-teman di Facebook. Ada yang protes, ada yang setuju. Semuanya adalah bagian dari sebuah dinamika kehidupan ini yang diwarnai oleh perbedaan.
     11

Penulis berharap dengan terbitnya buku ini, hati kita semua terbawa dengan cinta. Karena cinta lah yang menjadi energi dalam kehidupan ini. Tanpa cinta, semuanya terasa kering dan hambar. Semoga kita dapat selalu menyemai cinta dalam hati kita. Dan menulis dengan cinta, untuk memberi manfaat bagi orang lain karena mencintai mereka serta menjadikan apa yang kita jalani sebagai wujud cinta kepada-Nya. Selamat bernostalgia bagi yang sudah rajin membaca status saya. Insya Alloh buku ini akan terus berlanjut sampai akhir hayat saya. Pontianak, Rabiul Awwal 1432 H 23 Februari 2011 Hamba yang fakir lagi mengharapkan ampunan-Nya

Andri Zulfikar
12

1
INDONESIA TERCINTA
oleh Andri Zulfikar pada 14 Juli 2009 jam 2:44 Aku hidup di sebuah negeri Yang bernama Indonesia Negeri yang selama ribuan tahun Terkenal dengan keindahan alamnya Penduduknya ramah penuh senyum Para pemimpinnya memimpin dengan hati nurani Indonesia Itulah nama negeriku Negeri yang terindah dalam sebutan buku pelajaranku Negeri yang melahirkan banyak pahlawanpahlawan besar Negeri yang kemasyhuran namanya membuat para penjahat yang memporakporandakan negeri ini tergiur dengan kekayaannya

     13

Dan orang yang haus dengan kekuasaan berebut untuk mengejar kemanapun saja mereka mau. Indonesia Itulah negeriku Negeri yang di dalamnya hidup orangorang yang bercita-cita besar untuk kebaikannya Negeri yang di dalamnya hidup orangorang yang menginginkan kemajuan bagi rakyatnya Indonesia adalah negeri dengan seribu satu cerita Ada cerita tentang banjir Ada cerita tentang tsunami Ada cerita tentang kebakaran hutan Ada cerita tentang pesawat jatuh Ada cerita tentang kapal tenggelam Ada pula cerita tentang anak-anak yang kelaparan Ada pula cerita tentang penjualan manusia Ada pula cerita tentang para penjahat yang dibiarkan berkeliaran di gang-gang Ada ada juga cerita tentang para pembela kebenaran yang tak dipungut bayaran Aku merindukan Indonesia yang indah Indonesia yang beradab
14

Indonesia yang berbudi Indonesia yang sholeh Indonesia yang rukuk Indonesia yang sujud Indonesia yang berdzikir Indonesia yang bertaubat Indonesia yang bersedekah Indonesia yang menyayangi anak yatim Indonesia yang mencintai fakir miskin Indonesia yang rendah hati Indonesia yang ringan tangan Indonesia yang menangis menyaksikan penderitaan Indonesia yang marah melihat kemungkaran Indonesia yang geram melihat kezaliman Indonesia yang haus akan hidayah Indonesia itulah yang kurindukan Dan semoga Alloh menjadikan diriku Indonesia yang berjuang tanpa kenal lelah Untuk mewujudkan impian kebaikan dan impian akan kejayaan... Tg. Gundul, 11 Juli 2009

     15

Puisi tatkala malam Api Unggun pada acara KRISTAL 2009

16

2
DO'A DEKLARASI YANG MEMBUAT AIR MATA KAMI MENANGIS....
oleh Andri Zulfikar pada 01 Mei 2010 jam 17:25

Ya ALLAH, berikan taqwa kepada jiwa-jiwa kami dan sucikan dia. Engkaulah sebaik-baik yang, mensucikannya. Engkau pencipta dan pelindungnya. Ya ALLAH, perbaiki hubungan antar kami. Rukunkan antar hati kami Tunjuki kami jalan keselamatan. Selamatkan kami dari kegelapan kepada terang. Jadikan kumpulan kami jama'ah orang muda yang menghormati orang tua. Dan jama'ah orang tua yang menyayangi orang muda.

     17

Jangan Engkau tanamkan di hati kami kesombongan dan kekasaran terhadap sesama hamba beriman. Bersihkan hati kami dari benih-benih perpecahan, pengkhianatan dan kedengkian Ya ALLAH, wahai yang memudahkan segala yang sukar. Wahai yang menyambung segala yang patah. Wahai yang menemani semua yang tersendiri. Wahai pengaman segala yang takut. Wahai penguat segala yang lemah. Mudah bagimu memudahkan segala yang susah. Wahai yang tiada memerlukan penjelasan dan penafsiran. Hajat kami kepada-Mu amatlah banyak. Engkau Maha Tahu dan melihatnya. Ya ALLAH, kami takut kepada-Mu. Selamatkan kami dari semua yang tak takut kepada-Mu. Jaga kami dengan Mata-Mu yang tiada tidur. Lindungi kami dengan perlindunganMu yang tak tertembus. Kasihi kami dengan kudrat kuasa-Mu atas kami. Jangan binasakan kami, karena Engkaulah harapan kami.
18

Musuh-musuh kami dan semua yang ingin mencelakai kami Tak akan sampai kepada kami, langsung atau dengan perantara. Tiada kemampuan pada mereka untuk menyampaikan bencana pada kami. "ALLAH sebaik baik pemelihara dan Ia paling kasih dari segala kasih" Ya ALLAH, kami hamba-hamba-Mu, anakanak hamba-Mu. Ubun-ubun kami dalam genggaman Tangan-Mu. Berlaku pasti atas kami hukum-Mu. Adil pasti atas kami keputusan-Mu. Ya ALLAH, kami memohon kepada-Mu. Dengan semua nama yang jadi milik-Mu. Yang dengan nama itu Engkau namai diriMu. Atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu. Atau Engkau ajarkan kepada seorang hamba-Mu. Atau Engkau simpan dalam rahasia Maha Tahu-Mu akan segala ghaib. Kami memohon-Mu agar Engkau menjadikan Al Qur'an yang agung sebagai musim bunga hati kami. Cahaya hati kami. Pelipur sedih dan duka kami. Pencerah mata kami.
     19

Ya ALLAH, yang menyelamatkan Nuh dari taufan yang menenggelamkan dunia. Ya ALLAH, yang menyelamatkan Ibrahim dari api kobaran yang marak menyala Ya ALLAH, yang menyelamatkan Musa dari kejahatan Fir'aun dan laut yang mengancam nyawa Ya ALLAH, yang menyelamatkan Isa dari Salib dan pembunuhan oleh kafir durjana Ya ALLAH, yang menyelamatkan Muhammad alaihimusshalatu wassalam dari kafir Quraisy durjana, Yahudi pendusta, munafik khianat, pasukan sekutu Ahzab angkara murka Ya ALLAH, yang menyelamatkan Yunus dari gelap lautan, malam, dan perut ikan Ya ALLAH, yang mendengar rintihan hamba lemah teraniaya Yang menyambut si pendosa apabila kembali dengan taubatnya Yang mengijabah hamba dalam bahaya dan melenyapkan prahara Ya ALLAH, begitu pekat gelap keangkuhan, kerakusan dan dosa
20

Begitu dahsyat badai kedzaliman dan kebencian menenggelamkan dunia Pengap kehidupan ini oleh kesombongan si durhaka yang membuat-Mu murka Sementara kami lemah dan hina, berdosa dan tak berdaya Ya ALLAH, jangan kiranya Engkau cegahkan kami dari kebaikan yang ada pada-Mu karena kejahatan pada diri kami Ya ALLAH, ampunan-Mu lebih luas dari dosa-dosa kami. Dan rahmah kasih sayang-Mu lebih kami harapkan daripada amal usaha kami sendiri. Ya ALLAH, jadikan kami kebanggaan hamba dan nabi-Mu Muhammad SAW di padang mahsyar nanti. Saat para rakyat kecewa dengan para pemimpin penipu yang memimpin dengan kejahilan dan hawa nafsu. Saat para pemimpin cuci tangan dan berlari dari tanggung jawab. Berikan kami pemimpin berhati lembut bagai Nabi yang menangis dalam sujud malamnya tak henti menyebut kami, ummati ummati, ummatku ummatku.

     21

Pemimpin bagai para khalifah yang rela mengorbankan semua kekayaan demi perjuangan. Yang rela berlapar-lapar agar rakyatnya sejahtera. Yang lebih takut bahaya maksiat daripada lenyapnya pangkat dan kekayaan Ya ALLAH, dengan kasih sayang-Mu Engkau kirimkan kepada kami da'i penyeru iman. Kepada nenek moyang kami penyembah berhala. Dari jauh mereka datang karena cinta mereka kepada da'wah. Berikan kami kesempatan dan kekuatan, keikhlasan dan kesabaran. Untuk menyambung risalah suci dan mulia ini kepada generasi berikut kami. Jangan jadikan kami pengkhianat yang memutuskan mata rantai kesinambungan ini. Dengan sikap malas dan enggan berda'wah. Karena takut rugi dunia dan dibenci bangsa. Dilantunkan oleh K.H. Rahmat Abdullah pada Deklarasi Partai Keadilan

22

Lapangan Masjid Agung Al-Azhar Jakarta, 09 Agustus 1998, yang diiringi oleh tetesan air mata hadirin.

     23

3
MATA YANG TIDAK PERNAH TIDUR
oleh Andri Zulfikar pada 15 Juli 2010 jam 15:52 Oleh : Andri Zulfikar

Mataku terpejam, tapi hatiku tidak ( Muhammad Saw )

Orang yang bertakwa, tidak pernah tidur nyenyak. Hasan al-Banna dalam salah satu perjalanan dakwahnya bersama Umar Tilmisani terasa unik bagi kita hari ini. Bagaimana tidak, tatkala sang murid sudah kelelahan, hendak mendaratkan kepalanya di bantal, sahabat dakwahnya masih

24

bertanya juga berkali-kali, “Umar, apakah engkau sudah tidur?” Sang sahabat dakwahnya yang hendak istirahat tentu saja kesal, sampai aku berkata dalam hati, kapan waktuku untuk istirahat? Sampai waktunya sahabat dakwahnya tidak menjawab pertanyaan lagi. Ternyata Umar tidak tidur, dia hanya diam saja. Sahabat dakwahnya, Hasan al-Banna, justru bukan malah tidur, beliau berjalan dengan pelan-pelan menggunakan ujung kaki, pergi ke tempat wudhu’, dan menggelar sajadahnya bersimpuh menghadap Alloh, larut dalam taubat dan permohonan pengakuan dosa-dosanya, air mata dan tangisan hamba yang berdosa mengalir dari bibirnya, seraya beliau hanyut dalam dialog-dialog malam yang panjang hingga tanpa disadari, adzan berkumandang. Demikianlah malam-malam orang-orang yang bertakwa, tahajjud hanya diisi dengan
     25

pengakuan dosa-dosa, sibuk sekali setiap malam dirinya bertanya kepada Alloh apa kiranya dosa-dosanya yang telah banyak ia lakukan? Sehingga lupa memikirkan mencari-cari dosa orang lain. Setelah itu berdialog kepada Alloh memohon bimbingan-Nya, agar menunjukinya dalam perjalanan hidup yang dipenuhi jerat-jerat iblis, berlindung kepada-Nya dari bisikan dan kedatangan musuh-Nya yang tidak terlihat itu. Inilah mata yang paling dicintai Alloh, mata yang berjaga di Jalan Alloh dan mata yang menangis terbayang dengan dosa-dosanya, takut akan azab Alloh. Inilah mata yang diharamkan dari api Neraka Jahannam….

Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata [QS. 90 : 8]

26

Bukankah mata ini akan menjadi saksi di hari kiamat, semoga tatkala dia bersaksi, dia hanya mengabarkan yang baik-baik saja darinya. Amin Allohumma Amin. Shalawat dan salam untuk para nabi dan Rasul-Nya.

     27

4
MEREKA YANG MELAWAN ALLOH, JUGA MENGHABISKAN HARTA YANG TIDAK SEDIKIT
oleh Andri Zulfikar pada 15 Juli 2010 jam 16:22 Oleh : Andri Zulfikar Jika mereka melawan dengan pedang, maka lawanlah sebanding dengan perlawanan mereka [Abu Bakar Shiddiq ra]

Tidak sedikit harta yang dihabiskan oleh mereka yang melawan Alloh Swt, bukan lagi dalam hitungan trilyunan, tapi sudah bertrilyun-trilyun uang yang dihabiskan, hanya untuk melawan Alloh. Mereka mengajak manusia beramai-ramai untuk melawan-Nya.
28

Jika orang yang memusuhi para Nabi, malaikat dan orang-orang yang beriman kepada Alloh, begitu banyaknya menghabiskan harta untuk menyesatkan manusia, maka mengapakah kita hari ini enggan mengeluarkan harta untuk menolong fakir miskin, anak-anak yatim dan orang-orang yang menjanda? Kita ribut dengan Kristenisasi yang merajalela, kita hanya ribut saja, namun kita tidak pernah mengajak orang Kristen untuk masuk ke dalam agama Islam. Tatkala orang Kristen mendatangi rumahrumah orang Islam, kita ribut setengah mati, namun kita sendiri tidak mau menolong orang-orang miskin yang sudah jelas-jelas KTP-nya adalah Islam. Lamakelamaan, kita akan ditinggalkan oleh orang banyak, karena kita hanya hobby mengompori orang lain agar menyerang pemeluk agama lain, namun kita sendiri tidak berbuat apapun untuk menolong orang miskin yang bertaburan di kiri kanan rumah kita.
     29

Muslim macam apakah kita? Sholat macam apa yang telah kita kerjakan? Inilah kita, kesalahan orang lain tampak dengan jelas, namun kesalahan kita sendiri tidak kelihatan.

Dia mengatakan: "Aku telah menghabiskan harta yang banyak". [QS. 90 : 6]

Semoga kita punya hati nurani yang jernih untuk menolong orang-orang miskin dan fakir yang berada di sekeliling kita. Shalawat dan salam untuk para Nabi dan Rasul pilihan…

30

5
KESULITAN DAN KEMUDAHAN SELALU BERIRINGAN
oleh Andri Zulfikar pada 15 Juli 2010 jam 16:59 Oleh : Andri Zulfikar Takkan berkumpul dua kesulitan dalam dua kemudahan (Umar bin Khattab)

Tatkala pasukan kaum Muslimin berada dalam kesulitan karena dikepung musuh, Umar bin Khattab, yang berada ratusan kilometer dari sana, yang di saat itu sedang menyampaikan khutbah berteriak secara lantang, “Ke Gunung-ke Gunung”. Teriakan Umar bin Khattab tentu saja membuat jama’ah kaget.

     31

Tiga bulan kemudian pasukan kaum Muslimin kembali ke Madinah dan menceritakan peristiwa yang tak diduga, mereka dikepung oleh musuh dan dalam kondisi terjepit itu, terdengar suara Umar bin Khattab yang berteriak, “Ke Gunung, ke gunung!” Maka kami menurutinya, sehingga Alloh memberikan kemenangan kepada kami. Kesulitan dan kemudahan ibarat dua sisi mata uang, takkan terpisahkan, ibarat tangan kanan dan tangan kiri. Keduanya selalu bersamaan, beriringan, tidak terpisahkan, setiap kali ada kesulitan, maka kemudahan akan datang juga, begitu kemudahan datang, kesulitan akan menjelang, jangan lupa, keduanya ibarat roda, terus berputar. Begitu juga tatkala kemenangan datang, kesulitan pasti sudah menanti dihadapan, yang mesti terus disadari adalah, kesulitan hadir bersama kemudahan, dan kemudahan pun selalu hadir bersama kesulitan.

32

Itulah dinamika kehidupan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. [QS. Al-Insyirah : 6] Shalawat dan salam semoga tercurah untuk Nabi dan Rasul-Nya pilihan.

     33

6
KITA HARUS SIAP MENJADI BAHAN OLOK-OLOKAN ORANG YANG KAFIR
oleh Andri Zulfikar pada 15 Juli 2010 jam 17:11 Oleh : Andri Zulfikar Tergesa-gesa hanya dalam 3 hal, berbuka tatkala azan, menikahkan anak perempuan dan mengurus jenazah [Muhammad Saw]

Kita berada dalam zaman yang serba ingin cepat, mulai dari koneksi internet hingga bisnis. Segalanya punya judul besar. CEPAT.
34

Cepat ingin kaya, cepat ingin mendapat hasil dan cepat ingin mendapat jodoh. Dari semua itu tidak ada musibah yang paling besar melainkan ingin cepatnya kita dalam menikmati hasil dari buah dakwah kita. Inilah musibah yang paling besar di abad ini, ingin cepat menikmati hasil dari buah dakwah kita.

Musibah ini tentu ada sumbernya, tidak lain karena sikap orang-orang yang melawan dakwah ini kepada para da’i. Mereka melakukan provokasi dengan mengejek-ejek para juru dakwah, kita pun terpancing, hingga hasilnya adalah ingin agar mereka cepat-cepat diazab, padahal bukan itu yang Alloh inginkan. Bercerminlah dari Nabi Nuh as, yang berdakwah 950 tahun lamanya, jika kita ingin mengikuti akhlaq para Nabi dan ingin bersama Nuh as di Syurga, maka ikutilah dan teladanilah kesabarannya…
     35

Bukankah beliau diolok dan diejek oleh banyak orang termasuk anak dan istrinya sendiri. Adakah kesabaran yang paling agung sesudah itu? Apalagi ejekan dan olokan kaumnya kian menjadi-jadi dikala beliau membangun kapal, justru bukan di pinggir pantai, malah di atas gunung, bukankah bagi kebanyakan manusia ini adalah pekerjaan yang tolol? Bagaimana akan melayarkan kapal yang berada di puncak gunung? Kapal berlayar di laut, bukan di atas gunung! Demikianlah logika orang-orang yang waras. Tapi Nabi Nuh as tetaplah tidak menghiraukan olok-olokan kaumnya, termasuk anak dan istrinya sendiri yang semestinya membantu dakwahnya, beliau sadar, jika melayani olok-olokan kaumnya, maka waktu beliau akan habis hanya untuk merespon olok-olokan tersebut, tetap bersabar menerima olok-olokan kaumnya, beliau tetap taat mengerjakan perintah Alloh untuk membangun kapal, hingga
36

datanglah masanya hujanpun turun, dan tannur pun terisi oleh air. Orang-orang panik, dikira hanya banjir biasa, mereka pun mencari-cari tempat untuk lari, tidak ditemukan satu tempat melainkan ke gunung, mereka kalap, berlarilah semua manusia ke gunung, dalam kondisi yang kritis, naluri kasih sayang kepada anak keluar dari bibir Nabi Nuh as dikala melihat dihadapan matanya, anaknya sendiri mencari-cari tempat lari ke arah gunung, jauh di gunung yang terpencil, keluarlah panggilan sayang sang ayah kepada anaknya, Ya Bunayya, Wahai anakku, naiklah kemari! Demikianlah panggilan sang ayah, namun hati sang anak memang sudah sangat tertutup, ia berlari terus ke gunung mencari perlindungan dari air yang gelombangnya laksana tsunami. Hingga akhirnya tenggelam bersama mereka yang ditenggelamkan. Nabi Nuh as masih belum dapat melupakan wajah anaknya, ia masih tetap berkata
     37

bahwa anaknya adalah termasuk dalam ahli keluarganya, namun Alloh mengingatkan Nuh agar tidak meminta sesuatu yang ia tidak mengetahui hakikatnya, sehingga nanti ia bakal masuk kelompok orangorang yang tidak berpengetahuan. Maka Nuh as memohon ampun kepada-Nya, dan Alloh menerima taubat dan permohonan ampunnya. ..... Dan apabila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka hanya membuat kamu menjadi olok-olok. (Mereka mengatakan): "Apakah ini orang yang mencela tuhantuhanmu?", padahal mereka adalah orangorang yang ingkar mengingat Allah Yang Maha Pemurah. Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesagesa. Kelak akan aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (azab) -Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera. Mereka berkata: "Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekalian adalah orangorang yang benar?"
38

Andaikata orang-orang kafir itu mengetahui, waktu (di mana) mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari muka mereka dan (tidak pula) dari punggung mereka, sedang mereka (tidak pula) mendapat pertolongan, (tentulah mereka tiada meminta disegerakan). Sebenarnya (azab) itu akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong lalu membuat mereka menjadi panik, maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak (pula) mereka diberi tangguh. Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa orang rasul sebelum kamu maka turunlah kepada orang yang mencemoohkan rasul-rasul itu azab yang selalu mereka perolok-olokkan. [QS. Al-Anbiya' : 36-41] ..... Semoga Alloh mengampuni kita yang terkadang tidak sabar tatkala menjadi bulan-bulanan olok-olokan orang-orang kafir, sebagaimana Alloh telah mengampuni Nabi Nuh as.
     39

Shalawat dan salam untuk seluruh para Nabi dan Rasul Alloh. Amin.

40

7

IBLIS BEKERJA DENGAN SERIUS
oleh Andri Zulfikar pada 15 Juli 2010 jam 17:25 Oleh : Andri Zulfikar   Anak yang berkhianat dengan orang tuanya, adalah anak yang menjadikan musuh orang tuanya sebagai teman setia. [Anonim]     Iblis bekerja dengan serius untuk menyesatkan manusia, mereka tidak pernah bermain-main, mereka bekerja dengan sungguh-sungguh, sumpahnya yang dideklarasikan secara berani di hadapan Alloh adalah sumpah yang bukan sembarang sumpah.   Iblis bekerja dengan profesional, ia adalah expert dalam segala perbuatan yang jahat.  

     41

Ia juga ahli dalam berpura-pura menasehati orang, hobby menakut-nakuti, senang membisikkan hal-hal yang jahat dalam hati dan fikiran manusia.   Iblis tidak dapat dilihat, namun dapat dirasakan dari panas yang membara tatkala marah, dikala cemburu meliputi dan juga saat dendam dan kebencian memuncak.   Ahli dalam berbuat dengki dan sangat berani melawan Alloh.   Iblis ahli dalam menggalang pasukan, memobilisasinya untuk berbuat jahat, mengajak berzina, mengajak mencuri, menyuruh untuk membunuh, menawarkan minum khamr, berjudi dan mengurangi timbangan.   Iblis mengumpulkan ahli-ahlinya untuk berbuat makar kepada para nabi, orangorang yang sholeh. Tapi rencana Iblis selalu gagal, manakala ia berhadapan dengan orang-orang yang ikhlas.  

42

Orang-orang yang mukhlis adalah kelompok yang paling dia takuti. Iblis mengakui itu dihadapan Alloh. Alloh menjaga hamba-Nya di depan dan belakang, namun di kiri dan kanan iblis leluasa untuk masuk.   Jarang sekali ada yang selamat dari perangkap tipuan Iblis, sedikit sekali yang lolos dari lubang jarum, mayoritas manusia terjerat olehnya.   Kita bersyukur bahwa Alloh mengajarkan suatu kalimat kepada kita yakni ta’awudz.   Ta’awudz inilah ucapan yang layak untuk kita ulang-ulang.   Iblis sangat ahli dalam membuat manusia lupa untuk berbuat baik, menghalangi manusia untuk sholat, mengiming-iming kemiskinan kepada yang berzakat dan memasang pagar yang kokoh kepada orang yang hendak pergi haji.   Iblis selalu mengingatkan para mujahid akan anak-anak mereka di rumah, istri dan
     43

budak mereka. Iblis berbuat sesuatu yang keji dan terus meningkat kekejian itu seiring dengan ikutnya manusia kepada kejahatan dan bujukannya.     Kita adalah makhluk yang lemah, jika Alloh tidak melindungi kita dari godaan Iblis, maka kita pasti sesat dan tersesat, Alloh sayang kepada kita, Rasulullah juga, maka ummat ini dibekali oleh Nabi dengan ta’awudz.   Ucapkanlah itu pagi dan sore. Atau di waktu yang lain sebanyak-banyaknya.     Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benarbenar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus”. [QS. Al-A'raf : 16]     Alloh Maha Penyayang kepada kita, Alloh ajarkan kepada kita ta’awudz sebanyak mungkin, kita berlindung di belakang Alloh
44

tatkala menghadapi Iblis dan pasukannya, agar kita selamat dunia dan akhirat, senantiasa bahagia dalam penjagaan-Nya.   Semoga Alloh melindungi negeri kita dari Aceh-Irian dari kedatangan Iblis dan pasukannya.   Shalawat dan salam untuk Para Nabi dan Rasulullah junjungan

     45

8
PERBEDAAN ADALAH SESUATU YANG TAK MUNGKIN DAPAT DIHINDARKAN
oleh Andri Zulfikar pada 16 Juli 2010 jam 12:17 Oleh ; Andri Zulfikar Perbedaan jangan sampai menimbulkan perpecahan[ DR. Yusuf Qaradhawy ]

Perbedaan adalah sesuatu yang tidak bisa dihindarkan, tatkala kita bekerja dalam lapangan dakwah, setiap orang punya pendekatan sendiri-sendiri yang tentu saja berbeda dari yang lain. Maka jangan terkejut dengan adanya perbedaan yang ada, justru disitulah kita diuji oleh Alloh, apakah dengan perbedaan yang muncul,
46

kita justru bermusuhan, curiga dan dengki, sebab jika itu yang muncul, maka kita hakikatnya telah mengikuti jejak langkah Iblis. Perbedaan adalah sesuatu yang tak terhindarkan, justru perbedaan adalah sarana untuk saling mengenal, tak ada satupun yang sama di dunia ini, perbedaan itu adalah sebuah keniscayaan. Tatkala Rasulullah Saw menerima utusan dari Madinah, maka ada sebuah hal yang cukup menyedihkan, yakni perang suku antara Khazraj dan Aus. Keduanya adalah suku yang sudah berperang selama ratusan tahun, energi mereka habis hanya untuk berperang, perang telah membuat mereka kehilangan orang-orang yang mereka cintai. Hari ini ada juga diantara ummat ini, kelompok yang hobby berperang, hobbynya adalah seperti hobby mengkoleksi perangko dan mainan, ia menyebarkan kebencian kepada semua orang, dia keluarkan ayatayat Qur’an dan Hadist shahih tentang
     47

Jihad. Orang-orang seperti ini hakikatnya telah bertindak tolol. Seakan-akan Islam adalah agama yang haus darah. Apakah mereka tidak pernah membaca bahwa Islam adalah Rahmat untuk seluruh Alam. Rahmat itu termasuk kepada musuhmusuh kita. Ini lah yang dilakukan oleh Shalahuddin alAyyubi, walau dia tahu, betapa pahitnya ummat Islam puluhan tahun yang silam dibantai di Yerussalem tatkala tentara Salib pertama dan seterusnya masuk kesana, namun ia tidak kehilangan kontrol. Ia katakan kepada Belian, komandan Perang Salib, disaat Tentara Salib dikalahkan, dan dibelakang tembok ada anak-anak dan perempuan, janda dan orang tua, “Akankah nasib kami sama dengan ummat Islam yang dulu kami bantai tatkala masuk kesini?” Belian sangat terperanjat tatkala Sholahuddin berkata “Buat kalian perlindungan, bagi setiap tentara kalian,
48

perlindungan sampai ke tempat tujuan Anda, berikut permaisuri Anda”. Sholahuddin berkata, “Itu adalah mereka, dan aku adalah Shalahuddin, Aku adalah Shalahuddin”. Maka tidak heran, dari penghujung Eropa Paling Utara hingga ke Selatan, Timur dan Baratnya, mengangkat topi kepada Shalahuddin. Shalahuddin yakin, Islam bukan lah agama yang menebar teror, bom dan kerusakan, justru prajuritnya yang tidak sholat malam, ditahannya untuk ikut pertempuran, khawatir akan menghalangi turunnya pertolongan Alloh. Sholahuddin sudah lama wafat, namun ucapannya kepada Belian, tetap dicatat oleh sejarah. Kita sangat membutuhkan pemimpin yang menyadari artinya perbedaan, jika Sholahuddin, dengan orang yang memerangi ummat Islam saja sanggup berakhlaq sedemikian mulianya kepada
     49

musuh yang sudah jelas-jelas memeranginya dan menyerah kalah, lalu bagaimana dengan kita hari ini? Apakah tatkala kita berkuasa, semua yang berbeda kita bantai dan dihabisi? Lalu yang tersisa di muka bumi hanyalah kita sendiri? Manusia macam apakah kita yang tidak memiliki kasih sayang kepada manusia, kepada kucing sendiri saja, kita sayangnya luar biasa, memberi makan dan minum, bahkan dibuatkan juga rumahnya, lalu mengapa dengan manusia yang jelas-jelas lebih mulia dari kucing, kita kehilangan kasih sayang? Semoga kita dapat menyelami makna demi makna adanya perbedaan suku bangsa, warna kulit, bahasa dan adat istiadat di seluruh penjuru dunia ini. Karena memang benarlah firman-Nya…

92:4. sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.

50

Perbedaan dalam berdakwah, metode dan organisasi, jangan sampai merusak hubungan silaturahim kita, sebab sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, berbeda-beda, namun tetap satu tujuan yakni Ridho Alloh semata. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada para Nabi dan Rasul-Nya

     51

9
SEJARAH ADALAH PENGULANGAN
oleh Andri Zulfikar pada 16 Juli 2010 jam 12:27 Oleh : Andri Zulfikar Alloh mencintai hamba-Nya yang bertaubat, melebihi cintanya seseorang yang kehilangan untanya dan kemudian dia menemukan untanya kembali [Muhammad Saw]

Sejarah adalah pengulangan kembali dari peristiwa yang sudah berlalu. Jika dahulu nenek moyang kita digoda oleh Iblis, maka itu adalah peristiwa yang pasti berulang pada tempat dan tokoh yang berbeda. Sejarah adalah pengulangan belaka.
52

Tidak ada yang baru, yang baru adalah tokoh-tokoh dan lokasinya. Maka kita mesti sadar, bahwa apa yang kita lakukan, sebenarnya sudah pernah dilakukan oleh orang-orang yang sebelum kita, hasil akhirnyapun sudah dapat kita duga, ibarat film, ujungnya belum tahu, tapi kita juga sudah pasti tahu babak akhir dari filmnya.

Tatkala Musa dan Harun melawan Fir’aun, baru 2 orang yang melawan, Fir’aun sudah kalah, namun sebelum Fir’aun kalah, Musa dan Harun mengalami banyak sekali rintangan, mulai dari meladeni tukang sihir, hingga datangnya topan, belalang, darah, kutu, dan katak. Bukan hanya itu, memobilisasi Bani Israil agar keluar dari Mesir menuju Syam adalah perkara yang rumit, sebab yang diangkut adalah manusia, bukan gembala, tentu ini memerlukan pengelolaan dan manajemen yang rumit.
     53

Rintangan belum berakhir, di depan mata ada laut yang menunggu, di belakang, ada Fir’aun dan pasukan elitenya yang siap menghabisi Musa dan Harun serta Bani Israil. Disanalah mukjizat terjadi, laut terbelah setelah dipukul dengan tongkat Musa. Musa dan Harun serta Bani Israil berhasil menyeberangi laut, namun di barisan belakang suasana belum aman, karena pengejaran terus berlanjut, setelah pengikut Musa dan Harun selamat melalui laut, Alloh menutup jalan Fir’aun dan tentara elitenya, mereka ditenggelamkan, sama seperti nasib Qorun, kontraktor proyeknya, ditenggelamkan. Kita pun akan menyaksikan peristiwa yang sama dengan Fir’aun dan Qorun, Musa dan Harun, Bani Israil juga di zaman sekarang, sejarah adalah pengulangan belaka. Kita mesti sadar bahwa kita sedang membuat sejarah untuk diri kita sendiri. Maka buatlah sejarah yang mengulang keberhasilan nenek Moyang kita, jangan
54

mengulang sejarah kekalahan mereka, apalagi sejarah kebiadaban manusia kepada manusia yang tidak beriman. Allah menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkan) nya kembali; kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan. [QS. Ar-Ruum : 11] Semoga kita bisa lebih arif dalam membaca sejarah, lebih berhati-hati dalam melangkah, sebab sejarah adalah pengulangan belaka…

     55

10
TIDAK MENINGGALKAN SATUPUN CIRI IMAN YANG HAKIKI
oleh Andri Zulfikar pada 16 Juli 2010 jam 12:39 Oleh : Andri Zulfikar Malu adalah salah satu tanda keimanan (Muhammad Saw)

Orang yang beriman memiliki tanda, memiliki ciri, satu saja ciri itu hilang, maka ia belum lah dapat dikatakan memahami hakikat iman itu sendiri. Orang yang memahami hakikat iman, maka ia bukan hanya menjadikan ayat-ayat Alloh hanya di bibir saja, atau hanya dibenarkan oleh hatinya saja, bukti bahwa ia beriman adalah antara apa yang diucapkannya
56

dengan apa yang dikerjakannya sejalan,sinergis. Tidak saling berlawanan. Orang yang beriman. Apa yang dikatakannya, itulah yang dikerjakannya, apa yang diucapkannya, itulah yang dia perbuat. Ia tidak ingin mengatakan apa yang belum ia kerjakan, karena Alloh benci dengan orang-orang yang seperti itu. Maka tatkala Al-Qur’an mengatakan bahwa orang yang beriman itu adalah orang yang jika disebut Alloh! Alloh! Sudah cukup untuk menggetarkan jiwanya. Adalah menggambarkan dahsyatnya Alloh dalam jiwanya, sehingga seperti kisah perempuan yang akan berzina dengan seorang wanita yang sangat dia cintai, dan dikala sang wanita menyebut nama, “Takutlah kepada Alloh, jangan lah membuka cincin tanpa seizin empunya”, si
     57

lelaki itupun lari, padahal itulah momen yang paling ia tunggu-tunggu sepanjang hidupnya”. Inilah orang yang imannya hakiki. Kemudian dia akan bertambah Imannya tatkala dibacakan ayat-ayat Alloh kepadanya. Ia bahagia mendengar orang membacakan ayat-ayat Alloh kepadanya, ia menantinanti orang yang membacakan ayat-ayat itu kepadanya, ia tergetar tatkala mendengar orang membaca sebuah ayatpun dari AlQur’an, seperti para sahabat yang berhenti pada ayat tertentu dari Al-Qur’an dan mengulang-ulangnya seraya berderai air mata karena ayat yang dibaca benar-benar menambah keimanannya kepada hari Akhir. Tidak hanya itu, ia telah serahkan dengan tulus ikhlas sholat, ibadah, hidup dan matinya kepada Alloh Tuhan semesta alam. Penyerahan diri adalah tanda tawakkal, tanda keikhlasan, tanda kita tidak

58

membutuhkan apapun lagi melainkan hanya mengharap ridho-Nya. Itulah saat dimana kita tidak mempunyai keinginan apapun lagi, melainkan keinginan yang tertinggi adalah hanya mencari wajah Alloh, itulah puncak keinginan orang-orang yang beriman, keinginan hanya untuk bertemu wajah-Nya, tidak membutuhkan balasan manusia dan ucapan terima kasih, melainkan hanya berharap balasan dari Alloh semata. Dia mendirikan sholat untuk mengingat Alloh, dia menafkahkan hartanya untuk mencari wajah Alloh, dia tidak ingin memberikan untuk pamrih, melainkan dia memberinya untuk menunaikan hak hartanya seraya berbuat baik kepada orang lain dengan memberikan harta yang paling ia cintai. [QS. Al-Anfaal : 2-4] Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat      59

ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhan-lah mereka bertawakal, (yaitu) orang-orang yang mendirikan salat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Mereka itulah orang yang sebenarnya beriman, mereka pantas memperoleh derajat dan ampunan Alloh serta rezki yang mulia Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki (nikmat) yang mulia. Semoga Alloh mengokohkan Iman kita dan menjadikannya indah dalam hati kita.

60

11
KEBEBASAN BERBUAT APAPUN DI DUNIA INI HANYALAH MILIK ORANGORANG KAFIR
oleh Andri Zulfikar pada 17 Juli 2010 jam 10:45 Oleh : Andri Zulfikar Kedengkian memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar (Muhammad Saw)

Orang-orang yang menutup hati, pendengaran dan penglihatannya adalah mereka yang kafir kepada ayat-ayat Alloh, itulah sebabnya kafir dalam bahasa Arab maknanya adalah menutup, ini diambil oleh

     61

orang Barat dan menjadi kosakata cover, artinya penutup. Orang-orang yang hati, pendengaran dan penglihatannya sudah tertutup dari ayatayat Alloh, berbuat sesuka mereka di dunia ini. Kebebasan adalah milik mereka, kebablasan adalah target mereka. Maka jangan kaget kalau di beberapa negara di Barat, melakukan hubungan seks siang hari di tempat umum adalah hal yang biasa-biasa saja, asalkan senang sama senang, bahkan mereka juga melakukannya kepada sesama jenis, mengulangi perilaku mesum kaum Nabi Nuh. Yang lebih biadab lagi adalah mereka melakukannya kepada hewan dan binatang peliharaan. Buat orang-orang yang hatinya sudah tertutup, kebebasan ibarat ekstasi, jika kehilangan akan menjadi candu yang selalu dicari.

62

Banyak orang yang mengagungkan kebebasan, dan itu dimasukkan juga dalam perilaku politik, mereka bebas berbuat kepada lawan politiknya, tanpa memperhatikan akhlaq-akhlaq yang dicontohkan oleh Al-Qur’an, ada juga yang terlalu lugu dengan musuh-musuhnya, dan akhirnya menjadi santapan pagi mereka, padahal mereka dimata orang banyak memahami agama ini dengan mendalam. Itulah yang sering dikatakan oleh Ali bin Abi Thalib, “Kebenaran yang tidak terorganisir rapi, akan dikalahkan, oleh kebathilan yang terorganisir rapi”. Ini karena Ali melihat sendiri pada zamannya, orang-orang yang benar berubah menjadi penakut menghadapi mereka yang salah, keimanan seperti apa yang mereka miliki? Pemahamanan seperti apa yang telah mereka tancapkan dalam hati?

     63

Orang-orang yang beriman, dan mereka selalu saja membaca kitab Alloh pasti akan menyadari baik-baik, bahwa kebebasan bukanlah segala-galanya, namun tidak ada perkara yang dapat dilakukan tanpa membuka ruang kebebasan berfikir dan berpendapat, Islam menghargai, siapapun dapat menyampaikan ide dan usulnya, namun Islam tidak dapat memberikan kebebasan bagi perilaku yang mesum, apalagi itu dikerjakan di depan umum, ditonton oleh jutaan pemirsa? Inilah kebebasan yang sudah jauh dari harapan kita semua. Judulnya bukan lagi kebebasan, namun kebablasan. Maka kebebasan mereka mesti dibayar dengan rantai dan belenggu, di hari itu, lenyaplah sudah kebebasan yang mereka telah nikmati, hari panen berakhir sudah, yang ada adalah hari merasakan akibat kejahatan kita sendiri, buah tangan diri kita sendiri. Maka sadarkanlah saudara-saudara kita yang terbuai dengan alam kebebasan, berbuat amoral sekehendak hati, ingatkan
64

mereka akan sebuah hari dimana Alloh telah sediakan….

Sesungguhnya Kami menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala. [QS. Al Insan : 4]

Semoga Alloh senantiasa menjaga kita dan anak cucu kita dari perilaku yang amoral dan mesum. Alloh lah sebaik-baik penjaga dan pelindung.

     65

12

TERUS-MENERUS MENDAKWAHI ORANG YANG BELUM MEMELUK ISLAM
oleh Andri Zulfikar pada 17 Juli 2010 jam 10:59 Oleh : Andri Zulfikar Ulil Albab adalah mereka yang selalu ingat kepada Alloh dalam kondisi berdiri, duduk dan berbaring. [Harun Yahya]

Orang-orang yang musyrik tidak semuanya melihat ummat Islam sebagai musuh yang mesti diperangi, beberapa diantara mereka adalah orang yang tidak memerangi, mereka mesti dilindungi, apalagi jika mereka hidup di tengah-tengah mayoritas ummat Islam. Kewajiban kitalah untuk senantiasa melindungi mereka dan menjaga mereka.
66

Di zaman Umar bin Khattab, ahluz-zimmah yang sudah sangat tua renta bahkan mendapat tunjangan dari Baitul Maal, yang diambil dari alokasi zakat kaum Muslimin. Keadilan yang diperlihatkan Umar, membuat banyak orang berbondongbondong masuk ke dalam agama Islam, jumlahnya kian hari kian banyak. Jika di Arab dan sekitarnya, Islam disebarkan melalui serangkaian peperangan, namun tidak demikian halnya dengan Indonesia. Di Indonesia, yang masuk menyebarkan Islam justru adalah para pedagang, saudagar, mereka lah yang siang malam menyebarkan Islam ke seluruh penjuru Nusantara tanpa kenal lelah. Setiap hari para saudagar itu menyebarkan Islam, hingga akhirnya dakwah menyentuh para raja, Islam disambut dengan marak di Indonesia, di tahun 1943 saja, umat Islam di Indonesia sudah 70 juta jiwa. Jumlah ini terus meroket hingga mencapai 170 juta jiwa pada tahun 2000, hanya perlu waktu 50 tahun, jumlah ummat Islam di Indonesia bertambah terus.
     67

Maka inilah kesempatan emas bagi Indonesia untuk memperlihatkan kepada dunia, bahwa Indonesia adalah negara Muslim terbesar di dunia yang melindungi seluruh suku bangsa, agama dan kepercayaan. Ini adalah sebuah kehormatan bagi kita, sebuah titipan yang teramat mahal nilainya. Di sinilah kita sebenarnya memiliki peluang besar itu, mendakwahi orang-orang di luar Islam untuk masuk ke dalam Islam, dan ini adalah pekerjaan besar kita ke depan, sebab sesuai dengan wasiat dari Al-Qur’an, tawanan perangpun mesti terus diperdengarkan ayat-ayat Al-Qur’an, dengan harapan agar mereka berpindah dari agama mereka kepada agama Islam, sebab yang memiliki konsep Rahmatan Lil ‘Alamin adalah mereka yang sudah memahami akan makna ayat-ayat AlQur’an. Dan jika seorang di antara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia
68

sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui. [QS. At-Taubah : 6] Semoga kita bukan hanya membawa slogan Rahmatan Lil ‘Alamin semata, namun menjadikannya seutuh-utuhnya dalam diri kita, keseharian dan organisasi kita …

     69

13

POLIGAMI MEMILIKI DAMPAK YANG MENGKHAWATIRKAN TERHADAP GERAK MAJU DAKWAH
oleh Andri Zulfikar pada 17 Juli 2010 jam 11:09 Oleh : Andri Zulfikar Barangsiapa yang tidak berlaku adil kepada istri-istrinya, maka di akhirat dia akan menghadap Alloh dalam kondisi tubuhnya miring. [Muhammad Saw]

Poligami yang dilakukan oleh beberapa kader dakwah, telah membuat gerak maju dakwah dalam kondisi yang kurang mengenakkan.

70

Poligami telah membuat rumah tangga kader berantakan, istri pertama ditinggalkan begitu saja bagaikan sampah yang tidak ada nilainya sama sekali, seolaholah dia bukanlah manusia lagi. Poligami telah disalahartikan oleh beberapa kalangan kader sebagai barang yang halal, termasuk di dalamnya menghalalkan untuk menyakiti istri yang pertama. Padahal Islam sangat keras sekali tatkala berbicara tentang penzholiman hak-hak orang lain. Bagaimana kita akan memberikan rahmat kepada orang banyak, jika dengan istri sendiri saja kita berbuat zhalim? Bagaimana kita akan memimpin dunia, memimpin istri dan anak di rumah saja kita sudah kacau balau? Bagaimana kita akan dipercaya oleh Alloh, jika kepada istri dan anak-anak kita sendiri, kita tidak berbuat baik kepada mereka?

     71

Poligami telah memakan korban, korbannya adalah akhwat-akhwat dan para mujahid dan mujahidah kita sendiri yang semestinya menjadi tulang punggung risalah dakwah ini, generasi-generasi Qur’ani masa depan yang akan menjadikan kita bahagia karena ada yang melanjutkan estafet dakwah ini, namun apa yang terjadi hari ini adalah karena ketidakfahaman kita akan pesan alQur’an, kita tidak menerima informasi alQur’an secara utuh, sepotong-sepotong, tatkala mengutip ayat poligami, kita hanya sampai pada kata dua, tiga dan empat saja, padahal di ujung ayat masih ada sepenggal kalimat yang menjadi kata kuncinya. Di situlah letak minimnya pemahaman kita akan poligami. Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang
72

demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. [QS. Al-Maidah : 3] Semoga kita tidak menzholimi manusia akan hak-haknya, apalagi yang dizholimi adalah orang-orang yang terdekat dengan diri kita. Alloh Maha Adil, siapun yang menyakiti istri dan anaknya adalah menyakiti dirinya sendiri. Semoga anak dan istri kita menjadi keluarga abadi kita di akhirat sana. Amin….

     73

14

JANGAN SAMPAI API NERAKA MEMANGGIL KITA DAN ANAK CUCU KITA
oleh Andri Zulfikar pada 17 Juli 2010 jam 11:24 Oleh : Andri Zulfikar Api neraka, 70 kali lebih panas daripada api dunia [Muhammad Saw]

Tatkala manusia mulai banyak membelakang dan berpaling dari agama ini, ditambah lagi dengan sikap mereka yang mengumpulkan harta, uang, asset, rumah, bisnis dan menyimpannya, atau enggan menyedekahkan hartanya, maka disana lah Neraka memanggilnya. Jika saja kita tidak diajarkan oleh Nabi agar senantiasa berlindung dari api neraka, maka tentulah mayoritas penghuni neraka adalah
74

dari ummat Muhammad saw, akan tetapi Alloh memberikan rahmat-Nya kepada Nabi kita, beliau ajarkan kalimat-kalimat yang sering kita baca dalam sholat, itulah yang sering kita panjatkan bersama agar diri kita dan anak cucu senantiasa masuk dalam perlindungan Alloh Swt.

Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak. Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang beterbangan), Dan tidak ada seorang teman akrab pun menanyakan temannya, Sedang mereka saling melihat. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anakanaknya. Dan istrinya dan saudaranya, Dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia).
     75

Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya. Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak, Yang mengelupaskan kulit kepala, Yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama). Serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya. [QS. 70:8-18]

Shalawat dan salam untuk para Nabi dan Rasul–Nya yang mulia.

76

15

JADILAH KAFILAH PERTAMA YANG MENYAMBUT PANGGILAN-NYA
Oleh : Andri Zulfikar

oleh Andri Zulfikar pada 17 Juli 2010 jam 11:46

Abu Dzar datang sendiri, mati sendiri dan dibangkitkan di hari kiamat sendirian. (Muhammad Saw)

Kedatangan Abu Dzar al-Ghifari tentu saja mengagetkan banyak orang, tatkala pasukan Tabuk telah berjalan cukup jauh, di tengah panas terik yang membakar kulit, di kejauhan tampak setitik hitam anak Adam yang menyusul pasukan Nabi yang sedang menapaki perjalanan 700 km itu.

     77

Para sahabat bertanya, siapakah gerangan ia. Beliau berkata, “Dialah Abu Dzar al-Ghifari”. Lalu beliau melanjutkan, Abu Dzar datang sendirian, mati sendirian dan dibangkitkan di hari kiamat sendirian”. Beberapa puluh tahun kemudian, di Zaman Khalifah Usman bin Affan ra. Seorang sahabat Nabi ditemukan dalam perjalanan beberapa kafilah yang hendak menuju Irak. Istrinya meletakkan jasadnya di tengah-tengah perjalanan dekat kemahnya dan ia berkata kepada kafilah dagang yang lewat, “Inilah Abu Dzar alGhifari, sahabat Rasulullah Saw”. Lalu rombongan kafilah itu menyolatkan dan menguburkan beliau.

Perjalanan sendirian menyusul rombongan yang sedang berangkat perang bukanlah pekerjaan ringan. Ini adalah pertarungan dahsyat antara banyak kepentingan duniawi. Dibutuhkan keikhlasan yang tiada
78

bandingannya. Melepaskan kenikmatan duniawi untuk rehat sejenak darinya dan menyapih hawa nafsu untuk bertemu Alloh dan Rasul-Nya adalah pekerjaan yang membutuhkan jihad. Dan disitulah diuji kualitas keikhlasan kita sebagai hambaNya.

Katakanlah: "Apakah akan aku jadikan pelindung selain dari Allah yang menjadikan langit dan bumi, padahal Dia memberi makan dan tidak diberi makan?" Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintah supaya aku menjadi orang yang pertama sekali menyerah diri (kepada Allah), dan jangan sekali-kali kamu masuk golongan orangorang musyrik." [QS. Al-An'aam : 14]

Aku adalah orang yang pertama menyerahkan diri untuk menyambut dan bekerja di jalan Alloh, aku adalah orang yang pertama kali menyambut panggilan para kafilah dakwah, walau aku berada di shaf belakang, jauh dari pandangan orang, namun jiwaku ada di depan.
     79

Itulah sebabnya tatkala Hasan al-Banna wafat, para pemimpin ikhwan bermusyawarah untuk memilih siapakah yang layak memimpin organisasi dengan kader yang telah mencapai 1 juta kader pada tahun 1949. Maka pilihan itu jatuh kepada Hasan Ismail al-Hudaibi, orang yang tatkala dalam majelis Hasan al-Banna selalu di shaf belakang, namun jiwanya ada di depan. Bukan sebaliknya….

80

16

TATKALA HARI DIMANA ALLOH BERTANYA KEPADA RASUL, APA JAWABAN ANDA?
oleh Andri Zulfikar pada 17 Juli 2010 jam 11:58 Oleh : Andri Zulfikar Alangkah baiknya jika aku tidak dilahirkan oleh ibuku [Umar bin Khattab ra]

Anda barangkali tidak menyangka bahwa Alloh akan bertanya kepada para Rasul, dan kita pun menjadi saksi atas apa yang telah disampaikan oleh para Rasul. Tidaklah heran, di saat Khutbah di Arafah ketika Haji Wada’, Rasulullah Saw bertanya berkali-kali, apakah aku telah menyampaikan? Para sahabat menjawab
     81

benar, lalu beliau berkata, saksikanlah! Nabi menyadari benar, bahwa kelak beliau akan ditanya oleh Alloh akan misi Risalahnya, dan menyembunyikannya adalah dosa besar. Maka sebelum ditanya oleh Alloh, beliau bertanya terlebih dahulu kepada para sahabat, dan mereka dengan serentak menjawab bahwa Nabi telah menyampaikannya. Jika kita ditanya oleh beliau, apakah yang akan kita jawab? Jika Alloh bertanya kepada para Rasul dan setiap Rasul bertanya kepada ummatummat, maka apakah yang akan kita jawab. Risalah adalah sebuah urusan yang teramat berat dan ini disadari oleh beliau, tatkala menerima wahyu, tubuh beliau berkeringat. Inilah pertanda beratnya amanah yang mesti disampaikan. Dan sebelum disampaikan, tentu saja beliau adalah orang pertama yang mesti melaksanakan isinya. Lalu beliau tentu saja mengalami masalah tatkala akan
82

menyampaikan kepada kaumnya, sebab tentu saja tidak semua hal yang disampaikan itu menyenangkan hawa nafsu manusia, tentu saja banyak yang tidak senang dengan apa yang beliau sampaikan. Disinilah ujian yang dihadapi para Rasul Alloh. Sehingga menyampaikan apa yang diperintah oleh Tuhannya menjadi sebuah pilihan yang tidak dapat ditawar-tawar. Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami), [QS. Al-A'raaf : 6] Apakah bukan menjadi hal yang merisaukan hati siang dan malam, dikala para utusan Alloh berada di hadapan kaumnya dan dia menerawang jauh ke depan, melihat jendela masa depan, dan disana dia melihat sendiri kaumnya dan dia sendiri berdiri di hadapan kaumnya masing-masing, lalu Alloh bertanya kepada ummat-ummat, dan Dia juga bertanya kepada mereka.

     83

Bukankah perkara ini sungguh merisaukan hati. Bukankah perkara ini membuat jiwa gelisah dan tidak tenang? Bukankah hal ini menjadikan ketidaktenangan bagi para Rasul siang dan malam sebelum menghadap Alloh? Adakah hal ini menimbulkan ketentraman? Adakah hal ini menimbulkan ketenangan? Adakah hal ini pasti mendatangkan kekhawatiran? Disinilah naluri tanggung jawab para Rasul muncul, dan mereka pun menyampaikan pesan-pesan Alloh dengan kesiapan menghadapi segala resikonya, bahkan tak sedikit diantara mereka yang terbunuh.

84

17

HARI YANG SULIT PASTI DATANG BAGI IBLIS DAN PENGIKUTNYA
oleh Andri Zulfikar pada 17 Juli 2010 jam 12:20 Oleh : Andri Zulfikar Tatkala malam kian kelam, maka itulah pertanda fajar segera akan datang [Anonim]

Hari yang sulit segera tiba, menerpa wajah Iblis dan pasukannya. Mereka segera memasuki penjara yang isinya adalah siksaan, cambukan dan penderitaan. Hari-hari mereka hanya berisikan kepedihan, rintihan dan kesakitan, tak ada jeda istirahat, tak ada makanan yang
     85

menyenangkan, tak ada kasur yang lembut, suara yang ramah dan pelayanan yang menyejukkan. Hari-hari mereka hanya diisi dengan daftar siksaan lanjutan, minuman mereka berganti-ganti, dari nanah, darah, minyak panas dan kotoran, semua itu dilahap dengan cepatnya, secepat orang yang sedang kelaparan, perut-perut mereka membesar berkali-kali lipat, meminta tambahan makanan, meminta minuman selingan, tak ada tawa, tak ada canda, isinya hanyalah pertengkaran, saling menyalahkan, sebagian mereka memakan sebagian yang lain, tubuh-tubuh mereka membesar, kelaparan dan kehausan menjadi pemandangan biasa. Hari yang sulit segera tiba bagi Iblis dan pasukannya, pasukan Alloh tidak perlu mencampuri urusan Alloh terhadap mereka. Waktu bagi mereka pasti datang. Dan kedatangannya dalam saat yang segera.
86

....maka waktu itu adalah waktu (datangnya) hari yang sulit, [QS. Al-Muddastsir : 9]

Waktu yang sulit bagi iblis dan pasukannya segera datang. Tetaplah bersabar.... Semoga Alloh senantiasa melimpahkan shalawat dan salam kepada para Nabi dan Rasul utusan pilihan-Nya.…

     87

18

KANDUNGAN ROKOK DAN BAHAYA YANG MENGANCAM DIBALIKNYA
oleh Andri Zulfikar pada 19 Juli 2010 jam 10:41 Source: http://bahayarokok.blogspot.com/ Setiap batang rokok yang dinyalakan akan mengeluarkan lebih 4 000 bahan kimia beracun yang membahayakan dan boleh membawa maut. Dengan ini setiap sedutan itu menyerupai satu sedutan maut. Di antara kandungan asap rokok termasuklah bahan radioaktif (polonium-201) dan bahan-bahan yang digunakan di dalam cat (acetone), pencuci lantai (ammonia), ubat gegat (naphthalene), racun serangga (DDT), racun anai-anai (arsenic), gas beracun (hydrogen cyanide) yang digunakan di “kamar gas maut” bagi pesalah yang menjalani hukuman mati, dan banyak lagi.

88

Bagaimanapun, racun paling penting adalah Tar, Nikotin dan Karbon Monoksida. Tar mengandungi sekurang-kurangnya 43 bahan kimia yang diketahui menjadi penyebab kanser (karsinogen). Bahan seperti benzopyrene iaitu sejenis policyclic aromatic hydrocarbon (PAH) telah lama disahkan sebagai agen yang memulakan proses kejadian kanser. Nikotin, seperti najis dadah heroin, amfetamin dan kokain, bertindak balas di dalam otak dan mempunyai kesan kepada sistem mesolimbik yang menjadi punca utama penagihan. Sindrom ketagihan terhadap nikotin yang ditunjukkan dengan gejala gian, tolerans dan tarikan, adalah mungkin lebih hebat berbanding najis dadah. Malah daripada kajian saintifiknya nikotin itu juga sejenis najis dadah, sepertimana yang telah diiktiraf oleh dunia perubatan. Seseorang yang kehabisan rokok kadangkala berkelakuan seperti mengalami gangguan akal dan dalam keadaan yang amat tertekan sekali. Oleh itu terlalu sukar untuk sesiapa yang telah terjerat dengan
     89

ketagihan merokok, meninggalkan tabiat itu untuk selamanya, kecuali dengan ikhtiar yang serius dan kehendak Allah jua. Nikotin turut menjadi punca utama risiko serangan penyakit jantung dan strok. Hampir satu perempat mangsa pesakit jantung adalah hasil punca dari tabiat merokok. Di Malaysia, sakit jantung merupakan menyebab utama kematian sementara strok adalah pembunuh yang keempat. Karbon Monoksida pula adalah gas beracun yang biasanya dikeluarkan oleh ekzos kenderaan. Gas ini menjejaskan bekalkan oksigen ke tisu-tisu hingga ianya menjadi terencat dan akhirnya boleh menyebabkan maut sekiranya paras karbon monoksida di dalam badan melebihi 60%. Apabila racun rokok itu memasuki tubuh manusia ataupun haiwan, ianya akan membawa kerosakkan pada setiap organ disepanjang laluannya, iaitu bermula dari hidung, mulut, tekak, saluran pernafasan, paru-paru, saluran penghazaman, saluran
90

darah, jantung, organ pembiakan, sehinggalah ke saluran kencing dan pundi kencing, iaitu apabila sebahagian dari racun-racun itu dikeluarkan dari badan. Kesan Asap Rokok Kepada Si Perokok Dan Orang Disekeliling Si perokok bukan sahaja perlu bertanggungjawab pada diri sendiri tetapi turut bertanggung jawab pada orang disekeliling akibat daripada bahaya asap rokok. Asap rokok yang dihidu oleh perokok atau mereka yang berada di sekelilingnya, akan memasuki rongga mulut dan hidung melalui kerongkong ke paruparu. Kandungan asap rokok akan menyebabkan kerosakan tisu di sepanjang perjalanan di ruang ini. Ia boleh menyebabkan pelbagai penyakit di mulut, kerongkong, paru-paru dan barah. Asap akan melalui saluran pernafasan ke dalam paru-paru dan merosakkan saluran bronkus, menyebabkan bronkitis, penyakit di bahagian paru paru. Ia juga akan merosakkan pundi udara dalam paru-paru (alveoli) dan menyebabkan penyakit emfisima.
     91

Asap rokok yang dihidu juga akan melalui saluran penghadaman dan pencernaan, yang boleh menyebabkan pelbagai penyakit di bahagian esofagus, perut dan pankreas. Racun dalam asap rokok yang larut air akan memasuki sistem saluran darah dan dibawa ke seluruh badan. Bahan nikotin, bukan saja memberi sifat ketagihan, malah menyebabkan saluran darah arteri menjadi sempit. Ia juga merosakkan dinding arteri dan akan memudaratkan organ berkaitan. Kesan ini, dalam jangka panjang, akan menyebabkan simptom kebas pada kaki, jari, migrain, sakit kepala, pedih ulu hati, kekejangan otot kaki, serangan penyakit jantung dan sebagainya. Racun rokok akhirnya disaring dalam buah pinggang dan dihapuskan dari badan melalui air kencing. Dalam proses ini pula, berlaku satu lagi keracunan hasil penguraian kimia asap rokok yang turut merosakkan buah pinggang. Racun dalam

92

air kencing juga menyebabkan kerosakan pundi kencing. Racun akibat merokok juga mempunyai kesan tindak balas terhadap ubat-ubatan. Secara umum diketahui merokok boleh menjejaskan fungsi beberapa kumpulan enzim di hati dan ada kalanya ia boleh memperhebatkan kesan sampingan sesuatu ubat itu. Kesan Asap Rokok Terhadap Isteri Perokok Adalah : - Melahirkan bayi yang kurang berat badan - Melahirkan bayi yang tidak cukup bulan - Lebih terdedah kepada kanser - Mengurangkan kesuburan dan putus haid awalKesan Asap Rokok Terhadap Anak Perokok : - Lebih mudah lelah - Mendapat jangkitan paru-paru - Pertumbuhan paru-paru kanak-kanak terganggu - Mudah menjadi perokok apabila dewasa kelak Statistik Kematian Akibat Tabiat Merokok

     93

Di Malaysia, merokok menyumbang kepada lebih 10,000 kematian setahun; 30 peratus daripadanya disebabkan 10 jenis kanser, iaitu paru-paru, mulut, esofagus, tekak, pankreas, pundi kencing, buah pinggang, serviks, kolon dan perut, 50 peratus kematian berpunca daripada sakit jantung dan strok dengan pecahan 25 peratus masing-masing. Menurut Dr Sallehudin, lebih 100,000 perokok dimasukkan ke hospital kerajaan di seluruh negara akibat sakit jantung, kanser dan penyakit sekatan pulmonari kronik (COPD) dan lebih penting, negara mengalami kerugian kira-kira RM20 bilion setahun bagi menanggung kos rawatan dan kehilangan produktiviti. Faedah Berhenti Merokok - Hidup lebih lama - Dapat menghindari racun - Dapat melindungi diri, keluarga dan orang lain daripada bahaya merokok - Menjadi teladan yang baik kepada anakanak

94

- Dapat meningkatkan kecergasan serta memiliki tubuh yang sihat - Meningkatkan deria rasa dan bau - Gigi lebih putih dan nafas lebih segar - Dapat mengelakkan budaya membazir dengan menggunakan wang untuk membeli rokok kepada tujuan yang lebih baik dan bermanfaat. Gunakan Kaedah Yang Betul Untuk Berhenti Merokok - Tetapkan tarikh untuk berhenti merokok - Yakinkan diri - Buat nota peringatan - Katakan pada diri anda, “Aku bukan perokok” - Tumpukan pada hari ini - Sentiasa berfikiran positif - Dapatkan sokongan - Lawan keinginan untuk merokok - Gunakan Terapi atau rawatan yang sesuai - Amalkan Petua 10 M untuk berhenti merokok Sumber - Pusat Racun Negara, USM Official Website - Kementerian Kesihatan Malaysia Official Website
     95

- Institut Kefahaman Islam Malaysia Official Website – IKIM Dalam Media – Berita Harian - Sabahan.net - Persendirian

96

19

MEREKA YANG BERSYUKUR TIDAK BANYAK
oleh Andri Zulfikar pada 19 Juli 2010 jam 12:43 Oleh : Andri Zulfikar Orang yang tidak bersyukur kepada manusia, maka dia tidak akan mungkin bersyukur kepada Alloh (Muhammad Saw)

Manusia yang bersyukur tidak banyak. Istri yang bersyukur kepada suaminya tidak banyak. Demikian juga suami yang bersyukur kepada istrinya. Dan juga anakanak yang bersyukur kepada kedua orang tuanya pun tidak banyak. Jumlah manusia yang bersyukur tidak banyak. Jumlah mereka semakin sedikit

     97

manakala nikmat semakin dibukakan kian lebar, karena ujian akan semakin meningkat tatkala komitmen kita semakin menguat kepada Alloh dan Rasul-Nya. Manusia yang bersyukur tidak banyak, mereka yang tidak bersyukur sangatlah banyak, dari sekian banyak makhluk yang tidak bersyukur, yang sangat ingkar dengan nikmat Alloh adalah Iblis. Iblis kemudian menularkannya kepada manusia, agar mereka ingkar kepada Alloh dan menzholimi diri mereka sendiri. Iblis menggoda manusia agar melawan perinta Alloh, tidak menggunakan panca indera kita untuk mensyukuri apa yang telah diberikan oleh-Nya. Hari ini, pasukan Iblis bekerja dengan profesional, menyesatkan manusia dan menjadikan kesesatan itu sebagai bahan kampanye mereka. Iblis juga menularkan kejahatan kepada manusia, mengajak mereka menjadi orangorang yang sombong, dan mengajak
98

mereka untuk menghina dan merendahkan orang lain. Iblis bekerja dengan hati-hati, dalam kehati-hatiannya mereka menyisipkan kecerobohan demi kecerobohan dengan tergesa-gesa. Iblis merayu dan menggoda manusia agar tidak bersyukur kepada-Nya, merayu agar enggan berbuat baik dan bertakwa kepadaNya. Iblis berdiri di hadapan manusia, menjadikan mereka lupa untuk mengingat kebaikan Alloh dan membuat mereka tidak mengingat lagi segala nikmat Alloh. 7:10. Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur. Kebaikan Alloh di muka bumi tak terhingga, jika kita menghitungnya tak mungkin, maka tatkala Alloh melimpahkan kebaikan kepada kita, jangan pernah kita lalai untuk

     99

mensyukurinya. Karena Alloh cinta kepada mereka yang bersyukur...

100

20
TETAP OPTIMIS WALAU DALAM KESULITAN
oleh Andri Zulfikar pada 19 Juli 2010 jam 14:20 Oleh : Andri Zulfikar Tatkala Alloh mencintai hamba-Nya, Dia akan menguji-Nya (Muhammad Saw) Setiap hari manusia pasti akan menemukan masalah dalam hidupnya, dan setiap hari pula mereka memikirkan jalan keluar dari permasalahan yang mereka hadapi. Tatkala menemui masalah seberat apapun, maka yang mesti selalu dijaga adalah ketakwaan kepada Alloh Swt dan senantiasa berbuat baik, sebab Alloh senantiasa bersama orang yang bertakwa dan berbuat baik.
     101

Alloh lah sebaik-baik yang memberikan jalan keluar dari setiap permasalahan yang kita hadapi. Orang-orang yang bertakwa dan berbuat baik, bukanlah mereka yang tidak punya masalah, namun setiap kali mereka menemui masalah, mereka senantiasa dalam kondisi yang dalam kelapangan solusi. Alloh senantiasa memberikan jalan-jalan keluar bagi persoalannya. Inilah kelezatan dalam hidup yang tidak dirasakan oleh selain mereka. Maka optimisme orang yang bertakwa dan berbuat baik senantiasa tumbuh, walau dalam situasi tersulit sekalipun. Sebab mereka yakin…. .......... ....sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. [QS. Al-Insyirah : 6]
102

.......... Yang mesti kita waspadai adalah, bukan bersama kesulitan ada kemudahan, namun sesudah kemudahan pun kesulitan akan senantiasa datang. Tetaplah optimis walau dalam kesulitan.

     103

21

SELALU BERSIAP MENJEMPUT MAUT
oleh Andri Zulfikar pada 19 Juli 2010 jam 15:48 Oleh : Andri Zulfikar Yang paling dekat adalah kematian… (Imam Al-Ghazali)

Kematian akan selalu menjemput diri kita, dimanapun kita berada, sekalipun dalam benteng yang kokoh. Tatkala kematian datang, jangan ada sedikitpun keraguan dalam hati kita bahwa kita dapat menolaknya. Ia datang dan membawa diri kita untuk dibawa menghadap Alloh,

104

mempertanggungjawabkan semua perbuatan kita selama hidup di dunia ini. Kematian adalah momen yang paling penting dalam hidup kita. Sama pentingnya dengan momen kelahiran. Setidaknya ada 3 momen yang paling penting dalam hidup kita. Satu kelahiran, dua kematian dan tiga saat dibangkitkan kembali.

Tiga momentum ini adalah saat-saat yang paling menentukan dalam hidup kita, disanalah kita berharap agar kesejahteraan senantiasa terlimpah kepada kita. Alloh lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Luas Rahmat-Nya. Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang
     105

ditentukan (untuk berbangkit) yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu). [QS. AlAn'aam : 2]

Setiap kita mesti selalu mempersiapkan diri menghadapi kematian. Dan agar selalu siap, maka setiap malam kita semestinya memohon ampun kepada Alloh, dengan bertanya kepada-Nya, apa dosa yang telah kita lakukan hari ini. Insya Alloh, Dia akan ilhamkan ke dalam hati ini, apa dosa yang telah kita lakukan. Di saat itulah kita akan memiliki kesiapan yang matang untuk menjemput maut. Tatkala ia datang, kita pun berharap agar Malaikat yang mencabut nyawa kita adalah mereka yang datang dengan lemah lembut. Semoga Alloh menjadikan kematian sebagai saat dimana Alloh mengampuni dosa-dosa kita.
106

Dan momentum untuk bertemu dengan diri-Nya, berada di sisi-Nya, untuk setiap saat menatap wajah-Nya tak bosan-bosan, untuk selalu berbicara kepada-Nya tak letih-letih dan untuk selalu mendengarkan suara-Nya tanpa kenal jenuh. Amin…

     107

22

PARA PEMBANGKANG AKAN TETAP SELALU ADA
oleh Andri Zulfikar pada 19 Juli 2010 jam 16:22 Oleh : Andri Zulfikar Penguasa yang zhalim akan dibangkitkan bersama Fir’aun [Muhammad Saw]

Kisah Fir’aun dan Musa diulang-ulang puluhan kali di dalam Al-Qur’an, dan tentu saja Al-Qur’an punya maksud disana. Untuk apa diulang-ulang jika tidak ada maksudnya. Maksud terbesar dan teragung adalah, yang pasti : Satu, profil pemimpin sekaliber Fir’aun akan selalu ada sepanjang zaman,

108

kedua, profil orang yang sekaliber Musa dan Harun, dalam format Jama’ah, karena Musa dan Harun sudah dapat dikatakan berjama’ah, akan selalu ada, ketiga, keganasan Fir’aun hanya dapat dicegah oleh Sistem. Sebab ia juga menggerakkan sistem untuk membasmi siapapun yang berani melawannya dikolong langit waktu itu. Itulah maksud dari kisah diulang-ulangnya peristiwa Fir’aun dan Musa, sejarah akan berulang kembali. Kehebatan Fir’aun adalah tatkala dia sendiri melantik dirinya sebagai tuhan! Ya, demikianlah Fir’aun abad ini juga sama, isi sama, beda bentuk wajah. Mungkin yang sekarang yang dibanggakan adalah gedung2 pencakar langitnya, sedangkan dulu dia membanggakan Piramid-piramid mereka yang besar-besar dan bertahan lama.

     109

Di abad ini, Fir’aun yang diformulasikan dengan Iblis, berlaku sombong dan angkuh, menyesatkan banyak orang dan berani melawan Tuhan. Kita dapat mendeteksinya dengan mudah siapakah mereka. ....... Dan mereka berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) seorang malaikat?" dan kalau Kami turunkan (kepadanya) seorang malaikat, tentu selesailah urusan itu, kemudian mereka tidak diberi tangguh (sedikit pun). [QS. Al-An'aam : 8] ...... Para pembangkang akan meminta yang aneh-aneh dan tidak masuk akal, mengajukan pertanyaan yang tidak lazim dan tidak masuk akal sehat. Demikianlah sikap para pembangkang. Sifat mereka sama dengan Boss besarnya, Iblis, Namrudz, Fir’aun, Abu Lahab dan Abu Jahal.
110

Kita hanya diperintahkan untuk bersabar menghadapi kejahatan mereka dan tetap berada dalam jama’ah, konsisten dan teguh berpegang dengan instruksi para pemimpin. Nasib para pembangkang tetap sama, ditenggelamkan dalam bumi, mungkin di tanah, mungkin di air dan selanjutnya diambil jasadnya dan dikenang sebagai pahlawan. Itulah yang dilakukan Mongol terhadap Jengis Khan dan yang dilakukan Bangsa Mesir dengan Fir’aun, membuat patung Sphinx. Ini juga dilakukan oleh Stalin dan Lenin, kezhaliman mereka sama, tempat berkumpulnya di Neraka juga tidak jauhjauh selnya....

     111

23

SELALU MENGADAKAN PERJALANAN
oleh Andri Zulfikar pada 19 Juli 2010 jam 18:51 Oleh : Andri Zulfikar Rihlah ummatku adalah jihad [Muhammad Saw]

Bepergian, atau rihlah atau berjalan berkeliling di muka bumi adalah salah satu perintah Alloh. Berbeda dengan kebanyakan orang yang bepergian, yang mencari kesenangan dan kelezatan syahwat. Para pengusung risalah berjalan di muka bumi untuk merekam perjalanan para manusiamanusia yang sudah mati ribuan dan ratusan tahun yang lalu, mereka tentu saja banyak meninggalkan jejak yang tidak sedikit.

112

Disitulah orang-orang yang beriman punya kepentingan yang sangat tinggi, merekam jejak mereka, mendokumentasikannya dan membagikannya kepada khalayak ramai sebagai sebuah nasehat, pengajaran dan hikmah. Yang lebih bagus lagi jika perjalanan itu didokumentasikan juga bagaimana latar belakang kaum tersebut dan apa yang mereka perbuat, serta apa yang menjadi konsekuensi mereka melawan seruan para Rasul. Hendaknya ending dari kehidupan para pendusta itu selalu terdokumentasi dengan detail dan cermat. Seperti yang dilakukan oleh seorang arkeolog Wyatt yang secara detail merekam perjalanan Nabi Musa dan Bani Israil, hingga proses penyeberangan mereka, lengkap dengan foto-foto dan rekam desain laut dimana Musa menyeberang, penemuan-penemuan seperti ini tentu saja sangat berharga, demikian juga penemuan sahabat kita dari Jeddah yang menapaktilasi perjalanan Dzulqarnain, dari Kepulauan Maladewa, di Barat, terus ke Kepulauan Kiribati di Pasifik, lalu pergi ke China untuk menemukan
     113

tembok China yang ternyata merupakan buah ide brilyan Dzulqarnain, Kontraktor dan arsitek hebat tembok China untuk menghalangi keganasan Ya’juj dan Ma’juj. Beliau juga menemukan bahwa orang China menyebutnya Ya’juj dan Ma’juj dengan Yajou dan Majou. Ya bahasa China adalah Asia. Jou adalah Benua. Ma artinya Kuda dan Jou artinya Benua. Jadi Yajou dan Majou adalah Benua Asia-Benua Kuda. Dan di dunia ini, benua yang isinya banyak Kuda hanya satu. Itulah Mongol! Inilah penemuan yang membuktikan kebenaran Al-Qur’an, mengokohkan keimanan, dan kian jelas bahwa Al-Qur’an itu mendahului Ilmu Pengetahuan (Sains). Katakanlah: "Berjalanlah di muka bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu". [QS. Al-An'aam : 11] Tentu saja Al-Qur’an masih menyimpan harta karun teka-teki yang lain yang kita tidak tahu, melainkan dengan izin Alloh
114

yang akan memberitahukannya kepada siapa saja diantara hamba-hamba-Nya. Namun jika kita cerdas dalam membaca zaman, sejarah hakekatnya hanyalah berita ulangan. Tiada yang baru. Yang baru hanya tempat dan orang-orangnya....

     115

24

BAGAIMANA ILMU KEDOKTERAN MENJELASKAN TENTANG DAMPAK API NERAKA?
oleh Andri Zulfikar pada 20 Juli 2010 jam 18:44 Oleh : Andri Zulfikar Api neraka 70 kali lebih panas daripada api di dunia [Muhammad Saw] Pernahkah anda melihat orang terkena luka bakar? Dalam ilmu kedokteran, derajat kerusakan jaringan luka bakar terbagi tiga, yaitu : 1. Luka bakar derajat 1, yakni kerusakan pada lapisan epidermis yang ditandai dengan bengkak ringan di daerah tersebut, kulit kemerahan dan luka lecet. 2. Luka bakar derajat 2, yakni kerusakan meliputi epidermis dan sebagian dermis
116

(lapisan kulit yang lebih dalam), timbul rasa nyeri, infeksi dan terkadang dehidrasi. 3. Luka bakar derajat 3, yakni kerusakan meliputi seluruh lapisan dermis, mengenai lapisan otot dan tulang serta terjadi infeksi. Kemudian pembagian itu disempurnakan menjadi 4 bagian.

4:56. Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Orang yang dibakar oleh api neraka, maka ia akan sampai pada luka bakar fase 4. Fase 4 adalah fase dimana dia tidak merasakan sakit sama sekali, karena sudah mencapai tulang, lalu Alloh ulangi penciptaannya, dia disempurnakan lagi fisik tubuhnya, lalu dibakar kembali, tujuannya adalah agar dia merasakan semua fase pembakaran kulit tersebut.
     117

LOKASI PENGHANCURAN KULIT Lokasi pengrusakan kulit penghuni neraka dilalui dengan 2 cara, PERTAMA : Disiram air yang tengah mendidih-mendidihnya.... KEDUA : Dipakaikan pakaian seragam yang bahannya dari API.... Proses penghancuran kulit ini begitu sempurna, apalagi proses penyiraman dimulai dari kepala, sebagai bentuk penghinaan kepada mereka karena tidak mempergunakan akalnya, yang sudah dianugerahkan oleh Alloh, sebagai wujud Alloh melebihkan mereka dari seluruh makhluq, dan tanda kesempurnaan penciptaan mereka. Rasa sakit yang paling perih adalah saat dimana seseorang merasakan sakit di kulit, inilah rasa sakit yang paling terasa, ini menimbulkan luka bakar...

118

Dalam suasana sakit, ahli neraka juga terlibat dalam proses pertengkaran yang penuh emosional, sebuah kondisi yang bukan hanya menguras fisik, namun juga psikologis.. siksa luar dalam.... 22:19. Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaianpakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. 22:20. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). 22:21. Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. 22:22. Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan): Rasailah azab yang membakar ini".

     119

Dia ayat yang lain Alloh mengingatkan kepada kita bahwa Neraka Saqar adalah neraka yang membakar kulit manusia.... Semoga Alloh melindungi kita dari Neraka Mengapa kulit? karena kulit adalah bagian yang paling sensitif dari manusia.... 74:27. Tahukah kamu apa (neraka) Saqar itu? 74:28. Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan. 74:29. (Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia.

NERAKA, API YANG DAPAT BERSUARA Neraka bukan hanya api yang dapat membakar, namun juga memanggil. Semoga dia tidak memanggil kita di akhirat nanti....

120

70:15. Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak, 70:16. Yang mengelupaskan kulit kepala, 70:17. Yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama). 70:18. Serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya.

67:6. Dan orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, memperoleh azab Jahanam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. 67:7. Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, 67:8. hampir-hampir (neraka) itu terpecahpecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir). Penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka: "Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?"

     121

67:9. Mereka menjawab: "Benar ada, sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, maka kami mendustakan (nya) dan kami katakan: "Allah tidak menurunkan sesuatu pun, kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar". 67:10. Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala". 67:11. Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghunipenghuni neraka yang menyala-nyala.

Secara kedokteran, api neraka akan membuat luka bakar yang mengerikan, kondisi orang yang luka bakar dengan kondisi diatas 70%, punya harapan hidup yang tipis sekali, namun penghuni neraka berada dalam kondisi yang tidak diaktakan hidup, dan tidak juga dikatakan mati. Siksa terus berlanjut kepadanya.... selamalamanya...

122

Semoga Alloh menjauhkan diri kita dan anak cucu kita dari api neraka...Amin Allohumma Amin...

     123

124

25

TATKALA PEMIMPIN UMMAT DURHAKA KEPADA ALLOH
oleh Andri Zulfikar pada 21 Juli 2010 jam 12:16 Oleh : Andri Zulfikar Jika ayah berbuat zhalim, maka korbannya adalah anak dan istri, jika pemimpin yang berbuat zholim, maka korbannya adalah rakyat banyak. ( KH. Anwar Sanusi )

Pemimpin memiliki peran strategis dalam membuat perubahan di bawah kekuasaannya, apapun yang dilakukannya akan membawa perubahan yang luar biasa kepada mereka yang ada dibawahnya. Jika pemimpin rusak, maka semua rakyat akan merasakan akibatnya, kejahatan
     125

pemimpin akan mendatangkan musibah bagi rakyat, ummat manusia dan alam. Fir’aun dan Namrudz, adalah tipikal pemimpin yang direkam oleh al-Qur’an, kerusakan yang mereka bawa, telah membuat kesengsaraan yang begitu memilukan hati, Fir’aun membunuh anak laki-laki dan membiarkan hidup anak-anak perempuan Bani Israil, Namrudz juga demikian, menghabisi siapa saja yang melawannya, termasuk Ibrahim as. Perilaku pemimpin yang demikian, bukan saja membuat kesengsaraan bagi rakyat tapi juga bagi alam. Alam merasakan dampak dari kezholiman pemimpin. Bagaimana halnya jika yang durhaka itu adalah pemimpin ummat? Apakah kira-kira yang bakalan terjadi? Pemimpin ummat yang semestinya menjadi teladan, justru memberikan contoh yang tidak baik kepada ummat.

126

Alangkah menyedihkan kondisi pemimpin ummat yang seperti demikian. Khalifah Hajjaj bin Yusuf tidak segan-segan membunuh Said bin Jubair dan menghabisinya, pemimpin ummat macam apa yang tega membunuh para ulama? Jika kepada ulama sudah demikian sadisnya, maka bagaimana dengan orangorang yang fakir miskin?

82:6. Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah.

Mata dan hati rakyat selalu melihat kepada pemimpin, sekecil apapun yang dikatakan oleh pemimpin, maka akan didengar oleh rakyat. Itulah sebabnya Nabi menolak Abu Dzar alGhifari untuk diangkat sebagai pemimpin, bukannya Nabi tidak percaya, namun Nabi menyadari, Abu Dzar bukanlah orang yang
     127

tepat untuk menjadi pemimpin, beliau lebih tepat menjadi pihak yang menegur para pemimpin, itulah sebabnya, beliau tetap mengingatkan sahabatnya tercinta dengan penuh kasih sayang, Khalifah Usman bin Affan, tak ada kebencian di jiwa Abu Dzar, beliau menegurnya dengan kasih sayang sesama Muhajirin, namun orientalis menuduh dengan sangat keji, bahwa beliau berkata kasar dan keji kepada Amirul Mukminin, sumber-sumber orientalis ini bertaburan di dalam buku-buku sejarah Islam hari ini. Para pemimpin yang selalu mentaati perintah Alloh akan masuk syurga sebelum para Nabi. Mereka layak mendapatkan kehormatan itu, sebab amanah kepemimpinan bukanlah perkara yang ringan, para pemimpin dituntut oleh orang banyak untuk menjadi orang yang paling sensitif jiwanya dengan derita dan duka rakyatnya. Tatkala pemimpin mentaati Alloh, tidak berambisi dengan jabatannya, Alloh
128

menolongnya. Namun dikala ia pamrih, kehilangan keikhlasannya dalam melayani rakyat, iblis akan menjadi sahabatnya yang setia, dikala itulah rakyat akan menuai kesengsaraan. Kita menanti hadirnya pemimpin ummat yang ikhlas, bekerja tanpa pamrih, tidak mengharap pujian dan sanjungan, tidak meminta balasan apapun melainkan hanya mengharapkan ridho Alloh semata. Shalawat dan salam untuk Nabi dan Rasul pilihan...

     129

26

MENGASIHANI MANUSIA BAGAIKAN MALAIKAT PEMIKUL ARSY DAN YANG MENGELILINGINYA
oleh Andri Zulfikar pada 21 Juli 2010 jam 12:28 Oleh : Andri Zulfikar Jadikanlah kami cahaya… [Muhammad Saw]

Cahaya langit senantiasa menembus ke bumi, intensitas kuatnya cahaya itu terasa sekali manakala di bumi itu orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Alloh, serta selalu berlindung dari siksaan Neraka, mengangkat tangannya, menengadahkan wajahnya ke langit di waktu sahur, mereka memohon ampunan-Nya, mereka memohon perlindungan kepada-Nya dari siksa Neraka, cahaya Iman di dalam dada mereka,
130

bertemu dengan cahaya para Malaikat pemikul Arsy dan yang mengelilinginya, sungguh, inilah cahaya langit dan bumi. Benarlah yang dikatakan oleh Nabi, munajat dialog sang hamba adalah cahaya langit dan bumi. Langit dan bumi menjadi terang benderang oleh munajat dialog sang hamba di malam hari. Bagaimana mungkin kita dapat sebentar saja berdialog? Kita mohon kepada Alloh, agar kita senantiasa dapat mengisi akhir malam dengan taubat, minta ampun, mohon ditunjukkan mana dosa-dosa kita, agar kita dapat memohon ampunan yang lebih banyak lagi kepada-Nya serta mengikuti jalan-Nya yang lurus. Mengapa kita membutuhkan cahaya? Sebab hati, penglihatan dan pendengaran ini sering sekali tertutup oleh dosa. Dikala
     131

dosa menutupi hati ini, maka kita tidak dapat melihat mana jalan yang lurus, mana yang bengkok, kita bagaikan orang buta yang meraba-raba, namun dengan cahayaNya, hati, penglihatan dan pendengaran kita menjadi terang, terbimbing, tercerahkan. Adakah sebuah kegamangan dalam melangkah bagi orang yang telah diterangi hatinya dengan cahaya, adakah jalan yang ragu untuk ditatap pada penglihatan yang telah dipancarkan cahaya, adakah pendengaran yang tertutup dari terangnya jernihnya cahaya suara ayat-ayat Alloh yang merambat memasuki fikiran dan sukma? Manakala semua cahaya meliputi kita, kebahagiaan apalagi yang hendak anda dambakan, semuanya sudah terang, seterang matahari di siang bolong, seterang bintang dan bulan di malam gelap sekalipun. Tak ada lagi yang tersembunyi. Semuanya menjadi jelas, transparan. ........
132

40:7. (Malaikat-malaikat) yang memikul Arasy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): "Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyalanyala, 40:8. ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orangorang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan istri-istri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, 40:9. dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu, maka sesungguhnya telah Engkau
     133

anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar" ...... Shalawat dan salam untuk para Nabi dan Rasul pilihan. …

134

27

SELALU MEWASPADAI GEROMBOLAN PERUSAK PERJANJIAN
oleh Andri Zulfikar pada 21 Juli 2010 jam 12:37 Oleh : Andri Zulfikar Barangsiapa yang menyakiti ahluz-zimmi, maka ia telah menyakitiku [Muhammad Saw]

Mengadakan perjanjian kepada gerombolan yang hobby merusaknya adalah perkara yang sungguh menyakitkan, apalagi gerombolan tersebut adalah mereka yang sudah terkenal punya kegemaran merusak. Jika mereka memperoleh kemenangan dari kita, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan, dan melupakan perjanjian,
     135

mulut mereka manis, tapi hatinya menolak, merekalah orang yang fasik. Para perusak perjanjian memiliki ciri khas yang kental, jika kita menang, mereka akan menjaga hubungan kekerabatan dengan kita dan perjanjian dengan kita akan dipertahankan, tapi manakala kita dalam posisi kalah dari mereka, keluarlah sifat aslinya, hubungan kekerabatan pun putus, perjanjianpun tidak lagi diindahkan, orangorang fasik hanya punya kepentingan dunia, relasi, bisnis dan materi semata, tidak ada yang lain. Mereka memuji kita tatkala menang, namun sebenarnya hati mereka menolak, kitapun larut oleh pujian-pujian mereka, terperdaya dan silau, padahal hati mereka menolak mentah-mentah kemenangan kita. Maka sikap kepada gerombolan bunglon ini adalah selalu waspada, jangan mengikat diri dengan perjanjian apapun jika mereka tidak memintanya, jangan buat komitmen apapun jika mereka tidak menawarkannya, sebab kita sudah mengetahui maksud
136

kedatangannya, ciri-ciri mereka, lewat sejarah track record mereka, jika pun kita terpaksa mesti mengadakan perjanjian dengan mereka, maka kewaspadaan mestilah dilakukan secara hati-hati dan mendalam, para pemimpin hendaknya senantiasa mengevaluasi secara berkala, jika habis batas waktunya, fikirkan lah apakah perlu diperpanjang ataukah tidak. Di lapangan politik, pihak-pihak yang berkoalisi dengan kita banyak sekali. Mereka rata-rata meminta komitmen uang dan jabatan jika kita menang, padahal komitmen dan janji dengan mereka mengandung bahaya yang mesti diwaspadai. Sudah banyak kasus dimana kita dikhianati oleh mereka yang mengadakan perjanjian dengan kita, karena melihat posisi kita yang jauh kalah dari mereka. Kita semestinya melihat ini dengan tinjauan yang hati-hati dan mendalam, tetaplah berhati-hati dengan mereka, tetaplah
     137

mengajak mereka untuk memeluk Islam secara kaffah. Usaha-usaha perbaikan tidak boleh dihentikan, agar semakin jelas, mana yang benar-benar komitmen dengan perjanjian dan mana yang tidak. 9:8. Bagaimana bisa (ada perjanjian dari sisi Allah dan Rasul-Nya dengan orang-orang musyrikin), padahal jika mereka memperoleh kemenangan terhadap kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Mereka menyenangkan hatimu dengan mulutnya, sedang hatinya menolak. Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik (tidak menepati perjanjian). Shalawat dan salam semoga tercurah kepada para Nabi dan Rasulullah junjungan...

28
138

28

TATKALA KITA SUDAH KIKIR UNTUK BERSEDEKAH
oleh Andri Zulfikar pada 21 Juli 2010 jam 12:52 Oleh : Andri Zulfikar Akan datang suatu masa dimana seseorang berkeliling untuk membagi-bagikan shadaqah berupa emas, tapi tidak seorang pun yang mau mengambilnya. Dan, seorang laki-laki terlihat menanggung empat puluh orang wanita, karena jumlah laki-laki terlalu sedikit, sedangkan jumlah wanita terlalu banyak”. (HR. Muslim dari Abu Musa Al-Asy’ari)

Kekikiran telah merasuk di tubuh ummat ini, mereka mulai hobby menyimpan harta dan enggan menyedekahkannya, padahal sendi tegaknya kebenaran adalah manakala

     139

anda, senantiasa ingat untuk selalu menyerahkan harta dan jiwa Anda membantu orang-orang yang miskin dan fakir, para janda, anak yatim dengan niat karena Alloh semata. Kekikiran telah membinasakan kaum-kaum sebelum kita, tatkala mereka enggan mengeluarkan nafkah untuk orang-orang miskin, maka Alloh mengirimkan badai panas yang membakar kebun-kebun mereka hanya dalam satu malam saja. Kisah ini Alloh sebutkan dalam surah Al-Kahfi. Kekikiran juga telah membinasakan orangorang Quraisy yang berlaku zholim kepada para budak, fakir miskin, janda dan anak yatim. Tatkala kita sudah kikir dengan harta, dan merembet kepada kekikiran untuk meluangkan waktu, memberikan saran dan ide, maka disanalah kita akan memulai masalah yang tiada kunjung habishabisnya. Energi kita habis hanya untuk mengurusi harta, mengurusi diri sendiri dan tidak peduli dengan sekeliling kita.
140

Apalagi tatkala kita sudah mulai hobby mengumpulkan harta dan menyimpannya, enggan menunaikan zakat, berat untuk bersedekah, maka disanalah awal mula kita menemukan persoalan yang tiada habishabisnya.

70:8. Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak. 70:9. Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang beterbangan), 70:10. Dan tidak ada seorang teman akrab pun menanyakan temannya, 70:11. Sedang mereka saling melihat. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya. 70:12. Dan istrinya dan saudaranya,

     141

70:13. Dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia). 70:14. Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya. 70:15. Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak, 70:16. Yang mengelupaskan kulit kepala, 70:17. Yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama). 70:18. Serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya.

Semoga shalawat dan salam senantiasa terlimpah kepada Para Nabi dan Rasul-Nya pilihan…. ☺

142

29

MASJID TERBESAR DI EROPA AKAN DIBANGUN DI MARSEILLE, PRANCIS
oleh Andri Zulfikar pada 21 Juli 2010 jam 14:12 dari : milis di internet Telah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid terbesar di Eropa di kota Marseille, Perancis. Acara yang dianggap bersejarah oleh semua orang ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah setempat dan perwakilan dari umat Islam di Perancis. Masjid Raya Marseille yang besar dengan ruang sholat diatas tanah seluas 2.500 meter persegi akan dibangun di lokasi sebuah rumah tua untuk pemotongan hewan di utara kota tersebut diatas tanah
     143

seluas 8.600 meter persegi yang disewa oleh Asosiasi Masjid dikota itu yang bertugas membangun masjid dengan nilai sewa € 24.000 per tahun. Biaya proyek besar ini diperkirakan mencapai 22 juta euro. Arsitek “Maxime Robou” yang bekerja pada proyek tersebut mengatakan bahwa peletakan batu pertama hanyalah merupakan tahap awal sebelum benarbenar memulai pembangunannya “pada Februari 2011″ dalam rangka “penyerahan bangunan tersebut pada bulan Januari 2012 dan dibuka untuk umum pada bulan Oktober 2012.” DUKUNGAN KAUM MUSLIMIN Sementara itu Nuruddin Sheikh, ketua asosiasi “Masjid Marseille” meminta semua umat muslim, terutama yang tinggal di Marseille, serius memikirkan pentingnya pembangunan masjid yang akan dipakai untuk tempat berkumpul, dan tidak berhenti membangunnya sampai akhir dan supaya mempertahankannya.”
144

Dia menekankan bahwa “meletakkan batu fondasi merupakan tindakan simbolis untuk menyatukan negara-negara Muslim dalam sebuah upacara besar dan mengakhiri kewajiban dan partisipasi dari berbagai negara, semua ini semestinya terjadi dalam beberapa bulan mendatang menurut keyakinan saya” Upacara peletakan batu pertama masjid pada hari Kamis telah dihadiri oleh para Konsulat Jenderal dari Senegal, Mesir, Indonesia, Tunisia, Maroko, Suriah, Libanon, Libya dan Turki. Dijadwalkan akan diadakan pertemuan di antara mereka dan wakil-wakil dari Asosiasi untuk mengembangkan kerangka tugas negara- negara tersebut menurut Wakil Presiden Asosiasi Makhitt Cisse. Demikian juga Duta Besar Aljazair Maksum Subaih mendatangi Marseille. Subaih berkata: “Dalam rangka menunjukkan komitmen kami terhadap nilai-nilai Islam dan menekankan pentingnya masyarakat Aljazair di Marseille dan sekitarnya, Aljazair
     145

memutuskan untuk memberikan kontribusi terhadap upaya kolektif ini supaya proyek ini berhasil pada akhirnya.” Dia menekankan komitmen penuh negaranya “untuk berperan dalam mensukseskan proyek tersebut, baik secara moral, finansial, dan fisik, serta melalui penyediaan sumber daya manusia yang diperlukan bila diperlukan, terutama imam yang fasih berbahasa Arab dan Perancis.” PELARANGAN CADAR Peletakan batu pertama pembangunan masjid raya Marseille dilakukan setelah pemerintah Perancis menyetujui rancangan UU yang melarang penggunaan cadar islam di tempat umum, sebuah keputusan yang menimbulkan kemarahan di kalangan umat Islam di Perancis yang merupakan jumlah terbesar di Eropa,yaitu sekitar 5 sampai 6 juta jiwa. Sebagaimana juga dilontarkan di Perancis isu menara masjid yang dilarang seperti di Swiss, namun diskusi seputar hal ini masih terbatas.

146

(ar/islammemo) dari izisfm.wordpress.com

     147

30

WAHAI AHLI IBADAH ( !"#‫ ) %ـ‬BERADALAH DI ANTARA HARAP (‫ )ر'#ء‬DAN CEMAS(‫)+*ف‬
pada 21 Juli 2010 jam 14:57 Oleh : H. Gusrizal, Lc Ibadah apapun dalam Islam tak jauh berbeda satu dengan yang lain, ia merupakan cara mendekatkan diri kepada Allah Pencipta sekalian makhluk, untuk membersihkan diri serta berharap mendapatkan keridhaaan dan segala janji yang akan mengantar orang yang melaksanakannya kedalam kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Itu tentu saja perwujudan dari kebenaran dan kejujuran iman yang telah bersemayam dalam hatinya Namun dari banyak khabar dalam wahyu Allah dan yang diriwayatkan dari RasulNya

148

tentang manfaat ibadah, begitu banyak pula berita yang mencemaskan kita tentang kegagalan seseorang setelah melakukan ibadah tersebut. Mulai dari urutan pertama rukun Islam yaitu syahadatain, ada berita gembira dari Allah swt dalam firmanNya; -َ, ‫َ@?َ>,لُ %<;ْ:9 ا7ْ َ5421 أ‬A@َB ‫ُ*ا‬C#َDَA@E‫ُ9 ا‬F ُ,G‫@? َ# ا‬H"‫ُ*ا ر‬I#َJ KLِMI‫إِن ا‬ ُ َ ِ َ ُ ِ ََ ْ , َ َ , , P<QR) ‫ُ*%!ُون‬B 9ُA@ْ?@ُT UِAI‫َ @?,1 ا‬VْI#ِ" ‫ُوا‬W ِXْ"َ‫ُ*ا وأ‬Yَ> ْZَB -َ‫ُ*ا و‬R#َ[َB َ َ ْ , ِ َ َ ( 30 : 41 “ Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu".(QS. Fusshilat 41 :30) Namun dalam ayat lain seperti berikut ini, ada kekhawatiran akan kebenaran ucapan kita dalam syahadat apakah hanya sebatas memasukkan diri kita ke dalam golongan
     149

kaum muslimin atau benar-benar telah mengantarkan keimanan ? Walaupun demikian masih ada hiburan untuk hati kita dalam keislaman, yaitu Allah tidak akan mengurangi amalan kita jika konsekwen dalam ketundukan kepada Allah dan Rasul. \+!َL #, َ7َ‫<َ]ْ @? َ# و‬Eَ ‫ُ*ا أ‬I*ُJ K2I‫ِ@? ُ*ا و‬C^ُB 9I ْ\ُJ #, ?@C‫َابُ ءَا‬W%َ`‫ِ ا‬PَI#َJ ِ ُ ْ ْ ْ ِ ََ ْ َْ َ ْ ْ 92ِI# َ]ْ%َ‫ أ‬KC 92ْA@ِ<@َL - aI*Eَ‫,َ ور‬G‫ُ*ا ا‬b;ِcُB ‫<ُ*"29 و إِن‬J UِR ‫]َ #ن‬Lِd‫ا‬ ْ ُ ْ ِ ْ ُ َ َُ ُ َ ْ َ ْ ُ ِ ُ ُ ْ 9; ِfَ‫ُ*ر ر‬gh َ,G‫ ً# إِن ا‬j@ْ;k ٌ ٌ َ , َ (14 : 49 ‫ات‬W[ZI‫)ا‬ “ Orang-orang Arab Badwi itu berkata: "Kami telah beriman". Katakanlah (kepada merek): a"Kamu belum beriman, tetapi katakanlah: "Kami telah tunduk (Islam)", karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu dan jika kamu ta`at kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tiada akan mengurangi sedikitpun (pahala) amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". (QS. al-Hujurat 49:14) Dan yang sangat mengkhawatirkan apabila yang dinyatakan oleh Allah dalam ayat berikut ini terjadi pada diri kita. Na’udzu billahi min dzalik. m?C^ ُ]ِ" 9n #َC‫ و‬W ِ+o‫;َ*م ِ ا‬I#ِ"‫,ِ و‬G#ِ" #, ?@C‫ُ*لُ ءَا‬DَL KC ‫@? ,#س‬I‫ ا‬KC‫و‬ َ ِِْ ُْ َ ِ ْ ْ ْ َ َ ْ َ ِ َ َِ (8 :2 ‫ة‬WDsI‫)ا‬
150

“ Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian", padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman”. (QS. al-Baqarah 2:8) Urutan kedua rukun Islam adalah sholat. Allah swt menyatakan secara nyata faedah sholat untuk orang yang mengerjakan dan semestinya didambakan oleh yang melakukan sholat tersebut, sebagai berikut; ِKَ% tَ:ْ?@َB َ‫5ة‬QI‫5ةَ إِن ا‬QI‫@9 ِ ا‬Jَ‫ َ#بِ وأ‬A@ِ2I‫ ا‬KC uْ;Iَِ ‫َ إ‬U ِf‫َ# أ ُو‬C ُ\ْB‫ا‬ َ , , َ , ِ َ ْ َ ِ َ ‫ُ*ن‬bَ?@QَB #َC 9<bَL ُ,G‫ وَا‬Wَs@ْTَ‫,ِ أ‬G‫ ا‬WTMI‫ و‬W2ْ?@ُ ْ7‫#ء وَا‬X ْZَgI‫ا‬ َ ْ َُْ ُ ُ ْ ِ ََ ِ َ ِ َ ْ (45 ‫*ت‬s2?bI‫)ا‬ “ Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS al-‘Ankabut 29: 45) Namun bila ia fahami apa yang diperingatkan Rasulullah saw berikut ini, timbul kecemasan dalam hati terhadap hasil
     151

sholat yang telah dilakukannya di sisi Allah swt. -‫ ا‬G‫ ا‬KC #:" ‫>ده‬L 9I W2?7‫#ء وا‬XZgI‫ ا‬K% aB5x a:?B 9I KC 1L‫ أ‬W;ygB !?% ‫ه‬W;ygB tR ‫#س‬s% K"‫ ا‬K% W;zT K"‫!ا ) رواه ا‬b" ( ‫*ت‬s2?bI‫@@*رة ا‬E KC 45 “ Siapa yang tidak dicegah oleh sholatnya dari kekejian dan kemunkaran, sholatnya itu berarti hanya menambah kejauhannya dari Allah”(diriwayatkan oleh Ibnu Katsir dari Ibnu Abbas) dan beliau tidak menyalahkan ucapan Khalid Ibn Walid berikut ini; ‫ )رواه‬as<J UِR {ْ;I #َC aY#yِ<@" ُ‫ُ*ل‬DَL |\QُC KC 9T‫ِ! و‬I#َ+ َ‫َ#ل‬DَR ِ َِْ َ َ ِِ َ ِ َ ْ ِ ْ ََ ٌ (‫ ا7•#زى‬tR ‫[#رى‬sI‫ا‬ “ Khalid berkata, “ betapa banyak orang yang sholat mengucapkan dengan lidahnya apa yang tidak di dalam hatinya’. (diriwayatkan oleh Bukhary dalam kitab maghaziy) Setelah sholat, urutan ketiga adalah zakat. Alangkah harapnya seorang yang berzakat dengan janji Allah swt terhadapnya dalam firmanNya berikut ini; 9ُA@DَgْYَ‫َ# أ‬C‫ و‬aI ‫!ر‬DَL‫َ#ده و‬s@ِ% KC ‫#ء‬XَL Kَ ِ7 َ‫زْق‬WI‫‚ ا‬yْs@َL U•"‫ُ\ْ إِن ر‬J ْ ْ َ َُ ُِْ َ ِِ ْ ِ ُ َ ْ • ُ ُ َ , (39 : 24 ‫#ء‬sE) mJ‫,از‬WI‫ ا‬Wْ;+ *n‫ و‬aُgِ<@ْ[ُL *:َR ‫ْء‬Uk KC َ ِِ ُ َ َُ َ ُ َُ ٍ َ ْ ِ
152

“ Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hambaNya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya”. (QS. Saba` 24:39) َ„ْs@E ْPَ A@َs@ْYَ‫,1 أ‬s@ َf \َz@ َ]َT ِ,G‫ِ;\ ا‬sE UِR 9:I‫*َا‬Cَ‫ُ*ن أ‬Dgْ?@ُL KLِMI‫ َ\ُ ا‬z@C َ ٍ ِ ِ َ ْ َُ ْ َ ِ َ , َ ُ,G‫#ء وَا‬XَL Kَ ِ7 ُ…ِ%#†ُL ُ,G‫,1 وَا‬s@ َf 1َ4#ِC 1<َُ s@ْ?@E •\ُT UِR َ\ِ"#َ ?@E ُ َ ْ َ ٍ ُ ٍ ُ َ (261 : 2 ‫ة‬WDsI‫ِ „ٌ %@<ِ;9 )ا‬E‫وَا‬ ٌ َ “ Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (QS. al-Baqarah 2:261) Tapi begitu cemasnya seorang yang telah berzakat (muzakkiy) apabila zakatnya tak berarti di sisi Allah karena diiringi dengan hal-hal yang telah diperingatkanNya dalam al-Qur`an, sebagai berikut;

     153

ُ‡ِgْ?@ُL ‫ِي‬MI#َT ‫ وَا`َذَى‬Kَ ْ7#ِ" 92B#َJ!x ‫<ُ*ا‬cْs@ُB - ‫@? ُ*ا‬C‫ ءَا‬KLِMI‫:َ# ا‬HLَ‫َ#أ‬L , ْ • ْ ُ ِ َ َ ِ َ َ َ , ٍ‫ْ*َان‬gx \َz@ َ]َT a<َُ z@ َ]َR W ِ+o‫;َ*م ِ ا‬I‫,ِ وَا‬G#ِ" KC^ُL -َ‫@? ,#س و‬I‫ ر4 َ#ء ا‬aI#َC َ ِ ُ ِ ْ ْ ْ ُ ِْ َ ِ َ ِ َُ # ,]ِC ‫ْء‬Uk tَ<% ‫!رُون‬DَL - ‫<!ًا‬x aTWَA@َR ٌ\ِ"‫ وَا‬aَ"#xَ Š@َR ٌ‫َاب‬WُB aْ;<% ٍ َ َ َ ِْ َ ْ َ َُ َ ُ َ ِ ََ KLِWR#َ2I‫*م ا‬DI‫َ:!ِي ا‬L - ُ,G‫ُ*ا وَا‬s@yَT َ ِ ْ ََْْ ْ َ َ (264 : 2 ‫ة‬WDsI‫)ا‬ “ Hai orang-orang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan sipenerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir”. (QS. al-Baqarah 2:264) Puasa sebagai rukun keempat dijanjikan oleh Allah untuk membentuk diri pelakunya menjadi hamba Allah yang bertaqwa sebagaimana firmanNya berikut ini;

154

KC KLِMI‫ ا‬tَ<% َ‹ِAT # َ]َT ‫;َ#م‬QI‫ِ‹َ %<;ْ29 ا‬AT ‫@? ُ*ا‬C‫ ءَا‬KLِMI‫:َ# ا‬HLَ‫َ#أ‬L ْ ِ َ , َ ُ ُ • ُ ُ ََ ُ َ َ , (183 ‫ة‬WDsI‫ُ*ن )ا‬D,A@َB 92<bI 92ِ<@ْs@J َ ْ ُ,ََ ْ ُ َ “ Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (QS. al-Baqarah 2:183) namun Rasulullah saw mengatakan; َ‫ة‬WْLWn Uِ"َ‫ أ‬K% !; ِbE K% 1C#Eُ ‫ أ‬K% W َ] ْfَ `‫ِ! ا‬I#َ+ *ُ"َ‫َ@? َ# أ‬F! َf َ َ ُ ْ َ ٍ َ ْ َ ََ َ ْ َ ُ ْ ٍ , aI {ْ;I ٍ 9@4#x KC 9T 9<Eَ‫ و‬aْ;<% ,G‫ ا‬t,<x ِ,G‫*لُ ا‬Eَ‫َ#لَ ر‬J َ‫َ#ل‬J َُ َ َ ِ َ ْ ِ ْ َ َ , َ ِ ََ َ ُ W:yI‫ إِ- ا‬aC#َ;J KC aI {ْ;I ٍ 9@4#َJ KC 9T‫ُ *ع و‬VْI‫ إِ- ا‬aC#َ;x KC ُ َ , , ِِ ِ ْ ِ َُ َ َ ِ ْ ِ ْ ََ ُ , ِِ ِ ْ ِ (tC‫!ار‬I‫ وا‬a'#C K"‫]! وا‬f‫)رواه أ‬ “Rasulullah saw bersabda. “betapa banyak orang puasa yang tidak mendapatkan melainkan haus dan lapar dan betapa banyak orang yang mendirikan malam dengan ibadah yang tidak mendapatkan melainkan bergadang malam”. (diriwayatkan oleh Ahmad Ibnu Majah dan al-Darimiy) Ibadah haji adalah rukun kelima yang menjadi dambaan seumur hidup seorang muslim. Harapan semakin hari semakin menggunung karena keyakinan akan apa

     155

yang dijanjikan oleh Rasulullah saw berikut ini; َ‫َ#ل‬J َ‫ة‬WْLWn Uِ"َ‫ أ‬K% ٍ•ِI#x Uِ"َ‫ أ‬K% ŽU َ]E Uِ?َF! َf ‫ْ;َ#ن‬gE #َ ?@َF! َf َ َ ُ ْ َ َ ْ َ ُ , ُ ُ , ‫ 'َ >َاء‬aI {ْ;I ‫ُور‬Wْs@َ ْ7‫ ا‬H• َZْI‫<9 ا‬Eَ‫ و‬aْ;<% ,G‫ ا‬t,<x ِ,G‫*لُ ا‬Eَ‫َ#لَ ر‬J ٌ َُ َ َ ُ َ , َ ِ ََ َ ُ ‫َ# "َ;ْ@?َ:ُ]َ # )رواه‬C W,g2ُL ‫ة‬W ْ]ُbI‫ ا‬tَIِ‫ةُ إ‬W ْ]ُbI‫َ#نِ أَو ا‬BW ْ]ُbI‫َ @?,1 وَا‬VْI‫إِ- ا‬ ُ َ َِ ْ َ ْ ِ َ ْ ُ , •L!ZI‫#ت وا‬DF aB‫ روا‬KLWz27‫?! ا‬yC tJ#" tR !]f‫#م أ‬C-‫ا‬ (•ZI‫#ب ا‬AT tR ‫;[#ن‬XI‫;• ورواه ا‬Zx “ Rasulullah saw bersabda, haji mabrur tiada balasannya melainkan syurga dan dua umrah atau umrah keumrah menghapuskan dosa antara keduanya”. (HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, shahih dan diriwayatkan juga oleh Bukhari Muslim dalam kitab haji) !]ZC #?F!f ، UV?yI‫َ‹ ا‬bQُC K" !]ZC K" myZI‫# ا‬YWs+‫أ‬ • ْ ُ ُ ، HUs َfْ‫ ا`َر‬K]fWI‫! ا‬s% K" t;ZL #?F!f ، ‫:;,#ج‬I‫ِ ا‬K" W]% K" ِ ْ ِ ُ َ ُ ِK" ‫ِ ?#ن‬E K% ، !;I*I‫ ا‬K" 9E#DI‫ ا‬K% ، ‫*د‬E`‫ ا‬K" ‫;!ة‬sُ% U?F!f K% ، !n#VC K% ، ٍ‫•ف‬WQُC K" 1Z<“ K% ، ‫•ف‬WQُC K" ‫#رث‬ZI‫ا‬ ٍ َ َ a;<% G‫ ا‬t<x •Us,?@I‫ ا‬tَIِ‫#ر إ‬QْY`‫ ا‬KC ٌ\ ُ'َ‫#ل : 'َ #ء ر‬J W]% K"‫ا‬ ِ ِ َ َ ِ َ ،«{ِ<@ ْ'‫َ#لَ : »ا‬J ،,K:ْ?@% ُ‫ َل‬Š@Eَ ‫َ@<ِ]َ #تٌ أ‬T ‫,ِ؛‬G‫*لَ ا‬Eَ‫َ# ر‬L : َ‫َ#ل‬DَR ،9<E‫و‬ ْ ُ َ ْ ُ ،,K:ْ?@% ُ‫ َل‬Š@Eَ ‫َ@<ِ]َ #تٌ أ‬T ،ِ,G‫*لَ ا‬Eَ‫َ# ر‬L : َ‫َ#ل‬DَR ،…;ِDَF KC ٌ\ ُ'َ‫وَ'َ #ء ر‬ ُ َ ْ ُ ْ ِ َ َ‫#ل‬DR .«‫#رِي‬QْY`‫ ا‬uَDَs@E» :9<E‫ و‬a;<% G‫ ا‬t<x َ‫َ#ل‬DَR H َ َ َ َ\َs@JَŠ@َR ،ِa" ‫َ#"ْ!َأ‬R ،#ًّD َf ِ‹LWَ•<ِI ‫‹ٌ ، و إِن‬LِWh ٌ\ ُ'َ‫ ر‬a,Yِ‫#رِي: إ‬QْY`‫ا‬ ْ ِ ْ , َ ُ H َ َPْ j@ ِk ‫ َلُ ، و إِن‬Š@yَB َPْ ?@ُT # ,]َ% uُ A@ْs@ َ'َ ‫َ أ‬Pْ j@ ِk ‫َ#لَ : »إِن‬DَR ،•UgD,z@I‫ ا‬tَ<% ْ ْ َ ْ َِ َ ُPْ ?@ُT # ,]َ% Uِ?ْs@ِ'َ‫,ِ، "َ\ْ أ‬G‫*لَ ا‬Eَ‫َ# ر‬L : َ‫َ#ل‬DَR .«‫ُك‬Ws+ُ‫ وأ‬Uِ?َA@Iَْ Š@E َ ِْ َ َ
156

،ِ‫5ة‬QI‫ُ *دِ، وَا‬VyI‫ُ*ع ِ، وَا‬TWI‫ِ ا‬Kَ% Uِ?Iَُ Š@yَB َPْ j@ِ'» : َ‫َ#ل‬J .uُIَŠ@Eَ ‫أ‬ َ , H H ْ َ ْ UِR ‫#ن‬T # ,]ِC َ‫ ْت‬Š@َc+َ‫َ# أ‬C •‡ َZْI#" uَ z@َbَ" ‫ِي‬MI‫َ#لَ : - وَا‬DR .«ِ ‫*م‬QI‫وَا‬ َ ْ َ , ْ , 9F ،uْ;َA@َs@ْT‫ ر‬tَ<% uْ;َA@ َf‫َ†„ْ رَا‬R ، َPْbT‫َ˜ذَا ر‬R» : َ‫#ل‬J .ً #@jْ;k U ِygَY , َ ُ َ َ َ َ َ ِ َ ‫َهُ، وإذَا‬M+ْŠ@C *†ُ% H\T َM+ْŠ@َL t, A@ َf •2C‫9 ا‬F ،u ِbِ"#xَ ‫ أ‬mَ" ‫ج‬WَR َ َ ٍ ْ ُ ْ ُ ْ , َ َ َ ْ ْ • ،«ُ‫ه‬W ِ+‫@?,:َ#ر وَآ‬I‫\• أَو,لَ ا‬xَ‫ا ً، و‬WْDَY WDْ?@َB -َ‫، و‬uَ A@َ:ْs@ َ' K2 َ]َR َ‫َ !ْت‬VE َ ِ َ ُْ َ َ ْ • َ ،U•<QُC ً ‫َ إذا‬PْYَŠ@َR» : َ‫#ل‬J ‫ُ "َ;ْ@?َ:ُ]َ #؟‬Pْ;<x ‫َ˜ن‬R ،ِ,G‫, ا‬UsَY #َL : َ‫َ#ل‬DَR َ , َ ْ ِ ِ .«َ‫ة‬WXَ% { ْ]َ+‫ةَ، و‬WXَ% „َ"‫ةَ، وأَر‬WXَ% ‫َ5ث‬F W:k •\T KC 9xَ‫و‬ َ ْ َ َ َ ْ ْ َ َ ْ َ َ ٍ ْ َ ْ ِ ْ ُ uBْWَs@+َ‫َ أ‬Pْ j@ ِk ‫َ#لَ : »إن‬DR ،‫#رِي‬QY`‫ ا‬tَ<% َ\َs@J‫9 أ‬F ،HUgD,z@I‫َ#م ا‬DَR َ ْ ْ • َ ْ , َِ َ ,UsَY #َL - : َ‫َ#ل‬DR ،«‫ُك‬Ws+ُŠ@َR Uِ?َA@Iَْ Š@E َPْ j@ ِk ‫ َلُ ، و إِن‬Š@yَB َPْ j@ِ' # ,]َ% َ َ ِْ َ ْ ْ ‫َ #ج‬ZI‫ ا‬K% Uِ?Iَُ Š@yَB َPْ j@ِ'» : َ‫َ#ل‬J .uُIَŠ@Eَ ‫ُ أ‬Pْ j@ِ' # ,]َ% UِYWs+َ‫,ِ، أ‬G‫ا‬ • ْ َ ْ َ ْ ِْْ m ِf aI #َC‫#تٍ ، و‬RَWb" ‫ُ*م‬DَL m ِf aI #َC‫ِ، و‬aAْ;َ" KC ‫ج‬W[َL m ِf aI #َC َ َُ َ َِ ُ َ َُ َ ِ ْ ِ ُ ُ ْ َ َُ W ِ+‫ آ‬U†ْDَL m ِf aI #َC‫ُ، و‬aEْ ‫ْ @<ِ‡ُ رأ‬ZَL m ِf aI #َC‫ ِ]َ #رَ، و‬V@I‫ ا‬UCْWَL َ ِ َ َُ َ َ َ َ َُ َ ْ #َC •‡ َZْI#" uَ z@َbَ" ‫ِي‬MI‫,ِ، وَا‬G‫• ا‬UsَY #َL : َ‫َ#ل‬DR ،« ِPْ;َs@I#" ٍ‫“َ*َاف‬ َ , ْ KC ‫ج‬W[َL m ِf aI ‫َ˜ن‬R» : َ‫َ#ل‬J .ً #@jْ;k U ِygَY UR ‫َ#ن‬T # ,]ِC َ‫ ْت‬Š@َc+َ‫أ‬ ْ ِ ُ ُ ْ َ َُ , ِ َ َ ْ ْP,cf ‫@?َ1ٌ، أو‬y َf #َ:" aI َ‹ِAT -ِ‫ْ*ةً إ‬c+ *ُc[َB - aَA@< ِf‫ أن رَا‬aAْ;َ" ْ َ ِ َُ ُ , َ ُ ْ َ ُ َ , ِِ tَIِ‫َ@?ْ>ِلُ إ‬L ,\'‫,َ %>, و‬G‫َ˜ن ا‬R 1َRWb" َ…َJ‫َ˜ذَا و‬R ،ٌ1َj@;c+ #َ:" aْ?@% , َ َ َِ َ ِ ِ َ ِ ُ َ ‫:!ُوا‬k‫ا ً، ا‬Wْs@h ً #@zbk ‫َ#دِي‬s@ِ% tَIِ‫ُوا إ‬Wُ›ْY‫ُ*لُ : ا‬Dَ;َR ،#َ;ْY!I‫]#ء ا‬yI‫ا‬ َ ْ ُ ْ ُ H ِ , \C َ‫]َ #ء ور‬yI‫ ا‬WْcJ ‫#ن %!د‬T ‫ُ*"َ:9ْ، و إِن‬Yُ‫:9 ذ‬I ُ‫ْت‬Wَgh !J U•Y‫أ‬ ِ ْ َ ِ , ِ َ َ َ َ َ ْ ُ ْ َُ َ ْ َ ‫َ*م‬L ُ‫,#ه‬R*ُL t, A@ َf aI #َC ! َfَ ‫َ!رِي أ‬L - ‫ ِ]َ #ر‬V@I‫ ا‬tَC‫ِ•ٍ، و إِذَا ر‬I#َ% َْ َ َُ ٌ ْ َ َ َ ‫ُ*ر‬Y a ِEْ ‫ رأ‬KC ْPَcDE ‫ة‬Wbk •\ُ2" a<َR aE‫َ <َ‡َ رَأ‬f ‫1ِ، و إِذَا‬C#َ;DI‫ا‬ ٌ ِ َ ْ ِ َ َ ٍَ ْ َ ِ َُ ُ َ َ ِ ‫;َ*م‬T a"*ُYُ‫ ذ‬KC ‫ج‬W+ ِPْ;َs@I#" aR‫ “َ*َا‬W ِ+‫ آ‬t†َJ ‫1ِ، و إِذَا‬C#َ;DI‫َ*م ا‬L َْ َ ِِ ْ ِ َ َ َ ْ ِِ َ َ َ ِْ َْ (1507 9J‫ ر‬aZ;Zx tR ‫#ن‬sf K"‫ُ«. )رواه ا‬aCُ‫ أ‬aْB!I‫و‬ H ُ َ ََ

     157

“Ibnu Umar berkata, ‘seorang laki-laki dari golongan Anshar datang kepada Nabi saw, ia berkata,’ya Rasulullah beberapa kalimat yang ingin saya tanyakan ? Rasulullah berkata, ‘duduklah!. Kemudian datang seorang laki-laki dari Tsaqif berkata, ‘ya Rasulullah beberapa kalimat yang ingin saya tanyakan? Rasul berkata, ‘engkau telah didahului oleh orang anshar ini. Maka berkata orang anshar, ‘sesungguhnya ia dari jauh, untuknya ada hak, maka dahulukanlah ia! Maka Rasulullah menghadap kepada laki-laki dari Bani Tsaqif tersebut terus berkata, ‘jika engkau suka saya akan jawab apa yang hendak engkau tanyakan atau engkau kemukakan dulu pertannyaanmu kemudian baru saya beri tahu jawabanya. Maka ia menjawab, ‘ya Rasulullah saya ingin engkau jawab apa yang hendak saya tanyakan. Rasulullah berkata, ‘engkau datang hendak menanyakan tentang ruku’, sujud, sholat dan puasa’. Orang tersebut menjawab,’sungguh demi Yang Mengutus engkau dengan kebenaran (Allah), tak meleset sedikitpun dari apa yang tersimpan dalam sanubari saya’. Maka Rasulullah
158

berkata, ‘apabila engkau ruku’ letakkanlah dua telapak tanganmu di lututmu, renggangkan jari-jarimu kemudian tenanglah sampai anggota badanmu menmpati tepat posisinya’. Dan pabila engkau sujud letakkanlah keningmu dan janganlah tergesa-gesa. Dan sholatlah pagi dan sore ! Orang tersebut berkata, ‘ya Rasulullah jika saya sholat antara waktu itu? Rasulullah menjawab, “ jika demikian berarti engkau betul-betul orang yang sholat. Dan puasalah setiap bulan pada tanggal tiga belas, empat belas dan lima belas. Setelah itu laki-laki dari Tsaqif tadi berdiri(pergi). Kemudian Rasulullah menghadap laki-laki anshar sambil berkata, jika engkau mau saya jawab pertanyaan yang membuat engkau datang, atau engkau ingian bertanya dahulu baru saya jawab? Laki-laki anshar itu menjawab, ‘tidak ya Nabi Allah, ceritakanlah kepada ku pertanyaan yang hendak saya kemukakan. Rasulullah bersabda, ‘ engkau datang hendak menanyakan tentang orang yang berangkat pergi haji, apa yang didapatkannya bila ia keluar dari rumahnya, pa yang didapatkannya ketika ia berdiam
     159

(wuquf) di Arafah, apa yang didapatkannya ketika ia melempar jamarat, apa yang didapatkannya ketika ia mencukur rambutnya dan apa yang didapatkannya ketika ia telah selesai menunaikan thawaf terakhirnya (wada’) di Baitullah ? Laki-laki anshar itu menjawab, ‘ya Nabi Allah, demi Yang Mengutus engkau dengan kebenaran (Allah) tak sedikitpun berbeda dengan apa yang tersimpan dalam hati saya. Rasulullah bersabda, “untuk orang yang berangkat haji ketika keluar dari rumahnya, setiap langkah yang dilangkahkan kendaraannya mendatangkan satu kebaikan baginya atau menhapus satu kesalahan darinya. Ketika ia wuquf di ‘Arafah, maka sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla turun ke langit dunia berkat, ‘lihat hamba-hambaKu kusut dan berdebu, persaksikanlah, sesungguhnya telah Aku ampuni dosa mereka walaupun sebanyak tetasan hujan dari langit dan pasir di pantai. Apabila ia melempar jamarat tak seorang tahu apa yang didapatkannya kecuali setelah diberikan dengan sempurna kelak di hari kiamat. Apabila ia mencukur rambut (tahallul), ia akan mendapatkan dengan setiap helai rambutnya yang gugur dari
160

kepalanya cahaya kelak di hari kiamat. Dan apabila ia telah selesai menunaikan thawaf terakhirnya (wada’) di Baitullah keluarlah ia dari dosanya sebagaimana ia baru dilahirkan oleh ibunya. (HR. Ibnu Hibban dalam kitab Shahihnya no. 1507) Hanya saja apabila terbayang oleh siapa yang berangkat menuaikan ibadah haji apa yang disampaikan oleh Rasulullah berikut ini, kecemasan tak kuasa ia tolak dari sanubarinya. Apa yang tersebut dalam peringatan Rasul, sebagai penyebab hajinya tertolak, seolah-olah telah pernah melumuri dirinya. t<x ِ,G‫*لُ ا‬Eَ‫َ#لَ ر‬J : َ‫َ#ل‬J aْ?@% ُ,G‫َ ا‬Uœَ‫ةَ ر‬WْLWn Uِ"َ‫ أ‬K% ‫روِي‬ ُ ُ َ ِ َ َ ُ ْ َ َ َ„œَ‫َ1ٍ، وو‬s@•;َ“ 1Dَgَ?@" #'# َf ‫َ #ج‬ZْI‫ج ا‬W+ ‫<9: »إذَا‬E‫ و‬a;<% G‫ا‬ َ َ ٍ َ ِ ًّ H َ َ َ ‫]َ #ء‬yI‫ ا‬KC ‫@? َ#د‬C ُ‫َ#دَاه‬Y .uْ;,s@I 9:<I‫ ا‬uْ;,s@I :‫َ@? َ#دَى‬R ‫ز‬W•I‫ ا‬UِR a< ْ'ِ‫ر‬ ِ , َ ِ ٍ ُ َ َ , ُ, َ َ َِْ ْ َُ Wْ;h ‫ُور‬Wْs@C u HV َfَ‫َ 5َلٌ ، و‬f uُ A@< ِf‫َ 5َلٌ ، ورَا‬f ‫، زَادُك‬uْL!bEَ‫ و‬uْ;,s@I ُ َ ٌ َ َ َ َ َ َ َ َ ْ َ َ َ ،ِ‫ز‬W•I‫ ا‬UِR a< ْ'ِ‫„َ ر‬œَ*َR 1َz@;s[I‫1 ا‬Dَg,?@I#ِ" ‫ج‬W+ ‫ْزُورٍ، و إذَا‬Š@C َْ ْ َُ َ ِ َِ ْ َِ َ َ َ َ َ ‫ زَادُك‬uْL!bE َ-‫ و‬uْ;,s@I َ- ‫]َ #ء‬yI‫ ا‬KC ‫@? َ#د‬C ُ‫َ#دَاه‬Y ،uْ;,s@I :‫َ@? َ#دَى‬R َ َ َ ْ َ َ َ َ ِ , َ ِ ٍ ُ َ َ ‫#م‬C-‫ُور )رواه ا‬Wْs@C Wْ;h ‫ْزُور‬Š@C u HV َfَ‫َامٌ، و‬W َf uُ A@DَgَY‫َامٌ، و‬W َf ٍ َ ُ َ ٌ َ َ َ َ َ ،‚E‫ ا`و‬UR UY‫ا‬WscI‫#ل رواه ا‬J‫;‹ و‬nWAI‫;‹ وا‬hWAI‫ ا‬tR ‫رى‬M?7‫ا‬ ،‫#ب‬c[I‫ ا‬K" W]% tI*C 9<E‫• أ‬L!f KC UY#:sx`‫ورواه ا‬ (ً ‫ا‬WQA[C ً5EWC

     161

“ Rasulullah saw bersabda, ‘apabila seorang yang hendak menunaikan ibadah haji keluar dengan nafaqah yang baik(halal) dan ia telah letakkan kakiknya di pelana tunggangannya, maka ia berseru, labbaikallahumma labbaik (ya Allah aku penuhi panggilanmu). Seseorang akan berseru dari langit, aku perkenankan seruanmu dan aku kabulkan permitaanmu. Bekalmu halal, kendaranmu halal, haji engkau mabrur tiada dosa. Dan apabila ia keluar dengan nafaqah yang kotor(haram), ia letakkan kakinya di pelana tunggangannya maka ia berseru labbaik, maka seseorang berseru di langit, tidak diperkenankan seruanmu dan tidak dikabulkan permintaanmu. Bekalmu haram, nafaqahmu haram, hajimu mendatangkan dosa tiadak mabrur ”. (Diriwayatkan oleh Imam al-Mundziriy dalam al-Targhib wa alTarhib, ia berkata diriwayatkan oleh alThabraniy dalam al-Awshath dan diriwayatkan oleh al-Ashbahaniy dari hadits Aslam Maula Umar Ibn Khattab secara ringkas dengan sanad yang mursal) Apabila hadits di atas terdapat kelemahan pada sanadnya, namun hadits berikut ini
162

adalah peringatan yang shahih dari Rasulullah saw; #َ ?@َF! َf 1C#Eُ ‫َ@? َ# أَ"ُ* أ‬F! َf ‫َ5ء‬bI‫ ا‬Kْ" ! ,] َZُC ٍ‹ْLWT *ُ"َ‫ أ‬Uِ?َF! َf , ََ َ , ِ َ ْ ُ ُ َ ُ , Uِ"َ‫ أ‬K% ٍ ‫َ #زم‬f Uِ"َ‫ أ‬K% ٍPِ"#َF Kْ" ‫ %!ِي‬Uِ?َF! َf ‫زُوق‬WC Kْ" ُ\ْ;†ُR ْ َ ِ ْ َ ُ H َ , ٍ ْ َ ُ َ ‫@? ,#س إِن‬I‫:َ# ا‬HLَ‫<9 أ‬Eَ‫ و‬aْ;<% ,G‫ ا‬t,<x ِ,G‫*لُ ا‬Eَ‫َ#لَ ر‬J َ‫َ#ل‬J َ‫ة‬WْLWn , ُ َ , َ ِ ََ َ ُ َ َ ُ a" WCَ‫ "ِ]َ # أ‬m?C^ُ ْ7‫ ا‬WCَ‫,َ أ‬G‫ً# و إِن ا‬s@•;َ“ -ِ‫َ\ُ إ‬s@DَL - ٌ‹•;َ“ َ,G‫ا‬ ِِ َ َ َ ِِْ َ َ , َ , ْ َ # ًZِI#x ‫َ#تِ وَا%ْ]َ <ُ*ا‬s@•;,cI‫ ا‬KC ‫<ُ*ا‬T ُ\EHWI‫:َ# ا‬HLَ‫َ# أ‬L ) َ‫َ#ل‬DَR mِ<@EْWُ ْ7‫ا‬ َ َ ِ ُ ُ َ َ KC ‫<ُ*ا‬T ‫@? ُ*ا‬C‫ آ‬KLِMI‫:َ# ا‬HLَ‫َ# أ‬L ) َ‫َ#ل‬J‫ْ]َ <ُ*ن %@<ِ;9 ( و‬bَB # َ]ِ" U•Yِ‫إ‬ ْ ِ ُ َ َ , َ ٌ َ َ Wَs@hَ‫• أ‬bkَ ‫ أ‬WَgyI‫ِ;\ُ ا‬cُL َ\ ُ',WI‫ ا‬WTَ‫ُ9 ذ‬F ( 9T#َ ?@Jَ‫َ# رز‬C ِ‫َ#ت‬s@•;َ“ َ ْ َ َ ْ َ , َ َ , ْ ُ ْ َ ‫َام‬W َf aُ"WXَC‫َام و‬W َf a ُ]َbْcC‫َ# رَب• و‬L •‫َ# رَب‬L ‫]َ #ء‬yI‫ ا‬tَIِ‫ إ‬aْL!َL ! ُ]َL ٌ ُ َ ْ َ ٌ ُ َ َ ِ , ِ َ H 9<yC ‫ )رواه‬uِIَMِI ُ‫َ #ب‬Vَ A@yُL t,YَŠ@َR ِ ‫َام‬W َZْI#ِ" ‫ِي‬Mh‫َام و‬W َf ayَs@<C‫و‬ َ ْ َ ُ َ ٌ ُ ُ َْ َ (‫آن‬WDI‫ ا‬W;ygB ‫#ب‬AT ‫ى‬MCWAI‫#ة وا‬T>I‫#ب ا‬AT “ Rasulullah saw bersabda,’wahai manusia sesungguhnya Allah adalah maha baik, tidak menerima melainkan yang baik pula. Dan sesungguhnya Allah menyuruh orangorang yang beriman sebagaimana diperintahkan kepada para rasul. Ia berfirman. ‘wahai para rasul makanlah yang baik-baik(halal) dan beramal shalehlah, sesungguhnya Aku maha mengetahui apa yang kamu lakukan (QS. al-Mukminun ayat 51) dan Ia berfirman.’wahai orang-orang yang beriman makanlah yang baik-baik (halal) yang telah kami anugerahkan
     163

kepadamu’ (QS.al-Baqarah 172). Kemuadia tersebutlah seorang yang telah menempuh perjalanan jauh(berumur lanjut), kusut dan berdebu. Ia menadahkan tangan ke langit bermohon ya rab(wahai tuhan), ya rab(wahai tuhan) ! Sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan pernah diberi makan dengan yang haram, maka bagaimana akan dikabulkan permohonannya. (HR. Muslim dalam kitab zakat dari Abu Hurairah dan juga diriwayatkan oleh Imam al-Turmudziy dalam kitab Tafsir al-Qur`an) atau barang kali kecemasan lain juga datang menghampiri, yaitu apa yang telah disampaikan oleh Umar Ibn Khattab sepertinya benar-benar telah terjadi dikalangan kaum muslimin ! ِ,G‫ ا‬tَIِ‫•بٍ إ‬WDَA@C KC 9T aْ ?@َ% ,G‫ ا‬Uœَ‫,#بِ ر‬c[I‫ ا‬Kْ" W َ]ُ% َ‫َ#ل‬J !J‫و‬ َ ُ ْ ِ ْ َ ِ َ ْ ُ ُ ْ ََ K َ]َRَ‫ " أ‬tَI#َbَB ُ,G‫َ#لَ ا‬J aْ;<% aُs@†ْ•ُL # َ]ِ" aْ;Iَِ ‫•‹ٍ إ‬s@ َZَ A@C‫َ#%!هُ و‬s@ُL # َ]ِ" ْ ِ ََ ُ ِ ِ ُ َ ُ ِ ‫#م‬C`‫1 8 )رواه ا‬L`‫ ا‬W“#R "#ً ?@y َf ُ‫َآه‬WَR aِ<@ َ]َ% ‫*ء‬E aI K•Lُ‫ز‬ َ ِ ُ ُ َُ َ (tC‫!ار‬I‫ا‬ “Umar Ibn Khattab pernah berkata, betapa banyak orang mendekatkan diri kepada Allah dengan sesuatu yang akan menjauhkannya dari Allah dan betapa
164

banyak orang yang mencari kecintaan Allah dengan sesuatu yang menimbulkan kebencian Allah kepadanya, Allah berfiman, “maka apakah orang yang dihiasi oleh syaithan amalan jahatnya sehingga ia memandang amalan itu bagus..” QS Fathir ayat 8. (Diriwayatkan oleh al-Darimiy) Berarti dari isyarat ayat-ayat dan haditshadits di atas, di antara yang beribadah ada yang berhasil dan ada yang gagal dalam usaha meraih puncak ibadah dan janji Allah swt serta Rasulnya. Dengan isyarat-isyarat tersebut terbersitlah dua perasaan dalan hati seorang ‘abid (pelaku ibadah) yaitu harap (‫ )ر'#ء‬dan cemas (‫ .)+*ف‬Harap akan mendapatkan apa yang dicita-citakan dan cemas akan kehampaan ujung amalan. Dua perasaan ini adalah hiasan qalbunya yang tidak boleh salah satupun berpisah darinya. Dua perasaan itu adalah obat yang menyembuhkan penyakit yang akan menghampirinya. Khauf adalah obat dari penyakit ‘ujub (kagum) terhadap amalan yang telah ia lakukan, sedangkan raja` adalah obat penyakit qunuth (putus asa)

     165

terhadap rahmat Allah. Maka karena itu wahai ‘abid, jangan pisahkan sedetikpun dua perasaan itu dari qalbumu !!! 5;sE ‫!ى‬n‫* أ‬n #C tI‫# ا‬b;]' #?DR*L G‫وا‬

166

31

PELAYANANMU YANG BAIK....MENYAMAI SELURUH AMALANKU.....
oleh Andri Zulfikar pada 21 Juli 2010 jam 15:11 dari milis seorang sahabat di internet Asma` Binti Yazid bertanya kepada Rasulullah saw sebagaimana berikut ini: PB‫:# أ‬Y‫:\ ، أ‬k`‫! ا‬s% U?" KC 1L‫#ر‬QY`‫! ا‬L>L P?" ‫]#ء‬E‫ أ‬K% U"Š" : PI#DR ، a"#Zx‫ أ‬m" *n‫<9 و‬E‫ و‬a;<% G‫ ا‬t<x Us?I‫ا‬ ‫!اء‬gI‫ ا‬uI UygY - 9<%‫ ، وا‬u;I‫#ء إ‬y?I‫!ة ا‬R‫ وا‬UY‫ ، إ‬UC‫ وأ‬PY‫أ‬ Pb]E ‫ب‬Wh -‫ق و‬Wk UR 1?4#T ‫أة‬WC‫ ا‬KC #C aY‫# إ‬C‫ أ‬G‫ ، إن ا‬UL‫\ رأ‬zC t<% Un‫]„ إ- و‬yB 9I ‫ا أو‬Mn U'W[]" ‫ي‬MI‫ ا‬un-˜"‫ و‬u" #?C•R ‫#ء‬y?I‫'#ل وا‬WI‫ ا‬tI‫‡ إ‬ZI#" uzb" !%‫*ا‬J ، ‫@@*رات‬QDC ‫@@*رات‬QZC ‫#ء‬y?I‫ ا‬WXbC #Y‫ ، وإ‬u<E‫أر‬ Wk#bC 92Y‫9 ، وإ‬T‫5ت أو-د‬C#f‫29 ، و‬B‫:*ا‬k t†DC‫29 ، و‬B*;" (1) ‫]#%#ت ، و%;#دة‬VI‫1 وا‬b]VI#" #?;<% 9A<†R ‫'#ل‬WI‫ا‬ uI‫ ذ‬KC \†R‫• ، وأ‬ZI‫! ا‬b" •ZI‫?#4> ، وا‬VI‫:*د ا‬k‫ ، و‬tœW7‫ا‬
     167

‫#'# أو‬f ‫ج‬W+ ‫?29 إذا‬C \'WI‫ ، وإن ا‬G‫;\ ا‬sE UR ‫:#د‬VI‫ا‬ #?;"‫*ا"# ، ور‬F‫29 أ‬I #?I>h‫29 ، و‬I‫*ا‬C‫29 أ‬I #?›gf #c"‫ا‬WC‫ا و‬W]AbC : ‫#ل‬J ‫ ؟‬G‫*ل ا‬E‫# ر‬L W'`‫ ا‬UR 92T‫#ر‬XY #]R ، 9T‫29 أو-د‬I 9F ، a<T a:'*" a"#Zx‫ أ‬tI‫<9 إ‬E‫ و‬a;<% G‫ ا‬t<x Us?I‫ ا‬PgAI#R WC‫ أ‬UR #:AIŠyC KC Kyf‫‚ أ‬J ‫أة‬WC‫1 ا‬I#DC 9Ab]E \n » : ‫#ل‬J ‫أة‬WC‫??# أن ا‬ž #C ، G‫*ل ا‬E‫# ر‬L : ‫*ا‬I#DR « ‫ه ؟‬Mn KC #:?L‫د‬ ، #:;I‫<9 إ‬E‫ و‬a;<% G‫ ا‬t<x Us?I‫ ا‬PgAI#R ، ‫ا‬Mn \zC tI‫!ي إ‬A:B KC ug<+ KC U]<%‫أة ، وأ‬W7‫:# ا‬AL‫ أ‬URWQY‫:# : » ا‬I ‫#ل‬J 9F ، aB#œWC #:s<“‫>و':# ، و‬I KT‫!ا‬f‫\ إ‬bsB Kyf ‫#ء أن‬y?I‫ا‬ \<:B Un‫أة و‬W7‫ت ا‬W"‫د‬ŠR : ‫#ل‬J « a<T uI‫!ل ذ‬bB aADR‫*ا‬C #:%#sB‫وا‬ ‫#را‬XsAE‫ ا‬Ws2B‫و‬ Dari Asma` Binti Yazid bahwasanya ia pernah mendatangi Rasulullah saw yang pada waktu itu sedang bersama para shahabat beliau. Asma` berkata; Ayah dan Ibuku sebagai tebusanmu ya Rasulallah, sesungguhnya aku adalah utusan para wanita kepadamu. Diriku tebusanmu Ya Rasulallah, sesungguhnya tak seorangpun wanita di timur maupun barat, bila mendengar atau tidak mendengar pertemuan saya
168

denganmu ini melainkan ia akan sependapat denganku. Sesungguhnya Allah mengutusmu kepada golongan pria dan wanita, maka kami para wanita beriman kepadamu dan kepada Allahb yang mengutusmu. Sesungguhnya kami para wanita terbatas dan memiliki kekurangan, Kami berdiam di rumah-rumah kalian, kami juga menjadi penyalur syahwat kalian, mengandung anak-anak kalian, sedangkan kalian para pria diberikan kelebihan dengan ikut jum'at, jamaah, mengunjungi orang sakit, melayat jenazah, menunaikan haji demi haji dan yang lebih afdhal lagi dari semua itu adalah jihad fi sabilillah. Sesungguhnya bila salah seorang dari kalian keluar untuk berhaji atau berumrah atau berjihad, maka kami yang menjaga hartanya, menenun kainnya, mendidik anak-anaknya.

     169

Ya Rasulullah, apakah kami juga bisa bersama mendapatkan pahala bersama para pria ? Maka Nabi saw berpaling kepada para shahabat sambil berkata, Apakah pernah kalian mendengarkan ucapan wanita yang lebih baik dari pertanyaan wanita ini tentang agamanya? Para shahabat menjawab, Ya Rasulullah, kami tidak mengira ada wanita yang sampai kepada hal demikian. Maka Rasulullah saw berpaling menatap Asma' sambil berkata, wahai wanita kembalilah dan beritahukan kepada para wanita yang lain bahwa pelayanan yang baik seorang wanita terhadap suaminya sehingga mendapatkan ridhanya dan bagaimana wanita itu berusaha mengikuti
170

yang sesuai dengan suaminya, akan menyamai seluruh amalan para pria tadi. Maka akhirnya Asma` pergi sambil bertahlil dan bertakbir karena gembira. (HR. Baihaqy dalam kitab Syu'ab al-Iman)

     171

32

CUKUPLAH ALLOH YANG MEMBALASNYA
oleh Andri Zulfikar pada 21 Juli 2010 jam 15:41 Oleh : Andri Zulfikar Berbahagialah mereka yang berada di pagi hari dan tidak berharap bertemu dengan sore hari (Muhammad Saw )

Alloh adalah pembalas segala amal perbuatan manusia, siapa yang berbuat baik dengan niat hanya mengharapkan wajahnya, tidak mengharap apapun, maka disitulah Alloh akan membalasnya dengan balasan yang berlipat ganda, namun tatkala dia berbuat bukan karena Alloh pun, maka akan dibalas juga, yakni dipersilahkan meminta kepada orang yang menjadi sasaran tujuan dari niatnya tersebut.

172

Alloh sama sekali tidak membutuhkannya. Mereka yang berbuat zalim, maka sesungguhnya dia menzholimi dirinya sendiri. Dia menjadikan dirinya susah dan dalam posisi yang sangat riskan. Hari ini kita menemukan begitu banyaknya orang yang beramal bukan mengharapkan wajah Alloh, mereka mencari wajah TV, suara Radio, Gambar surat kabar dan komentar manusia terhadap yang dia kerjakan, manusia-manusia semacam ini tetap selalu ada, termasuk di tengahtengah para pengemban amanat dakwah, di level apapun dia. Orang yang Ikhlas melihat balasan Alloh di depan matanya, orang lain tidak melihatnya, tapi mereka melihatnya dengan jelas, atau seperti yang diungkapkan oleh para sahabat, kami mendengar penjelasan Nabi tentang akhirat, seolah-olah kami melihat dengan mata kepala kami sendiri,

     173

demikian juga tatkala Nabi bercerita tentang Syurga. Orang-orang yang Ikhlas melihat kejahatan orang-orang yang berbuat kerusakan dengan tatapan yang iba, ia kasihan sekali dengan mereka yang zhalim itu, sebab mereka hakekatnya hanya menzholimi diri mereka sendiri. Hari pembalasan sudah di depan mata, kitalah sesungguhnya yang menggambar masa depan kita sendiri, apapun potret masa depan kita di akhirat, sesungguhnya itu adalah buah dari kerja kita di dunia ini. 51:6. dan sesungguhnya (hari) pembalasan pasti terjadi. Semoga Alloh melindungi kita dari azab dan siksa-Nya di akhirat nanti. Shalawat dan salam untuk para Nabi dan Rasul-Nya pilihan….

174

33

ALLOH MAHA KUASA MEMBERIKAN KEBAIKAN ATAUPUN KEMUDHARATAN KEPADA SIAPAPUN
oleh Andri Zulfikar pada 21 Juli 2010 jam 16:50 Oleh : Andri Zulfikar Jika tali sendalku putuspun, aku akan bertanya kepada Alloh bagaimana cara memperbaikinya (Ibnu Abbas)

Anda mengalami musibah, anak anda sakit, siapakah yang anda hubungi pertama kali? Saya yakin 99% anda akan menjawab dokter.

     175

Anda mengalami krisis keuangan, tidak punya uang, siapakah yang pertama kali anda hubungi? Saya yakin jawabannya 99% adalah orang tua, teman dan bank. Anda punya masalah dengan skripsi, siapakah tempat anda konsultasi? Jawabannya 99% pasti dosen. Masalah apa saja, semuanya jika anda kembalikan pertama kali kepada manusia terlebih dahulu, itulah sikap yang mendatangkan masalah baru. Masalah dengan Alloh. Akhirnya anda akan bertemu dengan masalah yang tidak ada ujung pangkalnya. Tetapi manakala sejak awal anda senantiasa bertanya kepada Alloh, apa jawaban dari persoalan yang sedang hamba hadapi ini ya Alloh Ya Rahman Ya Rahim. Maka disitulah anda akan mendapatkan jawaban dari permasalahan anda tersebut. Apalagi
176

tatkala anak anda sakit, anda sedang menghadapi persoalan keuangan dan anda bertanya kepada Alloh, apa jawaban dari permasalahan anda, maka disitulah anda akan menemukan jawabannya dari Alloh swt. Karena segala urusan, mesti dikembalikan kepada Alloh.

6:17. Jika Allah menimpakan suatu kemudaratan kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan Dia sendiri. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.

Apa urusannya anda mempunyai masalah apapun di dunia ini dan anda tidak menghubungi-Nya terlebih dahulu? Apa manfaatnya bagi anda, jika anda dihadapkan pada sebuah masalah dan anda menempatkan diri-Nya di posisi terakhir untuk meminta pertolongan, setelah semua
     177

manusia tak satupun yang dapat menolong dan membantu, setelah semua masalah buntu? Bukankah itu pertanda anda bersikap angkuh dan sombong kepada-Nya? Hamba macam apakah anda? Pengusung risalah macam apakah anda? Aktifis macam apakah anda? Yang selalu saja tatkala ingin berbuat dan bertindak dikala menghadapi masalah, anda langsung bertanya kepada manusia, anda bertanya kepada konsultan dan tidak bertanya terlebih dahulu kepada-Nya? Jika saja setiap ada masalah apa saja, baik itu kecil, remeh, sangat remeh dan sangat tidak penting dan sangat tidak urgen untuk ditindaklanjuti atau itu sangat urgen untuk di-follow up, dan anda selalu bertanya terlebih dahulu kepada-Nya, maka disitulah Alloh akan memberikan jalan dan jawaban bagi Anda. Sekiranya saja anda tahu itu.
178

Anda tidak punya hajat sedikitpun kepada manusia dari awal, tapi hajat anda awal kepada Alloh, setelah anda bertanya kepada-Nya, maka Dialah yang akan membimbing hati kita untuk menghubungi si A, si B dan si C. Kekuasaan itu hanya di tangan-Nya, pengendali hati manusia hanya-lah Dia…

     179

BIODATA PENULIS

Nama lengkap : Andri Zulfikar bin H. Anwar Manaf, A. Md. Lahir : Pontianak, 10 Januari 1972. Kedua orang tua beliau adalah H. Anwar Manaf bin Abdul Manaf-Hj. Habibah binti Ismail (almarhumah). Ayah yang dikarunia 4 orang anak ini (satu orang meninggal), menikah dengan drg. Yeni Maryani, yang juga asli Pontianak. Anakanak beliau adalah Rifqah Sajidah, Muhammad ‘Ibadurrahman dan ‘Athifah Raihanah. Sehari-hari beliau bertugas sebagai Direktur di tiga perusahaan yang

180

diwariskan orang tuanya, PT. Techno Karya Sejahtera, PT. EMKL Dharma Bahari dan CV. Techno Sejahtera Advertising. Pernah menjabat sebagai anggota di DPRD Kota Pontianak mewakili Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, periode 2004-2009. Selain terlibat di partai sebagai Ketua Bidang Kesra DPD PKS Kota Pontianak (2006-2008), dan Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Ridho Ilahi sebagai sekretaris (1999-sekarang) beliau juga sebagai Ketua RT di kediamannya. Pengalamannya menimba ilmu sejak dari surau di belakang rumahnya hingga perguruan tinggi di STIE Perbanas Jakarta Program Diploma III Jurusan Akuntansi dan pelatihan maupun kursus serta mengisi pengajian dari RT sampai ke Hotel berbintang dengan total pendengar lebih
     181

dari 25.000 orang telah membawanya semakin mensyukuri arti hidup ini. “Semua ini karena kasih sayang Allah kepada hamba”, tatkala ditanya tentang perjalanan hidupnya. Motto hidup beliau yang sering diulang-ulang adalah “Hiduplah Mulia Matilah sebagai Syuhada”. Bagi yang ingin mengirimkan kritik dan sarannya atas buku ini silahkan kirimkan ke e-mail saya di : andrizul1972@gmail.com atau ke website : www.museumkeikhlasan.blogspot.com atau selular beliau : 0812- 56 – 178 – 172. !

182

DAFTAR PUSTAKA Abul Laits As-Samarqandy, Tanbihul Ghafilin Aidh Al-Qarny, Jangan Takut Al-Lu’lu’u wal Marjan Al-Qur’an dan Terjemahannya, Departemen Agama Republik Indonesia Al-Qur’an Digital Amru Khalid, Hiduplah dengan nama-nama Alloh Amru Khalid, Kisah para Nabi Hadist Shahih Bukhari Hadist Shahih Muslim Hasan al-Banna, Kumpulan Ceramah Hasan al-Banna, Risalah Pergerakan, Era Intermedia Ibnu Hisyam, Siroh Nabawiyah, Darul Falah

     183

Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah, Madarijus Salikin Imam Ghazali, Ihya Ulumuddin Imam Nawawi, Al-Adzkar Imam Nawawi, Riyadush Sholihin, AlI’thisom KH. Rahmat Abdullah, Warisan Sang Murobbi Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah Sa’id Hawwa, Mencapai Maqam Shiddiqun dan Robbaniyun Sa’id Hawwa. Pendidikan Spiritual. Sa’id Hawwa. Tazkiyatun Nafs Sayyid Quthb, Fii Zhilalil Qur’an Syaikh Muhammad Al-Ghazali, Tafsir Qur’an Tematik Yusuf Qaradhawy, Ibadah dalam Islam

184

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful