PENGERTIAN E-COMMERCE

Electronic Commerce (E-Commerce) didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer. Salah satu jaringan yang digunakan adalah internet. Sementara itu Kalakota dan Whinston mendefinisikan E-Commerce dari beberapa perspektif, yaitu: 1. dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman informasi, produk/jasa, atau pembayaran melalui jaringan telepon, atau jalur komunikasi lainnya; 2. dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi teknologi menuju otomatisasi transaksi bisnis dan work flow; 3. dari perspektif pelayanan, E-Commerce adalah alat yang digunakan untuk mengurangi biaya dalam pemesanan dan pengiriman barang. 4. dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk menjual dan membeli produk serta informasi melalui internet dan jaringan jasa online lainnya.

Selanjutnya Yuan Gao dalam Encyclopedia of Information Science and Technology (2005), menyatakan E-Commerce adalah penggunaan jaringan komputer untuk melakukan komunikasi bisnis dan transksaksi komersial. Kemudian di website E-Commerce Net, ECommerce didefinisikan sebagai kegiatan menjual barang dagangan dan/atau jasa melalui internet. Seluruh komponen yang terlibat dalam bisnis praktis diaplikasikan disini, seperti customer service, produk yang tersedia, cara pembayaran, jaminan atas produk yang dijual, cara promosi dan sebagainya. Seluruh definisi yang dijelaskan di atas pada dasarnya memiliki kesamaan yang mencakup komponen transaksi (pembeli, penjual, barang, jasa dan informasi), subyek dan obyek yang terlibat, serta media yang digunakan (dalam hal ini adalah internet). Perkembangan teknologi informasi terutama internet, merupakan faktor pendorong perkembangan e-commerce. Internet merupakan jaringan global yang menyatukan jaringan komputer di seluruh dunia, sehingga memungkinkan terjalinnya komunikasi dan interaksi antara satu dengan yang lain diseluruh dunia. Dengan menghubungkan jaringan komputer perusahaan dengan internet, perusahaan dapat menjalin hubungan bisnis dengan rekan bisnis atau konsumen secara lebih efisien. Sampai saat ini internet merupakan infrastruktur yang ideal untuk menjalankan e-commerce, sehingga istilah E-Commerce pun menjadi identik dengan menjalankan bisnis di internet. Pertukaran informasi dalam E-Commerce dilakukan dalam format dijital sehingga kebutuhan akan pengiriman data dalam bentuk cetak dapat dihilangkan. Dengan menggunakan

sistem komputer yang saling terhubung melalui jaringan telekomunikasi, transaksi bisnis dapat dilakukan secara otomatis dan dalam waktu yang singkat. Akibatnya informasi yang dibutuhkan untuk keperluan transaksi bisnis tersedia pada saat diperlukan. Dengan melakukan bisnis secara elektronik, perusahaan dapat menekan biaya yang harus dikeluarkan untuk keperluan pengiriman informasi. Proses transaksi yang berlangsung secara cepat juga mengakibatkan meningkatnya produktifitas perusahaan. Dengan menggunakan teknologi informasi, E-Commerce dapat dijadikan sebagai solusi untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan perusahaan dan menghadapi tekanan bisnis. Tingginya tekanan bisnis yang muncul akibat tingginya tingkat persaingan mengharuskan perusahaan untuk dapat memberikan respon. Penggunaan ECommerce dapat meningkatkan efisiensi biaya dan produktifitas perusahaan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam bersaing.

Perspektif dan Perkembangan E-Commerce Meskipun demikian, istilah e-commerce sebenarnya dapat di definisikan berdasar 5 perspektif (Phan, 1998;): (1) on-line purchasing perspective; (2) digital communications perspective; (3) service perspective; (4) business process perspective; dan (5) marketof- one perspective. Dengan demikian, pada hakikatnya dalam lingkup yang luas e-commerce bisa dikatakan ekuivalen atau sama dengan ebusiness . (Turban, et al., 2000). PERSPEKTIF DEFINISI E- COMMERCE FOKUS 1. On-line Purchasing Pespective Sistem yang memungkinkan pembelian dan penjualan produk dan informasi melalui internet dan jasa online lainnya.Transaksi online 2. Digital Communication Perspective Sistem yang memungkinkan pengiriman informasi digital produk, jasa dan pembayaran online Komunikasi secara elektronis

3. Service Perspective

Sistem yang memungkinkan upaya menekan biaya, menyempurnakan kualitas produk dan informasi instant terkini, dan meningkatkan kecepatan penyampaian jasa Efisiensi dan layanan pelanggan

4. Business Process Perspective Sistem yang memungkinkan otomatisasi transaksi bisnis dan aliran kerja Otomatisasi proses bisnis

5. Market-of-one Perspective Sistem yang memungkinkan proses µCustomization¶ produk dan jasa untuk diadapatasikan Process customization pada kebutuhan dan keinginan setiap pelanggan secara efisien Sumber: diolah dari Phan (1998).

MODEL BISNIS INTERNET

y y y y y Amazon. Beberapa diantaranya juga memfasilitasi transaksi. namun nilai utamanya adalah informasi yang disediakan. harga dan ketersediaannya.KATEGORI DESKRIPSI CONTOH Virtual Storefront Menjual produk fisik atau jasa secara online. · Internet Mall · Dealernet · Industrial Information Brokers Menyediakan informasi mengenai produk.com Virtual Vineyard Security First Network Bank Marketplace Concentrator Memusatkan informasi mengenai produk dan jasa dari berbagai produsen pada satu titik sentral. Pengiriman barang dan jasa non-digital menggunakan sarana-sarana tradisional (seperti jasa pos dan kurir). namun aktivitas . · PartNet · Travelocity · Auto-by-Tel Transaction Brokers Pembeli bisa mengamati berbagai tarif dan syarat pembelian. membandingkan dan kadangkala juga melakukan transaksi pembelian. Pembeli dapat mencari.

· Priceline. tergantung pada reaksi konsumen. dimana harga dan ketersediaan selalu berubah. · Build-a-Card · PhotoDisc · SonicNet Content Provider Memperoleh pendapatan lewat penyediaan konten. dan produk digital lainnya lewat internet. · Wall Street Journal Interactive · Quote.· E*Trade · Ameritrade bisnis utamanya adalah memfasilitasi transaksi. multimedia.com Digital Product Delivery Menjual dan mengirim perangkat lunak. atau biaya penempatan iklan dalam daftar terorganisasi padasearchable database. · Bid.com · OnSale Reverse Auction Konsumen mengajukan tawaran kepada berbagai penjual untuk membeli barang atau jasa dengan harga yang dispesifikasi oleh pembeli. penjualan ruang iklan. Electronic Clearinghouses Menyediakan suasana seperti tempat lelang produk. Pendapatan bisa dihasilkan dari biaya berlangganan atau biaya akses.com .

com. integrated messaging. · Consumer-to-Consumer (C2C).elexmedia. Contohnya antara lainwww.barnesandnoble. Contohnya meliputi www. jasa.com. electronic forms.· Tripod Online Service Provider Menyediakan layanan dan dukungan bagi para pemakai perangkat lunak dan perangkat keras.. Biasanya individu mengiklankan produk.htttp://commerce.indonesiancd. extranets. · Business-to-Consumer (B2C).i 2.com Sumber: Laudon & Laudon (2000).classified2000. Lebih lanjut. e-business bisa di klasifikasikan berdasarkan karakteristik transaksi menjadi enam jenis (Turban. electronic funds transfer. dan supply chain management. dimana konsumen menjualproduk secara langsung kepada konsumen lainnya.www.co.bekas. et al.com. Tipe-tipe IOS antara lain berupa EDI. Hingga saat ini tipe B2B adalah yang paling dominan dalam praktek e-business.togamas.id. maupun keahliannya disalah satu situs lelang atau classified ads. pengetahuan.id/dagadu. meliputi transaksi IOS (Inter Organizational System) dan transaksi pasar elektronik (electronic market transactions) antar organisasi.www.2000). · Cyber Media · Tune Up. yaitu transaksi ritel dengan pembeli individual.com dan www. www.co.amazon. shared databases.com.com . dan www. · Business-to-Business (B2B).

www.id). terdiri dari institusi non bisnis seperti lembaga pendidikan.bppt.id. serta individu yang mencari penjual.bapenas. Aktivitas internal bisa bermacam-macam.bps. dan melakukan transaksi.id).id. organisasi nirlaba.go.komnas.bertransaksi dengan penjual tersebut. jasa atau informasi. www. www. organisasi sosial.· Consumer-to-Business (C2B). meliputi individu yang menjual produk atau jasa kepada organisasi. dan www. organisasi keagamaan. meliputi semua aktivitas internal organisasi yang biasanya dilakukan melalui intranet meliputi pertukaran barang.go. dan instansi pemerintah (contohnya. Enhancement · Brand Building . · Non-Business Electronic Commerce.go. Umumnya organisasi non bisnis menggunakan berbagai tipe e-commerce untuk keperluan menekan biaya atau meningkatkan layanan pelanggan dan operasi. mulai dari menjual produk korporat kepada para karyawan hingga aktivitas pelatihan online. MANFAAT POTENSIAL E-BUSINESS IMPROVEMENT-BASED BUSINESS MODELS 1. · Intrabusiness (organizational) electronic commerce.go.

Efficiency · Reduksi biaya · Free trial 3.· Category Building · Kualitas 2. Provider pays · Sponsorship · Aliansi . Effectiveness · Dukungan dealer · Dukungan pemasok · Pengumpulan Informasi · Disney · Intel · NPR · Cisco · Encyclopedia Britannica · General Motors · General Electric · DoubleClick REVENUE-BASED BUSINESS MODELS 1.

· Spot Advertising · Biaya prospek · Komisi penjualan · ACO dan Dilbert · Excite dan Amazon · TechWeb · Edmunds · Amazon Associates 2.DAN MASYARAKAT LUAS Bagi Organisasi · Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar global. MANFAAT E-BUSINESS BAGI ORGANISASI. . memilih pemasok terbaik. dan menjalin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling cocok.KONSUMEN. User Pays · Penjualan produk · Pay per use · Langganan · Bundle sales · Dell Computers · Wet Foot Press · WSJ (Wall Street Journal) · Majalah Science Sumber: Hanson (2000). sehingga perusahaan bias menjangkau lebih banyak pelanggan.

pawprintbooks. · Memungkinkan perusahaan untuk menerapkan mass customization terhadap produk dan jasanya. · Dalam beberapa kasus. dan mengakses informasi berbasis kertas (paperbased information). intime (JIT). karena konsumen bias berbelanja di banyak tempat dan melakukan perbandingan secara cepat. yang prosesnya berawal dari pesanan pelanggan dan menggunakan pemanufakturan just&nbs p. · Memungkinkan konsumen dalam mendapatkan produk dan jasa yang lebih murah.seperti citra yang lebih baik. memproses. terutama produk yang terdigitalisasi.dogtoys. · Memberikan pilihan produk dan pemasok yang lebih banyak kepada pelanggan. Bagi konsumen · Memungkinkan konsumen berbelanja atau melakukan transaksi lainnya setiap saat (24 jam sehari) dan dari hampir semua lokasi.proses yang lebih sederhana. menyimpan. mendistribusikan. · Menekan biaya telekomunikasi. dan www.com. Contohnya: www. · Meningkatkan produktivitas karyawan melalui rekayasa ulang proses bisnis. www.cattoys.· Menekan biaya menyusun.com.mitra bisnis yang baru. · Memungkinkan perusahaan mewujudkan bisnis yang sangat terspesialisasi. · Menekan waktu antara pembayaran dan penerimaan produk/jasa.biaya transportasi yang lebih murah.layanan pelanggan yang lebih bagus. · Manfaat-manfaat lainnya.e-business memungkinkan pengiriman .waktu siklus dan pengiriman yang lebih singkat.akses terhadap informasi yang lebih luas.com · Menekan biaya persediaan dan overhead dengan cara memfasilitasi manajemen rantai nilai bertipe ³pull´. dan fleksibilitas yang lebih tinggi.

et al. (2000). sehingga bias terjangkau oleh orang yang kurang mampu. seperti pelayanan kesehatan. dan distribusi layanan social pemerintah secara lebih murah dan/atau berkualitas. · Memungkinkan pelanggan untuk berpartisipasi dalam lelang virtual. Memfasilitasi penyampaian jasa publik. · Memungkinkan beberapa jenis barang dijual dengan harga murah.produk secara cepat dan real-time.termasuk di dalamnya belajar jarak jauh lewat euniversity. pendidikan.memasarkan.danmenyampaikan produk. · Memungkinkan pelanggan berinteraksi dengan pelanggan lainnya dalam electronic communities dan saling bertukar gagasan serta pengalaman. Lingkup persaingan yang semakin luas juga . · Memfasilitasi kompetisi yang mengarah pada diskon substansial bagi pelanggan. Sumber: dirangkum dari Turban. · Memungkinkan masyarakat di negara berkembang dan kawasan pedalaman menikmati produk dan jasa yang relatif langka di tempat tinggalnya. memproses. sehingga kemacetan dan polusi udara bisa berkurang. PELUANG DAN TANTANGAN E-COMMERCE Perkembangan internet berdampak pada perubahan cara organisasi merancang. Bagi Masyarakat Luas · Memungkinkan lebih banyak orang bekerja di rumah dan lebih jarang bepergian untuk berbelanja. memproduksi.

CDmusik.4%). hiburan. jasa pendukung yang masih terbatas. Proses penyampaian (delivery) produk secara digital via internet diperkirakan diperkirakan bakal semakin marak dalam berbagai sector bisnis. kurangnya trust dan adanya resistensi pemakai (4.menuntut integrasi dan koordinasi antara departemen system informasi. diantaranya : . layanan pelanggan. dan departemendepartemen lainnya dalam organisasi. sekuritas.keamanan dan privasi (17. surat kabar. · Dan lain-lain. perbankan. dan perawatan kesehatan (Andersen & Vincze. e-commerce berdampak pada akselerasi pertumbuhan direct marketing yang secara tradisional berbasis mail order (katalog) dan telemarketing.Faktor-faktor tersebut antara lain: biaya dan justifikasinya (34. masih terbatasnya jumlah penjual dan pembeli. dan faktor-faktor lainnya seperti belum bakunya standar dan regulasi pemerintah.2%). terutama untuk program perangkat lunak. Kemunculan ecommerce memberikan beberapa dampak positif bagi aktivitas pemasaran. jasa konsultasi. Sebuah survey yang dilakukan oleh majalah InternetWeek pada tahun 1998 mengungkap sejumlah faktor non teknis yang menghambat perkembangan e-business. Dampak e-Commerce Terhadap Praktik Bisnis Dalam kategori pertama. potensi gangguan terhadap relasi antar pribadi. asuransi. Beraneka ragam peluang pemanfaatan internet yang bisa di eksploitasi meliputi: · Sumber baru untuk informasi pasar · Individualized/customized marketing ·Cara baru menjalin relasi online dengan pelanggan dan membangun citra merk (interactive marketing).2000). dan akses internet yang masih terbatas dan relatif mahal bagibanyak pelanggan potensial. pendidikan. · Peluang baru bagi distribusi produk dan komunikasi pemasaran. Sekalipun ada banyak sekali daya pikat e-business (terutama yang berbasis internet). tiket pesawat. masih ada sejumlah tantangan atau keterbatasan yang harus diatasi. dinamika e-business sebagai bidang kajian baru. pemasaran.8% dari responden).

· Memfasilitasi mass customization yang telah diterapkan pada sejumlah produk seperti komputer (Dell Computer Inc. · Menghadirkan pasar maya/virtual (marketspace) sebagai komplemen pasar tradisional (marketplace). bunga. penerapan sistem pembayaran baru. dan berbagai macam produk lainnya.). Dalam hal transformasi organisasi.commerce mengubah karakteristik pekerjaan. integrasi berbagai sistem fungsional (seperti produksi. rumah.commerce menuntut kompetensi. · Memberikan penghematan signifikan dalam hal biaya pengiriman informasi dan produk terdigitalisasi (contohnya: perangkat lunak dan musik). Hal ini bias berdampak pada redefinisi misi organisasi dan cara organisasi menjalankan bisnisnya. karena pelanggan bisa mendapatkan informasi lebih rinci dan merespon cepat secara online. mampu dan berani bereksperimen dengan produk. dan fleksibilitas karyawan dalam beradaptasi dengan setiap perubahan lingkungan yang ramping. keuangan. mobil.· Memudahkan promosi produk dan jasa secara interaktif dan real time melalui saluran komunikasi langsung via internet. jasa. Perubahan ini antara lain meliputi peralihan dari sistem produksi massal menjadi pemanufakturan just in time (JIT) yang lebih customized. · Menciptakan saluran distribusi baru yang bisa menjangkau lebih banyak pelanggan di hamper semua belahan dunia. karena sistem pemesanan elektronis memungkinkan pemrosesan yang lebih cepat dan akurat. · Memudahkan aplikasi one-to-one atau direct advertising yang lebih efektif dibandingkan mass advertising. Bingkisan hadiah (gift). maupun proses baru.seperti . bercirikan pemberdayaan dan desentralisasi wewenang. CD. · Layanan pelanggan yang lebih responsif dan memuaskan. kreativitas.com). baik secara internal maupun dengan mitra bisnis dan pelanggan. e. kosmetik (www. E. buku. dan mampu mengelola perubahan secara strategik. T-shirt. mampu beradaptasi secara cepat dengan teknologi baru dan perubahan lingkungan (learning organisation).reflect. Sedangkan dalam hal redefinisi organisasi. mebel. pemasaran. karir. dan sumber daya manusia)1. kartu ucapan. komitmen. · Menekan waktu siklus dan tugas-tugas administratif (terutama untuk pemasaran internasional) mulai dari pesanan hingga pengiriman produk. permata. ecommerce memunculkan model bisnis baru yang berbasis jasa online di marketspace. jasa perjalanan wisata. arloji. · Menghemat biaya dan waktu dalam menangani pesanan. dan kompensasi. beranggotakan knowledge based workers. asuransi.

kini saatnyaµera elektronik¶ yang ditandai dengan menjamurnya istilah-istilah ebusiness. ebusiness be E-commerce atau Electronic Commerce adalah lingkup perdagangan yang dilakukan secara elektronik dimana didalamnya termasuk : 1. konsep Portal 3. dan koordinasi dalam manajemen rantai nilai mereka. Perusahaan-perusahaan besar seperti Intel. kolaborasi. e-procurement 2. dan masih banyak lagi istilah sejenis. tentu pasti ada kelemahannya. data berulang. termasuk di dalamnya dunia bisnis. Termasuk juga fasilitas e-commerce yang sekarang ini sudah sangat umum dipakai oleh kita. pelanggan yang bervariasi. IBM. Penggunaan Credit Card. Hal ini difasilitasi dengan sistem ERP (Enterprise Resource Planning) berbasis internet berupa perangkat lunak khusus seperti SAP R/3. Di jaman sekarang ini. yaitu : 1. e-economy. e-entertainment. General Electric dan Boeing sukses memanfaatkan sistem ERP untuk mengelola proses komunikasi. perdagangan via internet (internet commerce) 2. Dimulai dari pembelian pulsa. Setelah berlalunya era µtotal quality¶ dan µreengineering¶. sampai ke perhiasan dan alat elektronik besar bisa dilakukan melalui internet dengan melakukan beberapa klik saja. Paypal. e-government. Business to consumer (B2C) Retail. perdagangan dengan system pertukaran data trstruktur secara elektronik (Elektronik Data Interchange/EDI). dll. amazon. General Motor. Situs-situs terkenal untuk e-commerce seperti e-bay. Perkembangan teknologi informasi yang sangat dramatis dalam beberapa tahun terakhir telah membawa dampak transformational pada berbegai aspek kehidupan.electronic cash. microsoft enterprise.Salah satu konsep yang dinilai merupakan paradigma bisnis baru adalah e-business atau dikenal pula dengan istilah e-commerce sebagai bidang kajian yang relatif masih baru dan akan terus berkembang. Business to business (B2B) Antra perusahaan. Namun. internet merupakan suatu bagian yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Karena modus kejahatan juga akan selalu berkembang mengikuti perkembangan teknologi. perdagangan dengan fasilitas web internet (web e-commerce) 3. eservice. dan sebagainya sudah mempunyai pelanggan hampir dari seluruh dunia. atau transfer antar bank adalah beberapa hal yang tidak bisa dilepaskan dari e-commerce. DCOM. Ngga percaya? Buktinya bisa anda lihat sendiri di TV atau berita online (klo lagi ada beritanya). penguasaan sistem informasi dan teknologi mutakhir. Consumer to consumer (C2C) Lelang (auction) . pakaian. dan penerapan sistem belajar dan pelatihan online. hehe Terdapat beberapa jenis e-commerce. CORBA. sebaik-baiknya sesuatu. Sering juga kita mendengar penipuan-penipuan yang berkedok e-commerce baik didalam maupun di luar negeri. e-university.

hal pertama yaitu mengenai implementasi teknologi informasi untuk keunggulan kompetitif dalam operasional perusahaan pada era globalisasi. Dan kebanyakan masih belum merasa nyaman dan aman dalam berbelanja online. muncul bisnis baru 3. 7. Munculnya jenis kejahatan baru : seperti pencurian kartu kredit atau penggunaan kartu kredit palsu. pembahasannya meliputi manfaat dan kekurangan ecommerce/e-business dan model yang digunakan dalam sistem umum pada suatu perusahaan. dan strategi pengunaan informasi tekhnologi. ruang. pada pembahasan ini membahas tentang bagaimana konsep dalam operasional suatu perusahaan dalam mengimplmentasikan suatu e-business. seolah-olah tidak ada alternatif komunikasi lain. G2B. Kesimpulan dari semua tugas yang saya buat. 2. Efek sampingan terhadap kehidupan : Mengurangi interaksi antara sesama manusia yang bisa berakibat buruk terhadap kehidupan sosial masyarakat. 6. 5. dan sering digambarkan dalam internet. sms penipuan. dan biaya. Pengalaman buruk orangorang yang pernah berbelanja online juga biasanya membuat orang lain takut dan was-was. hal yang kedua adalah perkembangan dari komputer berbasis teknologi informasi yaitu suatu sarana bagi suatu e-commerce/e-business. G2C (citizen) e-procurement Berikut merupakan manfaat dan hambatan yang terdapat pada e-commerce : Manfaat : 1. . Meningkatkan penjualan 1. yang merupakan suatu kegiatan bisnis secara elektronik. Masih banyak ³tikus´ Ketepatan waktu dalam pengiriman barang Jangkauan daerah pengiriman barang Peluang: pengiriman barang yang terpercaya 4. dsb.4. Perluasan jaringan pemasaran 3. Security : Banyaknya pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang sering memanfaatkan teknologi untuk mengambil keuntungan yang merugikan orang lain. Government: G2G. Perdagangan melalui jaringan elektronik Perdagangan melalui jaringan elekronik dapat didefenisikan dengan sangat sempit dapat dikatakan hanya mencakup transaksi bisnis yang berhubungan dengan pelanggan dan pemasok. Memperluas kesempatan berusaha dan berbisnis 4. Seperti ketika mereka ingin berbelanja suatu barang yang tidak bisa hanya dilihat sekilas melalui gambar. Penghematan dalam segi waktu. Kultur dan Kepercayaan (trust) : Orang indonesia masih banyak juga yang belum mengerti mengenai tata belanja online. Infrastruktur telekomunikasi yang masih terbatas dan mahal Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia masih terbatas dan harganya masih relatif lebih mahal Padahal e-commerce bergantung kepada infrastruktur telekomunikasi Peluang: deregulasi. Delivery channel : Pengiriman barang masih ditakutkan hilang di jalan. Internet bust! Hancurnya bisnis Internet 2. adalah kita dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan SIM(Sistem Informasi Manajamen) disini hanya menjelaskan pengertian dari SIM. didalam SIM terdapat berbagai pembahasan yang di berikan.

Perusahaan-perusahaan ikut serta dalam perdagangan melalui jaringan elektronik untuk mencapai perbaikan diseluruh organisasi. dapat menyediakan barang dan jasa lebih murah dari pesaing Efisiensi internal. dan situasi ini dapat diterapkan untuk permasalahan menentukan strategi terbaik perdagangan melalui jaringan elektronik. Perbaikan ini diharapkan menghasilkan tiga manfaat utama: Pelayanan pelanggan yang lebih baik Hubungan dengan pemsok dan masyarakat keuangan yang lebih baik Pengembalian atas investasi pemegang saham. Sistem Antar Organisasi (Interorganizatonal System-IOS) Suatu kombinasi perusahaan-perusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai satu sistem tunggal Mitra Dagang atau Mitra Bisnis adalah perusahaan-perusahaan yang membentuk IOS Sistem antar organisasi Manfaat secara langsung IOS : Efisiensi komparatif. perbaikan-pebaikan dalam perusahaan .Kita mengambil pandangan yang jauh lebih luas. Kita mendefenisikan perdangan melalui jaringan elektronik sebagai pengguna komputer untuk memudahkan semua operasi perusahaan. dan pemilik yang meningkat Kendala dari perdagangan melalui jaringan elektronik : Biaya Tinggi Masalah Keamanan Perangkat lunak yang belum mapan atau tidak tersedia Jalan menuju perdagangan melalui jaringan elektronik Mengumpulkan intelijen bisnis Membentuk suatu sistem antar-organisasi (IOS) Strategi perdagangan melalui jaringan elektronik: Untuk tiap masalah. ada beberapa kemungkinan solusi.

Ada perusahaan yang tidak bisa berfungsi sama sekali kalau komputernya macet. Strategi Pengulangan Biaya Manajemen Informasi Strategi Konsolidasi. sistem informasi manajemen masa kini pada umumnya telah didukung oleh komputer di dalam suatu kegiatan usaha adalah sangat tergantung pada situasi dan kondisi dari masing-masing perusahaan. Downsizing. Dengan demikian manajemen. 72] Komunikasi data adalah bidang komputasi yang sedang mendapatkan perhatian penting besar. perbaikan-perbaikan yang diperoleh melalui kerjasama dengan perusaahaan lain Pertukaran data elektronik (EDI) : Pertukaran data elektronik (Electronic Data Interchange ± EDI) Transmisi data dalam bentuk terstruktur dan dapat dibaca mesin secara langsung dari komputer ke komputer antara beberapa perusahaan. Internet membuka berbagai peluang baru dihampir semua perusahaan-perusahaan yang ingin membangun sistem antar organisasi dengan menggunakan EDI. lengkap.EDI adalah implementasi yang dominan dari sistem informasi antar organisasi Teknologi Perdagangan Melalui Jaringan Elektronika Menurut Raymond Mcleod [Sistem Informasi Manajemen. Jelaskan evolusi dari Computer Based Information System . Pentingnya pengendalian Sistem Informasi Untuk berfungsi secara efektif dan efisien. dengan internet dalam sorotan. tepat waktu dan tepat guna.Efisiensi antar-organisasi. Sesuai dengan laju perkembangan teknologi informasi. aktivitas dari unit yang ada dalam departemen tersebut. akurat. karena memekai sistem informasi manajemen yang sangat bergantung pada computer KOntrol pengoperasian sistem Kontrol pengoperasian system didasarkan pada struktur organisasional dari departemen operasi. sebuah business harus mempunyai sistem informasi manajemen yang valid. beberapa teknologi juga dapat dipertimbangkan. 2001. dapat mengambil keputusan yang optimal berdasarkan informasi yang dapat diandalkan. Keamanan dan Kontrol Sistem Informasi Keamanan Sistem mengacu pada perlindungan terhadap semua sumber daya informasi perusahaan dari ancaman oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Outsourcing. aktor yang menjadi pemegang peranan penting dari keberhasilan sesuatu perusahaan.

Model Fisik. Model Grafik. Jenis-jenis model. adalah penempatan pengembangan SDM dalam strategi korporat. Masalah keamanan. Model mewakili sejumlah objek atau aktifitas yang disebut entitas. Pemberdayaan akan terbentur seandainya berada di luar agenda strategi perusahaan. Perangkat lunak yang belum mapan atau tidak tersedia. Kendala yang dapat diantisipasi dari E-Commerce : Biaya tinggi. yaitu manajer terlibat dalam aktifitas hanya jika aktifitas itu menyimpang dari kinerja yang dapat diterima. Model Naratif. Jelaskan manfaat dan kendala yang dapat diantisipasi dari E-Commerce! Manfaat yang dapat diantisipasi dari E-Commerce : Pelayanan pelanggan yang lebih baik. Penentu lama dan yang bertanggung jawab atas SLC berulang ialah pemakai CBIS.jelaskan! suatu gaya yang diikuti manajer. Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen. Implementasi teknologi informsasi untuk keunggulan kompetitif dalam oprasional perusahaan pada era globalisai Salah satu hal penting dalam pengembangan sumber daya manusia.Apa yang anda ketahui tentang konsep Management By Exception. . khususnya pemberdayaan. Hubungan dengan pemasok dan masyarakat keuangan yang lebih baik.Siklus hidup suatu sistem bisa berlangsung beberapa bulan ataupun beberapa tahun (dalam satuan bulan atau tahun). Jelaskan model yang digunakan dalam Model Sistem Umum Perusahaan Definisi Model : penyederhanaan dari suatu objek. Model matematika . Pengembangan atas investasi pemegang saham dan pemilik yang meningkat.

bahkan kemungkinan besar sebetulnya sudah dimiliki oleh PNRI. konferensi. sederhana. Pertama. Internet dapat dianggap sebagai sumber informasi yang sangat besarSelain itu untuk keperluan pembelajaran bisa menggunakan media e-Learning yang bisa diimplementasikan dengan resource yang sangat sederhana bahkan semuanya bisa dikatakan sudah tersedia di PNRI. seminar dan semisalnya. rumit dan sampai mengorbankan banyak waktu kerja. sedangkan pengembang sistem tidak mau tahu kondisi dan kemampuan dari pengguna yang akan menggunakan teknologi Langkah Mudah dan Sederhana dalam Pembentukan SDM dengan TI Menciptakan. Pihak pengguna berharap sebuah sistem yang sempurna tanpa celah. Persiapan Implementasi Dimulai dari SDM Faktor terbesar penyebab kegagalan dari penerapan TI berasal dari kurang jelinya pengambil keputusan yang tidak memperhatikan adanya ekpektasi yang tidak relevan antara pengembang TI dan pihak pengguna. Namun pemberdayaan sebenarnya mengandung nilai-nilai strategis yang menentukan kemampuan perusahaan untuk meningkatkan keunggulan kompetitif. Dua hal penting membenarkan pemikiran ini. Membangun Customer Focused Bisnis Budaya membangun service culture pada pelanggan internal sudah seharusnya menjadi tujuan perusahaan yang ingin customer focus. misalnya karena harus selalu berbentuk pelatihan. manajemen memperkenalkan pemberdayaan untuk mendorong terciptanya pemikiran dan gagasan strategis pada lapisan manajemen yang lebih rendah. memelihara dan memutakhirkan kemampuan SDM tidak selalu harus mahal. Membangun service culture ini tidak cukup hanya .Yang pertama tentu saja mengoptimalkan Internet. Di atas itu semua strategi Teknologi Informasi ini tentunya harus sejalan dengan strategi organisasi PNRI. PNRI dapat melakukan banyak hal untuk dapat meningkatkan kemampuan SDM-nya dengan memanfaatkan fasilitas TI yang murah. Keharusan Menentukan Strategi dalam Implementasi TI Sebelum Teknologi Informasi diterapkan pihak pengambil keputusan harus yakin dan dapat meyakinkan semua pihak terutama para pustakawan bahwa Teknologi Informasi ini akan membawa PNRI lebih baik dan menguntungkan semua stakeholder-nya. program-program pemberdayaan relevan bagi peningkatan keunggulan biaya perusahaan.Nilai strategis Untuk menunjang strategi keunggulan biaya. serba bisa dan selalu lancar. dan mengatasi permasalahan pertumbuhan teknologi yang sangat cepat. Untuk mendapatkan keyakinan tersebut maka harus disusun strategi jitu untuk pengimplementasian Teknologi Informasi yang diharapkan bisa menjamin manfaat TI yang diperoleh akan sebanding dengan investasi yang ditanam.

Jelaskan manfaat dan kendala yang dapat diantisipasi dari E-Commerce! Manfaat yang dapat diantisipasi dari E-Commerce : &nb sp. software. Hubungan dengan pemasok dan masyarakat keuangan yang lebih baik. Re-engineering Bussiness Process Fenomena yang belakangan ini melanda dunia bisnis adalah makin pentingnya peran konsumen serta keragaman keinginan konsumen yang menuntut fleksibilitas yang tinggi bagi pelaku bisnis. Jelaskan evolusi dari Computer Based Information System! Dalam beberapa hal tiap subsistem CBIS identik dengan organisme hidup yakni lahir. ruang kantor. Perangkat lunak yang belum mapan atau tidak tersedia. Masalah dengan peralatan yang memiliki (ini termasuk hardware. Belum lagi fenomena perubahan lingkungan yang berlangsung sangat cepat dan permanen (selalu berubah). Pengembangan atas investasi pemegang saham dan pemilik yang meningkat. Jelaskan manfaat dan kendala yang dapat diantisipasi dari E-Commerce! Manfaat yang dapat diantisipasi dari E-Commerce : . Menciptakan perusahaan virtual Banyak perusahaan baik cinta untuk memiliki peralatan atau mereka membeli karena mereka tidak tahu ada pilihan lain. dll) adalah meningkatkan penghalang untuk berubah. Biaya tinggi. &nb sp. tumbuh. Kendala yang dapat diantisipasi dari E-Commerce : &nb sp. Masalah keamanan. Penentu lama dan yang bertanggung jawab atas SLC berulang ialah pemakai CBIS. meja.melalui pelatihan-pelatihan singkat. Proses evolusi tersebut dinamakan siklus hidup sistem (system life cycle ± SLC).Pengembangan CBIS mengikuti system life cycle. Pelayanan pelanggan yang lebih baik. berfungsi dan mati. &nb sp. matang. yang terdiri dari :Siklus hidup suatu sistem bisa berlangsung beberapa bulan ataupun beberapa tahun (dalam satuan bulan atau tahun). apalagi yang dilakukan sesaat menjelang adanya kontes kepuasan pelanggan.

TUGAS MAKALAH E-COMMERCE MAKALAH E-COMMERCE DISUSUN : DENY NANANG SURYONO KLAS : 2DB10 NPM :30108536 EMAIL :DENY_GEMILANG@YAHOO.COM UNIVERSITAS GUNADARMA 2009 Kata Pengantar Puji syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Masalah keamanan.BLOGSPOT.CO. Pengembangan atas investasi pemegang saham dan pemilik yang meningkat. Perangkat lunak yang belum mapan atau tidak tersedia. Hubungan dengan pemasok dan masyarakat keuangan yang lebih baik.Pelayanan pelanggan yang lebih baik. Sehingga penulis dapat .ID BLOG :HTTP://DENYOKLEX. Kendala yang dapat diantisipasi dari E-Commerce : Biaya tinggi.

dan teknologi lainnya yang juga berbasis jaringan. Penulis ingin memberikan gambaran tentang apa dan bagaimana ³E-COMMERCE´ itu. e-government. e-emtertainment. Semoga makalah bisa berguna dan bermanfaatnya bagi para pembaca pada umumnya. Semakin pesat-nya perkembangan internet sekarang ini menciptakan hal ± hal baru yang mempermudah kegiatan manusia. 6 Oktober 2009 Penulis BAB 1 PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi yang sangat dramatis dalam beberapa tahun terakhir telah membawa dampak transformational pada berbagai aspek kehidupan. salah satu nya adalah ³E-COMMERCE´. kini saatnya ³era elektronik´ yang ditandai dengan menjamurnya istilah-istilah e-business. oleh sebab itu penulis sangat mengharapkan kritik. transformasi organisasi. eeconomy. e-business berdampak besar pada praktek bisnis. Model bisnis ini menekankan pertukaran informasi dan transaksi bisnis yang bersifat peperless. dan masih banyak lagi istilah sejenis. Penulis menyadari masih banyak kekurangan dan kesalahan dalam penulisan makalah ini.menyelesaikan makalah ini. e-university. setidaknya dalam hal penyempurnaan direct marketing. E-mail. Depok. untuk itulah makalah ini sengaja di buat agar pembaca tidak awam lagi dengan istilah ³E-COMMERCE´. dan redefinisi organisasi. Popularitas e-business dipenghujung abad 20 dan di awal milenium baru ini ditunjang . dan saran yang membangun agar penulis bisa memperbaiki kekurangan dan kesalahan dalam pembuatan dan penulisan makalah. termasuk di dalamnya dunia bisnis. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada dosen mata kuliah ³SISTEM INFORMASI MANAJEMEN´ yang telah banyak membimbing penulis sehingga saya bisa menyelesaikan makalah yang berjudul ³E-COMMERCE´. Salah satu konsep yang dinilai merupakan paradigma bisnis baru adalah e-business atau dikenal pula dengan istilah e-commerce sebagai bidang kajian yang relatif masih baru dan akan terus berkembang. Setelah berlalunya era ³total quality´ dan ³reengineering´. melalui Elektronik Data Interchange (EDI).

sementara 90 % lainnya adalah biaya untuk persiapan infrastruktur back-end. (2) faktor sosial dan lingkungan. deregulasi pemerintah. Dalam hal kesiapan infrastruktur e-commerce. bahwa semua transaksi akan diikuti oleh perpindahan barang dari sisi penjual kepada pembeli. Reintiventing dunia bisnis bukan berarti menggantikan system yang ada.oleh tiga faktor pemicu utama. jasa transportasi. E commerce merupakan extensiondari commerce dengan mengeksploitasi media elektronik. 2) menidentifikasikan kelompok untuk dijadikan pembelajaran. distribusi. Agar dapat terintegrasinya system rantai suplai dari supplier. termasuk logistic. kesepakatan dagang regional. 2001). . Dalam mengimplementasikan e-commerce tersedia suatu integrasi rantai nilai dari infrastrukturnya. 3) indentity topk untuk discusi. tapi justru komplemen dan ekstensi dari system infratruktur perdagangan dan produksi yang ada sebelumnya. Pendapat yang sangat berlebihan tentang bisnis µdotcom¶ atau bisnis on-line seolah-olah mampu menggantikan bisnis tradisionalnya (off-line). media elektronik menjadi salah satu media andalan untuk melakukan komunikasi dan bisnis. yang terdiri dari tiga lapis. Perama. yaitu (1) faktor pasar dan ekonomi. dan Velocity (Majalah Teknologi. ada beberapa tahapan yang dapat dilakukan diantaranya . Visibility. dan (3) faktor teknologi. Internet hanya menyelesaikan 10% dari proses transaksi. Infrastruktur system informasi (flow of information). Yang menjadi pertayaan bahwa bagaimana kita melakukan penyelidikan sebelum memutuskan untuk terjun ke market on-line ini. dan kekuasaan konsumen yang semakin bertambah besar. menurut Softbank.s Rieschel. kami percaya bahwa logistics follow trade. ke pabrik. bisa memakan waktu mingguan. BAB II PEMBAHASAN Definisi E-Commerce ( Electronic Commerce) : E-commerce merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan get and deliver commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biayabiaya operasional untuk kegiatan trading (perdagangan) Perkembangan teknologi (tele)komunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita sehari-hari. Kita dapat melakukan order dengen cepat diinternet ± dalam orde menit ± tetapi proses pengiriman barang justru memakan waktu dan koordinasi yang lebih rumit. Meskipun penggunaan media elektronik ini belum dimengerti. perekonomian global. seperti perubahan karakteristik angkatan kerja. Insfrastruktur system distribusi (flow of good) kedua. Dalam era yang disebut ³information age´ ini. diantara kompetisi yang semakin intensif. kesadaran akan tanggung jawab sosial perusahaan. Insfrastruktur pembayaran (flow of money) Dan Ketiga. kesadaran dan tuntutan akan praktis etis. Process conducting dalam penyelidikan : 1) mendefinisikan targer pasar. ke gudang. hingga ke customer maka diperlukan integrasi enterprise system untuk menciptakan supply chain visibility. dan perubahan politik. meliputi singkatnya usia siklus hidup produk dan teknologi. Ada tiga factor yang patur dicermati oleh kita jika ingin membangun toko e-commerce yaitu : Variability. akan tetapi desakan bisnis menyebabkan para pelaku bisnis mau tidak mau harus menggunakan media elektronik ini.

Tingginya PC penetration (teledensity) menunjukkan indikasi bahwa banyak orang yang berminat untuk melakukan transaksi bisnis dari rumah. Itulah sebabnya banyak orang mulai bergerak di bidang Business-to-business. karena sistem Web sudah umum digunakan maka servis diberikan dengan menggunakan basis Web.Dalam tahap penunjungnya maka dapat diselidiki : 1) identity letak demografi website di tempat tertentu. Konsumer melakuka inisiatif dan produser harus siap memberikan respon sesuai dengan permohonan. Negara yang memiliki indikator PC peneaion yang tinggi mungkin dapat dianggap sebagai negara yang lebih siap untuk melakukan eCommerce. Business to Business eCommerce memiliki karakteristik Trading partners yang sudah diketahui dan umumnya memiliki hubungan (relationship) yang cukup lama. servis yang digunakan sudah tertentu. Jenis eCommerce eCommerce dapat dibagi menjadi dua jenis. Business to Consumer eCommerce Memiliki karakteristik sebagai berikut: Terbuka untuk umum. Pendekatan client/server sering digunakan dimana diambil asumsi client (consumer) menggunakan sistem yang minimal (berbasis Web) dan processing (business procedure) diletakkan di sisi server. Tulisan (report) ini diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang teknologi apa saja yang terkait. Kedua jenis eCommerce ini memiliki karakteristikyang berbeda. misalnya setiap hari. 3) memutuskan isi dari contentnya. 4) memutuskan pelayanan yang dibuat untuk berbagai type pengunjung (Turban M. Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk mengirimkan data. 2001) Ternyata tidak mudah mengimplementasikan eCommerce dikarenakan banyaknya faktor yang terkait dan teknologi yang harus dikuasai. Dengan kata lain. maka jenis informasi yang dikirimkan dapat disusun sesuai dengan kebutuhan dan kepercayaan (trust). Dikarenakan sudah mengenal lawan komunikasi. Pertukaran data (data exchange) berlangsung berulang-ulang dan secara berkala. dengan format data yang sudah disepakati bersama. Model yang umum digunakan adalah peer-topeer. Hal ini memudahkan pertukaran data untuk dua entiti yang menggunakan standar yang sama. Informasi hanya dipertukarkan dengan partner tersebut. A. dimana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis. Meskipun demikian. Sebagai contoh. Business to Business eCommerce umumnya menggunakan mekanisme Electronic Data . dimana informasi disebarkan ke umum. dan faktor-faktor yang harus diselesaikan. Servis diberikan berdasarkan permohonan (on demand). yaitu Business to Business (B2B) dan Business to Consumer (B2C. Business-to-Consumer masih memiliki pasar yang besar yang tidak dapat dibiarkan begitu saja. perkembangan kedua jenis eCommerceini dapat dilihat pada tabel berikut. Menurut sebuah report dari E&Y Consulting. Servis yang diberikan bersifat umum (generic) dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh khalayak ramai. tidak harus menunggu parternya. retail). Dari tabel tersebut dapat dilihat bahwa perkembangan Business to Business lebih pesat daripada Business to Consumer. 2) memutuskan focus editorialnya. standar-standar yang digunakan.

TRADACOMS. GENCOD.xmledi. dimana pengelola portal menyediakan semua servis di portalnya (yang biasanya berbasis web). Populernya jaringan komputer Internet memacu inisiatif EDI melalui jaringan Internet.Interchange (EDI). Bagi sebagian kalangan. CARGO-IMP. B. Selain standar yang disebutkan di atas. Sebagai contoh. maka anda harus memiliki sistem untuk melakukan konversi dari satu format ke format lain. kolaborasi dengan mitra bisnis. XML menyimpan struktur dan jenis elemen data di dalam dokumennya dalam bentuk tags seperti HTML tags sehingga sangat efektif digunakan untuk sistem yang berbeda. perusahaan Cisco maju pesat dikarenakan menggunakan teknologi informasi sehingga dapat menjalankan just-in-time manufacturing untuk produksi produknya. Bedanya. istilah e-commerce sebenarnya dapat didefinisikan berdasar 5 perspektif . Electronic shopping mall menggunakan web sites untuk menjajakan produk dan servis. Pada mulanya EDI menggunakan jaringan tersendiri yang sering disebut VAN (ValueAdded Network). Perspektif dan Perkembangan E-Commerce Istilah e-business berkaitan erat dengan e-commerce. Kelompok yang mengambil jalan ini antara lain adalah XML/EDI group (www. Para penjual produk dan servis membuat sebuah storefront yang menyediakan catalog produk dan servis yang diberikannya.12. ODETTE. atau dikenal dengan nama EDI overInternet. IEF. portal menyediakan eMail gratis yang berbasis Web bagi para pelanggannya sehingga diharapkan sang pelanggan selalu kembali ke portal tersebut. dan transaksi elektronik internal dalam sebuah organisasi. Meskipun demikian. CII. Hal ini adalah implementasi penggunaan teknologi informasi pada perusahaan dan pada manufakturing. Saat ini sudah tersedia produk yang dapat melakukan konversi seperti ini. (calon) pembeli dapat melakukan shopping ini kapan saja dan darimana saja dia berada tanpa dibatasi oleh jam buka took. Sebagai contoh. Standar yang ada saat ini antara lain: EDIFACT.net). jasa dan informasi antar mitra bisnis lewat jaringan komputer. Calon pembeli dapat melihat-lihat produk dan servis yang tersedia seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari dengan melakukan window shopping. Jika anda memiliki beberapa partner bisnis yang sudah menggunakan standar yang berbeda. Topik yang juga mungkin termasuk di dalam business-to-business eCommerce adalah electronic/Internet procurement dan Enterprise Resource Planning (ERP). Mekanisme untuk mendekati consumer pada saat ini menggunakan bermacam-macam pendekatan seperti misalnya dengan menggunakan ³electronic shopping mall´ atau menggunakan konsep ³portal´. EANCOM. istilah ecommerce diartikan secara sempit sebagai transaksi jual beli produk. Sayangnya banyak standar EDI yang digunakan sehingga menyulitkan interkomunikasi antar pelaku bisnis. termasuk internet. Sedangkan e-business mengacu pada lingkup yang lebih luas dan mencakup pula layanan pelanggan. Konsep portal agak sedikit berbeda dengan electronic shopping mall. Business to Consumer eCommerce memiliki permasalahan yang berbeda. masih ada formatformat lain yang sifatnya proprietary. SPEC 2000. ANSI X. Pendekatan lain yang sekarang cukup populer dalam standarisasi pengiriman data adalah dengan menggunakan Extensible Markup Language (XML) yang dikembangkan oleh World Wide Web Consortium (W3C).

dan (5) market-of-one perspective. Market-of-one Perspective Sistem yang memungkinkan proses ³Customization´ produk dan jasa untuk diadaptasikan pada kebutuhan dan keinginan setiap setiap pelangga secara efisien Proses customization Sumber : diolah dari Phan (1998) C. memasarkan. memproduksi. Peluang dan Tantangan E-Commerce Perkembangan internet berdampak pada perubahan cara organisasi merancang. Dengan demikian. Beraneka raga peluang pemanfaatan internet yang bisa diekploitasi meliputi: ‡ Sumber baru untuk informasi pasar ‡ Individualized marketing ‡ Cara baru menjalin relasi online dengan pelanggan dan membangun citra merk. Digital Communication Perspective Sistem yang memungkinkan pengiriman informasi digital produk. ‡ Peluang baru bagi distribusi produk dan komunikasi pemasaran. Business Process Perspective Sistem yang memungkinkan otomatisasi transaksi bisnis dan aliran kerja Otomatisasi proses bisnis 5. Proses penyampaian produk secara digital via internet diperkirakan akan semakin marak dalam berbagai sektor bisnis. e-commerce berdampak pada akselerasi pertumbuhan direct marketing yang secara tradisional berbasis mail order (katalog) dan telemarketing. tiket pesawat. et al. ). diantaranya : Memudahkan promosi produk dan jasa secara interaktif dan real time melalui saluran komunikasi langsung via internetš Menciptakan saluran distribusi baru yang bisa menjangkau lebih banyak pelanggan di hampir semua belahan duniaš Memberikan penghematan signifikan dalam hal biaya pengirimaš informasi dan produk . memproses. asuransi. (2) digital communications perspective. (4) business process perspective. dan menyampaikan produk.(Phan. masih ada sejumlah tantangan atau keterbatasan yang harus diatasi. (3) service perspective. pemasaran. On-line Purchasing Perspective Sistem yang memungkinkan pembelian dan penjualan produk dan informasi melalui internet Transaksi online 2. Service Perspective Sistem yang memungkinkan upaya menekan biaya. dan meningkatkan kecepatan penyampaian jasa. Kemunculan ecommerce memberikan beberapa dampak positif bagi aktivitas pemasaran. perbankan. pendidikan. dan lain-lain Sekalipun ada banyak sekali daya pikat e-business (terutama yang berbasis internet). 2000) Perspektif Mengenai E-Commerce PERSPEKTIF DEFINISI E-COMMERCE FOKUS 1. jasa dan pembayaran online Komunikasi secara elektronis 3. terutama untuk program perangkat lunak. pada hakikatnya dalam lingkup yang luas e-commerce bisa dikatakan ekuivalen atau sama dengan e-business(Turban. menyempurnakan kualitas produk dan informasi instan terkini. (1) on-linepurchasing perspective. surat kabar. Efisiensi dan layanan pelanggan 4. Sebuah survey yang dilakukan oleh majalah internetweek pada tahun 1998 mengungkap sejumlah faktor non teknis yang menghambat perkembangan e-business D. Lingkup persaingan yang semakin luas juga menuntut integrasi dan koordinasi anatara departemen sistem informasi. Dampak e-Commerce terhadap pratik bisnis Dalam kategori pertama. 1998. dan departemen-departemen lainnya dalam organisasi. layanan pelanggan.

komputer.š Menekan biaya persediaan dan overhead dengan cara memfasilitasiš manajemen rantai nilai bertipe ³pull´ yang prosesnya berawal dari pesanan pelanggan dan menggunakan pemanufakturan just-in-time Menekan waktu antara pembayaran dan penerimaan produk/jasaš Meningkatkan produktivitas karyawan melalui rekayasa ulang proses bisnisš Menekan biaya telekomunikasiš 2. dan mengakses informasi berbasis kertasš Memungkinkan perusahaan mewujudkan bisnis yang sangat terspesialisasi. microsoft enterprise. E. komitmen. pemasaran.terdigitalisasi (contoh :perangkat lunak dan musik) Menekan waktu siklus dan tugas ±tugas administratif (terutamaš untuk pemasaran internasional) mulai dari pemesanan hingga pengiriman produk Layanan pelanggan yang lebih responsif dan memuaskan. kreativitas. e-commerce memunculkan model bisnis baru yang berbasis jasa online di markespace. dan kompensasi. DCOM. Konsumen. dan Masyarakat luas 1. menyimpan. Hal ini bisa berdampak pada redefinisi misi organisasi dan cara organisasi menjalankan bisnisnya. Bagi Organisasi Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar global. Memudahkan aplikasi one-to-one atau direct advertising yang lebih efektif dibandingkan mass advertisingš Menghemat biaya dan waktu dalam menangani pemesanan. Manfaat E-businees bagi Organisasi. mampu dan berani bereksperimen dengan produk. mobil. dan fleksibilitas karyawan dalam beradaptasi dengan setiap perubahan lingkungan yang ramping. mampu beradaptasi secara cepat dengan teknologi baru dan perubahan lingkungan (learning organisation). dan lain-lain. e-commerce mengubah karakterisik pekerjaan. Bagi Konsumen Memungkinkan konsumen berbelanja atau melakukan transaksi lainnya setiap saat (24 jamš Memberikan pilihan produk dan pemasok yang lebih banyak kepada pelangganš Memungkinkan konsumen dalam mendapatkan produk dan jasa yang lebihš murah. keuangan. dan berbagai macam produk lainnya. mendistribusikan. karir. beranggotakan knowledge based workers. dan sumber daya manusia). memproses. Hal ini difasilitasi dengan sistem ERP (Enterprise Resource Planning) berbasis internet berupa perangkat lunak khusus seperti SAP R/3. integrasi berbagai sistem fungsional (seperti produksi. dan mampu mengelola perubahan secara strategik. E-commerce menuntut kompetensi. jasa maupun proses baru. Sedangkan dalam hal redefinisi organisasi. karenaš pelanggan bisa mendapatkan informasi lebih rinci dan merespon cepat secara online Memfasilitasi mass customization yang telah diterapkan padaš sejumlah produk seperti kosmetik. dan menjalin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling cocok Menekan biaya menyusun. karena sistemš pemesanan elektronik memungkinkan pemrosesan yang lebih cepat dan akurat Menghadirkan pasar maya/virtual (markespace) sebagai komplemen pasa tradisional (marketplace)š Dalam hal transformasi organisasi. karena . bercirikan pemberdayaan dan desentralisasi wewenang.š sehingga perusahaan bisa menjangkau lebih banyak pelanggan. Perubahan ini anatar lain meliputi peralihan dari sistem produksi massal menjadi pemanufakturan just in time (JIT) yang lebih customized. rumah. memilih pemasok terbaik. kartu ucapan.

´ G. akan tetapi tetap ada isu-isu serius. Grant mengatakan jika saja pada halaman Web dapat dibuat label yang memberikan informasi tentang produk dan harganya. ³E-commerce is just like any automation ± it amplifies problems with their operation they already had. Masalah yang barangkali menjadi kendala utama adalah ide untuk sharing informasi bisnis kepada pelanggan dan supplier ± hal ini merupakan strategi utama dalam sistem e-commerce bisnis ke bisnis. Tampaknya untuk meyakinkan pelanggan ini. kepala lembaga penelitian di CommerceNet http://www. surfing di e-commerce belum lancar betul. Pelanggan e-commerce masih takut ada pencuri kartu kredit.net/ para pembeli / pembelanja belum menaruh kepercayaan kepada e-commerce. Bagi Masyarakat luas Memungkinkan lebih banyak orang bekerja di rumahš Memungkinkan beberapa jenis barang dijual dengan harga murahš F. Hukum perjanjian Indonesia menganut asas kebebasan berkontrak berdasarkan pasal 1338 . Dengan tiadanya regulasi khusus yang mengatur mengatur perjanjian virtual. Padahal pranata hukum merupakan salah satu ornamen utama dalam bisnis. Seperti para pengusaha belum punya model yang baik bagaimana cara mensetup situs e-commerce mereka.konsumen bisa berbelanja di banyak tempat dan melakukan perbandingan secara cepat Produk yang terdigitalisasi. belum ada cara yang mudah dan sederhana untuk membayar. hingga saat ini Indonesia belum memiliki perangkat hukum yang mengakomodasi perkembangan e-commerce. akan sangat memudahkan untuk search engine menemukan sebuah produk secara online. dan kemudian harus takut apakah nomor kartu kredit mereka di ambil oleh hacker. padahal kenyataannya adalah sebetulnya merchant harus me-restrukturisasi operasi mereka untuk mengambil keuntungan maksimal dari e-commerce. mereka tidak dapat menemukan apa yang mereka cari di e-commerce. maka secara otomatis perjanjian-perjanjian di internet tersebut akan diatur oleh hukum perjanjian non elektronik yang berlaku. mencari situs shopping. Umumnya pembeli masih belum yakin bahwa akan menguntungkan dengan menyambung ke Internet. menunggu download gambar. Grant mengatakan.commerce. Untuk sistem bisnis-ke-bisnis. Hubungan Hukum Pelaku E-Commerce Dalam bidang hukum misalnya. e-merchant harus melakukan banyak proses pemandaian pelanggan. e-business memungkinkan pengiriman produk secara cepat dan realtimeš Memungkinkan pelanggan berinteraksi dengan pelanggan lainnya dalamš electronik communities dan saling bertukar gagasan dan pengalaman Memungkinkan pelanggan berpartisipasi dalam lelang virtualš 3. dan kinerja jaringan yang kurang baik. Di samping itu. Kelemahan Dan Kendala E-ecommerce Menurut survey yang dilakukan oleh CommerceNet http://www.net/ meramalkan sebagian besar pembeli akan berhasil mengatasi penghalang tersebut setelah beberapa tahun mendatang. isu yang ada memang tidak sepelik di atas.commerce. rahasia informasi personal mereka menjadi terbuka. Walaupun demikian Gail Grant. Hal tersebut belum terjadi memang karena sebagian besar merchant ingin agar orang menemukan hanya produk mereka tapi bukan kompetitor-nya apalagi jika ternyata harga yang diberikan kompetitor lebih murah. Kunci utama untuk memecahkan masalah adalah merchant harus menghentikan pemikiran bahwa dengan cara menopangkan diri pada Java applets maka semua masalah akan solved. mencoba mengerti bagaimana cara memesan sesuatu. mereka mengalami kesulitan untuk melakukan sharing antara informasi yang diperoleh online dengan aplikasi bisnis lainnya.

sedangkan ecommerce pada dasarnya merupakan model transaksi jual-beli modern yang mengimplikasikan inovasi teknologi seperti internet sebagai media transaksi. pernah mengungkapkan pengalamannya. 6. apalagi dengan daya jangkau yang tidak hanya lokal tapi juga bersifat global. Llegalitas dokumen catatan elektronik serta tanda tangan digital sebagai alat bukti. Mekanisme peralihan hak. Padahal. Ia pernah ditagih beberapa kali atas suatu transaksi jasa hosting yang dilakukannya dengan sebuah penyedia web hosting di luar negeri. 8.commerce tersebut timbul sengketa. Sementara itu. Didalam hukum perikatan Indonesia dikenal apa yang disebut ketentuan hukum pelengkap. 2. antara lain: 1. 5. Obyek transaksi yang diperjualbelikan. Oleh karena itu perlu analisis apakah ketentuan hukum yang ada dalam KUHPerd dan KUHD sudah cukup relevan dan akomodatif dengan hakekat e-commerce atau perlu regulasi khusus yang mengatur tentang e-commerce. ia pun beberapa kali meminta pihak issuer untuk tidak melakukan pembayaran tersebut karena merasa tidak melakukan transaksi jasa hosting lebih dari satu kali. ia mengaku sudah membayar jasa hosting tersebut dengan menggunakan kartu kredit. Jika dalam pelaksanaan transaksi e. Adaptasi secara langsung ketentuan jual-beli konvensional akan kurang tepat dan tidak sesuai dengan konteks e-commerce. Wakil Ketua Kompartemen Telematika Kadin. dan lain-lain. 7. maupun para pendukung seperti perbankan. Saat perjanjian berlaku dan memiliki kekuatan mengikat secara hukum . Implikasi dari perikatan itu adalah timbulnya hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh para pihak yang terlibat. E-commerce merupakan model perjanjian jual. 3. e-commerce menimbulkan perikatan antara para pihak untuk memberikan suatu prestasi. Asas ini memberi kebebasan kepada para pihak yang sepakat untuk membentuk suatu perjanjian untuk menentukan sendiri bentuk serta isi suatu perjanjian. Sebagaimana dalam perdagangan konvensional. Praktisi teknologi informasi (TI) Roy Suryo pernah menyebutkan sejumlah warnet (warung internet) di Yogyakarta menyediakan sejumlah nomor kartu kredit yang dapat dipergunakan para pelanggannya untuk berbelanja di toko maya tersebut. Pilihan hukum dan forum peradilan yang berwenang dalam penyelesaian sengketa. pembeli. Ketentuan hukum pelengkap itu terdiri dari ketentuan umum dan ketentuan khusus untuk jenis perjanjian tertentu. Akan tetapi permasalahannya tidaklah sesederhana itu. maka para pihak dapat mencari penyelesaiannya dalam ketentuan tersebut. Romzy Alkateri.beli dengan karakteristik dan aksentuasi yang berbeda dengan model transaksi jual-beli konvensional. . Dengan demikian para pihak yang membuat perjanjian dapat mengatur sendiri hubungan hukum diantara mereka. Beberapa permasalahan hukum yang muncul dalam bidang hukum dalam aktivitas e-commerce. Lebih jauh lagi. Jual-beli merupakan salah satu jenis perjanjian yang diatur dalam KUHPerd. Ketentuan tersebut tersedia untuk dipergunakan oleh para pihak yang membuat perjanjian apabila ternyata perjanjian yang dibuat mengenai sesuatu hal ternyata kurang lengkap atau belum mengatur sesutu hal. maka ketentuan umum tentang perikatan dan perjanjian jual-beli yang diatur dalam Buku III KUHPerd berlaku sebagai dasar hukum aktifitas e-commerce di Indonesia. 4. Mekanisme penyelesaian sengketa.KUHPerd. internet service provider (ISP). Dengan demikian selama tidak diperjanjikan lain. Hubungan hukum dan pertanggungjawaban para pihak yang terlibat dalam transaksi baik penjual. Otentikasi subyek hukum yang membuat transaksi melalui internet.

biasanya untuk sejumlah nilai transaksi tertentu. pihak merchant juga akan dirugikan. konsiderasi masalah keamanan sistem. serta kode program PHP yang diperlukan untuk implementasi aplikasi mi. kemudahan untuk deployment. tool dan konfigurasi yang diperlukan untuk mengimplementasi aplikasi web e-commerce. Jenis antarmuka web dipilih dengan pertimbangan fleksibilitas implementasi perangkat lunak mi yang dapat dilakukan di jaringan intranet maupun internet. tentunya selain pihak card holder. Melibatkan beberapa organisasi / situs dalam penanganan sekuriti dan otorisasi. Di Amerika. kerugian tersebut ditanggung secara bersama oleh merchant dan pihak jasa payment services.Dari berbagai kasus penipuan kartu kredit seperti di atas. serta kemampuan cross platform. maka pihak issuer tidak akan melakukan pembayaran. Apabila card holder menyangkal telah melakukan transaksi menggunakan charge card/credit card melalui internet. BAB III PENUTUP KESIMPULAN Pengembangan aplikasi e-commerce bagi sebuah perusahaan / lembaga merupakan proses yang cukup kompleks. Perangkat lunak aplikasi e-commerce dalam dunia bisnis dapat mendukung pemotongan rantai distribusi sehingga konsumen dapat memperoleh suatu produk dengan harga yang lebih murah. baik kepada merchant ataupun pihak jasa payment services. Dalam makalah mi telah diuraikan mengenai arsitektur sistem. . perancangan dan sisi diagram alur aplikasi dan perancangan basis data.

net/ diolah dari Phan (1998) .DAFTAR PUSTAKA: Sumber : http://www.commerce.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful