You are on page 1of 2

BLOK CABANG BERKAS Andra Hendriarto Blok cabang berkas merupakan gambaran konduksi impuls parsial maupun komplit

pada cabang berkas. Hal ini menyebabkan perlambatan aktivasi salah satu ventrikel sehingga depolarisasi ventrikel tidak simultan. Konduksi lebih lambat sehingga menghasilkan kompleks QRS yang lebar (durasi >0,12 detik). Analisis blok cabang berkas paling baik dilihat di sadapan V1 dan V6. Blok Cabang Berkas Kanan (RBBB) Karakteristik RBBB yaitu: 1. Pola rSR¶ di sadapan aVR dan V1 2. Gelombang S lebar (> 0,04 detik) dan tumpul (slurred) di sadapan I, aVL, V5 dan V6. 3. Durasi kompleks QRS > 0,12 detik (blok komplit) atau antara 0,10-0,12 (blok tidak komplit). Pola RBBB sering dijumpai pada pasien stenosis mitral, defek septum atrium, infark miokard akut atau suatu variasi normal. Blok Cabang Berkas Kiri Karakteristik LBBB yaitu: 1. Kompleks QRS lebar dan bertakik (huruf M) di sadapan I, aVL, V5 dan V6. 2. Tidak dijumpai gelombang Q di sadapan I, V5, dan V6. 3. Kadang disertai depresi segmen ST dan inversi gelombang T di sadapan I, aVL, V5 dan V6. 4. Durasi kompeks QRS > 0,12 detik (blok komplit) atau antara 0,10-0,12 (blok tidak komplit). Blok Hantaran Fasikulus (Hemiblok) Blok Hantaran Fasikulus Anterior kiri (Left Anterior Hemiblock) Pada keadaan ini terjadi hambatan aliran listrik yang turun ke fasikulus anterior sehingga aliran listrik turun ke fasikulus posterior kiri ke permukaan inferior miokardium dan terjadi depolarisasi ventrikel kiri dengan arah inferior ke superior. Karakteristik LAHB: 1. Deviasi aksis ke kiri (pastikan tidak ada penyebab deviasi aksis lain seperti hipertrofi ventrikel kiri) 2. Durasi QRS normal 3. Tidak ada perubahan segmen ST dan gelombang T Blok Hantaran Fasikulus Posterior Kiri (Left Posterior Hemiblock) Pada keadaan ini semua aliran listrik turun melewati fasikulus anterior kiri karena terjadi hambatan konduksi aliran listrik yang turun ke fasikulus posterior sehingga terjadi depolarisasi ventrikel kiri dengan arah superior ke inferior. Karakteristik LPHB:

1. Tidak ada perubahan segmen ST dan gelombang T. . Durasi QRS normal 3. Deviasi aksis ke kanan (pastikan tidak ada penyebab deviasi aksis lain seperti hipertrofi ventrikel kanan) 2.