Kode KIM.

04

Konsep Mol

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2004

Modul Kim. 04. Konsep Mol

i

Kode KIM.04

Konsep Mol

Dra. Utiya Azizah, M. Pd.

Penyusun

Editor
Drs. Sukarmin, M. Pd. Dra. Heny Subandiyah, M. Hum.

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2004

Modul Kim. 04. Konsep Mol

ii

Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan hidayah-Nya, kami dapat menyusun bahan ajar modul manual untuk SMK Bidang Adaptif, yakni mata pelajaran Fisika, Kimia dan Matematika. Modul yang disusun ini menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan kompetensi, sebagai konsekuensi logis dari Kurikulum SMK Edisi 2004 yang menggunakan pendekatan kompetensi (CBT: Competency Based Training). Sumber dan bahan ajar pokok Kurikulum SMK Edisi 2004 adalah modul, baik modul manual maupun interaktif dengan mengacu pada Standar Kompetensi Nasional (SKN) atau standarisasi pada dunia kerja dan industri. Dengan modul ini, diharapkan digunakan sebagai sumber belajar pokok oleh peserta diklat untuk mencapai kompetensi kerja standar yang diharapkan dunia kerja dan industri. Modul ini disusun melalui beberapa tahapan proses, yakni mulai dari penyiapan materi modul, penyusunan naskah secara tertulis, kemudian disetting dengan bantuan alat-alat komputer, serta divalidasi dan diujicobakan empirik secara terbatas. Validasi dilakukan dengan teknik telaah ahli (expertjudgment), sementara ujicoba empirik dilakukan pada beberapa peserta diklat SMK. Harapannya, modul yang telah disusun ini merupakan bahan dan sumber belajar yang berbobot untuk membekali peserta diklat kompetensi kerja yang diharapkan. Namun demikian, karena dinamika perubahan sain dan teknologi di industri begitu cepat terjadi, maka modul ini masih akan selalu dimintakan masukan untuk bahan perbaikan atau direvisi agar supaya selalu relevan dengan kondisi lapangan. Pekerjaan berat ini dapat terselesaikan, tentu dengan banyaknya dukungan dan bantuan dari berbagai pihak yang perlu diberikan penghargaan dan ucapan terima kasih. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini tidak berlebihan bilamana disampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang
Modul Kim. 04. Konsep Mol

iii

sebesar-besarnya kepada berbagai pihak, terutama tim penyusun modul (penulis, editor, tenaga komputerisasi modul, tenaga ahli desain grafis) atas dedikasi, pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menyelesaikan penyusunan modul ini. Kami mengharapkan saran dan kritik dari para pakar di bidang psikologi, praktisi dunia usaha dan industri, dan pakar akademik sebagai bahan untuk melakukan peningkatan kualitas modul. Diharapkan para pemakai berpegang pada azas keterlaksanaan, kesesuaian dan fleksibilitas, dengan mengacu pada perkembangan IPTEK pada dunia usaha dan industri dan potensi SMK dan dukungan dunia usaha industri dalam rangka membekali kompetensi yang terstandar pada peserta diklat. Demikian, semoga modul ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya peserta diklat SMK Bidang Adaptif untuk mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, atau praktisi yang sedang mengembangkan modul pembelajaran untuk SMK. Jakarta, Desember 2004 a. n. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktur Pendidikan Menengah Kejuruan,

Dr. Ir. Gatot Hari Priowirjanto, M. Sc. NIP 130 675 814

Modul Kim. 04. Konsep Mol

iv

Kata Pengantar
Modul Kimia untuk siswa SMK ini disusun dengan mengacu kepada kurikulum SMK Edisi 2004. Modul merupakan salah satu media yang sesuai dan tepat untuk mencapai suatu tujuan tertentu pada setiap pembelajaran. Bagi siswa, selain dapat dipakai sebagai sumber belajar, modul juga dapat dijadikan sebagai pedoman dalam melakukan suatu kegiatan tertentu. Bagi sekolah menengah kejuruan, modul merupakan media informasi yang dirasakan efektif, karena isinya yang s ingkat, padat informasi, dan mudah dipahami oleh siswa sehingga proses pembelajaran yang tepat guna akan dapat dicapai. Dalam modul ini dipelajari bagaimana menghitung jumlah mol bila dikonversikan dengan jumlah partikel, massa dan volume zat. Untuk mempelajari pengertian mol, lebih dulu memahami pengertian massa atom relatif (Ar), massa molekul relatif (Mr), massa molar zat dan volume molar zat. Disamping itu siswa harus memahami hukum-hukum yang mendasari ilmu kimia, diantaranya hukum Dalton, Hukum Boyle, Hukum Gay Lussac dan Hukum Avogadro. Akhir kata, diharapkan modul ini dapat meringankan tugas guru dalam mengajar. Tak lupa juga kami mengharapkan kritik dan masukan dari para pemakai dan pemerhati buku pelajaran. Semoga modul ini bermanfaat bagi siswa khususnya, dan dapat membuat siswa belajar kimia dengan senang, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Surabaya, Desember 2004 Penyusun Utiya Azizah

Modul Kim. 04. Konsep Mol

v

.... f........ PEMBELAJARAN A.......................................................... Kata Pengantar . i ii iii v vi viii ix x I..... a............ Daftar Judul Modul ................................................ f.................. Rangkuman........................................................................................................... Kegiatan Belajar 2....................................................... C............................................................................................ 1..................................... Tugas .................................... e.............................................................Daftar Isi ? ? ? ? ? ? ? ? Halaman Sampul ..... Kunci Jawaban............................ Glosary ...................................................... Peta Kedudukan Modul...... b................................. Uraian Materi............. D.... PENDAHULUAN A..................................................................................................... 5 6 6 6 6 23 24 25 25 29 29 29 38 39 39 40 2.............. Kata Pengantar . c................................. Kunci Jawaban................................... 1 1 1 2 3 4 II............................ F.......... E...... Kompetensi.. c................. Tes Formatif................. Prasyarat ........................ Tujuan Akhir ..... Tugas ........... a.................................................. d.. Kegiatan Belajar 1.................. Rangkuman................................. B................................................................................................................................ Kegiatan Belajar ................................. Modul Kim................. e.................................................................................................. Daftar Isi ....................................................................... Rencana Belajar Peserta Diklat ............................................................ b............................................. d...................................................................................................................................................... B............................................................................... Tujuan Kegiatan Pembelajaran . Konsep Mol vi .............. Tes Formatif............................................................................... Deskripsi .......................................................... Halaman Francis .................................... Cek Kemampuan .......... Tujuan Kegiatan Pembelajaran .............. Uraian Materi............... 04....................................... Petunjuk Penggunaan Modul.............................................................

. Konsep Mol vii ................................................................................................................. 48 Modul Kim............................. 43 IV.............................. 43 A................... EVALUASI ........ 47 DAFTAR PUSTAKA .................................................. 41 KUNCI JAWABAN ......................... Tes tertulis ................................................................................................................................... 04..... 41 A.. PENUTUP ..................... Tes tertulis .III..............................

Konsep Mol viii .Peta Kedudukan Modul MATERI DAN PERUBAHAN LAMBANG UNSUR DAN PERSAMAAN REAKSI STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK KONSEP MOL IKATAN KIMIA DAN TATANAMA LARUTAN ASAM BASA REDOKS PENCEMARAN LINGKUNGAN THERMOKIMIA HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI LAJU REAKSI SENYAWA KARBON KESETIMBANGAN POLIMER ELEKTROKIMIA KIMIA LINGKUNGAN Modul Kim. 04.

10 KIM. 13 KIM. 16 Judul Modul Materi dan Perubahannya Lambang Unsur dan Persamaan Reaksi Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur Konsep Mol Ikatan Kimia Larutan Asam Basa Reaksi Oksidasi dan Reduksi Pencemaran Lingkungan Termokimia Laju Reaksi Kesetimbangan Kimia Elektrokimia Hidrokarbon dan Minyak Bumi Senyawa Karbon Polimer Kimia Lingkungan Modul Kim.Daftar Judul Modul No. 15 KIM. 08 KIM. Konsep Mol ix . 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Kode Modul KIM. 05 KIM. 06 KIM. 11 KIM. 04 KIM. 14 KIM. 01 KIM. 02 KIM. 04. 03 KIM. 07 KIM. 12 KIM. 09 KIM.

Massa molar zat Massa 1 mol zat yang nilainya sama dengan massa atom relatif atau massa molekul relatif tersebut dalam satuan g/mol.4 L/mol) Hukum Dalton Tekanan total gas sama dengan jumlah tekanan parsial tiap gas dalam campuran Hukum Boyle Pada suhu tetap volume sejumlah tertentu gas berbanding terbalik dengan tekanan Hukum Gay Lussac Pada suhu dan tekanan yang sama. 04. Massa molekul relatif Perbandingan massa satu molekul suatu senyawa 1 (Mr) terhadap kali massa satu atom karbon-12 (12C). 12 Mol Jumlah dari suatu zat yang mengandung jumlah satuan dasar (atom.Glossary ISTILAH Massa atom relatif (Ar) KETERANGAN Perbandingan massa rata-rata satu atom suatu 1 unsur terhadap kali massa satu atom karbon-12 12 (12C). Konsep Mol x . molekul. Volume molar gas Volume 1 mol suatu gas pada keadaan standar (STP) yaitu pada suhu 00C dan 1 atm (VSTP = 22. perbandingan volume gas-gas yang bereaksi dan volume gas-gas hasil reaksi merupakan bilangan yang bulat dan sederhana Hukum Avogadro Pada suhu dan tekanan yang sama. ion) yang sama dengan atom-atom dalam 12 g isotop 12C. semua gas yang memiliki volume sama akan memiliki jumlah molekul yang sama Modul Kim.

Konsep mol digunakan untuk menghitung jumlah partikel ynag terkandung pada suatu materi. Pelajari daftar isi serta skema kedudukan modul dengan cermat dan teliti karena dalam skema modul akan nampak kedudukan modul yang sedang Anda pelajari ini diantara modul-modul yang lain. hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro. penentuan massa atom dan molekul menggunakan spektrometer massa. Namun saat ini. Data yang diperoleh dengan adanya ketentuan secara eksperimen disebut hukum. yang akhirnya dapat ditemukan suatu keteraturan.BAB I. yang dimulai dengan pengamatan. Konsep Mol 1 . Ilmu kimia adalah ilmu berlandaskan eksperimen. Modul Kim. hukum Boyle. Perhatikan langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan dengan benar untuk mempermudah dalam memahami suatu proses pekerjaan. Karena ukuran atom sangat kecil. maka penentuan massa atom menggunakan pembanding suatu atom standar yaitu atom karbon-12 (12C). telah ditemukan beberapa hukum yang dikenal dengan hukum dasar Ilmu Kimia yang akan dipelajari dalam modul ini yaitu hukum Dalton. Petunjuk Penggunaan Modul 1. C. 2. Deskripsi Dalam modul ini Anda akan mempelajari pengertian tentang konsep mol. PENDAHULUAN A. Dalam perkembangan ilmu kimia. molekul dan ion sebagai partikel-partikel materi serta lambang unsur dan persamaan reaksi kimia. Partikel-partikel materi dapat berupa atom. dilakukan dengan B. sehingga diperoleh hasil yang maksimal. 04. Prasyarat Agar dapat mempelajari modul ini Anda harus memahami atom. molekul dan ion.

maka kerjakan evaluasi tersebut sebagai sarana latihan. hukum Boyle. Catatlah kesulitan yang Anda dapatkan dalam modul ini untuk ditanyakan pada guru pada saat kegiatan tatap muka. D. 04. 6. Tujuan Akhir Setelah mempelajari modul ini diharapkan anda dapat: o Menjelaskan pengertian konsep mol o Menentukan massa atom relatif dan massa molekul relatif o Menjelaskan pengertian massa molar zat dan volume gas pada suhu dan tekanan tertentu (STP) o Menghitung jumlah mol yang dikonversikan dengan jumlah partikel. Pahami setiap materi teori dasar yang akan menunjang penguasaan suatu pekerjaan dengan membaca secara teliti. Bacalah referensi yang lain yang berhubungan dengan materi modul agar Anda mendapatkan pengetahuan tambahan. hukum Gay-Lussac dan hukum Avogadro Modul Kim. Konsep Mol 2 . massa dan volume zat o Menerapkan hukum Dalton. Bila terdapat penugasan. 4.3. 5. Apabila terdapat evaluasi. kerjakan tugas tersebut dengan baik dan jika perlu konsultasikan hasil tersebut pada guru/instruktur. Jawablah tes formatif dengan jawaban yang singkat dan jelas serta kerjakan sesuai dengan kemampuan Anda setelah mempelajari modul ini.

Sablon ? ? ? ? ? ? ? Modul Kim. Avogadro hukum Avogadro ? Perhitungan kimia dalam berdasarkan hukum perhitungan Gay Lussac dan hukum kimia Avogadro KRITERIA KINERJA ? Pengertian mol dijelaskan sebagai satuan jumlah zat ? Jumlah mol dikonversikan dengan jumlah partikel.Ofset . massa dan volume zat 2. Gay Lussac dan Obyektif Lussac. Menjelaskan konsep mol : KONSEP MOL : Program Adaptif : KIMIA/KIM. Hukum Dasar ? ? ? ? Hukum Hukum Hukum Hukum Dalton Boyle Gay Lussac Avogadro ? ? ? ? ? Hukum Dalton Hukum Boyle Hukum Gay Lussac Hukum Avogadro Persamaan reak-si pembakaran ? Digunakan untuk mendukung materi: . Boyle. 04. 04 : 18 jam @ 45 menit LINGKUP BELAJAR ? Jumlah partikel ? Massa atom dan massa molekul ? Volume gas pada keadaan STP ? Konsep mol ? MATERI POKOK PEMBELAJARAN SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN Teliti ? Pengertian konsep mol ? Menginterpretasi mengkonversi ? Penjelasan massa atom kan data tentang kan jumlah relatif (Ar) dan massa konsep mol mol ke dalam molekul relatif (Mr) jumlah ? Pengertian massa molar partikel. volume molar zat massa dan ? Perhitungan konsep volume mol Kritis Jujur obyektif Teliti ? Menyebutkan ? Menerapkan Kritis pengertian Hukum hukum Gay Jujur Dalton. Konsep Mol 3 .Fotoreproduksi .E. Kompetensi Kompetensi Program Keahlian Mata diklat/Kode Durasi Pembelajaran SUB KOMPETENSI 1. zat.Cetak tinggi .

hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro? Modul Kim. Uraikan cara perhitungan jumlah mol yang dikonversikan dengan jumlah partikel. massa dan volume zat! 5. Jelaskan pengertian massa molar zat dan volume gas pada suhu dan tekanan tertentu (STP)! 4. Cek Kemampuan 1. hukum Boyle. Bagaimana cara menentukan massa atom relatif (Ar) dan massa molekul relatif (Mr)? 3. Jelaskan pengertian mol! 2. Konsep Mol 4 . Bagaimana bunyi hukum Dalton. 04.F.

04. berilah alasannya kemudian mintalah tanda tangan kepada guru atau instruktur Anda. RENCANA BELAJAR SISWA Kompetensi Sub Kompetensi : Konsep Mol : Menjelaskan Konsep Mol dan Hukum Dasar Tulislah semua jenis kegiatan yang Anda lakukan di dalam tabel kegiatan di bawah ini. PEMBELAJARAN A. Jika ada perubahan dari rencana semula. Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar Alasan Perubahan Tanda Tangan Guru Modul Kim.BAB II. Konsep Mol 5 .

Kegiatan Belajar 1 a. Oleh sebab itu. Menghitung massa molekul relatif suatu senyawa. dicari jalan lain berdasarkan teori yang ada. Konsep Mol 6 . Menghitung jumlah mol yang dikonversikan dengan jumlah partikel. 04. bagaimana hal ini dapat dikerjakan? Atom adalah partikel yang sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat walaupun dengan mikroskop. Menjelaskan volume molar gas pada STP (00C dan 1 atmosfer). massa dan volume zat. massa atom adalah sifat utama unsur yang membedakan satu unsur dengan yang lain. dan juga tidak ada neraca untuk itu. diharapkan Anda dapat: Menjelaskan pengertian mol yang dijelaskan sebagai satuan jumlah partikel zat. Uraian materi Kunci suksesnya teori atom Dalton adalah pernyataan bahwa tiap unsur mempunyai atom dengan massa atom yang spesifik. Menghitung volume sejumlah massa gas pada suhu dan tekanan tertentu. Menentukan massa atom relatif dari massa rata-rata dan kelimpahan isotop.B. KEGIATAN BELAJAR 1. sehingga para ahli kimia berupaya mencari bagaimana cara mengukur massa atom tersebut. b. Menjelaskan pengertian massa molar. Menurut Dalton. Tujuan kegiatan pembelajaran Setelah mempelajari kegiatan belajar 1. Namun. Menjelaskan arti massa atom relatif (Ar) dan massa molekul relatif (Mr). Modul Kim. Kita tidak dapat mengambil satu atau beberapa atom lalu menimbangnya.

hal ini berarti massa enam atom besi 4. Karena atom-atomnya berada dalam jumlah yang sama.65 x massa atom karbon. Massa relatif besi dan karbon. Sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari massa sebuah anggur adalah 1 g. Bila massa dari salah satu atom unsurnya diketahui. maka dapat disimpulkan bahwa tiap atom klor harus 35. dalam senyawa ini selalu ditemukan bahwa massa atom klor 35. Dapat dikatakan bahwa massa jeruk adalah 3 g. Karena itu kita telah menemukan massa relatif dari atom hidrogen dan klor. Konsep Mol 7 .Massa Atom Relatif Semua senyawa di alam ini terbentuk dari atom-atomnya dengan perbandingan massa atom yang tetap.65 x massa 6 atom karbon. enam atom karbon enam atom besi Gambar 1. dapat ditentukan massa dari atom-atomnya.5 x lebih berat dari atom hidrogen. Berdasarkan contoh diatas.5 x massa atom hidrogen. Dengan demikian kita telah menemukan massa relatif dari anggur dan jeruk. kita dapat melihat bahwa dengan diketahui rumus dari suatu senyawa dan mengukur perbandingan massa dari unsurunsurnya. 04. Massa atom besi 4. Bila hidrogen dan klor membentuk senyawa hidrogen klorida dengan rumus HCl. dan sebuah jeruk massanya tiga kali massa anggur tersebut. maka massa atom lain dari molekul dapat Modul Kim.

a. a) (Simbol SI adalah u). 12 akhirnya pada tahun 1960 berdasarkan kesepakatan internasional ditetapkan karbon-12 atau C sebagai standar dan mempunyai massa atom 12 s. a (satuan massa atom). m. 12 cermat. maka definisi massa atom relatif (Ar) diubah menjadi perbandingan massa rata-rata satu atom unsur terhadap massa atom 12C. maka digunakan satuan massa atom (s. Kemudian diganti dengan oksigen karena dapat bersenyawa dengan hampir semua unsur lain. maka oksigen mempunyai massa 16 s. massa rata . Dengan demikian yang disebut massa atom relatif (Ar) dari unsur X adalah: massa 1 atom X massa 1 atom H Ar X = atau Ar X = massa 1 atom X 1 16 massa atom O 16 Salah satu syarat massa standar adalah stabil dan murni. 0. Jika atom hidrogen ditetapkan mempunyai massa 1 s. a = 1. Karena setiap unsur terdiri dari beberapa isotop. 1 s. m. m.20%.ditentukan. 04. Perbandingan massa satu atom dengan massa atom standar disebut massa atom relatif (Ar).76%. Pada mulanya dipilih hidrogen sebagai standar karena merupakan atom teringan. Konsep Mol 8 . Setelah diteliti dengan . a.66 x 10-24 g dan massa isotop C= 1. dan 0. m. Karena atom sangat ringan. sehingga harus dicari suatu atom sebagai massa standar. m.rata 1 atom X 1 massa 1 atom C ? 12 12 Ar X ? Dan 12 C ditetapkan mempunyai massa 12 s m.04%. a. Modul Kim. 17 O O dengan kelimpahan masing-masing 99. maka tidak dapat digunakan satuan g dan kg untuk massa atom. Tetapi karena oksigen yang terdapat di alam merupakan campuran dari tiga isotop dan 18 O.99 x 10-23 g.

9940 sma.82% Ne dengan massa 21.26% 22 21 Ne dengan massa 20. 0. Saat ini penentuan massa atom relatif dan massa molekul relatif dilakukan dengan menggunakan spektrometer massa (Gambar 2). Pertama kali spektrometer massa dikembangkan oleh ahli fisika dari Inggris F W. 04. Aston menemukan 3 isotop neon di alam yaitu 90.9914 sma (Gambar 3) Gambar 2 Diagram skema salah satu jenis spektrometer massa Modul Kim. bagaimana menentukannya secara tepat dan benar. Massa atom relatif sangat penting dalam ilmu kimia untuk mengetahui sifat unsur dan senyawa.9924 sma. Yang menjadi masalah. sehingga tidak mempunyai satuan. Dengan menggunakan alat tersebut. Dengan alat ini.92% 20 Ne dengan massa 19. dan 8. ternyata diketahui bahwa atom suatu unsur dapat memiliki massa yang berbeda-beda (disebut isotop).Perlu dicatat bahwa massa atom relatif (Ar) merupakan perbandingan massa. . Konsep Mol 9 . Aston pada tahun 1920.

Misalnya. Sedangkan unsur-unsur yang lain mempunyai dua atau lebih isotop. Massa beberapa isotop ditunjukkan dalam Tabel 1.968852) + 0. Cs. Tahun 1961. Untuk unsur-unsur ini.77% atom dalam keadaan 37 35 Cl mempunyai massa 34. Modul Kim. Tm. Rh. Y. rumus tersebut dapat disesuaikan. F. Tb. berlaku rumus: (% kelimpahan isotop 1 x massa isotop 1) ? (% kelimpahan isotop 2 x massa isotop 2) % kelimpahan isotop 1 ? % kelimpahan isotop 2 Ar ? Sebagai contoh yang baik adalah klor. yang mempunyai dua isotop yaitu. Au. P.496 + 8. Di alam 75. Ho. I. Sc.453 Untuk unsur yang memiliki lebih dari dua isotop.968852 sma dan 24. Konsep Mol 10 .965903. untuk suatu unsur mempunyai dua macam isotop. As.7577 (34.965903) = 26. 35 Cl dan 37 Cl. Mn.2423 (36. 04.Gambar 3 Spektrum massa dari tiga isotop neon Ada 20 unsur (Be. IUPAC menetapkan standar penetapan massa atom relatif terhadap massa isotop karbon-12 (12C). Na. 0. Co. Al.23% adalah Sehingga massa atom sama dengan Cl yang massa atom 36. massa atom relatif (Ar) merupakan nilai rata-rata massa dari setiap massa isotop atom dalam unsur tersebut dengan memperhitungkan kelimpahannya. dan Bi) yang merupakan monoisotop.957 = 35. Nb. Pr.

845 x Jadi.00335 15.rata 1 atom Fe 1 massa 1 atom 12 C 12 = Ar Fe x 1 x massa 1 atom 12C 12 1 x 1. tentukan Massa 1 atom Fe = 55.845 sma dan massa 1 atom massa 1 atom besi! Penyelesaian Ar Fe = massa rata . Konsep Mol 11 . massa 1 atom besi = 9.9738 34.9765 29.01410 3. Massa beberapa isotop (sma) Isotop H-1 H–2 H–3 C – 12 C – 13 O – 16 O – 17 O – 18 Massa 1.26 x 10-23 g Contoh Soal 2 Di alam terdapat isotop 12 C = 12.99 x 10-23 g.26 x 10-23 g 12 12 C = 1.Tabel 1. 04.01605 12. Tentukan Ar rata-rata Modul Kim.89% dan isotop karbon! C = 13.9949 16.9991 17.0000 sma yang memiliki 13 kelimpahan 98.99 x 10-23 g = 9.9769 28.11%.9689 36.9624 Contoh Soal 1 Bila Ar Fe = 55.9627 39.00335 sma yang memiliki kelimpahan 1.00000 13.9659 37.00783 2.9992 Isotop Si – 28 Si – 29 Si – 30 Cl – 35 Cl – 37 Ar – 38 Ar – 40 Massa 27.

dua unsur/lebih dapat bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan tertentu. bila Ar Ca = 40.904 Modul Kim. Perbandingan massa molekul dengan massa standar disebut massa molekul relatif (Mr). Partikel terkecil senyawa adalah molekul yang mempunyai massa tertentu. Masih ingatkah Anda.11 1186. massa molekul relatif (Mr) merupakan penjumlahan Ar atom-atom penyusunnya.rata 1 molekul senyawa 1 massa 1 atom 12 12 C Mr air = massa satu molekul air ? 18 12 1 massa 1 atom 12 C Namun.6800 ? 14. ditulis sebagai berikut: Mr = massa rata . Untuk senyawa semacam ini.0111 sma 100 Massa Molekul Relatif dan Massa Rumus Relatif Konsep massa relatif tidak hanya untuk atom tetapi juga untuk molekul. Mr = ? Ar Contoh Soal 3 Hitunglah Mr CaBr 2. Konsep Mol 12 .00335) 98.078 dan Ar Br = 79. beberapa senyawa tidak memiliki partikel dasar molekul melainkan ion. Menurut Dalton.0000) ? (1. 04.89 ? 1.4337 = 12.Penyelesaian Ar C = Ar C = (98.11 x 13. istilah yang dipakai adalah massa rumus relatif dengan lambang sama yaitu Mr. bahwa molekul merupakan gabungan atom-atom? Berdasarkan hal tersebut.89 x 12.

Jika jumlah oksigen terbatas.999 = 18.886 Jadi Mr CaBr 2 = 199.808 = 199.974 x 10-21 g Konsep Mol dan Bilangan Avogadro Jika suatu bahan mengandung banyak karbon.078 + 159.015 x 1 x massa 1 atom 12C 12 1 x 1.99 x 10-23 g = 2.904 = 40.99 x 10-23 g. Dengan oksigen berlebih. Ar O = 15. karbon diubah semuanya menjadi karbon dioksida. maka karbon dengan oksigen berikatan untuk menghasilkan karbon monoksida dan/atau karbon dioksida sebagai produk.015 Mr H2O = massa satu molekul H O 1 12 massa 1 atom 12 C 2 12 C = 1.008. Bagaimanakah kita dapat menentukan jumlah minimum oksigen yang diperlukan untuk memastikan bahwa karbon seluruhnya telah diubah menjadi karbon dioksida? Modul Kim.016 + 15. 04.999 = 2. seperti batubara atau arang kayu dibakar.Penyelesaian Mr CaBr 2 = 1 x Ar Ca + 2 x Ar Br = 1 x 40. maka hasilnya kaya akan karbon monoksida.987 x 10-23 g 12 Jadi.078 + 2 x 79. massa 200 molekul air = 200 x 2. Konsep Mol 13 . Massa 1 molekul H2O = Mr H 2O x = 18.889 Contoh Soal 4 Bila Ar H = 1.008 + 1 x 15.987 x 10-23 g = 5.999 dan massa 1 atom tentukan massa 200 molekul air! Penyelesaian Mr H2O = 2 x Ar H + 1 x Ar O = 2 x 1. yaitu gas beracun.

Mol adalah jumlah dari suatu zat yang mengandung jumlah satuan dasar (atom. tembaga. Demikian pula. Walaupun 1 lusin jeruk dan satu lusin semangka tidak mempunyai massa yang sama. Dalam bidang kimia. skharosa (gula). molekul-molekul atau ion-ion dengan satuan jumlah yang disebut mol. ion) yang sama dengan atom-atom dalam 12 g isotop 12 C. molekul. Dapatkah Anda bayangkan Modul Kim. ion-ion. atau satuan- satuan dasar digambarkan dengan simbol atau rumus. molekul atau ion) dalam satu mol disebut bilangan Avogadro (atau tetapan Avogadro) dengan lambang L. raksa (II) oksida. maka para ahli kimia menghitung jumlah atom-atom. Amedeo Avogadro. 04. Konsep Mol 14 . seperti atom.Untuk menjawab pertanyaan semacam ini dapat digunakan ukuran yang disebut mol. dan kertas dengan satuan rim (500 lembar). garam dapur. Gambar 4 Masing-masing 1 mol untuk unsur dan senyawa yang berbeda. Perhatikan Gambar 4. Mol adalah ukuran penting. bila kita menghitung telor dengan satuan lusin (12 telur). adalah orang yang pertama kali mempunyai ide dari satuan ini. Jumlah partikel (atom. terlihat perbedaan massa dari masing-masing unsur dan senyawa. Harga L sebesar 6. Satu lusin merupakan angka yang sama. apakah kita mempunyai 1 lusin jeruk atau 1 lusin semangka. Searah jarum jam mulai dari kiri belerang. 1 mol magnesium dan 1 mol besi mengandung atom-atom dengan angka yang sama tetapi mempunyai massa berbeda. Pengertian mol dapat kita analogikan sebagai berikut. molekul.02 x 1023 partikel mol-1. yang merupakan satuan dasar SI untuk sejumlah zat. walaupun mempunyai jumlah mol yang sama. tembaga (II) sulfat I pentahidrat.

09 gram 40.besarnya angka itu? Seandainya dapat dikumpulkan sebanyak 6.00 Jumlah Mol 1 mol 1 mol 1 mol 1 mol Massa 12.02 x 1023 butir jagung. Zat tersebut dapat diketahui massanya dengan mengetahui Ar atau Mr zat tersebut. tetapi ditunjukkan dalam satuan g/mol. Hubungan Mol dengan massa Zat Nama Zat Karbon Oksigen Kalsium karbonat Natrium hidroksida Rumus C O2 CaCO3 NaOH Ar atau Mr 12. kita memerlukan sejumlah mol zat. amatilah tabel berikut! Tabel 2. massa molar dari suatu zat adalah massa dari 1 mol zat tersebut. Massa molar adalah bilangan yang sama dengan massa atom relatif atau massa molekul relatif.00 gram Berdasarkan tabel diatas.02 x 1023 / mol Rumus yang menyatakan hubungan antara mol dan jumlah partikel sebagai berikut.01 16. jagung itu dapat tertimbun di permukaan bumi Indonesia dengan mencapai ketinggian beberapa kilometer.00 gram 100. maka kita dapatkan : 1 mol = L partikel 1 mol = 6. 04. Modul Kim. Konsep Mol 15 .01 gram 16. Massa molar dari beberapa unsur ditunjukkan dalam Gambar 5. Bagaimana hubungan mol dengan massa suatu zat? Untuk mengetahui jawabannya.09 40.00 100. Mol A n ? jumlah partikel A atau jumlah partikel A ? n x L L Massa Molar Zat Untuk keperluan pembuatan zat melalui reaksi. Dari uraian di atas.

201 g raksa. Modul Kim. Konsep Mol 16 .Gambar 5 Massa molar dari beberapa unsur dari kiri kekanan 32 g belerang. Gambar 6 Massa molar dari senyawa tembaga (II) klorida.02 x 10 23 atom) Sedangkan massa molar dari beberapa senyawa ditunjukkan dalam Gambar 6 dan Tabel 3. 64 g tembaga. air. aspirin dan besi (III) oksida. 4 g gas helium (dalam balon) dan 12 g karbon mengandung 1 mol atom (6. 04.

NH3 Rumus Struktur Massa Molekul Relatif Massa Molar 17.02 x 1023 atom Na 1 mol CO 2 = 44. Kita juga dapat menggunakan fakta-fakta tentang hubungan antara mol.07 sma 3 Ar C + 8 Ar H + 3 Ar O 92.01 sma + 3 (19. CHF3 F F C H O S O F 1 Ar C + 1 Ar H + 3 Ar F 70.99 sma. Massa molar dari Beberapa Senyawa Senyawa Amonia.00 64.01 g CO2 = 6.99 g/mol dan untuk massa molekul relatif karbon dioksida 44. Modul Kim.02 sma 1 Ar S + 2 Ar O = 32.99 g Na = 6.00 sma) = 92.02 x 10 23 molekul CO 2 1 mol MgCl2 = 95.07 sma + 2 (16.11 sma Belerang dioksida. dengan menulis hubungan berikut: 1 mol Na = 22.11 g/mol = 2 (12.011 sma + 1.04 g/mol H N H H 1 Ar N + 3 Ar H = 14.01 sma) + 3 (16.21 g MgCl2 = 6. 04.01 sma + 3(1. C3H8O3 CH2OH CHOH CH2OH Berdasarkan gambar dan tabel diatas.01 g/mol. dapat kita katakan bahwa untuk massa atom relatif Natrium adalah 22.04 sma Trifluorometana.02 g/mol = 12.02 x 1023 unit rumus MgCl2 Bagaimana hubungan antara massa molar dan mol? Coba perhatikan uraian berikut. SO 2 Gliserol. massa molarnya 44. massa molarnya 22.07 g/mol sma) = 64.01 sma) = 17.Tabel 3. Konsep Mol 17 .01 sma.00 sma) = 70.011 sma) + 8 (1. bilangan Avogadro dan massa molar.

mempelajari pembakaran bahan bakar roket. Sehingga dalam reaksi pembakaran metana. Berapa gram Cu yang kita perlukan? Massa atom relatif Cu adalah 63.546 g Cu/1 mol Cu = 15.Asumsikan kita memerlukan 0. Apakah untuk membuat obatobatan. Massa A ? mol A Gram A x 1 mol A = mol A gram A mol A ? massa A mol A x gram A = gram A 1 mol A Penggunaan Mol Dalam subbab ini kita tekankan hubungan antara mol dengan massa dan volume yang didasarkan pada rumus kimia. Konsep Mol 18 .546 sma. ahli-ahli kimia juga memerlukan pertimbangan mol dan massa yang berhubungan dengan reaksi-reaksi kimia. Untuk menghitung massa dari 0.25 mol Cu untuk sebuah eksperimen. dapat dinyatakan sebagai: Modul Kim.25 mol Cu x 63. atau menguji hipotesis.25 mol Cu. Hubungan tersebut diperoleh dari persamaan kimia. dengan persamaan reaksi berikut.9 g Cu Berdasarkan contoh diatas. 0. CH4 (g) + 2 O 2 (g) ? CO2 (g) + 2 H2O (l) Koefisien reaksi dengan konsep mol merupakan angka banding mol zat yang tepat bereaksi dengan mol zat yang terjadi. secara umum hubungan antara massa molar dan mol adalah sebagai berikut. 1. memperoleh logam-logam dari bijihnya.546 g Cu/1 mol Cu. Penggunaan Massa Molar dalam Stoikiometri Perhatikan reaksi pembakaran metana di udara untuk membentuk karbondioksida dan air. mensintesis senyawa-senyawa baru.546 g/mol. 04. kita memerlukan faktor konversi 63. maka massa molar dari Cu adalah 63.

volume dalam mililiter atau liter dan seterusnya. Jika jumlah zat-zat diketahui massanya. 04. Modul Kim. kita tidak mengukur jumlah molar secara langsung. Kita menghubungkannya dengan jumlah tersebut bila mengukur massa dalam gram atau kilogram. kita dapat menggunakan 4 tahap pendekatan seperti dibawah ini: Tahap 1. Tahap 3.1 mol CH4 tepat bereaksi dengan 2 mol O 2 1 mol CO 2 dihasilkan untuk setiap 1 mol CH4 yang bereaksi 2 mol H 2O dihasilkan untuk setiap 1 mol CO2 yang dihasilkan. Faktor stoikiometri berhubungan dengan zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia yang didasarkan pada mol. Gambar 7 Metana merupakan komponen utama dari gas alam Walaupun mol penting dalam dasar perhitungan persamaan kimia. Tulislah persamaan reaksi yang sudah disetarakan Ubahlah gram menjadi mol menggunakan massa molarnya (untuk reaktan dan produk) Faktor stoikiometri diperoleh dari persamaan yang telah disetarakan untuk perubahan dari mol zat-zat yang dimaksud Gunakan massa molar untuk mengubah mol zat yang diinginkan menjadi massa dari zat tersebut 19 Tahap 4. kita dapat mengubah pernyataan tersebut ke dalam faktor konversi yang diketahui sebagai faktor-faktor stoikiometri. Tahap 2. Konsep Mol . Selanjutnya.

Contoh Soal 5 Amonia. Menulis persamaan reaksi yang setara N2 + 3 H2 ? 2 NH3 Tahap 2.016 g H2 Menggunakan koefisien dari persamaan yang telah 20 Modul Kim. Konsep Mol .Kita gambarkan 4 tahap pendekatan di atas dalam diagram berikut. NH3 umumnya digunakan sebagai pupuk. Mengubah massa yang diketahui dari reaktan (H2) menjadi mol ? mol H2 = 60 g H2 x Tahap 3. Berapa gram amonia dapat dibuat dari 60 gram hidrogen? Penyelesaian Tahap 1. dibuat dari reaksi antara hidrogen dan nitrogen dengan hati-hati pada temperatur dan tekanan tinggi. 04. 1 mol H2 = 29.8 mol H2 2. ? mol B ? mol A x ? ? ? mol A ? Mol A Mol B ? mol A ? g A x? ? gA ? ? ? ? Massa A (gram) Gambar 8 ? gB ? mol B x ? ? ? mol B ? Massa B (gram) Hubungan Stoikiometri dari massa reaktan (A) dan produk (B) pada persamaan kimia.

04.16 g H2 3 mol H2 1 mol NH3 2.9 mol NH3 3 mol H2 17. Tabel 4.setara untuk menentukan faktor stoikiometri yang berhubungan dengan amonia dan hidrogen ? mol NH3 = 29. Penggunaan Volume Molar dalam Stoikiometri Berdasarkan prinsip Avogadro dapat diketahui bahwa pada suhu dan tekanan sama.433 22. NH3 Volume Molar (liter) 22. O 2 Nitrogen.8 mol H2 x Tahap 4.9 mol NH3 x Dari semua tahap diatas.402 22. untuk volume gas gas nyata harganya berbeda-beda (Tabel 4). He Argon. CO 2 Amonia.03 g NH3 = 339 g NH3 1 mol NH3 Mengubah dari mol amonia menjadi massa dari amonia ? g NH3 = 19. yaitu suhu 00C dan tekanan 1 atm adalah 22. 2 mol NH3 = 19. Volume Molar dari Berbagai Gas Nyata pada STP Zat Oksigen.397 22.397 22. Namun. N2 Hidrogen. Volume ini dikenal sebagai volume molar. Konsep Mol 21 .260 22. dapat digabungkan menjadi satu tahapan.03 g NH3 x x ? 339 g NH3 2. 1 mol gas apa saja akan mempunyai volume yang sama. H2 Helium. Secara eksperimen telah diperoleh bahwa volume rata-rata yang dimiliki gas pada suhu dan tekanan standar (STP).434 22. sebagai berikut ? g NH3 ? 60 g H2 x 1mol H2 2 mol NH3 17. Ar Karbon dioksida.079 Modul Kim.4 dm3 dengan anggapan gas ini adalah ideal.

CO 2 (g) + 2 LiOH (s) ? Li2CO 3 (s) + H2O (g) Berapa gram litium hidroksida yang diperlukan untuk bereaksi dengan 500 L gas karbon dioksida pada 101 tekanan kPa dan 250C? Penyelesaian Untuk menyelesaikan soal ini dilakukan dalam beberapa langkah. ternyata lebih besar dari volume bola basket seperti dalam Gambar 9.45 mol CO 2 22. Pertama. menggunakan koefisien dari persamaan yang telah setara untuk menentukan faktor stoikiometri yang berhubungan dengan litium hidroksida dan karbon dioksida Modul Kim.Suatu eksperimen menunjukkan bahwa pada kondisi yang sama.4 L) dengan bola basket Contoh Soal 6 Gas karbon dioksida bereaksi dengan litium hidroksida. dengan reaksi sebagai berikut.4 L CO2 Kedua. volume molar juga digunakan dalam perhitungan stoikiometri. Gambar 9 Perbandingan volume molar pada STP (hampir sama dengan 22. volume gas pada 250C dapat dikonversi pada volume STP. Konsep Mol 22 . 04.4 L). Seperti massa molar. untuk mencari jumlah mol CO2. 273 K ? V = 500 L CO 2 ? ? ? = 458 L CO 2 ? 298 K ? ? mol CO 2 = 458 L CO 2 x 1 mol CO2 = 20. 1 mol gas ideal (22.

90 g LiOH = 977. dapat digabungkan menjadi satu tahapan. 04.45 mol CO 2 x 2 mol LIOH = 40. Mr = ? Ar ? Massa molar suatu zat adalah massa 1 mol zat yang nilainya sama dengan Ar atau Mr zsat tersebut dalam satuan gram Rumusan mol dalam hubungannya dengan massa: mol X = massa unsur X massa molar X Modul Kim. Rumus: Mr = massa rata .90 g LiOH x x ? 977.51 g LiOH 1 mol LiOH Dari semua tahap diatas.4 L CO 2 1 mol CO 2 1 mol LiOH c. sebagai berikut ? g LiOH ? 458 L CO 2 x 1 mol CO 2 2 mol LiOH 23. Rangkuman ? Massa atom relatif (Ar) adalah perbandingan massa rata-rata satu atom suatu unsur terhadap 112 massa satu atom karbon isotop – 12 (12C).rata 1 atom X 1 massa 1 atom 12 C 12 ? Massa molekul relatif (Mr) adalah perbandingan massa satu molekul senyawa terhadap 112 massa satu atom karbon isotop – 12 (12C).90 mol LiOH x 23. mengubah dari mol LiOH menjadi massa dari LiOH ? g LiOH = 40.? mol LiOH = 20.rata 1 molekul senyawa 1 massa 1 atom 12 C 12 ? Nilai massa molekul relatif merupakan jumlah total dari setiap massa atom relatif unsur penyusunnya.90 mol LiOH 1 mol CO2 Ketiga. Konsep Mol 23 . Rumus: Ar X = massa rata .51 g LiOH 22.

Konsep Mol 24 .356 mol Zn? 3. Belerang merupakan unsur non logam. Massa atom dari dua isotop tembaga. 04. Berapa gram seng yang ada dalam 0. Rumusan mol dalam hubungannya dengan volume: Mol X = volume gas X V STP d.09%) dan 65 Cu (30. Berapa mol metana yang ada dalam 6.07 g CH4? 6. berapakah massa CO2 dan H2O yang dihasilkan? 63 Cu (69. Makanan yang kita makan mengalami reaksi pembakaran dalam tubuh menghasilkan energi untuk pertumbuhan dan gerak. Hitunglah massa molekul relatif dari senyawa-senyawa berikut: (a) belerang dioksida (SO 2) dan (b) kafein (C 8H10N4O 2) 5.4 L/mol. Seng (Zn) merupakan logam yang digunakan untuk membuat kuningan dan lapisan pada besi untuk mencegah korosi.3 g belerang? 4. Belerang dengan batubara dapat meningkatkan terjadinya hujan asam.93 sma dan 64.9278 sma. VSTP = 22. atom relatif dari tembaga. Metana (CH4) adalah komponen utama dalam gas alam. Berapa banyak atom yang terdapat di dalam 16. Hitunglah massa Modul Kim.? Volume molar gas pada keadaan standar menyatakan volume 1 mol suatu gas pada keadaan standar (STP) yaitu pada suhu 00C dan 1 atm. 2. Tugas 1. Reaksi pembakaran dalam tubuh adalah sebagai berikut C6H12O 6 + 6 O 2 ? 6 CO 2 +6 H2O Bila 856 g C6H12O6 dikonsumsi oleh seseorang.91%) masing-masing adalah 62.

0 gram senyawa tersebut? 3.81 x 1023 atom Fe 55. berapa volume gas hidrogen yang dihasilkan? 5. kemudian kalikan dengan bilangan Avogadro untuk menemukan jumlah atom besi. Berapa mol Ca3(PO4)2 yang ada dalam 10.15 gram magnesium? 4. Bila massa dari besi. Kunci Jawaban 1. berapa jumlah atom dari Fe tersebut? 2. Jika reaksi berlangsung pada STP. Berapa gram magnesium oksida yang terbentuk bila dalam reaksi diperlukan 12. 16. Langkah pertama adalah konversi massa besi ke jumlah mol besi. Kalsium fosfat.8 g Fe 1 mol Fe Modul Kim.8 g Fe x 1 mol Fe 6. Sebanyak 12 g logam magnesium direaksikan dengan asam klorida menurut reaksi: Mg (s) + HCl (aq) ? MgCl2 (s) + H2(g) (belum setara). Konsep Mol 25 .8 g. Logam magnesium bereaksi dengan gas oksigen di udara menghasilkan magnesium oksida. Ca3(PO4)2. Sebuah permen mengandung 21. sakharosa mengalami metabolisme sesuai persamaan berikut C12H22O 11 (s) + O 2 (g) ? CO2(g) + H2O (l) (belum setara) Hitung massa O 2 yang diperlukan dan massa CO2 dan H2O yang dihasilkan! f.10 g sakharosa.02x1023 atom Fe x = 1.e. adalah senyawa ion yang merupakan komponen utama dari tulang. Fe adalah 16. Bila permen tersebut dimakan. 04. C12H22O 11. Tes Formatif 1.

Mengubah dari mol magnesium oksida menjadi massa dari magnesium oksida ?g MgO = 0.18 g/mol 10. 3 Ar Ca + 2 Ar P + 8 Ar O = 3 (40.15 g Mg x Tahap 3.08 sma) + 2 (30.97 sma) + 8 (16. Tahap 2. langkah pertama hitunglah massa molar Ca3(PO4)2. digunakan tahap-tahap berikut.00 sma) = 310.2.4937 mol 24.305 g Mg Modul Kim. 1 mol Mg = 0.50 mol Mg 24.30 g MgO = 20. Menulis persamaan reaksi yang setara 2 Mg (s) + O 2 (g) ? 2 MgO (s) Mengubah massa yang diketahui dari reaktan (Mg) menjadi mol ? mol Mg = 12.15 g MgO 1 mol MgO 4. Untuk menghitung massa magnesium oksida yang terbentuk. Untuk mengkonversi massa menjadi mol.22 x 10-2 mol Ca3(PO 4)2 310. Konsep Mol 26 . Persamaan reaksi yang disetarakan: Mg (s) + 2 HCl (aq) ? MgCl2 (s) + H 2(g) Mol Mg = 12 g Mg x 1 mol Mg = 0.50 mol MgO x 40. Tahap 1. 04.50 mol MgO 2 mol Mg Tahap 4.0 g Ca3(PO 4)2 x 1 mol Ca3 (PO 4 )2 = 3.50 mol Mg x 2 mol MgO = 0.18 sma Massa molar Ca3(PO4)2 = 310. kemudian massa molar digunakan untuk mengkonversi massa menjadi mol.18 g Ca3 (PO 4 )2 3.30 g Mg Menggunakan koefisien dari persamaan yang telah setara untuk menentukan faktor stoikiometri yang berhubungan dengan magnesium oksida dan magnesium ? mol MgO = 0.

4937 mol x 22.059 L 5. CO2 . 04.062 mol C12H22O11 1 mol C12H22 O11 = 342. CO 2 . H 2O Modul Kim.4 L = 0.3 g C12H22 O11 Tahap 3. Konsep Mol 27 . Tahap 1.Mol H2 = 0.4937 mol 1 mol Mg = mol H2 x 22.10 g C12H22O11 x 0.062 mol C12H22O 11 x = 0. gunakan tahap-tahap berikut.74 mol O 2 ? mol CO 2 = 0. Untuk menghitung massa O2 yang diperlukan dan massa CO2 dan H2O yang dihasilkan.062 mol C12H22O 11 x = 0.4937 mol Mg x Volume H2 pada STP 1 mol H2 = 0. Mengubah dari mol O 2 . H2O dan C12H22O 11 ? mol O 2 = 0.68 mol H2O 11 mol H2 O 1 mo C12H22O11 12 mol CO 2 1 mo C12H22O11 12 mol O 2 1 mo C12H22O11 Tahap 4.4 L = 11. Menggunakan koefisien dari persamaan yang telah setara untuk menentukan faktor stoikiometri yang berhubungan dengan O 2 . CO 2 .74 mol CO 2 ? mol H2O = 0. H2O menjadi massa dari O 2.062 mol C 12H22O11 x = 0. Tahap 2. Menulis persamaan reaksi yang setara C12H22O 11 (s) + 12 O2 (g) ? 12 CO2(g) + 11 H 2O (l) Mengubah massa yang diketahui dari reaktan ( 12H22O 11) C menjadi mol ? mol C12H22O 11= 21.

02 g H2O = 12.74 mol CO2 x ?g H2O = 0.68 mol H2O x Modul Kim. 04. Konsep Mol 28 .57 g CO2 1 mol CO2 18.99 g O 2 = 23.67 g O 2 1 mol O 2 44.01 g CO2 = 32.25 g H2O 1 mol H2 O ?g CO 2 = 0.74 mol O 2 x 31.?g O 2 = 0.

. hukum Boyle. hukum Boyle. Dari pengamatan ini akan diperoleh data yang akhirnya dapat ditemukan keteraturan. P total = Pa + Pb + Pc + .2. Dalam eksperimennya. Uraian materi Ilmu kimia adalah ilmu berlandaskan eksperimen. Dalam perkembangan ilmu kimia. telah ditemukan beberapa hukum yang dikenal dengan hukum dasar Ilmu Kimia. Perhatikan Gambar 10 tentang eksperimen Dalton. hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro. b. Hukum Dalton Apakah yang terjadi pada tekanan gas apabila dua atau lebih gas yang tidak dapat bereaksi ditempatkan dalam satu wadah? John Dalton (1766 – 1844) seorang ilmuwan Inggris tertarik dengan pertanyaan ini. Konsep Mol 29 . diharapkan Anda dapat: Menjelaskan pengertian hukum Dalton. yang dimulai dengan pengamatan. Data yang diperoleh dengan adanya ketentuan secara eksperimen disebut hukum. Modul Kim. Kegiatan Belajar 2 a. Dalton menghasilkan hukum tekanan parsial yang dikenal pula dengan hukum Dalton. 04. Tujuan kegiatan pembelajaran Setelah mempelajari kegiatan belajar 2. Tekanan parsial adalah tekanan atau desakan oleh setiap macam gas dalam campuran gas. Menerapkan hukum Dalton. Hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro dalam perhitungan kimia. . Hukum ini menyatakan bahwa tekanan total gas sama dengan jumlah tekanan parsial tiap gas dalam campuran.

bila ada campuran gas A dan gas B dengan tekanan total PT. Simbol a. Konsep Mol 30 . (a) (b) (c) Gambar 10 Bila 1000 cm3 O2 (a) dan 1000 cm3 N2 (b) dicampurkan (c) . berdasarkan hukum Dalton didapat persamaan sebagai berikut. Masing-masing labu mempunyai volume dan temperatur yang sama. Berapa tekanan campuran? Penyelesaian Ptotal ? PN2 ? PO 2 ? 576 torr ? 144 torr ? 720 torr Untuk gas ideal. dan Pc . 04. dan c. misalnya pCO.Pa . PT = P A + P B Modul Kim. Contoh Soal 7 Suatu campuran oksigen dan nitrogen mengandung oksigen pada tekanan 144 torr dan nitrogen pada tekanan 576 torr. dan c dapat diganti dengan rumus kimia gas. maka tekanan dari campuran merupakan jumlah dari tekanan parsial tiap gas. pCO2 dan sebagainya. Pb . merupakan tekanan parsial dari komponen a. b. b.

04.K) (295 K) Jumlah mol O 2 adalah nO 2 ? (0.atm/mol.790 atm = 0. n A RT PA V ? PT (n A ? nB ) RT ? V nA ? XA n A ? nB atau PA = XA .0339 mol O 2 (0.205 atm dan N2 pada 0. Penyelesaian Tekanan total campuran gas = 0. PT dengan XA adalah fraksi mol A Contoh soal 8 Hitung jumlah total mol dalam 4.00 L sampel gas pada 295 K.atm/mol. Konsep Mol 31 .164 mol (0. mengandung O 2 pada 0.995 atm Jumlah total mol adalah Ntotal = (0. maka V V nA R T n RT RT n RT + B = (nA + nB) = V V V V Dimana n adalah jumlah total mol dari gas yang ada.790 atm.995 atm) (4.205 atm) (4.00 L) ? 0.Karena PA = PT = nA R T n RT dan PB = B .00 L) = 0. secara matematis diuraikan sebagai berikut.205 atm + 0. Untuk mengetahui hubungan antara tekanan parsial dengan tekanan total.0821 L.K) (295 K) Modul Kim.0821 L. Hitung juga jumlah mol O2 yang ada.

04. Demikian seterusnya.Hukum Boyle Bagaimanakah perubahan volume gas jika tekanannya diubah? Pertanyaan ini dijawab oleh seorang berkebangsaan Inggris Robert Boyle (1627 – 1691) dengan eksperimennya yang sangat sederhana menggunakan tabung berbentuk huruf J (Gambar 11). dimana perbedaan tinggi raksa pada tabung tertutup dan tabung terbuka sebesar 754 mmHg atau mendekati 1 atm. Sehingga tekanan dari gas yang terperangkap sama dengan tekanan atmosfer (tekanan udara pada tabung terbuka) yaitu 1 atm atau 760 mmHg (Gambar a). Konsep Mol 32 . Dengan demikian tekanan udara pada kaki tabung tertutup menjadi 2 atm (Gambar b). pada tabung yang lebih panjang ujungnya terbuka. volume udara menjadi berkurang separuhnya. Modul Kim. yang lebih pendek ujungnya tertutup Bila raksa ditambah lagi sampai volume udara pada tabung tertutup menjadi separuh dari semula. Ternyata tekanan gas yang terperangkap lebih besar dari tekanan atmosfer. sehingga dengan melipat duakan tekanan. Gambar 11 Tabung berbentuk huruf J. Ke dalam tabung dituangkan raksa sehingga ada udara yang terperangkap dalam tabung tertutup.

V ? V= 1 (T dan m tetap) P 1 (konstan) atau P 1 V1 = P 2 V2 P Modul Kim. peningkatan tekanan pada gas akan menyebabkan penurunan volume pada gas tersebut.Untuk pemahaman lebih lanjut tentang hukum Boyle. volume udara menjadi berkurang separuhnya (Gambar b) dan bila tekanan ditingkatkan menjadi empat kali. bila tekanan di dua kalikan. perhatikan Gambar 12 berikut. Boyle telah mendapatkan hubungan yang sama untuk gas-gas lain asalkan suhunya tetap. 04. Hubungan timbal balik antara tekanan dan volume gas disebut hukum hubungan tekanan-volume atau hukum Boyle (1661). Jumlah molekul pada masing-masing tabung tetap. Hukum ini menyatakan bahwa pada suhu tetap volume sejumlah tertentu gas berbanding terbalik dengan tekanan. Berdasarkan Gambar tersebut. Konsep Mol 33 . volume udara menjadi seperempatnya (Gambar c). (a) Gambar 12 (b) (c) Pada temperatur konstan.

261 0. Konsep Mol 34 .600 L dan 0. 04.707 0.Dengan.150 L Penyelesaian a.450 0. Buatlah grafik hubungan antara tekanan (P) dan volume (V).102 1.325 0.700 1.524 1. V1 = volume gas pada tekanan P1 (keadaan gas sebelum berubah) V2 = volume gas pada tekanan P2 (keadaan gas setelah berubah) Contoh Soal 9 Berikut adalah data yang diperoleh dalam eksperimen P (atm) 0.902 2.205 a. Tentukan berapa tekanan yang diperlukan untuk mendapatkan volume 0.420 V (L) 0. b. Grafik hubungan antara P dan V Modul Kim.

pada tahun 1808 mengadakan penelitian dengan melakukan pengukuran terhadap volume gas-gas yang terlibat dalam suatu reaksi. Konsep Mol 35 .150 Hukum Gay Lussac Joseph Louis Gay Lussac (1778-1850). Dari grafik. 1) Satu liter gas hidrogen bereaksi dengan satu liter gas klorin. seorang ahli kimia berkebangsaan Perancis. Modul Kim. Untuk dapat lebih memahami hasil penelitian Gay Lussac.600 L. Berdasarkan hasil penelitiannya.3 atm 0.b. N2 (g) + 3H2 (g) ? 2 NH3 (g) 1L 3L 2L Perbandingan volume gas N2 : gas H2 : gas NH3 = 1 : 3 : 2 Dari beberapa contoh diatas. 04. H2 (g) + Cl2 (g) ? 2 HCl (g) 1L 1L 2L Perbandingan volume gas H2 : gas Cl2 : gas HCl = 1 : 1 : 2 2) Satu liter gas nitrogen bereaksi dengan satu liter gas hidrogen menghasilkan dua liter gas amonia. pada volume L maka tekanannya 3. diperoleh perbandingan dengan bilangan yang bulat dan sederhana. menghasilkan dua liter gas hidrogen klorida. V = 0. Gay Lussac merumuskan suatu hukum yang menyatakan bahwa “pada suhu dan tekanan yang sama. perhatikan contoh-contoh berikut ini. perbandingan volume gas-gas yang bereaksi dan volume gas-gas hasil reaksi merupakan perbandingan bilangan bulat dan sederhana”. maka tekanan 0.82 atm.

dan gas amoniak yang mempunyai persamaan reaksi 2NH3(g) adalah 1:3:2. Lambang H2 menunjukkan satu molekul hidrogen yang terdiri atas dua atom hidrogen. dan hidrogen klorida. Avogadro mengajukan suatu pemikiran bahwa bukan hanya senyawa saja. klorin. gas hidrogen. Konsep Mol 36 . Menurut Gay-Lussac. dan 2 NH 3 berarti dua molekul gas amoniak. 04. hukum Avogadro menyatakan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama. yang memiliki partikel dasar berupa atom-atom. semua gas yang memiliki volume sama. seorang ahli fisika dari Italia menjelaskan hukum Gay Lussac dengan mengajukan suatu hipotesis yang selanjutnya dikenal sebagai teori Avogadro. Dari gambaran di atas.Hukum Avogadro Pada tahun 1811. terlihat bahwa satu atom nitrogen bereaksi dengan tiga atom hidrogen membentuk dua molekul amoniak. Berdasarkan data diatas ini. oksigen. akan memiliki jumlah molekul yang sama. Lambang N2 menunjukkan satu molekul nitrogen yang terdiri atas dua atom nitrogen. Amedeo Avogadro (1776-1856). nitrogen. N2(g) + 3H2(g) ? Gambar 13 Skema ilustrasi hukum Avogadro Modul Kim. tetapi juga beberapa unsur diatomik seperti hidrogen. perbandingan antara volume gas nitrogen.

Karena jumlah molekul sama berarti jumlah molnya sama.Berdasarkan Gambar 13 diatas. perbandingan volume gas sesuai dengan perbandingan jumlah molekul dan sesuai dengan perbandingan koefisien reaksinya. dan D Modul Kim. Untuk menghitung volume atau jumlah molekul zat lain (B. perhatikan contohcontoh reaksi berikut ini. maka volume gas yang bereaksi dan gas hasil reaksi merupakan koefisien persamaan reaksi. diperoleh kesimpulan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama. Berdasarkan prinsip ini. 04. Volume B = koefisien B ?b ? x volume A ? ? x p ? liter koefisien A ?a ? koefisien B ?b ? x jumlah molekul A ? ? x q ? molekul koefisien A ?a ? Jumlah molekul B = Analog untuk C. Secara umum pada suatu reaksi gas: aA + bB ? cC + dD Misalnya p liter A setara dengan q molekul. maka jumlah mol gas berbanding lurus dengan dengan volumenya (V ? n). pada P dan T tetap terdapat ketergantungan antara volume dengan jumlah molekul gas. Sebagai contoh. Konsep Mol 37 . C atau D) dilakukan cara sebagai berikut. setiap 1 liter gas akan memiliki x molekul gas tersebut. 1 L H2 (g) + 1 L Cl2 (g) ? 2 L HCl (g) x molekul H2 (g) + x molekul Cl2 (g) ? 2x molekul HCl (g) Persamaan reaksinya: H2 (g) + Cl2 (g) ? 2 HCl (g) 2 L H2 (g) + 1 L O 2 (g) ? 2 L H2O (g) 2x molekul H2 (g) + x molekul O 2 (g) ? 2x molekul H2O (g) Persamaan reaksinya: 2H2 (g) + O 2 (g) ? 2 H2O (g) Dari contoh di atas.

. dan memiliki jumlah molekul yang sama. Konsep Mol 38 . . ? Hukum Avogadro menyatakan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama. Modul Kim. dapat dibuat suatu rumus yang berlaku khususnya untuk reaksi gas.?c ? Volume C = ? x p ? liter ?a ? ?c ? Jumlah molekul C = ? x q ? molekul ?a ? ?d ? Volume D = ? x p ? liter ?a ? ?d ? Jumlah molekul D = ? x q ? molekul ?a ? Berdasarkan contoh tersebut. semua gas yang memiliki volume sama. Rangkuman ? Hukum Dalton menyatakan bahwa tekanan total gas sama dnegan jumlah tekanan parsial tiap gas dalam campuran P total = Pa + Pb + Pc + . perbandingan volume gas-gas yang bereaksi dan volume gas-gas hasil reaksi merupakan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. ? Hukum Boyle menyatakan bahwa pada suhu tetap volume sejumlah tertentu gas berbanding terbalik dengan tekanan V= 1 (konstan) atau P1 V1 = P2 V2 P ? Hukum Gay Lussac menyatakan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama. yaitu: koefisien yang dicari x volume yang diketahui koefisien yang diketahui koefisien yang dicari Jumlah molekul yang dicari ? x jumlah molekul yang diketahui koefisien yang diketahui Volume yang dicari ? c. 04.

Uraikan dengan kata-kata Anda sendiri tentang eksperimen Dalton tentang hubungan antara tekanan parsial dan tekanan total gas! 2. 5. tentukan: a. Konsep Mol 39 . 3.46 mol Neon. Campuran gas mengandung 4.74 mol Argon dan 2. Kesetaraan persamaan reaksi b. pada suhu tetap.40 g CO2 pada suhu dan tekanan standar (STP). 4. Volume gas amoniak yang dihasilkan c. 2. Jelaskan hubungan antara hukum Gay Lussac tentang perbandingan volume dengan hukum Avogadro! e. Tes Formatif 1. Tugas 1. 0. Berapakah volume 300 mL sampel gas pada tekanan 625 torr bila tekanan diubah menjadi 750 torr. dalam reaksi pembakaran 100 L H2S sesuai dengan persamaan reaksi: 2 H2S (g) + 3 O 2 (g) ? 2 H2O (g) + 2 SO 2 (g). Hitung volume oksigen yang diperlukan dan volume SO 2 yang terbentuk. 04. Semua gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama.15 mol Xenon. Hitunglah tekanan parsial dari masing-masing gas bila tekanan totalnya 2 atmosfer pada temperatur tertentu. Hitung volume (dalam liter) dari 7. Volume gas nitrogen yang bereaksi Modul Kim.d. Gas nitrogen dapat bereaksi dengan gas hidrogen membentuk amoniak sesuai dengan persamaan reaksi yang belum setara berikut: N2 (g) + H2 (g) ? NH3 (g) Jika 6 liter gas hidrogen yang bereaksi maka. Bagaimana cara Boyle untuk membuktikan bahwa pada suhu tetap volume sejumlah tertentu gas berbanding terbalik dengan tekanan? 3.

langkah pertama kita tentukan fraksi mol Ne XNe = nNe nNe 4.77 L 44. Sesuai dengan hukum Gay-Lussac.15 mol PNe = XNe . Untuk reaksi antara gas nitrogen dan gas hidrogen membentuk gas amoniak.2 atm dan PXe = 0. didapat PAr = 0.40 g CO2 x 3 x 100 L = 150 L 2 2 x 100 L = 100 L 2 1 mol CO2 22. Reaksi setara: N2 (g) + 3 H2 (g) ? 2 NH 3 (g) b.46 mol ? ? 0.46 mol ? 0.74 mol ? 2. Volume gas amoniak yang dihasilkan = koefisien NH 3 x volume H ? 2 x 6 ? 4 liter 2 3 koefisien H 2 c.4 L x ? 3. Volume O 2 yang diperlukan = Volume SO 2 yang terbentuk = 4. Volume gas nitrogen yang bereaksi = koefisien N 2 x volume H ? 1 x 6 ? 2 liter 2 3 koefisien H 2 Modul Kim.01 g CO2 1 mol CO2 5.f. Konsep Mol 40 . Untuk menghitung tekanan parsial.667 x 2 atm = 1. Kunci Jawaban 1. V = 7. PT = 0. Naiknya tekanan menyebabkan volume berkurang Jadi volume gas pada tekanan 750 torr = 300 mL x 625 torr = 250 mL 750 torr 3. maka a. 04.067 ? n A r ? n Xe 4.21 atm Dengan cara yang sama.586 atm 2.

Hitung massa H2O yang diperlukan untuk reaksi dari molekul 7. Hitung massa rumus dari (a) (NH4)2SO 4 dan (b) Ni(ClO 2)2 3.9038 Sb. dengan massa 122. 4. Berapa jumlah molekul O2 yang bereaksi dengan gas H2 bila dihasilkan 75.9 mol trinitrotoluen (TNT). C7H5N3O 6. 123 121 Sb mempunyai massa 120.88 mol CO2 dibentuk dari reaksi antara Ca(HCO3)2 dan HCl.1 g/mol. Hitung jumlah mol dari H3PO4 yang bereaksi dengan 1. Hitung massa atom Modul Kim. Hitung jumlah molekul dalam 17. 2. Hitung jumlah mol atom nitrogen dalam amonium fosfat. dan 42.68 x 1022 O 2 dengan gas hidrogen 8. 5. Di alam antimon terdiri dari 57.9 gas C4H10. 7. (NH4)3PO4 yang dihasilkan oleh reaksi amonia dengan 155 mol asam fosfat 9.25% sma. 6. Berapa jumlah molekul CO 2 yang dihasilkan oleh reaksi pembakaran dari 44. Berapa banyak mol CaCl2 yang dihasilkan bila 2. Hitung massa PCl5 diperlukan sejumlah HCl yang mengandung 5.BAB III.0 mmol H2O. Konsep Mol 41 .00 x 1023 atom klor dengan reaksi sebagai berikut: PCl5 (s) + 4 H2O (l) ? H3PO4 (l) + 5 HCl (g) 10. EVALUASI Tes Tertulis 1.75% relatif antimon. Hitung jumlah mol dalam 172 g senyawa yang mempunyai massa molar 48.34 mol larutan KOH membentuk K3PO4 11.9041 sma. 04.

Hitung jumlah mol perak yang dihasilkan dari uumlah mol tembaga d. C4H10 .00 L dan (b) menjadi 7. Hitung tekanan final yang diperlukan untuk meningkatkan volume 5. menghasilkan tembaga (II) nitrat a. 13. Hitung volume setelah tekanan naik 4.12 atm menjadi 944 mL. Hitung massa dari jumlah mol perak 14. Tulis persamaan reaksi yang setara b.73 L pada 1. dibakar dengan oksigen menghasilkan karbon dioksida dan air. Hitung jumlah mol karbon dioksida dalam 975 g karbon dioksida c. a. Sampel gas dengan volume 4. Hitung jumlah mol butana yang diperlukan untuk menghasilkan jumlah mol karbon dioksida d. Hitung tekanan final dari sampel 18.12.00 L Modul Kim. 15. Ubah jumlah mililiter menjadi liter b.92 L pada 757 torr 19.50 atm ke 1170 mL pada suhu konstan.62 L dari 3.50 atm pada suhu konstan 16. Hitung massa butana dalam jumlah mol tersebut e. Tulis persamaan reaksi yang setara b.17 L gas pada 2. Hitung tekanan yang diperlukan untuk mengubah 212 mL sampel gas pada 755 torr dan 25 0C menjadi 1.07 L pada 250C 20. Konsep Mol 42 .00 atm (a) oleh 7. a.04 g tembaga c.8 g H2C2O 4. Gabungkan hasil perhitungan Anda. Butana. Suatu sampel gas di kompresi pada temperatur konstan dari 1. 17.00 L mempunyai tekanan 2.00 L sampel gas awal pada 1. Hitung jumlah mol tembaga dalam 8.25 atm. 04. Perak dapat dibuat dari perak nitrat bereaksi dengan logam tembaga (II). Hitung tekanan yang diperlukan untuk mengubah 6. Hitung tekanan final dari sampel gas yang diubah pada temperatur konstan untuk 6. Berapa mol LiOH yang diperlukan untuk menetralkan secara sempurna 27.

9 g C4H10 1 mol C 4 H10 8 mol CO2 6.008) + 1 x 32. Konsep Mol 43 .1 g 3. Reaksi: 2 H2 (g) + O2 (g) ? 2 H2O (l) 75.00) = 193.71) + (2 x 35.KUNCI JAWABAN Tes Tertulis 1.9041 sma) = 121. 172 g x 4.26 x 1023 molekul O 2 6.00) = 132. 02 x 10 23 molekul = 1. (NH4)2SO 4 = (2 x 14.61 sma 1 mol = 3.06) + (4 x 16.86 x 10 24 molekul CO 2 7. 02 x 1023 molekul CO 2 x x x = 58. 17.08 x 1025 molekul 1 mol 5.45) + (4 x 16. Reaksi: 2 H2(g) + O2 (g) ? 2 H2O (l) Modul Kim. Ni(ClO2)2 = (1 x 58. Reaksi: 2 C4H10 (g) + 13 O 2 (g) ? 8 CO2 (g) + 10 H2O (g) 44.58 mol 48.5725)(120.76 sma 2.1 g C 4 H10 2 mol C 4H10 1 mol CO 2 1. 04.9 mol x 6. a. 02 x 1023 molekul O 2 x x 1000 mmol H2 O 2 mol H2 O 1 mol O 2 = 2.9038 sma) + (0. Massa atom relatif rata-rata antimon (0.01) + (8 x 1.4275)(122.0 mmol H2O x 1 mmol H2 O 1 mol O 2 6.14 sma b.

04.6 g PCl5 1 mol PCl5 208 g PCl5 1 mol Cl 1 mol HCl x x x 23 1 mol PCl5 6.0 g C 4 H10 = 321 g C4H10 1 mol C 4 H10 b.44 mol CaCl 2 2 mol CO2 12.54 mol C 4H10 8 mol CO2 58.0 g H2 O x x 23 1 mol O 2 1 mol H2 O 6.0 g CO2 2 mol C 4 H10 = 5.59 g H 2O 1 mol O 2 2 mol H2 O 18.0 g C 4 H10 x x = 321 g C4H10 44. 155 mol H3PO4 x 1 mol (NH 4 ) 3 PO4 3 mol N x = 465 mol N 1 mol H3PO 4 1 mol (MH 4 ) 3 PO 4 9.16 mol CO2 x c. 2 C4H10 (g) + 13 O 2 (g) ? 8 CO2 (g) + 10 H2O (g) b. a. 22.88 mol CO2 x 1 mol CaCl2 = 1.68 x 1022 molekul O 2 x = 4. 5.02 x 10 molekul O 2 8.0 g CO2 8 mol CO2 1 mol C 4 H10 Modul Kim. 3 KOH (aq) + H3PO4 (aq) ? K3PO4 (aq) + 3 H2O (l) 1. Ca(HCO3)2 (aq) + 2 HCl (aq) ? CaCl2 (aq) + 2 CO2 (g) + 2 H2O (l) 2. Konsep Mol 44 . 975 g CO 2 x 1 mol CO2 2 mol C 4 H10 58. 975 g CO2 x 1 mol CO2 = 22.16 mol CO2 44.7. 5.54 mol C 4H10 x d.447 mol H 3PO4 3 mol KOH 11.02 x 10 Cl 1 mol Cl 1 mol HCl 10.00 x 1023 x = 34.34 mol KOH x 1 mol H3 PO4 = 0.

a.50 atm) (6. 8.001 L = 0.00 L V2 V2 = 2. Pada soal diatas dapat ditabulasikan Tekanan 2.12 atm) (1.994 L 1 mL P V (1.17 L) P2 = 13. 04. 944 mL x 0. (1.618 mol LiOH 90.944 L ? 18. P2 ? 1 1 ? ? 2. 0.0 g H2 C 2 O 4 1 mol H2 C 2 O 4 15. a. P1V1 = P2V2 (2.25 atm)(4.1265 mol Cu x b.50 atm Volume 4. P2 ? P1 V1 (757 torr) (3. Cu (s) + 2 AgNO 3 (aq) ? 2 Ag (s) + Cu(NO 3)2 (aq) b.2 atm 17.05 atm V2 0.17 L) = P2.04 g Cu x 1 mol Cu = 0.2530 mol Ag 1 mol Cu a.73 L) b.1265 mol Cu 63.8 g H2C2O 4 x 1 mol H2 C 2 O 4 2 mol LiOH x = 0. 2 LiOH (aq) + H2C2O 4 (aq) ? Li2C2O 4 (aq) + 2 H2O (l) 27. 0.2530 mol Ag x 108 g Ag = 27.62 L Modul Kim.55 g Cu 2 mol Ag = 0. Konsep Mol 45 .13.00 L) = (4.92 L) ? ? 448 torr V2 6.3 g Ag 1 mol Ag 14.25 atm 4.00 Liter Sehingga kita dapatkan (2.50 atm) V2 16.

00 L = 12.00 L P2 ? Modul Kim.417 atm V2 12.00 L P1 V1 (1.00 L) ? ? 0.714 atm V2 7. 2. Kita buat tabulasi data: P 1. 04.00 L) ? ? 0.00 atm) (5.00 atm) (5.19. V2 = 5. 755 torr P2 V 212 mL 1070 mL berdasarkan persamaan P1V1 = P2V2 P2 ? P1 V1 (755 torr) (212 L) ? ? 150 torr V2 1070 mL 20. Konsep Mol 46 .00 L P2 ? P1 V1 (1.00 L V2 =7.00 L + 7.

04. maka hasil yang berupa nilai dari guru atau berupa portofolio dapat dijadikan bahan verifikasi oleh pihak industri atau asosiasi profesi. maka Anda berhak untuk melanjutkan ke topik/modul berikutnya. PENUTUP Setelah menyelesaikan modul ini. Kemudian selanjutnya hasil tersebut dapat dijadikan sebagai penentu standar pemenuhan kompetensi dan bila memenuhi syarat Anda berhak mendapatkan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh dunia industri atau asosiasi profesi. Apabila Anda dinyatakan memenuhi syarat kelulusan dari hasil evaluasi dalam modul ini. Anda berhak untuk mengikuti tes praktek untuk menguji kompetensi yang telah Anda pelajari. Modul Kim. Mintalah pada guru untuk melakukan uji kompetensi dengan sistem penilaian yang dilakukan langsung oleh pihak industri atau asosiasi yang berkompeten apabila Anda telah menyelesaikan seluruh evaluasi dari setiap modul. Konsep Mol 47 .BAB IV.

Raymond. Inc. Third Edition.. Andrew. Carr. New York The McGraw – Hill Companies. Chemistry In Context: Applying Chemistry to Society. 1997. John W. John W. Hill. Moore. Winstrom. Hongkong: Macmillan Publishers (HK) Limited. Feigl. Peter C. New York: GLENCOE McGraw-Hill Modul Kim. Paul B. and Kolb. Baum. Konsep Mol 48 . Eighth Edition. Phillips. Cheryl. . Chemistry A World of Choices. Chemistry The Molecular Science. 04. John W. 2003.DAFTAR PUSTAKA Chang. 2004. Doris K. . Conrad L. and Hill. and Scott. London: Prentice Hall International (UK) Limited. Strozak. Stanitski. Chemistry for Changing Times. 1990. John W. David E. Goldberg. Second Edition. London: Prentice Hall International (UK) Limited. . Kelter. Inc. . General Chemistry: The Essential Concepts. Chemistry A New Approach. General Chemistry. . 2005. 1998. James D. United States: Thomson Learning. Boston: Mc Graw Hill. Ralph H. Petrucci. 1997. New Jersey: Prentice-Hall. Chemistry and Life. Boston: Mc Graw Hill. Et all. 1996. Fundamentals of Chemistry. . Dorothy M. 2003. Stuart J. Hill. Boston: Mc Graw-Hill. Rex. John. Fifth Edition. Fourth Edition. 2003. Stanitski and Jurs. Chemistry: Concepts and Application Students Edition. Victor. Heyworth.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful