Amalan Bulan Rajab

Oleh Muhammad ESA Referensi: Al-Haj al-Syaikh µAbbas al-Qumi, Mafatih al-Jinan, Mansyurat Dzawi alQurba, Beirut, 1992.

Rasulullah Saww bersabda: ³Bulan Rajab adalah bulan Allah Yang Maha Agung, tidak ada bulan yang menandingi kemuliaan dan keutamaannya. Di dalamnya diharamkan berperang dengan orang-orang kafir, karena bulan Rajab adalah bulan Allah, Sya¶ban adalah bulanku dan Ramadhan adalah bulan ummatku. Barangsiapa yang berpuasa sehari di dalamnya wajib baginya memperoleh ridha Allah, dijauhkan dari murkanya, dan diselamatkan dari semua pintu neraka.´ Berdasarkan hadits tersebut, Rajab merupakan bulan yang istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah. Sebab di bulan Rajab berperangpun diharamkan guna memberi kesempatan kepada umat Islam agar leluasa melaksanakan ibadah (amalan). Amalan di bulan Rajab ada yang bersifat khusus dan bersifat umum.

Amalan dan doa yang bersifat khusus
Amalan dan doa bersifat khusus adalah amalan yang dilakukan pada malam atau hari tertentu di bulan Rajab di antaranya: 1. Membaca doa berikut pada malam pertama, khususnya ketika melihat bulan tanggal 1 Rajab sbb:

.

Allâhumma barik lana fi Rajab wa sya¶ban, wa ballighnâ syahra Ramadhan, wa a¶innâ µalâsh shiyâmi wal qiyâmi wa hifzhil lisân, wa ghadhdhal bashari, wa lâ taj¶al hazhzhnâ minhul jû¶a wal µathasy.

b. Melakukan shalat dua belas rakaat antara Maghrib dan Isya¶. Menghidupkan malam nisyfu Rajab dengan ibadah. setiap dua rakaat salam. qiyamul layl. lalu membaca: f. Amalan malam Raghaib Malam Raghaib yaitu malam Jum¶at pertama bulan Rajab. c. Kemudian mohonlah kepada Allah apa yang diinginkan. Setiap rakaat sesudah membaca surat al-Fatihah dilanjutkan membaca surat Al-Qadar (3 kali) dan surat Al-Ikhlash (12 kali). salam setiap dua rakaat. aku tidak mensekutukan sesuatu dengan-Nya. amalan yang dilaksanakan sbb: a. insya Allah diijabah. an-Nas dan al-Qadar (4 kali). Shalat sunnah enam rakaat. sampaikan kami pada bulan Ramadhan. Shalat dua belas rakaat. Setelah selesai melakukan shalat membaca 70 kali: . Setiap rakaat sesudah membaca surat al-Fatihah dilanjutkan membaca surat al-Ikhlash. wa lâ attakhidzu min dûnihi waliyyâ. e. Bantulah kami untuk melakukan puasa. Allah Tuhanku. Mandi sunnah b. Shalat ini memiliki keutamaan yang sangat besar. menjaga lisan dan menjaga pandangan.(Ya Allah. dan jangan jadikan puasa kami hanya lapar dan dahaga. (Allah. salam setiap dua rakaat. Amalan malam Nisyfu Rajab sbb: a. Allâhu Allâhu Rabbî lâ usyriku bihi syay-â. d. Amin Ya Rabbal µalamin. Shalat tiga puluh rakaat. berkahi kami di bulan Rajab dan Sya¶ban. Setiap rakaat sesudah membaca surat al-Fatihah dilanjutkan membaca surat Al-Ikhlash (10 kali). al-Falaq. Berpuasa pada hari Kamis pertama bulan Rajab.) 2. dan aku tidak menjadikan kekasih dan pemimpin selain-Nya). salam setiap dua rakaat. 3. Ziarah kepada Rasulullah Saww.

sayangi daku. kemudian sujud dan . sampaikan shalawat kepada Muhammad nabi yang ummi dan kepada keluarganya. Rasulullah saw bersabda: ³Tidak ada seorang pun yang berpuasa pada hari Kami pertama bulan Rajab. (Maha Suci dan Maha Quddus Tuhannya malaikat dan Ar-Ruh) Kemudian tetap dalam kondidi sujud mohonlah hajat Anda kepada Allah swt. kemudian melakukan shalat dua belas rakaat antara Maghrib dan Isya¶. insya Allah dipenuhi oleh-Nya. dan hapuskan dosaku yang telah Engkau ketahui. ampuni daku. Kemudian shalat membaca shalawat kepadaku 70 kali.) Kemudian sujud dan membaca: Subbûhun Quddûsun Rabbul malâikati war-rûh. sesungguhnya Engkau Maha Tinggi dan Maha Agung.Allâhumma shalli µalâ Muhammadin an-nabiyyil ummiy wa µalâ âlihi (Ya Allah.) Kemudian sujud kembali dan membaca 70 kali: Subbûhun Quddûsun Rabbul malâikati war-rûh. Amin Ya Rabbal µalamin. (Maha Suci dan Maha Quddus Tuhannya malaikat dan Ar-Ruh) Kemudian duduk kembali dan membaca 70 kali: Rabbighfir warham wa tajâwaz µammâ ta¶lamu innaka Antal µAliyyul µA¶zham (Tuhanku.

(Mahasuci Tuhan Yang Maha Agung. maka hendaknya membaca tasbih 100 kali setiap hari. Allâhumma Antal µaliyyul µazhîm wa ana µabdukal bâisul faqîr. wa yaqînal µabidîna laka. 2.´ Amalan dan doa yang bersifat umum Amalan dan doa bersifat umum yang diajarkan oleh Rasulullah Saww di bulan Rajab di antaranya: 1. kemudian memohon hajatnya kepada Allah dalam sujud. Antal Ghaniyyul hamîd wa anal µabdudzdzalîl. niscaya hajat ditunaikan oleh-Nya. Tasbihnya sebagai berikut: . wamnun bighinâka µalâ faqrî. Subhânal ilâhil jalîl. Kemudian sujud kembali dan membaca sebagaimana bacaan yang pertama. subhâna man labisal µizza wa huwa lahu ahlun. wa bihilmika µalâ jahlî. yâ . Mahasuci Yang Maha Agung dan Maha Mulia. wa biquwwatika µalâ dha¶fî.membaca: Subbûhun Quddûsun Rabbul malâikati war-rûh.) 3. Allâhumma shalli µalâ Muhammadin wa âlihi. agar memperoleh pahala puasa di dalamnya. Membaca doa: . Mahasuci Yang Memakai pakaian keagungan dan hanya Dia yang layak memilikinya. Mahasuci yang tak layak ditasbih kecuali Dia. subhânaman lâ yanbaghit tasbîhu illâ lahu. Memperbanyak membaca istighfar: Astaghfirullaha wa atubu ilayh. wa µamalal khâifîna minka. Dalam suatu riwayat disebutkan: ³Barangsiapa yang tidak mampu berpuasa. Kemudian duduk kembali dan membaca 70 kali: Rabbighfir warham wa tajâwaz µammâ ta¶lamu innaka Antal µAliyyul µA¶zham. Allâhumma innî as-aluka shabrasy syâkirîna laka. subhânal a¶azzil akram.

Rasulullah saw bersabda: ³Barangsiapa yang membaca istighfar berikut di bulan Rajab sebanyak 100 kali dan mengakhirinya dengan bersedekah. Membaca doa berikut setiap sesudah shalat fardhu: . tiada Tuhan kecuali Dia Yang Maha Esa tiada sekutu bagi-Nya. santun-Mu pada kejahilanku. Yâ May yu¶thî man sa-alahu. a¶thinî bimas-alatî iyyâka jamî¶a khayrad dun-yâ . Allâhumma shali µalâ Muhammadin wa âlihil awshiyail mardhiyyîn. (Ya Allah. dan keyakinan orang-orang yang beribadah pada-Mu. sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya para washinya yang diridhai oleh Allah. Ya Allah. wakfinî mâ ahammanî min amrid dun-yâ wal âkhirah yâ Arhamar râhimîn. sementara aku adalah hamba-Mu yang hina. Allah akan mengakhirinya dengan rahmat dan ampunan-Nya. dan aku bertaubat kepada-Nya) 5. sementara aku adalah hamba-Mu yang sengsara dan fakir. Allah mencatat pahala baginya seperti pahala 100 orang yang mati syahid: Astaghfirullâha lâilâha illâ huwa lâ syarîka lahu wa atûbu ilayh. wa âmana sakhathahu µinda kulli syarrin. Yâ May yu¶thil katsîra bil-qalîl.Qawiyyu yâ µAzîz. Engkau Maha kaya dan Maha Terpuji. aku memohon kesabaran orang-orang yang bersyukur pada-Mu. kekuatan-Mu pada kelemahanku wahai Yang Maha Kuat dan Maha Mulia. Yâ Man arjûhu likulli khayrin. (Aku mohon ampun kepada Allah. sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya. karuniakan kekayaan-Mu pada kefakiranku. Ya Allah. cukupi daku apa yang kuinginkan dalam urusan dunia dan akhirat wahai Yang Maha Pengasih dari semua yang mengasihi). Ya Allah. amal orang-orang takut pada-Mu. Dan barangsiapa yang membacanya 400 kali. Engkau Maha Mulia dan Maha Agung. 4. Yâ man yu¶thî mal lam yas-alhu wa mal lam ya¶rifhu tahannunan minhu wa rahmah.

Muharram...'" Menurut al-Syaukani (Naylul Authar. Karena tak akan berkurang apa yang telah Kau berikan. dan Ahmad). dalam kitabnya "Tabyinun Ujb". dan Rajab). Wahai Yang Memberi karunia yang banyak dalam amal yang sedikit. sebagaimana dalam bulan-bulan mulya lainnya. Bahkan beliau meriwayatkan tindakan Sahabat Umar yang melarang menghususkan bulan Rajab dengan puasa. Puasa dalam bulan Rajab. bahwa Ibnu Subki meriwayatkan dari Muhamad bin Manshur al-Sam'ani yang mengatakan bahwa tak ada hadis yang kuat yang menunjukkan kesunahan puasa Rajab secara khusus. Ada beberapa hadis lain yang menerangkan keutamaan bulan Rajab. hukumnya sunnah. bila puasa 8 hari dibukakan untuknya 8 pintu sorga. Ibnu Majah. dan Ramadan bulannya umatku. washrif µannî bimas-alatî iyyâka jamî¶a syarrad dun-yâ wa syarral âkhirah. Diriwayatkan dari Mujibah al-Bahiliyah.) Tentang Puasa Rajab Bulan Rajab merupakan salah satu bulan Muharram yang artinya dimulyakan (Ada 4 bulan: Dzulqa'dah. bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka Jahim. Wahai Yang Memberi karunia pada orang yang tidak memohon dan belum mengenal rahmat dan kasih sayang-Nya. menegaskan bahwa tidak ada hadis (baik sahih. sebagaimana Abu Bakar al-Tarthusi yang mengatakan bahwa puasa Rajab adalah makruh. bila puasa 10 hari Allah akan mengabulkan semua permintaannya. airnya lebih putih daripada susu dan rasanya lebih manis dari madu." y y y Hadis-hadis tersebut dha'if (kurang kuat) sebagaimana ditegaskan oleh Imam Suyuthi dalam kitab al-Haawi lil Fataawi. maupun dha'if) yang menerangkan keutamaan puasa di bulan Rajab. karena tidak ada dalil yang kuat. karuniakan padaku apa yang kumohon pada-Mu semua kebaikan dunia dan semua kebaikan akhirat. 'Wahai Rasulullah.. Dzulhijjah. dan bila puasa 10 hari maka digantilah dosa-dosanya dengan kebaikan. bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu sorga. wa zidnî min fadhlika yâ Karîm. dalam bahasan puasa sunat) ungkapan Nabi "Bulan Sya'ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan kebanyakan orang" itu secara implisit menunjukkan bahwa bulan Rajab juga disunnahkan melakukan puasa di dalamnya. Hadis lainnya adalah Riwayatnya al-Nasa'i dan Abu Dawud (dan disahihkan oleh Ibnu Huzaimah): "Usamah berkata pada Nabi saw.wa jamî¶a khayral âkhirah. dlm Nailul Authar. (Wahai yang aku harapkan dari-Nya semua kebaikan. saya tak melihat Rasul melakukan puasa (sunat) sebanyak yang Rasul lakukan dalam bulan Sya'ban. fainnahu ghayra manqûshin mâ a¶thayta. Barangsiapa puasa sehari pada bulan Rajab. hasan. dan selamatkan daku dengan permohonanku pada-Mu dari semua keburukan dunia dan keburukan akhirat. Rasulullah bersabda "Puasalah pada bulan-bulan haram(mulya). . Disebutkan juga bahwa Ibnu Umar memakruhkan puasa Rajab." Riwayat al-Thabrani dari Sa'id bin Rasyid: Barangsiapa puasa sehari di bulan Rajab maka laksana ia puasa setahun. bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya pintu-pintu neraka Jahanam." (Riwayat Abu Dawud." "Sesugguhnya di sorga terdapat sungai yang dinamakan Rajab. Sya'ban bulanku. Ditulis oleh al-Syaukani. Seperti berikut ini: y "Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan.' Rasul menjawab: 'Bulan Sya'ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan oleh kebanyakan orang. Nabi saw berkata: "Rajab itu bulannya Allah. Riwayat (secara mursal) Abul Fath dari al-Hasan. Wahai Yang Memberi karunia pada orang yang memohon. yang aku takutkan murka-Nya dalam setiap keburukan. dan tambahkan padaku dari karunia-Mu wahai Yang Maha Mulia. Ibnu Hajar. Adapun hadis yang Anda sebut itu. kami juga tak menemukannya. maka ia akan dikaruniai minum dari sungai tersebut"..

bukan dihitung berdasarkan perputaran matahari sebagaimana yang dilakukan oleh Ahli Kitab. bila semua hadis yang secara khusus menunjukkan keutamaan bulan Rajab dan disunahkan puasa di dalamnya kurang kuat dijadikan landasan. Sejak itu. Di samping itu. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). (2) Dzulhijjah. di antaranya empat bulan haram. penciptaan malam dan siang. karena juga tak ada dalil yang kuat yang memakruhkan puasa di bulan Rajab. 202) Lalu apa saja empat bulan suci tersebut? Dari Abu Bakroh. Allah pun menciptakan matahari. sesuai pendapat al-Syaukani. para sahabat dan para pengikut beliau hingga akhir zaman. Nabi shallallahu µalaihi wa sallam bersabda. keluarga. 3197 dan Muslim no. ³Allah Ta¶ala menjelaskan bahwa sejak penciptaan langit dan bumi. Bukhari no. Apa saja yang ada di balik bulan Rajab dan apa saja amalan di dalamnya? Insya Allah dalam artikel yang singkat ini. dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi. (3) Muharram. Rajab di Antara Bulan Haram Bulan Rajab terletak antara bulan Jumadil Akhir dan bulan Sya¶ban. shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad. dan (4) Rajab. Semoga Allah memberi taufik dan kemudahan untuk menyajikan pembahasan ini di tengah-tengah pembaca sekalian. maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu. kita akan membahasnya. keduanya akan berputar di orbitnya. maka hadis-hadis yang umum (spt yang disebut pertamakali di atas) itu cukup menjadi hujah atau landasan. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya¶ban.Namun demikian. ³Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi.´ (Latho-if Al Ma¶arif. 1679) Jadi empat bulan suci yang dimaksud adalah (1) Dzulqo¶dah. ³Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan.´ (HR. At Taubah: 36) Ibnu Rajab mengatakan. bulan dan bintang lalu menjadikan matahari dan bulan berputar pada orbitnya. Allah Ta¶ala berfirman. Bulan Rajab sebagaimana bulan Muharram termasuk bulan haram. Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo¶dah. Amalan di Bulan Rajab Kategori Fiqh dan Muamalah | 01-07-2009 | 19 Komentar Segala puji bagi Allah Rabb Semesta Alam.´ (Qs. Satu tahun dalam syariat Islam dihitung berdasarkan perpuataran dan munculnya bulan. Satu tahun itu ada dua belas bulan. kita bersyukur kepada Allah Ta¶ala karena pada saat ini kita telah memasuki salah satu bulan haram yaitu bulan Rajab. Dzulhijjah dan Muharram. Alhamdulillah. . Dari situ muncullah cahaya matahari dan juga rembulan. Allah menjadikan satu tahun menjadi dua belas bulan sesuai dengan munculnya hilal. Itulah (ketetapan) agama yang lurus.

Dan kita dilarang membuat µied selain yang telah ditetapkan oleh ajaran Islam. padahal ada faktor pendorong ketika itu. Para ulama berselisih pendapat apakah hukum ini masih tetap berlaku ketika datang Islam ataukah tidak. Mayoritas ulama menganggap bahwa hukum tersebut sudah dihapus. . Di zaman Jahiliyah dahulu. Ibnu Rajab mengatakan. 207) Bulan Haram Mana yang Lebih Utama? Para ulama berselisih pendapat tentang manakah di antara bulan-bulan haram tersebut yang lebih utama. µAtiiroh hanya ada di zaman Jahiliyah.´ (Latho-if Al Ma¶arif. ³Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram. dianggap sebagai bulan suci. juga dinilai kuat oleh Ibnu Rajab dalam Latho-if Al Ma¶arif (hal. Orangorang Jahiliyah biasanya berpuasa di bulan Rajab dan melakukan penyembelihan µatiiroh pada bulan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa mereka sepakat tentang dihapusnya hukum tersebut. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan. sampai-sampai para salaf sangat suka untuk melakukan puasa pada bulan haram. 5473 dan Muslim no. Di antaranya adalah haramnya peperangan ketika bulan haram (termasuk bulan Rajab). ada beberapa hukum yang sudah ada sejak masa Jahiliyah.´ (HR. melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar. Ini adalah pendapat Sa¶id bin Jubair dan lainnya. aku sangat senang berpuasa di dalamnya. ³Pada bulan-bulan haram.´ (LihatZaadul Maysir. 214) Ibnu µAbbas mengatakan. pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan tersebut. padahal µied (perayaan) kaum muslimin hanyalah Idul Fithri. dari Abu Hurairah. ³Dinamakan bulan haram karena dua makna. Kebanyakan ulama berpendapat bahwa µatiiroh sudah dibatalkan hukumnya dalam Islam. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian. 203). sebagaimana hal ini dikatakan oleh sebagian ulama Syafi¶iyah. 1976). Sufyan Ats Tsauri mengatakan.´ Ibnu µAbbas sendiri tidak senang menjadikan bulan Rajab sebagai µied. Para ulama berselisih pendapat apakah hukum ini masih tetap diharamkan ataukah sudah dimansukh (dihapus hukumnya). Mereka menjadikan penyembelihan pada bulan tersebut sebagai µied (hari besar yang akan kembali berulang) dan juga mereka senang untuk memakan yang manis-manis atau semacamnya ketika itu. 210) Begitu juga dengan menyembelih (berkurban). Idul Adha dan hari tasyriq. dan amalan sholeh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak. Ada yang mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Muharram. Nabi shallallahu µalaihi wa sallam bersabda. Ada sebuah riwayat. Ada ulama yang mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Rajab. Faro¶ adalah anak pertama dari unta atau kambing. dan dinamakan µatiiroh atau Rojabiyyah (karena dilakukan pada bulan Rajab). µAtiiroh sering dilakukan berulang setiap tahunnya sehingga menjadi µied (sebagaimana Idul Fitri dan Idul Adha). ³Tidak ada lagi faro¶ dan µatiiroh. orang-orang biasa melakukan penyembelihan kurban pada tanggal 10 Rajab.´ (Latho-if Al Ma¶arif. tafsir surat At Taubah ayat 36) Karena pada saat itu adalah waktu sangat baik untuk melakukan amalan ketaatan. Bukhari no. ³Tidak diketahui dari satu orang sahabat pun bahwa mereka berhenti berperang pada bulan-bulan haram. Namun An Nawawi (salah satu ulama besar Syafi¶iyah) dan ulama Syafi¶iyah lainnya melemahkan pendapat ini. Pertama. ³Tidak ada lagi µatiiroh dalam Islam. Hal ini berdasarkan hadits Bukhari-Muslim. Sebagian ulama yang lain mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Dzulhijjah. Al Hasan Al Bashri mengatakan. Para ulama berselisih pendapat apakah hukum µatiiroh sudah dibatalkan oleh Islam ataukah tidak.Di Balik Bulan Haram Lalu kenapa bulan-bulan tersebut disebut bulan haram? Al Qodhi Abu Ya¶la rahimahullah mengatakan. Kedua. sebagaimana hal ini dikatakan oleh Al Hasan Al Bashri dan pendapat ini dikuatkan oleh An Nawawi.´ (Lathoif Al Ma¶arif. pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Hukum yang Berkaitan Dengan Bulan Rajab Hukum yang berkaitan dengan bulan Rajab amatlah banyak. lalu dipelihara dan nanti akan disembahkan untuk berhala-berhala mereka.

³Nabi shallallahu µalaihi wa sallam melarang berpuasa pada seluruh hari di bulan Rajab agar tidak dijadikan sebagai µied. surat Al Ikhlash 12 kali.´ (Latho-if Al Ma¶arif. hanya sampai pada Ibnu µAbbas (mauquf). Bahkan yang terdapat dalam hadits yang shahih (riwayat Bukhari dan Muslim) dijelaskan bahwa Nabi shallallahu µalaihi wa . Di setiap raka¶at dianjurkan membaca Al Fatihah sekali. Shalat Roghoib atau biasa juga disebut dengan shalat Rajab adalah shalat yang dilakukan di malam Jum¶at pertama bulan Rajab antara shalat Maghrib dan Isya. Juga hal ini tidaklah dianjurkan oleh para ulama kaum muslimin. 242) Ath Thurthusi mengatakan. maka itu berarti telah berbuat sesuatu yang tidak ada tuntunannya dalam Islam (alias bid¶ah). bacaannya tasbih begitu lama. Padahal dalam shalat Raghaib. Di siang harinya sebelum pelaksanaan shalat Roghoib (hari kamis pertama bulan Rajab) dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah. maka tidak ada tuntunannya dari Nabi shallallahu µalaihi wa sallamdan para sahabat mengenai hal ini. jika dijadikan sebagai µied dan perayaan. Mengkhususkan Shalat Tertentu dan Shalat Roghoib di bulan Rajab Tidak ada satu shalat pun yang dikhususkan pada bulan Rajab. 242) Mengkhususkan Berpuasa di Bulan Rajab Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan.. Namun ketika berbuka mereka tidak mampu untuk makan banyak. padahal siang hari pasti terasa begitu panas. Shalat ini juga tidak pernah dilakukan oleh para sahabat radhiyallahu µanhum.´ (Al Hawadits wal Bida¶. Idul Adha dan hari tasyriq. ³Intinya. ³Tidak ada satu riwayat yang menjelaskan bahwa Nabi shallallahu µalaihi wa sallammelakukan shalat ini. surat Al Qadr 3 kali. begitu pula dengan sujudnya. Jumlah raka¶at shalat Roghoib adalah 12 raka¶at. para tabi¶in. ³Sungguh. tidaklah dibolehkan bagi kaum muslimin untuk menjadikan suatu hari sebagai µied selain apa yang telah dikatakan oleh syari¶at Islam sebagai µied yaitu Idul Fithri. hal. Kemudian setelah pelaksanaan shalat tersebut dianjurkan untuk membaca shalawat kepada Nabi shallallahu µalaihi wa sallamsebanyak 70 kali. Dinukil dari Al Bida¶ Al Hawliyah. Setelah itu mereka harus melaksanakan shalat Maghrib lalu dilanjutkan dengan melaksanakan shalat Raghaib. kok tidak bersemangat seperti melaksanakan shalat ini?! Namun shalat ini di kalangan awam begitu urgent. 2/125-126) Shalat Roghoib ini pertama kali dilaksanakan di Baitul Maqdis.´ (Al Mawdhu¶aat li Ibnil Jauziy. Sedangkan µied setiap pekannya adalah pada hari Jum¶at. µAbdur Rozaq. Tiga hari ini adalah hari raya dalam setahun. dan salafush sholeh ±semoga rahmat Allah pada mereka-. Sampai-sampai orang yang biasa tidak hadir shalat Jama¶ah pun ikut melaksanakannya. (Al Bida¶ Al Hawliyah.´ (HR. Di antara keutamaan yang disebutkan pada hadits yang menjelaskan tata cara shalat Raghaib adalah dosanya walaupun sebanyak buih di lautan akan diampuni dan bisa memberi syafa¶at untuk 700 kerabatnya. Sesungguhnya aku melihat mereka di bulan Ramadhan dan tatkala mereka melaksanakan shalat tarawih. setelah 480 Hijriyah dan tidak ada seorang pun yang pernah melakukan shalat ini sebelumnya. Ibnul Jauziy rahimahullah mengatakan. Namun hadits yang menerangkan tata cara shalat Roghoib dan keutamaannya adalah hadits maudhu¶ (palsu). Ibnul Jauzi meriwayatkan hadits ini dalam Al Mawdhu¶aat (kitab hadits-hadits palsu). orang yang telah membuat bid¶ah dengan membawakan hadits palsu ini sehingga menjadi motivator bagi orang-orang untuk melakukan shalat Roghoib dengan sebelumnya melakukan puasa. Dikeluarkan pula oleh Ibnu Majah dan Ath Thobroniy dari Ibnu µAbbas secara marfu¶. ³Adapun mengkhususkan bulan Rajab dan Sya¶ban untuk berpuasa pada seluruh harinya atau beri¶tikaf pada waktu tersebut. 213) Hukum lain yang berkaitan dengan bulan Rajab adalah shalat dan puasa. yaitu sampai pada Nabi shallallahu µalaihi wa sallam) Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan. Sungguh orang-orang begitu susah ketika itu. juga tidak ada anjuran untuk melaksanakan shalat Roghoib pada bulan tersebut. 122. Selain hari-hari tadi.

Bahkan hadits-hadits yang menjelaskan keutamaannya adalah hadits yang maudhu¶ (palsu) dan dusta. maka ini adalah perintah untuk berpuasa pada empat bulan tersebut dan beliau tidak mengkhususkan untuk berpuasa pada bulan Rajab saja. Namun sebenarnya riwayat tentang hal tersebut tidak ada satu pun yang shahih.´ . Jika dianggap bahwa puasa di bulan tersebut adalah puasa yang dikhususkan oleh Nabi shallallahu µalaihi wa sallam sebagaimana sunnah rawatib (sunnah yang mengiringi amalan yang wajib). ³Aku tidak suka jika ada orang yang menjadikan menyempurnakan puasa satu bulan penuh sebagaimana puasa di bulan Ramadhan. sebagaimana hal ini pernah dicontohkan oleh µUmar bin Khottob. (Lihat Al Hawadits wal Bida¶. perlu kita tinjau terlebih dahulu.´(Majmu¶ Al Fatawa. Namun itu semua tidaklah shahih. 25/290 dan beliau mengatakannya shahih. Begitu pula riwayat ini dikatakan bahwa sanadnya shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Irwa¶ul Gholil) Adapun perintah Nabi shallallahu µalaihi wa sallam untuk berpuasa di bulan-bulan haram yaitu bulan Rajab.´ Imam Asy Syafi¶i mengatakan. Ada pula yang mengatakan pada bulan Ramadhan. Ada pula yang mengatakan bahwa itu terjadi pada 25 Rajab. tidak ada yang bisa menegaskan waktu pastinya. jika hal ini dibandingkan dengan bulan Ramadhan. ³Tidak ada dalil yang tegas yang menyatakan terjadinya Isro¶ Mi¶roj pada bulan tertentu atau sepuluh hari tertentu atau ditegaskan pada tanggal tertentu. berpuasa penuh di bulan Rajab itu terlarang jika memenuhi tiga point berikut: 1.´ (Riwayat ini dibawakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Majmu¶ Al Fatawa. (Latho-if Ma¶arif. lalu beliau katakan. maka sebenarnya itu semua adalah berdasarkan hadits yang seluruhnya lemah (dho¶if) bahkan maudhu¶ (palsu). Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan. µUmar pernah memaksa seseorang untuk makan (tidak berpuasa). Jika dianggap bahwa puasa di bulan tersebut memiliki keutamaan pahala yang lebih dari puasa di bulan-bulan lainnya. 1/54) Ibnu Rajab mengatakan. 25/290-291) Bahkan telah dicontohkan oleh para sahabat bahwa mereka melarang berpuasa pada seluruh hari bulan Rajab karena ditakutkan akan sama dengan puasa di bulan Ramadhan.´ Beliau berdalil dengan hadits µAisyah yaitu µAisyah tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu µalaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh pada bulan-bulan lainnya sebagaimana beliau menyempurnakan berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan. Ada riwayat yang menyebutkan bahwa beliau dilahirkan pada awal malam bulan tersebut. 235-236) Perayaan Isro¶ Mi¶roj Sebelum kita menilai apakah merayakan Isro¶ Mi¶roj ada tuntunan dalam agama ini ataukah tidak.´ (Zaadul Ma¶ad. Bahkan sebenarnya para ulama berselisih pendapat mengenai hal ini. apakah Isro¶ Mi¶roj betul terjadi pada bulan Rajab? Perlu diketahui bahwa para ulama berselisih pendapat kapan terjadinya Isro¶ Mi¶roj. tidak seperti bulan lainnya sehingga orang-orang awam dapat menganggapnya sama seperti puasa Ramadhan. ³Sebaiknya seseorang tidak berpuasa (pada bulan Rajab) satu atau dua hari. 130-131. 3. 215) Ringkasnya. Dan beliau dalam setahun tidaklah pernah banyak berpuasa dalam satu bulan yang lebih banyak dari bulan Sya¶ban. Dinukil dari Al Bida¶ Al Hawliyah. Dzulqo¶dah. Jika dikhususkan berpuasa penuh pada bulan tersebut. Adapun melakukan puasa khusus di bulan Rajab. 2. ³Janganlah engkau menyamakan puasa di bulan ini (bulan Rajab) dengan bulan Ramadhan. hal. ³Telah diriwayatkan bahwa di bulan Rajab ada kejadian-kejadian yang luar biasa.sallambiasa banyak berpuasa di bulan Sya¶ban. Ada pula yang menyatakan bahwa beliau diutus pada 27 Rajab. Dzulhijjah. Ada ulama yang mengatakan pada bulan Rajab. 25/291) Imam Ahmad mengatakan. Ketika bulan Rajab. (Lihat Majmu¶ Al Fatawa. Para ulama tidaklah pernah menjadikan hadits-hadits ini sebagai sandaran. dan Muharram.

lebih-lebih dari malam Lailatul Qadr. niscaya neraka menjauh darinya sejauh jarak perjalanan satu tahun. awal Jum¶at dari bulan Rojab atau perayaan hari ke-8 Syawal -yang dinamakan orang yang sok pintar (alias bodoh) dengan Idul Abror (ketupat lebaran)-. ³Allahumma baarik lanaa fii Rojab wa Sya¶ban wa ballignaa Romadhon [Ya Allah. Begitu pula para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik tidak pernah mengkhususkan malam Isro¶ untuk perayaanperayaan tertentu dan mereka pun tidak menyebutkannya. 25/298) Ibnul Haaj mengatakan. ³Tidak dikenal dari seorang dari ulama kaum muslimin yang menjadikan malam Isro¶ memiliki keutamaan dari malam lainnya. Selesai disusun di Wisma MTI. ³Ketika tiba bulan Rajab. lalu bagaimanakah hukum merayakannya? Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan. 1/54) Begitu pula Syaikhul Islam mengatakan.´ (Al Bida¶ Al Hawliyah. Demikian pembahasan kami mengenai amalan-amalan di bulan Rajab dan beberapa amalan yang keliru yang dilakukan di bulan tersebut.muslim. Namun para pakar Jarh wa Ta¶dil (pengkritik perowi hadits) menyatakan bahwa klaim tersebut adalah suatu kedustaan.or. Hadits ini dikatakan dho¶if (lemah) oleh Ibnu Rajab dalam Lathoif Ma¶arif (218). dan Syaikh Syu¶aib Al Arnauth dalam Takhrij Musnad Imam Ahmad. ³Barangsiapa berpuasa satu hari di bulan Rajab. 274) Setelah kita mengetahui bahwa penetapan Isro¶ Mi¶roj sendiri masih diperselisihkan. pen) seperti perayaan pada sebagian malam dari bulan Rabi¶ul Awwal (yang disebut dengan malam Maulid Nabi). Syaikh Al Albani dalam tahqiq Misykatul Mashobih (1369). ³Di antara ajaran yang tidak ada tuntunan yang diada-adakan di bulan Rajab adalah perayaan malam Isro¶ Mi¶roj pada tanggal 27 Rajab. Semoga Allah senantiasa memberi taufik dan hidayah kepada kaum muslimin. Allahumma sholli µala Nabiyyina Muhammad wa µala alihi wa shohbihi wa sallam. berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban dan perjumpakanlah kami dengan bulan Ramadhan]³. Ibnu Suniy dalam µAmalul Yaum wal Lailah. 5 Rajab 1430 H *** Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal Artikel www. Namun perlu diketahui bahwa hadits ini adalah hadits yang lemah (hadits dho¶if) karena di dalamnya ada perowi yang bernama Zaidah bin Abi Ar Ruqod. Semoga Allah menunjuki kita ke jalan kebenaran. Oleh karena itu. Beliau mengatakan.´ (Al Bida¶ Al Hawliyah. perayaan pada sebagian malam Rojab (perayaan Isro¶ Mi¶roj). Alhamdulillahilladzi bi ni¶matihi tatimmush sholihaat.id Keutamaan Bulan Rajab Imam Musa bin Ja¶far berkata. Zaidah adalah munkarul hadits (banyak keliru dalam meriwayatkan hadits) sehingga hadits ini termasuk hadits dho¶if. Barangsiapa berpuasa tiga . hari ke-8 Dzulhijjah.´ (Zaadul Ma¶ad.Abu Syamah mengatakan. ³Adapun melaksanakan perayaan tertentu selain dari hari raya yang disyari¶atkan (yaitu idul fithri dan idul adha.´ (Majmu¶ Fatawa. Rasulullah shallallahu µalaihi wa sallam biasa mengucapkan.´ Hadits ini dikeluarkan oleh Ahmad dalam musnadnya. tidak diketahui tanggal pasti dari malam Isro¶ tersebut. 275) Catatan penting: Banyak tersebar di tengah-tengah kaum muslimin sebuah riwayat dari Anas bin Malik. ini semua adalah bid¶ah yang tidak dianjurkan oleh para salaf (sahabat yang merupakan generasi terbaik umat ini) dan mereka juga tidak pernah melaksanakannya. ³Sebagian orang menceritakan bahwa Isro¶ Mi¶roj terjadi di bulan Rajab.

Sya¶ban. dan menetapkan kemuliaan-Nya bagi orang-orang yang berpuasa di dalamnya. ³Sesungguhnya Rajab bulan agung Allah yang tak tertandingi oleh bulan-bulan lain dari sisi kemuliaan dan keutamaan. murka Allah dijauhkan darinya. Tatkala melihatku. demi Allah.´ Ibnu Babawaih meriwayatkan dengan sanad otentik dari Salim yang berkata:Saya datang menemui Imam Ja¶far al-Shadiq pada (akhir) bulan Rajab dan masih tersisa tiga hari. Barangsiapa berpuasa satu hari di bulan Rajab. dan Ramadhan bulan umatku. ³Wahai Salim. ³Barangsiapa berpuasa satu hari di bulan Rajab. ³Telah luput darimu pahala yang tidak mengetahui jumlahnya kecuali Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung. maka surga ditetapkan baginya. Sesungguhnya Rajab bulan Allah. ³Wahai putra Rasulullah! Pabila saya berpuasa pada hari yang masih tersisa di bulan ini. ´Imam Ja¶far al-Shadiq -shalawat dan kesejahteraan Allah tercurah bagi beliaumeriwayatkan: Rasulullah saw bersabda. niscaya Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung menuangkan baginya minuman dari sungai itu. ³Tidak.hari. Sya¶ban bulanku. Sesungguhnya Allah mengutamakan bulan ini. maka dapatkah saya mencapai keberuntungan dari sebagian pahala orang-orang yang berpuasa di dalamnya?´ . Maka. ³Rajab merupakan bulan mohon ampunan bagi umatku. Banyak hadis yang menjelaskan keutamaan tiga bulan mulia ini. Diriwayatkan.´ Saya bertanya kepada beliau.´ Bulan Rajab. dan Ramadhan merupakan bulan-bulan puncak kemuliaan. Peperangan melawan orang-orang kafir diharamkan di bulan ini. maka surga ditetapkan baginya. niscaya dia memperoleh keridhaan terbesar Allah. wahai putra Rasulullah!´ Kemudian beliau berkata padaku.´ Imam Musa bin Ja¶far berkata. perbanyaklah kalian mengucapkan: Astaghfirullaha wa as aluhu at-taubah (Aku mohon ampunan Allah dan minta taubat pada-Nya). ³Rajab merupakan sungai di surga yang lebih putih dari susu dan lebih manis ketimbang madu. mengagungkan kehormatannya. bahwasanya Rasulullah saw bersabda. dan pintu-pintu neraka tertutup baginya. Barangsiapa berpuasa tiga hari. niscaya neraka menjauh darinya sejauh jarak perjalanan satu tahun. Barangsiapa berpuasa satu hari di bulan Rajab. lantaran al-rahmah (kasih sayang Allah) tercurah amat deras di dalamnya. beliau bertanya. perbanyaklah mohon ampunan (Allah) di dalamnya! Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Pengasih. Oleh karenanya. Bulan Rajab di sebut dengan al-Ashab (yang mengalir dengan deras). berpuasakah kamu di bulan ini?´Saya menjawab.´ Beliau juga berkata.

serta dia diberi pembebasan dari api neraka.Subhâna al-ilâhil jalîl. Barangsiapa tidak mampu berpuasa di bulan ini. hendaknya dia membaca tasbih berikut ini sebanyak seratus kali agar bisa mencapai pahala puasa di dalamnya.´ . Membaca doa berikut ini setiap usai mengerjakan shalat wajib harian:Artinya: ³Wahai Yang aku berharap pada-Nya dalam setiap kebaikan dan aku berlindung dari murka-Nya pada setiap kejahatan. Tambahkan karunia-Mu padaku. ³Wahai Salim! Barangsiapa berpuasa satu hari pada akhir bulan ini. Dan jauhkanlah aku. Subhâna man lâ yanbaghi al-tasbîhu illâ lahu. ³Barangsiapa pada bulan Rajab mengucapkan: Lâ ilâha illallahu sebanyak 1. bahwa puasa bulan Rajab memiliki banyak keutamaan. niscaya Allah menetapkan baginya 100.000 kebaikan dan dan membangun untuknya sebuah kota di surga. Wahai Yang memberi karunia banyak dengan adanya sedikit amal. niscaya Allah menutup usianya dengan rahmat dan ampunan. seluruh kebaikan dunia dan seluruh kebaikan akhirat.Beliau menjawab. maka hal itu menjadi pelindung baginya dari ketakutan saat sakaratul maut (menjelang kematian). Nabi saw bersabda. niscaya Allah menetapkan baginya pahala seratus orang syahid. (100 X) Amalan Bulan RajabAmalan Rajab terbagi dalam dua bagian. Subhana al-A¶azzi al-Akram. Sesungguhnya tidak berkurang apa yang Engkau berikan. lantaran permintaanku yang hanya ditujukan pada-Mu. lantaran permintaanku yang hanya ditujukan pada-Mu. Beliau saw bersabda. yaitu:Bagian Pertama: Amalan umum yang dikerjakan di semua bulan dan tidak dikhususkan pada hari-hari tertentu. Di antaranya: 1. Barangsiapa berpuasa dua hari pada akhir bulan Rajab ini. maka dengan puasa itu dia berhak mendapatkan surat ijin melintasi al-shirat.´ Diriwayatkan pula. wahai Yang Maha Pemurah! Wahai Pemilik anugerah dan kedermawanan! Wahai Pemilik karunia dan pemberian! Jauhkan keadaan tuaku dari api neraka!´ 2. niscaya pada hari kiamat dia aman dari bahaya mengerikan dan bencana. Wahai Yang memberi sesiapa yang minta pada-Nya! Wahai Yang memberi sesiapa yang tidak minta pada-Nya dan tidak pula mengenal-Nya sebagai tanda belas kasih dan sayang dari-Nya! Berilah aku.000 kali. Barangsiapa mengucapkannya sebanyak empat ratus kali. Barangsiapa berpuasa tiga hari pada akhir bulan ini. serta perlindungan baginya dari bahaya mengerikan dan siksa kubur. seluruh kejahatan dunia dan kejahatan akhirat. Subhâna man labisa alµIzza wa huwa lahu ahlun. ³Barangsiapa pada bulan Rajab mengucapkan: astaghfirullaha alladzi lâ ilâha illa huwa wahdahu lâ syarîka lahu wa atûbu ilaihi sebanyak seratus kali dan menutupnya dengan sedekah. 3.

Pada saat itulah. ampunilah dosaku dan berikan taubat padaku). antara lain:Imam Muhammad alJawad berkata. Yaitu hari yang kembali menimbulkan kesedihan keluarga suci Nabi Muhammad dan pengikut setia mereka. surat al-Qadar 7 kali. hendaknya kamu tetap duduk setelah salam dan membaca surat al-Fatihah sebanyak 7 kali. kamu berdoa: . surat al-Kafirûn 7 kali. Pengikut setia kami yang beramal pada malam itu akan mendapatkan pahala amal ibadah selama enam puluh tahun. Hari kedua puluh lima: Pada hari ini. surat al-Ikhlas 7 kali. Memohon ampunan Allah pada bulan ini sebanyak 1000 kali. Usai mengerjakan semua shalat (12 rakaat). tahun 183 H merupakan hari wafat Imam Musa bin Ja¶far al-Kadhim di Baghdad (Iraq) di usia 55 tahun. dan ayat Kursi 7 kali. kemudian pabila telah genap tujuh puluh kali dia mengangkat kedua tangannya seraya berdoa: Allahumma ighfir lî wa tub µalayya (Ya Allah. maka jika dia mati pada bulan Rajab niscaya dia mati dalam keadaan Allah rela padanya dan api neraka tidak bakal menyentuhnya berkat bulan Rajab. yaitu malam kedua puluh tujuh yang mana Rasulullah saw diangkat sebagai Nabi pada keesokan harinya. ³Apabila kamu selesai mengerjakan shalat Isya¶.Malam hari kedua puluh tujuh: Yaitu malam pengangkatan kenabian dan termasuk di antara malam-malam penuh berkah. Dalam sebuah hadis disebutkan. yaitu mengucapkan: astaghfirullaha dzal jalâli wal ikrâm min jamî i al-dzunûb wa al-âtsâm. sang Pemilik keagungan dan kemuliaan. surat al-Nâs 7 kali.´ 5. dari seluruh perbuatan dosa dan nista) niscaya Allah Yang Maha Pengasih mengampuni dosa-dosanya. kemudian kamu tidur dan terbangun menjelang pertengahan malam. yaitu dia mengucapkan: Astaghfirullaha wa as aluhu at-taubah (Aku mohon ampunan Allah dan minta taubah pada-Nya). surat al-Falaq 7 kali.4. ³Amal apa yang baik dilakukan pada malam itu?´Beliau menjawab. penerj. (Aku mohon ampunan Allah. ³Pada bulan Rajab terdapat suatu malam yang lebih baik bagi umat manusia daripada apa yang diterbitkan matahari. Di dalamnya terdapat beberapa amalan. Dan surat-surat al-Mufashshal adalah surat Muhammad hingga surat terakhir al-Quran. Pada setiap rakaat pertama membaca al-Fatihah dan (salah satu) surat pendek dari surat-surat al-Mufashshal. ³Barangsiapa memohon ampunan kepada Allah sebanyak 70 kali di waktu pagi dan 70 kali di waktu petang.). Setelah itu. Bagian Kedua: Amalan khusus pada waktu siang dan malam bulan Rajab. hendaknya kamu mengerjakan shalat dua belas rakaat (2 rakaat X 6.´ Ada orang yang bertanya pada beliau. Ucapkan salam setiap mengerjakan dua rakaat.

´ .Alhamdulillahi alladzi lam yattakhidz waladan walam yakun lahu syarîkum fil mulki wa lam yakun lahu waliyyun minadz dzulli wa kabbirhu takbîran. an tushalliya µala Muhammadin wa âli wa an taf¶ala bî mâ anta ahluh. Allahumma inni as aluka bima¶aqidi µIzzika µala arkâni µArsyika wa muntaha al-rahmah min kitâbika wa bismika al-A¶dhami alA¶dhami al-A¶dhami wa dzikrika al-A¶la al-A¶la al-A¶la wa bikalimatika al-tâmmât.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful