UNGKAPAN MASSA, PUBLIK, DAN RAKYAT Dalam pemikiran opini publik, teringat akan pepatah tua: “setiap orang

membicarakan cuaca, tetapi tidak seorangpun yang melakukan sesuatu terhadapnya.” Tampaknya seseorang juga membicarakan opini publik. Politikus, anggota pers, pollster, dan bahkan orang-orang yang duduk bermalas-malas mengomel tentang pajak dan berbagai masalah lain. Akan tetapi berbeda dengan orang yang tidak berbuat sesuatui terhadap cuaca, banyak yang berbicara tentang opini publik memang melakukan sesuatu terhadapnya. Peninjauan dan pengamatan suatu proses. Kita melukiskan secar singkat karakterisasai opini publik yang berlaku dengan mengatakan bahwa karaterisasi itu merupakan suatu aspek komunikasi politik.karena perspektip itu sangat penting bagi si buku ini selanjutnya.kita melukiskan opini publik sebagai proses yang menggabungan pikiran,perasaan,dan usul yang di ungkapkan oleh warga Negara secara pribadi terhadap pilihan kebijakan yang di buat oleh pejabat pemerintah yang bertaggung jawab atas di capainy ketertiban sosial dalam situasi yang mengandung konflik atau perbantahan,dan perselisihan pendapat tentang apa yang akan dilakukan dan bagaimana melakukannya.seperti setiap proses, opini publik berubah dan berkembang.ada sifat dinamis yang serupa pada opini publik, sifat yang dapat ditelusuri ke sejumlah hal. Ada sebuah faktor utama yang menonjol, faktor yang telah kita bahas, tetapi sekarang pantas di telaah lebih cermat. Kecenderuangan kegiatan opini Pokok dasar pikiran kita tentang komunikasi politik ialah bahwa orang bertindak terhadap objek berdasarkan makna objek itu bagi dirinya. Akan tetapi, makna sebuah objek, demikian telah kita katakana, apakah objek itu manusia, tempat, peristiwa, gagasan, atau kata, tidak tetap dan tidak statis. Orang terus menerus menyusun makna sebagai objek dengan menangani objek-objek itu. Singkatnya orang berprilaku terhadap objek dengan memberikan makna kepadanya, makana yang pada gilirannya diturunkan dari prilakunya sebagai individu. Melalui kegiatan komunikasi memberi dan menerima di antara makna dan tindakan ini orang memperoleh kecenderungan tertentu. Miller, Balanter, dan Pribam menguraikan hubungan anatara kecenderungan dan kegiatan dengan cara yang akan membantu kita memahami bagian peran yang dimainkan

jika ia memenuhi kebutuhan suatu tingkat. Abraham maslow berteori bahwa orang mempunyai hierarki kebutuhan. nilai. menyusunnya. rencana. cinta dan kebersamaan: afeksi. aktualisasi diri: rasa pemenuhan diri. citra diri seseorang memberikan cara menghubungakan dirinya dengan orang lain. gagasan. perasaan. 5. lengkap atau tidak lengkapnya pengetahuan orang tentang politik. udara. hal itu memberi jalan kepadanya untuk memahami peristiwa politik tertentu. Dengan demikian. hierarki itu terdiri atas lima tingkatan kebutuhan manusia diantaranya: 1. individu memperhitungkan segala sesuatu. dan kesudian subjektif yang menyusun citra orang tentang politik itu berguna. INTERPRETASI PERSONAL TENTANG POLITIK Dengan interpretasi. dsb 4.oleh kecenderungan dalam kegiatan mengungkapan kepercayaan. keamanan dan keterjaminan: jaminan kesejahteraan. perlindungan terhadap serangan. 3. Orang juga mempunyai kebutuhan untuk bertindak. penghargaan: merasa diri berharga dan mampu. Bagi maslow. dan juga memuaskan bagi orang itu. Kegiatan terdiri dari tiga tahap pokok citra. Riset menunjukkan sejumlah hal yang secara rutin . keturunan. citra seseorang membantu dalam pemahaman. dan pengharapan personal. pakaian. dan oprasi. 2. air. fisiologis: makanan. control atas lingkungan dan nasib sendiri. dsb. termasuk manusia. penilaiaan. daan pengidentifikasian peristiwa. muncullah tingkat kebutuhan orang lain. Kegiatan adalah karakteristik intrinsic setiap organisme. kebersamaan dengan orang lain. Orang yang lebih menyukai tidak meminum minuman beralkohol atau menggunakan obat bius bias juga menjadi menentang undang-undang yang mengesahkan penjualan minuman keras atau mariyuana. betapapun benar atau kelirunya. kesukaan atau ketidak sukaan umum pada citra seseorang tentang pilotik menyajikan dasar untuk menilai objek politik. tujuan. Citra personal tentang politik Pikiran. dan menanggapi yang paling menonjol. dan kemampuan mencapai sesuatu yang diharapkan. dsb. Ketiga. Gunanya paling sedikit tiga: pertama. Kedua. atau pemimpin politik.

Seperti yang ditunjukkan oleh Davidson. Penyusunan opini public dari opini pribadi ini melibatkan saling pengaruh diantara proses personal. Agar opini public dapat tersusun. TAHAP-TAHAP PEMBENTUKAN OPINI Asal mula opini tentang kebanyakan masalah terletak dalam perselisihan atau pembantahan yang memiliki potensi untuk berkebang menjadi isu yang akan menangkap perhatian banyak orang. harapan. objek politik 8. yang lain berakar tetapi mati karena tanahnya tidak cukup dalam. akan tetapi. Berikut ini adalah beberapa kemungkinan dalam perumusan opini 1. dan cita-cita. ada yang jatuh pada batu dan tidak dapat bertunas. Demikian juga sebenarnya setiap orang mempunyai keluhan. seperti yang dikemukakan . yang diperhitungkan orang. atau tertutup oleh biji yang tumbuh lebih cepat. perkembangan pertikaian demikian sangat mirip dengan perkembangan biji: dari ribuan yang ditebarkan di tanah. karakteristik social 4. biasanya dalam bentuk isu. pilihan penyusunan opini publik opini pribadi terdiri atas kegiatan verbal dan nonverbal yang menyajikan citra dan interpretasi individual tentang objek tertentu di dalam setting.diperhitungkan public: orang dalam merumuskan opini politik pribadi mereka dan mengumumkannya. setting politik 9. dan politik. pertimbangan resmi/formal 5. opini pribadi harus dimiliki bersama secara luas melalui kegiatan kolektif dengan lebih banyak orang ketimbang yang menjadi pihak pencetus perselisihan atau masalah yang menyebabkan munculnya isu. karakteristik demogratif 3. sosial. banyak yang menimbulkan pertikaiaan. dan hanya sedikit yang jatuh ditempat yang keadaannya mendukung pertumbuhan dan perbanyakan. prefereens partisan 6. komunikasi 7. keadaan internal 2.

dan yang banyak”. dan pengharapan personal yang kita sebut opini public. ungkapan kelompok dengan opini yang banyak. Namun. nilai dan penghargaan politik. Polanya menggunakan criteria kuantitatif maupun kualitatif. KEPRIBADIAN POLITIK Di antara para peneliti politik terdapat aliran yang berargumentasi bahwa jika seseorang telah memiliki kepribadian. pemerintahan yang satu bias merupakan tirani (untuk kepentingan penguasa). terdapat kemungkinan yang besar bahwa kepribadian itu akan memproyeksikan pada objek politik. dan pemerintahan yang banyak bias demokrasi atau politik. kebanyakan keluhan itu isu lenyapdalam gerutu atau dalam percakapan sambil lalu: “suatu isu mulai berakar hanya jika dikomunikasikan dari satju orang ke orang kedua. yang kemudian dilanjutkan dalam percakapan sendiri”. Pola opini publik Filosofi yunani. pada hakikatnya apakah rezim itu memerintah untuk kepentingan penguasa atau untuk kepentingan seluruh komunitas. Dengan mengikuti pola demikian. hanya sedikit yang mampu bertahan sebagai dasar bagi opini publik. Criteria kuantitatif aristoteles menyajikan cara yang mudah untuk mengklasifikasikan ketiga konstruksi kolektif dari kepercayaan. mereka menyusunnya secara sinambung jika dihadapkan pada rangsangan politik. Demikian pula pemerintahan yang sedikit bias oligarki atau aristrokasi. Salah satu tingkat dalam tahap penyusunan personal ini terdiri atas segala sesuatu yang dapat dipelajari orang melalui komunikasi politik. aristoteles membagi pemerintahan ke dalam yang satu. dengan demikian dapat . konsekuensi komunikasi untuk sosialisasi Orang tidak dilahirkan kepercayaan. menguraikan secara rinci salah satu cara yang paling tua dan masih tetap merupakan salah satu dari yang paling berguna untuk mengklasifikasikan tipe-tipe pemerintah. Menurut banyaknya orang ayang mengambil bagian dalam pemerintah. Ketiga kelas ini masing-masing memiliki dua variasi yang menyangkut sifatnya dalam memerintah. Jadi. nilai. kita memberi label ungkapan massa dengan opini yang satu.oleh Davidson. aristoteles. Kebanyakan isu yang potensial tidak pernah menjadi suatu yang diperhitungkan oleh banyak orang. yang sedikit.

orang merumuskan jawaban bagi pertanyaan seperti “ siapakah saya?” (mengembangkan konsep diri. (3) memahami bahwa mencapai tujuan nyata dengan cara instrumental dengan mempengaruhi pemerintah adalah yang terbaik. dan sebagainya. kemudian dirasionalkan (r) menurut kepentingan public dan atau nilai komunitas yang diterima secara luas. belajar diri politik sebagian besar . kebijakan. dan menghukumdiri sendiri. diri politik membantu berhubungan dengan politik dengan tiga cara: (1) mengungkapkan identitas personal sebagai warga negara yang sesuai atau berbeda pendapatnya. DAN PESAN Bila telah berkembang. dan menolong sama dengan cara orang menggunakan lambang dalam politik. SALURAN. kelompok. anggota kelompok dan atau partai politik. bila diterjemahkan rumus ini mengatakan bahwa motif pribadi (p) ditransformasikan (1) dan dipindah tempatkan (d) ke dalam gelanggang public. menyalahkan. atau bukan pengikut. yakni bagian dari diri yang terdiri dari “paket orientasi individual mengenai politik… sosialisasi politik menghasilkan diri politik”. Banyak orang yang memperoleh diri politik.mewarnai persepsi politiknya dan menentukan prilaku politiknya. Sebenanya. Dengan memperlakukan diri sendiri sebagai objek. orang bisa menghargai dan mendorong diri sendiri atau merasa jijik. partai. (2) mengevaluasi objek politik. pengikut. KOMUNIKASI POLITIK DAN BELAJAR POLITIK: SUMBER. Ketiga fungsi diri politik ini mengungkapkan. menerima atau menolak pemimpin politik. Harold lasswell mengajukan variasi dari tema ini dengan menurunkan rumus yang disebutnya “manusia politik”:p}d}r}= P. sebagai pemimpin. Tidak berbeda dengan tindakan terhadap orang lain. mempertimbangkan. dan autoritas. Bukanlah maksud kita megiakan atau menyangkal kesohihan persepektif seperti itu di sini. DIRI POLITIK Kita mengambil pandangan bahwa kepribadian adalah totalitas prilaku individu yang terwujud dalam kecenderungan yang berulang dan berpola pada seluruh variasi situasi dan mengenai berbagai objek tindakan orang sehari-hari ialah diri sendiri. “ingin menjadi siapa saya?” diri ideal).

profesional. Isi itu di turunkan dari partisipasi seseorang dalam komunokasi interpersonal. yang ditanggapi dan bukan yang diberi reaksi. Politikus baik representatif maupun idiologi. Para pengamat politik ini berlaku sebagai halayak tak terorganisasi bagi imbawan bagi para pemimpin politik. membaca surat kabar. Maka. BAGAIMANA PARTISIPAN MENANGGAPI KOMUNIKASI POLITIK Peringatan sigel bahwa kepribadian itu hanya sebagian dari keterangan tentang mengapa orang terlibat dalam politik. sumber daya sosial.merupakan masalah menyesuaikan diri dengan lambang signifikan dari organisasi politik (dengan kata lain. yang memainkan peran kepemimpinan dalam komunikasi politik. Pesan itu berisi informasi tentang pilihan yang tersedia. organisasi. Pilihan mana yang diperhitungkan oleh mereka yakni. dan massa. tidak selama tahuntahun pemilihan umum. mengikuti ceramah. dan motivasi sosial yang merupakan dunia seseorang. memperoleh isi dari politik terdiri dari pemungutan dan pemodifikasian lambang signifikan untuk meningkatkan prilaku yang mengungkapkan. mereka memirsa berita yang di televisikan. politikus. Yang pertama terdiri atas orang-orang yang sangat memperhatikan politik. mempertimbangkan. dan aktivis. James Rosenau. mengajukan pertanyaan tentang pemimpin. berkomunikasi untuk kepentingan para pemilih atau untuk kepentingan tujuan. menulis surat dan membaca buku. lambang yang signifikan dalam pengertian mead tentang penyampaian makna yang sama bagi semua pihak dalam komunikasi) dan dapat menggunakannya dengan efektif. Juru bicara kelompok terorganisasi dan pemuka pendapat memainkan peran yang jauh lebih aktif dalam komunikasi politik dibandingkan dengan warga negara pada umumnya. Pesan tentang politik dibawa melalui komunikasi politik ke dalammatriks peluang resmi yang di persepsikan. tetapi juga diantara pemilihan umum yang satu dan pemilihan umum berikutnya. juga berlaku bagi faktor hukum dan faktor sosial. berbicara tentang politi dengan kawan dan kenalan. . dan menolong. KOMUNIKATOR POLITIK SEBAGAI PARTISIPAN POLITIK Dalam menguraikan tipe-tipe orang. meminta kita memperhatikan dua perangkat yang utama warga negara yang merupakan khalayak dari partisipan dalam komunikasi politik.

menyebabkan perbedaan dan kegiatan politik mereka. riset menyingkapkan bahwa mereka lebih tanggap terhadap “pemuka pendapat” personal dalam komunikasi “arus dua langkah” (two-step-flow) dari pada olangsung terhadap media massa. Ingat bahwa prilaku sosial adalah s uatu komplek interaksi. ingin sesuai dengan opini rekan dekat dan anggota kelompok yang menjadi favorit. prilaku simbolik terhadap makna objek. atau semata-mata merasa lebih aman memperhatikan media informal daripada media formal. Komunikasi. . atau massa) maupun pada isi komunikasi. Interaksi ini ada dua jenis. organisasi. MEMPENGARUHI PEMBERIAN SUARA: konsekuensi Komunikasi Pemilihan Umum kampanye pemilihan umum menyajikan peluang yang sangat baik untuk meneliti konsekuensi komunikasi. “jenis komunikasi” mengacu pada saluran komunikasi (interpersonal. Mengenai saluran. Karena orang percaya pada yang informal personal. suatu rangkaian pertukaran yang panjang dan kadang-kadang memanas yang membentuk proses komunikasi. yaitu yang non simbolik dan yang simbolik. perikalanan. Prilaku nonsimbolik menyangkut tanggapan langsung terhadap objek. Untuk memahami ciri dasar kampanye politik sebagai proses komunikasi ada baiknya kita menunjau kembali secara singkat dan perspektif dasar kita tentang kegiatan manusia. Dan Pemberian Suara Memberikan suara adalah salah satu tindakan terakhir dalam kampanye pemilihan umum. Sebaliknya. Interaksi nonsimbolik jika orang menanggapi objek. termasuk prilaku orang lain. secara langsung tanpa menginterpretasikan rangsangannya. Pada karakter pemberian suara sebagai konstruksi sosial dan personal yang aktif dari opini politik. interaksi simbolik diturunkan dari orang yang menginterpretasikan objek dan tindakan. semakin efektif mengubah opini’. dan retorika yang diuraikan. dan kedua cara pilihan memperhitungkan komunikasi kampanye dalam membentuk prilaku mereka. riset yang diselenggarakan setelah perang dunia II menekankan bahwa “semakin personal media itu. Berkaitan dengan pemberian suara dan tindakan memberikan suara ialah upaya untuk mempersuasi rakyat melalui propaganda. Jenis komunikasi Dalam rumus berelson. Kampanye.

dengan pemerintah (dan juga pusat-pusat pengaruh yang lain) mempengaruhi bentuk dan isi opini dan pada gilirannya. Dan jika keputusan pejabat itu harus mengikat setiap orang. perwaklilan terjadi bila garis-garis komunikasi menghubungkan publik dengan pembuat kebijakan dalam pembuatan kebijakan. Terjjadilah interaksi yang kompleks. dan penentuan waktu tindakan publik”. kita ingat dari bagian ke tiga bahwa sekurang-kurangnya ada tiga wajah opini publik: (1) ungkapan populer dari banyak warga negara. Jr. Friedrich mendefinisikan perwakilan ( representation) sebagi berikut : proses yang menjelaskan bagai mana kekuasaan politik dan pengaruh seluruh rakyat atau sebagian dari mereka terhadap tindakan pemerintah dengan persetujuan mereka yang dinyatakan atau disiratkan. Carl J. Subjek itu paling baik didekati dalam kompleksitasnya. Ringkasnya. Pandangan ini menunjukan bahwa perwakilan itu memerlukan alat iuntuk menyampaikan persetujuan untuk menyatakan atau disiratkan itu kepada sejumlah pejabat yang lebih kecil yang bertindak untuk kepentingan komunitas. keputusan. Akan tetapi. (2) ungkapan simbolik dari massa atau dari warga . dan penerimaan atau penolakan.key. dilaksanakan untuk kepentingan mereka kesejumlah kecil dari mereka dengan akibat yang mengikat seluruh komunitas yang diwakili oleh mereka dengan cara itu. bukan dalam kesederhanaannya: “kita harus membuang konsepsi simplistik seperti anggapan bahwa dengan suatu cara opini publik memancara dari masa manusia dan menghasilkan garis pedoman bagi tindakan pemerintah. BERKOMUNIKASI TENTANG KEBIJAKAN Dalam karya klasik tentang teori dan praktik pemerintah konstitusional yang diterbitkan lebih dari empat dasa warsa yang lalu. isi. seperti yang dikemukakan oleh V. Ini adalah topik yang diacu oleh beberapa penulis sebagai “pemerintah oleh opini publik” atau “proses kebijakan opini” sejak semula kita menegaskan. opini publik bisa mengondisikan cara.Konsekuensi komunikasi kebijakan Pertanyaan pokok dalam menutup setiap diskusi tentang komunikasi politik dan opini publik adalah tingkat dan kondisi keterkaitan yang erat di antara apa yang dipikirkan oleh rakyat dan apa yang dilakukan oleh pemerintah. maka harus ada alat untuk memberi informasi kkepada rakyat tentang isi keputusan itu. garis yang menyalurkan preprensi kebijakan.O.

secara tersirat atau dengan tegas menyetujui atau menolak. (3) ungkapan terorganisasi atau tak terorganisasi dari sejumlah kecil kepentingan khusus. satu. Ketika berkampanye dalam pemilihan pendahuluan kepresidenan pada tahun 1960an dan 1970an George Wallace mendesak para pemberi suara utnuk mendukung pencalonannya sebagai cara mengomunikasikan kekecewaan terhadap pejabat pederalmengenai berbagai kebijakan. PEMBUAT KEBIJAKAN: KONFERGENSI SELEKTIF. mereka bisa jadi memperhitungkan keseluruhan warga negara atau hanya sebagian dari mereka. atau sedikit. dan tungtutan kepentingan khusus. sanksi ekonomi. yang satu sangat tua dan yang lain relatif baru.negara. KONTROL SOSIAL. jika pilihan diri ini berkonfegensi. Yang . Dari luar sumber-sumber opini publik yang diperhitungkan oleh mereka. Ada tiga teori umum tentang peran komunikasi dalam pemilihan umum. kekuatan. nilai. Yang khas ialah mereka menggap bahwa opini tentang masalah yang berhubungan daengan kebijakan sebagai mendukung atau memveto. pembuat keputusan juga menginterpretasikan dan menetapkan isi opini. dan propaganda agar anggota kelompok sesuai dengan garis tindakan yang identik. pemerintah. hasilnya adalah tatanan social. pembuat kebijakan mengandalkan berbagai sumber. dan mengharap pengharapan rakyat tehadap pejabat pemerintah: pemilihan umum dan polls. Apa yang disebut jumlah yang kecil oleh Friedrich dalam proses perwakilan ini adalah pelaksanaan memilih oleh pembuat kebijakan . kegiatan mereka sebagai wakil. apakah banyak. menunjukan trend dalam kepercayaan. ATAU NEGOSIASI Salah satu diantara orang yang bebas bertindak sebagai perseorangan memilih arah tindakan dari berbagi jenis pilihan. suasana hati masa. Dari ketiga modus mengungkapkan opini ini banyak opini yang disebut. Dua susunan kelembagaan utama. tetapi hanya sedikit (dan kadang-kadang hanya satu) yang dipilih dalam pembuatan kebijakan. SUMBER OPINI PUBLIK BAGI PEJABAT dalam menaksir perasaan rakyat. Pendirian yang kedua berargumentasi bahwa pemimpin politik menyusun tatanan dengan menggunakan mekanisme control social seperti organisasi keagamaan.

Fokusnya expresif. Dalam politik. dan pemilihan pemerintah. actor-aktor yang menarik dan alat untuk menghaluskan kecenderungan kearah kekerasan terorganisasi untuk mengubah statusquo. periklanan. katetik (chatetic) bukan kognitif atau efektif. lebih efektif ketimbang kognitif. Apakah dinyatakan atau tidak. Fungsi pemilihan umum ialah psikologis. Fokus pandangan inii lebih evaluatif ketimbang instrumental. dan karena alasan yang disinggung dalam ringkasan ini. Pandangan dukungan rakyat menekankan peran propaganda. dan pengharapan yang di miliki orang tentang masalah publik yang . ya’ni menyajikan kepada para pemberi suara alat alternatif untuk mencapai tujuan yang telah disepakati didalam kerangka peraturan yang telah diterima. fungsi pemilihan umum ialah megkomunikasikan kesetiaan dan kepatuhan kepada komunitas. nilai. baik pada masa sekarang maupun jauh di masa depan. mereka mengkomunikasikan persetujuan atau penolakan terhadap pemegang pemerintahan. pengalokasian keuntungan dan kerugian menyodorkan drama material. dan retorika kampanye dalam meningkatkan partisipasi dengan suatu ritual yang mendukung lembaga politik yang memerintah tetapi memiliki pengaruh yang relative kecil terhadap pembentukan kebijakan. Teori yang kedua menekankan bahwa penelitian umum menyajikan mekanisme kontrol rakyat. Teori ini beragumentasi bahwa pemilihan umum mempunyai dimensi instrumental yang penting. dalam pandangan control rakyat. melainkan memilih siapa yang akan memerintah selama periode tertentu yang terbatas teori control rakyat menekankan bahwa pemberian suara yang berorentasikan partai. Teori yang ketiga adalah teori dukungan rakyat. tujuannya ialah yang spektakuler. Tampaknya tidak mungkin akan ada. KARAKTER PROBLEMATIK DARI HUBUNGAN OPINI PUBLIK Tidak ada persetujuan satu-sama-satu di antara apa yang dikira orang dan apa yang dil lakukan pemerintah. Pemberi suara bukan memilih kandidat dan atau partai untuk mengajukan tujuan yang kentara dan tertentu. opini menggambarkan secara tepat segala jenis kepercayaan. opini terutama di turunkan dari tindakan memperhitungkan pesan persuasif dari komunokator yang bertindak dalam peran sebagai pemimpin politik. dan prosedur politik. bukan instrumental atau evaluatif. Dalam gagasan dukungan rakyat.pertama ialah: teri kehendak rakyat. rezim. Dalam teori kehendak rakyat. pemilihan umum mengkomunikasikan kebijakan atau mandat.

baik mengenai pokok masalah yang di tempatkan oleh pemimpin daalam agenda publik maupun bahasa dan gaya bicara yang di gunakan oleh mereka untuk menempatkan pokok masalah itu di sana.karena itu mula-kula bergantung pada tiga faktor: (1) apa pesan yang di kemukakan oleh pemimpin politik ke gelanggang wacana publik. dan menyusun citra yang berarti tentang pesan itu. mempersepsi. konstruksi personal opini publik sangat selektif. RESUME KOMUNIKASI POLITIK Khalayak Dan Efek . Singkatnya. menginterpretasikan. tidak mewakili segala macam pernyataan opini rakyat ataupun pernyataan opini tentang politik. (2) bagaimana orang memperhitungkan pesan itu.

JURNALISTIK UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG 2007 .Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah Komunikasi Politik Disusun oleh: Andri Armansyah 205 204 824 Kelas A FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI JURUSAN ILMU KOMUNIKASI KONS.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful