MACAM-MACAM ETIKA Ada dua macam etika yang harus kita pahami bersama dalam menentukan baik

dan buruknya prilaku manusia : 1. ETIKA DESKRIPTIF, yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil. 2. ETIKA NORMATIF, yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.

Etika secara umum dapat dibagi menjadi : a. ETIKA UMUM, berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolak ukur dalam menilai baik atau buruknya suatu tindakan. Etika umum dapat di analogkan dengan ilmu pengetahuan, yang membahas mengenai pengertian umum dan teori-teori.

b. ETIKA KHUSUS, merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Penerapan ini bisa berwujud : Bagaimana saya mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang kehidupan dan kegiatan khusus yang saya lakukan, yang didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip moral

Dalam membahas Etika sebagai ilmu yang menyelidiki tentang tanggapan kesusilaan atau etis. Etika Normatif Etika yang menetapkan berbagai sikap dan perilaku yang ideal dan seharusnya dimiliki oleh manusia atau apa yang seharusnya dijalankan oleh manusia dan tindakan apa yang bernilai dalam hidup ini. yakni mengenai nilai dan perilaku manusia sebagai suatu fakta yang terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya. Manusia disebut etis. terdapat dua macam etika (Keraf: 1991: 23). antara rohani dengan jasmaninya. sesuai dengan kaidah atau norma yang disepakati dan berlaku di masyarakat. . sebagai berikut: Etika Deskriptif Etika yang menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia. sikap dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia. Etika individual. yaitu berbicara mengenai kewajiban. Da-pat disimpulkan bahwa tentang kenyataan dalam penghayatan nilai atau tanpa nilai dalam suatu masyarakat yang dikaitkan dengan kondisi tertentu memungkinkan manusia dapat bertin¬dak secara etis. serta apa yang dikejar oleh setiap orang dalam hidupnya sebagai sesuatu yang bernilai. penerapan itu dapat juga berwujud : Bagaimana saya menilai perilaku saya dan orang lain dalam bidang kegiatan dan kehidupan khusus yang dilatarbelakangi oleh kondisi yang memungkinkan manusia bertindak etis : cara bagaimana manusia mengambil suatu keputusan atau tidanakn. yaitu menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri.dasar. ialah manusia secara utuh dan menyeluruh mampu memenuhi hajat hidupnya dalam rangka asas keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan pihak yang lainnya. dan antara sebagai makhluk berdiri sendiri dengan penciptanya. Artinya Etika deskriptif tersebut berbicara mengenai fakta secara apa adanya. Etika sosial. Namun. yaitu sama halnya dengan berbicara moral (mores). Jadi Etika Normatif merupakan norma-norma yang da¬pat menuntun agar manusia bertindak secara baik dan meng¬hindarkan hal-hal yang buruk. b. ETIKA KHUSUS dibagi lagi menjadi dua bagian : a. dan teori serta prinsip moral dasar yang ada dibaliknya. Termasuk di dalamnya membahas nilai¬-nilai atau norma-norma yang dikaitkan dengan etika.

Definisi tersebut tidak melihat kenyataan bahwa ada keragaman norma. Manusia disebut etis. akhirnya etika menjadi ilmu yang deskriptif dan lebih bersifat sosiologik. direktif dan reflektif. dan evaluatif yang hanya memberikan nilai baik buruknya terhadap perilaku manusia. serta apa yang dikejar oleh setiap orang dalam hidupnya sebagai sesuatu yang bernilai. menganjurkan dan merefleksikan. yakni mengenai nilai dan perilaku manusia sebagai suatu fakta yang terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya. etika dipandang sebagai ilmu pengetahuan yang bersifat normatif. karena adanya ketidaksamaan waktu dan tempat. Dalam membahas Etika sebagai ilmu yang menyelidiki tentang tanggapan kesusilaan atau etis. Jenis kedua. ialah manusia secara utuh dan menyeluruh mampu memenuhi hajat hidupnya dalam rangka asas keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan pihak yang lainnya. antara rohani dengan jasmaninya. Jenis ketiga. Jadi . Termasuk di dalamnya membahas nilai--nilai atau norma-norma yang dikaitkan dengan etika. dan antara sebagai makhluk berdiri sendiri dengan penciptanya. Dalam hal ini tidak perlu menunjukkan adanya fakta. yaitu sama halnya dengan berbicara moral (mores). terdapat dua macam etika (Keraf: 1991: 23). Da-pat disimpulkan bahwa tentang kenyataan dalam penghayatan nilai atau tanpa nilai dalam suatu masyarakat yang dikaitkan dengan kondisi tertentu memungkinkan manusia dapat bertin-dak secara etis. etika dipandang sebagai cabang filsafat yang khusus membicarakan tentang nilai baik dan buruk dari perilaku manusia.Dari berbagai pembahasan definisi tentang etika tersebut di atas dapat diklasifikasikan menjadi tiga (3) jenis definisi. yaitu sebagai berikut: Jenis pertama. Artinya Etika deskriptif tersebut berbicara mengenai fakta secara apa adanya. cukup informasi. sebagai berikut: Etika Deskriptif Etika yang menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia. Etika Normatif Etika yang menetapkan berbagai sikap dan perilaku yang ideal dan seharusnya dimiliki oleh manusia atau apa yang seharusnya dijalankan oleh manusia dan tindakan apa yang bernilai dalam hidup ini. etika dipandang sebagai ilmu pengetahuan yang membicarakan baik buruknya perilaku manusia dalam kehi¬dupan bersama.Definisi etika ini lebih bersifat informatif.

akhirnya etika menjadi ilmu yang deskriptif dan lebih bersifat sosiologik. etika dipandang sebagai ilmu pengetahuan yang membicarakan baik buruknya perilaku manusia dalam kehi-dupan bersama. tentang sikap orang dalam menghayati hidup ini dan tentang kondisi-kondisi yang memungkinkan manusia bertindak etis. Dari berbagai pembahasan definisi tentang etika tersebut di atas dapat diklasifikasikan menjadi tiga (3) jenis definisi. atau apa yang seharusnya dimiliki oleh manusia. serta memberi penilaian dan himbauan kepada manusia untuk bertindak sebagaimana seharusnya berdasarkan norma-norma. yaitu sebagai berikut: * Jenis pertama. dan evaluatif yang hanya memberikan nilai baik buruknya terhadap perilaku manusia.Etika Normatif merupakan norma-norma yang da-pat menuntun agar manusia bertindak secara baik dan meng-hindarkan hal-hal yang buruk. 2. tanpa menilai. menganjurkan dan merefleksikan. Etika Normatif berbicara mengenai norma-norma yang menuntun tingkah laku manusia. dalam situasi masyarakat. Definisi tersebut tidak melihat kenyataan bahwa ada keragaman norma. karena adanya ketidaksamaan waktu dan tempat. sesuai dengan kaidah atau norma yang disepakati dan berlaku di masyarakat. Dalam hal ini tidak perlu menunjukkan adanya fakta. cukup informasi. direktif dan reflektif. etika dipandang sebagai cabang filsafat yang khusus membicarakan tentang nilai baik dan buruk dari perilaku manusia. * Jenis kedua. Ia berbicara mengenai kenyataan penghayatan nilai. Etika ini berbicara mengenai fakta apa adanya yaitu mengenai nilai dan pola prilaku manusia sebagai suatu fakta yang terkait dengan situasi dan realitas konkrik yang membudaya. ia menghimbau manusia untuk bertindak yang baik menghindari yang jelek. dan apa tindakan yang seharusnya diambil untuk mencapai apa yang bernilai dalam hidup ini. 1. . * Jenis ketiga. Etika Normatif Berusaha menerapkan berbagai sikap dan pola perilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia. Etika Deskriptif Berusaha meneropon secara kritis dan rasional sikap dan pola prilaku manusia dan apa yang dikerjakan olah manusia dalam hidup ini sebagai suatu yang bernilai.Definisi etika ini lebih bersifat informatif. etika dipandang sebagai ilmu pengetahuan yang bersifat normatif.

Kedua Jenis etika ini pada akhirnya menuntun orang untuk mengambil sikap dalam hidup ini. . sedangkan etika normatif memberikan penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan. bedanya etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang perilaku atau sikap yang mau di ambil.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful