BAB I Nabi, Sang Panutan Sebagai seorang muslim, tentu semua tahu, bahwa Nabi Muhammad S.a.

w adalah panutan terbaik bagi kita. Semua apapun yang beliau lakukan adalah bentuk dari pembelajaran dan percontohan untuk menuntun kita pada sebuah kehidupan dan masa depan yang lebih cerah. Beliau adalah contoh dalam segala hal. Jika ingin tahu tata cara bergaul yang baik, beliau telah mencontohkan. Jika ingin tahu tata cara transaksi yang fair, beliau juga mencontohkan. Tata cara menyikapi kehidupan sekaligus berbagai macam problematika dan konfliknya, beliau juga telah memberitahukan pada kita. Tata cara beribadah, apalagi. Dan lain sebagainya Bahkan dalam tata cara berpolitik dan strategi berperang pun, beliau telah memberi contoh dan pelajaran bagi kita. Semua itu bisa kita baca dan bisa kita ikuti dalam biografi hidup beliau yang telah terdeskripsikan di beberapa karya monumental para ulama’ terdahulu. Dan yang lebih daripada semua itu adalah, beliau juga ternyata memberi tahukan pada kita bagaimana tata cara mendidik dan mengajar yang baik. Bagaimana cara menyikapi perbedaan individu dan ketidaksamaan pemikiran dan cara berpikir murid-murid kita, siswa kita, santri kita, mahasiswa kita, umat kita, jamaah kita, atau apapun istilahnya, orang yang kita ajar. Semuanya telah beliau contohkan pada kita, dan beliau adalah seorang Guru Besar yang harus kita ikuti. Sebab bagaimanapun, jika kita berposisi sebagai pengajar, maka di hati kecil kita pasti terbersit sebuah keinginan agung nan mulia, yaitu mencerdaskan anak bangsa, dan itu terilustrasikan dengan keinginan sukses dalam mengajar, dan materi yang kita ajarkan bisa dipahami dengan baik oleh mereka-mereka yang kita ajar, juga bermanfaat bagi masa depan mereka, dan terpraktekkan dalam keseharian dan perikehidupan mereka. Puncak dan tujuan utama dari mengajar. Tanpa melihat materi pelajaran apa yang kita ajarkan, baik itu ilmu-ilmu umum atau (terlebih lagi) ilmu-ilmu agama. Semua telah Rosulullah S.a.w contohkan, tanpa terspesifikasi pada apa yang kita ajarkan. Sebab apa yang beliau bawa, dan cara beliau membawa, adalah universal, mencakup keseluruhan, tidak membedakan profesi atau apapun. Walau sebenarnya mengajar sendiri adalah profesi orisinal dari pada para Rosul dan Nabi dan tujuan asal dari pengutusan mereka, alaihimus salam.

Dan ke-universal-an sistem mengajar beliau telah diakui oleh sejarah, peradaban, kehidupan, dan kemanusiaan. Tak berlebihan – dan sangat tepat – jika Michael.H.Hart menempatkan beliau dalam puncak 100 tokoh berpengaruh sepanjang masa, dalam masterpiece-nya “The 100“. Kurun waktu 1400 tahun ajaran beliau yang terus diikuti, dan karisma yang terus bergaung, dan tanpa perubahan adalah bukti terbesar daripada itu. Dan hal itu semua, beliau ekspresikan melalui metode mengajar dan mendidik beliau yang memiliki karakter tersendiri yang khas dan kuat. Setidaknya secara global beliau mempunyai 35 metode yang berbeda dalam mengajar. Dan ini sebenarnya hanya sedikit yang bisa tertulis, karena pada dasarnya metode beliau dalam mengajar (dalam semua bidang ilmu dan pendidikan) adalah lebih dari 1000, kalau tidak boleh dikatakan tidak terhitung. Karena sesungguhnya beliau adalah Guru Besar dalam semua fakultas dan jurusan. Mulai ilmu sosial sampai politik Mulai ilmu tata bahasa sampai ilmu tata negara Mulai ilmu kemasyarakatan (civitas,ijtima’) sampai hubungan internasional Mulai militer sampai kedokteran Dari geografi sampai astronomi Dari olahraga sampai perniagaan Dari sejarah peradaban yang telah punah sampai (bahkan) kejadian di masa depan. Adapun ilmu-ilmu syariat yang menjelaskan hukum-hukum agama, ilmu yang berbicara seputar tasawwuf, aqidah, akhlak, suluk, tauhid, fiqih, ilmu-ilmu yang mengatur interaksi antara makhluk dengan Penciptanya, dan ilmu agama yang lainnya, memang itu adalah asal dan asli dari tujuan pengutusan beliau1. Beliau adalah Guru Besar dengan nama, makna dan arti yang sebenarnya Dan semua jurusan dan bidang ilmu yang tersebut tadi, telah terdeskripsikan dalam AlQur’an yang diturunkan padanya dan Assunnah (Hadits) yang dibawa olehnya. Beliau S.a.w

Liberalisme yang dikembangkan cendekiawan non muslim jika diterapkan dalam islam sangatlah tidak tepat. maka itu sebenarnya akal belum mampu menjangkaunya. Ajakan pemikiran liberal untuk memisahkan semua aspek agama dan kehidupan adalah sebuah kekeliruan. saat abad pertengahan. maka kita tidak akan terjebak dalam hal ini. sebagai umatnya. Ibnu Majah) 1 Sebenarnya. Sebab pada dasarnya ajaran islam sama sekali tidak bertentangan dengan rasio. para ilmuwan yang menetapkan bahwa bumi bulat. Karena dalam ajaran mereka terjadi begitu banyak pemalsuan yang sangat bertentangan dengan rasio. maka mereka dikejar-kejar dan dibunuh dan dianggap sebagai tukang tenung. Beliau sendiri telah berstatemen : ً ‫إ ِنما ب ُعِث ْت معَلما‬ ّ ُ ُ ّ “Sesungguhnya aku diutus sebagai seorang pengajar” (HR. tetapi iptek dan dunia kedokteran baru saja bisa membongkar rahasia ribuan tahun itu pada pertengahan abad 20 ini saja. Hal ini berbeda dengan islam yang sejak awal menyatakan bahwa bumi adalah bulat. sehingga akibat tekanan itu. sebelum beliau dan sesudahnya. Memang. Sebab (sekali lagi) ajaran islam sama sekali tidak bertentangan dengan rasio. terjadilah pemberontakan di kalangan ilmuwan terhadap konsensus gereja yang menyatakan bahwa bumi itu datar. Jika ada ajaran yang tidak bisa difaham akal. yaitu. Jika kita mau teliti. liberalisme jika diterapkan dalam agama Kristen sangat tepat. Contoh dari itu. maka kita sebagai seorang pengajar yang muslim. Sebagaimana proses perkembangan janin. Dan sesungguhnya beliau diutus adalah sebagai seorang Pengajar. Kalau Napoleon Bonaparte dalam diary pribadinya menyatakan kekaguman tertingginya pada beliau. alqur’an telah menyebutkannya 14 abad yang lalu. lebih berhak lagi atas kekaguman dan rasa bangga itu. . tak ada satupun ajaran islam yang tidak masuk akal. pemisahan agama (islam) dari kehidupan.memiliki karakteristik mendidik tersendiri yang tidak dipunyai oleh pengajar manapun. dan pada saatnya nanti akan mampu dijangkau. Jika kita mau membaca sejarah. Hal itu terjadi pada awalnya adalah karena pengekangan yang di lakukan gereja terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. agama dan kehidupan itu tidak terpisah.

w meninggal dan seluruh bangsa di semenanjung Arabia telah menyatakan diri mengikuti ajaran yang dibawanya. Islam. Beliau diutus hanya dalam tempo yang relatif singkat. Berbeda dengan filsafat kehidupan yang dibawa dan diajarkan oleh beliau S. Itupun keduanya masih harus mengalami nasib tragis. dua imperium raksasa itu harus hilang dari peta dan sejarah dunia setelah diruntuhkan oleh para sahabat. Aristoteles Aristoteles? Hanya satu juga. 14 tahun setelah wafatnya.a.a. lain dengan Nabi kita yang diutus pada manusia dalam skala internasional. Nabi Muhammad S. dalam hayat mereka semua.w wafat 1.a.a. Padahal Byzantium. belum lagi tejadinya kontradiksi dan benturan dengan hukum alam dalam ajaran mereka. 30 tahun sesudah itu. Namun dalam tempo sesingkat itu. kader-kader dan didikan terbaik Nabi Muhammad S. Para Nabi sebelumnya? Tidak ada jumlah pengikutnya yang mampu menandingi pengikut Nabi kita. seorang pendidik sanggup berbuat seperti itu.w 4 . dan tidak semua orang bisa mencernanya. Beliau mampu menghadirkan sesuatu yang teramat besar untuk kemanusiaan.Kesaksian Sejarah akan integritas Karakteristik beliau dalam mengajar Beliau S. islam telah merambah ke afrika utara dan asia tengah. membutuhkan ratusan tahun untuk melebarkan sayap dan membesarkan kerajaannya. Apalagi mereka semua diutus hanya dalam skala lokal saja.a. Dan itupun filsafat kehidupan yang mereka usung terkubur ratusan tahun sebelum digali dan diangkat kembali oleh orang-orang Islam! 250 tahun-an setelah Rosul S.w diutus untuk membenahi. Socrates. kerajaan Romawi timur dan dinasti Sasanid Persia. Plato? Hanya punya satu penerus. Hal ini tidak pernah tercatat dalam sejarah.w. Islam telah menginjak daratan Eropa 2 dan merangsek jauh ke timur benua asia3. 23 tahun. beliau seorang diri mampu mengkader dan melahirkan puluhan ribu orang menjadi pemimpin-pemimpin tangguh yang disegani dan ditakuti. menyempurnakan dan menyebarkan tata nilai kehidupan dan norma pada umat manusia di muka bumi ini. dua negara super power pada masa itu.

di kampus dan pesantren. buah pendidikan keras itu terlihat sampai kini. dengan pengikut yang makin bertambah. Meskipun beliau terlahir dan muncul dengan background lingkungan padang pasir yang gersang.a.a. Saat dalam bepergian. Para pemimpin kaliber dunia yang terdidik dari satu tangan dingin.000 di antaranya adalah panglima. pendidik dan pengajar sebagaimana Nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Yaman dan Delta Sungai Nil (Mesir). Maka Nabi kita memiliki 124.w tidak memiliki mukjizat apapun kecuali para sahabat-sahabatnya. kehidupan. Utsman bin Affan r. yang masyarakatnya nomaden. Sampai saat ini ada hampir 1. Romawi. pemimpin dan tokoh-tokoh kapabel. Masjid Nabawi. di tempat-tempat terbuka. andai Rosululloh S.a.000 murid saat beliau wafat. 1 Lihat al-bidayah wa an-nihayah karya Ibnu Katsir. dan Ali bin Abi tholib r. saat khilafah dipegang oleh Daulah Abbasiyah. Sangat jarang. atau tarikh milik ibnu Khaldun. peta dunia telah berubah drastis. Lewat para sahabatnya lah. Palmeyra (yordania sekarang). saat dalam peperangan. sekaligus barak militer yang sama. temperamental juga paganis. Umar bin al-khottob r. keras. saat di pasar. 30. yang 400 juta bertebar di eropa 5. Adakah tokoh seperti beliau? Oleh karena itu. Dan gaung ajaran beliau terus bergema sampai sekarang. mulai awal abad 6 masehi. Abu bakar r. Kala Nabi Isa A. dan sebagainya. Sebagian besar beliau mengajar di sekolah alam. bahkan tidak ada. Persia. tandus. dan jauh dari modernitas.3 milyar muslim di dunia. peradaban. sebagian orang bijak berkata. Namun beliau menghadirkan sesuatu yang sama sekali baru untuk dunia. beliau hanya punya 12 pengikut setia (Al-Hawariyyun). ulung.s diangkat ke langit. maka itu sudah cukup membuktikan akan kerasulan dan kenabian beliau.a. pengikut pertama beliau. murid-murid terbaik didikan beliau. namun memiliki karakter dan kemampuan yang berbeda-beda. di masa kekhalifahan Ma’mun bin Harun Arrasyid 2 Dimulai dari Cyprus dan Nicosia . tidak sama antara satu dengan yang lain! Walau sebenarnya secara umum Nabi dalam mengajar. dan bi idznillah akan terus bertambah. dan di puncak mereka ada 4 sosok besar yang tak satupun manusia di muka bumi ini yang tidak pernah mendengar namanya. dan berkualitas yang diakui sejarah.a. bahkan jauh dari pusat-pusat peradaban dunia kala itu. tidak hanya Cuma di masjid Nabawi.Hanya dalam tempo 40 tahun saja.

Tidak Cuma itu. dan oleh tinta sejarah. dan untuk semuanya yang tidak sanggup dilakukan oleh siapapun.Umar bin alkhattab. Itu jika memang kita ingin sukses dalam mendidik. Sementara orang yang bisa baca dan tulis.a. Sebab apa yang beliau contohkan pada kita.a. Tak hanya itu. dan membuka mata dunia. ada sebab maka ada akibat2.3 Bahkan saat masa pemerintahan S.sdfootnote { margin-left: 0. sedangkan Romawi timur kehilangan pengaruhnya dan runtuh total pada penghujung abad 14 di tangan Sultan Muhammad Al-Fatih. mengajar dan mencerdaskan anak bangsa. yang tidak bisa baca dan tulis. Memang tentu para Nabi (termasuk Nabi Muhammad S.w. delegasi khilafah telah sampai ke daratan Indonesia 4 Dinasti Sasanid runtuh pada abad 6 masehi saat khilafah S.79in } P. Sesungguhnya Allah telah menganugerahkan pada beliau ilmu yang tidak seorangpun bisa menyamainya. Khalifah dari Dinasti Ottoman (Turki Utsmani) 5 Salah seorang ulama caliber dunia. belum tentu dia mampu menghasilkan satu orang saja. Alangkah hebatnya beliau. di samping universal. <!– @page { margin: 0. marginbottom: 0in. namun bantuan itu tidak akan datang begitu saja. font-size: 10pt } P { margin-bottom: 0. Tentu saja sebuah keluarbiasaan jika orang yang tidak bisa baca dan tulis. alih-alih merubah dunia. kecuali kalau mereka mempunyai karakter khusus dan kepribadian yang kuat juga kecerdasan di atas rata-rata. bisa menghilangkan buta huruf dan buta hati. Jadi sudah seyogyanya dan seharusnya jika kita mengikuti dan mencontoh karakteristik beliau dalam mengajar. cocok dengan segala keadaan dan cuaca.Utsman bin Affan. Dan memang mereka semua telah disiapkan oleh Allah ta’ala untuk kepentingan itu. yang saat itu terkatup rapat 1. juga relevan sepanjang masa.w) ada inayah ilahiyah (bantuan dari Allah ta’ala) di sana. hal itu dinyatakan Allah ta’ala dalam firmanNya yang artinya : . badi’uz zaman Syaikh Sa’id An-Nursi (w.2in.2in.sdfootnoteanc { font-size: 57% } –> kemanusiaan. yang makin menambah kehebatan beliau S.08in } A. Tetapi bagaimana beliau bisa menjadi dan mendapat gelar setinggi itu? Guru Besar? Bukan sekedar Profesor honoris Causa. dan sebentar lagi akan melahirkan. tetapi kita dihormati dan nama kita dikenang dengan baik dan harum oleh murid-murid kita. Saat yang sama. text-indent: -0. Sesuai hukum alam.1950 M) mengatakan. adalah beliau seorang ummiy (illiterate). beliau juga diberi kepribadian sempurna. bahwa Eropa sekarang sedang mengandung Islam.

sehalus mungkin. sementara tentara paganis kafir quraisy berkekuatan 1000 tentara dengan persenjataan lengkap. Beliau tahu. justru reaksi yang terjadi adalah sebaliknya. Bantuan tidak akan datang begitu saja andai kaum muslimin hanya berdiri mematung tidak melakukan apa-apa saat itu. atau mendidik dengan cara mengolok. . beliau tidak menegur atau membentak dengan terus terang. Nah.S. kebijaksanaan. di kitab-kitab yang menerangkan biografi beliau. karena bisa jadi murid menilai gurunya sebagai guru yang arogan. dada yang lapang. namun tentara islam sendiri saat itu. bisa menjatuhkan wibawa seorang pengajar di depan muridnya. Malah terkadang keterus terangan dalam membentak. tetapi dengan kode ataupun sindiran. bahwa ketika mengajar dengan cara keras apalagi cenderung kasar. unggul secara teknis dan strategi juga.Annisa: 113) Lemah lembut dalam mengajar 1 Untuk lebih jelas. Ada faktor non teknis memang. Beliau pun memiliki keindahan susunan kata. saat murid apriori pada gurunya. Beliau tidak suka menggunakan cara yang keras dalam mengajar. ketajaman logika. Dan adalah karunia Allah sangat besar atasmu. di samping respon positif dari si murid. kasih sayang. Dan beliau pun lalu menyebarkan ilmu itu pada semua manusia. Sebab yang sangat dibutuhkan untuk masuknya sebuah ilmu dalam hati murid. kecuali sesekali saja. adalah ketulusan dan keikhlasan guru itu sendiri. Beliau adalah pengajar pertama kebaikan di muka bumi itu. padahal saat itu tentara islam hanya berkekuatan 313 pasukan dengan persenjataan yang minim. maka secara otomatis guru itu tidak akan bisa menanamkan nilai dan ilmu dalam hati muridnya. sistem dan style mengajar yang bijak. dengan memilih posisi yang strategis. hati yang lembut.” (Q. Beliau sangat care terhadap ummatnya. yaitu mukjizat dan bantuan dari malaikat. ekspedisi badar (april 624 M/romadlon 2 H). semacam ada ketidak tepatan dari sahabatnya. Bukannya ilmu yang masuk ke hati.a. dan melancarkan serangan di waktu dan saat yang tepat sesuai perhitungan dan strategi tempur yang diatur sendiri oleh Nabi Muhammad S. dan telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui.“…dan Allah telah menurunkan kitab dan hikmah kepadamu. baca demografi keadaan dunia sebelum kelahiran dan diutusnya beliau. jiwa yang cerah dan bercahaya. (kitab-kitab siroh Rosul) 2 Contoh dari itu adalah kemenangan orang islam pada pertempuran pertama mereka dalam sejarah. Bahkan jika keadaan menuntut itu. kecerdasan dan perhatian. yang ada adalah perlawanan. akhlak yang tidak pas.w. Dan tabiat umum manusia adalah benci akan sikap kekerasan dan kearogansian.

Dari sini pula kita tahu. sementara guru asal-asalan dalam mengajar. ibtida’I. SMP/Mts.TK. yang harus kita ketahui secara ijmali (global). ta’dib dan tarbiyah. loyalitas (bahkan fanatisme). Ta’lim bisa diperoleh dengan jangka waktu yang ditargetkan. pada dasarnya adalah sama.Idza wujidat-il qoobiliyyah min-at tholib. dan menambah kualitas ruhani. tsanawi/wustho. Jadi. Sedangkan tarbiyah tidak bisa dilakukan secara instant. yang favorit atau non favorit. dan yang keempat. tempat pendidikan1 yang 1 Pondok pesantren (ar: ma’had) ataupun sekolah umum. . berkualitas atau tidak. Maka. Ta’lim adalah proses transfer ilmu dari guru pada murid. Ta’dib yaitu sudah mulai praktek. Termasuk perbedaan yang menonjol adalah dari segi moralitas. meskipun pendek (3 tahun misalkan). hanya sarana dan fasilitas pendukung saja. meski mengajarnya sampai teriak-teriak. tergantung kepribadian dan suluk masing-masing individu si murid. Tadris atau psikomotorik.= =perguruan tinggi) adalah pesantren memiliki ta’lim. SMU/SMK/MA. bahkan terkadang membutuhkan waktu lama dan panjang. integritas. Juga dari sisi hasil split personality-nya. yang dilakukan guru pada murid secara terus menerus dalam 24 jam. tadris. yang ketiga membentuk kepribadian. Dengan kata lain. sehingga dia tahu secara langsung apapun yang dilakukan sang guru dalam rangka mendidiknya. SD/MI. mulai I’dadi. maka pencerahan ilmiah itu tidak akan mungkin terjadi. atau ada perhatian dari guru. adalah syarat mutlak suksesnya kegiatan belajar mengajar. dua unsur terpenting dalam pendidikan. dengan keharusan mulazamah (selalu bersama guru) selama 24 jam. penghargaan dan pengagungan murid pada gurunya. Jika ada respon positif dari murid serta ada perhatian dari guru. kegiatan belajar mengajar gagal. yang kedua mengamalkan ilmu itu sendiri. andaikata si murid merespon. ma’had aliy. Lebih dari pada itu. yang unggulan atau non unggulan. meningkatkan. ma’a nadhor-il mu’allim. lahashola fath-un adzim. perbedaan antara pesantren (beserta semua tingkatannya. transfer of knowledge. itu saja. aliyah. sedangkan tarbiyah adalah pengawasan. Karena semua tetap kembali pada murid dan guru. sementara murid tidak merespon apa yang diajarkan. takhossusiy. dan dirosah ulya) dan pendidikan formal (mulai Playgroup. Jadi di pesantren di samping membawa ilmu pengetahuan. maka akan terjadi iluminasi dan pencerahan yang luar biasa. serta kontribusi yang diberikan pada kehidupan dan masyarakat. respon murid dan perhatian guru. Yang berbeda adalah materi yang diajarkan dan karakteristik pendidikannya. dan didikan langsung yang berupa penggemblengan hati dan pendadaran jiwa dan ruh agar mengenal Penciptanya. sedangkan pendidikan formal hanya ta’lim dan tadris saja. tempat menimba ilmu.

Ali Imron : 159) Ketika usai ekspedisi Hunain.Namun tentu kita sebagai pengajar. tetapi tetap senyum dan menghadapi dengan lembut • Memiliki ketegaran hati. bukan kekerasan Rata dalam perhatian. sehingga beliau tertarik ke belakang dan di leher . metode apapun berusaha kita gunakan. bahkan dia menarik selendang Nabi dengan keras. dan keberanian menyampaikan sesuatu yang benar Poin-poin di atas adalah sekian poin yang kesemuanya dicontohkan oleh Nabi kita. dan santun (sebab bisa dipastikan. dan ini adalah kunci untuk meraih cinta dari semua murid. Jangan sekalipun pilih kasih pada murid tertentu. Oleh karena itu. tidak langsung marah. Allah ta’ala berfirman : “…Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. yang miskin dan yang kaya. Rosul membagi harta pampasan perang. yang bagus rupa dan yang buruk rupa. atau logat yang kasar dan perlawanan dari murid. karena yang mereka butuhkan sebenarnya adalah perhatian. tetap harus berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pemahaman dan menularkan sekaligus mentransfer ilmu pada murid yang kita ajar. Poin-poin umum yang harus selalu diperhatikan oleh seorang pengajar • • Rendah hati Lemah lembut. tiba-tiba saat itu datang seorang arab dari pedesaan 1 mendesak beliau meminta jatah dari harta itu. jika seorang pengajar temperamen dan killer – tidak pada waktunya – akan banyak murid yang kabur darinya) • • • • • • • Keep smile Tidak mudah membentak dan memarahi murid saat melakukan kesalahan Tidak langsung mencela. menjelekkan atau membodohkan murid saat melakukan kekeliruan Tidak memuji murid secara langsung di hadapan teman-temannya Sabar terhadap kenakalan yang muncul dari muridnya Sebisa mungkin tidak melakukan hukuman fisik terhadap murid. yang merupakan kunci utama kesuksesan mengajar • Bila ada pertanyaan yang tiba-tiba dan menyudutkan. antara yang bodoh dan yang pintar. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu…” (QS.

Rendah hati. dan memiliki kontrol diri yang bagus 3. Moderat 7. juga penampilannya 2 Atribut Moral dan Psikis yang harus dimiliki pengajar berkapasitas 1. tidak membeda-bedakan status dan netral 16. kolot. sabar. Dan dalam keadaan seperti itu. semau sendiri. pemikirannya. tindakannya. perasaan. tanpa pamrih. Lemah lembut. sopan dan menjaga image 8. selalu optimis. walaupun pada anak kecil 18. Selalu menjadi contoh yang baik (Qudwah hasanah) 2. moralitasnya. dan selalu semangat dengan profesinya sebagai pengajar Atribut sosial yang harus dimiliki pengajar berkapasitas 1 Orang arab pedesaan (a. kepribadiannya. Memiliki rasa tanggung jawab. egois. istiqomah. Pemaaf dan baik hati 5. Mempunyai cita-cita yang luhur. dan enerjik 13. Menerima apa adanya. Tidak malu dan gengsi mengambil pelajaran dari orang yang di bawah tingkatannya dan ilmunya. balance. bertakwa. Luwes dan ramah 6. Memiliki ketenangan diri. Konsisten.w dalam semua perilakunya. gaya interaksinya. beliau tetap mengulas senyum dan tidak marah. Murah hati. Amanat 11. tidak sombong. pongah. Hal itu sampai sekarang . jika tidak mengerti 17. belas kasihan. bangga diri dan terpedaya oleh diri sendiri 9. Tidak malu mengatakan “Aku tidak tahu”. Jujur 10. dan wibawa 12. Memiliki jiwa keadilan. persamaan. kecakapannya dalam mengajar. penuh dengan kasih sayang. Selalu menata hati dan niat yang ikhlas 15. Jadi sudah seyogyanya jika seorang pengajar muslim mencontoh Nabi S. keteguhan.r: baduu) terkenal sekali memiliki sifat kasar. terhadap murid-muridnya 4. perhatian dan cinta. tidak tamak 14.beliau terlihat bekas goresan selendang yang menjerat leher beliau. dan tidak mau mengalah.a.

nasihat. adalah konvergensi antara pendidikan ilmuilmu duniawi dan ukhrowi (akhirat) secara seimbang. bersurban. Selalu berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan nilai moral yang jadi adat dalam suatu masyarakat Target pendidikan dalam Islam Pada dasarnya. dst. Bisa berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan kompleks kemasyarakatan 7. Memiliki skill dan jiwa kepemimpinan 2. dll. kebersihan. 1. Sebab Islam sangat memperhatikan balance antara interaksi horizontal (antar sesama makhluk) dan interaksi vertikal (antar makhluk dan Pencipta-Nya). tidak amburadul. Berjiwa koperatif 6. orientasi. Hal itu terekam dalam al-qur’an surat al-qoshosh ayat 77 “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat. selalu mewangi. dan konseling 3. target utama pendidikan dalam Islam. dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu…“ . Juga tidak untuk hal-hal yang berbau keduniaan dan pemikiran (logika) murni (sebagaimana target pendidikan yang diterapkan bangsa-bangsa besar seperti Romawi dan Yunani). dan menyebarkan ruh kasih sayang dan cinta di antara mereka 4.2 Penampilan di sini jangan lantas diartikan harus berjubah. Sanggup memberikan solusi dan jalan keluar dalam problem-problem yang dialami murid 5. Namun yang ditargetkan oleh pendidikan Islam. Selalu berusaha memberikan pengarahan. Tetapi dalam kerapihan. Membangun hubungan kekeluargaan dengan murid-murid. adalah tidak untuk hal-hal ruhaniyah murni dan keagamaan saja (sebagaimana yang diterapkan oleh gereja-gereja Kristen sampai abad-abad pertengahan).

maka dia akan menemukan banyak warna cara mengajar dalam sabdasabda dan ajaran yang beliau sampaikan. beliau memulainya dengan sebuah prolog ringan Terkadang beliau menempuh cara dengan melakukan perbandingan Terkadang beliau melakukan tes dan ujicoba . Terkadang beliau menggunakan sistem tanya jawab. apalagi kala itu alat tulis tidak semudah dan sebanyak serta semodern saat ini (bahkan pada zaman beliau diutus. Orang-orang arab terdahulu menggunakan daya ingat mereka yang kuat luar biasa untuk menerima dan menyimpan ilmu yang mereka terima. dalam mengajar Dalam mengajar.BAB II Metode-metode Rosululloh S. dan membacanya dengan perhatian penuh serta teliti.w. beliau selalu memilih metode dan sistem terbaik. alegori. kertas belum ditemukan). dengan tata cara memberikan jawaban yang variatif. sindiran dan peribahasa.a. Terkadang beliau menggunakan visualisasi dengan media gambar Terkadang beliau melempar teka-teki Terkadang juga menggunakan joke-joke segar dan bercanda Terkadang sebelum memberikan sebuah pelajaran. Terkadang beliau melakukan dialog dan diskusi Terkadang beliau menggunakan analog. Beliau telah memformulasikan sistem dan metode pendidikan yang memiliki kekhasan tersendiri.1 Dan bagi siapapun yang mempelajari kitab-kitab hadits. Metode yang paling mengesankan. juga yang memudahkan dan membantu dalam memahami suatu ajaran atau permasalahan. Beliau memilih metode yang memiliki daya tancap kuat dalam memory para sahabatnya.

w juga memberikan perhatian. tetapi memancing sahabatnya untuk menjawab pertanyaan itu. beliaupun juga memiliki jadwal khusus mengajar di kaum wanita. Tidak hanya itu.Terkadang beliau memberikan pelajaran dengan cara berkisah Terkadang beliau tidak menjawab langsung sebuah pertanyaan.a. dari berbagai macam metode yang akan kita kupas secara ringkas dalam buku ini. Tentu saja dengan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan usia mereka. untuk mengajarkan pada mereka segala hal yang mereka butuhkan untuk menempuh kehidupan mereka. Pada anak-anak pun Nabi S. mengajar mereka sembari bermain dan bercanda. WAllahu waliy-ut taufiiq. . Dan lain sebagainya.

Contoh pengajaran secara praktek yang terucap dalam hadits beliau semisal hadits Shollu kamaa ro-aitumuuni Usholli (sholatlah sebagaimana kalian melihat gerakanku saat sholat). Beliau menganjurkan sahabatnya untuk berani dan ksatria dalam bertempur. Dan contoh metode yang diterapkan Rosul S.METODE 1 Praktek secara langsung (Dakwah bil haal) Dalam ilmu-ilmu yang pengajaran dan penyampaiannya membutuhkan praktek. Beliau menganjurkan para sahabatnya untuk profesional dalam olahraga renang. Rosululloh S. imajinasi yang berkembang di pikiran murid tidak sama dengan apa yang dimaksudkan guru jika hanya sekedar toerema saja.a. Beliau sendiri dalam setiap ekspedisinya. Bahkan sebelumnya beliau telah melakukan dan mengamalkannya terlebih dahulu 1. selalu ada di garda terdepan. pengaruhnya lebih besar dan illustrasinya menancap lebih kuat di hati dan memory murid. dan saat perang berkecamuk. beliau adalah orang yang nomor satu dalam hal ini.w selalu melakukannya dengan memberi contoh langsung. . dengan praktek langsung. beliau sendiri ahli dan piawai dalam tiga cabang olahraga itu. sampai kaki beliau bengkak sebab panjangnya beliau dalam beribadah. Karena pada dasarnya. tidak Cuma teori saja. ketika ada orang bertanya pada beliau bagaimana cara berwudlu. Misal lain. Khudzuu anni manaasikakum (ambillah dariku praktek ibadah haji kalian). beliau langsung memerintahkan untuk diambilkan seember air. dan beliau langsung memberikan pelajaran berwudlu secara praktek langsung di hadapan orang yang bertanya tadi. Apalagi dalam hal ibadah. Praktek secara langsung dan terus melakukannya secara kontinyu. memanah dan berkuda.a. sehingga murid dapat langsung mempraktekkannya dan lebih terdorong untuk itu. sebab dia tahu secara langsung contoh.w ini sangat banyak. Berbeda dengan hanya teori saja tanpa praktek. Kepercayaan murid lebih besar saat melihat guru melakukan dan memberi contoh secara langsung. bukti dan gerakannya. Malah terkadang.

tetapi sekaligus prakteknya. apapun yang beliau perintahkan. . serentak seluruh sahabatnya yang tadinya tidak mau bertahallul. mencontoh apa yang Nabi S. Demi melihat hal itu.” Dan tentu saja sebagai uswah hasanah (panutan yang baik) tidak mungkin lagi kecuali memberikan contoh dan praktek secara langsung.a. haji. beliaulah orang pertama yang melaksanakan apa yang diperintahkan.w. tetapi di saat yang sama kita selalu suka marah-marah? Contoh daripada metode ini sangatlah banyak. memanah) dan ilmu kemiliteran. yang beliau larang. Seketika itu pula beliau memanggil tukang cukur pribadinya untuk memangkas rambut beliau. sholat. beliau sendiri dalam keseharian dan tindakannya selalu berakhlak mulia. Setelah melalui sebuah perundingan alot. berkuda.Ummu Salamah. dan Rosul beserta 1400 sahabatnya tidak jadi masuk kota makkah pada tahun itu (6 H) untuk berumroh. Hal itu telah disitir dalam al-qur’an yang artinya : “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rosululloh itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak mengingat Allah.a. beliau lalu memerintahkan seluruh sahabatnya untuk bertahallul memotong rambut. semisal wudlu. bahwa para sahabatnya tidak menuruti perintahnya. sebagian besar masih “ngambek” sebab kecewa tidak jadi masuk kota Mekkah. beramal baik. Namun tak seorangpun dari para sahabatnya melakukannya. puasa. Sang istri segera memberikan isyarat agar beliau sendiri yang memulai bertahallul. Alhasil.Pernah juga pada peristiwa perjanjian hudaibiyah. S. beliau agak gusar dan masuk ke tendanya lalu bercerita pada istrinya. Tentu tidak masuk akal bukan. juga metode beliau yang paling menonjol. dst. segera semuanya saling bertahallul memotong rambut mereka. Dan metode ini adalah metode yang paling sering beliau gunakan dalam mengajar. Rosululloh S. Sebab pada dasarnya beliau memang diutus tidak sekedar memberikan teori saja. mengajarkan pada kita nilai-nilai dan akhlak mulia.w lakukan. saat kita menyuruh murid-murid kita untuk bersikap lemah lembut. Melihat hal itu. 1 Sebagian besar ilmu ini berkisar pada ilmu-ilmu yang berhubungan dengan ibadah. dan menjauhi apa yang dilarang. Juga yang berhubungan dengan olahraga (seperti renang.

w.w. Jundub bin Abdillah R. dan malah kebingungan yang terjadi. maka justru akan lebih cepat pula hilang. sebelum kita belajar Al-Qur’an.R. adalah beliau sangat memperhatikan skala prioritas.a. dan beliau tidak akan menambah pelajaran lagi sebelum mereka faham betul dan menguasai serta mengamalkan apa yang di dalam 10 ayat tadi. Rosul S.METODE 2 Memberikan pelajaran secara gradual Di antara metode mengajar yang diterapkan Nabi S. (H. dan mengajarkannya tidak langsung sekaligus. . Salah satu Sahabat Nabi S. Setelah itu. dengan tujuan agar lebih mudah dipaham dan menancap lebih kuat dalam ingatan. tidak serta merta langsung. turun berangsur sampai 4 kali. tetapi berangsur-angsur.a.Ahmad) Begitu pula pengajaran akan larangan meminum minuman keras. baru kita diajari (isi kandungan dan tata cara membaca) al-Qur’an.w mengajarkan mereka tiap hari 10 ayat. Hal itu tentu saja akan berbeda jika seorang pengajar memberikan ilmu pada muridnya sekaligus.a. Sehingga iman kita makin bertambah (dan menguat). namun wahyu yang berbicara tentang itu. dan beliau mengajari kita tentang keimanan. Ibnu Majah).a bercerita : “ketika kita masih dalam masa-masa pubertas. kita belajar pada Nabi. sedikit demi sedikit dan pelan-pelan.R. Sebagian sahabat juga bertutur. Baru setelah itu beliau menambah pelajaran lagi (H.

Namun beliau tidak mengabulkan permintaan kami seraya berkata : “sebenarnya aku melakukan ini seminggu sekali. begitu juga tidak monoton dengan ilmu yang itu-itu saja. Beliau tidak sembarang waktu dalam mengajar. agar kalian tidak bosan. sangat memperhatikan waktu dan keadaan psikologi para sahabatnya. khawatir kita BT dan bosan” (H. dan kita sangat menyukainya serta selalu menunggu hari itu. Sebagaimana yang telah Rosululloh lakukan. setiap hari kamis selalu memberikan nasehat dan petuah pada kita. Hal itu beliau lakukan agar para sahabatnya tidak mengalami kejenuhan dan kebosanan. 1 Tabi’in : generasi yang tidak hidup pada zaman nabi namun bertemu dengan para sahabat nabi.METODE 3 Menghindari Kejenuhan murid Rosululloh S. dengan 2 atau 1 hari waktu libur. Dalam dunia pendidikan modern. Salah seorang tabi’in 1 bercerita :”Abdulloh bin Mas’ud. hal itu diterapkan dengan 5 hari atau 6 hari masa aktif. beliau tidak memberikan kita pelajaran dan mauidhoh setiap hari. jika berkepanjangan. Hal itu ditempuh untuk mengembalikan kesemangatan pelajar dan membuat otak mereka fresh kembali.a.R. adalah bisa menjadi sebab dari gagalnya proses belajar mengajar.r.a..Bukhori). . salah satu sahabat senior Nabi.w dalam cara mengajarnya. Sebab kebosanan yang dialami seorang murid. Suatu hari kita meminta beliau untuk menyampaikannya tiap hari. Begitu juga dengan pembagian jam pelajaran dengan materi yang tidak sama dan pemberian waktu jeda. sehingga ilmu tentu dengan mudah akan diterima oleh mereka.

oleh Nabi S.a. terkadang kesalah pahamannya itu malah menimbulkan fitnah. bahwa tidak semua murid yang kita ajar memiliki kemampuan yang sama.a Dan contoh dari apa yang Rosul lakukan dalam masalah ini. baik yang bodoh ataupun yang cerdas. tapi melihat bagaimana kemampuan pemahaman dan tingkat kecerdasan yang bertanya. yang kita beri pelajaran. Hal ini. Bicaralah pada orang lain sesuai dengan kadar kemampuan berpikirnya. Hal ini juga dikatakan oleh Abdulloh bin Mas’ud R.METODE 4 Memperhatikan perbedaan kemampuan dan tingkat inteligensi setiap pelajar Sebagai pengajar. Apa yang beliau ajarkan pada sahabat junior. tiap murid memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda. Anzili-n Naasa ‘ala qodri ‘uquulihim.w telah beliau contohkan. biar mereka bergembira” . namun dia tidak bisa memahami dengan baik apa yang kita ajarkan.a Beliau bersabda pada Mu’adz :”Siapapun. adalah kisah Mu’adz bin Jabal R. penyampaian sebuah materi pelajaran. karena tidak mampu dijangkau oleh akalnya. akan saya sebarkan hal ini pada semua orang. tidak sama dengan yang beliau ajarkan pada sahabat senior. Sebisa mungkin dituntut dari kita. Dalam menjawab pertanyaan pun beliau tidak asal jawab. yang bersaksi tiada Tuhan selain Allah. Dalam karya monumentalnya. dan Muhammad adalah hamba dan Rosul-Nya.” Mu’adz pun menjawab :”jika memang begitu. bisa dipahami dengan baik oleh semua murid yang kita ajar.” Maka. tentu kita memahami. beliau sangat memperhatikan perbedaan itu (individual difference). Lebih parah dari itu. Beliau mengajar tiap individu sesuai kadar kecerdasannya. harus sesuai dengan tingkat usia dan tingkat kecerdasan murid. keterangan yang kita sampaikan. “ihya’ ulumiddin”. dengan sepenuh hati (cukup itu saja). maka dia tidak akan masuk neraka. Sebuah kaidah dasar telah beliau berikan pada kita. Imam Ghozali berkomentar: “Seseorang. itu terkadang malah mengalami kesalah pahaman.

tidak apa-apa kamu menciumnya”. sementara pertanyaan sama.” (H. kecuali mereka yang benar-benar telah mantap amal ibadahnya. dengan bijak beliau menjawab :”Kalau yang tua tadi. Sejenak kemudian datang orang tua dan bertanya hal yang sama pada beliau. Rosul memberikan isyarat pada Mu’adz. seorang pemuda datang pada Beliau dan bertanya: “Wahai Rosul. dan beliau jawab: “Ya.Segera Rosul menjawab :”Oh. Tentu saja para sahabat terheran-heran dan saling pandang di antara mereka. jika puasa. pasti bisa menguasai diri dan nafsunya. mengapa jawaban tidak sama. Ada juga sebuah kisah. tidak mau beribadah”. nanti malah mereka enak-enakan. Mengetahui hal itu. jawab beliau. jadi tidak akan kebablasan (melakukan senggama). jangan.Ahmad) . agar jangan setiap orang yang diberitahu. boleh apa tidak saya mencium istri saya?” “Tidak boleh”.R.

apakah akan ada kotoran yang tertinggal di tubuh (kalian)?” “Tentu tidak wahai Rosul”. “Sesungguhnya orang yang bangkrut di kalangan ummatku.Bukhori dan Muslim) Atau pertanyaan beliau : “Kalian tahu tidak. Ahmad) “Kalau orang yang bangkrut itu bagaimana?” tanya beliau juga pada para sahabat di lain kesempatan. yang dengannya dosa-dosa dan segala kesalahan dihapus oleh Allah Ta’ala”.R. orang yang teman-teman dia selamat dari gangguan lidah dan tangannya. Contoh dari itu. Hanya sayangnya . Dengan bijak beliau menjawab. “Adalah orang yang teman-temannya merasa aman atas diri dan harta mereka dari gangguannya. Sedangkan Muhajir. adalah orang yang meninggalkan kejelekan-kejelekan dan menghindarinya”. suatu hari Nabi bertanya pada sahabat-sahabatnya: “Andai di depan rumah kalian ada sungai. siapakah muslim itu?” “Allah dan Rosul yang lebih tahu”. tukas para sahabat beliau. Sebab dialog sangat membantu sekali dalam membuka kebuntuan otak dan kebekuan berpikir.METODE 5 Dialog dan tanya jawab Salah satu yang menonjol dari metode Nabi Saw dalam mengajar adalah kerap kali beliau mengajar dengan cara berdialog dan tanya jawab. jawab mereka. jawab para sahabat “Orang muslim adalah. kalau orang Mu’min?” “Allah dan Rosul yang lebih tahu”. “Tentu saja orang yang tidak punya uang dan harta”. lalu kalian mandi 5 kali sehari. “Begitu juga sholat 5 waktu. (H. (HR. adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan amal ibadah lengkap.

w. tiba-tiba datang seseorang dengan pakaian putih bersih. S. tanya orang itu lagi “Ihsan. dan Haji. dan kamu percaya akan takdir. “Muhammad. ditimpakan kepadanya.w. kamu menyembah Allah. (H. komentar orang itu lagi “Beri tahu aku juga tentang Ihsan“. dengan malaikat Jibril (yang datang menyamar dalam bentuk manusia). seolah-olah kamu melihat-Nya.w “Benar apa yang kamu katakan itu”. menunaikan zakat. maka kesalahan-kesalahan orang lain yang disakitinya.a. “Sekarang beri tahu aku tentang iman“.a.a bertutur : “Ketika kita sedang duduk-duduk dengan Rosul. Malaikat-malaikatNya. tapi juga membenarkan jawaban itu.w. para Rosul Utusan-Nya.Umar r. jika kamu mampu”. . Dan pada akhirnya dia diceburkan ke Neraka”. Lalu dia membuka percakapan. meskipun kamu tidak melihat-Nya. baik dan buruknya”. kata orang tadi. tak satupun dari kami yang mengenalnya. jawab Rosul S. beri tahu aku tentang Islam. “Ya. korupsi. penampilannya sangat rapi. dalam pelajaran penting tentang dasar-dasar teologi. Jawab Rosul S. kitab-kitab suci-Nya. dan Muhammad adalah utusan-Nya. dijawab. Muslim) Adapun contoh metode dialog yang sangat terkenal adalah Hadits Jibril.dia suka mencaci maki. menggunjing. Tentu saja kami heran. lalu kamu mendirikan Sholat. tapi Dia Melihatmu”. Hari Akhir (kiamat). berpuasa pada bulan Romadlon. Jika keburukannya itu belum tertebus semua.” “Islam itu. tanya orang itu lagi “Iman adalah kamu percaya pada Allah. Dan dia segera mengambil posisi dengan duduk sopan berhadapan langsung dengan Nabi S. mengganggu. yang disampaikan di hadapan para sahabatnya dalam bentuk dialog antara Beliau S. sehingga semua pahala amal baiknya digunakan untuk menebus keburukan-keburukan itu sampai habis.a.R. jawabanmu benar”. ini orang datang bertanya.a. kamu bersaksi tiada Tuhan selain Allah.

jawabku “Dia adalah Jibril. wal iyadzu billah.“Kalau hari kiamat?” “Kalau ini. jika seorang budak melahirkan tuannya1. beberapa hari kemudian Nabi S. beri tahu aku tanda-tandanya”. Muslim) 1 Maksudnya adalah jika kejadian pembangkangan anak pada orang tua (murid pada gurunya juga) semakin banyak.a. dan jika kamu melihat orang-orang pedesaan (yang rata-rata miskin itu) saling berlomba membangun bangunan yang tinggi”. siapa orang yang (kemarin) bertanya padaku itu?” “Allah dan Rosul lebih tahu”. sehingga anak memperlakukan ayah ibunya layaknya majikan memperlakukan budaknya. dia datang kepada kalian untuk mengajarkan pada kalian tentang (inti) agama yang kalian peluk” (H. kita sama-sama tidak tahu”. “(di antara) tandanya. . Setelah itu orang tadi pun pergi. dengan penghinaan.w bertanya kepadaku : “Umar. kamu tahu tidak. cacian. jawab Rosul diplomatis “jika begitu. bahkan tak segan melancarkan pukulan.R.

sebagai berikut : Pada suatu hari datang pada beliau seorang pemuda yang minta legalisasi baginya untuk berzina. “Kamu suka tidak andai ibumu dizinai orang?” “Tidak wahai Rosul. jawaban pemuda itu pun juga tetap sama. dan dengan bijak diajaknya pemuda itu berdiskusi.METODE 6 Diskusi dan Dialektika Di antara salah satu metode Rosululloh S. dan pendekatan psikologi. kalau sekarang putrimu dizinai. Demi Allah ! Tak ada seorangpun yang mau ibunya dizinai !” “Nah.w tidak lantas memarahinya (padahal sahabat di sekitar beliau sudah hampir meluapkan kemarahan melihat kelancangan pemuda itu). beliau kerap menempuh cara diskusi. sebagaimana yang diriwayatkan Ahmad bin Hambal dan Thobaroni. bagaimana jika hal itu menimpa saudarinya. Beliaupun juga tidak menggunakan dalil Al-Qur’an yang menegaskan haramnya zina. Demi Allah ! semoga Allah menjadikanku tebusan bagimu. Lalu Rosul menaruh telapak tangan beliau di pundak pemuda itu seraya berdoa.a. Tetapi beliau menyuruh pemuda itu untuk mendekat kepadanya. dialektika. . Beliau S. bersihkan hatinya. Atau untuk menancapkan sugesti tentang kebenaran di hati seseorang yang sebelumnya enggan dan cenderung menjauhi kebenaran itu. Contoh daripada itu. bibi-bibinya (atau juga jika istrinya kelak diselingkuhi).w dalam mengajar adalah. Metode yang beliau tempuh ini adalah petunjuk bagi para pengajar dan pendidik untuk menggunakan perbandingan secara logika rasional jika keadaan menuntut untuk itu. “Ya Allah.a. ampunilah dia. Sejak itu pemuda tadi tidak lagi punya pikiran dan keinginan untuk berzina. kamu rela tidak?” “Tidak ya Rosul. jagalah kemaluannya”. tidak ada orang yang rela putrinya dizinai !” Dan Rosul terus menanyai. melakukan perbandingan secara logika. Hal itu beliau gunakan untuk mencerabut keraguan dan kebatilan dari hati seseorang yang beranggapan bahwa hal yang batil itu bagus.

a. “Wahai kaum wanita. dan minus pada akal wanita. sebab aku melihat penduduk neraka paling banyak adalah kalian kaum wanita”. banyaklah kalian bersedekah. . Dan bukankah jika kalian menstruasi. “Lalu apa kekurangan pada akal kami. Rosul S.w melewati sekelompok wanita. Sungguh. dan kekurangan pada agama kami wahai Rosul”. benar” “Nah.1 “Bagaimana bisa begitu wahai Rosul?” tanya para wanita itu bergidik “Sebab kalian terlalu banyak mencaci.Contoh lain. Pada suatu saat di Hari Raya. itu menunjukkan kekurangan. Dengan bijak beliau menjawab sambil bertanya “Bukankah kesaksian satu wanita itu sama dengan setengah laki-laki saja?” “ya benar” “Nah. itu yang menunjukkan kekurangan pada agama kalian”. beliau lantas berujar. aku tidak melihat orang yang minus akal dan agamanya. yang sanggup melenakan lelaki yang teguh dan kuat hatinya daripada kalian. kaum wanita” Para wanita itu bertanya. riwayat Bukhori dan Muslim. kalian tidak sholat juga tidak puasa bukan?” “Ya. dan kerap tidak bisa berterima kasih pada suami.

dan paling kecil di situ. ada satu pohon. mulai dari pokok.” kataku . sebab saat itu aku masih anak-anak.METODE 7 Observasi kecerdasan murid Dalam mengajar. fungsinya sebagaimana orang muslim. apalagi di situ ada Abu Bakar dan ayahku Umar (namun keduanya diam. sekaligus di waktu yang sama merangsang agar mereka mau berpikir. “Lalu kenapa tidak kamu jawab anakku?” kata ayahku.w tidak hanya sekedar menyampaikan wahyu. Umar bin Al-Khottob. Katakan padaku. tadi di hatiku terlintas bahwa pohon itu adalah kurma”. akar. Sementara di hatiku tersirat. “Wahai Rosul. Sembari menikmati hidangan itu. daun. sejauh mana mereka bisa menangkap apa yang beliau sampaikan. aku berkata pada ayahku. jawab beliau 2 Setelah majlis bubar. beliaupun memakannya. batang. beritahukan pada kami pohon apakah itu?” “Pohon Kurma”. bahwa pohon itu adalah pohon kurma. tidak tercerai berai. pohon itu. datang seseorang memberi beliau hati pohon kurma. pesan-pesan profetik. selalu memberikan buahnya di setiap waktu atas izin Tuhannya. sementara para sahabatnya hanya mendengarkan dan menerima. daunnya tidak gugur. Abdulloh bin Umar meneruskan ceritanya :”semua orang yang ada di majlis itu menjawab dengan bermacam-macam pohon. pohon ini. Dan tidak satupun di antara jawaban mereka yang tepat. Hal itu dicontohkan dalam sebuah hadits riwayat Bukhori dan Muslim: Abdullah bin umar bertutur : “Ketika kita bersama Baginda Nabi. juga menggali bakat dan mengeksplorasi kemampuan terpendam mereka. Rosululloh S. dan nilai-nilai moral dengan stagnan begitu saja. sampai buah dan bijinya). yang selalu berguna (semuanya. “Demi Allah Ayahanda. dan sebagainya. Namun beliau juga melakukan tes untuk mengetahui tingkat kepahaman sahabatnya. “Aku malu ayah. Sesungguhnya ia seperti orang muslim. akhirnya para sahabat menyerah. hanya saja aku malu mengatakannya. beliau berkata :”sesungguhnya di antara sekian banyak pepohonan. Aku hanya diam saja. apalagi aku paling kecil.a. pohon apakah itu?”. tidak ikutan menjawab).

tetapi bahkan sebaliknya. adapun gerakan pramuka kita menggunakan symbol pohon kelapa. setiap satu laki-laki di surga nanti. Bukan lantas dengan itu berarti kaum wanita sedikit di surga. kita harus mampu mencermati kata beliau dengan baik.1 Untuk sabda Rosul ini.Sayyid Muhammad al-Maliky) 2 Dan pohon ini dipakai symbol gerakan kepramukaan oleh gerakan pramuka Saudi Arabia (Harokah Kassyafah Mamlakah Arobiyah Assa’udiyah). yang memiliki kontur dan bentuk sama seperti pohon kurma. paling sedikit memiliki dua istri dari dunia (bagaimana jika yang di dunianya dia poligami lebih dari dua). Penduduk surga dari kalangan wanita juga lebih banyak bahkan berlipat dari pada kaum laki-laki. Dengan perhitungan dan perbandingan. walau tak sekokoh pohon kurma (syajarotu-n Nahil) . Wallohu A’lam (lihat buku Maa laa ainu-n Ro-at. Itu belum jumlah bidadari asli surga. karya Dr.

a.R.79in } P. para sahabatnya pun kemudian paham terhadap suatu hukum dan tujuan diterapkannya syari’at itu (maqosid at-Tasyri’). dianalogikan secara logis oleh beliau dengan hal-hal yang sudah jelas hukumnya. font-size: 10pt } P { margin-bottom: 0. Oleh Rosululloh S.Muslim). Dengan penyepadanan dan analogi itu. Apakah saya bisa berhaji (menggantikannya) atas nama beliau?” “Ya.w menggunakan analogi (perbandingan secara kias dengan bentuk yang sudah ada) terhadap suatu hukum atau ajaran yang kurang bisa dipaham dengan baik oleh sebagian sahabatnya. text-indent: -0. belum sempat berhaji melaksanakan nadzarnya itu. memang begitu”.2in. Bukankah jika ibumu punya hutang dan belum sempat dilunasinya.sdfootnote { margin-left: 0. “Ya Rosul. kata wanita itu lega (H. bisa.2in. lalu dia meninggal.R.a. Jawab beliau (H. Sehingga hal-hal tersebut menjadi jelas dan bisa dipaham dengan baik oleh sahabatnya. kita mendapat pahala?” “Kenapa tidak? Bukankah jika kalian bersetubuh dengan wanita lain (berzina) juga mendapat dosa? Begitu juga jika kalian bersetubuh dengan wanita yang halal bagi kalian (istri-istri kalian). tetapi sampai beliau meninggal. maka kalian juga mendapat pahala”. Bukhori) Pernah juga salah satu sahabatnya bertanya. Rosul S. kamu juga kan yang melunasi hutangnya?” jawab Rosul. apakah jika kita bersetubuh dengan istri kita.METODE 8 Analogy (kias) Sesekali dalam mengajar. “ya. juga menjelaskan sebab-sebab akan sebuah hukum. Seperti yang beliau contohkan saat seorang perempuan dari suku Juhainah bertanya pada beliau.sdfootnoteanc { font-size: 57% } –> .08in } A. marginbottom: 0in.w. “Sesungguhnya ibuku telah bernadzar untuk haji. hal-hal yang terkadang beluam jelas hukumnya. <!– @page { margin: 0.

atau yang mereka pegang.w yang diriwayatkan Abu Daud: “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Alqur’an itu laksana Jeruk.w juga menggunakan metode allegori (perumpamaan). Dalam penjelasannya. untuk menjelaskan suatu makna dari ajaran yang beliau sampaikan. maka kamu mendapat harum wanginya.METODE 9 Allegori dan persamaan Dalam banyak kesempatan saat mengajar. 1 Ada beberapa ulama’ yang mengumpulkan hadits-hadits Nabi yang menggunakan perumpamaan (dhorbul Amtsal) dalam kitab yang menyendiri. enak rasanya tetapi tidak ada aromanya. Sedang orang munafik yang tidak baca qur’an. . jika kamu tidak terkena percikan kecil apinya. terkadang suatu permasalahan tampak lebih jelas dan lebih menancap kuat dalam hati dan ingatan. jika kamu tidak diberinya sedikit. Atau sabda beliau yang lain: “Perumpamaan teman yang baik. Di Al-qur’an sendiri banyak sekali ayat yang menggunakan perumpamaan. maka kamu terkena asapnya.” Sebab dengan perumpamaan seperti itu. dan tentu saja Nabi S. itu seperti pedagang minyak wangi. Adapun orang munafik yang membaca al-qur’an. Sedangkan teman yang buruk. baunya harum. itu seperti jadam. Semisal Abul Hasan Al-Askari (w. tapi rasanya pahit. wangi aromanya dan enak rasanya. itu seperti pandai besi. itu seperti bunga. Metode ini umum digunakan oleh pengajar-pengajar sastra. begitu juga Al-Qodhi Al-Hasan bin Abdurrahman ArRomahurmuzi. Sedangkan mukmin yang tidak baca Alqur’an itu seperti kurma. beliau menggunakan media benda yang banyak dilihat orang. dan telah disepakati oleh mereka bahwa penggunaan alegori dan persamaan (tasybih) memiliki pengaruh besar dan sangat membantu dalam menjelaskan sebuah arti yang samar dan kurang jelas. sabda beliau S. beliau S. 1 Salah satu contoh metode ini. atau Abu Ahmad Al-Askari. orasi. Metode ini sangat memudahkan pelajar untuk mendeskripsikan suatu masalah yang mungkin kurang jelas baginya.w banyak mengikuti metode Al-qur’an ini dalam forum-forum pidato. pahit rasanya juga tidak ada aromanya”.a. dan cara mengajar beliau. Kitab-kitab karya mereka telah dicetak dan beredar.a. atau yang mereka rasakan.a.310 H).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful