BAB I Penggunaan EYD Dengan Baik dan Benar

A. Huruf kapital : Huruf besar yang digunakan pada awal kalimat atau pada kata-kata tertentu. Huruf kapital atau huruf besar sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat, huruf pertama petikan langsung, nama Tuhan, nama gelar, nama jabatan dan pangkat, contoh · Dia mengantuk · Kita harus bekerja keras · Adik bertanya, ³Kapan kita pulang?´ · Bapak menasihati, ³Berhati-hatilah, Nak!´ · Yang Maha Pengasih · Presiden Soekarno · Ia Gubernur DKI Jakarta · Bapak Menteri Hari Sabarno Tetapi perhatikan juga penulisan berikut · ´Siapakah gubernur yang baru saja dilantik itu?´ · Brigadir Jendral Sugiarto baru dilantik menjadi mayor jendral. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama orang, nama bangsa, suku bangsa, bahasa, tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa sejarah. Contoh : · Dewi Mayasari · suku Sasak · bangsa Indonesia Tetapi perhatikan juga penulisan berikut! · mengindonesiakan kata asing · keinggris-inggrisan. Huruf kapital tidak dipakai untuk kata µbangsa¶, ¶suku¶,dan µbahasa¶ yang mengawali sebuah nama. · Bandung Lautan Api · Proklamasi Kemerdekaan · hari Minggu · Idul Fitri. Tetapi perhatikan juga penulisan berikut! · memproklamasikan kemerdekaan Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi, negara, badan, lembaga pemerintahan, dan ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi, kecuali konjungsi. Contoh : · Asia Tenggara · Jazirah Arab · Selat Sunda · Kota Bogor. Tetapi perhatikan juga penulisan berikut! · Berlayar ke teluk. · Pada hari minggu ku turut ayah ke kota. · Departemen Pendidikan Nasional

di. = Sarjana Sosial · Kapan Bapak berangkat? · Surat Saudara sudah saya terima. Kata turunan : Kata yang terdiri atas imbuhan (awalan. sapaan. Huruf Miring : huruf yang letaknya miring. Penulisan Kata a. Catatan: Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang tidak dipakai sebagai kata ganti atau sapaan. C. ke tengah. Andi sedang potong rumput Kemarin Danu buang sebuah gambar b. Contoh: · · · . = Dokter · Sdr. sisipan. hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai kata ganti atau sapaan. = Doktor · dr.Badan Kesejahteraan Ibu dan Anak Menurut undang-undang dasar kita Menjadi sebuah republic Huruf kapital dipakai dalam singkatan nama gelar. Mereka pinjam atau beli ? Mahasiswa sedang melakukan observasi Ayah memesan tiga ratus telur ayam. dari ) Penulisan preposisi ini ditulis terpisah. · PENELITIAN BAWANG GORENG Catatan: Jika judul karya ilmiah itu memiliki kata konjungsi (kata penghubung). Kata Dasar ( Ke. Perkecualian untuk hal ini adalah · Kepada · Keluar · Kemari · Daripada Kata dasar : ditulis sebagai satu kesatuan dimana kata tersebut tidak di tambahkan imbuhan. dari Surabaya. pangkat. B. dan judul karya ilmiah (bukan judul buku). = Saudara · S. Contoh : Penelitian Tentang Gempa Aceh dan Yogyakarta. · Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasar. tetapi tidak menyerupai tulisan tangan seperti pada kursif. sementara huruf pertama kata konjungsi tetap menggunakan huruf kecil. maka huruf kapital hanya diberikan di huruf pertama setiap kata.Sos. Contoh : Ibu percaya bahwa engkau tahu. · Kita harus menghormati bapak dan ibu kita. Contoh : di dalam. Contoh : · Dr.

kata sandang ³a´ dipakai di depan kata yang dimulai dengan huruf konsonan (b. e. orang tua. 2. anak-istri saya. dll. Gabungan kata. Kata ganti (kau-. -ku. baik yang berarti tunggal (lumba-lumba. Bergeletar. ke. u. Tanda hubung boleh digunakan untuk memperjelas. Lihat bagian Gabungan kata yang ditulis serangkai. Kata Sandang terbagi atas dua. Contoh: duta besar. kupu-kupu) jamak (anak-anak. dsb) sedangkan ³an´ mutlak dipakai di depan kata yang dimulai dengan huruf hidup alias vokal (a. Kata sandang tentu Disebut definite article (definit a:tikl) dengan anggota tunggal kata ³the´ yang artinya :´itu´. termasuk istilah khusus. Contoh: bertepuk tangan. Contoh: menggarisbawahi. -pun ) : merupakan kata penghubung pada akhir kata. bila kata ³the´ berada di depan kata berhuruf mati maka harus dibaca (de) dan jika berada di depan kata berhuruf hidup harus dibaca (di). c. sepak bola. sayur-mayur). Contoh: alat pandang-dengar. keluar. dapat ditulis dengan tanda hubung untuk menegaskan pertalian. 3. e. o). Kata depan atau preposisi (di [1]. dari) : Merupakan kata penghubung yang ditulis terpisah. Ini yang perlu diperhatikan dalam segi pengucapannya. Contoh: kumiliki bukumu miliknya kauambil f. Contoh : Ditulis terpisah : di dalam. ke tengah. g. garis bawahi Jika kata dasar berbentuk gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus. buku-buku) maupun yang berbentuk berubah beraturan (centang-perenang. ditulis terpisah. Gabungan kata atau kata majemuk 1. -nya) : Kata yang ditulis secara serangkai. c. Gabungan kata. yaitu : Kata sandang tak tentu Disebut indefinite article (indefinit a:tikl) dengan anggota : ³a´ dan ³an´. unsur gabungan ditulis serangkai. Beberapa gabungan kata yang sudah lazim dapat ditulis serangkai. Jika kata dasar huruf awalnya adalah huruf kapital. yang mungkin menimbulkan kesalahan pengertian. dilipatgandakan. -mu. daripada.1. Partikel ( -lah. Tanda hubung boleh digunakan untuk memperjelas. Kata Ulang : Kata yang terjadi akibat proses pengulangan. Contoh : Bentuk ulang ditulis secara lengkap dengan menggunakan tanda hubung. d. maupun yang sudah lazim dapat di gabung. termasuk istilah khusus. Contoh: nonIndonesia. Jika salah satu unsur gabungan hanya dipakai dalam kombinasi. dari Surabaya. Sudah lazim : kepada. Contoh: adipati. Penggunaannya. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. gabungan kata ditulis serangkai. ibu kota. i. kemari. diselipkan tanda hubung. . mancanegara. ku-. d. h. dikelola Jika kata dasar berbentuk gabungan kata.

takaran. -kah. Ayah memesan tiga ratus telur ayam. 2. gelar. Singkatan : bentuk yang dipendekkan yang terdiri dari satu huruf atau lebih. kecuali yang lazim dianggap padu seperti adapun. Pak Sako mengundang 250 orang tetamu. suku kata. Contoh : 1. serta nama dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik. dan -tah ditulis serangkai. jabatan.1. Akronim yang bukan nama diri yang berupa gabungan huruf. timbangan. j. Contoh : apa pun. 3. atau pangkat diikuti dengan tanda titik. 4. apakah. Lambang kimia. Penulisan angka dan lambang bilangan Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf kecuali jika beberapa lambang bilangan digunakan secara berurutan seperti dalam pemerincian dan pemaparan.yang berarti ³mulai´. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital. 2. Contoh : per 1 April. Contoh : Tujuh belas orang terkorban dalam kemalangan itu. dan mata uang asing tidak diikuti tanda titik. Contoh : Lima belas orang terkorban dalam kemalangan itu. Singkatan nama orang. badan/organisasi. ataupun huruf dan suku kata dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kecil. Contoh : bacalah. dan ³tiap´ ditulis terpisah. Tetapi. Singkatan umum yang terdiri dari tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik. Partikel -pun ditulis terpisah. Partikel -lah. singkatan umum yang terdiri hanya dari dua huruf diberi tanda titik setelah masing-masing huruf. suku kata. Jika perlu.Contoh : 380 ribu juta Penulisan lambang bilangan yang mendapat akhiran -an ditulis seperti berikut. 3.Contoh : tahun 50-an atau tahun lima puluhan wang 5000-an atau wang lima ribuan . satu kali pun. Akronim : singkatan yang berupa gabungan huruf awal. Lambang bilangan pada awal ayat ditulis dengan huruf. i. dll. Bukan : 250 orang tamu diundang oleh Pak Sako Benar : Dua ratus lima puluh orang tamu diundang oleh Pak Sako Angka yang menunjukkan bilangan yang besar dapat dieja sebahagian supaya lebih mudah dibaca. siapakah. bagaimanapun. 3. singkatan satuan ukur. susunan ayat diubah sehingga bilangan yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata tidak terdapat lagi pada awal ayat. 2. ³demi´. per helai. Partikel per. ataupun huruf dan suku kata dari deret kata yang diperlakukan sebagai kata. Contoh : 1. sapaan. Singkatan nama resmi lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal kapital.

(Nyonya) 4. tesis. Tanda titik dibelakang huruf dalam suatu bagian ikhtisar atau daftar. Contoh : Anthony Tumiwa 3. Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan Contoh : Saya suka makan nasi. tanda titik tidak dipergunakan. Jika berupa angka. Contoh : Pukul 7. (dan lain-lain) ‡ tgl. Bush Tetapi apabila nama itu ditulis lengkap. Apabila dilanjutkan dengan kalimat baru.10. Contoh: ‡ Dr. contoh: I.2. (Doktor) ‡ Ny.) 1. 5. contoh: ‡ Irwan S. Cara ini dilakukan dalam penulisan karya ilmiah. Tanda Titik (. pangkat. (tanggal) Dalam karya ilmiah seperti skripsi. dan sapaan. laporan.12 (pukul 7 lewat 10 menit 12 detik) . dan detik yang menunjukkan waktu. makalah. menit. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan gelar. A. Pemakaian Tanda Baca dalam Kalimat A. harus diberi jarak satu ketukan. dan disertasi. Contoh: ‡ dll.1 6. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam. Contoh: ‡ 1. maka urutan angka itu dapat disusun sebagai berikut dan tanda titik tidak dipakai pada akhir sistem desimal.1 ‡ 1. Peraturan.BAB II Penulisan Unsur Serapan Bahasa Indonesia adalah bahasa yang terbuka. Tanda titik dipakai pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang. jabatan. Gatot ‡ George W. dianjurkan tidak mempergunakan singkatan. Sebuah kalimat diakhiri dengan titik. Pada singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih hanya dipakai satu tanda titik. Maksudnya ialah bahwa bahasa ini banyak menyerap kata-kata dari bahasa lainnya. Penyiapan Ulangan Umum. 2.

yang terdapat di dalam nama badan pemerintah.Ivan Jalan Istana 30 Surabaya . contoh: ‡ UUD : (Undang-Undang Dasar) ‡ SMA : (Sekolah Menengah Atas) 9. 8. jutaan. ‡ Nomor Giro 033983 telah saya kasih kepada Michael. contoh: ‡ Sistem Acara 11. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan lambang kimia. tabel dan sebagainya. atau gabungan keduanya. satuan ukuran. Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan. timbangan. atau nama dan alamat penerima surat. 3 Mei 1997 Yth. takaran. Tanda titik tidak dipakai di belakang alamat pengirim dan tanggal surat. lembagalembaga nasional di dalam akronomi yang sudah diterima oleh masyarakat.Sdr. dan mata uang. Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan angka ribuan.00 10. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan yang terdiri dari huruf-huruf awal kata atau suku kata. contoh: ‡ 52 cm ‡ l (liter) ‡ Rp 350. contoh: ‡ Nama Ivan terdapat pada halaman 1210 dan dicetak tebal.7. atau kepala ilustrasi. Contoh : ‡ Jalan Kebayoran 32 ‡ Jakarta.

Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimatnya. Tanda koma dipakai di antara bagian-bagian dalam catatan kaki. meskipun begitu. yang terdapat pada awal kalimat. kamu harus datang. ‡ Karena sibuk. Contoh: Lanin. Jilid 5 dan 6. wah. 9. contoh: ‡ Medan. begitu. 7. Contoh : I. tetapi. dan (iv) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan. lagi pula. akan tetapi. Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat. Indonesia. contoh: Saya bergabung dengan Wikipedia. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mengiringi induk kalimat. Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan. Tanda koma dipakai di antara (i) nama dan tanggal. Termasuk di dalamnya oleh karena itu. ya. atau marga. Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang berikutnya. aduh. Contoh : Saya tidak akan datang kalau hari hujan. dan melainkan. Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. 22. Contoh : Saya menjual baju. jadi. Contoh penggunaan yang salah: Saya membeli udang. Cara Penggunaan Wikipedia. ia lupa akan janjinya. dan topi. Ivan. ³Saya sedih sekali´. contoh: ‡ Kalau hari hujan. 5. Contoh : Rinto Jiang. kepiting dan ikan. (Bandung: UP Indonesia. (iii) tempat dan tanggal. hlm. 10. Tanda koma dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri. Contoh : O.E.S. Jakarta: PT Wikipedia Indonesia. 8. Contoh : Kata adik. 4. . 2. 18 Juni 1984 ‡ Medan.B. Gatot. saya tidak akan datang. 1999. Tanda Koma (. tetapi tidak aktif. 6. Tanda koma dipakai di belakang kata-kata seperti o. Tanda koma dipakai untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka.) 1. kasihan. 3. yang didahului oleh kata seperti. Contoh : Oleh karena itu. celana. 1990). keluarga. Bahasa Indonesia untuk Wikipedia. (ii) bagian-bagian kalimat.

Contoh : Ketua : Borgx Wakil Ketua : Hayabuse Sekretaris : Ivan Lanin Wakil Sekretaris : Irwan Gatot Bendahara : Rinto Jiang Wakil bendahara : Rex . contoh: ³Di mana Rex tinggal?´ tanya Stepheen. kami belum selesai juga. Contoh : malam makin larut. Tanda koma dipakai di muka angka persepuluhan atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam suatu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. Contoh: dalam pembinaan dan pengembangan bahasa. D. Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi. C. meja. 14. 2. Tanda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. Contoh : Ayah mengurus tanamannya di kebun. 2. Contoh : ‡ 33. pandai sekali. Tanda Titik Koma (. adik menghafalkan nama-nama pahlawan nasional.5 m ‡ Rp 10. Tanda koma dipakai untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat.11. ibu sibuk bekerja di dapur. kita memerlukan sikap yang bersungguhsungguh. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain yang mengiringinya dalam kalimat jika petikan langsung itu berakhir dengan tanda tanya / tanda seru. Contoh : ‡ yang kita perlukan. sekarang ialah barang-barang yang berikut: kursi. Contoh : pengurus Wikipedia favorit saya. Tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara. saya sendiri asyik mendengarkan siaran pilihan pendengar. Bandingkan dengan: Kita memerlukan sikap yang bersungguh-sungguh dalam pembinaan dan pengembangan bahasa. 13. Borgx.) 1. dan lemari.50 12. Tanda Titik Dua (:) 1. ‡ Fakultas itu mempunyai dua jurusan: Ekonomi Umum dan Ekonomi Perusahaan.

dan lemari. Pendidikan Seumur Hidup: Sebuah Studi sudah terbit. Contoh : «. Contoh : «. dan tidak dipakai pada teks karangan. 5.dia beli ba-ru juga. bandingkan: . Tanda hubung menyambung unsur-unsur kata ulang. cara baru mengukur panas Akhiran -i tidak dipenggal supaya jangan terdapat satu huruf saja pada pangkal baris. atau (iii) di antara judul dan anak judul suatu karangan. Contoh : «. Contoh: «««mengharga-i pendapat. 3. Tanda hubung dapat dipakai untuk memperjelas hubungan bagian-bagian ungkapan. Tanda hubung menyambung suku-suku kata dasar yang terpisah oleh pergantian baris. Contoh : anak-anak Tanda ulang singkatan (seperti pangkat 2) hanya digunakan pada tulisan cepat dan notula. Contoh : Borgx : ³Jangan lupa perbaiki halaman bantuan Wikipedia!´ Rex : ³Siap. Tanda titik dua dipakai (i) di antara jilid atau nomor dan halaman. 2. (ii) di antara bab dan ayat dalam kitab-kitab suci. I (1971). Tanda titik dua tidak dipakai kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. Contoh : (i) Tempo. Boss!´ 4. Contoh : p-e-n-g-u-r-u-s 5.3. meja. 4. masalah itu akan diproses. atau akhiran dengan bagian kata di depannya ada pergantian baris. Suku kata yang terdiri atas satu huruf tidak dipenggal supaya jangan terdapat satu huruf saja pada ujung baris. 34:7 (ii) Surah Yasin:9 (iii) Karangan Ali Hakim. Tanda titik dua dipakai dalam teks drama kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan. Tanda Hubung (-) 1. E. Contoh : Kita memerlukan kursi. Tanda hubung menyambung huruf kata yang dieja satu-satu dan bagian-bagian tanggal. Tanda hubung menyambung awalan dengan bagian kata dan belakangnya.

dan kini juga pembelahan atom²telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta.dengan kata berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital. teori kenisbian. Dalam pengetikan karangan ilmiah. Tanda pisah menegaskan adanya posisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih tegas. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan (a) se. 7.dengan angka. Tanda Pisah (²) 1. Contoh: ‡ di-charter ‡ pen-tackle-an 8.Jakarta ‡ 10 .‡ ‡ ‡ ‡ ber-evolusi dengan be-revolusi dua puluh lima-ribuan (20×5000) dengan dua-puluh-lima-ribuan (1×25000). Contoh : ‡ 1919 . Tanda pisah membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberikan penjelasan khusus di luar bangun kalimat. (c) angka dengan -an. 6. tanda pisah dinyatakan dengan 2 tanda hubung tanpa jarak. Contoh : Wikipedia Indonesia²saya harapkan²akan menjadi Wikipedia terbesar. Contoh : Medan²Ibu kota Sumut²terletak di Sumatera 2. Tanda pisah dipakai di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti sampai dengan atau di antara dua nama kota yang berarti µke¶. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. atau ¶sampai¶. Sebagai lambang matematika untuk pengurangan (tanda kurang). 3.1921 ‡ Medan . Contoh : ‡ se-Indonesia ‡ hadiah ke-2 ‡ tahun 50-an ‡ ber-SMA ‡ KTP-nya nomor 11111 ‡ bom-V2 ‡ sinar-X. Istri-perwira yang ramah dengan istri perwira-yang ramah PN dengan di-PN-kan.13 Desember 1999 . dan (d) singkatan huruf kapital dengan imbulan atau kata. Contoh : Rangkaian penemuan ini²evolusi. (b) ke.

Catatan : Kalau bagian yang dihilangkan mengakhiri sebuah kalimat perlu dipakai empat titik. Misalnya : la dilahirkan pada tahun 1683 (?). atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain.Tanda Elipsis ( « ) 1. tiga untuk penghilangan teks dan satu untuk menandai akhir kalimat. Tanda tanya dipakai di antara tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang disangsikan atau yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya. atau yang menggambarkan kesungguhan. ketidakpercayaan. dan (c) modal. Tanda elipsis menunjukkan bahwa dalam suatu petikan ada bagian yang dihilangkan. Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian integral pokok pembicaraan. (b) tenaga kerja. Tanda Seru (!) Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah. Tanda Tanya ( ? ) 1. Tanda Kurung Siku ([«]) 1. Angka atau huruf itu dapat juga diikuti oleh kurung tutup saja. tanda baca harus digunakan dengan hati-hati. 2. (b) tenaga kerja. Misalnya : DIP (Daftar Isian Proyek) kantor itu sudah selesai. kata. Misalnya : Dalam tulisan. Tanda kurung mengapit tambahan keterangan atau penjelasan. Tanda kurung mengapit angka atau huruf yang memerinci satu seri keterangan. Tanda elipsis menggambarkan kalimat yang terputus-putus. Tanda tanya dipakai pada akhir kalimat tanya Misalnya : Kapan ia berangkat? Saudara tahu bukan? 2. marilah kita bergerak. 3. dan (c) modal.istrinya! Merdeka! Tanda Kurung ((«)) 1. Misalnya : Alangkah seramnya peristiwa itu! Bersihkan kamar ini sekarang juga! Masakan! Sampai hati juga ia meninggalkan anak. atau rasa emosi yang kuat. Misalnya : Kalau begitu « ya. Misalnya : Sajak Tranggono yang berjudul ³Ubud´ (nama tempat yang terkenal di Bali) ditulis pada tahun 1962 Keterangan itu (lihat tabel 10) menunjukkan arus perkembangan baru dalam pasaran dalam negeri. Misalnya : Faktor-faktor produksi menyangkut masalah berikut: (a) alam. 2. Tanda kurung siku mengapit huruf. Faktor-faktor produksi menyangkut masalah (a) alam. Misalnya : Sebab-sebab kemerosotan « akan diteliti lebih lanjut. Uangnya sebanyak 10 juta rupiah (?) hilang. Tanda itu jadi isyarat bahwa .

Tanda Petik (´«´) 1.kesalahan itu memang terdapat di dalam naskah asal. 3. Tanda Petik Tunggal (¶«¶) Tanda petik tunggal biasa digunakan untuk mengapit petikan yang terdapat dalam petikan lain. Contoh : kata Ketua. ungkapan asing. biasanya untuk dua kata yang bersinonim. Budi mendapat julukan ³si Hitam´. Misalnya.´ Bukan: Kata Tono. seperti di bawah ini. Tanda Ulang («2) Ditulis dengan menambahkan angka 2 (atau 2) di akhir kata yang seharusnya diulang. Tanda kurung siku mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung. karangan. ³Kita akan segera berangkat besok. ³Aku mendengar seseorang memanggil. atau penjelasan kata.´ ujar Ramon. 2. Misalnya: (Perbedaan antara dua macam proses ini [lihat BabI] tidak dibicarakan. Tanda Garis Miring (/) Biasa digunakan untuk menyatakan ³atau´. Contoh : ‡ RT/RW ‡ AC/DC Sebagai lambang matematika untuk pembagian (tanda bagi). menandakan kata tersebut diulang dua kali. dalam hal ini tanda ³/´ tidak dibaca. Kalau dalam linguistik. Budi mendapat julukan ³si Hitam.´ M. Misalnya : Sang Sapurba men[d] engar bunyi gemerisik. Kata yang berulang harus ditulis penuh. dari hutan itu. tanda petik itu disebutkan mengapit makna. ³saya juga minta satu. µNori. (dibaca: membuat atau melakukan) Untuk dua hal yang hampir serupa bunyinya.´ 2.) L. Contoh: bacalah ³Bola Lampu´ dalam buku Dari Suatu Masa. Tanda petik mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. atau kata yang mempunyai arti khusus. . Contoh: ‡ Buku-buku (bukan ³buku2 ) ‡ Saudara-saudara (bukan ³saudara2 ) N. Tanda penyingkatan ini tidak resmi. Bukan: Karena warna kulitnya. Nori¶. ³Saya juga minta satu´. Contoh : ‡ Membuat / melakukan. Tanda petik tunggal juga digunakan untuk mengapit terjemahan. Tanda petik digunakan untuk menyatakan suatu kalimat langsung atau kadang juga sebagai penegasan. dan bab buku apabila digunakan dalam kalimat. Contoh: pekerjaannya itu dilaksanakan dengan cara ³coba dan ralat´ saja Catatan: Perhatikan bagaimana menempatkan tanda petik penutup: Kata Tono. Karena warna kulitnya. Tanda petik mengapit judul syair. Dari Suatu Tempat.

dari ) b. pangkat. dari) : Merupakan kata penghubung yang ditulis terpisah. Kata turunan : Kata yang terdiri atas imbuhan (awalan. ku-. bahasa. badan. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama orang. hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai kata ganti atau sapaan. dapat kami simpulkan bahwa : y Huruf kapital : Huruf besar yang digunakan pada awal kalimat atau pada kata-kata tertentu. tetapi tidak menyerupai tulisan tangan seperti pada kursif. -ku. Singkatan : bentuk yang dipendekkan yang terdiri dari satu huruf atau lebih. Kata depan atau preposisi (di [1]. KESIMPULAN : Dari data yang kami peroleh. -nya) : Kata yang ditulis secara serangkai. dan peristiwa sejarah. sapaan. dan judul karya ilmiah (bukan judul buku). sisipan. -pun ) : merupakan kata penghubung pada akhir kata. -mu. Contoh : Huruf kapital atau huruf besar sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat. Mereka pinjam atau beli ? y Penulisan Kata a. Kata Ulang : Kata yang terjadi akibat proses pengulangan. Kata ganti (kau-. Partikel ( -lah. negara. y Huruf Miring : huruf yang letaknya miring. Karena dalam susunan makalah ini membahas tentang ³Penggunaan EYD dengan Baik dan Benar´ yang dapat menambah wawasan baik bagi kami maupun bagi anda yang membacanya. nama gelar. Kata Sandang terbagi atas dua. i. Gabungan kata atau kata majemuk e. Huruf kapital dipakai dalam singkatan nama gelar. akhiran) ditulis serangkai c. nama bangsa. d. Pembahasan makalah ini bersifat karya tulis yang disusun berdasarkan kumpulan informasi yang kami dapatkan. nama Tuhan. serta nama dokumen resmi. ke. bulan. f. 1. suku bangsa. huruf pertama petikan langsung. dan ketatanegaraan. Dengan membaca makalah ini mudah-mudahan pembaca dapat mengetahui tentang Penggunaan EYD secara mendalam. nama jabatan dan pangkat. yaitu : Kata sandang tak tentu Kata sandang tentu h. . g. lembaga pemerintahan. tahun. kecuali konjungsi. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi. hari. maupun yang sudah lazim dapat di gabung. hari raya. Kata Dasar ( Ke. Contoh : Penelitian Tentang Gempa Aceh dan Yogyakarta.BAB III PENUTUP Dengan selesainya pembahasan dalam makalah ini mudah mudahan dapat bermanfaat bagi siswa/siswi lain atau rekan rekan sekolah lain yang membacanya. di.

Penulisan angka dan lambang bilangan y Penulisan Unsur Serapan Bahasa Indonesia adalah bahasa yang terbuka. . Maksudnya ialah bahwa bahasa ini banyak menyerap kata-kata dari bahasa lainnya. j.1. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital.

com .DAFTAR PUSTAKA http://www.google.com http://Wikipedia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful