Deskripsi Bibliografi Nur Jawahir Sebelum kita melangkah kita harus melihat jalan yang kita lalui agar

kita tidak tersandung dan apalagi jatuh. Pertama kita harus mengenal Deskripsi? Dieskripsi adalah upaya pengelolahan data yang diuraikan secara jelas dengan tujuan agar dapat dimengerti oleh orang yang tidak langsung mengalaminya. Dan, Bibliografi berasal dari bahasa Latin Biblos yang artinya Buku. Karena itu, data yang mengenai buku disebut data bibliografi: a. Pengarang b. Judul c. Edisi d. Kota terbit e. Penerbit f. Tahun penerbit g. Keterangan fisik dokumen tersebut, spt: halaman dan lebar h. Ilustrasi/gambaran dokumen, bila ada i. No dokumen/ISBN. Pembuatan dan penyusunan data bibliografi dari sebuah dokumen, itu merupakan Deskripsi Bibliografi. Ada juga yang menyebut Pengkatalogan (cataloging). Dalam pemuuatan Deskripsi Bibliografi haruslah menggunakan pedoman deskripsi bibliografi. a. Menggunakan tajuk entri utama b. Membuat deskripsi data bibliografi. Ada juga yang berpendapat bahwa, Deskripsi Bibliografi adalah, data bibliografi yang tersusun secara sistamatis sehingga dapat mudah diakses dari berbagai pendekatan. Hasil deskripsi bibliografi biasanya dituangkan dalam bentuk katalog. Ada juga yang berpendapat bahwa. Deskeripsi Bibliografi adalah penyabaran semua bahan pustaka yang dipunyai perpustakaan. Deskripsi Bibliografi dapat juga dikatakan pengkatalogan. Dalam pembuatan deskripsi bibliografi. Tujuan dari pembuatan deskripsi bibliografi adalah agar user secara efektif dan efisien menemukan informasi yang diperlukan. pembuatan deskripsi bibliografi tesebut harus menggunakan pedoman. ISBN merupakan pedoman yang dirumuskan oleh IFLA. Atau juga, AACR2 (Anglo American Cataloguing Rules Edisi 2) dalam pedoman tersebut yang telah dirumuskan dalam pembuatan deskripsi bibliografi , telah dibagi 8 daerah lengkap dengan tanda bacanya, dapat dilihat di bawah. 1. Daerah judul dan penanggung jawab a. = Judul pararel (judul yang ditulis dalam bahasa lain) b. : Pernyataan judul lain (anak judul) c. / Pengarang pertama (bila pengarang lebih dari satu) d. , pengarang ke2, ke3 (pengarang lebih dari 1 tapi tidak lebih dari 3) e. ; Perngarang lainnya (spti, penerjemah, editor dll) 2. Daerah edisi a. .-- pernyataan edisi (spt. .—edisi 5 ) b. /

3. Daerah rincian khusus

(untuk buku tidak digunakan).

4. Daerah penerbitan atau tipe terbitan (dulu disebut impresum) a. tempat terbit [kota terbit atau negara, diambil yang ke-1 jika > 1] b. : nama penerbit

] Singkatan-singkatan standar yang sering gunakan dalam deskripsi bibliografi adalah: 1. Ind. (edition) cet. Nur Peran perpustakaan pada masa peradaban Islam:sejarah perpustakaan Islam/ Nur Jawahir.al (et alii. (illustration. jika ada gambar.] [spt. Sejarah perpustakaan islam.l. Muhammad Nur Jawahir PERAN PERPUSTAKAAN PADA MASA PERADABAN ISLAM Sejarah Perpustakaan Islam Diindonesiakan oleh Muhammad Adib Jejakan . ukuran tinggi buku) Contoh deskripsi bibliografi Judul : peran perpustakaan dalam peradaban Islam. Pengarang : Nur Jawahir Penerjemah : Muhammad Adib Kota tebit : Jakarta Penerbit : Grammedia Tahun terbit : 2000 Tajuk Deskripsi jawahir. diindonesiakan oleh Muhammad Adib -Jakarta: Gramedia. Daerah 4 : vol. (jilid. Adib.n. (cetakan) 3. dimensi c) + bahan penyerta 6. Daerah keterangan fisik (kolasi): jumlah halaman a) : ilustrasi b) . nomor seri) [yang terakhir] [gambar.a. (volume. disket. dll. artinya nama penerbit tidak diketahui) s. artinya tahun terbit tidak diketahui) 4. jika memakai bahasa Indonesia) ill. .c. foto) cm. artinya and others. Daerah 2 : ed. (centimeter.: 21 cm. 275 hal. Daerah 1 : et. jika berjilid) jil. jika ada kaset. 1. artinya tempat terbit tidak diketahui) s. tahun terbit 5. (sine nomine. Daerah judul seri: (judul seri a) : keterangan sub seri b) . Daerah 3 : s. foto] [dalam cm. CD.. xvi. 2000. (sine loco. jika pengarang lebih dari 3) 2. (sine anno.

kata atau ungkapan yang pertama dicantumkan pada entri katalog. ISBD monograf b. A. Contoh Adib. Sedangkan kalu entri tidak utama (entri tambahan)? Coba anda perhatikan contoh di atas. Pedoman yang dikeluarkan adalah: a. ISBD terbitan berseri c. xi. bagi nama Blanda maka nama yang akhir atau mana kluarga dicatat pertama kali pada tahuk dan dipisahkan oleh tanda koma. ISBD materi kartografis d. 2000. ISBD artefak dan realita h. van Peursen. Makadari itu pustakawan harus membuat deskripsi bibliografi dan deskripsi isi. ISBD rekaman suara f. Ind. Pembuatan deskripsi bibliografi harus menggunakan pedoman penentuan Tajuk Entri Utama. itu memiliki dokumen tekstual atau dokumen non tekstual. berupa kata. Pedoman deskripsi tersebut biasa dikenal sebagai International Setandar Bibliographic Descriptions (ISBD). Yang dirumuskan oleh organisasi bidang perpustakaan yakni IFLA (International Fenderations Library Assosiatios and Institutions) dalam bentuk ISBD .. Apa sih yang disebut dengan Tajuk? Tajuk ialah nama. C. International Fenderation of Library Associations and Institutions (IFLA). Nur Peran perpustakaan pada masa peradaban Islam: sejarah perpustakaan Islam/ Nur jawahir. reumuskan perdoman deskrpsi bibliografi. ISBD berkas komputer Intinya Setiap perpustakaan.Diterbitkan oleh Penerbit PT GRAMEDIA Jakarta 2000 Kenapa nama pengarang di dalam deskripsi bibliografi dibalik? Jawabnya ialah dinyatakan bahwa dalam pedoman deskripsi bibliografi. Untuk disimpan dan dikomunikasikan kepada pemakai perpustakaan agar pemakai menemukan informasi yang ia perlukan dengan cepat. C. Yang disebut entri utama adalah bagian yang dimulai dari nama Peursen. Untuk mengetahui sebuah subyek anda harus memiliki teknik tersendiri karena setiap jenis dokumen deskripsi isinya berbeda dapat berupa notasi atau angka. 123 hal. Dick Hartoko sebagai penerjemah dibuatkan kartu lagi. van hingga tinggi dokumen. A. ISBD bentuk mikro i. diindonesiakan oleh Muhammad Adib – jakarta: Gramedia. 21 cm. ISBD gambar hidup g. Kalu pada contoh diatas yang menjadi tajuk adalah Dr. Karena banyak berbagai jenis dokumen maka IFLA mengeluarkan ISBD untuk sesuatu dokumen. Muhammad Jawahir. ISBD musik e..

Dalam pedoman ini setiap dokumen tekstual atau dokumen non tekstual harus disesuaikan dengan pedoman dokumen tesebut. Atau AACR2 (analog american cataloguing rules edisi 2). agar mudah untuk di temukan kembali. .(International Standar of Bibliographic Descriptions).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful