PERAMALAN PENJUALAN

1.PENGERTIAN FORECASTING
Dalam dunia usaha sangat penting hal-hal yang terjadi dimasa depan sebagai dasar pengambilan keputusan. Dalam menjalankan usahanya,perusahaan dapat menganut salah satu dari dua pendekatan,yakni: 1. 2. Pendekatan Speculative,dimana perusahaan tidak memperhitungkan resiko yang diakibatkan ketidakpastian factor-faktor intern dan ekstern Pendekatan Calculative risk,dimana perusahaan secara aktif melakukan estimasi terhadap resiko yang diakibatkan ketidakpastian faktor-faktor ekstern dan intern.

Factor-faktor yang mempengaruhi kegiatan perusahaan dibagi atas: 1. Faktor internal 2. Factor eksternal Faktor internal bisa meliputi: 1. Kualitas dan kegunaan produk perusahaan 2. Ongkos produksi dan distribusi produk perusahaan 3. Kecakapan manajemen perusahaan sendiri Sedangkan factor eksternal bias meliputi: 1. Kecakapan manajemen pesaing 2. Volume kegiatan perekonomian 3. Barang subsitusi serta kemungkinan penemuan baran baru yang lebih baik 4. Salera masyarakat 5. Factor-faktor lain Peramalan penjualan/forecast penjualan,adalah proyek teknis daripada permintaan pelanggan potensial untuk suatu waktu tertentu dengan berbagai asumsi Pemilihan cara yang dipakai dipengaruhi: 1. Sifat produk yang dijual 2. Metode distribusi 3. Besarnya perusahaan disbanding pesaing 4. Tingkat persaingan dihadapi 5. Data historis Peramalan penjualan ,menentukan keputusan dan kebijaksanaan yang diambil,misal: 1. Kebijaksanaan perencanaa produksi 2. Kebijaksanaan persediaan barang jadi 3. Kebijaksanaan pengunaan mesin 4. Kebijaksanaan investasi aktiva tetap 5. Rencana pembelian bahan mentah dan pembantu 6. Rencana aliran kas

secara kualitatif mengunakan pendapat. Cara ini paling praktis.Forecast berdasarkan pendapat (judgement method) Sumber-sumber pendapat yang dipakai sebagai dasar melakukan forecast adalah: 1. antara lain:  Trend Bebas Dapat dikatakan. namun juga terdapat kelemahan karena konsistensi cara semacam ini sangat kurang. Pendapat salesman 2.sedangkan secara kuantitatif mengunakan matematik dan statistic 1. bergantung tahun dasar b = (rata-rata kelompok 2 ± rata-rata kelompok 1)/n = (X2 ± X1)/n n = jumlah tahun dihitung dari periode dasar (jarak periode antara X1 dan X2) .TEKNIK-TEKNIK DALAM FORECAST PENJUALAN/PERAMALAN PENJUALAN Pengukuran Peramalan bias dilakukan secar kualitatif dan kuantitatif. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk membuat garis trend. Survey konsumen 2. Analisis Trend Trend kerap disebut Secular Trend yang berarti rata-rata perubahan dalam jangka panjang dan cenderung menuju ke satu arah. Pendapat para ahli 4.Forecast berdasarkan perhitungan-perhitungan statistic Beberapa teknik perhitungan statistik dalam forecastting yang dibahas meliputi: a. meningkat (positif) atau menurun (negatif). Pendapat sales manajer 3.  Trend Setengah Rata-Rata (Semi Average) Formula yang digunakan: Y = a + b (X) a = rata-rata kelompok 1 (X1) atau kelompok 2 (X2).2. Dua orang dengan menggunakan data yang sama bisa menghasilkan garis trend yang berlainan. penerapan trend ini tidak menggunakan rumus matematika.

™X Persamaan (ii) : ™XY = a.a + b. ™X y Analisis trend least square Formula yang digunakan: Y = a + b (X) a = ™Y/n b = ™XY / ™X2 Keterangan: Y = Variabel Dependen X = Variabel Independen (periode) a = Nilai Konstanta b = Koefisien Regresi n = Jumlah Data (periode) . Trend Matematis (Moment & Least Square) y Analisis trend moment Formula yang digunakan: Y = a + b (X) Persamaan (i) : ™Y = n.™X + b.

™X2-(™X)2}{n. Untuk mencari koefisien korelasi dapat digunakan rumus : n.b. Analisis korelasi digunakan untuk menggali hubungan sebab akibat antara beberapa variabel. Analisis Growth Formula yang digunakan: Pn = Po (1+i)n Keterangan: Pn = Volume penjualan tahun ke-n Po = Volume penjualan tahun dasar n = Periode atau tahun i = Interest (tingkat pertumbuhan penjualan) c.™XY ± (™X).™Y2-(™Y)2} d. Semakin besar market share yang dimiliki. Analisis Dengan Teknik-Teknik Khusus  Analisis Industri Analisis ini berfokus pada kegiatan memperkirakan market share yang dimiliki perusahaan. Untuk menghitung besarnya market share digunakan formula: Permintaan Perusahaan Market Share = Permintaan Industri Analisis industri ini meliputi: X 100% . menunjukkan posisi persaingan perusahaan yang lebih kuat dibanding perusahaan lain. Analisis Regresi Korelasi Korelasi adalah hubungan antara satu variabel dengan variabel yang lain.(™Y) r= {n.

 Analisis Lini Produk (Product Line) Analisis ini digunakan pada perusahaan ±perusahaan yang menghasilkan lebih dari satu macam produk. . Permintaan akan produk ini dipengaruhi langsung oleh produk akhir yang berasal dari produk tersebut atau produk akhir yang menggunakannya. Menilai posisi perusahaan dalam industri sejenis. melalui perhitungan Expected Market Share. c. melainkan masih memerlukan proses lebih lanjut untuk menjadi produk akhir.  Analisis Penggunaan Akhir Analisa ini digunakan pada perusahaan yang memproduksi barang tak langsung pakai. Masing-masing macam produk tersebut tidak dapat diambil kesamaannya dan harus dibuat forecast secara terpisah. yang terukur dengan besarnya market share yang diperoleh perusahaan Proyeksi posisi perusahaan di masa mendatang.a. Menentukan proyeksi demand industri untuk mengetahui prospek perkembangan industri produk di masa mendatang b.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful