Sel Volta

A. Tujuan
1. Mempelajari sel volta 2. Mengukur beda potensial sel volta 3. Membandingkan beda potensial sel volta hasil percobaan dengan beda potensial hasil hitungan berdasarkan potensial elektroda standar.

B. Tempat dan Waktu Percobaan
1. Tempat 2. Waktu : Laboratorium Kimia SMA N 1 Klaten : Kamis, 7 Agustus 2008 pukul 08.30 WIB

C. Alat dan Bahan
1. Beker glass 2 buah 2. Elektroda logam Cu, Zn, Mg, Pb, Fe masing-masing 1 buah 3. Avometer 1 buah 4. 2 kabel dengan penjepit buaya 5. Kertas saring 6 lembar 6. Amplas 7. Larutan ZnSO4 1 M 25 ml 8. Larutan MgSO4 1 M 25 ml 9. Larutan Pb(NO3)2 1 M 25 ml 10. Larutan CuSO4 1 M 25 ml 11. Larutan FeSO4 1 M 25 ml 12. Larutan NaCl secukupnya

D. Langkah Kerja
a. Percobaan 1 Masukkan ke dalam beker glass pertama larutan ZnSO4 1 M 25 ml dan ke dalam beker glass kedua larutan CuSO4 1 M 25 ml. Amplas sampai mengkilat logam Zn dan Cu. Jepit logam Zn dan Cu dengan penjepit buaya. Masukkan kertas saring ke dalam larutan NaCl sampai semua basah. Hubungkan beker glass pertama dan beker glass kedua dengan jembatan garam yang dibuat dari kertas saring yang dibasahi dengan NaCl tadi. Masukkan logam Zn ke dalam larutan ZnSO4 1 M dan logam Cu ke dalam larutan CuSO4 1 M. Hubungkan kabel-kabel dari logam Zn dan Cu ke Avometer dengan skala 3 volt, apabila arah jarum avometer ke kiri, balik posisi kabel yang masuk ke avometer. Catat beda potensial yang dihasilkan.

1

b. Hubungkan kabel-kabel dari logam Mg dan Cu ke Avometer dengan skala 3 volt. Masukkan logam Mg ke dalam larutan MgSO4 1 M dan logam Zn ke dalam larutan ZnSO4 1 M. balik posisi kabel yang masuk ke avometer. Amplas sampai mengkilat logam Mg dan Zn. Masukkan kertas saring ke dalam larutan NaCl sampai semua basah. Catat beda potensial yang dihasilkan. apabila arah jarum avometer ke kiri. Masukkan logam Zn ke dalam larutan ZnSO4 1 M dan logam Pb ke dalam Pb(NO3)2 1 M 25 ml. c. Masukkan logam Mg ke dalam larutan MgSO4 1 M dan logam Cu ke dalam larutan CuSO4 1 M. Masukkan kertas saring ke dalam larutan NaCl sampai semua basah. Percobaan 2 Masukkan ke dalam beker glass pertama larutan MgSO4 1 M 25 ml dan ke dalam beker glass kedua larutan CuSO4 1 M 25 ml. Hubungkan beker glass pertama dan beker glass kedua dengan jembatan garam yang dibuat dari kertas saring yang dibasahi dengan NaCl tadi. Jepit logam Zn dan Pb dengan penjepit buaya. balik posisi kabel yang masuk ke avometer. Amplas sampai mengkilat logam Zn dan Pb. apabila arah jarum avometer ke kiri. Hubungkan beker glass pertama dan beker glass kedua dengan jembatan garam yang dibuat dari kertas saring yang dibasahi dengan NaCl tadi. apabila arah jarum avometer ke kiri. Masukkan kertas saring ke dalam larutan NaCl sampai semua basah. Hubungkan beker glass pertama dan beker glass kedua dengan jembatan garam yang dibuat dari kertas saring yang dibasahi dengan NaCl tadi. Amplas sampai mengkilat logam Mg dan Cu. Hubungkan kabel-kabel dari logam Mg dan Zn ke Avometer dengan skala 3 volt. balik posisi kabel yang masuk ke avometer. Catat beda potensial yang dihasilkan. d. Jepit logam Mg dan Zn dengan penjepit buaya. Jepit logam Mg dan Cu dengan penjepit buaya. 2 . Percobaan 4 Masukkan ke dalam beker glass pertama larutan ZnSO4 1 M 25 ml dan ke dalam beker glass kedua larutan Pb(NO3)2 1 M 25 ml. Hubungkan kabel-kabel dari logam Zn dan Pb ke Avometer dengan skala 3 volt. Percobaan 3 Masukkan ke dalam beker glass pertama larutan MgSO4 1 M 25 ml dan ke dalam beker glass kedua larutan ZnSO4 1 M 25 ml. Catat beda potensial yang dihasilkan.

Percobaan 5 Masukkan ke dalam beker glass pertama larutan MgSO4 1 M 25 ml dan ke dalam beker glass kedua larutan Pb(NO3)2 1 M 25 ml. Amplas sampai mengkilat logam Mg dan Pb. Hubungkan beker glass pertama dan beker glass kedua dengan jembatan garam yang dibuat dari kertas saring yang dibasahi dengan NaCl tadi. balik posisi kabel yang masuk ke avometer. Amplas sampai mengkilat logam Fe dan Cu. Catat beda potensial yang dihasilkan. Jepit logam Fe dan Cu dengan penjepit buaya. 2. Masukkan logam Mg ke dalam larutan MgSO4 1 M dan logam Pb ke dalam Pb(NO3)2 1 M 25 ml. balik posisi kabel yang masuk ke avometer. Masukkan kertas saring ke dalam larutan NaCl sampai semua basah. Percobaan 6 Masukkan ke dalam beker glass pertama larutan FeSO4 1 M 25 ml dan ke dalam beker glass kedua larutan CuSO4 1 M 25 ml. apabila arah jarum avometer ke kiri. 3 . Masukkan kertas saring ke dalam larutan NaCl sampai semua basah. Hubungkan beker glass pertama dan beker glass kedua dengan jembatan garam yang dibuat dari kertas saring yang dibasahi dengan NaCl tadi. apabila arah jarum avometer ke kiri.e. Jepit logam Mg dan Pb dengan penjepit buaya. Catat beda potensial yang dihasilkan. Hubungkan kabel-kabel dari logam Fe dan Cu ke Avometer dengan skala 3 volt. Hubungkan kabel-kabel dari logam Mg dan Pb ke Avometer dengan skala 3 volt. Masukkan logam Fe ke dalam larutan FeSO4 1 M dan logam Cu ke dalam larutan CuSO4 1 M.

Beda potensial = 0. Beda potensial = 0.E. Hasil Pengamatan No. Beda potensial = 0.12 volt 25 ml MgSO4 1 M dan 25 ml ZnSO4 1 M Zn Pb 4. Beda potensial = 0.45 volt 25 ml MgSO4 1 M dan 25 ml CuSO4 1 M Mg Zn 3. Percobaan Hasil Pengamatan Zn Cu 1.1 volt 25 ml MgSO4 1 M dan 25 ml Pb(NO3)2 1 M 4 . Beda potensial = 0.11 volt 25 ml ZnSO4 1 M dan 25 ml Pb(NO3)2 1 M Mg Pb 5.25 volt 25 ml ZnSO4 1 M dan 25 ml CuSO4 1 M Mg Cu 2.

Fe Cu 6.1 volt 25 ml FeSO4 1 M dan 25 ml CuSO4 1 M 5 . Beda potensial = 0.

12 V d) Percobaan 4: Zn Zn2+ + 2e 2+ Pb + 2e Pb _________________________+ Zn + Pb2+ Zn2+ + Pb Zn/Zn2+ // Pb2+/Pb Eosell = 0.25 V b) Percobaan 2: Mg Mg2+ + 2e 2+ Cu Cu + 2e _________________________+ Mg + Cu2+ Mg2+ + Cu Mg/Mg2+ // Cu2+/Cu Eosell = 0.45 V Eosell = 0. Kesimpulan 1.1 V Eosell = 0.F.12 V Eosell = 0.1 V f) Percobaan 6: Fe Fe2+ + 2e 2+ Cu + 2e Cu _________________________+ Fe + Cu2+ Fe2+ + Cu Fe/Fe2+ // Cu2+/Cu Eosell = 0.45 V c) Percobaan 3: Mg Mg2+ + 2e 2+ Zn + 2e Zn _________________________+ Mg2+ + Zn Mg + Zn2+ Mg/Mg2+ // Zn2+/Zn Eosell = 0.11 V e) Percobaan 5: Mg Mg2+ + 2e 2+ Pb + 2e Pb _________________________+ Mg + Pb2+ Mg2+ + Pb Mg/Mg2+ // Pb2+/Pb Eosell = 0.25 V Eosell = 0. Notasi sel hasil percobaan untuk: a) Percobaan 1: Zn Zn2+ + 2e 2+ Cu Cu + 2e _________________________+ Zn + Cu2+ Zn2+ + Cu Zn/Zn2+ // Cu2+/Cu Eosell = 0.1 V 6 .11 V Eosell = 0.1 V Eosell = 0.

41 V Eo = 0.2.72 V c) Potensial sel percobaan 3: Mg2+ + 2e Mg 2+ Zn + 2e Zn _________________________+ Mg + Zn2+ Mg2+ + Zn Mg/Mg2+ // Zn2+/Zn Eosell = 1.75 V Eo = 2.1 V Zn/Zn2+ // Cu2+/Cu Eosell = 1.38 V Eo = -0. Hasil hitungan berdasarkan potensial elektroda standar: a) Potensial sel percobaan 1: Zn Zn2+ + 2e Eo = 0.63 V Eo = 2.25 V f) Potensial sel percobaan 6: Fe Fe2+ + 2e 2+ Cu + 2e Cu _________________________+ Fe + Cu2+ Fe2+ + Cu Fe/Fe2+ // Cu2+/Cu Eosell = 0.72 V 7 .13 V Eosell = 2.38 V Eo = -0.63 V e) Potensial sel percobaan 5: Mg Mg2+ + 2e 2+ Pb + 2e Pb _________________________+ Mg + Pb2+ Mg2+ + Pb Mg/Mg2+ // Pb2+/Pb Eosell = 2.62 V Eo = 2.76 V 2+ Cu Eo = 0.76 V Eosell = 1.34 V Eosell = 2.75 V Eo = 0.76 V Eo = -0.62 V d) Potensial sel percobaan 4: Zn Zn2+ + 2e 2+ Pb + 2e Pb _________________________+ Zn2+ + Pb Zn + Pb2+ Zn/Zn2+ // Pb2+/Pb Eosell = 0.13 V Eosell = 0.34 V Cu + 2e _________________________+ Zn + Cu2+ Zn2+ + Cu Eosell = 1.25 V Eo = 0.34 V Eosell = 0.1 V b) Potensial sel percobaan 2: Mg Mg2+ + 2e 2+ Cu Cu + 2e _________________________+ Mg + Cu2+ Mg2+ + Cu Mg/Mg2+ // Cu2+/Cu Eosell = 2.38 V Eo = 0.

suhu dan tekanan berbeda dengan keadaan standar yang dibutuhkan untuk menentukan potensial elektroda. d) Jembatan garam yang digunakan hanyalah kertas saring yang dibasahi NaCl. yaitu 25o C 1 atm. b) Elektroda logam yang digunakan memiliki tingkat pengotor yang tinggi sehingga mengganggu jalannya reaksi sel volta.3. 8 . c) Larutan elektrolit yang digunakan sebagian sudah tidak murni karena tercampur zat lain ataupun mengalami koagulasi. Hasil percobaan dan hasil hitungan ternyata berbeda jauh karena: a) Saat melakukan percobaan. sehingga tidak dapat menyeimbangkan muatan pada kedua larutan elektrolit sehingga mengganggu jalannya reaksi sel volta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful