KONSEP DASAR ASUHAN KEHAMILAN

17:59 Diposkan oleh Bidan Febri

Setiap kehamilan merupakan proses alamiah, bila tidak dikelola dengan baik akan memberikan komplikasi pada ibu dan janin dalam keadaan sehat dan aman. Filosofi adalah pernyataan mengenai keyakinan dan nilai/value yang dimiliki yang berpengaruh terhadap perilaku seseorang/kelompok. Filosofi asuhan kehamilan menggambarkan keyakinan yang dianut oleh bidan dan dijadikan sebagai panduan yang diyakini dalam memberikan asuhan kebidanan pada klien selama masa kehamilan. FILOSOFI ASUHAN KEHAMILAN Dalam filosofi asuhan kehamilan ini dijelaskan beberapa keyakinan yang akan mewarnai asuhan itu. 1. Kehamilan merupakan proses yang alamiah. Perubahan-perubahan yang terjadi pada wanita selama kehamilan normal adalah bersifat fisiologis, bukan patologis. Oleh karenanya, asuhan yang diberikan pun adalah asuhan yang meminimalkan intervensi. Bidan harus memfasilitasi proses alamiah dari kehamilan dan menghindari tindakan-tindakan yang bersifat medis yang tidak terbukti manfaatnya. 2. Asuhan kehamilan mengutamakan kesinambungan pelayanan (continuity of care) Sangat penting bagi wanita untuk mendapatkan pelayanan dari seorang profesional yang sama atau dari satu team kecil tenaga profesional, sebab dengan begitu maka perkembangan kondisi mereka setiap saat akan terpantau dengan baik selain juga mereka menjadi lebih percaya dan terbuka karena merasa sudah mengenal si pemberi asuhan . 3. Pelayanan yang terpusat pada wanita (women centered) serta keluarga (family centered) Wanita (ibu) menjadi pusat asuhan kebidanan dalam arti bahwa asuhan yang diberikan harus berdasarkan pada kebutuhan ibu, bukan kebutuhan dan kepentingan bidan. Asuhan yang diberikan hendaknya tidak hanya melibatkan ibu hamil saja melainkan juga keluarganya, dan itu sangat penting bagi ibu sebab keluarga menjadi bagian integral/tak terpisahkan dari ibu hamil. Sikap, perilaku, dan kebiasaan ibu hamil sangat dipengaruhi oleh keluarga. Kondisi yang dialami oleh ibu hamil juga akan mempengaruhi seluruh anggota keluarga. Selain itu, keluarga juga merupakan unit sosial yang terdekat dan dapat memberikan dukungan yang kuat bagi anggotanya. Dalam hal pengambilan keputusan haruslah merupakan kesepakatan bersama antara ibu, keluarganya, dan bidan, dengan ibu sebagai penentu utama dalam proses pengambilan keputusan. Ibu mempunyai hak untuk memilih dan memutuskan kepada siapa dan dimana ia akan memperoleh pelayanan kebidanannya. 4. Asuhan kehamilan menghargai hak ibu hamil untuk berpartisipasi dan memperoleh pengetahuan/pengalaman yang berhubungan dengan kehamilannya. Tenaga profesional kesehatan tidak mungkin terus menerus mendampingi dan merawat ibu hamil, karenanya ibu

mental dan sosial ibu dan bayi c. Perempuan harus diberdayakan untuk mampu mengambil keputusan tentang kesehatan diri dan keluarganya melalui tindakan KIE dan konseling yang dilakukan bidan. ibu yang mana yang akan mempunyai masalah selama persalinan. TUJUAN ANTENATAL CARE a. Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI Ekslusif f. Tujuan dari penilaian resiko ini adalah untuk mengidentifikasi ibu yang beresiko tinggi dan merujuk ibu-ibu ini untuk mendapatkan asuhan yang khusus.hamil perlu mendapat informasi dan pengalaman agar dapat merawat diri sendiri secara benar. termasuk riwayat penyakit secara umum. Memantau kemajuan kehamilan dan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang bayi b. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik. Penilaian resiko juga tidak menjamin perkiraan. Periode dalam kehamilan terbagi dalam 3 triwulan/trimester : 1. Mengenali secara dini adanya ketidaknormalan/komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil. Kehamilan merupakan pengalaman yang sangat bermakna bagi perempuan. Trimester I awal kehamilan sampai 14 mg 2. keluarga dan masyarakat. walau tidak dipungkiri dalam beberapa kasus mungkin terjadi komplikasi sejak awal karena kondisi tertentu/ komplikasi tersebut terjadi kemudian. Hampir tidak mungkin memperkirakan ibu hamil yang mana yang akan menghadapi komplikasi yang akan mengancam keselamatan jiwa secara akurat. Perilaku ibu selama masa kehamilannya akan mempengaruhi kehamilannya. Banyak ibu-ibu yang digolongkan ´beresiko tinggi´ yang tidak mengalami komplikasi apapun. Mempersiapkan persalinan cukup bulan. Trimester II kehamilan 14 mg ± 28 mg 3. Peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal. Mengapa penilaian resiko tidak lagi digunakan? Ia tidak lagi dipergunakan karena setiap ibu hamil akan menghadapi resiko komplikasi dan harus mempunyai jangkauan kepada asuhan kesehatan maternal yang berkualitas. Proses kelahiran meliputi kejadian fisik. Misalnya seorang ibu yang tingginya kurang dari 139 cm mungkin akan melahirkan bayi . melahirkan dengan selamat ibu dan bayi dengan trauma seminimal mungkin e. Bidan harus mempertahankan kesehatan ibu dan janin serta mencegah komplikasi pada saat kehamilan dan persalinan sebagai satu kesatuan yang utuh. kebidanan dan pembedahan d. Trimester III kehamilan 28 mg ± 36 mg/ 40 mg SEJARAH ASUHAN KEHAMILAN Dimasa yang lalu. Seorang bidan harus memahami bahwa kehamilan dan persalinan merupakan proses yang alamiah dan fisiologis. bidan dan dokter banyak menggunakan waktu selama kunjungan antenatal untuk penilaian resiko berdasarkan riwayat medis dan obstetri serta temuan-temuan fisik yang lalu. Sekarang kita telah mengetahui bahwa penilaian resiko tidak mencegah kesakitan dan kematian maternal dan perinatal. psikososial dan kultural. perilaku ibu dalam mencari penolong persalinan akan mempengaruhi kesehatan ibu dan janin yang dilahirkan. Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin (280 hari/ 40 mg) atau 9 bulan 7 hari.

Tekanan darah 4. Sebagai tambahan. dalam melaksanakan prakteknya harus sesuai dengan standard pelayanan kebidanan yang berlaku. Temu wicara Sebagai profesional bidan. Suatu contoh seorang ibu yang beresiko rendah adalah berumur 24 tahun. Dalam suatu studi di Zaire. 90 % ibu-ibu yang diidentifikasi ´beresiko´ tidak mengalami komplikasi. formula dan skala untuk melakukan penapisan ´resiko´ diteliti. dengan menggunakan berbgai macam metode. Tes PMS 7. Inseminasi : Keluarnya sperma dari urethra pria kedalam vagina wanita. G2 P1 tanpa faktor resiko dan persalinan normal yang melahirkan bayi 3 kg dan mengalami perdarahan 1000 cc karena atonia uteri. Demikian juga. STANDAR ASUHAN KEHAMILAN Kebijakan program : Anjuran WHO ‡ Trimester I : Satu kali kunjungan ‡ Trimester II : Satu kali kunjungan ‡ Trimester II : Dua kali kunjungan Standar Minimal Asuhan Antenatal : ³7 T´ 1. LINGKUP ASUHAN KEHAMILAN Ruang lingkup asuhan kehamilan meliputi 1. Sperma bergerak melalui uterus tuba fallopi dengan kecepatan 1 kaki/jam. Timbang berat badan 2. Kelalaian dalam praktek terjadi bila pelayanan yang diberikan tidak . seorang ibu yang mempunyai riwayat tidak begitu berarti. Alat gerak sperma Ekor dengan panjang rata-rata 10x bagian kepala 4. Studi ini menemukan bahwa 71 % ibu yang mengalami partus macet tidak digolongkan ke dalam kelompok beresiko sebelumnya. Tablet Fe 6. Ovulasi : Runtuhnya ovum dari folikel dalam ovarium bila ovum gagal bertemu dalam waktu 2 x 24 jam mati/hancur 3.seberat 2500 gram tanpa masalah. Konsepsi : Bersatunya ovum dan sperma yang didahului oleh ovulasi dan inseminasi 2. Tetanus toxoid 5. kehamilan normal dan persalinan yang tidak berkomplikasi mungkin saja mengalami perdarahan pasca persalinan. Tinggi fundus uteri 3. Penerapan standard pelayanan akan sekaligus melindungi masyarakat karena penilaian terhadap proses dan hasil pelayanan dapat dilakukan atas dasar yang jelas. pengetahuan dan tingkat kinerja yang telah disepakati oleh profesi. Kebanyakan ibu-ibu yang mengalami komplikasi tidak mempunyai faktor resiko dan digolongkan ke dalam kelompok ´beresiko rendah´. Standard mencerminkan norma. Asuhan kehamilan normal dan identifikasi kehamilan dalam rangka penapisan untuk menjaring keadaan resiko tinggi dan mencegah adanya komplikasi kehamilan.

Kita juga harus membantu ibu dalam membuat suatu pilihan tentang apa yang terbaik untuk diri dan bayinya berdasarkan nilai dan kepercayaannya (termasuk kepercayaan-kepercayaan budaya dan agama) d. harus membantu ibu yang melahirkan daripada untuk mencoba mengontrol persalinannya. Jika kita bersikap negatif atau kritis. EVIDANCE BASED DLM PRAKTEK KEHAMILAN Asuhan antenatal yang tidak bermanfaat bahkan merugikan : 1. Hal ini juga dapat mempengaruhi lamanya waktu persalinan. Kelahiran adalah proses yang normal : Kehamilan dan kelahiran biasanya merupakan proses yang normal. Lima prinsip-prinsip utama asuhan kebidanan adalah : a. Pemberdayaan : Ibu dan keluarga mempunyai kebijaksanaan dan seringkali tau kapan mereka akan melahirkan. Jangan Membahayakan : Intervensi haruslah tidak dilaksanakan secara rutin kecuali terdapat indikasi-indikasi yang spesifik. Praktek asuhan maternitas harus dilakukan berdasarkan kebutuhan ibu dan bayinya. Misalnya prosedurprosedur yang keuntungannya tidak mempunyai bukti termasuk episiotomi rutin pada primipara. Keyakinan dan kemampuan ibu untuk melahirkan dan merawat bayi bisa ditingkatkan atau dihilangkan oleh orang yang memberikan asuhan padanya dan oleh lingkungan dimana ia melahirkan. seperti halnya juga penanganan komplikasi harus dilakukan berdasarkan suatu bukti. obat-obatan dan tes. Asuhan selama kehamilan. Kita harus menghormati bahwa ibu adalah aktor utama dan penolong persalinan adalah aktor pembantu selama proses kelahiran. PRINSIP POKOK ASUHAN KEHAMILAN Prinsip-prinsip pokok asuhan antenatal konsisten dengan dan didukung oleh prinsip-prinsip asuhan kebidanan. e. b. c. Tanggung Jawab : Setiap penolong persalinan harus bertanggung jawab terhadap kualitas asuhan yang ia berikan. enema dan pengisapan pada semua bayi baru lahir. Kita harus tau dan menjelaskan informasi yang akurat tentang resiko dan keuntungan semua prosedur. sebagai bidan. obat atau prosedur dapat membahayakan bagi ibu dan bayinya. Kita. hal ini akan mempengaruhi si ibu. alami dan sehat. Sebagai bidan. Menimbang BB secara rutin .memenuhi standard dan terbukti membahayakan. kelahiran dan pasca persalinan. kita membantu dan melindungi proses kelahiran tersebut. adalah yang paling sesuai untuk kebanyakan ibu selama kehamilan dan kelahiran. kelahiran atau periode pasca persalinan dengan tes-tes ´rutin´. Pengobatan pada kehamilan. berfokus pada klien dan sayang ibu berdasarkan bukti ilmiah sekarang ini adalah tanggung jawab semua bidan. Asuhan yang berkualitas tinggi. Bidan yang terampil harus tau kapan harus melakukan sesuatu. Sebagai bidan kita percaya bahwa model asuhan kebidanan yang membantu dan melindungi proses kelahiran normal. bukan atas kebutuhan penolong persalinan. Otonomi : Ibu dan keluarga memerlukan informasi sehingga mereka dapat membuat suatu keputusan.

Deteksi dan penatalaksanaan kondisi dan komplikasi yang diderita 8. Memberikan konseling pada ibu sesuai usia kehamilannya. melakukan penapisan untuk kondisi yang mengharuskan melahirkan di RS 5. font-style: italic. mengenai nutrisi. yodium dan vitamin A TENAGA PROFESIONAL/PENOLONG YANG TERAMPIL Tindakan bidan saat kunjungan antenatal : 1. Penyediann TT d. Memberikan suplemen mikronutrisi. Pendidikan dan konseling kesehatan tentang : 1) Tanda-tanda bahaya dan tindakan yang tepat 2) Gizi termasuk suplemen mikronutrisi serta hidrasi 3) Persiapan untuk pemberian ASI eksklusif segera 4) Pencegahan dan pengenalan gejala-gejala PMS 5) Pencegahan malaria dan infstasi helmith b. pemberian ASI. ketidaknyamanan yang normal selama kehamilan dsb 8. Konseling KB 4. istirahat.">Asuhan antenatal yang direkomendasikan : 1. Pembuatan rencana persalinan termasuk kesiapan menghadapi persalinan komplikasi c.2. PMS) 6. Suplemen zat besi dan folat. Peningkatan kesehatan dan kelangsungan hidup melalui : a. Mendengarkan dan berbicara kepada ibu serta keluarganya untuk membina hubungan saling percaya 2. Melibatkan ibu secara aktif dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi dan kesiapan menghadapi persalinan . Penyediaan pengobatan/pemberantasan penyakit cacing dan daerah endemi malaria f. Pada populasi tertentu. Penilaian letak janin < style="font-weight: bold. termasuk zat besi an folat secara rutin. HIV/AIDS 6. Mendeteksi adanya kehamilan ganda setelah usia kehamilan 28 mg dan adanya kelainan letak setelah usia kehamilan 36 mg 7. KB. tandatanda bahaya. Pemberian ASI 5. Mendeteksi dan mengobati komplikasi-komplikasi yang dapat mengancam jiwa (pre-eklamsia. serta vitamin A bila perlu ASUHAN ANTENATAL YANG TERFOKUS Tujuan Asuhan Antenatal terfokus meliputi : 1. vitamin A. Memberikan suntikan imunisasi TT bila diperlukan 9. Tanda-tanda bahaya. pengobatan preventif malaria. Membantu setiap wanita hamil dan keluarga untuk persiapan menghadapi komplikasi 4. Persiapan kelahiran * kesiapan menghadapi kompliksi 3. TT 9. yodium dan kalsium e. Nutrisi 7. Kunjungan antenatal yang berorientasi pada tujuan petugas kesehatan terampil 2. Zat besi dan asam folat 10. Membantu setiap wanita hamil dan keluarga untuk membuat rencana persalinan 3. anemia.

Penyakit lainnya seperti TBC. Peningkatan kesehatan dan komunikasi antar pribadi a. b. herpes serta PMS lainnya e. demam reumatik Isi asuhan antenatal terfokus : Setiap wanita hamil. HIV f. Intervensi yang tepat waktu untuk menatalaksana suatu penyakit atau komplikasi a. Rencana persalinan : tempat persalinan. Malpresentasi janin setelah minggu ke 36 g. Hypertensi. Hypertensi d. hepatitis. Anemia parah b. Meskipun pertimbangan ¶resiko¶ ini bisa digunakan oleh individu-individu bidan. Syphilis. Gerakan janin dan DJJ 3. Kesiapan mental untuk melahirkan dan mengasuh kelahiran yang akan datang 5. Pendidikan kesehatan yang bersifat mengikutsertakan dan tidak memecahkan masalah kekhawatiran daripada klien sering sekali ¶dipersyaratkan¶ sebagai bagian dari asuhan antenatal yang rutin b. chlamidia. penolong yang terampil.2. perawat dan dokter untuk menyusun advis pengobatan. Asuhan antenatal secara terus menerus terfokus pada klien serta lingkungannya untuk memaksimalkan kesempatan memperoleh hasil kehamilan yang sehat ibu dan anak. Deteksi dini penyakit yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin : a. Pendarahan selama kehamilan c. 4. Anemia parah b. HIV f. Syphilis dan PMS e. Malpresentasi setelah minggu ke. diabetes. serta perlengkapan ibu & bayi. Para klien harus dilibatkan sebagai peserta aktif dalam pendekatan terhadap pendidikan beserta pemecahan masalahnya c. Kadang kala wanita hamil yang beresiko rendah sering terabaikan sehingga mengembangkan komplikasi dan banyak yang lainnya yang memiliki RESTI malah melahirkan tanpa masalah sama sekali. pre-eklamsia dan eklamsia d. Tindakan-tindakan ini dapat dilakukan pada beberapa tingkatan : . Kesiapan kelahiran yang berfokus pada klien dan masyarakat a.36 g. Proteinura c. transportasi yang inovatif serta sistem perujukannya. melahirkan atau nifas mengalami resiko komplikasinyang serius dan mengancam jiwanya. Kematian janin dalam kandungan h. GO. PERAN DAN TANGGUNG JAWAB BIDAN DALAM ASUHAN KEHAMILAN Pada setiap tingkat masyarakat dan negara terdapat tindakan yang dapat diambil oleh bidan untuk membantu memastikan bahwa ibu-ibu tidak akan meninggal dalam kehamilan dan kelahiran. dana darurat.

Memberikan contoh yang baik : bidan harus memberikan contoh yang baik kepada bidan lain. Bidan harus memberikan contoh pelaksanaan dan pencegahan infeksi yang baik dan keterampilan-keterampilan interpersonal yang berkualitas. Asuhan yang berkualitas : memberikan asuhan yang berkualitas pada kelahiran akan membantu mencegah komplikasi. Penatalaksanaan kegawatdaruratan awal : memberikan penatalaksanaan awal perdarahan pasca persalinan. Bagilah apa yang anda ketahui : bidan dapat mengajar ibu-ibu. transportasi. Rumah sakit Rumah. pola menabung.1. anggota masyarakat lainnya. Jaringan promosi kesehatan : bidan harus melakukan kontak yang positif dengan pemuka-pemuka masyarakat. Rumah Sakit a. Pusat kesehatan atau rumah bersalin 3. Ia dapat menekankan alasan dan keuntungan didampingi oleh penolong kesehatan yang terampil pada saat persalinan selain mempromosikan dan menunjukkan perilaku yang sehat. donor darah). mendeteksi masalah lebih dini dan kemampuan untuk mengatur . Bidan juga harus mengajarkan sesuatu berdasarkan kebutuhan orang yang ia layani. c. Jika seorang bidan memiliki keterampilan teknis untuk menangani eklampsia atau perdarahan pasca persalinan. Ia dapat mengajari keluarga dan masyarakat bagaimana mengenali ibu yang memerlukan asuhan kegawatdaruratan dan bagaimana mengatur asuhan tersebut (dana darurat. Ia juga dapat membagi informasi tentang dimana mencari petugas dan fasilitas kesehatan yang dapatmembantu jika tanda-tanda bahaya terjadi. Membangun kepercayaan : bidan harus berperilaku yang memberikan rasa hormat kepada ibu dan keluarga yang ia layani. eklampsia. sepsis. komunikasi. bidan-bidan lain dan petugas kesehatan lainnya tentang tanda-tanda bahaya. maka tidak ada seseorangpun yang akan meminta bantuannya. b. ia tidak akan diberikan kesempatan untuk mempergunakan keterampilannya dan menyelamatkan jiwa si ibu tadi. selain ibu-ibu yang lebih tua dan gadis-gadis muda di dalam masyarakatnya. Membangun kepercayaan adalah suatu keterampilan penyelamatan jiwa. menstabilisasi dan merujuk masalah yang memerlukan penanganan di rumah sakit. Rumah dan masyarakat 2. masyarakat a. tetapi ia tidak dipercaya. b. Penatalaksanaan Komplikasi : . petugas kebersihan dan staf yang lain. Walaupun seorang bidan mempunyai keterampilan teknis untuk menyelamatkan jiwa seorang ibu. tetapi tidak memiliki kepercayaan dari ibu tersebut. aborsi yang tidak aman dan partus macet sangat penting untuk menyelamatkan jiwa ibu. c. Pusat Kesehatan atau rumah bersalin a.

7. Pasien kebidanan berhak memperoleh/memiliki catatan medis dirinya serta bayinya dengan lengkap. Wanita hamil berhak mendapat informasi efek tindakan yang akan dilakukan baik pada ibu & janin g. Wanita hamil berhak mendapat informasi terapi alternatif sehingga dapat mengurangi atau meniadakan kebutuhan akan obat dan intervensi obstetri c.2002. WHO. Wanita hamil berhak memilih konsultasi medik untuk memilih posisi yang persalinan yang dapat menurunkan stress Sumber: 1. abdul bari dkk.WHO. Wanita hamil berhak mendapat penjelasan oleh tenaga kesehatan yang memberikan asuhan tentang efek-efek potensial langsung/tidak langsung dari penggunaan obat atau tindakan selama masa kehamilan. Panduan praktis pelayanan maternal dan neonatal. Wanita hamil berhak mengetahui nama-nama yang memberikan obat-obat atau melakukan prosedur tindakan l.R. Jakarta. Wanita hamil berhak mendapat informasi yang akan dilakukan atasnya m. tranfusi darah dan operasi sesar yang sangat penting. Berbagai sumber Related Posts by Categories kehamilan y y FERTILISASI SUPLEMEN FOLAT MENURUNKAN RISIKO TERLEPASNYA PLASENTA SEBELUM PERSALINAN . Jakarta. Jakarta. Wanita hamil berhak mendapat informasi sebelum/bila diantisipasi akan dilakukan SC j.. persalinan. i. akurat dan dapat dipertanggungjawabkan f. W. 6. Jakarta. Panduan Lengkap Perawatan Kehamilan. b. JHPIEGO. 2. Neil. Memberikan contoh yang baik : bidan harus mengajarkan dan memberikan contoh. 2001. Varney. Pasien kebidanan berhak untuk merawat bayinya sendiri bila bayinya normal d. Konsep asuhan kebidanan. Wanita hamil berhak mendapat informasi tentang merk obat dan reaksi yang akan ditimbulkan atau reaksi obat yang pernah dialaminya k. asuhan maternitas yang berkualitas.memberikan pelayanan seperti bantuan vacum ekstraksi. Pusdiknakes. Dian Rakyat. Varney midwifery.1997. Saifudin. Pasien kebidanan berhak memperoleh informasi tentang siapa yang akan menjadi pendampingnya selama persalinan dan kualifikasi orang tersebut e. termasuk keterampilan berkomunikasi secara interpersonal kepada semua kolega HAK-HAK WANITA HAMIL a. Jakarta. 1992. Kelahiran atau menyusui b.JHPIEGO. Buku asuhan antenatal. Wanita hamil berhak untuk ditemani selama masa-masa yang menegangkan pada saat kehamilan & persalinan h. 4. Pasien kebidanan berhak memperoleh catatan perincian biaya RS/tindakan atas dirinya. 2001 3. antibiotik intra vena. plasenta manual. Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Dalam Konteks Keluarga.2001 5. magnesium sulfat. Departemen Kesehatan RI. Pusdiknakes.

SEBUAH PILIHAN HAMIL DENGAN HEPATITIS B HAMIL DENGAN PENYAKIT JANTUNG PERJALANAN KEHAMILAN DENGAN TBC KEHAMILAN EKTOPIK/ DI LUAR KANDUNGAN KEHAMILAN DENGAN MOLA/HAMIL ANGGUR KENALI TANDA BAHAYA PADA KEHAMILAN PENTINGNYA PLASENTA (ARI-ARI) MENGENAL IUGR PENYIMPANGAN PERTUMBUHAN JANIN PROSES AWAL PEMBENTUKAN JANIN Widget by Scrapur Label: kehamilan 0 komentar: Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama .y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y PANGGUL WANITA (BIDANG -UKURANNYA) MENENTUKAN USIA KEHAMILAN TES KEHAMILAN BARU DENGAN USB INFEKSI CYTOMEGALOVIRUS (CMV) KONGENITAL KEPUTIHAN DALAM KEHAMILAN PEMERIKSAAN CVS PEMERIKSAAN AMNIOCENTESIS OBAT YANG AMAN SELAMA KEHAMILAN TANDA PASTI KEHAMILAN TANDA KEMUNGKINAN HAMIL TANDA TIDAK PASTI KEHAMILAN BAYI TABUNG.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful