SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. 13. Metoda Satu Sampul. Sistem Gugur. 3. Pascakualifikasi. 12. adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. Pelelangan Umum. Penyedia Barang/Jasa. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa. 8. 4. penawaran dinyatakan gugur.1. adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. 6. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini. Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. Ciptanusa Buana Sentosa . 10. 5. 7. Peserta Lelang. 14. Sistem Nilai (Scoring System). Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. 11. teknis. adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi. 9. adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa. Bukti Otentik. Panitia / Panitia Pengadaan. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. Surat Jaminan. Pejabat Pembuat Komitmen. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. 2.

pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15.1. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. korupsi.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan. Surat Kuasa Direktur/Direksi. 16. serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya. 1. ISI DOKUMEN PENGADAAN 1. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi. Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1. Fakta Integritas. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT. yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku.3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini.

5 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.4 1. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007.2 1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT. UMUM 1.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan . : 2.2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran.3 1.1 Nama Paket 1.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003.3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2.1. 3. panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran. khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut. 3.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran. 1. Ciptanusa Buana Sentosa .1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran. 3. dalam menyiapkan penawaran mereka.6 1.9 2. Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3.

Merdeka Selatan .Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan. 1-4 PT.Diluar hari dan jam yang ditetapkan.2 Pengambilan Dokumen Pengadaan. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi.. JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan.1 Pendaftaran Pelelangan. Hari : Hari Kerja Tanggal : …. tidak akan dilayani.3 2. 2010 Jam : …. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi. Efektif.1. 3.membawa SBU Asli. tidak akan dilayani. Sertifikat ISO 9001:2000. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai.7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran.-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan).Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp.. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien. Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum.000...SIUJK Asli.2 2. dengan rincian sebagai berikut: 3.. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.4 2. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan.s/d … 2010 Jam : …. . s/d . wib..6 2. Terbuka dan Bersaing. Merdeka Selatan . 6.s/d…..Jakarta Pusat Catatan : . Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.5 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan. Akte Pendirian Perusahaan. 3. Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat. Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL. Hari : Hari kerja Tanggal : . Ciptanusa Buana Sentosa . dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian. s/d …. kecuali hari Jum’at hingga jam ….. Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur. kecuali hari Jum’at hingga jam …..

4... 1-5 PT. Merdeka Selatan . 2010 Jam : .4 Dalam Rapat Penjelasan Umum.Jakarta Pusat Catatan : .Jakarta Pusat Catatan : .. RAPAT PENJELASAN UMUM 4.........5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : ... 3.. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3...3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : .. 2010 Jam : . Merdeka Selatan .... 4.1....5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : ..4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : . 2010 Jam : .3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan.Jakarta Pusat 4. WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini. s/d ...... Merdeka Selatan .diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat....diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : . Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4... WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl... WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3. peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas. 2010 Jam : . s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . s/d .. 2010 Jam : ...

Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. dan laporan bulanan PPN. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. Tidak masuk dalam daftar hitam. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. Memiliki sumber daya manusia. Memiliki keahlian. sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang). Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar.1. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. 4. 2. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa. Pengalaman. 13. sewaktu-waktu dibutuhkan. 4. modal. 12.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. Ciptanusa Buana Sentosa . dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. 5. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. 10. 3. 9. 8. 11. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. PPh 3 (tiga) bulan terakhir. tidak pailit. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). 6. 7. Tidak dalam pengawasan pengadilan. peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran. Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri. dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara. 1-7 PT.1. 4. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan.

MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. 2. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini. 2.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak. 2.7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid). 3. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu.4 4. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas. 2. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas.2 Jaminan Penawaran Asli 2.1 Surat Penawaran. Bea-bea. HARGA PENAWARAN 3.3 3. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang.1. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia. MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT. 2. 3.1 3. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan. keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran.2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini.

Penawaran yang dimaksud pada butir 6. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman.000. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran.5 6. 6.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan. 7.1. 7. 7. 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5.2 6.4 6. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6. 1-9 PT.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4. 7. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar. 7. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan. maka asli yang berlaku.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”. Ciptanusa Buana Sentosa . harus distempel dengan Materai Rp. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif. BENTUK PENAWARAN 6.3 6. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan.7 6.

8. hari. tanggal.1. penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. yaitu: a). Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 7.-). 7.10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas.3. Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan. 7. 6.6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp. b). c).11 Terdapat coretan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 . Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. berukuran F4 (folio). Ciptanusa Buana Sentosa .8 Tidak bertanggal.1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul. 7. bulan.10 PT. Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat. Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 8.2. baik dengan angka maupun dengan huruf. 8. 7.000. PENYAMPULAN PENAWARAN 8. tahun dan jam pemasukan).9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf. Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket. tahun. bulan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. dan cap perusahaan. Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman.

4.. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI ....1 Setelah butir 8..... 1 ..11 PT. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8. Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar)...Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : . dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran.... Ciptanusa Buana Sentosa .. Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9..3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan. PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl... Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia.1. Gambar 1. 9.2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia.2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos.Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan. SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9. (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth. 9.. disesuaikan kode kotak penawaran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB). Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan. 3. Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut. Ciptanusa Buana Sentosa . Pasal 11 1. 2. Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. dengan membuat berita acara. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. 4. serta dinyatakan gugur. 2. serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. tanpa toleransi dari batas waktu akhir.15 PT. Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara. maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat. Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 . Pasal 13 1. 2. Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka. Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat. Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan.1. 3. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran.

Sebelum penawaran dibuka. selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing). 1 . 5. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. 9. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia. 4. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran.16 PT. setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan. 7. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang. 14. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan. Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi. 2. 8. yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi. 12. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. 6. Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. 10. 11.1. 3. 13. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi.

3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. sesuai ketentuan yang berlaku.2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan.1. 2.17 PT. Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7. 2. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. Pasal 20 1. serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar. 2 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1. Pasal 21 1. 3. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. sampai keputusan pemenang diumumkan. 1. 3. maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. Ciptanusa Buana Sentosa . Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi.

3.18 PT. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1. Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan. Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. dan Teknis memakai sistem nilai. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan. 2. kemampuan keuangan. 4. 3. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini. 2. sampai keputusan pemenang diumumkan. Pasal 23 1. Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi.

1 .5 X diberikan nilai 0 2.19 PT. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X.1.5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket.3. Penilaian . PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1. KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2. Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3.2 N 2. a. Bila DB < 0. PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir. 2.2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum SKK < 0.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.1 X b. Bila DB ≥ 0. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.1.1. Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a. Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2. Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa. KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur. maka : (Neraca Keuangan) untuk SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum 0. Ciptanusa Buana Sentosa .5. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7.

5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X. Pengaalaman Pekerjaan (0.20 PT. minimal 1 buah Fibrator pengecoran. minimal 1 buah Ordinary Truck/ Pick Up. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: Milik sendiri dengan bukti. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa beli dengan bukti. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 . b. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0. 4. minimal 1 buah Genset kapasitas 50 Kva. dan alamat Gudang peralatan. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa jangka panjang dengan bukti. c. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum Milik sendiri. mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum. Pengalaman Pekerjaan ≥ X. c. 3. minimal 1 buah Winget kapasitas 1.2. 0. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : Tower Crane.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI b. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera.1. Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a. Sebagai kontraktor utama.2 m3. Ciptanusa Buana Sentosa . Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation.1. minimal 1 buah Pompa Air.3. minimal 2 buah Stamper. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4. b. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum.5 X mendapat nilai 0) 3.

dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun .1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum. Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas . disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian. minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : Memiliki tenaga S-1 Teknik. Memiliki tenaga S-1 Teknik. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. minimal 1 orang c. Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun. Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.21 PT. hanya disertai bukti otentik ijazah.3. Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun . STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang. CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. minimal 1 orang d. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki. minimal 1 orang f. Ciptanusa Buana Sentosa . 4. minimal 1 orang b. 2. Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum. minimal 6 orang e. Personil yang harus dimiliki adalah : a. 1 . Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum.

Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 . Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1. ayat 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang. kualifikasi. 2. Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. 5. Ciptanusa Buana Sentosa . maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua.1. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini . Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 7. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1. 6. harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi.22 PT. evaluasi. 4. ayat 2. Untuk menunjang pemeriksaan. 3. Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa. dan kepada perusahaan tersebut. 8. perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan. 3. 2. 4. 2.1 Menyetujui usulan panitia 2. Setelah mempelajari usulan-usulan panitia.23 PT. Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut. Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS. serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini.1. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2. 2. Ciptanusa Buana Sentosa .2. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun. Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Klarifikasi/verikasi. atau 1 . Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan. Berdasarkan hasil Evaluasi. Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. Pasal 31 1.

Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini. Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis.24 PT. 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan.4. 5. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.3. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang. 2. Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. 3. selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang. Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). 6. 4. disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan. Dalam hal usulan panitia disetujui. Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah. 2. Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding.1. Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima.

Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini. Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1. atau 1. Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut. Ciptanusa Buana Sentosa .25 PT.4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak. merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pasal 36 1.1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga). Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan. pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2.1. atau 1.3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa.2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam. 4. 3. atau 1 . Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau 1. Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat). Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1. 2. Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. kecuali nilai penawaran yang tidak wajar. 3.

maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2. maka : 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. teknis. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.4. Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN.2. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2. dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1.4 dan atau 1. atau 1. 2. Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1.1.dan 3 terbukti benar.7 pada pasal ini.3 dan atau 1.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung.1.1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). 2.5.1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua). dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1.3.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).1 dan/atau 1. atau 1. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal. maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. 2.4.2. dan biaya).8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. 2. 1 .4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. atau 1. Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. 2. 2.2 dan/atau 1.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2. Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga). maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang.8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku.6 dan 1. 2.26 PT.3. 2.5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar. teknis dan harga).9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar.5. atau 1.1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN.3. Ciptanusa Buana Sentosa .

Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 ... apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.. …………. Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu. Pasal 38 1... 2.. Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN..2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu). Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa... Jakarta.5..1.27 ..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. PT... 2.. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua.. akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan.. Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1. maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara...... . Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini...... maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung.

.5... Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah...3 16... pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja..28 PT... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No.. Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl. Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1.... Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5.......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB........ …... wib s/d selesai Tempat : .1 6. 6... 1..1. Pasal 25 Ayat 4.... Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2.. yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman.1 Bab I Pasal 4 4.1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : .. Pasal 4 ayat 1 3.....Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing. Ciptanusa Buana Sentosa . Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan. hari kalender.Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : . 2010 Tanggal : ...2 1 . 2..

. 9.. . Pasal 29 ayat 1. . dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari …………. Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 ..tanggal …….1 Pembukaan Penawaran...1. Jam . 21. Ciptanusa Buana Sentosa ..2 31.. pada : Hari/Tangal : Hari Kerja .. 2010. wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar. 2010. Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3.1 10.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8. 2010 Jam : …. wib. cukup jelas. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal …. Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl.29 PT.

… (…………………) hari kalender..... 1 .. 2. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.1... 3.. (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut. dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan ...30 PT. 4....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman... Surat jaminan penawaran. dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29... Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.. Jenis. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. 7. Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10...(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara).. BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ………………. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. sebesar Rp.. 5..... bersama ini kami lampirkan : 1... (diisi sesuai nama paket pekerjaan). komposisi dan jumlah peralatan 9. 8. Penawaran ini berlaku selama ….. dengan jangka waktu pelaksanaan . Jadwal Waktu Pelaksanaan... Daftar Kuantitas dan Harga. terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja.. 6.. dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan... ….. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A.. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : . Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir.. Sesuai dengan persyaratan yang diminta. kapasitas. peralatan.....……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth. Ciptanusa Buana Sentosa .. Analisa Harga Satuan. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima. Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan. (diisi dengan huruf terbilang yang jelas). Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan... Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman..... …………………..... tenaga kerja.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12.1. Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar.000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 . Tanda tangan. materai Rp.31 PT. cap. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11. Ciptanusa Buana Sentosa . 6.

(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya... materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( …………………………. Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : ………………….. Nama Jabatan : …………………. Ciptanusa Buana Sentosa . beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan). BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI B. cap.1.32 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………. : Direktur Utama CV/PT ………….) 1 .. : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal …………. …………………. Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. ………………. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal …………. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan. beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan)..

f. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak. b. namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.33 PT.1. KETENTUAN UMUM 1. 7) Spesifikasi Teknis. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. 9) Daftar Kuantitas dan Harga. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa. 8) Gambar-gambar. Ciptanusa Buana Sentosa . 1 . jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Hari adalah hari kalender. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. c.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. bulan adalah bulan kalender. DEFINISI 1. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A.1. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. Nama. d. g. e. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. a. Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. 3) Surat Penawaran.

untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase. Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. Gambar-gambar. i. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. j. Spesifikasi Teknis. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. g. h. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Daftar Kuantitas dan Harga.34 PT. Surat Perjanjian. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Syarat-Syarat Khusus Kontrak. d. 2.1. Syarat-Syarat Umum Kontrak. 2. ASAL JASA 3. k. PERSYARATAN ADMINISTRASI h. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. PENERAPAN 2. j. c.1. n. e. yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). 3. i. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. b. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. 1 . Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua. Ciptanusa Buana Sentosa .1. l.2. Surat Penawaran. m. f.

35 PT. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 4. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. HAK PATEN. 6. 1 . KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.3. 6. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa. Ciptanusa Buana Sentosa .1. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.1.1. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 7. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.2. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka. 6. HAK CIPTA DAN MEREK 5. 5.1.1. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. hak cipta dan merek. JAMINAN 6. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan.2.

2. dengan Berita Acara Pemeriksaan. atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. b. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. 4). 3). Pembayaran Termijn ke-2. 1 . Pembayaran Termijn ke-3. sebesar 95% dari nilai kontrak. sebesar 25% dari nilai kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak. 5). 8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9. Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. 6). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan. 7). 2). dengan Berita Acara Pemeriksaan. pembayaran retensi sebesar 5%. 8. sebesar 65% dari nilai kontrak. 3). 9. apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. Pembayaran harus dipotong denda (bila ada). PEMBAYARAN 8. Ganti rugi 1). Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak.1. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%. Cara Pembayaran a. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. 9. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1).1.1. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%. HARGA DAN SUMBER DANA 9. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%.2.36 PT. dengan Berita Acara Pemeriksaan. Pembayaran Termijn ke-4. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.2.3. Pembayaran Termijn ke-1. 2). Ciptanusa Buana Sentosa . dan pajak.

SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13. TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11.untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan.1. 11. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10. c.1. 12. 14. PERSYARATAN ADMINISTRASI 10.1. 13. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran.2.dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak.37 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan. 11. 14.3.1. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa. ditindaklanjuti 1 .1. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan. 14. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. DELEGASI 12.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. 13. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI .2. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. b. Ciptanusa Buana Sentosa . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a.2. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14.

wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. 16. 15. maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. 15. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.38 PT. 14.2. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan. Apabila diperlukan mata pembayaran baru. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . 1 . maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan. maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga.4. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa.1. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14. 15. 15. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 16. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan. 16. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran.4. Ciptanusa Buana Sentosa .6.3. 15. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal.2. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak.3. jika dinilai wajar. Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga.5.7. 15.1. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16.2. 15.

c. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. b. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. g. c. d. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a. h. PERSYARATAN ADMINISTRASI 17. c. c. i. 17. Mengenakan denda keterlambatan. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. b. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi.2. b. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. AMANDEMEN KONTRAK 17. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan.2. Melakukan perubahan kontrak.1. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). f. melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. tuntutan lainnya. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. 18. Ciptanusa Buana Sentosa . Menangguhkan pembayaran. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan. 1 . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. Memberikan instruksi sesuai Jadwal.39 PT. b. e.1. 18. Membayar ganti rugi. d.

g. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. peralatan. instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. 19. c. sebagai akibat polusi. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI d. instalasi. f. atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Resiko kecelakaan. e.2. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. peralatan. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1). peralatan. Ciptanusa Buana Sentosa . dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa. Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19.40 PT. 2). Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya.3. 2). kematian. dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kecuali apabila : 1). kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya.1. 19.1. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa. 19. Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. b. atau Keteledoran. Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

1. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. dan disetujui oleh direksi pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . 20. PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan. 21. 20. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . CACAT MUTU 21. Jenis. b. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 . jumlah dan kondisi peralatan di lapangan.wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. e. 20.5. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. Catatan lain yang dianggap perlu. 20.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 21. Untuk kelengkapan laporan. 20. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.4. peralatan. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu.6.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak.4.41 PT.1. c. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Apabila tidak ditemukan cacat mutu.2. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan.2.1. Laporan harian.3.3. Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. f. instalasi. berisi : a. Tugas. Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. 21. 21. d. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan. 20.

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan.5. Ciptanusa Buana Sentosa . JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22.2.1 tidak diberlakukan.3.1. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. PENGAWASAN 23. 22. 22. 25. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24. 22. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki. dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. maka Pasal 24. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak.42 PT. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar. 24. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. 22. PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa. 24.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. 22.1. 21.5. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan.1. KONTRAK KRITIS 1 .2.4. tentang kontrak kritis. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal. 23.

Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua. 4). Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama. 2). Dalam SCM direksi pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). 2). 25. Kesepakatan tiga pihak 1). maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. 1 . maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Pada setiap uji coba yang gagal. Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1). realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. b. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa. 3). Kontrak dinyatakan kritis.1. Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung.43 PT. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek. 5). 3). 4). PERSYARATAN ADMINISTRASI 25. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. b. Ciptanusa Buana Sentosa . apabila : a. Penanganan kontrak kritis a. 6).

Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. b. 26.3.44 PT. dan angin topan. 27. Perubahan desain. tanah longsor. wabah penyakit. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. 26. d. Bencana alam : banjir. gunung meletus.2. 1 . b. Pemogokan. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 26. adalah : a. Yang digolongkan keadaan kahar. 27. Ciptanusa Buana Sentosa . Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan. Gangguan industri lainnya. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. d. e.4.4. e. c.2. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. 27. f. c.1. Kebakaran.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5). yaitu untuk : a.1. Kerusuhan. Peperangan. g. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. 27. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui. KEADAAN KAHAR 27. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. Keadaan kahar. gempa bumi. Pekerjaan tambah. Revolusi.3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 26. badai.

b. 27. Apabila harus diperpanjang. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak.5. Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati. 27. Bila terjadi keadaan kahar. 29. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari.2.6. c.1. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan.3. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar.1.45 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. dengan ketentuan : a. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. PERINGATAN DINI 28. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat.7. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan. 28. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut. 28. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan. 28. Ciptanusa Buana Sentosa . Bila keadaan sudah pulih normal. RAPAT PELAKSANAAN 1 . Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27.

46 PT.4. 31. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak. Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31. Dalam hal kontrak dihentikan. 31. 1 .1. Direksi pekerjaan. 29. 31.5. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. ITIKAD BAIK 30.2. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. 31.2. 3).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan.1. b. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.1. 30. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29. Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara. Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak. 2). Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. 30.3.1. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak.1.5. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi. dalam hal ini : a. Ciptanusa Buana Sentosa . Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28.2. yaitu : 1). 31.

Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak. atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini. c. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.6. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. Kejadian dimaksud adalah : a. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak. Sebagai akibat keadaan kahar.6)..c. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. sampai h. e. Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. 31.7. Kejadian dimaksud adalah: a. 1 .7. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan. Ciptanusa Buana Sentosa . kewajiban. Penyedia Barang/Jasa harus : a. di atas. d. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. g. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut. 31. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. b.2. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. b. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut.a.2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. h.7. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun. b. c. sampai g.47 PT. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a. f.

1. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a.1. Semua bahan. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. mediasi. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. pekerjaan sementara. atau melalui pos. PERPAJAKAN 35.8. peralatan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui. Korespondensi dapat dikirim langsung. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran. Pengadilan. Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. konsiliasi atau abritase di Indonesia. Ciptanusa Buana Sentosa . Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan..3.2. 34. telex.9. BAHASA DAN HUKUM 34. KORESPONDENSI 36. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.2. 33.1.48 PT. instalasi. b.5. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 35. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32. 35. Di luar pengadilan. 31. kawat. 33. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. selain pembayaran tersebut di atas.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 31. 36. yaitu dengan cara musyawarah. 36.6. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 33. 1 .1.2.. 32.

3. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa. 38. DENDA DAN GANTI RUGI 37. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.3. 1 . Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki. 38. Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak. 38. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan. 37. 36. 37. 38. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . 38. Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. SERAH TERIMA PEKERJAAN 38. 37. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.5.2.1. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan. 38.1.6.3. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.49 PT. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. 37.4. PERSYARATAN ADMINISTRASI 36. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan.2. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak.4.4. Setelah masa pemeliharaan berakhir. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan.

50 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan. PERHITUNGAN AKHIR 39. 38. Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38. KETENTUAN KHUSUS 40. PENILAIAN PEKERJAAN 41.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. 41. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 .7.1. 41. Ciptanusa Buana Sentosa . B. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut.8. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan.1. kemampuan. 40.2. 42.1. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi.1. PERSONIL 40. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. 39.

INSTRUKSI 44. 42.1. 44.1.51 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI 42.1. 44. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak. Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.2. 1 . 43.2. Ciptanusa Buana Sentosa . maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan.

......................................................................................... ...................................................................................1............................. Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak ...............(......... b.................... ( .................................. : .........................................a... ............ ............1...... ............. 3..................... c................... : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : ... 1 ....52 PT.... Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : ......... .............) hari kalender : ............................................................. ) PEMBAYARAN 8.................. d.. JAMINAN 6................. a............................ Nomor Telepon : ... Alamat : .......................... Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : ................................ Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak............... Jabatan : .1. Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak........ ............................. Jabatan : ...................... KETENTUAN UMUM 1...... Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL......................... atau sebesar Rp.................... .... Nomor Fax : .............................. ( ................. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2................ ) 6... Nomor Fax : ............... ........ ............ : .... atau sebesar Rp............................. ..................................... DEFINISI 1...... ( ) : ............. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A..................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB................................................... Ciptanusa Buana Sentosa ...............1......1)....................................2.......................................................... PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : ................. ... Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak.

.. Ciptanusa Buana Sentosa .... selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama...1).. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa. 37..2. mulai tanggal 5.. Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan.. dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak. ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... JADWAL PELAKSANAAN 22. Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini.. pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi ...b.. b. s/d .3.... 1 .1... dipotong uang muka secara proporsional..4. denda (bila ada).1. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. s) hari kalender. pembayaran retensi sebesar 5%.... Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37. a.53 PT. Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 8. 6. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Pembayaran terakhir adalah. 4. Waktu pelaksanaan kontrak selama (l . 2).

Ciptanusa Buana Sentosa .1. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.54 PT.

tahun Anggaran 2010.1. …………. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.55 PT.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI . maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab.

... 2............................................................ Materai Rp.............................................................. : .. Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar.............................56 PT............... ………………........................................….. ……………… PT/CV......................................................................... Segala dokumen yang kami berikan adalah benar. : ................. Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1.................................. : . 6000.................. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : .....................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB................................................................. ..................................... Ciptanusa Buana Sentosa ...... Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab..…………………………........................................................ ..... : .................... Direktur/Direktris 1 ............................................................ : ....... maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan........................................................................1...........

Ciptanusa Buana Sentosa .1.………………………………. 6. Dalam perusahaan …………………….000. Tidak dalam pengawasan pengadilan b. Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………………………. dengan alamat …………………….(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. Tidak sedang menjalani sanksi pidana..57 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun.1..000. Ciptanusa Buana Sentosa . saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 ...58 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.………………………………. Hari……………. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.. 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ………………………. tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.

……………………………………………. Hari …………… tanggal …………. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. 6.59 PT.1. Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . dengan alamat …………………………………….000.menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun. dalam perusahaan ………………………………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku …………….. Ciptanusa Buana Sentosa .

...... Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor ......60 PT.... Kami setuju bahwa : a.…………...*) b.. peninjauan lapangan..…*) di ………………………..200…. rapat penjelasan... Lampiran : ……………………..... PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : …………………….... c...*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami..*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor…………. s/d .... Prihal ………………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..1.. b..... Ciptanusa Buana Sentosa ..... Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan………………………..... klarifikasi dan negoisasi.. kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen........………….. dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran. dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1.. klarifikasi dan negoisasi.. Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir. Pejabat Pembuat Komitmen...... Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran...... tanggal…………......... 1 .) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2.... Kami menjamin : a. Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran. Kepada Yth..... Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi....... ….. 3.. kami tidak akan meminta penggantian lapangan........ Pejabat Pembuat Komitmen ……………………………….

.......... materai Rp.)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran.................. Penawaran ini berlaku selama ... 6000..61 PT........ cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 .... Nama Perusahaan (........ PERSYARATAN ADMINISTRASI 4.(.........) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa.................. Ciptanusa Buana Sentosa ...1..Bertanggal..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... tanda tangan..

....1..62 PT.................. No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB......................... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : .. POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 .. Ciptanusa Buana Sentosa ................................

Lokasi Proyek c. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. Nama Perusahaan : …………………………………… e. dsbnya) PT. Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan.. a. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . 10. 9. 2.…………(Tetap/Tidak Tetap) i. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. 7. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No. 5. 8. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Nama Proyek : …………………………………… b. 3. Uraian Tugas : …………………………………… f.63 . Posisi Penugasan : …………………………………… h. Nama Proyek b. 6. 4.1. : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. Lokasi Proyek : …………………………………… c. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a. dsbnya) : …………………………………… d. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g.

.... Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek.... dsbnya ) dst... Ciptanusa Buana Sentosa ... 11.... …………………………200….......…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab...... Uraian Tugas : …………………………………… f............. ) Nama jelas (.... Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g.64 PT....... Posisi Penugasan : …………………………………… h... 1 . Status Kepegawaian pada Perusahaan : ….............. PERSYARATAN ADMINISTRASI d.....1... Nama Perusahaan : …………………………………… e........ Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan. Status kepegawain pada perusahan ini : ….. (cap perusahaan dan tanda tangan) (.. ………...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB........ ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi.........…………(Tetap/Tidak Tetap) i....

........................................................................................ 6............. Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan .......................................... tahun ........................... Telp / Hp Email : : : : .........000 (...................................................................dengan posisi sebagai tenaga ahli ..........................................1............................................ ) Nama jelas 1 .......... Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp................................................. ………....................tahun ..................sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan.......................sampai dengan bulan..............................65 PT.............................................. Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab......................................................... .................. Untuk perusahaan ....... .................................................... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan................. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...................... Ciptanusa Buana Sentosa . ( nama tenaga ahli ) .......................... …………………………200…......... ) Nama jelas (.....................

. tanda tangan..Perihal diatas.*) di ........... cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 .*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :.............Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..............................................1.66 PT................... Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan ............ materai Rp..... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN .. dengan rincian terlampir.......) sudah termasuk PPN 10%... Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab. Ciptanusa Buana Sentosa ................Bertanggal................................................................................. : ...) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa........................ bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp....(........... Nama Perusahaan (... Nomor Lampiran : .... ………200…..... Pejabat Pembuat Komitmen ................………........... Kepada Yth.......................... 6000........tanggal.........................................................

Ciptanusa Buana Sentosa . akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya). dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan. dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1.67 PT. disebutkan secara jelas no. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa. Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 . 4. tidak pailit. Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana.1.

bulanan. Nama Notaris : 2. Alamat No. DATA ADMINISTRASI 1. Email : : : : : : Pusat Cabang 2.1. Akte Pendirian Perusahaan a. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. Tanggal. Tanggal : 3. Umum 1. Akte Perubahan Terakhir a. Nomor Akta : b. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 . Telepon No. Tanggal : 4. bulanan. Nomor Surat Ijin : b. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No. Perusahaan PMA/PMDN a. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. bulanan. Tanggal. Ciptanusa Buana Sentosa . Nama Perusahaan 2. Tanggal. Status Perusahaan 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tanggal : c. Nomor : b. Fax. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. Nomor Akta : b.68 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI A. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. tahun : 5. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. tahun : 6. Ijin Usaha dan Sertifikasi No. Nomor Akta : b. Nomor : b.

** ** Nama No. Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 . ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No.1. Pajak-pajak 1. KTP * Alamat Prosentase 2.69 PT. KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2. 3. Susunan Kepemilikan Saham No. 2. Nama No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No. PERSYARATAN ADMINISTRASI C. DATA KEUANGAN 1. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D. Komisaris (untuk PT) No. Ciptanusa Buana Sentosa . PENGURUS PERUSAHAAN 1.

Kekayaan Bersih ( a+b+c ) .Utang Dagang : .( d+e ) Rp. Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.Inventaris : . AKTIVA NO.Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V.70 PT. Rp. Rp. Aktiva Lancar . Rp.Kas .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Rp.Piutang *) .Utang Pajak : . Rp. IV.Persedian Barang . VI.Bank . Ciptanusa Buana Sentosa . 6. Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO. Rp. Jumlah (a) II. Rp. Utang Jangka Pendek . Rp. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) ……………. Aktiva Tetap . Rp. III. JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp.Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp. Rp. JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp. Rp.Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp.Peralatan dan Mesin : .000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .1. Rp. Rp. PASIVA I.

1. PERSYARATAN ADMINISTRASI E. Apabila di kemudian hari. MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ………….71 PT. ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . 6. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa .

Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 …………. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .72 PT. DATA PERSONALIA 1. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI F.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H. PERSYARATAN ADMINISTRASI G.1./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 . DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.73 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .

/ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.74 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI I. Ciptanusa Buana Sentosa . DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.

PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN ………….75 PT. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Ciptanusa Buana Sentosa .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”). kami peminjam. Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4.. 6. Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata. dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank. 5. Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Ciptanusa Buana Sentosa .1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya.. 7...76 PT. Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan.. 3..... 2.2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a.(Uraian singkat Pekerjaan). dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1. Menandatangani Kontrak.. BANK Tandatangan. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5.(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan………. atau 4. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas. Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran. atau b. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang………………. OIeh karena……... cap dan materai (Penjamin) 1 .1. Sebagai itikad baik Jaminan ini.. wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal…….

77 PT. dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI.1. perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan …………………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp. Ciptanusa Buana Sentosa . _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 .. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth. Sebagaimana ketentuan yang berlaku. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih. kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar ….. *) …………………. PT/CV. ……………. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : ……………………. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat. Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal ……………………. selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan.. ……………….

Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 . 3. 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1.78 PT. Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6.1. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 5. Ciptanusa Buana Sentosa .

1.3. sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini. 2. dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya. Ciptanusa Buana Sentosa . Kontraktor.1.I. 2-1 PT. SYARAT-SYARAT UMUM 2. 2. dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan.1. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan.1.2.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian. 2. harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing. BARANG CONTOH (SAMPLE) . untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. serta berpengalaman. ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R. mingguan.1. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1.

Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas.1. GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur. 2.4. misalnya : . ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan.Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut. Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama.Pengujian mutu beton .Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) . .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya.Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya. maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample.Pengujian kebocoran .5.Pengujian kabel-kabel listrik (merger) .1. Ciptanusa Buana Sentosa . untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari. 2. yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2-2 PT.Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran). PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing.

SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi .6.7. gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. 2-3 PT.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Warna.10.2. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2. Lemkra atau setara 3.10. AM. Ciptanusa Buana Sentosa . harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan. 2 . Bahan Homogenious tile yang digunakan ex. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus.1. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton.45 PT. motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan. tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring. sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini. 2. Tile Adhesive yang digunakan ex. Ceramic tile yang digunakan ex. Roman atau setara. 2. 4.10.Summit atau setara. ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya. Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap.Gelaisi .

● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik.3. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi.10. Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. 5. ● Bidang ubin harus rata. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai. bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. ● Kelebihan air semen. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. 2. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. residu. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai.46 PT. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa . siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. ● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin.

Bahan-bahan Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. . Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3. Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2.2.Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP.Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete. Lionmesh atau setara.47 PT.Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. Ciptanusa Buana Sentosa . 4. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 .3 Portland Cement . .

48 PT. ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran. ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya.2. ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7. tenaga.4. . Lingkup Pekerjaan .10. ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom.Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete).Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton. 2 . permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont. 2. PEKERJAAN LANTAI SCREED 1.000 impuls/menit. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran.5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. ● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1. lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan.

Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11. 2 . atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2. ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8. ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. SI-81 dan ASTM .49 PT.Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4. Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat. . Ciptanusa Buana Sentosa . Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran. NI-8 dan PUBI 1982 3. ● Screed harus dibasahi selama 7 hari. setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8. ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir. alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih. ● Sebelum lantai screed dilakukan. debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain. Bahan-bahan . selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan. SII-0013-81.

laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki.5. 1. Tebal. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan.10. PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. Perekat yang digunakan ex. ukuran dan pola sesuai gambar. AM. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai.50 PT. membersihkan lantai batu granite. atas persetujuan perancang. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. Ciptanusa Buana Sentosa . sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. perletakan dan penampilan. perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Lemkra atau setara 2. 2 . Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. 4. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. Import.

dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai. PEKERJAAN RAILING 2. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur. pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana.11. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior.2. 2. 2. impra atau setara.3. PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana. ● Finishing melamin ex. kayu).11. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi. yang dibentuk sesuai gambar rencana. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus. 2 .11. Ciptanusa Buana Sentosa .11. ● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya.1. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana.51 PT.

BAHAN 1. Sika atau setara.Sika atau setara. ASTM 828. 2. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja.1. seperti pada toilet. dak teras. 2 . PENGUJIAN ● Bila diperlukan. Ground Reservoir. Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan. PEKERJAAN WATERPROOFING 2. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah. daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai.12. b. Bahan a.3. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ASTME. 2. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar. baik mengenai komposisi. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. menggunakan ex. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex.12. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini. TAPP I 803 dan 407.2.12. 2. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar.12. dan Liquid Waterproofing ex.52 PT. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam. digunakan Liquid Waterproofing ex. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane. mencakup seluruh bagian pelat atap. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya. c.

lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa . Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. kering dan bersih. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung. 2.5.53 PT.4. ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. ● Peil dan ukuran harus sesuai. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi.12. pecah dan cacat lainnya. ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor.12. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. baik sebelum atau selama pelaksanaan. maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor. tertutup tidak lembab.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan. Tempat penyimpanan harus cukup. ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan. Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya. 2. SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1.

Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2. 2. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Waterproofing untuk atap. tebal 1. dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing. sebelum kelainan tersebut diselesaikan. cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik. ● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak. 2 . Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu. spesifikasi dan lainnya. tebal 1. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah.50 mm lengkap dengan primer. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan.50 mm lengkap dengan primer.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan. maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur. 3. ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.54 PT.

Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan. 6. warna. dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut. kecuali bahan disediakan oleh proyek. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. 7. Pemborong dan Tanggung jawabnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. terhadap kemungkinan pergeseran.55 PT. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan. pecah dan cacat lainnya. baik teknis maupun administratif. Ciptanusa Buana Sentosa . 5. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. 2 . seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. ● Keputusan bahan jenis. brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. ● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. lecet permukaan atau kerusakan lainnya.

Ciptanusa Buana Sentosa . 2 .56 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong.

SANITER & PERLENGKAPANNYA 1.13. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX. PEKERJAAN KHUSUS 2.1. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto.13. 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 .475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa .57 PT. 2.

PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1. M/E Room. 2.13 untuk tanaman : Ex. tempat wudhu. Ciptanusa Buana Sentosa . M/E Room T.13.AR. bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana. 1BN : Setiap WC.13V7N untuk Dapur/Pantry T.Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar. Tempat Sampah. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 .Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. dapur. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2. tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T. Janitor. 30.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX.13N untuk Tempat Wudhu.2. seluruh toilet. Lingkup Pekerjaan .26. .BQ.58 PT. 23.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

3. Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • • • 2 . Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. unitized panel yang berdasarkan gambar rencana.62 PT. dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih. Ciptanusa Buana Sentosa . Finishing Al. Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara. halus. Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara. Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana.

Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. Bahan • • • Paving block yang digunakan ex. Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara. Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm. Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas. Ciptanusa Buana Sentosa .65 PT. Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu). ● ● ● ● 4. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata. Setelah permukaan tanah cukup rata. maka Pemborong harus segera 2 .14. dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm. kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan. Kemudian baru disusun paving block. dipadatkan dengan stamper sampai rata. Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan.1.14. Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan. sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. ditaburi pasir halus dan diratakan. PEKERJAAN PAVING BLOCK 1.

66 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan. 2 .

anti susut. pipa kotak.Galvanized Steel (Exterior) – cat duco . anti korosi. JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic. Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: . Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.1. PEKERJAAN LOGAM 2. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar. sesuai standar SII. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan-bahan Pelat. brachets. tidak bergas. 2.Black Steel (Interior) – cat duco 4. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . siku dan alat-alat pendukung seperti angkur.15. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . pipa bulat.15.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1.66 PT.

Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen.67 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. 2 . Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. harus rata dan rapat 5. dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan. dibatasi seminimal mungkin. Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya.

Material b. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block. PROSEDUR UMUM 2. serta pemadatan tanah urug. sirtu.3 Pengiriman dan Penyimpanan. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan.1 Bahan untuk jalan dan parkir a. 2.1. split.3. Ciptanusa Buana Sentosa . PELAKSANAAN PEKERJAAN a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.16. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan. PARKIR DAN PEDESTRIAN 1. tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli. 2. BAHAN -BAHAN 3. 3. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana. Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2. Tebal d. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block. b. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia. 2.1 Contoh bahan dan Data Teknis. Kunci e. PERKERASAN JALAN.2.68 PT. Cisangkan 2 .3. Produksi setara dgn 4. Profil dan ukuran c. pasir. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik.

Bingkai (Kansteen). sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu. pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b.1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya. d.3 . c.1. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b.1.1. tanggul a.5 ton b. Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1. harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi. Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4.69 PT. Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan. yaitu : a. b. Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana.2 . b. Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang. Sebelum mulai pekerjaan . 4. Ciptanusa Buana Sentosa .4 Contoh bahan a. Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block. c. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4. 2 .1. Lapisan Dasar Jalan a. 4. d.1 .

PEMASANGAN 4. Cara Pemasangan a. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b. e. d. Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase. 4.6 – 2 ton) g. b.5 m2 dengan sentrifugal 1. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk. c. Ciptanusa Buana Sentosa . Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap. bentuk pola.2. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan.2 . Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus. SYARAT PEMELIHARAAN a.3 – 0. 5. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir. f. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh.2. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm. Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus. Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain. start pemasangan. 2 . Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator. dikenal dengan nama pasir extra beton b. Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat . Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan. Sambil disapu.70 PT. Pasir a.1.2. 4.

Kemudian tanah digemburkan b.17. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur. Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2.1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2. 2. peraturan pemakaian bahan yang berlaku. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit. Ciptanusa Buana Sentosa . Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami. Uraian macam pekerjaan: 1.2 Sebelum memulai pekerjaan. Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. puing bangunan. 2 .3 Semua bahan sebelum dipasang. supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang. PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3. PEKERJAAN LANSEKAP 1. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja. pekerjaan penanaman 4. sisa akar tanaman dan tanaman liar. arsitek M&E dan lainnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger. harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal). peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini. harus bersih dari kotoran.71 PT. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah. PROSEDUR UMUM 2. bahan bahan.

3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana. kerikil. c. Pembentukan tanah. leveling tanah mengikuti gambar rencana. Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut. maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh. 3.1. Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari. Pekerjaan Persiapan .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. tanaman harus bebas dari penyakit. 3. dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman. Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat. dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b. Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan.72 PT. 3.Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 . d. PEKERJAAN PENANAMAN POHON a. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing.2 PEKERJAAN TANAH a.3. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut. melihat bentuk / form dari tanaman. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak.

Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air . minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana.73 PT. dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman. dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan. Ciptanusa Buana Sentosa . alat penggembur tanah .Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah. ember.Setelah pekerjaan penanaman selesai. Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c. setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm.5.Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah . Pekerjaan Persiapan . .Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya.Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang.5 – 8.3. Kemudian baru diadakan pengolahan tanah. Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus. . PH yang baik adalah sekitar 4.2. 3. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak.Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon.Penyediaan bibit b.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami . Pelaksanaan Penanaman Pohon . . Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu). .Penyediaan pupuk . PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a. Periksa PH tanah.Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi. kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk.Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon.Steger tanaman . 2 .

74 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b. Petunjuk Penanaman .3.Secara umum. Pelaksanaan Penanaman . b.Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm . . Kedua bahan dicampur merata.Jarak tanaman sesuai gambar . .Setelah selesai penanaman. teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon . dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.3. Ciptanusa Buana Sentosa . PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a. Pengolahan Tanah . puing dan rumput liar .Areal bebas dari sampah. . Selanjutnya cukup disiram sehari sekali.Untuk meratakan permukaan. . c. cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir. 3.Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini . Cara Penanaman Rumput .Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar.Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril. Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi. 2 .Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik.lubang tersebut didiamkan selama 3 hari.Dalam proses pertumbuhan rumput. kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari .Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm .Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan .Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah . tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer.Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon.Seluruh areal yang akan ditanami rumput.

PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN . bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman .Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai. sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman.Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan .Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan.Pupuk organik diberikan pada awal penanaman. .2. PENYIRAMAN . BAHAN DAN MATERIAL . Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai .Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab.Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 .Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja . . Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor .Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana.Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4. bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik. 4. Ciptanusa Buana Sentosa . PEMELIHARAAN 4.75 PT.Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman .4.Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati.Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4. .Penyiraman dilakukan dengan air bersih. .1 LINGKUP PEKERJAAN .Meliputi penyediaan tenaga.Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4.3.

Ciptanusa Buana Sentosa .Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman . PEMUPUKAN .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .7. . misal Urea . 4..Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a.Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4.Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik .3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0. 4.Terdiri dari kotoran ayam.Pemangkasan dilakukan setiap bulan .kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan. dengan cara ditabur sesuai dosis . Pupuk Kandang .1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali. Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru.Digunakan pada rumput. hindari jangan sampai merusak akar .Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah.6. misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0. Pupuk yang mengandung unsur N.Untuk rumput. kemudian disiram dengan air secukupnya. . Pupuk yang mengandung unsur P. menyuburkan daun . .76 PT. c. kambing. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman.K. sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang). PENYIANGAN . PEMANGKASAN .Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 . b.Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman .14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah .5.

Power injector. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.000. Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang). Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida. 7 Th.Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi. PELAKSANAAN PEKERJAAN 3. 2. BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya. antara lain adalah : Primise 200 SL. 3. 3.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan. sesuai dengan PP No. 1973. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun..(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya. 3.1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya. 6. Basileum dll.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1. Safety shoes. Drilling Master. 3. Hand Sprayer.77 PT.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : Setelah parit pondasi selesai digali. 4.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu. Sarung tangan. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu.18. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi.

● Jarak rangka. • Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system.19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. type-type assesoris. 3 -78 PT. PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana. bahan-bahan. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. sistem pemasangan. ● Cara.2 mm. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . • 2. Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi. sistem pemasangan. Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. 2. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. B. Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis). dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Ciptanusa Buana Sentosa . 3 -79 PT. Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain. • Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f. lubang. bahan-bahan. Ciptanusa Buana Sentosa . ASTM 3. Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c.I 1971 c. PEKERJAAN PASANGAN 2. pasir.B. NI. peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja. SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a.1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e. sebelum dikirimkan kelokasi proyek.3.2/3/8/10 b. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis. 2-8 2-8 PT. Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d. 2. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja. antara lain dan tidak terbatas pada : a. Penyediaan cerucuk (sparing). Contoh batu kali. Pekerjaan dewatering (pengeringan air).3. Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b. Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g. STANDAR/RUJUKAN a. P.

Ciptanusa Buana Sentosa . Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh. • Pasir Kontraktor harus mengangkut. Tempat Penyimpanan d. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. c. kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. tidak pecah. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. b. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. membongkar. 2-9 2-9 - PT.

g. Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. f.10 PT. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut.10 2 . Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah. kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja. Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja. Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. k. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm. Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j. l. i. maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan. Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan. Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah. Ciptanusa Buana Sentosa . harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana. pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani. 2 . h.

Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia. b. paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. Bila terjadi kerusakan. Portland Cement. Pasir paduan. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan. Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas. Merk yang dipilih harus dari satu produk. Pasir alam. PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN.11 2 . Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas. 4. bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan. Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. a.11 PT. 2 . • • c. adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. Ciptanusa Buana Sentosa . Produk semen Gresik atau setaraf.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

d. Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO. Pekerjaan timbunan. e. 4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO. maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor. 2 . Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. Apabila dipandang perlu. Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan.12 2 . alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan. Pasir yang digunakan harus halus. 16 adalah 20% atau kurang. Ciptanusa Buana Sentosa . Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%. • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO. asam. bersih dari timbunan tanah liat. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini.12 PT. Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan. 8 dapat naik sampai 20%. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya.

hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan.1. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2. Ciptanusa Buana Sentosa . tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. 2.3.2. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus. dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 . • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dalam 2. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1.4. sesuai dengan PBI 1971.4. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton.1.1. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik.4. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1. bebas dari bahan lain.4.13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum. tanpa cacat atau mengandung kotoran. Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat.1. bersih. PEKERJAAN DINDING 2.4. Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi. diatas permukaan yang keras.

● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas. 2.80 m diatas permukaan lantai finish. jika tidak ada ketentuan lain. ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah. ● Untuk dinding tembok toilet.V. Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi. lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir. toilet. − Pembakaran matang − Warna merah merata. dsb. Ciptanusa Buana Sentosa . 1984. dsb. tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata. 2 .Sesuai dengan pasal 81 dari A. Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar. dan kontraktor harus memasang piket (uitzet). tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. 3.14 PT. R. Wudhu. − Permukaan rata. WC.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut. Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam). Janitor. ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm). minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm.

Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom. 4. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka.5 cm dan dalam 0. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm.5 cm. Ciptanusa Buana Sentosa . Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. 6.15 PT. Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan. 2 . harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok. 5.5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik. 9. Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu. plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0. 8. 7. karat dan debu bangunan. selama waktu-waktu hujan lebat. Kolom Praktis Harus ada kolom praktis. • Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat. sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior).

16 PT. Cat tembok yang digunakan ex. Bahan ● ● Portland semen. ● • ● ● ● 2 . Jenis P. Jenis P.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. bidang-bidang pasangan bata. Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok. dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata. Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis .4.1. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior.2.4. Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. kecuali disebut lain dalam gambar.1. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian.2. PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P.2 (plesteran trasraam).1. ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior.2. dan ex. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton. 2. kolom. bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok. Ciptanusa Buana Sentosa .

selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur. sebelum diberi lapisan plesteran pertama. yang menjadi kotor dalam 2 . semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai. lainnya.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa. ● Untuk 4. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton. untuk membersihkan dari bintik-bintik. ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. tidak boleh ada retak. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya.harus dibersihkan. hingga merupakan permukaan yang rata. ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering. Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan.17 PT. ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu. Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3.

lalu dikeringkan. ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir.4. 2. Ceramic tile yang digunakan ex. ● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali. Ciptanusa Buana Sentosa . Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering.2. ● Khusus untuk pemakaian / setara. PENYELESAIAN KERAMIK a. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.Gelaisi Summit. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih. atau setara.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya. Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex. ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama. 2 . Proses Pengecatan Pada Plesteran a. b. tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5. ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi. Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan.2. ● Setelah pekerjaan praktis selesai. Roman atau setara.18 PT. Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish). ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras.

Ciptanusa Buana Sentosa . membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya. d. c. ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap. ● Kelebihan air semen. permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata. 2 . aduk terisi padat serta siku dan waterpass. ● Bidang ubin harus rata. AM. Lemkra atau setara. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding.19 PT. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. residu. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik. adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm.

20 ● ● PT. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.2. diprofil atau disesuaikan dengan desain.4. Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong. Lemkra atau setara. Coating anti lumut ex. dan pola sesuai dengan gambar rencana. lokal dengan kualitas baik. sehigga menghasilkan permukaan yang rata. C. Ukuran. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A. Setelah dinding rata. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan. jenis batu. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli. gloss. AM.3. Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. • D. Bahan coating anti lumut: Polyurethane. dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex. bening. B. 2 . hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry.

AM. import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran. 2. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex. jenis batu. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka. 4. 1. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai.4. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. 2 . PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan.warna. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex. perletakan dan penampilan. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite. Lemkra atau setara. dan pola sesuai dengan gambar rencana.2.21 PT. atas persetujuan perancang. sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu.4. 2.

penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board.5.Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit .5.Pasal Pekerjaan Plesteran .3. KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka. pengiriman. ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana.2. ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan. material. serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana.5.1. material cat dan melamic dan sebagainya. LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran. ● Pemborong harus membuat shop drawing 2. penyimpanan.Pasal Pekerjaan Keramik .Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium . pemasangan) untuk pekerja.22 PT. dan peralatan. Ciptanusa Buana Sentosa .5. bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan. • Bagian yang terkait : .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN DINDING PARTISI 2. REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 . kape. • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet. • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound.Pasal Pekerjaan Pengecatan 2.

• Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya.4.5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123.5. material. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan. - 2. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit. • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat. ceiling. hubungan dengan dinding. PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . pintu. plat beton lantai. Ciptanusa Buana Sentosa . A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Dalam penerimaan atau penolakan pekerja.5.23 PT. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela. Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan. 2. penguat-penguat yang dipakai. serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan.

BAHAN PARTISI a. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing.5. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya. kusen maupun alat-alat 2 . b. d.5. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2.7.2. Penggunaan rangka.5. Setelah terpasang. Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja.5. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik.1. Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya. 2. lurus dan waterpass.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering. tebal = 16 mm 2. Ciptanusa Buana Sentosa . 4. bidang permukaan rangka partisi harus rata. termasuk pada bagian atasnya (frame head). BAHAN 2. Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup. harus terpasang dengan baik.6. kekokohan.sehingga tidak merusak daun pintu. 5. dan ventilasi secukupnya. 2. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja.5. f. PEMASANGAN 1. 3. 2.7. tepat dan teliti. terlindung. rapih. ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.24 PT.8. kebenaran sistem. e. c. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 .7.

terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada. ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya. Stop kontak. 9.25 PT. volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi. 7. Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang. 6. 8. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri. saklar.

2 . ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen.6.1. PEKERJAAN KAYU 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik. Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht. mata kayu yang lepas atau mati.Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai.2. . − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2. LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga. juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ). harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester).Tidak ada getah.Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus.6.Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus. susut pinggir-pinggirnya. celah. BAHAN A. B. C.6.26 PT. serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81. Kualitas . . Jenis Kayu . alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi. bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya. . Kelembaban (Moisture Contents) .Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud. Ciptanusa Buana Sentosa .

Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . . hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi.Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish). Kayu kasar diketam. penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa. dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. C. . .Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan. Ciptanusa Buana Sentosa .Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus. juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan.27 PT. yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang.Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish). mulus dan keras yang dapat diterima. B. dibor. maka kayu ini dapat diterima. PEKERJAAN KAYU A. harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding. Ukuran dan Toleransi . . dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut. 2 . Permukaan Luar . .Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat. maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan. Susut (Mengkerut) Persiapan.3. Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar.6. atau jika tidak. 2.Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan. harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain.Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm).

2 . lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D.Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi. menyetel (memasang). untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni. membuat lidah-lidah. Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot. memahat. . Pembuatan . Ciptanusa Buana Sentosa . E. lubang pasak. paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan. bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung. skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu.28 PT. skrup-skrup. .Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka.

ex lokal kelas AW atau setara.3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.7.29 PT.7. Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya.7. talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi .yang ditentukan. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi. Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus.4 mm. - - 2. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor.7. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2.2. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. 2 . ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap. lisplank dan talang. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat.1. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa. ● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0.

mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC. d. dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. Grace (type 3000) atau setara. 2 . maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. ● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap. setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing. Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik.30 PT. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap. Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton. b. Ciptanusa Buana Sentosa . c. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. 2. Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor.

Ciptanusa Buana Sentosa . atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan. Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system. c. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain.7. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana. Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 .31 PT. bahan-bahan. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. 2.4. d.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring.

untuk mendapatkan kepastian. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya. pengangkuran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. DAUN PINTU. dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan . Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings.1. harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia.8. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2. Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan. JENDELA. 2. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai.32 PT. KACA. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus. konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. UMUM 1. Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok. ● ● ● ● ● ● 3. Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan.permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan.8. Ciptanusa Buana Sentosa . PEKERJAAN KUSEN. pemasangan sampai diserahkan. 2 .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

sebelum pengecoran dinding beton bertulang. ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat. ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. pintu dan teralis besi dicat duco. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat. 2. karat dan cat lama yang terkelupas. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu. ● Pengelasan besi oleh ahlinya. 2 . 3. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan. minyak. sehingga kilapnya akan lebih baik. Ciptanusa Buana Sentosa . atau menggunakan sikat saja. Pengecatan Besi ● Kusen.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana.36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. ● Setelah bagian-bagian besi dilas. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas.

● Kaca ex. 2 . . atau yang setara.37 PT. ● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna. tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya. kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating. ● Perlengkapan seperti engsel. jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. handle. Asahimas. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat . jendela dan daun pintu dari alumunium. engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya. kunci. 2. Bahan ● Kusen. dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. Pengerjaan ● Pintu-pintu.Kunci. ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. 3. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela . PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1. 2.4.8.

Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak. Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus. juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. 2 .Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.38 PT.cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir. dikaleng. Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. 5. - 7. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. - 6. Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui. dinding dan langit-langit telah selesai. Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai. tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar. Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan. kalau belum selesai sama sekali. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. . Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar. Ciptanusa Buana Sentosa . tidak boleh kering atau sudah mengeras. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium . tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih. atau kelihatan ada cacat.

diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan. dengan kelonggaran sedikit. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. Ciptanusa Buana Sentosa . harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.39 PT.0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . noda atau percikan las. plesteran. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan. - 2.5. Sebelum pemasangan kaca. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1. Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01. peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.8. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen.

Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang.9 mm .2.Plat Baja 3. ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco. flush bolt. atau yang setara.Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: . Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja.Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) . 3. Lion Metal. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini. Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: . dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan.Plat Baja 1.0 mm sebagai frame .3 mm . Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran.Flashing dari plat baja 0.6 mm .00 mm sebagai frame .Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel.40 PT. ● ● ● ● 2 . Ciptanusa Buana Sentosa .Angker Baja 1. Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

diampelas sehingga rata dan halus. ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering. 2 .44 PT. ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal.

menebang. Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting). Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1.2. Ciptanusa Buana Sentosa - . Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi. - - - 2. PEKERJAAN PERSIAPAN 1.2.2. Sebelum memulai penggalian.2. 2. dalamnya. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan.1. dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah. PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2. 2-4 PT. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar. atau seperti yang tertera dalam gambar. diikat sekeliling batangnya. atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar. Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan.

Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. memulai tahap pembangunan berikutnya. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait. 3. banjir. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. mata air atau lain-lain sebab. Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan. Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. dengan jalan memompa. dari parit. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. 6. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain. tapi harus segera setelah galian disetujui. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. 4. 2-5 PT. menimba.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. Ciptanusa Buana Sentosa . 5. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini. 2.

Ciptanusa Buana Sentosa . Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. Dalam hal pengurugan. yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.3. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. - - 2-6 PT. Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan. Daerah tapak bangunan. Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai. Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. - 3. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. 2. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % . kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air.2. Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan. PEKERJAAN TANAH URUGAN 1. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu. Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap. Kayu-kayu.

kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi. Ciptanusa Buana Sentosa . harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. septic-tank. 5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini. - 2-7 PT. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful