PENGAJARAN MATERI SHOLAT YANG ADAPTIF BAGI DIFABEL RUNGU DI ORGANISASI MATAHARI KU KRIKILANTEGALTIRTO BERBEAH SLEMAN Latar Belakang

Setiap manusia di muka Bumi ini dilahirkan dalam ketidak-tahuan, atau belum memiliki kemampuan dan keterampilan, hanya saja bakat atau modal dan pengalaman yang berada disekitarnya yang menggoreskan pengetahuan untuk bisa melakukan sesuatu. Manusia dalam

mengembangkan skiil atau kemampuan sangat membutuhkan informasi, sedangkan alat penyerap informasi itu adalah indra, indra yang terbagi menjadi lima indra, yaitu: 1. Indra pencium berada di hidung 2. Indra peraba berada di kulit 3. Indra perasa berada di lidah 4. Indra pendengar berada di telinga 5. Indra penglihat berada di mata Lima indra inilah yang sangat penting dalam menangkap informasi dan berkomunikasi, jika kelima indra ada yang tidak dimiliki satu atau lebih, maka informasi yang didapat akan terganggu, walau pun pasti bisa menyerap informasi yang sama, tetapi dengan cara yang berbeda. Begitu juga dengan difabel1 atau manusia yang cara hidunya berbeda dari manusia

1 Difabel berasal dari kata “different” yang artinya berbeda, dan “ability” yang artinya kemampuan. Istilah ini digunakan untuk menekan bahwa setiap manusia memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Istilah ini popular dikalangan aktifis sosial dan menanggulangan difabel, keilmuan, karena belum disepakati dalam hal konfensi internasional. Penggunaan istilah untuk penyandang cacat masih menggunakan “disable”. Lih. Majalah Solider SIGAB, vol. 1 Maret-Juni 2008

.

1

gerakan tangan yang menunjukan sebuah arti Dan dua hal tersebut yang bisa digunakan oleh teman-teman difabel rungu. Hal ini pun senada dengan pengalaman seseorang aktifis difabel rungu di matahariku. Selain perbedaan dari bentuk simbol atau aksara yang digunakan. sehingga difabel rungu pun masih termasuk sulit dalam mencari informasi/pengetahuan. Oral. beliau mejawab. Handicap International. akan tetapi dua item tersebut tidak mayoritas masyarakat di Indonesia ini bisa menggunakannya.pada umumnya.Etika Berinteraksi Denagn Penyandang Cacat. ( Yogyakarta: 2010).. Isyarat. karena perbedaan dari cara berkomunikasi dan bahasa atau simbol yang mereka gunakan dengan mayoritas masyarakat pada umumnya. aksara difabel rungu itu sendiri adalah isyarat Amerika (American Sign Language)2. dalam hal ini difabel rungu yang berbeda dalam hal menyerap informasi. sehingga kebanyakan temen-temen tuna rungu itu lebih mengutamakan 2 Indro Suprobo. membaca gerak bibir 2. mereka mengunakan metode: 1. beliau ketika ditanya tentang pengamatannya terhadap difael rungu ketika sholat. “ wah fir. terjemahan dari buku. Disability Etiquette Tips On Interacting With People With Disabilities. Hal 31 2 . ada sebagian besar dari mereka itu kan susah memahami tulisan bahasa Arab.V. Difabel rungu dalam berkomunikasi dan menyerap informasi dari orang lain itu berbeda dari mayoritas masyarakat pada umumnya. Arbeit-Samariter-Bund Deutschland e.

baca Alquran. Kumpulan-kumpulan terjemah hadits shohih Bukhori. kunci surga dan amalan yang diperintahkan langsung kapada Nabi Muhammad SAW. tanpa perantara. seperti sholat. ayat 2. 3 . 1100 hadits pilihan dan Bulughul maram serta Alquran dan terjemahannya. Muslim. dan bersuci.3 Dan hal ini pun di setujui oleh difabel rungu itu sendiri ketika dicek kebenaran dari informasi tadi4 Perbedaan dalam hal berkomunikasi dan penyerapan informasi yang dilakukan difabel rungu itu sangat menarik. dan hokum sholat lima waktu pun wajib seperti dalam Alquran:        Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah5 Materi shalat pun materi yang bisa merangkum dasar-dasar pelajaran agama Islam.ketaatan dan gerakkan dong”. zdikir. jadi penelitian ini sangat penting mencari solusi dari permasalahan diatas agar pesereta didik yang difabel rungu mudah mengakses informasi dan memutus rantai masalah agar difabel rungu bisa sholat seperti yang diperintahkan kepada umatnya: ‫صلوا كما رأيت مني أصلي‬ ُ ُّ ُ ّ Sholatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku sholat 3 Hasil wawancara dengan Umar tanggal 21 (aktifis peduli difabel rungu) desember 2010. Syarah Hadits Arba`in An-nawawi. maka hal ini sangat menarik dan penting untuk dibahas agar difabel rungu tidak mengalami kekurangan dalam menyerap informasi. Sholat yang merupakan tiang agama. karena didalam materi sholat terdapat. surat Al-kautsar. 4 Hasil wawancara dengan wahyu (ketua matahari ku) tanggal 20 januari 2011 5 Haditsweb. alquran. dan ketika kita hubungkan hal tersebut dengan pelajaran agama Islam yang menggunakan bahasa arab.

Secara Teori 1) Hasil penelitian ini diharapkan mampu menambah pengetahuan tentang model pembelajaran dan pendidikan yang baik bagi semua orang di muka Bumi. Mengetahui seberapa besar pengetahuan difabel rungu tentang Pendidikan Agama Islam b. Apa saja yang dibutuhkan mahasiswa difabel runggu ketika kegiatan belajar mengajar di kelas pada materi sholat? 2. agar tidak melebar lebih jauh lagi rumusan masalah dari skripsi ini sebagai berikut: 1. Bagaimana difabel rungu dalam mengenal bacaan sholat? Tujuan Dan Kegunaan Penelitian 1. Menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan dan menjadi acuan bagi pendidikan yang belum ramah terhadap difabel rungu khususnya dan umumnya pada difabel lainnya 2. Bagaimana proses belajar mengajar yang dialami oleh peserta didik ketika materi shalat? 3. Tujuan Penelitian a. khususnya Indonesia.Rumusan Masalah Uraian yang dipaparkan diatas cukup luas jabarannya. Kegunaan Penelitian a. 4 .

2) Agar masyarakat di lapisan mana pun mampu mengenyam pendidikan dan menghilangkan kebodohan di Indonesia. Skripsi. program studi Pengembangan Masyarakat Islam. Secara Praktis 1) Agar Pendidikan bisa menjadi lebih baik dan ramah terhadap difabel pada umumnya dan khususnya difabel rungu 2) Pendidikan bisa mengetahui kebutuhan yang seharusnya ditampung dan di berikan oleh pendidik ke peserta didik yang difabel rungu 3) Agar peneliti bisa menjadi pendidik yang mampu mengadosi kebutuhan yang harus terpenuhi dalam menyukseskan tujuan peserta didik yang difabel rungu Telaah Pustaka Telaah pustaka harus dilakukan agar peneliti tidak meneliti hal yang sama sebelumnya. sehingga ini akan menjadikan penelitian tidak bermanfaat bagi umum dan instansi yang terkait. dan yang sudah ada itu sebagai berikut: 1. 3) Mewujudkan “education for all” di Indonesia b. Oleh karena itu harus dibuktikan penelitian ini belum ada. Fakultas Dakwah 5 . ditulis oleh Yuni Setiawati. “Problem pembelajaran dan upaya pemberian layanan mahasiswa difabel di UIN Sunan Kalijaga”.

Problematika Pembelajaran dan Upaya Pemberian Layanan Mahasiswa Difabel di UIN Suna Kalijaga Yogyakarta. dan upaya yang diberikan oleh Pusat Studi Dan Layanan Difabel (PSLD) bagi mahasiswa difabel dalam menyelasaikan studinya di UIN Sunan Kalijaga. Pengalaman difabel rungu ketika belajar sholat di sekolahnya masing-masing 3. “Aksesibilitas Pendidikan Di Pusat Studi Dan Layanan Difabel (PSLD) Dan Motivasi Belajar Mahasiswa Difabel Netra” . 2007.8 Dari ketiga penelitian ini. Tesis. Program Pasca.UIN Sunan Kalijaga Yogyakata. ditulis oleh Siti Aminah. Strategi yang diajarkan oleh guru dalam belajar mengajar 6 Yuni Setyawati. tahun 2009. 7 Sekar Ayu Aryani. Tesis ini membahas tentang desain pembelajaran di PLB. Tesis. program Interdisciplinary Islamic Studies pasca S2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 6 . Sosial Work. Penelitian ini membahas tentang problematika pembelajaran yang dialami mahasiswa difabel di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.6 2. dan arahan dari skripsi ini. Nina Hamidah. “Aksesibilitas Pendidikan Di Pusat Studi dan Layanan Difabel (PSLD) Dan Motivasi Belajar Mahasiswa Difabel Netra”. Tesis. belum ditemukan penelitian yang membahas tentang tuna rungu. 8Siti Aminah. Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Nina Hamidah. Tesis ini membahas aksesibel pendidikan bagi difabel netra dan motivasi mereka di Kampus UIN Sunan Kalijaga. adalah: 1. Pihasniwati dan Eva Latipah (Editor) “Desain Pembelajaran Sensitive Difabel” Interdisciplinary Islamic Studies – Sosial Work. program Interdisciplinary Islamic Studies pasca S2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. dan Upaya yang diberikan oleh PSLD bagi Mahasiswa Difabel Dalam Menyelesaikan Studinya di UIN Suna Kalijaga.7 3. “Desain Pembelajaran Sensitif Difaebl-Pendidikan Luar Bisaa”. Pihasniwati dan Eva Latipah (Editor). Sekar Ayu Aryani. Konsep belajar sholat dikalangan difabel rungu 2. Skripsi pada jurusan PMI Fakultas Dakwah.

Andayani. keyakinan dan difabilitas. Kerangka Teori 1. Amin Abdullah.9 Jadi Pendidikan yang adaptif bagi difabel juga bisa disebut dengan cara pendidikan dalam melakukan pelayanan dan pendidikan di sistem persekolahan. hal ini menunjukan bahwa judul diatas belum pernah peneliti temui di perpustakaan UIN Sunan Kaijaga Yogyakarta khususnya. Inklusi Pada Pendidikan Tinggi Best Practices Pembelajaran Dan Pelayanan Adaptif Bagi Mahasiswa Difabel Netra.Itulah perbedaan antara penelitian ini dengan penelitian lain. Dalam pidato beliau di acara Memperingati hari difabel tanggal 7 Desember 2009. Cetakan I. Hal 23 10 Prof. Adapun sistem yang ramah terhadap difabel itu sendiri adalah pendidikan inklusi. Guru menerima bahwa siswa mereka berbeda dalam kemampuan dan mengambil perbedaan ini sebagai titik awal untuk mengajar dan belajar. dan Muhrisun Afandi. jenis kelamin. sistem atau prinsip 9 Ro`fah. 7 . Pusat Studi Dan Layanan Difabel.10 Jadi pendidikan adaptif bagi difabel itu tekhnik atau cara sedangkan inklusi adalah metode. Pendidikan inklusi adalah prinsip sekaligus metode dalam pendidikan yang tidak membeda-bedakan partisipan (anak didik) berdasarkan latar belakang kultural. Toeri Pengajaran Adaptif Pengajaran yang adaptif bagi difabel itu bisa didefinisakn sebagai berikut: Pengajaran adaptif merupakan suatu pendekatan pendidikan yang jelas mengakui perbedaan antara perbedaan pelajar-terutama kognitif atau karakteristik spesifik lainnya. usia. Komitmen UIN Sunan Kalijaga dalam Menyelenggarakan Pendidikan Adaptif bagi Difabel.( Yogyakarta: 2010).HM.

maka pendidikan hanya untuk orang-orang yang non difabel. Landasan Pendidikan Yang Adaptif Bagi Difabel 1) Landasa Filosofis Landasan Filosofis pendidikan yang adaptif bagi difabel adalah pancasila. tapi sesuai dengan proporsional. Dan hal ini sangat bertentangan dengan Pancasila. adil dalam menerima layanan. dan adil itu bukan sesuatu yang sama. dan Muhrisun Afandi. yang menyatakan bahwa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal 8 8 . Seperti contoh.yang menjadi pedoman dalam menyelenggarakan pendidikan. Karena difabel tidak bisa mengenam dunia pendidikan yang layak. sarana danprasarana itu tidak adaptif. agar paradigm difabel itu tidak bisa apa-apa menjadi difabel itu sama dengan kita tidak 11 Ro`fah. sila ke lima. Inklusi merupakan proses dimana Universitas berusaha merespon semua kebutuhan peserta didik melalui perubahan penataan kurikulum dan tersedianya layanan-layanan bagi difabel dalam berbagai aspek11 a. sangat penting pendidikan yang adaptif bagi difabel ada di muka bumi ini. Inklusi Pada Pendidikan Tinggi…. Dan hal ini sangat tidak adil bagi masyarakat difabel. Andayani. Oleh karena itu. Sila ke lima disini sangat jelas bahwa rakyat telah mendapatkan jaminan atas keadilan hidup. sarana prasarana dan lain-lain.

blogspot.ada perbedaan yang membedakan cara mereka dalam proses. Forum yang merupakan follow up dari Konvensi Hak Anak ini melahirkan deklarasi ‘Education for All” yang menargetkan bahwa pada tahun 2000 (sekarang diperbaharui menjadi 2015) semua anak di dunia harus mendapatkan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan dasar. tidak sama dengan kita. b) Pasal 31 UUD 1945 mencantumkan bahwa pendidikan adalah hak semua warga negara tanpa terkecuali.html diakses pada tanggal 12 oktober 2010 9 .12 12 http://peduliinklusi. d) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusi Bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 2) Landasan Yuridis a) Tahun 1990 di Jomtien Thailand. Persatuan Bangsa- Bangsa (PBB) menyelenggarakan the World Education Forum yang dihadiri oleh 155 negara dan puluhan NGO dari seluruh dunia.com/2009/11/permendiknas-no-70-tahun-2009-tentang. c) PP No.

maka akan berakibat pada pola bicaranya yang disfungsi.b. jika difabel runggu itu karena bencana atau kecelakaan yang mengakibatkan hilang pendengarannya dan sebelumnya “normal” maka pola bicaranya masih bisa digunakan. Konsep Pendidikan Yang Adaptif Bagi Difabel Inti dari pendidikan yang adaptif bagi difabel adalah kemudahan seseorang dalam mengakses sesuatu. akan tetapi. Karena lisan itu meniru dan mempraktekan. dan begitu seterusnya. seperti difabel netra dengan difabel rungu itu jauh berbeda. 10 . Dan setiap difabel satu dengan difael yang lain dalam hal kebutuhannya itu berbeda-beda. oleh karena itu. Universitas harus mengetahui kebutuhan yang diperlukan difabel tersebut dalam mobilitas dia di Universitas dan kebutuhan yang bisa membantu difabel tersebut dalam menyelesaikan studinya di Universitas. jika tidak bisa menirukan suara dengan pendengaran maka lisan pun tidak bisa berfungsi sebagai mana mestinya. anak difabel runguwicara memiliki hambatan dalam indra pendengarnnya. Adapun desain dari pendidikan yang adaptif bagi difabel rungu itu sendiri sebagai berikut: Secara umum. sehingga berakibat pada pembentukan atau pola bicaranya. Lain halnya jika seorang lahir anak dalam kondisi tidak bisa mendengar atau difabel rungu.

Sering memiringkan kepala dalam usaha mendengar. Banyak perhatian terhadap getaran. yaitu a. Difabel Rungu Difabel rungu adalah anak yang memiliki perbedaan kemapuan dari segi pendengaran sehingga daya pendengarannya bisa tidak berfungsi atau tidak sesempurna mayoritas manusia pada umumnya. b. c. sehingga difabel rungu mengalami gangguan berkomunikasi secara verbal. b. kulitas suara aneh/monoton Metode Penelitian 1. Ucapan kata tidak jelas. Sering menggunakana isyarat dalam berkomunikasi f. d.2. e. Adapun difabel rungu itu sendiri terklasifikasikan menjadi dua. Anak kurang pendengaran (hard of hearing) Anak tuli (deaf) Adapun ciri-ciri difabel rungu adalah sebagai berikut: a. Terlambat dalam perkembangan bahasa. Jenis Penelitian 11 . Kurang atau tidak tanggap ketika diajak bicara g. Tidak ada reaksi terhadap bunyi atau suara.

Penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research) yang menggunakan data kualitatif. 3 14 Nana Syaodih Sukmadinata. (Bandung: PT. Metodologi Penelitian Kualitatif. sikap. Penelitian yang menginterpretasikan fenomena-fenomena bagaimana orang mencari makna daripadanya. hlm. Pendekatan Penelitian 13 Lexy J Moleong. 12 . yakni studi mendalam dengan menggunakan tekhnik pengumpulan data langsung dari orang dalam lingkungan alamiahnya. aktivitas sosial. yaitu suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa katakata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. (Jakarta : PPM. lebih banyak meneliti dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan kualitatif menekankan pada makna. Metode Penelitian Pendidikan. sehingga menggunakan pendekatan kualitatif. pemikiran orang secara individual maupun kelompok. hal 61. 2004). penalaran. (Bandung: Remaja Rosda Karya. Remaja Rosda Karya: 2006). metode penelitian untuk penulisan skripsi dan tesis. kepercayaan. persepsi. Dan data yang telah di dapat tidak akan dirubah dengan simbol ataupun bilangan karena metode penelitian kualitatif ini tidak menggunakan data statistik. hal 24. 15 Ronny Koantur.15 2.14 Penelitian yang ditunjukan untuk mendeskriosikan dan menganalisis fenomena.13 Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif interaktif. peristiwa. definisi suatu situasi tertentu (dalam konteks tertentu). 2004).

Observasi 16 Suharsimi Arikunto. 102 13 . dan menjadi pelaku dari suatu kegiatan yang diharapkan dapat memberikan informasi.Pendekatan penelitian yang peneliti gunakan adalah psikopedagogik. psikopedagogik dipilah karena penelitian ini bersifat deskriptif dan menjelaskan pengalaman-pengalaman sistem pendidikan dan pengalaman seseorang dalam menggambarkan peristiwa pendidikan yang mereka alami di sekolahnya masing-masing 3. hal. adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini sebagai berikut: a. berkaitan. Caracara yang ditempu peneliti untuk mendapatkan data-data dan fakta yang terjadi dan terdapat pada obyek dan subyek penelitian.16 Adapun subyek pnelitian disini meliputi: a. Metode Pengumpulan Data Peneliti dalam mengumpulkan data di lampangan sangat berfariatif.2002). Edisi V (Jakarta: Rineka Cipta. Masyarakat difabel rungu di Organisasi Matahariku. Subyek Penelitian Subyek penelitian disini adalah orang-orang ynag mengetahui. Prosedur Penelitian Pendekatan Praktek. sehingga penulis harus menetapkan metode pengumpulan data yang tepat dan sesuai dengan obyek kajian penelitian ini. b. Pendidik yang masih mendidik difabel rungu di Organisasi Matahariku 4.

sehingga kebenarannya kongkrit dan jelas. Pengumpulan dengan cara menanyakan langsung dengan sumber informasi.Metode observasi adalah cara untuk menghimpun data yang dilakukan dengan mengadakan pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap fenomena-fenomena yang sering dijadikan sasaran pengamatan. hal 76 14 . Dan kita pun tahu seberapa besar tingkat pemahaman sumber informasi dalam hal penndidikan yang adaptif bagi difabel. dan pendidik yang pernah mengajarkan materi sholat kepada difabel rungu di Matahari Ku b. Wawancara Wawancara adalah salah satu pengumpulan data yang bisaa disebut dengan interview. Dokumentasi 17 Anas Sudijono. hal-hal yang akan diobservasikan adalah kegiatan yang dilakukan para difabel rungu di Matahari Ku. c. Pengantar Evaluasi Pendidikan (Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2005). karena hal ini akan sangat menunjang sekali perkembangan penelitian ini. Metode ini digunakan untuk alat pengumpulan data mengenai pengalaman difabel rungu ketika di kelas di materi sholat.17 Dalam penelitian ini.

maupun elektronik. Triangulasi ini selain digunakan untuk mengecek kebenaran data juga dilakukan untuk memperkaya data. Metode Analisis Data Penelitian ini bersifat kalitatif dengan pendekatan psikopedagogik.Pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen. yaitu teori keilmuan yang merupakan sumber hipotesis dalam proses ilmiah ini.ac. baik tertulis. observasi dan dokumen.19 Triangulasi dapat dilakukan dengan menggunakan teknik yang berbeda yaitu wawancara. Karena setelah selesai mengumpulkan data dan pengujian-pengujian hipotesis. Analisis induktif adalah simpulan-simpulan fakta atas hipotesis menjadi jawaban “sebenarnya” pada penelitian yang dilakukan oleh peneliti kali ini. metode penelitian…. Berarti peneliti berjalan dari hal-hal yang khusus (fakta) menuju kepada hal-hal yang umum.hal 220 19 http://blog. 5. Menurut Nasution. selain itu triangulasi juga dapat 18 Nana Shaodih.unila.id/redha/2009/12/14/proses-berfikir-ilmiah-induktif-dan-deduktif. maka data kualitatif ini dianalisis mengunakan deskriptif analitik. tentang difabel itu sendiri dan pendidikan yang adaptif bagi difabel. Deskriptif analitik adalah pemikiran yang berangkat dari fakta-fakta yang khusus kemudian dari fakta itu ditarik kesimpulan atau analisis induktif. gambar. peneliti harus melakukan serangkaian proses analisis.18 Dokumen yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah dokumen yang berkaitan dan berhubungan dengan Matahari Ku. Namun belum berhenti sampai suatu proses ilmiah dari penelitian tersebut. diakses pada tanggal 14 oktober 2010 15 .

rumusan masalah.berguna untuk menyelidiki validitas tafsiran peneliti terhadap data. Adapun sistematika pembahasan skripsi ini adalah sebagai berikut: Bab I merupakan pendahuluan yang berisi tentang latar belakang masalah. dari pengalaman tersebut. tinjauan pustaka. metode penelitian dan sistematika pembahasan. peneliti akan membahas juga sesuatu yang harus dimiliki oleh pendidik dan sekolah ketika belajar mengajar materi sholat berlangsung dikalangan difabel rungu. Dan membuat desain pengajaran yang adaptif bagi difabel rungu pada materi sholat. diakses pada tanggal 14 oktober 2010 16 .20 Sistematika Pembahasan Untuk mempermudah pembahasan.com/2010/02/triangulasi-dan-keabsahan-data-dalam-penelitian. DAFTAR PUSTAKA 20 http://goyangkarawang. saran-saran dan penutup. yang di dalamnya berisi kesimpulan. yang meliputi: Sejarah berdirinya Matahari Ku. maka penulis membagi pokok pembahasan menjadi beberapa Bab. karena itu triangulasi bersifat reflektif. Bab II membahas tentang gambaran umum tentang Matahari Ku. kegiatan Matahari Ku. visi dan misi Matahari Ku. dan anggota Matahari Ku Bab III membahas pengalaman yang pernah dialami difabel rungu ketika masuk kegiatan belajar mengajar di materi Sholat di sekolahnya masing-masing. Kemudian terakhir Bab IV penutup. tujuan dan kegunaan penelitian. susunan pengurus dan program kerja Matahari Ku. landasan teori.

Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam. Pengantar Evaluasi Pendidika. 2010 Ronny Koantur.ac. Yogyakarta: Laporan Penelitian kelompok Dosen UIN Sunan Kalijaga.unila. Best Practices Pembelajaran Dan Pelayanan Adaptif Bagi Mahasiswa Difabel Netra. Yuni. V.Abdullah. diakses pada tanggal 14 oktober 2010 http://goyangkarawang. Buku 1.yahoo. diakses pada tanggal 14 oktober 2010 http://groups. Bandung: Remaja Rosda Karya.Yogyakarta:2010 Direktorat Pendidikan Luar Bisaa.id/redha/2009/12/14/proses-berfikir-ilmiah-induktif-dandeduktif.Aha. Metode Penelitian Untuk Penulisan Skripsi Dan Tesis. Problematika Pembelajaran dan Upaya Pemberian Layanan Mahasiswa Difabel di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta”. Kebijakan Kependidikan Untuk Difabel. Jakarta: Raja Grafindo Persada. pada tanggal 14 Mei 2009. makalah yang disampaikan pada MILAD ke-2 Pusat Studi dan Layanan Difabel (PSLD) UIN SUKA Yogyakarta di Ruang Teatrikal UPT. (Skripsi). 2004 Setyawati. Jakarta : PPM. ASB (Arbeiter-Samariter-Bund Deutschland e. Sekarang Aku Bisa! Panduan Pembelajaran Materi Pengurangan Resiko Bencana Untuk Anak Berkebutuhan Khusus. 17 . Anas Sudijono. 2005 Andayani dkk.com/2010/02/triangulasi-dan-keabsahan-data-dalampenelitian. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta. Amin. 2007. Remaja Rosda Karya: 2006 Ro`fah dkk.html diakses pada tanggal 12 oktober 2010 Lexy J Moleong. Metode Penelitian Pendidikan. http://blog. Mengenal Terpadu. Bandung: PT. Cetakan I. 2004 Nana Syaodih Sukmadinata.blogspot.com/group/rezaervani http://peduliinklusi. Matahari Ku. Respon UIN Sunan Kalijaga Terhadap UU NO. Direktorat Jendral Pendidikan Dasar Dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional: Jakarta 2004.com/2009/11/permendiknas-no-70-tahun-2009tentang.4/1997.

Suharsimi Arikunto. Etika Berinteraksi Denagn Penyandang Cacat. Joni. Yogyakarta: Arbeit-Samariter-Bund Deutschland e. 2010 UU RI Nomor 20 tahun 2003 “Sistem Pendidikan Nasional”. M. makalah yang disampaikan pada MILAD ke-2 Pusat Studi dan Layanan Difabel (PSLD) UIN SUKA Yogyakarta di Ruang Teatrikal UPT. Pasal 32 ayat 1. pada tanggal 14 Mei 2009 18 . Edisi V Jakarta: Rineka Cipta.V. Prosedur Penelitian Pendekatan Praktek.driamanunggal. www.Fakultas Dakwah. terjemahan dari buku. Handicap International. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.2002 Suprobo. Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel (SIGAB). 2009.org. Indro.. Disability Etiquette Tips On Interacting With People With Disabilities.com Yulianto.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times