Macam dan Jenis Pasar Dalam Ekonomi Indonesia Pasar Barang, Pasar Jasa / Tenaga Serta Pasar Uang

& Modal - Ilmu Ekonomi Pasar
Fri, 21/07/2006 - 12:16pm — godam64 Berikut ini adalah arti definisi atau pengertian dari aneka jenis dan macam pasar yang ada : 1. Pasar Barang Pasar barang adalah pasar yang menjual produk dalam bentuk barang. Pasar barang dapat dibagi lagi menjadi dua macam, yakni : a. Pasar Barang Nyata / Riil Pasar barang nyata adalah pasar yang menjual produk dalam bentuk barang yang bentuk dan fisiknya jelas. Contohnya adalah pasar kebayoran lama, pasar senen, pasar malam, pasar kaget, dan lain-lain. b. Pasar Barang Abstrak Pasar barang abstrak adalah pasar yang menjual produk yang tidak terlihat atau tidak riil secara fisik. Contoh jenis pasar ini adalah pasar komoditas / komoditi yang menjual barang semu seperti pasar karet, pasar tembakau, pasar timah, pasar kopi dan lain sebagainya. 2. Pasar Jasa / Tenaga Pasar jasa adalah pasar yang menjual produknya dalam bentuk penawaran jasa atas suatu kemampuan. Jasa tidak dapat dipegang dan dilihat secara fisik karena waktu pada saat dihasilkan bersamaan dengan waktu mengkonsumsinya. Contoh pasar jasa seperti pasar tenaga kerja, Rumah Sakit yang menjual jasa kesehatan, Pangkalan Ojek yang menawarkatn jasa transportasi sepeda motor, dan lain sebagainya. 3. Pasar Uang dan Pasar Modal a. Pasar Uang Pasar Uang adalah pasar yang memperjual belikan mata uang negara-negara yang berlaku di dunia. Pasar ini disebut juga sebagai pasar valuta asing / valas / Foreign Exchange / Forex. Resiko yang ada pada pasar ini relatif besar dibandingkan dengan jenis investasi lainnya, namun demikian keuntungan yang mungkin diperoleh juga relatif besar. Contoh adalah transaksi forex di BEJ, BES, agen forex, di internet, dan lain-lain. b. Pasar Modal Pasar Modal adalah pasar yang memperdagangkan surat-surat berharga sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan bisnis atau kepemilikan modal untuk diinvestasikan sesuai

b. dan sepeda. Nilai pakai dapat dibedakan sebagai berikut. c. misalnya makanan. Benda atau barang konsumsi dapat dibedakan sebagai berikut a. yaitu kemampuan suatu barang untuk dipakai dalam memenuhi kebutuhan manusia. Contohnya seperti saham. Tujuan kegiatan konsumsi a.Barang yang pemakaiannya berulang-ulang atau dalam waktu relative lama. Misalnya cangkul bagi petani.Pengertian Konsumsi Konsumsi adalah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan nilai guna suatubarang dan jasa dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ciri-ciri barang konsumsi a.dengan kesepakatan yang telah dibuat. minuman. b.Barang konsumsi dikerjakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. a. Nilai tukar yaitu kemampuan suatu barang untuk dapat ditukarkan dengan barang atau jasa lain. c. • ekonom II. Nilai pakai. rumah. b. dan obatobatan. reksadana.Memuaskan kebutuhan jasmani dan rohani 2. misal : pakaian. gergaji bagi tukang kayu. Sedangkan konsumen adalah orang yang mengkonsumsi barang dan jasa hasil produksi untuk memenuhi kebutuhannya. sepatu dan tas. obligasi perusahaan swasta dan pemerintah. Manfaat dan Nilai Suatu Barang Barang dan jasa mempunyai nilai guna atau manfaat apabila dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan manusia. .Mengurangi nilai guna suatu barang dan jasa secara bertahap. dan lain sebagainya. yaitu nilai yang diberikan oleh seseorang terhadap suatu barang karena barang tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sendiri.Manfaat nilai atau jumlah barang yang digunakan tersebut akan habis sekaligus atau berangsur-angsur.Menghabiskan atau mengurangi nilai guna suatu barang sekaligus. yaitu kemampuan suatu barang secara umum untuk dipakai dalam memenuhi kebutuhan manusia.Barang yang habis dalam sekali pemakaian. KEGIATAN EKONOMI KONSUMEN DAN PRODUSEN A.Barang konsumsi untuk mempeorlehnya diperlukan pengorbanan (barang ekonomi) b. 1) Nilai pakai subjektif. 2) Nilai pakai objektif. misalnya pakaian.Konsumsi 1.

2. B. Rumus antara pendapatan dan konsumsi. Pendapatan Semakin besar pendapatan maka jumlah konsumsi cenderung semakin besar. maka rasa nikmatnya mula-mula akan tinggi. tetapi sampai pada titik tertentu akan mengalami penurunan. Nilai guna maksimal (marginal utility) adlaah tambahan kepuasan yang dinikmati oleh konsumen dari setiap tambahan barang atau jasa yang dikonsumsinya. Konsep pemilihan ini merupakan perilaku mendasar dari konsumen. 1. Keterangan : Y = pendapatan C = konsumsi S = tabungan Sedangkan kecenderungan menambahkan konsumsi yang dikarenakan adanyan tambahan pendapatan (MPC = Marginal Propencity to Consume) dapat dirumuskan : Keterangan : ∆ C = Perubahan jumlah konsumsi ∆ Y = Perubahan pendapatan . artinya unit terakhir dari masing-masing produk yang dikonsumsi memiliki nilai sama. Nilai guna yang semakin menurun (diminishing return) atau pemenuhan secara vertical yaitu nilai guna yang diperoleh konsumen untuk setiap tambah konsumsi yang dilakukan pada mulanya meningkat. Kegunaan (utility) adalah derajat seberapa besar sebuah barang atau jasa dapat memuaskan kebutuhan seseorang. Nilai guna yang sama atau pemenuhan secara horizontal dikenal dengan Hukum Gossen II yang menyatakan bahwa konsumen akan melakukan konsumsi sedemikian rupa sehingga nilai guna marginal setiap barang dan jasa yang dikonsumsi akan sama. Menurut Herman Henrich Gossen (1818-1859) ekonomi Jerman yang dikenal dengan Hukum Gossen I (Hukum kegunaan marginal yang menurun) yang bunyinya : jika pemenuhan kebutuhan akan suatu jenis barang dilakukan secara terus-menerus. Konsep dasar perilaku konsumen menyatakan bahwa konsumen selalu berusaha untuk mencapai utilitas (utility) maksimal dalam pemakaian barang yang dikonsumsinya. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Konsumsi 1. misal beras ditukar dengan apel. yaitu nilai tukar suatu barang yang berlaku secara umum berdasarkan barnag itu sendiri. namun semakin lama kenikmatan tersebut semakin menurun sampai akhir mencapai batas jenuh. sedangkan sumber daya yang tersedia sangat terbatas. Kegunaan atau nilai guna suatu barang dapat didasarkan dalam hal berikut ini. 3. yaitu nilai tukar suatu barang menurut sudut pandang pemiliknya. misal sepeda motor dan televise. 4. 2) Nilai tukar objektif. 1) Nilai tukar subjetif. Teori Perilaku Konsumen Setiap hari kita melakukan pemilihan atau menentukan skala prioritas karena kebutuhan tak terbatas.Nilai tukar dapat dibedakan antara lain sebagai berikut. Nilai guna total (total utility) adlaah kepuasan total yang dinikmati oleh konsumen dalam mengonsumsi sejumlah barang atau jasa tertentu secara keseluruhan.

kecuali barang tersebut merupakan barang kebutuhan pokok. Perilaku konsumen ada yang bersifat rasional dan irasional. 2) Barang tersebut betul-betul dibutuhkan. 5. b.Dan kecenderungan menambah tabungan dikarenakan adanya tambahan pendapatan (Marginal Propencity to Save) dirumuskan : Keterangan : ∆ S = Perubahan tabungan ∆ T = Perubahan pendapatan Antara MPC dan MPS diperoleh hubungan berikut. 4) Harga terjangkau atau sesuai kemampuan. sehingga selera akan mempengaruhi tingkat konsumsi seseorang. 2. Barang Substitusi Jika harga suatu barang naik. 1) Membeli barang karena merek terkenal. Selera Konsumen Setiap konsumen mempunyai selera yang berbeda satu dengan yang lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. 6. 3) Kualitas barang terjamin. Adat Istiadat Pada acara tertentu yang merupakan adapt istiadat orang di suatu daerah akan membutuhkan barang-barang tertentu yang mungkin tidak sama di tiap-tiap daerah. Perilaku konsumen rasional adalah konsumen yang dalam melakukan tindakan atau mengonsumsi barang berdasarkan pada akal (nalar) serta prinsip ekonomi. 1) Produk barang dapat memberikan kegunaan maksimal. Produksi 1. a. Kebiasaan Konsumen Perilaku konsumtif seseorang yang mempunyai kebiasaan belanja secara berlebihan yang belum tentu diperlukannya akan meningkatkan gejala konsumerisme di masyarakat. 3. 2) Membeli barang karena ada bonusnya. Pernyataan ini dikenal dengan istilah Engel’s Low. Hubungan pendapat dan konsumsi menurut Engel’s adalah sebagai berikut “Semakin besar pendapatan. Pengertian Produksi Produksi adalah kegiatan menambah faedah (kegunaan) suatu benda atau menciptakan . semakin kecil bagian pendapatan itu digunakan untuk mengonsumsi barang pokok dan semakin meningkat bagian pengeluaran untuk konsumsi barang mental”. C. Harga Barang dan Jasa Secara normal jika harga naik. misalnya sebagai berikut. maka permintaan terhadap barang tersebut akan turun dan jika harga barang turun makan permintaan barang tersbeut akan naik. Perilaku konsumen yang irasional yaitu konsumen yang dalam bertindak tanpa pertimbangan. Dasar pertimbangannya sebagai berikut. maka banyak konsumen akan beralih ke barang subsitusi untuk memenuhi kebutuhannya. 4.

Faktor-Faktor Produksi Faktor produksi adlaah segala sesuatu yang dibutuhkan untuk memproduksi barang dan jasa jenis-jenis faktor produksi antara lain sebagia berikut : a. Tenaga kerja (labour) c. Alam (natural resources) b. Barang tambang 2. Tujuan Produksi Tujuan produksi antara lain sebagai berikut : a. Meningkatkan produksi nasional dalam rangka meningkatkan kemakmuran rakyat. Tanah b. a. contohnya montir. 1. Produksi Barang Produksi barang dapat dibedakan atas produksi barang konsumsi dan produksi barang modal. Barang konsumsi merupakan barang siap untuk dikonsumsi. Jenis produksi dapat dibedakan sebagai berikut : a. yaitu tenaga kerja yang memerlukan pendidikan tertentu sehingga memenuhi keahlian di bidangnya. f. sedangkan contoh jasa tidak langsung adalah perbankan dan perdagangan. Tenaga kerja dapat dikelompokkan berdasarkan kualitas dan sifat kerjanya. b. contoh jasa langsung adalah dokter. 2. sedangkan barang modal merupakan barang yang dipergunakan untuk menghasilkan barang baru. Memacu tumbuhnya usaha produksi lain sehingga dapat menyerang pengangguran. 2) Tenaga kerja terampilm yaitu tenaga kerja yang memerlukan kursus atau keahlian di bidang tertentu sehingga terampil di bidangnya. 3. sopir dan tukang las. Air c. Modal (capital) d. Keahlian (skill) atau sumber daya penguasa Faktor produksi alam dan tenaga kerja disebut faktor produksi asli. Untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Udara d. Faktor Produksi Tenaga Kerja Faktor produksi tenaga kerja adalah faktor produksi insani yang secara langsung atua tidak menjalankan kegiatan produksi.benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Berupaya untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. Tenaga kerja menurut kualitas tenaga kerja 1) Tenaga kerja terdidik. Memproduksi barang-barang ekspor berarti meningkatkan sumber devisa Negara. Faktor produksi asli terdiri dari berikut ini. Faktor Produksi Alam Faktor produksi alam adalah semua kekayaan yang tersedia di alam yang dapat digunakan dalam proses produksi. c. Menghasilkan barang setenagh jadi guna memenuhi kebutuhan produksi selanjutnya. e. dan guru. b. a. Produksi Jasa Produksi jasa dapat dibedakan atas jasa langsung dapat memenuhi kebutuhan dan jasa tidak langsung memenuhi kebutuhan. sedangkan modal dan keahlian disebut faktor produksi turunan. yaitu tenaga kerja yang tidak melalui . 3) Tenaga kerja tidak terdirik dan tidak terlatih. bengkel. Meningkatkan pendapatan masyarakat atau pendapatan Negara. contohnya dokter dan akuntan. d. g.

rencana modal dan biaya. Pembagian modal atas dasar pemilikan 1) Modal individu (perorangan). . b. misal setoran modal dari pemilik. misal tukang sapu. bangunan pabrik. bunga tabungan. misalnya pengayuh becak dan kuli pasar. penyusunan strategi. 4. yaitu modal yang habis digunakan dalam satu kali proses produksi.pendidikan dan latihan. rumah sakit umum. yaitu modal yang bersumber dari luar perusahaan. konsultan dan pengacara. hubungan kerja. yaitu tenaga kerja yang menggunakan pikiran rasa dan karsa. 2) Modal asing. misal pinjaman dari bank atau hasil penjualan obligasi. berikutnya didasarkan pemilikan dan berdasarkan sifatnya. yaitu modal yang berasal dari dalam perusahaan sendiri. mobil dan peralatan. a. spesialisasi kerja. Faktor Produksi Modal (Turunan) Faktor produksi modal adalah benda-benda hasil produksi yang digunakan untuk proses barang dan jasa lain. Modal dapat digolongkan berdasarkan sumbernya. yaitu modal yang dapat dilihat secara nyata dalam proses produksi. hak merek. yaitu jenis modal yang dapat digunakan secara berulang-ulang. strategi bisnis. pasar. misal guru. Planning atau perencanaan Planning mencakup penetapan tujuan. b. misal mesin. misal bahan baku. 2) Tenaga kerja jasmani yaitu tenaga kerja yang menggunakan kekuatan fiisk dalam kegiatan produksi. 2) Modal abstrak. 2) Modal lancar. Pembagian modal atau dasar bentuk 1) Modal konkret. gedung. Fungsi faktor produksi modal adalah sebagai penunjang dalam mempercepat atau menambah kemampuan dalam memproduksi. Faktor Produksi Keahlian (Skill) atau Kewirausahaan Faktor produksi keahlian (skill) atau kewirausahaan adalah keahlian seorang pengusaha untuk mengelola faktor-faktor produksi secara efektif dan efisien dalam menghasilkan barang dan jasa. 3. a. b. 2) Modal masyarakat (umum). c. yaitu modal yang dimiliki oleh pemerintah dan digunakan untuk kepentingan umum dan digunakan untuk kepentingan umum dalam proses produksi misal pelabuhan. misal mesin. Tenaga kerja menurut sifat kerja 1) Tenaga kerja rohani. Organizing atau pengorganisasian Mencakup pengelolaan semua sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan perusahaan yang meliputi struktur organisasi. visi dan misi. contoh hak paten. misal sewa rumah. d. Pembagian modal menurut sifat 1) Modal tetap. yaitu modal yang sumbernya dari perorangan dan hasilnya menjadi sumber pendapatan bagi pemiliknya. yaitu modal yang tidak memiliki bentuk nyata tetapi mempunyai nilai bagi perusahaan. Pembagian modal atas dasar sumber 1) Modal sendiri. serta kebijakan alternative. Hal-hal pokok yang harus dikuasai pengusaha dalam melakukan kegiatan produksi yaitu sebagai berikut.

2) Upah adalah balas jasa yang diterima rumah tangga karena telah mengorbankan tenaganya untuk bekerja pada perusahaan dalam produksi. 1) Sewa (rent) adalah balas jasa yang diterima rumah tangga karena telah menyewakan tanahnya kepada pihak lain.500 kg. maka akan diperoleh karya produk marginal seperti gambar berikut. a. ketika tenaga kerja ditambah menjadi 10 orang jagung yang dihasilkan justru menurun sebesar 50 kg. Tabel diatas menunjukkan ketika menggunakan 1 orang tenaga kerja. Controlling atau Pengawasan Mencakup kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan tujuan perusahaan terhadap pekerjaan masing-masing bagian. Menurut nilai marginal utility inilah yang menunjukkan berlakunya The Law of Diminishing Marginal Utility. bunga dan laba. d. Bila dihitung produk marginal dari tenaga kerja pertam sampai tenaga kerja ke-9. Perilaku Produsen Teori perilaku produsen mempelajari bagaimana seorang produsen memilih kombinasi faktor-faktor produksi yang akan digunakan untuk menghasilkan sejumlah barang (produk) dan jasa dengan biaya serendah-rendahnya. 3) Bunga adalah balas jasa yang diteirma dari perusahaan karena telah emnggunakan sejumlah dana untuk modal usaha persuaahan dalam kegaitan produksi. Memperoleh imbalan balas jasa atas penyerahan faktor produksi yang berupa sewa. misal perusahaan. b. Pelaku Ekonomi Pelaku ekonomi dapt dibedakanmenjadi 4 kelompok antara lain sebagai berikut a. Perusahaan c. msekamkin banyak te naga kerja yang digunakan produksi jagung dihasilkan juga semakin meningkat.000 kg. 4) Laba (provit) adalah balas jasa yang diterima karena telah mengorbankan tenaga dan . Namun kondisi ini tidak berlangsung terus.c. Jagung yang dihasilkan sebesar 2. Kegiatan rumah tangga meliputi berikut ini. kemudian pada penggunaan 2 orang tenaga kerja jagung yang dihasilkan meningkat menjadi 2. kemudian diplat masing-masing produksi tersebut. Pada saat jumlah tenaga kerja yang digunakan sebanyak 9 orang produksi jagung sudah maksimal. Actualing atau Pengarahan Mencakup pengarhaan dan bimbingan serta motivasi terhadap karyawan dalam menjalankan tugas masing-masing meliputi pengawasan tugas pekerjaan. upah. Rumah Tangga Keluarg Rumah tangga keluarga adalha asuatu rumah tangga yang menggunakan pendaptan atau kekayaan dengan cara tertentu untuk memenuhi kebutuhannya. hubung ini dapt dilihat dari grafik berikut ini. Memiliki dan menyediakan faktor produksi. Masyarakat luar negeri 5. Rumah tangga keluar b. Pemerintah d.

keluarga. 2) Pemerintah bertindak sebagai investor dimana pemerintah sebagai penanam modal baik seluruhnya atua sebagian pada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia. pemeirntah bahkan masyarakat luar negeri. Pemerintah Pemerintah adalah pelaku ekonomi yang melakukan kegiatan mengatur kehidupan ekonomi baik konsumen. Sebagai agen pembangunan. 2) Rumah tangga sebagai pemakai (konsumen) barangdan jasa yang dihasilkan perusahaan lain 6. b. dan distribusi agar kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan.pikirannya mengelola perusahaan. Pemerintah sebagai pengusaha Pemerintah memiliki alat pemaksa bagi terselenggaranya ketertiban dalam masyarakat. kegiatan perusahaan ini ditujukan untuk meningkatkan produksi melalui penelitian dan pengembangan. c. Peranan perusahaan dalam kegiatan ekonomi a. D. Sebagai produsen yaitu dengan menghasilkan barang dan jasa yang di butuhkan oleh rumah tangga. Peranan rumah tangga konsumen sebagai berikut 1) Rumah tangga berperan sebagai pemasok faktor produksi pada perusahaan untuk kegiatan produksi. Sehingga apabila digambarkan dalam bentuk bagan arus barang dan arus yang akan nampak sebagai berikut : . Peranan pemerintah dalam kegiatan perekonomian antara lain sebagai berikut : a. produsen. c. Pengaruh sebagai pengatur Pengaturan kegaitan ekonomi oleh pemerinah dapt ditempuh melalui peraturan perundang-undangan disertai tindakan nyata. sehingga kegiatan ekonomi dapat terlaksana. Pemerintah menitikan alat pengadian bagi terselenggaranya keadilan bagi seluruh rakyat. Perusahaan Perusahan adalah rumah tangga ekonomi yang memenuhi kebutuhan dengan cara menghasilkan barang-barang dan jasa atau melakukan kegiatan produksi. d. Kegiatan ini dilakukan melalui BUMN dan BUMD. b. Arus Lingkaran Kegiatan Ekonomi Arus lingkaran kegiatan ekonomi atau circular flow diagram menggambarkan kegiatan ekonomi yang terus menerus berputar dan menghubungkan antara satu pelaku ekonomio dengan pelaku ekonomi lainnya. Pemerintah sebagai pengontrol Sebagai pengontrol kegiatan ekonomi pemerintah mempunyai bank sentral yang berfungsi mengawasi lalu lintas keuangan. Pada dasarnya pelaku kegaitan ekonomi terdiri atas Rumah Tangga Konsumen (RTK) dan Rumah Tangga Produsen (RTP). Pemerintah sebagai konsumen 1) Pemerintah dapat bertindak sebagai produsen untuk menghasilkan barang dan jasa yang menyangkut kepentingan orang banyak. 7. Sebagai distributor yaitu sebagai penyalur barang dalam rangka melayani kepentingan konsumen agar barang yang dibutuhkan tepat waktu dan tepat sasaran.

upah. Dari penghasilannya. Memproduksi barang dan jasa Barang dan jasa yang diproduksi haruslah barang dan jasa yang diinginkan konsumen. Selanutnya eprusahan memproduksi barang/jasa dan dijual ke pasar barang atau ekspor. pajak usaha. Sebagai balas jasa akan diterima uang berupa sewa. Peran Konsumen dan Produsen 1. Pendapatan ini digunakan pemerintah untuk membangun negara dengan cara belanja barang. Rumah tangga produsen memberikan/membayar balas jasa faktor produksi dengan uang (berupa sewa. Rumah tangga konsumen yang menggunakan balas jasa yang diterimanya untuk membeli barang dan jasa yang dihasilkan rumah tangga produsen. tenaga kerja. bunga dan laba) 3. a. Pemerintah memperoleh pendapatan dari penerimaan pajak pribadi. yaitu memproduksi barang dan jasa. seperti minuman keras dan ganja. Artinya. rumah tangga produsen membeli/menggunakan faktor produksi. RTK akan membelanjakan uang untuk membeli barang dari pasar barang. perusahaan. 4. Peran produsen dalma sebuah perekonomian sangat penting. 3. sedangkan nomor 2 dan 3 merupakan arus uang. Peran Produsen Produsen bias saja pemerintah.Penjelasan dari gambar di atas adalah sebagai berikut 1. rumah tanga. Rumah Tangga Produsen (RTP) membeli faktor-faktor dari rumah tangga dan memberikan uang sebagai balas jasa rumah tangga. Dalam skala yang lebih luas. Pada dasrnya bagian di atas menggambarkan peranan masing-masing pelaku ekonomi. upah. Rumah Tangga Konsumen (RTK) yang menghasilkan faktor-faktor produksi menjualnya ke pasar produksi. b. dan lain-lain. membayar pajak kepada pemerintah atau membeli impor. dan sumber lain. Selisih dair penghasilan dengan pengeluarannya digunakan untuk ditabung. bea masuk. Dengan demikian nomor 1 dan 4 merupakan arus faktor produksi dan barnag. Rumah tangga produsen akan menyerahkan barang/jasa yang diproduksinya kepada rumah tangga konsumen melalui pasar barang/jasa. Rumah tangga konsumen sebagai penghasil faktor-faktor produksi (alam. Dalam memproduksi barang dan jasa produsen selalu memperhitungkan biaya produksi dan menghubungkannya dengan keuntungan yang diperoleh. 2. 4. Secara lebih terinci peran produsen sebagai berikut. Dari pasar faktor produksi. arus lingkar kegiatan ekonomi akan nampak seperti di bawah ini. atau masyarakat luar negeri. Menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran . membayar gaji pegawai negeri. Rumah tangga luar negeri dalam bidang ekonomi melalui kegiatan ekspor dan impor serta kegiatan lain yang menguntungkan tiap Negara. Barang dan jasa yang diproduksi haruslah yang benar-benar bermanfaat dan tidak melanggar peraturan yang berlaku. E. modal dan skill) menjualnya ke pasar faktor produksi. produsen tidak boleh memproduksi barnag atua jasa yang tidak bermanfaat atau bahkan merusak kehidupan konsumen. memberikan subsidi. 2. bunga dan laba. Pada dasarnya gambar di atas menggambarkan peranan masing-masing pelaku ekonomi yaitu sebagai berikut : 1.

Dengan adanya tenaga kerja proses produksi dapta dilaksanakan dengan baik. konsumen terbesar berasal dari rumah tangga. Pembayaran ini merupakan pendapatan bagi pihak-pihak yang terlibat tersebut. d. PERMINTAAN. b. Meningkatkan kepedulian social Produsen dapat berperan dalam meningkatkan kepedulian social dengan cara ikut berpartisipasi dalam memberikan bantuan terhadap korban gempa. Akan tetapi. dan masyarakat luar negeri. Dengan pendapatan tersebut berarti produsen berperan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan Negara.Pengertian Permintaan .Untuk melakukan produksi dibutuhkan tenaga kerja. PENAWARAN.Permintaan 1. Dengan demikian dapat kita identikan peran konsumen dengan peran rumah tangga. Dengan demikian barang atau jasa berguna karena mampu memenuhi keinginan konsumen. HARGA KESEIMBANGAN. dan bencana alam lainnya. gaji. Sebagai pengonsumsi barang atau jasa Barang dan jasa yang dihasilkan produsen dikonsumsi oleh konsumen. Meningkatkan pendapatan masyarakat dan Negara Produsen membayarkan upah. pemerintah. Jadi. Meningkatkan kemakmuran Produksi merupakan salah satu pertanda kemakmuran. II. DAN PASAR A. konsumsi harus selalu bisa memperbesar kapasitas produksinya agar kemakmuran masyarakat dapat diwujudkan. Sumber tenaga kerja Rumah tangga merupakan sumber tenaga kerja bagi proses produksi yang dilakukan produsen. 2. dan bentuk pembayaran lainnya kepada beberap pihak yang terlibat dalmaproses produksi. Tenaga diperoleh dari pasar input yang setiap tahun selalu bertambah jumlahnya. c. tsunami. e. Peran konsumen Konsumen juga bisa terdiri dari rumah tangga. peran konsumen antara lain sebagai berikut a. Makin banyak produksi yang dilakukan makin makmur suatu Negara. Dalam hal ini produsen bisa mengurangi pengangguran dalam dalam proses produksi barang dan jasa. Namun pertambahan ini tidak diikuti oleh terbukanya kesempatan kerja yang lebih banyak sehingga menyebabkan pengangguran.

Harapan harga suatu barang akan berubah c. yaitu permintaan terhadap barang atau jasa yang disertai daya beli dan melakukan transaksi. yaitu permintaan terhadap barang atua jasa yang disertai daya beli tetapi konsumen masih mempertimbangkan transaksinya (belum dilakukan transaksi) 3)Permintaan absolute. 2)Permintaan potensial.Berdasarkan jumlah yang melakukan permintaan 1)Permintaan individu adalah permintaan seseorang terhadap barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hukum Permintaan Hukum permintaan menyatakan bahwa harga sebuah barang meningkat. sedangkan kurva permintaan adlaha grafik yang . Factor penyebab tidak berlakunya hokum permintaan a. Hokum yang berlaku dalam ilmu ekonomi tidaklah berlaku mutlak tetapi bersifat ceteris paribus. sebaliknya jumlah (kuantitas) barang yang diminta naik.Jenis-jenis permintaan a. Skedul dan Kurva Permintaan Skedul permintaan adlaha sebuah table yang memperlihatkan hubungan antara harga barang dan kuantitas yang diminta. 2)Permintaan kelompok adalah permintaan dari sekelompok orang atau masyarakat pada saat yang bersamaan (penjumlahan permintaan individu) 3. Hubungan kuantitas harga d. Barang inferior 4.Berdasarkan daya beli 1)Permintaan efektif. Dalam hal ini kuantitas yang diminta berhubungan negative dengan harga barang. b. kuantitas (jumlah) uang diminta akan turun. yaitu permintaan terhadap barang/jasa yang tidak disertai daya beli. Permintaan barang-barang bernilai prestise b.Permintaan adalah jumlah barang/jasa yang diinginkan dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalma jangka waktu tertentu dengan menganggap factor yang mempengaruhinya konstan/tetap (ceteris paribus) 2. Jika harga sebuah barang mengalami penurunan.

3. maka akan menggeserkan kurva permintaan ke kiri. Pertambahan jumlah penduduk 6. 2. Perkiraan harga mendatang. Pergeseran Kurva Permintaan Jika terjadi perubahan pada factor-faktor yang mempengaruhi permintaan selain harga.00 jumlah permintaan 600 unit. e.memuat hubungan antara harga sebuah barang dan kuantaitas yang diminta. maka akan mengakibatkan kurva permintaan bergeser bahwa setiap perubahan yang mengakibatkan pertambahan jumlah permintaan pada tingkat harga tertentu.000. Tingkat pendapatan konsumen b. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemintaan Hal-hal yang mempengaruhi permintaan individu terhadap barang danj asa antara lain sebagai berikut : a. f. 5. Perhatikan contoh berikut ini ! No 1 2 3 4 5 Harga ( P ) 2000 1800 1600 1400 1200 Jumlah ( Q ) 100 120 140 160 180 Dari tabel di atas dapat dikethaui bahwa tingkat harga yang tinggi jumlah barnag yang diminta sedikit kemudian harga diturunkan secara perlahan-lahan mengakibatkan jumlah permintaan semakin bertambah.00 jumlah permintaan sebesar 800 unit. kemudian pada saat harga naik Rp. Fungsi permintaan Bentuk umum fungsi permintaan adalah sebagai berikut dimana : Q = jumlah barang yang diminta a = konstanta b = koefisien pengaruh atau slope p = harga Untuk fungsi persamaan linier juga menggunakan rumus : Contoh : Pada saat harga RP. Selera konsumen. maka akan menggeserkan kurva permintaan ke kanan. tentukan fungsi permintaannya ! Jawab : Q = a – bp 800 = a – 2.000b . Harga barang dan jasa c.000.000b 600 = a – 3. d. begitu pula apabila setiap perubahan yang menurunkan jumlah permintaan pada tingkat harga tertentu. Harga barang lain yang berkaitan substitusi dan komplementer).

Penawaran pasar adalah penjumlahan dari penawaran individu. 2. !Perhatikan tabel berikut ini NO 1 2 3 4 5 Harga ( P ) 2000 1800 1600 1400 1200 Jumlah ( Q ) 180 160 140 120 100 Dari tabel di samping menyatakan bahwa pada tingakt harga yang tinggi jumlah barang atau jasa yang ditawarkan banyak.200 = – 1. Keuntungan yang diinginkan oleh produsen. 4. Faktor-faktor yang Memepngaruhi Penawaran a. Hukum penawaran juga bersifat ceteris paribus. semakin rendah harga suatu barang semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan. b. maka akan disertai dengan penurunan jumlah penawaran terhadap barang dan jasa. 5. Kurva Penawaran)Pergeseran(Penawaran Jika terjadi perubahan harga pada factor-faktor yang mempengaruhi penawaran selain harga.000b b = 5 – masukan persamaan 1 800 = a – 200 (5) 800 = a – 10. c. Bahwa setiap . Harga input atau biaya produksi. d. Harga barang dan jasa. Begitu juga kurva penawaran yang berbentuk garis dari kiri bawah ke kanan atas atau berslope positif. maka akan mengakibatkan kurva penawaran akan bergeser. Teknologi produksi. Hal ini menunjukkan hubungan yang positif antara harga barang atua jasa dengan kuantitas yang ditawarkan. Penawran individu adlaha penawaran yangdilakuakn oleh satu orang penjual dan atau produsen b. e. kemudian harga turun secara perlahan mengakibatkan jumlah penawaran akan semakin menurun pula.800 Q = 10. Jenis-jenis Penawaran a.000 a = 10.800 – 5p◊ Q = a – bp ⇒fungsi a = B. Pengertian Penawaran Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual pada berbagai tingkat harga dan dalam waktu tertentu. 3. Penawaran 1. Yang menunjukkan bahwa apabila terjadi penurunan harga. Hukum Penawaran Hukum penawaran menyatakan semkain tinggi harga suatu barang semakin banyak jumlah barang yang dibutuhkan. Banyaknya penjual atau pesaing.

maka akan menggeser kurva penawaran ke kiri. Perubahan biaya produksi. c. Q2(Untuk menentukan persamaan fungsi penawaran melalui dua titik A Contoh : Pada saat harga Rp. maka akan menggeser kurva penawaran ke kanan begitu juga apabila setiap perubahan yang menunjukkan jumlah penawaran pada tingkat harga tertentu. Harapan mendapatkan laba. Harapan masa yang akan datang. bagaimana fungsi penawarannya ? Jawab : )Q – 30(P – 700 = 15 P – 700 = 15 Q – 450 P = 15Q + 700 – 450 P = 15 Q + 250 P-700 = )Q – 30( selengkapnya download disini ( versi ppt dan doc ) .00 jumlah barang yang ditawarkan sebanyak 50 unit. Fungsi Penawaran Secara umum fungsi penawaran ditulis sebagai berikut dengan rumus :)Q2.perubahan yang mengakibatkan pertambahan jumlah penawaran pada tingkat harga tertentu.00 jumlah abrang yang ditawarkan 30 unit kemudian harga naik menjadi Rp. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran a. b. 6.000. P2( dan B )Q1. Teknologi yangdigunakan. 1. d. 700.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful