BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Pemikiran-pemikiran para filosof dari pada ajaran dan wahyu dari Allah sehingga banyak ajaran Islam yang tidak mereka akui karena menyelisihi akal menurut prasangka mereka Berbicara perpecahan umat Islam tidak ada habis-habisnya, karena terus menerus terjadi perpecahan dan penyempalan mulai dengan munculnya khowarij dan syiah kemudian muncullah satu kelompok lain yang berkedok dan berlindung dibawah syiar akal dan kebebasan berfikir, satu syiar yang menipu dan mengelabuhi orangorang yang tidak mengerti bagaimana Islam telah menempatkan akal pada porsi yang benar. sehingga banyak kaum muslimin yang terpuruk dan terjerumus masuk pemikiran kelompok ini. akhirnya terpecahlah dan berpalinglah kaum muslimin dari agamanya yang telah diajarkan Rasulullah dan para shahabat-shahabatnya. Akibat dari hal itu bermunculanlah kebidahan-kebidahan yang semakin banyak dikalangan kaum muslimin sehingga melemahkan kekuatan dan kesatuan mereka serta memberikan gambaran yang tidak benar terhadap ajaran Islam, bahkan dalam kelompok ini terdapat hal-hal yang sangat berbahaya bagi Islam yaitu mereka lebih mendahulukan akal dan oleh karena itu sudah menjadi kewajiban bagi seorang muslim untuk menasehati saudaranya agar tidak terjerumus kedalam pemikiran kelompok ini yaitu kelompok Mu'tazilah yang pengaruh penyimpangannya masih sangat terasa sampai saat ini dan masih dikembangkan oleh para kolonialis kristen dan yahudi dalam menghancurkan kekuatan kaum muslimin dan persatuannya. 1 Sebagai salah satu ilmu keIslaman, Ilmu kalam sangat lah penting untuk di ketahui oleh seorang muslim yang mana pembahasan dalam ilmu
1

http://www.almanhaj.or.id/content/1985/slash/0, hlm. 1

Perbandingan Aliran-aliran Kalam

1

kalam ini adalah pembahasan tentang aqidah dalam Islam yang merupakan inti dasar agama, karena persolaan aqidah Islam ini memiliki konsekwensi yang berpengarah pada keyakinan yang berkaitan dengan bagaimana seseorang harus meng interpretasikan tuhan itu sebagai sembahannya hingga terhindar dari jurang kesesatan dan dosa yang tak terampunkan (syirik). Memang, Pembahasan pokok dalam Agama Islam adalah aqidah, namun dalam kenyataanya masalah pertama yang muncul di kalangan umat Islam bukanlah masalah teologi, melainkan persolaan di bidang politik, hal ini di dasari dengan fakta sejarah yang menunjukkan bahwa, titik awal munculnya persolan pertama ini di tandai dengan lahirnya kelompokkelompok dari kaum muslimin yang telah terpecah yang kesemuanya itu di awAli dengan persoalan politik yang kemudian memunculkan kelompokkelompok dengan berbagai Aliran teologi dan berbagai pendapat-pendapat yang berbeda-beda. Dalam pembahasan Ilmu Kalam, kita dihadapkan pada barbagai macam gerakan pemikiran-pemikiran besar yang kesemuanya itu dapat dijadikan sebagai gambaran bahwa agama Islam telah hadir sebagai pelopor munculnya pemikiran-pemikiran yang hingga sekarang semuanya itu dapat kita jumpai hampir di seluruh dunia. Hal ini juga dapat dijadikan alasan bahwa Islam sebagi mana di jumpai dalam sejarah, bukanlah sesempit yang dipahami pada umumnya, karena Islam dengan bersumber pada al-Quran dan As-Sunnah dapat berhubungan dengan pertumbuhan masyarakat luas. Problematika teologis di kalangan umat Islam baru muncul pada masa pemerintahan Khalifah Ali bin Abi Thalib (656-661M) yang ditandai dengan munculnya kelompok dari pendukung Ali yang memisahkan diri mereka karena tidak setuju dengan sikap Ali yang menerima Tahkim dalam menyelesaikan konfliknya dengan muawiyah bin abi Sofyan, gubernur syam, pada waktu perang siffin. Kelompok ini selanjutnya dikenal dengan Kelompok Khawarij.

Perbandingan Aliran-aliran Kalam

2

Lahirnya Kelompok Khawarij ini dengan berbagai pendapatnya selanjutnya, menjadi dasar kemunculan kelompok baru yang dikenal dengan nama Murji’ah. lahirnya Aliran teologi inipun mengawali kemunculan berbagai Aliran-Aliran teologi lainnya. Dan dalam perkembangannya telah banyak melahirkan berbagai Aliran teologi yang masing-masing mempunyai latar belakang dan sejarah perkembangan yang berbeda-beda.Berikut ini akan dibahas tentang pertumbuhan dan perkembangan Aliran tersebut berikut pokok-pokok pikiran nya masing-masing.2 B. Permasalahan Permasalahan yang akan dikemukakan dalam makalah ini adalah sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Aliran Khawarij Aliran Murji’ah Aliran Qadariyah Aliran Jabariyah Aliran Mu’tazilah Ahlussunah Wal- Jamaah Aliran Syiah Aliran Salafiyah

BAB II
2

Mufdil Tuhri dkk, Aliaran-Aliran dalam Ilmu Kalam, 3 Agustus 2009, 5:02 am, hal. 2

Perbandingan Aliran-aliran Kalam

3

PEMBAHASAN ALIRAN-ALIRAN ILMU KALAM A. Aliran Khawarij. Ini adalah kelompok pendukung Ali yang menganut garis keras. Merekalah, yang jumlahnya sekitar 12.000 orang, dan kebanyakan berasal dari suku Tamim, di bawah pimpinan Abdullah bin Wahab Ar-Rasuliy, yang melakukan pembelotan dan pembangkangan. Bahkan secara berterang-terang melancarkan protes perlawanan terhadap penerimaan Ali atas tawaran damai (kompromi) dari Mu’awiyah pada Perang Shiffin, dengan meninggalkan Ali di Daumatil Jandal menuju dusun Harura. Mereka juga menuntut Ali untuk mengaku dosa atas ”ketergelincirannya” itu. Pokoknya, menanntu Nabi itu, misalnya saja dengan selalu menyerimpungnya dengan slogan ”Tiada hukum kecuali dari Allah dan tiada hakim melainkan Allah”, suatu kalimat yang dianggap Ali sebagai kalimat haq namun dimaksudkan untuk sesuatu yang batil. Mereka ingin mengembalikan soal kekhalifahan kepada rakyat lewat pemilihan umum, bukan melalui kompromi kelompok Ali dan Mu’awiyah. Belum puas dengan rupa-rupa sepak terjang itu, kaum fanatik ini lantas mengangkat senjata meletuskan perang pemberontakan di Nahrawan, yang untungnya berhasil ditumpas. Syahristani mencatat bahwasanya dalam Khawarij, paling tidak ada lima sekte, yakni Azariqah (pengikut Abu Rasyid Nafi ibnu Al-Azraq), Ibadhiyah (ditokohi oleh Abdullah bin Ibadh), Najdat Azariyah (dipimpin Najdad ibnu Amir), Ajaridah (dibawah komando Abdul Karim bin Ajrad), dan Sufaruz Ziadiyah. Ada pula yang Cuma membaginya menjadi dua cabang. Petama, Basrah (Irak) yang markasnya di Bathaih, dipimpin oleh Nafi ibnu Al-Azraq dan Al-Qaththary ibnu Al-Fuja’ah. Kedua, cabang yang bermarkas di Jazirah Arab, dipimpin oleh Abu Thalut, Najdat ibnu Amir dan Abu Fad-yak. Bukti sejarah menunjukkan bahwa kelompok radikan inilah yang mendalangi dan merancang pembunuhannAli, Mu’awiyah dan Amru bin Ash

Perbandingan Aliran-aliran Kalam

4

dan Amru bin Bakr At-Tamimy (”dijatah” untuk menyudahi Amru bin Ash di Mesir). ini antara lain bahwa seorang Muslim yang berbuat dosa besar atau meninggalkan kewajiban-kewajibannya yang sampai matinya belum sempat bertobat. Thalhah dan Zubayr) ikut dicelanya. yang semula bersifat politis lantas menceburkan diri pula ke soal ketuhanan. Mereka yang menolak menyerahkannya termasuk pula kafir. etika. Orang-orang yang turut perang Unta pun (seperti. Begitu juga Mu’awiyah sendiri beserta wakil keduanya.secara serentak pada 17 Ramadhan 40 H. hukum. Ada pula yang menamakannya ”Syurah” (penjual) yakni golongan yang telah menjual dirinya untuk Allah semata. alias sudah kafir. yakni Abdul Rahman bin Muljam (ke Kufah untuk menghabisi Ali). Kaum Khawarij. Dalam hal ini. Pandangan keagamaan kaum sempalan. bisa juga disebut Asy-Syurat (kaum Musyawarah) atau ”Haruriyyun” yang mengambil nama sebuah desa Harura dekat Kufah yang mereka jadikan markas besar. Mereka terhitung sebagai penganut ajaran predestinasi yang kaku dan fanatik yang enggan mengakui hak keimanan para khalifah sesudah Umar. Maka itu wajib dilenyapkan. dan sebagainya. di masa pemerintahan Abdul Malik bin Marwan. sebab hanya pemimpin mereka sendirilah yang dianggap imam yang sah. Perbandingan Aliran-aliran Kalam 5 . Ali telah mereka anggap kafir lantaran menerima perundingan damai dari Mu’awiyah. Burak bin Abdullah (yang ditugasi membantai Mu’awiyah di Syam). dengan mengutus tiga algojo khusus buat ”misi suci” itu. Abu Musa Asy’ary dan Amru bin Ash. Namun yang berhasil menunaikan tugas ”suci” nya cuma Ibnu Muljam. atau ”Muhakkimah” yang dibangsakan dari semboyan mereka ”Tiada kecuali dari Allah dan tiada hakim melainkan Allah”. berlandaskan surah AlBaqarah ayat 207. misalnya: Aisyah. maka ia dianggap tidak lagi Muslim. sehingga mesti pula disudahi.

Al-Bayan. tidaklah harus dari suku Quraisy atau orang Arab. Seputar Sejarah dan Muamalah. M Yusran Asmuni. Bandung. dan kalau sudah terpilih tak boleh mengundurkan diri atau berhukum sebagaimana Ali. yang merupakan tempat mereka menumpahakn rasa penyesalannya kapada Ali bin abi Thalib yang mau berdamai dengan Mu’awiyah. Artinya. berlaku adil.3 1. Jakarta 1995. maka ia dianggap telah berdosa besar. M. sedekah. Ilmu kalam. tetapi tidak melaksanakan kewajibankewajiban agama yang pokok-pokok semisal shalat. PT RajaGrafindo Persada.4 Kelompok ini juga kadang kadang menyebut dirinya Syurah yang berarti “golongan yang mengorbankan dirinya untuk allahdi samping itu nama lain dari khawarij ini adalah Haruriyah. Menurut ibnu Abi Bakar Ahmad Al-Syahrastani. PT RajaGrafindo Persada. dan lain-lain. dan tasawuf. hlm. 29 Drs. Filsafat. 1993. bahwa yang disebut Khawarij adalah setiap orang yang keluar dari imam yang hak dan telah di sepakati para jema’ah.5 3 M. Abuddin Nata. Jakarta. Hal. 61- 63 4 J Drs. Natsir Arsyad. H.A. baik ia keluar pada masa sahabat khulafaur rasyidin. Nama itu diberikan kepada mereka yang keluar dari barisan Ali. istilah ini berasal dari kata harura. atau pada masa tabi’in secara baik-baik. dan kafir. Dan siapa yang telah mengakui ”tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul-Nya”. puasa. Ilmu Tauhid.Di soal kekhalifahan. XIV 5 Ibid Perbandingan Aliran-aliran Kalam 6 . Hal. dalam tilikan mereeka. harus dienyahkan. nama suatu tempat dekat kufah. Pengertian dan latar belakang timbulnya Aliran khawarij Aliran Khawarij merupakan Aliran teologi tertua yang merupakn Aliran pertama yang muncul dalam teologi Islam. zakat. tapi harus dipilih secara bebas di antara umat Islam (walau budak sekalipun). Menurut bahasa nama khawarij ini berasal dari kata “kharaja” yang berarti keluar. 1996.

6 Atas dasar ini.Untuk itu mereka berusaha keras agar dapat membunuh ke empat tokoh ini. pada waktu perang siffin. kemudian golongan yang semula mendukung Ali ini selanjutnya berbalik menentang dan memusuhi Ali beserta tiga orang tokoh pelaku tahkim lainnya yaitu Abu Musa Al-Asyari. beralasan bahwa tahkim itu merupakan penyelesaian masalah yang tidak di dasarkan pada ajaran AlQur’an. orang yang melakukan tahkim dan merimanya adalah kafir. hanya Ali yang berhasil terbunuh ditangan mereka.Kelompok khawarij ini merupakan bagian dari kelompok pendukung Ali yang memisahkan diri. Dengan demikian. pimpinan rombongan sewaktu mereka berkumpul di Harura (pimpinan Khawarij pertama) 2) Urwah bin Hudair 3) Mustarid bin sa’ad 4) Hausarah al-Asadi 5) Quraib bin Maruah 6) Nafi’ bin al-azraq (pimpinan al-Azariqah) 7) Abdullah bin Basyir 8) Zubair bin Ali 6 Ibid. tapi ditentukan oleh manusia sendiri. dan orang yang tidak Memutuskan hukum dengan al-quran adalah kafir. Hal. 2. Latar belakang ketidak setujuan mereka itu. XV Perbandingan Aliran-aliran Kalam 7 . dan menurut fakta sejarah. gubernur syam. dengan beralasan ketidak setujuan mereka terhadap sikap Ali bin abi Thalib yang menerima tahkim (arbitrase) dalam upaya untuk menyelesaikan persilisihan dan konfliknya dengan mu’awiyah bin abi sofyan. Tokoh-tokoh Khawarij Diantara tokoh-tokoh khawarij yang terpenting adalah : 1) Abdullah bin Wahab al-Rasyidi. Mu’awiyah bin Abi Sofyan dan Amr Bin Ash.

Sekte-Sekte tersebut adalah:8 a. Ajaran Pokok Secara umum ajaran-ajaran pokok Khawarij adalah: 7 Ibid. Hal. Hal. Op-cit.9) Qathari bin Fujaah 10) Abd al-Rabih 11) Abd al Karim bin ajrad 12) Zaid bin Asfar 13) Abdullah bin ibad7 3. 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) Sekte-sekte: Al-Muhakkimah Al-Azariqah Al-Najdat Al-baihasyiah Al-Ajaridah Al-Sa’Alibah Al-Ibadiah Al Sufriyah b. Abuddin Nata. mengawali dan mempercepat kehancurannya dan sehingga Aliran ini hanya tinggal dalam catatan sejarah. Sekte-sekte dan ajaran pokok Khawarij Terpecahnya Khawarij ini menjadi beberapa sekte. 30 8 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 8 . 104 Drs.

Hal. dkk . dan di jatuhi hukuman bunuh bila zhalim. Aliran Murji’ah Sebuah aliran yang konon ditegakkan oleh Mu’awiyah untuk mengimbangi Syi’ah dan Khawarij. 5) Khalifah di pilih secara permanen selama yang bersangkutan bersikap adil dan menjalankan syari’at islam. Ilmu kalam.M. 51 1 10 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 9 . Pustaka setia. 7) Khalifah Ali dianggap menyelewang setelah terjadi Tahkim (Arbitrase). Bandung. DR.a dianggap telah menyeleweng. mau diampuni atau tidak. dan zubair. Talhah.10 B. antara Aisyah. Khalifah harus dipilih langsung oleh rakyat. 6) Khalifah sebelum Ali adalah sah. tetapi setelah tahun ke tujuh dari masa kekhalifahannya Usman r. M. Yusran asmuni.Ag. 2006. Abdul Rozak. dengan Ali bin abi tahAlib) dan mambenarkannya – di hukum kafir. Op-cit. H. masih Muslim atau sudah kafirkah ia. Mereka adalah penganut paham irja’ (mengangguhkan persoalan) yang menyatakan bahwa penilaian terhadap seorang Muslim pelaku dosa besar. 105. Mereka juga menyatakan bahwa maksiat tidaklah menyusutkan iman sebagaimana ketaatan seseorang tiadalah berguna kalau dicemari laku kekafiran. Dengan demikian setiap orang muslim berhak menjadi Khalifah apabila suda memenuhi syarat-syarat. 9 Drs. dan Orang-orang yang terlibat dalam perang jamal (perang pelaku tahkim—termasuk yang menerima dan harus di bunuh. harus ditunda sampai hari kiamat dan diserahkan saja urusannya kepada Allah. Hal.9 Khalifah tidak harus keturunan Arab. CV.1) 2) para 3) 4) Orang Islam yang melakukan Dosa besar adalah kafir.

dan lagi. Pengertian dan latar belakang timbulnya aliran Murji’ah Aliran Murji’ah ini muncul sebagai reaksi atas sikapnya yang tidak mau terlibat dalam upaya kafir mengkafirkan terhadap orang yang melakukan dosa besar. puasa. Sebaliknya. 63-64 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 10 . Natsir Arsyad. Munculnya adalah ketika mereka mengendus permakluman kaum Khawarij yang mengkafirkan Ali. dan ditegakkan oleh Ghailan Al-Dimasyqi. Dengan kata lain bahwa orang mukmin sekalipun melakukan dosa besar masih 1 11 M. dalam arti tidak bakal membinasakan iman. Juga setelah dilihatnya bahwasanya di dalam Syi’ah ada yang mencap Abu Bakar.Aliran Murjiah pada mulanya merupakan pecahan kecil kelompok Khawarij. bukanlah termasuk iman. Kebalikan dari Khawarij. beserta pengikut mereka sebagai kafir. dan lain-lain. sebagai mana hal itu dilakukan oleh aliran khawarij. Utsman dan para penyokong yang bertahkim. Orang mukmin yang melakukan dosa besar itu dianggap tetap mengakui bahwa tiada tuhansealin allah dan Nabi Muhammad sebagai Rasulnya. sebab betapapun tiap golongan punya kelebihan dan kekurangan. Jadi. Umar. karena hanya tuhanlah yang mengetahui keadaan iman seseorang. dan iman tidak bakal lenyap hanya lantaran seseorang berbuat dosa. kedua golongan itu mengkafirkan pula klan Umayyah dan malah mengutuknya. Dan suatu ketaatan yang tak disertai iman hanyalah kesia-siaan. Murjiah mengakui sekalian kelompk di atas sebagai mukmin seraya menolak mengkafirkan salah satunya. Op-cit. Murjiah mengartikan iman hanyalah kepercayaan hati belaka. seperti shalat. Kewajiban agama. bahkan tak memberi bekas terhadap keimanan seseorang. Demikian pula orang mukmin yang melukan dosa besar masih di anggap mukmin di hadapan mereka. Utsman. hlm.11 1. dan untuk itu Tuhan-lah yang menentukan kelak. Umayyah selalu memerangi mereka dan menganggap dirinya saja yang benar. Mereka menangguhkan penilaian terhadap orang-orang yang terlibat dalam peristiwa tahkim itu di hadapan tuhan. maksiat tidaklah berbahaya kalau tetap ada iman.

Op-cit . Oleh karena itu orang tersebut masih tetap mukmin. Hal. op-cit.14 2. 3) adanya pendapat yang menyalahkan orang yang ingin merebut kekuasaan Usman bin Affan. berarti menangguhkan.yang terlihat dan menyetujui tahkim dalam perang siffin. Ajaran-ajaran Murji’ah Ajaran-ajaran pokok murji’ah dapat disimpulan sebagai berikut: . 106 Ibid. Muslim tersebut tetap mukmin selama ia mengakui dua kalimat syahadt. Hal-hal yang melatarbelakangi kehadiran murji’ah antara lain adalah :13 1) adanya perbedaan pendapat antara Syi’ah dan Khawarij. 106 1 13 1 14 1 15 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 11 . 34 Ibid.M Yusran Asmuni.12 Pandangan mereka itu terlihat pada kata murji’ah yang barasal dari kata arja-a yang pengharapan.tetap mangucapkan dua kalimat syahadat yang menjadi dasar utama dari iman. Hal. bukan kafir. Hal. 2) adanya pendapat yang menyalahkan aisyah dan kawan-kawan yang menyebabkan terjadinya perang jamal. 33 Drs. 1) Iman Hanya membenarkan (pengakuan) di dalam Hati 2) Orang islam yang melakukan dosa besar tidak dihukumkan kafir. H. 3) Hukum terhadap perbuatan manusia di tangguhkan hingga hari kiamat15 1 12 Drs. mengakhirkan dan memberi mengkafirkan pihak-pihak yang ingin merebut kekuasaan ali dan mengakfirkan orang. hlm. Abuddin Nata.

yang oleh Az-Zahaby disebut sebagai seorang tabi’in yang bisa dipercaya. kemungkinan mendapat ampunan dari tuhan masih ada. Aliran Qadariyah Aliran teologi yang berpaham free will dan free act ini didirikan oleh tiga tokoh terkemuka. Satu riwayat menyebutkan bahwa mantan murid Imam Hasan Basri ini terbunuh karena perkara politik. Tokoh murji’ah Moderat antara lain adalah hasan bin Muhammad bin Ali bin Abi Thalib. aliran murji’ah ini terpecah menjadi beberapa macam sekte. yang ayahnya adalah budak Utsman bin Affan ini. Abu Yusufdan beberapa ahli hadits16. ada pula yang ekstrem. orang itu tidak dihukum kafir. Murji’ah mengalami berbagai perbedaan pendapat dikalangan pengikutnya yang mendasari lahirnya aliran-aliran. yakni: 1. lantaran memberontak bersama Ibnu Al-Asy’ats. Ia.17 C. Ma’bad Al-Juhamy. bagaimanapun besarnya dosa seseorang. Hal. Abu Hanifah. H. sekalipun seseorang menyatakan dirinya musyrik. Ghailan Al-Dimasyqi. Kelompok ini berpendapat. selanjutnya. 34 Drs. kalau bukan soal Zindiq.3. Op-cit. ia terbilang jago kawin dengan memboyong 10 istri sekaligus (tapi kemudian disuruhmemilih 4 1 16 Drs. op-cit. Abuddin Nata. pengikut Jaham bin Shafwan. 2. dibunuh oleh Al-Hajjaj. yang berpendapat. 108 1 17 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 12 . oleh Imam Al-Auza’I disebut-sebut sebagai seorang jago pidato. ada yang moderat. Tokoh dan sekte dalam murji’ah Dalam perkembangannya.M Yusran Asmuni. Sedangkan yang ekstrem antara lain ialah kelompok Jahmiyah. Hal. Di awal-awal masuknya ke Islam.

Op-cit. Perbandingan Aliran-aliran Kalam 13 . serta kebebasan penuh dalam menentukan nasib dan perjalanan hidupnya. yang beserta dua tokoh di atas. hlm. Jadi ”menolak” adanya qadha dan qadar dalam upaya dan segala perilaku manusia.saja di antaranya). Qadariyah Qadariyah berakar pada qadara yang dapat berarti memutuskan dan memiliki kekuatan atau kemampuan. Hisyam Ibnu Abdul Malik pernah menahannya dan disuruh potong tangan kakinya. antara lain. dan bukan berasal dari pengertian bahwa manusia terpaksa tunduk kepada qadar dan qada Tuhan19 Mazhab qadariyah muncul sekitar tahun 70 H(689 M). Natsir Arsyad.18 1. baik atau buruk. serta mati terbunuh pula. Ia punya kekuatan sendiri untuk Mewujudkan peebuatan-perbuatannya. Dalam paham qadariyah manusia di pandang mempunyai qudrat atau kekuatan untuk melaksanakan kehendaknya. juga hidup di zaman Daulat Umawiyah. hlm. dan tuhan tidak campur tangan dalam perbuatan manusia Pengertian dan latar belakang timbulnya aliran 1 18 1 19 M. op-cit. qadariyah adalah nama yang dipakai untuk suatu aliran yang memberikan penekanan terhadap kebebasan dan kekuatan manusia dalam menghasilkan perbuatan-perbuatannya. kesamaan keduanya terletak pada kepercayaan kedunya yang menyatakan bahwa manusia mampu mewujudkan tindakan dan perbuatannya. 65-66 Drs. Kaum Qadariyah. 3. Ajaran-ajaran tentang Mazhab ini banyak memiliki persamaan dengan ajaran Mu’tazilah sehingga Aliran Qadariyah ini sering juga disebut dengan aliran Mu’tazilah. lalu dibunuh dan disalib.Sedangkan sebagai suatu aliran dalam ilmu kalam. berkeyakinan bahwa manusia mempunyai kemerdekaan berkehendak dan berbuat. Abuddin Nata. Al-Ja’du bin Dirham.

Hal. Al-Qur’an dan Hadits mereka tafsirkan berdasarkan logika semata-mata.21 Tokoh utama Qadariyah ialah Ma’bad Al-Juhani dan Ghailan al Dimasyqi. Padahal kita tahu bahwa logika itu tidak bisa menjamin seluruh kebenaran. 3) Kaum Qadariyah mengatakan bahwa Allah itu maha esa atau satu dalam ati bahwa Allah tidak memiliki sifat-sifat azali. Hal. H. Kedua tokoh ini yang mempersoalkan tentang Qadar. Yusran Asmuni.ini. dan menerima balasan buruk (siksa Neraka) atas segala amal perbuatannya yang salah dan dosakarena itu pula. dan mereka menolak segala sesuatu terjadi karena qada dan qadar Allah SWT. PT Rineka Cipta. 2 20 yang berdosa besar itu bukanlah kafir. H. 109 Drs. maka Allah berhak disebut adil. bukan sebaliknya. Jadi seharusnya logika dan akal pikiranlah yang harus tunduk kepada Al-Qura’n dan Hadits. dan bukanlahmukmin.1992. Ilmu Tauhid. Pokok-pokok ajaran Qadariyah Menurut Dr. Ahmad Amin dalam kitabnya Fajrul Islam halaman 297/298. Jakarta. op-cit. tapi fasik dan orang fasikk itu masuk neraka secara Drs. 2) Allah SWT. seprti ilmu. 2.M. sebab logika itu hanya jalan pikiran yang menyerap hasil tangkapan panca indera yang serba terbatas kemampuannya. pokok-pokok ajaran qadariyah adalah : 1) Orang kekal. Tidak menciptakan amal perbuatan manusia.20 Aliran ini merupakan aliran yang suka mendahulukan akal dan pikiran dari pada prinsip ajaran Al-Qur’an dan hadits sendiri. melainkan manusia lah yang menciptakannyadan karena itulah maka manusia akan menerima pembalasan baik (surga) atas segala amal baiknya. 45 2 21 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 14 . Zainuddin.

mendengar dan melihat yang bukan dengan zat nya sendiri. yang jelas di dalam Al-Qur’an dapat di jumpai ayatayat yang dapat menimbulkan paham qadariyah . katanya segala sesuatu ada yang memiliki sifat yang menyebabkan baik atau buruk. hal. walaupun Allah tidak menurunkan agama. 47 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 15 . dan Hanya kepada Allah sajalah hendaknya orangorang mukmin bertawakkal. Sebab. dan tidak patut bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah.Kudrat. Menurut mereka Allah SWT. hayat. itu mengetahui. Dalam surat Al Ra’ad Ayat 11. mendengar. 4) Kaum Qadariyah berpendapat bahwa akal manusia mampu mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. Dalam Surat Al-Kahfi ayat 29. dan meilahat dengan zatnya sendiri.22 Selanjutnya terlepas apakah paham qadariyah itu di pengaruhi oleh paham luar atau tidak. hidup. allah menegaskan                22 Ibid. di jelaskan                                    Artinya: Rasul-rasul mereka Berkata kepada mereka: "Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu. akan tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. berkuasa.

niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. sehingga mengerjakan segala perbuatannya dalam keadaan terpaksa.                             Artinya: Dan Katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu. yang gejolaknya mengepung mereka. dan sebagainya. Tapi dengan demikian pula. terikat mutlak pada kehendak dan kekuasaan-Nya. air mengalir. Dengan kate lain. Dengan demikian paham qadariyah memilki dasar yang kuat dalam islam. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. dengan mengatakan bahwa Tuhanlah yang menakdirkan atau menentukan sekalian pikiran dan sepak terjang manusia (dan segenanp makhluk lainnya). dan tidaklah beralasan jika ada sebagian orang menilai paham ini sesat atau kelaur dari islam D. matahari terbit. Aliran Jabariyah Kelompok penganut paham predestinasi dan fatalisme ini punya pandangan yang bertolak belakang dengan Qadariyah. Manusia tak berdaya untuk berkehendak bebas dan tak punya pilihan dan kekuasaan apa pun untuk itu. manusia tidaklah bertanggung jawab atas perbuatannya yang seluruhnya dating dari Tuhan. dan barangsiapa yang ingin (kafir) Biarlah ia kafir".Sekalian tindakannya adalah atas “paksaan” Tuhan. dan jika mereka meminta minum. Maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman. Allah telah menjadikan tindakan manusia seperti pada barang-barang mati: batu jatuh. Perbandingan Aliran-aliran Kalam 16 . Sesungguhnya kami Telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka.

sehingga kerap pula disebut Jahamiyah). Jahamiyah (yang setengah orang mengidentikkannya dengan Jabariyah itu sendiri). hanyalah salah satu dari tiga sekte yang ada dalam Jabariyah. hlm. hlm.24 Dan dalam bahasa inggris disebut dengan fatalism atau predestination. Tokoh terakhir ini ditawan. dan latar belakang Kemunculan jabariyah. Mereka. Sedangkan menurut al-Syahrastani bahwa Jabariyah berarti menghilangkan perbuatan dari hamba secara hakikat dan menyandarkan perbuatan tersebutkepada Allah. suatu akibat wajar dari penandaan sifat-sifat Tuhan. Kalau Allah tak berbicara maka Al-Qur’an bukanlah kalam Allah yang abadi kecuali dengan di ta’wilkan. sebagaimana Mu’tazilah. 39 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 17 . Najjariyah inilah yang kemudian berkembang menjadi Nama jabariyah berasal dari kata jabara yang mengandung arti memaksa. lantas dihabisi. Kehidupan bangsa arab 23 24 M. Tokoh pendiri aliran ini ialah Al-Ja’du bin Dirham yang berasal dari Khurasan. yaitu paham yang menyatakan bahwa perbuatan manusia di tentukan sejak semula oleh qada dan qadar tuhan. juga membantah bahwa Allahitu akan terlihat dengan mata kepala di Hari Pengadilan nanti. dibantu oleh Jaham bin Shafwan. Asy’ariyah. Menurut catatan sejarah. mennurut suatu hasil penelusuran. (Versi lain menyebutkan bahwa sebenarnya Ibnu Shafwan sendirilah pendiri aliran ini. Tetapi. Abuddin Nata. Natsir Arsyad. Op-cit. Op-cit. mereka berpendapat bahwa kitab suci itu adalah makhluk sebagai halnya makhluk lain. dalam sebuah pemberontakan politik menentang Bani Umayyah di Khurasan. Pengerian.Tentang Al-Qur’an. Dua lainnya adalah Zirariyah dan Najjariyah. paham jabariyah ini di duga telah ada sejak sebalum agama Islam datangke masyarakat arab. 66-67 Drs.23 1.

Aliran ini pada mulanya di pelopori oleh al-ja’ad bin dirham. Hal ini kemudian mendasari mereka untuk tidak bisa berbuat apa-apa. 25 Ibid. kecuali bila dikehendaki Allah. dengan keadaan yang sangat tidak bersahabat dengan mereka pada waktu itu. Namun. Pokok-pokok paham jabariyah. hlm.25 Munculnya mazhab ini berkaitan dengan munculnya Qadariyah. Selanjutnya. Sesungguhnya Allah adalah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana. Dalam surat al Insan ayat 30. Karena itu aliran ini terkadang disebut juga dengan Jahmiah. dan menyebankan mereka semata-mata tunduk dan patuh kepada kehendak tuhan. Daerah kelahirannya pun berdekatan. 40 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 18 . dalam perkembangannya. jabariyah di khurasan. dinyatakan               Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu). yang menjadi dasar yang sejajar dengan pemahaman pada aliran jabariyah ini dijelaskan Al-Qur’an diantaranya : Dalam surat al-saffat ayat 96 :    Artinya: “Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu”. Aliran ini di sebarluaskan oleh jahm bin Shafwan. Qadariyah muncul di irak.yang diliputi oleh gurun pasir sahara telah memberi kan pengaruh besar terhadap hidup mereka. 2.

jaham menginterpretasikan bahwa pahala dan siksa merupakan paksaan dalam arti bahwa allah telah mentakdirkan seseorang itu baik sekaligus memberi pahala dan allah telah mentakdirkan seseorang itu berdosa sekaligus juga menyiksanya. Karena mereka telah berkeyakinan bahwa allah telah mentakdirkan segala sesuatu. telah mentakdirkan ats dirinya segala amal perbuatan yang mesti di kerjakannya. Manusia tidak bisa berbuat lain dari apa yang telah di lakukannya. menunggu takdir Allah semata-mata dan berusahapun tidak. bahwa Tuhanlah yang menciptakan perbuatan Manusia baik perbuatan itu positif maupun negatif Tetapi dalam melakukan perbuatan itu manusia mempunyai bagian daya yang diciptakan dalam diri manusia oleh tuhan. Disisi lain. Oleh karena itu. Sehingga. seperti yang diajarkan oleh Husain Bin Muhammad al. Allah SWT. dan segala perbuatan itu adalah ciptaan allah.Jaham bin Shafwan mempunyai pendirian bahwa manusia itu terpaksa. orang yang termakan paham ini bisa menjadi apatis dan beku hidupnya. dan manusia tidak bisa mengusahakan sesuatu itu. tidak mempunyai pilihan dan kekuasaan. aliran ini tetap berpendapat bahwa manusia tetap mendapat pahala atau siksa karena perbuatan baik atau jahat yang dilakukannya. sama seperti apa yang dia ciptakan pada benda-benda yang tidak bernyawa. Paham bahwa perbuatan yang dilakukan manusia adalah sebenarnya perbuatan tuhan tidak menafikan adanya pahala dan siksa.Najjar dan Dirar Ibn ‘Amr. sehingga manusia mampu melakukan Perbandingan Aliran-aliran Kalam 19 . Sementara itu terdapat pula paham jabariyah yang moderat. dalam realisasinya. mempunyai efek. Menurut Najjar dan Dirar. tidak bisa berbuat apa-apa. selain berpangku tangan. Berkenaan dengan itu perlu dipertegas bahwa Jabariyah yang di kemukakan Jaham bin Shafwan adalah paham yang ekstrem.

Wasil bin Atha berpendapat bahwa muslim berdosa besar bukan mukmin bukan kafir yang berarti ia fasik. E. hlm. Sunni dan Jabariyah di lain pihak.or. Mu’tazilah merupakan sebuah gerakan keagamaan atau aliran teologi yang lahir di masa-masa awal Islam di Irak. atau Qadariyah. tetapi manusia dan Tuhan terdapat kerja sama dalam mewujudkan suatu perbuatan. Aliran Mu’tazilah Secara harfiah Mu’tazilah adalah berasal dari I’tazala yang berarti berpisah.perbuatanitu.id/content/1985/slash/0. yang merupakan golongan netralis politik atau kelompok tengah antara Khawarij dan Syi’ah di satu pihak dengan Murji’ah.27 Mu’tazilah atau Ahlul I’tizal (yang memisahkan diri). yang kemudian menjadi dominan pada abad ke-3-4 H (910 M).almanhaj. dan tetap berjaya di daerah-daerah tertentu 26 Ibid. kadang pula menyebut diri mereka Ashabul “adl wat-Tawhid (Penganut Keadilan dan Keesaan Tuhan). dan manusia tidak semata-mata di paksa dalam melaksanakan perbuatannya. 8 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 20 . Aliran Mu’taziliyah (memisahkan diri) muncul di basra. 42 27 http://www. pelaku dosa besar bukanlah kafir bukan pula Mukmin melainkan hanya masuk kategori fasiq. irak pada abad 2 H. dalam hal penilaian mengenai seseorang seorang Muslim pendosa berat.26 Menurut paham ini manusia tidak hanya bagaikan wayang di gerakkan oleh dalang. Kelahirannya bermula dari tindakan Wasil bin Atha (700-750 M) berpisah dari gurunya Imam Hasan al-Bashri karena perbedaan pendapat. hlm.Daya yang diperoleh untuk mewujudkan perbuatan-perbuatan inilah yang kemudian disebut Kasb atau acquisition. (Bagi penganut Mu’tazilah.

dan menancapkan motivasi dan kehendak untuk menempuh kehidupan saleh serta dengan sungguh hati memelopori aksi penggiatan pemikiran di tentang ajaran-ajaran pokok Islam secara sistematis dan filosofis. (Satu riwayat menyatakan bahwa mereka diusir dari ruang pengajian lantaran berbeda pendapat dengan imam terkemuka itu mengenai dogma agama. pengikut setianya. yakni janji bahagia bagi yang taat dan janji ancaman bagi yang durhaka. manusia itu “bebas”. Keadilan Tuhan. Al-Munzilatu baynal munzilatayn. bukan lagi Islam Perbandingan Aliran-aliran Kalam 21 . tak lain ialah murid terpintar dan paling kritis sang imam sendiri: Abu Hudzaifah Washil bin Atha’ Al-Ghazzal (80-131 H/699-749 M) dan Amr bin Ubaid. Yang mereka inginkan sesungguhnya bukanlah revolusi melainkan reformasi (pembaruan). 4. Mereka dianggap sebagai sebuah kelompok yang memisahkan diri dari halaqah (lingkaran studi) Imam Hasan Basri. tak bergantung kepada kodrat dan iradat-Nya saja. yaitu bahwa orang yang berbuat dosa besar menempati posisi antara Islam dan kafir. Al-Wa’du dan Al-Wa’id. Dan orang yang pertama kali berdakwah untuk kepentingan Mu’tazilah. 3. Kaum Mu’tazili tercatat sebagai pelopor paham rasionalismeliberalisme Islam yang lahir sebagai reaksi perlawanan terhadap kesewenangwenangan intelektual. Tauhid murni. seorang pejuang hati nurani . dosa besar dan qadar). dan karenanya disebut-sebut sebagai pendiri. Ada lima dasar paham yang dipegangi oleh aliran penganjur kebebasan ini: 1. Al-‘Adl. 2. dan sifat-Nya itu adalah zat-Nya sendiri. Allah itu satu zat dan sifat-Nya. Tuhan “tak berhak” melanggar janjiNya itu.hingga abad ke-13 M.

• Bahwasanya daya pikir manusia sangatlah kuat. hlm. Dengan beginilah baru dapat dibilang bahwa Tuhan itu adil. antara lain: • Bahwa akal mempunyai kedudukan yang sama dengan wahyu dalam memahami agama. • Pengetahuan tentang baik dan buruk. Dan itu terang syirik. berdasarkan akal manusia. yakni ilmu kalam (teologi). Yang terang ia bakal diazab dalam neraka buat selama-lamanya. 5. dan akan menerima pahala atau hukuman di akhirat sesuai dengan amal perbuatannya.28 28 M. Natsir Arsyad. Op-cit. Dalam hal ini kaum Mu’tazilah pulalah yang merintis tumbuhnya disiplin baru dalam kajian Islam. Menegakkan Amar Ma’ruf nahy munkar. dan bukan Tuhan. berarti menduakan Tuhan. yang menciptakan tindak tanduknya sendiri. mereka memiliki pandangan tersendiri mengenai suatu hal. • Bahwa Al-Qur’an atau firman Allah itu baru dan merupakan makhluq (diciptakan) serta tidak berifat qadim (langgeng) sebab adanya sesuatu yang abadi di samping Tuhan. di mana sekalian pengetahuan mampu diserapnya lewat akal dan pemikiran mendalam. 59-61 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 22 . • Mereka menyangkal bahwa Tuhan dapat dilihat dalam Darul-Qarar (di tempat peristirhatan) dengan penglihatan mata lahiriah. baik atau buruk. juga tiada lain kecuali ia soal akal. • Manusialah. bukan karena perintah Allah dan Rasul-Nya. Dan tak ada yang diketahui salah atau benarnya sebelum akal mencurahkan segenap pikiran mengenali perbedaannya.sejati namun tidak pula langsung menjadi kafir. Di samping itu.

pada abad permulaan kedua hijrah di kota basyrah dan mampu bertahan sampai sekarang.1. M. pada mulanya nama ini di berikan oleh orang dari luar mu’tazilah karena pendirinya. Mu’tazilah pimpinan Washil bin Atha’ lah yang menjadi salah satu aliran teologi dalam islam. aliran ini telah muncul pada pertengahan abad pertama hijrah yakni diisitilahkan pada para sahabat yang memisahkan diri atau besikap netral dalam peristiwa-peristiwa politik. sedangkan yang kedua muncul karena didorong oleh persoalan aqidah. Op-cit. Yusran Asmuni. hlm. Disisi lain. hlm. Yakni pada peristiwa meletusnya perang jamal dan perang siffin. Dalam perkembangan selanjutnya. Hasan al-Bashri. yang melatarbelakangi munculnya kedua Mu’tazilah diatas tidaklah sama dan tidak ada hubungannya karena yang pertama lahir akibat kemelut politik. 114 30 Ibid. H. Aliran mu’tazilah lahir kurang lebih 120 H. namun sebenarnya. yang kemudian mendasari sejumlah sahabat yang tidak mau terlibat dalam konflik tersebut dan memilih untuk menjauhkan diri mereka dan memilih jalan tengah. hlm. tidak sependapat dan memisahkan diri dari gurunya.29 Dalam perkembangannya. Washil bin Atha’. 115 Ibid. nama ini kemudian di setujui oleh pengikut Mu’tazilah dan di gunakan sebagai nama dari bagi aliran teologi mereka. 117 31 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 23 . 29 Drs. Pengertian dan latar belakang munculnya Mu’tazilah Perkataan Mu’tazilah berasal dari kata Í’tizal” yang artinya “memisahkan diri”.

30 3. sebagai reaksi terhadap paham-paham sebangsa Mu’tazilah.2. atau dikenal pula sebagai golongan Sunni. disingkat Aswaja. yan dirumuskan oleh Abu Huzail al-Allaf : 1) al Tauhid (keesaan Allah) 2) al ‘Adl (keadlilan tuhan) 3) al Wa’d wa al wa’id (janji dan ancaman) 4) al Manzilah bain al Manzilatain (posisi diantara posisi) 5) amar mauruf dan Nahi mungkar. Kelompok ini muncul. Tokoh-tokoh Mu’tazilah Diantara para tokoh-tokoh yang berpengaruh pada Mu’tazilah yaitu: 1) Washil bin Atha’ 2) Abu Huzail al-Allaf 3) Al Nazzam 4) Al-Jubba’i31 F. Pokok-pokok ajaran Mu’tazilah Ada lima prinsip pokok ajaran Mu’tazilah yang mengharuskan bagi pemeluk ajaran ini untuk memegangnya. yaitu Abdullah putra Khalifah Umar 30 31 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 24 . Ahlussunah Wal Jamaah Ahlus Sunnah wal-Jama’ah. lewat pengembangan konsep jamaah yakni konsep perihal solidaritas dan kesatuan ideal kaum Muslim tanpa menilik aliran politiknya. Dengan dimotori dua tokoh perintisnya.

dan hamper selalu lengket kepada penguasa serta berskap rada gemulai terhadap pembesar-pembesar kerajaan. bahwa perbuatan manusiaadalah hasil kehendak Tuhan yang tak bisa ditolak. dalam rangka pemahaman ajaran Islam secara lebih luas. Aisyah. yang dicirikhasi dengan sikap moderat.dan Abdullah ibnu Abbas. teristimewa setelah terjadinya fitnah besar pertama (yang menyalakan perang antara kelompok Ali bin Abi Thalib dan Mu’awiyah. sahabat dan ipar Nabi sendiri). pada masa awal-awal Islam kalangan Sunni terbagi dua. Pertama. Kedua. Maka itulah golongan ini disebut Ahlus Sunnah wal-Jamaah. serta perselisihan antara Khalifah Ali dan istri kesayangan Baginda Rasul. yang kala itu menggerogoti tubuh umat Islam. lewat beberapa proses kompromi dengan kaum “Jamaah” (pengikut Mu’awiyah. keduanya akhirnya dapat saling menyatu. dan itu tidak bergantung kepada kehendak Ilahi dan berada di luar ketentuan qadar. dan kehendak bebas manusia tidak punya nilai dan makna. Kaum Sunnah ini. sekaligus mempertahankan tradisi penduduk Madinah (tempat Ibnu Umar bermukim). atau disingkat Sunni. Dalam soal yang bertalian dengan aspek teologis dari perbuatan atau kehendak bebas manusia. Gagasan netral politiknya tampil oleh desakan keadaan untuk menengahi pertikaian dan pertarungan. Salah satu pandangan kaum Sunni ialah bahwa yang dihukumkan dengan orang Islam adalah mereka yang memenuhi tiga syarat: syahadat dengan lisan. dan dibuktikan dengan amal perbuatan. sangat toleran. penguasa Umayyah). kompromistis. diikuti dengan kepercayaan hati. mereka mengembangkan lading kajian baru yaitu bidang As-Sunnah atau tradisi Nabi. akomodatif. Perbandingan Aliran-aliran Kalam 25 . perbuatan manusia sudah ditentukan. bahwa manusia mandiri dalam perbuatannya.

Tokohnya ialah Imam Abu Hasan Al-Asy’ary (260-324 H/873-935 M). Jadi Ahlussunnah wal jama’ah mengandung arti “penganut Sunnah (ittikad) nabi dan para sahabat beliau. muncul sebagai reaksi setelah munculnya aliran Asy’ariyah dan maturidiyah. hlm.34 Aliran ini. Maliki. Op-cit.Ag.33 Ahlussunnah sering juga disebut dengan Sunni dapat di bedakan menjadi 2 pengertian. Dalam pengertian ini. Ahlussunnah berarti penganut atau pengikut sunnah Nabi Muhammad SAW. 121 DR. seorang teolog dan pemikir ulung yang tadinya 32 33 34 M. Sunni dalam pengertian umum adalah lawan kelompok Syiah. Op-cit. Abdul Rozak. Dkk. M.Umum diketahui bahwa terdapat empat mazhab besar dalam lingkup kelompok ini. Mu’tazilah sebagai mana juga Asy’ariyah masuk dalam barisan Sunni. yaitu khusus dan umum.32 1 Pengertian dan para tokoh serta pemikiran-pemikiran mereka. dua aliran yang menentang ajaran-ajaran Mu’tazilah. Sunni dalam pengertian khusus adalah mazhab yang berada dalambarisan Asy’ariyah dan merupakan lawan Mu’tazilah. dan jemaah berarti sahabat nabi. 57-58 Ibid. Natsir Arsyad. hlm. yaitu Syafi’i (di Indonesia. 1) Abu al Hasan al Asy’ari Suatu aliran garis tengah antara dogmatisme Sunni konservatif dan rasionalisme Mu’tazilah. hlm. Hanafi. 119 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 26 . dan Hanbali. Tokoh Tokoh utama yang juga merupakan pendiri mazhab ini adalah Abu al hasan al Asy’ari dan Abu Mansur al Maturidi. 2. merupakan mayoritas).

• Manusia tak sanggup memperoleh sendiri apa yang baik bagi jiwanya.35 a. Tiada sesuatu yang menjadi ada kecuali kalau Tuhan menghendaki. atau menghindari apa yang merugikan. Beberapa pandangan mereka. baik atau buruk. • Al-Qur’an adalah firman Allah dan tiap bagian darinya tidak diciptakan tapi bersifat qadim (langgeng). hlm. Op-cit. tak dapat ada tanpa kehendak Tuhan. kecuali kehendak Allah. lantas membelot ke Ahlus Sunnah wal-Jamaah. dan ditentukan lebih dulu olehnya. 35 Pokok-pokok pemikirannya M. 65 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 27 . yang cenderung berat ke Jabariyah. Natsir Arsyad. • Di hari kemudian. • Di dunia ini. Manusia tak punya kekuasaan untuk memulai atau menciptakan sesuatu sendiri tanpa bantuan Tuhan. dan mengetahui tentang kewajiban terhadap Tuhan diperoleh hanya lewat wahyu. adalah sebagai berikut: • Akal bisa mengetahui adanya Tuhan tapi tak dapat menentukan suatu menjadi wajib.berpaham Mu’tazilah. Tuhan akan nampak dengan mata jasmaniah manusia. Intelektual kelas berat inilah yang dengan gemilang melancarkan reformasi dan melumpuhkan lima paham dasar Mu’tazilah dengan menggunakan logika mereka sendiri. dan bahwa Al-Qur’an bukanlah makhluk. • Bahwa perbuatan manusia berasal dari kehendak Tuhan.

Perbuatan Manusia. Menurutnya. tuhan tidak mempunyai kewajiban apapun untuk menentukan tempat manusia di akhirat.M. Op-cit. lebih menghargai akal. Hal. yang berbuat dosa dan tidak sempat bertobat diakhir hidupnya tidaklah kafir dan tetap mukmin. perbuatan manusia di ciptakan tuhan. Menurutnya. kemampuan dan kebebasan berpikir. dan sesungguhnya merupakan pengikut setia AlMaturidy sendiri. Manurutnya. Menurutnya. • • • • • Muslim yang berbuat dosa. yakni Maturidiyah Samarkand yang ditokohi oleh Imam Abu Mansur Muhammad bin Muhammad ibnu Mahmud Al-Maturidy (lahir di Samarkand dan wafat pada 944 M). Qadim. Tuhan dapat dilihat dengan mata oleh manusia di akhirat nanti. Melihat Tuhan. dan Maturidiyah Bukhara yang merupakan pecahan Maturidiyah asli.• Sifat-sifat Tuhan. bukan di ciptakan oleh manusia itu sendiri. lebih rasional. al-Quran adalah qadim dan bukan makhluk diciptakan. Yusran Asmuni. H. yang dipimpin oleh Abu Yusr Muhammad Al-Baidhawi yang lahir di Bukhara (421-493 H). berbuat dan kemandirian manusia. • Al-Qur’an. Menurutnya. Kelompok pecahan ini kadang pula disebut Maturidiyah Baidhawiyah. 122 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 28 . Maka itu ia lebih rapat ke Mu’tazilah dan 36 Drs. Antrophomorphisme Keadlian Tuhan.36 2) Abu manshur Al-Maturidi Aliran pemikiran ini terbai menjadi dua. yang sebutan itu berasal dari nama pendirinya. Sifat-sifat itu bukanlah zat tuhan dan bukan pula lain dari zatnya. Pemikiran teologis Maturidiyah Samarkand berwarna agak liberal. menurutnya. Tuhan memiliki sifat sebagaiman di sebut di dalam Alqur’an. Sebab semua itu marupakan kehendak mutlak tuhan sebab tuhan maha kuasa atas segalanya. dan berdiri diatas zat tuhan. yang di sebut sebagai sifat-sifat yang azali.

merupakan hak istimewa keluarga beliau (ahlul bayt) – dan itu adalah Ali dan keturunannya. Hal. dan Ammar bin Yasir. Salman Al-Farisi. Sedangkan Maturidiyah Bukhara lebih tradisional kendati tidak setradisional Asy’ariyah. seperti Miqdad. Natsir Arsyad. Abu Dzar Al-Ghifari. Pendapat mereka tentang Al-Qur’an dan dosa besar. 37 38 M. menolak memberikan baiatnya kepada Abu Bakar yang terpilih kala itu. atau penolong) yang mengaanggap kekhalifahan (pemerintahan Islam) dan kewenangan atau kekuasaan dalam pengetahuan-pengetahuan keagamaan sepeninggal Nabi. dan bukan merupakan perbuatan tuhan. dan itu merupakan janji tuhan yang tidak mungkin di pungkirinya. 64 Ibid. Pendapatnya sejalan dengan al Asy’ari Janji tuhan. Pendapatnya sejalan dengan al Asy’ari Kewajiban tuhan. Menurutnya. tuhan memiliki kewajiban-kewajiban tertentu. 128 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 29 .37 Pokok-pokok pemikirannya : • • Sifat Tuhan. Op-cit. Pendapatnya sejalan dengan al Asy’ari Perbuatan Manusia. Ali dan teman-temannya. Menurtnya. • • • • • Antrophomorphisme. Menurutnya. hlm.berpaham serupa dengan Qadariyah. Muslim yang berbuat dosa. Al Quran. Perbuatan manusia sebenarnya di wujudkan oleh manusia itu sendiri. sama seperti Asy’ariyah. Maka itu.38 G. janji pahala dan siksa mesti terjadi. Aliran Syiah Pada mulanya adalah sebuah “partai politik” yang berorientasi kepada (perebutan) kekuasaan yang dicikalbakali oleh para pengikut Ali (Syi’ah secara harfiah berarti partisan atau pengikut.

Kamiliyah. Assabaah. misalnya. tidak lagi terbatas pada perkara kekuasaan melulu. Mughiriyah. seperti umpamanya kaum Druze (Duruziyah) yang mengkultuskan tokoh Al-Hakim.Dari politik. Ahmadiyah. lama-lama bidang garapan mereka kembangkan. Hanya saja ia memang mayoritas). Syi’ah garis keras ini pun beragam dan terdiri dari 24 sikte. Maymuniyah. Syeikh Abdul Aziz Al-Dahlawy menyebutkan kurang lebih 40. menolak khalifah Abu Bakar. Syi’ah punya cabang banyak sekali. di mana dalam bidang pemikiran mereka terkenal amat liat. dan sebagainya. Dan yang paling lunak adalah yang mengatakan bahwa Ali lebih utama ketimbang tiga khalifah sebelumnya (AlMufadhdhilah). dan lain-lain. salah satu khalifah dinasti Fathimiyah di Mesir. Ghamamiyah. Mahdawiyah. yang dipimpin oleh Agha Khan. ada pula Syi’ah Ghulat yang ekstrem menabikan Ali. kecuali beberapa gelintir. padahal ia Cuma salah satu dari 39 kelompok dalm Syi’ah Imamiyah lainnya. Selain itu terdapat pula kelompok kecil yang sangat ekstrem yang menuhankan Ali (Al-Mu’allihah). dan Perbandingan Aliran-aliran Kalam 30 . Sekte lain yang cukup survive adalah Syi’ah Sab’iyah (Tujuh Imam) atau Isma’iliyah (pengikut Ismail. Tetapi kelompok atau sekte-sekte tersebut di atas. kebudayaan dan ilmu pengetahuan umumnya. Syi’ah Tafdhiliyah (yang mengutamakan Ali lebih daripada sahabat Nabi lainnya. Ja’far Al-Shadiq. Syi’ah Syaiyah atau Batraiyah (yang memaki bahkan mengkafirkan atau memunafikkan sahabat Nabi). Umar dan Usman (Al-Rafidhah). namun yanpa membenci. Syi’ah Itsna ‘Asyariyah atau Syi’ah Imam Dua Belas (Syi’ah paling moderat ini biasanya diidentikkan orang dengan Syi’ah Imamiyah. sementara Syahrastani menemukan lebih 70 cabang (kelompok). Ada Syi’ah Mukhlisin. Syarifiyah. mencaci atau mengkafirkan mereka). putra sulung Imam Keenam. semuanya sudah “tenggelam”. tapi juga merambahi soal-soal hokum (fiqh). Hasaniyah. seorang milyarder tingkat dunia). akidah. Raji’iyah. antara lain yang mayoritas dan kini lagi berjaya memegang kekuasaan di Iran. filsafat atau tasawuf (‘irfan).

al bait pada masa Nabi Muhammad SAW. Dkk. Yusran Asmuni. Syi’ah benerbener muncul ketika berlangsung peperangan antara Ali dan Mu’awiyah yang dikenal denganPerang siffin. satu kelompok mendukung sikap Ali –kelak di sebut Syi’ah dan kelompok lain menolak sikap Ali.M. 135 41 42 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 31 .39 1. Dalam peperangan ini. M. Pokok-Pokok Pikiran Syi’ah42 39 40 M. sebagai respon atas penerimaan ali terhadap arbitrase yang diatwarkan Mu’awiyah.. 89 Ibid. Para pengikut ali yang disebut syi’ah ini diantaranya adalah Abu Dzar al Ghiffari. kelak di sebut Khawarij. Syi’ah mulai muncul pada akhir dari masa jabatan Usman bin Affankemudian tumbuh dan berkembang pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib. Natsir Arsyad. Op. Yang dimaksud dengan pengikut disini ialah para pendukung Ali bin Abi Thalib. Ali bin Hasan As-Sajjad). istilah yiah ini untuk pertama kalinya di tujukan pada para pengikut ali (syi’ah ali). terdapat dua pendapat. pasukan Ali di ceritakan terpecah menjadi dua. atau yang sebut sebagai ahl al-bait. pemimpin pertama ahl. H. Adapun menurut Watt. Abdul Rozak. Miqad bin Al aswad dan Ammar bin Yasir. hlm. hlm. pertama menurut Abu Zahrah. putra Imam Keempat. Secara istilah Syi’ah sering di maksudkan pada kaum muslimin yang dalam bidang spritual dan keagamaannya selalu merujuk pada keturuan Nabi Muhammad SAW. Op-Cit. 58-59 DR.cit.41 2.Zaidiyah (pengikut Zaid Asy-Syahid. Op-cit. 90 Drs. Hal.Ag. hlm. Pengertian dan kemunculannya Syi’ah Secara bahasa Syi’ah berarti pengikut.selanjutnya.40 Mengenai latar belakng munculnya aliran ini.

Allah mengutussejumlah nabi dan rasul ke muka bumi untnk membimbing umat manusia. dan tidak ada seorang pun yang menyamainya. tunggal. segala makhluk. al ‘adl Kaum Syi’ah mempunyai keyakinan bahwa Allah Maha Adil. Maha esa. ia tidak melakukan perbuatan buruk karena ia melarang keburukan. tempat bergantung. Kelima prinsip itu adalah : 1. melaksanakan Hudud. dan mewujudkan kebaikan dan ketentraman umat. 5. mencela kezaliman dan orang yang berbuat zalim. ia pengganti rasul dalam memelihara Syari’at. Imamah berarti kepemimpinan dalam urusan agama dan dunia sekaligus. 2. 3. al imamah Menurut Syi’ah.Kaum Syi’ah memiliki lima prinsip utama yang wajib di percayai oleh penganutnya. tidak beranak. Allah tidak melakukan perbuatan zhalim dan perbuatan buruk. 4. al Nubuwwah Kepercayaan Syi’ah terhadap para Nabi-nabi juga tidak berbeda dengan keyakinan umat muslim yang lain. al ma’ad Perbandingan Aliran-aliran Kalam 32 . tidak diperanakkan. Dan juga mereka mempercayai adanya sifat-sifat Allah. Menurut mereka. al Tauhid Kaum Syi’ah mengimani sepenuhnya bahwa allah itu ada.

Hal. Aliran Salafiyah 1. orang yang hidup sesudah tahun 300 H termasuk dalam kategori khalaf. Pengertian dan latar belakang munculnya Salafiyah Secara bahasa salafiyah berasal dari kata salaf yang berarti terdahulu.43 Istilah salaf mulai dikenal dan muncul beberapa abad abad sesudah Rasul SAW wafat. 147 44 Ibid.44 Orang yang termasuk dalam kategori salaf adalah orang yang hidup sebelum tahun 300 hijriah. . kaum Syi’ah sangat percaya sepenuhnya akan adanya hari akhirat. terutama untuk menjelaskan maksud-maksud tersirat dari ayat-ayat al-Qur’an menimbulkan hal-hal yang tidak layak bagi Allah SWT. bahwa hari akhirat itu pasti terjadi. H. sedangakan salafiyah berarti orang-orang yang mengikuti salaf. 2. Tokoh terkenal ulama salaf adalah Ahmad bin Hambal. yaitu sejak ada orang atau golongan yang tidak puas memahami al Qur’an dan hadits tanpa ta’wil. para tabi’in. dan tabitt tabi’in.Ma’ad berarti tempat kembali (hari akhirat). Hal. Ahmad. sehingga tidak 43 Ibid. beliau juga di kenal sebgai pendiri dan tokoh mazhab Hambali. 147 Perbandingan Aliran-aliran Kalam 33 . yang dimaksud terdahulu disini adalah orang-orang terdahulu yang semasa Rasul SAW. bin Muhammad bin Hambal. Nama lengkapnya. Tokoh-tokoh ulama salaf dan perkembangan Aliran salafiyah. para sahabat.

kemudian di suburkan oleh Imam Muhammad bin Abdul Wahab.Tokoh salafiyah yang terkenal lainnya adalah Taqiyuddin Abu al Abbas Ahmad bin Abdul Halim bin Abd al salam bin Abdullah bin Muhammad bin Taimiyah al Hambali.dan akhirnya berkembang di dunia Islam secara Spodaris. maupun kebudayaan.beliau juga ahli di bidang tafsir dan hadist. Tokohtokohnya adalah Jamaluddin al Afgani. 3. Al Afgani dapat di katakan sebagai penganut salafiyah modern karena dalam rumusan pahamnya yang banyak meletakkan unsur-unsur moderenismesebagai mana terlihat pada komponen 2 dan 3 diatas. 2. Dalam perkembangannya. Pengakuan terhadap keunggulan barat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. selanjutnya di kembangkan oleh Ibnu Taimiyah. Salafiyah baru al afgani ini terdiri dari 3 komponen pokok yakni : 1. dan meneladani pokok hidup sahabat Nabi. Komponen pertama ini merupakan satu unsur yang di miliki oleh salfiyah sebelumnya. ajaran yang bermula pada Imam Ahmad bin Hanbal ini. Perbandingan Aliran-aliran Kalam 34 . Keyakinan bahwa kemajuan dan kejayaan umat Islam hanya mungkin di wujudkan jika mereka kembali kepada ajaran Islam yang masih murni dan kembali pada ajaran Islam yang masih murni. baik politik. atau yang lebih di kenal dengan nama Ibnu Taimiyah. ekonomi. Perlwanan terhadap kolonialisme dan mominasi barat. Pada abad ke 20 M gerakan ini muncul dengan dimensi baru. Beliau merupakan seorang teolog dan ahli Hukum yang banyak menghasilkan karya tulis. Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha.

BAB III PENUTUP Perbandingan Aliran-aliran Kalam 35 . meskipun dalam beberapa hal antara dengan guru berbeda dalam banyak hal mereka sama.Syekh Muhammad Abduh adalah murid Al afgani dan Muhammad Rasyid Ridaha adalah murid dari Muhammad Abduh.

Kesimpulan Dari uraian diatas. tidaklah bisa kita nilai sekarang. karena Islam dengan bersumber pada Al-Quran dan As-Sunnah dapat berhubungan dengan pertumbuhan masyarakat luas. Saran-saran Perbandingan Aliran-aliran Kalam 36 . bagaimana kita menaggapi pemikiran-pemikiran tersebut yang kesemuanya memiliki titik pertentangan dan persamaan masing-masing dan tentunya pendapat-pendapat mereka memiliki argumentasi-argumentasi yang bersumber pada al-Qur’an dan Hadits. bukanlah sesempit yang dipahami pada umumnya. Hal ini juga dapat dijadikan alasan bahwa Islam sebagi mana di jumpai dalam sejarah. dapat kita pahami bahwa Islam telah hadir sebagai pelopor lahirnya pemikiran-pemikiran yang hingga sekarang semuanya itu dapat kita jumpai hampir di seluruh dunia. Namun pendapat mana diantara pendapatpendapat tersebut yang paling baik. Penilaiaan baik tidaknya suatu pendapat dalam pandangan manusia mungkin di lakukan dengan mencoba menghubungkan pendapat tersebut dengan peristiwaperistiwa yang berkembang dalam sejarah. dan juga pendapat tersebut banyak di ikuti oleh Manusia. Disisi lain. B. Sekarang. Kerana penilaian sesungguhnya ada pada sisi Allah yang akan diberikanNya di akhirat nanti. kita juga bisa menilai baik tidaknya suatu pendapat atau paham dengan mengaitkannya pada kenyataan yang berlaku dimasyarakat dan dapat bertahan dalam kehidupan manusia.A.

DAFTAR PUSTAKA Perbandingan Aliran-aliran Kalam 37 . namun hendaklah mengetahui seluk beluk yang sesungguhnya Makalah ini tidaklah sempurna sebagaimana mestinya. segala kritikan dan ssaran akan menjadi bahan pertimbangan demi kesempurnaan pembahasan selanjutnya.Sebagai umat Islam yang memiliki wawasan pengetahuan luas. kiranya tidak memandang persoalan kepercayaan dengan sebelah mata.

www.H.download.M. PT Rineka Cipta. Cairo. Milal wa Nihal. H. Ilmu kalam. 2005. Khalid Syamhudi. Ilmu Tauhid. tt http://www. Jakarta Heri Jauhari. Tarikh sunnah. Universitas Al-Azhar. KH. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Pustaka Setia. dkk. Taib Thahir Abdul Mu'in.com Lajnah Qismi al-Hadits wa Ulumihi. Maktabah al-Iman.islam. Mu’tazilah. Ilmu Kalam. 2006-2007. Filsafat. Bandung. Jakarta. Teologi Islam. Bandung.or. Doktrin Ahlus Sunah. PT Raja Grafindo Persada. Imam Syaharastani. Ilmu kalam. UI Pers. 1992 MAKALAH Perbandingan Aliran-aliran Kalam 38 . 2006 Abdul Rozak. 2007-2008. Cairo. 1995 Sya`roni Ahmadi. Al-Faraidus Saniah.M. K. Ilmu Kalam. Cet.Abdul Rojak. CV. Penerbit Madrasah Qudsiyyah Kudus. Pustaka Setia. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Pustaka Setia. Aliran-Aliran Sejarah Analisis Perbandingan. III. 1996 Zainuddin. Abuddin. Ilmu Tauhid. Nata. Prof.id/content/1985/slash/0 Ibrahim bin Ibrohim bin Hasan Al-Laqqani. Bandung. Widjaja. Lajnah Aqidah wal Filsafat Universitas Al-Azhar. Cairo. Jakarta. 1975 Yusran Asmuni.almanhaj. Rosihon Anwar. Jakarta. Arjuzah Jauharah At-Tauhid. dan tasawuf. 2006 Harun Nasution.

S.Pd UNTUK MELENGKAPI TUGAS DALAM PERKULIAHAN PADA PROGRAM PASCASARJANA UIN SUSKA RIAU TAHUN AKADEMIK 2009/2010 KATA PENGANTAR Perbandingan Aliran-aliran Kalam 39 .PERBANDINGAN ALIRAN-ALIRAN DALAM ILMU KALAM DI SUSUN OLEH: NETTY KURNIAWATI.

Makalah yang berjudul ”PERBANDINGAN ALIRAN-ALIRAN DALAM ILMU KALAM” ini disusun untuk melengkapi tugas dalam perkuliahan semester I Pascasarjana pada UIN SUSKA RIAU Tahun Akademik 2009/2010.Pertama tama penulis panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang dengan rahmat. dalam penyusunan makalah ini tentunya tidaklah luput dari kekurangan-kekurangan maka dari itu. selanjutnya. Rahmatan lil ‘Alamin. Selanjutnya. Penulis sangat mengharapkan saran dan kritikan yang sehat dari pembaca sekalian untuk lebih kesempurnaan makalah ini. Desember 2009 PENULIS Perbandingan Aliran-aliran Kalam 40 . hidayah serta inayahNya yang telah dilimpahkan kepada penulis sehingga makalah ini dapat di selesaikan. Sholawat dan salam penulis haturkan kepada junjungan alam Nabi Muhammad SAW yang telah membimbing manusia menuju jalan kebenaran. Tembilahan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful