Bpk. Ibu Kristina. selaku pembimbing lapangan di perusahaan 6.W. sehingga akhirnya penyusun dapat menyelesaikan penyusunan laporan ini sesuai dengan tenggat waktu yang telah diberikan oleh pihak sekolah. Hamonangan dan Ibu Nurfarisa. selaku President Director PT. dengan dasar itu penulis mohon kritik dan saran yang sifatnya membangun Semoga laporan ini berguna.………………. selaku pimpinan HRD-GA di perusahaan 3. Cirebon.Kom selaku Kepala Jurusan Teknik Komputer Jaringan SMK YADIKA Cirebon 5. 27 September 2008 Penyusun Ratu Duwi Putri NIS. Semua pihak yang tidak dapat penyusun sebutkan satu persatu yang senantiasa selalu membantu baik moral maupun materi. Selaku pembimbing materi di sekolah 7. Lilik Supriyanto. Mr. Sebelum melanjutkan penyusunan. MM..T yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya. penyusun banyak mendapatkan pengetahuan yang lain di dalam dunia industri dan yang terutama sekali penyusun juga banyak mendapatkan pengalaman berharga yang tak ternilai. akhirnya menjadi dasar dan bahan bagi penyusunan laporan ini. khususnya untuk penyusun dan masyarakat pada umumnya. Dari hasil yang telah dilakukan dan dicapai selama penyusun mengikuti proses Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di PT. selaku Kepala SMK YADIKA Cirebon 4. Bpk.………………. Drs. Penyusun mengakui bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna.. S. Junichi Yoshida.. JIDECO INDONESIA 2. Dan dengan bersumber dari hal-hal tersebut. sehingga penyusun dapat melanjutkan penyusunan laporan ini hingga selesai pada akhirnya.KATA PENGANTAR Syukur Alhamdulillah penyusun panjatkan kehadiarat Allah S. JIDECO INDONESIA selama 3 bulan dari tanggal 3 Juli sampai dengan 26 September 2008. Eko Budi Santoso. 10613232 .. fungsi lain dari laporan ini juga menjadi pelengkap salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Nasional pada tahun ajaran 2008/2009 di SMK YADIKA Cirebon. terlebih dahulu penyusun mengucapkan terima kasih kepada: 1. Selain itu. selaku pembimbing teknis penulisan di sekolah 8.

… I LEMBAR PENGESAHAN 2……. A. Tujuan penulisan……………………………….. Metode penulisan………………………………. vii DAFTAR TABEL…………………………………………………………... v DAFTAR ISI………………………………………………………………. . Saran…………………………………………. E. Kesimpulan…………………………………… B.. ii MOTTO. Bagian-bagian Teknik Komputer Jaringan…… C.…. iv KATA PENGANTAR……………………………………………………..... D. BAB III BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A... viii DAFTAR GRAFIKS………………………………………………………… ix BAB I PENDAHULUAN……………………………………... vi DAFTAR GAMBAR………………………………………………………. B. DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………… LAMPIRAN…………………………………………………………………. ………………………………………………...v DAFTAR ISI Halaman LEMBAR PENGESAHAN 1……………………………………………. Sistematika penulisan…………………………..…………………………………….…………………………………………………………………… iii PERSEMBAHAN………………………………………………………….. Pengertian Teknik Komputer Jaringan………. BAB II TEKNIK KOMPUTER JARINGAN DI SMK YADIKA CIREBON A. Latar belakang masalah………………………… B.. Pembatasan masalah…………………………… C.

vi DAFTAR GAMBAR Halaman GAMBAR 1 GAMBAR 2 GAMBAR 3 .

vii DAFTAR TABEL Halaman TABEL 1 TABEL 2 TABEL 3 .

viii DAFTAR GRAFIKS Halaman GRAFIKS 1 GRAFIKS 2 GRAFIKS 3 .

tetapi harus dilengkapi dengan penguasaan kiat (arts) bekerja yang baik. hanya dapat dikuasai melalui cara mengerjakan pekerjaan pada bidang profesi itu sendiri. Sehingga pelaksanaan praktik hanya sekedar mengenal peralatan yang ada. oleh karena itu sulit diharapkan untuk mampu memberikan keahlian sebagaimana yang diharapkan. tingkat keahlian seorang montir diukur dari jumlah tahun kerjanya sebagai seorang montir. namun untuk kiat adalah sesuatu yang tidak dapat diajarkan tetapi harus dikuasai melalui pembiasaan dan internalisasi. karena bukan situasi yang sesungguhnya. Sekarang peralatan di dunia usaha/ industri sudah serba otomatis sedangkan peralatan yang ada sdi SMK-SMK masih manual. Sesuai dengan hasil pengamatan dan penelitian Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan. pada dasarnya hanya mampu menyajikan proses dan situasi peniruan (simulasi). dan sertifikat seorang “wekder” bias batal apabila lebih dari satu tahun tidak lagi mrngerjakan mengelas. Karena itulah tumbuh suatu aturan keahlian professional berdasarkan jumlah pengalaman kerja. kita tidak dapat menyalahkan pihak dunia usaha/ industri. Latar belakang masalah Perlu kita sadari bahwa sampai pada saat ini lulusan SMK belum dapat diserap langsung oleh pihak dunia usaha maupun industri. Jika kita kaji secara seksama. Misalnya tingkat keahlian seorang pilot diukur dari jumlah jam terbangnya. Memang pada kenyataannya masih banyak SMK yang sangat minim peralatan praktik. Untukm kiat yang menjadi factor utama penentu kadar keahlian professional seseorang.Ix BAB I PENDAHULUAN A. karena keahlian professional seseorang tidak semata-matadiukur oleh penguasaan unsur pengetahuan dan teknik bekerja. pola penyelenggaraan di SMK belum secara tegas dapat menghasilkan tamatan sebagaimana yang diharapkan. Secara kasat mata terbukti hampir setiap dunia usaha/ industri ketika merekrut tenaga kerja lulusab SMK masih menerapkan Pendidikan dan Pelatihan bagi yang telah lolos seleksi penerimaan karyawan rata-rata 3 (tiga) bulan. Mata diklat praktik kejuruan yang disajikan di sekolah biarpun menggunakan peralatan yang lengkap dan modern. dalam pelaksanaan peserta diklat hanya dapat berangan-angan dengan teori saja tidak dengan peralatan kenyataan yang sebenarnya. SMK yang peralatan praktik cukup memadai. . Sehingga peserta diklat yang harusnya porsi pembelajaran praktik idealnya 70% hanya dapat dilaksanakan 30% saja. Hal ini menunjukan bahwa keterampilan yang dimiliki lulusan SMK belum diakui oleh pihak dunia usaha/ industri. itu pun tidak semuanya dapat memanfaatkan secara maksimal. Bahkan ada beberapa SMK yang tidak memiliki sama sekali peralatan praktik. kurang memperhatikan kebutuhan didunia industri/ usaha. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi pembelajaran yang belum kondusif untuk menghasilkan tenaga kerja yang professional. belum tentu peralatan itu sesuai dengan yang ada di industri/ usaha. Penggunaan unsur ilmu pengetahuan dan teknik bekerja dapat dipelajari di sekolah.

b. Memperkokoh link and match antara SMK dan dunia kerja. JIDECO INDONESIA. serta pemasarannya. penyusun memiliki tujuan untuk : 1. dengan demikian juga penyusunan laporan ini. Kepmendikbud Nomor 080/U/1992 tentang Seklah Menengah Kejuruan dan Kepmendikbud Nomor 080/U/1993 tentang kurikulum SMK. PP Nomor 20 tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah. Tujuan Penulisan Setiap penyusunan sesuatu pasti mempunyai tujuan tertentu. yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan. Pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 2 tahun 1989 tentang system Pendidikan Nasional. 1. yakni mengenai…………………… C. Dikmenjur menetapkan strategi operasional yang berdasarka kepada kebijakan “Link and Match” (kesesuaian dan kesepadanan) Departemen Pendidikan dan kebudayaan dalam model penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda. 2. B. . Tujuan Penyelenggaraan pendidikan dengan Sistem Ganda pada SMK bertujuan untuk “ a. Pengertian Sistem Ganda adalah suatu bentuk penyelenggaraan penddidkan keahlian kejuruan. 2. keterampilan. tahap penyelenggaraan. etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan pekerjaan. yang memadukan secara sistematik dan sinkron programg pendidikan di sekolah dan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan bekerja langsung pada bidang pekerjaan yang relevan. Menjembatani kesenjangan pembelajaran yang diselenggarakan di SMK YADIKA Cirebon dengan dunia industri/ usaha. Pembatasan Masalah Karena masalah pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda masih terlalu luas ruang lingkupnya.Melihat kenyataan diatas. Meningkatkan keterampilan penyusun yang sesuai dengan kenyataan di dunia industri/ usaha. Penyusun hanya menguraikan apa yang penyusun kerjakan selama melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda di PT. PP Nomor 39 1992 tentang Peran serta Masyarakat dalam Pendidikan Nasional. Meningkatkan efektifitas dan efesiensi proses pendidikan dan pelatihan kerja berkualitas. bahwa ada dua pihak yaitu lembaga pendidikan dan lapangan kerja (industri/ perusahaan atau instansi tertentu) yang secara bersama-sama menyelenggarakan suatu program keahlian kejuruan. terarah dan mencapai kemampuan keahlian tertentu. memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan. Dalam pengertian tersebut tersirat. Menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas. d. maka penyusun membatasi masalah supaya pembahasan bias terarah dan tidak melebar. Dengan demikian kedua belah pihak seharusnya terlibat dan bertangguang jawab mulai dari tahap perencanaan program. sampai pada tahap penilaian dan penentuan kelulusan peserta diklat. c.

D. Pertama penyusun mengumpulkan data sebagai bahan penyusunan laporan. dan sistematika penulisan. Metode Penulisan Untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Inti laporan dapat dilihat pada Bab 3 yaitu………………………….. JIDECO INDONESIA.di PT. metode penulisan. yaitu penyusun melaksanakan praktik kerja langsung di PT. Data yang sudah diolah telah siap disusun untuk menjadi laporan yang baik dan benar ssuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk mengawali laporan penyusun tempatkan pendahuluan yang menguraikan. b.……………………………. dengan mengguanakan metode : Deskripsi. b. tujuan penulisan. penyusunan laporan memerlukan strategi. Struktur Organisasi Perusahaan. pembatasan masalah. Selanjutnya data siap diolah menjadi bahan laporan siap saji. yakni penyusun melukiskan menggambarkan uraian masalah secara kronologis supaya mudah dipahami oleh pembaca. Laporan diakhiri dengan kesimpulan dan saran . 2. ……………………………. dengan menggunakan metode: a. selayang pandang perusahaan. Dalam penyusunan laporan ini penyusun menggunakan strategi sebagai berikut : 1. Wawancara yakni penyusun mengajukan pertanyaan kepada karyawan perusahaan sesuai dengan keahlian yang relevan dengan masalah yang penyusun bahas. latar belakang masalah.. maka perlu dibuat sistematikanya sebagai berikut. Data yang sudah terkumpul dikelompokan sesuai dengan bagian-bagian masalah yang dibahas dari kartu data yang telah dibuat. Observasi. 3. Landasan teori penyusun tempatkan pada Bab 2 yakni Teknik Komputer Jaringan di SMK YADIKA Cirebon yang meliputi. d. dengan menggunakan metode : a. Pemagangan/ praktik langsung. Sitematika Penulisan Supaya ada gambaran yang utuh mengenai keseluruhan isi laporan. …………………………………………………………………………… ……………. pengertian Teknik Komputer Jaringan. E. JIDECO INDONESIA yang ada kaitannya dengan masalah yang penyusun bahas. JIDECO INDONESIA dengan pengawasan karyawan bengkel.. yakni penyusun melakukan pengamatan selama melaksanakan PSG di PT. Sintetis. c. yaitu penyusun membandingkan pembelajaran praktik di SMK YADIKA Cirebon dengan kenyataan praktik di PT. yakni penyusun menggabungkan data terkumpul dari berbagai sumber. Komperatif. Studi Pustaka yaitu penyusun membaca buku yang ada kaitannya dengan masalah yang penyusun bahas. JIDECO INDONESIA meliputi.

INTERNET (Interconnected Network) jangkauannya mencakup seluruh dunia yang merupakan gabungan dari LAN. 4.MAN ( Metropolitan Area Network) merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar. LAN sering digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor atau perusahaan untuk pemakaian bersama dan saling bertukar informasi. dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan dan membentuk suatu sistem tertentu.WAN ( Wide Area Network) jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas seringkali mencakup negara bahkan benua. MAN mampu menunjang data dan suara bahkan dapat digunakan untuk aplikasi TV kabel. Pengertian Teknik Komputer Jaringan Jaringan Komputer adalah sebuah kumpulan dari komputer. 3. Teknologi yang digunakan hampir sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi atau umum. 2. dan MAN yang ada . Informasi bergerak melalui kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar informasi (data).BAB II TEKNIK KOMPUTER JARINGAN DI SMK YADIKA CIREBON A. printer.LAN (Local Area Network) merupakan jaringan milik pribadi didalam gedung atau kampus yang berukuran sampai dengan beberapa kilometer. Ada beberapa pembagian dari jenis-jenis jaringan yaitu : 1. mencetak pada printer yang sama dan dapat secara simultan menggunakan program aplikasi yang sama. biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN.WAN.

Kemudahan pengelolaan jaringan b. 2. paling fleksibel 2. Kerugian 1. 4. Perlu penanganan khusus 2. Control terpusat menjadi elemen kritis yaitu HUB atau SWITCH .1. topologi Star topologi Mesh topologi Ring topologi Bus TOPOLOGI STAR 1. Control terpusat 4. 3. Mudah deteksi error 5. Pemsangan dan perubahan yang terjadi pada salah satu klien tidak mempengaruhi klien lain dan jaringan 3.

Begitulah secara umum dan konsep tentang Komunikasi Data dan Jaringan yang perlu kita ketahui bersama. . hemat biaya. Sehingga kita dapat mengambil manfaat dari penggunaan jaringan yang digunakan selama ini antara lain . dan ketersediaan kebutuhan yang tinggi. resources sharing.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful