Pancasila Dalam Konteks Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia

makalah pendidikan pancasila

Disusun Oleh : Ade Hanitya (10420018) PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI IKIP PGRI SEMARANG 2011

System pemerintahan terhadap pengurus pegawai pajak.BAB II A. Zaman Kutai Masyarakat kutai membuka zaman sejarahIndonesia pertama kalinya ini menampilkan social politik dan ketuhanan dalam bentuk kerangan kenduri serta sedekah kepada brahmana. C. harta benda. Kerajaan Majapahit Pencapaian pada masa raja hayamwuruk denagn mahapatih gajah mada yang di bantu oleh laksamana nala. B. pangeran diponegoro dan masih banyak lagi yang lainnya. Pada kerajaan air langga mengalami penggemblengan lahir dan batin. serta kerohaniawan yang tidak terlepas dari ketuhanan. Pada saat ini di perkenalkan pula istilah “bhineka tunggal ika” dalam kitab sutasoma. Zaman Sriwijaya Sriwijaya adalah kerajaan maritime yang mengandalkan kekuatan laut. Zaman penjajahan Pada abad ini sejarah mencatat bahwa Belanda berusaha dengan keras untuk memperkuat dan mengintensifkan kekuasaanya di seluruh Indonesia.imam bonjol (1821-1837) . Para rakyat dan brahmana bermusyawarah perwujudan sila ke 4 D. Sumpah palapa pun di ucapkan untuk mempersatukaan semua wilah kerajaan. Seperti di maluku (1817) . . Melihat hal tersebut maka muncullah perlawanan perlawanan yang masih bersifa kedaerahan. E. Zaman Kerajaan-kerajaan sebelum Majapahit Banyak kerajaan yang menanamkan nilai-nilai nasionalisme seperti didaerah jawa tengah dan jawa timur. memimpin armada untuk menguasai nusantara.

Gerakan ini merupakan awal gerakan kemerdekaan dan kekuatan sendiri. Mulailah perjuangan bangsa Indonesia menitikberatkan pada kesatuan nasional dengan tujuan yang jelas yaitu Indonesiamerdeka. Kemudian pada tanggal 28 oktober 1928 lahirlah sumpah pemuda sebagai penggerak kebangkitan nasional. F. Lalu mulailah bermunculan indische partij dan sebagainya. G. namun sekali lagi karena tidak adanya kesatuan dan persatuan dia antar mereka dalam melawan penjajah. Zaman Penjajahan Jepang Pada tanggal 29 april 1945 bersamaan dengan ulang tahun kaisar jepang. peri ketuhanan 4. maka perlawana tersebut senantiasa kandas dan menimbulkan banyak korban.Dorongan akan cinta tanah air menimbulkan semangat untuk melawan penindasan Belanda. memberikan hadiah “ulang tahun” kepada bangsa Indonesia yaitu “kemerdekaan tanpa syarat”. K.wahidin sudirohusodo pada tanggal 28 mei 1908. peri kemanusiaan 3. Untuk mendapatkan simpati dan dukungan dari bangsa Indonesia maka sebagai wujud realisasinya terbentuklah suatu badan BPUPKI (badan penyelidik usaha-usaha kemerdekaan Indonesia) dengan ketua Dr. Kebangkitan Nasional Atas kesadaran bangsa Indonesia maka berdirilah Budi utomo di pelopori oleh dr. Dalam situasi ini munculah PNI (1927) yang di pelopori oleh soekarno. kesejahtraan social . a) Sidang BPUPKI pertama Mr.R. peri kerakyatan 5.T Radjiman wediodiningrat. peri kebangsaan 2.Muh Yamin (29 mei 1945) Mengusulkan calon rumusan dasar Negara indonesiaadalah 1. Dengan 60 anggota.

Proklamasi Kemerdekaan dan sidang PPKI Pada pertengahan bulan Agustus 1945 akan di bentuk PPKI (panitia persiapan kemerdekaanIndonesia) .- 2.Hatta dan pembela tahan air di ketua oleh Abikusno Tjokrosoejono. Kesejahtraan social 5. H. Pada tanggal 9 agustus 1945 jendral terauschi memberikan kepada mereka 3 cap yaitu: . Mufakat (demokrasi) 4.panitia ekonomi dan keuangan di ketuai oleh Moh.Soepomo. teori Negara perseorangan paham Negara kelas atau teori golongan 3. Keputusan-keputusan lain adalah membentuk panitia kecil. Drs.Soekarno .Hatta dan Dr. Perancang undang-undang dasar di ketuai oleh Soekarno. serta membahas bentuk Negara yang di setuju adalah pro republic. untuk keperluan itu Ir. Soepomo (31 mei 1945) Mengemukaan teori-teori Negara: 1. Soekarno (1 juni 1945) Mengusulkan dasar Negara yang terdiri atas lima prinsip: 1. Internasionalisme ( peri kemanusiaan) 3. Prof Dr. Nasionalisme (kebangsaan Indonesia) 2. Serta pemakaian istilah “hokum dasar” dig anti dengan Undang-Undang dasar karena hal ini merupakan hokum retulis atas saran Prof. paham negara integralistik Ir. Radjiman di berangkangkatkan keSaigon atas panggilan Jendral besar Terauchi. Ketuhanan yang maha esa b) Sidang BPUPKI kedua ( 10-16 Juli 1945) Penyusunan preambule oleh panitia sembilan. Moh.

Ir Soekarno mengumunkan di muka umum bahwa bangsa Indonesia akan merdeka sebelum jagung berbunga (secepat mungkin) dan kemerdekaan bangsa Indonesia ini bukan merupakan hadiah dari Jepang melainkan hasil perjuangan sendiri. menetapkan rancangan hukum dasar yang telah diterima dari badan penyelidik pada tanggal 17 Juli 1945.mengalami perubahan karena berkaitan dengan perubahan piagamJakarta. Oleh karena itu perbedaan mumuncak dan menyebabkan Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok agar tidak mendapat pengaruh Jepang.1. Moh hatta sebagai wakil dan Radjiman sebagai anggota 2. cepat atau tidaknya pekerjaan panitia di serahlan seperlunya pada panitia sekembalinya dari Saigon 14 Agustus 1945.kemudian berfungsi sebagai undang-undang dasar 1945 Memilih Presiden dan Wakil Presiden yang pertama Menetapkan berdirinya Komite Nasional Indonesia Pusat sebagai badan musyawarah darurat. panitia persiapan boleh mulai bekerja pada tanggal 9 agustus 1945 3. b) Sidang PPKI (1) Sidang pertama (18 Agustus 1945) Dihadiri 27orang dang menghasilkan keputusan berikut: Mengesahkan Undang-Undang dasar 1945 meliputi: 1. Kemudian pada pagi harinya tanggal 17 Agustus 1945 di jala pegangsaan timur 56 jakarta. . a) Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 Perbedaan terjadi antara golongan muda dan golongan tua tentang kapan pelaksaan proklamasi. setelah melakukan perubahan piagam Jakartayang kemudian berfungsisebagai pembukaan UUD 1945 2. bungkarno di dampingi oleh bung hatta membacakan teks proklamasi. Soekarno diangkat sebagai ketua PPKI.

yaitu dengan pemaksaan mengakui pemerintahan NICA (Nertherlands Indies Civil Administration). L. Kemudian maklumat tersebut di pegang presiden kepada KNIP maklumat pemerintah tanggal 3 November 1945. (3) Sidang Ketiga (20 Agustus 1945) Melakukan pembahasan terhadap agenda tentang “Badan Penolong Keluarga Korban Perang” yang terdiri dari 8 pasal. jawa timur.(2) Sidang Kedua (19 Agustus 1945) Menentukan ketetapan sebagai berikut: tentang daerah propinsi: Jawa barat. Untuk melawan propaganda pemerintah RI mengeluarkan 3 buah maklumat: maklumat wakil presiden no X tanggal 16 Okober 1945 yang menghentikan kekuasaan luar biasa presiden sebelum masa waktunya (seharusnya berkalu selama 6bulan).sulawesi. borneo. (4) sidang keempat (22 Agustus 1945) Membahas agenda tentang Komite Nasional Parta Nasional Indonesia yang berkedudukan di Jakarta. maluku dan sunda kecil untuk sementara waktu kedudukan kooti dan sebagainya di teruskan seperti sekarang untuk sementara waktu kedudukan dan gemeente di teruskan seperti sekarang dan di bentuknya 12 departemen kementrian. yang intinya mengubah system Presidensial ke Pralementer. jawa tengah. . Salah satu pasal tersebut yaitu pasal 2 dibentuklah suatu badan yang di sebut “Badan Keamanan Rakyat” BKR. sumatera. Masa Setelah Kemerdekaan Setelah Proklamasi ternyata Bangsa Indonesiaharus menghadapi sekutu yang berupaya untuk menanamkan kembali kekuasaan Belanda di Indonesia. tentang pembentukan partai politik sebanyak-banyaknya oleh rakyat maklumat pemerintah tanggal 14 November 194.

(c) Dekrit Presiden 5 Juli 1959 Pemilu pada tahun 1955 kenyataanya tidak dapt memenuhi harapan dan keinginan rakyat. Pada akhirnya pada tanggal 5 Juli 1959 keluarlah Dekrit: . Kemudian Negara bagian RIS tinggal 3buah Negara bagian yaitu Negara bagian RI proklamasi Negara Indonesia Timur (NIT) Negara Sumatera Timur (NST) Kemudian tanggal 19 Mei 1950 seluruh Negara bersatu dalam Negara kesatuan dengan kontitusi sementara yang berlaku sejak 17 Agustus 1950.social maupun hankam. Tetapi UUDS 1950 masih berorientasi kepada pemerintahan yang berasaskan liberal dan terjadi penyimpangan pancasila.bahkan menimbulkan ketidak stabilan politik.(a) Pembentukan Negara Republik Indonesia Serikat (RIS) Hasil dari KMB ditandatangani persetujuan oleh Ratu Belanda Yuliana dan Wakil Pemerintah RI di Den hag pada tanggal 27 Desember 1949 dengan isi: Konstitusi RIS menentukan bentuk Negara serikat (federalis) yaitu 16 negara bagian Konstituse RIS menentukan sifat pemerintah berdasarkan ats demokrasa liberaldimana menteri-menteri bertanggung jawab ats seluruh kebijaksanaan pemerintah kepada palemen Mukadimah konstitusi RIS telah menghapuskan sama sekali jiwa semangat maupun isi pembukaan UUD 1945 (b) Terbentuknya Negara Kesatuan RepublikIndonesia tahun 1950 Berdirinya RIS merupakan suatu taktik politis untuk tetap konsisiten terhadap deklarasi proklamasi maka terjadilah gerakan unitaris secara spontan untuk membentuk Negara kesatuan yaitu penggabungan diri negara proklamasi RI yang berpusat diYogyakarta.ekonomi.

- Membubarkan Konstitusi Menetapkan berlakunya kembali UUD 1945 Dibentuknya MPRS dan DPAS dalam waktu yang sesingkat-singkatnya Pengertian dekrit adalah suatu putusan dari organ tertinggi (kepala Negara atau organ lain) yang merupakan penjelmaan kehendak yang sifatnya sepihak bilamana Negara dalam darurat. Hal ini di karenakan pancasila merupakan jiwa bangsa Indonesia. Oleh karena itu pada tanggal 1 Oktober 1965 di peringati sebagai “Hari Kesaktian Pancasila” (d) Masa Orde Baru . Landasan hukun Dekrit ada dua macam yaitu: Hukum Tatanegara Darurat Subjektif Yaitu suatu keadaan hukum yang memberi wewenang kepada organ tertingi untuk bila perlu mengambil tindakan-tindakan hukum bahkan kalau perlu melanggar undang-undang hak asasi rakyat bahkan UUD Contoh: dekrit presiden 5 juli 1959 Hukum Tatanegara Objektif Yaitu suatu keadaan hukum yang memberikan wewenang kepada organ tertinggi untuk mengambil tindakan-tindakan hukum. Contoh: SP 11 Maret 1966 Ideology pancasila pada saat itu di rancang oleh PPKI yaitu dengan ideology Manipol Usdek serta konsep Nasakom. Gerakan tersebut berupaya utntuk menggantikan ideology pancasila dengan ideology komunis. Akan tetapi bangsa Indonesia tidak goyah walaupun akan diganti dengan ideology komunis. Puncak peristiwa tersebut yaitu meletusnya pemberontakan G30SPKI.namun tetap berlandaskan pada konstitusi yang berlaku.

Tatanan masyarakat orde baru merupakan tatana masyarakan dan pemerintah yang menuntut dilaksanakanya Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. hal ini berarti menyebabkan supersemar tidak lagi bersumber hukum tatanegara darurat akan tetapi bersumber pada kedaulatan rakyat (pasal 1 ayat 2 UUD 1945). Sidang MPRS IV/1066 menerima dan memperkuat super semar dengan di tuangkannya Tap no. adapun tugas yang harus di embank berdasarkan Tap. KATA PENGANTAR . No X/MPRS/1973 meliputi: melanjutkan pelita dan menyusun repelita dalam rangka GBHN membina kehidupan masyarakat agar sesuai dengan kehidupan pancasila melaksanakan Politik luar negeri bebas aktif dengan orientasi kepentingan nasional Demikianlah orde baru secara berangsur-angsur melaksanakan program dalam upaya untuk merealisasikan pembangunan pancasila dan UUD 1945 secaea murni dan konsekuen. Pemerintah orde baru kemudian melaksanakan pemilu pada tahun 1973. Maka munculah “Tritura” (tiga tuntutan rakyat) yang berisi sebagai berikut: pembubaran PKI dan ormas-ormasnya pembersihan cabinet dari unsur PKI penuntutan penurunan harga kerena orde lama tidak mampu lagi menguasai pimpinan Negara.maka Presiden memberikan kekuasaan penuh kepada Panglima Angkatan Darat Letnan Jendral Soeharto dalam surat perintah 11 maret 1966 (supersemar) untuk menindak pembubaran PKI dan ormas-ormasnya. IX/MPRS/1966.

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Alloh SWT. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan. bahwa penulis telah menyelesaikan tugas mata kuliah pendidikan pancasila dengan bahasan “Pancasila dalam Konteks Perjuangan Bangsa Indonesia” dalam bentuk makalah. Amin. sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi. dorongan dan bimbingan orang tua. membimbing. khususnya bagi penulis sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut membantu. Dalam penyusunan tugas atau materi ini. dan mengatasi berbagai kesulitan sehingga tugas ini selesai. Semoga materi ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan. DAFTAR ISI . tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi.

Zaman Penjajahan Jepang H. Zaman Sriwijaya C. Sidang BPUPKI Pertama I. Zaman Penjajahan F. Zaman Kutai B. Pancasila bukanlah sekedar lima buah sila yang harus selalu . Kebangkitan Nasional G. Proklamasi Kemerdekaan dan PPKI K. Kerajaan Majapahit E. Masa Setelah Proklamasi Kemerdekaan BAB III PENUTUP Kesimpulan Saran-Saran BAB I LATAR BELAKANG Kita sebagai bangsa tentulah mengetahui apa itu yang dimaksud pancasila . Zaman Kerajaan-Kerajaan Sebelum Majapahit D. Sidang BPUPKI Kedua J.HALAMAN PEMBUKA KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Tujuan Makalah Metode Penulisan BAB II PEMBAHASAN A.

TUJUAN Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan dan diharapkan bermanfaat bagi kita semua . METODE PENULISAN Penulis mempergunakan metode observasi . kita tahu bahwa pejuangan menuju pancasila yang sempurna seperti sekarang tidaklah mudah . Melalui makalah ini saya selaku penulis ingin meninjau ulang supaya kita ingat akan apa yang seharusnya kita ingat sebagai pancasila . serta agar tidak melupakan pedoman hidup bangsa kita . Dalam makalah ini penulis membaca artikel-artikel di internet yang berkaitan dengan penulisan makalah ini. pancasila terbentuk karena mereka . melalui berbagai perbedaan dan argumen . . hendaknya janganlah kita melupakan semua perjuangan mereka yang ada dibalik itu semua . BAB III KESIMPULAN Merujuk pada bahasan makalah diatas . hargai mereka dengan tidak melupakan pedoman hidup bangsa Indonesia . Tetapi pancasila adalah Pedoman Hidup bangsa indonesia yang lambat laun mulai dilupakan .kita baca saat upacara . bukan juga materi yang harus dihapalkan dalam rangka menuju ujian .

.Menjadikan pancasila sebagai pedoman hidup.Hendaknya pemerintah dapat mewujudkan keadilan bagi rakyatnya sebagaimana tercantum dalam pancasila sila ke – 5. .Hendaknya dapat mengamalkan sila .Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan.sila pancasila dalam keseharian. .Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.SARAN – SARAN . . .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful