You are on page 1of 18

LAPORAN PRAKTIKUM PENGELOLAAN HAMA DAN PENYAKIT PASCA PANEN ACARA 1 PENGENALAN JAMUR PATOGEN (JAMUR, BAKTERI, VIRUS

, NEMATODA) YANG DIJUMPAI PADA BAHAN PASCAPANEN

Disusun oleh : Nama NIM Asisten : Valentina E F A : 11525 / PN :

LABORATORIUM KLINIK TUMBUHAN JURUSAN ILMU HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2011

VIRUS. Jamur yang sering menyerang biji kacang-kacangan pasca panen diantaranya adalah Aspergillus spp. dan sebagainya. Beberapa macam di antara jasad renik ini dapat menyebabkan terjadinya penyakit simpanan dalam keadaan uang cocok. Gangguan-gangguan fisiologi dapat melemahkan pertahanan luar bahan-bahan yang disimpan sehingga dapat ditembus oleh jasad renik. membawa banyak spora pada waktu dipanen. umbi. 1996). Mikotoksin yang umum mencemari biji-bijian adalah aflatoksin dan fumonisin. Spesies dari genus Aspergillus diketahui terdapat di mana-mana dan hampir dapat tumbuh pada semua substrat. NEMATODA) YANG DIJUMPAI PADA BAHAN PASCAPANEN I. Patogen yang beserta dengan biji-biji dapat sangat mengurangi nilai gizi biji dan juga mengurangi gaya tumbuhnya. sayuran. BAKTERI.2% biji jagung di Thailand terkontaminasi baik oleh fumonisin maupun aflatoksin (Yoshizawa dkk. Gandum barli yang berkudis dan . Sebanyak 72. Kebanyakan patogen yang menyerang hasil pertanian dalam sismpanan mengadakan infeksinya di lapangan pada fase prapanen. Selain itu. Perlu diketahui juga bahwa biji yang berjamur (berkapang) dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia dan ternak.ACARA 1 PENGENALAN JAMUR PATOGEN (JAMUR. biji-bijian. 1996). buah. TINJAUAN PUSTAKA Salah satu penyebab kerusakan bahan pangan. kuning. II. krem. Pemanenan dan penanganan buah pasti menyebabkan terjadinya luka. roti. Jamur ini akan tumbuh pada buah busuk. Koloni Aspergillus terlihat dengan warna hijau. (2007)). hitam atau coklat (Novaldianto (2007) cit Akin dan Wagianto. Selama disimpan sebagai gabah.. kandungan karbohidrat dan protein beras menurun. tetapi harus diusahakan agar luka yang terjadi sesedikit mungkin. Semua biji-bijian. dan bahan pangan lainnya. khususnya biji-bijian adalah kontaminasi jamur selama penyimpanan. TUJUAN Mengenal patogen-patogen yang banyak dijumpai pada bahan pasca panen. okratoksin dan patulin merupakan mikotoksin yang juga dapat mencemari biji-bijian. Demikian pula infeksi patogen tertentu dapat membuka jalan bagi infeksi patogen lain (Semangun.

Jika miselium dalam bentuk parasit atau saprofit mulai berkembang dari satu titik. dan alat pertahanan pada . 2008). dibagi oleh beberapa dinding melintang (septa). sub divisio Fungi. terutama dengan membentuk spora. Sebagian besar jamur memiliki tubuh vegetatif yang terdiri atas filamen memanjang. Pada beberapa jenis jamur. Jamur termasuk division Thallophyta. dan mempunyai inti sejati (eukaryotic) yang biasanya dapat dilihat dengan mikroskop cahaya dengan mudah. 1988). 1985). turbular seperti pipa. Struktur somatisnya biasanya berbentuk benang halus yang bercabang-cabang. bersifat mikroskopis. diseminasi. Demikian juga buahbuahan busuk memiliki bercak-bercak yang bulat. Namun.jagung yang berjamur diberitakan dapat menyebabkan ganngguan pada ternak dan unggas (Lim and Khoo. perkembangan selanjutnya akan terjadi secara radial menuju kesegala arah. saling bersambungan. tidak mempunyai klorofil. Jamur umumnya tidak dapat bergerak. dan berdinding sel yang jelas. selulosa atau kedua-duanya. Keseluruhan miselium ini berupa satu sel multi inti yang bersambungan. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan membujur dari cendawan lebih cepat dari pada pertumbuhan melintang (Pracaya. tidak mempunyai berkas pengangkutan. Miselium lain bersifat senositik yaitu mengandung banyak inti. kecuali untuk beberapa substrat. Spora dapat berfungsi untuk multiplikasi. Hal ini terlihat dari bercak-bercak daun karena cendawan berbentuk bulat sesuai dengan sifat berkembangnya secara radial menuju ke segala arah. Tubuh ini disebut miselium dan cabang tunggal atau filamen disebut hifa. luka pada kulit kayu umumnya sedikit memanjang atau agak elips. mempunyai dinding yang tersusun dari khitin. 2004). tetapi beberapa dari anggota Phycomycetes yang rendah mempunyai sel yang dapat bergerak dengan pertolongan bulu cambuk (flagellum) dan tidak berdinding. Spora merupakan struktur khusus untuk perbanyakan atau bereproduksi yang dibentuk secara aseksual melalui bagian miselium yang dimodifikasi atau secara seksual melalui fusi sel jantan dan sel betina. Benang hifa yang merupakan tubuh vegetatif jamur dapat memanjang dengan pertumbuhan ujung (Triharso. Miselium ada yang bercabang dan ada yang tidak bercabang. bercabang. miselium terdiri atas banyak sel yang mengandung satu atau dua inti persel (seluler). Jamur bereproduksi secara seksual atau aseksual. Jamur adalah golongan organisme yang tubuh vegetatifnya (struktur somatisnya) berupa thalus. setiap segmen akan menjadi hifa multi inti (Agrios.

apofisa. berantai. dan badan buah yang tiap bagiannya berpotensi untuk tumbuh membentuk jamur lengkap (Sinaga. Hifa : bersepta atau tidak. askospora. Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. 2. asal. Dalam praktikum ini dipergunakan beberapa alat dan bahan untuk mendukung pelaksanaan praktikum. ukuran. atau bentuk lain. Sedangkan bahan-bahan yang digunakan adalah preparat . Pengamatan morfologi jamur benang sangat penting untuk identifikasi dan determinasi. ukuran. plasmodium. berkonidiatunggal. 1966). dan letak sterigmata. Bila penghasil konidia ditentukan tipe. gelas benda (obyek glass). rhizoid. III. dsb. dan gelas penutup (deck glass). 4. Alat-alat yang dipergunakan adalah mikroskop. 6. khlamidospora. 2003). dsb. Tangkai (pendukung) badan buah : meliputi konidiofora. transparan atau berwarna. atau bentuk yang lain. Dianjurkan agar biji padi (gabah) yang disimpan mempunyai kandungan air yang kurang dari 13-14% (Smith et al. tanggal 15 Maret 2011 di Laboratorium Klinik Tumbuhan. Menurut Jutono etal (1973). konidiospora. 5. Tubuh jamur dapat berbentuk spora. tunggal atau dalam bentuk khas. METODOLOGI Praktikum Pengelolaan Hama dan Penyakit Pasca Panen Acara 1 yang berjudul ´Pengenalan Jamur Patogen yang Dijumpai pada Bahan Pascapanen Secara Mikroskopis´ dilaksanakan pada hari Selasa. Dasar badan buah : berupa kolumela. Perkembangan penyakit dalam biji-bijian yang disimpan dapat sangat dikurangi oleh pemanenan dan menanganan yang dilakukan dengan hati-hati dan penyimpanan dengan suhu dan kelembaban yang optimum. 3. miselium. Dalam pengamatan morfologi secara mikroskopik beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah : 1. ukuran. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan. Spora seksual : meliputi oospora. vesikula. basidiospora. Yogyakarta.kondisi ekstrim. warna. 7. letak. Spora aseksual : meliputi sporangiospora. Badan buah : bila sporangium ditentukan bentuk. sklerotia. sporangiofor. bercabang atau tidak. dsb. artrospora (oidia). Adanya bentuk-bentuk khusus : misalnya stolon. warna. sel kaki.

Adapun cara kerja dari praktikum kali ini adalah diamati dan diperhatikan sifat miselium. Trichoderma sp.jamur untuk pengamatan secara mikroskopis (Gloeosporium sp. Phytophthora sp. Penicillium sp. Botryodioplodia sp. Ceratocystis sp. Soybean Mozaic Virus. Aspergilus sp. Pestalotia sp.... dan Nematoda Sista Kentang). bentuk organ penghasil konidium beserta konidiumnya.. Tidak lupa juga untuk dicatat inang jamur yang diamati. Colletotrichum sp.. Fusarium sp. Chalaropsis sp... . Kemudian dibuat gambar yang menunjukkan bentuk jamur yang telah diamati serta dicatat perbesaran pada lensa objektif dan okuler.. dan warnanya....

Gloeosporium sp.it/it/deploy/media/it/images/lexicon_img_40_per_cent/118d. 2. 2010). Gejala awal yang terlihat adalah timbulnya bercak dan pada bagian tengah bercak terdapat spora jamur berwarna kuning sampai kuning kecoklatan. Cendawan ini menyukai tempat yang lembab. Cara penularan cendawan ini adalah dengan bantuan hembusan angin atau guyuran air hujan.jpg Penyebab busuk buah pada cabai. terjadi busuk kering dan terdapat miselium jamur berwarna kuning kecoklatan pada bagian bercak.com/wp-content/uploads/2010/05/busuk- Bercak-bercak hitam menutupi jaringan busuk yang keras. Gloeosporium sp.kliniktani. dapat dihilangkan dengan mudah dari daging disekitarnya.basf. Pada buah di bawah kulit terdapat bagian yang warnanya berubah menjadi coklat muda.agro. pada Cabai Sumber gambar : http://www. sehingga mirip dengan kerucut. Pada bercak-bercak terbentuk massa spora yang berwarna merah jambu dalam kondisi lembab.IV. Selain itu juga disebarkan oleh serangga atau mungkin oleh tangan manusia yang kotor (Aak. bercak semakin tersebar. Di bawah kutikula .jpg gambar : http://www. pada Apel Sumber 300x221. Pada serangan parah.HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN 1. Bagian ini melebar dan pusatnya mengendap.

menyebabkan suatu kebusukan buah yang bersifat merusak. Umumnya bersifat saprofit dan beberapa bersifat parasit pada tanaman tingkat tinggi. Awal gejala dimulai pada bidang lembut yang basah di kulit. yang diselimuti oleh suatu pita lebar dari miselium yang putih. pada Kedondong Sumber gambar : http://www. sampai dengan 4 cm. Penicillium secara mikroskopis memiliki bentuk konidiofor yang khas. tersusun membentuk rantai basipetal (Barnett dan Hunter.waterscan. Penicillium sp. 1998). sering membentuk sinnemata. dan bercabang mendekati ujungnya. Setelah 24-36 jam pada 24°C. Spora (conidia) bentuk di pusat koloni. Luka menyebar dengan cepat (Crop Protection Compendium.rs/images/virusi-bakterije//bacterie-penicillium. Colletotrichum sp. Konidiofor muncul tegak dari miselium.jpg Pencillium memiliki habitat kosmopolit dan jenis yang beragam. Pada cuaca yang lembab. Ujung konidiofor memiliki sekumpulan fialid dengan konidia berbentuk globus atau ovoid. aservulus menghasilkan banyak konidium yang menyerupai massa yang lengket berwarna merah jambu. pada Jambu biji . Penicilium sp. 4.terjadi titik-titik hitam yang terdiri dari aservulus jamur yang kemudian menembus katikula. 2005). yang diikuti oleh pengembangan dari suatu koloni yang melingkar dari kapang putih. 3.

Diplodia sp. Konidium dapat disebarkan oleh angin. 18-23 × 2·5-4 µm. 5.jpg Colletotrichum sp. falcate dengan puncak kulminasi yang akut dan memancung sempit dasar. di mana serangan biasanya diawali karena luka akibat benda tajam. Konidium berwarna hialin. tetapi kemudian konidium bersel 2 dan berwarna gelap setelah dewasa.org/wikipedia/commons/7/7f/Diplodia_blight5337086.uk/research/groups/jdeacon/microbes/colleto3.jpg Botryodiplodia adalah jamur yang diketahui dapat menyebabkan stem end rot pada buah dan merupakan salah satu penyebab kerusakan pada buah. Perkembangan penyakit sangat baik pada suhu 30 °C. Konidia hialin. Cendawan dapat bertahan dalam sisa-sisa tanaman sakit. 1996). Serangan paling banyak muncul pada minggu ke 6.ed. Botryodiplodia dewasa berwarna coklat bersekat. uninukleat. . baru pada minggu ke 4 terjadi serangan walupun masih tergolong rendah. Pada minggu ke 3 belum terjadi serangan. Jamur ini menyerang pada batang pohon.ac. Perkembangan lebih cepat pada buah yang lebih tua. berwarna hitam dengan banyak seta.Sumber gambar : http://www. Seta berwarna coklat tua. pada Belimbing Sumber gambar : http://upload.wikimedia. Cendawan yang menyerang daun dan batang tidak dapat menginfeksi buah. Cendawan membentuk piknidium dengan konidium berbentuk jorong bersel satu dan hialin pada waktu muda. Cendawan pada buah masuk ke dalam ruang biji dan menginfeksi biji. halus dan meruncing ke atas.biology. tidak bersekat. ujung-ujungnya tumpul atau bengkok seperti sabit. dimana serangan botryodiplodia mencapai hampir 16%. Pada musim kemarau pada lahan yang berdrainase baik perkembangan penyakit kurang. berbentuk tabung (silindris). mempunyai banyak aservulus. tersebar di bawah kutikula atau pada permukaan. bersekat. sehingga dapat menginfeksi persemaian yang tumbuh dari benih yang sakit. sedangkan pada buah muda lebih cepat gugur karena infeksi (Semangun.

menyerang semua bagian daun dari bawah sampai atas. kasar dan dapat mencapai panjang 1 mm (ada yang sampai 2. .5mm).com/2008/11/aspergillusniger.files. Jamur ini menyebabkan busuk pada umbi bawang putih (Agrios. Vesikula berbentuk bulat hingga semibulat dan berdiameter 2. Tidak seperti patogen bercak lainnya. Konidiofor berwarna hialin. yaitu bercak pada daun yang tidak beraturan berwarna abu-abu pada pusatnya.5-4. Pestalotia sp.wordpress. Pestalotia sp.jpg Kepala konidia khas berbentuk bulat kemudian merekah menjadi beberapa kolom dan berwarna kekuningan hingga hijau tua.6. Sumber gambar : http://www. hijau pucat dan berduri.hawaii. 1988).edu/faculty/wong/Bot201/Deuteromycota/Pestalotia_2.5 µm.botany. berdiameter 3-6 µm. pada Bawang Putih Sumber gambar : http://permimalang.jpg Gejala yang ditimbulkan Pestalotia sp. Sklerotia eseringkali dibentuk pada koloni yang baru. Aspergillus sp. Jamur menyebabkan penyakit pada petiole daun dan ujung daun serta menimbulkan bercak daun. 7. Jamur ini membutuhkan luka dari patogen primer untuk penetrasi tanaman inang. bervariasi dalam ukuran dan dimensi dan berwarna coklat hingga hitam.

Aspergillus sp. 8. Pertumbuhan umumnya terjadi pada ujung hifa (Erwin dan Ribeiro.wisc.botany. dan sebagainya (Moreau dan Moss. globus. dan tersusun membentuk rantai basipetal (Barnett. berwarna coklat tua. obovoid. tidak bersepta. 1996). Spesies Phytophthora sp. mudah dikenali dan dibedakan dari kapang marga lain. Phytophthora sp. kentang. . tembakau. jamur ini disebut juga jamur air karena selain di tanah dan daerah daun sebagian besar siklus hidupnya dapat terjadi di air (Erwin dan Ribeiro. Konidia tersusun 1 sel (tidak bersepta). 1996). Tangkai konidiofor (stipe) tidak berornamentasi/berdinding halus dan berwarna transparan (hialin). Secara mikroskopis Aspergillus sp. Konidia terbentuk dari fialid yang menumpang pada metula (tipe biseriate) dan membentuk formasi sikat melingkar (radiate collumnar). Sporangia dibentuk pada sporangiofor. Kepala konidia berwarna hitam dan berbentuk bulat. pada Jipang Sumber gambar : http://botit. secara visual koloninya tampak memiliki lapisan basal berwarna putih hingga kuning dengan lapisan konidiofor yang lebat berwarna coklat tua hingga hitam. umum ditemukan di tanah. miseliumnya berwarna hyalin. phyto yang berarti tanaman dan phthora yang artinya merusak. beberapa juga dapat diisolasi dari rizosfir tanaman pertanian seperti tomat.edu/toms_fungi/images/phytspor. Miselium bercabang dan memiliki struktur seperti tabung. kopi. yaitu memiliki konidiofor yang tegak. tidak bercabang. Konidia berbentuk bulat hingga semi bulat. memiliki warna yang beragam. Pada permukaan vesikel ditutupi fialid yang menghasilkan konidia. 1979). Spora aseksual disebut sporangium. gandum. Ukuran dan bentuk sporangia bermacam-macam (ovoid. umumnya tidak berpigmen. Aspergillus sp yang diisolasi. menghasilkan spora aseksual pada kondisi lingkungan yang mendukung (suhu dan kelembaban optimum). ubi kayu. Phytophthora yang ditumbuhkan pada media biakan atau jaringan tanaman dalam keadaan lembab. 1955). dan ujung konidiofor membengkak membentuk vesikel. dan apabila dilihat di bawah mikroskop.jpg Phytophthora berasal dari bahasa Yunani.

tidak berwarna.flickr. Cendawan membentuk mikrokonidium bersel satu. 9. limoniform (seperti lemon) dan pyriform (seperti buah pir). atau melalui alat pertanian. 2004). Setelah jaringan pembuluh mati dan keadaan udara lembab. Di dalam kebun P. Spora ini memiliki flagel yang dapat membantu pergerakannya mendekati inang (Erwin dan Ribeiro. Fusarium sp.jpg Cendawan membentuk miselium bersekat. bersekat dua atau tiga. Cendawan menginfeksi akar terutama melalui luka. Miselium tua membentuk klamidospora. dan tanah yang terinfeksi sulit untuk dibebaskan kembali. air. meliputi daerah dingin dengan suhu 5ºC sampai daerah tropik dengan suhu 20ºC. mula-mula tidak berwarna semakin tua warnanya menjadi krem dan akhirnya tampak benang-benang berwarna oker. Daerah sebaran Fusarium spp. Infeksi ke pangkal batang dibantu oleh adanya luka. cactorum dapat terbawa oleh aliran air bersama-sama dengan tanah. cendawan membentuk spora yang berwarna putih keunguan pada akar yang terinfeksi. melalui tanah yang terbawa angin. menetap dan berkembang di berkas pembuluh. pada Cassava Sumber gambar : http://farm4. misalnya yang disebabkan oleh alat-alat pertanian. Jamur terutama dipencarkan oleh air hujan dan air pengairan yang mengalir di atas permukaan tanah. 1996) Jamur ini dapat bertahan dalam tanah dan mengadakan infeksinya terutama melalui tanah dan disini dapat membentuk sporangium dan spora kembara. Selain itu jamur dapat terangkut jauh karena terbawa oleh bibit (okulasi) dan tanah yang menyertai bibit ini (Semangun. dan dapat hidup baik padanwilayah . Sporangium berkecambah dan akar membentuk tabung kecambah apabila kontak dengan tanaman (Erwin dan Ribeiro.ellipsoid. Zoospora merupakan spora seksual yang dihasilkan melalui peleburan gamet jantan (oogonium) dan betina (antheredium). 1996). Zoospora dapat menyebar melalui percikan air dan aliran air dipermukaan tanah. Cendawan dapat tersebar karena pengangkutan bibit.com/3262/4603437627_b42f669362. Cendawan dapat bertahan lama dalam tanah.static.

Makrokonidia melengkung seperti bulan sabit dan memiliki sel kaki (pedicellate) yang jelas. 11. pada Ubi Jalar Sumber gambar : http://1.blogspot. konidiofor Fusarium tampak bervariasi.blogspot.jpg Secara makroskopis. tetapi dapat bersepta hingga 5. bercabang atau tidak bercabang.bp.com/_18HBcmJ0ugg/S9rXg7aBsbI/AAAAAAAAArc/mzicn_wTU7 Q/s1600/Fusarium. konidia berwarna transparan. abu-abu. umumnya bersepta 3. 1996).bp. Sel ujung makrokonidia berbentuk agak membengkok. 1998). Bersifat parasit pada tanaman tingkat tinggi dan saprofit pada bagian tanaman yang membusuk (Barnett and Hunter.jpg .com/_tv1n5CDVmkw/TJ81fMgpxUI/AAAAAAAAADY/Ga64_ W5CxPc/s1600/Ceratocystis_fimbriata_peritheces. Di bawah mikroskop.kering dengan curah hujan tahunan < 250 mm sampai daerah basah dengan curah hujan di atas 1000 mm per tahun (Semangun. pada Melon Sumber gambar : http://1. atau kuning. dan bersepta. Fusarium sp. 10. Beberapa jenis Fusarium memiliki dua bentuk dasar konidia yaitu mikrokonidia dan makrokonidia. Miseliumnya tumbuh cepat dengan bercak-bercak berwarna merah muda. Fusarium memiliki bentuk miselium seperti kapas. Ceratocystis sp.

Infeksi pada buah yang masih hijau terjadi melalui pori-pori. falcatum menyebabkan busuk merah pada batang tebu. yaitu bercak-bercak hitam pada bagian kulit kemudian sedikit demi sedikit melekuk dan bersatu. C. Klamidiosporanya berada dibagian akhir dan berupa rantai. pada Pepaya Sumber gambar : http://portal.cbit.au/Portals/32/Images/Disease/1515%20&%201560Colletotrichum/1515-Papaya-rot. C. 12.durionis menyebabkan bercak daun pada durian. Buah yang saat dipanen terlihat sehat. berdinding halus. sehingga daging buah akhirnya membusuk. dapat berkembang secara nyata menunjukan gejala antraknosa pada saat proses . Colletotrichum sp. Colletrotichum gleosporioides menyebabkan mati pucuk pada ranting-ranting pohon jeruk yang lemah.jpg Marga Colletotrichum mempunyai seta (rambut±rambut) berwarna gelap pada aservulusnya. muncul secara lateral dari hifa. tidak bersepta dengan warna hialin. Konidium berbentuk jorong atau bulat telur pada bagian ujungnya membulat. tanpa warna sampai berwarna cokelat pucat. berwarna cokelat.5) mm. berdinding tebal. tanpa warna. dan menghasilkan konidium dibagian ujung yang terbuka. sedangkan infeksi pada buah matang terjadi melalui lentisel. Konidiofornya kurus. berbentuk bulat sampai bulat telur. panajang mencapai 160 mm. Jamur umumnya merupakan jamur patogen luka yang disebarkan oleh serangga atau manusia. glycines menyebabkan bercak±bercak pada polong kedelai (Semangun. 1996). seperti terpotong dibagian ujungnya. bersekat.uq. berwarna hialin yang kemudian berubah menjadi gelap. tetapi umumnya merupakan infeksi laten dan baru timbul gejala setelah beberapa bulan. Cendawan mempunyai hifa bersepta. dan berukuran (11-25(15)) x (4-5. Buah terinfeksi dapat segera timbul gejala.edu. dan berukuran (9-18) x (6-13) mm. berfialid.Konidium jamur berbentuk tabung. Pada buah-buah matang yang terinfeksi terlihat gejala khas. Jamur juga mempunyai inang luas karena tersebar luas (Agrios. 1988). C.

sedangkan pada media yang nutrisinya lebih banyak. Kemampuan Trichoderma dalam memproduksi klamidospora merupakan aspek penting dalam proses sporulasi (Samuels et. Penyakit ini tersebar di negara-negara penghasil pepaya. 1988). Fialid dapat berbentuk silindris. koloni tampak transparan. lebarnya dapat sama dengan batang utama ataupun lebih kecil. Trichoderma sp.. Cabang tersebut kemudian akan bercabang lagi. Fialid dapat terletak pada ujung cabang konidiofor ataupun pada cabang utama. akan membentuk kondisi buah pepaya selanjutnya menjadi lebih baik. pada ujung cabang terdapat fialid. Konidia dapat terbentuk dalam satu minggu. warnanya dapat kuning. Konidia secara umum kering. Cabang utama akan membentuk cabang. koloni dapat terlihat lebih putih.pematangan. Bentuknya secara umun adalah elips.vt. 13. Pada media yang nutrisinya terbatas.jpg Pada Trichoderma yang dikultur. Bentuknya secara umum subglobosa uniseluler dan berhifa. klamidosporanya berbentuk multiseluler. Konidiofor ini memiliki banyak cabang. Pengendalian budidaya tanaman sehat di lapangan. Pencelupan ke dalam air panas (< 55 ºC) selama 5 menit atau ke dalam air panas (5253ºC) dicampur fungisida (benomil) selama 5 menit (Agrios. morfologi koloninya bergantung pada media tempat bertumbuh. namun pada beberapa spesies dapat berwujud cairan yang berwarna hijau bening atau kuning. hijau atau putih. jarang ditemukan bentuk globosa. pada beberapa spesies.. 2011). Ada yang berpasangan ada yang tidak. 2011). Reproduksi aseksual Trichoderma menggunakan konidia.edu/users/chagedor/biol_4684/Microbes/trichoderma. . al. al. Pada Trichoderma juga ditemukan struktur klamidospora. Konidia terdapat pada struktur konidiofor. pada Salak Sumber gambar : http://filebox. Klamidospora ini diproduksi oleh semua spesies Trichoderma. Secara umum konidia bertekstur halus. Pada beberapa spesies dapat diproduksi semacam bau seperti permen atau kacang (Samuels et.

jpg Virus dapat menular secara mekanis.14. Aleuroconidia dihasilkan sendiri atau pada rantai khusus hifa. berdinding tebal dan gelap. titik pengenceran terakhir 1 : 1000-10000.naro. Kutu daun yang dapat bertindak sebagai vektor antara lain Aphis glycines. Virus mempunyai titik pemanasan inaktivasi 65-70°C selama 10 menit. terbawa oleh biji tanaman sakit dan oleh beberapa macam kutu daun secara nonpersisten. yang diproduksi oleh urutan rantai atau tunggal.GIF Nama lain dari Chalaropsis sp. Soybean Mosaic Virus pada Kedelai Sumber gambar : http://www. Virus mosaic kedelai termasuk golongan Potato virus Y dengan zarah . Chalara sp. ditemukan polifiletik dengan menggunakan subunit parsial kecil dan besar urutan rDNA. Chalaropsis sp menghasilkan aleurioconidia. Konidia dihasilkan dalam phialides. Chalaropsis sp.jp/sougou/joho/chala_th. laju pertumbuhan Chalaropsis sp sangat lambat. Pada media agar. berbentuk silinder. Dinding dari aleurioconidia tebal dan berwarna gelap. Teleomorphs dari Chalaropsis adalah Ceratocystis. terkadang memiliki dinding dan tidak memiliki dinding.biology-blog.com/images/blogs/10-2008/segments- soybean-mosaic. Aphis craccivora dan Myzus persicae.go. adalah Chalara sp.affrc. Sumber gambar : http://cryo. 15.

Nematoda Sista Kentang (Globodera rostochiensis) merupakan nematoda parasit yang dapat menyebabkan kehilangan hasil pada tanaman kentang. rostochiensis merupakan organisme pengganggu tumbuhan baru yang menyerang tanaman kentang di Indonesia. Potato Cyst Nematode pada Kentang Sumber gambar : http://www. dan Australia. .eppo. Pertama kali ditemukan di Jerman pada 1913.berbentuk batang lentur dengan panjang rata-rata 750 nm. Berasal dari Pegunungan Andes di Amerika Selatan. rostochiensis menyerang tanaman kentang dengan merusak jaringan akar dan pada kondisi kurang menguntungkan dapat membentuk sista. 16. juga ditemukan di berbagai lokasi di seluruh Asia. Pertama kali ditemukan di Amerika Serikat pada tahun 1941.org/QUARANTINE/nematodes/Globodera_rostochiensis/HETDRO_01. Dalam sel tanaman sakit terdapat badan asing yag mirip dengan cakra. dan di Meksiko pada 1970-an. meskipun diperkirakan telah tiba di Eropa melalui kentang impor pada abad ke-19. G. Nematoda sista kentang ini dapat menurunkan hasil antara 32-71%. jpg. di Kanada pada tahun 1960-an. Afrika. G.

Jamur patogen organ vegetatifnya berupa miselium sedangkan organ generatifnya berupa spora seksual. Preparat yang diamati pada saat praktikum adalah Gloeosporium sp. Penicillium sp.. Phytophthora sp. Botryodioplodia sp. Colletotrichum sp. Fusarium sp. .. Aspergilus sp... dan Nematoda Sista Kentang.. Pestalotia sp. 2. Chalaropsis sp.. Soybean Mozaic Virus. 3... KESIMPULAN 1.. Setiap jamur memiliki morfologi dan karakteristik yang berbeda-beda. Ceratocystis sp.V... Trichoderma sp.

H. 1973. E. 1985. CAB International. 2011. Phytophthora Diseases Worldwide..K. Chokethaworn... Chaverri. H. USA. Yogyakarta. Kuala Lumpur. Sinaga. Gadjah Mada University Press. Agric.C.<http://nt. G.id/~fp/index. S. D.htm >. Yogyakarta. Farr. 1996. Triharso. 2005. Hama dan Penyakit Tanaman. Peas. .B. Jakarta.cabicompendium. M. Diseases and Disorders of Mango in Malaysia. Pedoman Praktikum Mikrobiologi Umum. Diakses tanggal 27 Maret 2011. Smith. Semangun. Jutono. APS Press. & McCray.F.M. Jakarta. www.gov/taxadescriptions/keys/frameGenusOverview. Pracaya.P. Khoo. Kumpulan Abstrak Jurusan Proteksi Tanaman. Plant Pathology. Erwin. Penebar Swadaya. 2004. and Ribeiro. J. dan Wagianto. C. Suhadi. Tropical Press.N. and K.cfm?gen=Trichoderma>. A. Press..A. T. and B. P. 2004. 3d Ed. Thailand.org/cpc. Onion. Trichoderma : Overview of The Genus. Carrots. Diakses pada tanggal 27 Maret 2011. M. Dasar-Dasar Perlindungan Tanaman. Yoshizawa. G.unila.2003. <http://www. 1996. and N. Beans. Samuels. Acad. US Dept. Agrios.A. Wallingford. Lim T. L. Pengantar Ilmu Penyakit Tumbuhan. San Diego. 2003. and Related Vegetables..S. McColloch. Kabirun. 2007. Hartadi. USA. Handbook. Celery. Departemen Mikrobiologi Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. D.arsgrin. MN. 1988. CDROM. O. 1966.ac. Soedarsono. Dasar-Dasar Ilmu Penyakit Tumbuhan. Yamashita. K. dan Soesanto. Gadjah Mada University Press.DAFTAR PUSTAKA Akin. Occurrence of Fumonisins and Aflatoxins in corn. 2005 Edition. Friedman. UK: Centre for Agriculture and Bioscience International.. Penebar Swadaya.J. Yogyakarta. Market Diseases of Asaparagus. S. Crop Protection Compendium.