Sindrom patau disebabkan oleh trisomi pada kromosom 13.

Para penderita sindrom ini mempunyai bibir sumbing serta langit-langit terbelah. Sindrom Edwards juga disebabkan oleh trisomi , yaitu pada kromosom 18. Para penderita sindrom ini mengidap malformasi pada hanya tiap organ. Sindrom turner disebabkan oleh monosomi kromosom kelamin X. terlahir sebagai wanita yang tidak punya indung telur dan memiliki keterbatasan tanda-tanda kelamin sekunder. Sindrom metafemale disebabkan oleh trisomi pada kromosom X. Para penderita sindrom ini terlahir sebagai wanita yang organ kelaminnya tidak berkembang, mempunyai kesuburan terbatas, serta biasanya menderita keterbelakangan mental. Sindrom klinefelter terjadi karena aneuploidi kromosom kelamin.terjadi dengan perbandingan 1/500 pria yang terlahir. Pengidap sindrom klinefelter mengalami feminisasi dengan kariotip yang umum adalah 47,XY. Akan tetapi, konstitusi dari kromosom kelamin lain sepert iXXYY(tetrasomi), XXXY(tetrasomi),

XXXXY(pentasomi), dan XXXXYY(heksasomi), yang juga dikaitkan degan sindrom Klinefelter dan konstitusi yang dikaitkan dengan kromosom kelamin seperti XXXYY(pentasomi) dan XXXXY(heksasomi) dikaitkan pula dengan dengan sindro tersebut. Poliploidi dan monoploidi Poliploidi Poliploidi terjadi hanya karena pengggandaan perangkat kromosom secara keseluruhan. Dalam hal ini dari individu-individu yang tergolong diploid dapat muncul turunan yang triploid maupun tetraploid. Poliploidi yang alami sering muncul pada hewan-hewan yang hermaprodit, seperti cacing tanah dan planaria. Pada bangsa tumbuhan fenomena poliploidi dapat dijumpai pada sebagian besar kelompok tumbuhan, dinyatakan bahwa 47% tumbuhan berbiji tertutup merupakan poliploid.

Poliploidi yang terjadi akibat dari suatu perlakuan. Poliploidi dapat terjadi secara spontan maupun akibat dari suatu perlakuan. Kebanyakan hewan melakukan fertilisasi silang. Atas dasar asal usul kejadiaanya.Dalam hubungan mengapa pada hewan jarang dijumpai fenomena poliploidi hal ini dikarenakan : 1. yang dapat dipengaruhi oleh perubahan yang disebabkan oleh poliploidi. tetapi di kalangan hewan hybrid-hibrid biasanya inviabel atau steril Oleh karena itu poliploidi jarang ditemukan pada kalangan hewan. 3. misalnya dalam kaitannya dengan ukuran sel yang akhirnya mengubah ukuran organ. dalam hal ini satu individu poliploidi yang baru terbentuk tidak dapat bereproduksi sendiri. Jika di kalangan tumbuhan. misalnya dengan pemberian kolkisin pada saat mitosis yang mengakibatkan terhambatnya pembentukan benang spindle mitosis. Hewan memiliki perkembangan yang lebih kompleks. 2. individu-individu poliploidi sering timbul dari duplikasi pada hybrid. 4. poliploidi dibedakan menjadi autopoliploidi dan allopoliploidi. Poliploidi mengganggu keseimbangan antara autosom dan kromosom kelamin yang bermanfaat untuk determinasi kelamin. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful