You are on page 1of 119

BIOKIMIA

( 3 SKS = 2 + 1)
1. Klasifikasi dan Struktur KARBOHIDRAT
2. Struktur & Fungsi LIPIDA & Struktur MEMBRAN SEL
3. Struktur & Sifat ASAM AMINO
4. Struktur & Fungsi PROTEIN
4. Struktur ASAM NUKLEAT
5. Vitamin dan Koenzim
6. Klasifikasi, Mekanisme, Uji & Sifat ENZIM (Kinetika Enz.)
7. BIOENERGETIKA (Struktur, fungsi dan siklus ATP &
NADPH/ NADH)

BUKU ACUAN :
- Mathews, Van Holde, Ahern. Biochemistry, 3 rd ed, An
Imprint of Addison Wesley Longman Inc, 2000.
- Peter A. Mayer, et al., BIOKIMIA Harper Edisi 25.
- Albert L Lehninger, Dasar Dasar BIOKIMIA, Pnrbt Erlangga

KARBOHIDRAT

• Pendahuluan
• Penggolongan Karbohidrat
• Monosakarida
- Stereoisomer
- Sifat-Sifat Monosakarida
• Oligosakarida
• Polisakarida

KARBOHIDRAT
Pendahuluan
Karbohidrat
Lemak peranan dasar kehidupan di bumi
Protein - sumber E utama
- senyawa penyimpan E kimia
glikogen Manusia/ hewan
pati Tumbuhan
Selulosa
KH pembentuk struktur &
komponen utama dinding sel
Peptido glikan dinding sel bakteri

KARBOHIDRAT KARBON ( C ) HIDRAT (H2O) RUMUS (C H2O)n Cx(H2O)n PENGERTIAN INI TIDAK SUDAH TEPAT CONTOH : C2H4O2 (CH3COOH) ASAM ASETAT ( bukan Karbohidrat) DEOKSIRIBOSA C5H10O4 (H:O ≠ 2:1) (KARBOHIDRAT) BANYAK KARBOHIDRAT ATOM LAIN : N . S KARBOHIDRAT SAKARIDA (YUNANI GULA) .

DISAKARIDA (2) .PENGGOLONGAN KARBOHIDRAT O KARBOHIDRAT POLIHIDROKSI ALDEHIDA (– C – H ) POLIHIDROKSI KETON (C=O) KARBOHIDRAT / SAKARIDA MONO OLIGO POLI -GULA SEDERHANA HIDROLISIS HIDROLISIS -TDK DPT DIHIDROLISIS 2.TRIOSA (C3H6O3) .HEKSOSA (C6H12O6) .6 MONO BANYAK -RUMUS SESUAI .TETROSA (C4H8O4) .PENTOSAKARIDA (5) .

TDK LARUT DLM PELARUT NONPOLAR .MONO & DISAKARIDA .LARUT DLM AIR.TDK LARUT DLM AIR .KRISTAL .BM TINGGI . .RASA MANIS POLISAKARIDA .AMORF .TDK BERASA .

OH .H O DI UJUNG .• MONOSAKARIDA RUMUS : (C H20)n n ≥3 n Category 3 Triosa 4 Tetrosa 5 Pentosa 6 Hexosa 7 Heptosa 8 Octosa TIAP C ADA GGS . KECUALI C-1 GGS ALDEHIDA / KETON (C-2) O -C– .C.

CONTOH : .

GLISERALDEHIDA / DIHIDROKSI ASETON .PALING PENDEK RANTAI C .KOMPONEN PENTING ASAM NUKLEAT TURUNAN TRIOSA & HEPTOSA SENYAWA “ANTARA” DALAM METAB.DIPERPANJANG TETROSA ALDO PENTOSA HEKSOSA KETO HEKSOSA PALING BANYAK DIJUMPAI ALDOPENTOSA : . KH .

.

.

.

.

.

.

TAPI BEDA DLM KONFIGURASI KERUANGAN ISOMER OPTIK STEREOISOMER ISOMER GEOMETRI (CIS & TRANS) CONTOH : ASAM FUMARAT & ASAM MALAT H – C – COOH H – C – COOH HOOC – C – H H – C – COOH ASAM FUMARAT (TRANS) ASAM MALAT (CIS) ISOMER PADA KH ISOMER OPTIK MONOSAKARIDA C.STEREOISOMER .ASIMETRIS C.YG MENGIKAT GGS BERLAINAN TIAP IKATAN KOVALENNYA DPT MEMBENTUK 2 SENYAWA BAYANGAN CERMIN .SENYAWA YG PUNYA RUMUS BANGUN SAMA.

YANG PUNYA C . POLARISASI . TTK BEKU.LEVOROTASI (-) • SEMUA MONO AKTIVITAS OPTIK TAPI TDK SEMUA SENY.4o LEVOROTASI [α KE-2 GULA SERI D KONFIGURASINYA BERHUB DG D-GLISERALDEHIDA & D-HIDROKSIASETON .FRUKTOSA α]D20 = .7o .KE KANAN .92.TTK DIDIH . DAYA LARUT MONOSAKARIDA MEMUTAR BID.CONTOH : D – GLUKOSA & L.ASIMETRIS AKTIVITAS OPTIK • SENYAWA BISA PUNYA AKTIVITAS OPTIK WALAU TDK PUNYA C-ASIMETRIS .KE KIRI .SEARAH JARUM JAM / DEKTROROTASI (+) .GLUKOSA PASANGAN ENANSIOMER SIFAT HAMPIR SAMA .GLUKOSA (ALAM) DEKTROROTASI [α α]D20 = + 52.

D-GLUKOSA. L-FUKOSA. DAN L-SORBOSA . D-RIBOLUSA DAN D-FRUKTOSA GULA SERI L JARANG DI ALAM . D-RIBOSA.YG MEMEGANG PERANAN DLM AKTIVITAS BIOLOGIS : ALDOSA : D-GLISERIDA. D-GALAKTOSA KETOSA : DIHIDROKSIASETON. BBRP YG PENTING : L-RAMNOSA. D-MANOSA.

ACUAN BAKU : GLISERIDA 1 BENTUK D & 1 BENTUK L O O C–H C–H H – C – OH (kanan) HO – C – H H2C – OH H2C – OH D – Gliseraldehida L – Gliseraldehida D & L DITENTUKAN ORIENTASI H & OH PADA C YANG BERDEKATAN DG C TERMINAL ALKOHOL PRIMER JIKA OH DI KANAN D .ASIMETRIS 24 16 ISOMER .ASIMETRIS PEMBENTUKAN ISOMER .C YG TERIKAT PD 4 ATOM/GGS YANG BEDA JMH ISOMER YANG MUNGKIN 2n n : Σ C-ASIMETRIS CONTOH : GLUKOSA 4 C . OH DI KIRI L C .

.

D-GLUKOSA . D-MANNOSA & D-GALAKTOSA TDK ADA YANG ENANSIOMER. TAPI DIASTEREOMER : SEBAGIAN GGS OH BERUPA ENANSIOMER SEDANGKAN OH YG LAIN BUKAN ENANSIOMER. SEPASANGAN DIASTEREOMER SUSUAN RUANG BERLAINAN (GGS -OH) KEDUANYA SIFAT KIMIA & FISIKA BERBEDA DAPAT DIPISAHKAN Pasangan diastereomer Bayangan cermin (enansiomer) Bukan enansiomer .

Terminology describing the structure of sugar molecules. .

.

GLUKOSA .OH DI KANAN D . JENIS-JENIS ISOMER MONOSAKARIDA 1.GLUKOSA L . . C ALKOHOL PRIMER BILA : . D & L ISOMER D & L BAYANGAN CERMINNYA DITENTUKAN : ORIENTASI GUGUS H & OH DISEKELILING C YANG BERDEKATAN DG.OH DI KIRI L O O C–H C–H H – C – OH HO – C – H HO – C –H H – C – OH H – C – OH HO – C – H H – C – OH HO – C – H H2C – OH H2C – OH D .

.

STRUKTUR CINCIN : ALDEHID HEMIASETAL + ALKOHOL KETON HEMIKETAL STRUKTUR CINCIN / LINGKARAN .

.

β-D-GLUKOSA / β-D-GLUKOPIRANOSA . α-D-GLUKOSA / α-D-GLUKOPIRANOSA 2.D-GLUKOSA HASIL 2 BENTUK 1.

.

D-FRUKTOSA/ β-D-FRUKTOFURANOSA .D-FRUKTOSA / α-D-FRUKTOFURANOSA β.FRUKTOSA HASIL 2 BENTUK α.

.

D – glukosa bentuk kursi . rantai lurus .Struktur Cincin Glukosa B A C D – Glukosa : A. α . B.D-glukosa . C. α .

CINCIN PIRANOSA BENTUK KURSI & KAPAL (HAWORTH) BENTUK KURSI LEBIH STABIL BANYAK DI ALAM .

.Formation of ring structures by pentoses.

TAPI ISOMER TERJADI SEKITAR POSISI 1. SEBAB : CINCIN TERBUKA & TERTUTUP KEMBALI DISERTAI PERUB POSISI H & OH PD C-1 .GLUKOPIRANOSA (62%) SISA ISOMER α & β GLUKOFURANOSA KESETIMBANGAN DIIKUTI ROTASI OPTIK MUTAROTASI. ANOMER α DAN β STRUKTUR CINCIN ALDOSA HEMI ASETAL GAB. ATOM C – KARBONIL / ANOMER CAMP. GGS ALDEHIDA & ALKOHOL KETOSA HEMI KETAL GLUKOSA KRISTAL : α -D .2.GLUKOPIRANOSA LARUTAN STRUKTUR SIKLIK DIPERTAHANKAN. α .GLUKOPIRANOSA (38%) β .

Mutarotasi glukosa .

EPIMER ISOMER YG BERBEDA AKIBAT VARIASI KONFIGURASI – OH & H PD C.4 . 4 BIOLOGIK EPIMER GLUKOSA YG PENTING MANOSA EPIMERISASI C-2 GALAKTOSA EPIMERISASI C. 3 .3.2.

4. ISOMER ALDOSA & KETOSA
RUMUS MOLEKUL GLUKOSA = FRUKTOSA, TAPI RUMUS
BANGUN BEDA, FRUKTOSA - KETO C-2
GLUKOSA - ALDO C-1

MONO YG PENTING SECARA FISIOLOGIS :
- DERIVAT TRIOSA METAB. GLUKOSA (GLIKOLISIS)
- DERIVAT TRIOSA
TETROSA LINTASAN PENTOSA -
PENTOSA FOSFAT
SEDOHEPTULOSA
- GULA PENTOSA UNSUR PENTING PEMBENTUK
NUKLEOTIDA, ASAM NUKLEAT &
BANYAK KOENZIM
PENTOSA YG PENTING : ARABINOSA, XILOSA, RIBOSA,
2-DEOKSIRIBOSA (ALDOPENTOSA
& TDK DLM KEADAAN BEBAS DI ALAM)
ARABINOSA HIDROLISIS GUM ARABIK
XILOSA HIDROLISIS JERASMI / KAYU
- HEKSOSA GLUKOSA, GALAKTOSA, FRUKTOSA &
MANOSA

KOMP.RIBOSA & DIOKSIRIBOSA BERSTRUKTUR FURAN.D – GALAKTOPIRANOSA) . DLM AIR BENTUK ISOMER α & β DLM ASAM NUKLEAT GULA DEOKSI KOMPONEN DINDING SEL L-RAMNOSA & L-FUKOSA DLM METAB KH SELAMA FOTOSINTESIS : * D – ERITROSA * D – RIBOLUSA * D – XILULOSA * D – SEDOHEPTULOSA GULA AMINA : (KOMP. UTAMA TULANG RAWAN (2 – AMINA .MONO YG LAIN : D . UTAMA POLI STRUKTURAL) * D – GLUKOSAMIN .D – GLUKOPIRANOSA) * D – GALAKTOSAMIN .PD KITIN INSEKTA (2 – AMINA .β .β .

.

Contoh-2 ketosa yang memiliki makna fisiologis penting .

REAKSI DG BASA ENOLISASI GLUKOSA + BASA ENCER FRUKTOSA + MANOSA + GLUKOSA PERUBAHAN ALDOSA KETOSA : TRANSFORMASI BRUYN – ALBERDA VAN EKENSTEIN .SIFAT-SIFAT MONOSAKARIDA : 1. REAKSI DG ASAM & BASA A.

.Aldose-ketose interconversion via an enediol intermediate.

TRANSFORMASI BRUYN-ALBERDA VAN EKENSTEIN TDK DLM BASA PEKAT.PENTOSA + ASAM SULFAT FURFURAL .GLUKOSA + ASAM SULFAT HIDROKSI METIL- FURFURAL .PENTOSA + ASAM KUAT FURFURAL CONTOH : . REAKSI DG ASAM .GLUKOSA + ASAM ENCER SANGAT STABIL (HEKSOSA) + ASAM KUAT dehidrasi HIDROKSI METIL- FURFURAL . SEBAB : MONOSAKARIDA MUDAH TEROKSIDASI TERDEGRADASI BERPOLIMERISASI B.

ALDOSAHEKSOSA HIDROKSIMETIL FURFURAL PENTOSA FURFURAL REAKSI PEMBENTUKAN FURFURAL .

GULA PEREDUKSI GULA BUKAN PEREDUKSI KH GULA PEREDUKSI ADANYA GGS ALDEHIDA & KETON BEBAS MEREDUKSI ION-2 LOGAM Cu & Ag DALAM LAR. BENEDICT (Cu SULFAT + NaOH + Na-SITRAT) GLUKOSA + LAR BENEDICT CuOH Cu2O Kuning / Merah bata GULA PEREDUKASI TEROKSIDASI. BERFRAGMENTASI & BERPOLIMERISASI DLM LAR BENEDICT LAR GULA + FEHLING . BASA LAR.2.

+ PENGOKSID URONAT BILA HANYA GGS ALKOHOL PRIMER YG TEROKSIDASI GLUKOSA + PENGOKSID GLUKORONAT . + PENGOKSID KUAT (HNO3) AS. ALDOHEKSOSA + ZAT PENGOKSID ASAM ALDONAT BILA HANYA GGS ALDEHIDA TEROKSIDASI GLUKOSA + ZAT PENGOKSID GLUKONAT 2.GGS ALDEHID MUDAH TEROKSIDASI ASAM KARBOKSILAT (ALDOHEKSOSA) ALDOHEKSOSA + ZAT PENGOKSID / ENZIM pH netral ASAM KARBOKSILAT 1. ALDARAT BILA GGS ALDEHID & ALKOHOL PRIMER TEROKSIDASI GLUKOSA + PENGOKSID KUAT (HNO3) GLUKARAT 3.

.

SIFAT SANGAT TDK STABIL MUDAH TEROKSIDASI ASAM DEHIDROASKORBAT ASAM ASKORBAT ASAM L-DEHIDROASKORBAT .VIT C : ASAM ASKORBAT .BANYAK PD.STRUKTUR LAKTON DARI ASAM HEKSONAT . BUAH2-AN .STRUKTUR ENEDIOL PD ATON KE-2 & KE-3 .ASAM GULA YG SANGAT PENTING .

SEBAGAI KOMPONEN LIPIDA INOSITOL KOMPONEN LIPID FOSFATIDIL INOSITOL ASAM FITAT ASAM HEKSAFOSFOR INOSITOL GARAM Ca & Mg FITAT FITIN BANYAK DLM MATERI EKSTRA SEL JAR TUMB TINGKAT TINGGI . REDUKSI GGS ALDEHID / KETON GULA ALKOHOL KIMIA / ENZIM D – GLUKOSA D – SORBITOL D –MANOSA D – MANITOL LARUT DLM AIR & RASA MANIS GLISEROL SANGAT BANYAK .

.

PD TUMBUHAN .6 TETRA O – METIL –D-GLUKOSA PENENTUAN STRUKTUR CINCIN GULA PEMBENTUKNYA GLIKOSIDA BANYAK TERDAPAT DI ALAM .METIL D – GLUKOSA β .4.3.METIL D – GLUKOSA DIASTEREOMER DLM ASAM LABIL DLM BASA STABIL GGS ALDEHID GGS ASETAL (SIFAT PEREDUKSI & MUTARITASI HILANG) + METIL IODIDA/ DIMETIL SULFAT (METILASI KUAT) PENTA O – METIL α -D – GLUKOSA + H+ 100 HIDROLISIS 2.3. PEMBENTUKAN GLIKOSIDA MONOSAKARIDA GLIKOSIDA & ASETAL (salah satu sifat penting) D – GLUKOSA + METANOL + HCl α .

REAKSI : + CH3OH HCl + .

.

Bila : GGS HIDROKSIL (GULA) BEREAKSI DG GGS HIDROKSIL GGS HEMIASETAL / HEMIKETAL (GULA LAIN) GLIKOSIDA (DISAKARIDA) IKATANNYA IKATAN GLIKOSIDA POLISAKARIDA BANYAK MONOSAKARIDA DG IKATAN GLIKOSIDA .

ESTER FOSFAT ( PENTING DLM METAB.asetilasi O – ASETIL - ANHIDRIDA BERLEB.D–FRUKTO 1.GULA AMINO CONTOH : β-D-GLUKOSAMIN & β-D-GALAKTOSAMIN GGS AMINO PADA POSISI C-2 (DLM KITIN) GLUKOSAMIN PEMBENTUK ASAM HIALURONAT GALAKTOSAMIN PEMBENTUK KODROITIN ANTIBIOTIK (ERITROMISIN) GULA AMINO (AKTIVITAS AKTIBIOTIK) .) KH + ATP enzim ASAM α.D –GLUKOSA (MONO/ POLI) GGS ASETIL (IKATAN ESTER) Hidrolisis OH-/ H+ SIFAT INI U/ PENENTUAN STRUKTUR KH . α .6 DI – P . PEMBENTUKAN ESTER GLUKOSA + ASAM ASETAT.4.

.

TDK LRT DLM AIR .MUDAH MENGKRISTAL GLUKOSA FRUKTOSA FENILOSAZON SAMA OSAZON MANOSA BERWARNA & KRISTAL KHAS MENENTUKAN JENIS KH Sebab : posisi ggs OH & H pd C -3. 4. FENILOSAZON DAN OSAZON H+ MONO + FENIL HIDRAZIN (AS) 100 C OSAZON . 5 sama .5.

REAKSI PEMBENTUKAN FENILOSAZON & OSAZON .

.

OLIGOSAKARIDA DISAKARIDA SUKROSA BANYAK DI ALAM LAKTOSA α . KMD OH IKATAN GLIKOSIDANYA .4)-GLIKOSIDA.IKATAN ANTARA 2-GLUKOSA α (1. SEBAB C-HEMIASETAL YG MENGIKAT KE-2 GLUKOSA KONFIGURASI α ADANYA IKATAN DALAM DISAKARIDA ANTARA C-1 (GLUKOSA-1) DAN C-4 (GLUKOSA 2) DIBUKTIKAN DG METILASI SEMUA GGS OH BEBAS.amilase MALTOSA PATI MALTOSA .HASIL HIDROLISIS PATI OLEH ENZIM β-AMILASE .

.

.

HANYA IKATAN α.HASIL HIDROLISIS POLISAKARIDA TERTENTU .6 –TETRAMETIL GLUKOSA + 2.6 –TRIMETIL GLUKOSA GENTIBIOSA : 2 UNIT GLUKOSA IKATAN β .6)-GLIKOSIDA .IKATAN β .3.2 UNIT GLUKOSA .4.3.GULA PEREDUKSI SELOBIOSA + METIL-SULFAT OKTA-METIL - SELOBIOSA H+ 2.HAMPIR SAMA DG MALTOSA.(1.(1.6) GLIKOSIDA ISOMALTOSA : .(1.MEMBENTUK SELULOSA .4) GLIKOSIDA .SELOBIOSA : .

.

.

.

Trehalosa : - terdiri dari 2 unit glukosa
- terdapat dlm hemolimfa bbrp insekta

LAKTOSA
- GULA SUSU
- hidrolisis D – GALAKTOSA + D - GLUKOSA
- IKATAN α (1,4) GLIKOSIDA
- DISAKARIDA PEREDUKSI

RUMUS :

.

PERUB.TDK DPT MUTAROTASI .SUKROSA : . FENIL HIDRASIN . ROTASI OPTIK KANAN KIRI GULA INVERT .TDK BEREAKSI DG.BUKAN GULA PEREDUKSI (TDK PUNYA C – HEMI- ASETAL & HEMIKETAL) SALING BERIKATAN .BANYAK DLM TANAMAN .GULA TEBU D – GLUKOSA + D – FRUKTOSA .HIDROLISIS INVERSI .

.

.

Disakarida Nonreduksi Reduksi (glikosilglikosida) (glikosilaldosa / glikosilketosa) Ikatan C1-C1 C1-C2 C1-C4 C1-C6 glikosidik glikosidik glikosidik glikosidik Trehalosa Sukrosa Laktosa Gentiobiosa Maltosa Melibiosa Celobiosa Isomaltosa .

20 D-galaktosa 0.23 D-fruktosa 1.74 Sukrosa 1.73 Pemanis : Na-sukaril 30 Aspartam 180 K-acesulfam 200 Ekstrak Stevia 300 Sakarin 400 Neohespiridin dihidrokalkon 1000 Monelin 2000 .32 D-xilosa 0.Indeks Kemanisan dari bbrp Gula & pemanis nonkalori -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Gula / pemanis Angka Kemanisan -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Gula : Laktosa 0.32 Maltosa 0.16 Raffinosa 0.50 D-glukosa 0.00 Gula invert 1.40 Glikol 0.

Struktur bbrp oligosakarida yg penting .

.

.

Bbrp antibodi oligosakarida/ yg mengadung oligosakarida) .

BM BERVARIASI .amilase AMILOSA MALTOSA TUMBUHAN . air liur & cairan pancreas β .000 .POLI LINIER DARI GLUKOSA . t KOLOID KENTAL TERDIRI : AMILOSA & AMILOPEKTIN AMILOSA : .IKATAN α (1.+ IOD BIRU AMILOSA α .amilase GLUKOSA + AMILOSA Saluran pencernaan .4) GLIKOSIDA .POLISAKARIDA SIMPANAN PATI/ AMYLUM : POLI SIMPANAN TUMB. TINGGI HOMOPOLIMER GLUKOSA GLUKAN SUMBER KH PALING PENTING ( MAKANAN) TDK LRT DLM AIR.150.

TUMB. GLIKOGEN .HEWAN DISIMPAN DLM BENTUK GRANULA BESAR DI SITOPLASMA SEL .POLISAKARIDA + POLI + H / ENZIM MONO / TURUNAN MONO STRUKTURAL POLI SIMPANAN PATI .

TERDIRI UNIT-2 GLUKOSA RANTAI LURUS (± 30 UNIT ) IKATAN α (1. β .6) –glikosidase GLUKOSA + hidrolisis sempurna MALTOSA .4).000 . β -amilase + α (1.AMILOPEKTIN : . + IOD JINGGA – MERAH hidrolisis AMILOPEKTIN + α .6) –GLIKOSIDA TDK DPT PUTUS α (1.IKATAN CABANG α (1.POLI BANYAK CABANG .6) –GLIKOSIDA α.150.BM BERVARIASI .GLIKOSIDA .AMILASE IKATAN α (1.6) – GLIKOSIDA .

.

AMILOSA (STRUKTUR KUMPARAN HELIKS) B.A STRUKTUR PATI / AMILUM A. AMILOPEKTIN (TITIK PERCABANGAN 1 – 6 ) .

.

amilosa Suspensi amilosa dalam AIR dpt mengubah konformasi helix .

+ Reaksi fosforilasi pada pati α-D-glukosa – 1-P .

FRUKTOSIDA .HOMOPOLIMER D.1) FRUKTOSIDA .FRUKTOSA DG IKATAN β (2.KH SIMPANAN PD DHALIA . TAPI CABANG LEBIH BANYAK α (1.POLIMER D.BANYAK DLM HATI & URAT DAGING FRUKTAN / LEVAN .6) .STRUKTUR SERUPA AMILOPEKTIN.GLIKOGEN . TUMBUHAN INULIN .4) –GLIKOSIDA α & β -AMILASE α (1.PD.6) –GLIKOSIDA α (1. HEWAN & MANUSIA .FRUKTOSA β (2.POLI SIMPANAN JAR.6) GLIKOSIDASE .

A B MOLEKUL GLIKOGEN A. STRUKTUR UMUM B. PEMBESARAN STRUKTUR PD TITIK PERCABANGAN .

JAMUR & BAKTERI .DEKSTRAN .6) – GLIKOSIDA .PD.POLI BERANTAI BANYAK IKATAN RANTAI UTAMA α (1.

KAYU TERUTAMA SELLULOSA & POLIMER LAIN (LIGNIN) .IKATAN β-(1.DLM TUBUH MANUSIA TDK DPT DICERNA.PALING BANYAK PD TUMB.POLISAKARISA STRUKTUR SELULOSA : . DINDING SEL U/ MENJAGA STRUKTUR SEL .RANTAI LURUS .4)-GLIKOSIDA DPT DIHIDROLISIS : + asam kuat GLUKOSA + SELOBIOSA H2O glikosidase (SAL. PENCERNAAN HEWAN & MAN ) selobiose (ULAR) bakteri rumen GLUKOSA (SAPI / RUMINANSIA LAIN) . SEBAB TDK ADA ENZIM YANG DPT MENGURAIKAN .4)-GLIKOSIDA .HOMOPOLISAKARIDA DARI D – GLUKOPIRANOSA DG IKATAN β (1.

Amilosa α-1.4 glikosidik .4 glikosidik Sellulosa β-1.

Struktur Selulosa .

Struktur Selulosa dg ikatan H .

HOMOPOLIMER N-ASETIL D – GLUKOSAMIN DG IKATAN β (1.MENGANDUNG RESIDU D – GALAKTOSA & ASAM GLUKORONAT KITIN (INVERTEBRATA) . IKT.BUKAN TURUNAN SELULOSA PEKTIN (Tumbuhan) . D – GALAKTURONAT GUM ARABIK . GALAKTOSA & ASAM GLUKORONAT ASAM PEKTAT .HOMOPOLIMER METIL ESTER AS.HEMISELULOSA (Tumbuhan) .4) GLIKOSIDAT .HOMOPOLIMER D – XILOSA DG. β (1. TERDIRI DARI : ARABINOSA.4)- GLIKOSIDA .POLIMER.

KRUSTASEA & INSEKTA .BAHAN STRUKTUR UTAMA EKSESKELETON..

MENGANDUNG D & L – GALAKTOSA .BERPERAN DALAM STRUKTUR DINDING SEL .AGAR .

.

& ASAM MUKOPOLISAKARIDA SENYAWA BM >>> SAMPAI 5 X 106 BERSIFAT GELATIN CONTOH : ASAM HIALURONAT . TAPI PUNYA LAPIS SEL (MANTEL SEL) MANTEL SEL : . DG SEL TETANGGANYA DAPAT DILIHAT DG MIKROSKOP ELEKTRON . ( POHON KAYU) . GLIKOPROTEIN.TERDPT FIBRIL-2 SELULOSA YG MENGELILINGI SEL DG BENTUK BERATURAN & DIPERKUAT MATRIK DARI HEMISELULOSA.TERDIRI DARI : GLIKOLIPIDA.FUNGSI PENTING DLM HUB. PEKTIN & PROTEIN (EKSTENSIN) DINDING SEL BAKTERI SEKARANG MENARIK HEWAN PERHATIAN SEL HEWAN TDK PUNYA DINDING SEL SEMPURNA.DINDING SEL TUMB.

Organization of plant cell walls. .

GLIKOSAMINGLIKAN (MUKOPOLISAKARIDA) TERDIRI : RANTAI KH KOMPLEKS DG CIRI GULA AMINO & ASAM2 URUNATNYA CONTOH : ASAM HIALURONAT. BERVISKOSITAS HEPARIN U/ ANTIKOAGULAN DARAH .N-ASETIL D – GLUKOSAMIN DG. TERDIRI : .HETEROPOLISAKARIDA.GLUKORONAT .D .TERJADI PD. IKATAN β (1. KONDROITIN SULFAT & HEPARIN ASAM HIALURONAT .4) GLIKOSIDA DST.3) GLIKOSIDA DISAKARIDA DISAKARIDA DISAKARIDA YG SAMA β (1. . CAIRAN MATA & TALI JANIN .LARUT DLM AIR LAR.

.

.

.

N-ASETIL D – GALAKTOSAMIN . C.6 AMINA KONDROITIN STRUKT UTAMA TULANG RAWAN & URAT Kondoitin-4-sulfat Kondoitin-6-sulfat .KONDROITIN (ASAM MUKOPOLISAKARIDA) .ESTER SULFAT PD. TERDIRI : .STRUKTUR = ASAM HIALURONAT.4 & C.D – GLUKORONAT .

.

TERDIRI IKATAN N-ASETIL-D-GLUKOSAMIN (NAG) (1-4) GLIKOSIDA N-ASETILMURAMAT (NAMA) N-ASETIL GLUKOSAMIN OH pd. D-glu. C-3 bergabung dg O asam laktat dg ikatan eter ggs C – asam laktat berikatan dg tetrapeptida (L-ala.DINDING BAKTERI TERIDIRI : KOMPLEK POLIMER POLISAKAKARIDA + ASAM AMINO PROTEIN PEPTIDOGLIKAN -BUKAN GLIKOPROTEIN UNIT YG BERULANG : DISAKARIDA. & D-ala) . L-lys.

Asam laktat .

PROTEIN YG MENGAND KH TERIKAT SECARA KOVALEN MONO OLIGO ( C PENDEK) . .GLIKOPROTEIN .PROTEIN PD PERMUKAAN SEBALAH LUAR SEL HWN. .PROTEIN YG DISEKRESI MENUJU KE LUAR SEL ( PROTEIN PLASMA DARAH) GLIKOPROTEIN EKSTRA SELULAR .KH + 1 – 30% LEBIH 1 / LEBIH GOLONGAN KH RANTAI SAMPING .OLIGO LINIER / BERCAB.PROTEIN ANTIBEKU PD DARAH IKAN KUTUB .POLIPEPTIDA : UNIT-2NYA TERDIRI TRIPEPTIDA (Ala. Ala. Thr) 50 X PD Thr MELEKAT DISAKARIDA (D-GALAKTOSIL –N– ASETIL –D– GALAKTOSAMIN) PROTEIN ANTI BEKU : MENURUNKAN TTK BEKU AIR MENGHAMBAT PEMBEKUAN KRISTAL ES .

IKATAN GLIKOPROTEIN .

GALAKTOSA ASETIL HEKSOSAMIN : N-ASETIL GLUKOSAMIN (GlcNAc) N-ASETIL GALAKTOSAMIN (GalNAc) PENTOSA : ARABONISA .derivat N / O –asil dari asam neuraminat ASAN NEUROMINAT : gula – 9 C yg berasal dr asam manosamin (epimer glukosamin) & piruvat .KARBOHIDRAT DLM GLIKOPROTEIN HEKSOSA : MANOSA . XILOSA METIL PEPTIDA : L-FUKOSA ASAM SIALAT : DERIVAT N-ASETIL ASAM NEURAMINAT misal : ASAM N-ASETIL NEURAMINAT ASAM SIALAT UTAMA ASAM SIALAT : .unsur pembentuk glikoprotein & gangliosida (glikolipid) .

β . Asam N-asetilneuraminat (6-deoksi.L – Fukosa B.β .A B A.L-galaktosa) suatu asam sialat .

.

.

N-acetyl-D-neuraminic acid (NeuNac) . a sialic acid .