STRATEGI PELAKSANAAN (SP) MASALAH KEPERAWATAN: ISOLASI SOSIAL

DI BANGSAL P 15 RSJ PROF. Dr. SOEROYO MAGELANG

DISUSUN OLEH: ANGGUN RISANTI NIPP: 32.113.05.11.2009

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2010

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN (SP) PADA Tn.S DENGAN MASALAH KEPERAWATAN : ISOLASI SOSIAL
A. PROSES KEPERAWATAN 1. Kondisi - DS : o Mengatakan malas berinteraksi o Mengatakan orang lain tidak mau menerima dirinya o Merasa orang lain tidak selevel - DO : o Menyendiri o Mengurung diri o Tidak mau bercakap-cakap dengan orang lain 2. Diagnosa Keperawatan Isolasi Sosial 3. Tujuan - Tujuan Umum Klien dapat berinteraksi dengan orang lain - Tujuan Khusus a. Klien mampu menyebutkan penyebab menarik diri b. Klien mampu menyebutkan keuntungan berhubungan sosial dan kerugian menarik diri c. Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap d. Klien mampu menjelaskan perasaannya setelah berhubungan sosial 4. Intervensi a. Identifikasi penyebab isolasi sosial b. Diskusikan dengan pasien tentang keuntungan berinteraksi dengan orang lain c. Diskusikan dengan pasien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan orang lain d. Ajarkan pasien cara berkenalan dengan satu orang e. Anjurkan pasien memasukkan kegiatan latihan berbincang-bincang dengan orang lain dalam kegiatan harian B. STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN (SP) 1. Orientasi a. Salam terapeutik o Mengucapkan salam o Memperkenalkan diri dan mengajak berkenalan o Menyampaikan tujuan pertemuan, yaitu bercakap-cakap untuk mendiskusikan masalah yang dihadapi pasien

b. Validasi o Menanyakan bagaimana perasaan pasien saat ini o Menanayakan alasan masuk ke Rumah Sakit o Validasi untuk semua MK c. Kontrak o Topik Mengajak bercakap-cakap tentang cara berkenalan dengan orang lain o Tempat Ruang Tamu o Waktu Pukul 10.00 ± 10.20 (20 menit) 2. Kerja (SP I) a. Mengidentifikasi penyebab isolasi sosial b. Bediskusi dengan pasien tentang keuntungan berinteraksi dengan orang lain c. Berdiskusi dengan pasien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan orang lain d. Mengajarkan pasien cara berkenalan dengan satu orang e. Menganjurkan pasien memasukkan kegiatan latihan berbincang-bincang dengan orang lain dalam kegiatan harian 3. Terminasi a. Evaluasi o Subyektif : Menanyakan perasaan pasien setelah bercakapbercakap o Obyektif : Meminta klien menceritakan kembali apa yang telah didapat dan di diskusikan b. Rencana Tindak Lanjut Menganjurkan klien untuk berkenalan apabila ada pasien baru c. Kontrak o Topik Praktek berkenalan dengan satu orang o Tempat Ruang Tamu o Waktu Pukul 10.00 ± 10.20 (20 menit)

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful