TEORI ± TEORI PEMBANGUNAN EKONOMI

Contributed by Administrator Friday, 25 July 2008

TEORI – TEORI PEMBANGUNAN EKONOMI Dalam garis besar teori – teori pembangunan ekonomi dapat digolongkan menjadi lima golongan besar yaitu aliran – aliran 1. Klasik 2. Karl Marx 3. Neo – Klasik 4. Scumpeter 5. Post Keynesian Aliran-aliran ini menemukan sebab-sebab pertumbuha pendapat nasional dan proses pertumbuhannya. Mari kita lihat aliran-aliran tersebut. A. Aliran Klasik Aliran klasik muncul pada akhir abad ke – 18 dan permukaan abad ke 19 yaitu dimasa revolusi industri dimana suasana waktu itu merupakan awal bagi adanya perkembangan ekonomi. Pada waktu itu system liberal sedang merajalela dan menurut alairan klasik ekonomi liberal itu disebabkan oleh adanya pacuan antara kemajuan teknologi dan perkembangan jumlah penduduk. Mula-mula kemajuan teknologi lebih cepat dari pertambahan jumlah penduduk, tetapi akhirnya terjadi sebaliknya dan perekonomian akan mengalami kemacetan. Kemajuan teknologi mulamula disebabkan oleh adanya akumulasi kapital atau dengan kata lain kemajuan teknologi tergantung pada pertumbuhan kapital. Kecepatan pertumbuhan kapital tergantung pada tinggi rendahnya tingkat keuntungan, sedangkan tingkat keuntungan ini akan menurun setelah berlakunya hukum tambahan hasil yang semakin berkurang (low of diminishing returus) karena sumber daya alam itu terbatas. Marilah secara singkat kita lihat teori-teori perkembangan dari beberapa pengamat aliran klasik . Diantaranya : • Adam Smith • David Ricardo • Thomas Robert Malthus a. Adam Smith Menurut Adam Smith, untuk berlakunya perkembangan ekonomi diperlukan adanya spesialisasi atau pembagian kerja agar produktivitas tenaga kerja bertambah. Pembagian harus ada akumulasi kapital terlebih dahulu dan akumulasi kapital ini berasal dari dana tabungan, juga menitik beratkan pada Luas Pasar , pasar harus seluas mungkin agar dapat menampung hasil produksi sehingga perdagangan internasional menarik perhatiannya karena hubungan perdagangan internasional itu menambah luasnya pasar, jadi pasar terdiri pasar luar negeri dan pasar dalam negeri. Sekali pertumbuhan itu mulai maka ia akan bersifat kumulatif artinya bila ada pasar yang dan ada akumulasi kapital, pembagian kerja akan terjadi dan akan menaikan tingkat produktivitas tenaga kerja. b. David Ricardo Menurut David Ricardo di dalam masyarakat ekonomi ada tiga golongan masyarakat yaitu: 1. Golongan Kapital. 2. Golongan Buruh.

3. Golongan Tuan Tanah. • Golongan kapital adalah golongan yang memimpin produksi dan memegang peranan yang penting karena mereka selalu mencari keuntungan dan menginvestasikan kembali pendapatannya dalam bentuk akumulasi kapital yang mengakibatkan naiknya pendapatan nasional. • Golongan buru ini tergantung pada golongan kapital dan merupakan golongan yang terbesar dalam masyarakat. • Golongan tuan tanah ini mereka hanya memikirkan sewa saja dari golongan kapital atas areal tanah yang di sewakan. David Ricardo mengatakan bahwa bila jumlah penduduk bertambah terus dan akumulasi kapital terus menerus terjadi, maka tanah yang subur menjadi kurang jumlahnya atau semakin langka adanya. c. Thomas Robert Malthus Menurut Thomas Robert Malthus kenaikan jumlah penduduk yang terus menerus merupakan unsur yang perlu untuk adanya tambahan permintaan, tetapi kenaikan jumlah penduduk saja tampa dibaringi dengan kemajuan faktor-faktor atau unsur-unsur perkembangan yang lain sudah tentu tidak akan menaikan pendapatan dan tidak akan menaikan permintaan. Turunnya biaya produksi akan memperbesar keuntungan-keuntungan para kapitalis dan mendorong mereka untuk terus berproduksi. Menurut Thomas Robert Malthus untuk adanya perkembangan ekonomi diperlukan adanya kenaikan jumlah kapital untuk investasi yang terus menerus, sedangkan menurut J.B.Say berkembang dengan hukum pasar, dimana dikatakan bahwa Supply Creates its own demand yang artinya asal jumlah produksi bertambah maka secara otomatis permintaan akan ikut bertambah pula karena pada hakekatnya kebutuhan manusia tidak terbatas. B. Teori Karl Marx (Pertumbuhan dan kehancuran) 1. Sejarah Perkembangan Masyarakat Karl Marx Mengemukakan teorinya berdasarkan atas sejarah perkembangan masyarakat dimana perkembangan itu
AbdulKadirSalam.Com - Freedom eLearning Of Open Source - Situs Pribadi Abdul Kadir Salam,S.Kom http://www.abdulkadirsalam.com Powered by Joomla! Generated: 17 April, 2011, 12:48

melalui lima tahap. 1. Masyarakat Primitif 2. Masyarakat Perbudakan 3. Masyarakat Feodal 4. Masyarakat Kapitalis 5. Masyarakat Sosial Proses perkembangan itu terjadi 1. Masyarakat komunal primitive (Primitive Conmund) Dalam tahap ini masyarakat menggunakan alatalat untuk bekerja yang sifatnya masih sangat sederhana. Alat-alat ini bukan milik perseorangan tetapi milik komunal (milik bersama). Dalam masyarakat ini tidak ada surplus produksi di atas konsumsi karena orang yang membuat sendiribarang-barang atas kebutuhan sendiri, tetapi makin lama orang sedikit demi sedikit mengetahui alat-alat produksi yang lebih baik. Perbaikan dalam alat-alat produksi menyebabkan adanya perubahan-perubahan sosial dan kemudian terjadi pembagian kerja dalam produksi 2. Masyarakat Perbudakan Hubungan produksi antara orang-orang yang memiliki alat-alat produksi dengan orang-orang yang hanya bekerja untuk

mereka merupakan dasar terbentuknya masyarakat perbudakan. Dengan cara seperti ini keuntungan para pemilik alat produksi semakin besar karena budak-budak hanya diberi sekedar nafka supaya dapat bekerja. 3. Masyarakat Feodal Masyarakat feodal ini merupakan masyarakat baru yaitu dimanan kaum bangsawan memiliki alat-alat produksi yang paling utama yaitu Tanah, para petani kebanyakan terdiri dari bekas budak yang dibebaskan. Mereka mengerjakan tanah itu untuk kaum feodal dan setelah itu baru tanah miliknya sendiri dapat dikerjakan. Perbaikanperbaikan alat dan cara produksi banyak terjadi dalam system ini dengan demikian ada dua golongan kelas yaitu : • Kelas Feodal yang terdiri dari tuan-tuan tanah yang lebih berkuasa dalam hubungan sosial. • Kelas buru yang bertugas melayani mereka. Kepentingan kedua kelas ini berbeda-beda. Kelas feodal lebih memikirkan keuntungan saja dan kemudian mendirikan pabrik-pabrik. Kelas buruh yang memiliki alat-alat produksi menghendaki pasaran buru yang bebas dan hapusnya tariff dan rintangan lainnya dalam perdagangan yang diciptakan kaum feodal. 4. Masyarakat Kapitalis Kelas kapitalis memperkerjakan kelas buruh yang mau tidak mau menjual tenaganya karena tidak memiliki alat produksi seperti telah disinggung bahwa kelas kapitalis dan kelas buruh merupakan dua kelas dalam masyarakat yang kepentingannya saling bertentangan. 5. Masyarakat Sosial Dalam system sosialis, pemilikan alat-alat produksi didasarkan atas hak milik sosial (Social ownership). Hubungan produksi merupakan hubungan kerjasama dan saling membantu di antara buruh yang bebas dari unsur eksploitasi. Sistem ini memberi kesempatan kepada manusia untuk maju baik dilapangan produksi maupun didalam kehidupan masyrakat. 2. Runtuhnya Sistim Kapitalis Perkembangan Karl Marx, dapat dilihat pentingnya perubahan teknologi dan hubungan produksi dalam mempengaruhi kehidupan masyarakat bukan kesadaran manusia yang menentukan keadaan tetapi sebaliknya justru keadaanlah yang menentukan kesadaran manusia. Karl Marx mengemukakan atau mendasarkan pendapatnya atas adanya hukum gerak yaitu : • Kosentrasi • Akumulasi • Kesengsaraan (Verelendung) • Krisis 3. Proses Perkembangan Ekonomi Pada pokoknya yang memegang peranan ialah adanya nilai lebih (Surplus Valne) dimana ada nilai lebih maka disitu perekonomian akan berkembang jadi perkembangan ekonomi disebabkan oleh keadaan perekonomian. Tenaga kerja yang sudah mampu bekerja tetapi belum memdapatkan pekerjaan, menyaingi buruh yang sudah bekerja. C. Aliran Neo - Klasik Kira-kira pada tahun 1870-an ada pengeseran dalam aliran ekonomi, dimana aliran ekonomi yang baru ini menggantikan aliran ekonomi klasik, alasannya pada waktu itu tampak penting kemajuan teknologi dan adanya penemuan sumbersumber

produksi baru, juga ada kemungkinan untuk perkembangan lebih lanjut dibawah kemajuan teknologi. Aliran baru itu disebut Aliran Neo-Klasik. Aliran Neo-Klasik mempelajari tingkat bunga, yaitu harga modal yang menghubungkan nilai pada saat ini dan saat yang akan datang. Pendapat Neo-Klasik mengenai perkembangan ekonomi dapat diikut sertakan sebagai berikut: • Adanya akumulasi kapital merupakan faktor penting dalam perkembangan ekonomi. • Perkembangan itu merupakan proses yang gradual. • Perkembangan merupakan proses yang harmonis dan kumulatif. • Aliran Neo-Klasik merasa optimis terhadap perkembangan. • Adanya asfek internasional dalam perkembangan tersebut. 1. Akumulasi Kapital Menurut Neo-Klasik, tingkat bunga dan tingkat pendapatan menentukan tingginya tingkat tabungan, tingkat bunga juga menentukan tingginya tingkat investasi, jika tingkat bunga rendah maka investasi akan tinggi dan sebaliknya. 2. Perkembangan sebagai proses yang Gradual
AbdulKadirSalam.Com - Freedom eLearning Of Open Source - Situs Pribadi Abdul Kadir Salam,S.Kom http://www.abdulkadirsalam.com Powered by Joomla! Generated: 17 April, 2011, 12:48

Perkembangan merupakan proses yang gradual dan terus menerus. Menurut Alfred Marshall menganggap bahwa perekonomian sebagai suatu kehidupan organik yang tumbuh dan berkembang perlahan-lahan sebagai proses yang gradual. 3. Perkembangan sebagai proses yang Harmonis dan Kumulatif Yang dimaksud dengan Perkembangan sebagai proses yang harmonis dan kumulatif ialah bahwa proses ini meliputi berbagai faktor dimana faktor-faktor itu tumbuh bersama sama. Misalnya menurut Marshall menggambarkan pula bahwa harmonisnya perkembangan itu karena adanya internal ekonomis dan external ekonomis. Internal ekonomis timbul karena adanya kenaikan skala produksi yang tergantung pada sumber-sumber dan efisien dari pengusaha itu sendiri. Sedangkan External ekonomi timbul karena kenaikan produksi pada umumnya dan ada hubungan dengan perkembangan pengetahuan dan kebudayaan. Mengenai kumulatifnya yang dikatakan oleh Allen Young bahwa perkembangan industri itu tergantung pada baiknya pembagian kerja di antara para buruh. 4. Optimis Terhadap Perkembangan Ekonomi Kaum klasik mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi akan macet karena terbatasnya sumber daya alam. Dipihak lain kaum Neo-Klasik berpendapat dan yakin bahwa ada kemampuan manusia untuk mengatasi terbatasnya pertumbuhan itu. 5. Aspek Internasional Perkembangan ekonomi suatu Negara pada umumnya mempunyai lima aspek tingkat perkembangan ekonomi yaitu ; • Mula-mula Negara itu meminjam kapital atau infor kapital. Negara itu merupakan Negara pinjaman yang masi mudah dan disebut sebagai dibetur yang belum mapan. (Immatured Debtor). • Kemudian Negara peminjam tersebut dapat menghasilkan dengan kapital pinjaman tadi, membayar dividend dan bunga atas pinjaman tersebut. • Setelah pengasilan nasional Negara itu meningkat maka sebagian dari penghasilan itu digunakan untuk melunasi

&bull. 2. &bull. inovasi tidak lagi dilakukan oleh orang tertentu maupun merupakan pekerjaan rutin yang dipimpin oleh manejer yang ahli dalam perusahaan besar. &bull. perusahan besar inilah yang akan mendorong perkembangan ekonomi yang lebih cepat. Jalannya Perkembangan Ekonomi Menurut Joseph Schumpeter perkembangan ekonomi bukan merupakan proses yang harmonis ataupun gradual. Menjalankan organisasi baru dalam industri. c. Usahanya fungsi wiraswata. Usaha Fugsi Wiraswata. yaitu merupakan gangguangangguan terhadap keseimbangan yang telah ada. Kombinasi-kombinasi baru ini dilaksanakan oleh wiraswasta (Enterpreneur). Perubahan dalam selera konsumen memang ada tetapi perubahan itu bersifat gradual atau sedikit demi sedikit. &bull. Akhirnya Negara tersebut hanya melulu menerima dividend dan bunga saja dari Negara lain. D. Negara tersebut sudah dapat menerima dividend dan bunga yang lebih besar dari pada yang dibayar. Jadi individu adalah tiap perubahan dalam fungsi produksi yang akan membawah kenaikan hasil produksi.utang dan sebagian lagi dipinjamkan ke negara lain yang membutuhkannya. Mengenalkan suatu metode produksi yang baru. Mengemukakan atau mengenalkan barang-barang baru atau barang-barang berkualitas baru yang belum dikenal oleh konsumen. Runtuhnya golongan Politikus Mula-mula raja-raja feodal membantuh tumbuhnya industri dan perdagangan secara politis artinya memberi aturanaturan yang menguntungkan mereka. jadi ada surplus. Runtuhnya golongan-golongan politikus. &bull. Penemuan sumber-sumber ekonomi baru. Teori Schumpeter 1. Runtuhnya rangka kehidupan masyarakat kapitalis. &bull. mereka ini adalah innovator yang melaksanakan kombinasi-kombinasi baru faktor produksi. Jadi fungsi wiraswasta sudah usang. &bull. Runtuhnya Sistem Kapital Joseph Schumpeter Berpendapat bahwa dasar-dasar ekonomi dan sosial sistim kapitalis itu akan runtuh. &bull. yang diartikan dengan inovasi dapat berbentuk lima hal. &bull. Runtuhnya rangka kehidupan masyarakat kapitalis menurut Joseph Schumpeter. Wiraswasta dalam arti pemimpin individual tak lagi berhak menaikan peranannya dalam perekonomian. Sebaliknya industri dan perdagangan ini secara ekonomis membantu rajaraja tadi . Kemajuan teknologi yang dilakukan oleh para ahli dalam industri yang besar. b. Negara itu sudah pada tingkat kreditur yang sudah mapan (Matured Creditor). &bull. Pembukaan pasar baru bagi perusahaan. besarnya perusahan itu akan melemahkan pengertian pemilikan swasta. Negara ini ada dalam tingkat dibitur yang sudah mapan (Motured Debtor). tetapi merupakan perubahan yang spontan dan terputus-putus (Discom-Tinuous). Ia mendasarkan pendapatnya itu atas tiga hal: a.

Freedom eLearning Of Open Source .Situs Pribadi Abdul Kadir Salam. Domor Karena investasi menaikan kapasitas produksi dan juga menaikan pendapatan maka tingkat kenaikan investasi dipertahankan agar supaya kenaikan pendapatan sama dengan kenaikan kapasitas produksi.com Powered by Joomla! Generated: 17 April. E. dengan tidak memperhatikan keadaan jangka panjang. Jadi pembentukan kapital bila tidak dibarengi dengan kenaikan pendapatan yang sudah ada akan membuat kapital dan tenaga menganggur. Apakah pendapat itu benar-benar bertambah pada tingkat sedemikian rupa sehingga dapat mencegah terjadinya inflasi terus menerus. Kapital baru itu akan digunakan dengan pengorbanan dari kapital yang telah ada sebelumnya .Situs Pribadi Abdul Kadir Salam.Com . Maka pertumbuhan alat-alat kapital baru mempunyai beberapa akibat. AbdulKadirSalam. Tidak ada pemerintah dan perdagangan luar negeri . sehingga pengerjaan penuh dipertahankan.tetapi dalam kapitalisme yang sudah maju kaum industrialis dan pedagang meruntuhkan kekuatan feodal karena meraka tidak mampu untuk mengatur atau memerintah karena mereka bukan ahli dibidang pemerintahan. &bull. AbdulKadirSalam. b.Kom http://www. 1.Kom http://www. Jadi akumulasi kapital itu mempunyai peranan ganda yaitu menimbulkan mendapat dan disamping itu juga menaikan kapasitas produksi dengan cara memperbesar jumlah kapital.abdulkadirsalam.S. Jadi apabilah jumlah penduduk bertambah maka pendapatan rill perkapitah akan berkurang kecuali bila pendapat rill juga bertambah. 12:48 Tidak ada yang tidak dapat kita ajarkan kepada diri sendiri dengan membaca . &bull. Hasrat menabung marjinal (Marginal Propensity to Save) dan hasrat menabung rata-rata (Average Propensity to Save) sama.abdulkadirsalam.S. &bull. Teori Evsey D. 2011. d.Com . Analisis Post-Keynesian Analisis Keynesian menggunakan anggapan berdasarkan atas keadaan waktu sekarang seperti mengenai tingkat teknik tenaga kerja selera.com Powered by Joomla! Generated: 17 April. 2011. sebab bila digunakan tidak memberikan hasil karena pendapatan tetap. Analisis Harrod dan Domor Mengenai Pertumbuhan yang mantap (Steady Growth) Harrod dan Damor menekankan pentingnya peranan akumulasi kapital dalam proses pertumbuhan. Tidak ada keterlambatan penyesuaan (Log of Adjustmen) atau ada penyesuaan yang cepat. e. c. Marginal (Marginal Propensity to Save) dan capital coefficient (Perbandingan antara capital dan Output) adalah tetap. Kapital yang baru akan menggantikan tenaga kerja.Freedom eLearning Of Open Source . Angapan-anggapan yang dipakai untuk teorinya a. Kapital yang baru akan tetap belum dapat digunakan. Perekonomian sudah ada dalam tingkat pengerjaan penuh (Full Employment incoml). 2. 12:48 Dalam analisis ini persoalan yang penting adalah: a. Syarat-syarat apakah yang diperlukan untuk mempertahankan pendapatan yang mantap (Steady Growth) pada tingkat kesempatan kerja penuh (Full Employment incoml) tanpa mengalami deflasi ataupun inflasi b.

Jika anda terus menunggu waktu yang tepat. 2. y y y y y y Home Blogger Hack Trik Blogging Free Ebook Free 3d Models Adsense Blog Archive y 2009 (17) Juni (17) o  Teori-teori Utama Pembangunan Ekonomi: Lima Pendek. anda mungkin tidak akan pernah memulai.  Tujuan Pembangunan Milenium  TEORI KETERGANTUNGAN  KONDISI SOSIAL INDONESIA  TENTANG DUNIA KETIGA  Definisi singkat pembangunan (modernisasi)  Teori Pembangunan Dunia Ketiga  Ekologi  Barthes  Derrida  PIERRE BOURDIEU  Bourdieu  Fredric Jameson  Derrida  Foucault  postmodern  Reality Show Sebagai Pilihan Pemirsa Fairy Art of the Day Senin. .. 15 Juni 2009 Teori-teori Utama Pembangunan Ekonomi: Lima Pendekatan Teori-teori Utama Pembangunan Ekonomi: Lima Pendekatan 1. Mulailah sekarang..Teori Tahapan Linier (linear-stages-of-growth models). mulailah di mana anda berada sekarang dengan apa adanya.Model Perubahan Struktural (the structural change theories and patterns).

nPerhatian utama teori ini ditujukan pada pentingnya menyusun kebijakan baru untuk menghapuskan kemiskinan secara total. nKesemuanya itu harus sedapat mungkin diupayakan serta diadakan oleh negara-negara Dunia Ketiga agar mereka juga dapat menapaki jalur-jalur pertumbuhan ekonomi modern yang menurut sejarahnya telah dilalui dengan sukses oleh negara-negara yang sekarang maju.Kontrarevolusi Pasar Bebas Neoklasik (neoclassical free-market counterrevolution). 5. nDengan demikian.3Revolusi Ketergantungan Internasional (internationaldependence revolution). dan mengurangi ketimpangan distribusi pendapatan. dan swastanisasi perusahaan-perusahaan milik pemerintah atau negara yang kebanyakan . perekonomian terbuka. menyediakan kesempatan kerja yang lebih bervariasi. nTeori ini cenderung menyangsikan bahwasanya pertumbuhan ekonomi akan dapat diraih melalui cara-cara yang dianjurkan secara gencar oleh model-model pertumbuhan bertahap linier maupun teori teori perubahan struktural. Pandangan ini merupakan suatu bentuk teori ekonomi yang menyoroti pembangunan sebagai paduan dan kuantitas tabungan nasional. nAliran pemikiran yang pertama menitikberatkan pada teori dan pola perubahan. Aliran Pemikiran yang Kedua nBersifat radikal dan lebih berorientasi politik. penanaman modal. Dekade 1980-an nKontrarevolusi neoklasik (seringkali disebut neoliberal) nmenekankan pada peranan menguntungkan yang dimainkan oleh pasar-pasar bebas. Dekade 1950-an dan 1960-an nPara teorisi cenderung memandang proses pembangunan sebagai serangkaian tahapan pertumbuhan ekonomi yang berurutan yang pasti akan dialami oleh setiap negara yang menjalankan pembangunan. 4. Aliran Pemikiran yang Pertama nmenggunakan teori-teori ekonomi modern dan analisis statistik guna melukiskan proses struktural internal yang harus dialami oleh negara-negara berkembang agar mampu dan berhasil menciptakan serta sekaligus mempertahankan pertumbuhan ekonominya yang cepat. Memandang keterbelakangan negara-negara berkembang sebagai akibat pola hubungan kekuasaan internasional yang tidak adil. dan bantuan asing dalam jumlah yang tepat . pembangunan itu diidentikkan dengan pertumbuhan ekonomi agregat secara cepat Dekade 1970-an Pendekatan tahapan-linier tergusur oleh dua aliran pemikiran ekonomi. yang sesungguhnya lebih berbau ideologis daripada akademis.Teori Pertumbuhan yang Baru (new or endogenous theory of economic growth)theory of economic . nAliran pemikiran yang keduaadalah revolusi ketergantungan internasional.

melainkan diakibatkan oleh terlalu banyaknya campur tangan dan regulasi pemerintah dalam kehidupan perekonomian nasional.tahapan awal menuju ke kematangan ekonomi. kegagalan pembangunan tidak disebabkan oleh kekuatan-kekuatan eksternal maupun internal sebagaimana diyakini oleh para tokoh teorisi ketergantungan.tahapan transisional. di mana tahap prakondisi bagi pertumbuhan dipersiapkan.memang tidak efisien dan boros. Harrod-Domar growth model (Model pertumbuhan Harrod-Domar) nSebuah persamaan yang menunjukkan hubungan fungsional secara ekonomis antara berbagai variable pokok ekonomi. suatu negara akan melalui beberapa tahapan yang utama sebagai berikut: tahapan tradisional. 4. nTeori baru ini juga bermaksud menjelaskan mengapa meskipun konsep-konsep neoklasik seperti pasar bebas dan otonomi sektor swasta begitu gencar didengungkan. dalam proses pembangunannya. nPada intinya model ini menyatakan bahwa tingkat pertumbuhan GDP (g) secara langsung tergantung pada tingkat tabungan nasional(s) dan sebaliknya akan menentukanrasio modal-output(k) sehingga persamaannya adalah g = s/k. nPersamaan tersebut mengambil nama dari dua orang ekonom terkemuka. Syarat-syarat yang Diperlukan dan yang Harus Ada: Beberapa Kritik Terhadap Model Pembangunan Bertahap. 2. serta 5. dengan pendapatan per kapita yang rendah dan kegiatan ekonomi yang stagnan. tetapi peranan pemerintah dalam keseluruhan proses pembangunan masih tetap sangat besar. nTeori ini mencoba memodifikasikan dan mengembangkan teori pertumbuhan tradisional sedemikian rupa sehingga ia dapat menjelaskan mengapa ada sebagian negara yang mampu berkembang begitu cepat sedangkan yang lain begitu sulit atau bahkan mengalami stagnasi (kemacetan). Akhir 1980-an dan Awal 1990-an nTeori baru pertumbuhan ekonomi. Rostow: Stages-of-growth-models of development (Model-model pembangunan pertumbuhan bertahap) Menurut Rostow. Teori Tahapan Linier Tahap-tahap Pertumbuhan Rostow. 3.tahapan produksi dan konsumsi massal yang bersifat industri (inilah tahapan pembangunan atau development stage). yakni Sir Roy Harrod dari Inggris .tahapan lepas landas (ini merupakan permulaan bagi adanya prosespertumbuhan ekonomisecaraadanya proses pertumbuhan ekonomi berkesinambungan). Model Pertumbuhan Harrod-Domar. nMenurut teori ini.

Necessary Condition(Syarat Perlu) nSyarat yang diperlukan demi terjadinya suatu peristiwa meskipun mungkin jika syarat itu tidak disertai oleh yang lain. asumsi itu tidak sesuai dengan kenyataan yang ada di negara-negara Dunia Ketiga. kemampuan perencanaan dan pengelolaan berbagai proyek pembangunan. nAkan tetapi. Domar dari Amerika Serikat. nModel pembangunan Rostow dan Harrod-Domar secara implisit ternyata mengasumsikan adanya sikap-sikap dan pengaturan yang sama di negara-negara terbelakang. nSebagai contoh. nAlasan utama tidak berlakunya teori tersebut bukan karena tabungan dan investasi tidak lagi merupakan syarat penting (necessary condition) bagi pemacuan pertumbuhan ekonomi. maka peristiwa tersebut bisa tidak terjadi. nNegara-negara Dunia Ketiga sekarang ini merupakan bagian integral dari suatu sistem internasional yang sedemikian rumit dan integratif. nAkan tetapi. nPendekatan itu selanjutnya disebut sebagai paradigma . nSebagai contoh. Syarat-syarat yang Diperlukan dan yang Harus Ada: Beberapa Kritik Terhadap Model Pembangunan Bertahap nGagasan dasar tentang pembangunan yang terkandung dalam teori-teori pertumbuhan bertahap tersebut di atas tidak selalu berlaku. nMaka muncullah pendekatan yang lebih baru dan radikal yang mencoba mengkombinasikan faktorfaktor ekonomi dan institusional ke dalam suatu model sistem baru mengenai kemajuan dan keterbelakangan internasional. V. Teori teori pertumbuhan bertahap boleh dikatakan telah gagal total dalam memperhitungkan pelbagai kenyataan penting lainnya.dan E. nakan tetapi karena dalam kenyataannya telah terbukti bahwa pengadaan tabungan dan investasi itu saja belumlah syarat cukup (sufficient condition) untuk memacu pertumbuhan ekonomi. maka harus ada pula perubahan sosial kelembagaan dansikap yang bersifat menunjang. harus ada alatnya dahulu untuk menghasilkan output tersebut). tenaga kerja yang terlatih. pembentukan modal (capital)merupakan syarat perlu guna menunjang pertumbuhan ekonomi(sebelum pertumbuhan output terjadi. Negara negara tersebut masih sangat kekurangan faktor-faktor komplementer yang paling penting seperti halnya kecakapan manajerial. agar pertumbuhan tersebut bisa berlangsung secara berkesinambungan. menjadi mahasiswa dari sebuah universitas tertentu merupakan syarat cukup untuk menerima pinjaman dana dari Program Kredit Mahasiswa. Sufficient Condition (Syarat Cukup) nSuatu kondisi atau syarat yang harus dipenuhi guna memungkinkan sesuatu hal bisa terjadi. dsb. sehingga strategi-strategi pembangunan yang paling hebat dan terencana secara matang sekalipun dapat dimentahkan begitu saja oleh kekuatan-kekuatan asing yang keberadaan dan sepak-terjangnya sama sekali di luar kendali negara-negara yang bersangkutan.

www. dan lebih bervariasi.com 18 Structural Transformation (Transformasi Struktural) . nKesimpulan-kesimpulan dan Implikasinya.dadangsolihin.dadangsolihin. Arthur Lewis yang termasyur dengan model teoretisnya tentang "surplus tenaga kerja dua sektor" (two sector surplus labor) dan Hollis B. Model Perubahan Struktural nMekanisme yang memungkinkan negara-negara terbelakang untuk mentransformasikan struktur perekonomian dalam negeri mereka dari pola perekonomian pertanian subsisten tradisional ke perekonomian yang lebih modern. nModel perubahan struktural tersebut dalam analisisnya menggunakan perangkat-perangkat neoklasik berupa konsepkonsep harga dan alokasi sumber daya serta metode metode ekonometri untuk menjelaskan terjadinya proses transformasi. 2. serta memiliki sektor idti f ktd ktjj t hindustri manufaktur dan sektor jasa-jasa yang tanggu . nAliran pendekatan perubahan struktural ini didukung oleh ekonom-ekonom yang sangat terkemuka seperti W. www.ketergantungan internasional.com 17 dl bh S k l nTeori Pembangunan Lewis: Transformasi struktural (structural transformation) ± Model dua-sektor Lewis (Lewis two-sector model) nPerubahan Struktural dan Pola-pola Pembangunan. Chenery yang sangat terkenal dengan analisis ii tt "l l b " (tt f empirisnya tentang "pola-pola pembangunan" (patterns o development). lebih berorientasi ke kehidupan perkotaan.

com 19 Lewis Two-Sector Mmodel (Model dua-sektor Lewis) Teori pembangunan yang menyatakan bahwa jika Q surplus tenaga kerja (surplus labor)dari sektor pertanian tradisional bisa dialihkan ke sektor industri modern yang daya serap tenaga kerjanya semakin tinggi. nDapat juga diartikan sebagai perubahan komposisi industri dalam perekonomian.nProses pengubahan struktur industri dari suatu perekonomian agar kontribusi sektor manufaktur terhadap pendapatan nasional (national income) lebih tinggi daripada sektor pertanian. MdlP di Pl n nTesis Pembangunan Dualistik. hi tid k b h k tik k memperlakukan wilayah jajahannya di masa sebelumnya. nMisalnya:primary sector. www.dadangsolihin.dadangsolihin. www. . dan tertiary industrial sector.com 20 3 Revolusi Ketergantungan Internasional (international dependence revolution) nModel Ketergantungan Neokolonial. www.dadangsolihin. maka hal itu akan mempromosikan industrialisasi dan dengan sendirinya akan memacu adanya pembangunan secara berkesinambungan. secondary sector.com 21 Model Ketergantungan Neokolonial (Neocolonial dependence model) Suatu model yang dalil utamanya menyatakan bahwa Q terjadi dan berlarut-larutnya keterbelakangandi negara-negara Dunia Ketigadisebabkan oleh aneka kebijakan ekonomi sosial politik dan bahkan budaya eksploitatif yang dimainkan oleh negaranegara maju terhadap negara-negara berkembang.

dadangsolihin. nDualisme (dualism) adalah sebuah konsep yang dibahas secara luas dalam ilmu ekonomi pembangunan.com 24 Pada dasarnya. www. nModel pembangunan yang selama ini telah mereka terapkan terlalu menekankan pada akumulasi kapital (capital accumulation)tanpa memberi perhatian k d l tk d ksecukupnya pada perlunya untuk mengada an perubahan-perubahan sosial dan kelembagaan. www.g nKonsep ini menunjukkan adanya jurang pemisah yang kian lama terus melebar antara negara-negara kaya dan miskin serta di antara orang-orang kaya dan miskin pada berbagai tingkatan di setiap negara. Di setiap tempat dan konteks.dadangsolihin.com 22 Model Paradigma Palsu (False-paradigm model of underemployment) nBahwa negara-negara Dunia Ketiga telah gagal mencapai kemajuan yang cukup berarti karena strategi pembangunan mereka (biasanya disarankan oleh pakar ekonomi Barat) didasarkan pada modeldl b " k li " j ltid kmodel pembangunan "yang keliru" yang jelas tida cocok dengan kebutuhan mereka yang mendasar.www. nDi negara-negara kaya memang masih ada sebagian penduduknya yang miskin dan sebaliknya di negaranegara miskin pun ada segelintir penduduknya yang makmur sejahtera. konsep dualisme ini terdiri dari empat elemen kunci sebagai berikut: 1.com 23 Tesis Pembangunan Dualistik nPandangan ini melihat dunia terbagi ke dalam dua kelompok besar yakni negara-negara kaya dan miskin. selalu saja ada .dadangsolihin.

nBahkan di dalam kenyataannya. sesuatu yang bersifat baku.dadangsolihin. memanipulasi mengekploitasi ataupun menggencet elemen-elemen yang inferior. permanen atau kronis. 3.com 26 4 Kontrarevolusi Pasar Bebas Neoklasik (neoclassical free-market counterrevolution). Kadar superioritas serta inferioritas dari masingmasing elemen tersebut bukan hanya tidak menunjukkan tanda-tanda akan berkurang. nTantangan bagi Pendekatan Statis ± Pasar Bebas ± Pilihan Rasional ± Ramah Terhadap Pasar nTeori Pertumbuhan Neoklasik Tradisional (µlama¶) www. www. Koeksistensi tersebut bukanlah suatu hal yang bersifat sementara atau transisional.dadangsolihin. elemen-elemen superior tersebut justru tidak jarang memanfaatkan. yang mereka kembangkan justru keterbelakangannya.com 25 kedudukan elemen-elemen yang inferior.dadangsolihin. Dengan demikian apa yang disebut sebagai prinsipn "penetesan kemakmuran ke bawah" (trickle down effect) itu sesungguhnya sulit diterima. melainkan bahkan cenderung meningkat. 4 Hubungan saling keterkaitan antara elemen elemen yang superior dengan elemen-elemen lainnya yang inferior tersebut terbentuk dan berlangsung sedemikian rupa sehingga keberadaan elemenelemen superior sangat sedikit atau sama sekali tidak membawa manfaat untuk meningkatkan ked d kan elemen elemen ang inferior www.com 27 b nKondisi keterbelakangan negara-negara berkembang bersumber dari buruknya keseluruhan alokasi sumber daya yang selama ini bertumpu pada kebijakan-kebijakan pengaturan harga yang tidak tepat dan adanya campur tangan pemerintah yang .sejumlah elemen "superior" dan sekaligus elemen "inferior"inferior . melainkan. 2. nJadi.

pasar output maupun pasar keuangan.com 30 h hd nPendekatan ini mengakui adanya berbagai kelemahan atau ketidaksempurnaan pasar baik itu pasar produk maupun pasar faktor. www. investor dari negara-negara maju). maka. intervensi pemerintah itu haruslah bersifat " l ktif" t .berlebihan. apalagi pejabat pemerintah.com 28 nOleh karena itu. www. dengan membiarkan pasar bebas (free markets) hadir dan beroperasi secara penuh. promosi perdagangan bebas dan pengembangan ekspor. efisiensi serta pertumbuhan ekonomi akan terpacu secara lebih optimal.gg bentuk intervensi pemerintah harus dijauhi. nYang ditekankan oleh pendekatan ini adalah.dadangsolihin.com 29 ilih i l nBahwa apa yang dilakukan pemerintah dalam urusan-urusan ekonomi selalu salah. dan bahwa pemerintah memang perlu jlk ktif d l k imenjalankan peran aktif dalam perekonom an. www.dadangsolihin. sehingga setiap .p (misalnya. warga negara biasa. khususnya untuk mengoreksi pelbagai ketidaksempurnaan pasar itu. ()pp pelaksanaan swastanisasi perusahaan milik pemerintah.dadangsolihin. di negara-negara Dunia Ketiga. menarik para investasi asing gp . serta pembatasan regulasi dan distorsi harga pada pasar input. senantiasa bertolak dari kepentingan-kepentingan mereka sendiri tidak peduli apa konsekuensinya terhadap pihak lain. nPandangan pedas ini bertolak dari asumsi dasar yang meyakini bahwa sikap tindakan dan keputusan para politisi. birokrat.

His previous post is Head.com 31 Teori Pertumbuhan Neoklasik Tradisional (µlama¶) Traditional (Old) neoclassical growth theory nModel pertumbuhan Robert Solow yang menyatakan bahwasanya ekuilibrium pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang itu sama dengan nol. dan pendapatan per kapita dari semua negara cenderung t j di bmerasa atau menjadi sama esarnya. Center for Research Data and Information at DPD Secretariat General as well as .com 32 5 Teori Pertumbuhan yang Baru (new or endogenous theory of economic growth). University of Dadang Solihin¶s Profile y Colorado.com 34 Dadang holds a MA degree (Economics). dan mengapa pula arus modal justru cenderung mengalir dari negara-negara miskin ke gggg negara-negara maju yang tentunya lebih kaya. meskipun rasio modal-tenaga kerja (capital-labor ratio) di negara negara miskin tersebut masih rendah www. www.hthd (di ik"nonselektif" atau ramah terhadap (disesuaikan dengan) mekanisme pasar.dadangsolihin. USA.dadangsolihin. Merupakan pengembangan dan modifikasi dari teori pertumbuhan tradisional (traditional growth theory)yang khusus dirancang untuk menjelaskan alasan mengapa ekuilibrium pertumbuhan ekonomi dalam jangka j bi itif db i i di k l negara.com 33 Terima Kasih www. www.dadangsolihin. nTeori ini sendiri bertolak dari konsep persaingan sempurna (perfect competition)dan prinsipskala hasil (returns to scale)yang konstan.dadangsolihin.

Perlawanan terhadap HIV/AIDS. Beside working as Assistant Professor at Graduate School of Asia-Q Pacific Studies. Local Government Administration Training Course. Canada (2002). Tokyo. included Advanced International Q Training Programme of Information Technology Management. Developing Multimedia Applications for Managers. Mengurangi tingkat kematian anak Target untuk 2015: Mengurangi dua per tiga tingkat kematian anak-anak usia di bawah 5 tahun 5. he also active as Associate Professor at University of Darma Persada. at Karlstad City. malaria. 3. Applied Policy Development Training Vancouver. Hiroshima.p()p regarding local autonomous. Taiwan (2004). Mengembangkan kesetaraan jender dan memberdayakan perempuan Target 2005 dan 2015: Mengurangi perbedaan dan diskriminasi gender dalam pendidikan dasar dan menengah terutama untuk tahun 2005 dan untuk semua tingkatan pada tahun 2015. 4. Japan (2001). Sweden (2005). Waseda University. Jakarta. Kuala Lumpur Malaysia (2003). Sapporo.pp. Japan. 2. Menghapuskan tingkat kemiskinan dan kelaparan yang parah Target untuk 2015: Mengurangi setengah dari penduduk dunia yang berpenghasilan kurang dari 1 dolar AS sehari dan mengalami kelaparan.com 35 Diposkan oleh feminisme di 19:31 0 komentar Tujuan Pembangunan Milenium Deklarasi Millennium PBB yang ditandatangani pada September 2005 menyetujui agar semua negara: 1. the Training Seminar on Land Use and Management.comor by Q his mobile at +62812 932 2202 www. Japan (1999). Meningkatkan kesehatan ibu Target untuk 2015: Mengurangi dua per tiga rasio kematian ibu dalam proses melahirkan 6. You can reach Dadang Solihin by email at dadangsol@yahoo. Pencapaian pendidikan dasar secara universal Target untuk 2015: Memastikan bahwa setiap anak laki dan perempuan mendapatkan dan menyelesaikan tahap pendidikan dasar. and Regional Development and Planning Training Course. Indonesia. He got various training around the globe. dan penyakit lainnya .dadangsolihin.Deputy Director for Information of Spatial Planning and Land Use Management at Indonesian National Development Planning Agency (Bappenas). He published more than five books .

(United Nation Economic . dan menambah bantuan pembangunan resmi untuk negara yang berkomitmen untuk mengurangi kemiskinan. Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan Target: Mengembangkan lebih jauh lagi perdagangan terbuka dan sistem keuangan yang berdasarkan aturan.Target untuk 2015: Menghentikan dan memulai pencegahan penyebaran HIV/AIDS. dapat diterka dan tidak ada diskriminasi. meningkatkan pembebasan hutang untuk negara miskin yang berhutang besar. Pendekatan teori dependensi pertama kali muncul di Amerika Latin. 7. pembangungan dan pengurangan tingkat kemiskinan secara nasional dan internasional. dan kebutuhan khusus dari negara-negara terpencil dan kepulauan-kepulauan kecil. Diposkan oleh feminisme di 19:30 0 komentar TEORI KETERGANTUNGAN Sejarah Perkembangan Teori Dependensi. Menghadapi secara komprehensif dengan negara berkembang dengan masalah hutang melalui pertimbangan nasional dan internasional untuk membuat hutang lebih dapat ditanggung dalam jangka panjang. Termasuk komitmen terhadap pemerintahan yang baik. malaria dan penyakit berat lainnya. membangun adanya penyerapan keuntungan dari teknologi-teknologi baru. Membantu kebutuhan-kebutuhan khusus negara-negara kurang berkembang. Menjamin berlanjutnya pembangunan lingkungan Target: Mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dalam kebijakan setiap negara dan program serta mengurangi hilangnya sumber daya lingkungan Pada tahun 2015 mendatang diharapkan mengurangi setengah dari jumlah orang yang tidak memiliki akses air minum yang sehat Pada tahun 2020 mendatang diharapkan dapat mencapai pengembangan yang signifikan dalam kehidupan untuk sedikitnya 100 juta orang yang tinggal di daerah kumuh 8. pembatalan hutang bilateral resmi. teori ini lebih merupakan jawaban atas kegagalan program yang telah dijalankan oleh Komisi Ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Amerika Latin. Secara komprehensif mengusahakan persetujuan mengenai masalah utang negara-negara berkembang. Ini termasuk pembebasantarif dan -kuota untuk ekspor mereka. Pada awal kelahirannya. menyediakan akses obat penting yang terjangkau dalam negara berkembang Dalam kerjasama dengan pihak swasta. terutama teknologi informasi dan komunikasi. Mengembangkan usaha produktif yang layak dijalankan untuk kaum muda Dalam kerja sama dengan pihak "pharmaceutical".

bahwa negara dunia ketiga tidak harus mengikuti tahapan-tahapan perkembangan tersebut.Commission for Latin Amerika)ECLA/KEPBBAL) pada masa awal tahun 1960-an. Dari padanya diharapkan akan memberikan keberhasilanyang berkelanjutan untuk pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan hasil pembangunan. Tokoh-Tokoh Teori Ketergantungan 1. perubahan-perubahan pada lingkungan material manusia termasuk perubahan teknologi. Yang terjadi adalah sebaliknya. Teori Ketergantungan muncul melalui Teori Struktural hal ini terjadi karena Teori Ketergantungan memakai pendekatan struktural Teori Struktural berpendapat bahwa kemiskinan yang terdapat di negara Dunia Ketiga yang mengkhususkan diri pada produksi pertanian adalah akibat dari struktur perekonomian dunia yang bersifat eksploitatif. lahirnya teori dependensi ini juga dipengaruhi dan merupakan jawaban atas krisis teori Marxis ortodoks di Amerika Latin. Teori Ketergantungan mempunyai dua induk pertama adalah teori tentang imprealisme dan kolonialisme. yang dikenal cukup ³populis´. Teori Struktur sendiri memang berpangkal pada filsafat materialisme yang dikembangkan oleh Karl Max. peningkatan kesejahtaraan rakyat. Teori Ketergantungan membantah tesis Marx yang menyatakan bahwa kapitalisme akan menjadi produksi tunggal dan menciptakan proses maupun struktur masyarakat yang sama di semua negara yang ada di dunia ini. ekspansi ekonomi amat singkat. dimana yang kuat melakukan eksploitasi terhadap yang lemah. dan pada akhirnya akan memberikan suasana yang mendorong pembangunan politik yang lebih demokratis. Dengan demikian dalam menjelaskan tingkahlaku manusia dan gejala atau proses sosial yang terjadi. Pada tahun 1950-an banyak pemerintahan di Amerika Latin. Karl Marx Karl Marx mengatakan bahwa negara-negara kapitalis maju akan menularkan sistem kapitalisme . Namun demikian Revolusi Repuplik Rakyat Cina (RRC) tahun 1949 dan revolusi Kuba pada akhir tahun 1950-an mengajarkan pada kaum cendikiawan. bahwa negara-negara Amerika Latin dapat saja langsung menuju dan berada pada tahapan revolusi sosialis. banyak intelektual radikal di Amerika Latin berpendapat. Menurut pandangan Marxis ortodoks. teori struktural mencari faktor-faktor lingkungan material manusia sebagai faktor yang menyebabkannya. dan segera berubah menjadi stagnasi ekonomi. mencoba untuk menerapkan strategi pembangunan dari KEPBBAL yang menitik beratkan pada proses industrialisasi melalui program industrialisasi subsitusi impor (ISI). Disamping itu. kedua datang dari studi-studi empiris tentang pembangunan di negara-negara pinggiranjuga dari para pemikir Marxis (Paul Baran) maupun yang bukan (Raul Prebisch). Tertarik pada model pembanguan RRC dan Kuba. Lingkungan material ini dianggap sebagai faktor yang lebih penting daripada keadaan psikologi dan nilai-nilai kemasyarakatan yang ada dalam mempengaruhi tingkahlaku manusia. Amerika Latin harus mempunyai tahapan revolusi industri ³borjuis´ sebelum melampaui revolusi sosialis proletar. maka surplus dari negara-negara Dunia Ketiga beralih ke negara-negara industri maju sehingga perdagangan dunia yang bebas justru merupakan wadah untuk praktek eksploitasi ini. yakni organisasi kemasyarakatan besertasistem imbalan-imbalan yang metrial yang diberikannya. Teori Struktural merupakan teori yang memakai pendekatan struktural yaitu menekankan lingkungan material manusia.

Keadaan itu yaitu adanya ketergantungan yang akan menghasilkan keterbelakangan di masa lalu dan terus mengembangkan keterbelakangan di masa sekarang. Robert A Packenham Ia berpendapat bahwa ketergantungan sebagai suatu yang dianggap negatif. polotik dan sosial yang terjadi akibat globalisasi dari sistem kapitalisme. 2. bukan akumulasi modal yang terjadi. 6. berlaku bagi seluruh negara . Negara-negara yang terbelakang dikuasai oleh kepentingan modal asing dan agen ± agen di negara tersebut dan oleh kepentingan kaum pedagang dan tuan tanah. Andre Gunder Frank Ia berpendapat bahwa adanya hubungan tidak sehat antara negara-negara pusat dengan negara pinggiran. 4. Ia mempertanyakan keluwesan dan mengukur derajat ketergantungan. Theotonio Dos Santos Theotonio Dos Santos memberikan definisi ketergantungan adalah keadaan dimana kehidupan ekonomi negara-negara tertentu dipengaruhi oleh perkembangan dan ekspansi dari kehidupan ekonomi negara-negara lain dimana negara-negara tertentu ini hanya berperan sebagai penerima akibatnya saja. 5. Asumsi dasar teori dependensi klasik. ketergantungan juga sepenuhnya didefinisikan sebagai konsep dikotomi padahal semua negara tidak ada yang sepenuhnya tergantung juga tidak semuanya otonom. 3. Paul Baran Paul Baran mengatakan bahwa negara-negara pinggiran yang disentuh oleh negara-negara maju tidak mengalami kemajuan karena negara maju bukan industrialisasi yang dijalankan di negara pinggiran tetapi mempertahankan sektor pertanian. Raul Prebisch Raul Prebisch merupakan yang tidak setuju dengan pemikiran Marxis. Ketergantungan diatas diatas mempunyai derajat ketergantungan yang berbeda negara pinggiran jelas lebih tergantung kepada negara pusat daripada sebaliknya keduanya saling membutuhkan tetapi tidak saling ketergantungan dengan derajat yang sama. tetapi penyusutan. jadi keterbelakangan bukan suatu kondisi yang alamiah dari sebuah masyarakat dan bukan juga karena kekurangan modal keterbelakangan merupakan sebuah proses ekonomi. Keadaan ketergantungan dilihat dari satu gejala yang sangat umum.ke negara-negara berkembang dan ini mengakibatkan kemajuan negara-negara berkembang.

‡ Keadaan ketergantungan dilihatnya sebagai suatu hal yang mutlak bertolak belakang dengan pembangunan. Bagi teori dependensi. Bagi teori dependensi. satu faktor yang mendorong lajunya pembangunan dinegara maju. Teori dependensi berkeyakinan bahwa pembangunan yang otonom dan berkelanjutan hampir dapat dikatakan tidak mungkin dalam situasi yang terus menerus terjadi pemindahan surplus ekonomi ke negara maju. dan peningkatan produktivitas. Dengan kata lain. a. pembangunan tidak sekedar pelaksanaan program yang melayani kepentingan elite dan penduduk perkotaan. teori dependensi menghendaki untuk meninjau kembali pengertian ³pembangunan´. Dalam hal ini teori dependensi dibanding dengan dua pendekatan pokok yang lain. Disatu pihak. ‡ Situasi ketergantungan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari proses polarisasi regional ekonomi global. ‡ Permasalahan ketergantungan lebih dilihatnya sebagai masalah ekonomi. Teori dependensi berusaha menggambarkan watak-watak umum keadaan ketergantungan di Dunia Ketiga sepanjang perkembangan kapitalisme dari Abad ke-16 sampai sekarang. pembangunan di negara pinggiran mustahil terlaksana. Tenaga teori depandensi klasik Ketergantungan dan keterbelakangan Indonesia mencerminkan kerakteristik yang khas teori dependensi dalam usahanya menguji persoalan pembangunan Dunia Ketiga. pembangunan lebih tepat diartikan sebagai peningkatan standar hidup bagi setiap penduduk dinegara Dunia Ketiga. ‡ Ketergantungan dilihat sebagai kondisi yang diakibatkan oleh ³faktor luar´. melainkan terletak pada diluar jangkauan politik ekonomi dalam negeri suatu negara. Setiap program pembangunan yang hanya menguntungkan sebagian kecil masyarakat dan membebani mayoritas masyarakat tidaklah dapat dikatakan sebagai program pembangunan sebenarnya. Sekalipun sedikit perkembangan dapat saja terjadi dinegara pinggiran ketika misalnya sedang terjadi depresi ekonomi dunia atau perang dunia. Dari padanya diharapkan dapat dilihat secara lebih jelas dan karena itu dapat dicari kekuatan teori dependensi dalam mengarahkan pola pikir peneliti. dan pengambil keputusan untuk mengikuti tesis-tesis yang diajukan. sekalipun proses dan pencapaian tujuan ini mungkin memerlukan revolusi sosialis. dan sebagian besar kelas sosial lain yang dalam posisi memerlukan bantuan. para pencari kerja. Warisan sejarah kolonial dan pembagian kerja internasional yang timpang bertanggung jawab terhadap kemandekan pembangunan negara Dunia Ketiga. sehingga memungkinkan tercapainya pembangunan yang dinamis dan otonom. Kajian teori dependensi klasik. Pembangunan tidak harus dan tidak tepat untuk diartikan sebagai sekedar proses industrialisasi. Teori ini teori dependensi berupaya secara terus menerus untuk mengurangi keterkaitannya negara pinggiran dengan negara sentral. mengalirnya surplus ekonomi dari Dunia Ketiga menyebabkan keterbalakangannya. Ini diperburuk lagi kerena negara Dunia Ketiga mengalami kemerosotan nilai tukar perdagangan relatifnya. . yang terjadi akibat mengalir surplus ekonomi dari negara Dunia Ketiga ke negara maju. peningkatan keluaran (output).dunia ketiga. Namun lebih ditujukan untuk menggali sejauh mana tenaga yang dimiliki teori dependensi dalam mempengaruhi peta pemikiran persoalan pembangunan. tetapi lebih merupakan program yang dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk pedesaan. para perencana kebijaksanaan. Implikasi kebijiaksanaan teori dependensi klasik Secara filosofis. sebab terpenting yang menghambat pembangunan karenanya tidak terletak pada persoalan kekurangan modal atau kekurangan tenaga dan semangat wiraswasta.

memberikan bukti memajukan pertanian Indonesia.dan sebagainya. Tenaga inti yang dimiliki oleh teori dependensi klasik dapat diketahui dari kemampuannya untuk mengarahkan peneliti dan pengambil keputusan untuk menguji sejauh mana dominasi asing telah secara signifikan mempengaruhi roda pembangunan nasional. penguasaan tanah rakyat secara paksa. yang pada akhirnya posisi ketergantungan ini akan membawa akibat jauh berupa keterbelakangan pembangunan ekonomi. Diposkan oleh feminisme di 19:29 0 komentar KONDISI SOSIAL INDONESIA Berdasarkan isu-isu penting dalam berbagai film dokumenter menjelaskan tentang fakta berbagai permasalahan kemiskinan dan keterpurukan yang menimpa bangsa Indonesia. Teori dependensi klasik hampir secara ´sempurna´ menguraikan akibat negatif yang harus dialami negara Dunia Ketiga sebagai akibat situasi ketergantungannya. Kemiskinan dan keterpurukan di Indonesia sudah ada sejak masa perjuangan bangsa Indonesia terdahulu. dimana bangsa Indonesia mengalami berbagai penindasan dari kaum penjajah. Soekarno sebagai presiden Indonesia digantikan oleh Soeharto sebagai presiden Indonesia yang baru. sekalipun teori dependensi sama sekali tidak mengesampingkan dimensi politik dan budaya. Namun ternyata dibalik itu lambat laun berdampak buruk terhadap bangsa Indonesia. Ketergantungan dan pembangunan. ketika teori dependensi menyebutkan bahwa hanya dengan menghilangkan sama sekali situasi ketergantungan.Nampaknya ketiga hasil kajian tersebut memiliki asumsi yang sama. persoalan ini hanya dilihat sebagai akibat lanjutan dari dimensi ekonomi. Ketergantungan ekonomi. Menjadi bukti keterpurukan bangsa Indonesia di mata dunia. pembayaran pajak yang pada kenyataannya . Bahkan terkadang tarasa agak berlebihan. Disamping pihak Soeharto. dimana pada saat lengsernya Ir. Ketergantungan dan faktor luar. teori dependensi telah mampu mengarahkan para pengikutnya untuk lebih memperhatikan dimensi ekonomi dari situasi ketergantungan. b. Kemunduran bangsa Indonesia merupakan dampak dari rezim penguasa sebelumnya. yakni ketergantungan pembangunan yang terjagi di negara-negara tersebut disebabkan oleh faktor luar.. c. terdapat juga para pejabat elite politik Indonesia yang korup. pembelian berbagai perlengkapan militer. pembelian hasil alam Indonesia dengan harga rendah. negara Dunia Ketiga baru akan mampu mencapai pembangunan ekonomi. nilai rupiah atas dolar berada antara di bawah Rp 2. yang tidak berada didalam jangkauan pengendaliannya. Tabiat Presiden Soeharto yang menggambarkan kemajuan bangsa Indonesia dengan kepemimpinan otoriternya dan menjalankan kerjasama dengan negara adikuasa Amerika Serikat dan Inggris. Dalam hal ini. menjadi sasaran para kaum penjajah untuk mempekerjakan rakyat Indonesia sebagai buruh lembur dengan upah kecil. d. Dengan merumuskan ketergantungan sebagai akibat dari adanya ketimpangan nilai tukar barang dalam transaksi ekonomi.000. Pada masa G30S-PKI para tokoh nasionalis dan pejuang bangsa Indonesia pemberontak kaum penjajah dibunuh secara kejam. hingga Indonesia disebut sebagai calon Macan Asia pada masanya. karena menyimpan hutang luar negeri yang sangat besar jumlahnya. perampasan harkat dan martabat bangsa Indonesia pada umumnya.

Indonesia pada dasarnya mempunyai potensi lebih yang dapat dikembangkan. Kebijakan pemerintah pada saat itu adalah dengan menerima bantuan dana dari IMF (International Monetary Foundation) berupa bantuan pinjaman dana yang harus dikembalikan pada waktu yang telah ditentukan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Dampaknya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat adalah makin meningkatnya jumlah angka kemiskinan yang seharusnya turun dengan adanya priogram-program yang dilaksanakan pemerintah bukan menjadi semakin terpuruk. sehingga banyak pengangguran terutama bagi investor dalam negeri. penghasilan dan pengeluaran tidak seimbang merupakan masalah yang seringkali menimpa rakyat Indonesia. dan lain-lainnya. HM Sampoerna. pada kenyataannya kekayaan di Indonesia ternyata bertolak belakang terhadap kemajuan namun lebih akrab pada kemiskinan karena tidak ada karakter di Indonesia. Indosat. Hal ini. sanitasi kumuh. Kaya makin kaya karena terdapat investasi tinggi di Indonesia dan upah buruh relatif murah sehingga menarik minat investor asing untuk menguasai pangsa pasar di Indonesia. konflik. Hal itupun dirasakan oleh pemerintah Indonesia sebagai masalah baru yang harus diselesaikan secepatnya. Dalam fakta yang terungkap 1/3 utang Indonesia atas World Bank sebesar 8 Milyar Dolar berada ditangan Soeharto untuk kepentingan pribadi. sehingga terdapat kesenjangan sosial. pelayanan publik tidak maksimal karena dana lebih dialokasikan untuk pembayaran hutang negara akibat ulah elite politik korup terdahulu. tIndak kriminal. Fenomena yang terjadi di Indonesia. Saham-saham yang dimiliki indonesia pun ada sebagian dijual kepiha asing misalnya. dan lain sebagainya. Adidas. Reebok. serta GAP yang mempekerjakan buruh Indonesia bisa . yang berakibat pemerintah Indonesia sangat sulit lepas dari ketergantungan. Karena pemerintah harus membangun negara ini dari tahap yang terkecil hingga tahap yang terbesar.dibebankan kepada rakyat ternyata sebagian besar bukan untuk pembayaran hutang negara melainkan masuk kantong keluarga Soeharto. Seperti pada kenyataannya kasus beberapa perusahaan asing Nike. Permasalahan yang menimpa bangsa Indonesia disebabkan oleh pelaku elite politik Indonesia terdahulu yang cenderung kurang bertanggung jawab dengan kecenderungan korup berdampak terhadap rakyat Indonesia hingga saat ini dan sulit terpecahkan. Jika tidak kondisi atau keadaan akan semakin terpuruk dan akan menimbulkan kekacauan. Pada masa krisis moneter dan krisis kepercayaan melanda bumi Indonesia tercinta banyak sekali permasalahan yang timbul akibat dari hal ini. Hal ini dapat dilihat dengan masih banyaknya investor asing yang menduduki peringkat atas dalam pemegang kekuasaan di industri-industri. Bisa dilihat banyaknya pengusaha kaya yang menghambur-hamburkan uang untuk mengadakan suatu macam pesta perayaan. Pada awal-awal terjadinya krisis moneter pemerintah Indonesia sangat bergantung sekali dengan pihak luar. miskin makin miskin. negara ini tetap masih mengantungkan perputaran roda pemerintahan ini kepada negara-negara luar. sehingga menjadi tanggungan utang luar negeri Indonesia di era selanjutnya yang dibebankan kepada rakyat Indonesia. Selain itu permasalahan tempat tinggal tidak layak huni. tetapi di lain pihak di luar sana masih terdapat kurang lebih 70 juta rakyat miskin di Indonesia yang membutuhkan santunan. Etika perusahaan di Indonesia tidak dapat diterapkan dengan baik. dalam ini mengenai penanaman dana investor untuk industri-industri di Indonesia. hingga pada akhirnya pada tahun 1997 Soeharto lengser dengan berhasil merampok 15 Milyar Dolar selama masa kepemimpinannya. karena pemerintah sendiri (elite politik) mengatakan ³buruh murah´ untuk menarik investor asing. dapat membuktikan bahwa perekonomian negara ini masih bergantung dengan negara-negara asing. Setelah krisis moneter telah berlalu yang ditandai dengan membaiknya kondisi ekonomi dan segala aspek kegiatan di segala bidang serta hutang bantuan dana yang telah dilunasi.

Sekarang ini dunia ketiga menjadi sorotan bagi negar ± Negara kapitalis sebagai sasarn konsumen bagi hasil ± hasil ptroduksinya dan ini dianggap sebagai ³penjebak´ keadaan bagai banyak negar ± negara dunia ketiga yang masih tergolong berkembang dan disisi lain juga dapat dijadikan sebagi penghambat bagi berkembangnya negara ± negara tersebut. bahkan cenderung bedrabtakna dan terdapat kekeurang tertauran terhadap penganutan paham ± paham tersebut. Negara tersebut tersebut hanya berperan sebagai penerima akibat saja. PEMBAHASAN Pembangunan sebagai studi interdisipliner. Negara dunia pertama adalah Negara penguasa kapitalisme yang menganut paham liberal sebagai acuan dalam menjalankan rod ekonomi dan politiknya. Selanjutanya terdapat Negara dunia ketiga yang mencampurkan berbagai macam paham terhadap pelaksanaan roda kehidupannya.lebih dari 24 jam/hari tergantung target pesanan. Tidak seimbang dengan upah kerja yang diterima. disamping itu juga para pekerja Indonesia juga rentan terhadap bahaya kekerasan karena kecenderungan tidak menghargai hak berserikat dan hak-hak pekerja. Ekspansi kaum kapitalis dunia menciptakan ketergantungan karena menciptakan pasar yang monopolistik. Berpedoman Dependency Theory (Teori Ketergantungan) dijelaskan bahwa ketergantungan adalah keadaan di mana kehidupan ekonomi negara tertentu dipengaruhi oleh perkembangan dan ekspansi dari kehidupan ekonomi negara lain. Stabilitas politik adalah sarana penting untuk memungkinkan pelaksanaan pembangunan. misal: World Bank dan IMF menerapkan hutang untuk membantu penerapan kebijakan terutama kepada negara berkembang. Mengukur pembangunan . Konsep ketergantungan memperlihatkan bahwa situasi internal suatu negara sebagai bagian dari ekonomi dunia. Imperialisme merupakan akar dari ketergantungan karena surplus ekonomi negara terjajah dibawa ke negara imperialist. Diposkan oleh feminisme di 19:28 0 komentar TENTANG DUNIA KETIGA Setelah pasca perang dunia kedua yang memunculkan blok barat dan blok Timur namun setelah itu semua berakhir muncul lah sebutan ± sebutan untuk negara ± negara yang tergolong untuk Negara ± Negara pasca blok ± blok tersebut. Apa yang terjadi dengan pembangunan dunia ketiga pada masa ini? beberapa pakar mencoba mendefinisikannya. privatisasi BUMN oleh IMF dan World Bank. Selain itu adalahnegara dunia ke dua yang menganut paham sosialis yang menjadikan sosialisme sebagai acauan utama jalannya pemerintahan dan juga ekonomi.

Beberapa cabang ilmu ekonomi ekonomi tradisional Profit oriented dengan cara ± cara yang murah untuk memenuhi kebutuhan orang banyak. misalnya. Seharusnya pembangunan dikondisikan agar dapat menciptakan manusia ± manusia yang kreativ . karena dalam cabang ilmu ekonomi ini menomorsatukan rakyat miskin sebagai objek yang perlu mendapat perhatian lebih oleh pembangunan. Harapan hidup manusia hinga 77 tahun. Faktor keadilan social yakni pembangunan juga diukur dengan adanya stabilitas sosial yang stabil antara miskin dan kaya. benar ± benar sangat ironis. sebagian kecil orang didalam Negara tersebut meiliki kekayaan berlimpah sedangkan sebagian besar hidup dalam kemiskinan. Ekonomi politik Ekonomi dapat dipengaruhi dengan adanya kekuatan politik yang kuat.kekayaan rata ± rata Pembangunan diartikan sebagai jumlah kekayaan keseluruhan sebuah bangsa atau Negara. Setiap kita membicarakan masalah pembangunan tidak akan terlepas dari 2 hal : Material Masalah manusia sebagai factor produksi yang berhubungan erat dengan ketrampilan. Pemerataan Bila terjadi. Kualitas kehidupan Bagi Negara yang memiliki kualitas. agar terjadi pembangunan yang ³sustainable´. apabila angka bertahan hidup lebih besar maka Negara tersebut dianggap berhasil dalam hal pembangunan dan dapat diukur dari . Besarnya harapan hidup bayi hingga tahun tertentu dan Banyaknya penduduk yang melek aksara Kerusakan lingkungan Sebuah Negara diukur maju atau tidaknya sekarang ini muncul krieria baru yaitu berhasil atau tidaknya suatu negara menjaga kelestarian lingkungannya. ekonomi pembangunan Adalah cabang ekonomi yang paling baik. sebuah kebijakan dapat berubah apabila memiliki kekuatan dalam bidang ekonomi maupun politik. Karena pembangunan cenderung didominasi oleh para ahli ekonomi. PEMBANGUNAN : FAKTOR MANUSIANYA Factor pembangunan lebih sering masih menitik beratkan pada factor material.

bukan sebaliknya. Negara yang memproduksi barang ± barang industri. Cenderung tidak memaksakan : e. II. Ada beberapa teori yan tergolong kedalam teori modernisasi : Teori Harrod-Domar : tabungan dan investasi. mengapa Negara ± negar penghasil barang industri cenderung tergolong sebagai Negara yang maju dan kaya. Menurut Todaro[1]. ´ pembangunan yang didasrkan pada kemandirian diri sendiri melalui isolasi sebagian atau keseluruhan. yaitu kelompok Negara yang menghasilkan hasil ± hasil produksi. kedua. teori ± teori yang lebih banyak menggunakan factor kesternal sebgai acuan atau factor ± factor yang terjadi diluar dari Negara tersebut.g : Negara ± Negara utara yang kekurangan bahan pertanian dan memiliki keahlian di bidang industri sebaiknya tidak memproduksi hasil ± hasil pertanian. teori ± teori yang menjelaskan bahwa kemiskinan ini terutama di sebabkan oleh factor ± factor internal atau factor ± factor yang terdapat didalam negeri Negara yang bersangkutan. Masalah pembangunan intinya berhubungan dengan penambahan modal . TEORI MODERNISASI : PEMBANGUNAN SEBAGAI MASALAH INTERNAL I. 2. Pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh tingginya tabungan dan investasi. Teori ini dikenal dengan teori modernisasi. TEORI MODERNISASI Negara di dunia berdasarkan Teori keuntungan Komparatif terbagi menjadi dua buah kelompok Negara : 1. dianggap sebagai pembagunan yang secar ekonomis kurang baik dibandingkan dengan pembanguan yang mengikut sertakan diri kedalam perdagangan internasional yang bebas dan tidak terbatas´. Pembagian kerja secara internasional Teori ini menuntut Negara ± Negara di dunia untuk sadar ³ capability´ atau potensi yang dimiliki oleh Negara ± negara nya masing ± masing. Namun apa yang terjadi. hal ini ditujukan agar ³cost´ yang dikeluarkan oleh sebuah Negara tidak mahal. mengapa ini bisa terjadi? Dihadapkan dengan kenyataan ini secara umum terdapat dua teori[2] : Pertama. karena pasti akan lebih mahal jika memproduksi sendiri ketimbang membeli dari Negara ± Negara penghasil pertanian.

Namun bukan berarti bahwa teori ± teori pembangunan dilahirkan oleh Marx. Menjadi kaya adalah produk sampingan yang tidak disengaja. konsumsi tidak lagi terbatas menjadi kebutuhan pokok tetapi meningkat menjadi kebutuhan yang lebih tinggi. Bekerja keras dengan sungguh ± sungguh lepas dari imbalan material karena merupakan perintah dari agamanya. menurut mereka dengan memberikan lingkungan yang tepat . kondisi dimana keuntungan pada pertumbuhan ekonomi mengalami grafik menaik dengan stabil dan hilangnya hambatan ± hamatan yang berarti. terutama teorinya tentang bangunan atas dan bangunan bawah. biasanya ada campur tangan dari masyarakat luar yang lebih maju. masih sangat sederhana dan bergantng pada alam. Bert F.Smith : manusia modern. keuntungan naik turun namun tetap bisa diinvestasikan..pembangunan.setiap orang bisa diubah menjadi manusia yang modern setelah ia mencapai usia dewasa. Lepas landas. yaitu etika protestan. Max Weber µ Etika Protestan : menurut Weber adanya peran agama merupakan salah satu pemicu Eropa barat dan Amerika Serikat menjadi negara maju sebagai tempat munculnya capitalisme. Rostow : lima tahap pembangunan masyarakat tardisional. Dan mulai banyak yang menjadi wirausahawan. orang melakukan sesuatu atau bekerja keras bukan karena sesuatu yang berhubungan dengan imbalan namun karena sang pelaku mengetahui bahwa itu adalah tindakan yang baik. menurutnya selain factor kekurangan modal yang diungkapkan oleh Rostow juga terdapat factor lain yaitu factor ketarampilan subjek ekonomi.Teori Ketergantungan yang merupakan bagian dari kelompok teori structural lahir dari dua induk : yang pertama adalah ekonomi liberal yaitu Raul Prebisch dan yang kedua adalah teori ± teori Marxis tentag imperialisme dan kolonialisme dan juga seorang pemikir marxis yan merevisi . produksi hanya untuk konsumsi. Dan pada saat kekurangan modal berarti merupakan suatu masalah bagi Negara. Teori Ketergantungan (1) : PARA PENDAHULUNYA Teori ketergantungan merupakan salah satu teori structural . Penanaman modal juga mulai diterapkan pada sector lain. Jaman konsumsi modal yang tinggi. Teori Struktural sering dianggap berasal dari teori ± teori Marx. WW. Bergerak ke kedewasaan.Hoselitz : factor ± factor non ekonomi. Prakondisi untuk lepas landas. Impor menjadi kebutuhan dan ekspor dilakukan untuk mengimbangi. Alex Inkeles dan David H. kawanan tradisional akan terus bergerak walau sangat lambat. Namun pendapat Marx mengenai Negara ± Negara industri dan Negara pertanian patut ditelusuri. David McClelland : Dorongan berprestasi atau n-ach.

yang melamabangkan kehausan manusia akan kekuasaaan). bila mau membengaun dirinya. seharusnya dapat mengembangkan dirinya sama dengan Negara ± Negara lain. 2 perdebatan tenatang imperialisme dan kolonialisme berbicara mengenai imperialisme dan kolonialisme. dan karena itu juga hambatan terhadap pembangunan disebabkan oleh factor ± factor eksternal. Raul Prebisch : pertama kritiknya terhadap perdagangan internasional yang bebas. Prebisc beranggapan bahwa[3] : Negara ± negara yang terbelakang harus melakukan industrialisasi. untuk menciptakan dunia yang lebih baik. Ini berbeda dengan Teori modernisasi yang beranggapan bahwa hambatan berasal dari factor ± factor internal Negara tersebut. yang melambangkan keinginan manusia untuk menyebarkan agama untuk menyebab kan dunia yang lebih baik).yaitu Paul Baran. c. Barang ± barang industri yang tadinya diimpor. kelompok teori yang menekankan idealisme manusia dan keinginannya untuk menyebarkan ajaran Tuhan. Kelompok Teori Gold (emas. b. yaitu. Industrialisasi ini dimulai dengan indsutri subtitusi impor. kedua hambatan industrialisasi. harus diproduksi didalam negeri. Teori Glory ( Kebesaran. Kelompok teori God ( Tuhan. Paul Baran : sentuhan yang mematikan dan kretinisme Baran beranggapan bahwa Negara ± Negara korban imperialisme. erat kaitannya dengan bangsa Eropa yang pada masa nya banyak melakukan ekspansi keluar dan menguasai bangsa ± bangsa lainnya baik secara politis maupun ekonomis. TEORI KETERGANTUNGAN (2) INTI PEMIKIRANNYA Teori ketergantungan beranggapan bahawa seharusnya negar ± negar pinggiran dapat menjadi . yang melamabangkan keserakahan manusia terhadap harta. Ada tiga kelompok teori yang menjadi penyebab pendorong utama ekspansi ekonomi. a. untuk kebesaran pribadi maupun kebesaran masyarakat dan negaranya. 1.

maju apabila tidak tersentuh oleh Negara ± negar ayan tergolong maju.[5] Bill Warren Kritiknya berisikan mengenai bahwa dalam kenyataannya. Ketergantungan adalah akibat dari proses kaptalisme global.[4] Cardoso menekankan bahwa analisis ketergantunga harus merupakan pembicaraan pada kasus ± kasu empiris. Karena dengan begitu jadi agak sulit bila menyatakan bahwa ketergantungan merupakan penyebab dari keterbelakangan. tapi bila terjadi sentuhan dari factor eksternal Negara ± negara yang bersangkutan cenderung ³chaos´. menurut Lall.permasalahn ayang adtang dari factor eksternal. keterlamabatan kemajuan Negara . Negara ± negara yang tergantung menunjukan kemajuan dalam pertumbuhan ekonomi dan proses industrrialisasinya. Teori pasca ketergantungan Perkembangan Baru Teori Liberal terhadap teori ketergantungan Menurut kaum liberal persperktif ketergantunga dianggap tidak memiliki definisi yang pasti atau memilki pengertian yang sangat kabur. dimana Negara ± negar pingiiran kebagian perna sebagai pelenkap. Faktor Internal dan eksternal Menurut Dos Santos.ah satu hamabatan majunya pembanguan ekonomi sebuah egara baik dalam hal politik mauapun ekonomi dan juga social budaya. dalam hal ini sentuhan ± sentuhan tersebut dianggap asebagai sa. namun bukan berarti factor internal tidak berpengaruh. Penutup . Teori Artikulasi Yaitu yang merasa tidak puas denga teori ketergantungan karena merasa bahwa pembangunan dan industrialisasi memenag terjadi di Negara ± negar terbelakang. karena itupara liberal cenderung menganggap bahwa ketergantungan itu hanya bersifat retorika saja dan bukan bersifat ilmiah. yaitu moayoritas dikarenakan banayhaknya hambatan atau permasalahan. penyaerta saja.Negara dunia ketiga yang mayoritas pengahasilannya berasal dari sector pertanian.

ukuran yang biasa dilakukan adalah dengan melihat tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara. Oleh karena itu dibutuhkan perangkat pengukuran lain untuk melihat seberapa jauh tingkat pemerataan kemakmuran dalam suatu negara. lack yang terjadi antara dunia kapitalis dan dunia ketiga memang sangat kentara. Menurut standar Bank Dunia. Dan suatu negara dikatakan berhasil apabila tingkat kemakmuran penduduk negara tersebut relatif tinggi karena kemakmuran. Tanpa adanya problem solving oleh pakar politik dan ekonomi kenegaraan dalam usaha memecahkan permasalahan politik ekonomi yang sangat pelik. Untuk mengukur perkembangan dan kemajuan pembangunan. Dunia bagian pertama dengan cap kaliptalisme raja perekonomian dan kemakmuran dunia. atau kondisi persaingan yan kondusif bagi Negara ± negara di dunia. suatu negara dikatakan miskin apabila pendapatan perkapitanya di bawah sekitar 712 US$. Tetapi pendapatan perkapita dan pertumbuhan ekonomi ini tidak cukup untuk melihat tingkat keberhasilan pembangunan karena tingkat rataan pendapatan tidak menunjukkan seberapa besar kemakmuran yang diterima oleh sebagian besar penduduk suatu negara. keberadaanya serng kali mengusik keberadaan Negara ± Negara yang sedang berkembangdnegan memunculkan sifat mendominasi dan memaksakan kehendak dalam hal produksi industri. Suatu negara dapat dikatakan gagal apabila negara tersebut tidak mampu memenuhi tanggung jawab ini. Indonesia masih berada dalam garis kemiskinan. pembangunan adalah upaya dari pemerintah suatu negara untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakatnya. Hal ini memunculkan sisi dilematis bagi pemerintah dunia ketiga. Pendapatan perkapita yang tinggi tidak secara aksiomatis menjamin kemakmuran bagi seluruh penduduk negara. Diposkan oleh feminisme di 19:26 0 komentar Definisi singkat pembangunan (modernisasi) Secara filosofis. pembangunan bisa diartikan sebagai suatu upaya manusia atau sekolompok manusia dengan berbagai macam sistem di dalamnya untuk mengatasi batas-batas kemanusiaan.Mencari model pembangunan baru Teori pemabangunan yang sekarang terselenggara didunia memang belum memuaskan. disatu sisi sangat memebuthkan sentuhan dunia kapitalisme namun disisi lain seolah menghancurkan dengan sangat perlahan. mengindikasikan terpenuhinya berbagai macam kebutuhan. sedangkan kemamuran suatu negara dikatakan tidak merata apabila 20% terkaya mendapatkan lebih dari 80% total pendapatan nasional. malah sering kali terjadi pembentukan segmentasi ± segmenatsi baru dalam dunia pembangunan dunia. maka itu perlu diadakannay pemerataan pemabngunan didunia. dan sebagian besar lainnya berebut mengais sisa-sisa pembangunan. Bisa saja terjadi. Indonesia dalam ukuran ini tentu saja dapat . Pengukuran tingkat kemakmuran ini biasanya dilakukan dengan cara melihat pendapatan perkapita suatu negara. Pembagian hasil pembanguna dikatakan merata apabila 20% penduduk negara terkaya mendapatkan kurang dari 40% total pendapatan nasional. Dengan kata lain. Dalam standar ini. sekelompok kecil penduduk suatu negara menerima lebih dari 80% total pendapatan negara.

pemerintah dalam negri harus mencari modal. Rostow. Kesimpulan Roy Harrod mengenai penyebab keterbelakangan Dunia Ketiga adalah kesimpulan yang sangat mendominasi para teoritisi pembangunan kelompok modenisasi. terdapat dua macam teori yang berbeda dalam usahanya menjawab pertanyaan ini. Untuk dapat mencapai keberhasilan seperti di Eropa dan Amerika Serikat. Masalah pembangunan dengan demikian adalah masalah penambahan investasi modal sehingga keterbelakangan adalah masalah kekurangan modal. Max Weber. Kesuksesan di dunia berarti keselamatan di akhirat sehingga manusia dengan etika Protestan akan selalu bekerja keras untuk keselamatan di akhirat. baik dari dalam maupun luar negri. dan W. cermin nasib manusia di akhirat adalah nasibnya di dunia. Kelompok teori modernisasi pada umumnya mengatakan bahwa masalah internal Dunia Ketiga adalah keterbelakannya. Tetapi takdir tersebut tentu saja dirahasiakan oleh Tuhan dari pengetahuan manusia sehingga memunculkan mekanisme kecemasan. Teori modernisasi Setelah melihat secara singkat definisi pembangunan. untuk membiayai pembangunan. Manusia dengan etika Protestan adalah manusia yang selalu berusaha mengatasi kecemasan itu dan jalan untuk mengatasinya telah disediakan. negara Dunia Ketiga harus menemukan semangat sejenis dalam kebudayaan mereka. Pada bagian ini saya ingin memperkenalkan tiga teori utama modernisasi dari Roy Harrod. Roy Harrod mengatakan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi berbanding lurus dengan tingkat tingkat tabungan dan investasi. sedangkan yang kedua bisa disebut sebagai teori struktural. Weber mengatakan bahwa kunci keberhasilan pembangunan di Eropa dan Amerika Serikat adalah apa yang disebutnya sebagai etika protestan. Tingginya tingkat keberhasilan pembangunan di Eropa dan Amerika Serikat ini dituliskan Weber dalam bukunya yang sangat terkenal The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism. Kelompok teori yang pertama adalah teori modernisasi. Weber kemudian membuat suatu rumusan pembangunan yang secara empiris sukses di Amerika Serikat dan Eropa.W. Seperti tercermin dalam judul bukunya. Dalam etika ini. Dia mengatakan bahwa keberhasilan suatu pembangunan tidak ditentukan oleh faktor-faktor murni ekonomi melainkan faktor nilai-nilai budaya tempat pembangunan tersebut berlangsung. Jepang menjadi negara yang berhasil pembangunan materialnya karena mempunyai . Etika ini bersumber pada keyakinan agama protestan yang mengatakan bahwa takdir seseorang²baik di dunia maupun di akhirat²sudah ditentukan sebelum dia lahir ke dunia. sedangkan teori ketergantungan beranggapan bahwa keterbelakangan negara Dunia Ketiga disebabkan oleh faktor-faktor eksternal. Teori ini masih sangat berpengaruh sampai sekarang meskipun sudah mengalami perkembangan yang canggih. mari kita lihat beberapa teori pembangunan yang berusaha menjelaskan persoalan keterbelakangan yang dialami Dunia Ketiga²tentu saja hanya sekilas lalu. Berdasarkan pada model ini. Dengan asumsinya ini. Max Weber berpendapat lain. Inilah yang kemudian menjadi faktor kemunculan dan keberhasilan kapitalisme di Eropa dan Amerika Serikat. Negara-negara Dunia Ketiga dalam pandangan tradisi Webberian ini tidak memiliki atau tidak mengembangkan semangat-semangat yang sama. ahli pembangunan Dunia Ketiga beranggapan bahwa untuk memecahkan masalah keterbelakangan. Mereka bekerja tanpa pamrih yang artinya mereka bekerja bukan untuk mencari kekayaan material melainkan pengatasan atas situasi cemas.dikategorika sebagai negara dengan teingkat pemerataan kemakmuran yang rendah. Secara garis besar.

bahkan mantan Presiden Soeharto pernah mengundangnya untuk ikut merumuskan model pembangunan di Indonesia. Dan sang Messiah tersebut adalah pihak luar yang datang membawa modal. Masyarakat tradisional adalah manusia ±manusia µbiasa¶ yang menunggu sang Messiah yang akan menyelamatkan mereka.W. dan yang terakhir konsumsi masal yang tinggi. Menurut Rostow. Lepas landas. negara dengan tingkat kedewasaan menjadi negara dengan posisi yang kuat dalam perdagangan internasional. Masyarakat jenis ini adalah masyarakat dengan sedikit ilmu pengetahuan sehingga mereka masih dikuasai oleh kepercayaan-kepercayaan tentang kekuatan di luar manusia. masyarakat dewasa. dan impor baru menjadi kebutuhan. a. masyarakat tradisional. hasil-hasil pertanian mulai ditujukan untuk mencari keuntungan. Periode lepas landas merupakan periode di mana hambatan-hambatan pembangunan sudah tersingkirkan. Teori ini mencapai puncak kejayaannya pada tahun 1960-1970an. neraca perdagangan telah seimbang karena ekspor menjadi meningkat. e. teori ini dipelopori oleh Raul Prebisch yang membantah asumsi dasar teori Pembagian Kerja Internasional. Manusia tradisional adalah masyarakat yang dikuasai oleh alam sehingga tingkat produktivitas masih sangat terbatas. Perkembangan dari masyarakat tradisional ke pra-lepas landas terjadi karena camp[ur tangan pihak luar. Artinya. Investasi untuk meningkatkan produksi sudah tidak lagi menjadi prioritas utama. Masyarakat konsumsi tinggi ditandai dengan peningkatan kebutuhan tidak hanya kebutuhan pokok. pra-lepas landas. Sementara itu. d. Pendapatan nasional juga mulai meningkat dan perkembangan industri pun maju dengan pesat. b. Pra-Lepas Landas. bukan sekedar untuk konsumsi pribadi. Pendapatan yang meningkat menyebabkan prosentase konsumsi makanan terhadap pendapatan justru menurun. Barang-barang yang pada mulanya diimpor sekarang telah diproduksi sendiri. Masyarakat ini mempunyai kewajiban etis untuk menolong masyarakat tradisional lepas dari ketradisionalan mereka. Berbeda dengan teori modernisasi. Dalam bidang pertanian. Kedatangan pihak luar ini menggoncangkan sistem masyarakat tradisional secara keseluruhan sehingga memunculkan stimulan untuk perubahan. Barangbarang ternyata mempunyai nilai tukar yang lebih besar dibanding barang-barang pertanian. Permintaan untuk barang-barang pertanian tidaklah elastis. Ada tiga sebab mengapa hal ini bisa terjadi. lepas landas. c. Produksi hanya dipakai untuk konsumsi dan tidak ada investasi. Bergerak ke kedewasaan. Teori ketiga dalam tradisi modernisasi adalah teori Lima Tahap Pembangunan dari W. teori struktural mengatakan bahwa Dunia Ketiga menjadi terbelakang karena struktur eksternal. Masyarakat Tradisional. Teori struktural Teori modernisasi mempunyai satu kesamaan di antara mereka yaitu bahwa keterbelakangan yang di alami Dunia ketiga terjadi karena mereka memang terbelakang.agama atau mungkin etika Tokugawa yang mirip dengan etika Protestan. Pada periode ini. Dalam bidang pembangunan. Perubahan-perubahan ini tidak terjadi karena faktor-faktor internal dalam masyarakat tersebut. Konsumsi tinggi. Prebisch menunjukkan bahwa nilai tukar komoditi pertanian terhadao komoditi barang industri tidaklah seimbang. Investasi sudah mulai dilakukan dan peningkatan produksi mulai terjadi. . a. perkembangan sejarah manusia terbagi menjadi lima tahap yaitu. Rostow.

core state dan pheripheral state. Berbeda dengan Prebisch yang menekankan faktor ekonomi. c. Kaum borjuasi di negara pusat bekerja sama dengan pemerintah dan borjuasi lokal. anggaran negara pertanian yang digunakan untuk mengimpor barang-barang industri dari negara pusat akan semakin meningkat. Evaluasi pembangunan (di) Indonesia Suatu teori selain mempunyai kekuatan untuk menjelaskan suatu peristiwa juga punya kekuatan untuk menggerakkan. Faktor-faktor ini mengakibatkan ketimpangan kemakmuran antara negara industrial dan negara pertanian. Industrialisasi ini dimulai dengan industri subtitusi impor.pendapatan yang naik tidak akan menaikkan konsumsi untuk makanan. maka negara pinggiran dan borjuasi lokalnya harus bekerja keras mendapatkan pasar dan melawan barang-barang industri raksasa dari negara pusat. tetapi justru menaikkan konsumsi barang-barang industri. Barang ini pun tidak bisa diproduksi sendiri karena sudah dipatenkan. Akumulasi modal dari keuntungan akan diserap oleh pemodal asing sehingga trickle down effect yang diharapkan tidak akan terjadi. Hubungan ini menjadi dilematis melihat kenyataan bahwa industrialisasi di negara-negara pinggiran tidak akan terjadi tanpa kerja sama dengan modal asing. menggalakkkan pembangunan dengan memperkuat borjuasi lokal jelas merupakan usaha yang sia-sia karena. sedangkan rakyat banyak terlupakan. Kebutuhan bahan mentah bisa dikurangi oleh negara industrial karena perkembangan teknologi memungkinkan mereka untuk menggunakan bahan sintesis sebagai bahan dasar. kaum ini sangat bergantung dari adanya modal asing. Indonesia nampaknya lebih memilih . Akibatnya. Kalau pun barang ini diperjual belikan. Barang-barang modal seperti mesin yang dibutuhkan untuk industrialisasi sering tidak dijual sebagai komoditi melainkan disewakan. Seperti yang nampak pada anekdot di atas. Frank menekankan faktor politis yang menyebabkan Dunia Ketiga menjadi terbelakang. Modal asing yang datang dari negara maju membantu mereka mendapatkan pasar sedangkan kalau hubungan ini diputus. c. Prebisch menyimpulkan bahwa negara pertanian harus menjadi negara industri. Sebagai akibat dari kerjasama antara modal asing dengan pemerintah ini. Barang-barang yang tadinya diimpor. Hal ini semakin menyebabkan membengkaknya biaya produksi sementara keuntungan terus diserap oleh negaranegara maju. Negara-negara industrial sering memproteksi hasil pertanian mereka sehingga sulit bagi negara pertanian untuk mendapatkan pasar. pemerintah negara pinggiran membutuhkan valuta asing untuk membelinya sementara valuta asing ini semakin sulit didapatkan karena penurunan nilai tukar barang pertanian terhadap barang industri seperti yang dijelaskan Prebisch. Frank membagi negara-negara dunia menjadi dua bagian. Mengapa? a. muncullah kebijakan-kebijakan yang menguntungkan borjuasi lokal yang dominan. Teori struktural kedua yang sangat besar pengaruhnya adalah teori Ketergantungan dari Andre Gunder Frank dan Dos Santos. Pertumbuhan ekonomi suatu negara pinggiran secara makro akan lebh mudah didapatkan jika negara tersebut bekerja sama dengan modal asing. harus bisa diproduksi sendiri. Suatu pilihan terhadap teori juga merupakan suatu pilihan terhadap tindakan. b. Industri-industri baru ini harus mendapatkan proteksi dari pemerintah sampai mereka cukup kuat untuk bersaing dengan industri negara maju. sedangkan pendapatan dari ekspor barang hasil pertanian tetap. Dalam keadaan seperti ini. b. Industrialisasi ini membutuhkan teknologi yang canggih.

orang Timur adalah kumpulan orang-orang tdak beradab dengan logika yang tidak lurus. pembangunan sebagai medium pertemuan negara maju dan negara terbelakang juga memunculkan distorsi. Soeharto juga membuka utang terhadap organisasi-organisasi donatur dunia. Saya berpendapat bahwa pilihan ini terjadi sebagai manifestasi jejak-jejak kolonial. sehingga dengan demikian mereka perlu untuk diperadabkan. Soeharto juga mengirim orang-orang kepercayaannya untuk belajar di Universitas Berkeley yang kemudian menjadi mentri-mentri utamanya dan terkenal dengan sebutan mafia Berkeley. Maksuknya intervensi negara maju dengan modalnya terhadap negara terbelakang dilegitimasi oleh teori pembangunan. dan stabilitas. Tetapi kuasa pengetahuan selalu menemukan jalannya untuk tetap berkuasa. Dengan terbukanya Indonesia terhadap modal asing ini. ketiadaan modal. pemberantasan korupsi. orang-orang dengan kekejaman yang tidak mengenal hak asasi manusia. Pada masa Orde Baru. Soeharto sebagai orang yang berkuasa pada saat itu mengundang ahli-ahli pembangunan dan ahli politik seperti Rostow dan Huntington. dan seterusnya. muncullah kemudian perusahaan-perusahaan multi nasional yang beroperasi di sejumlah daerah. Pengetahuan nampaknya lebih merupakan alat kuasa dari pada alat penjelasan. Misi kolonialisme seperti dikatakan oleh Ernest Renan adalah misi pemberadaban yang membawa berkah bagi ras-ras rendahan. Stabilitas yang menjadi prioritas akhir kemudian menjadi prioritas utama dengan dwi fungsi ABRI sebagai alat untuk menegaskan tujuan tersebut. Indonesia selalu dijelaskan melalui ketiadaan. mucl perlawanan dari daerah terhadap pusat sehingga demokratisasi sebagai dampak kemakmuran tidak muncul. civil society dan istilah-istilah lain sejenis. demokratisasi. Kolonialisme bermula dari suatu studi tentang ketimuran (orientalisme) oleh Barat. Distosi ini mulai terjadi ketika meknisme trickle down effect tidak terjadi. Ini adalah wujud kepercayaan Soeharto terhadap efektifitas pengusaha China dan juga kepercayaan Soeharto akan munculnya trickle down effect setelah pengusaha China tersebut cukup kuat. Yang pertama. Tetapi sebagaimana hubungan kolonial yang memunculkan distorsi. Saya sekarang harus mencurigai kata-kata yang begitu wah seperti good governance.menggunakan teori modernisasi. Aplikasi teori Rostow mengenai perkembangan masyarakat nampak jelas dalam model pembangunan Soeharto. ketiadaan kemakmuran. Struktur seperti ini juga nampak dalam teori-teori pembangunan pasca kolonial. Akankah munculnya istilah ini menandai babak baru kuasa pengetahuan yang meniadakan Diposkan oleh feminisme di 19:24 0 komentar . ketiadaan pendidikan. Tersimpul dalam studi itu. Hasilnya adalah model pembangunan jangka panjang dan pendek dengan jargon pemerataan. Bangsa yang pada mulanya dianggap tidak beradab sekarang diperlakukan sebagai bangsa yang miskin sehingga perlu dimakmurkan. Utang ini kemudian diberikan kepada pengusaha-pengusaha China yang dianggap lebih modern dibanding borjuis lokal yang masih tradisional dan feodal. kuasa pengetahuan ini nampak dengan tingkat kejelasan yang paling klimaks. dia membuat Undang-Undang Penanaman Modal Asing untuk membuka Messiahisme dari negara maju. Tahun 1998 telah membangunkan orang Indonesia dari tidur dogmatisnya setelah di nina bobokkan oleh teori-teori modernisasi. pertumbuhan.

Cara pembentukanya melalui pendidikan individu ketika seseorang masih kanak-kanak di lingkungan keluarga. Tokohnya adalah McClelaw dengan konsepnya The Need For Achievment dengan symbol n. Bagi W. pembangunan merupakan proses yang bergerak dalam sebuah garis lurus dari masyarakat terbelakang ke masyarakat niaga. dan rata-rata presentasi buta dan melek huruf. Teori ini menjelaskan bahwa kemiskinan lebih disebabkan oleh faktor internal atau faktor-faktor yang terdapat di dalam negara yang bersangkutan.Kerusakan lingkungan.Teori yang menekankan adanya lembaga-lembaga sosial dan politik yang mendukung proses pembangunan sebelum lepas landas dimulai. ilmu pengetahuan dan kekuatan militer negaranegara adikuasa atau negara industri maju. tetapi juga pemerataan kekayaan dimana tidak terjadi ketimpangan yang besar antara pendapatan golongan termiskin.Kualitas kehidupan dengan tolok ukur PQLI (Physical Quality of Life Index) yakni: rata-rata harapan hidup sesudah umur satu tahun. menengah dan golongan terkaya.Pemerataan: tidak saja kekayaan atau produktifitas bangsa yang dilihat.Teori Pembangunan Dunia Ketiga Teori Pembangunan Dunia Ketiga adalah teori-teori pembangunan yang berusaha menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh negara-negara miskin atau negara yang sedang berkembang dalam dunia yang didominasi oleh kekuatan ekonomi.Masarakat tradisional=belum banyak menguasai ilmu pengetahuan. Persoalan-persoalan yang dimaksud yakni bagaimana mempertahankan hidup atau meletakkan dasar-dasar ekonominya agar dapat bersaing di pasar internasional. 5. 3.Pra-kondisi untuk lepas landas= masyarakat tradisional terus bergerak walaupun sangat lambat dan pada suatu titik akan mencapai posisi pra-kondisi untuk lepas landas. ach. Tahap-tahapanya adalah sbb: a. Untuk mengukur pembangunan atau pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat dilihat dari: 1.Kejadian sosial dan kesinambungan. Pelopor teori antara lain Roy Harrod dan Evsay Domar yang secara terpisah berkarya namun menghasilkan kesimpulan sama yakni: pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh tingginya tabungan dan investasi. Satu masalah pembangunan bagi Max Weber (tokoh teori ini) adalah tentang peranan agaman sebagai faktor penyebab munculnya kapitalisme di Eropa barat dan Amerika Serikat. c.Lepas landas : ditandai dengan tersingkirnya hambatan-hambatan yang menghalangi proses . Teori ini biasanya dikembangkan oleh para ekonom.W Rostow.Teori yang menekankan aspek psikologi individu. Ada banyak variasi dan teori yang tergabung dalam kelompok teori ini antara lain adalah: 1. 2.Teori yang menekankan bahwa pembangunan hanya merupakan masalah penyediaan modal dan investasi. dimana mendorong proses pembangunan berarti membentuk manusia wiraswasta dengan n. 4. khususnya nilai-nilai agama. Bangsa yang berhasil dalam pembangunan adalah bangsa yang tinggi produktifitasnya serta penduduknya relatif makmur dan sejahtera secara merata. Teori Modernisasi: Pembangunan sebagai masalah internal. b. yakni kebutuhan atau dorongan berprestasi. rata-rata jumlah kematian bayi. 2. 3. Bagi Weber penyebab utama dari semua itu adalah etika protestan yang dikembangkan oleh Calvin. 4.ach yang tinggi.Teori yang menekankan nilai-nilai budaya mempersoalkan masalah manusia yang dibentuk oleh nilai-nilai budaya di sekitarnya.Kekayaan rata-rata yakni produktifitas masyarakat atau produktifitas negara tersebut melalui produk nasional bruto dan produk domestic bruto.

tenaga swasta dan tenaga teknologi.Theotonia De Santos : Membantah Frank.Jaman konsumsi massal yang tinggi. 6.Ketergantungan Kolonial: hubungan antar penjajah dan penduduk setempat bersifat eksploitatif. Tokohnya Bert E Hoselitz yang membahas faktor-faktor non-ekonomi yang ditinggalkan oleh W. b. 2. b. Hoselitz menekankan lembaga-lembaga kongkrit. Baginya. Di negara pinggiran. Bagi Frank keterbelakangan hanya dapat diatasi dengan revolusi.W Rostow. Baginya perkembangan kapitalisme di negara-negara pinggiran beda dengan kapitalisme di negara-negara pusat. yakni: 1. serta memasok tenaga teknis. 3. Pada titik ini pembangunan merupakan proses berkesinambungan yang bisa menopang kemajuan secara terus-menerus. Smith. Ada 6 inti pembahasan teori ketergantungan: . Tokohnya adalah Alex Inkeler dan David H. system kapitalisme seperti terkena penyakit kretinisme yang membuat orang tetap kerdil. yakni revolusi yang melahirkan sistem sosialis.Paul Baran: sentuhan yang mematikan dan kretinisme.Andre Guner Frank : pembangunan keterbelakangan. Teori struktural berpendapat bahwa kemiskinan yang terjadi di negara dunia ketiga yang mengkhusukan diri pada produksi pertanian adalah akibat dari struktur pertanian adalah akibat dari struktur perekonomian dunia yang eksploitatif dimana yang kuat mengeksploitasi yang lemah. yakni : a. 2. yakni seorang ahli pemikiran liberal Raul Prebiesch dan teori-teori Marx tentang imperialisme dan kolonialisme serta seorang pemikir marxis yang merevisi pandangan marxis tentang cara produksi Asia yaitu. lembaga-lembaga politik dan sosial ini diperlukan untuk menghimpun modal yang besar. Ada tiga teori: a.Teori Gospel:motivasi demi keuntungan ekonomi.Teori God:adanya misi menyebarkan agama.Teori ini menekankan lingkungan material. c. 5.pertumbuhan ekonomi. Hal ini muncul untuk menjawab pertanyaan tentang alasan apa bangsa-bangsa Eropa melakukan ekspansi dan menguasai negara-negara lain secara politisi dan ekonomis. Salah satu kelompok teori yang tergolong teori struktiral ini adalah teori ketergantungan yang lahir dari 2 induk. d. Ada 2 tokoh yang membahas dan menjabarkan pemikirannya sebagai kelanjutan dari tokohtokoh di atas. Menurutnya negara-negara terbelakang harus melakukan industrialisasi yang dimulai dari industri substitusi impor.Ketergantungan Finansial. 1. Teori ini berpangkal pada filsafat materialisme yang dikembangkan Karl Marx. Paul Baran.Industri: pengendalian dilakukan melalui kekuasaan ekonomi dalam bentuk kekuasaan financial-industri.Raul Prebisch : industri substitusi import. Dalam hal ini lingkungan pekerjaan sebagai salah satu cara terbaik untuk membentuk manusia modern yang bisa membangun. Menurutnya ada 3 bentuk ketergantungan. c. Teori ketergantungan.Teori Glory:kehausan akan kekuasaan dan kebesaran.Ketergantungan Teknologis-Industrial: penguasaan terhadap surplus industri dilakukan melalui monopoli teknologi industri.Perdebatan tentang imperialisme dan kolonialisme. Teori ini pada mulanya adalah teori struktural yang menelaah jawaban yang diberikan oleh teori modernisasi.Teori yang menekankan lembaga sosial dan politik yang mendukung proses pembangunan.

dalam analisisnya memakai disiplin ilmu sosial lainya. Keseluruhan dinamika dan mekanisme kapitalis dunia menjadi perhatian pendekatan ini. Para pemikir teori ketergantungan yang lain seperti Dos Santos.Voluntarisme melawan determinisme Penganut marxis klasik melihat perkembangan sejarah sebagai suatu yang deterministic. Gejala ketergantungan dianalisis dengan pendekatan keseluruhan yang memberi tekanan pada sisitem dunia. 3.Keterbelakangan melawan pembangunan. Tokohnya adalah AG Frank. Dengan demikian teori ketergantungan dimulai sebagai masalah ekonomi kemudian berkembang menjadi analisis sosial politik dimana analisis ekonomi hanya merupakan bagian dan pendekatan yang multi dan interdisipliner analisis sosiopolitik menekankan analisa kelas. 2. AG Frank seorang ekonom. seperti Frank Des Santos. Ketergantungan adalah akibat proses kapitalisme global. Tahapan pertumbuhan ini dikenal sebagai model pembangunan lepas landas Rostow (rostovian take-off model). Evans menyatakan bahwa ketergantungan dan pembangunan bisa berjalan seiring. Mengacu pada teori ini. Para pengikut teori ketergantungan tidak sependapat dalam penekanan terhadap dua faktor ini. Menurutnya kapitalisme negara-negara pusat berbeda dengan kapitalisme negara pinggiran. seperti Cardoso. Masyarakat akan berkembang sesuai tahapan dari feodalisme ke kapitalisme dan akan kepada sosialisme.Kontradiksi sektoral/regional melawan kontradiksi kelas. Penganut Neo Marxis seperti Frank kemudian mengubahnya melalui teori ketergantungan. Kapitalisme negara pinggiran adalah keterbelakangan karena itu perlu di ubah menjadi negara sosialis melalui sebuah revolusi. sehingga pada gilirannya akan berkembang menjadi negara maju . Salah satu kelompok penganut ketergantungan sangat menekankan analisis tentang hubungan negara-negara pusat dengan pinggiran ini merupakan analisis yang memakai kontradiksi regional.Analisis ekonomi melawan analisi sosiopolitik Raul Plebiech memulainya dengan memakai analisis ekonomi dan penyelesaian yang ditawarkanya juga bersifat ekonomi. [C 2002) Data teori rostofarian Adalah Walt Whitman Rostow. sifat dan keterbatasan dari pembangunan yang terjadi dalam konteks ketergantungan.1. Sedangkan kelompok lainya menekankan analisis klas. harus dilalui suatu tahap yang disebut tahap tinggal landas (take off). Cardoso. Teori ketergantungan sering disamakan dengan teori tentang keterbelakangan dunia ketiga. orang yang memperkenalkan teori pertumbuhan ekonomi tahapan linear.Pakar eksternal melawan internal. Teori ini menyarankan agar negara-negara sedang berkembang (developing country) tinggal mengikuti saja seperangkat aturan pembangunan tertentu untuk tinggal landas. ada yang beranggapan bahwa faktor eksternal lebih ditekankan. dimana negara pinggiran hanya sebagai pelengkap. 4. 5.Pendekatan keseluruhan melalui pendekatan kasus. Yang perlu dijelaskan adalah sebab. Seperti dinyatakan oleh Frank. terutama sosiologi dan politik. Sebaliknya ada yang menekan factor internal yang mempengaruhi/ menyebabkan ketergantungan. Dalam hal ini Frank adalah penganut teori voluntaristik. kelompok sosial dan peran pemerintah di negara pinggiran. seperti Cordosa dan Faletto. 6. perubahan dari kondisi terbelakang (underdeveloped) menjadi maju (developed) dapat dicapai oleh semua negara dengan melalui lima tahapan Sebelum suatu negara berkembang menjadi negara maju.

Keterbatasan itu disebabkan oleh tidak tersedianya teknologi modern untuk mengolah potensi yang ada. Misalnya luas daerah dan volume perdagangan berfluktuasi seiring dengan tingkat pergolakan sosial politik.com). adalah negara pertama yang secara penuh telah membangun prasyarat untuk lepas landas. Didukung dengan situasi yang dinamis akibat adanya ekspansi mendatar pasaran dunia dan persaingan internasional. Berbagai kegiatan pertanian dan manufaktur berkembang tetapi tingkat produktivitasnya terbatasi oleh tidak tersedianya pengetahuan dan skill penguasaan teknologi modern. Namun apa yang terjadi pada masa abad pertengahan turut andil dalam pembentukan prasyarat untuk lepas landas di Eropa Barat.(julissarwritting. Meskipun konsepsi tentang masyarakat tradisional selalu berubah. teknologi modern tersebut tidak diterapkan secara tepat dan sistematis. Kelima tahap pertumbuhan tersebut berlangsung secara linear. Kedua. Selama proses ini berlangsung masyarakat mengalami transformasi melalui berbagai cara yang diperlukan masyarakat untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Inggris. Selain faktor internal. mereka memiliki pegawai atau antek-antek yang patuh. memusatkan perhatian pada pengembangan sektor pertanian. perubahan pada tahap kedua ini juga disebabkan oleh adanya pengaruh dari luar. tingkat kemampuan output per individu terbatas. konsumsi dan tren sosial dalam tingkatan masing-masing. pra-kondisi untuk lepas landas. namun ada beberapa fakta sentral tentang masyarakat tradisional. Pusat kekuatan politik umumnya dibawah kendali para tuan tanah. struktur sosial dan politik yang lebih baik dibanding negara tetangganya. lepas landas. Invasi-invasi bangsa Eropa juga memasukkan dan menggerakkan nilai modernitas di masyarakat tradisional. Tahapan Pra-Kondisi untuk Lepas Landas Setelah tahapan tradisional. Bukan saja karena modernitas .blogspot. sebagai salah satu negara di Eropa Barat. peluang perdagangan. Keempat. Ketiga. Tahapan Masyarakat Tradisional Adalah masyarakat yang memiliki struktur yang berkembang terbatas pada fungsi-fungsi produksi. masyarakat yang lebih maju. selanjutnya masyarakat memasuki tahap pra kondisi untuk lepas landas. Kelima tahapan tersebut yaitu masyarakat tradisional. Bahwa produktivitas manusia tergantung pada tersedianya barang-barang produksi bukan pada kemampuan akal atau kecerdikan manusia. Hubungan keluarga dan klan memaikan peranan besar dalam organisasi sosial. Untuk mengontrol dan mengendalikan kekuasaan. Tahapan prakondisi lepas landas mulanya berkembang di Eropa Barat pada awal abad 18. telah memacu keruntuhan tradisionalitas itu sendiri. Hal ini bisa terjadi karena Inggris memiliki beberapa kelebihan antara lain keadaan geografis yang menguntungkan. Berbasis pada pengetahuan dan teknologi pre-newtonian yang percaya bahwa dunia eksternal hanya tunduk pada hukum yang dapat dipelajari. atau masa transisi. yang hampir semuanya masyarakat tradisional. Bentuk invasi atau penjajahan yang dilakukan bangsa Eropa terhadap negara dunia ketiga. menuju kedewasaan. Kalaupun tersedia. Ketika itu wawasan ilmu pengetahuan modern mulai digunakaan dalam fungsi-fungsi produksi baru di sektor pertanian dan industri. Corak masyarakat tradisional yang agraris ini memunculkan struktur social yang bersifat hierarkis. Ada tiga faktor utama yang mempengaruhi pembangunan yaitu investasi. sumber daya alam. dan zaman konsumsi massa tinggi. Pemusatan tersebut berakar pada produktivitas mereka yang terbatas. corak kepemimpinan masih bersifat feodalistik. Pertama. kondisi masyarakat cenderung kurang stabil.

Difersifikasi ini pada akhirnya mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan standar hidup. Tahap kedewasaan merujuk pada kebutuhan ekonomi untuk melakukan difersifikasi. Di negara-negara kaya. Tahapan Lepas Landas Masa lepas landas terjadi ketika pertumbuhan sektor menjadi suatu yang wajar dan masyarakat digerakkan lebih banyak oleh proses ekonomi daripada tradisi. banyak industri baru bermunculan. tetapi juga menunggu kemunculan kekuasaan politik dari suatu kelompok. Dari sini muncul kelas baru pengusaha. Rostow menggunakan dinamika Buddenbrooks sebagai metafor untuk menjelaskan perubahan sikap masyarakat.wikipedia. Setelah tahap lepas landas. Pada tahap ini ditandai dengan diterimanya pendidikan sekuler yang mengajarkan tentang perpindahan modal. level kedewasaan ekonomi suatu negara dapat tercapai. generasi kedua fokus pada penguatan sektor ekonomi dalam struktur sosial. Munculnya kalangan wirausahawan dengan motode-metode produksi yang baru (en. masyarakat tak lagi berhasrat besar melakukan ekspansi ekonomi. perilaku masyarakat bergeser pada perilaku menikmati hasil-hasil pembangunan. Masyarakat pasca-konsumsi layaknya cerita dalam Buddenbrooks. tetapi justru dengan kemajuan ekonomilah beberapa tujuan lainnya bisa dicapai. Pada tahap sebelumnya. . Menuju Kedewasaan Sekurangnya dibutuhkan waktu 40 tahun setelah lepas landas. Generasi pertama memiliki minat pada pengembangan ekonomi. terjadi dua hal penting yaitu pendapatan riil per kapita naik pada titik dimana sebagian besar masyarakat memiliki tingkat konsumsi yang melebihi kebutuhan dasar. khususnya melalui pendirian bank dan mata uang. Fokus perekonomian kini bergeser dari industri dan teknologi menuju proses perluasan yang lebih baik dan secara teknologi seringkali lebih kompleks. suatu negara membutuhkan waktu 50 ± 100 tahun untuk mencapai tahap kedewasaan. melainkan apa saja yang dikehendaki untuk diproduksi. Selama tahap lepas landas. industri berkembang dengan pesat. Ini adalah tahapan di mana suatu perekonomian menunjukkan kapasitas teknologi maupun manajerial untuk memproduksi bukan segalanya.org). Zaman Konsumsi Massa Tinggi Zaman konsumsi massa tinggi merupakan periode yang kini dialami oleh banyak warga Negara Barat di mana konsumen cenderung pada barang konsumsi yang tahan lama. novel karya Thomas Mann yang bercerita tentang sebuah keluarga tiga generasi. seperti misalnya masyarakat tidak perlu lagi mengorbankan kenyamanannya untuk menguatkan sektor tertentu. stimulus utama menuju lepas landas adalah teknologi. Sementara generasi ketiga lebih condong pada penggunaan uang dan kebutuhan prestise melalui dunia seni dan musik. Setelah melewati zaman konsumsi tinggi. Tabungan mereka gunakan untuk terlibat dalam kegiatan sektor modern. Pada gilirannya merangsang kebutuhan atas layanan jasa yang mendukung para pekerja industri. tahap lepas landas tidak hanya menunggu terbentuknya modal eksploitasi sosial dan perkembangan teknologi di sektor industri dan pertanian. Pada level ini norma pertumbuhan ekonomi terbangun dengan baik. Kanada. Masyarakat cenderung menggunakan sumber daya yang bertambah untuk kesejahteraan dan tunjangan sosial. Pesatnya industri di masa ini memberikan peningkatan pendapatan para pekerja. terutama yang penduduk utamanya berasal dari Inggris seperti Amerika Serikat. dalam kasus umum.menjanjikan kemajuan ekonomi. Sebagai kelanjutan dari tahap kedewasaan ekonomi.

mereka mengenalkan variabel dinamis seperti populasi. kewirausahaan dan lain lain.com Teori tahapan linier dalam teori tahapan linier digambarkan oleh WW Rostow dan Harrod Domar. tahapan penyusunan kerangka dasar/prasyarat tinggal landas menuju pertumbuhan berkesinambungan yang berlangsung secara otomatis . Sebagaimana upaya ahli ekonomi modern untuk menggabungkan teori produksi klasik dengan analisis pendapatan Keynessian. menabung dan investasi (dan keseimbangan produksi antara konsumer dan modal barang). tidak pula hanya suatu cara untuk menggeneralisir beberapa pengamatan faktual tentang urutan pertumbuhan masyarakat. Diposkan oleh feminisme di 19:23 0 komentar Posting Lama Beranda Langgan: Entri (Atom) Mengenai Saya feminisme surabaya.blogspot. Teori klasik pembangunan dirumuskan berdasarkan asumsi dasar yang statis yang membatasi atau hanya mengijinkan variabel yang paling relevan dengan proses pertumbuhan ekonomi. Indonesia Lihat profil lengkapku World Clocks Template by : kendhin x-template. lima tahapan ekonomi yang ada. justru terlihat seperti ahli sejarah ekonomi. yakni : 1.Teori Dinamika Produksi Tahapan pembangunan tidak hanya deskriptif. Tetapi mereka cenderung terlalu kaku dan umum sehingga model yang mereka tawarkan tidak dapat menarik fenomena penting dari pertumbuhan. Kita butuh sebuah teori produksi dinamis yang mengisolasi tidak hanya distribusi pendapatan antara konsumsi. tahap-tahap pertumbuhan Rostow. Tahapan tersebut mempunyai kerangka analitik yang berakar pada teori dinamika produksi. Tahapan pembangunan memiliki logika tersendiri yang berkesinambungan. teknologi. jawa timur. tetapi juga yang secara langsung memfokuskan pada komposisi investasi dan pembangunan dalam sektor ekonomi tertentu. tahapan masyarakat tradisional 2.

Tahapan konsumsi tinggi salah satu faktor pembangunan untuk tinggal landas adalah pengerahan atau mobilisasi dana tabungan guna menciptakan bekal investasi dalam jumlah yang memadai untuk mempercfepat laju pertumbuhan ekonomi adapun mekanisme perekonomian yang mengandalkan peningkatan investasi demi mempercepat pertumbuhan ekonomi. PERTUMBUHAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI 1. Tahapan tinggal landas 4. Untuk dapat meningkatkan pendapatan nasional. Tahapan menuju kematangan ekonomi/kedewasaan 5. . k.s serta rasio modal output nasional. maka pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu target yang sangat penting yang harus dicapai dalam proses pembangunan ekonomi. sehingga pertumbuhan ekonomi menjadi sangat penting dan lajunya harus jauh lebih besar dari laju pertumbuhan penduduk agar peningkatan pendapatan masyarakat perkapita dapat tercapai.3. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN STRUKTUR EKONOMI Kesejahteraan masyarakat dari aspek eknomi dapat diukur dengan tingkat pendapatan nasional perkapita. umumnya perencanaan pembangunan eknomi berorientasi pada masalah pertumbuhan. Untuk Negara-negara seperti Indonesia yang jumlah penduduknya sangat besar dan tingkat pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi ditambah kenyataan bahwa penduduk Indonesia dibawah garis kemiskinan juga besar. persamaan itu menyatakan bahwa tingkat pertumbuhan pendapatan nasional akan secara langsung atau secara positif berbanding lurus dengan ration tabungan dan secara negative atau perbandingan terbalik terhadap rasio modal output dari suatu perekonomian BAB 3 PDB. dapat diterangkan melalui model pertumbuhan Harrod Domar Model pertumbuhan Harood Domar dari persamaan Harood Domar dalam teori pertumbuhan ekonomi secara jelas menyatakan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi secara jelas dinyatakan bahwa tingkat pertumbuhan GNP ditentukan secara bersama-sama oleh rasion tabungan nasional. PERTUMBUHAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI PDB. Oleh karena itu tidak mengherankan jika pada awal pembagnunan ekonomi suatu Negara. secara lbeih spesifik.

mereka mengatakan bahwa perkembangan masyarakat atau ekonomi bukan karena sifat-sifat produksi atau konsumsinya. Brunohilder Brand adalah pengkritik Retrich List. tetapi lebih ditekankan pada metode distribusi yang digunakan. Retrich List adalah penganut paham laisser-vaire dan berpendapat bahwa sistim ini dapat menjamin alokasi sumber-sumber secara optimal tetapi proteksi terhadap industri-industri tetap diperlukan. Perekonomian kredit Sedangkan Karl Bucher mempunyai pendapat yang serupa walaupun tidak sama. Produksi untuk kebutuhan sendiri 2. dimana pertukaran sudah meluas 3. serta mengemukakan teori-teori tentang tingkat-tingkat pertumbuhan ekonomi. 2004) TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI y Sebelum membahas tentang pertumbuhan ekonomi terlebih dahulu kita akan bahas beberapa teori pertumbuhan ekonomi yang dikemukakan beberapa ahli. Pada abad-19 banyak ahli ekonomi yang menganalisis dan membahas. dimana peranan pedagang-pedagan tampak makin penting jadi barangbarang itu diproduksi untuk pasar. Walt Whitman Rostow dalam bukunya : De Stages of Economic Growth mengemukakan bahwa proses pertumbuhan ekonomi dapat dibedakan dalam 5 tahap dan setiap negara di dunia dapat digolongkan ke . Perekonomian kota. Perekonomian nasional. Karl Bucher mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi adalah melalui 3 (tiga) tingkatan yaitu : 1. Natural atau perekonomian barter 2.Pertumbuhan ekonomi dapat menurunkan tingkat kemiskinan dengan menciptakan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan jumlah pekerja yang cepat dan merata. Pertumbuhan ekonomi juga harus disertai dengan program pembangunan sosial (ADB. Ini merupakan gambaran revolusi di Jerman. Perekonomian uang 3. Brunohilder Brand. Brunohilder Brand mengemukakan 3 (tiga) sistim distribusi yaitu : 1. Karl Bucher dan Walt Whitman Rostow. Antara lain Retrich List.

Y. masa orde baru sampai masa sekarang (masa reformasi) Indonesia telah memperoleh banyak pengalaman politik dan ekonomi. ORDE LAMA y Pada masa ini perekonomian berkembang kurang menggembirakan. karena masingmasing ahli tentang perencanaan mendefenisikan menurut pengertiannya masing-masing. Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi Rostow adalah : 1. Tahap prasyarat lepas landas 3. masa orde lama. PERTUMBUHAN EKONOMI SELAMA ORDE LAMA HINGGA SAAT INI Sejak kemerdekaan pada tahun 1945. Tahap masyarakat tradisional 2.dalam salah satu tahap dari 5 tahap pertumbuhan ekonomi tersebut. Dengan defenisi tersebut bahwa perencanaan mempunyai unsur unsur sebagai berikut : . sebagai dampak ketidakstabilan politik dan seringnya pergantian cabinet. Gerakan kea rah kedewasaan 5. Dior dalam bukunya The Planing Process mengatakan bahwa perecanaan adalah suatu proses penyiapan seperangkat keputusan untuk dilaksanakan pada waktu yang akan datang yang diarahkan pada pencapaian sasaran tertentu. Sampai sekarang belum ada defenisi perencanaan yang memuasakan semua semua pihak. ORDE BARU y Pada masa pemerintahan orde baru dicanangkan pembangunan dibidang perekonomian. Masa konsumsi tinggi 2. Pengertian perencanaan bermakna sangat kompleks apa lagi disertai dengan istilah pembangunan. Tahap lepas landas 4. Peralihan dari orde lama dan orde baru telah memberikan iklim politik yang dinamis walaupun akhirnya mengarah ke otoriter namun pada kehidupan ekonomi mengalami perubahan yang lebih baik.

secara umum adalah : 1. Agregat supplay (AS) yang merupakan produksi dan penggunaan faktor-faktor produksi seperti tenaga kerja dan modal guna mendukung proses pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berlanjut (Tambunan. 4. Dalamnya Lewis mengasumsikan bahwa perekonomian suatu negara pada dasarnya terbagi menjadi dua yaitu perekonomian tradisional di pedesaan yang didominasi sector pertanian dan perekonomian modern di perkotaan dengan industri sebagai sector utama. ekspor-impor (X-M). Faktor investasi 3. 2003). dan pertumbuhan penduduk yang tinggi maka terjadi kelebihan supplay tenaga kerja. Karana perekonomiannya masih bersifat tradisional dan sub sistem. Faktor keuangan negara Chenery mengatakan bahwa perubahan struktur ekonomi disebut sebagai transformasi struktur yang diartikan sebagai suatu rangkaian perubahan yang saling terkait satu sama lain dalam komposisi agregat demand (AD). Dirancang untuk mencapai tujuan tertentu 3. FAKTOR-FAKTOR PENENTU PROSPEK PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA Adapun faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonom Indonesia. PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI . Faktor perdagangan luar negeri dan neraca pembayaran 4. Faktor produksi 2. Ada dua teori utama yang umum digunakan dalam menganalisis perubahan struktur ekonomi. Menyusun seperangkat kegiatan secara sistematis 3. Faktor kebijakan moneter dan inflasi 5. yakni dari Arthur Lewis tentang teori migrasi dan hoilis chenery tentang teori transportasi struktural. Berhubungan dengan hari depan 2. Teori Lewis pada dasarnya membahas proses pembangunan ekonomi yang terjadi di daerah pedesaan dan daerah perkotaan.1.

html 2. yaitu sesudah secara eksplisit dituangkan melalui GBHN 1988/1989 mengundang kalangan swasta untuk berperan lebih besar dalam perekonomian nasional. Dalam struktur ekonomi yang sentralistik. industri (industrial). niaga (commercial) hal ini tergantung pada sector apa/mana yang dapat menjadi tulang punggung perekonomian negara yang bersangkuatan. Berdasarkan tinjauan birokrasi pengambilan keputusannya dapat dikatakan bahwa struktur perekonomian selama era pembangunan jangka panjang tahap pertama adalah sentralistis.com/2010/11/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-dari-era. REFERENSI : 1.http://ekonomindo. Pergeseran struktur ekonomi secara makro-sektoral senada dengan pergeserannya secara keuangan (spasial). pembuatan keputusan (decision-making) lebih banyak ditetapkan pemerintah pusat atau kalangan atas pemerintah (bottom-up).com/search/label/SESSION%203%20%20Pertumbuhan%20dan%20Perubahan%20Struktur%20Ekonomi Diposkan oleh Lisna aswida di 20:13 0 komentar: Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda . Baru mulai pertengahan dasa warsa 1990-an peran pemerintah dalam perekonomian berangsur-angsur dikurangi. struktur perekonomian telah bergeser dari struktur pedesaan menjadi struktur perkotaan modern.blogspot. Struktur perekonomian indoensia sejak awal orde baru hingga pertengahan dasa warsa 1980-an berstruktur etatis dimana pemerintah atau negara dengan BUMN dan BUMD sebagai perpanjangan tangannya merupakan pelaku utama perekonomian Indonesia. Ditinjau dari sudut pandang keuangan (spasial). Struktur ekonomi dapat pula dilihat berdasarkan tinjauan birokrasi pengambilan keputusan. http://jodybaadillah.blogspot.Berdasarkan tinjauan makro-sektoral perekonomian suatu negara dapat berstruktur agraris (agricultural).

Teori dan Kebijakan Perdagangan Internasional. (1981). Ekonomi Internasional. Jakarta: UI Press. Michel P. Lincoln Arsyad. Yogyakarta: BPFE. Nopirin. Jakarta: Erlangga . Ekonomi Pembangunan. Jakarta: Salemba Empat dan Mc. Todaro. Chacholiades. (2004). (2000). Economic Development in the Third World. Jakarta: Pascasarjana Universitas Krisnadwipayana.Langgan: Poskan Komentar (Atom) aftar Pustaka y y y y y y y y y y y Ball. Irawan dan M. Singapore: Mc Graw-Hill International Edition. Matondang. Oxford University Press. Salvator. Bisnis Internasional. Todaro. Ekonomi Internasional. Graw-Hill. (2000). Jakarta: Erlangga. Hamdy. Pengantar Industrialisasi. Dar es Salaam. International Economic. Yogyakarta: BPFE. (1990). (2002). Emil Salim. Ekonomi Pembangunan Di Dunia Ketiga. Ekonomi Internasional. Michel P. Suparmoko. (1997). (1983). Ekonomi Pembangunan. (1991). (2004). Culloch. Jakarta: Ghalia Indonesia. Yogyakarta: STIE YKPN. (1995). Intisari Ekonomi Internasional.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful