DIFUSI, OSMOSIS DAN IMBIBISI

January 3, 2009 J-K Leave a comment Go to comments Difusi adalah peristiwa mengalirnya/berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. Contoh yang sederhana adalah pemberian gula pada cairan teh tawar. Lambat laun cairan menjadi manis. Contoh lain adalah uap air dari cerek yang berdifusi dalam udara. Osmosis adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. Membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh pelarut, tapi tidak oleh zat terlarut, yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran. Osmosis merupakan suatu fenomena alami, tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. Gaya per unit luas yang dibutuhkan untuk mencegah mengalirnya pelarut melalui membran permeabel selektif dan masuk ke larutan dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan tekanan turgor. Tekanan osmotik merupakan sifat koligatif, yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut, dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri. Osmosis adalah suatu topik yang penting dalam biologi karena fenomena ini dapat menjelaskan mengapa air dapat ditransportasikan ke dalam dan ke luar sel. Osmosis terbalik adalah sebuah istilah teknologi yang berasal dari osmosis. Osmosis adalah sebuah fenomena alam dalm sel hidup di mana molekul ³solvent´ (biasanya air) akan mengalir dari daerah ³solute´ rendah ke daerah ³solute´ tinggi melalui sebuah membran ³semipermeable´. Membran ³semipermeable´ ini menunjuk ke membran sel atau membran apa pun yang memiliki struktur yang mirip atau bagian dari membran sel. Gerakan dari ³solvent´ berlanjut sampai sebuah konsentrasi yang seimbang tercapai di kedua sisi membran. Reverse osmosis adalah sebuah proses pemaksaan sebuah solvent dari sebuah daerah konsentrasi ³solute´ tinggi melalui sebuah membran ke sebuah daerah ³solute´ rendah dengan menggunakan sebuah tekanan melebihi tekanan osmotik. Dalam istilah lebih mudah, reverse

dan beberapa garam ± garam mineral . Sementara itu. E. HO. yaitu difusi sederhana (simple difusion). sejak awal 1970-an. dapat menembus membran melalui saluran atau chanel. berkecambah http://agrica. Saluran ini terbentuk dari protein transmembran.osmosis adalah mendorong sebuah solusi melalui filter yang menangkap ³solute´ dari satu sisi dan membiarkan pendapatan ³solvent´ murni dari sisi satunya. dan K serta bahan-bahan organik yang larut dalam lemak. glukosa. Difusi sederhana melalui membrane berlangsung karena molekul -molekul yang berpindah atau bergerak melalui membran bersifat larut dalam lemak (lipid) sehingga dapat menembus lipid bilayer pada membran secara langsung. ‡ Imbibisi merupakan penyerapan air oleh imbiban ‡ Contoh: penyerapan air oleh benih ‡ Proses awal perkecambahan ‡ Benih akan membesar. Membran sel permeabel terhadap molekul larut lemak seperti hormon steroid. Proses ini telah digunakan untuk mengolah air laut untuk mendapatkan air tawar. Beberapa molekul kecil khusus yang terlarut dalam serta ion-ion tertentu. vitamin A.d ifusi melalui saluran yang terbentuk oleh protein transmembran (simple difusion by chanel formed). kulit benih pecah. . dan difusi difasilitasi (fasiliated difusion).wordpress. semacam pori dengan diameter tertentu yang memungkinkan molekul dengan diameter lebih kecil dari diameter pori tersebut dapat melaluinya. dan H2O. Selain itu. memmbran sel juga sangat permeabel terhadap molekul anorganik seperti O. molekul ± molekul berukuran besar seperti asam amino. D.com/2009/01/03/difusi-osmosis-dan-imbibisi/ Mekanisme Difusi dan Osmosis dalam Sel September 21. tidak dapat menembus membrane secara langsung. tetapi memerlukan protein pembawa atau transporter untuk dapat menembus membrane. Difusi melalui membran dapat berlangsung melalui tiga mekanisme.CO2. 2008 auriliaaurita MEKANISME FISIOLOGIS PROSES DIFUSI DAN OSMOSIS DI DALAM SEL l) Mekanisme difusi Difusi merupakan proses perpindahan atau pergerakan molekul zat atau gas dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah.

3) Mekanisme osmosis Osmosis adalah proses perpindahan atau pergerakan molekul zat pelarut. misalnya untuk pelaluan suatu molekul glukosa diperlukan protein transforter yang khusus untuk mentransfer glukosa ke dalam sel. pergerakan air berlangsung dari larutan yang konsentrasi airnya tinggi menuju kelarutan yang konsentrasi airnya rendah melalui selaput selektif permiabel. karena sel ± sel tersebut selalu membutuhkan glukosa untuk diubah menjadi energy. Larutan vang konsentrasi zat terlarutnya lebih tinggi dibandingkan dengan larutan di dalam sel dikatakan . Apakah yang terjadi jika sel tumbuhan atau hewan.sebagai larutan hipertonis. sel . Jika larutan yang terdapat di luar sel. sedangkan larutan yang konsentrasinya sama dengan larutan di dalam sel disebut larutan isotonis. jadi. 2) Mekanisme Difusi dan Difasilitasi Difusi difasiltasi (facilitated diffusion) adalah pelaluan zat melalui rnembran plasrna yang melibatkan protein pembawa atau protein transforter. dari larutan yang konsentrasi zat pelarutnya tinggi menuju larutan yang konsentrasi zat pelarutya rendah melalui selaput atau membran selektif permeabel atau semi permeabel. sel tumbuhan dan sel darah merah akan tetap normal bentuknya. Protein transporter tergolong protein transmembran yang memliki tempat perlekatan terhadap ion atau molekul vang akan ditransfer ke dalam sel.Proses masuknya molekul besar yang melibatkan transforter dinamakan difusi difasilitasi. misalnya sel darah merah ditempatkan dalam suatu tabung yang berisi larutan dengan sifat larutan yang berbeda-beda? Pada larutan isotonis. jika dalam suatu bejana yang dipisahkan oleh selaput semipermiabel ditempatkan dua Iarutan glukosa yang terdiri atas air sebagai pelarut dan glukosa sebagai zat terlarut dengan konsentrasi yang berbeda dan dipisahkan oleh selaput selektif permeabel. maka air dari larutan yang berkonsentrasi rendah akan bergerak atau berpindah menuju larutan glukosa yang konsentrainya tinggi melalui selaput permeabel. Protein transporter untuk grukosa banyak ditemukan pada sel-sel rangka. sel-sel lemak dan sel-sel hati. Jika di dalam suatu bejana yang dipisahkan oleh selaput semipermiabel. konsentrasi zat terlarutnya lebih rendah daripada di dalam sel dikatakan sebagai larutan hipotonis. Setiap molekul atau ion memiliki protein transforter yang khusus. otot jantung. Pada larutan hipotonis.

dari daerah berkonsentrasi tinggi ke daerah dengan konsentrasi rendah. air masuk ke dalam sel-sel dengan jalan osmosis.blog. isi sel mulai menekan dinding sel.Osmosis adalah pertukaran air antara sel dan lingkungan dengan cara difusi yang melalui membran semifermiabel. Cl-. Kecepatan difusi zat melalui membran sel tidak hanya tergantung pada gradien konsentrasi (perbedaan konsentrasi antar ruang pada sel).com/2008/09/mekanisme-difusi-dan-osmosis-dalam -sel/ Jelaskan mekanisme fisiologi proses difusi dan osmosis dalam sel Difusi adalah perpindahan molekul atau ion. Dalam keadaan yang sama. Membrane sel. molekul kecil lebih cepat berdifusi melalui membrane sel daripada molekul besar.friendster. hal irri karena sei hewan tidak memiliki dinding sel. Dengan cepat tekanan turgor di dalam sel ini sama dengan tekanan osmosis meskipun konsentrasi air di dalam tidak sama dengan di luar sel. Air Murni . Tekanan turgor inilah yang menyebabkan kekakuan pada bagian dari tanaman yang tidak berkayu seperti daun. Tekanan ini disebut tekanan balik. Pada sel-sel tanaman air. tetapi juga pada besar. muatan dan daya larut dalam lipid dari partikel-partikel tersebut. Pada umumnya zat-zat yang larut dalam lipid. Berbeda dengan sel tumbuhan. yaitu molekul hidrofobik. jika sel hewan/sel darah merah dimasukkan dalam larutan hipotonis. Hal ini membuat dinding-dinding sel itu menjadi kaku. Pada larutan hipertonis. Sebagai akibat gerak acak. Jika tanaman darat tidak mampu mendapatkan cukup air dari tanah maka sel-selnya kehilangan tekanan turgor dan tanaman itu akan layu. http://kireindwi.tumbuhan akan mengembang dari ukuran normalnya dan mengalami peningkatan tekanan turgor sehingga sel menjadi keras. Air yang diserap dari tanah masuk kedalam sel dengan jalan osmosis dan menimbulkan tekanan turgor. sedangkan sel hew¶an/sel darah merah dalam larutan hipertonis menyebabkan sel hewan/sel darah merah mengalami krenasi sehingga sel menjadi keriput karena kehilangan air. kurang permeable terhadap ion-ion (seperti Na+. bunga dan sebagainya. Dinding selulosa dari sel yang kuat itu mampu bertahan terhadap tekanan ini. Dengan meningkatnya jumlah molekul di dalam sel. sel darah merah akan mengembang dan kemudian pecah /lisis. Dalam vakuola-vakuola sentral sel-sel tanaman darat acapkali dapat larutan dalam konsentrasi yang tinggi. lebih mudah berdifusi melalui membrane daripada molekul hidrofilik. K+) dibandingkan dengan molekul kecil yang tidak bermuatan. sel tumbuhan akan kehilangan tekanan turgor dan mengalami plasmolisis (lepasnya membran sel dari dinding sel).

Transpor aktif meliputi proses pompa ATP. eksositosis. yDIFUSI TERBANTU Difusi terbantu adalah difusi yang memerlukan bantuan protein. . Dalam pengetahuan biologi. Transpor zat melalui membran dibedakan atas 2 (dua). dan endositosis.com/2008/09/jelaskan-mekanisme-fisiologi-proses. Hal ini sangat dibutuhkan oleh tumbuhan agar mereka dapat mendistribusikan energi yang mereka dapatkan dari alam. Contohnya : Masuknya air ke dalam sel-sel akar. sel merupakan unit terkecil yang dapat melakukan aktivitas kehidupan. yDIFUSI Difusi merupakan pergerakan atau perpindahan partikel atau molekul suatu zat (padat.blogspot. Adapun transpor pasif meliputi proses difusi. yTRANSPOR AKTIF Transor aktif dilakukan apabila zat yang akan dilewatkan membran melawan gradien konsentrasi sehingga tidak dapat mengendalikan transpor aktif. dalam organisme terdapat alat transpor yang mampu mengatur organisme lainnya. dan difusi terbantu.cair. baik melewati membran ataupun tidak. Selain itu. Oleh karena itu.http://kusmandanuunindra4. yaitu transpor zat yang memerlukan energi (transpor aktif) dan transpor yang tidak memerlukan energi (transpor pasif). yOSMOSIS Osmosis merupakan proses perpindahan molekul-molekul zat pelarut (air) dari tempat yang berkonsentrasi rendah menuju ke tempat yang berkonsentrasi tinggi dengan melewati membran semipermeabel. osmosis. atau gas) dari tempat yang berkonsentrasi tinggi ke tempat yang berkonsentrasi rendah. Contohnya : perpindahan oksigen (O2) dari paru-paru ke dalam darah. sel mampu melakukan transpor zat.1 LATAR BELAKANG Mempelajari dunia kehidupan tidak terlepas dari pengetahuan tentang hirarki biologi. Sehingga membran sel tersusun atas senyawa fosfolipid bilayer.html BAB I PENDAHULUAN 1.

10 September 2008 BAB II LANDASAN TEORI . melakukan eksperimen. 1.4 MANFAAT yBagi siswa : Siswa mampu melakukan penelitian dengan petunjuk dari bahasan materi. 1. yBagi masyarakat : Masyarakat akan mendapatkan pengetahuan umum tentang pokok bahasan yang dibahas sehingga wawasan masyarakat tentang pokok bahasan yang dibahas akan bertambah.Contohnya : perpindahan bakteri Escherichia Coli ke medium yang mengandung laktosa.5 WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN 1 Tempat : Laboratorium Biologi SMAN 3 Makassar 2 Waktu : Rabu. Jelaskan cara molekul berukuran kecil melewati membran sel! 1.2 RUMUSAN MASALAH 1. Apakah perbedaan difusi dan osmosis? 3. 1.3 TUJUAN Pengamatan ini dilakukan agar siswa dapat mengetahui perbedaan proses transportasi zat secara difusi dan osmosis. dan menyelesaikan tugas iliah dengan sendiri ataupun kelompok serta mendapatkan pengetahuan tambahan tentang pokok bahasan yang diberikan oleh guru. Jelaskan 2 cara transportasi zat melalui membran sel! 2. yBagi guru : Guru mampu menilai kemampuan siswa dalam melakukan eksperimen dan menyelesaikan tugas ilmiah yang diberikan kepada siswa serta guru mampu menilai sejauh mana wawasan siswa tentang pokok bahasan yang menjadi tugas.

1 ALAT DAN BAHAN Percobaan pertama A.Tissue (2 lembar) . dan difusi terbantu.Pada membran sel terikat protein yang menembus maupun yang berada di luar permukaan. Molekul-molekul yang berukuran besar dalam proses transportasinya melibatkan pelekukan membran sel sehingga membentuk suatu vesikula. Dengan melihat struktur seperti yang disebutkan di atas.Pisau (1 buah) . Transpor pada membran tergantung pada ukuran molekul dan konsep zat yang melewati membran sel tersebut molekul-molekul yang berukuran kecil dapat melalui membran sel dengan dua cara. dan endositosis.Stopwatch (1 buah) . eksositosis. sedangkan transportasi molekul yang melawan gradien konsentrasi disebut transportasi aktif. osmosis. atau bisa juga yMenuruni gradien konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. BAB III HASIL EKSPERIMEN 3. Nicholson pada tahun 1972 tentang teori membran yang dikenal sebagai model mozaik fluid. Transportasi molekul yang menuruni gradien konsentrasi disebut dengan transportasi pasif.Gelas ukur 50 ml (3 buah) . Adapun transpor pasif meliputi proses difusi. tetapi lebih kompleks lagi karena membran memiliki kegunaan lain seperti berperan dalam lalu lintas keluar masuknya sel. Pernyataan ini berdasarkan atas penemuan S. Alat . Transportasi aktif meliputi proses pompa ATP. yaitu: yDari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah.J Jinger dan G. membran bukan hanya sebagai pembatas suatu sel.

Bahan . . .Potong kentang dengan ukuran 1×1 cm sebanyak 3 potong. .Keringkan kentang dengan tissue lalu ditimbang.Larutan glukosa 30% (20 ml) . gelas ukur B (larutan glukosa 5%).Siapkan 2 buah labu erlenmeyer. . Bahan .Ambillah larutan yang sudah disediakan di masing-masing gelas ukur sebanyak 20 ml dan beri tanda untuk setiap larutan. .Setelah itu.Pipet tetes (1 buah) . .2 CARA KERJA Percobaan pertama .Bersihkan kentang dari kulitnya. .Perhatikan peristiwa yang terjadi.Stopwatch (1 buah) B. .Aquades (20 ml) .Plastik tebal (1 buah) . dan larutan C (aquades). Catatlah waktunya. kemudian timbang ulang kentang tersebut dan catat hasilnya. Kemudian catat waktunya sampai air dan tinta tercampur secara homogen. .Teteskan kira-kira sebanyak 5 tetes tinta ke dalam salah satu labu erlenmeyer (pertama).Rendamlah potongan kentang tersebut selama 20 menit.Isi labu erlenmeyer dengan air bersih sampai penuh.Setelah 20 menit angkatlah kemudian simpan di atas tissue. Percobaan kedua . Dan periksa keadaan kentang tersebut. 3. .Masukkan potongan kentang ke masing-masing gelas ukur yang telah diberi tanda secara bersamaan.3 HASIL PENGAMATAN Percobaan pertama .Labu erlenmeyer 250 ml (2 buah) . Alat . labu erlenmeyer yang berisi tinta itu ditutup dengan plastik tebal dan diletakkan mulutnya ke atas labu erlenmeyer yang satunya (kedua). .B.Perhatikan peristiwa tercampurnya air dan tinta.Tinta hitam (secukupnya) 3.Kentang (1 buah dipotong dadu) . untuk gelas ukur A (larutan glukosa 30%).Larutan glukosa 5% (20 ml) Percobaan kedua A.

2. Proses percampuran antara isi dari labu erlenmeyer yang pertama dengan labu erlenmeyer kedua yang hanya berisi air membutuhkan waktu 9:32. Sedangkan Pada larutan pertama tinta hanya menyebar pada wadah yang lebih kecil (hanya satu labu erlenmeyer). 3. perubahan berat tidak terjadi pada kentang yang direndam dalam aquades karena antara aquades dan kentang memiliki konsentrasi yang sama (isotonis). Percobaan kedua 1. Proses apakah yang dialami larutan tinta? Jawaban: Larutan tinta mengalami proses difusi dengan air pada labu Erlenmeyer. BAB IV PENUTUP . Mengapa pencampuran antara air dan tinta pada larutan yang kedua lebih lama dibandingkan larutan pertama? Jawaban: Hal ini disebabkan karena wadah tempat penyebaran tinta lebih luas dengan volume labu yang sama yakni dua buah labu Erlenmeyer. Namun. c.BERAT KUBUS UMBI KENTANG NO JENIS LARUTAN KETERANGAN SEBELUM SESUDAH PERCOBAAN PERCOBAAN A LARUTAN GULA 1 gr 0. Apakah terjadi perubahan berat pada umbi kentang?Mengapa demikian? Jawaban: Ya.4 PERTANYAAN DAN JAWABAN Percobaan pertama 1. Karena tinta yang berkonsentrasi tinggi menyebar ke air yang berkonsentrasi lebih rendah.2 gr Agak lembek 30% B LARUTAN GULA 1 gr 0. 2.4 gr Agak keras 5% C AQUADES 1 gr 1 gr Keras Percobaan kedua a. Hal ini dikarenakan proses perpindahan zat yang terjadi bergerak dari zat berkonsentrasi tinggi ke zat berkonsentrasi rendah. Sifat apakah yang terdapat pada kentang dan larutan gula? Jawaban: Pada percobaan kentang dan larutan gula dapat diketahui bahwa kentang bersifat hipotonik dan gula bersifat hipertonik karena air pada kentang bersifat encer sedangkan larutan gula bersifat pekat.19 menit. hal ini disebabkan karena air yang berada pada kentang bergerak keluar ke gelas ukur sehingga kadar air pada kentang berkurang dan menyebabkan berat pada umbi kentang berkurang.77 menit. b. Proses percampuran air dan tinta pada labu erlenmeyer pertama sampai homogen membutuhkan waktu selama 2:23. Pada proses ini terjadi perpindahan zat dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah (difusi).

. 2008. Pratiwi. atau gas) dari tempat yang berkonsentrasi tinggi ke tempat yang berkonsentrasi rendah. Molekul berukuran kecil dapat melewati membran sel dengan dua cara. 2007.wordpress. Pujiyanto. 3. Begot. A. Dra. Sedangkan osmosis merupakan proses perpindahan molekul-molekul zat pelarut (air) dari tempat yang berkonsentrasi rendah menuju ke tempat yang berkonsentrasi tinggi dengan melewati membran semipermeabel. yaitu transpor pasif dan transpor aktif. Transportasi zat melalui membran sel dapat dilakukan dengan cara transportasi aktif dan transportasi pasif. Biologi untuk SMA Kelas XI. Prestise biologi untuk Siswa SMA & MA Kelas XI. atau bisa jugaMenuruni gradien konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. yaitu dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Ummu Ataliana. Perpindahan molekul atau ion melewati membran ada dua macam. Si. Jakarta: Ganeca Exact http://kaoruandhimura. SARAN Sebaiknya eksperimen seperti ini lebih sering dilakukan agar para siswa lebih mengetahui alat-alat laboratorium dan lebih memahami materi yang dipelajari serta mampu menyelesaikan eksperimen dengan lebih baik. Sri. 2006. Jakarta: Erlangga. Santoso. Difusi merupakan pergerakan atau perpindahan partikel atau molekul suatu zat (padat. 2005. dkk. D. Biologi dan Kecakapan Hidup... Drs.KESIMPULAN 1. Dra. baik melewati membran ataupun tidak. DAFTAR PUSTAKA DN. 2.cair.com/2008/12/01/difusi-osmosis/ Landasan Teori Kita telah mengetahui bahwa membran plasma bersifat selektif permeabel (semipermeabel) yang artinya membran plasma dapat dilalui oleh molekul atau ion tertentu. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. Surakarta: Pustaka Utama. Menjelajah Dunia Biologi 2 Kelas XI. M.

Hasil dari difusi adalah konsentrasi yang sama antara larutan tersebut dinamakan isotonis. cair. Kecepatan zat berdifusi melalui membran sel tidak hanya tergantung pada gradien konsentrasi. dan tersebar (berdifusi) (c). Molekul-molekul yang bersifat hidrofobik dapat bergerak dengan mudahmelalui membran daripada molekul-molekul hidrofolik. K+) dibandingkan dengan molekul kecil yang tidak bermuatan. Arah perpindahan molekul seperti halnya pada difusi biasa yaitu dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Pada akhirnya proses difusi menyebabkan gula tersebar merata ke dalam air (d). 2) Transpor aktif adalah perpindahan molekul atau ion menggunakan energi dari sel itu. Contoh transpor aktif adalah pompa ion natrium (Na+)/kalium (K+). tetapi juga pada besar. setetes parfum akan menyebar ke seluruh ruangan (difusi gas di dalam medium udara).1) Transpor pasif adalah perpindahan molekul atau ion tanpa menggunakan energi sel. Perpindahan molekul tersebut terjadi secara spontan dari konsentrasi tinggi ke rendah.Cl². Membran sel kurang permeabel terhadap ion-ion (Na+. Dengan kata lain setiap zat akan berdifusi menuruni gradien konsentrasinya. molekul molekulnya terlarut (b). endositosis. hanya saja protein pembawa membantu proses perpindahan molekul ini. Molekul dari sesendok gula akan menyebar ke seluruh volume air dalam gelas meskipun tanpa diaduk (difusi zat padat di dalam medium air) sehingga kerapatan zat tersebut merata. Sebagai contoh. Contoh transpor pasif adalah difusi dan osmosis. Apa perbedaan antara difusi dengan osmosis? Uraianberikut akan membahas proses terjadinya transpor pasif dan transpor aktif dengan lebih rinci. dan daya larut dalam lemak (lipid). Protein pembawa Bagian luar sel . dan gas) dari larutan konsentrasi tinggi (hipertonis) ke larutan dengan konsentrasi rendah (hipotenis).dan eksositosis. Perhatikan gambar proses terjadinya difusi di samping d c b a Peristiwa difusi dapat diamati ketika kitamemasukkan segumpal gula ke dalam air (a). muatan. Dalam keadaan yang sama molekul kecil lebih cepat berdifusi melalui membran sel daripada molekul besar. 1) Difusi Difusi dapat diartikan perpindahan zat (padat. Molekul-molekul yang besar dan ion dapat bergerak melalui membran 2) Difusi dengan Fasilitas (Difusi Terbantu) Difusi terbantu merupakan proses difusi dengan perantara protein pembawa (carrier protein).

Contoh yang sederhana adalah pemberian gula pada cairan teh tawar. Sel akan mengerut jika berada pada lingkungan yang mempunyai konsentrasi larutan lebih tinggi. tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. yang berarti . Perbedaan konsentrasi yang ada pada dua larutan disebut gradien konsentrasi. molekul diikat oleh reseptor pada sisi luar sel dan dilewatkan melalui membran plasma oleh protein transmembran yang telah mengalami perubahan susunan. Gaya per unit luas yang dibutuhkan untuk mencegah mengalirnya pelarut melalui membran permeabel selektif dan masuk ke larutan dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan tekanan turgor. Osmosis merupakan suatu fenomena alami. Lambat laun cairan menjadi manis. Contoh lain adalah uap air dari cerek yang berdifusi dalam udara. protein pembawa kembali pada susunan semula. yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran. Tekanan osmosis dapat diukur dengan suatu alat yang disebut osmometer. dapat mengalami plasmolisis yaitu terlepasnya sel dari dinding sel. maka akan terjadi tekanan turgor apabila dalam lingkungan hipotonis. Membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh pelarut.com/2010/09/proses-osmosis-dan-difusi. karena air berosmosis dari lingkungan ke dalam sel. Perhatikan skema difusi terbantu pada Gambar di samping. Sebaliknya jika sel tumbuhan beradapad lingkungan hipertonis. Proteipembawa juga dapat membuat celah yang dapat dilalui oleh ion-ion seperti Cl² dan Na+.html Apa yang dimaksud dengan Difusi dan Osmosis? Posted by goblog Categories: Uncategorized 0 comments Berikut adalah pengertian dari Difusi dan Osmosis Difusi adalah peristiwa mengalirnya/berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. Osmosis adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. Pada proses ini.blogspot. tapi tidak oleh zat terlarut. Difusi ini terjadi jika terbentuk perpindahan dari sebuah lapisan (layer) molekul yang diam dari solid atau fluida. Tekanan osmotik merupakan sifat koligatif. Difusi akan terus terjadi hingga seluruh partikel tersebar luas secara merata atau mencapai keadaan kesetimbangan dimana perpindahan molekul tetap terjadi walaupun tidak ada perbedaan konsentrasi. Setelah itu.Difusi terbantu merupakan transpor melalui media pembawa. Air akan bergerak dari daera dengan tekanan osmosis rendah ke daerah dengan tekanan osmosis tinggi. http://isfanl.Difusi yang paling sering terjadi adalah difusi molekuler. Hal ini terjadi karena air akan keluar meninggalkan sel secara osmosis. Sebaliknya jika sel berada pada lingkungan yang hipotonis (konsentrasi rendah) sel akan banyak menyerap air. Jika sel-sel tersebut adalah sel tumbuhan. 3) Osmosis Osmosis merupakan difusi air melalui selaput semipermeabel. Air akan bergerak dari daerah yang mempunyai konsentrasi larutan rendah ke daerah yang mempunyai konsentrasi larutan tinggi.

bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut. http://iblogoblog.com/2010/04/apa-yang-dimaksud-dengan-difusi-dan.html . Osmosis adalah suatu topik yang penting dalam biologi karena fenomena ini dapat menjelaskan mengapa air dapat ditransportasikan ke dalam dan ke luar sel. dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri.blogspot.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful