PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK

Dalam kehidupan sehari2, sudah tak asing lagi bagi kita dengan yg namanya listrik. Benar, memang benar listrik pada masa kini sudah menjadi bagian keseharian kita. Dari untuk membantu pekejaan rumah seperti mesin cuci, setrika listrik, vacuum cleaner sampai untuk sarana hiburan seperti televisi dan radio. Semuanya berfungsi karena adanya listrik. Namun apakah kita pernah tahu bagaimana proses "pembuatan" listrik itu sendiri ?? Secara umum, pembangkit listrik ada beberapa macam, yaitu: PLTA (yg paling familiar di telinga), PLTU (juga ga asing), PLTG (lumayan terkenal), PLTGU (kurang familiar), PLTP (panas bumi), PLTD (diesel), PLTN (nuklir) dan PLTO (ombak). berikut secara rinci pembangkit listrik tersebut bekerja: PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)

Seperti yang kita tahu, air adalah sumber daya alam yang merupakan energi primer potensial untuk Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA), dengan jumlah cukup besar di Indonesia. Potensi tenaga air tersebut tersebar di seluruh Indonesia karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang sebagian besar wilayah terdiri atas perairan. Dengan pemanfaatan air sebagai energi primer, terjadi penghematan penggunaan bahan bakar minyak. Selain itu, PLTA juga memiliki keuntungan bagi pengembangan pariwisata, perikanan dan pertanian. Pada dasarnya,

Air yang terbendung dalam waduk akan dialirkan melalui saluran/terowongan tertutup/pipa pesat sampai ke turbin. Bedanya. Ilustrasi siklus perubahan wujud energi pada PLTA: Kedua PLTA tersebut memiliki kesamaan. saat katup pengatur ditutup. Tetapi jika terdapat sungai yang mengalir keluar dari sebuah danau. yaitu membendung aliran air sungai dan mengubah arahnya ke PLTA. Dari cara membendung air.energi listrik yang dihasilkan dari air. yang pada gilirannya generator akan merubah energi gerak/mekanik tersebut menjadi energi listrik. debit air ditampung dalam suatu kolam yang biasa disebut kolam tando. Sumber air potensial didapat dari hasil pembelokkan arah arus air sungai di daerah pegunungan tinggi oleh sebuah bendungan/waduk yang memotong arah aliran sungai dan mengubah arah arus menuju PLTA. seperti pada PLTA Asahan di Danau Toba. Kolam Tando ini berguna menjadi sumber cadangan air. dengan melalui katup pengaman di Intake dan katup pengatur turbin sebelum turbin. dimana goncangan ini diredam dalam tabung peredam. Sumatra Utara. sangat tergantung pada volume aliran dan tingginya air yang dijatuhkan. pada PLTA Kolam Tando sebelum aliran air sampai ke PLTA. .Air mengenai sudu. Pada saluran pipa pesat terdapat tabung peredam (surge tank). Katup pengatur turbin yang tiba-tiba menutup akan mengakibatkan terjadinya goncangan tekanan arus balik air ke pipa pesat. yaitu: PLTA Run-Off River (Memotong Aliran Sungai) dan PLTA Kolam Tando. PLTA Run-Off River akan menelan biaya yang lebih rendah daripada PLTA Kolam Tando karena PLTA Kolam Tando memerlukan waduk yang besar dan daerah genangan yang luas. danau ini dapat dipergunakan sebagai kolam tando alami. PLTA terbagi atas 2 jenis.sudu turbin yang merubah energi potensial air menjadi energi gerak/mekanik yang memutar roda turbin. ketika debit air sungai menurun akibat musim kemarau yang panjang. yang berfungsi sebagai pengaman tekanan yang tiba-tiba naik. Sedangkan pada PLTA Run-Off River tidak.Memang dari segi biaya pembangunan.

cair maupun gas. Dari drum ketel. uap akan dialirkan menuju turbin uap. Pemanas Ulang (Reheater). turbin yang digunakan ada 3 jenis yaitu turbin tekanan tinggi. Economizer dan Pemanas Udara. tetapi akan digunakan kembali untuk memanasi Pemanas Lanjut ( Super Heater). Pada PLTU besar (di atas 150 MW).PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) Uap Uap yang terjadi dari hasil pemanasan boiler/ketel uap pada Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) digunakan untuk memutar turbin yang kemudian oleh generator diubah menjadi energi listrik. hingga uap akan mengalami kenaikan suhu dan menjadi kering. uap akan masuk ke dalam Pemanas Ulang yang akan menaikkan suhu uap sekali lagi dengan proses yang sama seperti di Pemanas Lanjut. Energi primer yang digunakan oleh PLTU adalah bahan bakar yang dapat berwujud padat. Selanjutnya uap baru akan dialirkan ke dalam turbin tekanan menengah dan langsung dialirkan kembali ke turbin tekanan rendah. Batubara adalah wujud padat bahan bakar dan minyak merupakan wujud cairnya. tidak dibuang begitu saja melalui cerobong. Gas sisa setelah dialirkan ke air masih memiliki cukup banyak energi panas. Sebelum ke turbin uap tekanan tinggi. uap dari ketel akan dialirkan menuju Pemanas Lanjut.PLTU menggunakan siklus uap dan air dalam pembangkitannya. Udara untuk pembakaran yang dihasilkan kipas tekan/force draf fan akan dipanasi dahulu oleh pemanas udara/heater. sehingga terjadi pembakaran yang mengubah bahan bakar menjadi energi panas/ kalor. Terkadang dalam satu PLTU dapat digunakan beberapa macam bahan bakar. Mula-mula air dipompakan ke dalam pipa air yang mengelilingi ruang bakar ketel. Lalu bahan bakar dan udara yang sudah tercampur disemprotkan ke dalam ruang bakar dan dinyalakan. Setelah keluar dari turbin tekanan tinggi. Energi gerak yang dihasilkan turbin . Drum ketel akan berisi air di bagian bawah dan uap di bagian atasnya. menengah dan rendah.

hingga enthalpy gas diubah oleh turbin menjadi energi gerak yang memutar generator untuk menghasilkan listrik. menengah dan rendah inilah yang akan diubah wujudnya dalam generator menjadi energi listrik.tekanan tinggi. maka pada saat yang sama dilakukan pendinginan turbin dengan udara pendingin dari lubang pada turbin. Pada kondensor diperlukan air pendingin dalam jumlah besar. Untuk mencegah korosi turbin akibat gas bersuhu tinggi ini. Pada kompresor tekanan udara dinaikkan lalu dialirkan ke ruang bakar untuk dibakar bersama bahan bakar. Setelah melalui turbin sisa gas panas tersebut dibuang melalui cerobong/stack. . yang akan mengubahnya menjadi energi listrik. maka bahan bakar yang digunakan tidak boleh mengandung logam Potasium.Prinsip kerja PLTG adalah sebagai berikut. Sama halnya dengan PLTU. PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas) Gas -Gas yang dihasilkan dalam ruang bakar pada pusat listrik tenaga gas (PLTG) akan menggerakkan turbin dan kemudian generator. Penggunaan bahan bakar menentukan tingkat efisiensi pembakaran dan prosesnya. mulamula udara dimasukkan dalam kompresor dengan melalui air filter/penyaring udara agar partikel debu tidak ikut masuk dalam kompresor tersebut. Gas ini lalu disemprotkan ke turbin. Karena gas yang disemprotkan ke turbin bersuhu tinggi. Vanadium dan Sodium yang melampaui 1 part per mill (ppm) . Inilah yang menyebabkan banyak PLTU dibangun di daerah pantai atau sungai. bahan bakar PLTG bisa berwujud cair (BBM) maupun gas (gas alam). Dari turbin tekanan rendah uap dialirkan ke kondensor untuk diembunkan menjadi air kembali.

karena daya turbin uap unit PLTU tergantung dari banyaknya gas buang unit PLTG. Ketel uap PLTU yang memanfaatkan gas buang PLTG dikenal dengan sebutan Heat Recovery Steam Generator (HRSG). Secara umum HRSG tersebut adalah pengganti boiler pada PLTU. . uap tersebut akan dialirkan ke turbin uap dan memutar generator untuk menghasilkan daya listrik. Setelah uap dalam ketel cukup banyak.PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap) Gas dan Uap Pusat Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) merupakan kombinasi antara PLTG dan PLTU. Umumnya 1 blok PLTGU terdiri dari 3 unit PLTG. 3 unit HRSG dan 1 unit PLTU. yang bekerja untuk menghasilkan uap. Dan efisiensi PLTGU lebih baik dari pusat listrik termal lainnya mengingat listrik yang dihasilkan merupakan penjumlahan yang dihasilkan PLTG ditambah PLTU tanpa bahan bakar. Daya listrik yang dihasilkan unit PLTU sebesar 50% dari daya unit PLTG. daya PLTG yang diatur dan daya PLTU akan mengikuti saja. Gas buang PLTG bersuhu tinggi akan dimanfaatkan kembali sebagai pemanas uap di ketel penghasil uap bertekanan tinggi. PLTGU merupakan pembangkit yang paling efisien dalam penggunaan bahan bakarnya. Dalam pengoperasian PLTGU.

. Sesungguhnya. PLTP biasanya dibangun di daerah pegunungan dekat gunung berapi.PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi) Panas Bumi Panas bumi merupakan sumber tenaga listrik untuk pembangkit Pusat Listrik Tenaga Panas (PLTP). Biaya operasional PLTP juga lebih murah daripada PLTU. hingga uap dalam kantong akan menyembur keluar. prinsip kerja PLTP sama saja dengan PLTU. Pengeboran dilakukan di atas permukaan bumi menuju kantong uap tersebut. karenanya daya PLTP yang sudah maupun yang akan dibangun harus disesuaikan dengan perkiraan jumlah kandungan tersebut. Hanya saja uap yang digunakan adalah uap panas bumi yang berasal langsung dari perut bumi. Jumlah kandungan uap dalam kantong uap ini terbatas. Melihat siklus dari PLTP ini maka PLTP termasuk pada pusat pembangkit yang menggunakan energi terbarukan. karena tidak perlu membeli bahan bakar. Kar ena itu. Semburan uap dialirkan ke turbin uap penggerak generator. Tepatnya di atas lapisan batuan yang keras di atas magma dan mendapat air dari lapisan humus di bawah hutan penahan air hujan. Setelah menggerakkan turbin. namun memerlukan biaya investasi yang besar terutama untuk biaya eksplorasi dan pengeboran perut bumi. uap akan diembunkan dalam kondensor menjadi air dan disuntikkan kembali ke dalam perut bumi menuju kantong uap.

yaitu mesin diesel 2 langkah dan 4 langkah. Di dalam perkembangannya PLTD dapat juga menggunakan bahan bakar gas (BBG). Mesin diesel terdiri dari 2 macam mesin. tenaga yang dihasilkan hanya sampai 1. tenaga akan dihasilkan pada tiap 4 langkah atau 2 putaran. Sedang pada mesin 4 langkah. biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam jumlah beban kecil. tenaga akan dihasilkan pada tiap 2 langkah atau 1 kali putaran. namun karena proses pembilasan ruang bakar silindernya tidak sesempurna mesin 4 langkah.8 kalinya saja. terutama untuk daerah baru yang terpencil atau untuk listrik pedesaan. Perbedaannya terletak pada langkah penghasil tenaga dalam putaran toraknya.Mesin diesel ini menggunakan ruang bakar dimana ledakan pada ruang bakar tersebut menggerak torak/piston yang kemudian pada poros engkol dirubah menjadi energi putar.PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) Diesel Pusat Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berbahan bakar BBM (solar). Pada mesin 2 langkah. . Ilustrasi siklus perubahan energi pada PLTD. Seharusnya mesin 2 langkah dapat menghasilkan daya 2 kali lebih besar dari mesin 4 langkah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful