STRUKTUR HEWAN Dilihat dari segi jumlah sel, hewan dapat dibagi menjadi Protozoa (hewan bersel satu

) dan Metazoa (hewan bersel banyak). Pada hewan bersel banyak (termasuk manusia), kumpulan sel-sel yag memiliki bentuk dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan, jaringan jaringan yang berbeda akan bergabung membentuk organ tubuh, organ-organ tubuh akan bergabung membentuk sistem organ tubuh, sistem organ tubuh akhirnya akan bergabung membentuk organisme (hewan). SEL ⇒ JARINGAN ⇒ ORGAN ⇒ SISTEM ORGAN ⇒ ORGANISME

JARINGAN EMBRIONAL Jaringan embrional, merupakan jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Jaringan embrional mengalami spesialisasi menjadi 3 lapisan jaringan (triploblastik), lapisan luar, ektoderm, lapisan tengah, mesoderm dan lapisan dalam entoderm. Contoh hewan triploblastik : Annelida, Mollusca, Arthropoda, Chordata. Atau menjadi 2 lapisan jaringan (diploblastik), lapisan ektoderm dan endoderm. Contoh hewan diploblastik : Coelenterata.

Lapisan-lapisan jaringan tersebut di atas kemudian akan berkembang menjadi organorgan tubuh dari suatu hewan.
JARINGAN EPITEL Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan. Berdasarkan bentuk dan susunannya jaringan epitel dibagi menjadi 1. Epitel Pipih a. Epitel pipih selapis Contoh: pada pembuluh darah, alveolus, pembuluh limfe, glomerulus ginjal. b. Epitel banyak lapis Contoh: pada kulit, rongga mulut, vagina. 2. Epitel Kubus a. Epitel kubus selapis Contoh: pada kelenjar tiroid, permukaan ovarium. b. Epitel kubus banyak lapis Contoh:

pada saluran kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.

1. Epitel kubus selapis 2. Epitel pipih selapis 3. Jaringan ikat (diambil dari lapisan allantois dan amnion embrio babi).

Gbr.

3. Epitel Silindris a. Epitel silindris selapis Contoh: pada lambung, jonjot usus, kantung empedu, saluran pernafasan bagian atas. b. Epitel silindris banyak lapis Contoh: pada saluran kelenjar ludah, uretra. c. Epitel silindris banyak lapissemu/epitel silindris bersilia Contoh: pada trakea, rongga hidung. 4. Epitel Transisional Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah. Contoh: pada kandung kemih.
Gbr 3. Epitel transisional dari kandung kemih anjing.

Gbr. Epitel silindris banyak lapis bersilia . (tampak silia di tengah-tengah, diambil dari eaofagus janin).

A : kandung kemih kosong

B : kandung kemih berisi urine

Sebagai jaringan yang menutup seluruh permukaan luar dan dalam tubuh setiap organisme, jaringan epitel mempunyai fungsi sebagai berikut 1. 2. 3. 4. Sebagai Sebagai Sebagai Sebagai pelindung kelenjar penerima rangsang lalu lintas keluar masuknya zat

JARINGAN OTOT Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek. Gambar 1 : Diagram susunan jaringan otot kerangka, dari keseluruhan otot sampai tingkat molekuler. Jaringan otot dapat dibedakan menjadi 3 macam : 1.Jaringan Otot Polos Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.

Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras. Serabut otot jantung (dari jantung orang dewasa) INGAN SARAF . reaksinya lambat.Jaringan Otot Lurik Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule. Bila otot polos dirangsang. Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar. Struktur Otot Polos 2. berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar. Gbr. Gbr. saluran pernafasan. 3. Serabut otot lurik (dari otot anak-anak). Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung.Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah pengaruh saraf otonom.Jaringan Otot Jantung/Miokardium Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung. Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot. dinding pembuluh darah. Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan. Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang.meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta reaksi terhadap rangsang lambat. Strukturnya menyerupai otot lurik. Gbr. Otot polos terdapat pada saluranpencernaan.

Sel Saraf Penghubung Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain. Gbr. Yang termasuk jaringan penguat adalah : 1. cabang dendrit dan cabang akson. sel-sel dan cairan ekstra seluler. Iritabilitas artinya kemampuan sel saraf untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan.Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf. Sel Saraf Sensorik Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang.Cairan ekstra seluler dan serabut disebut matriks. Sel Saraf Motorik Berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor. Fungsi jaringan ikat adalah mengikat atau mempersatukan jaringan-jaringan . 3. Sel saraf (neuron) dengan akson dan dendrit). INGAN PENGUAT Jaringan penguat disebut juga jaringan penyokong atau jaringan penunjang. Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas. Terdapat 3 macam sel saraf 1. Jaringan Ikat Jaringan ikat terdiri dari serabut. 2. Konduktivitas artinya kemampuan sel saraf untuk membawa impulsimpuls saraf.

pembuluh darah dan saraf. cincin tulang rawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok. tulang dengan tulang. . Ada 3 macam jaringan tulang rawan : a Kartilago hialin . Jaringan ini terdapat pada selaput urat. menguatkan saluran pernafasan. Kartilago hialin merupakan bagian terbesar dari kerangka embrio juga membantu pergerakan persendian. Ligamen adalah jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antar tulang. Fungsinya untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti otot dengan tulang-tulang.Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar organ-organ. memberi kemungkinan pertumbuhan memanjang tulang pipa dan memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak saat bernafas. Fungsinya untuk membungkus organ-organ tubuh. b. juga memberikan perlindungan terhadap organ tubuh. pembuluh darah dan saraf. ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada dan pada ujung tulang panjang. Fungsinya untuk menyokong kerangka tubuh. Fasia adalah jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot. selaput pembungkus otot. pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondrium yang banyak mengandung kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan. Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan ikat dibedakan menjadi dua: a. Terdapat pada permukaan tulang sendi. Jaringan ikat padat Nama lainnya jaringan ikat serabut putih. karena terbuat dari serabut kolagen yang berwarna putih. Tendon adalah ujung otot yang melekat pada tulang. b Kartilago fibrosa . Gbr. Kartilago hialin (dari embrio babi). fasia. ligamen dan tendon. 2. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago) Jaringan tulang rawan pada anak-anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim. menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh. Matriksnya bening kebiruan.menjadi organ dan berbagai organ menjadi sistem organ. Jaringan ikat longgar Ciri-ciri : sel-selnya jarang dan sebagian jaringannya tersusun atas matriks yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis.

persendian tulang pinggang. bila matriksnya berongga. b. Tulang dapat dibagi menjadi 2 macam : a. karena berupa cairan. Gbr. matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan endapan garam-garam mineral terutama garam kalsium (kapur). Tulangmerupakan komponen utama dari kerangka tubuh dan berperan untuk melindungi alat-alat tubuh dan tempat melekatnya otot kerangka. Keping-keping darah (trombosit) . Tulang keras. 4.Kartilago elastik Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan. Bagian-bagian dari jaringan darah adalah : a. 3. pembuluh eustakius dan laring. Kartilago fibrosa (dari tulang lutut manusia). Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentu pada tulang. Jaringan ini terdapat pada dawn telinga. Contoh : tulang pipa. Tulang spons.Matriksnya berwarna gelap dan keruh. pada calmam antar ruas tulang belakang dan pada pertautan antar tulang kemaluan kiri dan kanan. Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan penyokong. bila matriks tulang rapat dan padat. Jaringan Darah Jaringan darah merupakan jaringan penyokong khusus. epiglottis. Sel darah Dibagi menjadi sel darah merah (eritrosit) berfungsi untuk mengangkut oksigen dan sel darah putih (lekosit) berfungsi untuk melawan benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh. c. J aringan Tulang Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan di dalam matriks. Contoh : tulang pendek. b.

Berfungsi dalam proses pembekuan darah.

c.

Plasma darah Komponen terbesar adalah air, berperan mengangkut sari makanan, hormon, zat sisa hasil metabolisms, antibodi dan lain-lain.

5. Jaringan Limfe/Getah Bening Asal jaringan limfe adalah bagian dari darah yang keluar dari pembuluh darah, komponen terbesarnya adalah air dimana terlarut zat-zat antara lain glukosa, garam-garam, asam lemak. Komponen selulernya adalah limfosit. Jaringan limfe menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfe. Fungsi jaringan limfe selain untuk kekebalan tubuh (adanya limfosit) juga untuk mengangkut cairan jaringan, protein, lemak, garam mineral dan zat-zat lain dari jaringan ke sistem pembuluh darah. JARINGAN LEMAK Nama lainnya adalah jaringan adiposa, jaringan ini terdapat di seluruh tubuh. Fungsinya untuk menyimpan lemak untuk cadangan makanan, dan mencegah hilangnya panas secara berlebihan. Kumpulan dari berbagai macam jaringan dan melaksanakan suatu tugas tertentu akan membentuk organ. Derajat dari organisme ditentukan dari makin beragamnya organ yang dimiliki. Beberapa organ tubuh 1. USUS Merupakan bagian dari sistem pencernaan. Disusun dari beberapa jaringan, susunan dari luar ke dalam adalah: a. Jaringan ikat serosa, fungsinya untuk menggantungkan usus ke organ lain b. Jaringan otot polos memanjang c. Jaringan otot polos melingkar d. Jaringan ikat longgar e. Jaringan otot polos mukosa f. Jaringan ikat longgar mukosa g. Jaringan epitel silindris yang merupakan jaringan terdalam dari rongga usus Di samping jaringan-jaringan tersebut di atas terdapat juga jaringan-jaringan lain (jaringan saraf, jaringan darah dan lain-lain) yang menunjang kerja usus.

Gambar 1 : Susunan umum organ saluran cerna (usus).

2. TRAKEA/BATANG TENGGOROK Merupakan bagian dari sistem pernafasan. Trakea disusun atas 3 lapis jaringan, dari luar ke dalam : a. Jaringan ikat padat b. Jaringan rulang rawan dan jaringan otot polos c. Jaringan epitel silindris berlapis banyak bersilia

SISTEM ORGAN Kumpulan dari berbagai organ dan menjalankan tugas tertentu disebut sistem organ. Sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia antara lain 1. SISTEM INTEGUMEN/KULIT 2. SISTEM PENCERNAAN 3. SISTEM SIRKULASI 4. SISTEM RESPIRASI/PERNAFASAN 5. SISTEM EKSKRESI 6. SISTEM REPRODUKSI 7. SISTEM KERANGKA 8. SISTEM OTOT 9. SISTEM SARAF 10. SISTEM HORMON STRUKTUR TUMBUHAN Seperti pada hewan, tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan, jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan. Di sini akan dibahas macammacam jaringan dan organ yang membentuk tubuh tumbuhan. Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam : 1. Jaringan meristem 2. Jaringan dewasa

JARINGAN MERISTEM

Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah. Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam 1. Jaringan Meristem Primer Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio. Contoh: ujung batang, ujung akar. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang. Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer. 2. Jaringan Meristem Sekunder Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatanjaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.

Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah. Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam : 1 Jaringan Epidermis Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya. 2. Jaringan Parenkim Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim, yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim. 3. Jaringan Penguat/Penyokong Nama lainnya stereon. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim.

jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen. pada Monokotil. . Jaringan Gabus Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air. Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid. b. sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum. Sklerenkim Selain mengandung selulosa dinding sel. Jaringan Pengangkut Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu. Sedang bagian lain dari ketiga organ tersebut adalah modifikasinya. Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. AKAR Asal akar adalah dari akar lembaga (radix). yakni: akar. 5. contoh: umbi modifikasi akar. pada Dikotil. Kolenkim Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak. Ada 2 macam jaringan. Pada Dikotil. akar lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang. akar lembaga mati. dinamakan kolumela. sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin. bunga modifikasi dari ranting dan daun. pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm.a. batang. ORGAN TUMBUHAN Organ tumbuhan biji yang penting ada 3. kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut. daun. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid. 4. ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar atau kaliptra. yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah. mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air.

a. Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah b. bila diamati di bawah mikroskop akan tampak seperti hutuf U.Berkas Pembuluh Angkut/Vasis Terdiri atas xilem dan floem yang tersusun bergantian menurut arah jari jari. Pada pertumbuhan selanjutnya penebalan zat gabus sampai pada dinding sel yang menghadap silinder pusat.Empulur . dinamakan titik Caspary. Endodermis d. Sebagian besar dibangun oleh jaringan parenkim. Bulu akar merupakan modifikasi dari sel epidermis akar. b. Korteks c. c. Dapat berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan c. Anatomi Akar Pada akar muda bila dilakukan potongan melintang akan terlihat bagian-bagian dari luar ke dalam. Endodermis Merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan silinder pusat. bulu akar memperluas permukaan akar. Menyerap air dam garam-garam mineral terlarut 2.1. Korteks Letaknya langsung di bawah epidermis. Sel-sel endodermis dapat mengalami penebalan zat gabus pada dindingnya dan membentuk seperti titik-titik. Fungsi Akar a. c.Persikel/Perikambium Merupakan lapisan terluar dari stele. Epidermis Susunan sel-selnya rapat dan setebal satu lapis sel. sel-selnya tidak tersusun rapat sehingga banyak memiliki ruang antar sel. . bertugas menyerap air dan garam-garam mineral terlarut.Silinder Pusat/Stele Silinder pusat/stele merupakan bagian terdalam dari akar. Epidermis b. dinding selnya mudah dilewati air. disebut sel U. Terdiri dari berbagai macam jaringan : . Akar cabang terbentuk dari pertumbuhan persikel ke arah luar. . sehingga air tak dapat menuju ke silinder pusat. Silinder Pusat/Stele a. sehingga memungkinkan air dapat masuk ke silinder pusat.Sel-sel tersebut dinamakan sel penerus/sel peresap. Tetapi tidak semua sel-sel endodermis mengalami penebalan. Pada dikotil di antara xilem dan floem terdapat jaringan kambium.

. tidak mempunyai ruang antar sel. b. pada perkembangan selanjutnya jaringan parenkim yang terdapat di antara berkas pembuluh angkut juga berubah menjadi kambium. Endodermis tumbuhan Anguiospermae mengandung zat tepung. 1. Lapis terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium. berkayu keras dan hidupnya menahun. Keduanya dapat mengadakan pertumbuhan sekunder yang mengakibatkan bertambah besarnya diameter batang. Letak saling bersisian. Stele/ Silinder Pusat Merupakan lapisan terdalam dari batang. pertumbuhan menebal sekunder tidak berlangsung terus-menerus. yang dekat dengan lapisan epidermis tersusun atas jaringan kolenkim. tetapi tidak terdapat pada endodermis tumbuhan Gymnospermae. setiap lapis menunjukkan aktivitas pertumbuhan selama satu tahun. Antara xilem dan floem terdapat kambium intravasikuler. lkatan pembuluh pada stele disebut tipe kolateral yang artinya xilem dan floem. Batang Dikotil Pada batang dikotil terdapat lapisan-lapisan dari luar ke dalam : a. lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus yang dibentuk dari kambium gabus. c. d. Korteks Korteks batang disebut juga kulit pertama. xilem di sebelah dalam dan floem sebelah luar. tetapi hanya pada saat air dan zat hara tersedia cukup. Terdapat perbedaan antara batang dikotil dan monokotil dalam susunan anatominya. sedang pada musim kering tidak terjadi pertumbuhan sehingga pertumbuhan menebalnya pada batang tampak berlapis-lapis. Fungsi epidermis untuk melindungi jaringan di bawahnya. Endodermis Endodermis batang disebut juga kulit dalam.Letaknya paling dalam atau di antara berkas pembuluh angkut terdiri dari jaringan parenkim. tersusun atas selapis sel. yang disebutkambium intervasikuler. makin ke dalam tersusun atas jaringan parenkim. merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan stele. lapis-lapis lingkaran tersebut dinamakan Lingkaran Tahun. Pada tumbuhan Dikotil. terdiri dari beberapa lapis sel. Epidermis Terdiri atas selaput sel yang tersusun rapat. Pada batang yang mengalami pertumbuhan sekunder.

Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium. terdapat di dalam tulang daun dan urat-urat daun. dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. Daun merupakan modifikasi dari batang. ada Monokotil yang dapat mengadakan pertumbuhan menebal sekunder. Pada epidermis terdapat stoma/mulut daun. yakni palisade (jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang). sehingga masih terdapat ruang-ruang antar sel. Tidak adanya kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar. lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula. untuk mencegah penguapan yang terlalu besar. keduanya mengandung kloroplast. merupakan bagian tubuh tumbuhan yang paling banyak mengandung klorofil sehingga kegiatan fotosintesis paling banyak berlangsung di daun. epidermis terdiri dari satu lapis sel. . Epidermis Epidermis merupakan lapisan terluar daun. Parenkim/Mesofil Parenkim daun terdiri dari 2 lapisan sel. stoma berguna untuk tempat berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar tubuh tumbuhan. Jaringan pagar selselnya rapat sedang jaringan bunga karang sel-selnya agak renggang. Anatomi daun dapat dibagi menjadi 3 bagian : 1. Kegiatan fotosintesis lebih aktif pada jaringan pagar karena kloroplastnya lebih banyak daripada jaringan bunga karang.2. batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas. 3. Meskipun demikian. 2. ada epidermis atas dan epidermis bawah. Jaringan Pembuluh Jaringan pembuluh daun merupakan lanjutan dari jaringan batang. Batang Monokotil Pada batang Monokotil. misalnya pada pohon Hanjuang (Cordyline sp) dan pohon Nenas seberang (Agave sp).

akar embrionik yaitu calon akar c. tunas embrionik yaitu calon batang dan daun b. Diferensiasi adalah perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel. Proses ini berlangsung secara kualitatif. Jaringan daun. kotiledon yaitu cadangan makanan . Terdapat 2 macam pertumbuhan. Embrio memiliki 3 bagian penting : a. bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang. Pertumbuhan ini bersifat kuantitatif/ terukur.Gbr. yaitu: 1. membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda. ERTUMBUHAN adalah proses pertambahan ukuran sel atau organisme. Berlangsung pada embrio. Pembelahan zigot menghasilkan jaringanmeristem yang akan terus membelah dan mengalami diferensiasi. Baik pertumbuhan atau perkembangan bersifat irreversibel. PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN Secara umum pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan. PERKEMBANGAN adalah proses menuju kedewasaan pada organisme. Pertumbuhan Primer Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer.

Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil. Daerah pertumbuhan pada akar dan batang berdasar aktivitasnya tcrbagi menjadi 3 daerah a. . gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumubuhan. 2. Daerah diferensiasi Bagian paling belakang dari daerah pertumbuhan. Embrio Tumbuhan Pertumbuhan tanaman dapat diukur dengan alat yang disebutauksanometer. . Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsisebagai pelindung.Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh. . Sel-sel mengalami diferensiasi membentuk akar yang sebenarnya serta daun muda dan tunas lateral yang akan menjadi cabang. yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler. Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit.ke dalam membentuk feloderm : sel-sel hidup .Gbr. menjadi kambium yang disebut kambium intervasis. Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer.ke luar membentuk felem : sel-sel mati . .Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh.Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun ⇒bentuk konsentris. Daerah pembelahan Sel-sel di daerah ini aktif membelah (meristematik) b. Daerah pemanjangan Berada di belakang daerah pembelahan c. Pertumbuhan Sekunder Merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus.

Went (1928) pertama kali menemukan auksin pada ujung koleoptil kecambah gandum Avena sativa. 2. Etiolasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat di tempat yang gelap Fotoperiodisme adalah respon tumbuhan terhadap intensitas cahaya dan panjang penyinaran. Suhu ideal yang diperlukan untuk pertumbuhan yang paling baik adalah suhu optimum. Secara umum merupakan faktor penghambat.Gbr. Hormon. Suhu ⇒ di antaranya mempengaruhi kerja enzim. a. Kelembaban. Faktor hereditas. Faktor Luar 1. 2. Diferensiasi salah satu unsur hara atau lebih akan menghambat atau menyebabkan pertumbuhan tak normal. Faktor Dalam 1.dominasi apikal b. 3. Irisan melintang batang waru A. 4. Air dan Mineral ⇒ berpengaruh pada pertumbuhan tajuk 2 akar. Giberelin Senyawa ini dihasilkan oleh jamur Giberella fujikuroi atau Fusarium .membantu perkecambahan . Lingkaran tahun karena aktivitas xilem sekunder Gbr.W. B. F. Cahaya ⇒ mempengaruhi fotosintesis. Auksin adalah senyawa asam indol asetat (IAA) yang dihasilkan di ujung meristem apikal (ujung akar dan batang). . yang berbeda untuk tiap jenis tumbuhan.

f. ditemukan oleh F. Pada fase ini : . yaitu : * kutub hewan (animal pole) * kutub tumbuhan (vegetal pole) . Gas etilen Banyak ditemukan pada buah yang sudah tua Asam absiat Florigen Kalin Hormon pertumbuhan organ. Hormon ini merangsang pembelahan sel. Fungsi giberelin : . terdiri dari : . h.Blastomer berkumpul membentuk seperti buah arbei disebutMorula Morula mempunyai 2 kutub. disebut Blastula.berperan dalam partenokarpi Sitokinin Pertama kali ditemukan pada tembakau.Pembelahan zigot membelah (mitosis) menjadi banyak blastomer. Distribusi Auksin pada Kecambah b.pemanjangan tumbuhan .Kaulokali . Fase Embrionik Adalah fase pertumbuhan zigot hingga terbentuknya embrio. d. Gastrulasi Adalah proses perubahan blastula menjadi gastrula. Kurusawa.Blastulasi sel-sel morula membelah dan "arbei" morula membentuk rongga (blastocoel) yang berisi air.Rhizokalin . Fase ini meliputi beberapa tahapan. a. e. yaitu : 1. Pertumbuhan Ujung Akar dan Ujung Batang Pertumbuhan pada hewan dibagi menjadi 2 fase. a.Antokalin Asam traumalin atau kambium luka Merangsang pembelahan sel di daerah luka sebagai mekanisme untuk menutupi luka Gbr.c. b.Filokalin . moniliformae. Fase Pembelahan (Cleavage) dan Blastulasi . g.

mesoderm dan endoderm Berdasarkan jumlah lapisan embrional. ektoderm dan endoderm .hewan tingkat tinggi ⇒ terbatas pada jaringan . Metamorfosis sempurna : telur ⇒ larva ⇒ pupa ⇒ imago. 2. Morfogenesis Proses pertumbuhan. sistem organ dan organisme. Imbas Embrionik Diferensiasi dari suatu lapisan embrionik mempengaruhi dan dipengaruhi oleh diferensiasi lapisan embrionik lain. perkembangan dan diferensiasi menjadi organ. yaitu gastrocoel (Archenteron) ⇒ akan berkembang menjadi saluran pencernaan . .terbentuk ruang.Hewan triploblastik : memiliki ketiga lapisan embrional * triploblastik aselomata : tak memiliki rongga tubuh * triploblastik pseudoselomata : memiliki rongga tubuh yang semu * triploblastik selomata: memiliki rongga tubuh yang sesungguhnya. yaitu basil pelipatan mesoderm c. Metamorfosis tak sempurna : telur ⇒ nimfa ⇒ imago. e. struktur dan fungsinya masing-masing. Spesialisasi ⇒ setiap jaringan akan mempunyai bentuk.terbentuk lubang blastopole ⇒ akan berkembang menjadi anus . Katak b. hewan dikelompokkan menjadi: . Fase Pasca Embrionik Secara umum meliputi metamorfosis dan regenerasi.hewan tingkat rendah ⇒ dapat sampai pada tingkat organ . d. Diferensiasi dan Spesialisasi Jaringan Diferensiasi ⇒ jaringan/lapisan embrionik akan berkembang menjadi berbagai organ dan sistem organ. Serangga a. Metamorfosis adalah perubahan bentuk secara bertingkat dari masa muda ⇒ hewan dewasa. Regenerasi adalah kemampuan untuk memperbaiki sel. jaringan atau bagian tubuh yang rusak.Hewan diploblastik : memiliki 2 lapisan embrional. hilang atau mati.terbentuk 3 lapisan embrionik : ektoderm.blastocoel mengempis atau bahkan menghilang . Zigot ⇒ berudu ⇒ katak muda ⇒ katak dewasa..

Tropisme positif jika mendekati rangsang dan tropisme negatif jika menjauhi.kemotaksis c. GERAK PADA TUMBUHAN Jika pada hewan rangsang disalurkan melalui saraf. Beberapa bentuk taksis : . dan zat kimia 3. Gerak pada tumbuhan dibagi 3 golongan.geotropi .fototaksis . Gerak ESIONOM yaitu gerak yang dipengaruhi rangsang dari luar.tigmotropi atau haptotropi ⇒ rangsang berupa sentuhan . Misalnya: .gerak membukanya kotak spora.fototropisme atau heliotropisme . Gerak berupa perubahan posisi tubuh atau perpindahan yang meliputi seluruh atau sebagian dari tubuh. TROPI (TROPISME) yaitu gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang.nasti kompleks ⇒ rangsang tidak hanya satu Contoh : gerak membuka dan menutupnya sel-sel penutup stomata ⇒ rangsang berupa cahaya. yaitu : 1. terdapat taksis positif dan negatif. dan mampu pula menanggapi rangsang tersebut. air. Gerak ENDONOM . maka pada tumbuhan rangsang disalurkan melalui benang plasma (PLASMODESMA) yang masuk ke dalam sel melalui dinding yang disebut NOKTAH. Salah satu bentuk tanggapan yang umum adalah berupa gerak. TAKSIS yaitu gerak berpindah seluruh tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang.Setiap organisme mampu menerima rangsang yang disebut IRITABILITAS. NASTI yaitu gerak bagian tumbuhan yang tidak dipengaruhi arah rangsang.hidrotropi b. suhu. Seperti bentuk tropisme. . Gerak HIGROSKOPIS yaitu gerak yang ditimbulkan oleh pengaruh perubahan kadar air. a. Gerak ini disebabkan terjadinya perubahan tekanan turgor akibat pemberian rangsang. 2.Niktinasti ⇒ rangsang berupa gelap . Beberapa bentuk nasti : .pecahnya buah tanaman polong.Seismonasti ⇒ rangsang sentuhan atau mekanik . Bentuk tropisme antara lain .

Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang).Bagian tengah yang disebut DIAFISE. Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang). Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. dan persendian tulang.Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. otot. . Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. . TULANG Menurut bahan pembentuknya. Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim).Bagian ujung yang disebut EPIFISE. tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen. pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. misalnya aliran plasma sel. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. Karena belum diketahui sebabnya ada yang menduga tumbuhan itu sendiri yang menggerakkannya ⇒ gerak OTONOM. Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi Tulang Tulang Tulang Tulang panjang (tulang pipa) pipih pendek pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . Tulang rawan bersifat lentur. Sebaliknya. Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga.yaitu gerak yang belum/tidak diketahui sebabnya. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON). . Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL.

Tulang pendek . Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2. Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. Tulang rawan bersifat lentur.Tulang panjang (tulang pipa) . pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). dan persendian tulang.Tulang pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . TULANG Menurut bahan pembentuknya. Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL. otot. tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen. Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi .Tulang pipih .Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. Sebaliknya. Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON). Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot.

.SENDI PUTAR (TROKOIDEA) : ujung rulang yang satu mengitari ujung rulang lain. ⇒ gelang pinggul. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) PERSENDIAN adalah hubungan antar tulang (ARTIKULASI) MEMBRAN SINOVIAL (selaput sendi) adalah : Selaput yang membungkus ujung-ujung tulang yang membentuk persendian. . Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2. Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1. .SENDI PELURU (ENDARTROSIS) : ujung tulang yang satu berbentuk bonggol masuk ke tulang lain yang berbentuk cekungan. Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. . Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. SINARTROSIS yaitu hubungan yang tidak memungkinkan adanya gerakan. AMFIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan terjadinya gerak yang terbatas ⇒ hubungan antara tulang rusuk dan tulang belakang.Bagian ujung yang disebut EPIFISE. . . Selaput ini menghasilkan MINYAK SINOVIAL yang berguna sebagai pelumas sendi. 2. . 3.SENDI ENGSEL (GYNGLUMUS) : ujung tulang yang bergerak membentuk lekukan. lutut. . Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang). ⇒ sendi antara hasta dan pengumpil. DIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan adanya gerakan yang cukup besar. ⇒ sendi pada tulang ibu jari dengan telapak tangan.SINKONDROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan kartilago. ARTIKULASI terbagi atas 3 bentuk yaitu : 1. .Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS).SENDI PELANA (SELLARIS) : kedua ujung tulang membentuk seperti pelana.Bagian tengah yang disebut DIAFISE.. ⇒ pergelangan tangan.SENDI OVOID/ELLIPS (ELLIPSOIDEA) : kedua ujung tulang berbentuk oval. ⇒ siku. .SINFIBROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut.

bagian ujung otot yang mengecil. Otot berelaksasi dan berkontraksi. Gambar 1 : Keterangan : a. g. EKSTENSIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memanjang c. DISKUS INTERKALARIS ⇒ bagian khas otot jantung yang merupakan batas. Zona H dan Z dari miofibril. ABDUKSI ⇒ menjauhi badan > < ADDUKSI ⇒ mendekati badan. TETANUS ⇒ ketegangan maksimum yang terus menerus.AMP : energi yang diperlukan untuk kontraksi otot. . DEPRESI ⇒ ke bawah > < ELEVASI ⇒ ke atas. b. c. Serabut otot dengan intinya. e. Aktin dan miosin.ASETILKOLIN : zat reseptor rangsang yang sangat peka.FASE ANAEROB (KONTRAKSI) ATP ⇒ ADP + P + Energi .OTOT (MUSCULUS) Macam otot 1. NORMOTROFI ⇒ otot yang besarnya normal. Kumpulan serabut otot. Otot lurik = serat lintang ⇒ gerakan disadari (VOLUNTER) 3. ORIGO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang tidak bergerak.AKTIN dan MIOSIN : protein khas dari otot. lisut. . HIPERTROFI ⇒ otot yang membesar. d. KARAKTERISTIK OTOT a. f.ATP . Miofibril. bagian tengah otot yang menggembung. ATROFI ⇒ otot yang mengecil. Otot. KONTRAKTIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memendek b. SUPINASI ⇒ memutar telapak tangan menengadah > < PRONASI ⇒menelungkup. . Otot jantung = MIOKARDIUM ⇒ involunter MIOGLOBIN adalah pigmen otot yang berfungsi mengikat oksigen. Otot polos ⇒ gerakan tak disadari (INVOLUNTER) 2.ADP . ELASTISITAS ⇒ kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah memendek atau memanjang KERJA OTOT TONUS ⇒ ketegangan akibat mengerutnya otot (kontraksi). FLEKSI ⇒ membengkokkan > < EKSTENSI ⇒ meluruskan. MEKANISME GERAKAN OTOT . BAGIAN-BAGIAN OTOT TENDON ⇒ urat otot. INSERSIO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang bergerak. VENTRIKEL ⇒ empal otot.

LORDOSIS & KIFOSIS.ADP ⇒ AMP + P + Energi Kreatinfosfat ⇒ Kreatin + Fosfat + Energi . Sistem organ tubuh yang penting pada hewan dan manusia antara lain SISTEM ORGAN TUBUH TELAAH PADA MANUSIA . Sistem organ tubuh tersebut saling berkaitan dan bekerja satu sama lain sehingga individu dapat hidup dengan baik. Gangguan pada rangka FRAKTURA ⇒ patah tulang DISLOKASI ⇒ pergeseran posisi sendi ANKILOSIS ARTRITIS ⇒ infeksi sendi Kelainan ruas tulang belakang ⇒ akibat kesalahan sikap duduk : SKOLIOSIS. Gangguan karena fisiologis . GLIKOGEN ⇒ LAKTASIDOGEN ⇒ GLUKOSA + ASAM LAKTAT GLUKOSA ⇒ CO2 + H2O + Energi Asam Laktat = zat peleleh O2 diambil secara cepat untuk mengoksidasi asam laktat sehingga orang yang kelelahan akan terengah-engah GANGGUAN PADA SISTEM GERAK 1.Tetanus - 3. 2.RAKITIS ⇒ kekurangan vitamin D .MIKROSEFALUS ⇒ kekurangan kapur . Gangguan pada otot .FASE AEROB (pembentukan kembali ATP) ATP yang habis digunakan selama fase anaerob dibentuk kembali dengan mendapat energi dari hasil penguraian glukosa.MIASTENIA GRAVIS . kaki membentuk "X" atau "O" .Kejang otot .OSTEOPOROSIS ⇒ kekurangan hormon kelamin Struktur tubuh hewan dan manusia terdiri dari beberapa sistem organ tubuh.

Untuk menguatkan geligi.Besi (Fe) ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ .8 g/hari. komponen penyusun Hemoglobin.Fluor (F) . Kebutuhannya adalah 0. Kebutuhannya adalah 1 mg/hari. Komponen penting dalam hormon pertumbuhan . maka kelebihannya akan dibuang melalui ginjal dalam bentuk urea ⇒ inilah yang disebut Nitrogen Balans. diperlukan dalam pembelahan sel.BB/hari. Fenilalanin. Garam-Garam Mineral . 7. Merupakan komponen penting sitokrom (enzim pernafasan). Lisin. Kebutuhannya adalah 15 . Lemak (Lipid) Diperlukan sebagai pelarut beberapa vitamin. dsb. 2. Kebutuhan protein untuk orang dewasa adalah 1 gram/kg. Protein tidak menghasilkan energi 2. 4. Protein Mengandung asam amino (essensial dan non essensial).lodium (I) . metabolisme zat. Metionin. membantu proses penggumpalan darah danmempengaruhi penerimaan rangsang oleh saraf. Misalnya : Leusin. pada pengurutan otot. 3.Fosfor (P) . jadi harus didatangkan dari luar. 3.30 mg/hari. Untuk membentuk matriks tulang.5 . Asam Amino Essensial adalah asam amino yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. sebagai "bantalan lemak" (pelindung jaringan tubuh) dan penghasil energi yang besar (9 kal/g). Jika kebutuhan tersebut berlebih.1 gram/kg.Kalsium (Ca) ⇒ Untuk membentuk matriks tulang. Kebutuhan lemak untuk orang dewasa adalah 0. 6.1. Karbohidrat Sebagai penghasil energi (4 kal/g).BB/hari. 5. 4. Kelebihan karbohidrat dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak. GERAK DAN SISTEM ALAT GERAK ⇒ KINESIOLOGI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN ⇒ GASTROENTEROLOGI DARAH DAN SISTEM PEREDARAN DARAH ⇒ HEMATOLOGI EKSKRESI DAN SISTEM EKSKRESI ⇒ NEFROLOGI PERNAFASAN DAN SISTEM PERNAFASAN ⇒ PULMONOLOGI SISTEM SARAF DAN SISTEM KOORDINASI ⇒ NEUROLOGI DAN SISTEM HORMON ⇒ ENDOKRINOLOGI GASTROENTEROLOGI Zat Makanan Makanan sehat harus terdiri dari zat-zat nutrien (zat gizi) antara lain : 1.

B1 (Aneurin = Thiamin) . Ditemukan oleh McCollum.B6 (Piridoksin = Adermin) Asam Pantotenat PABA (Para Amino Asam Benzoat) Kolin Biotin (Vitamin H) Asam Folat B12 (Sianokobalamin) Vitamin C (Asam Askorbinat) ⇒ Untuk mempengaruhi absorbsi lemak dalam usus. Defisiensi akan menyebabkan Pelagra dengan gejala 3 D: Dermatitis. kekurangan unsur tersebut dapat terjadi sebelum atau sesudah pertumbuhan berhenti Untuk pembentukan asam klorida (HCl). Vitamin Diperlukan dalam jumlah yang sangat kecil.. Defisiensi akan menyebabkan Kontipasi (Sembelit).Vitamin A (Aseroftol) ⇒ Berfungsi dalam pertumbuhan sel epitel. ⇒ Defisiensi akan menyebabkan Dermatitis ⇒ Untuk mencegah timbulnya uban ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi folat. Kemudian pada mata akan timbul Bercak Bitot setelah itu mata akan mengering (Xeroftalmia) akhirnya mata akan hancur (Keratomalasi). . Diare. 5. Defisiensi akan menimbulkan pendarahan gusi. ⇒ Defisiensi akan menimbulkan timbunan lemak pada hati. tidak menghasilkan energi. karies gigi. Vitamin Yang Larut Dalam Air (Water Soluble Vitamins) . Kebutuhannya adalah 1 g/hari.Asam Nikotin (Niasin) . akan menimbulkan gangguan kulit akan menimbulkan Anemia defisiensi asam akan menimbulkan Anemia Pernisiosa ⇒ Berfungsi dalam pembentukan sel. pendarahan di bawah kulit. (Kalsiferol = Ergosterol) memperlancar proses Osifikasi. Zat tersebut ditemukan olelj Sant-Gyorgi disebut pula Vitamin P.Natrium & Klor (NaCl) ⇒ (Tiroksin). Defisiensi akan menimbulkan Rakhitis. Hesz dan Sherman. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan Penyakit Defisiensi. Dimensia.B2 (Riboflavin = Laktoflavin) . Vitamin Yang Larut Dalam Lemak (Lipid Soluble Vitamins) . Keilosis. ⇒ Mengatur kadar kapur dan fosfor. mengatur rangsang sinar pada saraf mata. perbanyakan sel dan anti pelagra. Pada jeruk selain vitamin C ditemukan pula zat Sitrin dan Rutin yang mampu menghentikan pendarahan.Vitamin D . Defisiensinya menyebabkan Beri-Beri dan Neuritis. ⇒ Proses pertumbuhan. pembuatan trombosit. Defisiensinya akan mengakibatkan Katarak. ⇒ Untuk pergerakan peristaltik usus. ⇒ Transmisi rangsang sinar ke mata. Defisiensi awal akan menimbulkan gejala Hemeralopia (rabun senja) dan Frinoderma (kulit bersisik).

Dibuat dalam kolon dengan bantuan bakteri Escherichia coli Alat Pencernaan Makanan Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ.Vitamin E (Tokoferol) . Sekretin yaitu hormon yang merangsang pankreas untuk mengeluarkan sekretnya. Lambung ⇒ Dilakukan secara mekanik dan kimiawi. Merangsang keluamya sekretin . Berfungsi dalam pembentukan protrombin. Submandibularis dan Sublingualis yang mengandung enzim Amilase (Ptyalin). antara lain adalah: Gbr. Fungsi HCI Lambung : 1. Sistem Pencernaan pada manusia Mulut ⇒ Dilakukan pencernaan secara mekanik oleh gigi dan kimiawi oleh ludah yang dihasilkan Kelenjar Parotis.Vitamin K (Anti Hemoragi) ⇒ Berperan dalam meningkatkan Fertilitas.. Renin yaitu enzim yang mampu menggumpalkan Kasein (sejenis protein) dalam susu. ⇒ Ditemukan oleh Dam dan Schonheydcr.

Keadaan seperti ini disebut diare. Penyebab diare antara lain ansietas (stres). Sembelit ini disebabkan . Dalam usus halus makanan diabsorbsi. Enterokinase adalah suatu aktivator enzim. sampai pada infeksi usus buntu (apendisitis). kolik. Gangguan Sistem Pencernaan • Apendikitis • Diare • Kontipasi (Sembelit) • Maldigesti • Parotitis • Tukak Lambung/Maag • Xerostomia ⇒ Radang usus buntu. maka feses menjadi keras dan kering. air terlalu banyak diserap usus. Merangsang keluarnya hormon Kolesistokinin yang berfungsi merangsang empdu mengeluarkan getahnya. ⇒ Di dalam Duodenum terdapat getah pankreas (bersifat basa) yang mengandung Steapsin (Lipase). Konstipasi (Sembelit) Sembelit terjadi jika kim masuk ke usus dengan sangat lambat. Amilase dan Tripsinogen.Usus 2. sehingga terjadi dehidrasi. air direabsorbsi serta sissa makanan dibusukkan menjadi feses selanjutnya dibuang melalui anus (Proses Defekasi). Usus memperluas bidang penyerapan dengan melakukan jonjot usus (Villi). 3. sembelit. Diare Apabila kim dari perut mengalir ke usus terlalu cepat maka defekasi menjadi lebih sering dengan feses yang mengandung banyak air. tukak lambung. Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral. Mengaktifkan Pepsinogen menjadi Pepsin untuk memecah protein. Desinfektan 4. makanan tertentu. ⇒ Kesukaran dalam proses Defekasi (buang air besar) ⇒ Terlalu banyak makan atau makan suatu zat yang merangsang lambung. Akibatnya. infeksi bakteri. umumnya diakibatkan infeksi Helicobacter pylori ⇒ Produksi air liur yang sangat sedikit Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh pola makan yang salah. Di antara gangguan-gangguan ini adalah diare. Dalam usus besar (Kolon). ⇒ Infeksi pada kelenjar parotis disebut juga Gondong ⇒ "Radang" pada dinding lambung. peritonitis. atau organisme perusak yang melukai dinding usus. ⇒ Feses yang sangat cair akibat peristaltik yang terlalu cepat. dan kelainan alat pencernaan.

Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya tukak lambung. Tukak Lambung (Ulkus) Dinding lambung diselubungi mukus yang di dalamnya juga terkandung enzim. Retikulum. 4. 3. dan usus. Gangguan lain adalah salah cerna akibat makan makanan yang merangsang lambung. Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. faring. Struktur lambung memiliki empat ruangan. sehingga timbul rasa nyeri yang disebut tukak lambung. Struktur khusus sistem pencernaan hewan ruminansia : 1. yaitu terdiri atas mulut. Gangguan lain pada lambung adalah gastritis atau peradangan pada lambung. struktur alat pencernaan kadangkadang berbeda antara hewan yang satu dengan hewan yang lain. 2. Sedangkan produksi HCl yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya gesekan pada dinding lambung dan usus halus. Pola sistem pencernaan pada hewan umumnya sama dengan manusia. enzim pencernaan akan memakan bagian-bagian kecil dari lapisan permukaan lambung.karena kurang mengkonsumsi makanan yang berupa tumbuhan berserat dan banyak mengkonsumsi daging. Jika pertahanan mukus rusak. Gesekan akan lebih parah kalau lambung dalam keadaan kosong akibat makan tidak teratur yang pada akhirnya akan mengakibatkan pendarahan pada lambung. Rahang dapat bergerak menyamping untuk menggiling makanan. Sapi. misalnya. Geraham belakang (Molare) memiliki bentuk datar dan lobar. seperti alkohol dan cabe yang mengakibatkan rasa nyeri yang disebut kolik. merupakan peradangan pada selaput perut (peritonium). lambung. Omasum dan Abomasum. Gigi seri (Insisivus) memiliki bentuk untuk menjepit makanan berupa tetumbuhan seperli rumput. Beberapa gangguan lain pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut: Peritonitis. Dapat pula apendiks terinfeksi sehingga terjadi peradangan yang disebut apendisitis. mempunyai susunan gigi sebagai berikut: 3 M 3 3 P 3 0 C 0 0 I 4 0 I 4 0 C 0 0 P 3 0 M 3 Rahang atas Jenis gigi Rahang bawah I = insisivus = gigi seri . yaitu: Rumen. Namun demikian. esofagus. Sebagian besar tukak lambung ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu.

Selulase yang dihasilkan oleh mikroba (bakteri dan protozoa) akan merombak selulosa menjadi asam lemak. kelinci. yaitu perut yang sebenarnya dan di tempat ini masih terjadi proses pencernaan bolus secara kimiawi oleh enzim. Jika dibandingkan dengan kuda. Kapasitas rumen 80%. polisakarida. Akhirnya bolus akan diteruskan ke abomasum. Dari mulut makanan akan ditelan kembali untuk diteruskan ke ornasum.C = kaninus = gigi taring P = premolar = geraham depan M = molar = geraham belakang Berdasarkan susunan gigi di atas. Di rumen terjadi pencernaan protein. hewan ini tidak memerlukan asam amino esensial seperti pada manusia. omasum. Lambung sapi sangat besar. Hewan seperti kuda. Proses fermentasi atau pembusukan yang dilaksanakan oleh bakteri terjadi pada sekum yang banyak mengandung bakteri. pada lambung juga terjadi proses pembusukan dan peragian. retikulum. Akan tetapi. Dengan demikian. omasum 7-8%. Lambung ruminansia terdiri atas 4 bagian. terlihat bahwa sapi (hewan memamah biak) tidak mempunyai gigi seri bagian atas dan gigi taring. dan fermentasi selulosa oleh enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan jenis protozoa tertentu. namun dapat dicernakan untuk menjadi sumber protein bagi hewan pemamah biak. makanan akan diteruskan ke retikulum dan di tempat ini makanan akan dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan yang masih kasar (disebut bolus). Bolus akan Jimuntahkan kembali ke mulut untuk dimamah kedua kali. tetapi memiliki gigi geraham lebih banyak dibandingkan dengan manusia sesuai dengan fungsinya untuk mengunyah makanan berserat. retikulum 5%. Esofagus berdinding tipis dan panjangnya bervariasi diperkirakan sekitar 5 cm. dan abomasum 7-8%. yaitu penyusun dinding sel tumbuhan yang terdiri atas 50% selulosa. Proses fermentasi . Esofagus (kerongkongan) pada sapi sangat pendek dan lebar serta lebih mampu berdilatasi (mernbesar). bakteri tidak tahan hidup di abomasum karena pH yang sangat rendah. Pembagian ini terlihat dari bentuk gentingan pada saat otot sfinkter berkontraksi. dan abomasum dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan umur dan makanan alamiahnya. dan marmut tidak mempunyai struktur lambung seperti pada sapi untuk fermentasi seluIosa. Lambung mempunyai peranan penting untuk menyimpan makanan sementara yang akan dimamah kembali (kedua kah). Selain itu. Pada omasum terdapat kelenjar yang memproduksi enzim yang akan bercampur dengan bolus. faring pada sapi lebih pendek. akibatnya bakteri ini akan mati. Makanan dari kerongkongan akan masuk rumen yang berfungsi sebagai gudang sementara bagi makanan yang tertelan. Dari rumen. diperkirakan sekitar 3/4 dart isi rongga perut. yaitu rumen.

Reptil ⇒ Peredaran darah tunggal. ⇒ Peredaran darah tunggal. . Sistem Gastrovaskuler.Amphibi . ⇒ Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. Hal itu dipengaruhi oleh makanannya yang sebagian besar terdiri dari serat (selulosa). Pada kelinci dan marmut. dan marmut lebih kasar karena proses pencernaan selulosa hanya terjadi satu kali.Pisces .Aves . Usus pada sapi sangat panjang.Protozoa .Annelida ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ Difusi (pada Amoeba) dan vakuola kontraktil (padaParamaecium). .Reptil .Coelenterata dan Platyhelmintbes . Enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri ini tidak hanya berfungsi untuk mencerna selulosa menjadi asam lemak.Mollusca dan Arthropods . kelinci. jantung beruang dua.pada sekum tidak seefektif fermentasi yang terjadi di lambung. jantung beruang empat. sekat sudah ⇒ sempurna. Tidak tertutup kemungkinan bakteri yang ada di sekum akan keluar dari tubuh organisme bersama feses. Hal itu disebabkan karena makanan herbivora bervolume besar dan proses pencernaannya berat. yang akan dicernakan lagi oleh kelinci. . Peredaran darah ganda.Pisces . Sedangkan pada sapi proses pencernaan terjadi dua kali. tetapi juga dapat menghasilkan bio gas yang berupa CH4 yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif. jantung beruang empat. Kotoran yang belum tercerna tadi masih mengandung banyak zat makanan. Sistem Peredaran darah terbuka Sistem peredaran darah tertutup. yakni pada sekum. sehingga di dalam feses (tinja) hewan yang mengandung bahan organik akan diuraikan dan dapat melepaskan gas CH4 (gas bio). jantung beruang dua. ⇒ Peredaran darah ganda. Akibatnya kotoran kuda. Peredaran darah ganda. jantung beruang empat. yakni pada lambung dan sekum yang kedua-duanya dilakukan oleh bakteri dan protozoa tertentu.Amphibi . sekat antar ruang belum sempurna. Sekum pada pemakan tumbuh-tumbuhan lebih besar dibandingkan dengan sekum karnivora. sekat antar ruang belum sempurna. jantung beruang tiga. sedangkan pada karnivora volume makanan kecil dan pencernaan berlangsung dengan cepat. kotoran yang telah keluar tubuh seringkali dimakan kembali. jantung beruang tiga. ⇒ Peredaran darah ganda. usus halusnya bisa mencapai 40 meter. ⇒ Peredaran darah ganda.

⇒ Pelebaran pembuluh vena akibat kerusakan pada katup-katupnya. Zat sisa metabolisme dikeluarkan dari tubuh oleh alat ekskresi. Bila terjadi infeksi dalam tubuh maka tedadi pembesaran kelenjar limfe regional. Peredaran darah ganda. Walaupun CO2 berupa zat sisa namun sebagian masih dapat dipakai sebagai dapar (penjaga kestabilan PH) dalam darah. ⇒ Gangguan jantung karena terdapat gumpalan pada nadi tajuk (arteri koronaria).sedangkan Arteriosklerosis disebabkan oleh kapur. dan mengatur konsentrasi sebagian besar penyusun cairan tubuh. sekat sudah ⇒ sempurna. mengeluarkan sisa metabolisme. kulit. Duktus Limfatikus Dekster. misalnya sebagai pelarut. CO2. 2. zat warna empedu.Varises ⇒ Kadar Hb tidak mencukupi (di bawah normal). sel api. sedangkan alat pengeluaran pada hewan invertebrata berupa nefridium.Anemia . Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah . Demikian juga H2O dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. lemak dan protein. dan asam urat. Alat ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya berupa ginjal. H20. Bila terjadi di rektum disebut Hemoroid (Wasir). ⇒ Penyakit keganasan darah (kanker darah) ⇒ Pengerasan dinding pembuluh nadi. Terdapat dua pembuluh limfe besar : 1. Atherosklerosis disebabkan oleh lemak. atau buluh Malphigi. Duktus Torasikus. merupakan zat yang . paru-paru. jantung beruang empat.Hemofilia . Di sepanjang pembuluh tersebut terdapat kelenjar getah bening yang berfungsi sebagai filter terhadap bibit penyakit. Sisa metabolisme antara lain. Zat sisa metabolisme adalah hasil pembongkaran zat makanan yang bermolekul kompleks. Ekskresi berarti pengeluaran zat buangan atau zat sisa hasil metabolisme yang berlangsung dalam tubuh organisme. ⇒ Kekurangan faktor pembekuan darah. Amonia (NH3). Sistem ekskresi membantu memelihara homeostasis dengan tiga cara. Zat sisa ini sudah tidak berguna lagi bagi tubuh.Lekimia .Sklerosis -Trombus dan Embolus . yaitu melakukan osmoregulasi. Karbon dioksida dan air merupakan sisa oksidasi atau sisa pembakaran zat makanan yang berasal dari karbohidrat. Kedua senyawa tersebut tidak berbahaya bila kadarnya tidak berlebihan.. hasil pembongkaran/pemecahan protein. dan hati. darah sukar membeku.Aves Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. NHS.

nefridium. Asam urat merupakan sisa metabolisme yang mengandung nitrogen (sama dengan amonia) dan mempunyai daya racun lebih rendah dibandingkan amonia. Nefridium adalah tipe yang umum dari struktur ekskresi khusus pada invertebrata. Protonefridium tersusun dari tabung dengan ujung membesar mengandung silia. Beberapa zat . Air dikeluarkan lewat lubang nefridiofora ini. Pada tempat tertentu. Tugas pokok alat ekskresi ialah membuang sisa metabolisme tersebut di atas walaupun alat pengeluarannya berbeda-beda. zat ini harus dikeluarkan dari tubuh. yaitu dalam bentuk urea. Alat ekskresinya ada yang berupa saluran Malphigi. Namun demikian. Gerakan flagela juga berfungsi mengatur arus dan menggerakan air ke sel api pada sepanjang saluran ekskresi. Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih Cacing pipih mempunyai organ nefridium yang disebut sebagaiprotonefridium. invertebrata memiliki sistem ekskresi yang sangat sederhana. SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA Sistem ekskresi invertebrata berbeda dengan sistem ekskresi pada vertebrata.beracun bagi sel. jika untuk sementara disimpan dalam tubuh zat tersebut akan dirombak menjadi zat yang kurang beracun. Oleh karena itu. Zat warna empedu adalah sisa hasil perombakan sel darah merah yang dilaksanakan oleh hati dan disimpan pada kantong empedu. Berikut ini akan dibahas sistem ekskresi pada cacing pipih(Planaria). dan sistem ini berbeda antara invertebrata satu dengan invertebrata lainnya. Zat inilah yang akan dioksidasi jadi urobilinogen yang berguna memberi warna pada tinja dan urin. karena daya larutnya di dalam air rendah. cacing gilig (Annellida).Gbr. . Tiap sel api mempunyai beberapa flagela yang gerakannya seperti gerakan api lilin. dan belalang. 1. Invertebrata belum memiliki ginjal yang berstruktur sempurna seperti pada vertebrata. Struktur alat ekskresi pada casing pipih Sebagian besar sisa nitrogen tidak masuk dalam saluran ekskresi. Sisa nitrogen lewat dari sel ke sistem pencernaan dan diekskresikan lewat mulut. Pada umumnya. Di dalam protonefridium terdapat sel api yang dilengkapi dengan silia. saluran bercabang menjadi pembuluh ekskresi yang terbuka sebagai lubang di permukaan tubuh (nefridiofora). dan sel api. Air dan beberapa zat sisa ditarik ke dalam sel api.

Sistem ekskresi pada anelida Bagian akhir dari saluran yang berliku-liku ini akan membesar seperti gelembung. yaitu amonia dan zat lain yang kurang toksik. 3. molekul makanan. Pada cacing tanah yang merupakan anggota anelida. Saat cairan tubuh mengalir lewat celah panjang nefridium. Corong (nefrostom) akan berlanjut pada saluran yang berliku-liku pada segmen berikutnya. disebut nefridiofor. 2. Sistem Ekskresi pada Anelida dan Molluska Anelida dan molluska mempunyai organ nefridium yang disebutmetanefridium. anelida mendifusikan sisa amonianya di dalam tanah tetapi ureum diekskresikan lewat sistem ekskresi. Kemudian gelembung ini akan bermuara ke bagian luar tubuhmelalui pori yang merupakan lubang (corong) yang kedua. Pembuluh Malphigi berupa kumpulan benang halus yang berwarna putih kekuningan dan pangkalnya melekat pada pangkal dinding usus. Oleh karena cacing tanah hidup di dalam tanah dalam lingkungan yang lembab. Rongga tubuh ini berfungsi sebagai sistem pencernaan. Metanefridium memiliki dua lubang. dan ion akan diambil oleh sel-sel tertentu dari tabung. disebutnefrostom (di bagian anterior) dan terletak pada segmen yang lain. Lubang yang pertama berupa corong. Zat sisa ada dua bentuk. yaitu ureum. Gbr.sisa berdifusi secara langsung dari sel ke air. setiap segmen dalam tubuhnya mengandung sepasang metanefridium. Metanefridium berlaku seperti penyaring yang menggerakkan sampah dan mengembalikan substansi yang berguna ke sistem sirkulasi. Cairan dalam rongga tubuh cacing tanah mengandung substansi dan zat sisa. Bahanbahan ini lalu menembus sekitar kapiler dan disirkulasikan lagi. Di samping pembuluh Malphigi. yaitu alat pengeluaran yang berfungsi seperti ginjal pada vertebrata. Sampah nitrogen dan sedikit air tersisa di nefridium dan kadang diekskresikan keluar. Alat Ekskresi pada Belalang Alat ekskresi pada belalang adalah pembuluh Malpighi. Sistem trakea . bahan-bahan yang berguna seperti air. kecuali pada tiga segmen pertama dan terakhir. Nefrostom bersilia dan bermuara di rongga tubuh (pseudoselom). Cairan tubuh ditarik ke corong nefrostom masuk ke nefridium oleh gerakan silia dan otot. serangga juga memiliki sistem trakea untuk mengeluarkan zat sisa hasil oksidasi yang berupa CO2.

Namun yang terpenting dari keempat organ tersebut adalah ginjal. 1. Belalang tidak dapat mengekskresikan amonia dan harus memelihara konsentrasi air di dalam tubuhnya. Saat cairan bergerak lewat bagian proksimal pembuluh Malpighi. Sekresi dari ginjal berupa urin. kulit. Gbr. Asam urat dan sisa air masuk ke usus halus. bahan yang mengandung nitrogen diendapkan sebagai asam urat. ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan. dan hati. serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. Darah mengalir lewat pembuluh Malpighi. Asam urat berbentuk kristal yang tidak larut. sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali biasanya secara osmosis dan transpor aktif. Amonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam. mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan. dan sisa air akan diserap lagi. Pembuluh Malpighi terletak di antara usus tengah dan usus belakang. Kristal asam urat dapat diekskresikan lewat anus bersama dengan feses. melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. Amonia yang diproduksinya diubah menjadi bahan yang kurang toksik yang disebut asam urat. ginjal.ini berfungsi seperti paru-paru pada vertebrata. Ginjal Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya amonia. misalnya vitamin yang larut dalam air. Selain itu. . Sistem Ekskresi pada belalang Sistem ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya melibatkan organ paru-paru.

Pada badan Malphigi terdapatkapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak. Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas. Alat-alat ekskresi pada manusia yang berupa ginjal.5% dari berat badan. Berat ginjal diperkirakan 0. Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang. . Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. paruparu. korteks (bagian luar) b. medulla (sumsum ginjal) c. Ginjal terdiri dari tiga bagian utama yaitu: a.Gbr. Kapsul Bowman membungkus glomerulus. pelvis renalis (rongga ginjal). Tubulus yang kedua adalah tubulus distal. Setiap menit 20-25% darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal. Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial. Struktur Ginjal Bentuk ginjal seperti kacang merah. dan kelenjar keringat a. kulit. jumlahnya sepasang dan terletak di dorsal kiri dan kanan tulang belakang di daerah pinggang. dan panjangnya ± 10 cm.

Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra.Gbr. Proses-proses di dalam Ginjal Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi. Penyaringan (filtrasi) . reabsorbsi. Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh. Struktur dalam (anatomi) ginjal Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. 1. Ginjal terletak di dorsal pinggang berjumlah sepasang Gbr. dan augmentasi. b.

dan garamgaram lainnya. Sebaliknya. Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. glukosa. keping darah. Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin Hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior akan mempengaruhi penyerapan air pada bagian tubulus distal karma meningkatkan permeabilitias sel terhadap air. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali. dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan.03`. kalium. Pada urin sekunder. Penyerapan kembali (Reabsorbsi) Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. Oleh karena itu. Kehilangan kemampuan mensekresi ADH menyebabkan penyakti diabetes insipidus. Sisa sampah kelebihan garam. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. penyerapan air banyak sehingga urin sedikit dan pekat. asam amino. 3. . natrium. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. klorida. seperti glukosa. dan sisa substansi lain. dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder. 1. dan sebagian besar protein plasma. kalium.5% urea. Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer. misalnya ureum dari 0.5% garam. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. Selain penyaringan. Jika hormon ADH rendah maka penyerapan air berkurang sehingga urin menjadi banyak dan encer. 1200 g garam. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air. Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin. bikarbonat. 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. sedangkan air melalui peristiwa osn osis. 2. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. dan 150 g glukosa. jika hormon ADH banyak. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi. natrium. Penderitanya akan menghasilkan urin yang sangat encer. 2. garam lain.Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah. Sebaliknya. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air.

Penderitanya disebut mengalami sakit kuning. Kelebihan kadar gula dalam tubulus distal mengganggu proses penyerapan air. Akan tetapi. 2. kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal. sedangkan sekitar 25% lagi diikat oleh Hb yang membentuk karboksi hemoglobin (HbC02). Karbon dioksida dari jaringan sebagian besar (75%) diangkut oleh plasma darah dalam bentuk senyawa HC03. Hati (Hepar) Hati disebut juga sebagai alat ekskresi di samping berfungsi sebagai kelenjar dalam sistem pencernaan. Karbon dioksida dan air hash metabolisme di jaringan diangkut oleh darah lewat vena untuk dibawa ke jantung. c. Paru-paru (Pulmo) Fungsi utama paru-paru adalah sebagai alat pernapasan. Selain ADH. Jika saluran empedu tersumbat karena adanya endapan kolesterol maka cairan empedu akan masuk dalam sistem peredaran darah sehingga cairan darah menjadi lebih kuning. pembuangannya diatur oleh hati kemudian diangkut oleh darah ke ginjal. sehingga orang akan sering mengeluarkan urin.Gambar 4: Mekanisme kerja pengaruh hormon ADH terhadap produksi urin. karma mengekskresikan zat Sisa metabolisme maka dibahas pula dalam sistem ekskresi. Saraf Rangsangan pada saraf ginjal akan menyebabkan penyempitan duktus aferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang. banyak sedikitnya urin dipengaruhi pula oleh faktor-faktor berikut : a. Demikian juga kreatinin hash pemecahan protein. Hasilnya. Hati juga berfungsi merombak hemoglobin menjadi bilirubin dap biliverdin. Kulit (Cutis) . dap setelah mengalami oksidasi akan berubah jadi urobilin yang memberi warna pada feses menjadi kekuningan. Selanjutnya. 3. dan dari jantung akan dipompakan ke paru-paru untuk berdifusi di alveolus. Jumlah air yang diminum Akibat banyaknya air yang diminum. Akibatnya. H2O dan CO2 dapat berdifusi atau dapat dieksresikan di alveolus paru-paru karena pada alveolus bermuara banyak kapiler yang mempunyai selaput tipis. urin yang diproduksi banyak. 4. filtrasi kurang efektif karena tekanan darah menurun. akan menurunkan konsentrasi protein yang dapat menyebabkan tekanan koloid protein menurun sehingga tekanan filtrasi kurang efektif. b. Hati menjadi bagian dari sistem ekskresi karma menghasilkan empedu. Banyak sedikitnya hormon insulin Apabila hormon insulin kurang (penderita diabetes melitus).

Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karma mengandung kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan 5% sampai 10% dari seluruh sisa metabolisme. Pusat pengatur suhu pada susunan saraf pusat akan mengatur aktifitas kelenjar keringat dalam mengeluarkan keringat. Keringat mengandung air, larutan garam, dap urea. Pengeluaran keringat yang berlebihan bagi pekerja berat menimbulkan hilangmelanositnya garam-garam mineral sehingga dapat menyebabkan kejang otot dan pingsan. Selain berfungsi mengekskresikan keringat, kulit juga berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, serangan kuman, penguapan, sebagai organ penerima rangsang (reseptor), serta pengatur suhu tubuh. Kulit terdiri atas dua bagian utama yaitu: epidermis dan dermis. a. Epidermis (lapisan terluar) dibedakan lagi atas: 1. stratum 2. stratum 3. stratum 4. stratum luar. b. Dermis Pada bagian ini terdapat akar rambut, kelenjar minyak, pembuluh darah, serabut saraf, serta otot penegak rambut. Kelenjar keringat akan menyerap air dan garam mineral dari kapiler darah karena letaknya yang berdekatan. Selanjutnya, air dan garam mineral ini akan dikeluarkan di permukaan kulit (pada pori) sebagai keringat. Keringat yang keluar akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh akan tetap. Dalam kondisi normal, keringat yang keluar sekitar 50 cc per jam. Jumlah ini akan berkurang atau bertambah jika ada faktor-faktor berikut suhu lingkungan yang tinggi, gangguan dalam penyerapan air pada ginjal (gagal ginjal), kelembapan udara, aktivitas tubuh yang meningkat sehingga proses metabolisme berlangsung lebih cepat untuk menghasilkan energi, gangguan emosional, dan menyempitnya pembuluh darah akibat rangsangan pada saraf simpatik. Ginjal merupakan organ yang menyelenggarakan Homeostasis. Ginjal Terdiri Dari 1. Bagian Korteks yang berisi Nefron (terdiri dari Glomerulus dan Kapsula Bowman). 2. Bagian Medula yang berisi Tubulus Ginjal. korneum berupa zat tanduk (sel mati) dan selalu mengelupas lusidum granulosum yang mengandung pigmen germinativum ialah lapisan yang selalu membentuk sel-sel kulit ke arah

Tahapan Pembentukan Urine

1. Reaksi Filtrasi 2. Reaksi Rearsorbsi 3. Reaksi Ekskresi (Augmentasi)

Proses Pembentukan Urine Darah difiltrasi menjadi Filtrat Glomerulus (Urine Primer) ⇒ reabsorbsi di Tubulus Kontortus Proksimal menjadi Filtrat Tubulus (Urine Sekunder) ⇒augmentasi di Tubulus Kontortus Distal ⇒ U R I N E. Jumlah Urine Dipengaruhi oleh: - Jumlah cairan yang diminum (Balans cairan). - Jumlah garam yang masuk. - Hormon Antidiuretika (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis..postenor. Defisisensi hormon akan menyebabkan penyakit Diabetes..Insipidus --> jumlah urine yang keluar terlalu banyak. Metabolisme Protein Hingga Menghasilkan Urea 1. ORNITIN + NH3 + COz 4 SITRULIN 2. SITRULIN + NH3 4 ARGININ 3. ARGININ 4 ORNITIN + UREA Reaksi ke-3 dibantu oleh enzim Arginase, Sitrulin, Arginin dan Ornitin adalah nama asam amino.

Alat respirasi adalah alat atau bagian tubuh tempat 02 dapat berdifusi masuk dan sebaliknya C02 dapat berdifusi keluar. Alat respirasi pada hewan bervariasi antara hewan yang satu dengan hewan yang lain, ada yang berupa paru-paru, insang, kulit, trakea, dan paruparu buku, bahkan ada beberapa organisme yang belum mempunyai alat khusus sehingga oksigen berdifusi langsung dari lingkungan ke dalam tubuh, contohnya pada hewan bersel satu, porifera, dan coelenterata. Pada ketiga hewan ini oksigen berdifusi dari lingkungan melalui rongga tubuh.

Gbr. Berbagai macam alat respirasi pada hewan

1. Alat Respirasi pada Serangga Corong hawa (trakea) adalah alat pernapasan yang dimiliki oleh serangga dan arthropoda lainnya. Pembuluh trakea bermuara pada lubang kecil yang ada di kerangka luar (eksoskeleton) yang disebut spirakel. Spirakel berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin, dan terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh. Spirakel men punyai katup yang dikontrol oleh otot sehingga membuka dan menutupnya spirakel terjadi secara teratur. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang, dan tertutup saat serangga beristirahat.

Gbr. Trakea pada serangga

Oksigen dari luar masuk lewat spirakel. Kemudian udara dari spirakel menujupembuluh-pembuluh trakea dan selanjutnya pembuluh trakea bercabang lagi

. Mekanisme pernapasan pada serangga. Selama menyelam. Keluar masuknya udara disebabkan oleh gerakan otot yang terjadi secara teratur. dan sebaliknya mengangkut C02 basil respirasi untuk dikeluarkan dari tubuh. Trakeolus ini mempunyai fungsi yang sama dengan kapiler pada sistem pengangkutan (transportasi) pada vertebrata. Trakeolus tidak berlapis kitin. jika otot perut belalang berelaksasi maka trakea kembali pada volume semula sehingga tekanan udara menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan di luar sebagai akibatnya udara di luar yang kaya 02 masuk ke trakea. Masing-masing paru-paru buku ini memiliki lembaran-lembaran tipis (lamela) yang tersusun berjajar. Selain itu. Misalnya. Serangga air tertentu mempunyai gelembung udara sehingga dapat menyelam di air dalam waktu lama. Di bagian ujung trakeolus terdapat cairan sehingga udara mudah berdifusi kejaringan. Paru-paru buku memiliki gulungan yang berasal dari invaginasi perut. kepik Notonecta sp. misalnya belalang.mempunyai gelembung udara di organ yang menyerupai rambut pada permukaan ventral. Sistem trakea berfungsi mengangkut OZ dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Sebaliknya. berisi cairan. 2. Pertukaran gas terjadi antara trakeolus dengan sel-sel tubuh. Dengan demikian. Paruparu buku ini juga memiliki spirakel tempat masuknya oksigen dari luar. adalah sebagai berikut : Jika otot perut belalang berkontraksi maka trakea mexrupih sehingga udara kaya COZ keluar. atau pengambilan udara melalui cabang-cabang halus serupa insang. Alat Pernapasan pada Kalajengking dan Laba-laba Kalajengking dan laba-laba besar (Arachnida) yang hidup di darat memiliki alat pernapasan berupa paru-paru buku. ada pula serangga yang mempunyai insang trakea yang berfungsi menyerap udara dari air. Selanjutnya dari cabang halus ini oksigen diedarkan melalui pembuluh trakea. dan dibentuk oleh sel yang disebut trakeoblas. darah pada serangga hanya berfungsi mengangkut sari makanan dan bukan untuk mengangkut gas pernapasan. O2 dalam gelembung dipindahkan melalui sistem trakea ke sel-sel pernapasan. Pada serangga air seperti jentik nyamuk udara diperoleh dengan menjulurkan tabung pernapasan ke perxnukaan air untuk mengambil udara.menjadi cabang halus yang disebut trakeolus sehingga dapat mencapai seluruh jaringan dan alat tubuh bagian dalam. sedangkan jika hidup di air bernapas dengan insang buku.

Alat Pernapasan pada Katak Pada katak. ini dimungkinkan karma kulitnya selalu dalam keadaan basah dan mengandung banyak kapiler sehingga gas pernapasan mudah berdifusi. Sebaliknya karbon dioksida dari jaringan akan di bawa ke jantung. Irisan melintanK paru-paru buku pada laba-laba Baik insang buku maupun paru-paru buku keduanya mempunyai fungsi yang sama seperti fungsi paru-paru pada vertebrata. Alat Pernapasan pada Ikan Insang dimiliki oleh jenis ikan (pisces). Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring. penyaring makanan. yakni inspirasi dan ekspirasi. dan osmoregulator. sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru lewat arteri kulit pare- . 3. Bagian terluar dare insang berhubungan dengan air. katak bernapas pula dengan kulit. Mekanisme pernapasan pada ikan melalui 2 tahap. Kecuali pada fase berudu bernapas dengan insang karena hidupnya di air. Untuk menyimpan cadangan 02. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operkulum. Contoh ikan yang mempunyai labirin adalah: ikan gabus dan ikan lele. ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung. 4.sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum.dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). Pada fase inspirasi. dan paru-paru. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. Iubang hidung terbuka dan glotis tertutup sehingga udara berada di rongga mulut dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis. C02 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang dan dari insang diekskresikan keluar tubuh. Beberapa jenis ikan mempunyai labirinyang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. oksigen berdifusi lewat selaput rongga mulut. Sebaliknya pada fase ekspirasi. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut. Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan OZ berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. Selaput rongga mulut dapat berfungsi sebagai alat pernapasan karma tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di tempat itu. yaitu insang luar. Tiap lembaran insang terdiri dare sepasang filamen. Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Oksigen yang masuk lewat kulit akan melewati vena kulit (vena kutanea) kemudian dibawa ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh. alat pertukaran ion. Hewan yang memiliki insang luar sepanjang hidupnya adalah salamander.Gbr. Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam. selain dengan labirin. 02 dari air masuk ke dalam insang kemudian 02 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. Selain dimiliki oleh ikan. kulit. insang juga dimiliki oleh katak pada fase berudu.

Mekanisme inspirasi adalah sebagai berikut. oksigen diikat oleh darah yang berada dalam kapiler dinding paru-paru dan sebaliknya. Celah tekak menutup dan sebaliknya koane membuka. Dengan mengecilnya rongga mulut maka udara yang kaya karbon dioksida keluar. karbon dioksida dilepaskan ke lingkungan. Fase inspirasi adalah saat udara (kaya oksigen) yang masuk lewat selaput rongga mulut dan kulit berdifusi pada gelembunggelembung di paru-paru. Bersamaan dengan itu. Otot Sternohioideusberkonstraksi sehingga rongga mulut membesar. Pada kadal. Pada reptilia pertukaran gas tidak efektif. akibatnya oksigen masuk melalui koane.bentuk seperti kantung sehingga gas pernapasan dapat berdifusi.paru (arteri pulmo kutanea). Permukaan paru-paru diperbesar oleh adanya bentuk. Paruparu reptilia lebih sederhana. kura-kura. dengan beberapa belahanbelahan yang membuat paru-parunya bertekstur seperti spon. Paruparu dengan rongga mulut dihubungkan oleh bronkus yang pendek. Mengecilnya rongga mulut mendorong oksigen masuk ke paru-paru lewat celah-celah. Paru-paru . Dalam paru-paru terjadi pertukaran gas. dan buaya paru-paru lebih kompleks. Mekanisme ekspirasi adalah sebagai berikut. alat pernafasan katak Gbr. 5. Mekanisme pernafasan katak Dalam paru-paru terjadi mekanisme inspirasi dan ekspirasi yang keduanya terjadi saat mulut tertutup. otot rahang bawah berkontraksi yang juga diikuti dengan berkontraksinya geniohioideus sehingga rongga mulut mengecil. hanya dengan beberapa lipatan dinding yang berfungsi memperbesar permukaan pertukaran gas. Otot-otot perut dan sternohioideus berkontraksi sehingga udara dalam paru-paru tertekan keluar dan masuk ke dalam rongga mulut. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut dan kulit. Setelah itu koane menutup dan otot rahang bawah dan otot geniohioideus berkontraksi sehingga rongga mulut mengecil. Alat Pernapasan pada Reptilia Paru-paru reptilia berada dalam rongga dada dan dilindungi oleh tulang rusuk. Gbr. Katak mempunyai sepasang paru-paru yang berbentuk gelembung tempat bermuaranya kapiler darah. Dengan demikian pertukaran oksigen dan karbon dioksida dapat terjadi di kulit. katak bernapas juga dengan paruparu walaupun paru-parunya belum sebaik paru-paru mamalia.

Trakeanya panjang berupa pipa bertulang rawan yang berbentuk cincin. pundi-pundi hawa hanya berfungsi sebagai penyimpan cadangan oksigen dan meringankan tubuh. dan di rongga perut(kantong udara abdominal). sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar dari tekanan di udara luar akibatnya udara dari paru-paru yang kaya karbon dioksida keluar. Alat Pernapasan pada Burung Pada burung. Pada tempat ini. Pundi-pundi hawa terdapat di pangkal leher (servikal). yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Paruparu burung berjumlah sepasang dan terletak dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. Karena adanya pundi-pundi hawa maka pernapasan pada burung menjadi efisien. Jalur pernapasan pada burung berawal di lubang hidung. yakni saat burung sedang mengepakkan sayapnya. ekspirasi terjadi apabila otot interkostal relaksasi maka tulang rusuk dan tulang dada kembali ke posisi semula. Atau dengan kata lain. Sebaliknya. Selain paru-paru.ruang dada bagian belakang (toraks posterior). leher. Bronkus bercabang lagi menjadi mesobronkus yangmerupakan bronkus sekunder dan dapat dibedakan menjadi ventrobronkus (di bagian ventral) dan dorsobronkus ( di bagian dorsal). Masuknya udara yang kaya oksigen ke paru-paru (inspirasi) disebabkan adanya kontraksi otot antartulang rusuk (interkostal) sehingga tulang rusuk bergerak keluar dan tulang dada bergerak ke bawah. udara masuk kemudian diteruskan pada celah tekak yang terdapat pada dasar faring yang menghubungkan trakea. Udara pada pundi-pundi hawa dimanfaatkan hanya pada saat udara (OZ) di paruparu berkurang. 6. dan sayap. tempat berdifusinya gas pernapasan hanya terjadi di paru-paru.pundi hawa sebagai cadangan udara. ruang dada bagian depan (toraks anterior). oleh banyak parabronkus (100 atau lebih). Jadi. Di pundi-pundi hawa tidak terjadi difusi gas pernapasan. antara tulang selangka (korakoid). Pundi-pundi hawa berhubungan dengan paruparu dan berselaput tipis. Dalam bronkus pada pangkal trakea terdapat sirink yang pada bagian dalamnya terdapat lipatan-lipatan berupa selaput yang dapat bergetar. Bersamaan dengan mengecilnya rongga dada. burung memiliki 8 atau 9 perluasan paru-paru atau pundi-pundi hawa (sakus pneumatikus) yang menyebar sampai ke perut. Saat sayap mengepak atau diangkat ke atas maka kantung hawa di tulang korakoid terjepit sehingga oksigen pada tempat itu masuk ke paru-paru.pada beberapa jenis kadal misalnya bunglon Afrika mempunyai pundi-pundi hawa cadangan yang memungkinkan hewan tersebut melayang di udara. Udara luar yang masuk sebagian kecil tinggal di paru-paru dan sebagian besar akan diteruskan ke pundi. burung mengisap udara dengan cara memperbesar rongga dadanya sehingga tekanan udara di dalam rongga dada menjadi kecil yang mengakibatkan masuknya udara luar. . Parabronkus berupa tabung tabung kecil. Ventrobronkus dihubungkan dengan dorsobronkus. udara dari kantung hawa masuk ke paru-paru dan terjadi pelepasan oksigen dalam pembuluh kapiler di paruparu. pelepasan oksigen di paru-paru dapat terjadi pada saat ekspirasi maupun inspirasi. Di parabronkus bermuara banyak kapiler sehingga memungkinkan udara berdifusi. Bergetarnya selaput itu menimbulkan suara. dan bagian akhir trakea bercabang menjadi dua bagian.

Urutan saluran pernapasan adalah sebagai berikut: rongga hidung ⇒ faring ⇒ trakea ⇒ bronkus ⇒ paru-paru (bronkiol dan alveolus). Rongga Hidung (Cavum Nasalis) Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis). Selain itu. kesehatan. Burung mengisap udara ⇒ udara mengalir lewat bronkus ke pundi-pundi hawa bagian belakang ⇒ bersamaan dengan itu udara yang sudah ada di paru-paru mengalir ke pundipundi hawa ⇒ udara di pundi-pundi belakang mengalir ke paruparu ⇒ udara menuju pundipundi hawa depan. Gbr. b. di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera). dan bobot tubuh.Rongga hidung berlapis selaput lendir. Sistem pernapasan pada manusia mencakup dua hal. terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara. Skema Sistem Respirasi Pada Manusia a. Faring (Tenggorokan) . Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk. antara lain. Kecepatan respirasi pada berbagai hewan berbeda bergantung dari berbagai hal.Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan. aktifitas.Bagan pernapasan pada burung di saat hinggap adalah sebagai berikut. yakni saluran pernapasan dan mekanisme pernapasan.

bernapas. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis. e. saraf kita akan mengatur agar peristiwa menelan. di bagian sampingdibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis). Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar sebagai suara. d.Udara dari rongga hidung masuk ke faring. dikelilingi oleh cincin tulang rawan. . Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea. yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. Pada bagian belakang faring (posterior) terdapat laring (tekak) tempat terletaknya pita suara (pita vocalis). c. Makan sambil berbicara dapat mengakibatkan makanan masuk ke saluran pernapasan karena saluran pernapasan pada saat tersebut sedang terbuka. Tenggorokan (Trakea) Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. disebut pleura. Bronkus bercabangcabang lagi menjadi bronkiolus. Walaupun demikian. Paru-paru (Pulmo) Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas. Dinding tenggorokan tipis dan kaku. Faring merupakan percabangan 2 saluran. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. Cabang-cabang Tenggorokan (Bronki) Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian. Paruparu ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). dan pada bagian dalam rongga bersilia. dan berbicara tidak terjadi bersamaan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan. hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna.

. Bronkiolus berakhir pada gugus kantung udara (alveolus). Paru-paru berstruktur seperti spon yang elastis dengan daerah permukaan dalam yang sangat lebar untuk pertukaran gas. Oleh karena alveolus berselaput tipis dan di situ banyak bermuara kapiler darah maka memungkinkan terjadinya difusi gas pernapasan. Alveolus terdapat pada ujung akhir bronkiolus berupa kantong kecil yang salah satu sisinya terbuka sehingga menyerupai busa atau mirip sarang tawon.Gbr. Gbr. jaringan elastik. Bronkiolus tidak mempunyi tulang rawan. Dinding rongga pleura bersifat permeabel terhadap air dan zat-zat lain. Cairan pleura berasal dari plasma darah yang masuk secara eksudasi. bronkiolus bercabang-cabang halus dengan diameter ± 1 mm. dindingnya makin menipis jika dibanding dengan bronkus. tetapi rongganya masih mempunyai silia dan di bagian ujung mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia. Pada bagian distal kemungkinan tidak bersilia. Struktur paru-paru Antara selaput luar dan selaput dalam terdapat rongga berisi cairan pleura yang berfungsi sebagai pelumas paru-paru. Alveolus yang diperbesar ernapasan adalah suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun karma sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf otonom. dan pembuluh darah. Di dalam paru-paru. alveolus. Paru-paru tersusun oleh bronkiolus.

sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar. Jika tekanan di luar rongga dada lebih besar maka udara akan masuk. Pernapasan Perut Pernapasan perut merupakan pernapasan yang mekanismenya melibatkan aktifitas otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada. Fase Ekspirasi. Gambar 1 Mekanisme inspirasi dan ekspirasi pada manusia b. Fase ekspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. akibatnya rongga dada membesar dan tekanan menjadi kecil sehingga udara luar masuk. Pada fase ini otot diafragma berkontraksi sehingga diafragma mendatar. apabila tekanan dalam rongga dada lebih besar maka udara akan keluar. Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan. 2. Masuk keluarnya udara dalam paru-paru dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara dalam rongga dada dengan tekanan udara di luar tubuh. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut. Sebaliknya. Pernapasan Dada Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan ototantartulang rusuk. Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar. a. tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar. Mekanisme pernapasan perut dapat dibedakan menjadi dua tahap yakni sebagai berikut. Fase inspirasi. 1. Sebagai akibatnya. akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk. 1. 2. Fase Inspirasi. Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler. Fase ekspirasi merupakan fase berelaksasinya otot diafragma . Sehubungan dengan organ yang terlibat dalam pemasukkan udara(inspirasi) dan pengeluaran udara (ekspirasi) maka mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam. yaitu pernapasan luar dan pernapasan dalam. sedangkan pernapasan dalam adalah pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh.Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis. yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut.

sedangkan sisanya mengisi saluran pernapasan. Dari 500 cc udara inspirasi/ekspirasi biasa. Dalam keadaan normal. mengembang) sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar. Walaupun demikian. . udara yang digunakan dalam proses pernapasan memiliki volume antara 500 cc hingga sekitar 3500 cc. Skema udara pernapasan Udara cadangan inspirasi1500 Udara pernapasan biasa 500 Udara cadangan ekspirasi 1500 Udara sisa (residu) 1000 kapasitas total ⇐ ⇒ kapasitas vital Dengan demikian. Dalam keadaaan normal.Kapasitas tidal adalah jumlah udara yang keluar masuk pare-paru pada pernapasan normal. Kapasitas vital adalah jumlah udara maksimun yang dapat dikeluarkan seseorang setelah mengisi paru-parunya secara maksimum. kapasitas vital udara yang digunakan dalam proses bernapas mencapai 3500 cc. Volume udara pernapasan dapat diukur dengan suatu alat yang disebut spirometer. volume udara paru-paru manusia mencapai 4500 cc. Gambar 1 Gambaran skematik spirometer Besarnya volume udara pernapasan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor.(kembali ke posisi semula. yang 1000 cc merupakan sisa udara yang tidak dapat digunakan tetapi senantiasa mengisi bagian paru-paru sebagai residu atau udara sisa. serta kondisi kesehatan. antara lain ukuran alat pernapasan. inspirasi maupun ekspirasi dalam menggunakan sekitar 1500 cc udara pernapasan (expiratory reserve volume = inspiratory reserve volume = 1500 cc). akibatnya udara keluar dari paru-paru. Lihat skema udara pernapasan berikut ini. Udara ini dikenal sebagai kapasitas total udara pernapasan manusia. hanya sekitar 350 cc udara yang mencapai alveolus. kegiatan inspirasi dan ekpirasi atau menghirup dan menghembuskan udara dalam bernapas hanya menggunakan sekitar 500 cc volume udara pernapasan (kapasitas tidal = ± 500 cc). Dalam keadaan luar biasa. kemampuan dan kebiasaan bernapas.

manusia membutuhkan sekitar 300 cc oksigen sehari (24 jam) atau sekitar 0. Tekanan oksigen di lingkungan lebih tinggi dari pada tekanan oksigen dalam alveolus paru-paru dan arteri yang hanya 104 mm Hg.Jumlah oksigen yang diambil melalui udara pernapasan tergantung pada kebutuhan dan hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh jenis pekerjaan. dan kadar O2 di udara. Kebutuhan tersebut berbanding lurus dengan volume udara inspirasi dan ekspirasi biasa kecuali dalam keadaan tertentu saat konsentrasi oksigen udara inspirasi berkurang atau karena sebab lain.5 cc tiap menit. Oleh karena itu oksigen dapat masuk ke paru-paru secara difusi. Proses difusi oksigen ke dalam arteri demikian juga difusi CO2 dari arteri dipengaruhi oleh tekanan O2 dalam udara inspirasi. Pekerja-pekerja berat termasuk atlit lebih banyak membutuhkan oksigen dibanding pekerja ringan. kadar CO2. sebagian besar oksigen diikat oleh zat warna darah atau pigmen darah (hemoglobin) untuk diangkut ke sel-sel jaringan tubuh.Pertukaran O2 dan CO2 antara alveolus dan Pembuluh darah yang menyelubungi Secara sederhana. seseorang yang memiliki kebiasaan memakan lebih banyak daging akan membutuhkan lebih banyak oksigen daripada seorang vegetarian. misalnya konsentrasi hemoglobin darah berkurang. . Tekanan seluruh udara lingkungan sekitar 1 atmosfir atau 760 mm Hg. . Selanjutnya. Selanjutnya. Oksigen yang dibutuhkan berdifusi masuk ke darah dalam kapiler darah yang menyelubungi alveolus. ukuran tubuh. perbedaan kadar O2 dalam jaringan. serta jumlah maupun jenis bahan makanan yang dimakan. pengikatan oksigen oleh hemoglobin dapat diperlihat-kan menurut persamaan reaksi bolak-balik berikut ini : Hb4 + O2 4 Hb O2 (oksihemoglobin) berwarna merah jernih Reaksi di atas dipengaruhi oleh kadar O2. sedangkan tekanan O2 di lingkungan sekitar 160 mm Hg. tekanan O2 (P O2). Gbr. Dalam keadaan biasa. Demikian juga seseorang yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dengan sendirinya membutuhkan oksigen lebih banyak. Hemoglobin yang terdapat dalam butir darah merah atau eritrosit ini tersusun oleh senyawa hemin atauhematin yang mengandung unsur besi dan globin yang berupa protein.

ATP berasal dari bahan-bahan karbohidrat yang diubah menjadi fosfat melalui tiga tahapan.5 karena terbentuknya asam karbonat. Tekanan CO2 di jaringan di atas 45 mm hg. Pengangkutan CO2 oleh darah dapat dilaksanakan melalui 3 Cara yakni sebagai berikut. dan membentuk asam karbonat dengan enzim anhidrase (7% dari seluruh CO2). lebih tinggi dibandingkan vena sistemik yang hanya 45 mm Hg. Karbon dioksida terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbomino hemoglobin (23% dari seluruh CO2). Dari arteri pulmonalis CO2 masuk ke paru-paru lalu dilepaskan ke udara bebas.40 mm hg. 3. O2 ini akan dipergunakan. Karbon dioksida terikat dalam gugus ion bikarbonat (HCO3) melalui proses berantai pertukaran klorida (70% dari seluruh CO2). Karbon dioksida larut dalam plasma. Dengan demikian kemampuan hemoglobin untuk mengikat oksigen adalah 7 cc per 100 mm3 darah. CO2 mengalir lewat arteri pulmonalis yang tekanan O2 nya sama yaitu 45 mm hg. menuju ke jantung. Di jaringan. Dari jantung. Dari jantung O2 mengalir lewat arteri sistemik yang tekanan O2 nya 104 mm hg menuju ke jaringan tubuh yang tekanan O2 nya 0 . Reaksinya adalah sebagai berikut. Mula-mula proses glikolisis oleh enzim glukokinase membentuk piruvat pada siklus Glukosa (Tahap I) kemudian tahap II. Energi yang digunakan dalam kegiatan respirasi bersumber dari ATP (Adenosin Tri Fosfat) yang ada pada masing-masing sel. Dari jaringan CO2 akan mengalir lewat vena sistemik ke jantung. Berapa minimal darah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan oksigen pada jaringan? Setiap 100 mm3 darah dengan tekanan oksigen 100 mm Hg dapat mengangkut 19 cc oksigen. yakni siklus krebs (TCA = Tri Caboxylic Acid Cycle) kemudian tahap III. Pengangkutan sekitar 200 mm3 C02 keluar tubuh umumnya berlangsung menurut reaksi kimia berikut: C02 + H20 ⇒ (karbonat anhidrase) H2CO3 Tiap liter darah hanya dapat melarutkan 4.3 cc CO2 sehingga mempengaruhi pH darah menjadi 4. Sebaliknya apabila terjadi akumulasi garam basa dalam darah maka muncul gejala alkalosis. siklus krebs terjadi di mitokondria.Dari paru-paru. yakni tahap transfer elektron. 2. O2 akan mengalir lewat vena pulmonalis yang tekananO2 nya 104 mm. Glikolisis terjadi di sitoplasma. . 1. Bila tekanan oksigen hanya 40 mm Hg maka hanya ada sekitar 12 cc oksigen yang bertahan dalam darah vena. Hal tersebut dapat disebabkan karena keadaan Pneumoni. CO2 + H2O ⇒ H2CO3 ⇒ H+ + HCO-3 Gangguan terhadap pengangkutan CO2 dapat mengakibatkan munculnya gejala asidosis karena turunnya kadar basa dalam darah.

serta radang pada pleura disebut pleuritis. saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. batu bara dan racun lain dapat pula menyebabkan terganggunya pengikatan O2 oleh hemoglobin dalam pembuluh darah. karena daya afinitas hemoglobin juga lebih besar terhadap racun dibanding terhadap O2. disebut asfiksi. Pengangkutan O2 dapat pula terhambat karena tingginya kadar karbon monoksida dalam alveolus sedangkan daya ikat (afinitas) hemoglobin jauh lebih besar terhadap CO daripada O2 dan CO2. debu. misalnya polip. alveolusnya terisi air sehingga difusi oksigen sangat sedikit bahkan tidak ada sama sekali sehingga mengakibatkan orang tersebut shock dan pernapasannya dapat terhenti. Peradangan dapat terjadi pada rongga hidung bagian atas dan disebutsinusitis. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan. Pada orang yang tenggelam. Dalam kegiatannya. Asfiksi dapat pula disebabkan karena penyumbatan saluran pernapasan oleh kelenjar limfa. Keracunan asam sianida. dan adenoid. Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Gejala alergi terutama asma dapat pula menghinggapi sistem pernapasan begitu juga kanker dapat menyerang paru-paru terutama para perokok berat. SEL SARAF . Contohnya otot dan kelenjar.Ketiga tahap di atas dapat dilihat pada skema berikut ini. Gangguan pada sistem pernapasan adalah terganggunya pengangkutan O2 ke selsel atau jaringan tubuh. Asfiksi ada bermacam-macam misalnya terisinya alveolus dengan cairan limfa karena infeksi Diplokokus pneumonia atau Pneumokokus yang menyebabkan penyakit pneumonia. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Paru-paru juga dapat mengalami kerusakan karena terinfeksiMycobacterium tuber culosis penyebab penyakit TBC. amandel. peradangan pada bronkus disebut bronkitis. Orang seperti itu dapat ditolong dengan mengeluarkan air dari saluran pernapasannya dan melakukan pernapasan buatan tanpa alat dengan cara dari mulut ke mulut dengan irama tertentu dan menggunakan metode Silvester dan Hilger Neelsen. Penyakit pernapasan yang sering terjadi adalah emfisema berupa penyakit yang terjadi karena susunan dan fungsi alveolus yang Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi.

Sel saraf sensori Fungsi sel saraf sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat. . Dendritnya sangat pendek berhubungan dengan akson saraf asosiasi. 1. Akson yang diperbesar Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. Gbr. Akson biasanya sangat panjang. Struktur Sel Saraf Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf. Sebaliknya. yaitudendrit dan akson (neurit). 2. dendrit pendek.Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet). dan sel saraf intermediet (asosiasi). sedangkan aksonnya dapat sangat panjang. sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok. yaitu sel saraf sensori. Berdasarkan struktur dan fungsinya. Struktur Sel Saraf Gbr. yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls. Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel.Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). Sel saraf motor Fungsi sel saraf motor adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain. sel saraf motor. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma.

di antaranya melalui sel saraf dan sinapsis. Sedangkan badan sel saraf berkumpul membentuk ganglion atau simpul saraf. Kelompok-kelompok serabut saraf. Sel saraf intermediet menerima impuls dari reseptor sensori atau sel saraf asosiasi lainnya. Kecepatan perjalanan gelombang perbedaan potensial bervariasi antara 1 sampai dengart 120 m per detik. Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat.3. kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. karena terjadi perubahan potensial kembali seperti semula (potensial istirahat). Sel saraf intermediet Sel saraf intermediet disebut juga sel saraf asosiasi. tergantung pada diameter akson dan ada atau tidaknyaselubung mielin. akson dan dendrit bergabung dalam satu selubung dan membentuk urat saraf. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf Penghantaran impuls baik yang berupa rangsangan ataupun tanggapan melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel. Perubahan potensial ini (depolarisasi)terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. Struktur ganglion gabungan fari badan sel saraf Impuls dapat dihantarkan melalui beberapa cara. 1. Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat. Bila impuls telah lewat maka untuk sementara serabut saraf tidak dapat dilalui oleh impuls. Pada waktu sel saraf beristirahat. Energi yang digunakan berasal dari hasil pemapasan sel yang dilakukan oleh . Gbr. Untuk dapat berfungsi kembali diperlukan waktu 1/500 sampai 1/1000 detik. Berikut ini akan dibahas secara rinci kedua cara tersebut.

noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik. dan cara kerja sinapsis . Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. Neurontransmitter ada bermacam-macam misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh. anatomi. 2. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. yang disebutvesikula sinapsis. Bila impuls sampai pada ujung neuron. Bagaimanakah penghantaran impuls dari saraf motor ke otot? Antara saraf motor dan otot terdapat sinapsis berbentuk cawan dengan membran pra-sinapsis dan membran post-sinapsis yang terbentuk dari sarkolema yang mengelilingi sel otot. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. Gbr. Stimulasi yang kuat dapat menimbulkan jumlah impuls yang lebih besar pada periode waktu tertentu daripada impuls yang lemah. Stimulasi yang kurang kuat atau di bawah ambang (threshold) tidak akan menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitterberupa asetilkolin. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Tetapi bila kekuatannya di atas ambang maka impuls akan dihantarkan sampai ke ujung akson. Prinsip kerjanya sama dengan sinapsis saraf-saraf lainnya. Bila asetilkolin sudah melaksanakan tugasnya maka akan diuraikan oleh enzim asetilkolinesterase yang dihasilkan oleh membran post-sinapsis. Lokasi.mitokondria dalam sel saraf. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis. Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. maka vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis.

Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis. Pada gerak refleks. 1. tanpa memerlukan kontrol dari otak. yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang. 2. merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak. kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke pusat saraf. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. Jadi dapat dikatakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu. Durameter.Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran impuls oleh saraf. yaitu dari reseptor. Gerak pada umumnya terjadi secara sadar. Lengkung refleks yang menggambarkan mekanisme jalannya impuls pada lutut yang dipukul Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). Jalan pintas ini disebut lengkung refleks. Gbr. yaitu otot atau kelenjar. misalnya. bersin. otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. dibawa ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak. ke saraf sensori. Contoh gerak refleks misalnya berkedip. impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas. Araknoid. semacam cairan limfa yang mengisi . dibawa oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang. Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. berupa tanggapan. gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut. Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak. diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor. kemudian hasil olahan oleh otak. Keduanya merupakan organ yang sangat lunak. namun. atau batuk. ada pula gerak yang terjadi tanpa disadari yaitu gerak refleks.

Area ini berperan dalam proses belajar. Otak Otak mempunyai lima bagian utama. Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu. Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1. dan belajar berbagai bahasa. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2. Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak. Pada otak. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. yaitu: otak besar (serebrum). yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi). ingatan (memori). Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik. Piameter. menyimpan ingatan. materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda.sela sela membran araknoid. membuat kesimpulan. kreativitas) dan emosi. otak kecil (serebelum). analisis. 1. Otak besar (serebrum) Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental. sumsum sambung (medulla oblongata). Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak. 3. . dan pertimbangan. dan jembatan varol. Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3. sel-sel neuroglia. berbicara. kesadaran. sedangkan bagian korteks berupa materi putih. otak tengah (mesensefalon). walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. a.

Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata. Otak kecil (serebelum) Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Otak dengan bagian-bagian penyusunnya 2. Gbr. dan posisi tubuh. Otak tengah (mesensefalon) Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. dan juga merupakan pusat pendengaran. .Gbr. keseimbangan. Otak dan kegiatan-kegiatan yang dikontrolnya 3.

juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang. Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan. . tekanan darah. Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden. Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. gerak alat pencernaan. dan berkedip. 5. volume dan kecepatan respirasi. gerak saluran pencernaan. Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak. Selain itu. sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung. refleks fisiologi seperti detak jantung. sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. Penampang melintang sumsum tulang belakang Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadai dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). Jembatan varol (pons varoli) Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan. dan sekresi keringat. batuk. Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih. dan sekresi kelenjar pencernaan. 6. sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin. Gbr.4. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor. Sumsum sambung (medulla oblongata) Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak.

7. dan 10. yaitu saraf nomor 1. Sistem Saraf Sadar Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial). Saraf tepi dan aktivitas-aktivitas yang dikendalikannya 1. 9. Tiga pasang saraf sensori. dan 12 3. yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak. Gambar 2 Otak dilihat dari bawah menunjukkan saraf kranial . yaitu saraf nomor 5.Gbr. Saraf otak ada 12 pasang yang terdiri dari: 1. dan saraf sumsum tulang belakang. yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. dan 8 2. empat pasang saraf gabungan sensori dan motor. 4. lima pasang saraf motor. 6. yaitu saraf nomor 3. 11. 2.

b. Tabel Fungsi Saraf Otonom Parasimpatik • • • • mengecilkan pupil menstimulasi aliran ludah memperlambat denyut jantung membesarkan bronkus • • • • Simpatik memperbesar pupil menghambat aliran ludah mempercepat denyut jantung mengecilkan bronkus . Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting. Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. a. bahu. Pleksus Jumbo sakralis yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki. Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. dan diafragma. Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. 2.Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan. kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. c.sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yangpanjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis).Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher. 12 pasang saraf punggung. Saraf Otonom Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan "nervus vagus" bersama cabangcabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung. saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek. Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. 5 pasang saraf pinggul. Berdasarkan asalnya. 5 pasang saraf pinggang. dan satu pasang saraf ekor.

Indra yang kita kenal ada lima. dan lain sebagainya. ligamentum. tendon. oleh karenanya disebut eksoreseptor. Ketiga lapis dinding ini dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. Sesungguhnya yang disebut mata bukanlah hanya bola mata. kelopak. . 3. INDERA PENGLIHAT (MATA) Mata mempunyai reseptor khusus untuk mengenali perubahan sinar dan warna. 4. kadar glukosa dan sebagainya. sesungguhnya interoreseptor terdapat di seluruh tubuh manusia. sendi.• menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan mengerutkan kantung kemih • menghambat sekresi kelenjar pencernaan menghambat kontraksi kandung kemih • • Indra mempunyai sel-sel reseptor khusus untuk mengenali perubahan lingkungan. Reseptor yang berfungsi untuk mengenali lingkungan dalam. tetapi termasuk otototot penggerak bola mata. Akan tetapi. kotak mata (rongga tempat mata berada). dan bulu mata. dinding saluran pencernaan. yaitu: 1. Indra Indra Indra Indra Indra penglihat (mata) pendengar (telinga) peraba (kulit) pengecap (lidah) pencium (hidung). 2. kadar oksigen atau karbon dioksida. dinding pembuluh darah. 5. Interoreseptor yang membantu koordinasi dalam sikap tubuh disebut kinestesis. Bola Mata Bola mata mempunyai 3 lapis dinding yang mengelilingi rongga bola mata. misalnya nyeri. Sel-sel interoreseptor misalnya terdapat pada sel otot. disebut interoreseptor. Kelima indra tersebut berfungsi untuk mengenali perubahan lingkungan luar. 1.

Retina Lapisan ini peka terhadap sinar. Warna gelap pada koroid berfungsi untuk mencegah refleksi (pemantulan sinar).Gbr. Di bagian depan iris bercelah membentuk pupil (anak mata). Adanya lensa dan ligamentum pengikatnya menyebabkan rongga bola mata terbagi dua. c. Kontraksi dan relaksasi dari otot badan siliaris akan mengatur cembung pipihnya lensa. Kotak mata pada tengkorak berfungsi melindungi bola mata dari kerusakan. berwarna putih buram (tidak tembus cahaya). koroid membentuk badan siliaris yang berlanjut ke depan membentuk iris yang berwarna. merupakan lapisan yang berisi banyak pembuluh darah yang memberi nutrisi dan oksigen terutama untuk retina. Iris berfungsi sebagai diafragma. Konjungtiva adalah lapisan transparan yang melapisi kornea dan kelopak mata. Bagian yang dilewati urat saraf optik tidak peka terhadap sinar dan daerah ini disebut bintik buta. Sklera Sklera merupakan jaringan ikat dengan serat yang kuat. Struktur bola mata dilihat dari samping a. Badan siliaris membentuk ligamentum yang berfungsi mengikat lensa mata. yaitu bagian depan terletak di depan lensa berisi carian yang disebut aqueous humor dan bagian belakang terletak di belakang lensa berisi vitreous humor. Melalui pupil sinar masuk. Kedua cairan tersebut berfungsi menjaga lensa agar selalu dalam bentuk yang benar. b. Koroid Koroid berwarna coklat kehitaman sampai hitam. Di bagian depan. Lapisan ini berfungsi melindungi bola mata dari gangguan. yaitu pengontrol ukuran pupil untuk mengatur sinar yang masuk. Selaput transparan yang melapisi kornea dan bagian dalam kelopak mata disebut . Pada seluruh bagian retina berhubungan dengan badan sel-sel saraf yang serabutnya membentuk urat saraf optik yang memanjang sampai ke otak. disebut kornea. kecuali di bagian depan bersifat transparan.

garam. Apabila terkena sinar. 2. rektus eksternal. misalnya sinar matahari. Air mata mengandung lendir. yaitu bagian yang paling peka terhadap sinar. dan antiseptik dalam jumlah kecil. lensa. Pembiasan terbesar terjadi di kornea. maka sudut kerucut cahaya yang masuk sangat kecil sehingga sinar tampak paralel. Untuk mencegah kekeringan. ke atas. Kerusakan salah satu sel konus akan menyebabkan buta warna. Radang konjungtiva disebut konjungtivitis. Bagi mata normal. rektus superior. dan biru. sedangkan pigmen dari sel konus berfungsi lebih pada suasana terang yaitu untuk membedakan warna. Dengan ketiga macam sel konus tersebut mata dapat menangkap spektrum warna. terutama pigmen ungu yang terdapat pada sel batang. Jika kita sangat dekat dengan obyek maka cahaya yang masuk ke mata tampak seperti kerucut. Pigmen lembayung dari sel konus merupakan senyawa iodopsin yang merupakan gabungan antara retinin dan opsin. sedangkan jika kita sangat jauh dari obyek. Lihat . kornea. yaitu sel kerucut (sel konus)dan sel batang (sel basilus). yaitu sel yang peka terhadap warna merah. maka rodopsin akan terurai menjadi protein dan vitamin A. yaitu suatu senyawa protein dan vitamin A. Oleh karena itu. pigmen pada sel basilus berfungsi untuk situasi kurang terang. 3. bayang-bayang benda akan jatuh pada bintik kuning. Kedua macam pigmen akan terurai bila terkena sinar. Empat di antaranya disebut otot rektus (rektus inferior. Otot Mata Ada enam otot mata yang berfungsi memegang sklera. Pembentukan kembali pigmen terjadi dalam keadaan gelap. makin ke tengah maka jumlah sel batang makin berkurang sehingga di daerah bintik kuning hanya ada sel konus saja.konjungtiva. Pada waktu adaptasi. Konjungtiva penuh dengan pembuluh darah dan serabut saraf. Sel konus berisi pigmen lembayung dan sel batang berisi pigmen ungu. konjungtiva dibasahi dengan cairan yang keluar dari kelenjar air mata (kelenjar lakrimal) yang terdapat di bawah alis. Dua lainnya adalah otot obliq atas (superior) dan otot obliq bawah (inferior). dan ke bawah. hijau. Selaput ini peka terhadap iritasi. ke kiri. Air mata berfungsi sebagai alat pelumas dan pencegah masuknya mikroorganisme ke dalam mata. Jarak terjauh saat benda tampak jelas tanpa kontraksi disebut titik jauh (punctum remotum). dan vitreous humor. Pigmen ungu yang terdapat pada sel basilus disebut rodopsin. Jarak terdekat yang dapat dilihat dengan jelas disebut titik dekat (punctum proximum). Otot rektus berfungsi menggerakkan bola mata ke kanan. dan rektus internal). Untuk pembentukan kembali memerlukan waktu yang disebut adaptasi gelap(disebut juga adaptasi rodopsin). Fungsi Mata Sinar yang masuk ke mata sebelum sampai di retina mengalami pembiasan lima kali yaitu waktu melalui konjungtiva. mata sulit untuk melihat. Ada tiga macam sel konus. Ada dua macam sel reseptor pada retina. aqueus humor.

Cacat mata pada anak-anak seperti ini disebut hipermetropi. Miopi atau mata dekat adalah cacat mata yang disebabkan oleh bola mata terlalu panjang sehingga bayang-bayang dari benda yang jaraknya jauh akan jatuh di depan retina. Saat melihat dekat. Sebagai akibatnya lensa menebal dan pendek. kira-kira 9 cm untuk anak umur 11 tahun. Cahaya dari obyek yang dekat membutuhkan lebih banyak pembiasan untuk pemfokusan dibandingkan obyek yang jauh. Pembiasan cahaya untuk menghasilkan penglihatan yang jelas disebut pemfokusan. otot siliari berkontraksi sehingga memendekkan apertura yang mengelilingi lensa. jarak titik dekat makin panjang.Gambar 11. Sebagai akibatnya ligamen suspensor mendorong lensa sehingga lensa memanjang dan pipih.18. Miopi biasa terjadi pada anakanak. Cacat mata seperti ini disebut presbiopi atau mata tua karena proses penuaan. Baik sinar dari obyek yang jauh maupun yang dekat harus direfraksikan (dibiaskan) untuk menghasilkan titik yang tajam pada retina agar obyek terlihat jelas. Persamaan dan perbedaannya disajikan pada Tabel. Cahaya dibiaskan jika melewati konjungtiva kornea. Penderita presbiopi dapat dibantu dengan lensa rangkap. Hal ini disebabkan karena elastisitas lensa berkurang. Sekitar umur 40 tahun . Saat melihat jauh. Mata mamalia mampu mengubah derajat pembiasan dengan cara mengubah bentuk lensa. titik dekat mata bisa sangat pendek. Akomodasi mata saat melihat jauh b. oleh karena itu memerlukan pertolongan kaca mata untuk membaca berupa kaca mata cembung (positif). Pada mata dekat ini orang tidak dapat melihat benda yang jauh. Kelainan pada Mata Pada anak-anak. a. . Untuk cacat seperti ini orang dapat ditolong dengan lensa cekung (negatif). Mata jauh dapat terjadi pada anak-anak. otot siliari relaksasi sehingga apertura yang mengelilingi lensa membesar dan tegangan ligamen suspensor bertambah. Tabel 11.50 tahun terjadi perubahan yang menyolok. Perubahan bentuk lensa ini akibat kerja otot siliari. mereka hanya dapat melihat benda yang jaraknya dekat. Akomodasi mata saat melihat dekat Cara kerja mata manusia pada dasarnya sama dengan cara kerja kamera. yaitu titik dekat mata sampai 50 cm. Cahaya dari obyek yang jauh difokuskan oleh lensa tipis panjang. sedangkan cahaya dari obyek yang dekat difokuskan dengan lensa yang tebal dan pendek.Proses pemfokusan obyek pada jarak yang berbedaberda disebut daya akomodasi. kecuali cara mengubah fokus lensa. disebabkan bola mata terlalu pendek sehingga bayang-bayang jatuh di belakang retina. Makin tua.3 Cara kerja kamera dart mata 4.

Kelainan-kelainan mata yang lain adalah: • • • Imeralopi (rabun senja): pada senja hari penderita menjadi rabun Xeroftalxni: kornea menjadi keying dan bersisik Keratomealasi: kornea menjadi putih dan rusak. yaitu buramnya dan berkurang elastisitasnya lensa mata. Kelainan mata : (a) Miopi. dan telinga dalam. yaitu bagian telinga luar. akibatnya bayang-bayang jatuh tidak pada tempat yang sama. Ada tiga bagian utama dari telinga manusia. dan telinga tengah meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga dalam. Pada orang yang terkena katarak pandangan menjadi kabur dan daya akomodasi berkurang. Hal ini terjadi karena adanya pengapuran pada lensa. Gbr. Susunan Telinga Telinga tersusun atas tiga bagian yaitu telinga luar. yaitu yang mempunyai beberapa fokus. (b) Hipermetropi Katarak adalah cacat mata. 1. Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi dan untuk keseimbangan. Telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi. Untuk menolong orang yang cacat seperti ini dibuat lensa silindris. . sehingga fokusnya tidak sama. telinga tengah. dan telinga dalam. Reseptor yang ada pada telinga dalam akan menerima rarigsang bunyi dan mengirimkannya berupa impuls ke otak untuk diolah.Astigmatisma merupakan kelainan yang disebabkan bola mata atau permukaan lensa mata mempunyai kelengkungan yang tidak sama. telinga tengah.

Tulang yang ketiga adalah tulang sanggurdi (stapes) yang berhubungan dengan jendela oval.Gbr. yaitu tegak dan membentuk saluran menuju gendang telinga. b. dan kelenjar lilin yang menjaga agar permukaan saluran luar dan gendang telinga tidak kering. Fungsi rangkaian tulang dengar adalah untuk mengirimkan getaran suara dari gendang telinga (membran timpani) menyeberangi rongga telinga tengah ke jendela oval. saluran luar. Di dalamnya terdapat saluran Eustachio yang menghubungkan telinga tengah dengan faring. Antara tulang landasan dan tulang sanggurdi terdapat sendi yang memungkinkan gerakan bebas. Struktur telinga pada manusia a. Telinga luar Telinga luar terdiri dari daun telinga. Saluran luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambut-rambut halus yang menjaga agar benda asing tidak masuk. Bentuk daun telinga yang sangat sesuai dengan fungsinya adalah daun telinga pada anjing dan kucing. Telinga tengah Bagian ini merupakan rongga yang berisi udara untuk menjaga tekanan udara agar seimbang. Rongga telinga tengah berhubungan dengan telinga luar melalui membran timpani. Telinga dalam . Kedua tulang ini terikat erat oleh ligamentum sehingga mereka bergerak sebagai satu tulang. c. Hubungan telinga tengah dengan bagian telinga dalam melalui jendela oval dan jendela bundar yang keduanya dilapisi dengan membran yang transparan. Daun telinga manusia mempunyai bentuk yang khas. dan membran timpani (gendang telinga). tetapi bentuk ini kurang mendukung fungsinya sebagai penangkap dan pengumpul getaran suara. Ketiga tulang tersebut adalah tulang martil (maleus) menempel pada gendang telinga dan tulang landasan (inkus). Selain itu terdapat pula tiga tulang pendengaran yang tersusun seperti rantai yang menghubungkan gendang telinga dengan jendela oval.

Perpindahan ini menyebabkan melebarnya membran pada jendela bundar. yaitu: saluran vestibulum yang berhubungan dengan jendela oval. terdiri dari labirin tulang dan labirin membran. Getaran membran tektorial dan membran basiler akan menekan sel sensori pada organ Korti dan kemudian menghasilkan impuls yang akan dikirim ke pusat pendengar di dalam otak melalui saraf pendengaran. Di antara saluran vestibulum dengan saluran tengah terdapat membran Reissner. dan saluran (kanal) yang dipisahkan satu dengan lainnya oleh membran. Dalam saluran tengah terdapat suatu tonjolan yang dikenal sebagai membran tektorial yang paralel dengan membran basiler dan ada di sepanjang koklea. dan keempatnya terdapat di dalam rongga vestibulum dari labirin tulang. yang akan menggerakkan sel-sel rambut ke atas dan ke bawah.sedangkan di antara saluran tengah dengan saluran timpani terdapatmembran basiler.Bagian ini mempunyai susunan yang rumit. 2. Perpindahan getaran cairan limfa di dalam saluran tengah menggerakkan membran basher yang dengan sendirinya akan menggetarkan cairan dalam saluran timpani. Getaran Struktur koklea pada jendela oval diteruskan ke cairan limfa yang ada di dalam saluran vestibulum. terjadilah rangsangan (impuls). Dasar dari sel pendengar terletak pada membran basiler danberhubungan dengan serabut saraf yang bergabung membentuk saraf pendengar. Susunan dan Cara Kerja Alat Keseimbangan Bagian dari alat vestibulum atau alat keseimbangan berupa tiga saluran setengah lingkaran yang dilengkapi dengan organ ampula (kristal) dan organ keseimbangan yang ada di dalam utrikulus clan sakulus. yaitu sebagai berikut. Tiga saluran setengah lingkaran. 2. Ada 5 bagian utama dari labirin membran. saluran tengah dan saluran timpani yang berhubungan dengan jendela bundar. 3. 1. Koklea mengandung organ Korti untuk pendengaran. Tiga saluran setengah lingkaran Ampula Utrikulus Sakulus Koklea atau rumah siput Sakulus berhubungan dengan utrikulus melalui saluran sempit. Koklea terdiri dari tiga saluran yang sejajar. Getaran cairan tadi akan menggerakkan membran Reissmer dan menggetarkan cairan limfa dalam saluran tengah. Sel sensori untuk mendengar tersebar di permukaan membran basiler dan ujungnya berhadapan dengan membran tektorial. 5. utrikulus dan sakulus merupakan organ keseimbangan. 4. Ketika rambut-rambut sel menyentuh membran tektorial. Getaran dengan frekuensi tertentu akan menggetarkan selaput-selaput basiler. . Bagian yang peka terhadap rangsang bunyi ini disebutorgan Korti. Getaran ini akan diteruskan oleh ketiga tulang dengar ke jendela oval. Cara kerja indra pendengaran Gelombang bunyi yang masuk ke dalam telinga luar menggetarkan gendang telinga. ampula.

yaitu di sebelah luar lapisan germinativum terdapat stratum granulosum yang berisi sedikit keratin yang menyebabkan kulit menjadi keras dan kering. Alat ini disebut kupula. panas. Kandungan melanin menentukan derajat warna kulit. atau kecoklatan. Posisi kepala mengakibatkan desakan otolith pada rambut yang menimbulkan impuls yang akan dikirim ke otak. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. Dari bagian dalam ke bagian luar. dingin. Kedua. yaitu butiran natrium karbonat. sedangkan pangkalnya berhubungan dengan utrikulus yang menuju ke sakulus.Ujung dari setup saluran setengah lingkaran membesar dan disebutampula yang berisi reseptor. kehitaman. pertama adalah stratum germinativum berfungsi membentuk lapisan di sebelah atasnya. Lapisan ketiga merupakan lapisan yang transparan disebut stratum lusidum dan lapisan keempat (lapisan terluar) adalah lapisan tanduk disebut stratum korneum. Alat-alat keseimbangan pada telinga Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan. Alat keseimbangan di dalam utrikulus dan sakulus terdiri dari sekelompok sel saraf yang ujungnya berupa rambut bebas yang melekat padaotolith. Alat keseimbangan yang ada di dalam ampula terdiri dari kelompok sel saraf sensori yang mempunyai rambut dalam tudung gelatin yang berbentuk kubah. sakit.Saluran semisirkular (saluran setengah lingkaran) peka terhadap gerakan kepala. Susunan Kulit Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis. Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah dan sel saraf. Utrikulus maupun sakulus berisi reseptor keseimbangan. dan tekanan. . 1. Selain itu sel-sel dari lapisan granulosum umumnya menghasilkan pigmen hitam(melanin). Gbr.

sebagai alat ekskresi. Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba. Fungsi Kulit Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam. 2. Penampang kulit manusia beserta reseptor-reseptornya Penyusun utama dari bagian dermis adalah jaringan penyokong yang terdiri dari serat yang berwarna putih dan serat yang berwarna kuning. kulit dilengkapi dengan reseptorreseptor khusus. serta pengatur suhu tubuh. Pada waktu dingin atau merasa takut. Lidah . ujung reseptornya terletak di dekat epidermis. Reseptor untuk tekanan. Akar rambut berhubungan dengan pembuluh darah yang membawakan makanan dan oksigen. Pada setiap pangkal akar rambut melekat otot penggerak rambut. Lidah mempunyai reseptor khusus yang berkaitan dengan rangsangan kimia. misalnya otot dan tulang. Serat kuning bersifat elastis/lentur. selain itu juga berhubungan dengan serabut saraf. Reseptor untuk rasa sakit ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis. sehingga kulit dapat mengembang. Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas. Stratum germinativum mengadakan pertumbuhan ke daerah dermis membentuk kelenjar keringat dan akar rambut. otot rambut mengerut dan rambut menjadi tegak. ujungnya berada di dermis yang jauh dari epidermis.Gbr. Di sebelah dalam dermis terdapat timbunan lemak yang berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi bagian dalam tubuh dari kerusakan mekanik. sebagai alat peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan.

Tunas pengecap terdiri atas sekelompok sel sensori yang mempunyai tonjolan seperti rambut. Tonjolan itu dapat dikelompokkan menjadi tiga macam bentuk. dan bentuk jamur. bentuk dataran yang dikelilingi parit-parit. di bagian samping dari papila berbentuk jamur. Tunas pengecap terdapat pada paritparit papila bentuk dataran. Permukaan atas lidah penuh dengan tonjolan (papila). yaitu pada lapisan lendir bagian atas. Permukaan lidah dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak mengandung kelenjar lendir.merupakan organ yang tersusun dari otot. dan di permukaan papila berbentuk benang. Epitelium pembau mengandung 20 juta sel-sel olfaktori yang khusus dengan aksonakson yang tegak sebagai serabut-serabut saraf pembau. Di akhir setiap sel pembau pada permukaan epitelium mengandung beberapa rambut-rambut pembau yang bereaksi terhadap bahan kimia bau-bauan di udara. Gbr. yaitu bentuk benang. Reseptor pencium tidak bergerombol seperti tunas pengecap. dan reseptor pengecap berupa tunas pengecap. Struktur lidah dan pembagian daerah perasanya Indra pembau berupa kemoreseptor yang terdapat di permukaan dalam hidung. .

Hipofisis . tiroid. a. Kelenjar ini merupakan kelenjar yang tidak mempunyai saluran sehingga sekresinya akan masuk aliran darah dan mengikuti peredaran darah ke seluruh tubuh. Kelenjar Endokrin dan Hormon yang Dihasilkan Dalam tubuh manusia ada tujuh kelenjar endokrin yang penting. Struktur indera pembau Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin atau kelenjar buntu. Pada umumnya pengaruh hormon berbeda dengan saraf. dan testis. paratiroid. 1. kelenjar adrenalin (anak ginjal). Contohnya pertumbuhan dan pemasakan seksual. pankreas. yaitu hipofisis. maka hormon akan merangsang terjadinya perubahan.Gbr. Apabila sampai pada suatu organ target. ovarium. Perubahan yangdikontrol oleh hormon biasanya merupakan perubahan yang memerlukan waktu panjang.

5 b. Kelenjar ini terdapat di bawah jakun di depan trakea. Hipofisis bagian posterior Hormon yang dihasilkan dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. Kekurangan iodium yang masih ringan dapat diperbaiki dengan menambahkan garam iodium di dalam makanan. Gejala lain yang nampak adalah bola mata menonjol keluar (eksoftalmus) dan kelenjar tiroid membesar. yaitu bagian anterior. Bila ini terjadi pada anak-anak mengakibatkan kretinisme. Apabila hormon ini banyak dihasilkan maka menyebabkan kulit menjadi hitam. gelisah.5. Tiroksin mengandung banyak iodium.Kelenjar ini terletak pada dasar otak besar dan menghasilkan bermacam-macam hormon yang mengatur kegiatan kelenjar lainnya. Kelenjar-kelenjar endokrin dalam tubuh manusia Tabel 11. Kekurangan tiroksin menurunkan kecepatan metabolisme sehingga pertumbuhan lambat dan kecerdasan menurun. denyut nadi bertambah. yaitu kelainan fisik dan mental yang menyebabkan anak tumbuh kerdil dan idiot. Tiroid (Kelenjar Gondok) Tiroid merupakan kelenjar yang berbentuk cuping kembar dan di antara keduanya dapat daerah yang menggenting. gugup. bagian tengah. 2. dan merasa demam. . dan bagian posterior 1. Kekurangan iodium dalam makanan dalam waktu panjang mengakibatkan pembesaran kelenjar gondok karena kelenjar ini harus bekerja keras untuk membentuk tiroksin. Kelenjar hipofisis dibagi menjadi tiga bagian.4. kecepatan metabolisme meningkat. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang mempengaruhi metabolisme sel tubuh dan pengaturan suhu tubuh. Hipofisis bagian anterior Hormon yang dihasilkan kelenjar hipofisis bagian anterior dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. Oleh karena itu kelenjar hipofisis disebut master gland. Hipofisis bagian tengah Menghasilkan hormon perangsang melanosit atau Melanosit Stimulating Hormon MSH). Produksi tiroksin yang berlebihan menyebabkan penyakit eksoftalmik tiroid (Morbus Basedowi) dengan gejala sebagai berikut. Tabel 11.4 Bagian Posterior Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Hipofisis 3. Gbr.

Gejala lainnya adalah melebarnya saluran bronkiolus. Selain menghasilkan sel telur. kelopak mata terbuka lebar. yaitu bagian luar (korteks) dan bagian tengah (medula). Dalam keadaan ketakutan atau dalam keadaan bahaya. Penyakit ini disebut von Recklinghousen. melebarnya pupil mata. sukar tidur. Pada orang yang terserang penyakit ini tulang mudah sekali patah. gelisah. Kelebihan glukosa akan dibawa ke sel hati dan selanjutnya akan dirombak menjadi glikogen untuk disimpan. Selain menghasilkan insulin. 1. kejang di tangan dan kaki. terasa sakit di dalam tubuh. dan diikuti dengan rambut berdiri. jari-jari tangan membengkok ke arah pangkal. e. Hal ini mengakibatkan terambilnya fosfor dan kalsium dalam tulang. sehingga urin banyak mengandung kapur dan fosfor. ovarium juga menghasilkan hormon. Kekurangan hormon ini akan menyebabkan penyakit diabetes. mual. d. Tumor paratiroid menyebabkan kadar parathormon terlalu banyak di dalam darah. dan kesemutan. Ada dua macam hormon yang dihasilkan ovarium yaitu sebagai berikut. Kerusakan pada bagian korteks mengakibatkan penyakit Addison dengan gejala sebagai berikut: timbul kelelahan. muntahmuntah. Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Kelenjar Adrenal f. Pada setiap ginjal terdapat satu kelenjar suprarenal dan dibagi atas dua bagian. Hormon ini berfungsi mengatur konsentrasi glukosa dalam darah. Estrogen . Pankreas Ada beberapa kelompok sel pada pankreas yang dikenal sebagai pulauLangerhans berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon insulin. produksi adrenalin meningkat sehingga denyut jantung meningkat dan memompa darah lebih banyak. Paratiroid l Kelenjar Anak Gondok Paratiroid menempel pada kelenjar tiroid. pankreas juga menghasilkan hormon glukagon yang bekerja antagonis dengan hormon insulin. Ovarium Ovarium merupakan organ reproduksi wanita. Kelenjar ini menghasilkan parathormon yang berfungsi mengatur kandungan fosfor dan kalsium dalam darah. Kelenjar Adrenal l Suprarenal l Anak Ginjal Kelenjar ini berbentuk bola. menempel pada bagian atas ginjal. Hormon dan pengaruh hormon yang dihasilkan kelenjar adrenal dapat dilihat pada Tabel. nafsu makan berkurang. Kekurangan hormon ini menyebabkan tetani dengan gejala: kadar kapur dalam darah menurun.c.

2. a. Faktor Kimia Susunan bahan kimia atau hormon lain dalam aliran darah mempengaruhi sekresi hormon tertentu. kedua hormon ini dapat mempertahankan kehamilan. b. Pembentukannya dirangsang oleh LH dan berfungsi menyiapkan dinding uterus agar dapat menerima telur yang sudah dibuahi. mempunyai kumis. Dengan demikian. Misalnya suaranya membesar. perkembangan pinggul dan payudara pada wanita dan kulit menjadi bertambah halus. STEM REPRODUKSI Reproduksi merupakan proses menghasilkan individu baru dari organisme sebelumnya. Selain menghasilkan sperma. Fungsi estrogen ialah menimbulkan dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita. Repoduksi aseksual (vegetatit) . testis berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon androgen. Oleh karma itu sekresinya diatur oleh saraf otonom. Pembentukan estrogen dirangsang oleh FSH. Progesteron Hormon ini dihasilkan oleh korpus luteum. Plasenta membentuk estrogen dan progesteron selama kehamilan guna mencegah pembentukan FSH dan LH. g. yaitu saraf dan faktor bahan kimia. dan jakun. Tanda-tanda kelamin sekunder adalah ciri-ciri yang dapat membedakan wanita dengan Aria tanpa melihat kelaminnya. testis adalah organ reproduksi khusus pada pria. Organisme bereproduksi melalui 2 Cara : 1. Testis Seperti halnya ovarium. Contohnya.Hormon ini dihasilkan oleh Folikel Graaf. Ada dua faktor yang berfungsi mengatur sekresi hormon. Contohnya. sekresi insulin dipengaruhi oleh jumlah glukosa di dalam darah. Faktor Saraf Bagian medula kelenjar suprarenal mendapat pelayanan dari saraf otonom. yaitu testosteron. Testosteron berfungsi menimbulkan dan memelihara kelangsungan tanda-tanda kelamin sekunder.

Fragmentasi Kadang-kadang satu organisme patah menjadi dua bagian atau lebih. kemudian setiap bagian akan tumbuh menjadi individu baru yang sama seperti induknya. reproduksi dengan fisi berganda. Pada proses fisi individu terbelah menjadi dua bagian yang sama. paku. maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru. sehingga anggota dari satu klon mempunyai susunan genetik yang sama. Kemudian tunas ini akan lepas dari induknya dan dapat hidup sebagai individu baru. sporozoa (salah satu kelas protozoa) dan kadang-kadang juga dihasilkan oleh bakteri. Contoh : . Proses ini disebut skizogoni. Peristiwa fragmentasi bergantung pada kemampuan regenerasi yaitu kemampuan memperbaiki jaringan atau organ yang telah hilang. yaitu inti sel membelah berulang kali dan kemudian setiap anak inti dikelilingi sitoplasma.Pada pembelahan sel bakteri. 3. Propagasi vegetatif Istilah propagasi vegetatif diberikan untuk reproduksi vegetatif/tumbuhan berbiji. 2. 2. 4. 5. Fisi Pembentukan spora Pembentukan tunas Fragmentasi Propagasi vegetatif 1. 5. Pada proses propagasi bila bagian tubuh tanaman terpisah maka bagian tersebut . Pembentukan tunas merupakan ciri khas sel ragi dan Hydra (sejenis Coelenterata). Pembentukan spora 2. sel yang mengalami skizogoni disebut skizon. Bila kondisi lingkungan baik. cacing pipih.Adalah terbentuknya individu baru tanpa melakukan peleburan sel kelamin. Individu baru (keturunannya) yang terbentuk mempunyai ciri dan sifat yang sama dengan induknya. . algae berbentuk benang. Pembentukan tunas Organisme tertentu dapat membentuk tunas. Fisi Fisi terjadi pada organisme bersel satu. 3. 4. Dibentuk di dalam tubuh induknya dengan cara pembelahan sel. berupa tonjolan kecil yang akan berkembang dan kemudian mempunyai bentuk seperti induknya dengan ukuran kecil. yaitu : 1. Individu-individu sejenis yang terbentuk secara reproduksi aseksual dikatakan termasuk dalam satu klon. spora dihasilkan oleh jamur. lumut. Reproduksi seksual (generatif) Umumnya melibatkan persatuan sel kelamin (gamet) dari 2 individu yang berbeda jenis kelamin. Fragmentasi terjadi antara lain pada hewan spons (Porifera).Pada Plasmodum. Reproduksi aseksual dapat dibagi atas lima jenis.

Peristiwa singami didahului dengan peristiwa fertilisasi (pembuahan) yaitu pertemuan sperma dengan sel telur. Peleburan dua macam gamet tersebut disebut singami. Contoh: tumbuhan lili. c. digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan sehingga bentuknya membesar. Tunas liar Tunas liar terjadi pada tumbuhan yang daunnya memiliki bagian meristem yang dapat menyebabkan terbentuknya tunas-tunas baru di pinggir daun. Tunas yang tumbuh di sekitar pangkal batang Tunas ini membentuk numpun. Ciri rizom adalah adanya daun yang mirip sisik. Akar tinggal atau rizom Rizom adalah batang yang menjalar di bawah tanah. Pada reproduksi generatif terjadi persatuan dua macam gamet dari dua individu yang berbeda jenis kelaminnya. Pada umbi terdapat mata tunas . dapat berumbi untuk menyimpan makanan maupun tak berumbi. dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. sehingga terjadi percampuran materi genetik yang memungkinkan terbentuknya individu baru dengan sifat baru. misalnya: pohon pisang. dan disebut isogamet. jahe dan kencur. Contoh: tunas cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dan begonia. gamet jantan atau spermatozoa dan gamet betina atau sel telur. . Propagasi vegetatif alamiah dapat terjadi dengan menggunakan organ-organ sebagai berikut : a. Rizom terdapat pada bambu. bunga iris. Pada organisme tingkat tinggi mempunyai dua macam gamet. d.mata tunas yang akan berkembang menjadi tanaman baru. tulip dan bawang. Contoh: kentang dan Caladium. Contoh: pada rumput teki. ruas dan antar ruas. dahlia. rumput gajah dan strawberi. Umbi lapis diselubungi oleh sisik-sisik yang mirip kertas. f. tunas. Organ yang berfungsi untuk alat reproduksi generatif adalah bunga. Stolon Stolon adalah batang yang menjalar di atas tanah. lengkuas. Umbi lapis Umbi lapis adalah batang pendek yang berada di bawah tanah. kunyit. Bila salah satu lebih besar dari lainnya disebut anisogamet. pohon pinang dan pohon bambu. kedua macam gamet tersebut dapat dibedakan baik dari bentuk. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar). ukuran dan kelakuannya. kondisi gamet yang demikian disebut heterogamet. b.akan berkembang menjadi satu/lebih tanaman baru. beberapa jenis rumput. Umbi batang Umbi batang adalah batang yang tumbuh di bawah tanah. e. Pada organiseme sederhana tidak dapat dibedakan gamet jantan dan gamet betina karena keduanya sama.

SEL INDUK BUTIR SERBUK (DIPLOID) . Seperti pada bagan berikut. b. Sel induk butik serbuk ini kemudian akan membelah secara meiosis menjadi 4 sel butir serbuk (mikrospora) yang haploid. tangkai putik (stilus) kepala putik (stigma) bakal buah (ovarium) di dalam bakal buah terdapat bakal biji (ovule) Bagaimana pembentukan gamet pada Angiosperma ? Pembentukan butik serbuk terjadi di dalam kantung serbuk. Di dalam kantung serbuk terdapat banyak sel induk butir serbuk yang diploid. yaitu serbuk sari (pollen) 4. c. Bunga dan bagian-bagian penyusunnya TABEL BAGIAN-BAGIAN BUNGA BAGIAN BUNGA 1.Gbr. Benang sari (stamen) terdiri dari : a. b. tangkai sari (filamen) kepala sari (antera) terdiri atas 4 kantong sari Sebagai penghasil gamet betina FUNGSI Melindungi kuncup bunga Menarik perhatian serangga Sebagai penghasil gamet jantan. Kelopak (kalik) 2. Mahkota (korola) 3. Putik (pistilus) terdiri atas : a.

b. Dari 3 sel (yang menuju dekat mikropil) yang terakhir ini dua menjadi sinergid dan satu sel lagi menjadi sel telur. rumput-rumputan. c. Selanjutnya. Perantara manusia disebut antropogami. Dari sel yang berjumlah 8 ini. dan 3 sel terakhir menuju ke dekat mikropil. Pada bagian ini terdapat sel induk megaspora (sel induk kantug lembaga) yang diploid. sel ini membelah secara mitosis 3 kali dan terbentuklah 8 sel. Contoh : pada tanaman air. dapat terjadi bila butir serbuknya amat ringan. Sel ini akan membelah secara meiosis dan dari satu sel induk kantung lembaga membentuk 4 sel yang haploid. Perantara angin disebut anemogami. Dalam keadaan seperti ini kandung lembaga sudah masak dan siap untuk dibuahi.¯ Membelah secara Miosis EMPAT SEL BUTIR SERBUK (HAPLOID) ¯ Masing-masing inti butir serbuk membelah secara mitosis SATU INTI VEGETATIF DAN SATU INTI GENERATIF Gamet betina dibentuk di dalam bakal biji (ovule) atau kantung lembaga. Skema : Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara : a. Putik yang sudah masak biasanya mengeluarkan cairan lengket pada ujungnya yang berfungsi sebagai tempat melekatnya serbuk sari. Bila serangga ⇒ entomogami burung ⇒ ornitogami siput ⇒ malakogami kelelawar ⇒ kiroptorogami d. damar. 2 sel lainnya menjadi kandung tembaga sekunder. penyerbukan dibedakan menjadi 4 : . Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia. Menurut asal serbuk sari. Perantara hewan disebut zoogami. Perantara air disebut hidrogami. Contoh : pada pinus. Tiga sel akan mereduksi dan lenyap tinggal satu yang berkembang. 3 sel akan bergerak menuju arah yang berlawanan dengan mikropil. kecil dan kering.

Satu inti sperma lain membuahi inti kandung lembaga Þ endosperma (makanan cadangan bagi embrio). Tidak melalui peleburan sperma dan ovum (apomiksis).. Embrio pada tumbuhan berbiji tertentu dapat terbentuk karena beberapa sebab.. yaitu . inti vegetatif dan inti generatif) berjalan ke arah mikropil (pintu kandung lembaga) Þ inti generatif membelah Þ 2 inti sperma Þ sampai di mikropil.a. Kadang-kadang terjadi kegagalan penyerbukan dan pada beberapa jenis tumbuhan tidak mungkin terjadi autogami. Contoh : kopi. Putik masak lebih dahulu daripada serbuk sari. alat kelamin jantan dan betinanya terpisah Contoh : salak dan melinjo (Gnetum Arremon) : Bila panjang antara tangkai benang sari dan tangkai putik tidak sama dan berbeda jauh. Geitonogami (penyerbukan tetangga) Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu).Contoh : seledri.. Didesious c. c. : Bila pada satu spesies. Heterostili d.. yang dapat dibedakan atas: a..(protandri). kina dan kaca piring.Partenogenesis c.. inti vegetatif mati Þ satu inti sperma membuahi sel telur Þ embrio. Karena pembuahannya berlangsung dua kali maka pembuahan pada Angiospermae disebut pembuahan ganda.. Serbuk sari masak lebih dahulu daripada putiknya. b. Melalui peleburan sperma dan ovum (amfimiksis) 2. : merupakan embrio yang terbentuk dari sel nuselus.. hal ini disebabkan karena: 1. Alogami (penyerbukan silang) Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies. yaitu : 1. Herkogami Proses Penyerbukan dan Pembuahan Butir serbuk/serbuk sari Þ menempel pada kepala putik Þ membentuk buluh serbuk (2 inti. Apogami b. Bila terjadi pada saat bunga belum mekar disebut kleistogami.. jagung 2.(protogini). : embrio terbentuk dari sel telur yang tidak dibuahi. bawang Bombay. . Misalnya : dari sinergid dan antipoda. Contoh : vanili b. Embrio adventif : embrio yang terbentuk berasal dari kandung lembaga. Penyebabnya adalah sebagai berikut : a. : Bila bentuk bunga tidak memungkinkan serbuk sari jatuh ke kepala putik. Dikogami : Bila waktu masaknya putik dan serbuk sari tidak bersamaan. Autogami (penyerbukan sendiri) Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama.

alat kelaminnya disebut penis pada reptil seperti cecak dan kadal menggunakan hemipenis (penis palsu). . Ovovivipar/bertelur dan beranak : . jeruk dan mangga. Ovipar/bertelur : .. Pada strobilus betina terdapat banyak arkegonium.Bila embrio berkembang di dalam telur.bagian selain kandung lembaga. Sel-sel tersebut bermeiosis dari setiap sel induk terbentuk 4 butir serbuk yang bersayap. dan satu sel hidup sebagai sel telur.. Contoh : ikan dan katak. Organ reproduksi pada gymnospermae disebut konus atau strobilus. maka akan terbentuk lebih dari satu embrio dalam satu biji. Pada hewan yang melakukan fertilisasi internal dikenal adanya 3 macam perkembangan embrio 1.. karena tiap-tiap inti sperma membuahi satu sel telur. sedang pada bangsa burung misalnya : bebek.Misalnya : pada jenis-jenis burung dan ikan. Di dalam strobilus jantan terdapat banyak anteridium yang mengandung sel-sel induk butir serbuk. Proses Penyerbukan dan Pembuahan Strobilus jantan ⇒ serbuk sari ⇒ jatuh pada tetes penyerbukan (ujung putik) ⇒ buluh serbuk ⇒ membelah ⇒ inti tabung dan inti spermatogen⇒ inti spermatogen ⇒ membelah ⇒ dua inti sperma ⇒ membuahi sel telur di dalam ruang arkegonium ⇒ zigot ⇒ lembaga di dalam biji ⇒tumbuhan baru.. Pembuahan pada gymnospermae disebut pembuahan tunggal.dengan ..... 2. Yang hidup di darat melakukan pembuahan di dalam tubuh (fertilisasi internal). Peristiwa ini sering dijumpai pada nangka. Arkegonium ini bermuara pada satu ruang arkegonium.. Apomiksis dan amfimiksis dapat terjadi bersamaan.. Pada vertebrata yang hidup di air melakukan fertilisasi di luar tubuh (fertilisasi eksternal). untuk menyalurkan sperma menggunakan ujung kloaka. disebut poliembrioni.Bila embrio berkembang di dalam telur yang diinkubasi dalam tubuh.. Pada mammalia jantan.. Pada tiap-tiap arkegonium terdapat satu sel induk lembaga yang bermeiosis sehingga terbentuk 4 sel yang haploid. Tiga mati.

misalnya : pada hewan paruh bebek (Platypus). Untuk keluar tubuh spermatozoa melewati saluran epididimis. Pada umumnya mammalia melahirkan anaknya (vivipar) dan kemudian menyusui anaknya sampai anaknya mandiri... setelah menetas anaknya baru disusui.. anaknya lahir muda (amat prematur) kemudian merayap masuk. kantung induknya. 3...nutrisi dari induknya melalui plasenya.Bila embrio tumbuh dan berkembang di dalam uterus dan mendapat.. mencari putting susu. 1.Misalnya : pada beberapa jenis ikan hiu. Pada hewan berkantung (Marsupialia)... Uterus merupakan saluran berongga yang lebih besar dengan bagian ujungnya bersatu membentuk saluran sempit yaitu vagina. Ovarium dihubungkan dengan uterus (rahim) oleh suatu saluran yang disebut tabung fallopii (Tuba fallopii). Yang berkaitan dengan produksi sperma terdiri dari sepasang kelenjar kelamin yang disebut testis yang disimpan dalam kantung disebut skrotum/kantung pelir. sel Sertoli yang berfungsi memberi makan spermatozoa juga sel Leydig yang . Palo pertemuan uretra dengan vas deferens terdapat kelenjar prostat dan di sebelah belakangnya terdapat kelenjar cowper. Beberapa perkecualian. .. kemudian menyusu dalam kantung sampai mandiri. Di dalam testis terdapat saluransaluran halus yang disebut tubulus seminiferus yang merupakan tempat pembentukan spermatozoa. 2. Dalam ovarium terdapat folikel Grad yang akan berkembang menjadi sel telur (ovum).Misalnya : pada beberapa jenis mammalia. Pria menghasilkan gamet jantan atau spermatozoa yang berukuran sangat kecil dan berbentuk menyerupai berudu. Kedua kelenjar tersebut berfungsi menghasilkan sekret untuk memberi nutrisi dan mempermudah gerakan spermatozoa. contoh : kanguru. Vivipar/beranak : . Pada tubulus seminiferus testis terdapat sel-sel induk spermatozoa atau spermatogonium. Proses pembentukan dan pemasakan spermatozoa disebut spermatogenesis. sedangkan wanita menghasilkan sel telur (ovum) yang dibentuk di dalam ovarium. Reproduksi Manusia Alat Reproduksi pada pria maupun wanita pada dasarnya sama dengan alat reproduksi pada mamalia lain. Saluran ini kemudian melebar menjadi vas deferens yang bermuara pada uretra. Alat Reproduksi Mammalia Jantan Contoh : pada manusia. bertelur. . Alat Reproduksi Mammalia Betina Contoh : pada manusia.. Pada manusia terdapat sepasang kelenjar kelamin yaitu ovarium yang berfungsi menghasilkan sel telur..sumber nutrisi berasal dari telur..

Saat bayi dilahirkan oosit primer dalam fase profase pada pembelahan meiosis.terdapat di antara tubulus seminiferus yang berfungsi menghasilkan testosteron. maka ABP testosteron (Androgen Binding Protein Testosteron) tidak diperlukan lagi. Sel spermatosit primer bermiosis menghasilkan spermatosit sekunder. yaitu badan polar pertama membelah lebih lambat. Folikel Graaf menghasilkan hormon estrogen. seorang laki-laki dapat mengeluarkan 300 . Proses pembentukan spermatozoa dipengaruhi oleh kerja beberapa hormon. Oosit primer membelah secara meiosis. Hormon estrogen merangsang kelenjar hipofisis untuk mensekresikan hormon LH. FSH merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk memulai proses spermatogenesis. spermatid berdiferensiasi menjadi spermatozoa masak. Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon perangsang folikel (Folicle Stimulating Hormone/FSH) dan hormon lutein (Luteinizing Hormone/LH). Pada masa pubertas terjadilah oogenesis. Ovum yang matang diselubungi oleh sel-sel folikel yang disebut Folikel Graaf. LH merangsang sel Leydig untuk menghasilkan hormon testosteron. spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan spermatid. Sel yang lebih kecil. Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama 2 hari.400 juta sel spermatozoa. sel sertoli akan menghasilkan hormon inhibin untuk memberi umpan balik kepada hipofisis agar menghentikan sekresi FSH dan LH. melakukan pembelahan meiosis kedua yang menghasilkan ovum tunggal dan badan polar kedua. Bila spermatogenesis sudah selesai. hormon LH merangsang terjadinya ovulasi. Spermatozoa akan keluar melalui uretra bersama-sama dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis. menghasilkan 2 sel yang berbeda ukurannya. androgen/testosteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder. Pada masa pubertas. Oosit primer kemudian mengalami masa istirahat hingga masa pubertas. Di dalam ovarium janin sudah terkandung sel pemula atau oogonium. Spermatozoa bersama cairan dari kelenjar-kelenjar tersebut dikenal sebagai semen atau air mani. kelenjar prostat dan kelenjar cowper. Proses Spermatogenesis : Spermatogonium berkembang menjadi sel spermatosit primer. Sel yang lebih besar yaitu oosit sekunder. Oogonium akan berkembang menjadi oosit primer. Selanjutnya folikel yang sudah kosong dirangsang . Ovum berukuran lebih besar dari badan polar kedua. Pada waktu ejakulasi. Pengaruh Hormon dalam Oogenesis Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon FSH yang merangsang pertumbuhan sel-sel folikel di sekeliling ovum. membentuk 2 badan polar. Proses pemasakan spermatosit menjadi spermatozoa disebut spermiogenesis.

Selain itu. jika tidak terjadi pembuahan maka lapisan endometrium pada uterus akan luruh keluar tubuh. Seorang wanita hanya mampu menghasilkan paling banyak 400 ovum selama hidupnya. meskipun ovarium seorang bayi perempuan sejak lahir sudah berisi 500 ribu sampai 1 juta oosit primer. Kemudian korpus luteum mengecil dan hilang. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. Korpus luteum kemudian menghasilkan hormon progresteron yang berfungsi menghambat sekresi DSH dan LH. akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang. Periode ini disebut fase luteal. selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. Pada wanita. Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). dan pelepasan spermatozoa dapat terjadi setiap saat. proses oogenesis mulai kembali. waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. sehingga aklurnya tidak membentuk progesteron lagi. akibatnya FSH mulai terbentuk kembali. sedangkan pada siklus estrus. menstruasi pun menjadi tidak teratur lagi. Saat wanita tidak mampu lagi melepaskan ovum karena sudah habis tereduksi. sampai kemudian terhenti sama sekali. Sedang pada mamalia lain terjadi siklus estrus.oleh LH untuk menjadi badan kuning atau korpus luteum. ovulasi hanya berlangsung sampai umur sekitar 45 . pembentukan progesteron berhenti . jika tidak terjadi pembuahan. selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH. Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. endomentrium akan direabsorbsi oleh tubuh. Masa ini disebut menopause Siklus menstruasi terjadi pada manusia dan primata.5O tahun.Menstruasi terjadi secara perfodik satu bulan sekali. pada siklus menstruasi. Bila sel telur ini tidak mengalami pembuahan maka akan terjadi perdarahan (menstraasi). Bedanya. Catatan : Pada laki-laki spermatogenesis terjadi seumur hidup. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. Setiap bulan wanita melepaskan satu sel telur dari salah satu ovariumnya. Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak.

dindingnya tebal. lunak. sedangkan masa di dalamnya disebut simpul embrio (embrionik knot) merupakan calon janin. endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. enam belas dan seterusnya. Oleh karena tidak ada progesteron. bentuk ini kemudian disebut blastosit. zigot membelah secara mitosis menjadi dua. Pada saat 32 sel disebut morula.sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti. Lapisan terluar blastosit disebut trofoblas merupakan dinding blastosit yang berfungsi untuk menyerap makanan dan merupakan calon tembuni atau ari-ari (plasenta). Pada hari ke-4 atau ke-5 sesudah ovulasi. maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali. banyak mengandung pembuluh darah. di dalam morula terdapat rongga yang disebut blastosoel yang berisi cairan yang dikeluokan oleh tuba fallopii. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. empat. delapan. terjadilah zigot. blastosit sampai di rongga uterus. serta mengeluarkan sekret seperti air susu (uterin milk) sebagai makanan embrio. Blastosit ini bergerak menuju uterus untuk mengadakan implantasi (perlekatan dengan dinding uterus). Gambar : Siklus Menstruasi Peristiwa fertilisasi terjadi di saat spermatozoa membuahi ovum di tuba fallopii. Hormon ini melindungi . hormon progesteron merangsang pertumbuhan uterus. trofoblas menempel pada dinding uterus (melakukan implantasi) dan melepaskan hormon korionik gonadotropin. Enam hari setelah fertilisasi.

Alantois Pada alantois berfungsi sebagai organ respirasi dan pembuangan sisa metabolisme. c. Korion Korion adalah dinding berjonjot yang terdiri dari mesoderm dan trofoblas. 2. d. Endoderm tumbuh ke dalam blastosoel membentuk bulatan penuh. Semua bagian tubuh manusia akan dibentuk oleh ketiga lapisan tersebut. Membran (Lapisan Embrio) Terdapat 4 macam membran embrio. pada tangkai badan jonjot trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus membentuk ari-ari (plasenta). 1. Pada mammalia dan manusia. yaitu : a. kecuali pada bagian tangkai badan. permukaannya berjonjot dengan tujuan memperluas daerah penyerapan makanan. kantung ini tidak berguna. Kantung Kuning Telur (Yolk Sac) Kantung kuning telur merupakan pelebaran endodermis berisi persediaan makanan bagi hewan ovipar. Ektoderm akan membentuk epidermis kulit dan sistem saraf. pada manusia hanya terdapat sedikit dan tidak berguna. di sebelah dalam endoderm. .kehamilan dengan cara menstrimulasi produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga mencegah terjadinya menstruasi. b. Ketiga lapisan tersebut merupakan lapisan lembaga (Germ Layer). Jonjot korion menghilang pada hari ke-28. Trofoblas kemudian menebal beberapa lapis. yaitu bagian yang akan berkembang menjadi tall pusat. alantois merupakan kantung kecil dan masuk ke dalam jaringan tangkai badan. Pembuatan Lapisan Lembaga Setelah hari ke-12. endoderm membentuk saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. tetapi kantung ini sangat berguna pada hewan ovipar (bertelur). tampak dua lapisan jaringan di sebelah luar disebut ektoderm. gunanya melindungi janin dari tekanan atau benturan. maka tidak berkembang. Embrio telah kuat menempel setelah hari ke-12 dari fertilisasi. Setelah semua membran dan plasenta terbentuk maka embrio disebut janin/fetus. mesoderm membentuk antara lain rangka. sistem ekskresi dan sistem reproduksi. sistem peredaran darah. karena kantung ini berisi persediaan makanan bagi embrio. Amnion Amnion merupakan kantung yang berisi cairan tempat embrio mengapung. Di antara lapisan ektoderm dan endoderm terbentuk lapisan mesoderm. Pada manusia. Dengan demikian terbentuklah usus primitif dan kemudian terbentuk Pula kantung kuning telur (Yolk Sac) yang membungkus kuning telur. otot.

meskipun begitu virus dan bakteri dapat melalui penghalang (barier) berupa jaringan ikat dan masuk ke dalam darah janin. antara lain: a. Pada sistem hubungan plasenta. darah ibu tidak pernah berhubungan dengan darah janin.16 siklus haid). atau mengikat/memotong tuba fallopii dikenal dengan istilah tubektomi. Plasenta berperan dalam pertukaran gas. Ukuran ini dicapai pada waktu bayi akan lahir tetapi pada waktu hari 28 setelah fertilisasi. c. b. misalnya : kondom. Plasenta atau Ari-Ari Plasenta atau ari-ari berbentuk seperti cakram dengn garis tengah 20 cm. dan tebal 2. Pemencaran Organisme Makhluk hidup dapat menyebar dengan kisaran luas maupun sempit tergantung cara pemencarannya. Hal ini berhubungan dengan sifat estrogen yang merangsang uterus untuk berkontraksi. Progesteron dan estrogen juga merangsang pertumbuhan kelenjar air susu. progesteron makin sedikit. dan lain-lain. makanan dan zat sisa antara ibu dan fetus. terdapat beberapa metode. Cara ini dikenal dengan nama sistem kalender atau abstinensi. Ada organisme yang tersebar luas (organisme kosmopolit) misalnya : kecoa dan lumut. jelly. sedangkan progesteron mencegah kontraksi uterus. Sterilisasi Sterilisasi dilakukan dengan mengikat/memotong saluran vas defereus dikenal dengan istilah vasektomi. Hormon oksitosin yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis jugs berperan dalam merangsang kontraksi uterus menjelang persalinan. Menggunakan Alat Bantu Mencegah pertemuan ovum dengan spermatozoa. ada pula yang hanya berada di suatu daerah tertentu (organisme endemik) misalnya :bunga Rafjlesia dan badak Jawa. Pemencaran Tumbuhan . Kontrasepsi adalah suatu cara yang bertujuan mencegah terjadinya pembuahan. Catatan : Makin tua kandungan. Tanpa Alat Bantu Dengan cara tidak melakukan koitus pada masa subur wanita (hari 12 . tetapi setelah kelahiran hormon prolaktin yang dihasilkan kelenjar hipoftsislah yang merangsang produksi air susu. plasenta berukuran kurang dari 1 mm. spiral. jumlah estrogen di dalam darah makin banyak. dapat dilakukan dengan berbagai alat bantu.5 cm.3.

Pada setiap ruas terdapat lapisan sisik yang merupakan modifikasi dari daun. maka bijinya akan terpental keluar. 1. . mata tunas akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. bakung. misalnya : a. karet. kapri. e. Pemencaran ini biasanya menggunakan alat pemencaran yang biasanya tidak memungkinkan penyebaran yang luas. Pemencaran secara sengaja Contoh : sapi perah asal Belanda dibawa ke Indonesia 2. rumput gajah. Contoh : petai. yaitu : 1. Contoh : pada rumput teki. Contoh : beberapa jenis rumput. Tunas tumbuh di sepanjang batang. Gerak Higroskopik dari buah polong Buah polong akan pecah bila kering. Stolon atau Geragih Batang yang menjalar di atas tanah. kunyit. bila keadaan lingkungan cocok. jarak. lamtoro. Contoh : kentang. strawberi. yaitu pindah dari satu tempat ke tempat lain. tulip. Akar Rimpang atau Akar Tinggal (Rizom) Merupakan batang yang menjalar di bawah permukaan tanah. Umbi Batang Bagian batang yang digunakan untuk menyimpan makanan umbi. Pemencaran tanpa bantuan faktor luar 2. dahlia. Hewan dapat pula mengadakan pemencaran karena ulah manusia. d. b. caranya bisa sengaja atau tidak sengaja. Umbi Lapis Merupakan batang dengan ruas-ruas yang sangat pendek dan sangat rapat. lengkuas. Pemencaran secara tidak sengaja Contoh : kecoa dari Amerika menyebar ke mana-mana.Ada 2 cara pemencaran tumbuhan. leli. ini mempunyai banyak tunas. bekicot dari Afrika menyebar ke Indonesia. Pemencaran dengan bantuan faktor luar Pemencaran Hewan Pemencaran hewan dapat terjadi karena hewan melakukan migrasi. c. Contoh : bawang merah.

Pemencaran secara sengaja. d. delima. . tebal dan banyak rongga udara sehingga mengapung di air. . alat pemencaran mempunyai ciri sebagai berikut : .Entomokori : pemencaran dengan perantaraan serangga. Contohnya : kelapa (Cocos nucifera).Kiroptorokori : pemencaran dengan perantaraan kelelawar.Mammokori : pemencaran dengan perantara mamalia. Hidrokori Pemencaran biji dengan bantuan air. tembakau (Nicotiana tabacum).biji kecil dan ringan. Contoh : biji rumput-rumputan yang menempel pada baju/celana. contoh : biji anggrek dan spora jamur . nyamplung (Calophylum sp). Anemokori Pemencaran biji dengan bantuan angin.Ornitokori : pemencaran dengan perantaraan burung. Biji dapat terpencar jauh dari induknya. Contoh : wijen (Sesamum sp). Contoh : jambu biji (Psidium guajava). Biasanya bijtanaman ini tidak dapat dicerna dan akan keluar bersama kotoran burung. pepaya (Carica papaja). . c. contoh : Opium(Popover somniferum) b. contoh : meranti (Shorea sp) dan tanaman suku Dipterocarpaceae . mesokarp (lapisan tengah).a. . Contoh : beringin (Ficus benjamina). . . endokarp (lapisan dalam) yang keras dan kuat sebagai pelindung lembaga/embrio.Pemencaran secara tidak sengaja. Contoh : kopi (Cofea tanaman sp). contoh : mahoni (Sweitenia mahagoni) dan damar(Agathis alba) buah bersayap. Antropokori Pemencaran dengan perantaraan manusia. Tanaman yang disebarkan dengan cara ini biasanya mempunyai struktur buah dengan 3 lapis kulit. benalu (Loranthus sp). Dengan cara ini. Bijinya mempmyai ciri ringan dan embrio/lembaganya mempunyai pelindung yang baik. contoh : alang-alang (Imperata cylindrica) dan kapok (Ceiba pentandra) .biji terpencar karena tangkainya tergoyang angin. licin dan berkilat dan kedap air. Zookori Pemencaran dengan perantaraan hewan .biji berbulu atau berambut. eksokarp (lapisan terluar).biji bersayap. Contoh : kelapa sawit dari Afrika ke Indonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful