Aborsi

Menjalani kehamilan itu berat, apalagi kehamilan yang tidak dikehendaki. Terlepas dari alasan apa yang menyebabkan kehamilan, aborsi dilakukan karena terjadi kehamilan yang tidak diinginkan. Apakah dikarenakan kontrasepsi yang gagal, perkosaan, ekonomi, jenis kelamin atau hamil di luar nikah. Mengenai alasan aborsi, memang banyak mengundang kontroversi. Ada yang berpendapat bahwa aborsi perlu di legalkan dan ada yang berpendapat tidak perlu dilegalkan. Pelegalan aborsi dimaksudkan untuk mengurangi tindakan aborsi yang dilakukan oleh orang yang tidak berkompeten, misalnya dukun beranak.Sepanjang aborsi tidak dilegalkan maka angka kematian ibu akibat aborsiakan terus meningkat. Ada yang mengkatagorikan Aborsi itu pembunuhan. Ada yang melarang atas nama agama. Ada yang menyatakan bahwa jabang bayi juga punya hak hidup sehingga harus dipertahankan, dan lain-lain. Jika aborsi untuk alasan medis, aborsi adalah legal, untuk korban perkosaan, masih di grey area, aborsi masih diperbolehkan walaupun tidak semua dokter mau melakukannya. Kasus perkosaan merupakan pilihan yang sulit. Meskipun bisa saja kita mengusulkan untuk memelihara anaknya hingga lahir, lalu diadopsikan ke orang lain, itu semua tergantung kematangan jiwa si ibu dan dukungan masyarakat agar anak yang dilahirkan tidak dilecehkan oleh masyarakat. Untuk kehamilan diluar nikah atau karena sudah kebanyakan anak dan kontrasepsi gagal perlu dipirkirkan kembali karena masih banyak orang mendambakan anak. Sebaiknya kita jangan mencari pemecahan masalah yang pendek / singkat / jalan pintas, tapi harus jauh menyentuh dasar timbulnya masalah itu sendiri. Prinsip melegalkan aborsi, sama seperti Prinsip lokalisasi.Banyak celah yang justru akan dimanfaatkan untuk begituan. Karena seks bebas sudah jadi realita sekarang ini, apalagi di kota-kota besar. Jika di data, orang-orang yang ingin mengaborsi, berapa persen yang dikarenakan anaknya 7 dan malnutrisi semua, dibandingkan karena hamil diluar nikah - atau hamil dalam perselingkuhan, jauh lebih besar yg. karena di luar nikah daripada karena alasan ekonomi.

Perempuan berhak dan harus melindungi diri mereka dari eksploitasi orang lain, termasuk suaminya, agar tidak perlu aborsi. Sebab aborsi, oleh paramedis ataupun oleh dukun, legal atau illegal, akan tetap menyakitkan buat wanita, lahir dan batin meskipun banyak yang. menyangkalnya. Karena itu kita harus berupaya bagaimana caranya supaya tidak sampai berurusan dengan hal yang akhirnya merusak diri sendiri. Karena ada laki-laki yang bisa seenak melenggang pergi, dan tidak peduli apa-apa meskipun pacarnya/istrinya sudah aborsi dan mereka tidak bisa diapa-apakan, kecuali pemerkosa, yang jelas ada hukumnya. Jadi solusinya bukan cuma dari rantai yang pendek, tapi dari ujung rantai yang terpanjang, yaitu : penyuluhan tentang seks yang benar. Jika diliat kebelakang, mengapa banyak remaja yg aborsi, karena mereka melakukan seks bebas untuk itu diperlukan pendidikan agama agar moral mereka tinggi dan sadar bahwa free seks tidak sesuai dengan agama dan berbahaya. Jika tidak ingin hamil gunakan kontrasepsi yang paling aman dan kontrasepsi yang paling aman adalah tidak berhubungan seks sama sekali. Segala sesuatu itu ada resikonya. Untuk itu sebelum bertindak, orang harus mulai berpikir : nanti bagaimana bukannya bagaimana nanti. Untuk yang menerima sex sebelum nikah seperti di USA sebaiknya mereka mengetahui cara-cara kontrasepsi, dan pentingnya kontrasepsi, selain mencegah kehamilan juga dapat mencegah penyakit menular, mungkinkah ini bisa mengurangi jumlah aborsi? Keputusan aborsi juga dapat keluar dalam waktu yang singkat, dan setelah melewati waktu krisis, bisa saja keputusan aborsi dibatalkan karena ada seseorang yang mendampingi memberikan support, dan dia tidak jadi mengaborsi. Keputusan untuk aborsi, kemungkinan bisa menghantui seumur hidupnya, mengaborsi anaknya, dan selama beberapa minggu dia masih menyesali dan menangisi kejadian itu, seperti kematian seorang anak. Apalagi jika aborsi dilakukan akibat paksaan, misalnya paksaan dari orangtua, demi nama baik keluarga. Bayangkan berapa banyak orangorang yang. bisa dipaksa untuk menggugurkan, jika aborsi ini dilegalkan.

Aborsi dapat terjadi karena pernikahan yang tidak sehat, misalnya salah satu dari suami-isteri merasa tidak nyaman tidak ada komunikasi yang baik di antara suami istri dan saling pengertian. Adanya tekanan ataupun ancaman dari pihak tertentu terhadap seorang wanita untuk dapat memberikan anak laki-laki. Yang ada adalah rasa mementingkan diri sendiri saja dan pengeksploitasian. Kehamilan bukan hanya peran wanita saja tetapi peran serta pria, juga dalam hal mendapatkan jenis kelamin anak, karena pria yang meberikan kromosom X atau kromosom Y. Jika seorang isteri mengalah untuk hamil lagi karena tekanan demi keamanan rumah tangga tetapi dikemudian hari anak diasuh dengan setengah hati akan berakibat buruh bagi seorang anak, untuk itu jika mengalah menerima dengan berlapang dada, walaupun manusia sangat sedikit yang mampu berlapang dada. Untuk pasangan suami-isteri yang tidak mampu dari segi ekonomi, jasmani ataupun rohani untuk mendapatkan anak lagi, pengunaan kontrasepsi merupakan salah satu cara untuk mencegah aborsi. Menurut Fact About Abortion, Info Kit on Women’s Health oleh Institute for Social, Studies and Action, Maret 1991, dalam istilah kesehatan aborsi didefinisikan sebagai penghentian kehamilan setelah tertanamnya telur (ovum) yang telah dibuahi dalam rahim (uterus), sebelum usia janin (fetus) mencapai 20 minggu. Jadi, gugur kandungan atau aborsi (bahasa Latin: abortus) adalah terjadi keguguran janin; melakukan abortus sebagai melakukan pengguguran (dengan sengaja karena tak menginginkan bakal bayi yang dikandung itu). Secara umum, istilah aborsi diartikan sebagai pengguguran kandungan, yaitu dikeluarkannya janin sebelum waktunya, baik itu secara sengaja maupun tidak. Biasanya dilakukan saat janin masih berusia muda (sebelum bulan ke empat masa kehamilan).

PENYEBAB ABORTUS
Secara garis besar ada 2 hal penyebab Abortus, yaitu :

Maternal.
Penyebab secara umum

1. Infeksi akut • virus, misalnya cacar, rubella, hepatitis • Infeksi bakteri, misalnya streptokokus • Parasit, misalnya malaria 2. Infeksi kronis
• • •

Sifilis, biasanya menyebabkan abortus pada trimester kedua. Tuberkulosis paru aktif. Keracunan, misalnya keracunan tembaga, timah, air raksa, dll

Janin
Penyebab paling sering terjadinya abortus dini adalah kelainan pertumbuhan hasil konsepsi (pembuahan), baik dalam bentuk Zygote, embrio, janin maupun placenta.

ALASAN ABORTUS PROVOKATUS
Abortus Provokatus ialah tindakan memperbolehkan pengaborsian dengan syarat-syarat sebagai berrikut:

Abortus yang mengancam (threatened abortion) disertai dengan perdarahan yang terus menerus, atau jika janin telah meninggal (missed abortion).

• • •

Mola Hidatidosa atau hidramnion akut. Infeksi uterus akibat tindakan abortus kriminalis. Penyakit keganasan pada saluran jalan lahir, misalnya kanker serviks atau jika dengan adanya kehamilan akan menghalangi pengobatan untuk penyakit keganasan lainnya pada tubuh seperti kanker payudara.

• •

Prolaps uterus gravid yang tidak bisa diatasi. Telah berulang kali mengalami operasi caesar.

disertai dengan kecenderungan untuk bunuh diri. Gangguan jiwa. dan chorea gravidarum. • Penyakit-penyakit metabolik. aborsi adalah pengeluaran buah kehamilan dimana buah kehamilan itu tidak mempunyai kemungkinan hidup di luar kandungan. toksemia gravidarum yang berat.• Penyakit-penyakit dari ibu yang sedang mengandung. hipertensi. nephritis. Pada kasus seperti ini sebelum melakukan tindakan abortus harus berkonsultasi dengan psikiater. misalnya diabetes yang tidak terkontrol yang disertai komplikasi vaskuler. Sedangkan dunia . • • • Epilepsi. tuberkulosis paru aktif. hipertiroid. dll. BAB III ABORSI DITINJAU DARI SUDUT MEDIS DAN ETIKA KRISTIANI ABORSI DARI SUDUT MEDIS Menurut batasan atau definisi. sklerosis yang luas dan berat. Hiperemesis gravidarum yang berat. misalnya penyakit jantung organik dengan kegagalan jantung.

aborsi spontan (abortus spontaneus) dan aborsi buatan (abortus provocatus). Insiden abortus spontan sulit untuk ditentukan secara tepat. Namun angka ini mempunyai dua kelemahan. sedang aborsi buatan adalah hasil dari perbuatan manusia yang dengan sengaja melakukan perbuatan pengguguran. menurut UndangUndang di Indonesia. ada dua macam aborsi. Penyebab abortus spontan . Aborsi spontan terjadi sendiri tanpa campur tangan manusia. karena sampai sekarang belum diterapkan kapan sebenarnya dimulainya kehamilan? Apakah penetrasi sperma kedalam sel telur sudah merupakan kehamilan? Apakah pembelahan sel telur yang telah dibuahi berarti mulainya kehamilan? Atau kehamilan dimulai setelah blastocyst membenamkan diri kedalam decidua? Atau setelah janin “bernyawa”? Dengan pemeriksaan tes yang dapat mendeteksi Human Chorionic Gonadotropin maka frekuensi abortus akan menjadi lebih tinggi (20% – 62%). kematian janin di bawah 1000 gram tidak perlu dilaporkan dan dapat dikuburkan di luar Tempat Pemakaman Umum. Abortus Spontaneus Insiden abortus spontan diperkirakan 10% dari seluruh kehamilan. 1. meskipun ada laporan kedokteran yang menyatakan bahwa ada janin di bawah 500 gram yang dapat hidup. Abortus yang terjadi pada usia kehamilan di bawah 12 minggu disebut abortus dini. Karena janin dengan berat badan 500 gram sama dengan usia kehamilan 20 minggu.kedokteran berpendapat bahwa janin yang lahir dengan berat badan yang sama atau kurang dari 500 gram tidak mungkin hidup di luar kandungan. serta aborsi ilegal yang dinyatakan sebagai abortus spontan. yaitu kegagalan untuk menghitung abortus dini yang tidak terdeteksi. Ada negara tertentu yang memakai batas 1000 gram sebagai aborsi. maka kelahiran janin dibawah 20 minggu tersebut sebagai aborsi. Dari cara terjadinya aborsi.

Dalam hal demikian kadang-kadang kehamilan masih dapat diselamatkan. embrio. meskipun dapat menyebabkan kematian janin pada usia yang lebih lanjut atau menyebabkan persalinan prematur. • Kelainan Pertumbuhan Zygote. Selain itu kemungkinan terjadinya abortus bertambah pada wanita yang hamil dalam waktu tiga bulan setelah melahirkan. 2. Ternyata 50% – 60% dari abortus ini berhubungan dengan kelainan kromosom. Kelainan pada uterus (rahim) dapat menyebabkan abortus spontan. Penyakit ibu yang kronis biasanya tidak menyebabkan abortus. Pada abortus dini. • Faktor Ibu. janin maupun placenta. Sedangkan abortus pada usia yang lebih lanjut. Setengah di antaranya disebabkan karena kelainan kromosom. baik dalam bentuk Zygote. Penyebab paling sering terjadinya abortus dini adalah kelainan pertumbuhan hasil konsepsi (pembuahan). Beberapa macam infeksi bakteria atau virus dapat menyebabkan abortus. Resiko terjadinya abortus meningkat dengan makin tingginya usia ibu serta makin banyaknya kehamilan.Lebih dari 80% abortus terjadi pada usia kehamilan 12 minggu. Pembagian abortus spontan • Abortus Imminens (threatened abortion). Penyakit pada ibu biasanya terjadi pada janin dengan kromosom yang normal. biasanya janin masih hidup sebelum dikeluarkan. pengeluaran janin/embrio biasanya didahului dengan kematian janin/embrio. . yaitu adanya gejala-gejala yang mengancam akan terjadi aborsi. paling banyak pada usia kehamilan 13 minggu.

yaitu pengeluaran keseluruhan buah kehamilan dari rahim. aborsi diperbolehkan apabila ibu menderita campak Jerman (German Measles) pada trimester pertama. Dalam hal demikian kehamilan tidak dapat dipertahankan lagi. • Abortus Completus. aborsi jenis inilah yang . Pada masa kini. termasuk dalam kategori ini adalah kehamilan akibat perkosaan atau insect. Elective Abortion Aborsi sukarela adalah pengakhiran kehamilan pada saat janin belum dapat hidup namun bukan karena alasan kesehatan ibu atau janin. Kebanyakan akan berakhir dengan pengeluaran buah kehamilan secara spontan dengan gejala yang sama dengan abortus yang lain. Keadaan demikian biasanya tidak memerlukan pengobatan. Penderitanya biasanya tidak menderita gejala. namun buah kehamilan masih berada di dalam rahim. Keadaan kesehatan ibu yang membahayakan nyawa ibu dengan adanya kehamilan adalah penyakit jantung yang berat. Di negara-negara Eropa. untuk pengobatan perlu dilakukan pengosongan rahim secepatnya. Missed Abortion. dan pada keadaan dimana bayi yang dikandungnya mempunyai cacat fisik atau mental yang berat. serta beberapa penyakit kanker. Istilah ini dipakai untuk keadaan dimana hasil pembuahan yang telah mati tertahan dalam rahim selama 8 minggu atau lebih. • Abortus Therapeuticus Abortus therapeuticus adalah pengakhiran kehamilan pada saat dimana janin belum dapat hidup demi kepentingan mempertahankan kesehatan ibu. Di beberapa negara. kecuali tidak mendapat haid. apabila sebagian dari buah kehamilan sudah keluar dan sisanya masih berada dalam rahim.• Abortus Incipiens (inevitable abortion). hypertensi berat. Pendarahan yang terjadi biasanya cukup banyak namun tidak fatal. Menurut Undang-Undang di Indonesia tindakan ini dapat dibenarkan. artinya terdapat gejala akan terjadinya aborsi. • Abortus Incompletus.

bukan hukuman atau penghakiman. 1. Substansi permasalahan sudah tertutup dengan label atau cap-cap. Perbedaan Pandangan Perbedaan pandangan mengenai relasi atau hubungan antara sang ibu dengan janin yang dikandung.paling sering dilakukan. Celakanya masalah aborsi telah terbungkus oleh banyak label. bukan sikap kebencian apalagi mengutuk dan juga dilandasi oleh sikap empati. pemberitaan-pemberitaan di media massa menyudutkan bahwa yang melakukan aborsi sebagai pembunuh berdarah dingin. Bilamana janin itu sepenuhnya bagian tubuh sang ibu maka yang “anti” aborsi menganggap aborsi melanggar hak-hak ibu. Namun yang pasti secara teologis semuanya adalah hak Allah. Antara dua kutub yang anti dan pro tidak ada titik temu. maka ibu tidak mempunyai hak. mitos. Atau sebaliknya kalau sang ibu itu hanya alat/instrumental saja selama 9 bulan 10 hari. Memang ada perbedaan di antara dua kutub. . Namun kedua belah pihak pada dasarnya tidak setuju aborsi. Misalnya. Kita tidak tahu apa sebenarnya masalah yang esensial. atau membunuh secara sederhana. tetapi ada kasus-kasus atau situasi yang dianggap perkecualian. yaitu antara ideologi konservatif fundamentalis dan liberalis. Di Amerika Serikat. Eugenic Abortion: pengguguran yang dilakukan terhadap janin yang cacat ABORSI DARI SUDUT ETIKA KRISTIANI Etika Kristen dalam melihat masalah aborsi harus dilandasi oleh sikap yang etis dan kristiani. Aborsi tidak sama dengan membunuh. kasih. sehingga kita juga tidak tahu apa yang harus dilakukan. terjadi satu aborsi sukarela untuk tiap 3 janin lahir hidup. dan dalam prakteknya aborsi telah menjadi pertengkaran ideologi.

aborsi mungkin dilakukan apabila: 1. ada beberapa hipotesa. . 2. Demi keselamatan jiwa ibu. Dalam pemahaman seperti itu. Namun ini bukan berarti saya menyetujui tindakan aborsi.2. 3. Sejauh pembuahan sudah berkembang menjadi manusia. Tapi belum menjadi manusia. 3. 4. Orang-orang yang mendorong aborsi itu yang harus diperhatikan juga. 2. yaitu : 1. Perbedaan Paham Perbedaan paham mengenai kapan dimulainya kehidupan manusia. Hari yang ke-12. Justru masyarakat juga harus diberi terapi. yang pasti salah. Hari ke-6 atau ke-7 setelah haid terakhir sel tersebut berkembang menjadi janin. Tetapi dalam alasan-alasan yang positif dan dapat dipertanggungjawabkan aborsi dapat dilakukan. namun harus melihat realitas yang ada. karena setelah bulan ke tujuh telah terbentuk kortek yang akan menjadi manusia. Kapan terjadi manusia. Keluarga-keluarga yang memang beban ekonominya sangat berat sekali dan usia janin tersebut masih sangat muda sekali. misalnya untuk hal-hal yang jika tidak dilakukan akan mengakibatkan sesuatu yang sangat merugikan. Pembuahan terjadi di rahim. Bahwa benar atau salah melakukan tindakan aborsi. Oleh karena itu saya menegaskan bahwa etika menjadi efektif kalau tidak dilihat secara normatif semata. semakin tua usia janin semakin komplek masalahnya bila melakukan aborsi. karena aborsi tetap akan berlangsung terus. kita tidak jarang didorong atau dipaksa untuk melakukan perbuatan yang salah/dosa. Dari keempat hipotesa tersebut disimpulkan bahwa. Jadi mempunyai potensi menjadi calon siapa. Dalam kehidupan kita yang dipengaruhi oleh dosa. karena sebelum hari ke-12 belum terjadi individu alisasi. Kalau probabilitas (kemungkinan) bayi yang akan dilahirkan akan cacat. di situlah kehidupan dimulai. Minggu ke-12.

Permasalahannya bukan boleh atau tidak boleh. Masalah umum dalam aborsi pada trimester kedua adalah perlukaan rahim. yang berkisar dari perlukaan . walau metode ini kurang efektif dan biasanya harus dibarengi dengan asupan hormon oxytocin atau prostaglandin agar dapat mencapai hasil maksimal. maka suntikan lain yang biasa dipakai adalah hipersomolar urea. BAB IV METODE-METODE. EFEK DAN RESIKO ABORSI METODE-METODE ABORSI Urea Karena bahaya penggunaan saline. Realitas dosa inilah yang menyebabkan masalah aborsi tidak dapat dilihat secara “hitam” dan “putih”. efek samping yang sering ditemui adalah pusing-pusing atau muntah-muntah. sehingga operasi pengangkatan janin dilakukan. benar atau tidak benar. Prinsip etika harus dikaitkan dengan kenyataan hidup. Seperti teknik suntikan aborsi lainnya. Gagal aborsi atau tidak tuntasnya aborsi sering terjadi dalam menggunakan metode ini.

Sayatan dibuat di perut dan rahim.kecil hingga perobekan rahim. gagal pernafasan. karena janin dikeluarkan lewat jalan lahir. janin masih dalam keadaan hidup. metode ini digunakan jika cairan kimia yang digunakan/disuntikkan tidak memberikan hasil memuaskan. mengakibatkan janin keluar sebelum waktunya dan tidak mempunyai kemungkinan untuk hidup sama sekali. bayi dikeluarkan dalam keadaan hidup. Terkadang. Sering juga garam atau racun lainnya diinjeksi terlebih dahulu ke cairan ketuban untuk memastikan bahwa janin akan lahir dalam keadaan mati. kateter penyedot dimasukkan untuk menyedot keluar otak bayi. Antara 1-2% dari pasien pengguna metode ini terkena endometriosis/peradangan dinding rahim. gunting dimasukkan ke dalam jalan lahir untuk menusuk kepala bayi itu agar terjadi lubang yang cukup besar. gagal jantung. kapan dan . Aborsi ini dilakukan pada wanita dengan usia kehamilan 20-32 minggu. Prostaglandin Prostaglandin merupakan hormon yang diproduksi secara alami oleh tubuh dalam proses melahirkan. lalu janin ditangkap dengan forsep itu. Partial Birth Abortion Metode ini sama seperti melahirkan secara normal. pendarahan. mungkin juga lebih tua dari itu. Tubuh janin ditarik keluar dari jalan lahir (kecuali kepalanya). Kepala yang hancur lalu dikeluarkan dari dalam rahim bersamaan dengan tubuh janin yang lebih dahulu ditarik keluar. forsep (tang penjepit) dimasukkan ke dalam rahim. Injeksi dari konsentrasi buatan hormon ini ke dalam air ketuban memaksa proses kelahiran berlangsung. Histerotomy Sejenis dengan metode operasi caesar. Dengan bantuan alat USG. Bayi beserta ari-ari serta cairan ketuban dikeluarkan. Lalu. Pada saat ini. yang membuat satu pertanyaan bergulir: bagaimana. Setelah itu. perobekan rahim. infeksi. trauma rahim karena dipaksa melahirkan. karena tak jarang terjadi janin lolos dari trauma melahirkan secara paksa ini dan keluar dalam keadaan hidup. Efek samping penggunaan prostaglandin tiruan ini adalah bagian dari ari-ari yang tertinggal karena tidak luruh dengan sempurna.

Darah yang hilang selama dilakukannya metode ini lebih banyak dibandingkan dengan metode penyedotan. cairan ketuban. Mesin penyedot bertenaga kuat dengan ujung tajam dimasukkan ke dalam rahim lewat mulut rahim yang sengaja dimekarkan. aborsi dilakukan dengan metode penyedotan. Pil RU 486 Masyarakat menamakannya “Pil Aborsi Perancis”. Metode Penyedotan (Suction Curettage) Pada 1-3 bulan pertama dalam kehidupan janin. sedangkan plasenta dikerok dari dinding rahim. karena ada kemungkinan terjadi perobekan rahim. dsb). Metode ini tidak sama dengan metode D&C yang dilakukan pada wanita-wanita dengan keluhan penyakit rahim (seperti pendarahan rahim. prosedur ini dijalani dengan pengawasan ketat dari . tidak terjadinya menstruasi. Bagian tubuh janin dipotong berkeping-keping dan diangkat. bagian-bagian plasenta dan tubuh janin terkumpul dalam botol yang dihubungkan dengan alat penyedot ini. Teknik ini menggunakan 2 hormon sintetik yaitu mifepristone dan misoprostol untuk secara kimiawi menginduksi kehamilan usia 5-9 minggu. mulut rahim dibuka atau dimekarkan dengan paksa untuk memasukkan pisau baja yang tajam. Metode D&C – Dilatasi dan Kerokan Dalam teknik ini. Teknik inilah yang paling banyak dilakukan untuk kehamilan usia dini. Di Amerika Serikat. Peradangan dapat terjadi dengan mudahnya jika masih ada sisa-sisa plasenta atau bagian dari janin yang tertinggal di dalam rahim. Begitu juga dengan perobekan rahim dan radang paling sering terjadi. Hal inilah yang paling sering terjadi yang dikenal dengan komplikasi paska-aborsi. Ketelitian dan kehati-hatian dalam menjalani metode ini sangat perlu dijaga guna menghindari robeknya rahim akibat salah sedot yang dapat mengakibatkan pendarahan hebat yang terkadang berakhir pada operasi pengangkatan rahim. Hasil penyedotan berupa darah. Komplikasi yang sering terjadi antara lain robeknya dinding rahim yang dapat menjurus hingga ke kandung kencing.siapa yang membunuh bayi ini? Metode ini memiliki resiko tertinggi untuk kesehatan wanita. Penyedotan ini mengakibatkan tubuh bayi berantakan dan menarik ari-ari (plasenta) dari dinding rahim.

Suntikan Methotrexate (MTX) Prosedur dengan MTX sama dengan RU 486. tetapi juga memproduksi hormon hCG (human chorionic gonadotropin). Kebanyakan wanita mengeluarkan isi rahimnya itu dalam 4 jam saat menunggu di klinik. Ada beberapa kasus serius dari penggunaan RU 486. kegemukan. seperti aborsi yang tidak terjadi hingga 44 hari kemudian. rasa sakit hingga kematian. hanya saja obat ini disuntikkan ke dalam badan. tetapi 30% dari mereka mengalami hal ini di rumah. atau di tempat-tempat lainnya. yang mengakibatkan terjadinya kontraksi rahim dan membuat janin terlepas dari rahim. Pada kunjungan pertama. darah tinggi. pendarahan hebat. maka janin tidak mendapatkan makanannya lagi dan menjadi kelaparan. Jika tidak ditemukan kontra-indikasi (seperti perokok berat. MTX pada mulanya digunakan untuk menekan pertumbuhan pesat sel-sel. biasanya misoprostol. penyakit asma. wanita hamil tersebut diperiksa dengan seksama. seperti pada kasus kanker. muntah-muntah. yaitu 3648 jam setelah kunjungan pertama. MTX ternyata juga menekan pertumbuhan pesat trophoblastoid – selaput yang menyelubungi embrio yang juga merupakan cikal bakal plasenta. di kendaraan umum. Karena pemblokiran ini.klinik aborsi yang mengharuskan kunjungan sedikitnya 3 kali ke klinik tersebut. dengan menetralisir asam folat yang berguna untuk pemecahan sel. untuk mengetahui apakah aborsi telah berlangsung. Kunjungan ketiga dilakukan kira-kira 2 minggu setelah pengguguran kandungan. dll) yang malah dapat mengakibatkan kematian pada wanita hamil itu. yang memberikan tanda pada corpus luteum untuk terus . Trophoblastoid tidak saja berfungsi sebagai ‘sistim penyanggah hidup’ untuk janin yang sedang berkembang. Kerja RU 486 adalah untuk memblokir hormon progesteron yang berfungsi vital untuk menjaga jalur nutrisi ke plasenta tetap lancar. Jika belum. maka operasi perlu dilakukan (5-10 persen dari seluruh kasus). mengambil oksigen dan nutrisi dari darah calon ibu serta membuang karbondioksida dan produk-produk buangan lainnya. wanita hamil ini diberikan suntikan hormon prostaglandin. Pada kunjungan kedua. Sedikitnya seorang wanita Perancis meninggal sedangkan beberapa lainnya mengalami serangan jantung. di tempat kerja. ada juga yang perlu menunggu hingga 5 hari kemudian. maka ia diberikan pil RU 486. pusing-pusing.

Efek samping yang tercatat dalam studi kasus adalah sakit kepala. Wanita yang kedapatan masih mengandung pada kunjungan ke klinik aborsi selanjutnya. Hal ini membuat cara aborsi dengan menggunakan suntikan MTX dapat berlangsung berminggu-minggu. tablet misoprostol dimasukkan ke dalam kelamin wanita hamil itu untuk memicu terlepasnya janin dari rahim. dan sakit paru-paru. dan pabrik itu menyarankan agar hanya para dokter yang berpengalaman dan memiliki pengetahuan tentang terapi antimetabolik saja yang boleh menggunakan MTX. Si wanita hamil itu akan mendapatkan pendarahan selama berminggu-minggu (42 hari dalam sebuah studi kasus). “kematian pernah dilaporkan pada orang yang menggunakan MTX”.memproduksi hormon progesteron yang berguna untuk mencegah gagal rahim dan keguguran. di dalam bis umum. rasa sakit. di supermarket. dsb. Bahkan dokter-dokter yang bekerja di klinik aborsi seringkali enggan untuk memberikan suntikan MTX karena MTX sebenarnya adalah racun dan efek samping yang terjadi terkadang tak dapat diprediksi. bahkan terjadi pendarahan hebat. pabrik pembuat menuliskan peringatan keras bahwa MTX memang berguna untuk pengobatan kanker. dan karena kekurangan nutrisi. Sedangkan janin dapat gugur kapan saja – di rumah. beberapa kasus artritis dan psoriasis. Terkadang. Meski para dokter aborsi yang menggunakan MTX menepis efek-efek samping MTX dan mengatakan MTX dosis rendah baik untuk digunakan dalam proses aborsi. 3-7 hari kemudian. tetapi sering juga terjadi perlunya penambahan dosis misoprostol. hal ini terjadi beberapa jam setelah masuknya misoprostol. MTX menghancurkan integrasi dari lingkungan yang menopang. melindungi dan menyuburkan pertumbuhan janin. karena pada paket injeksi yang digunakan untuk aborsi juga tertera peringatan bahaya racun walau MTX digunakan dalam dosis rendah EFEK ABORSI . di tempat kerja. dan yang lebih serius adalah depresi sumsum tulang belakang. Dalam bungkus MTX. maka janin menjadi mati. kerusakan fungsi hati. kekuragan darah. diare. dokter-dokter aborsi lainnya tidak setuju. penglihatan yang menjadi kabur. mau tak mau harus menjalani operasi untuk mengeluarkan janin itu.

Efek Jangka Panjang • • • • • • Tidak dapat hamil kembali Keguguran Kandungan Kehamilan Tubal Kelahiran Prematur Gejala peradangan di bagian pelvis Hysterectom RESIKO ABORSI Aborsi memiliki risiko penderitaan yang berkepanjangan terhadap kesehatan maupun keselamatan hidup seorang wanita. Risiko kesehatan dan keselamatan fisik yang akan dihadapi seorang wanita pada saat melakukan aborsi dan setelah melakukan aborsi adalah . Resiko kesehatan terhadap wanita yang melakukan aborsi berisiko kesehatan dan keselamatan secara fisik dan gangguan psikologis. Efek Jangka Pendek • • • • • • • • Rasa sakit yang intens Terjadi kebocoran uterus Pendarahan yang banyak Infeksi Bagian bayi yang tertinggal di dalam Shock/Koma Merusak organ tubuh lain Kematian 2.1. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal. . Tidak benar jika dikatakan bahwa seseorang yang melakukan aborsi ia ” tidak merasakan apa-apa dan langsung boleh pulang “. • • Kematian mendadak karena pendarahan hebat.

Oleh sebab itu yang sangat penting untuk diperhatikan dalam hal ini adanya perhatian khusus dari orang tua remaja tersebut untuk dapat memberikan pendidikan seks yang baik dan benar. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease). Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya. Kanker indung telur (Ovarian Cancer). Kanker hati (Liver Cancer). Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita). Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi ( Ectopic Pregnancy). Kanker leher rahim (Cervical Cancer). tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mental seorang wanita. Gejala-gejala ini dicatat dalam ” Psychological Reactions Reported After Abortion ” di dalam penerbitan The Post-Abortion Review.• • • Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan. Gejala ini dikenal dalam dunia psikologi sebagai “Post-Abortion Syndrome” (Sindrom Paska-Aborsi) atau PAS. Rahim yang sobek (Uterine Perforation). Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis) • • • • • • • • Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik. Kelainan pada ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada kehamilan berikutnya. BAB V ABORSI DAN AGAMA “APA KATA ALKITAB MENGENAI ABORSI?” .

9:6). Sekali lagi sang bayi tidak seharusnya dihukum karena perbuatan jahat ayahnya. Setiap pasangan yang menghadapi situasi yang sangat sulit ini harus berdoa minta hikmat dari Tuhan (Yakobus 1:5) untuk apa yang Tuhan mau mereka buat. aborsi bukan hanya sekedar soal hak perempuan untuk memilih. mari kita mengingat bahwa Allah kita adalah Allah dari mujizat. Pertama-tama perlu diingat bahwa situasi semacam ini hanya kurang dari 1/10 dari 1 persen dari seluruh aborsi yang dilakukan di dunia saat ini. Dia dapat menjaga hidup dari ibu dan anak sekalipun secara medis hal itu tidak mungkin. Mazmur 139:13-16 berbicara mengenai peran aktif Allah dalam menciptakan dan membentuk kita dalam rahim. Bagi orang Kristiani. Hal ini dengan jelas mengindikasikan bahwa Allah memandang bayi dalam kandungan sebagai manusia sama seperti orang dewasa.Alkitab tidak pernah secara khusus berbicara mengenai soal aborsi. . Argumen kedua yang biasanya diangkat untuk menentang posisi orang Kristiani dalam hal aborsi adalah. Akhirnya. Jauh lebih banyak perempuan yang melakukan aborsi karena mereka tidak mau “merusak tubuh mereka” daripada perempuan yang melakukan aborsi untuk menyelamatkan jiwa mereka. Yeremia 1:5 memberitahu kita bahwa Allah mengenal kita sebelum Dia membentuk kita dalam kandungan. apakah membunuh sang bayi adalah jawabannya? Dua kesalahan tidak menghasilkan kebenaran. Betapapun mengerikannya hamil sebagai akibat pemerkosaan atau hubungan seks antar saudara.”. Namun demikian. isteri dan Allah. Anak yang lahir sebagai hasil pemerkosaan atau hubungan seks antar saudara dapat saja diberikan untik diadopsi oleh keluarga yang tidak mampu memperoleh anak – atau anak tsb dapat dibesarkan oleh ibunya. “Bagaimana jikalau hidup sang ibu terancam?”. ada banyak ajaran Alkitab yang membuat jelas apa pandangan Allah mengenai aborsi. Argumen pertama yang selalu diangkat untuk menentang posisi orang Kristiani dalam hal aborsi adalah. “Bagaimana dengan kasus pemerkosaan dan/atau hubungan seks antar saudara. Kedua. Aborsi juga berkenaan dengan hidup matinya manusia yang diciptakan dalam rupa Allah (Kejadian 1:26-27. Keluaran 21:22-25 memberikan hukuman yang sama kepada orang yang mengakibatkan kematian seorang bayi yang masih dalam kandungan dengan orang yang membunuh. keputusan ini hanya dapat diambil antara suami.

. untuk mengakhiri secara langsung kehidupan manusia yang tidak bersalah”.” thn 80 M) menegaskan. Seturut wahyu. semua dosa apapun dapat diampuni (Yohanes 3:16. Gereja Katolik Roma mengutuk praktek aborsi. “Engkau tidak boleh melakukan abortus dan juga tidak boleh membunuh anak yang baru dilahirkan. atau laki-laki yang mendorong aborsi. Melalui iman dalam Kristus.Pada 99% dari aborsi yang dilakukan sekarang ini alasannya adalah “pengaturan kelahiran secara retroaktif”. Roma 8:1. Perempuan dan/atau pasangannya memutuskan bahwa mereka tidak menginginkan bayi yang dikandung. aborsi tidak sepantasnya dijadikan opsi pertama. semuanya dapat diampuni melalui iman di dalam Yesus Kristus. Hanya Allah sajalah Tuhan kehidupan sejak awal sampai akhir: tidak ada seorang pun boleh berpretensi mempunyai hak. “Kehidupan manusia adalah kudus karena sejak awal ia membutuhkan ‘kekuasaan Allah Pencipta’ dan untuk selamalamanya tinggal dalam hubungan khusus dengan Penciptanya. baik sebelum ataupun sesudah ia dilahirkan. Kolose 1:14). Maka mereka memutuskan untuk mengakhiri hidup dari bayi itu daripada harus bertanggung jawab. merupakan kejahatan moral. Hidup dari manusia dalam kandungan tu layak untuk mendapatkan segala usaha untuk memastikan kelahirannya. AJARAN AGAMA Pada prinsipnya. tujuan satu-satunya. Perempuan yang telah melakukan aborsi. Beberapa contoh ajaran dalam rentang waktu tiga ratus tahun pertama sejak berdirinya Gereja meliputi yang berikut ini: “Didache” (“Ajaran dari Keduabelas Rasul. dalam keadaan mana pun. Bahkan dalam kasus 1% yang sulit itu.” “Surat Barnabas” (thn 138) juga mengutuk aborsi. dengan penekanan khusus pada misteri inkarnasi. Gereja mengajarkan. baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. dan karenanya mengakhiri kehidupan manusia yang tidak bersalah. umat Kristen Katolik percaya bahwa semua kehidupan adalah kudus sejak dari masa pembuahan hingga kematian yang wajar. dosa aborsi tidaklah lebih sulit diampuni dibanding dengan dosa-dosa lainnya. atau bahkan dokter yang melakukan aborsi. Bagi mereka yang telah melakukan aborsi. Ini adalah kejahatan yang terbesar.

artinya abortus yang dikehendaki baik sebagai tujuan maupun sebagai sarana). tidak banyak bedanya apakah orang membinasakan kehidupan yang telah dilahirkan ataupun melakukannya dalam tahap yang lebih awal. teristimewa bayi-bayi tak dilahirkan yang tak berdaya dan tak bersalah. Ia yang bakal manusia adalah manusia. TANGGAPAN GEREJA Gereja Katolik merupakan satu-satunya lembaga keagamaan yang dengan lantang menentang aborsi. Kita. patut berdoa demi berubahnya hati nurani umat manusia dan dengan gagah berani mengajarkan. Konsili Elvira. Untuk Gereja Katolik. St. aborsi adalah pembunuhan atas manusia tak .” Poin utamanya adalah Gereja Katolik Roma sejak dari awal secara terus-menerus menjunjung tinggi kekudusan hidup dari bayi yang belum dilahirkan dan mengutuk tindakan aborsi langsung (abortus langsung. “mencegah kelahiran adalah melakukan pembunuhan. Gereja tetap mengutuk aborsi. suatu konsili gereja lokal di Spanyol. Setelah pengesahan kekristenan pada tahun 313. termasuk anak-anak yang masih ada dalam rahim ibu mereka.Athenagoras (thn 177) dalam tulisannya “Pembelaan Atas Nama Umat Kristen” (suatu pembelaan terhadap paham kafir) menegaskan bahwa umat Kristen menganggap para wanita yang menelan ramuan atau obat-obatan untuk menggugurkan kandungannya sebagai para pembunuh. Sebagai contoh.” Tertulianus (thn 197) dalam “Apologeticum” menegaskan hal serupa. mempertahankan serta membela kekudusan hidup manusia. sama seperti mereka yang menerima racun itu guna membunuh janin. Basilus dalam sepucuk suratnya kepada Uskup Amphilochius (thn 374) dengan tegas menyatakan ajaran Gereja: “Seorang wanita yang dengan sengaja membinasakan janin haruslah diganjari dengan hukuman seorang pembunuh” dan “Mereka yang memberikan ramuan atau obat-obatan yang mengakibatkan aborsi adalah para pembunuh juga.” Pada tahun 300. mengeluarkan undang-undang khusus yang mengutuk aborsi (Kanon 63). ia mengutuk para pembunuh anak-anak. “di mana mereka telah menjadi obyek penyelenggaraan ilahi. sebagai umat Kristen Katolik. Menentang ajaran ini berarti menyangkal ilham Kitab Suci dan Tradisi kristiani.

Jikalau seseorang menjadi korban pemerkosaan. Gereja hanya menerima kedua kasus dilematis yang tadi telah dijelaskan. Jikalau ada kelainan pada janin. Manusia atas nama kesenangan yang sifatnya sangat sementara dan sangat egois mengorbankan kehidupan. dengan tegas mengumandangkan kembali ajaran Gereja bahwa aborsi adalah dosa besar dan aborsi sama sekali bukan hak azasi. sangatlah benar. Bahkan dalam kasus kedua itu beberapa ahli moral masih meragukan apakah hidup ibu selalu layak lebih diutamakan dibandingkan dengan hidup janin. Gereja tetap tidak memperbolehkan adanya aborsi. Pernyataan Paus tersebut disambut gembira oleh pencinta kehidupan dan di lain pihak disambut dengan protes keras oleh para pencinta kematian. Hak azasi dalam pengertian Gereja Katolik selalu mengarah kepada kehidupan dan bukan kepada kematian. dan ia takut kalau anak yang dilahirkannya dilecehkan oleh masyarakat. yakni situasi dimana ibu akan meninggal bila janin tidak digugurkan. Dan kasus dilematis kedua. . aborsi hanya layak dibenarkan dalam dua kasus dilematis berikut: kasus dilematis pertama. yakni situasi dimana jelas bahwa janin akan mati bersama ibunya apabila tidak dilaksanakan pengguguran. Tetapi Gereja akan membantu menyiapkan proses kematangan jiwa sang ibu misalnya melalui pendampingan oleh para suster sehingga sang ibu mau melahirkan anak dan membatalkan niat pengguguran. beliau mengatakan bahwa zaman ini sangat diwarnai oleh “budaya kematian” (the culture of death).berdosa dan yang dalam dirinya tak bisa membela diri. Aborsi adalah suatu tindakan yang mengarah pada kematian dan hanya dilakukan oleh orang yang mencintai kematian. Sebab memang katakata Johannes Paulus II. Paus Benedictus XVI dalam kunjungannya ke Austria. ia tetap tidak boleh melakukan tindakan aborsi. Maka sangat jelas bahwa Gereja Katolik mengerti tindakan mengaborsi bukanlah hak azasi melainkan sebaliknya adalah kejahatan azasi. Gereja menyiapkan mental/kejiwaan si korban perkosaan melalui pendampingan (konseling) yang bisa dilakukan oleh pastor dan suster. Kecuali kalau kelainan itu mengakibatkan masalah dilematis seperti diatas tadi. Dalam Gereja Katolik.

dalam situasi dan kondisiyang rumit. jelasnya supaya memiliki hak hidup? • Jika kita menganggap bayi yang belum dilahirkan bukan manusia. BAB VI PENUTUP TANGGAPAN Setelah saya membaca kasus-kasus yang terlampir pada lampiran. sampai saat ini ternyata kasus mengenai aborsi masih sangat tinggi. • • Apakah fetus atau janin itu manusia atau bukan? Syarat apakah yang harus dimiliki “sesuatu” supaya dapat dianggap seorang manusia. dimana Negara tersebut masih memperbolehkan diadakannya aborsi. Menurut data. maka Abortus tidak dapat dicap sebagai pembunuhan. maka ini jelas merupakan suatu pembunuhan. Dalam perintah Allah yang ke-5 berbunyi “Jangan Membunuh”. gereja masih bertanyatanya. maka perintah ini ditujukan untuk manusia. bahkan sampai remaja pun .KESULITAN GEREJA Gereja Katolik saat ini masih kesulitan untuk mengatasi masalah aborsi yang masih tinggi. tetapi hanya benda. tetapi jika itu adalah manusia yang sedang mengalami proses pertumbuhan secara kontiniu. kasus aborsi sampai saat ini sangatlah serius dan membahayakan bagi umat manusia. Dan sekarang yang menjadi masalah utama adalah tentang status fetus/janin itu sendiri. Diantaranya seperti sebuah kebijakan-kebijakan Negara. dan masalah kita dapat diselesaikan. kapankah fetus itu dapat menikmati statusnya sebagai seorang manusia atau pribadi? Jika janin itu belum mempunyai status sebagai manusia. apakah perintah ini masih berlaku? Dan kalau kita melihat konteksnya.

Dia masih memaafkan orang yang melakukan tindakan aborsi dan yang membantu lancarnya jalannya aborsi. Tetapi tindakan aborsi tidak diperkenankan apabila seorang wanita malu menanggung resiko mempunyai anak diluar nikah ataupun di dalam situasi perkawinan dimana seorang ibu yang hamil dan mempunyai banyak anak. maka kita harus menanggung resiko untuk mempunyai anak. apabila dalam situasi janin akan mati bersama ibunya apabila tidak dilaksanakan pengguguran dan situasi dimana ibu akan meninggal bila janin tidak digugurkan. Kita seharusnya menghargai sebuah kehidupan. tetapi ibu tersebut tidak menginginkan kehadiran anaknya didalam kehamilanya. Kita tidak boleh lepas begitu saja untuk menggugurkan janin tersebut. Walaupun banyak Negara telah menyerukan program KB dan banyak Negara telah menyarankan untuk memakai kondom sebagai pilihan alternative program KB. maka ibu tersebut tidak boleh melakukan tindakan aborsi. tetapi hasilnya di dunia ini masih tinggi akan kasus aborsi. Allah Bapa sangatlah baik. jika mereka telah melakukan pertobatan kepada Allah. Janin di dalam kandungan merupakan anugrah yang diberikan Allah kepada kita. Dalam pengertian saya ini. Tetapi kita dapat mencegah meningkatnya kasus aborsi dengan cara kita sadar akan tindakan aborsi tersebut tidaklah . hal ini akan dipertanyakan oleh Allah pada hari penantian. bukan berarti kita seenaknya melakukan tindakan aborsi lalu bertobat. Saya menanggapi bahwa perbuatan aborsi dengan tujuan dan maksud tertentu memang ada yang boleh dilakukan dan ada yang tidak boleh dilakukan. Tujuan dan maksud tersebut memang boleh dilakukannya tindakan aborsi. Apabila kita melakukan aborsi lalu kita meninggal sebelum melakukan pertobatan. Jika kita akan melakukan hubungan sex terhadap pasangan kita (di dalam maupun diluar perkawinan).telah melakukan tindakan aborsi. Kita tidak boleh merampas hak dari janin tersebut untuk hidup. SOLUSI Memang kasus aborsi tidak dapat kita hentikan.

blogspot.com yang diakses pada tanggal 7 Desember 2007. dengan solusi yang telah saya berikan berguna bagi kita semua.baik.com/2005/11/24/aborsi-pro-life-atau-pro-choice/ 5. dengan rincian sebagai berikut: 1. http://mathiasdarwin. DAFTAR PUSTAKA Pencarian dari www.google. http://abortus.com/search/label/Abortus 3. Saya berharap agar kita semua menjadi sadar dan tidak melakukan tindakan aborsi. http://abortus.blogspot. Saya berharap. Solusi saya agar kita sadar bahwa aborsi itu dosa ialah beriman yang diwujudkan dengan: • Sikap hormat terhadap kehidupan manusia sebagai ciptaan Tuhan yang ”serupa dengan citra Allah” (Berdasarkan Kej 1:26) • Taat kepada perintah Allah khususnya perintah cinta / hukum cinta yaitu Cinta Kepada Tuhan dan sesama. • Kursus persiapan perkawinan. http://gemawarta.html 2.com/2007/11/metode-metode-aborsi.blogspot.com/2007/09/08/apakah-aborsi-salah-satu-hakazasi-manusia/ . • • • Taati perintah ke -5 : ”Jangan Membunuh” Setia kepada ajaran Gereja yang melarang keras Aborsi (humanae Ultae). http://abortus. Pembinaan kaum muda: Memberi Katekese (pelajaran) mengenai seks dan seksualitas.com/search/label/Resiko 4.wordpress.wordpress.

sebanyak 200 remaja putri melakukan seks bebas. Angka kejadian aborsi di Indonesia mencapai 2. bisa diperkirakan jumlah remaja yang melakukan seks bebas sekitar 38-53 ribu.indocell. Pustaka Sinar Harapan.id/kps-jkt/p4/bk/aborsi. Dari survei yang dilakukan di Jakarta diperoleh hasil bahwa sekitar 6-20 persen anak SMU dan mahasiswa di Jakarta pernah melakukan hubungan seks pranikah.htm 8. Jawa Tengah.htm JS. Diperkirakan 5-7 persennya adalah remaja di pedesaan. polling yang dilakukan di Bandung menunjukkan.or. CPBC.5 juta kasus.762. 1996. jumlah remaja di Kabupaten Bandung sekitar 765.6.kompas.htm 7. Dan 90 persen dari jumlah itu melakukan aborsi. http://yesaya.com/ver1/Kesehatan/0609/15/020926. MA. Dra. Survei lain yang dilakukan di Lampung. Dari 405 kehamilan yang tidak direncanakan. seks bebas. terutama orangtua. Clara Istiwidarum Kriswanto. http://www. Banyak Remaja Melakukan Aborsi Dari hasil browsing. Jawa Barat.5 juta diantaranya dilakukan oleh remaja. 20 persen dari 1. Sebanyak 35 persen dari mahasiswa kedokteran di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta sepakat tentang seks pranikah. dan Jawa Timur juga menunjukkan hasil yang tak jauh berbeda. 95 persennya dilakukan oleh remaja usia 15-25 tahun.084 remaja putra dan putri yang berusia 15-24 tahun di 20 kabupaten di empat provinsi tersebut menunjukkan bahwa .bpkpenabur. http://www1. Kemudian. Berarti. Jakarta. 1. setengahnya kedapatan hamil. Badudu dan Sutan Mohammad Zain. Sebagai catatan. Kamus Umum Bahasa Indonesia. menyebutkan beberapa survei yang bisa membuat banyak orang tercengang.000 remaja yang masuk dalam polling pernah melakukan. psikolog dari Jagadnita Consulting.net/id560. Lalu. Survei yang dilakukan oleh Lembaga Demografi FEUI dan NFPCB tahun 1999 terhadap 8.

Aborsi Masih Tinggi Shanghai. Hal ini memicu tingginya angka kelahiran tidak diinginkan dan penghentian kehamilan atau aborsi.Penggunaan kontrasepsi di kawasan Asia Pasifik masih rendah. dan ekonomi pada perempuan. Secara keseluruhan. Menurut data APCOC. psikologis. Kompas . biaya kontrasepsi. dan berdosis rendah. Kehamilan tidak diinginkan dan penghentian kehamilan dapat menyebabkan beban sosial. misalnya. Illinois. efektif. menjelaskan. Jumat (9/11) di Shanghai.sebanyak 46. di Asia diperkirakan satu dari tiga kelahiran adalah tidak direncanakan. Makin beragam Prof Lee P Shulman dari Divisi Genetika Reproduksi Universitas Northwestern. Dari hasil survei dan polling tersebut setidaknya menunjukkan bahwa masih banyak remaja yang belum paham tentang masalah seksualitas. ada 27 juta kasus penghentian kehamilan di Asia. Hal ini memicu tingginya kehamilan tidak diinginkan. . Kontrasepsi oral. Sejauh ini diperkirakan 123 juta perempuan di seluruh dunia tidak menggunakan kontrasepsi. tingkat aborsi di Asia pada perempuan usia subur masih tinggi. ada yang punya manfaat tambahan. dan situasi ekonomi para penggunanya. Chicago. China. Kesalahan persepsi ini lebih banyak diyakini remaja putra ketimbang putri. Dalam survei itu juga dijumpai sebanyak 51 persen mengira kalau mereka akan tertular HIV hanya bila berhubungan seks dengan pekerja seks komersial. juga tertinggi di dunia. yakni 33 kasus per seribu kelahiran. kesehatan. jerawat. seperti mengurangi risiko anemia. Hal ini antara lain disebabkan oleh kurangnya informasi dan pendidikan tentang kontrasepsi.” kata Ketua Umum Badan Kontrasepsi Asia Pasifik (APCOC) Prof Soo Keat Khoo dalam jumpa pers yang diprakarsai Bayer Schering Pharma. Oleh karena itu. dan sindroma premenstruasi. Angka aborsi tidak aman di Asia. Kehamilan tidak terencana dan aborsi meningkatkan risiko kesehatan ibu dan anak. “Metode kontrasepsi yang digunakan seharusnya ditentukan perempuan dan pasangannya.2 persen remaja menganggap perempuan tidak akan hamil hanya dengan hanya satu kali melakukan hubungan seksual. Pada tahun 1995. pemberdayaan perempuan perlu dilakukan untuk meningkatkan akses terhadap pelayanan kontrasepsi dan keluarga berencana. selain mencegah kehamilan tidak diinginkan. metode kontrasepsi makin beragam.

000 kelahiran (GOI & UNICEF. Di bidang pendidikan. Modul ini diharapkan dapat dimasukkan dalam kurikulum sekolah. Banyak hal yang menyebabkan . angka melek huruf. Walaupun proporsi perempuan usia 15-49 tahun yang melakukan ANC minimal 1 kali telah mencapai lebih dari 80%.6 juta orang) dari total penduduk Indonesia (208. Latar Belakang Lebih dari separuh (104. Penyebab kematian ibu terbesar (58.664 atau peringkat ke 90 (HDR 2000) (GOI & UNICEF. Namun tidak semua kehamilan diharapkan kehadirannya. jumlah perempuan yang berusia 10 tahun ke atas yang buta huruf (14. terdapat perbedaan akses dan peluang antara laki-laki dan perempuan terhadap kesempatan memperoleh pendidikan. 2000).Untuk meningkatkan kesadaran atas pentingnya kontrasepsi. Hal itu terlihat dari semakin turunnya nilai Gender-related Development Index (GDI) Indonesia dari 0. APCOC mengembangkan serangkaian program pendidikan seks bagi kaum remaja di sekolah dan perguruan tinggi.651 atau peringkat ke 88 (HDR 1998) menjadi 0.2% yang persalinannya ditolong oleh tenaga kesehatan. masih sangat rendah. di mana sebesar 54% persalinan masih ditolong oleh dukun bayi (GOI & UNICEF. 2000). GDI mengukur angka harapan hidup. Angka Kematian Ibu (AKI) menurut survei demografi kesehatan Indonesia (SDKI) 1994 masih cukup tinggi. Prof Surasak Taneepanichskul dari APCOC Perwakilan Thailand menyatakan. Hal ini bertujuan memberi informasi komprehensif sesuai kebutuhan remaja putri.3%) (GOI & UNICEF. Persalinan oleh tenaga kesehatan menurut SDKI 1997. hanya 43. yaitu 390 per 100. Kepala Departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Universitas Nasional Singapura Associate Prof PC Wong menambahkan. perlu dilakukan sosialisasi pengetahuan tingkat lanjut tentang kontrasepsi kepada para penyedia layanan kesehatan. Kedua sebab itu sebenarnya dapat dicegah dengan pemeriksaan kehamilan (antenatal care/ANC) yang memadai.2 juta orang) adalah perempuan. termasuk para dokter spesialis.1%) adalah perdarahan dan eklampsia. dokter umum. kualitas hidup perempuan jauh tertinggal dibandingkan lakilaki. 2000). Menurut Susenas 1999. tetapi menurut SDKI 1994. Tidak heran bila jumlah perempuan yang menikmati hasil pembangunan lebih terbatas dibandingkan laki-laki. (Evy) BAB I PENDAHULUAN 1. dan bidan. Setiap tahunnya. Namun. dari 175 juta kehamilan yang terjadi di dunia terdapat sekitar 75 juta perempuan yang mengalami kehamilan tak diinginkan (Sadik 1997).1%) lebih besar daripada laki-laki pada usia yang sama (6. Masih sedikit sekali perempuan yang mendapat akses dan peluang untuk berpartisipasi optimal dalam proses pembangunan. dan pendapatan kotor per kapita (Gross Domestic Product/GDP) riil per kapita antara laki-laki dan perempuan. 2000). angka partisipasi murid sekolah.

Hull. dan sebagainya. Sarwono dan Widyantoro (1993) memperkirakan antara 750. diantara jalan keluar yang ditempuh adalah melakukan upaya aborsi. Saifuddin (1979 di dalam Pradono dkk 2001) memperkirakan sekitar 2. masih banyak perempuan di Indonesia tidak dapat menikmati kemajuan tehnologi kedokteran tersebut. kehamilan di luar nikah. Ketika seorang perempuan mengalami kehamilan tak diinginkan (KTD). Lonjakan pertumbuhan badani dan pematangan organorgan reproduksi adalah salah satu masalah besar yang mereka hadapi. gagal KB.seorang perempuan tidak menginginkan kehamilannya. Terciptanya kondisi ini terutama disebabkan karena hukum di Indonesia masih belum berpihak kepada perempuan dengan melarang tindakan ini untuk dilakukan kecuali untuk menyelamatkan ibu dan bayinya. Banyak diantaranya yang memutuskan untuk mengakhiri kehamilannya dengan mencari pertolongan yang tidak aman sehingga mereka mengalami komplikasi serius atau kematian karena ditangani oleh orang yang tidak kompeten atau dengan peralatan yang tidak memenuhi standar Keputusan untuk melakukan aborsi bukan merupakan pilihan yang mudah. terpaksa beralih ke tenaga yang tidak aman yang menyebabkan mereka beresiko terhadap kesakitan dan kematian. Mereka yang tidak punya pilihan lain. Sedangkan sebuah studi terbaru yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia memperkirakan angka kejadian aborsi di Indonesia per tahunnya sebesar 2 juta (Utomo dkk 2001). tingkat keamanannya 10 kali lebih besar dibandingkan dengan bila melanjutkan kehamilan hingga persalinan. Dengan perkembangan tehnologi kedokteran yang sedemikian pesatnya. Akibatnya.000 hingga 1.000. sesungguhnya perempuan tidak harus mengalami kesakitan apalagi kematian karena aborsi sudah dapat diselenggarakan secara sangat aman dengan menggunakan tehnologi yang sangat sederhana. baik yang dilakukan sendiri maupun dengan bantuan orang lain. Aborsi sering kali ditafsirkan sebagai pembunuhan bayi.000 atau 18 aborsi per 100 kehamilan. janin dalam kandungan menderita cacat berat. Perasaan seksual . Bahkan dikatakan bahwa aborsi oleh tenaga profesional di tempat yang memenuhi standar.3 juta. walaupun ada. seringkali diberikan dengan biaya yang sangat tinggi karena besarnya konsekuensi yang harus ditanggung bila diketahui oleh pihak yang berwajib. walaupun secara jelas Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan aborsi sebagai penghentian kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar kandungan atau kurang dari 22 minggu (WHO 2000). kehamilan yang terlanjur datang pada saat yang belum diharapkan. Perkiraan jumlah aborsi di Indonesia setiap tahunnya cukup beragam. Hanya orang-orang yang mampu berempati yang bisa merasakan betapa perempuan berada dalam posisi yang sulit dan menderita ketika harus memutuskan untuk mengakhiri kehamilannya. antara lain karena perkosaan. sebelum akhirnya mengambil keputusan. Banyak perempuan harus berperang melawan perasaan dan kepercayaannya mengenai nilai hidup seorang calon manusia yang dikandungnya. Menjadi remaja berarti menjalani proses berat yang membutuhkan banyak penyesuaian dan menimbulkan kecemasan. Sayangnya. Belum lagi penilaian moral dari orang-orang sekitarnya bila sampai tindakannya ini diketahui. banyak tenaga profesional yang tidak bersedia memberikan pelayanan ini.

menjadi acuan utama mereka. Data WHO menyebutkan bahwa 15-50 persen kematian ibu disebabkan karena pengguguran kandungan yang tidak aman. Jakarta. Tentunya. remaja yang beberapa generasi lalu masih malumalu kini sudah mulai melakukan hubungan seks di usia dini. Jabar dan Lampung: 0.3 persen pelajar telah melakukan hubungan seks yang pertama saat duduk di bangku sekolah. betapa besar pengaruh segala tindakan yang mereka lakukan saat ini kelak di kemudian hari tatkala menjadi dewasa dan lebih jauh lagi bagi bangsa di masa depan. Di Bali: perkotaan 4. dan film pornografi yang memaparkan kenikmatan hubungan seks tanpa mengajarkan tanggung jawab yang harus disandang dan risiko yang harus dihadapi. yang telah sekian lama tertanam. Yang lebih memprihatinkan. Mereka juga melalap “pelajaran” seks dari internet. 13-15 tahun! Hasil penelitian di beberapa daerah menunjukkan bahwa seks pra-nikah belum terlampau banyak dilakukan. Beberapa dari siswa mengungkapkan. 2130% remaja Indonesia di kota besar seperti Bandung. Ketakutan akan hukuman dari masyarakat dan terlebih lagi tidak diperbolehkannya remaja putri belum menikah menerima layanan keluarga berencana memaksa mereka untuk melakukan aborsi.4%. Mereka adalah calon generasi penerus bangsa dan akan menjadi orangtua bagi generasi berikutnya.% dan pedesaan 0%. Yogyakarta telah melakukan hubungan seks pra-nikah.4 – 5% Di Surabaya: 2. Berdasarkan hasil penelitian Annisa Foundation pada tahun 2006 yang melibatkan siswa SMP dan SMA di Cianjur terungkap 42. Majalah. Artinya. satu dari lima orang Indonesia berada dalam rentang usia remaja. meski saat ini aktivitas situs pornografi baru sekitar 2-3%. meninggalkan remaja dengan berjuta tanda tanya yang lalu lalang di kepala mereka. Pandangan bahwa seks adalah tabu. yang sebagian besar dilakukan secara sembunyi-sembunyi tanpa mempedulikan standar medis.4. mereka justru merasa paling tak nyaman bila harus membahas seksualitas dengan anggota keluarganya sendiri! Tak tersedianya informasi yang akurat dan “benar” tentang kesehatan reproduksi memaksa remaja bergerilya mencari akses dan melakukan eksplorasi sendiri. Di Indonesia saat ini 62 juta remaja sedang bertumbuh di Tanah Air.yang menguat tak bisa tidak dialami oleh setiap remaja meskipun kadarnya berbeda satu dengan yang lain. Di Jatim. Hasilnya. Tetapi beberapa penelitian lain menemukan jumlah yang jauh lebih fantastis. Ketika mereka harus berjuang mengenali sisi-sisi diri yang mengalami perubahan fisikpsikis-sosial akibat pubertas. Bahkan Departemen . buku. dia melakukan hubungan seks tersebut berdasarkan suka dan tanpa paksaan.3% Di Jawa Barat: perkotaan 1. Begitu juga kemampuan untuk mengendalikannya. dan sudah muncul situs-situs pelindung dari pornografi . dapat dibayangkan.3% dan pedesaan 1. membuat remaja enggan berdiskusi tentang kesehatan reproduksi dengan orang lain. masyarakat justru berupaya keras menyembunyikan segala hal tentang seks. Jateng. Arus komunikasi dan informasi mengalir deras menawarkan petualangan yang menantang.

Populer juga disebut dengan abortus provocatus therapcutius. Abortus buatan Legal Yaitu pengguguran kandungan yang dilakukan menurut syarat dan cara-cara yang dibenarkan oleh undang-undang. Penyebabnya dapat oleh karena penyakit yang diderita si ibu ataupun sebab-sebab lain yang pada umumnya gerhubungan dengan kelainan pada sistem reproduksi. 1.Kesehatan RI mencatat bahwa setiap tahunnya terjadi 700 ribu kasus aborsi pada remaja atau 30 persen dari total 2 juta kasus di mana sebgaian besar dilakukan oleh dukun. Abortus Buatan Ilegal Yaitu pengguguran kandungan yang tujuannya selain dari pada untuk menyelamatkan/ menyembuhkan si ibu. jika ditinjau dari aspek hukum dapat digolongkan ke dalam dua golongan yakni : 1. abortus dengan jenis ini merupakan suatu upaya yang disengaja untuk menghentikan proses kehamilan sebelum berumur 28 minggu. A. bukan semata untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dalam keadaan darurat tapi juga bisa karena sang ibu tidak menghendaki kehamilan itu. Di kalangan ahli kedokteran dikenal dua macam abortus (keguguran kandungan) yakni abortus spontan dan abortus buatan. Abortus spontan adalah merupakan mekanisme alamiah yang menyebabkan terhentinya proses kehamilan sebelum berumur 28 minggu. dilakukan oleh tenaga yang tidak kompeten serta tidak memenuhi syarat dan cara-cara yang dibenarkan oleh undang-undang. Lain halnya dengan abortus buatan. Tujuan Untuk mengetahui dan memahami tentang aborsi yang terjadi pada remaja Untuk mengetahui gambaran kasus aborsi pada remaja BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1. Abortus buatan. . dimana janin (hasil konsepsi) yang dikeluarkan tidak bisa bertahan hidup di dunia luar. 1. Pengertian Aborsi Aborsi adalah tindakan penghentian kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar kandungan (sebelum usia 20 minggu kehamilan). karena alasan yang sangat mendasar untuk melakukannya adalah untuk menyelamatkan nyawa/menyembuhkan si ibu.

diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dimana dalam Kitab Undang. diancam pidana penjara paling lama tujuh tahun.Abortus golongan ini sering juga disebut dengan abortus provocatus criminalis. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. (2) Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut. Aspek Hukum ( KUHP dan UU Kesehatan ) Di negara Indonesia. bidan atau juru obat membantu melakukan kejahatan berdasarkan pasal 346. Dari rumusan pasal-pasal tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1. dapat dilakukan tindakan medis tertentu. maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat dditambah dengan sepertiga dan dapat dicabut hak untuk menjalankan pencaharian dalam mana kejahatan dilakukan”. dan jika ibu hamil tersebut mati. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. Dalam KUHP Bab XIX Pasal 346 s/d 349 dinyatakan sebagai berikut: Pasal 346 : “Seorang wanita yang sengaja menggugurkan atau mematikan kandungannya atau menyuruh orang lain untuk itu. karena di dalamnya mengandung unsur kriminal atau kejahatan. Pasal 348 : (1) Barang siapa dengan sengaja menggunakan atau mematikan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya. diancam hukuman penjara 12 tahun. (2) Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut. B. Seorang wanita hamil yang sengaja melakukan abortus atau ia menyuruh orang lain. 1. Pasal 347 : (1) Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita tanpa persetujuannya. Seseorang yang sengaja melakukan abortus terhadap ibu hamil. 2. ataupun membantu melakukan salah satu kejahatan dalam pasal 347 dan 348. diancam 15 tahun penjara. dengan tanpa persetujuan ibu hamil tersebut. diancam hukuman empat tahun penjara. Namun dalam undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 Tentang kesehatan pada pasal 15 dinyatakan bahwa dalam keadaan darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil atau janinnya. . diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun”. dengan Pasal 349 : “Jika seorang dokter.Undang Hukum Pidana (KUHP) tindakan pengguguran kandungan yang disengaja digolongkan ke dalam kejahatan terhadap nyawa (Bab XIX pasal 346 s/d 349).

norma agama. C. 1. sebbab tanpa tindakan medis tertentu itu. Namun dalam keadaan darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu atau janin yang dikandungnya dapat diambil tindakan medis tertentu. sarana kesehatan yang ditunjuk.23 Tahun 1992 Pasal 15 dinyataka sebagai berikut: Ayat (1) : “Tindakan medis dalam bentuk pengguguran kandungan dengan alasan apapun.000.000) dari kematian ibu karena tindakan aborsi yang tidak aman (The Alan Guttmacher Institute . Pasal 15 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling banyak Rp. Unsafe Abortion & KEMATIAN MATERNAL Di dunia setiap tahunnya diperkirakan 600. yaitu seorang dokter ahli kebidanan dan penyakit kandungan. ibu hamil dan janinnya terancam bahaya maut. dilarang karena bertentangan dengan norma hukum. 4. dapat diminta dari suami atau keluarganya. Ayat (3) : Dalam Peraturan Pemerintah sebagai pelaksanaan dari pasal inidijabarkan antara lain mengenal keadaan darurat dalam menyelamatkan jiwa ibu hamil atau janinnya. Pada penjelasan UU No. 500. kecuali dalam keadaan tidak sadar atau tidak dapat memberikan persetujuannya. tenaga kesehaan mempunyai keahlian dan kewenangan bentuk persetujuan. Sekitar 13% (78. Butir d : Sarana kesehatan tertentu adalah sarana kesehatan yang memiliki tenaga dan peralatan yang memadai untuk tindakan tersebut dan telah ditunjuk oleh pemerintah. Jika yang melakukan dan atau membantu melakukan abortus tersebut seorang dokter. norma kesusilaan dan norma kesopanan”.5 tahun penjara dan bila ibu hamilnya mati diancam hukuman 7 tahun penjara. bidan atau juru obat (tenaga kesehatan) ancaman hukumannya ditambah sepertiganya dan hak untuk berpraktek dapat dicabut. Butir c : Hak utama untuk memberikan persetujuan ada pada ibu hamil yang bersangkutan.3.000 perempuan meninggal dunia karena sebab-sebab yang berhubungan dengan kehamilan dan persalinan. maka diancam hukuman 5. Butir b : Tenaga kesehatan yang dapat melakukan tindakan medis tertentu adalah tenaga yang memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukannya. Jika dengan persetujuan ibu hamil. Ayat (2) Butir a : Indikasi medis adalah suatu kondisi yang benar-benar mengharuskan diambil tindakan medis tertentu.000 (lima ratus juta rupiah).

atau satu dari sembilan kematian ibu. karena terselubung dalam perdarahan dan infeksi. Namun. . seperti dikemukakan oleh Direktorat Jendral Bina Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan RI yang secara informal memperkirakan kontribusi aborsi terhadap kematian ibu di Indonesia sebesar 50%. Tidak pernah tersedia data yang pasti mengenai jumlah aborsi di Indonesia disebabkan tidak adanya ketetapan hukum. Perbandingan dengan negara-negara tetangga seAsia Tenggara menunjukkan bahwa AKI 373 per 100. Strategi untuk menurunkan risiko kematian karena aborsi tidak aman adalah dengan menurunkan „demand’ perempuan terhadap aborsi tidak aman. sekalipun pasangan menggunakan kontrasepsi. Akibatnya.1999). Angka sebenarnya mungkin jauh lebih besar lagi. persalinan dan pasca persalinan). perlu disadari bahwa risiko terjadinya kehamilan selalu ada.000 kelahiran hidup (Population Action International. aborsi tidak aman tidak pernah tercatat sebagai penyebab resmi kematian ibu. Lima tahun setelah ICPD Kairo 1994. Ini dapat dimungkinkan bila pemerintah mampu menyediakan fasilitas keluarga berencana yang berkualitas dilengkapi dengan konseling. Bagi remaja yang belum menikah. Aborsi tidak aman merupakan urutan ketiga penyebab kematian ibu di dunia (WHO 2000). dan Filipina (AKI 280 per 100. maka akan selalu ada „demand‟ perempuan terhadap aborsi tidak aman. Konseling keluarga berencana dimaksudkan untuk membimbing klien melalui komunikasi dan pemberian informasi yang obyektif untuk membuat keputusan tentang penggunaan salah satu metode kontrasepsi yang memadukan aspek kesehatan dan keinginan klien. The Reproductive Risk Index. perlu dibekali dengan pendidikan seks sedini mungkin sejak mereka mulai bertanya mengenai seks. Padahal pemerintah Indonesia termasuk salah satu dari sejumlah negara yang menyatakan komitmen terhadap Program Aksi Konferensi Kependudukan (ICPD) di Kairo tahun 1994 untuk menurunkan risiko kematian ibu karena proses reproduksi (kehamilan.1% dari kematian ibu di Indonesia. yaitu 650 per 100. Apalagi kalau digunakan data perkiraan AKI yang dipakai UNICEF untuk Indonesia. tanpa menghakimi. sehingga tidak dapat dilakukan pencatatan data mengenai tindakan aborsi terutama yang diselenggarakan secara tidak aman.000 kelahiran hidup). ternyata Indonesia tidak memperlihatkan hasil yang bermakna atau tidak bisa bergeming dari posisi sebagai negara dengan AKI tertinggi di Asia Tenggara. Bila akses terhadap pelayanan aborsi yang aman tetap tidak tersedia. Peningkatan kualitas perempuan merupakan salah satu syarat pembangunan sumber daya manusia. Analisis lebih jauh data SKRT 1995 menyebutkan aborsi berkontribusi terhadap 11. Tingginya AKI mengindikasikan masih rendahnya tingkat kesejahteraan penduduk dan secara tidak langsung mencerminkan kegagalan pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi risiko kematian ibu.000 kelahiran hidup 37 kali lebih tinggi dari pada Singapura (AKI 10). dua kategori penyebab yang menyebabkan lebih dari separuh (55%) kematian ibu (Gunawan. 2001). hampir 5 kali Malaysia (AKI 80). 2000). dan masih lebih tinggi dari Vietnam (AKI 160). Thailand (AKI 200).

dalam masyarakat mana pun. jumlah kematian orang Amerika Serikat dari tiap-tiap perang adalah: Perang Vietnam 58. Dan ternyata pula. dua badan utama. ada sekitar 2.151 jiwa.com). melainkan juga problem sosial yang terkait dengan paham kebebasan (freedom/liberalism) yang dianut suatu masyarakat. khususnya di Amerika Serikat.708 jiwa. “Angka aborsi saat ini mencapai 2.000.000. Data-data statistik yang ada telah membuktikannya. Paham asing ini tak diragukan lagi telah menjadi pintu masuk bagi merajalelanya kasus-kasus aborsi.” (www. Memang frekuensi terjadinya aborsi sangat sulit dihitung secara akurat. Perang Dunia I 116.316 jiwa. hal. Dr. sayang sekali ada gejala-gejala memprihatinkan yang menunjukkan bahwa pelaku aborsi jumlahnya juga cukup signifikan.ISLAM Pertama-tama harus dideklarasikan bahwa aborsi bukanlah semata masalah medis atau kesehatan masyarakat. Bagaimana di Indonesia ? Di negeri yang mayoritas penduduknya muslim ini. setiap tahun terjadi 750.332 jiwa. 19).000 sampai 1. Muhammad Bin Saud Al Basyr.net). Khofifah Indar Parawansa dalam Seminar “Upaya Cegah Tangkal terhadap Kekerasan Seksual Pada Anak Perempuan” yang diadakan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jatim di FISIP Universitas Airlangga Surabaya menyatakan. Akan tetapi.3 juta dan setiap tahun ada trend meningkat.com). jumlah kematian karena aborsi jauh melebihi jumlah orang yang meninggal dalam semua perang jika digabungkan sekaligus (www. yaitu Federal Centers for Disease Control (FCDC) dan Alan Guttmacher Institute (AGI). Prof. telah mengumpulkan data aborsi yang menunjukkan bahwa jumlah nyawa yang dibunuh dalam kasus aborsi di Amerika — yaitu hampir 2 juta jiwa — lebih banyak dari jumlah nyawa manusia yang dibunuh dalam perang mana pun dalam sejarah negara itu. Mereka beralasan toh orang lain melakukan hal yang serupa dan semua orang melakukannya (James Patterson dan Peter Kim. dr. data tersebut selaras dengan data-data pergaulan bebas di Indonesia yang mencerminkan dianutnya nilai-nilai kebebasan yang sekularistik. Fawzia Aswin Hadis pada Simposium Menuju Era Baru Gerakan .genetik2000. 1991. sahsah saja dilakukan. Sebagai gambaran. sehingga perlu perawatan di rumah sakit.indokini.suarapembaruan. 1995. karena aborsi buatan sangat sering terjadi tanpa dilaporkan kecuali jika terjadi komplikasi. Amerika di Ambang Keruntuhan.000 kasus aborsi yang terjadi setiap tahunnya di Indonesia. Berarti ada 2. Perang Dunia II 407. Ginekolog dan Konsultan Seks. The Day America Told The Thruth dalam Dr. Civil War (Perang Sipil) 498.246 jiwa. Boyke Dian Nugraha. dalam seminar ”Pendidikan Seks bagi Mahasiswa” di Universitas Nasional Jakarta.5 juta aborsi di Indonesia (www. Secara total.com).000 nyawa yang dibunuh setiap tahunnya secara keji tanpa banyak yang tahu (Aborsi. Hj. Perang Korea 54. Data tersebut ternyata sejalan dengan data statistik yang menunjukkan bahwa mayoritas orang Amerika (62 %) berpendirian bahwa hubungan seksual dengan pasangan lain. Mengutip hasil survei yang dilakukan Chandi Salmon Conrad di Rumah Gaul binaan Yayasan Pelita Ilmu Jakarta. dalam sejarah dunia. akhir bulan April 2001 lalu menyatakan. Pada 9 Mei 2001 Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (waktu itu) Dra. Di luar negeri. berdasarkan perkiraan dari BKBN.

aborsi adalah pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. mereka pada hakikatnya tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) sebagai pemutus perkara yang mereka perselisihkan di antara mereka. Aborsi buatan/ sengaja/ Abortus Provocatus Criminalis adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram . yaitu pemisahan agama dari kehidupan (Abdul Qadim Zallum. Aborsi Terapeutik/ Medis atau Abortus Provocatus Therapeuticum Aborsi spontan/ alamiah berlangsung tanpa tindakan apapun.jender. di Hotel Sahid Jakarta mengungkapkan ada 42 % remaja yang menyatakan pernah berhubungan seks. Survei ini dilakukan di Rumah Gaul Blok M.kompas. (JNPK-KR. yaitu: 1. Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma. Aborsi Spontan/ Alamiah atau Abortus Spontaneus 2.com). Selain itu keterikatan dengan hukum-hukum Syariat Islam adalah kewajiban seorang muslim sebagai konsekuensi keimanannya terhadap Islam. hukum aborsi itu sendiri memang wajib dipahami dengan baik oleh kaum muslimin. Berdasarkan hal ini. Dalam dunia kedokteran dikenal 3 macam aborsi. hukum-hukum Syariat Islam merupakan standar bagi seluruh perbuatannya.” (TQS An Nisaa` 65) “Dan tidak patut bagi seorang mu`min laki-laki dan mu`min perempuan. Ensiklopedia Indonesia memberikan pengertian aborsi sebagai berikut : “Pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. Terlepas dari masalah ini. halaman 260).” Definisi lain menyatakan.or. baik kalangan medis maupun masyarakat umumnya.Keluarga Berencana Nasional. akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Sebab bagi seorang muslim.” (TQS Al Ahzab 36) Sekilas Fakta Aborsi Aborsi secara umum adalah berakhirnya suatu kehamilan (oleh akibat-akibat tertentu) sebelum buah kehamilan tersebut mampu untuk hidup di luar kandungan. Sebagian besar dari kalangan menengah ke atas yang berdomisili di Jakarta Selatan (www.000 gram. 1998). dapat disimpulkan bahwa aborsi memang merupakan problem sosial yang terkait dengan paham kebebasan (freedom/liberalism) yang lahir dari paham sekularisme. 1999) (www. Edisi 3. melibatkan 117 remaja berusia sekitar 13 hingga 20 tahun. jika Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan. 52 % di antaranya masih aktif menjalaninya. Kebanyakan dari mereka (60 %) adalah wanita.id) Secara lebih spesifik. Allah SWT berfirman : “Maka demi Tuhanmu. Aborsi merupakan suatu proses pengakhiran hidup dari janin sebelum diberi kesempatan untuk bertumbuh (Kapita Seleksi Kedokteran. Aborsi Buatan/ Sengaja atau Abortus Provocatus Criminalis 3.

bidan atau dukun beranak).com). Tidak memiliki cukup uang untuk merawat anak (66%) 3. ke dalam air ketuban. Tidak ingin memiliki anak karena khawatir menggangu karir.genetik2000. sekolah. Pada janin yang lebih besar (sampai 16 minggu) dengan cara Dilatasi & Curetage. Kalau kehamilan lebih muda. Sebagai contoh. biasanya tergantung dari besar kecilnya janinnya. Abortus untuk kehamilan sampai 12 minggu biasanya dilakukan dengan MR/ Menstrual Regulation yaitu dengan penyedotan (semacam alat penghisap debu yang biasa. tetapi 2 kali lebih kuat). Misalnya dengan cairan garam yang pekat seperti saline. calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya. 2. obat itu langsung disuntikkan ke dalam rahim. 4. atau sudah memiliki banyak anak. kulitnya terbakar. lalu mati. 3. Pelaksanaan aborsi adalah sebagai berikut. Di sini bayi sudah besar sekali. Aborsi terapeutik / Abortus Provocatus therapeuticum adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. saat merasakan gerakan dan geliatan anak dalam kandungannya. atau tanggung jawab yang lain (75%) 2. aib keluarga. caracara yang dilakukan di kilnik-klinik aborsi itu bermacam-macam. Juga dipakai cara operasi Sesaria seperti pada kehamilan yang biasa (www. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa (www.com). 1. Di Amerika Serikat alasan aborsi antara lain : 1. Makin besar makin lebih sulit dan resikonya makin banyak bagi si ibu. Di atas 28 minggu biasanya dilakukan dengan suntikan prostaglandin sehingga terjadi proses kelahiran buatan dan anak itu dipaksakan untuk keluar dari tempat pemeliharaan dan perlindungannya. Ada orang yang menggugurkan kandungan karena tidak mengerti apa yang mereka lakukan.sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter. Mereka tidak tahu akan keajaiban-keajaiban yang dirasakan seorang calon ibu.genetik2000. Tidak ingin memiliki anak tanpa ayah (50%) Alasan lain yang sering dilontarkan adalah masih terlalu muda (terutama mereka yang hamil di luar nikah). sehingga anaknya keracunan. 5. Dengan jarum khusus. . sebab itu biasanya harus dibunuh lebih dahulu dengan meracuni dia. Dengan berbagai alasan seseorang melakukan aborsi tetapi alasan yang paling utama adalah alasan-alasan non-medis. lebih mudah dilakukan. Sampai 24 minggu.

jika aborsi dilakukan setelah janin bernyawa.genetik2000. Sebagian memperbolehkan dan sebagiannya mengharamkannya. didasarkan pada kenyataan bahwa peniupan ruh terjadi setelah 4 (empat) bulan masa kehamilan. Bahkan Mahmud Syaltut. halaman 81. mantan Rektor Universitas Al Azhar Mesir berpendapat bahwa sejak bertemunya sel sperma dengan ovum (sel telur) maka aborsi adalah haram. Ali Hasan. sebab sudah ada kehidupan pada kandungan yang sedang mengalami pertumbuhan dan persiapan untuk menjadi makhluk baru yang bernyawa yang bernama manusia yang harus dihormati dan dilindungi eksistensinya. M. 1990. yaitu setelah 4 (empat) bulan masa kehamilan. 1993. halaman 77-79). Data ini juga didukung oleh studi dari Aida Torres dan Jacqueline Sarroch Forrest (1998) yang menyatakan bahwa hanya 1% kasus aborsi karena perkosaan atau incest (hubungan intim satu darah). atau gengsi (www.com). Masail Fiqhiyah Kapita Selekta Hukum Islam. Sedangkan 93% kasus aborsi adalah karena alasan-alasan yang sifatnya untuk kepentingan diri sendiri termasuk takut tidak mampu membiayai. Semua alasan-alasan ini tidak berdasar. dan 3% karena janin akan bertumbuh dengan cacat tubuh yang serius. dengan alasan karena janin sedang mengalami pertumbuhan.Alasan-alasan seperti ini juga diberikan oleh para wanita di Indonesia yang mencoba meyakinkan dirinya bahwa membunuh janin yang ada di dalam kandungannya adalah boleh dan benar. antara lain Muhammad Ramli (w. halaman 57. malu. yaitu bahwa haram hukumnya melakukan aborsi setelah ditiupkannya ruh (empat bulan). Jika dilakukan setelah setelah ditiupkannya ruh. halaman 9193. Abdullah bin Mas’ud berkata bahwa Rasulullah SAW telah bersabda : . 1596 M) dalam kitabnya An Nihayah dengan alasan karena belum ada makhluk yang bernyawa. Sebaliknya. Tetapi para ulama fiqih berbeda pendapat jika aborsi dilakukan sebelum ditiupkannya ruh. 1995. Cholil Uman. Masail Fiqhiyah Al Haditsah Pada Masalah-Masalah Kontemporer Hukum Islam. yang hanya mementingkan dirinya sendiri (www. maka semua ulama ahli fiqih (fuqoha) sepakat akan keharamannya. Ada pula yang memandangnya makruh. Pendapat yang disepakati fuqoha. 1567 M) dalam kitabnya At Tuhfah dan Al Ghazali dalam kitabnya Ihya` Ulumiddin. Masailul Fiqhiyah Berbagai Kasus Yang Yang Dihadapi Hukum Islam Masa Kini. Yang mengharamkan aborsi sebelum peniupan ruh antara lain Ibnu Hajar (w. 3% karena membahayakan nyawa calon ibu. alasan-alasan ini hanya menunjukkan ketidak pedulian seorang wanita. Agama Menjawab Tentang Berbagai Masalah Abad Modern. Yang memperbolehkan aborsi sebelum peniupan ruh. 1994.com). takut dikucilkan. Akan makin jahat dan besar dosanya. Aborsi Menurut Hukum Islam Abdurrahman Al Baghdadi (1998) dalam bukunya Emansipasi Adakah Dalam Islam halaman 127-128 menyebutkan bahwa aborsi dapat dilakukan sebelum atau sesudah ruh (nyawa) ditiupkan.genetik2000. dan akan lebih besar lagi dosanya kalau bayi yang baru lahir dari kandungan sampai dibuang atau dibunuh (Masjfuk Zuhdi. Mahjuddin.

Abu Dawud. Penggunaan Organ Tubuh Buatan.” (TQS Al An’aam : 151) “Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut miskin. dia membuat pendengarannya.“Sesungguhnya setiap kamu terkumpul kejadiannya dalam perut ibumu selama 40 hari dalam bentuk ‘nuthfah’. Firman Allah SWT : “Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena kemiskinan. dan tulang belulangnya. Sedangkan pengguguran kandungan yang usianya belum mencapai 40 hari. 1998.” (TQS At Takwir : 8-9) Berdasarkan dalil-dalil ini maka aborsi adalah haram pada kandungan yang bernyawa atau telah berumur 4 bulan. sebab dalam keadaan demikian berarti aborsi itu adalah suatu tindak kejahatan pembunuhan yang diharamkan Islam. para fuqoha berbeda pendapat dalam masalah ini. seperti telah diuraikan di atas. Adapun aborsi sebelum kandungan berumur 4 bulan. dagingnya. kemudian dalam bentuk ‘alaqah’ selama itu pula. Kami akan memberikan rizki kepada mereka dan kepadamu. Lalu malaikat itu bertanya (kepada Allah). aborsi setelah kandungan berumur 4 bulan adalah haram. Akan tetapi menurut pendapat Abdul Qadim Zallum (1998) dan Abdurrahman Al Baghdadi (1998). Dan ini termasuk dalam kategori pembunuhan yang keharamannya antara lain didasarkan pada dalil-dalil syar’i berikut. Bukhari. maka hukumnya boleh (ja’iz) dan tidak apa-apa.” (TQS Al Isra` : 33) “Dan apabila bayi-bayi yang dikubur hidup-hidup itu ditanya karena dosa apakah ia dibunuh. maka Allah mengutus seorang malaikat padanya. karena berarti membunuh makhluk yang sudah bernyawa. Ahmad. Definisi Hidup dan Mati. Abdurrahman Al Baghdadi. kulitnya. Emansipasi Adakah Dalam Islam. Transplantasi Organ.” (TQS Al Isra` : 31 ) “Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan (alasan) yang benar (menurut syara’). kemudian ditiupkan ruh kepadanya. penglihatannya. halaman 45-56. atau 42 (empat puluh dua) hari dari usia kehamilan dan pada saat permulaan pembentukan janin. halaman 129 ). lalu dia membentuk nutfah tersebut. dan Tirmidzi) Maka dari itu. (Abdul Qadim Zallum. 1998. Bayi Tabung.” (HR. Jika aborsi dilakukan setelah 40 (empat puluh) hari. Abortus. apakah dia (akan Engkau tetapkan) . maka hukumnya haram. Dalam hal ini hukumnya sama dengan hukum keharaman aborsi setelah peniu¬pan ruh ke dalam janin. kemudian dalam bentuk ‘mudghah’ selama itu pula.’Ya Tuhanku. Kami akan memberikan rizki kepada mereka dan kepadamu. Dalil syar’i yang menunjukkan bahwa aborsi haram bila usia janin 40 hari atau 40 malam adalah hadits Nabi SAW berikut : “Jika nutfah (gumpalan darah) telah lewat empat puluh dua malam. hukum syara’ yang lebih rajih (kuat) adalah sebagai berikut. Muslim. Beberapa Problem Kontemporer Dalam Pandangan Islam : Kloning.

dari Abu Hurairah RA) (Abdul Qadim Zallum. sementara dia tidak mengingin¬kan budak perempuannya hamil. ataupun dokter. Di samping itu. sebab ‘azl merupakan tindakan mengeluarkan sperma di luar vagina perem¬puan. Berdasarkan uraian di atas. Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW bersabda : “(jika nutfah telah lewat) empat puluh malam…” Hadits di atas menunjukkan bahwa permulaan penciptaan janin dan penampakan anggota-anggota tubuhnya. yaitu seorang budak lakilaki atau perempuan…” (HR. sebagaimana telah diterangkan dalam hadits shahih dalam masalah tersebut. pengguguran nutfah sebelum menjadi janin. dari segi hukum dapat disamakan dengan ‘azl (coitus interruptus) yang dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kehamilan. Tindakan ini akan mengakibatkan kematian sel sperma. Rasulullah SAW bersabda kepa¬danya : . bapaknya. penganiayaan terhadapnya adalah suatu penganiayaan terhadap janin yang sudah mempunyai tanda-tanda sebagai manusia yang terpelihara darahnya (ma’shumud dam). Rasulullah SAW telah membolehkan ‘azl kepada seorang laki-laki yang bertanya kepada beliau mengenai tindakannya menggauli budak perempuannya. belum sampai pada fase penciptaan yang menunjukkan ciri-ciri minimal sebagai manusia. Dengan demikian. maka hukumnya boleh (ja’iz) dan tidak apa-apa. 1998). Sedangkan aborsi pada janin yang usianya belum mencapai 40 hari. Siapa saja dari mereka yang melakukan pengguguran kandungan. sehingga akan mengakibatkan tiadanya pertemuan sel sperma dengan sel telur yang tentu tidak akan menimbulkan kehamilan. Ini disebabkan bahwa apa yang ada dalam rahim belum menjadi janin karena dia masih berada dalam tahapan sebagai nutfah (gumpalan darah). atau sepersepuluh diyat manusia sempurna (10 ekor onta). sebagaimana akan mengakibatkan matinya sel telur. Muslim dari Ibnu Mas’ud RA) Dalam riwayat lain. maka pihak ibu si janin. adalah sete¬lah melewati 40 atau 42 malam. Tindakan penganiayaan tersebut merupakan pembunuhan terhadapnya. Rasulullah SAW bersabda : “Rasulullah SAW memberi keputusan dalam masalah janin dari seorang perempuan Bani Lihyan yang gugur dalam keadaan mati. diharamkan menggugurkan kandungan ibu tersebut bila kandungannya telah berumur 40 hari. dengan satu ghurrah.menjadi laki-laki atau perempuan ?’ Maka Allah kemudian memberi keputusan…” (HR. yaitu seorang budak laki-laki atau perempuan. ‘Azl dilakukan oleh seorang laki-laki yang tidak menghendaki kehamilan perempuan yang digaulinya. berarti telah berbuat dosa dan telah melakukan tindak kriminal yang mewajibkan pembayaran diyat bagi janin yang gugur.

Ahmad. dan Abu Dawud) Namun demikian. Muslim. atau membiarkan kehidupan ibunya terancam dengan keberadaan janin tersebut (Abdurrahman Al Baghdadi. ataupun setelah peniupan ruh padanya. Sedangkan Rasu¬lullah SAW telah memerintahkan umatnya untuk berobat. Ahmad) Kaidah fiqih dalam masalah ini menyebutkan : “Idza ta’aradha mafsadatani ru’iya a’zhamuha dhararan birtikabi akhaffihima” “Jika berkumpul dua madharat (bahaya) dalam satu hukum. Berdasarkan kaidah ini. maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. . membutuhkan nutrisi. 1998). tetapi bahkan dalam sel sperma itu sendiri sudah ada kehidupan. Memang mengggugurkan kandungan adalah suatu mafsadat. dibolehkan melakukan aborsi baik pada tahap penciptaan janin. gerak.” (Abdul Hamid Hakim. Ciri-ciri adanya kehidupan adalah adanya pertumbuhan. dibolehkan melakukan aborsi dan mengupayakan penyelamatan kehidupan jiwa ibu. Dia ciptakan pula obatnya. Dalam kondisi seperti ini.” (asy syai` al qa`im fi al ka`in al hayyi). Dengan pengertian kehidupan ini.” (TQS Al Maidah : 32) Di samping itu aborsi dalam kondisi seperti ini termasuk pula upaya pengobatan. jika dokter yang terpercaya menetapkan bahwa keberadaan janin dalam perut ibu akan mengakibatkan kematian ibu dan janinnya sekaligus. Begitu pula hilangnya nyawa sang ibu jika tetap mempertahankan kandungannya juga suatu mafsadat. dan sebagainya. iritabilita. belum rusak) sebenarnya sudah terdapat kehidupan. sesuai firman Allah SWT : “Barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia. begitu pula dalam sel telur. maka dalam sel telur dan sel sperma (yang masih baik. halaman 35). Maka berobatlah kalian !” (HR. Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla setiap kali menciptakan penyakit. Sebab kehidupan sebenarnya tidak hanya wujud setelah pertemuan sel telur dengan sel sperma. Mabadi` Awaliyah fi Ushul Al Fiqh wa Al Qawa’id Al Fiqhiyah. Pendapat yang menyatakan bahwa aborsi diharamkan sejak pertemuan sel telur dengan sel sperma dengan alasan karena sudah ada kehidupan pada kandungan. Namun tak syak lagi bahwa menggugurkan kandungan janin itu lebih ringan madharatnya daripada menghilangkan nyawa ibunya. sebab jika dalam sel sperma dan sel telur tidak ada kehidupan. Kehidupan (al hayah) menurut Ghanim Abduh dalam kitabnya Naqdh Al Isytirakiyah Al Marksiyah (1963) halaman 85 adalah “sesuatu yang ada pada organisme hidup. meskipun ini berarti membunuh janinnya. Menyelamatkan kehidupan adalah sesuatu yang diserukan oleh ajaran Islam. seorang wanita dibolehkan menggugurkan kandungannya jika keberadaan kandungan itu akan mengancam hidupnya.“Lakukanlah ‘azl padanya jika kamu suka ! ” (HR. 1927. maka dipilih yang lebih ringan madharatnya. perkembangbiakan. adalah pendapat yang tidak kuat. meski kedua sel itu belum bertemu.

maka hukumnya haram. Dengan kata lain. Padahal faktanya tidak demikian.1927. 1963. Emansipasi Adakah Dalam Islam. pendapat yang menyatakan haramnya aborsi setelah pertemuan sel telur dan sel sperma dengan alasan sudah adanya kehidupan. Jakarta . Maka pemecahannya haruslah dilakukan secara komprehensif-fundamental-radikal. yaitu maksudnya kehidupan pada sel sperma dan sel telur (sebelum bertemu). pendapat yang rajih (kuat) adalah jika aborsi dilakukan setelah 40 (empat puluh) hari. Masail Fiqhiyah Al Haditsah Pada Masalah-Masalah Kontemporer Hukum Islam. Kalam Mulia. Berdasarkan penjelasan ini. niscaya segala sesuatu aktivitas yang menghilangkan kehidupan adalah haram.niscaya tidak akan dapat terjadi pembuahan sel telur oleh sel sperma. Abdul Hamid. Gema Insani Press. Ali. 1990. Jakarta Mahjuddin. 1995. Naqdh Al Isytirakiyah Al Marksiyah. akan bertentangan dengan hadits-hadits yang membolehkan ‘azl. RajaGrafindo Persada. Sedangkan pengguguran kandungan yang usianya belum mencapai 40 hari. Pendapat tersebut secara implisit menyatakan bahwa sebelum terjadinya pertemuan sel telur dan sel sperma.p. 1998. Jakarta Hasan.. namun juga problem sosial yang muncul karena manusia mengekor pada peradaban Barat. Jadi. Padahal ‘azl telah dibolehkan oleh Rasulullah SAW. Masailul Fiqhiyah Berbagai Kasus Yang Yang Dihadapi Hukum Islam Masa Kini. Abdurrahman. Andaikata katakanlah pendapat itu diterima. Sa’adiyah Putera. Jadi ini memang masalah khilafiyah. Sebab dalam aktivitas ‘azl terdapat upaya untuk mencegah terjadinya kehidupan. Muhammad Shiddiq Al Jawi ] REFERENSI • • • • • Abduh. Wallahu a’lam [ Ir. maka pendapat yang mengharamkan aborsi setelah pertemuan sel telur dan sel sperma dengan alasan sudah adanya kehidupan. kehidupan (al hayah) sebenarnya terdapat dalam sel telur dan sel sperma sebelum terjadinya pembuahan. para ulama telah berbeda pendapat. t. atau 42 (empat puluh dua) hari dari usia kehamilan dan pada saat permulaan pembentukan janin. Mabadi` Awaliyah fi Ushul Al Fiqh wa Al Qawa’id Al Fiqhiyah. Namun menurut pemahaman kami. yakni sudah ditiupkan ruh pada janin. termasuk ‘azl. berarti tidak ada kehidupan pada sel telur dan sel sperma. yang intinya adalah dengan mencabut sikap taqlid kepada peradaban Barat dengan menghancurkan segala nilai dan institusi peradaban Barat yang bertentangan dengan Islam. maka hukumnya boleh (ja’iz) dan tidak apa-apa. Jakarta Hakim. adalah pendapat yang lemah. Untuk janin yang berumur di bawah 4 bulan. untuk kemudian digantikan dengan peradaban Islam yang manusiawi dan adil. sebab tidak didasarkan pada pemahaman fakta yang tepat akan pengertian kehidupan (al hayah). t. bukan hanya ada setelah pembuahan. Ghanim. Kesimpulan Aborsi bukan sekedar masalah medis atau kesehatan masyarakat. Hukum aborsi dalam pandangan Islam menegaskan keharaman aborsi jika umur kehamilannya sudah 4 (empat) bulan. M.tp Al Baghdadi.

Surabaya Zallum. Surabaya. 1993. diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Ampel Suci. Beberapa Problem Kontemporer Dalam Pandangan Islam : Kloning. Abortus. Penggunaan Organ Tubuh Buatan. di Ruang Sidang A FK UNAIR 2 Alumnus Jurusan Biologi FMIPA IPB. Bangil Zuhdi. Masjfuk. Haji Masagung. Definisi Hidup dan Mati. Abdul Qadim. Masail Fiqhiyah Kapita Selekta Hukum Islam. Transplantasi Organ. Bayi Tabung. 1998. Yogyakarta . sekarang sedang mengikuti program Pasca Sarjana di Magister Studi Islam Universitas Islam Indonesia. 15 September 2001. Agama Menjawab Tentang Berbagai Masalah Abad Modern. pada hari Sabtu. Cholil. Al-Izzah. Dosen Jurusan Ekonomi Islam STAIN Surakarta. Jakarta —————————————————————1 Disampaikan dalam acara Kajian Ijtihad Kedokteran Kontemporer.• • • Uman. 1994.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful