BAB II RUANG LINGKUP ADMINISTRASI DAN MANAGEMEN

I. Standar Kompetensi Mendeskripsikan dan memahami Konsep-konsep dasar perkembangan Ilmu Administrasi, Ruang Lingkup Administrasi, Proses dan Fungsi administrasi, Interaksi Administrasi dengan Lingkungan, serta Hubungan Administrasi dengan Organisasi

II. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan Ruang lingkup Administrasi dan manajemen

III. Waktu IV. Pertemuan V. Materi

: 4 X 50’ : 3 dan 4

A. Administrasi sebagai ilmu (science) dan seni (art) Administrasi sebagai ilmu pengetahuan (science) baru berkembang sejak akhir abad yang lalu (abad XIX), tetapi adminitrasi sebagai suatu seni (art) atau administrasi dalam praktek, timbul bersamaan dengan timbulnya peradaban manusia. Sebagai ilmu pengetahuan, administrasi merupakan suatu fenomena masyarakat yang baru, karena baru timbul sebagai suatu cabang dari I1mu-ilmu Sosial, termasuk perkembangannya di Indonesia. Sekalipun administrasi sebagai ilmu pengetahuan baru berkembang di Indonesia, dengan membawa prinsip-prinsip yang universal, akan tetapi dalam prakteknya harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi Indonesia dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempunyai pengaruh (impact) terhadap

perkembangan ilmu administrasi sebagai suatu disiplin ilmiah yang berdiri sendiri. Pengembangan di bidang administrasi dalam rangka peningkatan kemampuan administratif (administrative capability), bukan saja diperuntukkan dalam lingkungan pemerintahan saja, tetapi juga bagi organisasi-organisasi swasta, terutama dalam rangka pelaksanaan pembangunan nasional. Administrasi sebagai ilmu pengetahuan termasuk kelompok "applied sciences", karena manfaatnya hanya ada apabila prinsip-prinsip, rumus-rumus dan dalil-dalilnya
1

Sejarah. Filosofi. Administrasi Swasta/Niaga (Private/Business Administration). Adapun Ilmu Sosial yang mempunyai kaitan erat dengan Ilmu Administrasi adalah Ilmu Politik. Di bawah ini dijelaskan ruang lingkup kegiatan antara Administrasi Negara dan Administrasi Swasta/Niaga.” 3. Perbedaan Administrasi Negara dan Administrasi Swasta/Niaga. administrasi sebagai seni merupakan social phenomenon Perlu dijelaskan bahwa administrasi sebagai ilmu pengetahuan tidak lepas kaitannya dengan ilmu-ilmu sosial lainnya. Dimock mendeflinisikan sebagai berikut: “Public Administration is the activity of the State in the exercise of its political power. Dalam bidang “Administrasi Niaga” (Business Administration) dapat diartikan sebagai berikut: “Administrasi Niaga adalah kegiatan-kegiatan organisasi Niaga dalam usahanya mencapai tujuan yaitu mencari keuntungan (profit making). 2 .diterapkan untuk meningkatkan mutu berbagai kehidupan bangsa dan negara. Yang dimaksud dengan Public administration menurut Pfiffner dan Presthus. Sedangkan adaministrasi dalam praktek atau sebagai suatu seni pada jaman modern ini merupakan proses kegiatan yang perlu dikembangkan secara terus menerus. Antropologi dan Ethnologi. Penggolongan Ilmu Administrasi Administrasi dapat dibedakan dalam 2 golongan yaitu: 1. B. Ilmu Hukum. Siagian (1989) mengungkapkan Administrasi sebagai proses kerja sama bukan merupakan hal yang baru karena ia timbul bersama-sama dengan timbulnya peradaban manusia. Administrasi Negara (Public administration) yaitu kegiatan-kegiatan/ proses/usaha di bidang kenegaraan. a. agar administrasi sebagai suatu sarana untuk mencapai tujuan benar-benar dapat berperan seperti yang diharapkan. yaitu kegiatankegiatan/proses/usaha yang dilakukan di bidang swasta/niaga. b. bahwa “Public administration is a process concerned with carrying out public policies” (Administrasi Negara adalah suatu proses yang berhubungan dengan pelaksanaan kebijaksanaan Negara). Tegasnya. IImu Ekonomi. 2.” (Administrasi Negara adalah kegiatan negara dalam melaksanakan kekuasaan/kewenangan politiknya). Ilmu Jiwa.

Bertujuan memberikan pelayanan yang sebaik. kesehatan. Cara kerjanya dianggap kurang efisien (inefficient). Dalam mencapai tujuan dilakukan dengan ketentuan/peraturan perundang-undangan yang berlaku (legalistic approach). Pendapat yang membedakan arti administrasi dan managemen. 6. Bertujuan memperoleh keuntungan sebesar- 2. kepentingan kesejahteraan rakyat tetapi memperhitungkan kepentingan kesejahteraan individu atau kelompok. Dalam kegiatannya mengutamakan kebenaran sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan (birokrasi – bureaucracy). 2. Bersifat monopolistik karena mengutamakan kepentingan umum (no competition). jelas-jelas tidak membedakan antara administrasi dan managemen. Pendapat yang mempersamakan arti Administrasi dan Managemen. 1. tetapi mengutamakan hasil yang dicapai. Dalam kegiatannya bersaing bebas (free competition). 3. ia mendefinisikan administrasi sebagai “Administration (or management) is a planned approach to the solving of all kinds of problems in almost every individual or group activity both public or private” (Administrasi atau managemen) adalah suatu pendekatan yang terencana terthadap permecahan semua masalah yang kebanyakan terdapat pada setiap individu atau kelompok baik negara atau swasta). Dalam mencapai tujuan dilakukan berdasarkan 2. 4. dan lain-lain. C. Apa yang dimaksud dengan pengertian administrasi. pengairan. mengemukakan dua kata itu saling terkait. Dalam kegiatannya ditujukan bagi kepentingan 6. Dimock. 3 . 4. 3. Dalam kegiatannya tidak mempertimbangkan kesejahteraan rakyat banyak (social welfare). b.1. Tidak selalu terikat dengan prosedur yang berlaku. Newman. a. 1. 5.ADMINISTRASI NEGARA baiknya kepada masyarakat (public service). termasuk pula pengertian managemen. Cara kerjanya sangat efisien (efficient). 5. kebijaksanaan yang bersifat menguntungkan (tidak sangat terikat dengan ketentuan yang telah diterapkan). Perbedaan dan Kesamaan Arti Administrasi dan Managemen Di bawah ini dikemukakan beberapa pendapat yang tidak membedakan arti administrasi dan managemen atau penggunaannya saling berkaitan. ADMINISTRASI SWASTA/NIAGA besarnya (profit motive). misalnya pembuatan jalan/jembatan.

terutama hubungan antara pimpinan dan Bawahan. berikut “Administration is the process and agency which is responsible for the determination of the aims for which an organization and its management are to strive . di mana organisasi dan managemen digariskan.a. prosesnya ialah bagaimana secara langsung kegiatan kegiatan itu diiakukan untuk merealisasi suatu tujuan. sebagai staf pimpinan. Apabila mempelajari teori Dimock & Koenig. Hal ini dikemukakan oleh Farland. inti daripada Managemen ialah kepemimpinan (leadership is the key to management). dan sebagainya). aleh Pimpinanyang perlu dipertimbangkan ialah hubungan antar mannusia (human relation). sedangkan pada managemen. whereas management refers to the carrying out of operations designed to accomplish the aims and effectuate policies” (Administrasi ditujukan terhadap penentuan tujuan pokok dan kebijaksanaannya. 3. di sini sifatnya menentukan garis besar daripada suatu kebijaksanaan dan pemberian pangarahan (general policies). Oleh karena itu dikatakan bahwa inti daripada kepemimpinan ialah pengambiian keputusan. Organisasi dan Manajemen. dengan mengatur tindakan-tindakan itu agar dapat tercapai tujuan itu. Selanjutnya dalam proses pengambilan keputusan. administrasi sebagai suatu proses dan badan yang bertanggung jawab terhadap penentuan tujuan. b. Ordway Tead juga tegas-tegas membedakan arti admiraistrasi dan managemen. Farland. Menurut Ordway Tead. berdasarkan atas teori Qrdway Tead dan Dalton Mc. Dalam hal ini perlu dipertimbangkan sejauh manakah bantuan dari pihak bawahan (staf) kepada pimpinan 4 . sedangkan managemen ditujukan terhadap pelaksanaan kegiatan dengan maksud menyeliesaikan/mencapai tujuan dan pelaksanaan kebijaksanaan). Farland membedakan arti administrasi dan managemen sebagal berikut: “Administration refers to the determination of major aims and policies.. dapat disimpulkan bahwa Administrasi terdiri atas Organisasi dan Managemen.. di mana organisasi dan managemen digariskan. Hubungan antara Administrasi. Dalam hubungannya dengan proses pengambilan keputusan (decision making process) yang mempunyai tanggung jawab dalam pengambilan keputusan ialah kepala/pimpinan. etc” (Administrasi adalah suatu proses dan badan yang bertanggung jawab terhadap penentuan tujuan.

Pada Bidang Administrasi dapat dikelompokkan: a. 2. 4.dalam proses pengambilan keputusan. Managernen. Administrasi Umum. Organisasi 3. Kepemimpinan 5. 3. Bidang Administrasi. Menurut penggolonganya Administrasi Umum dapat dibagi atas: 5 . Dalam pelaksanaan tugas pekerjaan baik oleh Pemerintah maupun Swasta/ Niaga. Hubungan antar manusia D. b. Bidang Teknis Fungsional. Oleh karena itu dikatakan dikatakan bahwa inti daripada pengambilan keputusan ialah hubungan antara manusia (Human relation) Keterangan: l. Pengelompokan bidang Administrasi dan Teknis Fungsional: 1. b. Pengambilan Keputusan 6. dalam teorinya dapat dibagi atas: a. Administrasi Umum (general adminitstration): a. Administrasi 2. Teknik-teknik pengelolaan/ Teknik-teknik manajemen (management techniques) c. Administrasi bidang pembangunan.

diarahkan terhadap Teknikteknik pengelolaan managemen ini mencakup: b. Komunikasi (communication). Teknik-teknik Perencanaan 6 .Administrasoi sipil Negara (Public Military Administration) . baik Managemen tingkat atas (Top Management). Organisasi dan Metoda (organization and method). and Budgeting systems) d. Pengambilan keputusan (decision making). Kepernimpinan (leadership). 7. Tead). Pembuatan program dan Anggaran (SIPPA). 4. . System Analyses g. Hubungan antar manusia (human relation). Menurut pengertiannya Administrasi Umum itu terdiri atas: Organisasi dan Managemen (lihat penidapat O. Sistem Perencanaan.Administrasi Militer Negara (Public Military Administration). 8. Managemen tingkat Menengah (Middle Management) dan Managemen tingkat bawah (SupervisorylLower Management. Administrasi Negara dapat dibagi atas: . 4.Administrasi Niaga Negara (Public Business Administration). Menurut aspek-aspek yang berlaku terhadap semua tingkatan Managemen. Teknik-teknik pengelolaan (management Techniques). 2) Admiristrasi Swasta/Niaga. Operation Research (OR) f. Sistem Managemen Informasi (Management Informasi Syistems) e. b. 3. c. c.. Programming. Perencanaan (planning). 5. 6. Hubungan masyarakat (public relation). 9. meliputi: 1. 2.1) Administrasi Negara. Koordinasi (coordination). Pengorganisasian (organizing). Beberapa pendapat mengatakan bahwa inti daripada Administrasi adalah manajemen. Pengawasan (control) dan pengendalian (monitoring). yang dikembangkan dari konsep PPBS (Planning.

Administrasi Perkantoran o. Sarana dan Fasilitas Kerja. 2. Dan lain-lain 5. Perurnusan Kebijaksanaan Pembangurian. 1 m. 3. Bidang Teknis Fungsional. Ketatalaksanaan. Administrasi Keuangan l. Kelembagaan. yaitu yang menyangkut bidang teknis sesuai dengan tugas pokok Departemen instansi yang bersangkutan. 3. Pelaksanaan Rencana dan program Pembanguran. Administrasi Bidang Pembangunan. Bidang teknis fungsional.h. Statistik j. Kepegawaian. Administrasi bidang Pembangunan ini disebut juga The development of administration. Sistem Kearsipan k. 4. misalnya: 7 . Administrasi Kepegawaian. Administrasi Material. Pendapat ketiga administrasi bidang pernbangunan dilihat dari pembangunan administrasi atau penyempurnaan administrasi (administrative reform). Terdapat beberapa pendapat dalam administrasi bidang pembangunan ini: a. 6. Bidang teknis fungsional yang merupakan Substansi teknis dari sesuatu Departemen. Ketet Usahaan p. n. c. Pengawasan dan Pengendalian. Penyempurnaan administrasi ini meliputi:") 1. Pendapat pertama: Administrasi Pembangunan adalah Administrasi sesuatu proyek atau sektor pembangunan (Projects and Sectoral Administration) b. Instansi. Perencanaan dan Penyusunan Program. 4. Teknik-teknik Pengambilan keputusan i. Pendapat kedua: Administrasi Pembangunan adalah dilihat dari proses administrasi bidang pembangunan meliputi: 1. 2.

yaitu baik pada pimpinan tingkat atas (top management). Ilmu Pertanian adalah substansi teknis dari Departemen Pertanian. dan lain-lain. Pada pimpinan tingkat bawah (Lower management). pimpinan tingkat menengah (middle management). d. h. Ilmu Administrasi Negara adalah substansi tehais dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). 7. Teknik murni (Pure techniques). Ilmu pendidikan dan Kebudayaan adalah substansi teknis dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Ilmu Kesehatan/Kedokteran adalah menjadi subjek teknis pada Fakultas Kedokteran. Teknik murni adalah bidang tehnik yang masih dikembangkan sebagai ilmu pengetahuan melalui pendidikan dan penelitian. Ilmu Keuangan adalah substansi teknis dari Departemen Keuangan. E. Teknik murni ini belum menjadi substansi teknis dari suatu Departemen/lnstansi. maupun pada pimpinan tingkat bawah (lower management)> mempunyai beban tugas yang berbeda dalam penyelesaian pekerjaan. Kecakapan administratif/managemen dan teknis (administrative/managerial skill dan technical skill). f. Ilmu Pertanian adalah menjadi subjek teknis pada Fakultas/Institut Pertanian. Henry Fayol berpendapat bahwa pada setiap tingkatan managemen. d. Ilmu Kepegawaian adalah substansi teknis dari badan Administrasi Kepegawaian Negara (BAKN). diperlukan kecakapan/ketrampilan teknis (technical skill) yang lebih besar. sebab mereka secara langsung memimpin 8 . tetapi masih dimiliki oleh Lembaga-Lembaga Pendidikan Tinggi yang ada. dan lain-lain. Ilmu Teknik Sipil adalah menjadi subyek teknis pada Fakaltas/Institut Teknik teknologi). Ilmu Perpajakan adalah substansi teknis dari Direktorat Jendral Pajak. c.a. limu Kesehatan adalah substansi teknis dari departemen Kesehatan. g. e. Untuk lebih jelasnya dapat dijelaskan sebagai berikut: a. sedangkan ketrampilan adminiseratif/ managemen tidak banyak diperlukan. b. yang secara langsung menangani tugas-tugas yang bersifat operasional. c. b.

Department Head 5. yang merupakan penghubung kebijaksanaan pimpinan tingkat atas. Ministery State Department = Menteri 9 . diperlukan kecakapan/ketrampilan untuk menterjemahkan kebijaksanaan itu secara terperinci.yebutkan bahwa bagi pimpinan tingkat Menengah. Untuk itu Henry Fayol mer. Foreman 7. Shop manager 6. mempunyai kemampuan melihat ke depan. Ministery state Department Top management 2. General manager Middle management Supervisory (lower) Management Pelaksana 3 . Plant manager 4. Di bawah ini Henry Fayol menggambarkan tingkat-tingkat Managemen sebagai berikut: Tingkat-tingkat Kacakapan/ketrampilan dalam bidang Adminiatreai. sehingga dengan mudah dapat menjadi pedoman atau petunjuk dalam pelaksanaan tugas oleh pimpinan tingkat bawah. managemen dan teknis operasional. Pada pimpinan tingkat menengah (Middle Management). ketrampilan administratif/managemen (administrative/managerial skill) masih lebih besar dibandingkan dengan ketrampilan teknis (technical skill) Pimpinan tingkat atas (Top Management) adalah orang-orang yang bertanggung jawab atas berhasilnya misi organisasinya. tujuan dan sasaran-sasaran yang akan dicapai. yang dapat membawa kemajuan bagi organisasinya.skill 60% 50% 40% 35% 25% 15% 5% Managerial ability/skill 32% 40% 45% 35% 30% 25% 10% Technical ability/skill 8% 10% 15% 30% 45% 60% 85% 1. (oleh karena itu mereka adalath orangorang yang harus mempunyai panandangan yang luwas. bagi keperluan pimpinan tingkat bawah. Tingket-tingkat Managemen Jabatan (staff) Administrative ability/. sebagai pimpinan mereka wajib menentukan kebijaksanaan (general policies) yang menggariskan tentang arah. bimbingan dan pengendalian kerja secara terus-menerus kepada bawahannya. Workman KETERANGAN: Sebagai asumsi jabatan pada tingkat Departemen make: 1.pelaksanaan kerja dengan memberikan petunjuk.

M. Foreman Workman = Dirjen/Sekjen/Irjen.2.B. Seksi/Sub. M. M. K. 5. General Manager Plant Manager Department Head Shop Management . 7. 4. Direktorat/Bag/Bid = Kap. 6. Sebagai suatu fenomenon sosial Administrasi dan Managemen yang telah berkembang sejak zaman purba hingga timbulnya ”Gerakan managemen ilmiah” tidak didasarkan kepada keilmuan (dus nonilmiah). 3. K.O F.A.A.T.M.T. 10 . . Segi pertama. = Direktur/Kep. Sub. Bagian = Kasubsi/Kaurusan = Pegawai/Pekerja Tingkat-tingkat Managemen pada Organisasi Negara/Niaga. = managemen tingkat atas = managemen tingkat menengah = managemen tingkat bawah = ketrampilan administrasi/manageme = ketrampilan teknis operasional operasional.T. K. Perbedaan-perbedaan antara Administrasi dan Managemen ilmiah dan yang Non-Ilmiah Administrasi dan Managemen dapat dianalisa dari dua segi. ialah Administrasi dan Managemen sebagai suatu ”seni” yang sebagai suatu fenomenon sosial telah timbul sejak timbulnya peradaban manusia.T.T.O Keterangan: M. Biro/Pusat = Kep.

11 . a. Jika output lebih kecil dari input maka terdapat keadaan inefisiensi sebagai akibat adanya pemborosan. Administrasi dan managemen yang ilmiah oleh para pelaksananya semakin disadari bahwa sumber-sumber yang tersedia semakin terbatas. bertujuan. Approach yang dipergunakan.yang berarti bahwa sumber-sumber yang dipergunakan harus semakin kecil dibandingkan dengan hasil yang diperoleh. Perbedaan-perbedaan antara Adaministrasi dan Managemen yang Ilmiah dan nonilmiah itu ialah sebagai berikut: 1. ialah Administrasi dan Managemen yang telah bersifat keilmuan yang ”lahir” pada tahun 1886 dan masih terus berlangsung hingga sekarang ini.Segi kedua. Jika perbandingan antara input dengan output sama dengan 1:1. duplikasi dan ketidak-serasian kerja. maka hanya breakeven point yang tercapai. Akan tetapi manusia yang sama dapat menjadi faktor penghalang utama ke arah tercapainya efisiensi jika ia dipandang dan diperlakukan sebagai mesin dan/atau alat-alat produksi lainnya yang tidak berkepribadian dan martabat yang tinggi. akan tetapi sebagai oknum yang berkepribadian. Karena itu approach yang dipergunakan adalah approach “efficiency and economy” pelaksanaan tugas yang efisien dan ekonomis. Telah disadari pula bahwa justru oleh karena rasio inilah manusia dapat merupakara faktor pendorong ke arah efisiensi jika ia dipandang dan diperlakukan sesuai dengan martabatnya sebagai manusia. Perbandingan antara input dengan output harus negatif. a. maka ada perbedaan-perbedaannya jika dibandingkan dengan situasi di mana Administrasi dan Managemen itu hanya bersifat ”seni” semata-mata. Administrasi dan Managemen yang ilmiah menganut filsafat yang ”people centered” yang berarti memandang dan memperlakukan manusia itu tidak hanya sebagai sifat pelaksana semata-mata. b. bercita-cita dan mempunyai rasio. Jika input lebih kecil dari output. Administrasi dan managemen non-ilmiah menganut filsafat yang ”job centered” yang berarti bahwa dalam usaha mencapai tujuan. yang penting adalah tugastugas yang harus dilaksanakan agar supaya selesai tepat pada waktunya. maka tingkat efisiensi tertentu telah dicapai. Filsafat yang dianut. 2. Karena Administrasi dan Managemen sekarang ini sudah merupakan suatu ”artistic science” dan ”scientific art”.

penempatan orang yang sesuai dengan bakat dan keahliannya (the right man in the right place) struktur yang sederhana dan saluran komunikasi yang bersifat fourway trafic (vertikal dengan dua arah dan horizontal dengan dua arah pula). 4. Filsafat Administrasi. Dasar-Dasar Ilmu Administrasi. Administrasi dan managemen non-ilmiah bekerja dengan cara-cara yang tradisional telah dijalankan. Administrasi dan managemen yang ilmiah bekerja dengan cara yang revolusioner dan cepat. kekeliruan. Sondang. proses pengambilan keputusan yang didasarkan atas data-data yang up to date. PT Toko Gunung Agung. tercapainya tujuanlah yang terpenting tidak perduli pengorbanan yang diberikan. Approach Administrasi dan managemen non-ilmiah adalal ”efektifitas” yang berarti bahwa dalam proses administrasi dan managemen. a. 3. lengkap dan dapat dipercayai. Pengantar Ilmu Administrasi dan manajemen. b. Jakarta 2. Soearno. Cara bekerja. a. salah perhitungan dan pemborosan. Handayaningrat. Sondang. 1996. Siagian. Prajudi.b. Atmosudirdjo.CV Haji Masagung. Literatur 1. Jakarta 4. Jakarta 3. VI. Administrasi dan managemen non-ilmiah menggunakan metode kerja yang tidak sistematis dan cara bekerja sering didasarkan kepada ”sistem” coba-coba (trial and error) yang sering mengakibatkan kesalahan. kurang daya cipta serta lamban. P. Siagian P. Kerangka Dasar Ilmu Administrasi. 1985. Rineka Cipta. 2001. 2000. Jakarta 12 . Ghalia Indonesia. b. Administrasi dan managemen ilmiah menggunakan metode kerja yang sistematis dalam bentuk sistem dan prosedur kerja yang sederhana dan sesuai dengan kebutuhan. Metode kerja.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful