Daftar Isi 1. Skenario................................................................................................ 2. Embriologi Sistem Saraf.......................................................................

2 3

3. Anatomi Sistem Saraf........................................................................... 18 4. Histologi Sistem Saraf.......................................................................... 43 5. Tumbuh Kembang Anak....................................................................... 48 6. Gangguan Perkembangan Psikologis a. Gangguan Perkembangan Khas Berbicara & Berbahasa................. 48 b. Gangguan Perkembangan Belajar Khas........................................... 58 c. Gangguan Perkembangan Motorik yang Khas................................. 61 d. Gangguan Perkembangan Khas Campuran...................................... 64 e. Gangguan Perkembangan Pervasif................................................... 64 f. Eneuresis.......................................................................................... 68 g. Enkorporesis..................................................................................... 71 h. Pika................................................................................................... 73 i. Gangguan Tingkah Laku.................................................................. 74 j. Retardasi Mental.............................................................................. 80 k. Insomnia pada anak.......................................................................... 84 7. Neurologi Anak a. Kejang.............................................................................................. 93 b. Cerebral Palsy.................................................................................. 97

1

c. Epilepsi ............................................................................................ 102 d. Ikterus Neonatorum.......................................................................... 111 e. Meningitis........................................................................................ 118 f. Encephalitis...................................................................................... 123 g. Meningochele .................................................................................. 129 h. Hydrocephalus.................................................................................. 136 i. Mikrocephalus.................................................................................. 140

2

Skenario 1: Gangguan Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Seorang ibu membawa anak laki-lakinya berusia 3 tahun ke dokter dengan keluhan belum bisa berjalan dengan baik, yaitu masih berjalan dengan berjingkatjingkat. Selain itu juga belum bisa berbicara dengan lancar, hanya dapat mengeluarkan kata-kata yang sulit dimengerti. Akhir-akhir ini juga tidak bisa diam dan sulit tidur. Ibu sudah berupaya untuk melatih dan menjaga anaknya dengan baik tapi anak kurang merespon ibunya. Dokter segera melakukan pemeriksaan fisik dan motorik anak tersebut, serta menanyakan riwayat kehamilan, perkembangan dan kesehatan anak tersebut mulai bayi Peta Konsep

3

Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2. Piameter. Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik. Keduanya merupakan organ yang sangat lunak. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. Araknoid. yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. sedangkan bagian korteks berupa materi putih. materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. Pada otak. Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. Durameter. 2. Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak. sel-sel neuroglia. Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu. otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. 3. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3. semacam cairan limfa yang mengisi sela sela membran araknoid. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak. 4 .Embriologi Sistem Saraf Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). 1.

Setelah tepi-tepi lempeng ini melipat.Embriologi Sistem Saraf Pusat ( OTAK ) Sistem saraf pusat (SSP) berasal dari ektoderm dan tampak sebagai lempeng saraf pada pertengahan minggu ke-3. lipatan saraf ini saling mendekat satu sama lain digaris tengah kemudian bersatu menjadi tabung saraf. 5 .

Kegagalan tabung saraf untuk menutup menyebabkan cacat seperti spina bifida dan anensefalus. SSP selanjutnya membentuk sebuah struktur tubuler dengan bagian sefalik yang lebar. medulla spinalis. 6 . dan lempeng lantai serta lempeng atap sebagai lempeng penghubung antara kedua sisi. Medulla spinalis membentuk ujung kaudal SPP dan ditandai dengan lamina basalis yang mengandung neuron motorik. dan bagian kaudal yang panjang. dan ujung kaudalnya pada hari ke-27. lamina alaris untuk neuron sensorik.Ujung cranial menutup kurang lebih pada hari ke-25. otak.

dan lamina alarisnya mempunyai neuron aferen somatic dan visceral). Myelensefalon yang membentuk medulla oblongata (daerah ini mempunyai lamina basalis untuk neuron eferen somatic dan visceral.Ciri-ciri dasar ini dapat dikenali pada sebagian besar gelembung otak. 7 . mesensefalon (otak tengah). rhombensefalon (otak belakang).. Rhombensefalon dibagi menjadi: 1. Otak membentuk bagian cranial SSP dan asalnya terdiri dari tiga gelembung otak. dan prosensefalon (otak depan).

2. gelembung otak ini ditandai dengan pembentukan serebelum. Selain itu. Metensefalon dengan lamina basalis (eferen) dan lamina alaris (aferen) yang khas. pusat koordinasi sikap tubuh dan pergerakan. 8 . jalur untuk serabut-serabut saraf antara medulla spinalis dan korteks serebri serta korteks serebeli. dan fons.

9 . Lamina alarisnya membentuk colliculus inferior dan posterior sebagai stasiun relai untuk pusat reflex pendengaran dan penglihatan.Mesensefalon (otak tengah) adalah gelembung otak yang paling primitive dan sangat mirip medulla spinalis dengan lamina basalis eferennya serta lamina alaris aferennya.

10 . bagian posterior otak depan. terdiri atas sebuah lempeng atap tipis dan lamina alaris yang tebal tempat berkembangnya thalamus dan hypothalamus.Diensefalon.

11 .

lobus intermedius. yang juga berkembang dari kantong ratkhe membentuk adenohipofisis. diensefalon membentuk lobus posterior yang mengadung neuroglia dan menerima serabut-serabut saraf dari hypothalamus. 12 .Diensefalon ikut berperan dlam pembentukan kelenjar hipofisis. dan pars tuberalis.

13 . terdiri dari dua kantong lateral. gelembung otak yang paling rostral. dan bagian tengah lamina terminalis.Telensefalon. hemisfer serebri.

daerah-daerah inti telensefalon sangat berdekatan dengan daerah-daerah inti diensefalon. Akhirnya. 14 . yang semula berupa dua kantong kecing.Lamina terminalis ini digunakan oleh commissural sebagai suatu jalur penghubung untuk berkas-berkas serabut antara hemisfer kanan dan kiri. secara berangsur-angsur mengembang dan menutupi permukaan lateral diensefalon. Hemisfer serebri. mesensefalon dan metensefalon.

Melalui foramina monro. ke-3 dan ventrikel lateral. membentang dari lumen medulla spinalis hingga ke ventrikel ke-4 di dalam rhombensefalon. Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. Cairan serebrospinal dihasilkan diplexus choroideus ventrikel ke-4. dapat menimbulkan hidrosefalus. melalui saluran kecil di mesensefalon. sistem ventrikel meluas dari ventrikel ke-3 ke ventrikel lateral hemisfer. dan selanjutnya ke ventrikel ketiga dalam diensefalon. SUMSUM TULANG BELAKANG (MEDULLA SPINALIS) Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih. Sumbatan cairan otak baik di dalam sistem ventrikel maupun diruang subarachnoid. sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. 15 .Sistem ventrikel yang berisi cairan cerebrospinal.

12 Pasang syaraf Torakal. Terbentang dibawah conu terminalis serabut-serabut bukan syaraf yang disebut filum terminale yang merupakan jaringan ikat. Terdapat 31 pasang syaraf spinal: 8 pasang syaraf servikal. Terbentang dari foramen magnum sampai dengan L1. kaya pembuluh darah. Setiap pasangan syaraf keluar melalui Intervertebral foramina. Rongga antara periosteum dengan duramater disebut 16 . di L1 melonjong dan agak melebar yang disebut conus terminalis atau conus medullaris.Medulla Spinalis merupakan bagian dari Susunan Syaraf Pusat. Syaraf Spinal dilindungi oleh tulang vertebra dan ligamen dan juga oleh meningen spinal dan CSF. Akar syaraf lumbal dan sakral terkumpul yang disebut dengan Cauda Equina. DASAR ANATOMI MEDULA SPINALIS Medulla Spinalis merupakan bagian dari Susunan Syaraf Pusat. 12 Pasang syaraf Torakal. Piamater berupa lapisan tipis. 5 Pasang syaraf Sakral dan 1 pasang syaraf koksigeal. nyambung dengan medula spinalis. 5 Pasang syaraf Lumbal. Terbentang dibawah conu terminalis serabut-serabut bukan syaraf yang disebut filum terminale yang merupakan jaringan ikat. Syaraf Spinal dilindungi oleh tulang vertebra dan ligamen dan juga oleh meningen spinal dan CSF. di L1 melonjong dan agak melebar yang disebut conus terminalis atau conus medullaris. Membran fibrosa. Bersatu dengan filum terminale. arachnoid dan piamater. Terbentang dari foramen magnum sampai dengan L1. MENINGEN SPINAL Meningen Spinal terdiri atas tiga lapis yaitu: Dura mater. Akar syaraf lumbal dan sakral terkumpul yang disebut dengan Cauda Equina. Terdapat 31 pasang syaraf spinal: 8 pasang syaraf servikal. 5 Pasang syaraf Lumbal. 5 Pasang syaraf Sakral dan 1 pasang syaraf koksigeal. Setiap pasangan syaraf keluar melalui Intervertebral foramina. Duramater yang merupakan lapisan yang kuat.

Substansi abu-abu mengandung badan sel dan dendrit dan neuron efferen. Na.Mg.K. Pada rongga ini terdapat Cerebro Spinal Fluid. Rongga antara Arachnoid dan Piamater disebut dengan Subarachnoid. Rongga antara duramater dengan arachnoid disebut dengan subdural. Bagian Posterior sebagai input /afferent. Cairan ini selalu dipertahankan dalam keadaan seimbangan antara produksi dan reabsorpsi oleh pembuluh darah. Keluar dari medula spinalis merupakan akar ventral dan dorsal dari syaraf spinal. Sistem piramidal dan ekstrapiramidal 17 . Terbagi menjadi bagian kiri dan kanan oleh anterior median fissure san median septum yang disebut dengan posterior median septum. comissura abu-abu untuk refleks silang dan substansi putih merupakan kumpulan serat syaraf bermyelin. PERAN MEDULA SPINALIS 1. Pembuluh Darah dan akar-akar syaraf CAIRAN SEREBRO SPINAL Cairan Serebro Spinal merupakan Cairan bening hasil ultrafiltrasi dari pembuluh darah di kapiler otak. protein dalam jumlah kecil. dan material organik lainnya. anterior sebagai Output/efferent. posterior dan Comissura abu-abu. akson tak bermyelin. Struktur Internal Terdapat substansi abu abu dan substansi putih.dengan epidural yang merupakan area yang mengandung banyak pembuluh darah dan lemak. CSF engandung air. Substansi abu-abu membentuk seperti huruf H dan terdiri dari tiga bagian yaitu: anterior.Ca. Substansi Abu-abu membentuk seperti kupu-kupu dikelilingi bagian luarnya oleh substansi putih. glukosa. Jalur sensoris 3. Pusat prosesing data 2. Sub dural tidak mengandung CSF. Sel darah putih dalam jumlah kecil. oksigen dan karbondioksida.Cl. syaraf sensoris dan motoris dan akson terminal dari neuron.

5%). dengan angka tetraplegia 200. dan (4) tetraplegi komplet (18. Angka insidensi paralisis komplet akibat kecelakaan diperkirakan 20 per 100.000 kasus baru cedera medula spinalis setiap tahunnya di Amerika Serikat.000 per tahunnya. Kecelakaan kendaraan bermotor merupakan penyebab utama cedera medula spinalis(1). Pusat Data Nasional Cedera Medula Spinalis (The National Spinal Cord Injury Data Research Centre) memperkirakan ada 10. Cedera medula spinalis dapat dibagi menjadi komplet dan tidak komplet berdasarkan ada/tidaknya fungsi yang dipertahankan di bawah lesi(2).3). CEDERA MEDULA SPINALIS Cedera medula spinalis merupakan salah satu penyebab utama disabilitas neurologis akibat trauma. (2) paraplegi komplet (27. Pembagian ini penting untuk meramalkan prognosis dan penanganan selanjutnya.3%).REFLEKS SPINAL Refleks merupakan respon bawah sadar terhadap adanya suatu stimulus internal ataupun eksternal untuk mempertahankan keadaan seimbang dari tubuh. otot jantung atau kelenjar disebut refleks otonom atau visceral.000 penduduk. 18 .3%). (3) paraplegi inkomplet (21. Refleks yang melibatkan otot rangka disebut dengan refleks somatis dan Refleks yang melibatkan otot polos. Data di Amerika Serikat menunjukkan urutan frekuensi disabilitas neurologis karena cedera medula spinalis traumatika sbb : (1) tetraplegi inkomplet (29.5%)(4). Teknik yang paling sering digunakan adalah pemeriksaan sacral sparing(2.

Predileksi lesi yang paling sering adalah medula spinalis segmen servikal.Klasifikasi Cedera medula spinalis dapat dibagi menjadi komplet dan tidak komplet berdasarkan ada/tidaknya fungsi yang dipertahankan di bawah lesi. (4) Cauda Equina Syndrome. Pada Central Cord Syndrome. 19 . (2) Anterior Cord Syndrome. terutama pada vertebra C4-C6. Sebagian kasus tidak ditandai oleh adanya kerusakan tulang. bagian yang paling menderita gaya trauma dapat mengalami nekrosis traumatika yang permanen. Edema yang ditimbulkan dapat meluas sampai 1-2 segmen di bawah dan di atas titik pusat cedera. (3) Brown Sequard Syndrome. dan (5) Conus Medullaris Syndrome. Terdapat 5 sindrom utama cedera medula spinalis inkomplet menurut American Spinal Cord Injury Association yaitu : (1) Central Cord Syndrome. Central Cord Syndrome (CCS) biasanya terjadi setelah cedera hiperekstensi. Lee (6) menambahkan lagi sebuah sindrom inkomplet yang sangat jarang terjadi yaitu Posterior Cord Syndrome. Sering terjadi pada individu di usia pertengahan dengan spondilosis cervicalis. Bagian medula spinalis yang paling rentan adalah bagian dengan vaskularisasi yang paling banyak yaitu bagian sentral. Mekanisme terjadinya cedera adalah akibat penjepitan medula spinalis oleh ligamentum flavum di posterior dan kompresi osteofit atau material diskus dari anterior.

20 . Gambaran klinik dapat bervariasi. pada beberapa kasus dilaporkan disabilitas permanen yang unilateral. Pemulihan fungsi ekstremitas bawah biasanya lebih cepat. Hal ini terutama disebabkan karena pusat cedera paling sering adalah setinggi VC4-VC5 dengan kerusakan paling hebat di medula spinalis C6 dengan ciri LMN.Gambaran khas Central Cord Syndrome adalah kelemahan yang lebih prominen pada ekstremitas atas dibanding ektremitas bawah. sementara pada ekstremitas atas (terutama tangan dan jari) sangat sering dijumpai disabilitas neurologik permane.

Sistem Saraf Tepi . Mesencephalon B. Otak depan (prosensefalon).Otak . Otak hampir memenuhi semua ruang yang tersedia di dalam cavum cranii sehingga struktur permukaan tertentu membentuk crista. Batang otak. Otak berhubungan dengan medulla spinalis melalui foramen magnum dan dibagi menjadi lima bagian utama yaitu secara berurutan: A.Medulla spinalis 2. terdiri dari: 1. Pons 3. Telensefalon (ujung otak) 2. Cerebrum (hemispherium cerebri) Tapi ada juga yang membagi otak menjadi tiga bagian yaitu: A. Sistem Saraf Pusat. dibagi menjadi dua: 1.31 pasang saraf spinalis Secara fungsional dibagi menjadi: 1. Diensefalon (jembatan otak) 21 . terdiri dari: . OTAK Otak berukuran jauh lebih besar dibandingkan medulla spinalis.12 pasang saraf cranialis . Cerebellum C. 2.Anatomi Sistem Saraf SISTEM SARAF secara anatomi dibagi menjadi: 1. Medulla oblongata 2. Sistem saraf somatik  mengontrol aktifitas secara sadar Sistem saraf otonom (viseral)  mengontrol aktivitas secara tidak sadar SISTEM SARAF PUSAT 1.

berseberangan dengan nucleus nervi facialis. N.B. PONS Pons terletak di antara medulla dan linea media di sebelah anterior cerebellum. Otak belakang (rombensefalon). Metensefalon (after brain) 2. Vagus (N. Nervus cranialis yang keluar dari permukaan medulla dalam hubungannya dengan oliva yaitu: N. XII) keluar secara linier antara oliva dan pyramis N. Anterior berhubungan dengan pars basilaris ossis occipitalis. Mielensefalon (otak sumsum) A. berbentuk konus. Glossopharingeus (N. dibagi menjadi dua: 1. nucleus nervi cranialis 22 . X). Di depan oliva antara oliva dan fissura mediana anterior terdapat crista longitudinal tempat lewatnya fibrae corticospinale yang disebut pyramis. Permukaan lateralnya mempunyai pembengkakan oval (oliva) yang berhubungan dengan substantia grisea dari nukleus olivarius inferior. 2. Accesorius (N. Pada daerah dimana pons berhubungan dengan substantia cerebellum disebut horizontal akan membentuk bundle yang berbatas jelas disebut pedunculus cerebellaris medius. menghubungkan kedua hemispherium cerebelli. N. Beberapa serabutnya berjalan horizontal melintasi linea media. BATANG OTAK 1. XI) keluar berurutan dari atas ke bawah pada sulcus di belakang tonjolan oliva. yang kelihatan pada penampang transversal sebagai tiga lingkaran besar. IX). Hypoglosus (N. dan terletak pada dua per tiga canalis dimulai pada ketinggian foramen magnum serta berakhir pada ujung bawah spons. MEDULLA OBLONGATA Merupakan lanjutan dari medulla spinalis dengan panjang kirakira 1 inchi. Otak tengah (mesensefalon) C.

ketujuh dan nucleus salivatorius. Lingkaran yang kecil terletak pada sisi medial pedunculus medius dan disebut pedunculus cerebellaris inferior dan superior yang juga mengeluarkan serabut saraf yang menghubungkan batang otak. terletak kira-kira setinggi nuclei n. facialis Nuclei salivatorius superior. terletak di bagian bawah pons yang berkualitas somatomotorik dan memelihara salah satu otot ekstrinsik dengan axonnya keluar dari permukaan ventral pons dekat garis mediana dan perbatasan antara pons dengan medulla oblongata Nuclei facialis. trigemini. Pada bagian dorsal terdiri atas nuclei nn. facialis Nuclei sensoris n. facialis bergabung dengan n. Cranialis yang terdiri dari: Nuclei motoris n. Berkualitas viseromotorik umum yang memelihara glandula lacrimalis. sublingualis. abducens tapi agak ke ventral. Berkualitas brachiomotorik yang memelihara otot-otot mimik dan axonnya keluar dari permukaan lateral setelah mengelilingi n. abducen sebagai genu internum n. Pons varoli dibagi menjadi bagian dorsal (tegmentum) dan bagian basal yang dibentuk oleh nuclei dan serat-serat penghubung. dan buccales. Axonnya keluar dari permukaan lateral pons dekat n. terletak dalam formatio reticularis dorsolateral dari ujung caudal nuclei n. lingualis. intermedius yang kemudian dalam canalis n. labialis. facialis. trigeminus. merupakan nuclei principalis sebagai kelanjutan dari begian caudal neclei mesencephalis dan berkualitas somatosensorik umum untuk rangsangan epikritik dan bagian rostral nuclei tractus spinalis yang merupakan 23 . terletak di tengah-tengah pons veroli berkualitas brachiomotorik yang memelihara otot-otot masticatorica dengan axon keluar dari sebelah ventrolateral pons sebagai portio minor Nuclei abducen. facialis yang mengikuti n.

fasciculus longitudinal medialis. abducen yang disebut genu internum. Serat-serat penghubung dari dorsal ke ventral terdiri atas fasciculus lungitudinal dorsalis. tractus rubrospinalis. Bagian caudal ada penonjolan area cochlearis dan vestibularis akibat adanya nuklei cochlearis dan vestibularis. Permukaan dorsalis terdiri dari pons bersama dengan permukaan dorsalis dari medulla oblongata membentuk fossa rhomboidea yang merupakan dasar dari ventriculus quartus. Bagian bawah terdapat stria medullaris yang disebabkan karena adanya serat-serat yang berasal dari nuclei arcuatus menuju cerebellum ialah fibrae arcuatae externae dalam medulla oblongata. 24 . Nuclei lemnicus lateralis modifikasi dari formatio reticularis yang letaknya dekat lemnicus lateralis. Nuclei vestibularis berkualitas propioseptif khusus dan terletak di daerah paling lateral. terletak pada perbatasan antara pons dan medulla oblongata. Bagian tengahnya terdapat sulcus mediana dorsalis yang sebelah kanan kirinya terdapat penonjolan yang disebut eminentia mediana yang di caudalnya terdapat colliculus facialis yang disebabkan adanya seratserat dari nuclei facialis yang mengelilingi n.lanjutan - dari nuclei principitalis yang berkualitas somatosensorik umum untuk rangsangan protopatik Nuclei vestibularis dan cochlearis. Formatio reticularis tergabung sepanjang batak otak. Nuclei corporis trapezoidi yang juga merupakan modifikasi formatio reticularis. Sedangkan nuclei cochlearis berkualitas somatosensorik khusus dan terletak bersama-sama nuclei vestibularis. Nuclei lainnya adalah nuclei olivaris superior yang merupakan modifikasi dari formatio reticularis. Kedua nuclei ini terletak pada bagian caudal dan berhubungan dengan fungsi pendengaran. tractus tectospinalis dan yractus reticulospinalis.

2. trochearis atau nn. Cranialis keempat yang keluar dari aspek posterior mesencephalon tepat di bawah corpora quadrigemina inferior. Ikut dalam pengintegrasian fungsi motorik. Serat transversal dari nuclei ini menuju cerebellum dan disebut tractus pontocereballaris 3. Cerebellum dapat dibagi menjadi: Bagian tengah (vermis) 25 . terutama koordinasi gerakan-garakan dan membentuk fungsi keseimbangan Ikut dalam pengintegrasian sistem sensorik dan motorik dalam arti rangsangan dapat diteruskan ke cerebellum yang kemudian diolah akhirnya keluar sebagai gerakan. Cranialis yang keluar dari permuaan mesencephali adalah n. dan serat longitudinal disebut tractus corticobulbaris dan corticospinalis.Bagian basal dari pons terdiri serat penghubung transversal dan longitudinal yang diantaranya terdapat nuclei pontes. panjangnya sekitar 1 inchi dan terperforasi oleh canalis centralis atau aquaductus. MESENCEPHALON Mesencephalon membentuk bagian atas batang otak. Di sebelah rostral berhubungan dengan diencephalons dan di sebelah caudal berhubungan dengan pons varoli dan dibagi menjadi beberapa bagian yaitu: Tectum mesencephali Tegmen mesencephali Basis mesencephali (basis Pedunculi) Beberapa nn. Cranialis ketiga yang keluar dari mesencephalon pada fossa interpeduncularis tepat di atas pons. CEREBELLUM Cerebellum adalah bagian otak yang mempunyai fungsi untuk: 1. Satu-satunya nn. trigemini. B. Nuclei mesencephali adalah nuclei snsorik yang erat hubungannya dengan n.

- Bagian lateral (hemispheria cerebelli) Permukaan keduanya menunjukkan adanya lipatan-lipatan kecil transversal yang disebut folia. menghubungkan dengan 26 . Untuk serat proyeksi afferens berasal dari sel-sel purkinye cortex cerebelli menuju nuclei cerebelli. menghubungkan dengan medulla spinalis dan medulla oblongata Pedenculus cerebelli medius. C. Serat komisurra menghubungkan bagian yang identik kanan kiri dan serat assosiasi menghubungkan daerah yang setingkat hemispheria yang sam atau vermis saja. cerebelli superior. berbeda dengan hemispheria dari cerebri. Bagian otak depan ini terbagi menjadi telencephalon dan diencephalon. komissura dan proyeksi. Seluruh lapisan bagian cerebellum mempunyai lapisan yang sama. menghubungkan dengan pons varoli Pedenculus mesencephalon Pada pedunculus cerebellaris terdapat nucleus dentatus yang juga berhubungan dengan thalamus melalui fibrae dentate rubrales. Cortex cerebelli umumnya mempunyai pkica dan terdiri dari tiga lapisan yaitu: Stratum moleculare Lapisan sel-sel purkinya Lapisan sel-sel granular Cerebellum dihubungkan dengan bagian otak lainnya melalui ketiga pedunculi cerebelli yaitu: Pedenculus cerebelli inferior. Bagian luarnya dibentuk oleh substantia alba (corpus medullare) yang di dalamnya terdapat kelompok nuclei dan mempunyai serat-serat penghubungnya merupakan serat penghubung intrinsik yang terdiri dari serat-serat assosiasi. CEREBRUM Adalah bagian anterior atau cephalic dari sistem nervosum centrale membentuk lebih dari tiga per empat bagian otak dan terbagi menjadi dua hemispheria cerebri yang besarnya setara.

terletak di depan incisura preoccipitalis dan di bawah sulcus lateralis Cortex cerebri pada telencephalon mempunyai lapisan berwarna keabu-abuan dan disebut sebagai substantia grisea (gray mater) yang terdiri dari sel-sel saraf dan sedikit serat-serat penghubung. Telencephalon seluruhnya terletak di atas tentorium cerebelli dan terbagi menjadi 2 belahan yang masing-masing disebut sebagia hemispherium cerebri kiri dan kanan yang satu dipisahkan terhadap oleh yang fissura lainnya. Bagian yang dibentuk oleh kortex cerebri dan corpus medullare dapat dibagi menjadi: a. terletak di belakang sulcus parietoocccipitalis Lobus temporalis. Lekukan tersebut ada yang dangkal (sulcus) dan ada pula yang dalam (fissura). terletak di depan sulcus centralis dan di atas sulcus lateralis Lobus parietalis. Permukaan cortex berlekuk-lekuk dan permukaan dalam lekukan jauh lebih luas dari yang luar. Lobus frontalis. c.000-250. terletak di belakang sulcus centralis dan di atas sulcus lateralis Lobus occipitalis. Tebal ratarata cortex cerebri rataa-rata 2.- Telencephalon Merupakan bagian yang paling rostral dan menempati sebagian besar cavum cranii kecuali fossa cranii posterior. b.5 mm dan pada umumnya yang ada dipermukaan lebih tebal. corpus medullare dan basal ganglia. Luas permukaan cortex cerebri antara 200. cerebri Tiap sagitalis/longitudinalis hemispherium cerebri terdiri atas cortex cerebri (pallium). Disini terletak pusat-pusat tertinggi fungsi-fungsi dalam tubuh. d.000 cm2 dan pembagiannya adalah 41% lobus frontalis 21% lobus parietalis 17% lobus occipitalis 21% lobus temporalis 27 .

banyak mengandung sel pyramida kecil dan sel granular 28 . yang terdiri dari sel cagal dan sel galgi type II Lamina granularis enterna. dan superior Sulcus lunatus Sulcus cinguli Sulcus collateralis Berdasarkan pertumbuhan fungsi secara filogenik dan ontogenetic dapat dibedakan beberapa macam cortex cerebri yaitu: Archiocortex/archipallium Paleocortex/palleopallium Mesocortex/mesopallium Neocortex/neopallium Secara struktural keempat macam cortex tersebut juga berbeda yaitu mengenai susunan sel-selnya.Sulci dan fissura dari telencephalon antara lain: Sulcus longitudinal cerebri Sulcus lateral cerebri (sylvius) Sulcus calcarinus Sulcus perietooccipitalis Sulcus hippocampi Sulcus-sulcus lain yang memiliki arti fungsional dan topografik yang penting antara lain: Sulcus centralis (Rolandi) Sulcus precentralis Sulcus postcentralis Sulcus frontalis superior dan inferior Sulcus intra parietalis Sulcus temporalis inferior. medius. Neocortex terdiri atas 6 lapisan yang berturut-turut dari luar ke dalam diberi nama menurut brodman: Lamina molecullaris.

Selain itu dibentuk pula oleh axon-axon sel-sel spindle/polymorf yang berupa serat-serat asosiasi atau serat-serat commisura. Sedangkan serat aferens yang masuk ke dalam cortex cerebri berupa serat-serat proyeksi spesifik yang berasal dari bagian thalamus yang spesifik dan berakhir pada lapisan granularis interna dan bercabang-cabang pada bagian ini. b. terutama mengandung sel pyramida besar (giant cell of betz) dan sedikit sel stellata. terletak di belakang lobus frontalis Area premotorius. terletak di depan area 4 dan area 6 Brodmann. bagian belakang merupakan gerakan halus dan terlatih. Daerah-daerah fungsional cortex cerebri terdiri dari: Lobus frontalis a. stellata. berlainan dengan bagian depan yang merupakan pusat gerakan kasar 29 . terdiri atas sel multiforme atau polymorf dan mengandung sedikit sel stellata dan sel martinotti Serat-serat eferens yang keluar dari cortex cerebri sebagian besar dibentuk oleh axon-axon sel-sel pyramidan yang sebagian besar berupa serat-serat proyeksi menuju ke pusat-pusat subcortical dan hanya sebagian kecil yang berupa serat-serat assosiasi atau serat commisura menuju cortex lainnya.- Lamina pyramidalis. dan sel martinotti - Lamina multiforme. Serta proyeksi yang tidak spesifik yang berasal dari bagian thalamus yang tidak spesifik dan formatio reticularis bercabang-cabang di berbagai lapisan sampai pada lamina molecularis. sebagian besar terdiri dari sel granular sedikit sel pyramida. Area motoris primaries atau area 4 Brodmann. dan sel martinotti Lamina ganglionare (pyramidalis internus). lebih banyak mengandung sel pyramida daripada sel granular dan terdapat pula sel stelatta Lamina granularis interna.

Area asosiasi somestetik (area 5 &7) menduduki lobus parietalis superior meluas sampai permukaan medial hemisfer. bentuk. Sensasi ini mencakup nyeri. Cortex prefrontalis Area ini meliputi area 9. Sensasi semua bagian tubuh diterima korteks sensorik primer dan disinilah menggapai kesadaran. dan 8 yang bersifat motorik. Area 8 Brodmann atau daerah optokinetik frontal (frontal eye field). e.c. Area somestetik primer (area 1-3)terletak pada gyrus postcentralis. Pusat bicara motorik broca Meliputi area 44 dan 45 yang meliputi bagian pars opercularis dan pars triangularis gyrus frontalis inferior pada hemispherium cerebri yang dominan oleh karena pada manusia sebagian besar juga terletak di sebelah kiri. Daerah ini merupakan pusat bicara motorik. tekan. Bagian ini tersusun somatotopik dg menyirip. pusat asosiasi tertinggi untuk fungsi intelektual dan fungsi kejiwaan yang membentuk kepribadian (personality) - Lobus parietalis Korteks parietalis mempunyai peran utama pada kegiatan memproses dan mengintegrasi informasi sensorik yg lebih tinggi tingkatnya. terletak di sebelah frontalis cortex area premotoris dan bersangkutan dengan gerakan bulbus oculi di bawah pengendalian kemauan (pergerakan konjugasi atau asosiasi) dan pusat gerakan otot kasar. 11. Mempunyai banyak hub dg area lain korteks sensorik. 30 . suhu. tapi tidak identik dg korteks motorik primer. Korteks asosiasi sensorik menerima dan mengintegrasi modalitas sensorik. paralel korteks motorik dan posterior sulkus centralis. 10. 6. proprioseptik. Kualitas. Lesi bagian ini menyebabkan ggn sensorik kontralateral. dan 12 merupakan cortex asosiasi yang terletak di depan area 4. raba. d.

Korteks pendengaran primer (area 41&42) sebagai penerima suara. sikap tubuh. berat. lesi mengakibatkan sulit unt mengerti bahasa ucap(afacia sensorik/afacia Wernics).tekstur. Lesi sisi dominan mengakibatkan kehilangan kemampuan mengenali benda dan kegunaannya. atau mungkin ucapan penderita scr fonetik dan tata bhs benar tapi katakata yg dipilih tdk sesuai dan terdiri atas kata yg tak bermakna. bahasa. tp masih tetap mampu mengenali wajah. lesi sisi tak dominan tjd kegagalan mengenali wajah. jk rusak mengenal benda sentuhan) memungkinkan stroke dan ggn kesadaran tbuh terhadap sisi 31 . Korteks asosiasi visual disebelah area 39 lobus temporalis berfungsi unt memahami simbol-simbol bahasa. letak anggota tubuh. Lobus occipitalis Korteks penglihatan primer (area 17) menerima informasi penglihatan dan sensasi warna. Selain memiliki peranan unt ingatn tertentu. Lesi gyrus supramarginalis (area 40) korteks parietalis mengakibatkan lewat astereognosis selain (ketdkmampuan kontralateral lesi Lobus temporalis Adalah area sensorik reseptif unt impuls pendengaran. sedang korteks asosiasi pendengaran (area 22/ area Wernick)sbg proses pemahaman. Lesi girus angularis (area 39) hemisfer dominant mengakibatkan aleksia (ketdkmampuan memahami bhsa tulisan) dan agrafia (tdk mampu menulis) meski dapat bicara normal. Korteks area Werniks penting untmengerti bhsa ucap. dan suhu berkaitan dg pengalaman sensorik masa lalu. dikelilingi korteks asosiasi visual (area 18&19) yg berperan dlm refleks gerak mata bila sedang memandang atau mengikuti objek. shg informasi dpt ditanggapi dandiinteprestasikan. Kesadaran akan bentuk tubuh.

commisura anterior c. merupakan gab: 1. serat-serat proyeksi.mengakibatkan aleksia sensorik/ hilangnyakemampuan memahami apa yg dibaca Susunan Substansia Alba Hemispherium Cerebralis Mengisi daerah antara corteks cerebri dan subcorticales dan derat antara berbagai nuklei subcorticales. corona radiata 2. Terdiri atas 3 bagian: 32 . genu c. commisura hipocampi III. Capsula eksterna II. serat cimmisura. capsula interna a. cingulum yg membentuk sebagian substansia alba gyrus cinguli b. beberapa berkas asosiasi: a. serat asosiasi. crus posterior 3. corpus callosum b. Serat yg membentuk substansia alba hemispherium cerebri berselubung myelin dibagi3 : serat proyeksi . fasciculus uncinatus c. I. fasciculus fronto-occipitalis superior dan inferior Basal ganglia Sekelompok substansis grisea yg terletak basal dari corpus medullare yg sebagian bsrdibentuk sel-sel sarafdan serat penghubung. serat-serat commisura terutama menghub pusat/daerah yg sama pd kedua hemisfer: a. serat-serat asosiasi menghub daerah korteks yg berbeda satu dg lainnya pd hemisfer yg sama. crus anterior b.

neostriatum meliputi nucleus caudatus dan putamen b. talamus terdiri atas 2 struktur ovoid yg besar . Memproses rangsang sensorik dan membantu memulai atau memodifikasi reaksi tubuh terhadap rangsang tersebut. paleostriatum yg meliputiglobus pallidus c. nukleus amydaloid secara phylogenetika ganglia basalis tdd: a. getar. perasaan. tekan. 33 . hasrat. ganglia basalis. Berfungsi sbg pusat sensorik primitif (individu dpt merasakan samar-samar nyeri. claustrum 3. corpus striatum 2. serebelum. Merupakan stasiun relai yg penting dlm otak & merupakan pengintegrasi subkortikal yg penting semua jaras sensorik kec sist olfactorius membentuk sinaps dg nukleus talamus dalam perjalanan menuju korteks cerebri. Dibagi jd 4 wilayah: a. suhu ekstrim) dan integrasi ekspresi motorik oleh karena hub fungsinya terhadap pusat motorik utama dalam korteks serebri. masing-masing mempunyai kompleks nukleus yg slg berhub dg korteks ipsilateral . archistriatum yg meliputi amygdala bekerja untuk integrasi dan ekspresi emosi. serebelum & dg berbagai kompleks nuklear subkortikal. Rhinencephalon Meliputi struktur susunan saraf pusat yg menerima serat-serat dari bulbus olfactorius DIENCEPHALON Adalah struktur disekitar ventrikel ke-3 dan membentuk inti bag dlm cerebrum. raba.1.

Arakhnoid Adl lapisan spt film. piamater terletak erat dg permukaan otak & medspin. Menyertai pembuluh darah pada permukaan otak dan medspin (piamater spinalis vaskularisasinya lebih sedikit dari cerebralis) 2. substansia nigra. berperan pd dorongan emosi dasar dan integrasi informasi olfactorius. MENINGEN Terdiri atas 3 lapisan: 1. Hipotalamus juga berfungsi dlm pengaturan hormon-hormon. haus. transparan. mempunyai hub dg nuklus ruber. lapar. suhu tubuh. pengaturan cairan tubuh. epitalamus berupa pita sempit yg membentuk atap diensephalon. berkaitan dg pengaturan rangsang dr SS otonom perifer yg menyertai ekspresi tingkahlaku dan emosi. terdapat granulasiones arakhnoid yg merupakan kumpulan spt bulu dg sangat mendekap arakhnoid yg berproyeksi ke duramater 34 . berhub dg sist limbik. Mempunyai satium (subarakhnoid) yg merup interval antara arakhnoid dg piamater & diisi CSF. mensekresi melatonin dan membantu irama sirkardian tubuh dan menghambat hormon gonadotropin. globus palidus dari ganglia basalis. spt jala dan dihub ke piamater oleh trabekulasi seperti lilin. Jika lesi menyebabkan diskineksia dramatis (hemibasalismus) ditandai dg gerakan kaki/tangan yg terhempas kuat pd satu sisi tubuh d. subtalamus merupakan nukleus ekstrapiramidal diencephalon yg penting. D. hipotalamus di bawah talamus. Mempunyai perluasan ke lateral antara radix dorsal dan ventral saraf spinal (lig dentikulata/dentate).b. c.

Tekanan CSF biasanya 100 dan 200 mmH2O.3. CSF dan ventrikulus otak Terletak dlm spatium subarakhnoid. Ventrikulus quartus adl cavitas spt tenda dg dasar spt intan. dibentuk pleksus koroid dalam ventrikel otak. Membentuk sinus-sinus venosus duralis antara 2 stratum atau antara duplikasi strtum meningeal E. Apertura mediana (foramen magendi) membuka ke cavum subarakhnoid yg membesar disebut cisterna magna (antar cerebellum dan medula) F. diukur melalui punksi lumbal. diambil untuk pemeriksaan kandungan kimia dan selnya. Ventrikulus berhub dg ruang sub arakhnoid pd meningen melalui apertura mediana ventriculi quarti dan 2 apertura lateralis ventriculi quarti (foramina luschka). inferius. Vaskularisasi Oleh a carotis interna dan a vertebralis cabang cerebral sedang mening divaskularisasi a mxillaris cabang meningea media. Ventriculus lateralis terletak di dlm subtantia hemisfer cerebri dan tdd pars centralis dan 3 buah cornu anterior. Terdapat spatium epidural mengandung pleksus venosus vertebralis dan a meningea media pd cavitas cranialis. Ventrikulus lateralis berhub dg ventrikulus tertius melelui foramen interventrikularis dari mUNRO yg terletak pd bag antrior dinding lateral ventrikulus tertius di bawah ujung anterior fornix. Duramater Lapisan luar meningen yg keras dan fibrosa. Ventrikulus otak adl kavitas dlm jar otak yg merup mpembesaran canalis centralis tubulus neuralis embryonicus. tertius. Medspin dan akarnya divaskularisasi cabang-cabang kecil sepanjang saraf tsb 35 . posteior. Sirkulasinya melalui ventrikel memasuki spatium subarakhnoid dan akhirnya disaring ke sistem venosa. Beberapa nn cranialess terletak pd regio ini. Mempunyai 2 lapisan stratum periostealis dan stratum meningealis. Cavitas ini adl ventriculus lateralis. quartus.

Lumbalis I. Tractus spinothalamicus lateralis Membawa impuls sakit dan temperatur ke thalamus. Serabut keluar dari sel yang terletak pada cornu posterior subatantia grisea sisi seberangannya dan terutama berjalan naik pada columna lateralis. Serabutnya bergabung pada medulla dengan serabut dari tractus spinothalamicus anterior untuk membentuk lemnicus spinalis. 2. 3. Kemudian hanya berupa serabut-serabut saraf yang disebut caudal aquina. Tractus dorsalis Meneruskan informasi ke cerebellum yang dapat membantu koordinasi otot (aktivitas sinergik) dan tonus otot juga sentuhan dan tekanan. Bagian tepi atau cortex mengandung serat-serat saraf (white matter) dan bagian tengahnya berwarna gelap (grey matter) yang mengandung sel-sel body dan bentuknya seperti kupu-kupu.SUMSUM TULANG (MEDULLA SPINALIS) Merupakan kelanjutan dari otak dimulai setinggi foramen occipitalis magnum melanjutkan ke bawah di dalam canalis spinalis dan beakhir pada conus medullaris setinggi V. Tractus spinothalamicus anterior atau ventralis Meneruskan impuls taktil dan tekanan dari medulla ke thalamus. Sebagaimana otak medulla spinalis juga dilapisi oleh selaput meningen dan mengandung cairan otak. Serabutnya dimulai pada collumna posterior substantia grisea dari sisi berseberangan dan melintas diatas commisura alba anterior sebelum naik pada columna alba anterior. Medulla spinalis ini mempunyai bentuk seperti tabung silindris dan didalamnya terdapat lubang atau canalis centralis. Pada medulla spinalis terdapat rute utama pada setiap ketiga columna alba. Pada tractus asendens terdiri atas tiga tractus yaitu: 1. Dari medulla spinalis ini keluar masuk serabut saraf sebanyak 31 pasang yang melalui foramen intervertebralis. Serabut-serabut saraf mulai keluar pada cornu posterius dari sisi spinothalamicus anterior posterior atau ventralis 36 .

37 . Medulla terletak didekat fissura antero-media dan berhubungan dengan kontrol voluntaris dari otot skeletal. 3. Tractus lateralis atau tractus pyramidalis transverse Mengandung sejumlah besar serabut untuk mengontrol gerak otot volunter. Tractus rubrospinalis Terletak tepat di depan tractus corticospinalis lateralis. Tractus vestibulospinalis Juga berjalan turun pada columna anterior substantia alba. Tractus menjadi lebih kecil ketika berjalan naik dan hampir hilang pada regio thoracis media karena pada ketinggian ini sebagian besar serabut pembentuknya sudah menyeberang ke sisi berlawanan untuk berakhir dengan cara membentuk sinaps di sekitar cornu anterior dari neuron motoris inferior. Berhubungan dengan kontrol aksi otot dan merupakan bagian utama dari sistem extrapyramidal. t r a c t u s c o r t i c o s p i n a l i s a t a u cerebrospinalis anterior atau ventralis atau disebut juga tractus pyramidalis direk Tersusun atas serabut-serabut yang berjalan turun melalui otak dari cortex cerebri. Tractus desendens terdiri atas: 1. Tractus ini mempunyai hubungan dengan fungsi keseimbangan dan postur.yang sama dan berjalan menuju columna alba lateralis. 4. Beberapa serabut yang masih tersisa akan berakhir pada columna anterior substantia grisea pada sisi chorda yang sama. 2. Serabutnya keluar pada cortex motoris dan melintang diatas atau bergabung dengan tractus sisi seberangnya pada medulla. serabutnya dimulai pada mesenchepalon dan berjalan turun untuk berakhir di sekitar sel-sel cornu anterius. Serabut saraf mulai keluar pada medulla di sisi yang sama dari gabungan sel-sel yang disebut nucleus vestibularis.

serabutnya berjalan turun melalui capsula interna pada genu dan duapertiga anterior limbus posterior. Impuls-impuls motorik ini dapat disalurkan melalui jalur-jalur saraf yang termasuk dalam susunan pyramidal dan susunan ekstrapyramidal oleh karena itu dalam area yang luas sel-sel neuron yang membentuk jalur desendens pyramidal (tractus corticobulbaris dan corticospinalis) dan ekstrapyramidal (tractus reticulospinalis dan rubrospinalis) dapat disebut sebagai neuron motor atas sedangkan neuron-neuron motorik di dalam nuclei motorii di dalam batang otak dan medulla spinalis dapat disebut neuron motor bawah (lower motor neuron). sensasi rasa sakit.Tractus motoris dan sensoris merupakan tractus yang paling penting di dalam otak dan medulla spinalis dan mempunyai hubungan yang erat untuk gerakan motoris voluntaris. Semua neuron yang menyalurkan impul-impuls motorik ke nuclei motorii di dalam batang otak dan medulla spinalis dapat disebut sebagai neuron motor atas (upper motor neuron). Tractus corticospinalis atau pyramidalis atau motoris berasal dari cortex motoriius precentralis.intercostalis dan abdominalis. 38 . temperatur dan sentuhan dari organ-organ indera pada kulit dan impuls propioseptif dari otot dan sendi. Tractus cortico ventralis mengendalikan neuron-neuron motorik yang melayani otot-otot pada truncus termasuk mm.

Jaringan ikat yang menyelimuti funikuli disebut perineurium. saraf dapat halus atau tebal. Saraf diselaputi oleh sarung jaringan ikat yang disebut epineurium. Jaringan ikat ini memberi kekuatan pada saraf dan mengandung pembuluh darah yang memasok darah untuk saraf. N. Masing-masing serabut yang hanya terlihat dengan mikroskop ini dikelilingi oleh sarung yang terdiri dari selsel neurilema (identik dengan sel glia di sistem saraf pusat).Terdapat 31 pasang saraf spinal yang meninggalkan medulla spinalis melalui foramina intervertebralis pada columna vertebralis dimana mereka ditemukan 8 saraf cervical. Akhirnya setiap serabut saraf dibungkus oleh sarung jaringan ikat yang disebut endoneurium. 12 thoracal. 5 sacral dan 1 coccegeal. Serabut ini diikat jadi satu oleh jaringan ikat.II atau Opticus Penting untuk persarafan penglihatan dan ujungnya berakhir di retina pembauan.Olfactorius Berfungsi untuk mempersarafi pada atap cavum nasi. Saraf yang kecil mungkin hanya mengandung satu funikulus. N. 2. Akar spinal tidak memiliki sarung yang baik sehingga lebih rapuh. Dalam setiap saraf terdapat ratusan atau ribuan serabut saraf. 5 lumbal. dan ujungnya beakhir 39 . Jadi tergantung banyaknya serabut saraf yang terkandung.SISTEM SARAF TEPI Saraf yang kasat mata adalah kumpulan serabut saraf. Saraf Cranial 1. Jaringan ikat ini bercabang ke dalam menyelubungi berkas-berkas serabut yang disebut funikuli.I atau N. Terdapat 12 pasang saraf cranial yang meninggalkan otak dan melewati foramina pada tengkorak. A. Permukaan dalam perineurium yang halus dibentuk oleh membran sel mesotelia yang gepeng.

N. dan sensori mata. 3. 3). hidung. 6.VII atau N. memberikan persarafan sensoris pada kulit muka bagian tengah /pipi. lateral hidung.III atau N. 7. pada daerah temporal. N. dari pharynx. sekitar mata dan mukosa (selaput lendir) dari hidung. palatum molle. 2).bola mata. tonsil. palatum molle.Abducens Memberikan persarafan motoris otot bola mata. mukosa nasopharing. Saraf ini bercabang 3 yaitu 1).Trochlearis Merupakan saraf terkecil dari nervi cranialis yang juga mempersarafi otot mata. bawah mata.N.N. bibir bawah dan mukosa pipi. 40 .IV atau N.VI atau N. Ophtalmicus.Oculomotorius Memberikan persarafan untuk otot-otot penggerak bola mata 4. gigi bawah dan lidah.Maxillaris. N. N.Mandibularis. 5. nervus ini masuk ke dalam rongga mata /cavum orbita t e r u s k e l u a r u n t u k m e m b e r i k a n p e r s a r a f a n s e ns o r i k p a d a k u l i t dahi.V atau N. N. dagu.Trigeminal Merupakan saraf paling besar dari nervi cranialis yang mempersarafi daerah muka sebagai saraf sensorik dan saraf motorik untuk otot masticatorii. N.Facialis Nervus yang cabang motorisnya paling besar dan untuk persarafan otot-otot mimik (expression muscle) dan sensoris 2/3 depan lidah. telinga. memberikan persarafan sensoris gingival. gigi dan gingival atas serta bibir atas. sinus para nasalis.

IX atau N. mukosa pharing dan tonsil. jantung. 12. Sedangkan persarafan motoris untuk otot laring. paru-paru. X atau N.Glossopharingeus Bersifat sensoris pada 1/3 belakang lidah. Serabut efferens yang menuju ke otot bercorak dan menyebabkan otot ini berkontraksi dinamakan serabut motoris. mukosa pharynx.Vagus Merupakan nervus cranialis yang terpanjang dari cavum cranii ke leher. laring. Spesial motoris bersama nervus parasimpatis. pharynx.8. N.Cochlearis dan N. ginjaI dan kulit telinga dan lubangnya. Radix posterior terdiri atas berkas serabut-serabut saraf yang membawa impuls 41 . B. Merupakan saraf motorik untuk otot-otot intrinsic. Hypoglossal Saraf motorius untuk otot-otot larynx dan pharynx serta otot-otot leher. usus. N. Serabut saraf seperti ini dinamakan serabut saraf efferens. radix anterior clan radix posterior. Saraf ini memberikan persarafan sensori pada muka. oesophagus. 10. gaster. Sel asalnya terletak pada cornu anterius medulla spinalis. Radix anterior terdiri atas berkas serabut saraf yang membawa impuls saraf menjauhi susunan saraf pusat. Accesorius N. Sedangkan persarafan motorisnya untuk kelenjar parotis dan kelenjar mulut lainnya.VIII atau N.XII atau N. Vestibularis 9. Saraf Spinal Masing-masing saraf spinal dihubungkan dengan medulla spinalis oleh 2 radix. N. ke cavum thoracalis clan terus ke abdomen. N. otot-otot palatum molle.Accusticus Terdiri dari N. 11. XI atau N.

suhu dan vibrasi maka disebut serabut sensoris. Ramus dorsalis berjalan ke posterior mengelilingi columna vertebralis untuk mempersarafi otot-otot dan kulit punggung. Badan selnya terletak pada suatu pembesaran pada radix posterior yang disebut ganglion radix posterior. Pada pangkal ekstremitas rami ventralis satu sama lainnya bersatu membentuk plexus saraf yang rumit. Di sini serabut motoris dan sensoris bercampur menjadi satu sehingga saraf spinal dibentuk oleh campuran serabut motoris dan sensoris. Karena serabut ini berkaitan dengan penghantran informasi tentang substansi raba. Ramus ventralis terus berjalan ke anterior untuk mempersarafi otot-otot dan kulit sekitar dinding anterolateral tubuh dan semua otot dan kulit ekstremitas. Pada setiap foramen intervertebralis radix anterior dan posterior bersatu menjadi saraf spinalis. 42 . Suatu dermatom adalah daerah kulit yang dipersarafi serabut sensorik dari satu akar dorsal melalui cabang dorsal dan ventral saraf spinal. Pada pangkal lengan atas terdapat plexus cervicalis dan brachialis dan pada pangkal tungkai atas terdapat plexus lumbalis dan sacralis. Dengan kata lain setiap saraf spinal memiliki pola sebaran yang biasa disebut bersifat meruas atau sesuai dermatom. Waktu keluar dari foramen saraf spinalis dibagi menjadi ramus ventralis yang besar dan ramus dorsalis yang lebih kecil.ke susunan saraf pusat dan dinamakan serabut afferens. nyeri.

IX. p. Pada saat yang bersamaan ia juga menghambat peristaltic saluran pencernaan dan menutup sfingter. 4. nukleus spinalis segmen Th1-L2. kontriksi pembuluh darah perifer. dan meningkatkan tekanan darah. Cranialis III. dan otot bercorak. Parasimpatis mengikuti nukleus dari nn. 3. coronaria pada jantung 5. Susunan saraf otonom dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu susunan saraf simpatis dan susunan saraf parasimpatis. dan X dan cornu lateralis medula spinalis segmen S2-S3 sistem cranio-sacral dekat organ istirahat memperlambat melebarkan memperkuat kontraksi bertambah menyempitkan menyempitkan 43 . Kedua bagian saraf ini terdapat saraf aferens dan. Bagian parasimpatis susunan saraf otonom melakukan redistribusi darah sehingga darah meninggalkan kulit dan usus menuju otak. intestinum melemahkan peristaltik uterus/vu kontraksi menurun bronchus paru melebarkan pupil mata melebarkan Sistem Saraf Simpatis 2. Aktivitas bagian simpatis susunan saraf otonom menyiapkan tubuh untuk keadaan gawat. jantung. VII.SUSUNAN SARAF OTONOM Susunan saraf otonom merupakan bagian susunan saraf yang berhubungan dengan persarafan struktur involunter seperti otot jantung. otot polos dan kelenjar di seluruh tubuh. Simpatis mempercepat frekuensi jantung. disebut intermedio lateralis disebut juga sistem Thoraco-lumbal ganglion jauh dari organ kerjanya saat kerja keras fungsi pada organ jantung mempercepat menyempitkan. kecuali a. Susunan saraf otonom tersebar di seluruh susunan saraf pusat dan perifer.d. Beda saraf simpatis dan parasimpatis No. eferens. Aspek Simpatis pada cornu lateralis medulla 1.

Daerah thorax (11 pasang) 3. yang bergabung menjadi satu dan naik ke atas mengikuti jalannya trunchus sympaticus sehingga akhirnya synaps dengan ganglion cervical superior. Truncus sympaticus adalah rangkaian ganglion paravertebralis yang dihubungkan oleh saraf interganglionelis yang dibagi menjadi :  Segmen/pars cervical  Segmen/pars thoracal  Segmen/pars lumbal  Segmen/pars sacral Sistem Saraf Parasimpatis • Untuk organ thorax dilayani oleh n. Daerah cerviks 3 ganglion :  Ganglion cervicalis superior  Ganglion cervicalis medius  Ganglion cervicalis inferior 2. • Dan juga di daerah L2 ke bawah tidak terdapat nukleus intermediolateralis. intercostalis • Ganglionnya : 1. yang turun ke bawah ikut trunchus sympaticus sehingga akhirnya synaps dengan ganglion S2-S4. X 44 . akan keluar serat-serat preganglioner yang sesuai dengan segmennya menuju ganglion Th1-L2 • Serat2 postganglioner berjalan mengikuti n. medius dan inferior. cornu lateralis segmen Th1-L2 • Ganglion para vertebralis. Daerah lumbal (4 pasang) 4. vagus/n. maka serat-serat preganglioner berasal dari segmen L1L2. Daerah sacral (4 pasang) • Karena di daerah cervical tidak ada nukleus intermediolateralis.• Nukleus intermediolateralis. 2. maka serat-serat preganglioner berasal dari segmen Th1-Th4.

Pelvicus (pars sacralis) 45 . • N. • Dari flexura ke bawah asalnya dari nn.• Nukleusnya disebut nukleus dorsalis n.d. vagus terletak di kiri (ventral oesophagus) dan kanan (dorsal oesophagus) • Di daerah cervical bercabang:  N. cardiacus : r. • Pada oesophagus s. vagus • Pada thorax n. laryngicus superior  N. vagus. laryngicus inferior Di sekitar oesophagus membentuk plexus oesophagus Cabang untuk jantung pulmo oesophagus : r. pulmonalis : r.d. vagus melayani organ2 thorax dan abdomen s. intestinum yang disebut colon tranversum atau tepatnya berhenti pada flexura coli sinistra. colon sigmoid terdapat ganglia parasimpatis yang berada dalam plexus submucosa dari Meisner dan plexus intramural dari Aurbuch. keluar serat preganglioner yang mengikuti n. oesophagus • Serat preganglioner dari n. vagus akan synaps pada ganglion-ganglion parasimpatis yang berada di dekat atau dalam dinding organ.

dan jaringan penyangga. Badan sel saraf / cell body neuron / perikaryon 2. polysome. kasar  Tampak sebagai granula kasar.Histologi Sistem Saraf Jaringan saraf terdiri atas : sel saraf ( neuron ) .R. dendrite Bentukan lain dalam sitoplasma :  Mitokondria dan apparatus golgi yang tampak dengan pengecatan khusus  Inklusi : lipofusin  makin tua. NEURON Neuron terdiri atas : 1. dan E. PERIKARYON a) Inti seperti gelembung ( vesikuler ) dengan nucleolus yang jelas ( open face type ) b) Sitoplasma mengandung bentukan-bentukan khas : 1. akson. Juluran sitoplasma ( dendrit dan akson ) 1. makin banyak Melanin  pada substansi nigra Besi  pada globus palidus 46 . tidak terdapat pada akson dan akson hillock  pada trauma neuron akan menghilang ( chromatolysis ) 2. Badan dari Nissl / Nissl’s body / chromidial substance  Kumpulan ribosom. Neurofibril  Kumpulan mikrotubulus dan mikrofilamen  Tampak seperti sabut-sabut halus  Fungsi : sarana transportasi intraselluler dan sebagai penyangga agar bentuk neuron tidak mudah berubah  Terdapat pada sitoplasma perikaryon. warna basofil  fungsi : sintesa protein sitoplasma  terdapat pada sitoplasma dari perikaryon dan dendrit.

sel bipolar pada retina 4. Menurut jumlah juluran sitoplasmanya 1. Golgi tipe I : aksonnya panjang 2. Terdapat pada neuron embryonal 2. Neuron unipoler  punya 1 akson. Terdapat pada sel ganglion spinalis 3. biasanya tunggal meneruskan rangsang dari perikaryon ke perifer ( eferen ) 3.AKSON  juluran panjang dimulai dari akson hillock. Neuron multipoler  punya 1 akson dan beberapa dendrit. cabang yang 1 sebagai dendrit dan yang lain sebagai akson. Sel purkinje  punya 1 akson dan 1 dendrit yang bercabang-cabang dalam 1 bidang ( seperti kipas ). Terdapat pada sel pyramid. sel tanduk depan. Terdapat pada sel pembau. Neuron pseudounipoler  punya 1 akson yang bercabang jadi 2.Peri-neural space : rongga yang terdapat di sekeliling perikaryon 2.DENDRIT  juluran pendek ≥ 1 menghantar rangsang dari perifer ke perikaryon ( aferen ) JENIS NEURON A. Menurut panjang aksonnya 1. sel ganglion otonom 5. Golgi tipe II : aksonnya pendek 47 . Terdapat pada sel purkinje di dalam serebelum B. Neuron bipolar  punya 1 akson dan 1 dendrit.

Menurut fungsinya 1. Bersifat motoris. Neuron aferen : perikaryonnya di dalam ganglion spinalis. dendritnya panjang. Neuron eferen : perikaryonnya di dalam SSP. Sistem saraf tepi ( SST ) 2. Epineurium Jaringan ikat kendor yang membungkus beberapa fasikel saraf tepi 48 .C. SEL PENYANGGA PADA JARINGAN SARAF Pada SST : sel Schwann. Endoneurium Terdiri atas jaringan ikat kendor yang terlatak antara sabut saraf satu dengan lainnya 2. Sistem saraf pusat ( SSP ) SISTEM SARAF TEPI a) Ganglion b) Sabut-sabut saraf c) Akhiran saraf Jaringan ikat yang membungkus saraf tepi : 1. sel satelit ( sel amfisit ) Pada SSP : sel neuroglia PEMBAGIAN JARINGAN SARAF 1. Perineurium Terdiri atas jaringan ikat padat yang membungkus 1 fasikel saraf tepi / 1 berkas sabut saraf tepi. dendritnya pendek. Mempunyai sekat-sekat yang menjorok ke dalam ( trabekulae perineurium ) 3. Hubungan antar selnya berupa hubungan okludens yang berfungsi sebagai barier. Bersifat sensoris 2.

Synaps antara akson dengan organ efektor : motor end plates SISTEM SARAF PUSAT 1.SYNAPS  Kontak khusus antar membran dari sel saraf dengan sel saraf yang lain / sel saraf dengan organ efektor Jenis synaps : 1. 1. Piameter 49 . Akso-dendritik : synaps antara akson dengan dendrit yang lain 2. Makroglia 2. Cerebrum 3. Arachnoid / arachnoidmeter 3. Akso-somatik : synaps antara akson dengan perikaryon yzng lain 3. yaitu : 1. Sel epindem MENINGES  Jaringan ikat yang membungkus organ-organ pada SSP Terdiri atas 3 lapis. Akso-aksonik : synaps antara akson dengan akson yang lain 4. Durameter 2. Cerebellum NEUROGLIA / SEL GLIA  Sel-sel penyangga di dalam SSP yang analog dengan sel Schwann pada SST dan sel amfisit pada ganglion Macamnya . Mikroglia 3. Medula spinalis / spinal cord 2.

sel amfisit. sel Schwann. tapi tidak bisa menggantikan fungsi sel saraf. Sabut saraf perifer dapat regenerasi asal perikaryonnya tidak rusak 3. Yang dapat membelah diri : sel glia. akibatnya 50 . Sel ini akan mengisi ruang bekas sel saraf yang mati. Neuron tidak dapat membelah diri 2. ruang sub-arachnoid. Sabut saraf pusat sulit regenasi meskipun perikaryonnya masih baik 4. ruang perivaskuler Sifat CSS : • • • Cairan yang jernih Bila keruh / purulent  ada infeksi dalam SSP Bila aliran terganggu  pada janin : hydrocephalus Pada dewasa : penekanan pada SSP dengan segala DEGENERASI DAN REGENERASI 1. atap ventrikel 4 dan pada dinding ventrikel lateral Fungsi epitel plexus koroideus :  Menghasilkan cairan serebro spinal ( CSS )  Absorbs kembali dari CSS yang berlebih Fungsi CSS :   Media untuk metabolisme SSP Protektif terhadap trauma CSS ini mengisi ventrikel otak.PLEXUS KOROIDEUS  Lipatan-lipatan piameter yang sangat vaskuler dan menembus sampai atap ventrikel 3. kanalis sentralis.

Perkembangan kepribadian menurut Freud: ☼ Fase oral ialah fase pertama yang menunjukkan bahwa bayi itu mendapat kepuasan melalui mulutnya. Termasuk juga perkembangan emosi. maka dalam fase anal dia dituntut agar melepaskan salah satu aspek kebebasannya. Bila dalam masa oral bayi itu sangat pasif dan bergantung pada ibunya.Tumbuh Kembang Anak TUMBUH KEMBANG ANAK Pertumbuhan (growth) berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar. yang bisa diukur dengan ukuran berat (gram. kilogram. Perkembangan (development) adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan. yaitu dia harus menyetujui keinginan ibunya dengan mengeluarkan tinja dan air seninya pada waktu dan tempat yang tertentu  umur 2 sampai 4 tahun ☼ Fase falik dilalui dengan pergolakan pencarian obyek cinta. sebagai hasil dari proses pematangan. Dalam fase ini diletakkan dasar untuk pola pemilihan obyek di kemudian hari 51 . jaringan tubuh. organ-organ dan system organ yang berkembang sedemikian rupa sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya. Di sini menyangkut adanya proses diferensiasi dari sel-sel tubuh. meter). Menelan sesuatu berarti member kepuasan dan memuntahkan sesuatu mengakibatkan ketegangan  mulai lahir sampai tahun kedua ☼ Fase anal menunjukkan kesenangan dalam mengeluarkan tinja dan kencing. ukuran panjang (cm. intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. jumlah. ukuran atau dimensi tingkat sel. Rasa lapar mendorongnya mengenal dunia luar melalui mulutnya. organ maupun individu. umur tulang dan keseimbangan metabolic (retensi kalsium dan nitrogen tubuh). pound).

☼ Fase latent mulai umur 5 tahun. perkembangan seksual berhenti hingga anak itu masa pubertas ☼ Fase pubertas mulai kira-kira umur 11 tahun. Anak puber memulai dengan persiapan untuk peranan seksual dewasa. Waktu pubertas alat kelamin mulai tumbuh dan berkembang dan dorongan seksual mulai muncul lagi. 52 .

bersandar depan pada tangan Melambangkan kaki aktif bila diberdirikan 40 minggu Duduk sendiri ke Dengan satu tangan memegang Mengatakan ‘m-m-m’ bila Memasukkan kaki ke mulut mainan menangis Menepuk bayangannya di secara Menggoyangkan mainan Membuat suara terbuka dalam kaca Memberi ke orang lain mainaanya seperti ‘ah’ terhadap 53 Senyum ‘sosial’ yang dan spontan Sadar akan keadaan yang asing tonik 16 minggu dengan Mencocokkan dua benda di depan Mengatakan ‘da-da’ atau Bereaksi .diangkat Memiringkan kepala Memandang sebentar pada barang bedakan Roman muka yang tenang yang sedang bergerak 4 minggu Reflek kuduk menonjol yang Mengikuti barang yang bergerak Mulai membentuk suara Memperhatikan muka dan sampai ke depannya seperti mendengkut mengurangi aktivitas Tangan menggenggam Tak menunjukkan minat dan (seperti burung merpati).Umur Perilaku motorik Perilaku penyesuaian diri Bahasa Perilaku pribadi dan sosial Di bawah 4 Melakukan gerakan pelan2 Bereaksi terhadap suara kertak2 Suara2 kecil dari tenggorok Menjadi tenang bila minggu bolak-balik mainan yang tidak dapat dibeda. Bereaksi terhadap bicara berdeguk dan mendengkur Kepala jatuh ke belakang tetapi segera menjatuhkan barang dapat menahannya untuk beberapa detik Sikap simetris menonjol Mengikuti dengan baik suatu Tertawa keras Mempertahankan kepala yang barang yang bergerak Dapat mendengkut lurus Lengan digerakkan bila melihat berdeguk lebih lama Kepala diangkat sampai 900 bila barang yang terjuntai (bergoyang) tiarap di atas lengan bagian bawah 28 minggu Duduk stabil.

tanpa terjatuh Membangun menara dari Membawa atau menyeret suatu mainan khusus. Makan sendiri sebagian.koordinasi yang baik Merangkak Menarik diri sampai berdiri 52 minggu Berjalan dengan dipegang pada satu tangan Berdiri sendiri sebentar mukanya Meniru tulisan cakar ayam seperti itu permainan social spt menyembunyikan muka Bereaksi terhadap namanya Memasukkan sendiri kue ke dalam mulutnya. misal boneka 6-7 Memakai kalimat 3 buah Memakai sendiri baju yang 54 . Umpamanya ‘taruh di atas meja’ 2 tahun Berlari baik. memegang botol susunya Memakai logat khusus Membentu bila dipakaikan untuk mengekspresikan bajunya sesuatu Memberikan bila diminta mainannya kata Menunjuk atau bersuara untuk meminta sesuatu 15 bulan Bertatih (berjalan demi selangkah) selangkah Mengatakan 3-5 dengan ada artinya Merangkak naik tangga Menepuk gambar dalam Melempar barang bila buku bermain atau bila tidak Memperlihatkan sepatu mau bila diminta Menyusun 3-4 menjadi menara buah kubus Mengatakan 10 buah kata. termasuk nama dan menumpahkan Menarik talinya mainan pada 18 bulan Berjalan. jarang jatuh Melemparkan bola Berjalan naik tangga dengan Menulis spontan secara cakar Mengenal satu benda yang ayam dan meniru gerakan menulis biasa dalam buku gambar dipegang pada satu tangan Menjalankan dua buah petunjuk.

di belakang. di Menggosok gigi dalam. badan dan ekstremitas Menanyakan arti kata2 sfingter dengan baik Menghitung 10 benda tanpa salah 55 .Menyalin bujur sangkar Menamakan warna2 primer ganti Menggambar orang scr dpt dikenal Menamakan uang Biasa sudah dapat mengontrol dg kepala.kubus Menyepak bola besar Naik turun tangga sendiri kata sederhana buah Meniru pekerjaan rumah tangga Menunjuk pada dirinya sendiri dengan namanya Memakai sepatu Membuka dikancing baju yang Mengatur kubus menjadi rentetean Menjalankan 4 seperti kereta api petunjuk sederhana Meniru gerakan menggaris vertical atau lingkaran 3 tahun Naik sepeda roda 3 Membangun menara dari 9-10 Mengatakan jenis kubus kelaminnya dan nama Meloncat dari anak tangga lengkapnya paling bawah Meniru jembatan dengan 3 kubus Memakai kata majemuk Berganti-ganti kaki naik tangga Menyalin lingkaran Makan sendiri dengan baik Memerikan apa yang Mengerti menunggu sedang terjadi dalam buku gilirannya bergambar Menamakan warna. di Bermain dengan anak2 lain depan dan di samping’ secara kooperatif Memakai dan membuka baju sendiri Menulis beberapa huruf Bersaing dlm permainan 5 tahun Meloncat dengan kaki berganti. bawah. paling Mencuci sedikit 1 betul mengeringkan Mengerti 5 buah kata sendiri dan mukanya 4 tahun Turun tangga selangkah demi Mengulangi bilangan 4 angka selangkah Menghitung 3 buah benda dengan Berdiri pada 1 kaki untuk 4-8 menunjuk tanpa salah detik depan ‘atas.

56 . Keterlambatan bicara golongan ini disebabkan karena keterlambatan maturitas (kematangan) dari proses saraf pusat yang dibutuhkan untuk memproduksi kemampuan bicara pada anak. kelainan genetik atau kromosom. Deprivasi lingkungan terdiri dari lingkungan sepi. Deteksi dini perlu ditegakkan agar penyebabnya dapat segera dicari sehingga pengobatan serta pemulihannya dapat dilakukan seawal mungkin. Gangguan ini sering dialami oleh laki-laki dan sering terdapat riwayat keterlambatan bicara pada keluarga. kelainan organ bicara. keterlambatan fungsional. sikap orangtua. Adapun beberapa penyebab gangguan atau keterlambatan bicara adalah gangguan pendengaran. Terdapat tiga penyebab keterlambatan bicara terbanyak diantaranya adalah retardasi mental.anak. semua gangguan mulai dari proses pendengaran. bicara Keterlambatan maturasi disebut keterlambatan fungsional. Pada umumnya kemampuan bicara akan tampak membaik setelah memasuki usia 2 tahun.Gangguan Perkembangan Khas Berbicara & Berbahasa Gangguan bicara merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada anak . Penyebab gangguan perkembangan bahasa sangat banyak dan luas. otak. mutism selektif. pendengaran dan fungsi motorik lainnya. Diperkirakan sekitar 4-5% anak . Keterlambatan bicara fungsional sering juga diistilahkan keterlambatan maturasi atau keterlambatan perkembangan bahasa. tehnik pengajaran salah. autis. Biasanya hal ini merupakan keterlambatan bicara yang ringan dan prognosisnya baik.anak menderita gangguan bicara dan bahasa. retardasi mental.Keterlambatan bicara fungsional merupakan penyebab yang cukup sering dialami oleh sebagian anak. Gangguan bicara pada anak dapat disebabkan karena kelainan organik yang mengganggu beberapa sistem tubuh seperti otak. penerusan impuls ke otak. gangguan ini pendengaran sering juga dan keterlambatan maturasi. afasia reseptif dan deprivasi lingkungan. otot atau organ pembuat suara. status ekonomi sosial.

Pada umur 15 bulan tidak mengerti dan memberi reaksi terhadap kata . 9. Pada usia 18 bulan tidak dapat menyebut sepuluh kata tunggal. da -da. 8. Pada usia 21 bulan tidak memberi reaksi terhadap perintah (misalnya duduk. 4.kata hurf z pada frase. Pada usia 24 bulan tidak dapat menyebut bagian . 5. dan sebagainya. Pada usia 6 bulan anak tidak mampu memalingkan mata serta kepalanya terhadap suara yang datang dari belakang atau samping. Setelah usia 24 bulan hanya mempunyai perbendaharaan kata yang sangat sedikit/tidak mempunyai kata .gejala sebagai berikut : 1.kata jangan. 11. Aram DM (1987) dan Towne (1983). mengatakan bahwa dicurigai adanya gangguan perkembangan kemampuan bahasa pada anak. Pada usia 36 bulan belum dapat mempergunakan kalimat kalimat sederhana. Pada usia 30 bulan ucapannya tidak dapat dimengerti oleh anggota keluarga. 2. Pada usia 24 bulan belum mampu mengetengahkan ungkapn yang terdiri dari 2 buah kata. 10. Pada usia 10 bulan anak tidak memberi reaksi terhadap panggilan namanya sendiri. 7. berdiri).bagian tubuh.Anak yang mengalami gangguan pendengaran pada usia dibawah 3 tahun yang terlambat untuk ditangani atau diberi alat bantu dengar akan kehilangan kesempatan untuk mengembangkan system komunikasi non verbal oleh dirinya sendiri. 6. Pada usia 36 bulan tidak bisa bertanya dengan menggunakan kalimat Tanya yang sederhana. kalau diketemukan gejala . 57 . kemari. 3. maka kesempatan untuk mengajarinya agar mampu berbicara yang dapat dimengerti telah hilang.

sangat keras dan tidak dapat didengar serta terus menerus memperdengarkan suara serak. Pada usia berapa saja terdapat hipernasalitas atau hiponasalitas (sengau/bindeng) yang nyata atau mempunyai suara yang monoton tanpa berhenti. 14. 15.lain ). Pada usia 36 bulan ucapannya tidak dimengerti oleh orang di luar keluarganya.12. 16.5 tahun selalu gagal untuk menyebutkan kata akhir (ca untuk cat. Pada usia 3. 13. Setelah usia 7 tahun masih ada kesalahan ucapan. 58 . Setelah usia 4 tahun tidak lancar berbicara ( gagap). ba untuk ban dan lain .

Gangguan belajar tidak termasuk masalah belajar yang disebabkan terutama masalah penglihatan. atau pertimbangan dan mempengaruhi performa akademi. sedangkan pada anak dengan keterlambatan mental. Terdapat tiga jenis gangguan belajar : gangguan membaca. pendengaran. atau gangguan emosional. beberapa anak dengan jenis gangguan belajar tertentu 59 . kesulitan mempengaruhi fungsi kognitif secara luas. menulis. Dengan demikian. dan melakukan dengan baik pada subjek yang lain.GANGGUAN BELAJAR DEFINISI Gangguan belajar meliputi kemampuan untuk memperoleh. Gangguan belajar hanya mempengaruhi fungsi tertentu. Mereka termasuk kelainan pada proses dasar yang berhubungan dalam memahami atau menggunakan ucapan atau penulisan bahasa atau numerik dan pertimbangan ruang. seorang anak dengan gangguan belajar bisa mengalami kesulitan memahami dan mempelajari matematika yang signifikan. Gangguan belajar sangat berbeda dari keterlambatan mental dan terjadi dengan normal atau bahkan fungsi intelektual tinggi. dihasilkan dari kekurangan perhatian. PENYEBAB Meskipun penyebab gangguan belajar tidak sepenuhnya dimengerti. atau menggunakan keahlian khusus atau informasi secara luas. Kebanyakan anak dengan masalah tingkah laku tampak kurang baik di sekolah dan diperiksa dengan psikologis pendidikan untuk gangguan belajar. koordinasi. gangguan menuliskan ekspresi. menyimpan. Diseleksia adalah gangguan belajar yang paling dikenal. tetapi tidak memiliki kesulitan untuk membaca. dan gangguan matematik. ingatan. Meskipun begitu.

hiperaktif. dan ingatan dengan jangka waktu yang pendek. menggunakan vitamin dalam jumlah besar. Anak tersebut bisa mengalami kesulitan dengan aktifitas yang membutuhkan koordinasi motor yang baik. karena masalah pikiran sehat ini bisa juga berhubungan dengan keahlian membaca dan menulis. Pemeriksaan pendengaran dan penglihatan harus dijalankan. perlu waktu yang lama. baik verbal maupun non verbal. menghindari diagnosa. dan 60 . PENGOBATAN Pengobatan yang paling berguna untuk gangguan belajar adalah pendidikan yang secara hati-hati disesuaikan dengan individu anak. berhenti bicara. Gejala-gejala lain dapat berupa perhatian dengan jangka waktu yang pendek dan kemampuan yang kacau. Anak dengan gangguan belajar bisa mengalami kesulitan komunikasi. Dokter meneliti anak tersebut untuk berbagai gangguan fisik. untuk menghitung. malu. Beberapa anak mulanya menjadi frustasi dan kemudian mengalami masalah tingkah laku. dan tes akademik pada membaca. atau agresif. menarik diri. Cara seperti membatasi makanan aditif. dan oleh karena itu pengobatan. DIAGNOSA Anak yang tidak membaca atau belajar pada tingkatan yang diharapkan untuk kemampuan verbal atau kecerdasan harus dievaluasi. GEJALA Anak kecil kemungkinan lambat untuk mempelajari nama-nama warna atau huruf. dan untuk kemajuan pada awal keahlian belajar lain.menyembunyikan gangguan mereka dengan baik. untuk menyebutkan kata-kata untuk objek yang dikenal. Anak tersebut melakukan rangkaian tes kecerdasan. seperti mencetak dan mengkopi. seperti menjadi mudah kacau. Belajar untuk membaca dan menulis kemungkinan tertunda. dan keahlian aritmatik. menulis.

menganalisa sistem anak untuk trace mineral seringkali dicoba tetapi tidak terbukti. bisa meningkatkan perhatian dan konsentrasi. obat-obatan tertentu. Tidak ada obat-obatan yang cukup efektif pada pencapaian akademis. meningkatkan kemampuan anak untuk belajar. dan kemampuan pembelajaran umum. intelegensi. seperti methylphenidate. Karena beberapa anak dengan gangguan belajar juga mengalami ADHD. 61 .

walaupun demikian acapkali sulit juga untuk membedakannya. ataupun suatu hasil vocal yang timbul mendadak dan tidak ada tujuannya yang nyata. Tidak terdapat garis pemisah yang jelas antara gangguan "tic" dengan berbagai gangguan emosional dan gangguan emosional disertai "tic". berlangsung cepat. “Tic” jenis motorik dan jenis vocal mungkin dapat dibagi dalam golongan yang sederhana dan yang kompleks. dan mudahnya gejala itu ditimbulkan kembali atau ditekan dengan kemauan. • Ciri khas terpenting yang membedakan “Tic” dari gangguan motorik lainnya ialah gerakan motorik yang mendadak.Gangguan Perkembangan Motorik yang Khas Tic” / Habit spasm  suatu gerakan motorik (yang lazimnya mencakup suatu kelompok otot khas tertentu) yang tidak di bawah pengendalian. khususnya. (biasanya terhenti saat tidur). sifatnya yang berulang-ulang. Kurang beriramanya “tic” itu yang membedakannya dari gerakan yang stereotipik berulang yang tampak pada beberapa kasus autisme dan retardasi mental. Diagnosisnya mencerminkan gangguan utamanya. dan berulang-ulang tidak berirama (misalnya gerakan kepala mengelakkan atau menundukkan. tanpa bukti gangguan neurologis yang mendasari. • "Tic" seringkali terjadi sebagai fenomena tunggal namun tidak jarang disertai variasi gangguan emosional yang luas. aktivitas motorik manneristik yang tampak pada gangguan ini cenderung mencakup gerakan yang lebih rumit dan lebih bervariasi daripada gejala "tic". Gerakan obsesifkompulsif sering menyerupai "tic" yang kompleks namun berbeda karena bentuknya cenderung ditentukan oleh tujuannya (misalnya menyentuh atau memutar benda secara berulang) daripada oleh kelompok otot yang terlibat. mengerutkan dahi. 62 . fenomena obsesi dan hipokondrik. kedua / satu mata berkedip). sekalipun penggarisan batasannya kurang jelas. cepat. sekejab dan terbatasnya gerakan. Namun ada pula beberapa hambatan perkembangan khas disertai "tic".

Penyebab: genetic.

Pada neurochemistry & neuroimaging  ditemukan interaksi abnormal dopaminergic-excitatory asam amino pada bagian jembatan kortex frontal, basal ganglia, thalamus. Gangguan "tic" sementara Gangguan ini pada umumnya memenuhi criteria untuk diagnosis gangguan “tic”, tetapi tidak melampui 12 bulan. Bentuk ini paling sering dijumpai pada anak usia 4-5 tahun; biasanya berupa kedipan mata, muka menyeringai, atau kedutan kepala. Pada sebagian kasus hanya berupa episode tunggal, namun pada beberapa kasus lain hilang timbul selama beberapa bulan. Gangguan “Tic” Motorik atau Vokal Kronik Umumnya memenuhi criteria untuk suatu gangguan “tic” motorik atau vocal (namun bukan kedua-duanya) dan berlangsung lebih dari setahun. Dapat tunggal atau multiple (lebih sering multiple).

Gangguan Campuran “tic” motorik dan vocal multiple (syndrome de la Tourette) “ tic” motorik multiple dengan satu atau beberapa “tic” vocal yang tidak harus timbul secara serentak dan dalam riwayatnya hilang timbul. Onset hampir selalu ada pada masa kanak dan atau remaja. Lazimnya ada riwayat “tic” motorik sebelum timbulnya “tic” vocal; sindrom ini sering memburuk pada usia remaja dan lazim pula menetap sampai usia dewasa. “tic vocal sering bersifat multiple dengan letupan vocal yang berulangulang, seperti suara mendehem, bunyi ngorok, dan ada kalanya diucapkan kata-kata atau kalimat cabul. Ada kalanya diiringi gerakan isyarat ekopraksia, yang dapat juga bersifat cabul (copropraxia). Seperti juga pada “tic” motorik, “tic” vocal mungkin ditekan dengan kemauan untuk jangka waktu singkat, bertambah parah saat stress dan berhenti saat tidur. 63

Pengobatan Ialah menyelidiki keadaan emosional anak. Sejumlah anak segera menunjukkan perbaikan, akan tetapi segolongan lain sukar disembuhkan. Dapat juga diberi haloperidol.

64

Gangguan perkembangan khas campuran

Keadaan ini merupakan sisa kategori gangguan yang batasannya tak jelas, konsepnya tidak adekuat (tetapi perlu) dengan gangguan perkemabnagn khas campuran dari berbicara dan berbahasa, keterampilan skolastik, dan/atau fungsi motorik, tetapi tidak ada satu gejala yang cukup dominant untuk dibuat sebgai diagnosisi utama

Gangguan perkembangan pervasive

Kelompok gangguan ini ditandai dengan kelainan kualitatif dalam interaksi social yang timbale balik dan dalam pola komunikasi, serta minat dan aktivitas yang terbatas, stereotipik, berulang. Kelainan kualitatif ini menunjukkan gambaran yang pervasive dari fungsi-fungsi individu dalam semua situasi, meskipun dapat berbeda dalam derajat keparahannya.

Autisme masa anak Pedoman diagnostic:

Gangguan perkembangan pervasive yang ditandai oleh adanya kelainan dan/atau hendaya perkembangan yang muncul sebelum usia 3tahun, dan dengan cirri kelainan fungsi dalam tiga bidang: interaksi social, komunikasi, dan perilaku yang terbatas dan berulang.

Biasanya tidak jelas ada periode perkembangan yang normal sebelumnya, tetapi bila ada, kelainan perkembangan sudah menjadi jelas sebelum usia 3 tahun, sehingga diagnosis sudah dapat ditegakkan. Tetapi gejal-gejalanya (sindrom) dapat di diagnosis pada semua kelompok umur.

Selalu ada hendaya kualitatif dalam interaksi social yang timbale balik (reciprocal social interaction). Ini berbentuk apresiasi yang tidak adekuat terhadap isyarat sosio-emosional, yang tampak sebagai kurangnya respon terhadap perilaku dalam konteks social; buruk dalam menggunakan isyarat 65

social dan integrasi yang lemah dalam perilaku social, emosional dan komunikatif; dan khususnya, kurangnya respons timbale balik sosioemosional.

Demikian juga terdapat hendaya kualitatif dalm komunikasi. Ini berbentuk kurangnya penggunaan keterampilan bahsa yang dilmiliki di dalam hubungan sosial; hendaya dalam permainan imaginatif dan imitasi timbal balik dalam percakapan; buruknya keluwesan dalam bahasa ekspresif dan kreativitas dan fantasi dalam proses pikir yang relatif kurang; kurangnya respons emosional terhadap ungkapan verbal dan non-verbal orang lain; hendaya dalam menggunakan variasi irama atau penekanan sebagai modulasi komunikatif; dan kurangnya isyarat tubuh untuk menekankan atau memberi arti tambahan dalam komunikasi lisan.

Kondisi ini juga ditandai oleh pola perilaku, minat dan kegiatan yang terbatas, berulang dan stereotipik. Ini berbentuk kecenderungan untuk bersikap kaku dan rutin dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari; ini biasanya berlaku untuk kegiatan baru dan juga kebiasaan sehari-hari serta pola bermain. Terutama sekali dalam masa kanank yang dini, dapat terjadi kelekatan yang khas terhadap benda-benda yang aneh, khususnya benda yang tidak lunak. Anak dapat memaksakan suatu kegiatan rutin dalam ritual yang sebetulnya tidak perlu; dapat terjadi preokpasi yang stereotipik terhdap suatu minat seperti tanggal, rute atau jadwal; sering terdapat stereotipi motorik; sering menunjukkan minat khusus terhadap segi-segi non fungsional dari benda-benda (misalnya bau atau rasanya); dan terdapat penolakan terhadap perubahan dari rutinitas atau dalam detil dari lingkungan hidup pribadi (seperti perpindahan mebel atau hiasan dalam rumah).

Semua tingkatan IQ dapat ditemukan dalam hubungannya dengan autisme, tetapi pada tiga perempat kasus secara signifikan terdapat retardasi mental.

Autisme tak khas 66

dari autisme dalam hal usia onset maupun tidak terpenuhinya ketiga kriteria diagnostik. adanya mannerisme motorik yang stereotipik dan berulang. keterampilan sosial. kadang-kadang disertai dengan kemerosotan pengendalian motorik. sehingga pasien tidak mampu menampakkan gejala yang cukup untuk menegakkan diagnosis autisme. serta hendaya dalam interaksi sosial dan komunikasi yang mirip dengan autisme. • Yang khas.disertai dengan kelainan kualitatif dalam fungsi-fungsi sosial • Biasanya terjdai regresi yang berta atau kehilangan kemampuan berbahasa. Jadi kelianan dan atau hendaya perkembangan menjadi jelas untuk pertama kalinya pada usia setelah 3 tahun. keadaan tersebut bersamaan dengan hilangnya secara menyeluruh perhatian/minat terhadap lingkungan. yang diikuti dengan kehilangan yang nyata dari keterampilan yang sudah diperoleh sebelumnya. stereotipik. dan perilaku terbatas. dan berulang) meskipun terdapat kelaiana yang khas dalam bidang lain. Gangguan disintegratif masa kanak lainnya Pedoman diagnostik • Diagnosis ditegakkan berdasarkan suatu perkembangan normal yang jelas sampai usia minimal 2 tahun. komunikasi. dan/atau tidak cukup menunjukkan kelaianan dalam satu atau dua dari tiga bidang psikopatologi yang dibutuhkan untuk diagnosis autisme (interaksi sosial timbal-balik.Pedoman diagnostik • Gangguan perkembangan pervasif yang berbeda. regresi dalam kemampuan bermain. dan perilaku adaptif. yang sangat rendah kemampuannya. 67 . ini juga tampak pada individu dengan gangguan perkembangan yang khas dari bahasa reseptif yang berta. • Autisme tidak khas sering muncul pada individu dengan retardasi mental yang berat. dan sering dengan hilangnya pengendalian BAB atau BAK.

tetapi berbeda dalam tiga hal: biasanya tidak ada bukti penyakit atau kerusakan organik yang dapat ditemukan (walaupun beberapa tipe disfungsi otak organik dapat ditelusuri). 68 .Dalam hal-hal tertentu sindrom ini mirip dengan dementia pada orang dewasa. kehilangan keterampialan dapat diikuti dengan beberapa derajat perbaikan. hendaya dalam fungsi sosial dan komunikasi mempunyai kualitas lebih berciri autistik daripada kemunduran intelektual.

anak secara tidak sadar menentangnya dengan mengompol.dimana anak yang telah dapat mengendalikan untuk sekurang-kurangnya 1 tahun mulai ngompol lagi. Dan pada usia 18 tahun adalah 1% untuk laki-laki dan sangat jarang pada wanita.Ngompol yang seperti ini adalah intermitten dan sementara.dimana pada malam hari anak tidak pernah kering (selalu mengompol) dan tipe regresif (sekunder). 69 .Sekitar 75% dari semua anak yang enuretik adalah enuresis primer.Orang tua yang menuntut secara paksa anak dilatih buang air segera dapat menimbulkan respon marah.Namun lebih dari 50% dari anak usia sekolah akhir yang enuretik menderita enuresis sekunder.Stres sosial seperti kepadatan penghuni yang berlebihan kadang dihubungkan dengan ngompol Enuresis juga terkait dengan imigrasi. Epidemiologi Prevalensi pada usia 5 tahun adalah 7% untuk laki-laki dan 3% untuk wanita.Enuresis tetap pada malam hari sering akibat pelatihan untuk buang air tidak tepat atau tidak memadai.dapat mengurangi upaya untuk menahan kencing.Sebaliknya orang tua yang tidak cukup dekat pada kebutuhan anak untuk memberi dukungan secara tepat latihan buang air. Manifestasi Klinik Enuresis ini dapat dibagi menjadi tipe menetap (primer).prognosisnya lebih baik dan penatalaksanaanya lebih mudah daripada ngompol primer.konflik perkawinan.seperti pindah ke rumah baru.Pada usia 10 tahun adalah 3% untuk laki-laki dan 2% untuk wanita.Enuresis Definisi Suatu keadaan tidak dapat menahan kencing sesudah umur 3-4 tahun tanpa gangguan organik.Enuresis nokturna terjadi pada malam hari dan enuresis diurna pada siang hari.dan kondisi psikopatologi keluarga. Tipe ngompol regresif dipercepat oleh peristiwa-peristiwa lingkungan yang penuh tekanan.ketidakberuntungan sosioekonomi.kelahiran saudara kandung atau kematian dalam keluarga.

anak harus buang air 5.Pemberian imbalan pada anak yang tidak mengompol pada malam hari.kondisi patologi organik dapat ditemukan hanya pada sejumlah kasus yang sangat kecil.Faktor lingkungan memberi stres tambahan. Pada kedua tipe ngompol.fimosis.misalnya keadaan di rumah atau di sekolah yang tidak memuaskan sehingga menimbulkan ketegangan.Namun ada kenaikan yang nyata infeksi saluran kencing pada anak yang enuretik. Anak yang lebih tua diharapkan untuk mencuci seprei dan piamanya sendiri yang dikotori.Banyak anak yang enuresis ternyata mempunyai kapasita kandung kemih yang kurang.Hadiah yang lebih besar harus diberikan untuk keberhasilan yang semakin meningkat 2.sistitis atau anomali SSP seperti spina bifida.namun prosedur seperti urografi dan sitoskopi biasanya tidak dibenarkan dan tidak harus dilakukan kecuali kalau ada beberapa indikasi lesi organik. Berikut ini adalah beberapa saran umum : 1. 70 .Atau adanya irritable bladder yang biasanya familial 2.hadiah kecil dapat diberikan. 3.anak tidak tidak boleh diberi makanan cair 4.Penelitian terbaru memberi kesan bahwa enuresis menggambarkan perkembangan imatur.Pemeriksaan fisik dan analisis urin terindikasi. Penanganan Bagaiman sikap kita terhadap anak dengan enuresis 1. Mencari faktor irganik.mungkin karena latihan yang tidak adekuat dan predisposisi genetik. Setelah makan malam. Penting untuk membantu kerja sama anak untuk mengatasi masalahnya. Mencari gangguan emosional. Sebelum tidur. Membangunkan anak secara berulang untuk mengantarkannya ke kamar mandi adalah berguna hanya pada beberapa anak dan lebih lanjut dapat menimbulkan dan membangkitkan amarah pada anak atau orang tua.misalnya iritasi lokal:balanitis.

6.tetapi menurut pediatri yang lain.Persetujuan anak untuk penggunaan alat tersebut merupakan syarat mutlak.Selain itu juga bisa diberikan imipramin (tofranil 25mg/24 jam sebelum waktu tidur).obat ini cepat membuat anak masuk ke dalam tingkat tidur lebih dalam sehingga ia tidak sempat ngompol.Ada yang mengatakan obat ini untuk meninggikan tonus sfingter.Di samping ini tentu juga dicari sumber ketegangan dan diusahakan untuk menghilangkannya bila ada.karena ngompol biasanya terjadi pada waktu tingkat tidur ringan. Penggunaan alat-alat pembantu (misalnya .alarm yang berbunyi apabila ank membasahi sprei ) biasanya tidak perlu dan harus dicadangkan untuk kasus-kasus menetap dan refrakter dimana rasa harga diri anak terkikis secara serius. 71 . Hukuman atau penghinaan terhadap anak oleh orang tua atau orang lain harus benar-benar dihindari.

Gangguan organik jarang ditemukan.Kinerja sekolah dan kehadiran mungkin terpengaruh karena anak 72 .Atau anak itu kurang diperhatikan sehingga juga kurang dilatih. Etiologi Adanya gangguan organik atau retardasi mental Latihan yang salah : ibu yang tergesa-gesa melatih anaknya sebelum waktu (sebelum umur 1tahun seorang anak memang belum dapat mengontrol sfingternya).misalnya rasa iri hati terhadap adik yang baru lahir.tinja keras.sehingga anak menjadi bingung dan takut.Enkopresis menunjukkan gangguan emosi yang lebih serius daripada ngompol dan sering terkait dengan amarah.Gangguan ini lebih lazim ditemukan pada anak dari latar belakang sosioekonomi rendah.tindakan hukuman. Manifestasi Klinik Pengotoran kronis dapat berlangsung lama dari masa bayi (primer) dan selanjutnya atau dapat muncul sebagai fenomena regresif (sekunder). Epidemiologi Gangguan ini terutama pada laki-laki mengenai sedikit lebih dari 1% anak usia sekolah.dan orang tua dapat merespon dengan pembalasan. Adanya gangguan emosional.Kelainan ini sering terkait dengan konstipasi kronis.Enkopresis biasanya menggambarkan amarah dan tantangan yang tidak disadari pada anak.Enkopresis Definisi Adalah lewatnya tinja pada tempat yang tidak semestinya pada setiap usia (2-3 tahun) setelah kontrol usus seharusnya telah mapan.dan mencret terus menrus (pada sekitar 2/3 kasus) dan dapat memperburuk ke megacolon psikogenik.

Namun penggunaan enema dan obat pencahar (laksatif) yang lama harus dihindari.Hadiah diberikan bagi yang tidak mengotori ringan.Anak didorong untuk menggunakan kamar mandi pada saat-saat tertentu dan diberi hadiah yang Sesuai.konsekuensi tanpa pendapat digunakan bagi yang kotor .mungkin diperlukan supositoria gliserin.Angka respon terapetik dikatakan menjadi 80-90%. Penanganan Tindakan sejenis dengan tindakan yang digunakan untuk penanganan enuresis mungkin berguna.Umpan balik biologis.namun sifat gejala tertentu dan cacat sering kali memerlukan intervensi psikoterapik pada anak dan keluarga.Penanganan enkopresis sekunder dapat dipermudah dengan penggunaan minyak mineral yang tepat dan diet serat yang tinggi.Duduk pada toilet 10-15 menit setiap selesai makan sering diperlukan.Hadiah untuk yang taat harus diberikan.Jika anak tidak mengeluarkan sejumlah bahan tinja yang layak. 73 . Enkopresis primer lebih sulit ditangani.Perlu pemeriksaan pakaian anak yang tidak memalukan di akhir hari.yang digunakan untuk melatih otot sfingter ani.telah membantu.menjadi sasaran cemoohan dan ejekan teman sekolahnya akibat bau yang menusuk hidung.Meringankan konstipasi dan mengambil tinja yang keras menghasilkan perbaikan yang berarti pada sekitar 3/4 dari semua kasus.Pada mulanya enema mungkin diperlukan untuk mengosongkan kolon.

Pika Gangguan makanan ini melibatkan penelanan berulang atau kronis bahan bukan nutrien,yang meliputi plester,arang,tanah liat,wool,abu,cat,dan tanah.Umur mulainya biasanya pada umur 1-2 tahun,tetapi mungkin lebih awal.Pika biasanya berhenti pada masa anak-anak,tetapi dapat berlanjut sampai pada masa remaja dan dewasa.Retardasi mental dan tiadanya perawatan orang tua (psikologis dan nutrisi) merupakan faktor predisposisi.Meskipun pengecapan (rasa) dan pengunyahan obyek adalah normal pada bayi dan anak yang baru belajar jalan,pika setelah umur tahun kedua memerlukan pemeriksaan.Sering ada gejala disorganisasi keluarga,pengawasan yang jelek dan pengabaian akan kasih sayang.Pika muncul lebih menonjol pada kelas sosioekonomi lebih rendah.Anakanak dengan pika menambah resiko keracuna timah dan infeksi parasit.Diagnosis banding meliputi autisme,skizofrenia,dan gangguan fisik tertentu seperti sindrom Kleine-Levin.

74

Gangguan Tingkah Laku
Gangguan tingkah laku berciri khas dengan adanya suatu pola tingkah laku yang dissosial, agresif atau menentang, yang berulang dan menetap. Penilaian adanya gangguan tingkah laku perlu memperhitungkan tingkat perkembangan anak. Contoh perilaku yang menjadi dasar diagnosis mencakup hal-hal berikut: perkelahian; kejam terhadap hewan atau sesama manusia; perusakan yang hebat atas barang milik orang; membakar; mencuri; pendustaan berulang-ulang; membolos dari sekolah; lari dari rumah; perilaku provokatif yang berlebihan; sikap menetang yang berat. Masing-masing dari kategori ini, apabila ditemukan, adalah cukup untuk menjadi alasan bagi diagnosis ini, namun demikian perbuatan dissosial bukan merupakan alasan kuat. Diagnosis ini tak dianjurkan kecuali bila tingkah laku seperti yang diuraikan berlanjut selama 6 bulan atau lebih. Klasifikasi gangguan tingkah laku: 1. Gangguan tingkah laku yang terbatas pada lingkungan keluarga Pedoman diagnostiknya apabial memenuhi kriteri yang dijelaskan pada gangguan tingkah laku secar menyeluruh. Selain itu tidak ada gangguan tingkah laku yang signifikan diluar lingkungan keluarga dan juga hubungan sosial ank di luar lingkungan keluarga masih berada dalam batas-batas normal. 2. Gagguan tingkah laku tak berkelompok Ciri khas adanya gagguan tingkah laku tak berkelompok adalah adanya kombinasi perilaku dissosial dan agresig berkelanjutan, dengan sifat kelainan pervasif yang bermakna dalam hubungan anak yang bersangkutan dengan anak-anak lainnya. Tiadanya keterpaduan yang efektif dengan kelompok sebaya merupakan perbedaan penting dengan gangguan tingkah laku yang berkelompok dan ini diutamakan diatas segala perbedaan lainnya.

75

Rusaknya hubungan dengan kelompok sebaya terutama dibuktikan dengan keterkucilan atau kurang disenanginya oleh anak-anak sebayanya, dan karena ia tak punya sahabat karib atau hubungan empatik maka hubungan dengan orang dewasa ditandai dengan perselisihan, dendam, dan permusuhan. Tindak kejahatan lazim dilakukan sendirian. Perilaku yang khas terdiri dari: tingkah laku menggertak, sering berkelahi, dan sering melakukan pemerasan, membangkang, berbuat kasar, tak mau kerjasama, sering menentang otoritas. Namun ada pula anak yang terisolasi, juga dapat terlibat pada tindak kejahatan berkelompok. 3. Gagguan tingkah laku berkelompok Kategori ini berlaku terhadap gangguan tingkah laku yang ditandai oleh perilaku dissosial atau agresif berkelanjutan yang terjadi pada anak yang umumnya cukup terintegrasi di dalam kelompok sebayanya. Kunci perbedaan terpenting adalah terdapatnya ikatan persahabatan langgeng dengan anak yang seusia. Sering kali, namun tak terlalu, kelompok sebaya itu terdiri atas anak-anak yang juga terlibat dalam kegiatan kejahatan atau dissosial. Namun hal ini bukan merupakan hal yang mutlak untuk diagnosisnya; bisa saja anak itu menjadi warga kelompok sebaya yang tidak terlibat dalam tindak kejahatan sementara prilaku dissosialnya dilakukan di luar lingkungan kelompok itu. Bila perilaku dissosial itu pada khususnya, merupakan penggertakan terhadap anak lain, boleh jadi hubungan dengan korbannya atau beberapa anak lain terganggu. Perlu ditegaskan lagi, bahwa hal ini tidak membatalkan diagnosisnya, asal saja anak itu memang termasuk dalam kelompok sebaya dan ia merupakan anggota yang setia dan mengadakan ikatan persahabatan yang langgeng. 4. Gangguan sikap menentang Ciri khas dari jenis gangguan tingkah laku ini ialah berawal pada anak dibawah usia 9 dan 10 tahun. Ditandai oleh adanya perilaku 76

namun tidak memenuhi kriteria untuk salah satu subtipe lainnya. Anak dengan gangguan ini cenderung sering kali dan secara aktif membangkang terhadap permintaan atau peraturan dari orang dewasa serta dengan sengaja mengusik orang lain. atau menentang yang menetap dengan gejala yang nyata dari depresi. Gangguan campuran tingkah laku dan emosi lainnya 77 . ketidakpatuhan. dissosial. hilangnya minat dan kesenangan terhadap kegiatan sehari-hari. Gagguan tingkah laku YTT Hanya digunakan untuk gangguan yang memenuhi kriteria umum untuk Gagguan tingkah laku. bermusushan. provokasi. 2. Macam-macam Gangguan campuran tingkah laku dan emosi: 1. yang dinyatakan dalam hejala seperti rasa duka nestapa yang berlebihan. 5. Gangguan Campuran Tingkah Laku dan Emosi Ciri khas dari gangguan kelompok ini adalah adanya gabungan dari perilaku agresif. Pola perilaku nagativistk. perilaku provokatif dan tidak adanya tindakan dissosial dan agresif yang lebih berat yang melanggar hukum ataupun melanggar hak asasi orang lain. Gangguan tingkah laku depresif Kombinasi dari gangguan tingkah laku pada masa kanak dengan keadaan depresif yang berkelanjutan dan menetap. sikap menyesali diri sendiri dan keputus asaan. Gagguan tingkah laku lainnya 6. dan merusak tersebut berlangsung secara berkelanjutan. menentang.menentang. anxietas atau gangguan emosi lainnya. Gangguan ini harus cukup berat untuk memenuhi kriteria gangguan tingkah laku pada masa kanak dan gangguan emosional pada masa kanak atau bentuk gangguan neurotik pada masa dewasa atau gangguan suasan perasaan. Sering juga mengalami susah tidur atau kurang nafsu makan.

berbagai fobia. muntah. depersonalisasi. sakit kepala. semata-mata karena takut akan perpisahan. Tidak realistik. c. d. kekhawatiran yang mendalam kalau-kalau ada bencana yang akan menimpatokoh yang lekat atau kekhawatiran orang itu akan pergi dan tidak kembali lagi. Sering timbulnya gejala fisik ( rasa mual. sakit perut. seperti misalnya anak akan kesasar. obsesi.) pada peristiwa perpisahan dari tokoh yang akrab dengan dirinya. atau dimasukkan dalam rumah sakit. dsb. e. b. f. Terus menerus enggan atau menolak masuk sekolah.Kombinasi dari gangguan tingkah laku pada masa kanak dengan gejala emosional menetap dan nyata seperi anxietas. takut. Gangguan campuran tingkah laku dan emosi YTT Gangguan Emosional dengan Onset khas pada Masa Kanak 1. Terus menerus takut untuk ditinggalakan seorang diri. 3. kekhawatiran yang mendalam akan terjadi peristiwa buruk. atau ditemani oleh orang yang akarab dirumah pada siang hari. Terus menerus enggan untuk tidur tanpa ditemani oleh tokoh kesayangannya. yang bukan hanya bagian dari anxietas umum berkenaan dengan aneka situasi. Anxietas dapat berbentuk sebagai berikut: a. atau terbunuh. g. yang akan memisahkannya dari tokoh yang lekat dengan dirinya. 78 . Berulang mimpi buruk tentang perpisahan. Tidak realistik. diculik. Gangguan Anxietas Perpisahan Masa Kanak Ciri diagnostik yang terpenting ialah anxietas yang berlebihan yang terfokus dan berkaitan dengan perpisahan dari tokoh yang akrab hubungannya dengan si anak.

selama. Gangguan Anxietas Fobik Masa Kanak Kategori ini hanya berlaku terhadap rasa takut yang khas timbul pada suatu fase perkembangan yang spesifik pada ank.h. Mengalami rasa susah berlebihan pada saat sebelum. Anxietas itu tidak merupakan bagian dari suatu gangguan yang menyeluruh. Gangguan Persaingan Antar Saudara Ciri khas dari gangguan ini mencakup gabungan dari: a. dan yang tidak merupakan bagian dari gangguan emosional yang bersifat lebih menyeluruh. yang tak lazim derajatnya dan disertai aneka masalah berkenaan dengan fungsi secara sosial. Onset pada masa usia perkembangan yang sesuai b. Anak dengan gangguan ini senantiasa dan berulang kali mengalami rasa waswas dan takut dan menghindari orang yang tak dikenal. Gangguan emosional melampaui taraf normal dan berkelanjutan dan berhubungan dengan masalah psikososial 79 . Kriteria gangguan ini: a. Onset selama beberapa bulan setelah kelahiran adik c. Gangguan Anxietas Sosial Masa Kanak Kategori ini hanya berlaku pada gangguan yang timbul sebelum usia 6 tahun. Bukti adanya rasa persaingan dan iri hati terhadap saudara b. Kecenderungan menghindar atau rasa takut terhadap perpisahan sosial melebihi batas normal bagi anak seusia itu dan berhubungan dengan masalah fungsi sosial yang secara klinis bermakna. Taraf anxietas itu secara klinis tidak normal c. atau sehabis berlangsungnya perpisahan dengan tokoh yang akrab dengannya. 3. 4. Diagnosis ini mengisyaratkan tidak adanya gangguan umum pada perkembangan fungsi kepribadian. 2.

Gangguan Emosional Masa Kanak YTT 80 .Rasa persaingan antara saudara mungkin ditandai oleh upaya bersaing yang nyata antar saudara untuk merebut perhatiaan orang tuanya 5. Gangguan Emosional Masa Kanak Lainnya 6.

Kemampuan kognitif sangat bervariasi. beberapa diantaranya mempunyai kemampuan visiospatial lebih tinggi dari kemampuan berbahasanya. sering disebut golongan mampu didik. Penggunaan pengertian bahasa sering terlambat. 2. Fungsi intelektual umum dibawah rata-rata Mengakibatkan atau berhubungan dengan kekurangan atau hendaya dalam Timbul sebelum usia 18 tahun. baru kemudian sesudah kelas 5 atau 6 tampak nilai akademiknya berkurang dan dijumpai kesukaran belajar. kesulitan berbicara sering menyebabkan kesulitan mandiri pada masa dewasa. 2.Retardasi Mental Bukanlah suatu penyakit. Pada usia balita. hanya dijumpai gangguan minimal dari fungsi sensori-motorik. DIAOGNOSA Gambaran utama terdiri dari : 1. Retardasi Mental Ringan . Fungsi intelektual dibawah rata-rata dinyatakan bermakna apabila IQ sama dengan atau dibawah 70. IQ sekitar 35 – 49 ( umur mental dewasa sekitar 6 sampai < 9 th ). 1. Fungsi intelektual umum dinyatakan sebagai IQ yang di peroleh dengan mengadakan pengkajian satu atau lebih tes inteligensia umum secara individual. KLASIFIKASI . melainkan gangguan fungsi intelek pada masa perkembangan yang bermanifestasi pd gangguan belajar dan gangguan penyesuaian diri dengan lingkungannya. Pada saat dewasa dapat mencapai kedudukan sosial dan kemampuan kerja minimal untuk dapat hidup secara mandiri. IQ sekitar 50 sampai mendekati 70 ( umur mental dewasa 8 – 9 th sampai dibawah 12 th ). 3. Retardasi Mental Sedang. keterampilan komunikasi dan sosial secara umum berkembang. Beberapa diantaranya menunjukkan inkoordinasi motorik tetapi secara sosial masih dapat 81 perilaku adaptif.

Penggunaan bahasa sangat terbatas untuk dapat mengerti perintah dan mengajukan permintaan yang sederhana. Dijumpai adanya abnormalitas otak dengan gejala sisa yang menyulitkan..melakukan pembicaraan sederhana. dari kemampuan untuk berpartisipasi konversasi sederhana sampai kemampuan terbatas melakukan komunikasi untuk kebutuhan dasar. tetapi mereka masih dapat mengerjakan pekerjaan praktis yang sederhana dengan pengawasan. Pada saat dewasa sering mendapat kesukaran berhubungan dengan masyarakat. Kehidupan mandiri pada waktu dewasa jarang dicapai. 4.menulis. 82 . termasuk kepekaan genetik yang unik terhadap pengaruh ekologi. IQ sekitar 25 – 34 ( usia mental dewasa 3 sampai < 6 th ). gangguan penglihatan dan pendengaran dapat mempengaruhi mobilitasnya. Predisposisi genetik seseorang. Tampak adanya kelainan motorik yang jelas pada masa balita dan sulit berkomunikasi. Kemampuan membaca. Selain itu terdapat pula keterbatasan dalam merawat dirinya dan keterampilan motoriknya. dan berhitung terbatas setingkat dengan kelas 2 SD. Pada masa sekolah hanya mampu belajar bicara dan dasar-dasar perawatan diri dan melakukan tugas-tugas sederhana dengan pengawasan melekat. Retardasi Mental Berat. PENYEBAB Retardasi Mental harus ditinjau dari 3 faktor di bawah ini : 1. kejang. 3. Retardasi Mental Sangat Berat. Perkembangan berbahasa sangat bervariasi. IQ sekitar dibawah 20 ( usia mental dewasa < 3 th ). atau mengerti perintah yang sederhana atau menggunakan isyarat untuk mengkompensasikan kesukaran bicaranya. Kelainan otak dan gangguan neurologis tampak jelas.

ukuran dan bentuk gigi) Leher (pendek. bintik Brushfields) Telinga (perkembangan heliks. • • • • • • • • • • • • Pemeriksaan Fisik : Parameter pertumbuhan (berat. ukuran. radiasi dan status psikososial. termasuk keadaan nutrisi. bibir. klinodaktili. misal infeksi virus rubella pada semester pertama kehamilan sangat mempengaruhi morfogenesis janin. posisi fontanela. sedang pada akhir masa kehamilan atau pada periode pasca natal Hanya berpengaruh sedikit pada janin atau bayi. letak daun telinga) Hidung (datar dan lebar batang hidung. warna. lingkar kepala) Kulit (angioma. garis sutura) Bau tubuh dan urine 83 . konfigurasi palatum. 1. ketebalan jari kaki dan tangan. perubahan pigmentasi) Rambut (tekstur. bentuk. “webbed neck”) Ekstrimitas (panjang. lubang hidung) Mulut (ukuran. PEMERIKSAAN Pengambilan riwayat yang komperhensif dan pemeriksaan fisik yang teliti merupakan sarana untuk mendiagnosa penyebab dari retardasi mental. lekukan epikantus bagian luar dan dalam. posisi dan panjang frenulum. mikroorganisme. hiper dan hipotelorisme. fibroma. Faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan organisme. distribusi) Mata (ukuran dan celah fissura palpebralis. 3. perkembangan kuku) Genitalia (perkembangan dan ukuran) Tengkorak (ukuran dan bentuk. tinggi. Waktu yang potensial dimana bahan itu dapat memberikan pengaruh pada pertumbuhan. pengaruh bahan-bahan kimia endogen dan eksogen.2.

• • • Enzim lisosomal Pemeriksaan urine (ketoasid. laktat. 84 . timah. piruvate. mengurangi perilaku maladaptasi dan meningkatkan ketrampilan melalui latihan dan pendidikan Psikofarmakologi. • Program pendidikan meliputi ketrampilan sosial. hanya digunakan pada penderita dengan Retardasi Mental yang ringan. Intervensi perilaku. prosedur ini dapat meningkatkan kemampuan beradaptasi. masih merupakan terapi yang controversial. tembaga. multi disiplin karena faktor yang menyebabkan. asam amino dan organik. komunikasi. sosialisasi. asam lemak rantai panjang. yang menyertai dan mempersulit kehidupan penderita yang harus ditangani secara semestinya (melibatkan partisipasi pemerintah dan masyarakat). teknik genetik molekuler TATA LAKSANA • Penanganan Retardasi Mental seharusnya dilakukan secara komprehensif.Pemeriksaan Laboratorium • Pemeriksaan darah (gula darah. • • Psikoterapi. asam urat. amoniak. vakasional dan adaptasi dengan tujuan mengurangi perilaku maladaptasi pada penderita. ceruloplasmin.mukopolisakarida) Analisa kromosom.

Hal lain yang diyakini bahwa saat seseorang tidur terjadi restorasi tubuh dan fungsi homeostasis. Ternyata hal tersebt tidak sepenuhnya benar. pelemasan otot dan pelepasan ketegangan. sedang pada lanjut usia sebaliknya. Keadaan tidur juga diyakini sebagai regulasi panas tubuh dan konservasi energi. Menurut berbagai penelitian. semakin bertambah usia seseorang kebutuhan untuk tidurnya semakin berkurang. Banyak pendapat baik dari masyarakat awam dan sebagian klinisi atau dokter yang masih mengatakan bahwa gangguan tidur adalah hal yang biasa pada anak yang nantinya pada usia tertentu akan membaik dengan sendirinya. Padahal gangguan ini bila tidak tertangani dengan baik dapat mengganggun tumbuh dan berkembangnya anak. justru saat tidur berbagai fungsi oragan tubuh meningkat pesat. Meski demikian sampai saat ini masih diyakini bahwa tenaga yang hilang karena aktivitas sehari-hari dipulihkan kembali. Pada bayi dan anak kecil sebagian besar waktu digunakan untuk tidur. Telah dilaporkan bahwa berbagai hormon penting ternyata meningkat pesat yang juga berakibat meningkatkan fungsi otak selama tidur. Gelombang otak (EEG) seseorang pada waktu terjaga berbentuk gelombang alpha dengan volage rendah dalam berbagai frekuensi. Lama tidur tergantung dari usia. 85 . seperti fungsi otak.Insomnia pada anak Aktifitas tidur merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia khususnya usia anak. metablolisme hormon dan berbagai fungsi tubuh lainnya. sedang pada waktu tertidur gelombang alpha menghilang. Pendapat seperti itu timbul karena sampai sekarang gangguan tidur pada anak masih belum terungkap dengan jelas. Sebelumnya banyak dipercaya bahwa saat tidur berbagai organ tubuh yang penting juga istirahat.

Kebutuhan tidur normal pada anak • • • • • • usia 1-4 bulan : 14 ½ – 15 ½ jam per hari usia 4-12 bulan : 14 – 15 jam per hari usia 1-3 tahun : 12 – 14 jam per hari usia 3-6 tahunn : 10 ¾ – 12 jam per hari usia 7-12 tahunn : 10 . hal ini bisa disebabkan karena banyak faktor. Diduuga sekitar 20-40 anak usia di bawah 3 bulan mengalami ganggan tidur.a gangguan ini tidak tertangani serius ternyata dapat disertai berbagai gangguan perilaku dan gangguan belajar di sekolah Membedakan apakah pola tidur anak normal atau merupakan ganggan tidur dapat ditentukan oleh berbagai hal. Untuk mengetahui tidur pada anak sudah bukan merupakan keadaan yang normal apabila : 86 .11 jam per hari usia 12-18 tahun : 8 ¼ – 9 ½ jam per hari Gangguan Tidur pada Anak Gangguan tidur pada anak ternyata cukup sering dialami oleh orangtua tetapi sayangnya kondisi ini jarang ditangani secara serius dan dianggap biasa. Tetapi perlahan-lahan akan bergeser sehingga lebih banyak waktu tidur di malam hari dibandingkan dengan siang hari. Pola tidur bayi masih belum teratur.Pola tidur normal Bayi baru lahir biasanya tidur selama 16-20 jam yang dibagi menjadi 4-5 periode. Bi. Dalam usia 6 bulan sampai 2 tahun sekitar 30% anak diduga mengalami gangguan tidur dan sekitar 20% anak usia 2-5 tahun mengalaminya.

Terdapat berbagai jenis insomnia tergantung beberapa kondisi dan penyakit yang melatarbelakangi gangguan tidur tersebut. GEJALA INSOMNIA PADA ANAK • Sulit untuk memulai tidur : o Sebelum tidur posisi anak bolak-balik mencari posisi yang nyaman 87 . sering terbangun. Gangguan tidur yang sering terjadi adalah insomia adalah gangguan untuk memulai tidur dan mempertahankan tidur yang baik. . pertumbuhan dan perkembangan anak. Penderitanya berusia antara 2 – 5 tahun. Atau sedikitnya empat kali dalam seminggu gangguan tersebut ada. Pada beberapa kasus gangguan tidur ini menetap hingga dewasa. Dalam memulai tidur harus dibutuhkan bantuan orangtua padahal • • sebelumnya bisa tidur sendiri. Insomnia adalah gangguan untuk memulai tidur dan mempertahankan kualitas tidur yang disebabkan berbagai faktor. dan biasanya hilang dengan sendirinya saat berusia 7 tahun. maupun gangguan pada fungsi lainnya. tidur bolak-balik dari ujung ke ujung.• Anak bangun selama 3 kjali atau lebih dalam satu malam atau beberapa malam. Sedangkan diatas usia 7 tahun semakin jarang. Gangguan tidur tersebut menimbulkan penderitaan dan gangguan dalam berbagai fungsi sosial. Gangguan tidur pada anak seperti malam gelisah. marah atau gelisah. Di atas usia 3 hingga 5 tahun semkian berkurang. • Dalam aktifitas tidurnya diluar biasanya. Parasomnia seperti ini disebut night terror. pavor nocturnus atau teror malam. dimana anak berpindah tidur ke tempat tidur orang tua Anak menolak tidur sedikitnya 30 menit saat waktu tidur. sleep terror. untuk memulai tidur diawali sedikitv tantrum. rewel dan mengigau lebih sering terjadi pada usia 6 bulan sampai dengan 2 tahun.

demam yang tinggi. Berbagai dugaan dan asumsi berkembang dalam menyikapi gangguan tidur pada anak.o o o o Tidak bisa memejamkan mata Menolak untuk tidur Rewel atau tantrum sebelum tidur Gangguan mempertahankan kualitas tidur  Saat tengah malam terbangun duduk kemudian tidur lagi (seringkali dikira minta minum atau haus) Mengigau. The International Classification of Sleep Disorders mencamtukan Food Allergy Insomnia dengan klasifikasi ICSD : 780. Berbagai penyebab sering disebut adalah gangguan keadaan emosialpsikologi. stres atau posisi tidur yang terganggu.0+T78. Insomnia Alergi makanan adalah gangguan untuk memulai tidur dan mempertahankan kualitas tidur yang disebabkan akibat manifestasi atau respon karena alergi makanan. Insomnia Alergi makanan Menurut penelitian penulis gangguan tidur pada anak seringkali disebabkan karena insomnia Alergi makanan. Sehingga masih belum jelas terungkap penyebab gangguan tidur pada anak. menangis atau berteriak saat tidur Bolak balik tidur dari ujung kasur ke ujung yang lain (lasak) Mimpi buruk pada malam hari (nightmare) Berjalan saat tidur     PENYEBAB GANGGUAN TIDUR Ilmu pengetehauan dan penelitian tentang tidur berkembang cukup pesat. masih belum banyak terungkap.4 sebagai Disorders of Initiating and Maintaining Sleep 88 .52-2. sedangkan ICD 10 menggolongkan dalam G47. Meski demikian penelitian tentang masalah tidur pada anak.

Berbagai perilaku meningkat yang sering dilaporkan adalah • • • • • • agresifitas anak Emosi meningkat Anak sangat aktif tidak bisa diam gangguan konsentrasi gangguan belajar Pada penderita Autism dan ADHD. Didapatkan 42 (66%) anak mengalami insomnia food allergy. 32(50%) anak dengan nocturnal myoclonus.52 sebagai Sleep Disorder Due to a General Medical Condition: Insomnia Type. 8 (13%) anak dengan night terror. 12 (19%) anak dengan somnambulisme.(Insomnias). setelah dilakukan eliminasi makanan penyebab alergi selama 3 minggu didapatkan perbaikan. Penyebab gangguan tidur lain yang selama ini diyakini banyak orang sebagai penyebab gangguan tidur banyak masih diragukan. terlalu keras tertawa atau bersendau gurau. Ternyata setelah dilakukan penghindaran makanan yang beresiko alergi maka gangguan tersebut menghilang meskipun berbagai penyebab tersebut tidak dilakukan intervensi. Kondisi tersebut adalah karena siang terlalu lelah bermain. Didapatkan 97% anak perbaikkan dari pola tidurnya. saat terjadi gangguan tidur ternyata membuat gangguan perilaku juga meningkat Tetapi banyak penelitian menunjukkan bahwa gangguan tersebut terutama bukan karena akibat langsung gangguan tidur itu sendiri tetapi lebih disebabkan karena pengaruh alergi makanan yang terjadi. karena kehausan atau seiring minta minum. Penelitian yang telah dilakukan Widodo Judarwanto tahun 2004 yang telah diajukan dalam acara ilmiah internasional 24th International Congress of Pediatric Cancun Mexico August 15th-20th 2004. sedangkan DSM IV menggolongkan dalam kelompok 780. 89 . menunjukkan bahwa dari 64 anak dengan gangguan alergi makanan dan gangguan tidur.

tulang dan fibromyalgia. Gejala saluran cerna biasanya berupa kembung. Pada penderita alergi makanan sering mengalami nyeri otot dan tulang. napas tersumbat. hijau. Nyeri otot. Ia tidak ingat kejadian tersebut. Tetapi petunjuk klinis yang bisa diungkapkan sebagai nyeri perut.Gangguan pada organ tubuh penderita alergi yang diduga dapat mengganggu tidur pada anak adalah : • Gangguan saluran cerna. sulit BAB(ngeden. berpakaian atau pergi ke kamar mandi. Sewaktu tidur penderita kadang melakukan aktivitas motorik yang biasa dilakukan seperti berjalan. muntah. Gangguan aliran listrik di otak. Namun sayangnya pada usia di bawah 2 tahun keluhan ini tidak bisa diungkapkan anak. biasanya anak dengan gangguan perut tidak nyaman sering disertai posisi tyidur yang nungging (seperti orang sujud) atau tengkurap. bahkan mengendarai mobil. Penderita dermatitis alergi sering timbul keluhan gatal pada malam hari. Akhir kegiatan tersebut kadang penderita terjaga. Pada pemeriksaan EEG pada penderita alergi dan asma didapatka aktifitas gelombang tertentu yang meningkat saat malam hari. menjerit. Gangguan kulit. berbicara. Keadaan ini terjadi pada anak dengan rhinitis aleri dan asma. fenomena tidur-bangun terjadi pada saat bersamaan. Nyeri perut pada anak yang mengalami gangguan saluran cerna karena alergi diduga sebagai penyebabnya. 90 . kemudian sejenak kebingungan dan tertidur kembali. tidak tiap hari) berak hitam. • Gangguan saluran napas : hidung buntu. batuk dan sesak. bau dan bulat. sering buang angina. • • • JENIS GANGGUAN TIDUR LAIN • Somnambulisme adalah suatu keadaan perubahan kesadaran.

Gejala utamanya mengantuk di siang hari. paripurna dan berkesinambungan. dengan gejala tibatiba terbangun tengah malam disertai teriakan. Penderita kadang terjaga tetapi mengalami kebingungan dan disorientasi. tahap REM pun tidak akan terjadi.• Night terror biasanya terjadi pada sepertiga awal tidur. Yang termasuk kelompok ini antara lain sleep apnea. Akibat mimpinya yang menakutkan itu penderita akan terbangun dalam keadaan ketakutan. ketika bangun merasa lelah. harus dilakukan pendekatan pencarian penyebab dan mengatasi penyebabnya Penanganan gangguan tidur karena alergi makanan pada anak haruslah dilakukan secara benar. Pada saat serangan sulit dibangunkan atau ditenangkan. OSA.Bisa menyerang laki-laki maupun perempuan dewasa dan muda. • Nocturnal myoclonus adalah keadaan dimana terdapat pergerakan periodik dari tungkai ke bawah ketika tidur PENATALAKSANAAN • Penanganan gangguan tidur pada anak . kepanikan atau menangis disertai ketakutan dan kecemasan dengan menangis histeris dan pandangan yang mengarah ke satu titik seolah-olah takut akan sesuatu yang tak terlihat. Jika seseorang tidak dapat tidur dalam. • Narkolepsi merupakan keinginan tidur yang tidak tertahankan pada siang hari. nocturnal myoclonus. narkolepsi. Pemberian obat terus menerus bukanlah jalan terbaik dalam penanganan gangguan tersebut 91 • . meski tidur malamnya cukup. • Sedang nightmare adalah tidur dengan mimpi yang menakutkan. pada kejadian seperti ini banyak sekali yang menghubungkan dengan hal-hal mistis. • Mudah Tertidur (Hipersomnia) Gangguan akibat tidur yang berlebihan disebut hipersomnia. dan sebagainya. namun juga mereka ini adalah orang yang kreatif dan artistik. Mereka yang sering mengalami episode nightmare dalam hidupnya mempunyai risiko yang lebih besar untuk mengalami gangguan skizofrenia.

dan sebaiknya menaruh kunci-kunci yang sedikit susah 92 . Sehingga orang tua penderita harus diberitahu tentang makanan pengganti yang tak kalah kandungan gizinya dibandingklan dengan makanan penyebab alergi. menjaga hubungan antara anggota keluarga yang baik. Pemberian makanan jadi atau di rumah makan harus dibiasakan mengetahui kandungan isi makanan atau membaca label makanan. tempe. • Orang tua secara psikologis harus memberi perhatian dan dorongan baik langsung maupun dari sikap kita seperti menciptakan keharmonisan. konsumsi susu formula yang mengklaim bisa membuat nyenyak tidur. daging sapi atau daging kambing dapat dipakai sebagai pengganti telur. • Obat-obatan simtomatis anti histamin dapat digunakan dalam keadaan yang tidak ringan dan sulit untuk diatasi dengan pendekatan biasa.tetapi yang paling ideal adalah menghindari penyebab yang bisa menimbulkan keluhan alergi tersebut. terapi tradisional ataupun beberapa cara dan strategi untuk membuat tidur nyenyak pada anak tidak akan berhasil selama penyebab utama gangguan tidur pada anak karena alergi makanan tidak diperbaiki.. Sayur dapat dipakai sebagai pengganti buah. karena beresiko untuk terjadi gangguan gizi. ayam atau ikan. • • Bagi orangtua hal penting lainnya adalah memperhatikan jadwal tidurnya. Penggunaan obat sebaiknya digunakan hanya sementara dan bila sangat perlu bukan untuk digunakan jangka panjang • Konsumsi obat-obatan. meskipun anak alergi terhadap susu sapi 30% diantaranya alergi terhadap susu soya. • Penghindaran makanan penyebab alergi pada anak harus dicermati secara benar. Penghindaran terhadap susu sapi dapat diganti dengan susu soya. formula hidrolisat kasein atau hidrolisat whey. Tahu. Usahakan untuk mengunci rapat semua pintu dan jendela saat hendak tidur. Untuk mencegah dari bahaya yang dapat terjadi sebaiknya di kamar penderita sleepwalking dihindarkan dari barang-barang yang mudah pecah dan tajam.

Karena biasanya penderita dapat mengenali pintu dan jalan-jalan dalam rumah. seperti porsi tidur yang kurang. Namun ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari oleh penderita. hipnotis dan meditasi. 93 .untuk dijangkau. • Berbagai terapi non medis dan alternative yang biasa dilakukan adalah terapi yang dapat dilakukan seperti psikoterapi. Seorang anak karena asyik bermain akan melupakan tidurnya. • Secara medis. parasomnia tidak memiliki standar cara pengobatan yang baku. relaksasi.

maka penderita hanya merasakan bau atau rasa yang aneh. Sesudahnya penderita bisa merasakan sakit kepala. rasa atau penglihatan atau perasaan yang kuat bahwa akan terjadi kejang. di kemudian hari tidak pernah mengalami kejang lagi. Jika hanya melibatkan daerah yang sempit. Secara pasti. 2 jenis kejang yang paling sering terjadi pada anak-anak adalah Kejang Infantil 94 .Kejang DEFINISI Kejang merupakan respon terhadap muatan listrik abnormal di dalam otak. jika melibatkan daerah yang luas. Penderita biasanya tidak dapat mengingat apa yang terjadi selama dia mengalami kejang. kehilangan pengendalian otot atau kandung kemih dan menjadi linglung. Dua pertiga orang yang pernah mengalami kejang. kehilangan kesadaran. Sekitar 20% penderita epilepsi mengalami aura. sakit otot. Penderita juga bisa merasakan perubahan kesadaran. Sepertiganya mengalami kejang kambuhan (suatu keadaan yang disebut epilepsi). Kadang sensasi ini menyenangkan dan kadang sangat tidak menyenangkan. maka akan terjadi sentakan dan kejang otot di seluruh tubuh. yang merupakan sensasi yang tidak biasa dari penciuman. Kejang biasanya berlangsung selama 2-5 menit. sensasi yang tidak biasa. linglung dan kelelahan. apa yang terjadi selama kejang tergantung kepada bagian otak yang memiliki muatan listrik abnormal. Kejang seringkali didahului oleh aura.

infeksi) 95 . KEJANG DEMAM Kejang demam terjadi karena demam pada anak-anak yang berusia 3 bulan-5 tahun. Kejang ini biasanya terjadi pada anak-anak berusia kurang dari 3 tahun. PENYEBAB 1. Anak-anak yang mengalami kejang demam lebih mudah menderita epilepsi. Serangan berlangsung hanya selama beberapa detik tetapi bisa terjadi beberapa kali dalam sehari. keterbelakangan mental biasanya terus berlanjut sampai dewasa.dan Kejang Demam. dan banyak yang berkembang menjadi bentuk kejang lainnya di kemudian hari. sedangkan tungkainya lurus. Biasanya berlangsung kurang dari 15 menit. Sebagian anak yang mengalami kejang infantil mengalami gangguan intelektual atau perkembangan sarafnya tertunda. Demam tinggi (heatstroke. Kejang ini sulit dihentikan dengan obat anti-epilepsi. Kejang ini terjadi pada 4% anak-anak dan cenderung diturunkan. lehernya ditekuk dan badannya membungkuk. KEJANG INFANTIL Seorang anak yang berbaring terlentang tiba-tiba bangun dan melipat lengannya.

Cedera kepala .Ensefalitis karena virus 3.Sifilis . Infeksi otak .Stroke 5. Kelainan metabolik .Gagal ginjal atau gagal hati .Tumor otak . Otak kekurangan oksigen .Fenilketonuria 4.Eklamsi 96 .Keracunan karbon monoksida . magnesium atau natrium yang rendah di dalam darah . Penyakit lainnya .Meningitis .Hipoparatiroidisme . kalsium.Malaria .Tetanus .Hampir tenggelam .Berkurangnya aliran darah ke otak .Stroke 6. Kerusakan jaringan otak .Toksoplasmosis .2.Perdarahan intrakranial .Rabies .Kadar gula atau natrium yang tinggi di dalam darah .Hampir tercekik .AIDS .Kadar gula.

Reaksi balik terhadap obat-obat yang diresepkan .Seftazidim .Kapur barus .Meperidin .Klorokuin .Ensefalopati hipertensif .Teofilin 97 .Pentilenetetrazol .Overdosis kokain . Pemaparan oleh obat atau bahan beracun .Alkohol (dalam jumlah besar) .Indometasin .Timah hitam .Klorpromazin .Fenitoin .Alkohol ..Imipenem .Obat penenang 9.Amfetamin .Obat tidur .Striknin 8.Lupus eritematosus 7. Gejala putus obat .

kemungkinan karena pembuluh darah ke otak belum berkembang secara sempurna dan mudah mengalami perdarahan atau karena tidak dapat mengalirkan oksigen dalam jumlah yang memadai ke otak. kekakuan. kelumpuhan dan gangguan fungsi saraf lainnya.proses persalinan berlangsung .bayi baru lahir . bagian otak yang mengendalikan pergerakan otot sangat rentan terhadap cedera CP terjadi pada 1-2 dari 1.Cerebral Palsy DEFINISI Cerebral Palsy (CP. Cedera otak bisa disebabkan oleh:  Kadar bilirubin yang tinggi di dalam darah (sering ditemukan pada bayi baru 98 . Pada bayi dan bayi prematur. PENYEBAB CP bisa disebabkan oleh cedera otak yang terjadi pada saat: . Tetapi kebanyakkan penyebabnya tidak diketahui.000 bayi.anak berumur kurang dari 5 tahun. tetapi 10 kali lebih sering ditemukan pada bayi prematur dan lebih sering ditemukan pada bayi yang sangat kecil. selama dan segera setelah bayi lahir. Kelumpuhan Otak Besar) adalah suatu keadaan yang ditandai dengan buruknya pengendalian otot. CP bukan merupakan penyakit dan tidak bersifat progresif (semakin memburuk). Bayi prematur sangat rentan terhadap CP. 10-15% kasus terjadi akibat cedera lahir dan berkurangnya aliran darah ke otak sebelum.bayi masih berada dalam kandungan .

gangguan koordinasi dan gerakan abnormal.Diplegia (kedua tungkai) . otot-otot menjadi kaku dan lemah. Tipe Diskinetik (Koreoatetoid. sepsis. otot lengan. GEJALA Gejala biasanya timbul sebelum anak berumur 2 tahun dan pada kasus yang berat. trauma dan dehidrasi berat)  Cedera kepala karena hematom subdural  Cedera pembuluh darah. Tipe Spastik (50% dari semua kasus CP). langkah yang goyah dengan kedua tungkai terpisah jauh.Kuadriplegia (kedua lengan dan kedua tungkai) . terdiri dari tremor. 4. Gejalanya bervariasi. Kekakuan yang terjadi bisa berupa: . merupakan gabungan dari 2 jenis diatas. bisa menyebabkan kernikterus dan kerusakan otak  Penyakit berat pada tahun pertama kehidupan bayi (misalnya ensefalitis.Hemiplegia (lengan dan tungkai pada satu sisi tubuh) 2. CP dibagi menjadi 4 kelompok: 1. Luapan emosi menyebabkan keadaan semakin memburuk. tungkai dan badan secara spontan bergerak perlahan. bisa muncul pada saat anak berumur 3 bulan. Tipe Ataksik.lahir). yang menyebabkan perubahan bentuk lengan dan tungkai sehingga anak harus memakai kursi roda. mulai dari kejanggalan yang tidak tampak nyata sampai kekakuan yang berat. 20% dari semua kasus CP). tetapi bisa juga timbul gerakan yang kasar dan mengejang. menggeliat dan tak terkendali. meningitis. Tipe Campuran (20% dari semua kasus CP). gerakan akan menghilang jika anak tidur 3. yang sering ditemukan adalah gabungan dari tipe spastik dan 99 . (10% dari semua kasus CP).

Pernafasan yang tidak teratur .Gangguan menghisap atau makan .Kontraktur persendian . Berbagai pemeriksaan laboratorium bisa dilakukan untuk menyingkirkan penyebab lainnya:  MRI kepala menunjukkan adanya kelainan struktur maupun kelainan bawaan  CT scan kepala menunjukkan adanya kelainan struktur maupun kelainan bawaan 100 . tungkainya bergerak seperti gunting atau gerakan abnormal lainnya. Gejala lain yang juga bisa ditemukan pada CP: . dan anak cenderung melipat lengannya ke arah samping. Refleks infantil (misalnya menghisap dan terkejut) tetap ada meskipun seharusnya sudah menghilang. berguling.Gangguan perkembangan kemampuan motorik (misalnya menggapai sesuatu.Gangguan pendengaran . duduk. berjalan) .Gangguan penglihatan .Gangguan berbicara (disartria) .Gerakan menjadi terbatas. Tremor otot atau kekakuan tampak dengan jelas. DIAGNOSA Pada pemeriksaan akan ditemukan tertundanya perkembangan kemampuan motorik.Keterbelakangan mental .Kejang/epilepsi (terutama pada tipe spastik) .koreoatetoid.Kecerdasan di bawah normal . merangkak.

terapi wicara bisa memperjelas pembicaraan anak dan membantu mengatasi masalah makan .terapi fisik . 101 .pendidikan dan sekolah khusus . Jika tidak terdapat gangguan fisik dan kecerdasan yang berat. mungkin perlu dilakukan pembedahan.obat pengendur otot (untuk mengurangi tremor dan kekakuan) .bedah ortopedik . Pada beberapa kasus. pendidikan khusus dan selalu memerlukan bantuan dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Anak lainnya memerlukan terapi fisik yang luas. Tetapi banyak hal yang dapat dilakukan agar anak bisa hidup semandiri mungkin. PENGOBATAN CP tidak dapat disembuhkan dan merupakan kelainan yang berlangsung seumur hidup.obat anti-kejang .alat bantu dengar . banyak anak dengan CP yang tumbuh secara normal dan masuk ke sekolah biasa. untuk membebaskan kontraktur persendian yang semakin memburuk akibat kekakuan otot.perawatan (untuk kasus yang berat).kaca mata . Pengobatan yang dilakukan biasanya tergantung kepada gejala dan bisa berupa: . Pemeriksaan pendengaran (untuk menentukan status fungsi pendengaran)  Pemeriksaan penglihatan (untuk menentukan status fungsi penglihatan)  EEG  Biopsi otot.braces (penyangga) .terapi okupasional .

Pembedahan juga perlu dilakukan untuk memasang selang makanan dan untuk mengendalikan refluks gastroesofageal. PROGNOSIS Prognosis biasanya tergantung kepada jenis dan beratnya CP. 102 . Lebih dari 90% anak dengan CP bisa bertahan hidup sampai dewasa.

PENYEBAB Epilepsi adalah suatu penyakit yang ditandai dengan kecenderungan untuk mengalami kejang berulang. 2% dari penduduk dewasa pernah mengalami kejang. tergantung kepada daerah otak yang terkena. Penderita mengalami sensasi. maka lengan kanan akan bergoyang dan mengalami sentakan. Sepertiga dari kelompok tersebut mengalami epilepsi. maka penderita akan mencium bau yang sangat menyenangkan atau sangat tidak menyenangkan. Jika terjadi di bagian otak yang mengendalikan gerakan otot lengan kanan. Sepertiga dari kelompok tersebut mengalami epilepsi. jika terjadi pada lobus temporalis anterior sebelah dalam. 103 . gerakan atau kelainan psikis yang abnormal.Epilepsi DEFINISI Epilepsi adalah suatu penyakit yang ditandai dengan kecenderungan untuk mengalami kejang berulang. sejalan dengan penyebaran aktivitas listrik di otak. Kejang Jacksonian gejalanya dimulai pada satu bagian tubuh tertentu (misalnya tangan atau kaki) dan kemudian menjalar ke anggota gerak. 2% dari penduduk dewasa pernah mengalami kejang. GEJALA Kejang parsial simplek dimulai dengan muatan listrik di bagian otak tertentu dan muatan ini tetap terbatas di daerah tersebut. Pada penderita yang mengalami kelainan psikis bisa mengalami déjà vu (merasa pernah mengalami keadaan sekarang di masa yang lalu).

menggerakkan lengan dan tungkainya dengan cara yang aneh dan tanpa tujuan. kepala berpaling ke satu sisi. kejang otot yang hebat dan sentakan-sentakan di seluruh tubuh. terjadi penurunan kesadaran sementara. gigi dikatupkan kuat-kuat dan hilangnya pengendalian kandung kemih. mengeluarkan suara-suara yang tak berarti. Epilepsi primer generalisata ditandai dengan muatan listrik abnormal di daerah otak yang luas. Pada kedua jenis epilepsi ini terjadi kejang sebagai reaksi tubuh terhadap muatan yang abnormal. Pada kejang konvulsif. Kejang konvulsif (kejang tonik-klonik. tidak mampu memahami apa yang orang lain katakan dan menolak bantuan. yang sejak awal menyebabkan penyebaran kelainan fungsi. linglung sementara dan merasa sangat lelah. 104 . Kebingungan berlangsung selama beberapa menit. dan diikuti dengan penyembuhan total. Penderita menjadi goyah. grand mal) biasanya dimulai dengan kelainan muatan listrik pada daerah otak yang terbatas. Sesudahnya penderita bisa mengalami sakit kepala. Muatan listrik ini segera menyebar ke daerah otak lainnya dan menyebabkan seluruh daerah mengalami kelainan fungsi. Biasanya penderita tidak dapat mengingat apa yang terjadi selama kejang.Kejang parsial (psikomotor) kompleks dimulai dengan hilangnya kontak penderita dengan lingkungan sekitarnya selama 1-2 menit.

Kontraksi otot sangat kuat. Tidak terjadi kejang dan gejala dramatis lainnya dari grand mal. Status epileptikus merupakan kejang yang paling serius. Gejala kejang berdasarkan sisi otak yang terkena 105 .Kejang petit mal dimulai pada masa kanak-kanak. tidak mampu bernafas sebagaimana mestinya dan muatan listrik di dalam otaknya menyebar luas. kelopak matanya bergetar atau otot wajahnya berkedutkedut selama 10-30 detik. Penderita hanya menatap. tidak berhenti. dimana kejang terjadi terus menerus. biasanya sebelum usia 5 tahun. bisa terjadi kerusakan jantung dan otak yang menetap dan penderita bisa meninggal. pingsan maupun menyentak-nyentak. Jika tidak segera ditangani. Penderita tidak memberikan respon terhadap sekitarnya tetapi tidak terjatuh.

Pemeriksaan ini tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak memiliki resiko.mengukur kadar gula.menghitung jumlah sel darah putih (jumlah yang meningkat menunjukkan adanya infeksi). Setelah terdiagnosis. Pemeriksaan darah rutin dilakukan untuk: . 106 maupun yg tidak menyenangkan . gerakan bibir mencium Lobus temporalis anterior Halusinasi bau.Sisi otak yg terkena Lobus frontalis Lobus oksipitalis Lobus parietalis Gejala Kedutan pada otot tertentu Halusinasi kilauan cahaya Mati rasa atau kesemutan di bagian tubuh tertentu Halusinasi gambaran dan perilaku repetitif Lobus temporalis yang kompleks misalnya berjalan berputar-putar Lobus temporalis anterior Gerakan mengunyah. baik yg menyenangkan sebelah dalam DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala yang disampaikan oleh orang lain yang menyaksikan terjadinya serangan epilepsi pada penderita. kalsium dan natrium dalam darah .menilai fungsi hati dan ginjal . biasanya dilakukan pemeriksaan lainnya untuk menentukan penyebab yang bisa diobati. EEG (elektroensefalogram) merupakan pemeriksaan yang mengukur aktivitas listrik di dalam otak. Elektroda ditempelkan pada kulit kepala untuk mengukur impuls listrik di dalam otak.

maka keadaan tersebut harus diobati terlebih dahulu. yang bisa menyebabkan seseorang mengalami pingsan. tetapi juga bisa menimbulkan efek samping.EKG (elektrokardiogram) dilakukan untuk mengetahui adanya kelainan irama jantung sebagai akibat dari tidak adekuatnya aliran darah ke otak. Obat anti-kejang sangat efektif. maka diperlukan obat anti-kejang untuk mencegah terjadinya kejang lanjutan. Jika keadaan tersebut sudah teratasi. infeksi atau kadar gula maupun natrium yang abnormal. karena itu obat anti-kejang diberikan dalam dosis tinggi secara intravena. maka kejangnya sendiri tidak memerlukan pengobatan. Kadang dilakukan pungsi lumbal utnuk mengetahui apakah telah terjadi infeksi otak. sisanya biasanya hanya mengalami 1 kali serangan. 107 . Salah satu diantaranya adalah menimbulkan kantuk. hati dan sel -sel darah. Obat-obatan biasanya diberikan kepada penderita yang mengalami kejang kambuhan. PENGOBATAN Jika penyebabnya adalah tumor. Jika penyebabnya tidak dapat disembuhkan atau dikendalikan secara total. stroke. Status epileptikus merupakan keadaan darurat. Sekitar sepertiga penderita mengalami kejang kambuhan. jaringan parut dan kerusakan karena cedera kepala. Pemeriksaan CT scan dan MRI dilakukan untuk menilai adanya tumor atau kanker otak. Dilakukan pemeriksaan darah secara rutin untuk memantau fungsi ginjal. sedangkan pada anak-anak menyebabkan hiperaktivitas.

Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati kejang Obat Karbamazepin Jenis epilepsi Generalisata.Obat anti-kejang diminum berdasarkan resep dari dokter. Keluarga penderita hendaknya dilatih untuk membantu penderita jika terjadi serangan epilepsi. Jika ditemukan kelainan otak yang terbatas. melonggarkan pakaiannya (terutama di daerah leher) dan memasang bantal di bawah kepala penderita. Pembedahan dilakukan jika obat tidak berhasil mengatasi epilepsi atau efek sampingnya tidak dapat ditoleransi. Efek samping yg mungkin terjadi Jumlah sel darah putih & sel darah merah berkurang Jumlah sel darah putih & sel darah merah berkurang Tenang Ruam kulit 108 Etoksimid Gabapentin Lamotrigin . Jika penderita tidak sadarkan diri. Langkah yang penting adalah menjaga agar penderita tidak terjatuh. karena bisa merubah jumlah obat anti-kejang di dalam darah. parsial Petit mal Parsial Generalisata. biasanya dilakukan pembedahan untuk mengangkat serat-serat saraf yang menghubungkan kedua sisi otak (korpus kalosum). sebaiknya posisinya dimiringkan agar lebih mudah bernafas dan tidak boleh ditinggalkan sendirian sampai benar-benar sadar dan bisa bergerak secara normal. Pemakaian obat lain bersamaan dengan obat anti-kejang harus seizin dan sepengetahuan dokter.

parsial Generalisata. rambut rontok Valproat PENCEGAHAN Obat anti-kejang bisa sepenuhnya mencegah terjadinya grand mal pada lebih dari separuh penderita epilepsi.parsial Fenobarbital Generalisata. petit mal Tenang Fenitoin Pembengkakan gusi Primidon Tenang Penambahan berat badan. parsial Generalisata. 109 . parsial Kejang infantil.

Kern Ikterus Adalah suatu kerusakan otak akibat perlengketan bilirubin indirek pada otak. Etiologi Etiologi hiperbilirubin antara lain : 1. • Perdarahan tertutup misalnya pada trauma kelahiran • Ikatan bilirubin dengan protein terganggu seperti gangguan metabolic yang terdapat pada bayi hipoksia atau asidosis • Defisiensi G6PD (Glukosa 6 Phostat Dehidrogenase) • Breast milk jaundice yang disebabkan oleh kekurangannya pregnan 3 110 . Peningkatan produksi • Hemolisis. 2. Kern ikterus secara klinis berbentuk kelainan syaraf spatis yang terjadi secara kronik.A. berikatan dengan albumin untuk transport dan komponen bebas larut dalam lemak serta bersifat toksik untuk otak karena bisa melewati sawar darah otak. misalnya pada inkompalibilitas yang terjadi bila terdapat ketidaksesuaian golongan darah dan anak pada penggolongan rhesus dan ABO. Bilirubin tidak terkonjugasi atau bilirubin indirek atau bilirubin bebas yaitu bilirubin tidak larut dalam air. bilirubin terkonjugasi atau bilirubin direk atau bilirubin terikat yaitu bilirubin larut dalam air dan tidak toksik untuk otak. Jenis Bilirubin Menuru Klous dan Fanaraft (1998) bilirubin dibedakan menjad dua jenis yaitu: 1. C. Kern Ikterus ialah ensefalopati bilirubin yang biasanya ditemukan pada neonatus cukup bulan dengan ikterus berat (bilirubin lebih dari 20 mg %) dan disertai penyakit hemolitik berat dan pada autopsy ditemukan bercak bilirubin pada otak. B.

4. sehingga kadar bilirubin indirek meningkat misalnya pada BBLR • Kelainan congenital 2. toksoplasmasiss. asidosis. Gangguan ekskresi yang terjadi intra atau ektra hepatic. Gangguan transportasi akibat penurunan kapasitas pengangkutan misalnya hipoalbuminemia atau karena pengaruh obat-obat tertentu misalnya sulfadiazine. Kelainan yang terjadi pada otak disebut Kernikterus. atau pada bayi hipoksia. Hal ini dapat terjadi apabila kadar protein Y dan Z berkurang. 3. Toksisitas terutama ditemukan ada bilirubin indirek yang bersifat sukar larut dalam air tapi mudah larut dalam lemak. Sifat ini memungkinkan terjadinya efek patologis pada sel otak apabilabilirubin tadi dapat menembus darah otak. Keadaan yang sering ditemukan adalah apabila terdapat penambahan beban bilirubin pada sel hepar yang berlebihan. syphilis. misalnya pada ileus obstruktif. Gangguan fungsi hati yang disebabkan oleh beberapa mikroorganisme atau toksin yang dapat langsung merusak sel hati dan darah merah seperti infeksi. polisitemia.(alfa). Hal ini dapat ditemukan bila terdapat peningkatan penghancuran eritrosit. 20 (beta). Pada derajat tertentu bilirubin ini akan bersifat toksik dan merusak jaringan tubuh. Peningkatan sirkulasi enterohepatik. Keadaan lain yang memperlihatkan peningkatan kadar bilirubin adalah apabila ditemukan gangguan konjugasi hepar atau neonatus yang mengalami gangguan ekskresi misalnya sumbatan saluran empedu. 5. Gangguan pemecahan bilirubin plasma juga dapat menimbulkan peningkatan kadar bilirubin tubuh. diol (steroid) • Kurangnya enzim glukoronil transferase. D. Patofisiologi Peningkatan kadar bilirubin tubuh dapat terjadi pada beberapa keadaan. Pada umumnya dianggap bahwa kelainan pada syaraf pusat tersebut mungkin akan timbul apabila kadarbilirubin indirek lebih dari 20 111 .

Sedangakan menurut Handoko (2003) gejalanya adalah warna kuning (ikterik) pada kulit. hipoksia. Tanda dan Gejala Menurut Surasmi (2003) gejala hiperbilirubinemia dikelompokkan menjadi : a. paralysis sebagian otot matadan displasia dentalis). gengguan pendengaran. maka dapat dilakukan pemeriksaan penunjang sebagai berikut : • Pemeriksaan golongan darah ibu pada saat kehamilan dan bayi pada saat kelahiran 112 . F. Gejala akut : gejala yang dianggap sebagai fase pertama kernikterus pada neonatus adalah letargi. Gejala kronik : tangisan yang melengking (high pitch cry) meliputi hipertonus dan opistonus (bayi yang selamat biasanya menderita gejala sisa berupa paralysis serebral dengan atetosis.mg/dl. leher kaku. tidak mau minum dan hipotoni. b. letargi. Mudah tidaknya kadar bilirubin melewati darah otak ternyata tidak hanya tergantung pada keadaan neonatus. mata berputarputar. gerakan tidak menentu (involuntary movements). Komplikasi Terjadi kern ikterus yaitu keruskan otak akibat perlangketan bilirubin indirek pada otak. Pada kern ikterus gejala klinik pada permulaan tidak jelas antara lain : bayi tidak mau menghisap. G. dan hipolikemia. E. kejang tonus otot meninggi. Bilirubin indirek akan mudak melewati darah otak apabila bayi terdapat keadaan Berat Badan Lahir Rendah. Pemeriksaan Penunjang Bila tersedia fasilitas. membrane mukosa dan bagian putih (sclera) mata terlihat saat kadar bilirubin darah mencapai sekitar 40 µmol/l. dn akhirnya opistotonus.

tumitpergelangan kaki dan bahu pergelanagn tangan dan kaki seta tangan termasuk telapak kaki dan telapak tangan. leher dan seterusnya. sampai dengan lutut 11.9 9. tulang dada.3 5 Kepala. badan.4 3 Kepala. lutut dan lain-lain. Dan membagi tubuh bayi baru lahir dalam lima bagian bawah sampai tumut.8 11. Kemudian penilaian kadar bilirubin dari tiap-tiap nomor disesuaikan dengan angka rata-rata didalam gambar di bawah ini : Tabel hubungan kadar bilirubin dengan ikterus Derajat Ikterus Daerah Ikterus Perkiraan kadar Bilirubin (rata-rata) Aterm Prematur 1 Kepala sampai leher 5.• Bila ibu mempunyai golongan darah O dianjurkan untuk menyimpan darah tali pusat pada setiap persalinan untuk pemeriksaan lanjutan yang dibutuhkan • Kadar bilirubin serum total diperlukan bila ditemukan ikterus pada 24 jam pertama kelahiran H. Penilaian Ikterus Menurut Kramer Ikterus dimulai dari kepala.4 4 Kepala. paha. semua ekstremitas sampai dengan ujung jari I. ekstremitas sampai dengan tangan dan kaki 15. badan.8 13. badan sampai dengan umbilicus 8. Diagnosis Banding Ikterus Anamnesis Pemeriksaan Pemeriksaan penunjang atau diagnosis lain yang sudah diketahui Kemungkinan diagnosis • Timbul saat lahir hari ke-2 • Riwayat ikterus pada bayi sebelumnya 113 . badan. Cara pemeriksaannya ialah dengan menekan jari telunjuk ditempat yang tulangnya menonjol seperti tulang hidung.4 2 Kepala.

trombositopenia Ikterus diduga karena infeksi berat/sepsis • Timbul pada hari 1 • Riwayat ibu hamil pengguna obat • Ikterus hebat timbul pada hari ke2 • Ensefalopati timbul pada hari ke 3-7 • Ikterus hebat yang tidak atau terlambat diobati • Ikterus menetap setelah usia 2 minggu • Timbul hari ke2 arau lebih • Bayi berat lahir rendah Ikterus Sangat ikterus. pembesaran hati. postur abnormal. defisiensi G6PD Sangat ikterus Sangat pucat Hb<13 g/dl. kejang. Ht<39% Bilirubin>8 mg/dl pada hari ke-1 atau kadar Bilirubin>13 mg/dl pada hari ke-2 ikterus/kadar bilirubin cepat Bila ada fasilitas: Coombs tes positif Defisiensi G6PD Inkompatibilitas golongan darah ABO atau Rh Ikterus hemolitik akibat inkompatibilitas darah • Timbul saat lahir sampai dengan hari ke2 atau lebih • Riwayat infeksi maternal Sangat ikterus Tanda infeksi/sepsis: malas minum.• Riwayat penyakit keluarga: ikterus. letragi Ikterus berlangsung > 2 minggu pada bayi cukup bulan dan > 3 minggu pada bayi kurang bulan Bayi tampak sehat Bila ada fasilitas: Hasil tes Coombs positif 114 . pengangkatan limfa. leukopeni. tangis lemah. suhu tubuh abnormal Lekositosis. kurang aktif. anemia.

Hal ini terjadi jika cahaya yang diabsorpsi jaringan merubah bilirubin tak terkonjugasi menjadi dua isomer yang disebut fotobilirubin. infuse albumin dan therapi obat. transfuse pangganti. Penatalaksanaan Berdasarkan pada penyebabnya maka manajemen bayi dengan hiperbilirubinemia diarahkan untuk mencegah anemia dan membatasi efek dari hiperbilirubinemia. Menurunkan serum bilirubin Metode terapi hiperbilirubinemia meliputi : fototerapi.Faktor pendukung: Urine gelap. Fototherapi Fototerapi dapat digunakan sendiri atau dikombinasi dengan transfuse pengganti untuk menurunkan bilirubin. Fotobilirubin bergerak dari jaringan ke pembuluh darah melalui mekanisme difusi. Fototerapi menurunkan kadar bilirubin dengan cara memfasilitasi ekskresi bilirubin tak terkonjugasi. feses pucat. Menghilangkan anemia 2. Di dalam darah fotobilirubin berikatan dengan albumin dan di kirim ke hati. Menghilangkan antibody maternal dan eritrosit teresensitisasi 3. Pengobatan mempunyai tujuan : 1. Memaparkan neonatus pada cahaya dengan intensitas yang tinggi ( a bound of fluorescent light bulbs or bulbs in the blue light spectrum) akan menurunkan bilirubin dalam kulit. peningkatan bilirubin direks Ikterus akibat obat Ensefalopati Ikterus berkepenjangan (Prolonged Ikterus) Ikterus pada bayi prematur J. Meningkatkan badan serum albumin 4. Fotobilirubin kemudian bergerak ke empedu dan di ekskresikan kedalam duodenum untuk di buang bersama feses tanpa proses 115 . a.

Fototerapi mempunyai peranan dalam pencegahan peningkatan kadar bilirubin. sesuai The American Academy of Pediaatrics (AAP) tahun 1994 Bayi lahir cukup bulan (38 – 42 minggu) Usia bayi (jam) Pertimbangan terapi sinar Terapi sinar Transfuse tukar bila terapi sinar intensif gagal Transfuse tukar dan terapi sinar intensif Kadar bilirubin Indirek serum Mg/dl <24 25 -48 >9 >12 >20 >25 49 – 72 >12 >15 >25 >30 >72 >15 >17 >25 >30 Bayi lahir kurang bulan perlu fototerapi jika: Usia (jam) Berat lahir < 1500 g kadar bilirubin BL 1500 – 2000 g kadar bilirubin BL >2000 g kadar bilirubin < 24 > 4 > 4 > 5 25 . Secara umum fototerapi harus diberikan pada kadar bilirubin indirek 45 mg/dl. tetapi tidak dapat mengubah penyebab kekuningan dan hemolisis dapat menyebabkan anemia.72 > 7 > 8 > 10 > 72 > 8 > 9 > 12 116 . Tabel Terapi Berikut tabel yang menggambarkan kapan bayi perlu menjalani fototerapi dan penanganan medis lainnya.48 > 5 > 7 > 8 49 . Beberapa ilmuwan mengarahkan untuk memberikan fototerapi profilaksasi pada 24 jam pertama pada bayi resiko tinggi dan berat badan lahir rendah.konjugasi oleh hati. Noenatus yang sakit dengan berat badan kurang dari 1000 gram harus difototerapi dengan konsentrasi bilirubin 5 mg/dl. Hasil fotodegradasi terbentuk ketika sinar mengoksidasi bilirubin dapat dikeluarkan melalui urine.

Mengatasi anemia sel darah merah yang tidak susceptible (rentan) terhadap sel darah merah terhadap antibody maternal 2. Penyakit hemolisis berat pada bayi baru lahir 3. Serum bilirubin indirek lebih dari 20 mg/dl pada 48 jam pertama 6. Meningkatkan albumin bebas bilirubin dan meningkatkan keterikatan dangan bilirubin Pada Rh Inkomptabilitas diperlukan transfuse darah golongan O segera (kurang dari 2 hari). Darah yang dipilih tidak mengandung antigen A dan antigen B. Hemoglobin harus diperiksa setiap hari sampai stabil 117 . Titer anti Rh lebih dari 1 : 16 pada ibu 2. mg/dl:µmol/l) Hari ke 1 Setiap terlihat ikterus Setiap terlihat ikterus Hari ke 2 15 (260) 13 (220) Hari ke 3 18 (310) 16 (270) Hari ke 4 dst 20 (340) 17 (290) b. setiap 4 -8 jam kadar bilirubin harus di cek. Bayi pada resiko terjadi kern Ikterus Transfusi pengganti digunkan untuk: 1. Kadar bilirubin direk labih besar 3. Penyakit hemolisis pada bayi saat lahir perdarahan atau 24 jam pertama 4.5 mg/dl di minggu pertama 5. Menghilangkan sel darah merah untuk yang tersensitisasi (kepekaan) 3. Transfusi Pengganti Transfuse pengganti atau imediat didindikasikan adanya faktor-faktor : 1. Menghilangkan serum ilirubin 4. mg/dl: (µmol/l) Bayi denagn factor resiko (kadar bilirubin. Rh negative whole blood.Panduan terapi sinar berdasarkan kadar bilirubin serum Saat timbul ikterus Bayi cukup bulan sehat kadar bilirubin. Hemoglobin kurang dari 12 gr/dl 7.

c. Therapi Obat Phenobarbital dapat menstimulus hati untuk menghasilkan enzim yang meningkatkan konjugasi bilirubin dan mengekskresikannya. Penggunaan Phenobarbital pada post natal masih menjadi pertentangan karena efek sampingnya (letargi). Coloistrin dapat mengurangi bilirubin dengan mengeluarkannya lewat urine sehingga menurunkan siklus enterohepatika 118 . Obat ini efektif baik diberikan pada ibu hamil untuk beberapa hari sampai beberapa minggu sebelum melahirkan.

membran yang membungkus otak dan medula spinalis (meningitis). Toxoplasma gondhii dan Ricketsia 3. cairan serebrospinal dan spinal column yang menyebabkan proses infeksi pada sistem saraf pusat (Suriadi & Rita. Meningitis adalah peradangan pada selaput meningen. 2001). B. Streptococus haemolyticuss. Meningitis merupakan infeksi akut dari meninges. Klebsiella pneumoniae.namun kalangan usia muda lebih rentan terserang penyakit ini. Penyakit meningitis dapat terjadi pada semua tingkat. Neisseria meningitis (meningokok).Penyebab lainnya lues. 2001). Hemophilus influenza dan bahan aseptis (virus) (Long. tetapi lebih diakibatkan oleh proses inflamasi sebagai respon adanya mikroorganisme tersebut. bakteri atau organ-organ jamur(Smeltzer. Diplococcus pneumoniae (pneumokok). biasanya ditimbulkan oleh salah satu dari mikroorganisme pneumokok. 1996).Definisi Meningitis adalah radang pada meningen (membran yang mengelilingi otak dan medula spinalis) dan disebabkan oleh virus. infeksi maternal pada minggu 119 . Staphylococcus aureus. Escherichia coli. rongga-rongga di otak (ventriculitis) serta peradangan kombinasi pada medula spinalis dan otak( myeloencephalitis).Faktor maternal : ruptur membran fetal. Mycobacterium tuberculosa. Peudomonas aeruginosa 2.Bakteri.Etiologi 1. Haemophilus influenzae. A.Faktor predisposisi : jenis kelamin lakilaki lebih sering dibandingkan dengan wanita 4. usia.Meningitis Infeksi pada sistem saraf pusat (SSP) dapat terjadi di beberapa tempat. Virus. Bagian SSP yang sering terinfeksi adalah otak (encephalitis). Meningokok.Kerusakan sistem saraf pusat sebenarnya tidak hanya karena adanya mikroorganisme. Stafilokok. Streptokok.

Klasifikasi Meningitis dibagi menjadi 2 golongan berdasarkan perubahan yang terjadi pada cairan otak. telinga bagian tengah dan saluran mastoid menuju otak dan dekat saluran vena-vena meningen. Penyebabnya antara lain : Diplococcus pneumoniae (pneumokok). Escherichia coli. defisiensi imunoglobulin. Klebsiella pneumoniae. Saluran vena yang melalui nasofaring posterior.Faktor imunologi : defisiensi mekanisme imun. Faktor predisposisi mencakup infeksi jalan nafas bagian atas. Penyebab terseringnya adalah Mycobacterium tuberculosa. yang menyebar ke meningen otak dan medula spinalis bagian atas. anemia sel sabit dan hemoglobinopatis lain. pembedahan atau injury yang berhubungan dengan sistem persarafan C.Kelainan sistem saraf pusat. yang dapat menyebabkan trombus dan penurunan aliran darah serebral.terakhir kehamilan 5. otitis media. Toxoplasma gondhii dan Ricketsia. prosedur bedah saraf baru.Meningitis serosa Adalah radang selaput otak araknoid dan piameter yang disertai cairan otak yang jernih. C. trauma kepala dan pengaruh imunologis. 2.Meningitis purulenta Adalah radang bernanah arakhnoid dan piameter yang meliputi otak dan medula spinalis. Staphylococcus aureus. Neisseria meningitis (meningokok). Virus. Streptococus haemolyticuss. Peudomonas aeruginosa. Jaringan serebral mengalami 120 . Penyebab lainnya lues. 6. semuanya ini penghubung yang menyokong perkembangan bakteri. Haemophilus influenzae. mastoiditis. Organisme masuk ke dalam aliran darah dan menyebabkan reaksi radang di dalam meningen dan di bawah korteks.Patofisiologi Meningitis bakteri dimulai sebagai infeksi dari oroaring dan diikuti dengan septikemia. yaitu : 1.

D. atau sensitif yang berlebihan pada cahaya. Upaya untuk fleksi kepala mengalami kesukaran karena adanya spasme otot-otot leher. kolaps sirkulasi dan dihubungkan dengan meluasnya hemoragi (pada sindromWaterhouse-Friderichssen) sebagai akibat terjadinya kerusakan endotel dan nekrosis pembuluh darah yang disebabkan oleh meningokokus.Kejang akibat area fokal kortikal yang peka dan peningkatan TIK akibat eksudat purulen dan edema serebral dengan tanda-tanda perubahan karakteristik tanda-tanda vital(melebarnya tekanan pulsa dan bradikardi). c)Tanda brudzinki : bila leher pasien di fleksikan maka dihasilkan fleksi lutut dan pinggul.Manifestasi klinis Gejala meningitis diakibatkan dari infeksi dan peningkatan TIK : 1. vaskulitis dan hipoperfusi. yang terdiri dari peningkatan permeabilitas pada darah. 121 . dan koma. 4. 3. sakit kepala. pernafasan tidak teratur. Pada infeksi akut pasien meninggal akibat toksin bakteri sebelum terjadi meningitis. tidak responsif. daerah pertahanan otak (barier oak). Bila dilakukan fleksi pasif pada ekstremitas bawah pada salah satu sisi maka gerakan yang sama terlihat peda sisi ektremita yang berlawanan. Meningitis bakteri dihubungkan dengan perubahan fisiologis intrakranial. Radang juga menyebar ke dinding membran ventrikel serebral. edema serebral dan peningkatan TIK. kaki tidak dapat di ekstensikan sempurna. 5.Sakit kepala dan demam (gejala awal yang sering) 2. muntah dan penurunan tingkat kesadaran.Iritasi meningen mengakibatkan sejumlah tanda sbb: a)Rigiditas nukal ( kaku leher ). Eksudat purulen dapat menyebar sampai dasar otak dan medula spinalis.Perubahan pada tingkat kesadaran dapat terjadi letargik.Mengalami foto fobia. Infeksi terbanyak dari pasien ini dengan kerusakan adrenal.gangguan metabolisme akibat eksudat meningen. b)Tanda kernik positip: ketika pasien dibaringkan dengan paha dalam keadan fleksi kearah abdomen.

7.Efusi subdural 122 . sel darah putih meningkat. melihat ukuran/letak ventrikel. cairan CSS biasanya jernih. DIC. kultur biasanya negatif. kultur positip terhadap beberapa jenis bakteri.MRI/ skan CT : dapat membantu dalam melokalisasi lesi. 2.Komplikasi 1.Elektrolit darah : Abnormal . jumlah sel darah putih dan protein meningkat glukosa meningkat.ESR/LED : meningkat pada meningitis 7. 6. b)Meningitis virus : tekanan bervariasi.Glukosa serum : meningkat ( meningitis ) 3. lesi purpura yang menyebar. hematom daerah serebral.Sel darah putih : sedikit meningkat dengan peningkatan neutrofil ( infeksi bakteri ) 5.MeningococcL Septicemia ( mengingocemia ) 3.LDH serum : meningkat ( meningitis bakteri ) 4.Ronsen dada/kepala/ sinus . hemoragik atau tumor 9. syok dan tanda koagulopati intravaskuler diseminata E. kultur virus biasanya dengan prosedur khusus.Adanya ruam merupakan ciri menyolok pada meningitis meningokokal.Kultur darah/ hidung/ tenggorokan/ urine : dapat mengindikasikan daerah pusat infeksi atau mengindikasikan tipe penyebab infeksi 8. glukosa dan protein biasanya normal.Hidrosefalus obstruktif 2. mungkin ada indikasi sumber infeksi intra kranial.Analisis CSS dari fungsi lumbal : a)Meningitis bakterial : tekanan meningkat.Infeksi fulminating dengan tanda-tanda septikimia : demam tinggi tiba-tiba muncul.SIADH ( Syndrome Inappropriate Antidiuretic hormone ) 5. cairan keruh/berkabut.6. F.Sindrome water-friderichen (septik syok.perdarahan adrenal bilateral) 4.Pemeriksaan Diagnostik 1.

Attention deficit disorder 123 .Kejang 7.6.Gangguan mental 10.Edema dan herniasi serebral 8.Gangguan belajar 11.Cerebral palsy 9.

2. Enterovirus Herpes virus. rubela. Kloriomeningitis II. IV. 1981 I. Virus B Limpositik. vaksinia III. Morbili. C. alergi Penyakit “Slow-virus” Penyebab tidak diketahui (50%) Klasifikasi Steigman. “Slow virus” 124 . Antar manusia Virus RNA Virus DNA Melalui serangga Arbovirus Flafivirus Melalui mamalia Mumps. morbili. influensa Vaksinasi : Rabies. V. Para-infeksius – post infeksius. Rubella. Etiologi: Infeksi – virus Infeksi non virus Para-infeksi-post-infeksi. Varisella-zooster. B. influenza. Infeksi langsung A. 1. 2.Ensefalitis Infeksi jaringan otak oleh berbagai macam mikro organisme I. Virus EP Rabies. Penyakit morbilli. alergi A. varisella zoster. 1. mump. II. III. CMV. B.

kerusakan vaskuler & perivaskuler PATOGENE 125 . Progresif multifokal lekoensepalopati PATOGENESIS Virus  tubuh  susunan limfatik berkembang biak  darah  susunan saraf pusat  kelainan neurologis Antigen virus (virusnya sendiri sudah tidak ada di otak) Reaksi jaringan saraf  demielinisasi. SSPE B.A.

Perjalanan penyakit bergantung dari : 1. Faktor umur 6. Faktor imunitas 5. Luas lesi 4. Penyakit penyerta Gejala Klinis: Gejala umum • • • • • Panas mendadak Hiperpireksia Sakit kepala Mual Muntah 126 R . Virus 2. Gangguan metabolik 7. Lokalisasi lesi 3.

lama  Saraf otak  Piramidal  Ekstrapiramidal LABORATORIUM  Cairan serebrospinal kadang-kadang normal / peninggian sel / glukosa sedikit  Virologik dan serologik  Autopsi post mortem DIAGNOSIS 1. serum / CSF 4. Ensefalitis Non-virus 2. Penyakit metabolik. Serologik. Rigiditas . sopor. Biopsi otak 5. Gejala klinis – anamnesis 2. koma : Twitching Focal/umum. uremia ensefalopati 127 : Ptosis. nistagmus : Hemiparesis : Khorea. Patologi anatomi DIAGNOSIS BANDING/DD: 1. Biakan darah / CSF 3. Athetosis. strabismus.GEJALA NEUROLOGIK  Kesadaran  Kejang : Apatis. diplopia. hipoglikemia. somnolen.

Perdarahan subaraknoid 6. Membrantas kejang Valium I.3 – 0. Status epileptikus PENGOBATAN Simptomatik 1. Multipel sklerosis akut 7.5 mg/kgbb Dosis : 5 – 10 mg . Edema otak  Deksametason 0.V Rektal Penobarbital Awal Maintenance 2.3. Keseimbangan air dan elektrolit  Glukosa 5-10 % + NaCl Fisiologis 3 : 1  KCl dan “Base Corrector” 128 8-10 mg/kgbb/hari 4-5 mg/kgbb/hari Dosis : 0. Tumor / Abses otak 5.5 mg/kgbb/hari 4. Hiperpireksia  Surface cooling  Khlorpromazine 2-4 mg/kgbb/hari  Prometazine 4-6 mg/kgbb/hari 3. Intoksikasi – Reye sindrom 4.

– 10 hari 2. Adenosin Arabinoside (ARA-A)  Dosis 15 mg/kgbb/hari I. Acyclovir (ACV)  Dosis 10 mg/kgbb tiap 8 jam I. Infeksi sekunder  Antibiotik PENGOBATAN ETIOLOGIK 1.5.50%  Gejala sisa 20% .V dalam infus. perlahan. Tekanan intrakranial  Manitol  Gliserol 6.V. 10 hari PROGNOSIS  Angka kematian 35% .40% yang hidup berupa :  Paresis / paralisis  Epilepsi  Retardasi mental  Gangguan tingkah laku  Gerakan khoreo athetoid  Gangguan penglihatan  Gangguan pendengaran PENCEGAHAN 129 .

Spina bifida adalah suatu cacat lahir tabung saraf yang melibatkan pembukaan yang abnormal di tulang belakang. sehingga persentase adalah sebuah perkiraan. struktur embrionik yang memunculkan sumsum tulang belakang dan tulang punggung. Hal ini terjadi ketika janin tulang belakang tidak menutup dengan benar selama bulan pertama 130 .Meningocele adalah suatu istilah yang dapat digunakan untuk merujuk pada lebih dari satu syarat. morbili b. rubella  Pembasmian vektor serangga Meningocele Definisi . Spina bifida manifesta terjadi pada sekitar satu dalam 1. Namun. mump c. Hal ini menyebabkan cacat penonjolan tulang belakang dan penutup melalui cacat pada kulit. spina bifida adalah kedua yang paling umum dan cacat tabung saraf yang paling sering mengakibatkan cacat lahir cacat tetap. Vaksinasi : a. beberapa orang yang memiliki hal itu mungkin karena tidak ada gejala dan karenanya mungkin tidak menyadari kondisi mereka. Ini adalah cacat tabung saraf. .meningocele adalah anomali perkembangan dari unsur meningothelial pengungsi ke dalam kulit dan jaringan subkutan. Sebuah perbaikan meningocele adalah prosedur bedah dilakukan untuk memperbaiki pembukaan abnormal di tulang belakang (disebut spina bifida) dengan mengeringkan kelebihan cairan dan menutup lubang.000 kelahiran. dengan 4-5% menjadi 95-96% meningocele dan menjadi myelomeningocele . Diperkirakan bahwa sekitar 40% dari Amerika telah spina bifida occulta. Meningocele dan myelomeningocele yang terlihat pada saat kelahiran dan dipasangkan bersama sebagai spina bifida manifesta.Menurut spina bifida Association of America.

dan infeksi dalam cairan tulang belakang dan otak dengan sebuah lubang di tulang belakang. . Ini mungkin terletak di dekat otak atau di sepanjang tulang belakang. pembedahan 131 . Dalam spina bifida occulta pembuka tulang di tulang belakang ada.meningocele adalah kantung menonjol dari kolom tulang belakang. yang berisi beberapa cairan tulang belakang dan meninges. Karena tidak ada pembukaan. vertebra hilang dan ada kerusakan pada jaringan saraf. dapat diperbaiki oleh ahli bedah saraf yang berpengalaman. Hydrocephalus jarang hadir. .myelomeningocele adalah jenis yang paling parah spina bifida karena sumsum tulang belakang yang menonjol herniated ke dalam kantung. atau depresi. dan tidak mengandung jaringan saraf. Kantung tersebut dapat dilindungi dengan kulit atau dengan meninges.perkembangan janin. Jaringan saraf dan saraf mungkin terkena. Gejala-gejala ini dapat mencakup: • • • • kelemahan atau kelumpuhan otot di pinggul dan tungkai bawah tidak ada sensasi di bagian tubuh di bawah cacat kurangnya fungsi usus dan kandung kemih cairan build-up di otak. Beberapa orang menyebut myelomeningocele spina bifida. di mana daerah lumbalis dan sakral bergabung. dengan hasil yang sangat baik. Tanda lain dari spina bifida occulta adalah keberadaan gumpalan rambut di sakrum. yang dikenal sebagai hidrosefalus Karena risiko kerusakan jaringan saraf. dan pemeriksaan neurologis mungkin saja normal. pembengkakan. Sekitar 80% dari myelomeningoceles terjadi pada punggung bagian bawah. Karena jaringan saraf terkena. Karena jaringan saraf tetap utuh. tapi jaringan saraf dan membran yang menutupi tulang belakang (meninges) tidak terekspos. di dasar tulang punggung (sakrum). Ada kemungkinan bahwa sementara tidak ada pembukaan. cacat mungkin muncul sebagai sebuah lesung pipi. gejala penting hadir.

. Tingkat defisit neurologis secara langsung berhubungan dengan tingkat cacat sumsum tulang belakang dan sejauh mana. mungkin ada hanya disfungsi usus dan kandung kemih. dan meninges dibungkus di sekitar tulang belakang untuk melindunginya. shunt dapat dimasukkan untuk menyelesaikan hidrosefalus. Pembukaan. Setelah anestesi telah meletakkan bayi tidur dan operasi bebas rasa sakit. kedua operasi dapat dilakukan pada waktu yang sama untuk mengurangi risiko yang terkait dengan peningkatan tekanan pada otak. Kalau saja bagian bawah tulang belakang yang terlibat (Conus). Kelebihan fluida dikeringkan. sebuah sayatan bedah dibuat ke dalam kantung. Jika hidrosefalus hadir pada saat lahir.untuk memperbaiki meningocele atau myelomeningocele biasanya dilakukan dalam waktu 24 jam setelah kelahiran. Namun. beberapa hari kemudian. sedangkan yang paling luas lesi dapat mengakibatkan total kelumpuhan kaki disertai disfungsi usus dan kandung kemih Epidemiologi INSIDEN Patogenesis Embrio cacat KARAKTERISTIK 1 / 1000 kelahiran hidup Karakterisasi Dimulai sebelum minggu ke-4 kehamilan sejak neurulation (proses penutupan normal janin otak dan sumsum tulang belakang) biasanya lengkap pada saat itu Pasti apakah gangguan ini merupakan kegagalan 132 . yang meningocele dapat dilakukan perbaikan terlebih dahulu. meskipun pembukaan ditutup. Kemudian. hal itu mungkin akan terus basah dengan perban steril sampai operasi dimulai. kerusakan apa pun yang telah dilakukan ke jaringan saraf permanen. Untuk mencegah pengeringan dari kantung. kemudian ditutup dengan jahitan Kondisi ini sering dikaitkan dengan gangguan dari jalur cairan serebrospinal dengan akibat hidrosefalus. Jika hidrosefalus adalah berkembang.

Diterima secara luas bahwa suplementasi dengan asam Werler MM. mengurangi risiko cacat tabung saraf C. Health. University. 137:45-50 Meningeal sering mensimulasikan jaringan vaskular atau jaringan ikat. Louik C. Bayi dengan dan tanpa cacat lahir dan diaborsi janin 133 dan kutipan Prognosis DAN . Jaringan longgar ruang pseudovascular Rudimenter meningocele Langka tubuh psammoma mungkin ada Meningocytes dapat mengepung bundel kolagen Penurunan atau peningkatan adnexal struktur. mirip dengan epidermis Nevi atau aplasia Cutis Kadang-kadang sel-sel raksasa syncytial disebabkan oleh fusi meningocytes Karakterisasi PERAWATAN Suplementasi Am J Epidemiol 1999 Oktober 1.neurulation di dasar tulang belakang. Shapiro S. (NTDs). vitamin B. School of Public selain NTDs. Boston MA. Mitchell AA. atau pecah di sana setelah neurulation telah menjadi lengkap Histologis JENIS Umum Varian Karakterisasi Arch Dermatol 2001. 150 (7) :675-82 Abstrak multivitamin risiko cacat lahir. Ini studi kasus kontrol menguji hipotesis bahwa Epidemiologi Slone multivitamin mengurangi risiko cacat lahir yang dipilih Unit. Hayes folat.

Delapan kelompok kasus disertakan: bibir sumbing dengan atau tanpa langit-langit sumbing. Ibu yang diwawancarai dalam waktu 6 bulan setelah melahirkan mengenai berbagai faktor.0 yang diamati untuk semua kelompok kasus kecuali cacat jantung. cacat septum ventrikel.Amerika Serikat.5). dengan cacat lahir yang dipastikan di wilayah metropolitan yang lebih besar dari Boston.0 dikecualikan untuk pengurangan cacat anggota tubuh menggunakan kedua nonmalformed kontrol (OR = 0. dan Toronto selama 1993-1996. Odds ratio (ORS) di bawah 1. termasuk rincian tentang penggunaan vitamin. cacat saluran kemih. termasuk periconceptional gunakan (28 hari sebelum lewat 28 hari setelah menstruasi terakhir). Suplemen multivitamin harian yang dievaluasi sesuai dengan waktu kehamilan kategori. ORS dengan 95% confidence interval yang diperkirakan 1.3) dan kelainan bentuk kontrol (OR = 0. conotruncal cacat. hidrosefalus kongenital.6) dan kelainan bentuk kontrol (OR = 0.2) dan untuk cacat saluran kemih menggunakan kedua nonmalformed kontrol (OR = 0. Untuk periconceptional digunakan. terlepas dari jenis kontrol. Kontrol adalah 521 bayi lahir tanpa cacat (nonmalformed kontrol) dan 442 bayi dengan cacat selain yang dari kasus (cacat kontrol). ORS signifikan secara statistik untuk digunakan yang dimulai setelah periode yang diamati periconceptional untuk langit-langit 134 . cacat reduksi tungkai. Philadelphia. sumbing langit-langit mulut saja. dan stenosis pilorus (n's berkisar 31-186).

Seorang bisa dilakukan amniosentesis untuk memeriksa kelainan kromosom. fetoprotein alfa tingkat di sekitar 85% dari perempuan dengan janin dengan spina bifida. sebagai hasil yang diantisipasi dari dua kondisi ini sangat berbeda 135 . Ada peningkatan sehingga tes lebih lanjut harus dilakukan jika tes positif. tes darah akan menunjukkan peningkatan fetoprotein alfa. Karena kantung menonjol dari meningocele dan myelomeningocele bisa terlihat sama di luar. melalui penyaringan pralahir. Dalam amniosentesis. tanpa tanda-tanda luar dari cacat tabung saraf dan tidak ada gejala. Namun. Spina bifida dapat didiagnosis pada masa ibu masih hamil. Data ini mendukung hipotesis bahwa suplemen vitamin periconceptional dapat memperpanjang manfaat melebihi pengurangan risiko NTD. tidak jelas apa yang gizi atau kombinasi zat gizi yang mungkin mempengaruhi resiko cacat spesifik lainnya Diagnosis Jika seseorang mempunyai spina bifida occulta. Untuk memahami sejauh mana cacat x ray. Jika spina bifida ditunjukkan. Kantong yang menonjol keluar yang terkait dengan meningocele dan myelomeningocele cukup terlihat saat lahir. atau Magnetic Resonance Imaging (MRI) tulang belakang dapat diambil. USG dapat diandalkan mengungkapkan struktur tulang belakang janin. peningkatan kadar dapat hadir tanpa spina bifida. kondisi mungkin tak terdeteksi.sumbing saja dan cacat saluran kemih. selain asam folat yang melindungi terhadap NTDs. penting untuk diagnosis yang jelas. computed tomography (CT) scan. ultrasound. jarum suntik yang panjang digunakan untuk menarik cairan ketuban keluar dari rahim melalui perut ibu. Namun.

sehingga diperlukan pembedahan untuk menutup pembukaan dan menguras kelebihan cairan yang dapat memberikan tekanan pada otak. karena jumlah ini telah terbukti mengurangi kemungkinan cacat tabung saraf. Spina bifida the Association of America merekomendasikan bahwa semua wanita usia subur mengambil 0. Risiko infeksi dan kerusakan pada tulang belakang dan otak tinggi dengan bukaan ke tulang belakang. Sekali seorang wanita menyadari sedang hamil. 136 .Alternatif Penatalaksanaan Ada alternatif untuk bedah perbaikan.4 mg asam folat setiap hari. kritis bulan pertama tabung saraf pembangunan sudah masa lalu. dan asam folat tidak dapat menyembuhkan kerusakan apapun yang telah dilakukan.

Dengan diagnosis dini dan pengobatan yang tepat maka anak dengan hidrosefalus dapat pulih kembali. hidrosefalus dapat menyebabkan sakit yang amat sangat di kepala karena peningkatan tekanan dalam rongga kepala. Cairan tersebut menumpuk di dalam otak. Pada anak besar yang ubun-ubun sudah tertutup. Etiologi hidrosefalus Cairan otak normalnya akan mengalir melalui saluran (ventrikel) dan keluar melalui penampungan kecil (sisterna) yang berada di dasar otak.Hidrosefalus adalah keadaan saat cairan otak (cairan jernih yang mengelilingi otak dan susunan saraf dan sebagai bantalan) tidak dapat dialirkan keluar dari otak. Penumpukan cairan otak juga bisa terjadi jika pleksus koroidales/korodeus (penghasil cairan otak) memproduksi cairan otak secara berlebihan atau cairan otak tidak dapat disalurkan ke pembuluh darah. Manifestasi klinis Tanda dari hidrosefalus tergantung dari usia bayi atau anak. tanda lainnya : 137 . . gangguan fisik dan mental bahkan kematian.Jika tidak dilakukan tindakan maka hidrosefalus dapat menyebabkan kerusakan otak.Hidrosefalus dapat menyebabkan kepala bayi dan anak kecil membesar karena cairan otak yang berlebih.Hydrocephalus Definisi . Bayi di bawah 1 tahun akan memberikan gejala pembesaran kepala karena tulang tengkorak belum bersatu (ubun-ubun belum menutup). Cairan otak berfungsi mengalirkan makanan dan membuang hasil metabolisme dari otak dan disalurkan ke dalam pembuluh darah. . Selain kepala yang membesar. Jika ada sumbatan di ventrikel maka cairan otak akan menumpuk mengakibatkan hidrosefalus.

.• • • • • Ubun-ubun membonjol Ada celah antara tulang tengkorak Peningkatan lingkar kepala Pembuluh darah yang membesar di kulit Mata yang turun ke dalam kelopak mata bawah (sehingga tidak terlihat seluruhnya) Bayi/anak dapat juga mengalami muntah. Pada keadaan ini peningkatan tekanan pada otak menyebabkan sakit kepala berat pada tengah malam atau pagi hari. 138 . Sakit kepala dapat disertai : • • • • • • Mual dan muntah Tidur terus menerus Gangguan keseimbangan dan motorik Pandangan ganda Juling Kejang Perubahan perilaku. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan pemeriksaan tambahan seperti USG (bila ubun-ubun kepala belum tertutup). kehilangan kemampuan seperti berjalan atau berbicara dan gangguan ingatan dapat muncul pada keadaan yang sudah lanjut. Diagnosis Anak yang menunjukkan tanda dan gejala di atas sebaiknya diperiksa oleh dokter sesegera mungkin. rewel. Proses USG dan CT scan memancarkan frekuensi atau radiasi atau gelombang suara yang sangat rendah dan tidak berbahaya.Pada anak yang sudah tertutup ubun-ubunnya maka tidak mudah mengenali pembesaran kepala karena penumpukan cairan di dalamnya. tidur terus-menerus. kejang. CT scan dan MRI untuk mendapat gambaran di kepala. Pada kasus yang berat anak dapat gagal tumbuh atau tidak berkembang sesuai usianya.

Ventrikulektomi Pembedahan minimal dengan membuat saluran/lubang pengeluaran cairan otak yang baru di ventrikel. apakah karena sumbatan.Penatalaksaan 1. mencegah agar tidak berlebihan atau kekurangan dalam aliran pengeluaran cairan otak. Sekitar 30% saluran yang dibuat dapat berhenti bekerja dalam 1 tahun dengan kegagalan sekitar 5% setiap tahun berikutnya. Katup pada sistem saluran tersebut untuk mengatur alirannya. Infeksi umumnya terjadi pada bulan-bulan pertama setelah pemasangan saluran dan memerlukan pencopotan saluran untuk sementara dan anak mendapat antibiotik selama 2 minggu. Dengan tatalaksana yang tepat maka anak dengan hidrosefalus dapat hidup dengan normal. namun terdapat kemungkinan kegagalan dan komplikasi. Pembuatan saluran adalah tatalaksana yang efektif untuk hidrosefalus. dan kondisi kesehatan anak secara keseluruhan Proses pembuatan saluran untuk mengalirkan cairan otak dilakukan dengan pembedahan dengan memasang selang (kateter) ke dalam saluran cairan otak (ventrikel) dan ujung lainnya di tanam di rongga perut. rongga jantung atau ruang di sekitar paru-paru tempat cairan dapat diserap oleh pembuluh darah. Pembuatan saluran (shunt) Jika diagnosis ditegakkan hidrosefalus maka tatalaksana akan disesuaikan dengan usia anak dan penyebab penumpukan cairan otak. Tanda infeksi seperti demam dan kaku leher (kuduk) dan merasakan nyeri tekan pada saluran yang dipasang dan perut. produksi berlebihan atau penyebab lainnya. Langkah ini sebagai pilihan pada anak >6 bulan dengan angka keberhasilan yang lebih tinggi dan angka infeksi yang lebih rendah. Infeksi terjadi 5-10% pembuatan saluran. Pada anak dengan masalah kesehatan yang kompleks seperti spina bifida atau perdarahan dalam otak pada prematuritas dapat mengalami komplikasi 139 . 2.

karena penyakit yang mendasarinya. 140 . Pada anak-anak dengan kondisi kesehatan tersebut tatalaksana dini dapat meningkatkan kemungkinan pemulihan.

Mikrosefalus seringkali terjadi akibat kegagalan pertumbuhan otak pada kecepatan yang normal. Mikrosefalus bisa terjadi setelah infeksi yang menyebabkan kerusakan pada otak pada bayi yang sangat muda (misalnya meningitis dan meningoensefalitis).MIKROSEFALUS DEFINISI Mikrosefalus adalah suatu keadaan dimana ukuran kepala (lingkar puncak kepala) lebih kecil dari ukuran kepala rata-rata pada bayi berdasarkan umur dan jenis kelamin. Berbagai keadaan dan penyakit yang mempengaruhi pertumbuhan otak bisa menyebabkan mikrosefalus. Dikatakan lebih kecil jika ukuran lingkar kepala kurang dari 42 cm atau lebih kecil dari standar deviasi 3 dibawah angka rata-rata. ETIOLOGI Penyebab utama: 141 . Mikrosefalus seringkali berhubungan dengan keterbelakangan mental.

TERAPI Perawatan pada mikrosefalus tergantung kepada penyebabnya.• Sindroma Down • Sindroma cri du chat • Sindroma Seckel • Sindroma Rubinstein-Taybi • Trisomi 13 • Trisomi 18 • Sindroma Smith-Lemli-Opitz • Sindroma Cornelia de Lange Penyebab sekunder: • Fenilketonuria pada ibu yang tidak terkontrol • Keracunan metil merkuri • Rubella congenital • Toksoplasmosis congenital • Sitomegalovirus congenital • Penyalahgunaan obat oleh ibu hamil • Kekurangan gizi (malnutrisi). gangguan koordinasi otot dan kejang. 142 . Bayi yang menderita mikrosefalus seringkali bisa bertahan hidup tetapi cenderung mengalami keterbelakangan mental.

SINDROM ASPERGER
DEFINISI Kondisi yang dikenal sebagai sindrom Asperger ( juga dikenal sebagai Pervasive Developmental Disorder) ditandai dengan ketidakmampuan berfungsi normal dalam interaksi sosial dgn orang lain. Orang yang menderita Asperger s menunjukkan kemampuan komunikasi nonverbal yang lemah, tidak sukses mengembangkan hubungan dengan teman sebaya, tidak memberikan reaksi yang tepat dalam situasi sosial, dan tidak memiliki kemampuan untuk ikut gembira saat yang lain gembira.

INSIDENSI Sindrom ini lebih banyak diderita pria. Sering terjadi, penderita sindrom Asperger s tampak janggal dalam lingkungannya. Tapi saat dites, banyak penderita yang memiliki tingkat intelektual di atas rata-rata dan mereka sering sukses dalam bidang-bidang sains, membuat program komputer, dan musik. Ciri - cirinya termasuk :  Komunikasi nonverbal yang abnormal, bermasalah dgn melakukan kontak mata, ekspresi sosial, postur tubuh, atau gerakan-gerakan yang tak terkendali.  Ketidakmampuan membangun hubungan dengan teman sebaya, bahkan sulit berinteraksi dengan lawan jenis.  Oleh anak-anak lain dijuluki aneh atau culun.  Kurangnya respons kepada sosial atau perasaan emosional. 143

 Ketidakmampuan yang sangat mencolok untuk ikut bergembira saat orang lain gembira.  Ketidakmampuan mengabaikan kesalahan-kesalahan kecil.  Secara kontinue mengetukkan jari tangan, atau menggerakkan tangan, menggerakkan lutut, atau seluruh tubuh.  Perhatian atau ketertarikan obsesif pada subjek-subjek seperti sejarah dunia, atau cenderung mengkoleksi sesuatu.  Perhatian obsesif pada satu bagian objek dan bukan keseluruhan.  Tingkah laku repetitif, kadang suka melukai diri sendiri. Ciri-ciri yang tidak termasuk dalam Asperger s :  Tidak ada indikasi dari retardasi bahasa atau retardasi dalam rasa ingin tahu yang tipikal pada usianya. Pertama kali di identifikasikan tahun 1944 sebagai Autistic Psychopathy oleh Hans Asperger, penyebab penyakit ini masih belum diketahui pasti. Sindrom ini mungkin berhubungan dengan autisme. Tidak ada obat yang tepat bagi penderita ini, dan memang dalam bbrp kasus mereka yang menderita ini sama sekali tidak menganggap kelainan ini sebagai sesuatu yang mengganggu.

144

SINDROMA RETT
DEFINISI Gangguan Rett atau dikenal dengan Rett syndrome (RS) merupakan gangguan genetika yang mengakibatkan adanya gangguan perkembangan otak. Gangguan ini muncul lebih banyak pada anak perempuan dibandingkan pria. Gangguan ini mirip sekali dengan gangguan autis, sehingga sindrom Rett juga dikenal sebagai gangguan spektrum autisme (autism spectrum disorders; ASDs). American Psychiatric Association (APA) mengklasifikasikan gangguan Rett dalam gangguan perkembangan pervasif (pervasive development disorders; PDD) bersama dengan beberapa gangguan lain; gangguan autisme, sindrom Asperger, gangguan disintegratif pada anak, dan gangguan perkembangan pervasif yang tidak terdefinisikan.

ETIOLOGI Penyebab gangguan ini tidak diketahui dengan pasti, kebanyakan kasus disebabkan oleh faktor mutasi genetik yang terjadi secara tiba-tiba. Sampai saat ini masih terus dilakukan penelitian yang lebih mendalam penyebab dan pencegahan terjadinya gangguan ini. Bayi dengan sindrom Rett pada awal perkembangannya terlihat normal, akan tetapi gangguan ini sebenarnya sudah dibawa sejak lahir, selama itu, gangguan berkembang lambat namun gangguan barulah akan tampak jelas pada usia anak menjelang 18 bulan kemudian. Gangguan yang muncul berupa fungsi motorik dalam menggunakan tangan, berjalan, berbicara, mengunyah dan bahkan adanya gangguan dalam bernafas. 145

Bentuk-bentuk kemunduran dapat berupa gerakan tangan menjadi tak terkendali. Pada tahap ini bayi mengalami keterlambatan dalam merangkak dan duduk. Gerakan-gerakan otot tampak makin tidak terkoordinasi. disertai dengan gangguan komunikasi dan penarikan diri secara sosial. Beberapa gangguan yang muncul : • • Kehilangan kemampuan untuk berbicara Mengulang-ulang perbuatan yang sama 146 . Pada tahap ini bayi mulai menghindari kontak mata dan kehilangan minat pada benda-benda mainan. Beberapa bayi kadang secara langsung menunjukkan adanya gangguan pada awal kelahiran.  Stage II Gejala gangguan dimulai pada usia 1-4 tahun. gerakan yang terarah hilang.Gangguan tersebut merupakan kemunduran dalam perkembangan. sementara lainnya beberapa bayi dapat diketahui adanya gangguan dikemudian hari. gangguan tersebut mulai terlihat nyata ketika usia mencapai 5 bulan dan tahun-tahun berikutnya. MANIFESTASI KLINIS Gejala kemunculan adanya gangguan Rett sifatnya sangat bervariatif antara satu anak dengan anak yang lainnya. bayi dengan gangguan Rett pada awalnya terlihat normal layaknya bayi-bayi normal lainnya. Gangguan Rett atau Rett sindrom terdiri dari beberapa tahap gangguan :  Stage I Gejala gangguan ini dimulai pada usia 6 sampai 18 bulan usia bayi.

gangguan psikomotorik pada tangan. pada tahap ini terjadinya penurunan perilaku mengulang ―bermain-main jari-jari tangan seperti mencuci. Beberapa gangguan lain pada tahap ini : • • • • Sering menangis atau menjerit tanpa sebab yang jelas Perilaku waspada Permasalahan atensi Hambatan dalam komunikasi nonverbal  Stage IV Tahap gangguan ini merupakan lanjutan dari stage sebelumnya. anak dengan gangguan Rett masih mengalami perkembangan perilaku. Diperkirakan adanya kerusakan syaraf otak yang berhubungan dengan sistem pernafasan. Penderita gangguan Rett terlihat lemah dan beberapa diantaranya didiagnosa mengidap scoliosis.. Gangguan yang muncul berupa gangguan komunikasi. kesulitan dalam memahami bahasa.• • • Suka menggerakan tangan seperti sedang mencuci Menangis atau menjerit tanpa adanya provokasi Hambatan atau kesulitan dalam berjalan  Stage III Gejala gangguan dimulai berkisar antara usia 2-10 tahun. Banyak pasien dengan gangguan Rett meninggal secara tiba-tiba pada saat tidur. Meskipun gangguan gerak terus berlanjut. gejala yang muncul pada usia relatif terutama pada ebilitas (kemampuan) mobilitas diri. kondisi ini disebut dengan sudden infant death syndrome 147 . Beberapa fakta.

satu dari dua kromosom sebagai pembeda jenis kelamin seseorang. Beberapa komplikasi anak dengan gangguan Rett : 1. Rata-rata usia pasien dengan sindrom Rett dapat bertahan hidup 40-50 tahun. beberapa anak harus mendapatkan makanan melalui infus. 148 . Sekitar 20% wanita yang memiliki RS mengalami gangguan mutasi gen MECP2. Perubahan bentuk tubuh kurang normal dibandingkan anak / orang seusiany 2. Pada wanita terdapat 2 kromosom X dalam setiap sel. Scoliosis ETIOLOGI Penyebab utama gangguan ini tidak diketahui secara pasti. sehingga anak dengan gangguan ini memiliki berat badan dibawah ratarata anak normal. Rapuh tulang 4. Sehingga sel-sel tersebut gagal memutasikan dirinya untuk memiliki 2 kromosom yang sama setiap selnya. mutasi gen disebabkan oleh ketidakmampuan sel-sel dalam tubuh untuk bekerja atau tidak berfungsi salah satu kromosom tersebut. merupakan gen yang terlibat dalam pembuatan protein untuk perkembangan otak secara normal. Gangguan pernafasan (cardiac dysrhythmias) 3. KOMPLIKASI Kebanyakan anak dengan gangguan Rett memiliki permasalahan dalam makan. Hampir keseluruhan hidup pasien membutuhkan pertolongan dari orang lain. namun banyak kasus yang terdeteksi disebabkan oleh mutasi dari gen MECP2. Untuk mendapatkan makanan bergizi.(SIDS). Gen MECP2 terbentuk dari kromosom X.

Beberapa anak laki-laki dengan gangguan Rett yang dapat bertahan hidup karena memiliki mutasi gen MECP2 dengan kromosom X lebih. Gangguan disebabkan oleh tidak berfungsinya kromosom X. Perbedaan antar sel ini masih dalam penelitian para ahli. sangat sedikit kasus yang muncul akibat faktor turunan. Tingkat Perkembangan Mental dan Fisik Anak. Sindrom Rett merupakan penyimpangan genetik. kebanyakan dari mereka (anak laki-laki) meninggal lebih dahulu pada masa perkembangan kehamilan atau awal-awal kelahiran. diantaranya dapat bertahan hingga usia dewasa.Menurut penelitian ditemukan perbedaan dalam setiap sel yang ada. juga didalam catatan medis serta latar belakang keluarga perlu dilakukan. Disebabkan karena gangguan RS ini mulai tampak pada usia-usia awal kelahiran. sehingga anak lakilaki memiliki dampak yang lebih parah dibandingkan anak perempuan. TEST dan DIAGNOSIS Diagnosa RS dilakukan dengan hati-hati. orangtua mestilah memperhatikan tanda-tanda yang tidak lazim yang tampak pada anak seusianya. Setidaknya orangtua mengetahui pola-pola perkembangan anak baik secara fisik maupun mental (lihat: mendeteksi secara dini adanya gangguan tersebut. Anak juga diharuskan mengikuti beberapa tes sebagai studi banding dari beberapa simtom yang hampir serupa. Beda halnya pada anak laki-laki yang memiliki kromosom X dan Y. mutasi genetik tersebut sifatnya random dan terjadi dengan spontan saat konsepsi terjadi. Sangat sedikit dari anak laki-laki dapat memutasikan gen tersebut hanya beberapa sel saja. observasi perkembangan dan pertumbuhkan. Developmental Milestones) untuk 149 .

ahli syaraf dan ahli perkembangan anak. Orangtua haruslah memonitor anak secara lengkap dengan bantuan para ahli. Banyak orangtua merasa tertekan dan mengalami stres sepanjang harinya dalam anak dengan gangguan ini. seperti MECP2 TREATMENT Sejauh ini belum diketemukan treatment yang dapat menyembuhkan dari gangguan Rett. hampir semua pekerjaan anak dengan diagnosa RS memerlukan bantuan dari orang lain seperti makan. dokter anak. Dibutuhkan biaya sangat besar untuk perawatan anak dengan sindrom Rett sehingga kebanyak anak dengan RS lebih banyak dirawat di rumah. pemetaan susunan syaraf dan uji imajinasi anak dengan CT scan (computerized tomography) atau MRI (magnetic resonance imaging) serta beberapa tes lainnya untuk diagnosa yang lebih tepat. dalam keseharian anak RS memerlukan bantuan dalam melakukan tugas-tugas rutin. 150 .Anak yang diduga mengidap RS juga perlu mengikuti tes darah dan urin. berjalan dan menggunakan kamar mandi. Beberapa diagnosa banding lainnya : • • • • • • • • • • Petunjuk perkembangan normal untuk usia 6 bulan Perkembangan otak normal pada usia 3-4 bulan Penggunaan bahasa Kebiasaan pergerakan tangan Gerakan kerangka badan Cara berjalan Bentuk tubuh Kesulitan tidur Kesulitan dalam pernafasan Uji genetik.

Terapi ini juga membantu anak mengurangi dampak-dampak pengurangan kebiasaan mengulang. dan penggunaan fungsi-fungsi tangan. Terapi fisik diberikan untuk mengurangi dampak dari scoliosis. Terapi bahasa dan bicara dilatih pada anak dengan RS bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan mengenal komunikasi nonverbal. keseimbangan dan fleksibiltas badan. Beberapa anak RS mendapatkan kebutuhan makanan bergizi melalui suntikan infus melalui selang sepanjang hidupnya.Sampai saat ini tidak ada obat-obatan yang dapat menyembuhkan sindrom Rett. latihan berjalan. 151 . dokter hanya memberikan obat-obatan terntentu dari simtom yang muncul. Disamping itu anak dengan RS juga mendapatkan diet makanan yang sehat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sehingga anak meningkat kemampuan sosial dan sehat secara fisik dan mental. oleh karenanya tidak ada obat-obatan khusus untuk penderita gangguan ini.

Kliegman. Robert M. editor.Synopsis of Psychiatri.2007 Richard E. Airlangga Universty Press..F.Daftar Pustaka Soetjiningsih.Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. 10thedition. Jakarta: EGC Sadock.. 2003.BJ and Sadock VA. Wiliam & Wilkins Lippincot. dan Hal B. Maramis. Edisi Ke-6. Nelson Textbook of Pediatrics. USA: W B Saunders. Tumbuh Kembang Anak.1998. Jenson. Behrman. Surabaya 1995 152 . PPDGJ III W. 17th edition.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful