Masalah kependudukan di Indonesia saat ini menjadi sangat rawan bila tidak ada usaha untuk mengelola ledakan

penduduk dengan baik, yang merupakan bahaya besar. Jumlah penduduk yang tidak terkendali akan mendatangkan sejumlah persoalan, seperti pengangguran dan dampak sosial lain. Pernyataan ini mengemuka dalam Roundtable Discussion memperingati Hari Kependudukan Sedunia 11 Juli 2004 lalu di Hotel Borodudur Jakarta. Diskusi yang diselenggarakan Ikatan Peminat dan Ahli Demografi (IPADI) dihadiri ketua IPADI HM Rozy Munir, Sekretaris Wakil Presiden RI Prof Dr Prijono Tjiptoherijanto, Kepala BKKBN Dr Sumarjati Arjoso, Kepala BKKBN DKI Jakarta Dra Kasmiyati MSc dan sejumlah pakar bidang kependudukan. Menurut Prof Dr Prijono Tjiptoherijanto, krisis ekonomi telah mengendurkan perhatian orang terhadap program keluarga berencana. Karena, ketika krisis alat kontrasepsi menjadi barang mahal, banyak peserta KB yang tidak mampu lagi untuk mendapatkan alat dan obat kontrasepsi. Alat kontrasepsi yang awalnya mudah didapatkan sekarang harus membeli sehingga banyak di antara peserta KB mandiri yang tidak dapat lagi menyediakan alat kontrasepsi. Untuk itu perhatian pemerintah harus menjadi bagian dari kebijakan yang menyeluruh. Political will menjadi sangat penting seiring dengan era otonomi daerah, tegasnya sambil mengemukakan, calon presiden yang tampil tidak satupun yang mengedepankan visi dan misi kependudukan. Untuk itu pihaknya mendesak organisasi profesi untuk menyampaikan pokok pikiran berkaitan dengan kelembagaan kependudukan. Selama ini calon presiden hanya memperdebatkan masalah kemiskinan yang merupakan akibat dari persoalan kependudukan. Padahal, akar masalahnya berkaitan dengan kependudukan sehingga harus mencari solusi sejak dari akar permasalahannya. RW

Bahkan pada tahun 1998 angka TFR tersebut masih menunjukkan penurunan. Pada awalnya masalah fertilitas lebih dipandang sebagai masalah kependudukan. Hal itu dibarengi dengan masalah lain yang lebih spesifik. Indikasi keberhasilan tersebut sangat jelas. Logika seperti itu secara makro digunakan sebagai landasan kebijakan untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk Secara mikro hal itu juga digunakan untuk memberikan justifikasi mengenai pentingnya suatu keluarga melakukan pengaturan pembatasan jumlah anak. Hal ini sangat jelas dari target atau sasaran di awal program keluarga berencana dilaksanakan di Indonesia yaitu menurunkan angka kelahiran total (TFR) menjadi separuhnya sebelum tahun 2000. Hal itu diperkuat dengan kenyataan bahwa kualitas penduduk masih rendah sehingga penduduk lebih diposisikan sebagai beban daripada modal pembangunan. dan treatment terhadapnya dilakukan dalam rangka untuk mencapai sasaran kuantitatif. yaitu menjadi 2.MASALAH KEPENDUDUKAN DITINJAU DARI SISI FERTILITAS. Kondisi ini dianggap tidak menguntungkan dari sisi pembangunan ekonomi. yaitu angka fertilitas dan angka mortalitas yang relatif tinggi.6 . tidaklah aneh apabila program keluarga berencana di Indonesia lebih diwarnai oleh targettarget kuantitatif.605 menjadi 2. Selama periode tersebut TFR mengalami penurunan dari 5. Atau dengan kata lain selama periode tersebut TFR menurun hingga lima puluh persen. KESEHATAN REPRODUKSI 21 Januari 2009 oleh mangkutak Masalah kependudukan di Indonesia adalah jumlah penduduk yang besar dan distribusi yang tidak merata. Oleh karena itu..788 (SDKI 1997). Dari sisi ini tidak dapat diragukan lagi keberhasilannya. PENGATURAN KELAHIRAN. misalnya terjadinya penurunan TFR yang signifikan selama periode 1967 ± 1970 sampai dengan 1994 ± 1997 .

tidak mustahil bahwa insiden kehamilan yang tidak dikehendaki berkaitan dengan pencapaian keluarga berencana. khususnya berkaitan dengan pertanyaan siapakah yang bertanggung jawab terhadap kegagalan alat kontrasepsi dan bagaimana menangani hal tersebut. . yang juga sering diklaim sebagai salah satu bentuk keberhasilan kependudukan. Kebijakan kependudukan pada masa Orde Baru meskipun dari sisi kuantitatif telah menunjukkan kemajuan yang berarti.Penurunan fertilitas tersebut terkait dengan (keberhasilan) pembangunan sosial dan ekonomi. aborsi. kekerasan seksual. maka setiap kehamilan besar kemungkinannya adalah kehamilan yang tidak diinginkan. Indikasi kehamilan tak dikehendaki menjadi isu yang penting dalam fertilitas. ketika angka fertiliitas mencapai angka yang rendah sebagai akibat internalisasi norma keluarga kecil di dalam masyarakat. Biasanya kehamilan tersebut berkaitan dengan kegagalan kontrasepsi. misalnya menyangkut perilaku seksual. namun masih meninggalkan banyak persoalan yang mempunyai kemungkinan meningkat secara signifikan setelah krisis ekonomi. misalnya melalui berbagai jenis safari) sejak awal sudah muncul. Respons terhadap hal ini sebenarnya sudah dilakukan oleh pemerintah. 1998 dan Wilopo. Kritik terhadap kualitas pelayanan (salah satunya tercermin dalam hal cara pemerintah mempopulerkan alat kontrasepsi. Namun kritik tajam yang sering dikemukakan berkaitan dengan program keluarga berencana adalah masih rendahnya kualitas pelayanan KB (termasuk kesehatan). Akan tetapi respons tersebut masih belum menyentuh persoalan mendasar yang ada di dalamnya sehingga isu-isu tersebut belum sepenuhnya tertangani dengan baik. Sebagai contoh. Oleh karena itu. khususnya di bidang keluarga berencana di Indonesia. 1997). PMS. tetapi hal itu dapat diredam sehingga tidak meluas melalui berbagai cara . khususnya dalam level operasional di lapangan. Dalam konteks inilah isu mengenai kualitas pelayanan menjadi penting. khususnya oleh BKKBN dan Meneg Kependudukan (lihat Country Report. kehamilan tak dikehendaki. persoalan fertilitas tidak hanya berhubungan dengan jumlah anak sebab aspek yang terkait di dalamnya sebenarnya sangat kompleks dan variatif. Dalam pespektif yang lebih luas. dan lain sebagainya yang tercakup di dalam isu kesehatan reproduksi.

maka banyak aspek yang berkaitan. Hal ini terjadi khususnya apabila kehamilan yang tidak dikehendaki tersebut hanya mistiming dan terjadi pada wanita yang sudah menikah. penyelesaiannya dihadapkan pada undang-undang kesehatan yang tidak membolehkan aborsi kecuali dengan alasan untuk menyelamatkan nyawa ibu. meskipun hal itu bertentangan dengan undang-undang yang berlaku. Selain isu mengenai marital rape juga sudah muncul isu lain mengenai jumlah penderita HIV/AIDS. Apabila solusi ini yang dipilih oleh si wanita. Pergeseran masalah fertilitas dari sekedar masalah kuantitatif ke masalah yang lebih mendasar sekaligus merupakan cerminan dari pergeseran pemahaman terhadap fertilitas itu sendiri. namun pada akhir tahun 2005 meningkat tajam menjadi 9. misalnya pemerkosaan yang menimpa TKI perempuan di luar negeri. Dalam kasus ini maka solusi yang sering muncul adalah yang kedua yaitu aborsi. Ketika orang mendiskusikan fertilitas semata-mata mengenai jumlah anak. dengan hasil dari perilaku reproduksi yang mempresentasikan lebih kepada faktor internal daripada faktor eksternal. Hal ini menjadi agenda penting yang perlu dicari pemecahannya dalam isu kesehatan reproduksi.Penanganan kehamilan yang tidak dikehendaki bukanlah hal yang mudah sebab kehamilan tak dikehendaki juga berkaitan dengan isu aborsi. Sementara itu. terutama bagi wanita lajang. Illustrasi ini sekedar memberikan pemahaman bahwa ada banyak masalah yang terkait dengan kesehatan reproduksi yang belum tertangani dengan baik. Akan tetapi banyak kasus menunjukkan bahwa kehamilan yang tidak dikehendaki sering terjadi pada wanita yang belum menikah sebagai akibat dari hubungan seks pranikah. Sebab persoalan-persoalan yang muncul kemudian adalah lebih banyak ke perilaku reproduksi itu sendiri. bukan pada hasil dari perilaku. Akibatnya adalah bahwa terjadi aborsi illegal yang seringkali membahayakan nyawa ibu karena dilakukan oleh orang yang tidak mempunyai kompetensi. Banyak kasus menunjukkan bahwa aborsi masih menjadi pilihan untuk menyelesaikan kasus kehamilan yang tidak dikehendaki.370 orang (Sumber : Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional). yang cenderung meningkat secara tajam Situasi HIV/AIDS di Indonesia menunjukkan jumlah penderita HIV/AIDS pada tahun 1987 hanya 9 orang. tetapi juga internasional. Pada saat . isu lain yang terkait dengan kesehatan reproduksi adalah kasus pemerkosaan yang tidak hanya menjadi isu internal.

Bahasan tersebut menjelaskan bahwa krisis ekonomi telah menyebabkan keterbatasan akses masyarakat terhadap alat kontrasepsi. dan kedua adalah perubahan penggunaan alat kontrasepsi dari yang efektif ke kurang efektif. Artinya usaha Indonesia untuk memperluas akses masyarakat. salah satunya terhadap alat kontrasepsi. yaitu peningkatan angka kelahiran. masalah berkembangnya kasus HIV/AIDS tidak semata-mata hanya dapat dijelaskan dari perilaku individu. Hal ini membawa konsekuensi bahwa setiap usaha untuk mengatasi persoalan tersebut harus memperhatikan faktor eksternal (masalah struktural) Keterkaitan antara masalah kependudukan dengan pembangunan sosial ekonomi terasa lebih kental ketika krisis ekonomi mulai melanda negara-negara Asia. Akan tetapi ketika krisis terjadi prioritas tersebut bergeser karena harga alat kontrasepsi meningkat dengan tajam. Sebelum krisis karena proses internalisasi nilai (value) mengenai keluarga berencana sudah sangat mendalam. padahal peningkatan akses tersebut merupakan salah satu kesepakatan Konferensi Internasional mengenai Kependudukan dan Pembangunan di Cairo ((ICPD) tahun 1994. Penjelasan tersebut hanya menyentuh salah satu sisi akibat dari krisis ekonomi. Hal ini akan menyebabkan dua kemungkinan. Hal ini ditunjang oleh ketidakmampuan pemerintah untuk memberikan subsidi terhadap harga kontrasepsi karena keterbatasan dana. Krisis ekonomi yang telah menyebabkan kenaikan harga barang dan menurunkan daya beli penduduk telah menggeser skala prioritas bagi rumahtangga dalam membelanjakan uang. termasuk di dalamnya faktor-faktor ekonomi sosial dan politik yang dalam skala tertentu bahkan telah melewati batas ruang dan waktu. atau yang lebih kritis lagi adalah berkurangnya persediaan alat kontrasepsi. krisis ekonomi dikhawatirkan akan mengganggu kesuksesan program keluarga berencana.membicarakan perilaku reproduksi maka di dalamnya bekerja faktor eksternal dan internal secara bersama-sama. pertama adalah terjadinya peningkatan kasus drop out pemakai alat kontrasepsi. akan terhambat. tetapi sudah menyangkut liberalisasi pasar yang tercermin dengan semakin bebasnya arus barang dan manusia antar negara. dan Indonesia bersungguh-sungguh untuk melaksanakannya. Dalam jangka panjang hal ini bermuara pada efek yang sama. Faktor eksternal yang dimaksud adalah faktor yang berada di luar individu. kebutuhan alat kontrasepsi sudah masuk kedalam prioritas dalam rumah tangga. padahal akibat menurunnya daya beli masyarakat juga telah menyebabkan begitu banyak anak yang kekurangan . Dengan demikian. Sebagai contoh..

. tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah. tetapi di pihak lain demand terhadap aborsi cenderung meningkat. Sementara itu kombinasi antara ketidakinginan mempunyai anak disertai ketidakmampuan membeli alat kontrasepsi tidak mustahil akan menghasilkan lebih banyak lagi kasus kehamilan yang tidak dikehendaki. dan hal itu tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga/orang tua. Tidak tertutup kemungkinan bahwa hal ini juga akan berdampak pada meningkatnya risiko kematian. Akibatnya. Aborsi merupakan problem yang serius karena di satu pihak aborsi adalah illegal. Untuk kasus terakhir ini besar kemungkinan menghasilkan kasus aborsi. yang dalam jangka panjang dikhawatirkan akan mempengaruhi kualitas penduduk Indonesia. kasus kehamilan yang tidak dikehendaki tidak hanya terbatas terjadi pada perempuan dengan status menikah. Sementara itu. Hal ini akan menambah persoalan aborsi yang pada dasarnya sudah sangat serius di Indonesia. banyak aborsi dilakukan secara illegal di tempat-tempat yang (mungkin) mengandung risiko tinggi terhadap keselamatan ibu dan anak. sebagaimana telah disebutkan diatas. pada umumnya kasus kehamilan yang tidak dikehendaki terjadi pada ibu yang berstatus sosial ekonomi rendah. khususnya bayi dan anak. Bayi yang dilahirkan dari kehamilan yang tidak dikehendaki akan mengalami masalah psikologis dalam perkembangannya. . Ini akan menimbulkan masalah tersendiri yang cukup rumit.gizi. tetapi juga perempuan yang tidak menikah.

ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi.Penduduk Dari Wikipedia bahasa Indonesia. cari Jalanan yang penuh sesak penduduk di Jepang. negara dengan kepadatan penduduk yang sangat tinggi Proyeksi pertumbuhan penduduk di dunia abad ini Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua: y Orang yang tinggal di daerah tersebut .

Masalah-masalah kependudukan dipelajari dalam ilmu Demografi. dan geografi. Dalam sosiologi. yang berhubungan erat dengan unit-unit ekonmi. seperti pengecer hingga pelanggan potensial. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Daftar isi [sembunyikan] y y y y y y y y 1 Kepadatan penduduk o 1. tetapi memilih tinggal di daerah lain. ekonomi.y Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Misalkan bukti kewarganegaraan.1 Piramida penduduk 2 Pengendalian jumlah penduduk Penurunan jumlah penduduk 4 Transfer penduduk 5 Ledakan penduduk 6 Penduduk dunia 7 Referensi 8 Pranala luar [sunting] Kepadatan penduduk Laju pertumbuhan penduduk lebih tinggi di negara berkembang (merah) dibanding dengan negara maju (biru) Kepadatan penduduk dihitung dengan membagi jumlah penduduk dengan luas area dimana mereka tinggal. Demografi banyak digunakan dalam pemasaran. Berbagai aspek perilaku menusia dipelajari dalam sosiologi. penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.   .

Negara-negara kecil biasanya memiliki kepadatan penduduk tertinggi. Grafik ini berbentuk segitiga. serta sterilisasi wajib.Beberapa pengamat masyarakat percaya bahwa konsep kapasitas muat juga berlaku pada penduduk bumi. yakni bahwa penduduk yang tak terkontrol dapat menyebabkan katastrofi Malthus. Di antara negara besar yang memiliki kepadatan penduduk tinggi adalah Jepang dan Bangladesh. Grafik berikut menunjukkan kenaikan logistik penduduk. dimana jumlah penduduk pada sumbu X. [sunting] Pengendalian jumlah penduduk Piramida penduduk yang menunjukkan tingkat mortalitas stabil dalam setiap kelompok usia Pengendalian penduduk adalah kegiatan membatasi pertumbuhan penduduk. Vatikan. Salah satu contoh pengendalian penduduk yang dipaksakan terjadi di Republik Rakyat Cina yang terkenal dengan kebijakannya 'satu anak cukup'. Beberapa menyangkal pendapat ini. bentuk piramida penduduknya hampir menyerupai kotak. sedang penduduk perempuan di bagian kanan. kebijakan ini diduga banyak menyebabkan terjadinya aksi pembunuhan bayi. [sunting] Piramida penduduk Distribusi usia dan jenis kelamin penduduk dalam negara atau wilayah tertentu dapat digambarkan dengan suatu piramida penduduk. sedang kelompok usia (cohort) pada sumbu Y. yang menggambarkan tingginya angka kematian bayi dan tingginya risiko kematian. Singapura. Dokumen dari Yunani Kuno telah membuktikan adanya upaya pengendalian jumlah penduduk sejak zaman dahulu kala. umumnya dengan mengurangi jumlah kelahiran. karena mayoritas penduduknya hidup hingga usia tua. di antaranya: Monako. piramida penduduknya berbentuk menyerupai genta (lebar di tengah). pengguguran kandungan yang dipaksakan. Penduduk lak-laki ditunjukkan pada bagian kiri sumbu vertikal. . Negara atau daerah dengan angka kematian bayi yang rendah dan memiliki usia harapan hidup tinggi. Sebaliknya yang memiliki angka kematian bayi tinggi dan usia harapan hidup rendah. Piramida penduduk menggambarkan perkembangan penduduk dalam kurun waktu tertentu. dan Malta.

Hal ini disebabkan oleh perpindahan daerah kesuburan atau oleh emigrasi besar-besaran. Namun seringkali oleh gabungan faktor-faktor tersebut. [sunting] Penurunan jumlah penduduk Berkurangnya jumlah penduduk menyebabkan turunnya jumlah populasi pada sebuah daerah. terutama dengan alasan etnisitas atau agama. Afrika. meski program ini cenderung bersifat persuasif ketimbang dipaksakan. antara Turki dan Yunani.Indonesia juga menerapkan pengendalian penduduk. yang dikenal dengan program Keluarga Berencana (KB). bahwa laju pertumbuhan penduduk mengikuti pertumbuhan eksponensial dan akan melampaui suplai makanan yang akan mengakibatkan kelaparan. kelaparan maupun perang. dan tempat-tempat lainnya. . [sunting] Transfer penduduk Transfer penduduk adalah istilah untuk kebijakan negara yang mewajibkan perpindahan sekelompok penduduk pindah dari kawasan tertentu. Hal ini terjadi di India dan Pakistan. Pada tahun-tahun belakangan ini populasi penduduk Rusia dan tujuh belas bekas negara komunis lainnya mulai menurun (1995-2005). Australia. Program ini dinilai berhasil menekan tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia. Perpindahan penduduk lainnya dapat pula karena imigrasi. Kasus Black Death di Eropa atau datangnya penyakitpenyakit dari dunia lama ke Amerika merupakan faktor penyebab turunnya jumlah penduduk. Di masa lampau penurunan jumlah penduduk disebabkan terutama sekali oleh penyakit. Juga oleh penyakit. Ehrlich meramalkan adanya bencana kemanusiaan akibat terlalu banyaknya penduduk dan ledakan penduduk. [sunting] Ledakan penduduk Peta kepadatan penduduk dunia per 1994 Buku berjudul The Population Bomb (Ledakan Penduduk) pada tahun 1968 oleh Paul R. Kebijakan transmigrasi oleh pemerintah Indonesia selama orde baru bisa dikategorikan transfer penduduk. seperti imigrasi dari Eropa ke koloni-koloni Eropa di Amerika. dan di Eropa Timur selama Perang Dunia Kedua. Karya tersebut menggunakan argumen yang sama seperti yang dikemukakan Thomas Malthus dalam An Essay on the Principle of Population (1798).

Dari sekitar 6. jumlah penduduk dunia akan mencapai 7 miliar jiwa. hidup pada saat ini.16 WIB.36 WIB.186.628 jiwa) Rusia (143.112.306.946 jiwa) Bangladesh (144. 5. 10. 7.244 jiwa) Kecepatan pertumbuhan 1950-2000 . 6. Tujuh dari sepuluh negara berpenduduk terbanyak di dunia berada di Asia (meski Rusia juga terletak di Eropa).5 miliar penduduk dunia. 4 miliar diantaranya tinggal di Asia.973.812 jiwa) India (1.319.5 miliar jiwa pada tanggal 26 Februari 2006 pukul 07. 3. penduduk dunia mencapai 6.771.420. Republik Rakyat Cina (1.879 jiwa) Brasil (186.698 jiwa) Indonesia (241. 4.[sunting] Penduduk dunia Artikel utama untuk bagian ini adalah: populasi penduduk dunia Berdasarkan estimasi yang diterbitkan oleh Biro Sensus Amerika Serikat. Berikut adalah peringkat negara-negara di dunia berdasarkan jumlah penduduk (2005): 1. Badan Kependudukan PBB menetapkan tanggal 12 Oktober 1999 sebagai tanggal dimana penduduk dunia mencapai 6 miliar jiwa.313.309 jiwa) Nigeria (128. 9. sekitar 12 tahun setelah penduduk dunia mencapai 5 miliar jiwa.417. angka ini terus bertambah dengan kecepatan yang belum ada dalam sejarah.794 jiwa) Pakistan (162.419. Sejalan dengan proyeksi populasi.600. Diperkirakan seperlima dari seluruh manusia yang pernah hidup pada enam ribu tahun terakhir. 8.000 jiwa) Amerika Serikat (298. Populasi dunia 1950-2000 Pada tanggal 19 Oktober 2012 pukul 03.988 jiwa) Jepang (127.103. 2.

1. Selain itu. Angka Kematian (Mortalitas) Mortalitas merupakan angka yang menunjukkan jumlah kematian dari setiap 1000 penduduk per tahun. Angka Kelahiran (Natalitas) Angka kelahiran adalah angka yang menunjukkan bayi yang lahir dari setiap 1000 penduduk per tahun. Perubahan ini disebut dinamika penduduk. 2) A ngka kelahiran dikatakan sedang jika angka kelahiran 20-30 per tahun. 3) Angka kelahiran dikatakan rendah jika angka kelahiran < 20 per tahun. Pertumbuhan penduduk dikatakan meningkat bila kelahiran lebih tinggi daripada kematian. jumlah orang yang datang (bermigrasi) lebih banyak daripada kematian. 3) Mortalitas dikatakan rendah jika angka kematian antara 9-13 per tahun. Perubahan penduduk ini meliputi kelahiran. 2) Mortalitas dikatakan sedang jika angka kematian antara 14-18 per tahun. 1. jumlah penduduk yang meningkat dari tahun ke tahun disebut pertumbuhan penduduk. Cara menghitungnya adalah dengan membandingkan jumlah penduduk di suatu daerah dengan luas daerah yang ditempati. S edangkan. dan migrasi. Jumlah Penduduk Luas Daerah Kepadatan penduduk = ·············· Jumlah penduduk di suatu daerah atau negara mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Angka kelahiran bayi dapat dibagi menjadi tiga kriteria. Pertumbuhan penduduk dikatakan menurun bila kematian lebih ti nggi daripada kelahiran. dan migrasi.Kepadatan Penduduk dan Pencemaran Lingkungan A. kematian. 2. Mortalitas dibagi menjadi tiga kriteria. Dinamika Penduduk Penduduk merupakan sekumpulan orang-orang yang telah lama menempati suatu daerah. Pertumbuhan penduduk sangat dipengaruhi oleh kelahiran. Kepadatan penduduk dapat dihitung berdasarkan jumlah penduduk untuk setiap satu kilometer persegi. jumlah orang yang keluar atau bermigrasi lebih sedikit daripada kematian. Migrasi . Selain itu. yaitu: 1) Angka kelahiran dikatakan tinggi jika angka kelahiran > 30 per tahun. kematian. yaitu: 1) Mor talitas dikatakan tinggi jika angka kematian > 18 per tahun.

seperti bidang ekonomi. 5) T erjadi bencana alam. Faktor-faktor pendorong terjadinya migrasi adalah: 1) Adanya harapan bisa mendapatkan pekerjaan yang diinginkan di tempat yang baru. Hal ini berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. dan lingkungan. P = (l p = pertumbuhan penduduk l = jumlah kelahiran m = jumlah kematian i = jumlah orang yang datang (imigran) e = jumlah orang yang pergi (emigran) B. Hal ini akan meningkatkan kejahatan. maka pengangguran akan men ingkat. Hal ini juga menyebabkan kemampuan menabung masyarakat menurun sehingga dana untuk pembangunan negara berkurang. 3) Adanya kesempatan mendapatan pendidikan yang lebih tinggi. 3) Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Faktor-faktor pendorong adanya migrasi adalah: 1) Makin susah mendapatkan hasil pertanian daerah asal. 2) Imigrasi adalah masuknya penduduk ke dalam suatu daerah negara tertentu. banjir. Migrasi dibagi menjadi beberapa macam. Ak ibatnya. Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Bidang Sosial Jika lapangan pekerjaan berkurang. Selain itu.2) Ada rasa kebanggaan tersendiri berada di tempat yang baru. 2. 5) Adanya aktivitas. 4) Tidak adanya kecocokan budaya dan kepercayaan di daerah asal. seperti: gunung meletus. lapangan kerja menjadi berkurang dan pengangguran makin meningkat. 4) Adanya kesempatan mendapatkan penghasilan yang lebih baik. dan gempa. 3. Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Bidang Ekonomi D ampak kepadatan penduduk terhadap ekonomi adalah pendapatan per kapita berkurang sehingga daya beli masyarakat menurun.Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain. Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Kehidupan Jumlah manusia yang makin meningkat memiliki dampak dalam berbagai bidang kehidupan. 1. tempat hiburan yang menarik minat seseorang. 5) Remigrasi adalah kembalinya penduduk ke negara asal setelah beberapa lama berada di negara orang lain. 2) Makin terbatasnya lapangan kerja di daerah asal. sosial. terjadinya urbanisasi atau perpindahan penduduk dari desa ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang layak makin meningkatkan penduduk kota. yaitu: 1) Emigrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain. 3) Alasan perkawinan dan pekerjaan. 4) Transmigrasi adalah perpindahan penduduk antarpulau dalam suatu negara. Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Lingkungan .

Hal ini menyebabkan persediaan air bersih menurun. Banyak ikan yang mati karena kekurangan oksigen. kebutuhan alat tranportasi meningkat dan kebutuhan energi seperti minyak bumi meningkat pula. 4) P ertambahan penduduk juga menyebabkan makin meningkatnya limbah rumah tangga. yaitu ledakan pertumbuhan tumbuhan air. Akibatnya. mudah mengendap. dan berada pada waktu yang tidak tepat. Pencemaran nitrogen dalam perairan menyebabkan eutrofikasi. Hal ini berdampak negatif pada lingkungan. Polutan yang menyebabkan pencemaran air harus diuraikan. kotor. mengandung radioaktif. Penguraian polutan tersebut memerlukan banyak O sehingga menyebabkan kekurangan O dalam air yang berpengaruh terhadap kehidupan di air. mengencerkan. yang dapat dilakukan adalah mengurangi.J umlah penduduk yang makin meningkat menyebabkan kebutuhannya makin meningkat pula. 2) M akin berkurangnya ketersediaan air bersih. panas. dan meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat kepada lingkungannya. Air ya ng tercemar dapat dikurangi kadar pencemarannya dengan cara menyaring. Hal ini dapat menyebabkan pencemaran udara dan membuat persediaan minyak bumi makin menipis. WC pada setiap rumah tangga perlu dilengkapi dengan septic tank. Pabrik-pabrik diwajibkan menampung dan mengolah limbah. 3) P ertambahan penduduk juga menyebabkan arus mobilitas meningkat. Pencemaran atau polusi tidak dapat dihindari. seperti eceng gondok. Pencemaran Air Penyebab pencemaran air adalah limbah pabrik atau limbah rumah tangga. seperti sawah dan perkebunan karena lahan tersebut dipakai untuk pemukiman. berada di tempat yang tidak semestinya. Pencemaran Lingkungan Pencemaran atau polusi adalah penambahan segala substansi ke lingkungan akibat aktivitas manusia. Hal ini dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. polutan adalah segala sesuatu yang menyebabkan polusi. Semua zat dikategorikan sebagai polutan bila kadarnya melebihi batas normal. dan berbau busuk. Pertambahan penduduk akan menyebabkan bertambahnya kebutuhan air bersih. mengendalikan pencemaran. seperti sampah dan lain-lain. Pencemaran air menyebabkan air berwarna hitam. 1. Bahan pencemar berupa bahan kimia yang mengandung racun. yaitu: 1) M akin berkurangnya lahan produktif. 1. dan pembongkarannya banyak memerlukan oksigen. Pencemaran Tanah . C. Sedangkan. dan mengendapkan. Manusia membutuhkan air bersih untuk keperluan hidupnya.

dan lain-lain. dan lain-lain. asam nitrat). Penyebab Pencemaran Lingkungan . 4. lapisan ini menyerap sinar matahari yang harusnya dipantulkan kembali ke luar angkasa. Gas CO mempunyai daya ikat lebih tinggi terhadap hemoglobin dibandingkan gas O2 sehingga ikatan Hb dengan CO lebih stabil. D. badanmu menjadi lemas. dan lain-lain. mikroorganisme tanah serta kehidupan hewan air tawar. tekanan darah. pesawat terbang. dan lain-lain. Gas CO merupakan hasil pembakaran yang tidak sempurna. 1. senyawa hidrokarbon (CH4 dan C2). Jika banyak hemoglobin yang berikatan dengan gas CO akan menyebabkan tubuh kita kekurangan O2 Akibatnya. Akibat pencemaran tersebut dapat menimbulkan gangguan pendengaran. Hal ini menyebabkan suhu di bumi meningkat. 2 b. Zat asam tersebut jika turun bersama hujan akan menyebabkan hujan asam dan dapat merusak tumbuhan. Suara tersebut dapat ditimbulkan oleh mesin instalasi listrik pabrik. Oksida belerang dan oksida nitrogen jika bereaksi dengan air akan membentuk senyawa sulfat dan nitrat yang bersifat asam. dan dispenser) atau gas penyemprot akan merusak ozon sehingga meningkatkan radiasi sinar ultraviolet ke muka bumi dan dapat menyebabkan timbulnya kanker kulit. Dari pembakaran tersebut akan dihasilkan gas dan asap yang sangat membahayakan. stiroform. Bahan pencemar yang sukar dihancurkan oleh mikroba adalah plastik. Pencemaran Suara Pencemaran suara disebabkan oleh suara bising yang terus menerus. jantung. Untuk mengurangi pencemaran ini banyak hal yang dilakukan oleh masyarakat untuk mendaur ulang bahan-bahan tersebut. pembangkit listrik. d. kereta api. partikel cair (asam sulfat. sehingga es di kutub mencair dan permukaan air laut naik. kaca. kendaraan bermotor. c. gas tersebut akan membentuk lapisan tersendiri di atmosfer.Bahan pencemar tanah berasal dari limbah pabrik. dan barang-barang rongsokan. Akibatnya daratan bisa tenggelam. Pencemaran Udara Bahan pencemar udara umumnya berasal dari pembakaran bahan bakar fosil yang tidak sempurna oleh mesin-mesin pabrik. Bahan-bahan yang dapat mencemari udara adalah oksida karbon (CO2 dan CO). Gas CFC yang digunakan sebagai pendingin (AC. oksida belerang (SO dan SO). dan lain-lain. limbah rumah tangga. Peristiwa ini disebut Äefek rumah kacaÅ. Jika kadar CO tinggi. Pencemaran udara dapat mengakibatkan beberapa hal. lemari es. antara lain: a.

1. antara lain: 1) Penebangan hutan hujan tropik di Indonesia dapat berpengaruh 180 pada perubahan iklim global karena hutan merupakan paru-paru dunia. ZA. sehingga tanaman kembali subur. Biasanya manusia hanya dapat memperkirakan dan mengurangi dampaknya. banjir. kekeringan. 2) Uji coba senjata nuklir berpengaruh pada perubahan iklim global.Kepadatan manusia berdampak pada pencemaran lingkungan. Melakukan Penghijauan Salah satu cara mengatasi pencemaran tanah adalah penghijauan kembali dengan cara memberi humus tanah. seperti pupuk kompos dan pupuk kandang untuk mengurangi pencemaran tanah. Efek rumah kaca dapat menyebabkan es mencair sehingga permukaan air laut meningkat dan dapat menenggelamkan daratan. Rotasi Tanaman Rotasi tanaman adalah salah satu upaya yang dilakukan untuk mempertahankan kesuburan tanah. 3) CO2 E. maka makin banyak sumber daya alam yang diambil dari lingkungannya. petani menggunakan pupuk alami. gempa bumi. Pembuatan Sengkedan . yaitu faktor alam dan faktor manusia. 1. Sebaiknya. dan NSP yang berlebihan sangat merusak lingkungan karena dapat menyebabkan eutrofikasi dan dapat meningkatkan keasaman tanah. Faktor Alam Pencemaran lingkungan dapat terjadi secara alami. perubahan iklim. Beberapa hal yang dapat dilakukan manusia untuk mengatasi pencemaran lingkungan akan diuraikan berikut ini: 1. Peranan Manusia Mengatasi Pencemaran Lingkungan Manusia memiliki peranan yang sangat penting untuk mengatasi pencemaran lingkungan yang terjadi akibat ulah manusia sendiri. 3. Faktor Manusia Manusia memenuhi kebutuhan hidupnya dengan memanfaatkan sumber daya alam dari lingkungannya. dan angin topan. Hal ini menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan dan pencemaran. Penggunaan Pupuk Seperlunya Penggunaan pu puk buatan seperti urea. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menanam jenis tanaman yang berbeda pada tempat yang sama secara bergantian. hasil pembakaran dapat menimbulkan efek rumah kaca. contohnya letusan gunung. 2. Jika populasi manusia makin banyak. Pencemaran lingkungan ini disebabkan oleh dua faktor. 1. Ada beberapa perilaku manusia yang mempengaruhi kehidupan manusia secara global.

1. Mengapa sengkedan ini dapat mengurangi erosi? Diskusikan dengan teman sekelompokmu. 1. Hal ini dilakukan untuk mengatasi erosi karena akar-akar pohon dapat menyerap air dan menahan tanah agar tidak terbawa air hujan. seperti lereng bukit dan pegunungan. Pendaur-ulangan sampah-sampah rumah tangga dan sampah dari pasar menjadi pupuk yang dapat dimanfaatkan petani.Salah satu upaya untuk mengatasi kerusakan tanah karena erosi adalah dengan pembuatan sengkedan di tanah berbidang miring. Jika diolah kembali dan ditambah kotoran hewan akan menjadi pupuk alami yang sangat baik untuk tanaman. Biasanya sampah pasar berupa sayur-sayuran yang telah membusuk. Reboisasi Reboisasi adalah p enanaman kembali lahan-lahan yang gundul. Daur Ulang Saat ini banyak sekali produk daur ulang yang bisa dipakai kembali. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful