PERSEROAN TERBATAS DAN PEDAGANG PERANTARA

Nama: Arif Madya Armanto NPM: 120310080163

Bandung Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran 2011

yang selanjutnya disebut perseroan adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal. Pengertian Perseroan Terbatas Dalam pasal 1 butir 1 UUPT disebutkan ³Perseroan terbatas. yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Kekayaan perusahaan terpisah dari kekayaan pribadi pemilik perusahaan sehingga memiliki harta kekayaan sendiri. dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang ini serta peraturan pelaksanaanya. Pemilik saham mempunyai tanggung jawab yang terbatas. melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham. Sebelum munculnya UUPT. Dasar Hukum Perseroan Terbatas Landasan yuridis keberadaan PT sebagai badan usaha diatur dalam Undang -Undang Nomor 40 tentang Perseroan Terbatas. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 106 Tanggal 16 Agustus 2007. Untuk pembahasan selanjutnya tentang PT sebagai badan usaha difokuskan difokuskan pada Undang -Undang Nomor 40 Tahun 2007. Setiap orang dapat memiliki lebih dari satu saham yang menjadi bukti pemilikan perusahaan. Apabila Utang perusahaan melebihi kekayaan perusahaan. modal PT dapat pula berasal dari Obligasi. Pengaturan PT dalam KUHD dijabarkan dalam pasal 36 -56. adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari Saham. dulu disebut juga Naamloze Vennootschaap (NV). landasan yuridis keberadaan PT sebagai badan usaha mengacu pada Kitab Undang -Undang Hukum Dagang (KUHD). Perseroan Terbatas (PT). Keuntungan yang diperoleh para pemilik obligasi adalah mereka mendapatkan Bunga tetap tanpa menghiraukan untung atau ruginya perseroan terbatas tersebut. dan Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4756 (untuk selanjutnya disebut UUPT). Perseroan terbatas merupakan Badan Usaha dan besarnya modal perseroan tercantum dalam anggaran dasar.PERSEROAN TERBATAS DAN PEDAGANG PERANTARA A.´. Perseroan Terbatas 1. Pemilik saham akan memperoleh bagian keuntungan yang disebut Dividen yang besarnya tergantung pada besar-kecilnya keuntungan yang diperoleh perseroan terbatas. maka kelebihan utang tersebut tidak menjadi tanggung jawab para pemegang saham. Apabila perusahaan mendapat keuntungan maka keuntungan tersebut dibagikan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. yaitu sebanyak saham yang dimiliki. didirikan berdasarkan perjanjian. Karena modalnya terdiri dari saham-saham yang dapat diperjualbelikan. 3. perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan. Selain berasal dari Saham. 2. Mekanisme Pendirian Perseroan Terbatas 1) Syarat Formal .

´ 2) Syarat Materiil Yang dimaksud dengan syarat materiil dalam mendirikan PT adalah modal. (3) Penfeluaran saham lebih lanjut yang dilakukan setiap kali untuk menambah modal yang ditempatkan harus disetor penuh. (2) Undang-undang yang mengatur kegiatan usaha tertentu dapat menentukan jumlah minimum modal Perseroan yang lebih besar daripada ketentuan modal dasar sebagaimana dimaksud pada ayat (1).000. (3) Perubahan besarnya modal dasar dimaksud pada ayat (1).´ Modal dasar perseroan adalah jumlah modal yang dicantumkan dalam akta pendirian sampai jumlah maksimal bila seluruh Saham dikeluarkan. Jika semua persyaratan telah dipenuhi. Modal yang ditempatkan merupakan jumlah yang disanggupi untuk dimasukkan. yang pada waktu pendiriannya merupakan jumlah yang disertakan oleh para persero Pendiri. (2) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak menutup kemungkinan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal mengatur modal perseroan terdiri atas saham tanpa nilai nominal. . modal yang disetorkan dan modal bayar. 50. Modal. Dalam pasal 31 UUPT disebutkan: (1) Modal dasar Perseroan terdiri atas seluruh nilai nominal saham. Dijelasakan dalam pasal 32 UUPT: (1) Modal dasar perseroan paling sedikit Rp.000. alamat Perusahaan. Modal bayar merupakan modal yang diwujudkan dalam jumlah Uang. Selain modal dasar. bidang usaha. Selanjutnya dalam pasal 33 UUPT disebutkan: (1) Paling sedikit 25% (dua puluh lima persen) dari modal dasar sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 32 harus ditempatkan dan disetorkan penuh. selanjutnya untuk mendapatkan status badan hukum PT adalah mengajukan permohonan pengesahan akta pendirian PT. (2) Modal ditempakan dan disetor penuh sebagaimana dimaksudkan pada ayat (1) dibuktikan denganbukti penyetoran yang sah.Dalam pasal 7 UUPT disebutkan: ³Perseroan didirikan oleh 2 (dua) orang atau lebih dengan akta notaris yang dibuat dalam bahasa Indonesia. Untuk mendirikan PT. dalam perseroan terbatas juga terdapat modal yang ditempatkan. harus dengan menggunakan akta resmi (akta yang dibuat oleh notaris) yang di dalamnya dicantumkan nama lain dari perseroan Terbatas.00 (lima puluh juta rupiah). Modal yang disetor merupakan modal yang dimasukkan dalam perusahaan. ditetapkan denganperaturan pemerintah.

Sedangkan tahapan pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia (BNRI) tetap berlaku. 1 tahun 1995) Perseroan Terbatas harus didaftarkan ke Pengadilan Negeri setempat.dan lain-lain. kewajiban pendaftaran di Kantor Pendaftaran Perusahaan tersebut ditiadakan juga. 2. hanya yang pada saat UU No. Setelah tahap tersebut dilalui maka perseroan telah sah sebagai badan hukum dan perseroan terbatas menjadi dirinya sendiri serta dapat melakukan perjanjian-perjanjian dan Kekayaan perseroan terpisah dari kekayaan pemiliknya. maka akta pendirian tersebut harus didaftarkan ke Kantor Pendaftaran Perusahaan (sesuai UU Wajib Daftar Perusahaan tahun 1982) (dengan kata lain tidak perlu lagi didaftarkan ke Pengadilan negeri. Untuk mendapat izin dari menteri kehakiman. 1 tahun 1995 tersebut. Perseroan terbatas tidak bertentangan dengan ketertiban umum dan kesusilaan Akta pendirian memenuhi syarat yang ditetapkan Undang-Undang 3. Paling sedikit modal yang ditempatkan dan disetor adalah 25% dari modal dasar. keduanya tentang perseroan terbatas) Setelah mendapat pengesahan. tetapi setelah berlakunya UU NO. 40 tahun 2007 diubah menjadi merupakan kewenangan/kewajiban Menteri Hukum dan HAM. dan perkembangan tetapi selanjutnya sesuai UU No. PT terbuka Perseroan terbuka adalah perseroan terbatas yang menjual sahamnya kepada masyarakat melalui pasar modal (go public). . Pembagian perseroan terbatas 1. PT tertutup Perseroan terbatas tertutup adalah perseroan terbatas yang modalnya berasal dari kalangan tertentu misalnya pemegang sahamnya hanya dari kerabat dan keluarga saja atau kalangan terbatas dan tidak dijual kepada umum. 1 Tahun 1995 & UU No. 3. (sesuai dengan UU No. 40 Tahun 2007. dahulu sebelum adanya UU mengenai Perseroan Terbatas (UU No. 40 tahun 2007. Akta ini harus disahkan oleh menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (dahulu Menteri Kehakiman). PT kosong Perseroan terbatas kosong adalah perseroan terbatas yang sudah tidak aktif menjalankan usahanya dan hanya tinggal nama saja. 2. Jadi sahamnya ditawarkan kepada umum. harus memenuhi syarat sebagai berikut: 1. 4. diperjualbelikan melalui bursa saham dan setiap orang berhak untuk membeli saham perusahaan tersebut. 1 tahun 1995 berlaku pengumuman tersebut merupakan kewajiban Direksi PT yang bersangkutan tetapi sesuai dengan UU NO.

untuk kemudian dirapatkan. direksi PT adalah: 1. baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan anggaran dassar´. yang selanjutnya disebut RUPS. direksi. Dalam RUPS sendiri dibahas masalah-masalah yang berkaitan dengan evaluasi kinerja dan kebijakan perusahaan yang harus dilaksanakan segera. . direksi berwenang untuk mewakili Perusahaan. Beratnggung jawab atas pelaksanaan tujuan PT. memberi petunjuk. Pengelolaan perusahaan dapat diserahkan kepada tenaga-tenaga ahli dalam bidangnya Profesional. Komisaris memiliki Fungsi sebagai Pengawas kinerja jajaran direksi perusahaan. Struktur organisasi perseroan terbatas terdiri dari pemegang saham. Pembagian Wewenang Dalam Perseroan Terbatas Dalam perseroan terbatas selain kekayaan perusahaan dan kekayaan pemilik modal terpisah juga ada pemisahan antara pemilik perusahaan dan pengelola perusahaan. Dalam PT.5. menegur direksi. Apabila terjadi kerugian yang amat besar ( diatas 50 % ) maka direksi harus melaporkannya ke para pemegang Saham dan pihak ketiga. Dalam RUPS/Rapat Umum Pemegang Saham. dia bisa melempar Suara miliknya ke pemegang lain yang disebut Proxy Hasil RUPS biasanya dilimpahkan ke komisaris untuk diteruskan ke direksi untuk dijalankan. adalah organ perseroan yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada direksi atau dewan komisaris dalam batas yang ditentukan dalam undangundang ini dan/atau anggaran dasar´. Dalam kait n dengan tugas a tersebut. para pemegang saham melimpahkan wewenangnya kepada direksi untuk menjalankan dan mengembangkan perusahaan sesuai dengan tujuan dan bidang usaha perusahaan. Komisaris bisa memeriksa pembukuan. Wakil PT di dalam dan di luar pengadilan. dan sebagainya. Dalam pasal 1 butir 6 UUPT disebutkan ³Dewan komisaris addalah organ perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus sesuai dengan anggaran dassar serta member nasihat kepada direksi´. semua pemegang saham sebesar/sekecil apapun sahamnya memiliki hak untuk mengeluarkan suaranya. 3. Wajib membuat daftar pemegang saham. mengadakan perjanjian dan kontrak. dan komisaris. Dalam pasal 1 butir 4 UUPT disebutkan ³Rapat umum pemegang saham. Dengan demikian. bahkan bila perlu memberhentikan direksi dengan menyelenggarakan RUPS untuk mengambil keputusan apakah direksi akan diberhentikan atau tidak. 2. sesuai dengan maksud dan tujuan perseroan serta mewakili perseroan. Dalam pasal 1 butir 5 disebutkan ³Direksi adalah organ perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan perseroan untuk kepentingan perseroan. Bila pe megang saham berhalangan.

Keuntungan Membentuk Perusahaan Perseroan Terbatas Kewajiban terbatas. Ini menyebabkan stabilitas Modal (ekonomi). Dan juga adanya pemisahan antara pengelola dan pemilik perusahaan.Isi RUPS : 1. 7. 5. Efisiensi manajemen. pemegang Saham sebuah perusahaan tidak memiliki kewajiban untuk obligasi dan hutang perusahaan. Tidak hanya ini mengijinkan perusahaan untuk melaksanakan dalam usaha yang beresiko. Tidak seperti partnership. Manajemen dan spesialisasi memungkinkan pengelolaan modal yang efisien sehingga memungkinkan untuk melakukan Ekspansi. efisiensi maksimum dari modal yang ada. Hubungan antar perorangan juga lebih formal dan berkesan kaku. 6. 2. Menentukan direksi dan pengangkatan komisaris Memberhentikan direksi atau komisaris Menetapkan besar Gaji direksi dan komisaris Mengevaluasi Kinerja perusahaan Memutuskan rencana Penambahan /Pengurangan saham perusahaan Menentukan kebijakan Perusahaan Mengumumkan pembagian laba ( dividen ) 6. biaya pengorganisasian akan keluar sangat besar. Akibatnya kehilangan potensial yang ³terbatas´ tidak dapat melebihi dari jumlah yang mereka bayarkan terhadap saham. ketika Tanah disumbangkan kepada Gereja (sebuah perusahaan) yang tidak akan mengumpulkan biaya Feudal yang seorang tuan tanah dapat mengklaim ketika pemilik tanah meninggal. yang dapat menjadi Investasi dalam proyek yang lebih besar dan dalam jangka waktu yang lebih panjang daripada aset perusahaan tetap dapat menjadi subyek disolusi dan penyebaran. Selain biayanya yang tidak sedikit. Belum lagi kerumitan dan kendala yang terjadi dalam tingkat personel. Masa hidup abadi. Untuk hal ini. Kelebihan ini juga sangat penting dalam periode pertengahan. Kelemahan Perusahaan Perseroan Terbatas Kerumitan perizinan dan organisasi. tetapi kewajiban terbatas juga membentuk dasar untuk perdagangan di saham perusahaan. Dan dengan menempatkan orang yang tepat. PT juga membutuhkan Akta Notaris dan izin khusus untuk usaha tertentu. 7. lihat Statute of Mortmain. sehingga terlihat tugas Pokok dan fungsi masingmasing. Aset dan struktur perusahaan dapat melewati masa hidup dari pemegang sahamnya. pejabat atau direktur. Lalu dengan besarnya perusahaan tersebut. 4. Untuk mendirikan sebuah PT tidaklah mudah. . 3.

Pengurus filial Pengurus filial adalah pihak yang mewakili pengusaha untuk semua hal. sepeda. kereta. 2. Agen Perdagangan Tugas sebenarnya hampir sama dengan pedagang keliling. 2) Berdiri Sendiri a. yakni memperluas pemasaran barang dan atau jasa yang diproduksi oleh perusahaan. Gerobak. d. Pekerja Keliling Dalam pasal 1 butir 23 UUPT dijelaskan: ³Pedagang kelilngnadalah peroranga n yang melakukan penjualan barang-barang dengan berkeliling menggunakan kendaraan. Penggolongan Pedagang Perantara 1) Berdasarkan Hubungan Kerja a. Pimpinan perusahaan Pemimpin perusahaan adalah pemegang kuasa pertama dari perusahaan. Hanya s dalam agen aja perdagangan tidak berdasarkan hubungan kerja. atau sejenisnya. c.´ Pekerja keliling adalah pembantu pengusaha di luar kantor untuk memperluas transaksi penjualan. Makelar . Lembaga ini terdiri dari pedagang besar (membeli dalam jumlah besar lalu menjualnya kepada pengecer dan para pedagang lainnya) dan pengecer (pedagang yang kegiatan pokoknya melakukan penjualan secara langsung kepada konsumen akhir). Pemegang prokurasi Pemegang prokurasi adalah pemegang kuasa dari perusahaan bertindak sebagai wakil dari pimpinan perusahaan. tetapi berdasarkan perjanjian keagenan. Pedagang perantara dalam perdagangan memiliki barang yang diperdagangkan. Pengertian Pedagang Perantara Tugas utama pedagang perantara adalah menghubungkan produsen dan konsumen.B. Pedagang Perantara 1. tetapi terbatas unuk satu cabang atau wialyah tertentu. b. b.

atas amanat dan nama orang denag siapa ia tidak mempunyai hubungan kerja.´ Lebih lanjut dalam pasal 66 KUHD disebutkan: Tiap-tiap makelar diwajibkan. tetapi atas amanat dan tanggungan orang lain dan dengan menerima upahan atau provisi tertentu. Pialang Berjangka Selain bursa efek. . Komisioner Pengertian komisioner dijelaskan dalam pasal 67 KUHD sebagai berikut: ³Komisioner adalah seorang yang menjalankan perusahaannya dengan melakukan perbuatan-perbuatan menutup persetujuan atas nama atau firmadia sendiri. yakni pihak yang melakukan kegiatan usaha jual beli efek untuk kepentingan sendiri atau pihak lain.´ e. segera mencatat dalam buku sakunya dan tiap hari harus memindahkannya ke dalam buku hariannya.´ Pranata hokum komisioner dijabarkan dalam Buku I Bab V Bagian 1. Pengertian makelar dijabarkan dalam pasal 62 KUHD. Dalam Pasal 32 Undang-Undang Pasar Model ayat (1) disebutkan: ³Yang dapat melakukan kegiatan sebagai wakil penjamin emisi efek. atau wakil manajer investasi hanya oran g perorangan yang telah mendapat izin Bada Pengawas Pasar Modal. kapal. Ia menyelenggarakan perusahaannya dengan melakukan pekerjaan -pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 64 KUHD. wakil perantara pedagang efek. makelar adalah suatu profesi yang harus memenuhi kualifikasi yang ditentukan oleh undang-undang. Perantara Pedagang Efek Pengertian perantara pedegang efek dijelaskan dalam dalam Pasal 1 Butir 18 UndangUndang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal. saham. c. Pasal 76-85a KUHD. dikenal juga bursa berjangka. dan surat berharga lainnya. yaitu sebagai berikut: ³Makelar adalah seorang pedagang perantara yang diangkat oleh pemerintah. obligasi.´ Keberadaan makelar sebagai pekerjaan diatur dalam Buku I Bab IV Bagian 2. Dalam pasal 1 butir 3 dijelaskan. mendapat upah atau provisi. Pekerjaan mekelar adalah melakukan penjualan dan pembelian oleh mejikannya atas barang-barang dagangan.Istilah makelar atau broker bagi masyarakat awam dipresepsikan sebagai perantara dalam berbagai bidang usaha.setiap menutup perjanjian atau kontrak. d. Pasal 62-73 KUHD. Jika dikaji dari sudut pandang hokum. Mengenai bursa berjangka sudah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan berjangka Komoditi.

Lembaga ini terdiri dari pedagang besar (membeli dalam jumlah besar lalu menjualnya kepada pengecer dan para pedagang lainnya) dan pengecer (pedagang yang kegiatan pokoknya melakukan penjualan secara langsung kepada konsumen akhir). Dalam Undang0Undang perdagangan berjangka komoditi digunakan istilah pialang. yang selanjutnya disebut perdagangan berjangka. dalam pasal 1 butir 1 disebutkan : ³Perdagangan berjangka komoditi.´ Seperti halnya dalam melakukan transaksi di bursa efek. harus mendapat izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Untuk melakukan kegiatan sebagai pialang berjangka. Pengertian pialang dijelaskan dalam pasal 1 butir 12. Pedagang perantara dalam perdagangan memiliki barang yang diperdagangkan.³Bursa berjangka adalah badan usaha yang menyelenggarakan dan menyediakan system dan/atau sarana untuk kegiatan jual beli komoditi beradasarkan kontrak berjangka dan opsi atas kontrak berjangka. adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan jual beli komoditi dengan penyerahan kemudian berdasarkan kontrak kerja berjangka dan opsi atas kontrak berjangka. transaksi di bursa berjangka juga diwakili pedagang perantara.´ Selanjutnya. yaitu: 1) 2) Berdasarkan Hubungan Kerja Berdiri Sendiri . Penggolongan perantara ada dua.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful