Sistem Kardiovaskuler

Tujuan Instruksional Umum Setelah mengikuti praktikum, diharapkan mahasiswa dapat menjelaskan kembali anatomi sistem kardiovaskuler. Tujuan instruksional khusus Setelah mengikuti praktikum anatomi sistem kardiovaskuler mahasiswa diharapkan : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Mampu menyebutkan dengan benar ruang jantung Mampu menyebutkan dengan benar pembungkus jantung Mampu menyebutkan dengan benar lapisan jantung Mampu menyebutkan dengan benar jenis pembuluh darah Mampu menyebutkan dengan benar lapisan pembuluh darah Mampu menyebutkan dengan benar distribusi pembuluh darah ke seluruh tubuh Mampu menuliskan dengan benar ruang jantung Mampu menuliskan dengan benar pembungkus jantung Mampu menuliskan dengan benar lapisan jantung Mampu menuliskan dengan benar jenis pembuluh darah

10. Mampu menuliskan dengan benar lapisan pembuluh darah 11. Mampu menuliskan dengan benar distribusi pembuluh darah ke seluruh tubuh 12. Mampu menunjukkan dengan benar ruang jantung 13. Mampu menunjukkan dengan benar pembungkus jantung 14. Mampu menunjukkan dengan benar lapisan jantung 15. Mampu menunjukkan dengan benar jenis pembuluh darah 16. Mampu menunjukkan dengan benar lapisan pembuluh darah 17. Mampu menunjukkan dengan benar distribusi pembuluh darah ke seluruh tubuh

SISTEM KARDIOVASKULER

1

SISTEM KARDIOVASKULER
Fungsi Sistem Cardiovascular
1. Alat transportasi O2, CO2, hormon, zat makanan, sisa makanan dari dan ke

jaringan 2. Pengatur keseimbangan cairan ekstrasel Komponen utama :
1. Darah 2. Jantung

3. Pembuluh Darah 1. Darah
KOMPOSISI DARAH

 Plasma 1. Air (90%) 2. Garam mineral (klorida, fosfat, karbonat natrium, kalium dan kalsium) 3. Protein plasma (albumin, globulin, fibrinogen, protrombin, heparin) 4. Zat nutrisi (glukosa, asam amino, asam lemak, gliserol, vitamin) 5. Gas larut (oksigen, karbondioksida, nitrogen) 6. Sisa produk (urea, asam urat, kreatinin) 7. Antibodi, antioksidan 8. Hormon 9. Enzim  Sel Darah 1. Sel darah merah (eritrosit) 2. Sel darah putih (leukosit) 3. Trombosit

SISTEM KARDIOVASKULER

2

dll) Berfungsi dalam produksi antibodi 3. Bila terikat O2 warnanya menjadi merah cerah. Neutrofil Bersifat memakan partikel kecil (fagositosis). Eosinofil Berfungsi pada kondisi alergi c. dan bila tereduksi berwarna merah gelap  Fungsi utama eritrosit : membawa O2 dari paru ke jaringan dan membawa CO2 dari jaringan ke paru  Diproduksi dalam sumsum merah tulang spongiosa. hidup selama 120 hari lalu dimakan oleh makrofag SEL DARAH PUTIH (LEUKOSIT) Terbagi atas : 1. Monosit Berukuran paling besar dan bersifat fagositik SISTEM KARDIOVASKULER 3 .000.2 mikrometer  Jumlah 5. Granulosit Diproduksi di sumsum merah tulang dan bertahan hidup sampai 21 hari a. Basofil Mengandung heparin dan histamin 2.SEL DARAH MERAH (ERITROSIT)  Berbentuk seperti cakram ∅ 7. Limfosit Diproduksi dalam KGB dan jaringan limfatik (limpa. hati. dapat bergerak amuboid keluar dari pembuluh darah dan mendekati lokasi peradangan b.000 buah per mm3 darah  Tidak punya nukleus tapi mengandung protein khusus yg bernama hemoglobin (Hb)  Hb mengandung zat besi  Hb dapat mengikat oksigen (oksihemoglobin).

lisosom. granulgranul (mengandung fibrinogen. sternum. costae. Berbentuk diskus (∅ 1. cranium.0 µ m)  Tidak mengandung nukleus. limpa sebagai pembentuk sel limfoid dan timus sebagai pembentuk limfosit. Mengandung RNA. pelvis. vertebrae FUNGSI DARAH  Membawa zat makanan ke jaringan  Membawa oksigen ke jaringan  Membawa air ke jaringan  Membawa produk sisa ke organ ekskresi  Melawan infeksi bakteri  Mendistribusikan sekret dari kelenjar hormon dan enzim  Mendistribusikan panas secara merata ke seluruh tubuh  Menghentikan perdarahan SISTEM KARDIOVASKULER 4 . Aktif sampai sebelum kelahiran  Embrio 20 minggu : Sumsum tulang mulai aktif sebagai pembentuk sel  Lahir sampai dengan 2-3 tahun : Sumsum tulang merah yang aktif memproduksi darah  Lalu digantikan oleh sumsum tulang kuning. Sumsum tulang merah pada orang dewasa hanya terdapat pada ujung tulang panjang. mitokondria.TROMBOSIT (PLATELET)  Fragmen-fragmen dari sel raksasa bernama megakaryosit. trombospondin dan faktor von willebrand)  Isi trombosit akan teraktivasi saat diperlukan proses pembekuan darah (hemostasis) PEMBENTUKAN SEL DARAH (HEMOPOIESIS)  Embrio 2 minggu : Sel hemopoetik pertama muncul  Embrio 12-16 minggu : Hati merupakan organ utama pembentuk darah.5-3. faktor V.

Jantung • Jantung merupakan organ muskular berongga yang bentuknya mirip piramid • Terletak dalam pericardium di mediastinum medius PERICARDIUM  Merupakan kantong fibroserosa yang membungkus jantung dan pangkal pembuluh besar  Letak : mediastinum medius.2. Menyediakan pelumas utk gerak kontraksi SISTEM KARDIOVASKULER 5 . Membatasi pergerakan jantung 2. posterior terhadap korpus sterni dan kartilago iga ke-II sampai VI  Fungsi : 1.

b. Dalam : Endocardium SISTEM KARDIOVASKULER 6 . c.Terdiri dari 2 lapis : 1. Tengah : Myocardium (otot jantung) 3. Luar : Epicardium (pericardium serosum lamina visceralis) 2. 9 cm dari garis tengah BATAS JANTUNG  Batas kanan dibentuk atrium dextra  Batas kiri oleh auricula sinistra dan ventrikel sinistra  Batas bawah oleh ventrikel dextra. depan. atrium dextra  Apex oleh ventrikel sinistra Batas-batas ini penting untuk pemeriksaan radiografi jantung DINDING JANTUNG Tersusun atas : 1. yg berisi cairan pericardial PERMUKAAN JANTUNG  Facies sternocostalis (anterior) Dibentuk oleh atrium dextra dan ventrikel dextra Pinggir kanannya dibentuk oleh atrium dextra Pinggir kirinya oleh ventrikel sinistra dan sebagian auricula sinistra  Facies diafragmatica (inferior) Dibentuk oleh ventrikel dextra dan sinistra dan permukaan inferior atrium dextra  Basis cordis (posterior) Dibentuk oleh atrium sinistra  Apex cordis (mengarah ke bawah. Pericardium serosum lamina parietalis Pericardium serosum lamina visceralis (epicardium) Cavitas pericardia → ruang diantara dua lamina. Pericardium serosum a. kiri) Dibentuk oleh ventrikel sinistra Terletak setinggi spatium interkostal V sinistra. Pericardium fibrosum 2.

RUANG JANTUNG Dibagi oleh septum vertikal menjadi 4 ruang : 1. Atrium dextra Atrium sinistra Ventrikel dextra Ventrikel sinistra Mempunyai dinding yg tipis dan dipisahkan oleh septum interatriale Mempunyai dinding yg tebal dan dipisahkan oleh septum interventrikulare SISTEM KARDIOVASKULER 7 . 3. 2. 4.

Bagian anterior rigi tersusun atas berkas otot musculli pectinati.  Dinding ventrikel jauh lebih tebal dan banyak riginya (trabeculae carneae). Terletak anterior terhadap muara VCI dan dilindungi katup tricuspid. Melekat ke dinding ventrikel dan puncaknya dihubungkan oleh chordae tendineae  Katup trikuspid melindungi ostium intraventrikulare. Mengalirkan sebagian besar darah dari dinding jantung Ostium atrioventriculare dextra. melindungi ostium trunci pulmonalis ATRIUM SINISTRA  Terdiri atas rongga utama dan auricula sinistra  Bagian dalam atrium sinistra licin. Terdiri atas cuspis anterior. VENTRIKEL DEXTRA  Berhubungan dengan atrium dextra melalui ostium atrioventrikulare dextra dan berhubungan dengan truncus pulmonalis melalui ostium trunci pulmonalis.  Trabeculae carneae terdapat musculli papillares . Bermuara ke bagian bawah atrium. bagian dalam auricula sinistra berigi  Muara pada atrium sinistra : 1. 4 buah venae pulmonales 2. Permukaan dalam sulcus terminalis berigi yg disebut crista terminalis. Fungsi mengalirkan darah dari setengah bagian bawah tubuh Sinus coronaria. yg dilindungi katup mitralis SISTEM KARDIOVASKULER 8 . Fungsi mengalirkan darah dari setengah bagian atas tubuh Vena cava inferior. Rongga sebelum ostium trunci pulmonalis berbentuk corong dan disebut infundibulum. septalis dan inferior  Katup trunci pulmonalis juga terdiri atas 3 valvula semilunar.  Muara atrium dextra : Vena cava superior.ATRIUM DEXTRA  Terdiri atas rongga utama dan rongga kecil (auricula) yg dipisahkan oleh sulcus terminalis. dilindungi katup rudimenter. tdk punya katup. Bermuara ke bagian atas atrium. Ostium atrioventrikulare sinistra.

coronaria sinistra. Katup mitral/bikuspid :   4. darah akan dialirkan ke seluruh tubuh. Mempunyai 2 valvula semilunar  Katup aortae melindungi ostium aortae.pulmonalis darah akan melewati paru-paru untuk menyerap oksigen paling baik terdengar di ujung medial spatium intercostal II sinistra mengatur aliran darah kaya oksigen dari atrium kiri ke ventrikel kiri paling baik didengar di linea midclavicula sinistra setinggi spatium intercostal V sinistra 2. Katup aorta :  mengatur aliran darah dari ventrikel kiri ke aorta. Katup trikuspid :   mengatur aliran darah antara atrium kanan dan ventrikel kanan auskultasi paling baik terdengar di ujung bawah kanan corpus sterni mengatur aliran darah dari ventrikel kanan ke arteri pulmonalis dari a. Katup pulmoner :    3. Dari aorta. yg posterior sinistra merupakan tempat asal a. KATUP JANTUNG Ada 4 katup yang mengatur aliran darah dari tubuh melalui jantung : 1. Paling baik didengar di sekitar ujung medial spatium intercostal II dextra  SISTEM KARDIOVASKULER 9 . dinding aorta menonjol membentuk sinus aortae.VENTRIKEL SINISTRA  Berhubungan dengan atrium sinistra melalui ostium atrioventrikulare sinistra dan dengan aorta melalui ostium aortae  Dinding ventrikel sinistra 3x lebih tebal dari dinding ventrikel dextra  Tekanan darah di ventrikel sinistra 6x lebih tinggi dari tekanan darah di ventrikel dextra  Katup mitralis melindungi ostium atrioventrikulare. Di belakang setiap valvula. coronaria dextra.  Sinus aortae yang anterior merupakan tempat asal a. Mempunyai 2 valvula semilunar.

Nodus atrioventricularis (AV) Terletak pada bagian bawah septum interatriale. Di inferior. impuls dikirim ke ventrikel melalui fasciculus atrioventrikularis 3. terbagi 2 cabang RBB dan LBB yg melanjutkan diri sebagai serabut-serabut purkinje 4. Berasal spontan dari sistem konduksi  Sistem konduksi jantung : 1. Serabut Purkinje SISTEM KARDIOVASKULER 10 . Atrium dextra. Fasciculus atrioventricularis Berkas his.SISTEM KONDUKSI JANTUNG  Berkontraksi secara ritmik. jalur serabut otot jantung yg menghubungkan myocardium atrium dan ventrikel. Dari sini. Merupakan asal impuls ritmik elektrik spontan jantung yg disebarkan ke seluruh otot jantung 2. Nodus sinuatrialis (SA) Terletak pd dd.

3. elastin dan serabut kolagen 3. Tunika media → mengandung otot polos.1mm  VENA Pembuluh yg membawa darah kembali ke jantung Venula adalah vena yg terkecil Plexus venosus adalah hubungan antar vena-vena besar Venae comitantes adalah 2 vena yg berjalan di masing-masing sisi arteri profunda  KAPILER Pembuluh yg sangat kecil yg membentuk anyaman yg menghubungkan arteriola dan venula  Anastomosis Hubungan antara pembuluh yang lebih besar dari kapiler. Contohnya : Anastomosis arteriovenosa adalah hubungan langsung arteri dan vena tanpa melalui pembuluh kapiler  Plexus Jaringan antar beberapa arteri atau beberapa vena yg mendarahi suatu daerah ARTERI Lapisan dinding arteri : 1. Tunika adventisia → mengandung serabut kolagen dan elastin 2. KAPILER Terdiri dari selapis sel tunggal sel endotel (mirip tunika intima) SISTEM KARDIOVASKULER 11 . Pembuluh Darah  ARTERI Pembuluh yg membawa darah dari jantung dan mendistribusikannya ke seluruh jaringan tubuh Arteriola adalah arteri yg ∅nya kurang dari 0. Tunika intima → mengandung selapis sel endothelial Arteriol juga mempunyai 3 lapisan dimana lapisan tunika media lebih tebal dan tunika adventisia lebih tipis.

Yaitu v. SISTEM KARDIOVASKULER 12 . Banyak memiliki katup berbentuk semilunar berfungsi mencegah darah mengalir ke arah yg salah PEMBULUH DARAH TUBUH Terbagi atas : 1. Sirkulasi Koroner : susunan pembuluh darah yang mendarahi jantung 2. cardiaca magna. Sirkulasi Pulmoner : susunan pembuluh darah yang membawa darah ke dan dari paru untuk proses oksigenasi 3.coronaria dextra dan a. v.coronaria sinistra  Kedua arteri tersebut adalah cabang dari AORTA ASCENDENS tepat di atas katup aorta  Pembuluh balik dinding jantung mengalir ke atrium kanan melalui sinus coronarius.VENA • • Terdiri dari 3 lapis seperti arteri tapi tunika media lebih tipis. Sirkulasi Sistemik : susunan pembuluh darah yang membawa jantung ke seluruh tubuh SIRKULASI KORONER  Jantung mendapatkan darah dari a.ventrikuli dextra anterior. cardiaca media dan v.cardiaca parva dan v.

interventrikularis posterior : mendarahi ventrikel sinistra dan dextra. nodus dan sinus atrium dextra A. r.A.atriales : mendarahi permukaan anterior. fasies costalis sampai ke apex 3.coronaria dextra  Berasal dari posterior kiri sinus aortae ascendens. posterior septum ventrikuler. pulmonalis sinistra : berjalan ke kiri nasuk ke radix pulmonis sinistra SISTEM KARDIOVASKULER 13 . menghubungkan jantung dengan paru.circumflexus : mendarahi pinggir kiri jantung dari ventrikel sinistra sampai apex cordis SIRKULASI PULMONER Truncus Pulmonalis. Coronaria Sinistra  Lebih besar dibanding a. Berjalan ke depan antara truncus pulmonalis dan auricula sinistra  Cabang : 1. nodus atrioventrikularis 5. conus pulmonis 2. ventrikel dextra. septum ventrikulare. r. ventrikulares anteriores : mendarahi anterior ventrikel dextra. Terdiri atas :  Arteri pulmonales membawa darah dari ventrikel dextra ke paru Cabang-cabang : 1. r.ventrikulares posterior : mendarahi fascies diafragmatika ventrikel dextra 4.coni arteriosi : mendarahi infundibulum ventrikel dextra dan dinding atas anterior ventrikel dextra 2. r. r. R. Coronaria Dextra  Berjalan ventrikel sepanjang septum atrioventrikulare dextra  Mendarahi seluruh apex. A. atrium dextra. pulmonalis dextra : berjalan ke kanan masuk ke radix pulmonis dextra 2. r.interventrikularis anterior : mendarahi ventrikel dextra dan sinistra. A. posterior dan lateral atrium dextra. sebagian atrium sinistra dan ventrikel sinistra dan septum atrioventrikuler  Cabang-cabang : 1.

panggul dan ekstremitas bawah SISTEM KARDIOVASKULER 14 . Aorta ascendens Cabang-cabangnya memperdarahi jantung 2. Ligamentum arteriosum : pita fibrosa yg menghubungkan bifucartio trunci pulmonalis. punggung.  Dua buah vena pulmonales meninggalkan paru menuju atrium sinistra jantung membawa darah kaya oksigen SIRKULASI SISTEMIK Sirkulasi sistemik dimulai dari aorta AORTA keluar dari ventrikel kiri jantung membagi darah kaya oksigen ke seluruh tubuh.3. sebagian dada dan ekstremitas atas 3. perut. Terbagi atas : 1. leher. Sisa ductus arteriosus yg pada janin mengalirkan darah dari truncus pulmonalis ke aorta. Aorta descendens Cabang-cabangnya memperdarahi dada. Arcus aorta Cabang-cabangnya memperdarahi kepala.

SISTEM KARDIOVASKULER 15 .

sehingga terletak di belakang pertengahan setinggi aortae. berjalan ke atas dan depan sternum sterni. coronaria sinistra. carotis communis sinistra 3.subclavia dextra 2. terbungkus pulmonalis  Cabang-cabangnya memperdarahi jantung. A. subclavia sinistra Aorta Descendens  Merupakan lanjutan dari arcus aorta  Cabang-cabang : 1. coronaria dextra dan a. Truncus brachiocephalicus : bercabang menjadi a. Arcus Aorta  Merupakan lanjutan aorta ascendens  Cabang-cabang : 1. yaitu a. carotis communis dextra dan a. Aorta thorasika 2.AORTA Aorta Ascendens :  Mulai dari basis ventrikel sinistra. Terdapat anastomosis antara kapiler-kapiler kedua arteri di seluruh jantung. A. Aorta abdominalis SISTEM KARDIOVASKULER 16 kanan angulus melanjutkan diri menjadi arcus dgn truncus .  Terletak di pericardium fibrosum. Aorta diafragmatika 3.

 Bersatu dengan v.cardiaca magna.ventrikuli dextri anterior dan vena-vena kecil yg bermuara langsung ke ruang-ruang jantung. Tonsil 3.  Sisanya dialirkan ke atrium dextra melalui v. leher dan kedua extremitas superior. Vena cava inferior (VCI)  Menembus centrum tendineum diafragmatika setinggi VT-VIII dan bermuara ke atrium dextra 3. Sinus coronaria  Sebagian besar darah dari jantung mengalir melalui sinus coronaria ke atrium dextra  Mengumpulkan darah antara lain dari : v.cardiaca media. azygos tepat sebelum masuk pericardium 2. SISTEM LIMFATIK Fungsi sistem limfatik :  Mengembalikan cairan dan protein dari jaringan ke dalam sirkulasi darah  Mengangkut limfosit dari kelenjar limfe ke sirkulasi darah  Membawa lemak dari usus ke sirkulasi darah  Menyaring dan menghancurkan mikroorganisme  Menghasilkan zat antibodi untuk melindungi tubuh dari infeksi Terdiri dari :  Cairan limf  Pembuluh limf  Organ-organ limfatik. Nodus limfoid 2. Vena cava superior (VCS)  Mengandung semua darah vena dari kepala. v.VENA-VENA UTAMA MENUJU JANTUNG 1. yang berisi sel-sel limfoid yaitu : 1. Limpa (spleen) SISTEM KARDIOVASKULER 17 .cardiaca parva dan v. Timus 4.

berfungsi menyerap lemak 3. Terdiri dari :  Duktus thoracicus (limfaticus sinistra) mengumpulkan limf dari sisi sebelah kiri badan regio-regio badan kanan di bawah thoraks.brakiosefalika lalu masuk ke VCS  SEL – SEL LIMFOID Berisi : 1. Pembuluh pengumpul limfatik : Tempat berkumpulnya kapiler 4. sel abnormal (co: sel kanker) atau sel asing (co:jaringan hasil transplantasi)  Limfosit sel-B SISTEM KARDIOVASKULER 18 . Bermuara di v. Menyerang sel yg terinfeksi. Bermuara di v.PEMBULUH LIMFATIK  Ada di seluruh tubuh kecuali :      Susunan Saraf Pusat Sumsum tulang Gigi Jaringan avaskuler. Lakteal : Pembuluh kapiler yang berbentuk seperti jari-jari (villi) di sekitar usus. Duktus limfatikus : pembuluh limf terbesar yang menyalurkan limf ke leher. regio thorax dx.subklavia dextra Duktus limfaticus dextra yg mengumpulkan limf dari bagian atas kanan badan (extremitas atas dx. leher dan kepala). Berjalan di sebelah arteri (dalam visera) atau di sebelah vena (pada jaringan subkutan) Terdiri dari : 1. Limfosit : leukosit yg berespons terhadap antigen dan benda asing yang spesifik  Limfosit sel-T Dibuat di sumsum tulang dan berkembang di dalam kelenjar timus. Pembuluh kapiler limfatik : Ujung-ujung pembuluh yang berpori-pori besar dan dapat menyerap dari jaringan interstitial sekitarnya 2.

 Strukturnya terdiri dari :  Kapsul : terbuat dari jaringan ikat padat  Trabekula : lekukan kapsul yang membentuk kompartemen  Korteks : berisi limfosit dan makrofag  Medulla : bag. Nodus Limfatik  Struktur berbentuk kacang ± 2.  Terdistribusi di seluruh tubuh. Lebih banyak pembuluh aferen daripada eferen  Pembuluh limf eferen : membawa limf ke luar nodus dari hilus SISTEM KARDIOVASKULER 19 . terutama di : regio cervical. Sel Retikuler Tempat sel-sel limfoid ORGAN LIMFATIK 1.Dibuat dan berkembang dalam sumsum tulang. Makrofag Sel monosit raksasa yg memakan antigen 3. Bila menemukan antigen akan menghasilkan sel plasma (yg melepaskan antibodi) dan sel memori. mengandung sel-T  Korda medullaris : serat retikuler yang memanjang sampai ke hilus  Sinus : ruang antar korteks dan medulla  Pembuluh limf aferen : membawa limf ke dalam nodus dari sisi konveksnya. regio axilla dan regio inguinal.5cm. 2.tengah nodus.

Tonsil Terletak membatasi hidung. Tonsil Faringeal : dekat rongga Tonsil Palatina : dekat rongga Tonsil Lingual : permukaan hidung 2. mulut dan faring 3.2. posterior lidah SISTEM KARDIOVASKULER 20 . mulut dan faring  Bila membesar dapat mengganggu pernafasan  Limfosit dalam tonsil melindungi tubuh dari patogen yang masuk melalui hidung dan mulut Terbagi 3 : 1.

patogen.  Terdiri dari kapsul dan trabekula digantikan ikat areolar oleh dan mengandung Terbagi atas : 1. lalu mengecil jarongan adipose.  Terletak di ruang abdomen sinistra.  Setiap lobus berisi sel-T. Trabekulae terdiri dari korteks dan medulla dan lobulus 4. sebelah inferior diafragma dan sebelah posterior gaster. sisa sel dan sel tua dari aliran darah. Limpa (Spleen)  Organ limfatik terbesar berukuran 12 cm. Menyaring darah.3. Kapsul 2. Timus  Dua buah lobus yg terletak antara paru. 2. limfosit 2. sebelah anterior aorta asendens  Berfungsi untuk pematangan sel-T  Berkembang pada masa kanak – kanak dan pubertas. Makrofag dalam limpa menyingkirkan bakteri. Menghancurkan sel darah merah SISTEM KARDIOVASKULER 21 . terdiri dari : 1. Pulpa putih : berisi serat retikuler. Pulpa merah : berisi sinus venous  Diperdarahi arteri dan vena splenikus Fungsinya : 1.

3. Respons imun 5. Menghasilkan sel darah merah dan putih (pada saat perkembangan embrio) SISTEM KARDIOVASKULER 22 . Reservoir darah 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful