DASAR-DASAR TEORI STRUKTURALISME LINGUISTIK Makalah Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Lulus Mata Kuliah

Teori Linguistik

Oleh: Christopher Allen Woodrich NIM: 084114001

PROGRAM STUDI SASTRA INDONESIA JURUSAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA

.........PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa makalah yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain......... Penulis Christopher Allen Woodrich ii ....... ..... kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka sebagaimana layaknya karya ilmiah.... Yogyakarta..........

Makalah ini tidak sempurna dan apabila terjadi kekurangan saya mohon maaf lebih dahulu. Yogyakarta. 2010 Christopher Allen Woodrich NIM: 084114001 iii . Ferdinand de Saussure. y Pak Hery Antono.. Terima kasih. «««««««. untuk menjadi mitra bicara sepanjang penulisan makalah ini. y Alm.KATA PENGANTAR Atas bantuan mereka dalam penyelesaian makalah ini saya ingin ucapkan terima kasih kepada orang-orang berikut: y Trifosa Sie Yulyani Retno Nugroho. untuk memulai dan mengembangkan teori strukturalisme linguistik. atas dukungannya dalam semua tugas akademik.

.. 13 DAFTAR PUSTAKA ........... BAB IV: ANALISIS STRUKTURALISME LINGUISTIK ............................................................................................ Teori Strukturalisme Amerika ............................ B......................... DAFTAR ISI ........... i ii iii iv 1 1 1 1 3 5 5 8 8 A.................................. BAB I: PENDAHULUAN ........................................................................................ 11 BAB V: KESIMPULAN ...................................................................................................... A..................... TEORI STRUKTURALISME LINGUISTIK .... Kekuatan Teori Strukturalisme Linguistik ........ B.............. Teori Strukturalisme Eropa .... C........................ PERNYATAAN KEASLIAN KARYA .................................................................................. 11 A........................ Latar Belakang Masalah ......... KATA PENGANTAR ............................................... Kelemahan Teori Strukturalisme Linguistik ............................................... Sistematika Penyajian .................................. Pengertian Dasar Teori Strukturalisme Linguistik ............. 11 B......................................... C......................................................................................................DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL .................... Tujuan dan Metode Penelitian ................................. BAB II: BAB III: PENGERTIAN LINGUISTIK ............................................................. 14 iv ......................................................................

dan sistem penyajian. Bab tiga adalah pengertian dasar tentang teori strukturalisme linguistik. yaitu teori struktural. belum umum. Bab ini dibagi menjadi tiga subbab dan menjelaskan latar belakang masalah. secara luas maupun sempit. Oleh karena itu. Untuk mencapai tujuan itu akan digunakan metode penelitian pustaka. dan berbagai tokoh terkenal dalam dunia linguistik. cabang-cabang linguistik.BAB I: PENDAHULUAN A. Bab satu adalah bab pendahuluan. Terdapat dalam adalah penjelasan umum tentang linguistik. yang berfungsi sebagai pengantar. baik sebagai benda hidup maupun mati. bahasa patut dipelajari dan dimengerti oleh setiap manusia. subbab satu menjelaskan dasar-dasar teori strukturalisme linguistik dan subbab dua dan tiga menjelaskan dua paradigma dalam teori tersebut. Tujuan dan Metode Penelitian Penelitian dimaksud untuk mengemukakan dasar-dasar teori strukturalisme linguistik. C. yaitu alat komunikasi intrinsik yang memungkinkan komunikasi di antara anggota-anggota suatu kelompok tertentu. tujuan dan metode penelitian. Latar Belakang Masalah Bahasa merupakan salah satu ciri mutlak manusia. Menimbang itu. baik dari buku maupun internet. penulis akan berusaha untuk menyampaikan salah satu dasar teori linguistik. Bab dua berfungsi sebagai informasi latar belakang yang menjelaskan apa itu linguistik. Bab ini dibagi menjadi tiga subbab. Sistematika Penyajian Makalah ini dibagi menjadi lima bab dan delapan subbab. Namun. pengertian tentang peraturan-peraturan bahasa. v . B.

Analisis ini dibagai dua subbab. Bab terakhir adalah bab lima. vi . dengan subbab satu mengenai kekuatan teori strukturalisme linguistik dan subbab dua mengenal kelemahannya.Bab empat adalah analisis pro dan kontra teori strukturalisme linguistik. Bab ini merupakan kesimpulan dari makalah.

setiap cabang linguistik mempunyai objek material yang berbeda. 866. Singapura: Longman Group Ltd. Hal. Apabila terjadi kesalahan oleh salah satu pemain. Loreto. Todd. Namun. An Introduction to Linguistics. Hal. penelitian linguistik untuk bahasa Indo-Eropa maju jauh lebih cepat. Namun. linguistik modern di Eropa baru lahir pada abad kedelapan belas. baik secara luas maupun secara sempit. 1 2 3 4 Departemen Pendidikan Nasional. Cours de Linguistique Général. 36 ± 38. Linguistik. 1 ± 3. 1995. simponi itu masih tidak berubah. Cetakan keempat. yaitu ilmu tata bahasa dan telaah bahasa secara ilmiah. Hal. linguistik dapat digunakan untuk mempelajari setiap bahasa di Bumi. London: George Allen & Unwin Ltd. Bloomfield. Dengan demikian.3 Menurut Leonard Bloomfield. De Saussure. de Saussure berpendapat bahwa parole harus dipelajari secara tersendiri karena tidak mewakili langue-nya dengan sempurna. mempunyai objek material yang sama. 1995. Menurut de Saussure. beliau mengatakan bahwa ³seandainya pemikir Eropa mempunyai pengalaman yang sama seperti peneliti India. 4 ± 18. Edisi Ketiga. Hal. Leonard. 2005. vii . kini linguistik telah menjadi puluhan cabang sebagaimana tercantum pada Lambang 1.´4 Kini.BAB II: PENGERTIAN LINGUISTIK Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Language. linguistik ada dua arti. Akibatnya. Inggris. manusia sudah mempelajari bahasa semenjak zaman Yunani Kuno. seorang dosen bahasa Inggris di University of Leeds. Ferdinand.2 Namun. definisi itu benar karena linguistik mempelajari tanda-tanda komunikasi manusia (bahasa) dan bertugas untuk membuat peraturan yang mampu menjelaskan penggunaannya. dengan setiap penutur bahasa itu (orang yang ber-parole) seperti pemain. sebagai akibat dari komunikasi dengan India. Hal. Kamus Besar Bahasa Indonesia.1 Menurut Loreto Todd. Jakarta: Balai Pustaka. Payot & Rivages: Paris. Cetakan Kedua Belas. yaitu bahasa. bahasa (langue) dapat dilihat sama seperti halnya sebuah simponi. Ferdinand de Saussure mengemukakan adanya dua jenis linguistik: linguistique de la langue dan linguistique de la parole. Cetakan kedelapan.

Kuliah. Filsafat Ilmu Pengetahuan.LAMBANG 1: CABANG-CABANG LINGUISTIK Linguistik Umum Linguistik Murni Linguistik Historis Komparatif Linguistik Deskriptif Fonetik Fonologi Morfologi Sintaksis Analisis Wacana Semantik Pragmatik Cabang Linguistik Linguistik Interdisipliner Sosiolinguistik Psikolinguistik Filsafat Bahasa Logika Bahasa Etnolinguistik Stilistika Filologi Epigrafi Paleografi Pengajaran Bahasa Penerjemahan Leksikografi Sosiolinguistik Terapan Fonetik Terapan Pembinaan Bahasa Internasional Pembinaan Bahasa Nasional Pembinaan Bahasa Khusus Linguistik Medis Grafologi Mekanolinguistik5 Linguistik Terapan 5 Baryadi. I. viii . Praptomo. 2009.

Edinburgh. 2009. yang berasal dari bahasa Latin structura. kata struktur berasal dari bahasa Inggris structure. Key Ideas in Linguistics and the Philosophy of Language. dari kata dasar struere.6 Sementara. Hal. tujuan linguistik sinkronik umum adalah menentukan prinsip-prinsip dasar semua sistem idiosinkronik.8 Dalam bukunya. objek kajian dipandang sama seperti pembangunan rumah. Hal. Teori ini adalah suatu teori yang sering digunakan dalam ilmu-ilmu manusiawi. Hal. Teori strukturalisme pertama-tama dikaitkan dengan Linguistik oleh orang Swiss. de Saussure tidak menggunakan istilah linguistik struktural. dalam karyanya Cours de Linguistiques Général (Pengantar Linguistik Umum) pada tahun 1916. dengan demikian. Hal. Cit. Departemen Pendidikan Nasional. Seperti yang dikemukakan oleh de Saussure: L¶objet de la linguistique synchronique générale est d¶établir les principe fondamentaux de tout système idiosynchronique. De Saussure. 7 Dari kedua pernyataan di atas dapat ditarik bahwa strukturalisme adalah teori yang memandang dan meneliti objek sebagai suatu bangunan. tahap-tahap tertentu dan pembentukan yang terbatas. yang berarti ilmu. 221. 6 7 8 9 Chapman. dengan unsur-unsur yang tidak mungkin ditinggalkan. Cit. Dengan demikian. Ferdinand. Pengertian Dasar Teori Strukturalisme Linguistik Strukturalisme tidak hanya terbatas kepada dunia linguistik. les facteur constitutifs de tout état de langue. Inggris: Edinburgh University Press. Op. bangunan´ dan morfem ± isme. teori struktural diharapkan mampu menjelaskan semua bahasa di dunia karena ada dasar-dasar sama. Siobhan dan Christopher Routledge. perlu ada penjelasan strukturalisme secara umum. Secara etimologis. 141. ix . Cit. tetapi linguistik sinkronik. secara struktural. susunan. 9 Dalam kata lain. 1377. 219. Siobhan dan Christopher Routledge. secara simpel. Ferdinand de Saussure. yaitu faktor-faktor pembentukan setiap bahasa. Op. seperti linguistik. Op. Chapman. baik ilmu sosial maupun ilmu humaniora.BAB III: TEORI STRUKTURALISME LINGUISTIK A. strukturalisme terdiri dari struktur yang berarti ³cara sesuatu disusun atau dibangun.

Apabila dibagi menjadi suku kata. yang terkait dengan konteks). De Saussure. dès qu¶on ne retiens qu¶un de ces éléments. Ferdinand. Tidak ada satuan gramatikal tanpa referen dan referens. kalimat). Jadi.11 Kedua prinsip ini adalah sebagai berikut : 1. dalam kata lain. linguis tidak boleh melihat kedudukannya relatif kata lain. 1213 Contoh suatu kelompok paradigmatic adalah kelompok kata menata. Misalnya. 10 11 12 Chapman. dipisah dari semua yang mengurungnya di rantai fonik (misalnya. Sementara. De Saussure mengemukakan bahwa apabila tidak ada salah satu unsur ini. Harus ditelaah secara terpisah. keadaannya menjadi suatu keabstrakan karena tidak mengandung referens. elle s¶évanouit. 2. Siobhan dan Christopher Routledge.10 Dalam hal itu. Hal. Hal. pe dan da. 144 ± 145. x . 2. Satuan lingual tidak sepenuhnya ditentukan.. Ibid. Menurut de Saussure.. séparée de tout ce qui l¶entoure sur la chaine phonique. 170 ± 171. gramatikanya diteliti satu per satu secara diakronis.Ini sungguh mengejutkan untuk pemikir lain pada zaman itu. Op. de Saussure mengemukakan bahwa ada dua hal yang paling dasar dalam bahasa: ³Rappelons d¶abor deux principes qui dominant toute la question: 1. L¶entité linguistique n¶existe que par le signifiant et du signifié. yang terkait dalam pikiran linguis) dan syntagmatique (syntagmatic. Cit. L¶entité linguistique n¶est complètement déterminée que lorsqu¶elle est délimitée. 221. baik secara associatif (paradigmatic. satuan lingual menjadi abstrak. Sampai pada saat itu bahasa selalu diteliti berdasarkan perubahan sejarahwi. kata sepeda sudah mempunyai referen dan referens. Cit. teori strukturalisme mengizinkan penelitian sinkronik dalam satu bahasa atau pula berbagai bahasa karena bertujuan untuk menjelaskan dasar-dasar bahasa sebagai keseluruhan.´ diteliti. identitas suatu tanda itu ditentukan dari melihat tanda lain dalam kelompok kata lain. Op. se. tetapi dibebaskan. Hal. apabila kata singa dalam kalimat ³Anak anjing itu melarikan diri dari seekor singa.

en. Didownload Februari 2010.org/wiki/Ferdinand_de_Saussure. tidak mungkin ada kalimat yang berbunyi ³Buku itu memegang dia.´ www. 2010. pemikir Eropa lain mengadoptasi teori strukturalisme dan menyesuaikannya dengan pendapat mereka. Siobhan dan Christopher Routledge. yang dalam pikiran sudah dimengerti mempunyai hubungan. Chapman. 13 14 15 16 Kontribusiwan Wikipedia. Contoh suatu hubungan syntagmatic adalah kalimat ³Dia memegang buku itu. ³Ferdinand de Saussure.14 Oleh karena Cours de la Linguistique Général diterbitkan setelah de Saussure meninggal. misalnya anak dan anak-anak.´ atau ³Dia dipegang buku itu.´ www. ketika seorang linguis melihat kata buku dan buku-buku. Op.15 beliau tidak dapat mengembangkan teorinya.´ Penyukuan ini berguna untuk membantu seorang linguis memahami suatu bahasa tertentu.´ dan ³Buku itu dipegang dia.org/wiki/Structural_linguistics.wikipedia.menanam. Kontribusiwan Wikipedia. 2010. Teori struktural kemudian berkembang dari dua paradigma: strukturalisme yang dilanjutkan oleh linguis Eropa seperti Roman Jakobson (European Structuralism) dan strukturalisme yang dilanjutkan oleh Franz Boas dan Leonard Bloomfield (American Structuralism). Cit.16 B. Setelah melihat beberapa kelompok paradigmatic lain. yaitu morfem {me(N)-}. Ibid. menahan. Didownload Februari 2010. dan akan dijelaskan pada subbabsubbab di bawah.en. linguis tersebut dapat memahami bahwa ada hubungan paradigmatic di antara katakata itu. Perbedaan di antara kedua teori ini cukup besar.´ Dalam kedua kalimat di atas penempatan kata berdasarkan kata-kata di sekitarnya. dan menentang. Teori Strukturalisme Eropa Setelah penerbitan Cours de la Linguistique Général. 219 xi . Hal. dan macan dan macan-macan. ³Structural Linguistics.wikipedia. linguis itu dapat memahami bahwa pluralisation dalam bahasa Indonesia ditandai dengan pengulangan. Misalnya.

22 17 18 19 20 21 22 Ibid.17 Salah satu perubahan yang paling dasar ialah bagaimana bahasa dipandang: menurut de Saussure. 221. 223. Cit. yaitu menentufkan fitur unik dan pembeda pasangan minimal (kata) untuk menentukan fonem. Hal. tetapi kelompok linguis yang berprestasi. Franz Boas. ´Edward Sapir. tujuan proses ialah untuk menemui semua fonem dalam suatu bahasa. Metode struktural.21 Namun. Kontribusiwan Wikipedia.20 Edward Sapir.org/wiki/Edward_Sapir. Sapir (bersama muridnya Benjamin Lee Worf) juga membuat teori mengenai hubungan bahasa dan budaya. Chapman. yaitu setiap bahasa bukan hanya perwujudan konsep dalam budaya itu. Hal. seorang linguis Amerika Serikat keturunan Jerman. mengikuti proses ini. Siobhan dan Christopher Rutledge. 18 sedangkan strukturalis Eropa lain memandang bahasa sebagai suatu hal sosial. 222 Ibid. Beda dari Boas. dalam penelitiannya mengenai bahasa pribumi Amerika. Ini menghindari masalah yang muncul ketika harus menentukan batas bahasa individu dan bahasa umum. Hal. dan. Cit.19 C. terpisah dari makna. Teori Strukturalisme Amerika Strukturalisme di Amerika Serikat dimunculkan oleh seorang anthropolog. Op. Hal. De Saussure. sampai sekarang masih merupakan cara umum untuk telaahan fonologi. Cit. juga mempelajari bahasa suku pribumi Amerika dan menarik kesimpulan. yang menjelaskan strukturalisme baru ini bukanlah individu. bahasa adalah suatu bentuk psikis (entité psychique).en.Namun. yaitu kelompok Prague dan kelompok Geneva. Op. 99.´ http://www.wikipedia. 223 xii . Ferdinand. Pengaruh terbesar dari strukturalisme Eropa adalah dalam bidang fonologi. Siobhan dan Christopher Rutledge. Hal. 2010. Op. yang paling berpengaruh dalam strukturalisme Amerika adalah Leonard Bloomfield dan sekelompok linguis lain yang menafsirkan strukturalisme sebagai penelitian bahasa sebagai satuan mekanik. Didownload Februari 2010 Chapman. tetapi tanpa kata untuk suatu konsep maka konsep itu tidak bisa dipikirkan.

[but] there is no grammatical arrangement uniting them into one larger form. Sebagaimana telah dinyatakan oleh Bloomfield: The study of speech-sounds without regard to meanings is an abstraction: in actual use.. kemari!´ Namun. 139 ± 140. Cit. . mari dapat berdiri sendiri sebagai kalimat ³Mari!´ atau sebagai bagian dari kalimat ³Mari.. or else as an independent form. Leonard. Misalnya. a linguistic form appears either as a constituent of some larger form .. include every object and happening in their universe. speech-sounds are uttered as signals.´24 Menurut beliau. Linguis Amerika setelah Bloomfield. kemari! Ada cicak besar! Keren lho!. Zellig Harris sering menggunakan istilah 23 24 Bloomfield. Ibid. . we should have to have a scientifically accurate knowledge of everything in the speakers¶ world.. A form which in one utterance figures as a sentence may in another utterance appear in included position.Menurut Bloomfield. kemari!´ dapat berdiri sendiri atau bisa mewujudkan bagian dari kalimat ³Mari Yohannes. An utterance may consist of more than one sentence . sama seperti halnya fonem dan kata: ³In any utterance. The actual extent of human knowledge is very small. compared to this. In order to give a scientifically accurate definition of meaning for every form of a language.. the meaning of a linguistic form [is] the situation in which the speaker utters it and the response which it calls forth in the bearer. 170 xiii . tuturan ³Mari Yohannes. not included in any larger (complex) linguistic forms. Hal... ini terjadi karena suatu bentuk linguistik harus mewujudkan diri sebagai sebagian dari satuan yang lebih besar dan / atau terdiri sendiri.´ tidak dapat dinyatakan sebagai satu kesatuan karena tidak ada hubungan gramatikal yang pasti. . Bloomfield juga menyatakan bahwa kalimat adalah satuan struktural. kemari!´ ³Mari. The statement of meanings is therefore the weak point in languagestudy...23 Beda dari strukturalis Eropa. pemisahan dari makna ini terjadi karena pembelajaran makna dinyatakan titik kelemahan dalam penelitian bahasa. Hal.. Op.. baik struktural maupun tidak. .. The situations which prompt people to utter speech.. .. semakin lama semakin meninggalkan semantik.

Cit.struktur dalam karya-karyanya (misalnya Methods in Structural Linguistics yang diterbitkan pada tahun 1951) dan Noam Chomsky telah merumuskan formula yang hampir matematis untuk membentuk kalimat dalam karyanya Syntactic Structures (1957). Hal. 223 ± 224.25 25 Chapman. Op. xiv . Siobhan dan Christopher Routledge.

aucune démonstration n¶est possible sans une simplification conventionnelle des données. Kekuatan Teori Strukturalisme Linguistik Dibanding teori positivisme yang mendahuluinya. ketidakpastian tempat. Waktunya sudah pasti. Ibid.³26 Ketidakpastian waktu. 143. vii xv . They believed that breathtaking metaphysical pronouncements could be inferred from simple-minded descriptive statements. Hal. yang mengandung masalah: ³D¶ailleurs la délimitation dan le temps n¶est pas la seule difficulté que nous rencontrons dans la définition d¶un état de langue . merasa bahwa strukturalisme pasca-de Saussure tidak sesuai dengan pemikiran de Saussure. positivisme merupakan suatu teori diakronik. tempatnya sudah pasti. comme dans la plupart des sciences. G. Hal. Op. dan fakta bahwa positivisme tidak menjelaskan prinsip-prinsip dasar bahasa itu menjadi momok dalam penelaahan bahasa. yang dilakukan secara sinkronik.BAB IV: ANALISIS STRUKTURALISME LINGUISTIK A. Pavel. Kelemahan Teori Strukturalisme Linguistik Banyak linguis. teori strukturalisme jauh lebih mampu menjelaskan dasar bahasa sebagai keseluruhan. 141 ± 143. strukturalisme tidak mampu menjelaskan dasar-dasar bahasa. Cit. 1989.´28 Dalam kata lain. 26 27 28 De Saussure. la notion d¶état ne peut être qu¶approximative. akibatnya.27 B. le même problème se pose à propos de l¶espace. Massachusetts: Blackwell Cambridge. Bref. pemikir struktural) took a specialized science for a collection of speculative generalities. termasuk T. strukturalisme pasca-de Saussure hanya bersifat deskripitif dan menjelaskan hal-hal yang tampil di depan mata. En linguistique statique. Hal. G. de Saussure berpendapat bahwa penelaahan linguistik struktural. Ferdinand. Menurut Pavel: ³They (Pen. Sementara. The Feud of Language. Pavel. Menurut de Saussure. tidak memiliki kelemahan ini. dan tujuannya ialah memahami aturan-aturan dasar bahasa. T.

strukturalisme dalam dunia linguistik hanya berguna dalam fonologi dan morfologi karena jumlah kesatuannya terbatas. John R. strukturalisme dinyatakan tidak cukup untuk penelitian sintaksis karena tidak ada batas jumlah kalimat yang mungkin dalam suatu bahasa. "Chomsky's Revolution in Linguistics. Namun. Juni 29 xvi . Chomsky mendirikan generative grammar.29 29 Searle.. Berdasarkan kritik ini." New York Review of Books. 1972.Menurut Chomsky.

strukturalisme linguistik adalah penelitian bahasa secara sinkronik untuk mengetahui peraturan-peraturan dasarnya. Dengan demikian. strukturalisme masih mampu menjelaskan fonologi dan morfologi dengan baik dan bahkan beberapa prinsip dasarnya (terutama adanya referen dan referens) yang menjadi ajaran linguistik dasar sampai sekarang. dengan memperhatikan setiap unsur bahasa terpisah dengan yang lain. xvii . Tanpa pengertian dasar itu. apalagi digunakan dalam penelitian. sebelum menggunakan teori linguistik modern lain seorang linguis harus memahami strukturalisme dulu.BAB V: KESIMPULAN Sebagaimana telah dikemukakan di atas. Walaupun ada kekurangannya. teori lain tidak dapat dipahami.

Edinburgh. Bloomfield. London: George Allen & Unwin Ltd. Loreto. Jakarta: Balai Pustaka. ³Structural Linguistics. 2010. Praptomo. Massachusetts: Blackwell Cambridge. Cetakan kedelapan.wikipedia. 2009.org/wiki/Edward_Sapir. The Feud of Language. 2009. Cours de Linguistique Général. De Saussure. Didownload Februari 2010. I. Chapman. 1972. Inggris: Edinburgh University Press. Linguistics: An Introduction. 1995. Didownload Februari. 1995.wikipedia. 1989.´ www. Siobhan dan Christopher Routledge.wikipedia. T. 2009. Cambridge.en. 2010." New York Review of Books. John R. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2010. Cetakan Kedua Belas.org/wiki/Ferdinand_de_Saussure. 1973. Leonard. 2005.´ http://www. Radford. Juni 29 Todd. "Chomsky's Revolution in Linguistics. An Introduction to Linguistics. Edisi Ketiga.en. Departemen Pendidikan Nasional. Amerika Serikat: Cambridge University Press. Payot & Rivages: Paris. Pavel. Didownload Februari 2010 Kontribusiwan Wikipedia. Searle. Ferdinand. Cetakan keempat.DAFTAR PUSTAKA Baryadi. ³Ferdinand de Saussure. Language. ´Edward Sapir. Filsafat Ilmu Pengetahuan. Kontribusiwan Wikipedia. G. xviii . Singapura: Longman Group Ltd. Key Ideas in Linguistics and the Philosophy of Language. Kontribusiwan Wikipedia. 2010. Andrew dkk. Kuliah. Edisi Kedua.org/wiki/Structural_linguistics.´ www.en.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful