Pengertian Tari ( seni tari

)
Unsur utama yang paling pokok dalam tari adalah gerak tubuh manusia yang sama sekali lepas dari unsur ruang, dan waktu, dan tenaga.Tari adalah keindahan ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan berbentuk gerak tubuh yang diperhalus melalui estetika.Beberapa pakar tari melalui simulasi di bawah ini beberapa tokoh yang mendalami tari menyatakan sebagai berikut. Haukin menyatakan bahwa tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diubah oleh imajinasi dan diberi bentuk melalui media gerak sehingga menjadi bentuk gerak yang simbolis dan sebagai ungkapan si pencipta (Haukins: 1990, 2). Secara tidak langsung di sini Haukin memberikan penekanan bahwa tari ekspresi jiwa menjadi sesuatu yang dilahirkan melalui media ungkap yang disamarkan.

Kesenian
Kesenian mengacu pada nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga. Sebagai makhluk yang mempunyai cita rasa tinggi, manusia menghasilkan berbagai corak kesenian mulai dari yang sederhana hingga perwujudan kesenian yang kompleks. ® Kebudayaan

material

Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat, perhisalan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit, dan mesin cuci.

® Kebudayaan nonmaterial
Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian tradisional.

Budaya
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.

. Ia merupakan salah satu seni tarian Minangkabau yang masih diamalkan penduduk Negeri Sembilan keturunan Minangkabau."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika. termasuk sistem agama dan politik. Bahasa. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Bagi menambah unsur-unsur estetika . Kadangkala. sebagaimana juga budaya. dan karya seni. bahasa.Dengan demikian. merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Tari Piring Tarian Piring (Minangkabau: Tari Piriang) merupakan sebuah seni tarian milik orang Minangkabau yang berasal dari Sumatra Barat. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya. perkakas. Tarian ini merupakan tarian gerak cepat dengan para penari memegang piring di tapak tangan mereka. Penonton tentu akan berasa ngeri apabila kaca-kaca pecah dan tajam itu dipijak sambil menarik.Definisi Budaya Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. budaya bersifat kompleks. pakaian. Citra budaya yang brsifat memaksa tersebut membekali anggotaanggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka. bangunan. penari lelaki dan perempuan akan memijak piring-piring pecah tanpa rasa takut dan tidak pula luka. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia. membuat kerja menuai dan sebagainya. budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain. diiringi dengan lagu yang dimainkan oleh talempong dan saluang. piring-piring itu akan dilontar ke udara atau pun dihempas ke tanah dan dipijak oleh penari-penari tersebut. Tarian ini juga melambangkan rasa gembira dan syukur dengan hasil tanaman mereka.Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. Tarian ini memiliki gerakan yang menyerupai gerakan para petani semasa bercucuk tanam. dan luas. abstrak. magis dan kejutan dalam tarian ini. Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri. adat istiadat.Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit. "keselarasan individu dengan alam" d Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina. membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.

Tarian tersebut menggambarkan rasa kegembiraan dan rasa syukur masyarakat Minangkabau ketika musim panen telah tiba. bersemangat. atraktif. Kesenian tari piring ini dilakukan secara berpasangan maupun secara berkelompok dengan beragam gerakan yang dilakukan dengan cepat. dimana para muda mudi mengayunkan geraklangkah dengan menunjukkan kebolehan mereka dalam mempermainkan piring yang ada di tangan mereka. .Tarian ini diiringi lagu yang dimainkan dengan talempong dan saluang. Kadangkala piring-piring tersebut mereka lempar ke udara atau mereka menghempaskannya ke tanah dan diinjak oleh para penari tersebut dengan kaki telanjang. dinamis serta diselingi bunyi piring yang berdentik yang dibawa oleh para penari tersebut.Tari Piring ini menjadi sangat digemari bahkan di negeri tetangga juga seperti Malaysia tari ini sering dibawakan. Kesenian tari piring ini dilakukan secara berpasangan maupun secara berkelompok dengan beragam gerakan yang dilakukan dengan cepat. dimana para muda mudi mengayunkan gerak langkah dengan menunjukkan kebolehan mereka dalam mempermainkan piring yang ada di tangan mereka. dinamis serta diselingi bunyi piring yang berdentik yang dibawa oleh para penari tersebut. yang dimana gerakannya dilakukan dengan cepat sambil memegang piring di telapak tangan mereka.Tarian Piring merupakan seni tari yang dimiliki oleh orang Minangkabau yang berasal dari Sumatera Barat. Pada awalnya sejarah tari piring ini memiliki maksud dalam pemujaan masyarakat minangkabau terhadap Dewi Padi dan penghormatan atas hasil panen. yang dimana gerakannya dilakukan dengan cepat sambil memegang piring di telapak tangan mereka. Tarian Piring merupakan seni tari yang dimiliki oleh orang Minangkabau yang berasal dari Sumatera Barat. di luar negeri tari piring dikenal dan disenangi karena tarian ini memiliki gerakan yang enerjik.Tarian ini diiringi lagu yang dimainkan dengan talempong dan saluang. Kadangkala piring-piring tersebut mereka lempar ke udara atau mereka menghempaskannya ke tanah dan diinjak oleh para penari tersebut dengan kaki telanjang. Pada awalnya sejarah tari piring ini memiliki maksud dalam pemujaan masyarakat minangkabau terhadap Dewi Padi dan penghormatan atas hasil panen. Namun pada jaman sekarang tarian tersebut lebih sering diadakan pada acara pernikahan. serta gerakan dari tari tersebut tidak monoton sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton Tari Piring. dinamis. Tarian tersebut menggambarkan rasa kegembiraan dan rasa syukur masyarakat Minangkabau ketika musim panen telah tiba.

topeng itu adalah kedok (penutup wajah). tidak untuk masyarakat Betawi. Salah seorang tokoh seniman Betawi yang telah mengusung aneka tari-tarian Betawi khususnya Tari Topeng hingga ke mancanegara adalah Entong Kisam. bersemangat. atau pun petaka lainnya. bukan? Ya. Masyarakat Betawi menggunakan ³topeng´ untuk istilah pertunjukan. Topeng Betawi dapat diartikan pertunjukan dalam bentuk teater yang mengandung aspek tari. serta gerakan dari tari tersebut tidak monoton sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton Tari Piring. Anda pasti kenal kesenian yang bernama Topeng Monyet.Namun pada jaman sekarang tarian tersebut lebih sering diadakan pada acara pernikahan. dinamis. Mungkin bagi banyak orang. Cina dan Thailand. atraktif. Para penarinya menggunakan topeng yang mirip dengan Topeng Banjet Karawang Jawa Barat. dan teater. Selain dapat menolak bala. narasi dengan dialog maupun monolog. Topeng Betawi memiliki tiga unsur utama yaitu : musik. Tarian dalam Topeng Betawi inilah yang disebut Tari Topeng. serta 33 negara. nyanyi. di luar negeri tari piring dikenal dan disenangi karena tarian ini memiliki gerakan yang enerjik. namun dalam Topeng Betawi memakai bahasa Betawi. tari. Negara yang paling sering ia lawati bersama grup tari topengnya adalah Perancis. sakit. juga dinilai mampu menghilangkan kedukaan karena kematian. Namun. salah satunya adalah Topeng Betawi. masyarakat Betawi menggunakan pendekatan berbeda mengenai istilah topeng. Mengapa menggunakan ³topeng´? Ini dikarenakan dahulu masyarakat Betawi menganggap Topeng memiliki kekuatan magis. Selain itu. Jadi. Dirinya sudah berkeliling ke 5 benua. Tari Topeng Betawi Masyarakat Jakarta asli atau dikenal dengan suku Betawi mempunyai banyak kesenian. kesenian yang biasa Anda temui di Jakarta dan sekitarnya ini adalah pertunjukkan yang menampilkan atraksi dari monyet yang terlatih. .Tari Piring ini menjadi sangat digemari bahkan di negeri tetangga juga seperti Malaysia tari ini sering dibawakan.

Jika dulu (tahun 70-an) masih berlangsung hingga pukul 4 pagi. mengingat rasa memiliki terhadap budaya Betawi. Meskipun harus membayar mahal untuk sebuah pertunjukan Topeng Betawi. esensi Topeng yang sakral dan magis tak lagi menjadi motivasi bagi yang punya hajat. Termasuk berbagai bentuk kedok yang memperlihatkan keragaman topeng. yang dikemas oleh Bapak Gugum Gumbira. Tari Jaipong berhasil dikembangkan oleh Seniman Sunda menjadi tarian yang memasyarakat dan sangat digemari oleh masyarakat Jawa Barat ( khususnya ). . hal yang paling menarik adalah setiap gerakan yang terkandung dalam tarian ini enerjik dan unik. dan penyambutan tamu. sunatan. Yang tumbuh mulai tahun 1985. nampaknya Topeng Betawi juga telah mengalami perubahan yang cukup signifikan. Tercatat ada lima bentuk perubahan yang disebabkan oleh urutan waktu dalam sejarah.Bagi masyarakat Betawi. Itu bisa dimaklumi. Unsur dasar dari tari jaipong adalah perpaduan dari gerak tari ketuk tilu. pencak silat. bila si empunya hajat ingin menggelar Topeng Betawi. tapi juga dimiliki para pendatang yang ingin melestarikan budaya Betawi menurut zamannya. pagelaran yang diselenggarakan dalam lingkup tradisi yaitu acara pernikahan dan khitanan. dan tari klasik. Pada kedua ritual itu. Setelah ada kesepakatan biaya. Kelima. Topeng Betawi dipagelarkan untuk memeriahkan pesta. seperti pernikahan dan khitanan. bahkan populer sampai di luar Jawa Barat. hilang secara perlahan lahan. ³Biar tekor asal kesohor´ begitu ungkapan kalangan masyarakat Betawi tertentu dalam menjaga image status sosiainya.Kedua. dalam hal ini keragaman pagelaran Topeng Betawi. Nah. kekurangannya akan dibayar pagi setelah pesta usai. Uangnya diambil dari amplop sumbangan dari para tamu yang hadir. kini bukan hanya milik orang Betawi saja. Tari Jaipong biasanya dipentaskan pada acara pernikahan.Keempat. Perkembangannya saat ini sudah sampai mancanegara. Ketiga. Topeng tak lagi berfungsi sebagai penolak bala atau nazar bagi anak yang sering sakit-sakitan. berkembangnya zaman telah merubah historical sequences dari Topeng Betawi. juga mengalami pergeseran ke acara yang lebih bersifat nasional. Ini dikarenakan orang-orang harus bersiap diri untuk sholat Subuh agar tidak kesiangan. Selain itu. Masyarakat Betawi lebih percaya rumah sakit atau puskesmas untuk mengobati seseorang yang sakit. Tari Jaipong sangat menarik dan diminati banyak orang. lama kelamaan bergeser durasinya. sekarang paling lambat pukul 3 harus sudah selesai. telah terjadi pertumbuhan keragaman budaya. Dengan kata lain.Bisa dirasakan. Topeng Betawi digunakan dalam ritual kehidupan yang dianggap cukup penting. namun rasanya hal itu tidak menjadi persoalan. Tidak saja secara fisik tetapi juga ideologinya. keragaman estetika yang muncul di antara orang-orang Betawi pun mulai menghilang karena masuknya para pendatang ke daerah orang-orang Betawi. Seiring pergantian zaman. yaitu Gugum Gumbira. Topeng Betawi juga digelar dengan tujuan membayar nazar. durasi seni pertunjukan mengalami pergeseran. narasi pagelaran Topeng. tari gerege. ia lebih dulu membayar panjer (uang muka) pada grup yang telah dipilih.Pertama. TARI JAIPONG aipong adalah sebuah genre seni tari kreasi rakyat yang lahir dari kreativitas seorang seniman asal Bandung. dan telah beralih dengan mengunakan isu nasional yang kadang-kadang menjadi legitimasi kepentingan politik tertentu. tak lagi mengangkat tema kemiskinan di wilayah-wilayah tuan-tuan tanah.

sampai musik pengiring semua diubah dengan sangat modern. Gerakan ± gerakan yang dilakukan oleh kaum pria. tepatnya di anjungan Jawa Barat. Diklat ini juga tidak terlalu mahal biayanya yaitu tiga puluh lima ribu rupiah perbulan. tapi harus sopan. Ronggeng dalam tari pergaulan tidak lagi berfungsi untuk kegiatan upacara. Karena antara ketuk tilu dan jaipongan sangat banyak yang berbeda dari mulai gerakan tari. Tarian daerah di jaman sekarang. Diklat ini sudah berdiri sejak tahun 1982 hingga tahun ini diklat sudah berjalan kurang lebih 28 tahun. yang biasanya dalam pertunjukan tari-tari pergaulan tak lepas dari keberadaan ronggeng dan pamogoran. Informasi ini disampaikan oleh Bapak Ahmad Maulana. yaitu dalam rangka misi kebudayaan. Sejarah Sebelum bentuk seni pertunjukan ini muncul. tapi juga di kanca internasional. dikarenakan semakin majunya perkembangan jaman. ada beberapa pengaruh yang melatarbelakangi bentuk tari pergaulan ini. Pada tahun 1985 Bapak Gugum Gumilang mengubah ketuk tilu menjadi jaipongan. biasanya mengandung gerakan ± gerakan pencak silat. sedangkan para kaum wanita gerakannya mengandung gerakan ± gerakan pergaulan. bahkan menjadikan tarian ini sebagai diklat. Selain itu jaipongan juga dapat membugarkan badan dan menjaga kecantikan. Di Jawa Barat misalnya. energik. ada juga wanita yang berumur sekitar 67 tahun. selaku pengajar diklat di anjungan Jawa Barat. Masih ada yang melestarikannya. tari pergaulan merupakan pengaruh dari Ball Room. dan diklat dilakukan 3 kali dalam seminggu. Diklat di anjungan Jawa Barat sudah mengikuti banyak event yang ada bukan hanya di regional. Tapi di dalam objek wisata Taman Mini Indonesia Indah. Dulu jaipong dikenal dengan nama ketuk tilu. adalah peserta diklat yang masih sangat anak . karna penari dituntut harus mampu mengingat setiap gerakan ± gerakan yang terkandung dalam tarian ini. dan lebih unik. karna dari ujung kaki sampai kepala semua dituntut untuk bergerak. Jaipongan dipercaya dapat menghilangkan pikun. Sebagai duta kesenian. ketuk tilu ada dua nama yaitu ketuk tilu perkembangan dan ketuk tilu abc-an. kebanyakan adalah wanita. mungkin sudah banyak yang tenggelam. .anak.Gerakannya bebas. perubahan yang dilakukan oleh bapak Gugum sangat signifikan. hal yang menarik dalam diklat ini. Peserta diklat untuk tarian jaipong tidak dibatasi usianya.

5) Jeblokan dan Jabanan. yang isu sentralnya adalah gerakan yang erotis dan vulgar. misalnya pada seni Jaipongan Subang dan Karawang. Dalam penyajiannya. dan Pepen Dedi Kurniadi. eksistensi tari-tarian dalam Topeng Banjet cukup digemari. Secara koreografis tarian itu masih menampakan pola-pola tradisi (Ketuk Tilu) yang mengandung unsur gerak-gerak bukaan. juga ada pula tarian yang tidak dipola (Ibing Saka). Beberapa gerakgerak dasar tari Jaipongan selain dari Ketuk Tilu. nama Gugum Gumbira mulai dikenal masyarakat. erotis. terutama di daerah Subang. Hal itu tercermin dalam pola penyajian tari pada pertunjukannya. Demikian pula dengan gerak-gerak tarinya yang tidak memiliki pola gerak yang baku. kendang. seperti waditra yang meliputi rebab. Istilah jeblokan diartikan sebagai pasangan yang menetap antara sinden dan penonton (bajidor). Namun dari ekspos beberapa media cetak. nibakeun dan beberapa ragam gerak mincid yang pada gilirannya menjadi dasar penciptaan tari Jaipongan. tiga buah ketuk. semangat. biasanya dibawakan oleh penari tunggal atau Sinden Tatandakan (serang sinden tapi tidak bisa nyanyi melainkan menarikan lagu sinden/juru kawih). Keberadaan ronggeng dalam seni pertunjukan memiliki daya tarik yang mengundang simpati kaum pamogoran. apa adanya). Dalam pada itu. . dua buah kulanter. di mana beberapa pola gerak Bajidoran diambil dari tarian dalam Topeng Banjet ini. pencugan. humoris. Awal kemunculan tarian tersebut sempat menjadi perbincangan. Perkembangan Tari Jaipong Karya Jaipongan pertama yang mulai dikenal oleh masyarakat adalah tari "Daun Pulus Keser Bojong" dan "Rendeng Bojong" yang keduanya merupakan jenis tari putri dan tari berpasangan (putra dan putri). ada yang diberi pola (Ibing Pola) seperti pada seni Jaipongan yang ada di Bandung. apalagi setelah tari Jaipongan pada tahun 1980 dipentaskan di TVRI stasiun pusat Jakarta. Purwakarta. sebagai berikut: 1) Tatalu. Yeti Mamat. dan kesederhanaan (alami. Istilah ini dapat kita temui pada Jaipongan gaya kaleran. dan Subang) dikenal dengan sebutan Kliningan Bajidoran yang pola tarinya maupun peristiwa pertunjukannya mempunyai kemiripan dengan kesenian sebelumnya (Ketuk Tilu/Doger/Tayub). yang di daerah Pantai Utara Jawa Barat (Karawang. baik dari segi koreografi maupun iringannya. yakni keceriaan. Karya pertama Gugum Gumbira masih sangat kental dengan warna ibing Ketuk Tilu. spontanitas. khususnya di Karawang. kostum penari yang sederhana sebagai cerminan kerakyatan. Eli Somali. Bekasi. Indramayu. Ibing Bajidor serta Topeng Banjet adalah Tayuban dan Pencak Silat. Ciri khas Jaipongan gaya kaleran. yang kemudian tarian itu menjadi populer dengan sebutan Jaipongan. 4) Tari Pembukaan (Ibing Pola). Dari tarian itu muncul beberapa nama penari Jaipongan yang handal seperti Tati Saleh.tetapi untuk hiburan atau cara gaul. 2) Kembang Gadung. 3) Buah Kawung Gopar. merupakan bagian pertunjukan ketika para penonton (bajidor) sawer uang (jabanan) sambil salam tempel. Jaipongan gaya kaleran ini. Sebagai seni pertunjukan rakyat. Kemunculan tarian karya Gugum Gumbira pada awalnya disebut Ketuk Tilu perkembangan. Misalnya pada tari Ketuk Tilu yang begitu dikenal oleh masyarakat Sunda. diperkirakan kesenian ini populer sekitar tahun 1916. dan gong. mantan pamogoran (penonton yang berperan aktif dalam seni pertunjukan Ketuk Tilu/Doger/Tayub) beralih perhatiannya pada seni pertunjukan Kliningan. Seiring dengan memudarnya jenis kesenian di atas. yang memang karena dasar tarian itu merupakan pengembangan dari Ketuk Tilu. kesenian ini hanya didukung oleh unsur-unsur sederhana.

. baik pada seni pertunjukan wayang. di mana Gugum Gumbira menciptakan tari lainnya seperti Toka-toka. dan hampir semua pertunjukan rakyat maupun pada musik dangdut modern yang dikolaborasikan dengan Jaipong. Nuni. meskipun tarian ini dibawakan oleh wanita . Erna. Rawayan dan tari Kawung Anten.Dampak dari kepopuleran tersebut lebih meningkatkan frekuensi pertunjukan. Demikian pula dengan misi-misi kesenian ke manca negara senantiasa dilengkapi dengan tari Jaipongan. Irawati Durban pada tahun 1965 . Sonteng. Cepy. dimanfaatkan pula oleh pengusaha pub-pub malam sebagai pemikat tamu undangan. Miming Mintarsih. Tari Jaipongan banyak mempengaruhi kesenian-kesenian lain yang ada di masyarakat Jawa Barat. Nani. Dari tarian-tarian tersebut muncul beberapa penari Jaipongan yang handal antara lain Iceu Effendi. Iring-iring Daun Puring. Tarian eksotik ini mengambarkan tentang pesona merak jantan yang terkenal pesolek untuk menarik hati sang betina. Yumiati Mandiri. Dengan munculnya tari Jaipongan. Dewasa ini tari Jaipongan boleh disebut sebagai salah satu identitas keseniaan Jawa Barat. Gerak gerik sang jantan yang tampak seperti tarian yang gemulai untuk menampilkan pesona dirinya yang terbaik sehingga sang betina terpesona dan melanjutkan ritual perkawinan mereka. Ine Dinar. Tari merak tarian merak adalah tarian dari tanah pasundan . degung. hajatan maupun perayaan-perayaan yang diselenggarakan oleh pihak swasta dan pemerintah. hal ini nampak pada beberapa acara-acara penting yang berkenaan dengan tamu dari negara asing yang datang ke Jawa Barat. genjring/terbangan. dimana perkembangan lebih lanjut peluang usaha semacam ini dibentuk oleh para penggiat tari sebagai usaha pemberdayaan ekonomi dengan nama Sanggar Tari atau grup-grup di beberapa daerah wilayah Jawa Barat. tarian merak ini termasuk tarian baru hasil ciptaan oleh Raden Tjetjep Somantri pada tahun 1950an dan dibuat ualng oleh dra. Agah. dimanfaatkan oleh para penggiat seni tari untuk menyelenggarakan kursus-kursus tari Jaipongan. kacapi jaipong.Sang jantan akan menampilkan keindahan bulu ekornya yang panjang dan berwarna-warni untuk menarik hati sang betina. maka disambut dengan pertunjukan tari Jaipongan. misalnya di Subang dengan Jaipongan gaya "kaleran" (utara). Mira Tejaningrum. Setra Sari. Aa Suryabrata dan Asep. baik di media televisi. Kehadiran Jaipongan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap para penggiat seni tari untuk lebih aktif lagi menggali jenis tarian rakyat yang sebelumnya kurang perhatian. Kuntul Mangut. Pencug. Perkembangan selanjutnya tari Jaipongan terjadi pada taahun 1980-1990-an. Ega.

Setiap gerakan penuh makna ceria dan gembira. dan hiasan kepala (mahkota) yang disebut ³siger´ dengan hiasan berbentuk kepala burung merak yang akan bergoyang mengikuti gerakan kepala sang penari. keanggunan gerak.Jenis tarian merak ini juga terdapat juga didaerah jawa tengah dan jawa timur dengan jenis tarian dan kostum berbeda namun masih menggunakan nama tarian merak. Tingkah laku burung Merak inilah yang divisualisasikan menjadi tarian Merak yang menggambarkan keceriaan. Seperti halnya burung-burung lain burung Merak jantan akan berlomba-lomba menampilkan keindahan ekornya untuk menarik hati merak betina. Pesona bulu ekor yang berwarna-warni diimplementasikan dalam kostum yang indah dengan sayap yang seluruhnya diberikan payet. Dalam setiap acara tari Merak paling sering ditampilkan terutama untuk menyambut tamu agung atau untuk memperkenalkan budaya Indonesia terutama budaya Pasundan ke tingkat Internasional. sehingga tarian ini kerap digunakan sebagai tarian persembahan bagi tamu atau menyambut pengantin pria menuju pelaminan. serta mahkota yang berhiaskan kepala burung merak yang disebut singer yg akan bergoyang setiap penari menggerakkan kepalanya.Tarian ini sendiri banyak ditarikan di beberapa even baik Nasional maupun perkenalan budaya di luar negeri. dengan gayanya yang anggun dan mempesona. bahkan tarian Merak ditampilkan juga sebagai tari persembahan dan penyambutan pengantin. .Kostumnya yang berwarna warni dengan aksen khas burung merak dan ciri khas yang paling dominan adalah sayapnya dipenuhi dengan payet yang bisa dibentangkan oleh sang penari dengan satu gerakan yang anggun menambah indah pesona tarian ini. Merak jantan yang pesolek akan melenggang dengan bangga mempertontonkan keindahan bulu ekornya yang panjang dan berwarna-warni untuk mencari pasangannya.

sisir jeram saajar. tanpa keprak. di tempat tertentu saja. Kata-kata yang mengalun dinyanyikan oleh suarawati jelas melukiskan rayuan yang dapat merangsang rasa birahi.T. Pilihan hari untuk pelaksanaannya. yang kemudian dipersembahkan kepada Sinuhun Paku Buwana. Tempatnya di langit (=TAWANG) Dipakainya kemanak sebagai alat pengiring utama Pelaksanaan tariannya juga dibagi menjadi 3 babak Menurut R. Pakaian penari dan kata-kata dalam hafalan sindhenannya. Sanggulnya bokor mengkureb lengkap dengan perhiasanperhiasannya. Tarian Srimpi ini diduga lebih muda daripada Bedhaya Ketawang. yaitu hanya pada haru Anggarakasih. Pakaian: Mereka memakai dodot banguntulak). kita lihat para penari duduk dan menari dalam urutan tergambar dibawah in .P. Tetapi atas kehendak Sinuhun Paku Buwana IV tarian inidirubah sedikit. Rakitan taridan nama peranannya berbeda-beda. meskipun dalam pergelarannya Srimpi Anglirmendhung boleh dilakukan kapan saja dan di mana saja. Kedua tarian ini ada kemiripannya. berwarna ungu. letaknya terdapat dalam hal: 1. Gamelannya berlaras pelog. Dari situ dapat diperkirakan bahwa Bedhaya Ketawang dapat juga digolongkan dalam ³Tarian Kesuburan´ di candi. Semula terdiri atas tujuh penari. 5. cundhuk mentul dan memakai tiba dhadha (untaian rangkaian bunga yang digantungkan di dada bagian kanan). 3. Ini suatu pertanda bahwa Bedhaya Ketawang ini termasuk klasik. Riasan mukanya seperti riasan temanten putri. Anglirmedhung ini digubah olehK. Bila akan ditinjau keistimewaan Bedhaya Ketawang. garudha mungkur. ialah Srimpi Anglirmendhung. Bedhaya Ketawang hanya stu kali setahun dan hanya di dalam keraton.A. yang inti sarinya menggambarkan harapan untuk mempunyai keturunan yang banyak. 2. Dalam lajur permulaan sekali. lengkap dengan pending bermata dan bunta.A. Mereka selalu mengitari Sinuhun dengan arah menganan. Sebagai lapisan bawahnya dipakai cindhe kembang. 4.Mangkunagara I. Jalannya penari di waktu keluar dan masuk ke Dalem Ageng. bila ditilik dari: y y y MENDHUNG = awan.Tari serimpi Ada lagi satu tarian yang juga termasuk keramat. yang terdiri atas: centhung.G. Bukan pada pergelaran resminya saja. Warsadiningrat. menjadi Srimpi yang hanya terdiri atas empat penari saja Namun begitu mengenai kekhudusan dan kekhidmatannya tiada bedanya dengan Bedhaya Ketawang. melainkan juga pada latihan-latihannya.

Apit meneg 7. Apit ngarep 5. Dhada 9. Boncit Selama menari tentu saja susunannya tidak tetap. melainkan berubah-rubah. juga dengan cara mengitari dan menempatkan Sinuhun di sebelah kanan mereka semua. sesuai dengan adegan yang dilambangkan.Pakubuwono IX terkenal sebagai raja amat berani dalam menentang pemerintahan Kolonial Belanda sebagai penguasa wilayah Indonesia ketika itu. beliau berkenaan merubah nama Sangapati menjadi Sangupati. Oleh sebab itu pistolpistol yang dipakai untuk menari sesungguhnya diisi dengan peluru yang sebenarnya. Apit mburi 6.Hal ini dilakukan berkaitan dengan suatu peristiwa yang terjadi di masa pemerintahan beliau yaitu pemerintah Kolonial Belanda memaksa kepada Pakubuwono IX agar mau menyerahkan tanah pesisir pulau Jawa kepada Belanda. maka para penaripun telah siap mengorbankan jiwanya. Tarian srimpi sangopati karya Pakubuwono IX ini. Ini dimaksudkan apabila kegagalan. Dalam susunan semacam inilah pergelaran Bedhaya Ketawang diakhiri. Gulu 8. Endhel ajeg 3. Batak 2. Maka ini tampak jelas dalam pemakaian ³sampir´ warna putih yang berarti kesucian dan ketulusan. akan tetapi sesungguhnya sajian tersebut dimaksudkan sebagai bekal bagi kematian Belanda. Endhel weton 4.Ketika Pakubuwono IX memerintah kraton Surakarta Hadiningrat pada tahun 1861-1893. sebenarnya merupakan tarian karya Pakubuwono IV yang memerintah Kraton Surakarta Hadiningrat pada tahun 1788-1820 dengan nama Srimpi sangopati kata sangapati itu sendiri berasal dari kata ³sang apati´ sebuah sebutan bagi calon pengganti raja. Sebetulnya sikap berani menentang Belanda dilandaskan atas peristiwa yang menyebabkan kematian ayahnya yaitu Pakubuwono VI (pahlawan nasional Indonesia) yang meninggal akibat hukuman mati ditembak Belanda saat menjalani hukuman dibuang keluar pulau Jawa . Hanya pada penutup tarian mereka duduk berjajar tiga-tiga. karena kata sangopati itu berarti bekal untuk mati. Disaat pertemuan perundingan masalah tersebut Pakubuwono IX menjamu para tamu Belanda dengan pertunjukan tarian srimpi sangopati Sesungguhnya sajian tarian srimpi tersebut tidak hanya dijadikan sebagai sebuah hiburan semata. disusul dengan iringan untuk kembali masuk ke Dalem Ageng.Dalam melakukan peranan ini para penari disebut: 1.

Hal ini nampak tercermin dalam makna simbolis dari tarian srimpi sangopati yang sesungguhnya menggambarkan dengan jalan mengalahkan hawa nafsu yang selalu menyertai manusia dan berusaha untuk saling menang menguasai manusia itu sendiri. Karena jika siasat itu tercium oleh Belanda. setidaknya bisa mengakibatkan pihak Belanda tidak menyadari kalau dirinya dikelabui. Salah satu kekayaan Keraton kasunanan Surakarta ini tengah diupayakan konservasinya adalah berbagai jenis tarian yang sering menghiasi dan menjadi hiburan pada berbagai acara yang digelar di lingkungan keraton. perjanjian yang sedianya akan diadakan akhirnya berhasil digagalkan. Penamaan Sangupati sendiri ternyata merupakan salah satu bentuk siasat dalam mengalahkan musuh. Tari payung . Dengan gagalnya perjanjian tersebut maka beberapa daerah yang disebutkan diatas dapat diselamatkan. Dari berbagai jenis tarian tersebut yang terkenal sampai saat ini adalah tari Serimpi Sangupati. Perjanjian antara Keraton Kasunanan Surakarta dengan pihak Belanda tersebut yang terjadi sekitar tahun 1870-an. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar pihak keraton tidak perlu melepaskan daerah pesisir pantai utara dan beberapa hutan jati yang ada. Saat ini Serimpi Sangaupati masih sering ditarikan. Namun demikian yang perlu digarisbawahi dalam tarian ini adalah keberanian para prajurit puteri tersebut yang dalam hal ini diwakili oleh penari serimpi itu. tidak dengan arak yang sesungguhnya. maka yang akan menjadi tumbal pertama adalah mereka para penari tersebut. Ternyata taktik yang dipakai saat sangat efektif. saja. Buntutnya. Baru setelah Pakubuwono VIII meninggal Pakubuwono menuruskan IX meneruskan tahta kerajaan ayahandanya Pakubuwono VI sebagai raja yang ketika itu beliau berusia 31 tahun. Karena terlanjur terbuai dengan keindahan tarian ditambah lagi dengan semakin banyaknya minuman atau arak yang ditegak maka mereka (Belanda) kemudian mabuk. Dan adegan minum arak yang ada dalam tari tersebut masih ada namun hanya dilakukan secara simbol. Boleh dibilang mereka adalah prajurit di barisan depan yang menjadi penentu berhasil dan tidaknya misi menggagalkan perjanjian tersebut. Tarian Serimpi Sangaupati sendiri merupakan tarian yang dilakukan 4 penari wanita dan di tengah-tengah tariannya dengan keempat penari tersebut dengan keahliannya kemudian memberikan minuman keras kepada pihak Belanda dengan memakai gelek inuman. namun hanya berfungsi sebagai sebuah tarian hiburan saja. dengan maksud agar semua perbuatan maupun tingkah laku manusia hendaknya selalu ditunjukkan untuk menciptakan dan memelihara keselamatan maupun kesejahteraan bagi kehidupan. Setelah Pakubuwono IX meninggal 1893 dalam usia 64 tahun beliau digantikan putranya Pakubuwono X atas kehendak Pakubuwono X inilah tarian Srimpi Sangupati yang telah diganti nama oleh ayahanda Pakubuwono IX menjadi srimpi Sangapati . jika perjanjian dimaksudkan bisa digagalkan. Sehingga untuk mengaburkan misi sebenarnya yang ada dalam tarian tersebut maka nama tari itu disebut dengan Serimpi Sangaupati yang diartikan sebagai sangu pati. Tarian ini sengaja di tarikan sebagai salah satu bentuk politik untuk menggagalkan perjanjian yang akan diadakan dengan pihak Belanda pada masa itu.saat Pakubuwono VI meninggal Pakubuwono IX yang seharusnya menggantikan menjadi raja saat itu masih berada didalam kandungan ibunda prameswari GKR Ageng disebabkan masih dalam kandungan usia 3 bulan maka setelah Pakubuwono ke VI meninggal yang menjadi raja Pakubuwono VII adalah paman Pakubuwono IX ketika Pakubuwono VII meninggal yang menggantikan kedudukan sebagai raja adalah paman Pakubuwono IX sebagai Pakubuwono VII.

Payung menjadi icon bahwa keduanya menuju satu tujuan yaitu membina rumah tangga yang baik. Melayu merupakan unsur utama dalam mempengaruhi gerak tari payung. akan tetapi hanya wujud dari kreasi yang dimainkan. Begitu juga dengan pola gerak barat. mulai dari agak pelan. dimana seluruh penari permpuan berpakaian sama. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh tingkat keilmuan yang sudah beragam. tetapi divisualkan dalam bentuk banyak. pameran. Tari Payung merupakan tari tradisi Minangkabau yang saat ini telah banyak perubahan dan dikembangkan oleh senian-seniman tari terutama di Sumatra Barat. Tarian ini merupakan tari pergaulan muda-mudi yang dilambangkan dengan payung sebagai pelindung. tarian ini dibawakan secara berpasangan. bisa tiga atau empat pasang. Keberagaman tersebut hanyalah varian dari tari-tari yang sudah ada sebelumnya. Foster. penari wanita juga menggunakan selendang sebagai pelengkapnya. Pengaruh gaya dari mana saja msuk menyentuh wilayah seni. Keberagaman Tari Payung tidak membunuh tari payung yang ada sebagai alat ungkap budaya Minangkabau. Penelitian ini memakai teori perubahaan yang dikembangkan oleh Herbert Spencer. begitu dengan penari laki-laki yang semuanya juga sama. sedikit banyak menyentuh wilayah ini. Sikap ini penting diambil untuk kita tidak terjebak dengan penilaian bahwa varian tari yang satu menyalahi yang lainnya. Senian pembaharu tari payung menjadikan fungsi seni tari itu bergeser dari ritual adat menjadi seni untuk profan . maka kreasi menjadi alat kreativitas seniman dalam menyikapi budaya yang sedang berkembang. dan lain sebagainya. Teori perubahan akan dipakai untuk melihat perkembangan yang terjadi pada tari payung. Tarian yang menggambarkan kasih sayang seorang kekasih. Tari ini biasa dibawakan untuk memeriahkan acara pesta. Awalnya tari ini memiliki makna tentang kegembiraan muda mudi (penciptaan) yang memperlihatkan bagaimana perhatian seorang laki-laki terhadap kekasihnya. Sumatera Barat . Sejauh tri terseut tidak melenceng dari akar tradisinya. sangat dinamis. bukan berarti hatinya terbagi dua atau lebih.Tari Payung adalah salah satu tari klasik dari Minang. Jumlah penari dalam tari payung selau genap dan selalu berpasangan. lalu agak cepat dan cepat. Teori ini dipakai untuk melihat budaya apa saja yang mempengaruhi perkembangan tari payung dari dulu hingga sekarang. Pada hakekatnya mereka hanya satu pasang. Hal ini bisa dlihat dari kostum yang dimainkan. Teori lain yang akan mendukung adalah teori akulturasi yang dikembangkan oleh Koentjaraningrat dan GM. Tari Payung sejak mulanya telah mengalami perkembangan yang sangat berarti terutama oleh seniman-seniman muda Minagkabau. Makanya. tidak terkecuali tari payung. Selain menggunakan payung sebagai alat bantu yang dimainkan oleh penari pria. Kalaupun ada gerakan lelaki berpindah pasangan. Payung yang dimainkan juga berbentuk sama.Musiknya cukup variatif.

. Berkaitan dengan hal itu. Mereka hanya memasuki wilayah seni profan yang memiliki potensi untuk dikembangkan dan dijual untuk masyarakat luas.Fungsi seni ritual tidak mengalami perkembangan yang berarti.yang perkembangannya sangat pesat. karean seni ritual didukungh oleh pakem-pakem yang jelas dan sulit untu diubah. seniman pebaharu tari payung memasuki gerakgerak yang inovatif supaya bisa menyeimbangkan antara seni profan dengan seni ritual. Seniman pembaharu tari payung melakukan tindakan dalam membentuk gaya baru dalam tyari payung agar keteraturan dan arah yang diinginkan dalam dunia kreativitas bisa terjaga dengan baik tanpa adanya konflik yang merusak sosial itu sendiri. Sistem sosial di Minangkabau memiliki sebuah tipe tertentu yang berbeda dengan sistem sosial yang lain. karena dia berkaitan dengan persolan adat yang memiliki hukumhukum yang jelas. bahkan tidak mungkin untuk diubah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful