Apa itu infeksi oportunistik

Dalam tubuh anda terdapat banyak kuman ± bakteri, protozoa, jamur dan virus. Saat sistim kekebalan anda bekerja dengan baik, sistim tersebut mampu mengendalikan kuman-kuman ini. Tetapi bila sistim kekebalan dilemahkan oleh penyakit HIV atau oleh beberapa jenis obat, kuman ini mungkin tidak terkuasai lagi dan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Infeksi yang mengambil manfaat dari lemahnya pertahanan kekebalan tubuh disebut "oportunistik". Kata "infeksi oportunistik" sering kali disingkat menjadi "IO".

Dasar IO
Anda dapat terinfeksi IO, dan "dites positif" untuk IO tersebut, walaupun anda tidak mengalami penyakit tersebut. Misalnya, hampir setiap orang dengan HIV akan menerima hasil tes positif untuk sitomegalia (Cytomegalovi rus atau CMV). Tetapi penyakit CMV itu sendiri jarang dapat berkembang kecuali bila jumlah CD4 turun di bawah 50, yang menandakan kerusakan parah terhadap sistem kekebalan. Untuk menentukan apakah anda terinfeksi IO, darah anda dapat dites untuk antigen (potongan kuman yang menyebabkan IO) atau untuk antibodi (protein yang dibuat oleh sistem kekebalan untuk memerangi antigen). Bila antigen ditemukan artinya anda terinfeksi. Ditemukan antibodi berarti anda pernah terpajan infeksi. Anda mungkin pernah menerim a imunisasi atau vaksinasi terhadap infeksi tersebut, atau sistem kekebalan anda mungkin telah "memberantas" infeksi dari tubuh, atau anda mungkin terinfeksi. Jika anda terinfeksi kuman yang menyebabkan IO, dan jika jumlah CD4 anda cukup rendah sehingga memungkinkan IO berkembang, dokter anda akan mencari tanda penyakit aktif. Tanda ini tergantung pada jenis IO.

IO dan AIDS Orang yang tidak terinfeksi HIV dapat mengalami IO jika sistem kekebalannya rusak. Misalnya, banyak obat yang dipakai untuk mengobati kanker dapat menekan sistem kekebalan. Beberapa orang yang menjalani pengobatan kanker dapat mengalami IO. HIV memperlemah sistem kekebalan, sehingga IO dapat berkembang. Jika anda terinfeksi HIV dan mengalami IO, anda mungkin AIDS.

Di Indonesia, Departemen Kesehatan bertanggung jawab untuk memutuskan siapa yang AIDS. Depkes mengembangkan pedoman untuk menentukan IO yang apa mendefinisikan AIDS. Jika anda HIV, dan mengalami satu atau lebih IO "resmi" ini, maka anda AIDS.

Apa IO yang paling umum? Pada tahun-tahun pertama epidemi AIDS, IO menyebabkan banyak penyakit dan kematian. Namun, setelah orang mulai memakai terapi antiretroviral (ART), lebih sedikit orang yang mengalami IO. Tidak jelas berapa banyak orang dengan HIV akan jatuh sakit dengan IO tertentu. Pada perempuan, masalah kesehatan di daerah vagina dapat menjadi tanda awal infeksi HIV. Masalah ini, antara lain, termasuk penyakit radang panggul dan vaginosis bakteri. IO yang paling umum terlampir di sini, bersama penyakit yang biasa disebabkannya, dan jumlah CD4 waktu penyakit menjadi aktif: (thrush) adalah infeksi jamur pada mulut, tenggorokan, atau vagina. Rentang CD4: dapat terjadi bahkan dengan CD4 yang agak tinggi. y Virus sitomegalia (CMV) adalah infeksi virus yang menyebabkan penyakit mata yang dapat mengakibatkan kebutaan. Rentang CD4: di bawah 50. y Berbagai macam virus herpes simpleks dapat menyebabkan herpes pada mulut atau alat kelamin. Ini adalah infeksi yang agak umum, tetapi jika anda mengidap HIV, perjangandannya dapat jauh lebih sering dan lebih parah. Penyakit ini dapat terjadi pada jumlah CD4 berapa pun. y Malaria adalah umum di beberapa daerah di Indonesia. Penyakit ini lebih umum dan lebih parah pada orang terinfeksi HIV. y Mycobacterium avium complex (MAC atau MAI) adalah infeksi bakteri yang dapat menyebabkan demam kambuhan, rasa sakit umum, masalah pada pencernaan, dan kehilangan berat badan yang parah. Rentang CD4: di bawah 75. y Pneumonia Pneumocystis (PCP) adalah infeksi jamur yang dapat menyebabkan pneumonia (radang paru) yang berbahaya. Rentang CD4: di bawah 200. Sayangnya, IO ini masih umum terjadi pada orang yang belum mengetahui dirinya terinfeksi HIV. y Toksoplasmosis (tokso) adalah infeksi protozoa otak. Rentang CD4: dibawah 100. y Tuberkulosis (TB) adalah infeksi bakteri yang menyerang paru -paru, dan dapat menyebabkan meningitis (radang selaput otak). Rentang CD4: Setiap orang dengan HIV yang dites positif terpajan TB sebaiknya diobati.
y Kandidiasis

org/trackback/24 Kandidiasis (Thrush) Kandidiasis adalah infeksi oportunistik yang sangat umum pada orang dengan HIV. semacam ragi. penyakit yang timbul disebut esofagitis. Lihat lembaran informasi setiap IO untuk lebih mempelajari tentang bagaimana IO tersebut diobati. Infeksi ini disebabkan oleh sejenis jamur yang umum. Pencegahan ini disebut profilaksis. Bila infeksi menyebar lebih dalam pada tenggorokan. anda dapat memakai obat yang ak an mencegah pengembangan penyakit aktif. Gejalanya adalah gumpalan . Cara terbaik untuk mencegah IO adalah untuk memakai ART. [Sumber: Lembaran Informasi Spiritia LI 500] Trackback URL for this post: http://www. tenggorokan dan vagina. Lihat lembaran informasi masing -masing IO untuk informasi lebih lanjut tentang menghindari infeksi atau mencegah pengembangan penyakit aktif. Pada mulut.odhaindonesia. Anda dapat mengurangi risiko infeksi baru dengan tetap menjaga kebersihan dan menghindari sumber kuman yang diketahui yang menyebabkan IO. dan mungki n anda telah membawa beberapa dari infeksi ini. ART memungkinkan pemulihan sistem kekebalan yang rusak dan lebih berhasil memerangi IO. Infeksi oportunistik ini dapat terjadi beberapa bulan atau tahun sebelum infeksi oportunistik lain yang lebih berat. Jamur ini. Sistim kekebalan tubuh yang sehat dapat mengendalikan jamur ini. atau kombinasi obat tertentu yang sepertinya bekerja lebih baik. penyakit ini disebut thrush. ada obat.Pencegahan IO Sebagian besar kuman yang menyebabkan IO sangat umum. yang disebut kandida. Meskipun anda terinfeksi beberapa IO. ditemukan di tubuh kebanyakan orang. Pengobatan IO Untuk setiap IO. Jamur ini biasa menyebabkan penyakit pada mulut.

dan hilang nafsu makan. mual. Bakteri yang biasa ada di tubuh juga dapat membantu mengendalikan kandida. Obat-obatan tidak biasa dipakai untuk mencegah kandidiasis. rasa bakar dan keluarnya cairan kental putih. Obat-obatan yang dipakai untuk memerangi k andida adalah obat antijamur. Hampir semua namanya diakhiri dengan '-azol'. Ada beberapa alasan: y Penyakit y Ada tersebut tidak begitu berbahaya obat-obatan yang efektif untuk mengobati penyakit tersebut y Ragi dapat menjadi kebal (resisten) terhadap obat -obatan Memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan terapi antiretroviral (ART) adalah cara terbaik untuk mencegah terjadinya kandidiasis. Penyakit ini dapat menyebabkan sakit tenggorokan. sulit menelan. Banyak dokter lebih senang memakai pengobatan lokal terlebih dahulu. Ini menimbulkan lebih sedikit efek samping dibanding pengobatan sistemik. Selain itu risiko kandida menjadi resistan terhadap obat lebih rendah. Kandidiasis berbeda dengan sariawan.putih kecil seperti busa. Pengobatan sistemik mempengaruhi seluruh tubuh. Pengobatan lokal diberikan pada tempat infeksi. Pengobatan akan mengendalikan jamur agar tidak berlebihan. Penyakit ini sangat umum ditemukan. Bagaimana cara mengobati kandidiasis? Sistem kekebalan tubuh yang sehat dapat menjaga supaya kandida tetap seimbang. Pengobatan lokal termasuk: y olesan y supositoria yang dipakai untuk mengobati vaginitis . Apakah kandidiasis dapat dicegah? Tidak ada cara untuk mencegah terpajan kandida. walaupun orang awan sering menyebutnya sebagai sariawan. Beberapa antibiotik membunuh bakteri pengendali ini dan dapat menyebabkan kandidiasis. Gejala vaginitis termasuk gatal. atau bintik merah. Mengobati kandidiasis tidak dapat memberantas raginya. Kandidiasis pada vagina disebut vaginitis. Pengobatan dapat lokal atau sistemik.

teh Pau d'Arco. Biotin adalah jenis vitamin B. atau makan yoghurt dengan bakteri ini. y Mengkonsumsi kapsul laktobasilus (asidofilus). Terapi Alamiah Beberapa terapi non-obat tampaknya membantu. muntah dan sakit kepala. y Mengkonsumsi bawang putih mentah atau suplemen bawang putih. Efek samping utama obat ini adalah masalah ginjal dan anemia (kurang darah merah). Ragi dapat bermutasi sehingga obat tersebut tidak lagi berhasil. Bawang putih diketahui mempunyai efek anti -jamur dan antibakteri. dan diberi secara intravena (disuntik). Obat ini yang sangat manjur dan beracun. muntah dan sakit perut. Namun bawang putih dapat mengganggu obat prot ease inhibitor. atau jika infeksi menyebar pada tenggorokan (esofagitis). Beberapa obat sistemik tersedia dalam bentuk pil. y Mengurangi y Minum penggunaan gula. Efek samping yang paling umum adalah mual. Dua suplemen ini tampaknya membantu memperlambat penyebaran kandida. Kandidiasis dapat kambuhan. Beberapa dokter meresepkan obat anti-jamur jangka panjang.y cairan lozenge yang dilarutkan dalam mulut Pengobatan lokal dapat menyebabkan rasa pedas atau g angguan setempat. Amfoterisin B mungkin dipakai. Mungkin ada manfaatnya setelah mengkonsumsi antibiotik. GLA ditemukan pada beberapa minyak yang dipres dingin. y Kumur dengan minyak pohon teh (tea tree oil) yang dilarutkan dengan air. Ini dapat menyebabkan resistansi. Obat yang sangat murah ini dapat diperoleh dari puskesmas atau apotek tanpa resep. mual. Pengobatan sistemik diperlukan jika pengobatan lokal tidak berhasil. Beberapa kasus parah tidak menanggapi obat-obatan lain. Kurang dari 20 persen orang mengalami efek samping ini. y Mengkonsumsi suplemen gamma-linoleic acid (GLA) dan biotin. pan as dingin. . Terapi tersebut belum diteliti dengan hati-hati untuk membuktikan hasilnya. Ini dibuat dari kulit pohon Amerika Selatan. Reaksi lain termasuk demam. obat ini dioleskan di tempat ada lesi (jamur) tiga kali sehari selama 14 hari. Reaksi ini biasa membaik setelah beberapa dosis pertama. Pengobatan yang paling murah untuk kandidiasis mulut adalah gentian violet.

Kelemahan tersebut dapat disebabkan oleh bebagai penyakit termasuk HIV. Obat-obatan antijamur sistemik dapat dipakai. Jamur tersebut tidak dapat diberantas. Ini secara cepat dapat menyebabkan kebutaan jika tidak diobati. bagian belakang mata. [Sumber: Lembaran Informasi Spiritia LI516] Trackback URL for this post: http://www. Statistik untuk Indonesia belum diketahui. Risiko CMV tertinggi waktu jumlah CD4 di bawah 50. CMV jarang terjadi dengan jumlah CD4 di atas 100. Virus ini sangat umum. Sistem kekebalan tubuh yang sehat menahan virus ini agar tidak mengakibatkan penyakit. Jamur ini biasa hidup dalam tubuh. CMV dapat menyerang bebera pa bagian tubuh. Cara terbaik untuk menghindari terjadinya kandidiasis adalah dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh melalui penggunaan terapi antiretroviral. CMV dapat menyebar ke seluruh tubuh dan menginfeksikan beberapa organ sekaligus. Terapi antiretroviral (ART) sudah mengurangi angka penyakit CMV pada Odha sampai dengan 75 persen. Sebagian besar penyakit kandidiasis dapat diobati secara mudah dengan terapi lokal. Ini disebut 'floater' (katung -katung) dan mungkin menunjukkan adanya . penyakit ini menjadi lebih sering terjadi. Penyakit yang paling lazim disebabkan CMV adalah retinitis. Obat anti-jamur yang paling manjur. Tanda pertama retinitis CMV adalahmasalah penglihatan seperti titik hitam yang bergerak.Kesimpulan Kandidiasis adalah penyakit jamur (ragi) yang sangat umum. Beberapa terapi alam tampaknya memberi manfaat untuk mengendalikan infeksi kandida. amfoterisin B. Penyakit ini adalah kematian sel pada retina. Namun. Waktu pertahanan kekebalan menjadi lemah. Antara 50 persen sampai 85 persen masyarakat Amerika Serikat adalah CMV-positif waktu mereka berusia 40 tahun. tetapi kandida mungkin menjadi resistan terhadapnya. kurang-lebih 5 persen Odha masih mengembangkan CMV. Pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. dapat menimbulkan efek samping yang parah.odhaindonesia.org/trackback/23 Virus Sitomegalia (CMV) Virus sitomegalia (cytomegalovirus/CMV) adalah infeksi oportunistik.

Pasien dapat berhenti memakai obat CMV jika jumlah CD4-nya di atas 100 hingga 150 dan tetap begitu selama tiga bulan. Pengobatan CMV mengalami kemajuan dramatis selama beberapa tahun terakhir ini. Dalam hal ini. ART dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Namun ada dua keadaan yang khusus: 1.radang pada retina. biasanya pasien diberikan oba t anti-CMV bersama dengan ART-nya. penglihatan yang kurang atau terdistorsi. Saat ini ada tujuh jenis pengobatan CMV yang telah disetujui oleh FDA di AS. Sindrom pemulihan kekebalan dapat menyebabkan radang yang parah pada mata Odha walaupun mereka tidak mempunyai penyakit CMV sebelumnya. Beberapa dokter mengusulkan pemeriksaan mata untuk mengetahui adanya retinitis CMV. ART dapat menahan jumlah CD4 pada tingkat yang cukup tinggi sehingga yang memakainya tidak akan berpenyakit CMV. Dulu orang dengan penyakit CMV diperkirakan harus tetap memakai obat anti -CMV seumur hidup. Mereka tidak ingin menambahkan hingga 12 kapsul lagi untuk dikonsumsi pasien dalam sehari. tetapi banyak dokter enggan meresepkannya. Beberapa Odha yang baru saja mulai memakai ART dapat mengalami radang dalam mata. Bagaimana CMV diobati? Pengobatan pertama untuk CMV meliputi infus setiap hari. yang menyebabkan kehilangan penglihatan. Masalah ini disebabkan oleh sindrom pemulihan kekebalan. Anda juga mungkin akan melihat cahaya kilat. Karena harus diinfus setiap hari. Dua penelitian besar menghasilkan kesimpulan yang berbeda. Pemeriksaan ini dilaksanakan oleh ahli mata. Apakah CMV dapat dicegah? Gansiklovir disetujui untuk mencegah (profilaksis) CMV. Pada akhirnya. Jika jumlah CD4 anda dibawah 200 dan anda mengalami masalah penglihatan apa saja. belum jelas profilaksis ini bermanfaat. Bila jumlah CD4 turun di bawah 50. sebaiknya anda langsung menghubungi dokter. Sebuah penelitian baru beranggapan bahwa orang dengan CMV aktif lebih mudah menularkan HIV-nya pada orang lain. risiko penyakit CMV meningkat. 2. Lagi pula. . atau titik buta. sebagian besar orang memasang 'keran' atau buluh obat yang dipasang secara permanen pada dada atau lengan.

Untuk menanggulangi di bagian tubuh lain. Namun implan tersebut hanya bekerja pada mata tempat ditanamnya. yang bertahan enam sampai delapan bulan. membutuhkan seandar satu jam rawat jalan. dapat dipakai. atau pil valgansiklovir. y Bagaimana efektivitas pengobatan? Gansiklovir suntikan pengobatan CMV yang paling efektif secara keseluruhan. anda membutuhkan terapi sistemik (seluruh tubuh). y Apakah terapinya lokal atau sistemik? Terapi lokal hanya mempengaruhi mata. Apa kata pedoman? . Membahas efek samping pengobatan CMV dengan dokter. CMV juga dapat ditemukan pada bagian tubuh lain. dan menimbulkan dampak terbesar pada retinitis. Bentuk tanam. Pengobatan suntikan atau infus. Obat baru dalam bentuk suntikan dan tanam menempatkan obat langsung dalam mata. y Bagaimana obat diberikan? Pil paling mudah ditangani. Ini mungkin membutuhkan obat tambahan. Karena itu. Bentuk implan sangat baik untuk menghentikan retinitis. y Apa efek sampingnya? Beberapa obat CMV dapat merusak sumsum tulang atau ginjal. Retinitis CMV dapat cepat menyebar dan mengakibatkan kebutaan. Pengobatan intravena meliputi suntikan atau buluh obat yang mungkin menimbulkan infeksi.Bagaimana anda dapat memilih pengobatan CMV? Ada beberapa masalah yang sebaiknya dipertimbangkan dalam memilih pengobatan penyakit CMV aktif: y Apakah ada risiko pada penglihatan? Anda sebaiknya bertindak cepat agar anda tidak menjadi buta. Suntikan pada mata berarti menyuntik jarum langsung pada mata. Obat lain meliputi infus s elama waktu yang lama. penyakit ini harus diobati secara agresif waktu pertama diketahui.

org/trackback/22 MAC (Mycobacterium Avium Complex) Mycobacterium Avium Complex (MAC) adalah penyakit berat yang disebabkan oleh bakteri umum. tetap i orang dengan sistem kekebalan yang lemah dapat mengembangkan penyakit MAC. Infeksi MAC sering terjadi pada paru. debu dan makanan. Jika jumlah CD4 anda rendah.odhaindonesia. Sebagian besar orang dapat menghentikan penggunaan obat CMV jika jumlah CD4-nya naik dan tetap di atas 100â¼³150 waktu mem akai ART. Hingga 50 persen Odha mengalami penyakit MAC. Kuman ini ditemukan di air. Hampir setiap orang memiliki bakteri ini dalam tubuhnya. anda harus langsung periksa ke dokter! Pengobatan langsung pada mata memungkinkan pengendalian retinitis CMV. MAC hampir tidak pernah menyebabkan penyakit pada orang dengan jumlah CD4 di atas 100. Kesimpulan Penggunaan ART adalah cara terbaik untuk mencegah CMV. dan anda mengalami gangguan penglihatan APA PUN. [Sumber: Lembaran Informasi Spiritia LI501] Trackback URL for this post: http://www. hati dan limpa. sumsum tulang. Bagaimana tahu anda terkena MAC? . Infeksi MAC bisa lokal (terbatas pada satu bagian tubuh) atau tersebar luas pada seluruh tubuh (DMAC). Bakteri yang menyebabkan MAC sangat lazim.Baru-baru ini ada beberapa pedoman profesional yang menyarankan penggunaan valgansiklovir sebagai pengobatan pilihan untuk pasien yang tidak berisiko kehilangan penglihatannya dengan segera. anda dapat menghindari buluh obat yang dipasang pada tubuh anda dan infus harian. usus. Sistem kekebalan tubuh yang sehat dapat mengendalikan MAC. tanah. Dengan obat CMV baru. terutama jika jumlah CD4 di bawah 50. MAC juga dikenal sebagai MAI (Mycobacterium Avium Intracellulare).

dan anemia (kurang sel darah merah). diare. . hepatit is. bentuk tablet. Jika jumlah CD4 anda di bawah 50. y Klaritromisin: mual. atau air ludah untuk mencari bakteri MAC. sakit kepala. air seni. muntah.Gejala MAC dapat meliputi demam tinggi. keringat dan air ludah menjadi berwarna merah -oranye (dapat mewarnai lensa kontak). Orang akan bereaksi secara berbeda terhadap obat anti-MAC. Ini karena infeksi MAC sangat umum terjadi tetapi sulit didiagnosis. kelelahan. disuntikkan. dapat mengganggu pil KB. yang disebut pembiakan. Jika MAC menyebar dalam tubuh. agar penyakit tidak kembali (kambuh). kehilangan berat badan. Sedikitnya dua obat dipakai: biasanya azitromisin atau klaritromisin ditambah hingga tiga obat lain. bakteri ini dapat menyebabkan infeksi darah. panas dingin. Bahkan jika anda terinfeksi MAC. walaupun tidak ada diagnosis yang tepat. Banyak interaksi obat. masalah penglihatan. sakit kepala. diare. bentuk tablet. Jadi. dapat menyebab air seni. diare. dan masalah berat lain. anemia. perlu beberapa minggu. Bagaimana MAC diobati? Bakteri MAC dapat bermutasi dan menjadi resisten terhadap beberapa obat yang dipakai untuk mengobatinya. sakit tulang atau otot. diare. sulit menemukan bakteri MAC. dokter mungkin mengobati anda seolah -olah anda MAC. Obat MAC yang paling umum dan efek sampingnya adalah: y Amikasin: masalah ginjal dan telinga. bentuk tablet atau diinfus. Contoh cairan tersebut dites untuk mengetah ui bakteri apa yang tumbuh padanya. sakit perut. y Siprofloksasin: mual. panas dingin. Pengobatan MAC harus diteruskan seumur hidup. y Etambutol: mual. Banyak interaksi obat. Dokter memakai kombinasi obat antibakteri (antibiotik) untuk mengobati MAC. y Rifampisin: demam. Gejala seperti ini juga merupakan gejala banyak infeksi oportunistik lain. bentuk kapsul atau diinfus. Catatan: Dosis maksimum 500mg per hari. dokter kemungkinan akan memeriksa darah. muntah. muntah. mual. y Azitromisin: Mual. anda dan dokter mungkin harus mencoba berbagai kombinasi sebelum anda menemukan satu kombinasi yang berhasil untuk anda dan menyebabkan efek samping sedikit mungkin. bentuk kapsul atau diinfus. Proses ini. pneumonia. y Rifabutin: ruam.

org/trackback/21 PCP (Pneumonia Pneumocystis) . anda harus memakai obat ini terusmenerus seumur hidup untuk menghindari kambuhnya MAC. obat antijamur d an pil KB. Masalah interaksi obat Sebagian besar obat yang dipakai untuk mengobati MAC berinteraksi dengan banyak obat lain. diare dan gejala lain. Kesimpulan MAC adalah penyakit berat yang disebabkan bakteri yang lazim. [Sumber: Lembaran Informasi Spiritia LI510] Trackback URL for this post: http://www. Obat ini biasa diresepkan untuk orang dengan jumlah CD4 di bawah 75. Jika jumlah CD4 naik di atas 100 dan tahan pada tingkat ini selama tiga bulan. ada obat yang dapat mencegah perkembangan penyakit MAC pada hingga 50 persen orang. MAC dapat menyebabkan kehilangan berat badan yang parah. berhenti memakai obat pencegahan MAC mungkin aman.Dapatkah MAC dicegah? Bakteri yang menyebabkan MAC sangat umum. Tentukan dengan berdiskusi dengan dokter sebelum berhenti memakai obat apa pun yang diresep. ART dapat meningkatkan jumlah CD4. Jika anda MAC.odhaindonesia. Obat antibiotik azitromisin dan klaritromisin dipakai untuk menceg ah penyakit MAC. Mustahil infeksinya dihindari. termasuk obat antiretroviral (ARV). Bahkan jika jumlah CD4 anda sangat rendah. kemungkinan anda akan diobati dengan azitromisin atau klaritromisin ditambah satu hingga tiga antibiotik lain. Orang dengan jumlah CD4 di bawah 75 sebaiknya bicara dengan dokter mengenai obat untuk mencegah penyakit MAC. Hal ini dapat menjadi masalah besar dengan rifampisin. rifabutin dan rifapentin. Pastikan dokter mengetahui semua obat -obatan yang dipakai agar semua interaksi yang mungkin dapat dipertimbangkan. Cara terbaik untuk mencegah penyakit MAC adalah memakai terapi antiretroviral (ART).

Namun. Jamur Pneumocystis hampir selalu mempengaruhi paru. Namun. Sayang. Tanda pertama PCP adalah sesak napas. dan batuk tanpa dahak. antibiotik dipakai untuk mencegah PCP pada pasien kanker dengan sistim kekebalan yang lemah. Sebenarnya. Orang dengan jumlah CD4 di bawah 200 mempunyai risiko paling tinggi mengalami penyakit PCP. Sebagian besar orang yang mengalami penyakit PCP menjadi jauh lebih lemah. Keberhasilan dalam pencegahan dan pengobatan PCP sangat dramatis. PCP menyebabkan penyakit pada anak dan pada orang dewasa dengan sistim kekebalan yang lemah. Siapa pun dengan gejala ini sebaiknya segera periksa ke dokter. Tetapi pada 1985 sebuah penelitian kecil menunjukkan bahwa antibiotik juga dapat mencegah PCP pada Odha. sebelum mengalami gejala apa pun. menyebabkan bentuk pneumonia (radang paru). 30-40 persen Odha akan mengembangkan PCP bila mereka menunggu sampai jumlah CD4-nya kurang lebih 50. Bagaimana cara mengobati PCP? Selama bertahun-tahun. Namun. PCP menjadi salah satu pembunuh utama Odha. namun penyakit masih disingkatkan sebagai PCP. saat ini hampir semua penyakit PCP dapat dicegah dan diobati.Pneumonia Pneumocystis (PCP) adalah infeksi oportunistik (IO) paling umum terjadi pada orang HIV-positif. Dahu lu jamur tersebut disebut Pneumocystis carinii. lebih dari 85 persen orang dengan HIV pada akhirnya akan mengembangkan penyakit PCP. Tanpa pengobatan. Orang dengan jumlah CD4 di bawah 300 yang telah mengalami IO lain juga berisiko. demam. kehilangan berat badan. tetapi para ilmuwan kini menggunakan nama Pneumocystis jiroveci. PCP disebabkan oleh jamur yang ada dalam tubuh hampir setiap orang. Persentase Odha yang mengalami PCP sebagai penyakit yang mendefinisikan AIDS dipotong kurang lebih separoh. semua Odha dengan jumlah CD4 di bawah 300 sebaiknya membahas pencegahan PCP dengan dokter. PCP masih umum pada orang yang terlambat mencari pengobatan atau belum mengetahui dirinya terinfeksi. . Sistim kekebalan yang sehat dapat mengendalikan jamur ini. seperti juga PCP sebagai penyebab kematian Odha. dan kemungkinan akan kembali mengalami penyakit PCP lagi.

bagian SMX dari kotrimoksazol merupakan obat sulfa dan hampir separo orang yang memakainya mengalami reaksi alergi. beberapa penel iti mengusulkan pengobatan sebaiknya diteruskan hingga jumlah CD4 di atas 300. pentamidin. y Kotrimoksazol (TMP/SMX) adalah obat anti-PCP yang paling efektif. bila penggunaan kotrimoksazol dihentikan sampai gejala alergi hilang. y Atovakuon adalah obat yang dipakai orang pada kasus PCP ringan atau sedang yang tidak dapat memakai kotrim oksazol atau pentamidin. dan tampak sama berhasilnya. dan dipakai dalam bentuk pil. Orang dengan jumlah CD4 di bawah 200 dapat mencegah PCP dengan memakai obat yang juga dipakai untuk mengobati PCP. Obat ini juga murah. Ini adalah kombinasi dua antibiotik: trimetoprim (TMP) dan sulfametoksazol (SMX). tidak lebih dari satu pil sehari. Obat apa yang paling baik? Kotrimoksazol adalah obat yang paling efektif me lawan PCP. ART dapat meningkatkan jumlah CD4 anda. Jika jumlah ini melebihi 200 dan bertahan begitu selama tiga bulan. Dapatkah PCP dicegah? Cara terbaik untuk mencegah PCP adalah dengan memakai terapi antiretroviral (ART). dan atovakuon. masalah alergi tidak muncul lagi. biasanya ruam kulit. Reaksi alergi yang berat dapat diatasi dengan cara desensitisasi.Obat yang dipakai untuk mengobati PCP mencakup kotrimoksazol. dapson. Pasien mulai dengan dosis obat yang sangat rendah dan kemudian meningkatkan dosisnya hingga dosis penuh dapat ditahan. . lalu penggunaan dimulai kembali. Namun. karena pengobatan PCP murah dan mempunyai efek samping yang ringan. kadang kadang demam. y Pentamidin adalah obat hirup yang berbentuk aerosol untuk mencegah PCP. y Dapson serupa dengan kotrimoksazol. Sering kali. Pentamidin juga dipakai secara intravena (IV) untuk mengobati PCP aktif. Anda harus berbicara dengan dokter anda sebelum anda berhenti memakai obat apa pun yang diresepkan. Namun. Mengurangi dosis dari satu pil sehari menjadi tiga pil seminggu mengurangi masalah alergi kotrimoksazol. Dapson kelihatan hampir seefektif kotrimoksazol melawan PCP. mungkin anda dapat berhenti memakai obat pencegah PCP tanpa risiko.

Pasien yang m emakai pentamidin aerosol akan mengalami PCP lebih sering dibanding orang yang memakai pil antibiotik. anda dibebani harga obat tersebut ditambah biaya klinik. Sistim kekebalan . Pentamidin memerlukan kunjungan b ulanan ke klinik dengan nebulizer. [Sumber: Lembaran Informasi Spiritia LS512] Trackback URL for this post: http://www. Dapson menyebabkan lebih sedikit reaksi alergi dibanding kotrimoksazol. sayuran mentah dan tanah. Namun dapson kadang kala lebih sulit diperoleh di Indonesia.org/trackback/20 Toksoplasmosis Toksoplasmosis (tokso) adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Dengan cara ini. salah satu penyakit pembunuh utama para Odha. Parasit hidup dalam organisme hidup lain (induknya) dan mengambil semua nutrisi dari induknya. anda sebaiknya membahas penggunaan obat untuk mencegah PCP dengan dokter anda. ART dapat menahan jumlah CD4 anda tetap tinggi. Setiap orang dengan jumlah CD4 di bawah 200 seharusnya memakai obat anti-PCP. Hingga 50 persen penduduk terinfeksi tokso. Kesimpulan Hampir semua peristiwa PCP. bila alergi muncul. terutama daging babi. dapat diobati dan dapat dicegah dengan obat murah yang mudah dipak ai. Parasit tokso sangat umum ditemukan pada tinja kucing.odhaindonesia. sebaiknya penggunaan kotrimoksazol dimulai seminggu atau lebih sebelum mulai ART. Biasanya dapson dipakai dalam bentuk pil tidak lebih dari satu pil sehari. Jika jumlah CD4 anda turun di bawah 300. penyebabnya dapat lebih mudah diketahui. dan harganya juga agak murah. Prosedur ini memakan waktu kurang lebih 30 -45 menit.Karena masalah alergi yang disebabkan oleh kotrimoksazol serupa dengan efek samping dari beberapa obat antiretroviral. kambing dan rusa. Kabut ini dihirup secara langsung ke dalam paru. Parasit tersebut dapat masuk ke tubuh waktu anda menghirup debu. Kuman ini juga umumnya ditemu dalam daging mentah. mesin yang membuat kabut obat yang sangat halus.

Hasil positif bukan berarti anda menderita penyakit ensefalitis tokso.tubuh yang sehat dapat mencegah agar tokso tidak mengakibatkan penyakit ini. Perempuan hamil dengan infeksi tokso juga dapat menular kannya pada bayinya. Pirimetamin menghambat pemerolehan vitamin B oleh tokso. Tes antibodi tokso menunjukkan apakah anda terinfeksi tokso. Pengamatan otak (brain scan) dengan compu terized tomography (CT scan) atau magnetic resonance imaging (MRI scan) juga dipakai untuk mendiagnosis tokso. disorientasi. Penyakit yang paling umum diakibatkan tokso adalah infeksi pada otak (ensefalitis). kepala nyeri. Orang dengan tokso biasanya memakai kalsium folinat (semacam vitamin B) untuk mencegah anemia. MRI scan lebih peka dan mempermudah diagnosis tokso. CT scan untuk tokso dapat mirip dengan pengamatan untuk infeksi oportunistik yang lain. kekacauan. Gejala pertama tokso termasuk demam. Kombinasi obat ini sangat efektif terhadap tokso. Sulfadiazin menghambat pemakaiannya. Tokso dapat menyebabkan koma dan kematian. Bagaimana cara mengobati tokso? Tokso diobati dengan kombinasi pirimetamin dan sulfadiazin. Tokso biasanya didiagnosis dengan tes antibodi terhadap T. gondii. Tokso biasanya kambuh setelah peristiwa pertama. Kedua obat ini dapat melalui sawar-darah otak. dan bila CD4 naik di atas 200 lebih dari enam minggu. terapi pemeliharaan tokso dapat dihentikan. perubahan pada kepribadian. gemetaran dan kejang -kejang. Dosis normal obat ini adalah 50 -75mg pirimetamin dan 2-5g sulfadiazin per hari. . terapi tokso sudah diselesaikan dan bila tidak ada gejala tokso lagi. Parasit tokso membutuhkan vitamin B untuk hidup. Tokso tampaknya tidak menular dari manusia ke manusia. Risiko tokso paling tinggi waktu jumlah CD4 di bawah 100. Lebih dari 80 persen orang menunjukkan perbaikan dalam 2-3 minggu. Namun. hasil tes negatif berarti anda tidak terinfeksi tokso. Tokso juga dapat menginfeksikan bagian tubuh lain. Jelas orang yang mengalami tokso sebaiknya mulai terapi antiretroviral (ART) secepatnya. Kedua obat ini mengganggu ketersediaan vitamin B dan dapat mengakibatkan anemia. Orang yang pulih dari tokso seharusnya terus memakai obat antitokso dengan dosis pemeliharaan yang lebih rendah.

anda dapat mengurangi risiko infeksi dengan menghindari memakan daging atau ikan mentah.Bagaimana cara memilih pengobatan tokso? Jika anda didiagnosis tokso. Jika anda belum terinfeksi tokso. Ini biasanya ruam kulit. anda sebaiknya memakai obat untuk mencegah penyakit tokso aktif. Hampir separo orang yang memakainya mengalami reaksi alergi. Apakah tokso dapat dicegah? Cara terbaik untuk mencegah tokso adalah dengan menggunakan obat anti -HIV yang manjur. dan ambil kewaspadaan lebih lanjut jika anda membersihkan kandang kucing. Pasien mulai dengan dosis obat yang sangat rendah. Jika belum terinfeksi. Orang dengan jumlah CD4 di bawah 20 0 biasanya memakai kotrimoksazol untuk mencegah PCP. dan cuci tangan dengan sempurna setelahnya. Jika anda tidak tahan memakai kotrimoksazol. Juga sulfadiazin adalah obat sulfa. Kombinasi ini dapat menyebabkan penurunan pada jumlah sel darah putih. Kesimpulan Toksoplasmosis merupakan infeksi oportunistik yang serius. dan memakai sarung tangan dan masker jika anda membersihkan kandang kucing. Reaksi alergi dapat ditangani dengan proses desensitisasi. dokter anda dapat meresepkan obat lain. Kita dapat dites untuk mengetahui apakah anda terinfeksi tokso. Jika jumlah . dokter anda kemungkinan akan meresepkan pirimetamin dan sulfadiazin. dan dosis ditingkatkan berangsur -angsur sehingga mereka dapat menahan dosis penuh. anda dapat menghindari risiko terpajan infeksi dengan tidak memakan daging atau ikan mentah. dan masalah ginjal. Anda dapat memakai obat anti-HIV yang manjur untuk menahan jumlah CD4. Obat ini juga melindungi anda dari tokso. Orang yang tidak tahan terhadap obat sulfa dapat memakai klindamisin untuk mengganti sulfdiazin dalam kombinasi. kadang-kadang demam. Jika jumlah CD4 anda di bawah 100. Ini kemungkinan akan mencegah masalah kesehatan diakibatkan tokso.

dan demam. TB adalah penyakit yang sangat parah di seluruh dunia. terutama pada Odha dengan jumlah CD4 di bawah 200. . atau gejala tokso lain.org/trackback/19 Tuberkulosis (TB) Tuberkulosis adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. TB biasanya mempengaruhi paru-paru. kejang-kejang. disorientasi. TB dapat lolos dari tuberkel dan mengakibatkan penyakit aktif. Hampir sepertiga penduduk dunia terinfeksi TB. tetapi TB dapat terjadi pada jumlah CD4 yang tinggi. tapi kadang-kadang dapat juga mempengaruhi organ tubuh lain. [Sumber: Lembaran Informasi Spiritia LI517] Trackback URL for this post: http://www. tetapi sistem kekebalan tubuh yang sehat biasanya dapat mencegah penyakit aktif. kelelahan terus menerus. Jika sistem kekebalan tubuhnya melemah. keringat basah kuyup pada mala m hari.odhaindonesia. waktu seseorang dengan TB aktif batuk atau bersin. Dengan diagnosis dan pengobatan dini. sebaiknya anda terus memakai obat antitokso untuk mencegah penyakitnya kambuh. Jika anda mengalami penyakit tokso. Nama tuberkulosis berasal dari tuberkel. TB aktif dapat menyebabkan gejala berikut: batuk lebih dari tiga minggu. Kebanyakan kasus TB pada orang dengan HIV diakibatkan keaktifan kembali infeksi TB sebelumnya. Anda dapat terinfeksi TB pada jumlah CD4 berapa pun.CD4 anda turun di bawah 100. Keaktifan kembali TB terjadi pada orang yang sebelumnya terinfeksi TB. Gejala ini mirip dengan gejala yang disebabkan PCP. Ada dua jenis TB aktif. Jika anda mengalami kepala nyeri. Anda dapat mengembangkan TB secara mudah jika anda pada tahap infeksi HIV lanjut. anda harus langsung menghubungi dokter. hilang berat badan. anda sebaiknya bicara dengan dokter tentang pemakaian obat untuk mencegah penyakit tokso. tokso dapat diobati secara efektif. TB primer baru terjadi setelah anda terinfeksi TB untuk pertama kali. Tuberkel adalah tonjolan kecil dan keras yang terbentuk waktu sistem kekebalan membangun tembok mengelilingi bakteri TB dalam paru. terutama pada sore hari. TB ditularkan melalui udara.

Angka TB di seluruh dunia meningkat karena HIV. jadi tes kulit sekarang jarang dipakai di sini. Sistem kekebalan tubuh yang sehat dapat mengendalikan kuman ini agar mereka tidak menyebabkan penyakit. Jika HIV atau penyakit lain sudah merusak sistem kekebalan anda. atau dengan INH plus satu atau dua obat lain untuk tiga bulan. Sulit untuk mendiagnosis TB aktif. masalah paru lain. Bagaimana cara mendiagnosis TB? Ada tes kulit yang sederhana untuk TB. anda mungkin tidak menunjukkan reaksi pada tes kulit. Kondisi ini disebut 'anergi'. Tes ini mungkin memerlukan waktu empat minggu.TB dan HIV: pasangan yang buruk Banyak jenis virus dan bakteri hidup di tubuh anda. dan memperburuk infeksi HIV. Karena itu. termasuk satu yang anda diminta keluarkan dari paru pada pagi hari. dan karena kebanyakan orang di Indonesia sudah terinfeksi TB. itu berarti anda kemungkinan terinfeksi bakteri TB. Sebuah protein yang ditemukan pada bakteri TB disuntik pada kulit lengan. tetapi tidak mengalami penyakit aktif. Oleh karena masalah ini. pembiakan bakteri dari dahak (lihat alinea berikut) adalah cara terbaik untuk diagnosis TB aktif. karena gejalanya mirip dengan pneumonia. kuman ini dapat mengakibatkan infeksi oportunistik (IO). TB dapat merangsang HIV agar lebih cepat menggandakan diri. Dokter juga mungkin melakukan x -ray paru. dokter akan minta anda menyediakan tiga contoh dahak untuk diperiksa. . Bila anda mempunyai gejala yang mungkin disebabkan oleh TB. walaupun anda terinfeksi TB. terutama pada Odha. Jika kulit anda bereaksi dengan bengkak. penting bagi orang dengan HIV untuk mencegah dan mengobati TB. kemungkinananda diobati dengan isoniazid (INH) untuk sedikitnya enam bulan. atau infeksi lain. Angka TB pada Odha sering kali 40 kali lebih tinggi dibanding angka untuk orang yang tidak terinfeksi HIV. Bagaimana TB diobati? Jika anda terinfeksi TB. dan mencoba membiakkan bakteri TB dari contoh dahak anda. Jika anda anergi. Jika HIV melemahkan sistem kekebalan.

Ada jenis TB yang sudah resistan pada beberapa antibiotik. INH dapat menyebabkan neuropati perifer. Namun mungkin ini mustahil bila jumlah CD4 sangat rendah. dan obat tersebut harus dipakai untuk sedikitnya enam bulan. Obat ini dapat mengurangi kadar ARV dalam darah anda di bawah tingkat yang diperlukan untuk mengendalikan HIV. Begitu juga beberapa obat antiretroviral yang dipakai untuk memerangi HIV. anda akan diberi kombinasi antibiotik. jika jumlah CD4 anda di bawah 100. Untuk alasan ini. Rifabutin dapat dipakai dalam beberapa kasus. Ini disebut TB yang resistan terhadap beberapa obat atau MDR-TB. banyak obat anti-HIV berinteraksi dengan obat yang dipakai untuk memerangi TB. TB dalam tubuh anda mungkin jadi resistan dan obat tersebut akan menjadi tidak efektif lagi. Rifampisin tidak boleh dipakai jika anda memakai protease inhibitor (PI). Juga. anda sebaiknya memakai rifabutin sedikitnya tiga kali seminggu. Hingga saat ini. lebih dari 90 persen kasus TB dapat disembuhkan dengan antibiotik. Kesimpulan . seperti juga beberapa ARV. surveillans akan segera dilakukan oleh Depkes. anda diobati dengan antibiotik. Masalah obat Beberapa antibiotik yang dipakai untuk mengobati TB dapat merusak hati atau ginjal. tetapi mungkin dosisnya harus diubah. Juga. Rifampisin atau rifabutin umumnya dipakai untuk mengobati TB. Ini mengurangi risiko TB-nya menjadi resistan terhadap rifabutin. jadi dapat terjadi masalah bila obat ini dipakai bersamaan. Juga. Jika anda mengalami TB aktif. TB sulit disembuhkan. Ada pedoman khusus untuk dokter jika anda memakai obat untuk memerangi TB dan HIV sekaligus. Karena bakteri TB dapat menjadi kebal (resisten) terhadap obat tunggal. Kendati masalah ini. TB biasanya disembuhkan sebelum ART dimulai. terutama pada perempuan. INH dapat menyebabkan masalah hati. Prevalensi MDRTB di Indonesia belum jelas. Jika anda tidak memakai semu a obat. Bisa jadi sulit untuk memakai obat untuk TB dan HIV sekaligus.Sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2001 menunjukkan bahwa terapi kombinasi lebih efektif dibandingkan INH sendiri. ARV dapat meningkatkan kadar obat TB ini pada tingkat yang mengakibatkan efek samping yang berat.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pengobatan dengan kombinasi HAART (Highly Active Anti-Retroviral Therapy) dapat meningkatkan jumlah sel CD4 dan memperbaiki fungsi kekebalan tubuh. tetapi obat tersebut dapat menyembuhkan TB. beberapa jenis pengobatan preventif dapat dengan aman dihentikan. jadi pengobatan harus direncanakan dengan hati-hati jika anda TB dan HIV sekaligus. atau mempuyai gejala TB.odhaindonesia. dan dapat sulit dipakai sekaligus dengan ARV. Menghentikan profilaksis untuk PCP Rekomendasi untuk memulai profilaksis PCP tidak berubah: mulai profilaksis PCP bila jumlah sel CD4 kurang dari 200 atau bila ada sejarah thrush. para dokter berhatihati dalam menghentikan pengobatan preventif seperti Bactrim. Sebuah bagian baru kini telah ditambahkan dalam panduan tentang menghentikan profilaksis PCP. Bagian ini mengatakan bahwa penyedia layanan dapat menghentikan profilaksis . [Sumber: Lembaran Informasi Spiritia LI515] Trackback URL for this post: http://www. beberapa bagian Panduan Pelayanan Kesehatan Publik (PHS) tentang Pencegahan Infeksi Oportunistik kini diperbarui. Ada pengobatan efektif untuk infeksi TB. dan untuk penyakit TB aktif. Jika anda pernah dekat dengan orang TB aktif. TB dan HIV saling memperburuk. Pengobatan untuk TB perlu jangka waktu yang lama. sebaiknya anda dites dan diobati. Karena tidak pasti bahwa peningkatan dalam jumlah sel CD4 berarti sistim kekebalan tubuh mampu melawan infeksi -infeksi seperti PCP.TB adalah penyakit parah dan membunuh lebih banyak orang dengan HIV dibanding dengan semua pen yakit lain. Berdasarkan hasil penelitian-penelitian baru ini.org/trackback/18 Menghentikan profilaksis untuk infeksi oportunistik Sebelumnya pengobatan preventif yang disebut profilaksis merupakan standar bagi orang-orang yang berisiko terhadap beberapa jenis infeksi oportunistik tertentu. Beberapa obat TB dapat berinteraksi dengan ARV. Beberapa penelitian baru kini mengatakan bahwa bila peningkatan jumlah sel CD4 dapat dipertahankan selama 3-6 bulan.

Menghentikan profilaksis untuk Toksoplasmosis Sebuah rekomendasi baru ditambahkan pada update tahun 2001 tentang panduan untuk menghentikan profilaksis untuk Toksoplasmosis. Panduan tahun 2001 mengatakan bahwa menghentikan profilaksis Tokso dapat dilakukan bila jumlah sel CD4 meningkat lebih dari 200 sel selama paling tidak 6 bulan. diharuskan untuk menjalankan pengobatan untuk mencegah infeksi berulang (ini disebut pengobatan pemeliharaan). Panduan tahun 2001 menyebutkan anda dapat menghentikan profilaksis MAC bila jumlah sel CD4 . Panduan PHS merekomendasikan terapi pencegahan untuk MAC bila jumlah sel CD4 serendah ini. keringat malam. Panduan tersebut mengatakan bahwa patut untuk menghentikan profilaksis MAC bila jumlah sel CD4 meningkat menjadi lebih dari 100 sel selama paling tidak 3 bulan. diare dan badan lemah. sakit perut. Panduan tersebut menganjurkan memulai kembali pengobatan pencegahan MAC bila jumlah sel CD4 kembali turun menjadi kurang dari 50. Panduan tersebut sama dengan panduan untuk profilaksis PCP: ketika jumlah sel CD4 seseorang tetap berada di atas 200 selama paling tidak 3 bulan berturut -turut. Dulu MAC merupakan infeksi oportunistik umum bagi orang dengan jumlah sel CD4 rendah. Panduan PHS yang telah diperbarui mengandung rekomendasi baru untuk penghentian profilaksis MAC. Hal yang sama berlaku bagi orang yang pernah mengalami PCP. pembengkakan kelenjar. Risiko mengalami MAC paling tinggi pada orang dengan jumlah sel CD4 kurang dari 50. bila individu tersebut telah menyelesaikan terapi awal Tokso dan tidak menunjukkan gejala penyakit tersebut. Menghentikan profilaksis untuk MAC Rekomendasi untuk pencegahan MAC juga telah berubah. Bagi mereka yang pernah mengalami infeksi Tokso. demam. Obat-obatan yang direkomendasikan adalah antara clarithromycin (Biaxin) atau azithromycin (Zithromax).PCP ketia jumlah CD4 seseorang tetap berada di atas 200 selama 3 bulan bertur utturut. panduan menggunakan aturan yang sama dengan waktu memulai: ulangi kembali pengobatan pencegahan bila jumlah sel CD4 turun di bawah 200. Orang yang pernah mengalami infeksi MAC perlu menjalani pe ngobatan untuk mencegah infeksi berulang (ini disebut pengobatan pemeliharaan). Gejala MAC termasuk kehilangan berat badan. Sementara untuk memulai kembali profilaksis PCP.

Panduan tahun 2001 menyebutkan penghentian profilaksis Kripto dapat dipertimbangkan bila jumlah sel CD4 meningkat lebih dari 100 -200 sel selama paling tidak 6 bulan. Menghentikan pengobatan pemeliharaan untuk CMV Perubahan lain yang berkenaan dengan HAART dalam Panduan PHS adalah untuk infeksi sitomegalovirus (CMV). Panduan yang terbaru menyebutkan bahwa menghentikan pengobatan pemeliharaan dapat dipertimbangkan bila terdapat peningk atan jumlah CD4 yang berkelanjutan hingga lebih dari 100-150 sel. Panduan PHS yang baru untuk Pencegahan Infeksi Oportunistik dapat diperoleh di http://www. Keputusan apapun untk menghentikan terapi pemeliharaan CMV harus dilakukan dengan konsultasi dokter mata. karena penyakit CMV aktif dapat sangat serius. setelah orang tersebut telah menyelesaikan terapi MAC selama 12 bulan dan tidak mengalami gejala penyakit. Menghentikan pengobatan pemeliharaan untuk Kriptokokus Untuk orang yang pernah menderita infeksi Kriptokokus penting untuk menjalani pengobatan untuk mencegah infeksi berulang (ini disebut pengobatan pemeliharaan). dan bila orang ters ebut telah menyelesaikan pengobatan awal terapi Kripto dan tidak mengalami gejala penyakit.html .hivatis. CMV dapat menyebabkan retititis. Panduan PHS sangat berhati-hati mengenai informasi ini. pengobatan pemeliharaan dibutuhkan untuk mencegah infeksi tersebut menjadi aktif kembali. Beberapa penelitian baru kini menunjukkan bahwa ketika jumlah sel CD4 meningkat hingga lebih dari 100 -150 sel. Begitu seseorang terinfeksi CMV. sejenis infeksi mata yang dapat mengakibatkan kebutaan.org/trtgdlns. CMV merupakan virus herpes yang umumnya mengakibatkan sakit ketika jumlah T -sel kurang dari 50. Ahli mata tersebut akan mempertimbangkan berbagai faktor. atau ahli mata (ophthalmologist) yang biasa merawat CMV. pengobatan pemeliharaan untuk CMV mungkin tidak lagi mendesak. . Pengobatan standar untuk CMV termasuk obat -obatan yang diberikan lewat infus.meningkat menjadi lebih dari 100 selama paling tidak 6 bulan. termasuk seberapa besar ancaman infeksi CMV terhadap penglihatan seseorang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful