RESUME

SOSIOLOGI KELUARGA

Oleh: MUHAMMAD ALWI NPM : 07380074

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SOSIOLOGI JURUSAN IPS
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

(STKIP) HAMZANWADI SELONG 2010/2011

hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidupnya dalam suatu rumah tangga. 2. dan memberikan kasih sayang kepada anak karena pada tahap ini bayi keturunan generasi penerus.Di bawah asuhan seseorang kepala rumah tangga . Tahap pembentukan keluarga. berinteraksi satu sama lain dan didalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan. mempertahankan suatu kebudayaan Tahap-tahap Kehidupan Keluarga 1. 3. merupakan kebanggaan bagi keluarga yang merupakan saat-saat yang sangat .Terdiri atas 2 orang atau lebih . tahap ini dimulai dari pernikahan.  Menurut Salvicion dan Ara Celis (1989) : Keluarga adalah dua atau lebih dari dua individu yang tergabung karena hubungan darah.Adanya ikatan perkawinan atau pertalian darah . mendidik. yang dilanjutkan dalam membentuk rumah tangga. dalam hal ini keluarga mengasuh.Unit terkecil dari masyarakat . Tahap menjelang kelahiran sebagai anak. Dari pengertian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa keluarga adalah : . Tahap menghadapi bayi.Pengertian Keluarga  Menurut Departemen Kesehatan RI (1998) : Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.Diciptakan. tugas utama keluarga melahirkan untuk anak mendapatkan dinantikan.Hidup dalam satu rumah tangga .Berinteraksi diantara sesama anggota keluarga .Setiap anggota keluarga mempunyai peran masing-masing .

6. Komunikasi dan saling pengertian antara kedua orang tua dengan anak perlu dipelihara dan dikembangkan. dalam tahap ini anak akan memulai kehidupan berumah tangga. Dalam fase ini anak sangat sensitif terhadap pengaruh lingkungan dan tugas keluarga adalah mulai menanamkan norma-norma kehidupan. oleh karena itu suri tauladan dari kedua orang tua sangat diperlukan. mengontrol tugas-tugas di sekolah anak dan meningkatkan pengetahuan umum anak. sudah mulai bergaul dengan teman sebaya. norma-norma agama. tinggallah suami istri berdua saja. dan kedua orang tua mempersiapkan diri untuk meninggalkan dunia yang fana ini. Dalam tahap ini keluarga akan merasa sepi. setelah melalui tahap remaja dan anak telah dapat menyelesaikan pendidikannya.kehidupannya sangat bergantung kepada orang tuanya. 7. mengajari anak untuk mempersiapkan masa depannya. tetapi sangat rawan dalam masalah kesehatan karena tidak mengetahui mana yang kotor dan mana yang bersih. . 9. membiasakan anak belajar secara teratur. Tahap berdua kembali. karena dalam tahap ini anak akan mencari identitas diri dalam membentuk kepribadiannya. tahap ini masuk ke tahap lanjut usia. maka tahap selanjutnya adalah melepaskan anak ke masyarakat dalam memulai kehidupannya yang sesungguhnya. dan bila tidak dapat menerima kenyataan akan dapat menimbulkan depresi dan stress. tahap ini adalah tahap yang paling rawan. Tahap menghadapi anak remaja. 4. setelah anak besar dan menempuh kehidupan keluarga sendiri-sendiri. Tahap menghadapi anak prasekolah. 5. Tahap menghadapi anak sekolah. pada tahap ini anak sudah mulai mengenal kehidupan sosialnya. Tahap masa tua. dsb. 8. Dan kondisinya masih sangat lemah. dalam tahap ini tugas keluarga adalah bagaimana mendidik anak. norma-norma sosial budaya. Tahap melepaskan anak ke masyarakat.

Ibu. 3. diantaranya adalah : 1. Ciri-ciri Struktur Keluarga Menurut Anderson Carter ciri-ciri struktur keluarga : 1. sedarah suami. Ada keterbatasan : setiap anggota memiliki kebebasan tetapi mereka juga mempunyai keterbatasan dalam menjalankan fungsi dan tugasnya masingmasing. 2. Matrilokal adalah sepasang suami istri yang tinggal bersama keluarga Patrilokal adalah sepasang suami istri yang tinggal bersama kelurga Keluarga kawinan adalah hubungan suami istri sebagai dasar bagi sedarah istri. . 5. Terorganisasi : saling berhubungan. Patrilineal adalah keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi. Ada perbedaan dan kekhususan : setiap anggota keluarga mempunyai peranan dan fungsinya masing-masing. Tipe / Bentuk Keluarga 1. saling ketergantungan. pembinaan warga dan beberapa sanak saudara yang menjadi bagian keluarga karena adanya hubungan dengan suami atau istri. dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ayah 2. Matrilineal adalah keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ibu. antara anggota keluarga. 3.Struktur Keluarga Struktur keluarga terdiri dari bermacam-macam. Keluarga inti (Nuclear Family) adalah keluarga yang terdiri dari Ayah. dan Anak-anak. 4.

kakek. 6. Keluarga Duda / Janda (Single Family) adalah keluarga yang Keluarga berkomposisi (Camposite) adalah keluarga yang Keluarga Kabitas (Cahabitasion) adalah dua orang menjadi satu Keluarga Indonesia umumnya menganut tipe keluarga besar terjadi karena perceraian atau kematian.2. 3. yang dominan dan memegang kekuasaan dalam keluarga adalah pihak Ibu. sifat. kegiatan yang berhubungan dengan individu dalam posisi dan situasi tertentu. Matriakal. 5. Pemegang Kekuasaan Dalam Keluarga 1. saudara sepupu. bibi. Equlitarian. Berbagai peranan yang terdapat di dalam keluarga adalah sebagai berikut : 1. perkawinannya berpoligami dan hidup secara bersama. tanpa pernikahan tapi membentuk suatu keluarga. 2. Patriakal. Peranan Ayah : Ayah sebagai suami dari istri dan anak-anak. Peranan individu dalam keluarga didasari oleh harapan dan pola perilaku dari keluarga. berperan sebagai pencari nafkah. pendidik. kelompok dan masyarakat. Keluarga brantai (Serial Family) adalah keluarga yang terdiri dari satu wanita dan pria yang menikah lebih dari satu kali dan merupakan satu keluarga inti. Keluarga besar (Extended Family) adalah keluarga Inti ditambah dengan sanak saudara. dan sebagainya. paman. yang dominan dan memegang kekuasaan dalam keluarga adalah pihak Ayah. 4. Peranan Keluarga Peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku interpersonal. 7. misalnya : nenek. . 3. pelindung dan pemberi rasa aman. (extended family) karena masyarakat Indonesia yang terdiri dari beberapa suku hidup dalam suatu komuniti dengan adat istiadat yang sangat kuat. yang memegang dalam keluarga adalah Ayah dan Ibu. keponakan.

Peranan Ibu : Sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya. sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya. disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya. ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga. sosial. pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya. . mental. dan spiritual. 3. 2. sebagai pengasuh dan pendidik anak. Peran Anak : Anak-anak melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik.anaknya.sebagai kepala keluarga.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful