PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Surat merupakan bentuk komunikasi tertulis antara seseorang atau lembaga dengan orang atau lembaga yang lainnya, (Nurdin. 2005:189).

Menurut jenisnya surat dibedakan menjadi dua, surat pribadi dan surat resmi. Surat pribadi biasanya bersifat pribadi dan tidak ada ketentuan yang berlaku dalam penulisannya. Sedangkan, surat resmi merupakan surat yang digunakan oleh suatu lembaga serta banyak ketentuan yang berlaku, tapi dalam kenyataan ketentuan penulisan surat resmi banyak yang tidak digunakan, dan hanya difokuskan pada maksud dan tujuan penulisan surat tersebut.

Oleh karena itu kami ingin memaparkan bagaimana cara penulisan surat resmi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka kami menyusun makalah ini dengan

PEMBAHASAN

1. Sistematika Surat Resmi

Dalam sistematika penulisan surat resmi ada beberapa bagian, bagian surat tersebut terdiri atas (a)kepala surat, (b)tanggal, (c)nomor, lampiran, dan hal atau perihal, (d)alamat surat, (e)salam pembuka, (f)isi surat, (g)salam punutup, (h)pengirim surat, (i)tembusan, (j)inisial.

a) Kepala surat

Kepala surat yang lengkap terdiri atas (1)nama instansi, (2)alamat lengkap, (3)nomor telepon, (4)nomor kotak pos, (5)alamat kawat, dan (6)lambang atau logo.

Nama insansi ditulis dengan huruf kapital alamat instansi, termasuk di dalamnya telepon, kotak pos, dan alamat kawat(jika ada) ditulis dengan huruf awal kata kapital kecuali kata tugas.

Nomor kode pos ditulis setelah nama kota tempat instansi itu berada.

Contoh:

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Pusat pembinaan dan pengembangan bahasa

Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangu

Jakarta 13220

Kotak Pos 2625 Telepon 4896558, 4894564 Kepala surat dapat pula seluruhnya ditulis dengan huruf kapital. Contoh:

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BAHASA

JALAN DAKSINAPATI BARAT IV, RAWAMANGUN

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Demikian pula. tetapi Biro Pendidikan dan Pelatihan. 2 Kata jalan jangan disingkat menjadi Jln. bukan Tilpun atau Telpon dan jangan disingkat menjadi Tlp. yaitu Telepon.Telepon: 489.Telepon 4896558 .655.8 . Box atau Post Office Box. jangan digunakan P. atau Telp. misalnya Biro Diklat. 4 Kata kotak pos hendaknya jangan disingkat K. 3 Kata telepon hendaknya ditulis dengan cermat .Kotak Pos: 265. 4894564 Dalam penulisan kepala surat hendaklah diperhatikan hal-hal sebagai berikut. Contoh: . sedangkan nomor-nomor yang mengikutinya tidak diberi titik. 6 Kata telepon dan kotak pos diikuti oleh nomor tanpa diantara tanda titik dua (:). Depdikbud. 1 Nama instansi jangan disingkat. Pos atau Kotpos.O. atau Jl.JAKARTA 13220 KOTAK POS 2625 TELEPON 4896558.5 Seharusnya: . 5 Kata alamat kawat jangan digunakan Cable Address tapi Alamat Kawat. tetapi Jalan.

tetapi dengan huruf. Contoh penulisan tanggal surat: KEPALA SURAT 22 Maret 2003 Nomor.. selain itu. November. Lampiran. misalnya Februari. perlu diperhatikan hal berikut. titik koma.Kotak Pos 2655 b) Tanggal Tanggal surat ditulis secara lengkap.. Nomor. Nama bulan jangan ditulis dengan angka. yaitu tanggal ditulis dengan angka. Nama bulan yang ditulis dengan huruf tidak boleh disingkat. lampiran dan hal ditulis dengan diawali huruf kapital. Nopember. dan hal diikuti oleh tanda titik dua yang ditulis secara estetik ke bawah sesuai dengan panjang pendeknya ketiga kata itu. bukan Jan. bukan Februari. dan Hal Kata nomor. Sebelum tanggal tidak dicantumkan nama kota karena nama kota itu sudah tercantum pada kepala surat. Nama bulan hendaknya ditulis dengan cermat. Agt. Februari. Lampiran. Agustus. dan tahun ditulis dengan angka. . bulan ditulis dengan huruf. Setelah angka tahun tidak diikuti tanda baca apa pun. misalnya Januari. 2. 1. atau November. titik dan garis hubung. atau Nov. seperti tanda titik.

Jumlah barang yang ditulis dengan huruf.10.Nomor: 10. Kata nomor diikuti oleh nomor berdasarkan nomor urut surat dengan kode yang berlaku pada instansi pengirim surat. tetapi pula dengan angka. Jika tidak ada yang dilampirkan.3.Nomor:110/U/PPHBI/2003 . Demikian pula. harus taat asas. Dan Lamp. Jika kata nomor ditulis lengkap maka kata lampiran pun harus ditulis lengkap. Penulisan nomor dan kode surat yang benar: . diikuti tanda titik dua yang disertai jumlah barang yang dilampirkan.Penulisan kata Nomor dan Lampiran yang dapat disingkat menjadi No.03. Misalnya: . tidak dengan angka dan tidak . tetapi dapat pula dibatasi tanda titik atau tanda hubung. Kata lampiran atau lamp. isi kode surat tidak harus dengan huruf.Nomor: 110/U/PPHBI/2003 Penulisan nomor dan kode surat tidak harus dibatasi garis miring.90 atau . Jika kata Nomor disingkat maka kata lampiran pun harus disingkat. Nomor surat dan kode yang dibatasi oleh garis miring ditulis rapat pada spasi dan tidak diakhiri tanda titik atau tanda hubung.Nomor:10-10-3-03-90 Kata lampiran ditulis di bawah nomor jika ada yang dilampirkan pada surat. kata lampiran tidak perlu ditulis.

Pada awal kata yang menyatakan jumlah ditulis dengan huruf kapital. . Contoh penulisan lampiran yang dianjurkan: .Lampiran: satu berkas .diakhiri dangan tanda baca lain.Hal: Permohonan tenaga pengajar . Penulisan yang dianjurkan: .Hal: Penyeragaman bentuk surat c) Alamat surat Dalam penulisan alamat surat terdapat dua macam bentuk. Pokok surat hendaknyadapat menggambarkan pesan yang ada dalam isi surat. Bentuk pertama adalah alamat yang ditulis di sebelah kanan atas di bawah tanggal surat dan bentuk kedua adalah alamat yang ditulis di sebelah kiri atas di bawah bagian hal atau sebelum salam pembuka.Lam: Satu berkas Kata hal diikuti tanda titik dua disertai pokok surat yang diawali dengan huruf kapital tanpa diberi garis bawah dan tidak diakhiri tanda titik atau tanda baca lain. Untuk penulisan alamat surat perlu diperhatikan hal berikut.

2) Nama diri penerima diawali huruf kapital pada setiap unsurnya. bukan menggunakan huruf kapital seluruhnya. yaitu Ibu. 5) Kata sapaan seperti ibu. atau jabatan. dr. Bapak. tidak digunakan. Apabila diingat bahwa alamat pengirim tidak didahului kata dari yang berfungsi sebagai penghubung antar bagian kalimat yang menyatakan asal. seperti Dr. Penggunaan kata kepada sebelum Yth. 4) Untuk menyatakan yang terhormat pada awal penerima surat cukup dituliskan Yth. Ir. 6) Jika nama orang yang dituju bergelar akademik sebelum namanya. atau memiliki pangkat seperti kapten atau kolonel kata sapaan Ibu. Saudara dengan huruf awal huruf kapital dan tanpa tanda titik atau tanda baca apa pun pada akhir kata itu. pangkat. saudara digunakan pada alamat surat sebelum nama penerima surat. Jika digunakan kata pada awal penerima.1) penulisan nama penerima harus cermat dan langkap. atau Drs. Dengan huruf awal huruf kapital disertai tanda titik singkatan itu. dan Sdr. 7) Jika yang dituju nama jabatan seseorang. . 3) Penulisan alamat penerima surat juga harus cermat dan lengkap serta informati. kata sapaan tidak digunakan agar tidak berimpit dengan gelar. Bapak. kata itu hendaknya ditulis penuh. Tidak diperlukan karena kata kepada berfungsi sebagai kata penghubung antar bagian kalimat yang menyatakan arah. bapak. sesuai dengan kebiasaan yang dilakukan oleh yang bersangkutan(pemilik nama).

Penulisan kedua bentuk salam itu merupakan awal dalam berkomunikasi antara penulis surat dan penerima surat. yaitu (1)salam pembuka dan (2)salam penutup. 9) Nama alamat yang dituju hendaklah nama orang yang disertai nama jabatannya. atau nama jabatannya saja dan bukan nama instansinya.8) Kata jalan pada alamat surat tidak disingkat. dan RW ditulis lengkap dengan huruf awal huruf kapital setiap unsur alamat. dengan huruf awal huruf kapital tanpa tada titik atau titik dua pada akhir kata itu. RT. Contoh penulisan alamat yang dianjurkan: Yth. Bapak Sukoco Kepala Biro Tata Usaha Departemen A Jalan Sarlintan Raya 17 Jakarta d) Penulisan Salam Dalam penulisan surat terdapat dua buah salam. Namun jalan atau gang. tetapi ditulis penuh. . tetapi ditulis dengan huruf awal kapital dan tidak digaris bawahi serta tidak diakhiri tanda baca apa pun. Namun kota atau wilayah perlu nama propinsi. nomor. yaitu Jalan. seperti tanda titik atau tanda hubung. tidak di tulis dengan huruf kapital semua.

1) Huruf pertama kata dengan pada ungkapan salam itu ditulis dengan huruf kapital(Dengan).). bukan tanda titik...Salam sejahtera.Saudara. 3) Pada akhir ungkapan salam pembuka itu dibubukan tanda koma.. terdapat salam pembuka yang bersifat khusus.. . 2) Huruf pertama kata hormat pada ungkapan salam itu ditulis dengan huruf kecil.. (Dengan hormat...yang terhormat..Bapak. Salam penutup lazim ditulis di sebelah kanan bawah. bukan huruf kapital(hormat).Ibu. . .yang terhormat.. Salam pembuka yamg sangat lazim digunakan adalah ungkapan dengan hormat dengan ketentutuan sebagai berikut.yang terhormat.Salam pembuka lazim ditulis di sebelah kiri di bawah alamat surat. tanda seru. seperti: . atau titik dua. di atas kalimat pembuka isi surat. Disamping itu.Saudara. . Ungkapan lain yang digunakan sebagai salam pembuka adalah: .

hormat saya. Saudara Tuti yang Terhormat. dan wasalam ditulis dengan huruf kapital. .Salam perjuangan. Salam Sejahtera.Salam pramuka. . . dan wasalam dengan ketentuan sebagai berikut: 1) huruf pertama kata hormat..W. .Salam sejahtera.Assalamuailaikum W. bukan tanda titik atau tanda baca lain.Dengan hormat.. salam. Penulisan ungkapan salam pembuka yang cermat adalah: .Saudara Tuti yang terhormat. Salam penutup yang lazim digunakan adalah ungkapan hormat kami. atau tanpa tanda baca apa-apa.Merdeka. 2) Pada akhir salam penutup dibubukan tanda koma. Penulisan ungkapan salam penutup yang cermat adalah : . . Penulisan ungkapan salam pembuka yang tidak cermat adalah Dengan Hormat. .Hormat saya.

Pada tanggal 5-6 Novenber 1978. Rawamangun.. 3) Pada tanggal 14-18 juli 1990 kami akan mengadakan penataran Kebahasaan Indonesia. 2) Salah satu kegiatan proyek penelitian adalah meneliti sastra lisan Sunda. yaitu bagian pertama merupakan paragraf pembuka. 4) Himpunan Pembina Bahasa Indonesia akan menyelenggarakan Seminar Pengajaran Bahasa Indonesia. Contoh: 1) Kami ingin memberitahukan kepada saudara bahwa. di Wisma Samudra. Jakarta. bagian kedua merupakan paragraf isi dan bagian ketiga merupakan bagian penutup.. e) Secara garis besar isi surat terbagi atas tiga bagian. . . pernyataan. atau permintaan. pertanyaan. Jalan Daksinapati Barat IV. Paragraf pembuka mengantarkan isi surat yang akan diberi tahukan. 5) Dalam sebuah media massa terbitan Jakarta.. Tujuan penataran itu adalah sebagai berikut.. Sehubungan dengan itu. Sehubungan dengan itu.. kami telah membaca bahwa rumput laut telah dibudidayakan.Wasalam. kami ingin mendapatkan informasi tentang perbudidayaan rumput laut itu.Hormat kami. Paragraf pembuka berisikan pemberitahuan.

bersama ini kami kirimkan seberkas surat perjanjian kerja. kami ingin memberitahukan hal berikut. Paragraf penutup merupakan simpulan dan kunci isi surat. Dalam paragraf isi dikemukakan hal yang perlu disampaikan kepada penerima surat. Sehubungan dengan itu. Contoh paragraf panutup: a) Atas perhatian Saudara. c) Besar harapan kami.6) Di samping itu. paragraf pembuka berisi balasan (jawaban)seperti dalam contoh berikut: a) Pertanyaan Saudara yang terterah pada surat Saudara tanggal 10 Januari 1986. 05/Diklat/1/1/1986 akan kami jawab sebagai berikut. kami ucapkan terima kasih. Sesuai dengan permintaan Saudara dalam surat tanggal 4 Januari 1989. b) Atas perhatian dan kerja sama Saudara yang baik selama ini. paragraf penutup dapat mengandung harapan penulis surat atau berisi ucapan terima kasih kepada penerima surat. No. b) Surat anda telah kami terima. Namun. Di samping itu. Saudara dapat memanfaatkan sumbangan kami. lugas. kami ucapkan terima kasih. 29/H/PU/1989. dan jelas. isi surat harus singkat. . No.

Doni Susanto NIP 130130130 g) Tembusan Surat Kata tembusan yang ditulis dengan huruf awal huruf kapital(Tembusan) di letakkan di sebelah kiri pada bagian kaki surat. f) Nama Pengirim Nama pengirim surat ditulis di bawah tanda salam penutup. tidak perlu bergaris bawah dan tidak perlu diakhiri dengan tanda titik. lurus dengan bagian nomor dan hal. Penulisan nama tidak perlu menggunakan huru kapital seluruhnya.d) Mudah-mudahan jawaban kami dapat memuaskan Saudara. Tulisan Tembusan diikuti tanda titik dua. Contoh: Drs. serta sejajar dengan nama pengirim surat. 3. Dalam penulisan nama pengirim perlu diperhatikan hal berikut: 1. Tanda tangan diperlukan sebagai keabsahan surat dinas. Nama tidak perlu ditulis di dalam kurung. tanpa digaris bawahi. Doni Susanto Kepala. 2. Nama jabatan dapat dicantumkan di bawah nama pengirim. . Kepala Drs. tetapi menggunakan huruf awal kapital pada setiap unsur nama.

4) Di belakang nama yang diberi tembusan tidak perlu diberi ungkapan untuk perhatian. untuk menjadi perhatian.Bagian ini hanya dicantumkan jika surat itu memerlukan tembusan untuk beberapa instansi atau pihak lain yang ada hubungannya dengan surat yang bersangkutan. 5) Dalam tembusan tidak perlu dicantumkan tulisan arsip karena setiap surat dinas itu harus memiliki arsip. atau Yth. diberi nomo urut sesuai dengan jenjang jabatan pada instansi itu. Direktur Pemilihan Bahan 2. Sabaindah . Jika pihak yang diberi tembusan hanya satu. tidak diberi nomor. 2) Pihak yang diberi tembusan hendaklah nama jabatan atau nama orang dan bukan nama kantor atau instansi. 3) Dalam tembusan tidak perlu digunakan ungkapan Kepada Yth. Kepala Bagian Perlengkapan 3. Ketentuan isi tembusan itu adalah sebagai berikut: 1) Jika pihak yang diberi tembusan itu lebih dari satu. Dra. sebagai laporan. atau ungkapan lain yang mengikat. Contoh: Tembusan: Tembusan: Kepala Bagian Perlengkapan 1.

seperti surat yang dikeluarkan oleh organisasi/lembaga. dan praktis dibandingkan dengan komunikasi lisan. surat sewa-menyewa rumah. surat perjanjian jual beli. Inisial merupakan tanda pengenal yang berupa singkatan nama pengonsep dan pengetik surat. C. Apa yang dikomunikasikan melalui surat akan sampai kepada alamat yang dituju sesuai dengan sumber aslinya. Contoh: . efektif. Peranan surat lebih penting lagi. Inisial(Sandi) Inisial(Sandi) di tempatkan pada bagian paling bawah sebelah kiri di bawah tembusan(kalau ada). Menulis Surat Dinas Surat merupakan sarana komunikasi tertulis.h. terutama dalam surat resmi. Inisial berguna untuk keperluan selingkung surat untuk mengetahui siapa pengonsep dan pengetik surat. b) Dalam pembuatan surat resmi seyogiyanya harus mengetahui sistematika surat resmi. surat . Surat dipandang sebagai alat komunikasi tulis yang paling efesien.HA/SS HA singkatan nama pengonsep: Hidayah Asmuni SS singkatan nama pengetik: Sandi Susaty. PENUTUP 1. Kesimpulan Dari pembahasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwah: a) Dalam pembuatan surat resmi seyogiyanya harus memenuhi kaedah-kaedah yang berlaku dalam pembuatan surat resmi. ekonomis.

y y Salam penutup Tanda tangan dan nama penulis Berikut penjelasan mengenai bagian-bagian surat tersebut. atau kenalan. Surat pribadi adalah surat yang berisi masalah pribadi yang ditujukan kepada keluarga. Misalnya. Misalnya. Kepala surat Kepala surat menunjukkan resminya sebuah surat. melainkan juga mempunyai kekuatan hukum sebagai bukti tertulis. dan sahabat. Berdasarkan isinya. surat permohonan lelang. surat tagihan. surat pribadi biasanya menggunakan bahasa ragam santai atau tidak resmi. teman. Sifat resmi sebuah surat bukan sala dilihat dari sistematika. penggunaan bahasa. Karena sifatnya yang akrab dan santai. dan surat resmi lainnya. Sistematika surat resmi adalah sebagai berikut: y y y y Kepala surat Tanggal pembuatan Salam pembuka Isi surat yang terdiri atas: 1. paragraf penutup. surat undangan rapat dan surat pemberitahuan. surat untuk keluarga.dagang. paragraf pembuka. 3. Surat dinas atau surat resmi adalah surat yang berisi masalah kedinasan atau pemerintahan. yakni sebagai berikut: 1. Kepala surat dapat berfungsi sebagai alamat (identitas) pengirim surat karena dalam kepala surat memuat nama instansi atau organisasi. 1. dan isinya. surat berfungsi sebagar alat bukti historis. Dalam hal ini. surat dapat dibedakan atas tiga jenis. surat perjanjian jual beli. surat penawaran. Surat-surat dalam arsip lama dapat dipakai sebagai bahan penelitian untuk mengetahui bagaimana keadaan atau kegiatan pada masa lalu. Surat-surat yang telah diarsipkan itu dipakai sebagai alat pengingat. paragraf isi. orangtua. 3. Surat dinas atau resmi hanya dibuat oleh instansi pemerintah dan dapat dikirimkan kepada semua pihak yang memiliki hubungan dengan instansi tersebut. Surat niaga atau swrat dn"gang adalah surat yang berisi masalah perniagaan atau perdagangan. . 2. 2. dan periklanan. Misalnya. bahkan ada juga yang mencantumkan nomor telepon. dan alamat.

105 Malang 2. kode surat. 105 Malang 19 Maret 2OO5 Ingatlah bahwa tanggal surat itu dibubuhkan segera setelah surat itu ditandatangani oleh yang berwenang. memudahkanmengaturpenyimpanan. dan tahun. . 2. Tanggal surat berguna untuk mengetahui batas waktu dan cepat-lambatnya penyelesaian hal yang dipersoalkan dalam surat itu. 4. Surat resmi Surat resmi selalu diberi nomor urut surat yang dikirimkan (surat keluar). Nama tempat perlu dituliskan pada surat-surat yang tidak berkepala surat. memudahkan mencarinya kembali. misalnya surat pribadi atau surat lamaran pekerjaan. 4. Nama tempat tidak perlu dicantumkan lagi sebab sudah termuat dalam kepala surat. 3. terutama pada surat bentuk lurus atau setengah lurus.Contoh: Organisasi Siswa Intra Sekolah Sekolah Menengah Atas Bhineka Tunggal Ika Jalan Lawu No. mengetahui banyak surat yang keluar. Contoh: Organisasi Siswa Intra Sekolah Sekolah Menengah Atas Bhineka Tunggal Ika Jalan Lawu No. Tanggal Surat Tanggal surat diketik sebelah kanan atas. Nomor surat ini berguna untuk: 1. mempercepatpenyelesaian surat-menyurat.

Hal/ Perihal Bagian ini menunjukkan isi atau inti surat secara singkat. secara cepat dapat diketahui masalah yang dituliskan dalam surat tersebut. Alamat Surat Ada dua macam alamat surat.5. Contoh: Yth. Hal ini berguna untuk mengetahui dengan cepat dari mana surat itu dan untuk siapa surat itu ditujukan. Alamat surat merupakan petunjuk langsung bagi penerima surat. Lampiran Melampirkan berarti menyertakan sesuatu dengan yang lain. . Dengan membaca hal/perihal. yaitu alamat dalam (pada helai surat) dan alamat luar (pada amplop). Contoh: Lampiran : satu lembar 5. Contoh: Nomor : 25/OSIS -L17008 4. Contoh: Hal : Undangan 6. pada lampiran dituliskan berapa lembar surat atau keterangan yang akan dilampirkan itu. Penulisan alamat lebih leluasa ditempatkan di sebelah kiri sehingga kemungkinan pemenggalan nama orang/instansi/organisasi. memudahkan petugas kearsipan. Ketua Kelas I/A di SMA Bumi Pertiwi Surat yang selesai diketik hendaknya dilipat dengan model lipatm gandn sejajar dengan kepala dan alamat surat tersebut. Jika bersama surat yang dikirimkan itu disertakan surat-surat lain. dan sejenisnya tidak terjadi.

Salam Pembuka Salam pembuka merupakan tanda hormat pengirim surat.Organisasi Siswa Intra Sekolah Sekolah Menengah Atas Bumi Pertiwi Jalan Lawu No. Dalam surat resmi biasanya digunakan salam pembuka ³Dengan hormat³ 8. Isi (Tubuh) Surat Isi surat umumnya terdiri atas tiga bagian. diperlukan susunan kepanitian. dan penutup. 105 Malang Nomor: 25lOSIS-L/2005 Lampiran : satu lembar Hal : Undangan 19 Maret 2005 Yth. Ketua Kelas I/A di SMA Bumi Pertiwi 7. . Contoh: a. Untuk kelancaran acara tersebut. yaitu pembukaan. Pembukaan Sesuai dengan program kerja OSIS SMA Bumi Pertiwi Tahun 2007 12008. isi Jang sesungguhnya. kami bermaksud mengadakan Program Bakti Sosial ke daerah yang membutuhkan bantuan.

b. Isi yang Sesungguhnya Oleh karena itu. y Ringkas . kami mengundang Saudara untuk hadir pada acara rapat pembentukan kepanitiaan yang akan diadakan pada Hari. ringkas. nama nomor induk siswa atau pegawai. kami ucapkan terima kasih. y Sederhana/Wajar Sederhana berarti lugas. Salam Penutup : 8. tanda tangan. jelas. dan menarik. Penutup Demikian undangan ini kami sampaikan.00-10. tidak berbelit-belit. tanggal : Rabu. 9. 23 Maret 2008 Pukul Tempat c. sopan.00 : Ruang Perpustakaan Pada surat resmi. Contoh: Ketua OSIS SMA Bumi Pertiwi Dimas Susetyo NIs 045401 Keefektifan bahasa dalam surat resmi ditandai dengan penggunaan bahasa yang memenuhi unsur sederhana/wajar. baik pemakaian kata-katanya maupun kalimat-kalimatnya. salam penutup nama jabatan. Atas perhatian Saudara. mudah.

kemudian Saudara mengawasi secara cermat kegiatan tersebut. Bentuk Ringkas : Saudara harus segera manandatangani surat perjanjian ini.. y Menarik Menarik berarti dapat membangkitkan perhatian. Kamu tentu sudah pernah mempelajari surat dinas.. . tidak ambigu. tidak membosankan.kemudian Saudara melakukan kegiatan pengawasan secara cermat kegiatan tersebut. dan mengesankan. serta menggunakan kata-kata resmi. kita dapat menggunakan kalimat yang bervariasi.Kalimat yang digunakan haruslah sehemat mungkin. Bahasa yang digunakan dalam surat . Perhatikan contoh berikut. Kalimat yang ringkas umumnya lebih tegas dan mudah dipahami. paragraf induktif.. Bentuk Tidak Ringkas : saudara harus segera membubuhkan tanda tangan dalam surat perjanjian ini. menggunakan kata ganti atau sapaan. y Jelas Jelas berarti tidak samar-samar. Kata ganti -nya sebagai kata ganti orang ketiga tunggal dalam kalimat tersebut menjadi tidak jelas menerangkan siapa) Perbaikannya agar lebih jelas sebagai berikut. Perhatikan Contoh Berikut. Untuk dapat menarik perhatian. Surat dinas merupakan surat yang dikirim oleh suatu lembaga kepada lembaga lain atau perseorangan. kami ucapkan terima kasih. Atas perhatian Bapak/lbu/Saudnra. Atas perhatiannya. (Kalimat penutup surat tersebut samar.. . y Sopan Kalimat yang sopan berarti menggunakan kalimat yang halus agar tidak menyinggung perasaan. namun memiliki makna/maksud yang jelas. atau tidak menimbulkan salah paham.. Kami ucapkan terima kasih. dan gaya bahasa.

dinas adalah bahasa formal. yaitu bahasa baku yang sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku. yang berisi nama lembaga pembuat surat lengkap dengan alamatnya. Sistematika Surat Dinas . Sistematika surat dinas terbagi menjadi beberapa bagian. antara lain terdapat kepala surat atau kop surat. tanggal surat. nomor surat. dan alamat tujuan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful